Showing posts with label 2019 at 10:27PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:27PM. Show all posts

Saturday, April 13, 2019

Ditanya Soal E-Sport, Prabowo Pilih Fokus Urus Pangan

Prabowo menilai digital itu baik, tapi rakyat butuh swasembada pangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada sesi debat terbuka pada serangkaian debat capres dan cawapres, Capres Nomer Urut 01, Joko Widodo sempat melemparkan pertanyaan tentang strategi pengembangan e-sport atau olahraga digital. Sayangnya, Capres Nomer Urut 01, Prabowo Subianto enggan menanggapi hal tersebut.

Prabowo lebih memilih untuk fokus membahas pangan. Prabowo menilai saat ini yang dibutuhkan adalah fokus kebijakan swasembada pangan dan pemenuhan kebutuhan pangan.

"Digital itu bagus, tapi rakyat butuh swasembada pangan. Kita harus jaga kekayaan ndonesia. Itu fokus saya," ujar Prabowo saat debat, Sabtu (13/4).

Prabowo juga menjelaskan saat ini yang terpenting adalah melakukan pengelolaan atas kebijakan pangan daripada fokus untuk e-sport. Ia menjelaskan produksi pertanian dan perlindungan petani perlu ditingkatkan.

"Saya fokuskan nanti kebijakan kebijakan saya yang hal hal mendasar dan menjawab kebutuhan pangan indonesia. Tingkatkan produksi pertanian dan lindungi dan tingkatkan kualitas hidup nelayan," ujar Prabowo.

Senada dengan Prabowo, Calon Wakil Presiden 02, Sandiaga Uno menjelaskan bahwa kemajuan digital mestinya bisa dipakai untuk bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Adanya kemajuan digital bisa langsung mendekatkan petani dan nelayan dengan konsumen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VQ0SJ6
April 13, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VQ0SJ6
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

Jokowi Promosikan Tiga Kartu Sakti di Kirab Karnaval Politik

Jokowi tak lupa mempromosikan KIP kuliah, kartu pra kerja, dan kartu sembako murah.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) kembali mengenalkan tiga kartu saktinya di depan massa pendukung di Kota Tangerang, Ahad (7/4). Ketiga kartu yang dikenalkan Jokowi tersebut yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Pra Kerja, dan Kartu Sembako Murah.

"Ke depan kita akan memberikan KIP Kuliah. Siapa yang setuju tunjuk jari? Ini nanti anak-anak lulusan SMA, SMK yang ingin meneruskan ke perguruan tinggi akan kita beri beasiswa. Siapa setuju?," ujar Jokowi usai kirab karnaval bersatu.

Selain itu, ada pula Kartu Pra Kerja. Kartu ini diperuntukan bagi lulusan SMA/SMK, para pencari kerja, maupun para korban PHK untuk mendapatkan berbagai pelatihan dan training guna meningkatkan kualitas ketrampilan mereka sebelum mendapatkan pekerjaan.

"Tapi kalau yang belum dapat bekerja nanti dari kartu ini akan diberi insentif honor," katanya.

Tak hanya itu, Jokowi juga memamerkan Kartu Sembako Murah di depan massa pendukungnya. Dengan kartu ini, masyarakat bisa mendapatkan berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Dengan kartu ini kita akan dapat membeli beras, gula, minyak, telor dengan harga yang sudah didiskon karena kartu ini akan diberikan subsidi," jelas Jokowi.

Kendati demikian, ia mengingatkan kartu-kartu tersebut baru akan dikeluarkan jika dirinya terpilih kembali menjadi presiden di pilpres tahun ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UKu9rL
April 07, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UKu9rL
via IFTTT
Share:

Monday, February 25, 2019

Pemkab Bogor Bangun Kebun Raya

Kebun raya ini dibangun di kawasan LIPI di Cibinong seluas 60 hektare.

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten Bogor membangun Kebun Raya Bogor sendiri seluas 60 hektare (ha). Kebun raya ini dibangun di kawasan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

"Sebentar lagi Kabupaten Bogor punya Kebun Raya sendiri. Lebih luas dari Kebun Raya Bogor, dan sudah ditandatangani pada Rabu (21/2) 2019," kata Bupati Bogor Ade Yasin, di Cibinong, Senin (25/2).

Penandatanganan kerja sama dan pembangunan Kebun Raya Cibinong antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan LIPI telah dilakukan. Dia mejelaskan lebih lanjut, Kebun Raya yang dinamakan "Cibinong Science Center Botanical Garden" (CSC-BG), akan melengkapi daftar destinasi wisata Kabupaten Bogor sebagai "The city of sport and tourism".

Pembangunannya juga segera dilaksanan, dan kini masih dalam tahap persiapan pembangunan insfrastruktur dengan bantuan dari PUPR Pusat. "Kebun Raya Cibinong sangat potensial untuk dijadikan tempat wisata baru, dan pendapatan PAD dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor," ujar Ade.

Bukan hanya bisa meningkatkan PAD Kabupaten Bogor, kawasan ini juga diharapkan bisa membantu terciptanya peningkatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan. Apalagi kawasan Kebun Raya Cibinong ini nanti dibangun berdekatan dengan pusat kota Kabupaten Bogor, dan Stadion Olahraga Pakansari.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BQDELe
February 25, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BQDELe
via IFTTT
Share:

Friday, February 15, 2019

Myanmar Jatuhkan Hukuman Mati ke Pembunuh Pengacara Muslim

Ia merupakan penasihat pemimpin pemerintah Aung San Suu Kyi

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON -- Pengadilan Myanmar menjatuhkan hukuman mati atas dua pria yang terlibat pembunuhan terhadap seorang pengacara Muslim terkemuka, Ko Ni, Jumat (15/2). Ia merupakan penasihat pemimpin pemerintah Aung San Suu Kyi dan advokat untuk mengubah konstitusi yang dirancang militer.

Ko Ni, 63 tahun, ditembak mati di Bandar Udara Internasional Yangon, dua tahun lalu. Dua orang juga dijebloskan ke dalam penjara karena keterlibatan mereka dalam pembunuhan itu, yang menaikkan keprihatinan mengenai transisi Myanmar menuju demokrasi setelah selama beberapa dekade di bawah kekuasaan militer.

Majelis hakim di pengadilan distrik di bagian utara Yangon menjatuhkan hukuman mati terhadap penembak Kyi Lin dan seorang mantan perwira militer yang dituduh merekrutnya, Aung Win Zaw, karena membunuh Ko Ni, kata Hakim Ye Lwin. Ia tak langsung terlibat dalam perkara itu tetapi menyebutkan amar putusan tersebut kepada wartawan.

Para hakim menjatuhkan hukuman mati atas para terdakwa karena kejahatan termasuk pembunuhan, tetapi tak ada hukuman-hukuman telah dilakukan selama beberapa dekade. 

Kyi Lin ditangkap di tempat kejadian setelah pembunuhan Ko Ni ketika para pengemudi taksi berhasil melumpuhkannya. Ia juga dijatuhi hukuman penjara selama 23 tahun karena membunuh salah seorang pengejarnya, pengemudi Nay Win, dan dakwaan-dakwaan lain, kata Ye Lwin.

"Keduanya punya tujuh hari untuk memutuskan apakah akan banding atau tidak. Saya akan tanya mereka," kata pengacara Kyaw Kyaw Htike kepada wartawan di luar pengadilan.

Seorang yang diduga bersekongkol, Aung Win Khine, yang saudara dari tersangka pembunuh Aung Win Zaw, dan dituduh mengambil prakarsa persekongkolan pembunuhan itu, masih buron.

Seorang mantan perwira militer lain, Zeyar Phyo, dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena membantu Aung Win Khine menghancurkan bukti-bukti kejahatan itu, menurut Ye Lwin.

Saudara lelaki dari keluarga yang sama, Aung Win Tun, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena menyembunyikan seorang pelaku, kata hakim itu.

Satu laporan khusus Reuters pada Desember mengungkap hubungan erat antara kelompok mapan keamanan dan Zeyar Phyo. Keempat pria tersebut dibawa keluar pengadilan menuju mobil polisi yang sudah menunggu.

Ketika amar putusan sampai ke kerumunan massa di luar gedung pengadilan, dua pendukung Ko Ni berteriak sebagai bentuk protes, memperingatkan bahwa mereka memandang hukuman yang ringan bagi para terdakwa itu merupakan preseden berbahaya.

"Ini tidak adil sama sekali," teriak mereka.

Pembunuhan pengacara tersebut mengagetkan partai Liga Nasional bagi Demokrasi yang dipimpin Aung San Suu Kyi dan komunitas Muslim di Myanmar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GLdc99
February 15, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GLdc99
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Tak Pikirkan Play-Off, Prawira Tundukkan Pelita Jaya

Peluang Prawira ke play-off memang tipis karena bergantung pada hasil tim lain.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Tak berpikir soal peluang ke play-off, Prawira Bandung tetap bersemangat pantang menyerah dan menundukkan Pelita Jaya 82-68 pada seri kedelapan IBL Pertamax 2018-2019 di GOR UNY Yogyakarta, Kamis (14/2). Peluang Prawira ke play-off memang tipis karena bergantung pada hasil tim lain, yakni Satria Muda Pertamina dan Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja.

"Kami hanya fokus pada gim demi gim dan sepakat tak berpikir soal play-off. Saya berharap anak anak bisa mengakhiri tugas dengan baik, tak peduli soal play-off," kata pelatih Prawira Andre Yuwadi.

Ia bangga para pemainnya cukup konsisten dan memiliki ketenangan walau ada beberapa momentum yang mengganggu. Dia gembira pasukannya bisa menikmati pertandingan.

"Kami juga terbantu dengan foul trouble lawan dan kurang bagusnya tembakan luar para penembak PJ hari ini," ujar Andre.  

Brachon Griffin mencetak 23 angka bagi Prawira. Dalarian Williams mengemas 21 poin. Hans Abraham membuat 15 angka dan M. Reza Guntara mengemas 12 poin.

"Prawira bermain bagus. Saya tak bisa dorong anak-anak," kata pelatih Pelita Jaya, Fictor Roring.

Secara mental anak asuhannya memang kalah dibanding Prawira. "Kami sudah melangkah ke play-off, sementara Prawira Masih mengejar peluang," katanya.

Nate Barfield mencetak 16 angka bagi PJ. Reggie William Mononimbar mengemas 14 poin. Carlton Hurst menyumbang 11 angka dan Govinda Saputra mengemas sepuluh angka. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UVMNJn
February 14, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UVMNJn
via IFTTT
Share:

Sunday, January 27, 2019

Mendorong Lahirnya Satu Desa Satu Hafidz

Dalam enam bulan diharapkan sudah bisa menghafal Alquran 30 Juz.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR — Karantina Tahfidz Nasional (KTN) Darul Istiqomah siap mendukung lahirnya satu desa satu hafidz. Program ini merupakan program yang dicanangkan Pemprov Sulawesi Selatan.

"Kita bersedia membantu pemerintah provinsi Sulawesi-Selatan guna mewujudkan program 1 desa 1 hafidz, dengan cara cukup 2 (dua) hari sudah bisa membaca Alqur'an," kata Direktur KTN Darul Istiqomah Muthahir Arif pada acara Wisuda Hafal qur'an 30 juz Angkatan I di Makassar, ahad (27/1).

Ia mengatakan, pihaknya fokus sebagai lumbung pertahanan umat Islam. Menjadikan Alqur'an sebagai sumber inspirasi.

"Cukup enam bulan mereka sudah bisa menghafal Al-qur'an 30 juz, bahkan tahun lalu kami mencanangkan program yang spektakuler dalam menghafal Al-qur'an 30 juz dalam waktu sebulan,” ujarnya. Program ini menggunakan metode yang terbaru yaitu menggunakan Aqur'an khusus yaitu Alqur'an Yadain, dengan metode terjemah perkata.

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, sebelumnya sudah memiliki program yakni mengaji 15 menit per hari. "Pesan saya kepada adik-adik, anak-anakku teruslah dan terus murojaah hafalannya karena lebih sulit mempertahankan daripada menghafalnya" ucap Andi Sudirman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2B4Y6aT
January 27, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2B4Y6aT
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

7 Puskesmas di Depok Sudah Lulus Akreditasi dari Kemenkes

Pada 2018, semua Puskesmas tersebut telah menjalani proses penilaian.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Sebanyak tujuh Puskesmas di Kota Depok sudah lulus akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Pada 2018, semua Puskesmas tersebut telah menjalani proses penilaian.

"Alhamdulillah, semua Puskesmas yang tahun kemarin mengikuti penilaian akreditasi sudah dinyatakan lulus," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita dalam siaran pers yang disampaikan ke Republika.co.id, Sabtu (19/1).

Menurut Novarita, tujuh Puskesmas yang telah lulus tersebut mendapatkan status akreditasi yang berbeda-beda. Untuk status akreditasi madya diraih Unit Pelaksana Fungsional (UPF) Puskesmas Abadijaya, UPF Puskesmas Mekarsari, UPF Puskesmas Villa Pertiwi, UPF Puskesmas Pengasinan, dan UPF Puskesmas Bhaktijaya.

Kemudian, untuk status akreditasi dasar diperoleh UPF Puskesmas Duren Seribu dan UPF Puskesmas Harjamukti. "Status akreditasi berbeda-beda sesuai dengan hasil nilainya, dan tentunya juga disesuaikan dengan sarana prasarana yang ada pada Puskesmas tersebut,” jelas Novarita.

Dia menambahkan, pada 2018 ada 12 Puskesmas yang mengikuti penilaian akreditasi. Lima Puskesmas masih menunggu pengumuman akreditasi yakni Puskesmas Rangkapan Jaya, Puskesmas Tanah Baru, Puskesmas Sukatani, Puskesmas Cimpaeun, dan Puskesmas Tugu.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Enny Ekasari mengatakan, pada 2019, ada sebanyak enam Puskesmas akan kembali mengikuti proses akreditasi. "Akan ada penambahan Puskesmas yang terakreditasi. Ini sudah menjadi program kami dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Depok," terang Enny.

Menurut Enny, Puskesmas yang akan mengikuti proses akreditasi sudah ditentukan dan sesuai dengan kesiapan Puskesmas tersebut. Adapun enam Puskesmas itu antara Puskesmas Pasir Gunung Selatan, Puskesmas Kemiri Muka, Puskesmas Pondok Sukmajaya, Puskesmas Pondok Sukmajaya, Puskesmas Kedaung, dan Puseksmas Pasir Putih.

Setiap Puskesmas harus sudah mulai mempersiapkan ketersedian Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis yang mumpuni serta sarana dan prasarana sebagai pelengkap pelayanan. Tak hanya itu, dibutuhkan juga dukungan dari stakeholder terkait di wilayah dan mulai melakukan penyusunan dokumen akreditasi.

"Persiapan harus sudah mulai dilakukan di masing-masing Puskesmas agar saat dijadwalkan survei dari Kemenkes, seluruh persyaratan sudah selesai. Untuk semua Puskesmas yang akan mengikuti proses akreditasi agar memaksimalkan persiapan. Dengam begitu, nantinya proses akreditasi dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan," harap Enny.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dj0Dzu
January 19, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Dj0Dzu
via IFTTT
Share:

Sunday, January 6, 2019

Singgah di Kuala Lumpur, Prabowo Sambangi Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim mengungkapkan pertemuannya dengan Prabowo melalui akun Twitter-nya.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Malaysia yang juga anggota parlemen Daerah Pemilihan Port Dickson Anwar Ibrahim bertemu dengan calon Presiden RI nomor urut 02 Prabowo Subianto di Kuala Lumpur, Ahad. Pertemuan tersebut diungkapkan tokoh reformasi Malaysia tersebut melalui akun Twitter-nya @anwaribrahim.

"Dalam perjalanan Jen @prabowo ke luar negara, beliau singgah untuk bersilaturrahim di KL," tulisnya.

Hingga pukul 10.25 tweet tersebut sudah mendapat 1.400 like, 827 re-tweet, dan 58 tanggapan dari pengikut Anwar Ibrahim, baik yang ada di Malaysia maupun Indonesia.

Ketua Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) Partai Gerindra Malaysia Darsil Abdul Muis ketika dikonfirmasi tidak mengetahui tentang pertemuan tersebut. Pada 2018 lalu Anwar Ibrahim dan Prabowo Subianto telah melakukan dua kali pertemuan.

"Selamat mampir ke Malaysia dan semoga selamat menuju destinasi serta selamat pulang ke tanah air Pak Prabowo. Terima kasih kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim karena menyantuni tetangga. Semoga persahabatan ini kekal selamanya," ujar Sham Zack mengomentari tweet Anwar Ibrahim.

Sementara pemilik akun Andrie Fauzy menyampaikan salam sukses kepada kedua pemimpin. "Semoga kendepannya duet Indonesia - Malaysia menjadi penggerak utama kemajuan ASEAN," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FgTUaZ
January 06, 2019 at 10:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FgTUaZ
via IFTTT
Share: