Showing posts with label 2019 at 07:43AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:43AM. Show all posts

Sunday, June 2, 2019

Gubernur Sumbar Imbau Umat Islam Manfaatkan Sisa Ramadhan

Umat Islam diimbau mengejar malam lailautl qadar di sisa akhir Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengimbau umat Islam agar memanfaatkan waktu sisa Ramadhan sebaik mungkin untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Menurut Irwan, umat Islam harus mengejar malam yang lebih baik dari seribu bulan yakni malam Lailatul Qadar di 10 malam terakhir Ramadhan.

“Mari kita manfaatkan sisa waktu Ramadhan seraya mengharapkan datangnya malam lailatur Qodar sehingga kita senantiasa mendapatkan kebahagiaan baik dunia maupun akhirat,” kata Irwan beberapa waktu lalu.

Saat berceramah pada silahturahim dan buka puasa bersama Ikatan Alumni SMA Negeri 3 (IKASMANTRI) Padang, yang bertempat di Aula SMAN 3 Padang, Irwan juga menyinggung tentang indahnya menyambung tali silaturahim. Ia menilai silaturahim merupakan bagian dari hidup manusia sebagai makhluk sosial. Gubernur menjabarkan manfaat silaturahim adalah mempererat persaudaraan, memiliki banyak teman, mempermudah rejeki dan juga menambah pahal.

"Nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim," ujar Irwan.

Irwan menyayangkan masih ada orang-orang yang tidak peduli dengan menyambung tali silaturahim. Harusnya pada momen Ramadhan dan Idul Fitri ini kata dia adalah momen tepat untuk mengeratkan hubungan sesama makhluk Allah SWT dan melepaskan segala perbedaan yang ada. Terlebih perbedaan karena perbedaan pilihan politik pascapemilu Legisltif dan Pemilu Presiden.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Xo0HWn
June 03, 2019 at 07:43AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Xo0HWn
via IFTTT
Share:

Saturday, June 1, 2019

Dua Kali Upacara Jelang Pemakaman Ani Yudhoyono

Pagi ini almarhum Ani Yudhoyono disemayamkan di Pendopo Cikeas.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Chief Communication Officer The Yudhoyono Institute Ni Luh Putu Caosa Indryani menyebutkan bahwa akan ada dua kali upacara menjelang pemakaman Ani Yudhoyono, istri Presiden Republik Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Ahad (2/6). Upacara pertama akan diadakan di Pendopo Cikeas.

"Upacara persemayaman jenazah almarhumah Ibu Ani Yudhoyono di Pendopo Cikeas. Kemudian upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMP) Kalibata Jakarta," kata Ni Luh, dalam keterangan tertulis.

Upacara persemayaman di pendopo dengan inspektur upacara Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Sedangkan upacara pemakaman di TMP Kalibata Jakarta akan dipimpin Presiden RI Joko Widodo.

Rencananya, sejak pukul 08.00 WIB jenazah disemayamkan di Pendopo Cikeas Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Upacara persemayaman dijadwalkan berlangsung setelah shalat dzuhur berjamaah dan shalat jenazah di Pendopo Cikeas. Kemudian berlanjut ke lokasi pemakaman di TMP Kalibata Jakarta.

Pantauan wartawan di lokasi, hingga pukul 07.00 WIB, masih banyak berdatangan mobil dengan pengawalan polisi datang ke rumah duka, Puri Cikeas Kabupaten Bogor.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Z2Tknw
June 02, 2019 at 07:43AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Z2Tknw
via IFTTT
Share:

Thursday, March 7, 2019

Syaikhu tak Masalah Jika Agung Yulianto Dipilih Jadi Wagub

Pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta sedang berproses di DPRD.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Politikus PKS Ahmad Syaikhu mengaku tidak mempersoalkan jika nantinya DPRD DKI Jakarta memilih Agung Yulianto dan bukan dirinya sebagai wakil gubernur. Saat ini, proses pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta sedang berlangsung di DPRD DKI Jakarta.

Sebab, ia mengatakan, siapapun yang terpilih menduduki kursi orang nomor dua di DKI merupakan kader PKS. “Enggak masalah. Kita lakukan secara demokratis, mau Pak Agung atau saya semuanya ini sudah melalui proses sehingga tentu anggota dewan ini yang paling sangat menentukan," kata mantan wakil wali kota Kota Bekasi itu di Gedung Asyik Preneur, Jakasampurna, Kota Bekasi, Rabu (06/3).

Syaikhu menjelaskan anggota DPRD akan memilih wagub DKI setelah mempertimbangkan kelebihan masing-masing kandidat. Karena itu, ia mengatakan, pemahaman mengenai kandidat dan juga komunikasi dengan kedua calon bakal yang paling menentukan.

“Ya pemahaman mereka (anggota dewan) terhadap masing-masing kandidat dan seberapa jauh juga komunikasi yang sudah terbangun diantara para anggota dewan dengan masing-masing kandidat (akan menentukan)," terang Syaikhu.

Dalam proses yang berlangsung sekarang, Syaikhu berpendapat, DPRD sebaiknya tidak menolak calon yang sudah disetujui partai dan disodorkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebab, itu akan membuat kursi wagub DKI lebih lama kosong. 

“Sementara di dalam pernyataan yang ditandatangani oleh pimpinan partai juga disebut bahwa partai tidak boleh mencabut kembali nama-nama itu dan begitu juga dengan kandidatnya. Jadi kalau misalkan ditolak semuanya mau gantinya siapa, sama aja dengan tidak menginginkan adanya wakil gubernur di DKI ini," kata Syaikhu. 

Syaikhu menambahkan anggota DPRD DKI lebih memahami soal pergantian atau pengisian posisi wagub karena sudah berpengalaman pada proses pengangkatan Djarot Saiful Hidayat sebagai wagub pada 2014. “Tumpuan harapan masyarakat di Jakarta ini pada para anggota dewan yang terhormat. Semoga proses ini bisa berjalan dengan lancar. Ini semua tergantung dari para pimpinan dan para anggota dewan," terang Syaikhu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyerahkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) kepada DPRD DKI Jakarta, yakni Agus Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Dua calon yang merupakan kader PKS ini sudah mendapatkan persetujuan dari dua partai pengusung, yakni PKS dan Partai Gerindra. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2H6ZUVq
March 08, 2019 at 07:43AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2H6ZUVq
via IFTTT
Share: