Showing posts with label May 02. Show all posts
Showing posts with label May 02. Show all posts

Thursday, May 2, 2019

Jumlah Petugas KPPS yang Meninggal Tembus Angka 400

KPU akan mulai menyalurkan santunan ke seluruh anggota KPPS yang tertimpa musibah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arif Rahman Hakim mengatakan, hingga Kamis (2/5) malam ada 409 petugas KPPS yang meninggal dunia. KPU akan mulai menyalurkan santunan kepada keluarga KPPS pada Jumat (3/5).

"Jumlah KPPS yang wafat tercatat sebanyak 409 orang. Kemudian KPPS yang sakit mencapai 3.658 orang.  Sehingga totalnya ada 4.067 orang KPPS tertimpa musibah saat melaksanakan tugas menyelenggarakan pemilu," ungkap Arif dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis malam.

Menurut Arif, data tersebut merupakan rekapitulasi per pukul 17.00 WIB, Kamis sore.  Menurutnya, KPU akan mulai menyalurkan santunan kepada seluruh KPPS yang tertimpa musibah ini. 

Pada Jumat siang,  penyerahan santunan secara simbolis akan dilakukan para komisioner KPU kepada KPPS atau keluarga KPPS dan ahli waris KPPS.  Penyerahan ini akan dilakukan di Tangerang Selatan dan Jakarta Barat.  "Besok kami serahkan secara simbolis santunan kepada keluarga korban.  Kami serahkan setelah shalat Jum'at," ungkapnya.

Sebelumnya,  Arif,  mengatakan pemerintah sudah menyetujui skema besaran santunan untuk para KPPS yang tertimpa musibah. Pemerintah menyepakati santunan untuk KPPS yang meninggal sebesar Rp 36 juta.

"Skema santunan bagi penyelenggara  pemilu yang tertimpa musibah sudah disetujui pemerintah. Surat dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru kami kami terima pagi ini, " ujar Arif ketika dikonfirmasi wartawan, Senin.

Arif menjelaskan skema besaran santunan yang disetujui oleh pemerintah adalah,  untuk petugas yang meninggal dunia sebesar Rp 36 juta. Kemudian, untuk petugas yang mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kecacatan permanen diberikan santunan Rp 30,8 juta.

"Untuk petugas yang mengalami lika berat akan diberikan santunan Rp 16,5 juta. Sementara itu,  untuk petugas yang mengalami luka sedang akan mendapat santunan Rp 8,25 juta, " lanjut Arif.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GPU9ca
May 02, 2019 at 08:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GPU9ca
via IFTTT
Share:

Pemondokan Jamaah Haji di Madinah Berada di Area Markaziyah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Seluruh hotel yang akan ditempati jamaah haji Indonesia berada di wilayah Markaziyah (kawasan terdekat Masjid Nabawi) di Madinah. 

Baca Juga:

Hal ini ditegaskan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, usai meninjau persiapan layanan akomodasi bagi jamaah haji di Kota Madinah Al Munawwarah.

"Alhamdulillah semua pemondokan jamaah haji Indonesia berada di area Markaziyah dengan titik terjauh sekitar 600 meter dari Masjid Nabawi,” kata Menag dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Kamis (2/5).

Peninjauan layanan ini dilakukan bersama dengan Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nilla F Moeloek, Duta Besar RI Untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, didampingi tim penyedia layanan akomodasi. 

Menag memberikan apresiasi tinggi bagi tim akomodasi. Meski ada tambahan kuota 10 ribu, mereka berhasil menyewa seluruh hotel jamaah di wilayah Markaziyah "Total ada 107 hotel di Madinah yang disewa. Sebanyak 57 hotel disewa full musim dan 50 blocking time," lanjutnya.

Apresiasi juga disampaikan Menko PMK Puan Maharani. Menurutnya, persiapan layanan akomodasi bagi jamaah Indonesia di Madinah sudah bagus dan sesuai standar. “Kamarnya sudah bagus dan saya kira sangat layak untuk menfasilitasi jamaah haji supaya ibadahnya bisa semakin khusyuk,” kata Puan. 

Ketua tim penyiapan akomodasi pemondokan, Rudi N Ambary menjelaskan sejak awal bertugas, timnya berupaya mendapatkan penginapan di daerah Markaziyah semua. 

Berita Terkait

Hal sama dilakukan saat menerima arahan tentang adanya tambahan kuota 10 ribu. Tim segera bergerak untuk menyewa hotel-hotel yang masih ada di wilayah Markaziyah.“Alhamdulillah, seperti tahun sebelumnya, tim bisa menyewa hotel di area markaziyah semua," kata dia.  

Sebelumnya, tim penyedia layanan akomodasi juga sudah menyelesaikan sewa 163 hotel di Makkah. Saat ini, masih berproses untuk penyediaan tambahan lima hotel lagi di kota kelahiran Nabi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vc2EZ2
May 02, 2019 at 08:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vc2EZ2
via IFTTT
Share:

Pertamina Siapkan 8 Juta Tabung untuk Pasokan Ramadhan

Rata-rata pada pekan pertama Ramadhan terjadi kenaikan kebutuhan gas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero)  menyiapkan tambahan alokasi elpiji tiga kilogram (kg) sebesar 14 persen dari kondisi normal yang sekitar 21 ribu MT (ekuivalen dengan 7 juta tabung LPG 3 Kg) menjadi 24 ribu MT (ekuivalen dengan 8 juta tabung elpiji 3 kg) per hari pada pekan pertama Ramadhan 1440 Hijriah. Pasokan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memulai bulan suci umat Islam.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan, penambahan 3.000 MT elpiji (ekuivalen 1 juta tabung elpiji 3 kg) ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan di masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Hal ini mengingat frekuensi penggunaan akan cenderung meningkat. 

"Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut, pada minggu pertama Ramadhan ini Pertamina menyediakan pasokan elpiji lebih besar dari hari-hari biasa,"katanya.

Peningkatan pasokan tersebut, tambah Fajriyah, terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Sehingga, seluruh Marketing Operation Region (MOR) Pertamina telah menyiapkan pasokan LPG sesuai dengan perkiraan kenaikan konsumsi di masing-masing provinsi.

Penambahan alokasi ini bervariasi untuk seluruh wilayah di Indonesia. Pada MOR I (Sumatera Bagian Barat dan Utara), MOR II (Sumatera Bagian Selatan), MOR III (Jakarta, Banten dan Jawa Barat), MOR IV (Jateng & DIY) dan MOR VII (Sulawesi). Rata-rata alokasi LPG naik antara 6 enam persen sampai 11 persen. Sementara pada MOR V (Jatim, Bali, NTB dan NTT) dan MOR VI (Balikpapan) kenaikan bekisar antara 27 persen sampai 29 persen.

"Dengan adanya tambahan alokasi ini, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pasokan elpiji 3 kg. Satgas Pertamina juga akan terus memonitor konsumsi LPG, sehingga bila terjadi lonjakan Pertamina dapat mengantisipasi lebih cepat,"ujarnya.

Lebih lanjut Fajriyah menuturkan, elpiji 3 kg merupakan produk yang disubsidi oleh negara dan diperuntukkan bagi kalangan warga tidak mampu. Karena itu, masyarakat yang sudah dalam kategori mampu diharapkan dapat menggunakan elpiji nonsubsidi seperti Bright Gas yang juga tersedia di agen, pangkalan dan modern minimarket.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZQb4UB
May 02, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZQb4UB
via IFTTT
Share:

Muhammadiyah: Insya Allah tak Ada Perbedaan Awal Ramadhan

Kemenag akan menggelar Sidang Itsbat pada tanggal 5 Mei.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas memastikan penetapan awal Ramadhan akan serempak dilakukan seluruh umat Islam. Sehingga awal dan akhir menjalankan ibadah puasa dan Idul Fitri tidak akan terjadi perbedaan. 

"Insya Allah serentak menjalankan puasa semuanya," katanya, Kamis (2/5).

Yunahar menuturkan, pada saat Kemenag menggelar sidang itsbat hilal dipastikan hilal sudah terlihat jelas. Dengan begitu tidak perlu ada lagi keraguan tanggal 6 Mei umat Islam sudah bisa menjalankan ibadah puasa.

"Besok itu Insya Allah terlihat kok, karena sudah tinggi sudah 6 derajat sudah di atas 2 derajat. Jadi biasanya Kementerian Agama itu kalau sudah 2 derajat Insya Allah bisa terlihat sehingga tanggal 6 nya sudah mulai puasa," katanya.

Yunahar mengatakan, kriterianya kalau menurut hisab apabila sudah terjadi  ijtima matahari dan bulan dalam satu garis sebelum maghrib maka awal masuk bulan ramadan sudah dapat dipastikan.

"Nah nanti pada saat matahari terbenam dilihat, bulan berada di mana posisinya waktu matahari terbenam. Kalau bulan sudah di atas ufuk itu kalau bagi Muhammadiyah kalau bulan sudah di atas ufuk berarti sudah masuk tanggal 1," katanya.

Jadi kata Yunahar, biasanya pada saat  sidang itsbat minimal harus 2 derajat. Sementara besok saat sidang digelar itu menurut hitungan PP Muhammadiyah sudah 5 derajat.

"Jadi Insya Allah sudah bisa terlihat nanti akan ada yang lapor telah bisa melihat kalau begitu tanggal 6 sudah bisa puasa," katanya.

Yunahar memastikan PP Muhammadiyah akan hadir dalam undangan sidang itsbat di Kementerian Agama. PP Muhammadiyah akan meminta anggotan Majelis Tarjih dan Tajdid Marifatul Iman yang akan hadir.

Kementerian Agama (Kemenag) tengah mempersiapkan sidang itsbat menentukan awal Ramadhan. Sidang dilaksanakan, Ahad, 5 Mei 2019 M di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta, pukul 15.00 WIB.

"Insya Allah sidang itsbat kita laksanakan tanggal 5 hari Minggu," kata kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Muhammad Agus Salim, saat dihubungi Republika, Kamis (2/5).

Agus memastikan Kemenag melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam telah melakukan segala persiapan sidang untuk menyukseskan berlangsungnya sidang itsbat.

"Segala persiapan sudah oke undangan dengan seluruh jajaran semua baik organisasi keagamaan tokoh dan berbagai pihak sudah dilayangkan," ujarnya.

Menurutnya, sidang itsbat merupakan aman fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 bahwa penetapan Ramadhan harus melalui mekanisme sidang itsbat. Agus memastikan dalam sidang itsbat ini akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Hadir pula Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari Ormas-ormas Islam, pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

"Sidang itsbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku Pemerintah dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama," ujarnya.

Proses sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB, diawali dengan pemaparan dari Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan 1440H. Adapun proses sidang itsbatnya, dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

"Hasil Rukyatul Hilal dan Data Hisab Posisi Hilal awal Ramadan 1440H akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Ramadan 1440H," katanya.

Agus menambahkan, Kementerian Agama akan menurunkan sejumlah pemantau hilal Ramadan 1440H di seluruh provinsi di Indonesia. Mereka berasal dari petugas Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota yang bekerjasama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam serta instansi terkait setempat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DMFBct
May 02, 2019 at 07:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DMFBct
via IFTTT
Share:

Lingard Ingin MU Bawa Pulang Ronaldo

Lingard mengatakan akan menjadi pengalaman luar biasa bisa bermain bersama Ronaldo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jesse Lingard mengatakan, dirinya akan sangat senang jika Cristiano Ronaldo kembali berseragam Manchester United. Gelandang Setan Merah itu mengaku, Ronaldo adalah pemain idolanya sejak dulu.

Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengatakan, dirinya akan melakukan perombakan skuat pada musim depan. Terkait hal itu, meski sulit, Lingard berharap Solskjaer bisa membawa pulang Ronaldo ke Old Trafford.

"Saya ingin (Manchester United) menandatangani (Cristiano) Ronaldo. Dia telah menjadi salah satu pemain terbaik di dunia selama dekade terakhir," ujarnya kepada the Daily Mirror seperti dikutip dari Sky Sport, Kamis (2/5).

"Dia pernah ada di sini sebelumnya, jadi tidak sulit jika dia kembali lagi," ucapnya.

Lingard mengaku, Ronaldo adalah idolanya. Dirinya tumbuh sebagai pemain sepak bola profesional dengan menjadikan Ronaldo sebagai panutan. "Saya hanya bisa menontonnya saat berseragam United, akan menjadi catatan pribadi yang luar biasa jika bisa bermain bersamanya," katanya.

Ronaldo meninggalkan United ke Real Madrid pada 2009 dengan biaya transfer rekor dunia 80 juta poundsterling dan kemudian menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub Spanyol dengan 450 namanya.

Selama sembilan tahun di Bernabeu, pemain berusia 33 tahun ini memenangkan empat mahkota Liga Champions serta dua gelar La Liga.

Ronaldo bergabung dengan Juventus dengan harga 100 juta poundsterling musim panas lalu dan telah mencetak 27 gol selama musim debutnya di Italia, membantu Juventus memenangkan gelar ke-35 Serie A mereka.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WkbTTi
May 02, 2019 at 07:46PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WkbTTi
via IFTTT
Share:

Kantor Mapolres Lampung Selatan Nyaris Habis Terbakar

Hanya tersisa 10 persen gedung dan tersisa hanya ruangan Satlantas.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Kebakaran yang melanda Kantor Mapolres Lampung Selatan pada Kamis (2/5) pukul 11.30 WIB hanya menyisakan 10 persen gedung. Ruang kerja kapolres dan pejabat tinggi Mapolres beserta dokumen dan arsip di dalam ruangan ludes terbakar.

“90 persen Kantor Mapolres Lampung Selatan ludes terbakar, termasuk ruangan pejabat utama Mapolres. Jadi hanya tersisa 10 persen saja ruangan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Zahwani Pandra Arsyad kepada Republika.co.id, Kamis (2/5).

Menurut dia, satu ruangan yang tersisa tidak terbakar yakni Ruangan Satlantas Polres Lampung Selatan. Sedangkan ruangan kapolres dan pejabat utama Mapolres Lampung Selatan habis terbakar termasuk dokumen yang ada di dalamnya. “Terdapat juga barang bukti narkoba yang baru-baru ini disita ikut terbakar,” ujarnya.

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto telah meninjau langsung lokasi kebakaran. Tim Puslabfor Polda Sumatera Selatan masih melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara. “Hasil dugaan sementara kebakaran disebabkan karena hubungan arus pendek listrik,” kata Zahwani Pandra Arsyad yang akrab dipanggil Pandra.

Ia mengatakan, api yang berkobar di gedung Mapolres Lampung Selatan berasal dari ruangan Seksi Umum dan Seksi Perencanaan. Kondisi cuaca panas terik dan angin kencang, membuat percikan api terus menjalar ke berbagai ruangan lainnya, termasuk ruangan pejabat utama Mapolres Lampung Selatan.

Staf dan anggota serta sebanyak 53 tahanan di Mapolres Lampung Selatan telah dievakuasi. Tidak ada korban jiwa baik dari staf maupun tahanan. “53 tahanan dipindahkan ke Lembaga Permasyarakatan Kalianda,” ujar Pandra.

Api sempat dipadamkan setelah berkobar sekitar satu sampai satu setengah jam. Selain dua unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian, juga bantuan dari empat mobil tangki air dari pengusaha setempat, dan bantuan dari masyarakat sekitar, turut mempercepat memadamkan api.

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto telah memerintahkan agar pelayanan publik terkait dengan kepolisian tetap dilakukan pada hari kerja. Pemkab Lampung Selatan telah meminjamkan kantor yang berjarak 800 meter dari gedung Mapolres di Jalan Makmun Rasyid. “Pelayanan masyarakat tetap dilayani, meskipun tidak optimal,” kata Kapolda Purwadi seperti dituturkan AKBP Zahwani Pandra Arsyad.

Untuk mengetahui persis penyebab kejadian kebakaran yang menghabiskan 90 persen gedung dan kantor Mapolres Lampung Selatan, Pandra menyatakan masih menunggu hasil penyelidikan dan penelitian dari tim Puslabfor Polda Sumsel. “Tunggu saja hasil dari Puslabfor. Yang jelas tidak ada sabotase atau lainnya. Untuk sementara penyebabnya hubungan arus pendek listrik,” ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DHPVCu
May 02, 2019 at 07:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DHPVCu
via IFTTT
Share:

Italia Sebut Keju Parmesan Asli Bukan dari Ukraina, Amerika

Italia sebut keju parmesan asli cuma diproduksi negaranya, bukan di Ukraina, Amerika.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Para penyelidik Pemerintah Italia telah melakukan investigasi rahasia dengan memindai internet untuk mengetahui kegiatan yang meragukan dan mencoba menggagalkan banyak ancaman. Seperti yang dilansir dari Strait Times, mereka mengungkapkan keju palsu juga bagian dari target operasinya.

“Ini terlihat seperti hal yang paling mencurigakan,” kata salah seorang penyelidik makanan Domenico Vona bulan ini setelah beberapa perintis internet menjual parmesan Italia buatan Ukraina.

Penjualan keju palsu tersebut berjalan secara terang-terangan. Vona kemudian mengajukan keluhan ke pasar daring Alibaba. Di sanalah keju kekuningan ini dijual.

“Ini jelas bukan parmigiano,” ujarnya Vona.

Jika Italia berhasil, nantinya tidak akan ada yang namanya parmesan ukraina atau bahkan parmesan amerika. Faktanya, tidak akan ada parmesan apapun selain parmiagiano reggiano yang diproduksi berdasarkan spesifikasi di sepetak kecil pedesaan Italia.

Selain itu, Italia melakukan apa yang bisa untuk merebut kembali keju khasnya, serta produk makanan dan alkohol yang ditiru. Di Brussels, diplomat Italia mendesak Uni Eropa untuk melindungi makanan Italia dalam kesepakatan perdagangan yang dinegosiasikan dengan negara lain.

Di Roma, tim pemerintah dari polisi makanan yang menggambarkan diri sendiri menandatangani perjanjian dengan pasar daring untuk menindak penjualan anggur, sosis, dan keju Italia palsu. Para pemimpin populis negara itu menghantam makanan tiruan “Buatan Italia” sambil memuji kebesaran masakan Italia.

“Saya ingin bendera tiga warna pada produk-produk Italia,” kata politisi Italia paling kuat, Matteo Salvini.

Sisi lain, makanan dan anggur di Uni Eropa dikaitkan secara historis dengan di wilayah tertentu dikategorikan sebagai produk asal geografis. Penjualan parmesan imitasi dilarang di Eropa. Makanan lain dengan perlindungan Eropa, termasuk asiago, roquefort, morbier, prosciutto di parma, dan grana padano.

Parmiagiano reggiano adalah merek dagang di Amerika Serikat dan sebagian besar negara lain. Istilah ini tidak dapat digunakan untuk keju non-Italia. Namun, dengan parmesan, produsen tidak dapat menghentikannya.

“Meskipun (parmesan kami) tidak persis sama, itu sangat mirip. Kami sengaja menghasilkan keju yang sedikit berkrim,”ujar Presiden Perusahaan Berbasis di Wisconsin Sartori, Jeff Schwager.

Parmiagiano reggiano diproduksi di bagian utara provinsi yang memberi nama keju. Provinsinya adalah Parma dan Reggio. Di luar zona yang disetujui, pembuatan keju tidak dapat dibuat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WhGwsA
May 02, 2019 at 07:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WhGwsA
via IFTTT
Share:

Pelabuhan Bakauheni Layani Pembelian Tiket Secara Nontunai

Layanan nontunai memudahkan penumpang dan mengurangi antrean pembelian tiket.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG -- General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni, Hassan Lessy menuturkan Pelabuhan Bakauheni telah menyiapkan pelayanan pembayaran tiket secara nontunai. Pemudik yang hendak menuju Pulau Jawa melalui pelabuhan tersebut pun diimbau melakukan pembayaran nontunai.

"Saat ini kami sudah menyediakan pelayanan secara nontunai. Jadi, bagi para pemudik yang ingin menyeberang ke Pelabuhan Merak, itu diharapkan dari jauh-jauh harus sudah menyiapkan kartu elektroniknya dengan saldo yang cukup," kata dia kepada Republika.co.id, di kantor Pelabuhan Bakauheni, Kamis (2/5).

Hassan menambahkan, pembelian tiket dengan pembayaran nontunai untuk memberikan kemudahan bagi pengguna jasa kapal Ferry dan khususnya pemudik di momen Lebaran 2019 ini. Transaksi pembayaran melalui nontunai, yakni uang elektronik berupa kartu, akan mengurai panjangnya antrean saat membeli tiket secara tunai di loket.

"Kalau tunai, itu memerlukan waktu yang lama sehingga bisa terjadi antrean panjang. Tapi kalau bayarnya secara nontunai, itu transaksinya cepat," kata dia.

Hassan juga mengatakan, pengisian saldo uang elektronik harus dilakukan di luar pelabuhan. Sebab di dalam area pelabuhan memang tidak disediakan tempat untuk mengisi saldo uang elektronik. Pembelian saldo tersebut bisa di minimarket terdekat, dan sejumlah bank yang telah bekerja sama seperti Mandiri, BNI dan BRI.

"Jadi saat sampai di dalam pelabuhan harus sudah ada saldonya. Jauh-jauh hari, para pemudik (ke Pelabuhan Merak) di saat arus balik nanti harus sudah menyiapkan kartu uang elektroniknya dengan saldo. Sehingga di pelabuhan ini sudah tidak top up lagi, bisa langsung berangkat," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vfz8Sl
May 02, 2019 at 07:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vfz8Sl
via IFTTT
Share:

Tak Cuma Layanan, Petugas Haji pun Dibekali Aspek Tasawuf

IHRAM.CO.ID, JAKARTA— Calon petugas haji yang akan bertugas pada musim haji 2019 dibekali ilmu tasawuf agar mampu memandang tugasnya sebagai ibadah tertinggi menuju kemakrifatan.

Baca Juga:

Sekjen Kementerian Agama ( Kemenag), M Nur Kholis Setiawan, mengatakan perlu menyampaikan pengetahuan dari perspektif tasawuf dan sufistik di samping berbagai materi lain yang disampaikan.

“Aktivitas ini keliatannya bukan ibadah tapi ini sebenarnya ibadah,"  katanya di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Kamis (2/5). 

Dia mengatakan, jika mempunyai keyakinan mendalam petugas haji bahwa layanan haji sebagai ibadah, secara otomatis akan mampu menghindarkan diri dari perbuatan yang membatalkan ibadah. Sudah mampu menjadikan diri sebagai pengawas internal. Maka saat menjalankan tugas membina, melayani, melindungi, maka tidak akan egois.

Pada kesempatan itu, dia menutup acara Pembekalan Petugas Haji Arab Saudi 1440H/2019 yang diikuti 1.108 peserta selama 10 hari mulai 23 April-2 Mei 2019.

Di hadapan para calon petugas haji, dia mengatakan menjadi petugas haji tergolong dalam ibadah ghairu mahdhah atau ibadah yang tidak murni semata hubungan dengan Allah bisa berupa pelayanan sosial.

Dia mengingatkan, jangan ciderai komitmen dan ikrar yang sudah diucapkan untuk ibadah ini yang sifatnya ibadah ghoiru mahadhah. Pihaknya mendapatkan pengalaman bahwa cobaan petugas haji sangat berat, semua tidak terpikirkan, unpredictable.

"Misal ada jamaah yg sakit kita harus terpanggil untuk menolong, ini sering dialami petugas dan kalau tidak dilandasi keikhlasan itu yang membuat kita menggerutu bisa merusak pahala,” kata dia. 

Dia berpesan kepada semua calon petugas haji agar pembekalan yang diberikan yang bersifat teori menjadikan diri memiliki kesiapan mental. Komitmen untuk menjaga dan mengedepankan kepentingan jamaah menjadi garansi. Karena tahun-tahun sebelumnya, petugas justru lalai dengan tugas utamanya malah asyik beribadah.

"Ini tidak dibenarkan dalam konteks komitmen dan ikrar yang sudah diucapkan. Dengan menjalankan ibadah sebagai petugas haji kita memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan anugerah makrifat dari Allah,”  katanya.

Dia meminta agar sesama calon petugas haji saling mengingatkan saat bertugas karena salah satu indikator sukses penyelenggaraan haji adalah keberhasilan kerja para petugas haji. “Dari sekarang yang belum tulus niatnya bersihkan niatnya untuk menjadi pelayan tamu Allah,” katanya.

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GUuVJo
May 02, 2019 at 07:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GUuVJo
via IFTTT
Share:

MUI Minta Hilangkan Saling Curiga Pascapemilu

MUI meminta masyarakat tetap menjaga persatuan dan konfusifitas pascapemilu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat khususnya umat Islam di Indonesia tetap menjaga persatuan dan kondusifitas pascapemilu. Sebab sudah saatnya semua pihak berkomitmen menjaga konsesus kebangsaan pascapemilu, serta menghormati lembaga negara yang diberi amanah untuk melaksanakan dan menyelesaikan tugasnya dengan baik.

"Jangan diganggu dan didelegitimasi," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan pers usai rapat Komisi Fatwa MUI, Kamis (2/5). Rapat Komisi Fatwa MUI itu membahas masalah kemasyarakatan setelah berlangsungnya Pemilu 17 April 2019.

Dijelaskan Asrorun, imbauan Komisi Fatwa MUI ini menyikapi perkembangan sosial kemasyarakatan, di mana setelah pemilu, gesekan politik tak kunjung menurun. "Pentingnya seluruh elemen bangsa, lebih khusus umat Islam untuk menjaga kondusifitas kehidupan berbangsa dan bernegara, senantiasa memelihara ukhuwah dan persaudaraan, serta menghindari rasa saling curiga," imbuh Asrorun.

Komisi Fatwa MUI, kata dia, juga menyerukan untuk menghormati lembaga negara yang diberikan tugas dan kewenangan oleh konstitusi. "Mempercayakan kepada lembaga yang memiliki kewenangan dan kompetensi untuk menjalankan tugas secara baik terkait dengan proses pemilu hingga tuntas. Jangan saling curiga serta menyebarkan informasi yang menyebabkan terjadinya keresahan di masyarakat. Jangan membangun opini menyesatkan yang melemahkan fungsi negara," katanya menambahkan.

Kalau ada masukan, ketidakpuasan, kritik, atau protes, sampaikan dengan cara yang baik sesuai mekanisme yang dibenarkan. "Tidak boleh menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Tujuan yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik, dan dampak yang ditimbulkan juga baik," terangnya.

Pada saat yang sama MUI juga menghimbaui agar aparatur negara bekerja dengan penuh dedikasi, amanah, untuk kemaslahatan bangsa. Selain itu, sambungnya, Komisi Fatwa MUI juga meminta masyarakat untuk menjadikan hasil-hasil ijtima ulama Komisi Fatwa MUI sebagai pedoman, menyelesaikan masalah strategis kebangsaan.

Terkait dengan masalah strategis kebangsaan, Forum Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI telah menghasilkan beberapa fatwa yang dapat dijadikan pedoman. Khususnya dalam kehidupan berbangsa, di antaranya tentang fatwa Peneguhan Bentuk dan Eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (2006), kemudian fatwa tentang Prinsip-prinsip ajaran Islam tentang hubungan antarumat beragama dalam bingkai NKRI (2009).

Kemudian fatwa tentang Prinsip-Prinsip Pemerintahan yang Baik Menurut Islam (Mabâdi’ al-Hukûmah al-Fâdhilah) (2012), serta fatwa terkait Kriteria Ketaaan kepada ulil amri (pemerintah) dan Batasannya (2018). Termasuk fatwa MUI tentang Menjaga Eksistensi NKRI dan Kewajiban Bela Negara (2018).

Asrorun Niam mengungkapkan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI dilaksanakan rutin setiap tiga tahun, sejak 2003. Forum ijtima ulama komisi fatwa diikuti oleh seluruh pimpinan komisi fatwa MUI se-Indonesia, pimpinan lembaga fatwa Ormas Islam tingkat pusat, pimpinan pondok pesantren, pimpinan fakultas syariah PTAI, serta individu yang memiliki kompetensi di bidang hukum Islam. Lingkup pembahasan dalam forum Ijtima Ulama adalah masalah-masalah keagamaan kontemporer untuk jadi panduan dan pegangan umat dan pemerintah, baik terkait dengan masalah strategis kebangsaan (masail asaiyyah wathaniyyah), masalah fikih kontemporer (masail fiqhiyyah muashirah), maupun masalah hukum dan perundang2an (masail qanuniyah).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VdWIP5
May 02, 2019 at 07:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VdWIP5
via IFTTT
Share:

Polres Bandung Lakukan Pemeriksaan Internal, Ini Alasannya

Polrestabes Bandung lakukan pemeriksaan internal terkait penganiayaan dua jurnalis

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dua jurnalis di Kota Bandung melaporkam dugaan penganiayaan yang dialami saat meliput kegiatan demo buruh. Keduanya melaporkan tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh aparat kepolisian yang tengah bertugas mengamankan demo.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mempersilahkan dua jurnalis ini melaporkan tindakan tersebut. Pihaknya pun akan memproses laporan dan melakukan pemeriksaan internal terhadap anggotanya.

"Kami masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik internal propam, terkait dengan dugaan-dugaan yang dilakukan oleh anggota," kata Irman kepada wartawan, Kamis (2/5).

Irman menuturkan laporan dugaan tindakan kekerasan itu akan diproses sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Nantinya laporan akan ditindaklanjuti sesuai dengan bukti yang ada.

Ia mengaku akan bertindak tegas jika dalam proses penyelidikan ditemukan  fakta yang membuktikan sesuai dengan pasal yang dilaporkan. Apalagi pers memiliki kebebasan yang diatur dalam undang-undang

"Nanti akan dilihat dulu hasil pemeriksaannya. Apakah terpenuhi unsur pasalnya, atas perbuatan yang dilaporkan," ujarnya.

Sebelumya dua orang jurnalis di Kota Bandung melaporkan dugaan kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian,Kamis (1/5). Dua jurnalis, Prima Mulia dan Iqbal Kusumadireza didampingi kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Bandung mendatangi Mapolrestabes Bandung. Mereka melaporkan dugaan kekerasan tersebut ke bagian Propam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Y0QmiX
May 02, 2019 at 07:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Y0QmiX
via IFTTT
Share:

Kapal Barang Tenggelam di Perairan Kabupaten Bima

Kapal barang yang mengangkut komoditas pertanian tenggelam di perairan Kab Bima.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- KLM Pusaka Raya 07 kapal barang dilaporkan tenggelam di sekitar Barat Daya perairan laut Gunung Sangeang Api, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis, sekitar pukul 04.30 WITA. Kapal tersebut membawa beberapa jenis komoditas hasil pertanian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya di Mataram, Kamis, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Bima telah diperintahkan untuk melakukan upaya pencarian terhadap dua orang anak buah kapal yang masih belum ditemukan.

"Personel Pos Pencarian dan Pertolongan Bima sudah bergerak untuk melakukan upaya pencarian menggunakan perahu karet bermesin," ujarnya.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram menerima laporan kecelakaan di laut tersebut dari Komandan Pos Polair Bima, Sumarlin. Dari informasi yang diperoleh, KLM Pusaka Raya 07 yang mengangkut muatan bawang merah sebanyak 2.000 karung dan kacang tanah 500 karung berlayar dari Pelabuhan Tanjung Bima menuju Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (2/5), pukul 02.00 WITA.

Sebanyak lima anak buah kapal ikut dalam pelayaran tersebut. Kapal kemudian tenggelam di Barat Daya Gunung Sangeang Api, sekitar pukul 04.30 WITA. Belum diperoleh informasi yang jelas penyebab tenggelamnya kapal tersebut.

Dari lima orang penumpang kapal, sebanyak tiga orang berhasil ditemukan selamat oleh anggota Pos Polair Bima, yakni nahkoda kapal bernama Sahar (40), alamat Desa Tarasu, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Selain itu, M Riski (21), asal Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lambata, Nusa Tenggara Timur, dan Sudirman alias yudi (25) dari Desa Tarasu, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Sementara itu, dua anak buah kapal yang belum ditemukan adalah Sulkifli (35), asal Desa Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dan Daud (19), dari Alor Panter, Nusa Tenggara Timur.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GVSKBS
May 02, 2019 at 07:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GVSKBS
via IFTTT
Share:

BNI Sekuritas Luncurkan Aplikasi Reksa Dana Berbasis Ponsel

BNI Sekuritas memiliki 6 ribu investor aktif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- PT Bank Negara Indonesia Sekuritas meluncurkan inovasi teknologi berbasis smartphone yakni Innovative Online Trading System (BIONS). Adapun inovasi teknologi ini investor pasar modal dapat melakukan transaksi jual beli saham, obligasi dan reksadana (multi investment), cukup dengan satu aplikasi ini.

Presiden Direktur BNI Sekuritas Adiyasa Suhadibroto mengatakan adanya produk baru tersebut diperkirakan dapat menggenjot investor baru sebanyak 30 persen, sehingga para nasabah semakin mudah bertransaksi online.

"BIONS ini sebagai bentuk langkah BNI Sekuritas yang ingin memberikan layanan yang melebihi ekspektasi investor atau pelaku pasar modal. Perusahaa akan push 30 persen-50 persen bertahap," ujarnya saat acara 'Peluncuran BIONS BNI Sekuritas' di Restoran SIAM, Kamis (2/5).

Saat ini, menurutnya, investor pasar modal yang dikelola anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) ini mencapai 88 ribu. Tercatat, investor yang aktif sebanyak 6 ribu investor.

"Selama ini transaksi kami sudah online, melalui BIONS diharapkan user dapat meningkat. Tapi ini akan lebih mudah karena dulu harus pakai laptop, sekarang lewat smartphone aja," ucapnya.

BIONS dilengkapi dengan fitur-fitur seperti finger print log-in, automatic order, watch liat notes, dan aplikasi news, research, chart.

“Saat ini aplikasi itu baru tersedia di versi Android dan sudah dapat diunduh pada playstore. Untuk versi iOS saat ini kami melakukan development dan diperkirakan dalam 2-3 bulan lagi sudah tersedia,” kata dia.

Sementara Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo menambahkan peluncuran ini menjadi salah satu langkah strategis BNI Group dalam membentuk The Extended Banking Ecosystem, terutama untuk meningkatkan penetrasi transaksi perbankan di pasar modal.

“BIONS jadi sinergi juga dengan yang ada pada BNI. Ke depan BNI akan terus meluncurkan produk dan aplikasi baru yang bertujuan memudahkan masyarakat untuk ber-banking di BNI,” ujar dia.

Direktur IT & Operation BNI Dadang Setiabudi mengatakan dengan konsep Open Banking yang telah berjalan di BNI, maka dengan mudah pihaknya melakukan sinergi dengan anak perusahaan dan stakeholder lainnya.

“BNI akan terus membangun Digital Ecosystem di segala segmen tidak hanya di pasar modal namun juga Home & Property, Transportation, Education, Lifestyle, Health & Protection dan Travel & Leisure,” ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V7fyrf
May 02, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V7fyrf
via IFTTT
Share:

Keita Kemungkinan tak Bisa Bela Liverpool di Akhir Musim

Naby Keita mengalami cedera saat Liverpool melawan Barcelona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Naby Keita kemungkinan akan absen membela Liverpool pertandingan-pertandingan akhir musim ini, setelah mengalami cedera dalam pertandingan leg pertama Liga Champions melawan Barcelona, Kamis (2/5) dini hari. Gelandang asal Guinea itu dikabarkan mengalami cedera pada bagian pahanya.

Naby Keita harus ditarik oleh Juergen Klopp di babak pertama laga antara Barcelona melawan Liverpool di Stadion Nou Camp. Staf medis the Reds masih menilai sejauh mana cedera yang dialami Keita, tetapi mereka khawatir dia akan absen selama beberapa pekan.

Liverpool akan bertandang ke Stadion St James Park, kandang Newcastle pada Ahad (4/5) dini hari WIB mendatang. Liverpool akan menjalani laga tandang terakhir mereka melawan the Magpies.

Absennya Keita bakal menjadi kerugian bagi the Reds dalam perjuangan mereka merebut gelar Liga Primer Inggris. Setelah sempat mengalami masa sulit, Kieta tampil dengan performa apik dalam beberapa pertandingan terakhir Liverpool. Dia telah berkembang dalam beberapa pekan terakhir dan telah mencetak tiga gol dalam lima penampilan sebelumnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GQ4JzK
May 02, 2019 at 07:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GQ4JzK
via IFTTT
Share:

Moeldoko: Negara Ini Berdasar Hukum Bukan Berdasar Ijtima

Pernyataan Moeldoko merespons hasil Ijtima Ulama III.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan pemerintah mengikuti konsitusi dan hukum yang berlaku di Indonesia terkait Pemilu 2019. Pernyataan Moeldoko ini merespons hasil Ijtima Ulama III.

"Boleh saja berbicara. Tetapi kita, negara ini, berjalan di atas konstitusi, negara ini menghormati hukum, jadi jangan disimpangkan kanan kiri, itu saja pakai pedoman, jelas-jelas negara berdasarkan hukum, bukan berdasarkan ijtima, itu harus jelas itu," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha Jakarta pada Kamis (2/5).

Menurut Moeldoko, permintaan Ijtima Ulama III kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)  agar mendiskualifikasi capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin tidak berlandaskan konstitusi. KSP meminta seluruh pihak tidak membuat isu yang membingungkan masyarakat dan meminta semuanya mengikuti hukum yang berlaku dan konstitusi di Indonesia.

"Jadi menurut saya ikuti hal-hal yang sudah disepakati bersama. Tentang prosesnya ada sedikit hal yang kurang, ya itu tanggung jawab kita untuk memperbaiki, bukan terus meniscayakan pekerjaan-pekerjaan KPU dan Bawaslu," ujar Moeldoko.

Sebelumnya, Ijtima Ulama III menyepakati lima rekomendasi dan ditandatangani oleh KH Abdul Rasyid Abdullah Syafie, Ustaz Yusuf Muhammad Martak, Ustaz Zaitul Rasmin, Ustaz Slamet Maarif, KH Sobri Lubis, dan Ustaz Bachtiar Nashir. Salah satu rekomendasi Ijtima Ulama III adalah meminta KPU mendiskualifikasi pasangan Jokowi-Maruf.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vg1hss
May 02, 2019 at 07:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vg1hss
via IFTTT
Share:

Tiga Orang Masih Ditahan Terkait Kericuhan Demo di Bandung

Polisi masih menahan tiga orang yang diyakini terkait kericuhan demo buruh di Bandung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Polrestabes mengamankan lebih dari 600 orang remaja dalam demo buruh di Kota Bandung, Rabu (1/5) kemarin. Ratusan oknum remaja dengan baju hitam ini diduga ingin menyusupi demo buruh serta melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas dan kendaraan.

Kapolretabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan ratusan orang ini sempat ditahan untuk identifikasi dan pendataan. Pada Kamis (2/5) mereka dipulangkan kembali. Namun tiga di antara ratusan remaja tersebut masih ditahan dan akan didalami keterangannya.

"Ada tiga orang yang sedang kita dalami untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sisanya kita pulangkan dulu," kata Irman di Mapolrestabes Bandung, Kamis (2/5) petang.

Irman menuturkan tiga orang ini diperiksa lebih lanjut terkait pengrusakan kendaraan di lokasi kejadian. Ketiganya akan menjalani gelar perkara untuk menindaklanjuti dan dasar penetapan status selanjutnya.

Tiga orang ini, kata dia, terdiri dari dua mahasiswa dan satu remaja di bawah umur. Mereka masih akan ditahan hingga proses penyelidikan usai.

"Informasi awal di lapangan itu pengrusakan sepeda motor oleh seseorang. Ada bukti video viral foto ada. Saat ini masih ditahan di polres," ujarnya.

Ihwal oknum remaja yang diduga menyusup pada demo buruh kemarin, ia mengaku belum bisa membeberkan motif dibalik kejadian tersebut. Menurutnya, polisi masih mendalami kejadian tersebut dari para pelaku. Termausk adanya dalang penggerakan massa yang masih diselidiki lebih lanjut.

"Dugaan sementara itu adalah sebuah kelompok anarko tapi sedang kita dalami lebih lanjut," ucapnya.

Ia menegaskan ada kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum. Namun kebebasan tersebut juga harus disertai dengan taat pada aturan yang berlaku. Pengamanan yang dilakukan anggotanya kemarin dikatakannya sebagai bentuk preventif untuk menjaga keamanan.

Sebab, tutur dia, ada indikasi kelompok ini melakukan pengrusakan juga potensi konflik sosial dengan kelompok buruh. Karenanya upaya pengamanan pun dilakukan untuk mencegah bentorkan.

Meski demikian, ia menegaskan pasca kejadian tersebut kondisi di Kota Bandung aman. Tak ada gesekan lanjutan akibat kericuhan yang terjadi di sekitar Monumen Perjuangan tersebut 

"Alhamdulillah sampai saat ini kita masih kondusif dan aktivitas berjalan lancar," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GSmDBV
May 02, 2019 at 07:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GSmDBV
via IFTTT
Share:

Ketika Ibnu Sina Bicara Supernova

Ibnu Sina pernah mengamati supernova yang kemudian diberinama SN 1006.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Bapak pengobatan modern. Itulah predikat terhormat yang tersemat pada ilmuwan Muslim, Ibnu Sina. Namun jangan salah, Ibnu Sina tak hanya menekuni ilmu kedokteran dan pengobatan. Ia juga mendalami beberapa ilmu pengetahuan lainnya seperti astronomi, pendidikan, filsafat, bahkan politik.

Di ranah astronomi, Ibnu Sina yang oleh kalangan Barat dikenal sebagai Avicenna pernah mengamati supernova yang kemudian ia beri kode SN 1006. Ilmuwan yang lahir pada 980 M ini mengatakan, SN 1006 lebih terang dibandingkan Venus.

Supernova merupakan ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi sangat besar. Supernova merupakan pertanda berakhirnya keberadaan suatu bintang. Dalam kitabnya yang berjudul As-Syifa (The Book of Healing), Ibnu Sina menjelaskan tentang bentuk, arah dan penampilan supernova.

Buku ini ditulis ilmuwan asal Persia ini selama 10 tahun, dari 1013 hingga 1023. Belum lama ini tiga ilmuwan Jerman yakni Ralph Neuhauser, Carl Ehrig-Eggert, dan Paul Kunitzsch berupaya menggali lebih dalam informasi penting terkait SN 1006 dengan mengacu pada karya ilmiah Ibnu Sina yakni As-Syifa/.

"Kami sedang mendalami laporan tentang supernova (SN 1006) yang ditulis oleh ilmuwan Muslim terkenal, Ibnu Sina. Laporan itu belum pernah dibahas dalam literatur astronomi mana pun sebelumnya," demikian pernyataan tiga ilmuwan tersebut yang dipublikasikan laman arxiv.org.

Laporan observasi singkat tentang supernova itu, lanjut pernyataan tersebut, termuat dalam kitab karya Ibnu Sina As-Syifa. "Ini adalah kitab yang berisi tentang filsafat, namun membahas juga fisika, astronomi dan meteorologi," katanya menyambung pernyataan itu.

Ketiga ilmuwan itu yakin, karya ilmiah tersebut ditulis ketika Ibnu Sina berada di Iran, Turkmenistan, atau Uzbekistan.

Sejatinya, tulisan ilmiah terkait SN 1006 telah banyak. Namun, karya Ibnu Sina memberikan informasi penting tentang fenomena luar angkasa itu. Karena itulah, tiga ilmuwan Jerman tersebut menjadikan karya ilmiah Ibnu Sina sebagai rujukan.

Dalam karyanya, Ibnu Sina menjelaskan, SN 1006  tiga bulan lebih terang dari cahaya Planet Venus. Ia pun menjelaskan tentang bentuk, arah, dan penampilan supernova. "Semula kegelapan dan kehijauan. Kemudian menjadi sangat terang mengeluarkan percikan. Kemudian makin terang, lalu meredup dan menghilang. Bentuknya seperti jenggot atau hewan bertanduk," tulis Ibnu Sina.

Dalam upaya menguak SN 1006, tiga ilmuwan Jerman itu menerjemahkan bagian dari kitab As-Syifa yang membahas tentang fenomena antariksa tersebut. Kitab ini terdiri dari 10 jilid yang membahas berbagai macam ilmu pengetahuan. Di kitab ini, astronomi dibahas pada jilid ketiga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wl7qjs
May 02, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wl7qjs
via IFTTT
Share:

In Picture: Pasar Tani Gelar Sembako Murah Ramadhan

Pasar Tani menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga murah hingga 30 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Pengunjung berbelanja berbagai kebutuhan pokok menyambut tradisi meugang ramadhan di Pasar Tani, Lampineung, Banda Aceh, Kamis (2/5/2019).

Pasar Tani yang menjual berbagai kebutuhan pokok, antara lain daging, telur ayam, dan termasuk sayuran menawarkan harga murah hingga 30 persen dibanding dengan harga bahan pokok di pasar bebas guna membantu warga dalam pemenuhan kebutuhan menjelang ramadhan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DKvepB
May 02, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DKvepB
via IFTTT
Share:

UNY Kembali Pecahkan Rekor Muri

UNY berhasil memecahkan Rekor Dunia Tari Jathilan Kreasi Baru Peserta Terbanyak.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Jathilan dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memang begitu lekat. Bahkan, dalam rangka Dies Natalis ke-55, UNY berhasil memecahkan Rekor Dunia Tari Jathilan Kreasi Baru Peserta Terbanyak.

Senior Manager Muri, Sri Widayati mengatakan, ini merupakan prestasi spektakuler. Hasil verifikasi yang dilakukan Muri menunjukkan 4.883 peserta yang pada 2 Mei 2019 mengikuti jathilan kreasi baru di UNY.

Ia menekankan, gelaran tari jathilan yang digelar UNY telah memenuhi kriteria yang ditetapkan Muri yaitu Paling, Pertama, Unik dan Langka (PPUL). Bahkan, pesertanya melebihi rencana awal.

Rekor tercatat di Muri sebagai rekor ke 8.995. Muri menganugerahkan piagam penghargaannya kepada penyelenggara dan pemerakarsa jathilan tersebut yaitu UNY.

"Dengan ini kami mengesahkan Tari Jathilan Kreasi Baru Peserta Terbanyak yang digelar UNY tercatat di Museum Rekor Indonesia," kata Sri.

Sri mengungkapkan, ini bukan merupakan rekor yang pertama dicatat UNY. Bahkan, rekor Tari Jathilan Kreasi Baru Peserta Terbanyak menjadi rekor ketujuh yang dicatatkan UNY.

Ada Rekor Membaca Serentak Peserta Terbanyak (2005), Pembuatan Lincak atau Kursi Bambu Terpanjang (2006), dan Menulis Surat pada Kain Terpanjang untuk Presiden (2006).

Lalu, Penulisan Cerita Menggunakan Huruf Braile Peserta Terbanyak (2007), Membuat Wayang dari Gulungan Mie Instan 13 Meter (2013), dan Prof Sugiyono Penulis Buku Metode Penelitian Terbanyak (2018).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WitgUB
May 02, 2019 at 06:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WitgUB
via IFTTT
Share:

Soal Ngaji Digital, Ini Saran Asma Nadia untuk Orang Tua

Asma Nadia meminta orang tua menyaring konten yang ideal untuk anak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada era kini, banyak pendakwah yang memanfaatkan media sosial untuk menyebarluaskan ilmu. Dengan begitu, kaum Muslimin dapat kian mudah mengakses kajian ilmu-ilmu agama. Hal itu dibenarkan penulis novel-novel best seller, Asma Nadia.

Dia mengaku punya cara yang selektif dalam menyaring konten di media sosial, termasuk dalam hal dakwah digital. "Biasanya, saya lihat konsistensi ustaznya. Kalau saya melihat sekarang ini tiap ustaz ada spesialisasinya. Misalnya, untuk fikih itu bagusnya ada ustaz ini. Sirah Nabawiyah, bagusnya ustaz itu," tutur Asma Nadia saat ditemui Republika.co.id, beberapa waktu lalu.

Selain soal spesialisasi, Asma juga memandang penting konsistensi kajian yang diadakan tiap ustaz di media sosial. Pendiri Forum Lingkar Pena (FLP) ini mengaku juga sangat berhati-hati dalam memilih konten dakwah. Hal itu lantaran dia tidak ingin mempelajari Islam dari perspektif yang radikal.

“Hati-hati juga sama yang radikal. Arus positif itu tidak terbendung melalui medsos (media sosial). Begitu pun arus yang salah kaprah. Makanya, kalau orang tua melihat anaknya cenderung ke salah satu ustadz, harus menyempatkan diri untuk mendengarkan, apa yang ustadz itu sampaikan,” papar Asma.

Tiap orang tua mesti melihat terlebih dahulu konten apa saja yang didengarkan anak-anak melalui media sosial. Jika ada ajaran yang menyimpang, tentu harus dijelaskan kepada anak-anak. Hal itu supaya mereka tertarik mendengarkan pandangan dari ustaz/ustazah yang mengajarkan pemahaman Islam yang sesungguhnya, rahmatan lil 'alamin.

Misalnya, ajaklah anak-anak untuk mendengarkan penceramah yang memang diterima semua kalangan, serta berpengikut (follower) banyak. Kriteria ustadz yang diterima itu, lanjut Asma, antara lain berdakwah secara terang-terangan. Demikian pula, perlu menyimak pelbagai testimoni teman-teman. Itulah cara Asma selektif mendengarkan konten dakwah.

“Saya juga melihat apakah ustaz ini diterima semua kalangan atau tidak, kalau diterima, itu artinya dia tidak bawa sesuatu sembunyi-sembunyi. Dakwahnya terbuka. Yang jelas, bagi orang tua ini harus disyukuri (adanya media sosial), tapi harus diwaspadai juga jika ada brainwashing,” kata Asma.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WfarBS
May 02, 2019 at 06:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WfarBS
via IFTTT
Share: