Showing posts with label 2019 at 07:29PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:29PM. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

Usai Diperiksa di Bareskrim, Kivlan Diperiksa di Polda Metro

Kivlan mengaku siap jika nantinya penyidik melakukan penahanan terhadapnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Usai diperiksa Badan Reserse Kriminal Polri, tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong dan makar, Kivlan Zen selanjutnya diperiksa di Polda Metro Jaya terkait dugaan kasus kepemilikan senjata api ilegal. Kivlan Zen yang diperiksa di Bareskrim sejak pukul 10.30 WIB, meninggalkan Gedung Mabes Polri melalui pintu belakang, sehingga tidak diketahui kepergiannya oleh awak media.

"Pak Kivlan Zen ternyata ada dua laporan polisi (LP). LP pertama yang ditangani oleh Bareskrim terkait tindak pidana makar. Kemudian ada satu LP lagi yang saat ini ditangani Polda Metro Jaya terkait masalah kepemilikan senjata api," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/5).

Selesai pemeriksaan kasus makar, Dedi Prasetyo menuturkan, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu dimintai keterangan kembali oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait dengan pasal 1 ayat 1 UU Nomor 2 Darurat Tahun 1951. Namun, menurut dia, pemeriksaan dilakukan dengan melihat kondisi kesehatan tersangka.

Dalam kasus dugaan makar dan berita bohong, beberapa saksi yang menghadiri pertemuan saat Kivlan melakukan orasi, saksi ahli pidana dan saksi ahli ITE pun telah dimintai keterangan. Alat bukti petunjuk hasil rekaman saat Kivlan menyampaikan narasinya dalam forum rapat pun telah dimiliki penyidik.

Secara terpisah kuasa hukum Kivlan Zen, Juju Purwantoro membenarkan kliennya sudah berada di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan kasus lain, tetapi ia enggan menjelaskan tentang kasus apa. Sementara dalam pemeriksaan di Bareskrim, kliennya dicecar sekitar 30 pertanyaan.

Menurut dia, definisi makar tidak relevan dan tidak terpenuhi unsur-unsurnya, seperti suatu permulaan perbuatan menggulingkan suatu kekuasaan, padahal Kivlan tidak berniat melakukan hal itu. Kivlan telah menyatakan siap jika nantinya penyidik melakukan penahanan terhadapnya.

"Itu kan haknya penyidik, haknya penyidik jadi kami tidak ada masalah. Kami serahkan sama penyidik, umpamanya dilanjutkan dengan cara pemeriksaan saya di luar atau saya di dalam saya terima, tidak ada masalah," ujar Kivlan di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/5).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Xcpk8l
May 29, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Xcpk8l
via IFTTT
Share:

Saturday, May 25, 2019

Gregoria Kalah, Jepang Samakan Kedudukan 1-1

Akane Yamaguchi mengalahkan Gregoria Mariska Tunjung pada partai kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, NANNING -- Jepang menyamakan kedudukan 1-1 melawan Indonesia pada semifinal Piala Sudirman 2019. Akane Yamaguchi mengalahkan Gregoria Mariska Tunjung pada partai kedua di Guangxi Sports Center, Nanning, China, Sabtu (25/5).  Peringkat empat dunia asal Jepang itu membutuhkan waktu 34 menit untuk menumbangkan peringkat 15 asal Indonesia dalam dua gim 21-13, 21-13. 

Gregoria harus jatuh bangun di Guangxi Sports Center. Ia baru panas setelah Yamaguchi sudah unggul enam poin di awal gim pertama. Namun, Yamaguchi masih terlalu tangguh bagi tunggal putri Indonesia, yang pernah mengalahkannya pada Asian Games 2018 lalu.

Di gim kedua, perubahan permainan mampu membawa Gregoria unggul di awal. Ia menciptakan sejumlah peluang dari kesalahan Yamaguchi dalam pengembalian bola.

Tak lama, Yamaguchi tampaknya melihat kelemahan Gregoria dalam mengatasi pukulan backhand di depan net juga bola-bola silang untuk mencuri poin. Gregoria juga kehilangan sejumlah poin berharga berkat bola-bola mati dari pengembalian yang kurang matang. Bola out dari Gregoria menutup gim kedua untuk kemenangan Yamaguchi. 

Gregoria mengatakan tak banyak perubahan dalam permainan Yamaguchi. Namun kali ini Yamaguchi lebih mempercepat tempo permainan. Ia mengaku dalam tekanan lawan dan tak punya kesempatan untuk keluar.

"Dari pelatih juga sudah bilang kalau saya harus mau adu relinya, saya seperti kalah di tempo. Dia kalau kehilangan dua-tiga poin, dia tahu harus mengubah permainan, harus dicepatin. Saya tidak bisa mengatasi tekanan dia," jelas Gregoria. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YLo0tt
May 25, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YLo0tt
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Selama Ramadhan Volume Sampah TPA Cipayung Naik 200 Ton

Volume sampah yang dibuang ke TPA Cipayung naik 200 ton selama Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung Kota Depok meningkat selama Ramadhan. Kepala UPT TPA Cipayung Ardan Kurniawan mengatakan selama Ramadhan jumlah sampah warga yang dibuang ke TPA mengalami kenaikan sebanyak 200 ton.

"Selama Ramadhan sampah yang dihasilkan bertambah dari hari biasanya. Kami mencatat setiap hari sampah yang dibuang sebanyak 1.011 ton. Biasanya sampah yang dibuang di TPA sekitar 850-900 ton per hari," ujar Ardan di Kantor UPT TPA Cipayung Kota Depok, Rabu (15/5).

Dia mengatakan biasanya volume sampah akan terus meningkat hingga Idul Fitri. "Tidak ada persiapan khusus selama Ramadhan, kami tetap melayani pengangkutan sampah dari warga Depok untuk dibuang ke TPA Cipayung," tuturnya.

Ardan mengungkapkan kapasitas TPA Cipayung saat ini sudah overload alias melebihi kapasitas. Ketinggian sampah sudah mencapai 23 meter dari permukaan tanah di tiga kolam yang ada di TPA Cipayung.

"Kalau ideal ketinggian TPA itu 20 meter. Kita usahakan ratakan ke area yang memungkingkan untuk membuang sampah. Jadi kami akan terus upayakan semaksimal mungkin untuk menata di area yang memungkingkan untuk pembuangan sampah," ungkapnya.

Dia berharap warga Depok turut membantu mengatasi masalah sampah dengan memilah sampah organik dan non organik sehingga beban TPA Cipayung lebih ringan. "Jadi kalau warga Depok memilah sampah dan diolah di TPS dan bank sampah yang sudah disiapkan, maka sampah yang dibuang hanya sampah residu dan itu akan mengurangi beban TPA Cipayung," harap Ardan.

Seorang warga Cipayung, Ridwan, mengeluh dengan aroma bau busuk dari TPA Cipayung. "Setiap kali usai hujan bau busuknya menyengat sekali. Kami berharap Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok dapat menerapkan teknologi mengatasi bau busuk," pungkasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30l7bqZ
May 15, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30l7bqZ
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Polda: Eggi Ditahan karena tak Kooperatif

Eggi dianggap tak mau menyerahkan ponselnya saat hendak disita.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya mengatakan, penangkapan atas tersangka dugaan makar Eggi Sudjana usai menjalani pemeriksaan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya selama 13 jam karena yang bersangkutan tidak kooperatif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, penangkapan Eggi Sudjana usai menjalani pemeriksaan dengan berbagai pertimbangan penyidik. Di antaranya Eggi dianggap sempat menolak menjalani pemeriksaan pada Senin sore saat menemui penyidik. Eggi juga enggan memberikan ponselnya saat penyidik memintanya untuk disita.

"Kemarin saat mau diperiksa, ia menolak dan keluar. Lalu kita mau sita HP-nya tidak dikasihkan, karena itu tujuannya untuk barang bukti. Setelah buka puasa atau magrib, yang bersangkutan datang kembali untuk diperiksa. Penyidik dengan senang hati menerima beliau dalam pemeriksaan sebagai tersangka," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa.

Karena beberapa alasan itulah, penyidik akhirnya melakukan penangkapan terhadap Eggi yang disebutnya sebagai pertimbangan subjektivitas penyidik.

Penangkapan tersebut, kata Argo, dilakukan penyidik dengan membacakan dan menyampaikan surat penangkapan terhadap Eggi Sudjana yang didampingi tim kuasa hukumnya, di ruang penyidik, Selasa dini hari.

Setelah dilakukan penangkapan, kata Argo, penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan apakah tersangka ditahan atau tidak.

"Jadi kita tunggu, setelah nanti 1×24 jam penyidik bersikap seperti apa. Apakah menahan yang bersangkutan atau tidak, adalah wewenang penyidik dan semua kemungkinan bisa terjadi," kata Argo.

Tersangka kasus makar, Eggi Sudjana memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan, Senin (13/5) petang sekitar pukul 16:30 bersama sedikitnya lima orang tim kuasa hukumnya.

Eggi yang waktu itu mengenakan kemeja putih dan peci warna hitam putih serta menenteng dua kitab suci Alquran tampak tenang.

Saat ditemui awak media, Eggi mempersilakan satu persatu kuasa hukumnya memberikan pernyataan terkait kasusnya dan penetapan dirinya sebagai tersangka. Mereka intinya mengecam penetapan status tersangka Eggi dengan berbagai argumen.

Adapun Eggi menyatakan ia mau melihat sampai dimana profesionalitas polisi dalam menangani kasusnya. "Kita minta bapak polisi objektif karena anda sudah mengklaim profesional, modern dan terpercaya (Promoter). Jadi janganlah mengingkari jargonnya sendiri. Saya mau lihat nanti profesionalitasnya sampai di mana," ujar Eggi.

Sebelimnya, Eggi Sudjana menilai Presiden Jokowi bisa memerintahkan Kapolri untuk tidak menahan dirinya dalam kasus ini jika Jokowi siap berdemokrasi.

"

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HrjLwl
May 14, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HrjLwl
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

In Picture: Penyelundupan Ganja dengan Modus Disembuyikan dalam Ban

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah tersangka kasus narkoba dihadirkan saat konferensi pers kronologi penggagalan penyelundupan ganja asal Aceh ke Bogor seberat 70 kilogram, di Kantor BNN Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (7/5).

Penyelundupan tersebut dilakukan dengan cara dimasukkan ke dalam ban mobil dengan modus towing (derek).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VMwFhE
May 07, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VMwFhE
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Lakukan Come Back, PSM Makassar Kalahkan Home United

PSM Makassar menang 3-2 atas Home United dalam pertandingan fase grup Piala AFC

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- PSM Makassar sukses meraih poin penuh saat menjamu Home United di Stadion Pekansari, Bogor pada laga lanjutan fase grup Piala AFC 2019, Selasa (30/4). Pada babak kedua, PSM Makassar sempat tertinggal 0-2 dari Home United, namun tanpa putus asa, Wiljan Pluim Cs berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor 3-2.

Babak pertama, pertandingan berakhir dengan skor kacamata. Tim tamu enggan pulang dengan tangan hampa, permainan yang agresif menyerang dilakukan sejak babak kedua dimulai. Setelah rangkaian serangan terus dilakukan selama hampir tujuh menit, akhirnya pada menit ke-52 Hafiz Nor berhasil membobol gawang Rivky.

Merasa tertinggal, tim asuhan Darije Kalezic pun berusaha menyamakan kedudukan, serangan diberikan untuk membongkar pertahanan lawan, hingga pada menit ke-54 Pluim memberikan umpan kepada Zulham, namun sayang sundulan yang dipantulkan Zulham masih melebihi mistar gawang.

Bukannya menyamakan kedudukan, Juku Eja malah kembali kebobolan di menit ke-55 saat Hafiz Nor lolos dari jebakan offside. Tendangan Nor berhasil menjadi gol kedua bagi Home United. Permainan cepat dipertontonkan oleh kedua tim yang sama-sama memburu gol untuk memenangkan pertandingan.

Keberuntungan kembali berpihak pada PSM Makassar saat Syamsuddin berusaha melakukan umpan ke depan gawang namun terkena tangan pemain belakang Home United pada menit ke-59. Hadiah penalti pun diberikan oleh wasit. Klok yang bertindak sebagai algojo berhasil menceploskan bola ke gawang Nazri Sabri. Gol pertama bagi PSM Makassar.

PSM Makassar kembali mendapat peluang emas. Rizky Pellu berhasil memasukkan bola ke gawang Home United pada menit ke-64, sayangnya gol tersebut dianulir wasit karena dianggap offside. Tak puas dengan hal itu, Pellu lagi-lagi hampir menciptakan gol melalui sundulannya saat mendapatkan umpan tarik, sayang sundulan Pellu masih melenceng.

PSM Makassar berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke78 melalui tendangan keras dan terarah yang dilakukan Klok dari luar kotak penalti. Selanjutnya, comeback dilakukan Juku Eja pada menit ke-87 saat Junior Guy lakukan penetrasi di depan kotak penalti dan mengakhirinya dengan tembakan langsung. Skor pun berbalik menjadi 3-2, kemenangan bagi tuan rumah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VyY9qD
April 30, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VyY9qD
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Rendang Hingga Ayam Taliwang Jadi Menu Katering Haji 2019

Menu katering haji 2019 akan disesuaikan dengan zonasi pemondokan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Katering jamaah haji 2019 di Arab Saudi akan menghadirkan beragam kuliner lokal. Mulai dari rendang, coto makassar, hingga ayam taliwang akan dihidangkan disesuaikan dengan zonasi pemondokan para jamaah tiap daerah.

"Misalnya di zona Solo ada menu Solo, zona Jakarta-Palembang ada menu masakan Betawi dan Palembang, begitu seterusnya," kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekah Tahun 1440 H/2019 Arsyad Hidayat, dalam Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Arab Saudi Tahun 1440/2019 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Ahad.

Tahun ini, pemondokan jemaah haji di Makkah disebar dalam tujuh zona. Ada Zona Jarwal, Zona Raudhah, Zona Misfalah, Zona Rei Bakhsy, Zona Bahbas Jin, Zona Aziziah, dan Zona Syisyah.

Zona Jarwal ditempati oleh jamaah haji dari Embarkasi Solo (SOC), Zona Raudhah untuk jamaah haji Jakarta dan Palembang, dan Zona Misfalah merupakan tempat jamaah haji dari Jakarta-Bekasi. Sementara itu, Zona Rei Bakhsy dijadikan tempat jamaah haji dari Banjarmasin dan Balikpapan, Zona Bahbas Jin ditempati jamaah haji dari Surabaya, Zona Aziziah dari Lombok, dan Zona Syisyah dari Makassar, Aceh, Medan, Batam, dan Padang.

Kepala Seksi Layanan Katering Daker Mekah Tahun 1440 H/2019 Dewi Gusti Karini menyatakan, beberapa menu yang akan disajikan untuk jamaah haji akan disajikan berdasarkan siklus yakni tiga kali dalam sepekan.

"Menu zonasi disajikan dalam siklus satu minggu ada tiga kali variasi menu lokal, yaitu Selasa, Kamis, dan Sabtu per wilayah," katanya.

Beberapa contoh menu yang akan disajikan di antaranya untuk jamaah haji asal Sumatera di zona tempat tinggalnya akan ada menu pindang ikan, gulai ayam, dan rendang daging. Sementara untuk mereka yang asal Jakarta akan mendapatkan sajian menu semur daging, ayam goreng jakarta, dan ikan bandeng pesmol.

Untuk jamaah Solo akan disajikan empal goreng, garang asem, dan ikan kembung panggang kecap. Sedangkan jamaah Jatim dihidangkan rawon, ayam geprek, dan ikan bandeng presto. Lantas, akan ada ayam taliwang untuk jamaah haji asal NTB.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VByZYq
April 28, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VByZYq
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Pemerintah Diminta Menjaga Persaingan Industri Penerbangan

Selama ini masyarakat sudah menikmati murahnya harga tiket penerbangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dalam beberapa waktu terakhir, tingginya harga tiket masih menjadi persoalan bahkan berdampak ke sektor lainnya. Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran meminta pemerintah harus menjaga persaingan industri penerbangan di Indonesia.

“Persaingan maskapai harus kondusif, terjadi persaingan yang sehat di dalam situ,” kata Maulana di Jakarta, Rabu (24/4).

Sebab, kata Maulana, selama ini masyarakat sudah menikmati murahnya harga tiket pesawat dengan promo-promo yang ada. Setelah itu, harga tiket saat ini dijual mendekati batas atas yang membuat banyak masyarakat keberatan.

Untuk itu, Maulana merasa sebenarnya pemerintah harus membuka peluang untuk maskapai lain bersaing. Dengan begitu, saat ini tidak hanya Garuda Indonesia Group dan Lion Air Group saja menguasai pasar industri penerbangan di Indonesia.

Maulana mencontohkan seperti Air Asia saat ini tidak semua penerbangan domestik dapat dilayani. “Sekarang kan yang kita hadapi hanya Lion Group dan Garuda Indonesia Group, kalau bisa ada Air Asia Group minimum ada tiga atau empat grup sehingga pasar yang menentukan,” ujar Maulana.

Sebab, Maulana memastikan kondisi maskapai saat ini sangat berdampak ke sktor lain. Dia menilai seharusnya kompetisi bisnis itu juga harus menguntungkan konsumen tidak hanya keuntungan bisnis saja.

Untuk itu, Maulana menegaskan pilihan terbaik hanya bisa dengan membuat persaingan kondusif. “Jangan paksa mereka (maskapai) turun (penurunan harga tiket) karena kan itu nggak bagus. Pemerintah dan kita masyarakat nggak bisa intervensi krena itu bisnis murni,” ungkap Maulana.

Maulana mengatakan paling tidak pemerintah harus membuka maskapai lokal lain untuk bergerak, bukan hanya asing. Semenjak operasional Sriwijaya Air dikerjasamakan dengan Garuda Indonesia, menurut Maulana perosalan harga tiket mulai bermasalah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IDOvwY
April 24, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IDOvwY
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 17, 2019

In Picture: Begini Suasana Mencoblos di TPS yang Terendam Banjir

Sedikitnya terdapat 210 TPS yang berada di kawasan banjir yang melanda Dayeuhkolot.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Warga memasukan surat suara kedalam kotak suara di TPS 16 yang terdampak banjir di Kampung Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (17/4).

Berdasarkan keterangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat sedikitnya terdapat 210 TPS yang berada di kawasan banjir, yakni Baleendah, Dayeuhkolot,Bojongsoang, Banjaran, Ciparay dan Rancaekek.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IEcdsj
April 17, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IEcdsj
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Membiasakan Istikharah

Istikharah merupakan kebiasaan yang sangat baik dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Muhammad Irfan Helmy MA  

Istikharah berasal dari kata istakhara-yastakhiru yang berarti memohon kebaikan dari setiap urusan. Dalam konteks hubungan manusia dengan Allah SWT, istikharah berarti memohon kepada Allah SWT agar setiap keputusan yang akan diambil benar-benar merupakan keputusan terbaik yang mengandung kemaslahatan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Ini berarti juga bahwa istikharah adalah berlindung kepada Allah SWT dari keburukan setiap keputusan yang akan diambil.

Bagi setiap Muslim, istikharah adalah kebiasaan yang sangat baik dilakukan. Istikharah selayaknya menjadi aktivitas rutin yang senantiasa mengiringi setiap Muslim dalam menentukan keputusan.

Dalam kehidupan yang sangat kompleks, manusia pasti dihadapkan pada berbagai macam urusan yang tarik-menarik sehingga sulit diselesaikan dengan satu keputusan. Bagi seorang Muslim, keadaan seperti ini tidak akan membuatnya bingung apalagi stres, sebab ia masih dapat menempuh satu cara yaitu dengan melakukan istikharah. Ini bisa dilakukan dengan shalat dua rakaat, doa, atau zikir yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Dari sisi spiritualitas, istikharah menunjukkan kualitas keimanan seorang Muslim. Semakin sering ia beristikharah, semakin tinggi pula keyakinannya kepada pertolongan Allah SWT. Ia yakin bahwa Allah SWT hanya akan menganugerahkan kebaikan dari setiap keputusan jika kita memohon petunjuknya dengan penuh kerendahan hati.

Di sisi lain, istikharah juga menjadi bukti kepasrahan seorang Muslim kepada Allah SWT. Artinya, apa pun hasil dari keputusan yang telah diambil, sepenuhnya akan diterima sebagai bagian dari usaha yang ditempuhnya dengan keyakinan kepada Allah SWT sebagai penentu segala sesuatu. Sayangnya, kesombongan manusia kadang membuat dirinya lupa kepada Allah SWT. Penyembahan kepada rasio sering membuat manusia lupa akan peran Allah SWT dalam menentukan sesuatu bagi manusia.

Akibatnya, muncul anggapan bahwa dirinya yang menjadi penentu setiap sesuatu. Alih-alih melakukan istikharah, mereka justru terbuai oleh kemampuan rasio yang sebenarnya adalah anugerah Allah SWT sekaligus cobaan bagi manusia. Sikap seperti ini tidak akan terjadi dengan adanya kesadaran akan manfaat istikharah bagi jiwa manusia. Hati orang yang membiasakan istikharah akan senantiasa tenang dan terbuka menerima apa pun yang terjadi.

Orang yang membiasakan istikharah hatinya senantiasa mantap, jauh dari sikap ragu-ragu dalam mengambil setiap keputusan. Ini muncul dari keyakinan bahwa Allah SWT akan membimbing orang yang membiasakan istikharah dalam menjalankan aktivitas hidupnya.

Dalam sebuah hadis diungkap kesaksian Abu Bakar RA, bahwa Rasulullah SAW jika berkehendak memutuskan suatu hal, beliau selalu beristikharah dengan berdoa, ''Ya Allah, anugerahkanlah kebaikan kepadaku dari setiap urusanku dan pilihkanlah keputusan yang terbaik bagiku.'' (HR al-Tirmidzi). Karena itu, mari kita latih diri kita untuk membiasakan istikharah sebelum mengambil setiap keputusan agar senantiasa berada dalam bimbingan Allah SWT. Wallahu a'lam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UjlXPt
April 05, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UjlXPt
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Fenomena MRT Jadi Wisata Transportasi

Pengunjung yang ingin berwisata transportasi MRT terpaksa mengantri untuk beli tiket

Sejak resmi beroperasi pada 25 Maret 2019, Moda Raya Terpadu (MRT) mulai menjadi transportasi alternatif warga DKI Jakarta. Terlebih, baru-baru ini MRT menjadi demam wisata transportasi setelah ramai diperbincangkan Retizen. 

Tak peduli seberapa panjang antrian, warga berdatangan untuk merasakan sensasi naik kereta cepat. Di Hundaran HI yang bertepatan dengan tanggal merah Isra Mi'raj, warga rela mengantri mulai depan loket hingga mengular sampai pintu masuk.

Ada yang datang bersama dengan pasagan, teman, bahkan ada yang membawa bayi yang masih kecil. Tujuannya bukan hanya berpergian ke tempat satu menuju tempat lainnya, tapi ingin merasakan sensasi MRT. 

Sayangnya, saat memasuki stasiun MRT, sangat jarang terlihat petugas yang memandu penumpang. Terlebih, petugas loket di tiap-tiap loket hanya ada satu orang yang pasti tidak mampu mengatasi membludaknya penumpang. 

Kami berharap pemerintah daerah maupun PT MRT Jakarta menambah petugas untuk menertibkan situasi. Sebagai tambahan, tolong dong pak disediakan tempat duduk di stasiun Bundaran HI, agar kami yang menunggu antrian tidak berdiri hingga berjam-jam.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WFQCTT
April 03, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WFQCTT
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Saurip Kadi: Prabowo Permalukan TNI

Saurip Kadi adalah teman seangkatan Prabowo di Akabri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Debat calon presiden (capres) 2019 telah berlangsung di Hotel Shangri-La pada Sabtu (30/3) malam kemarin. Pada ajang debat keempat ini, Paslon 02 Prabowo Subianto dianggap telah mempermalukan TNI.

Hal itu disampaikan oleh Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi. Sebagai teman seangkatan Prabowo Subiyanto di Akabri (Nomor Akademi 70), ia mengaku heran bagaimana mungkin Jokowi Widodo yang lulusan Faktultas Kehutanan justru lebih menguasai bidang pertahanan daripada Prabowo.

“Prabowo kembali mempermalukan TNI, karena ternyata tidak mengetahui bahwa di seluruh dunia, yang digunakan dalam menyusun rencana pertahanan adalah ‘Hakikat Ancaman’ yang bakal dihadapi sebuah negara,” kata mantan Aster Kasad ini dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (31/3).

Ia menerangkan, 'hakikat ancaman' itu sendiri adanya di perkiraan intelejen strategis baik jangka pendek, menengah dan panjang. Oleh karena itu, di setiap kedutaan besar negara manapun dilengkapi dengan atase pertahanan dari ketiga angkatan. “Sehingga dasar penyusunan hakikat ancaman benar-benar valid, sama sekali bukan asumsi apalagi halusinasi. Merekalah Bbadan Pengumpul Keterangan yang resmi dibiayai negara," terangnya.

Menurut Saurip, Capres nomor urut 01 justru mengetahui bahwa perang zaman sekarang bukan lagi adu kekuatan persenjataan seperti perang zaman old. Tetapi perang asimetris yang intinya adalah bagaimana memmengaruhi rakyat negara lawan melalui perubahan mindset.

Negara lain pun, lanjut Saurip, telah mengubah konsep pertahanan mereka. Bahkan Amerika Serikat (AS) juga sudah menutup sejumlah pangkalan militernya di negara lain.

Kemudian perihal besaran anggaran, menurutnya Prabowo juga keliru apabila membandingkan besaran anggaran militer Indonesia dengan Singapura. Pasalnya luas wilayah Singapura hanya sebesar Kabupaten Brebes.

"Dengan luas wilayah yang kecil, tidak lebih dari Kabupaten Brebes, tapi menguasai kekuatan ekonomi kawasan melalui jasa finansial dan perdagangan, maka tidak ada pilihan, Singapura harus mempunyai keunggulan dibidang militer. Karena dengan satu sorty pengeboman saja, Singapura akan habis,” ungkapnya.

Jadi, menurut Saurip, nampaknya Prabowo harus belajar lagi perihal pertahanan dan keamanan yang terbaru sesuai zaman now. "Kalau perlu, melalui 'bimbingan belajar," kata Saurip.

Kemudian mengenai Capres Nomor 02 yang mengaku bahwa dia lebih TNI dari TNI, Saurip mengatakan bahwa Prabowo merupakan perwira tinggi TNI yang dipecat karena berinisiatif melakukan penculikan sejumlah aktivis. "Karena pak PS (Prabowo) adalah perwira tinggi bintang tiga dan lagi menantu Pak Harto, ya saru kalau digunakan istilah dipecat, maka dihadapkan pada kondisi riil saat itu, penggunaan istilah diberhentikan sungguh sangat bijak," tandasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JWB3FY
March 31, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JWB3FY
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Djanur Ungkap Kunci Persebaya ke Semifinal Piala Presiden

Persebaya menaklukkan PS Tira Persikabo 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman menyebut pergantian pemain yang efektif menjadi kunci keberhasilan timnya lolos ke semifinal Piala Presiden 2018. Persebaya menaklukkan PS Tira Persikabo 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (29/3) sore.

Pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut menilai semua pemain yang dimasukkan berkontrobusi besar dalam kemenangan yang diraih Bajul Ijo. "Kami memasukkan pemain-pemain pengganti yang pas dan semua memberikan kontribusi," ujar pria kelahiran Majalengka tersebut dalam konferensi pers usai laga.

Djanur menilai timnya bermain sangat bagus pada babak pertama. Persebaya unggul cepat pada menit kedua lewat gol tendangan voli Manuchekhr Dzhalilov. Persebaya punya sejumlah peluang untuk memperbesar skor pada paruh pertama, namun gagal melakukannya.

Djanur mengakui anak asuhnya bermain dalam tekanan lawan saat memasuki babak kedua. Beruntung, kata dia, anak-anak asuhnya kembali bangkit setelah Osas Marvelous Ikpefua Saha mencetak gol penyeimbang pada menit ke-62. 

Persebaya mendapatkan penalti  pada menit ke-87 setelah Osvaldo Haay dijatuhkan di kotak 16. Damian Emanuel Lizio membawa Persebaya kembali unggul. Bajul Ijo memastikan tempat di empat besar setelah Amido Balde mencetak pada menit ke-89.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uzuMFD
March 29, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uzuMFD
via IFTTT
Share:

UU Haji dan Umrah Dinilai Kuatkan Prinsip Syariah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) mulai berlaku sejak disahkan melalui sidang paripurna di DPR, Jakarta, Kamis (28/3). Sejak itu, UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji tidak lagi berlaku.

Baca Juga:

Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj mengapresiasi pengesahan RUU Haji dan Umrah menjadi undang-undang. Menurut dia, ada beberapa hal yang cukup menarik dari UU baru ini.

Misalnya, dalam Pasal 2 huruf a di beleid tersebut. Di dalamnya ditegaskan, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah menempatkan asas syariah sebagai landasan utama.

Hal demikian, menurut dia, akan mempunyai konsekuensi positif dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Tanah Air. Nantinya, seluruh aspek penyelenggaraaan dua ibadah tersebut mesti menggunakan sistem syariah.

"Banknya harus bank syariah, akad atau perjanjian-perjanjiannya harus menggunakan akad syariah," ujar Mustolih Siradj saat berbincang dengan Ihram.co.id, Jumat (29/3).

Mustolih meneruskan, dengan adanya UU PIHU, pihak penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) dan haji khusus (PIHK) mesti memiliki dewan pengawas syariah tersendiri (DPS). Dewan itulah yang berfungsi menjamin kesyariahan suatu institusi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

"(Supaya) bebas riba, gharar dan sebagainya," sebut dia.

Adanya DPS itu sejalan pula dengan UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Beleid tersebut secara mandatori menyatakan, perseroan yang menggunakan sistem syariah harus memiliki DPS.

Berita Terkait

Mustolih menjelaskan, selama ini aturan asas dan sistem syariah hanya diatur pada level peraturan menteri agama (PMA) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah. Daya ikatnya jelas tidak sekuat undang-undang.

"Dengan adanya DPS, akan menjadi nilai posiitif bagi PPIU dan PIHK sebagai perusahaan, bagi jemaah akan menjadi garansi jaminan dia tidak akan ditelantarkan dan tidak ditipu," kata dia menutup perbincangan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HVUJqQ
March 29, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HVUJqQ
via IFTTT
Share:

In Picture: Kampanye Prabowo di Stadion Pakansari Bogor

Prabowo menegaskan bahwa ia bukan pendukung paham radikal.

REPUBLIKA.CO.ID, Capres nomer urut 02 Prabowo Subiyanto melaksanakan Kampanye Akbar di halaman Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (29/3/2019).

Di depan ribuan simpatisan, Prabowo menegaskan bahwa ia bukan pendukung paham radikal. Ia akan berdiri di atas semua golongan jika terpilih sebagai presiden.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uBBOKe
March 29, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uBBOKe
via IFTTT
Share:

Thursday, February 21, 2019

LSI survey says PDIP superior in millennials segment

Electability of the Gerindra Party is superior to PDIP in the educated voter segment.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The results of the Denny JA Indonesia Survey Circle (LSI) survey showed that the Indonesian Democratic party of Struggle (PDIP) won the millennial voters segment. This segment of under 40 years old are around 45 percent of the total eligible voters.

"Among millennial voters, PDIP is still superior with 20.1 percent of the vote follows by  Gerindra party (16.2 percent), the Golkar Party (9.7 percent), the Democratic Party (7.2 percent), and PKB (7.1 percent), "said LSI Denny JA researcher Rully Akbar at the LSI Denny JA office in East Jakarta on Wednesday (20/2).

The Perindo Party (5.2 percent), the Nasdem Party (4.8 percent), PKS (4.6 percent), PPP (3.5 percent), and PAN (1.7 percent) favored by millennial, respectively. Other parties only received 1 percent of vote from millennial segment, namely the Garuda Party, Hanura Party, PSI, Berkarya Party, PBB, and PKPI.

"Millennial voters who stated that they did not know / did not answer / did not decide are 17.6 percent," Rully explained.

In addition, electability of the Gerindra Party is superior to PDIP in the educated voter segment. The Gerindra Party surpassed PDIP to eight percent in the segment that has a base of 11.5 percent of the total population.

"In the educated voters segment, the Gerindra Party is the most prominent with 23.9 percent of voter while PDIP with 15.9 percent in the runner-up place," said Rully.

He added, the Democratic Party with eight percent of votes was in the third place followed by PKS with 7.2 percent and the Nasdem Party of 5.8 percent.

This survey was conducted on January 18-25, 2019 involving 1,200 respondents. The survey was conducted in 34 provinces in Indonesia with a multistage random sampling method. Interviews were conducted face-to-face using questionnaires. The survey's margin of error is 2.8 percent.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T2WWa5
February 21, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T2WWa5
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 19, 2019

Kemenlu Gelar DiploFest di Makassar

Ini upaya untuk memperkenalkan diplomasi Indonesia kepada masyarakat Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sukses menggelar Diplomacy Festival (DiploFest) di empat kota besar, yaitu Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan Padang, Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu) bersiap mengulang kesuksesan itu di rangkaian DiploFest berikutnya yang akan diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 22-23 Februari mendatang.

DiploFest yang telah dilaksanakan sejak Oktober tahun lalu di Yogyakarta dan akan diakhiri pada Maret 2019 di Jakarta merupakan upaya untuk memperkenalkan diplomasi Indonesia kepada masyarakat Indonesia, khususnya mahasiswa, pelajar, dan para pemuda sebagai generasi penerus pelaku diplomasi di masa mendatang.

"DiploFest digelar agar masyarakat bisa tahu capaian-capaian politik luar negeri kita dan memahami bahwa kepentingan masyarakat sangat dipertimbangkan dalam kebijakan politik luar negeri Indonesia," kata Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi dalam DiploFest yang digelar di Universitas Padjadjaran, Bandung, 19 Desember lalu.  

Kegiatan yang digagas Kemenlu ini digelar selama dua hari dengan menghadirkan beragam kegiatan menarik. Pada hari pertama DiploFest di Kota Anging Mamiri yakni Jumat (22/2), akan digelar rangkaian kuliah umum di sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Negeri Makassar, Universitas Islam Makassar, Universitas Fajar, dan Universitas Kristen Indonesia Paulus.

Dalam kuliah umum yang menampilkan pembicara para pejabat eselon 1 Kemenlu ini, peserta akan mendapatkan materi-materi berbobot terkait diplomasi Indonesia dan kerja sama internasional. “Kita juga harus memanfaatkan keahlian yang dimiliki oleh para diplomat Indonesia untuk pemberdayaan mahasiswa sebagai generasi penerus,” kata Menlu.

Pada hari kedua, DiploFest menghadirkan kegiatan-kegiatan yang tak kalah menarik. Ragam kegiatan itu menjadi kesempatan berharga bagi peserta untuk menyelami dan lebih memahami diplomasi Indonesia.

Adapun ragam kegiatan itu di antaranya talkshow  yang menampilkan Menlu sebagai pembicara, simulasi sidang PBB, pameran beasiswa mancanegara, simulasi tes IELTS/TOEFL, gastro diplomacy, galeri capaian diplomasi, pelatihan keprotokolan dan berbicara di depan publik.

Selain itu, pengunjung juga dimanjakan oleh ragam penampilan di panggung hiburan. Pada DiploFest di Makassar nanti, pengunjung dapat menikmati penampilan penyanyi dan musisi ternama Tanah Air yakni Vidi Aldiano, Endah n Rhesa, dan Gamaliel Audrey Cantika (GAC).

''Jadi nanti akan terdapat kegiatan seperti simulasi tes bahasa Inggris, lalu debat di United Nation Security Council karena sekarang banyak sekali anak muda yang ikut debat-debat internasional dalam berbagai isu," kata Menlu.

Karena itu, menurut dia, generasi muda perlu memahami lebih dalam mengenai diplomasi. Terutama, bagi yang tertarik dan menggeluti dunia pendidikan terkait diplomasi agar dapat menjadi modal untuk keberhasilan diplomasi Indonesia di masa depan.

Sementara, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu, Cecep Herawan berharap, masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, sebagai aset diplomasi bangsa dapat mengetahui upaya-upaya yang sudah dilakukan Kemenlu dalam melindungi, menyejahterakan, dan mencerdaskan bangsa, serta berpartisipasi aktif menjaga perdamaian dunia.

“Kami juga berharap generasi muda dapat hadir dalam acara ini agar dapat turut aktif dalam berbagai kegiatan diplomasi,” ujar dia melalui keterangan tertulis yang diterima Republika, Selasa (19/2).

Selain DiploFest, Kemenlu juga memiliki kegiatan diplomasi lain yang melibatkan generasi muda sebagai fokus utama, antara lain Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI), Outstanding Youth for the World (OYTW), dan Bali Democracy Students Conference (BDSC).

Cecep menegaskan, sangat penting bagi generasi muda untuk mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut. Tak terkecuali  DiploFest di Makassar yang akan digelar di Celebes Convention Center, 23 Februari mendatang. “Melalui perhelatan ini diharapkan generasi muda mendapatkan pengetahuan lebih banyak mengenai diplomasi,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TVqROr
February 19, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TVqROr
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 13, 2019

PSSI: Klub Liga 1 Harus Punya Empat Tim

Aturan tersebut mulai berlaku tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria mengatakan setiap klub Liga 1 Indonesia wajib mempunyai empat tim, yaitu elit pro akademi U-16, U-18, U-20, dan senior. Aturan tersebut mulai berlaku tahun ini.

"Hal itu termasuk program pengembangan pemain muda PSSI yang disahkan di kongres," ujar Ratu Tisha di Jakarta, Rabu (13/2).

Dia melanjutkan, untuk melancarkan berjalannya program tersebut, PSSI menjalin komunikasi dengan semua klub. 

Pembahasan lebih detail terkait itu akan dilakukan PSSI dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru yang rencananya digelar Senin (18/2).

"Ini merupakan tantangan yang harus dibicarakan dengan duduk bersama dengan klub, terutama dari dari sisi logistik, investasi pengembangan usia muda, komitmen mereka seperti apa," tutur Ratu Tisha.

Setelah menggelar Liga 1 U-19 pada tahun 2017-2018 dan Liga U-16 pertama sepanjang sejarah di tahun 2018, PSSI terus menggencarkan kompetisi sepak bola usia dini.

Pada  2019, PSSI menjadwalkan adanya Liga 1 U-16, U-18, serta U-20 yang menggantikan U-19 yang harus diikuti oleh semua klub peserta Liga 1.

Menurut Ratu Tisha, hal itu dilakukan agar setiap anak Indonesia yang berbakat memiliki jalan yang jelas untuk menjadi pemain tim nasional."Jadi anak-anak tahu caranya bagaimana masuk timnas," tutur dia.

Ratu Tisha menerangkan jalan seorang anak menuju tim nasional berawal dari turnamen remaja Piala Soeratin di tingkat provinsi. Kemudian, yang terbaik dari sana akan menapaki jenjang elite pro akademi di liga U-16 ataupun U-18.

Di sini, para pemain terpilih akan diikutsertakan ke program Garuda Select yang diberangkatkan ke luar negeri selama beberapa bulan. Merekalah cikal bakal timnas junior.

Yang tidak terpilih, dapat melanjutkan karier di kompetisi kelompok umurnya masing-masih, entah itu di U-16, U-18, U-20 ataupun di Liga 1 Indonesia sebagai tingkatan tertinggi.

"Artinya mereka bisa terus berkompetisi walau tidak berada di timnas. Yang tidak masuk timnas U-16, misalnya, dapat terus mengasah kompetisinya di liga untuk diseleksi ke timnas U-18 dan seterusnya," kata Ratu Tisha. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dx5BYq
February 13, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Dx5BYq
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

City Pantang Ulangi Kesalahan di St James Park

City terpaut lima poin dari Liverpool yang kokoh di puncak klasemen dengan 61 poin.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester City mendapat pelajaran berharga dari kekalahan 1-2 atas Newcastle United dalam laga Liga Primer Inggris di St James' Park pada pekan lalu. Manajer The Citizen, Pep Guardiola, berharap timnya tidak mengulangi kesalahan saat menjamu Arsenal pada Ahad (3/2) malam WIB ini.

''Laga itu memang bukan penamplan terbaik kami. Hal itu bisa saja terjadi, setelah rentetan kemenangan yang kami raih,'' kata Guardiola seperti dikutip Manchester Evening News, tengah pekan ini. ''Namun, saya tidak kehilangan kepercayaan pada tim ini.''

Pembenahan memang langsung dilakukan Guardiola pasca timnya menelan kekalahan mengejutkan dari Newcastle United. Pertemuan tertutup langsung digelar Guardiola dengan para penggawa The Citizen pasca laga tersebut.

Seperti dilansir sejumlah media Inggris, dalam pertemuan yang berlangsung selama 30 menit lebih itu, eks pelatih Barcelona itu dikabarkan meluapkan kekecewaannya terkait kesalahan anak-anak asuhnya di laga tersebut. Dari segi teknis permainan, Guardiola sempat menyebut, faktor kunci kekalahan timnya dari The Magpies adalah kegagalan meredam permainan gelandang bertahan dan gelandang serang Newcastle United.

Tidak hanya itu, performa full back The Citizen, yang diharapkan bisa membantu penyerangan, juga tidak berjalan secara maksimal. Pun dengan kegagalan City mendapatkan ritme permainan yang tepat guna mengusai laga.

Guardiola Minta City Bangkit

Arsenal Tempel Chelsea

Kekalahan dari Newcastle United memang cukup mengejutkan buat juara bertahan Liga Primer Inggris tersebut. City sebelumnya sukses membukukan catatan apik dengan mengemas delapan kemenangan beruntun di semua ajang. Skuat Pep Guardiola juga berhasil mencetak total 33 gol serta hanya kebobolan tiga gol.

Namun, torehan impresif ini harus berakhir di markas Newcastle United kala City menyerah 1-2 di tangan tuan rumah pada tengah pekan ini. Akibat kekalahan tersebut, City tertinggal lima poin dari Liverpool yang masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 61 poin dari 24 partai.

Dalam laga menjamu Arsenal pada malam ini, Guardiola menyerukan timnya tidak boleh luput dari detail-detail kecil dalam permainan. Ia pun yakin anak-anak asuhnya bakal kembali ke performa terbaik mereka dan menjawab tantangan untuk bisa memangkas jarak poin dengan Liverpool.

''Mereka telah memberikan berbagai torehan bergengsi untuk klub ini. Mereka adalah pemain-pemain dengan kemampuan luar biasa,'' kata Guardiola.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RB8BIb
February 03, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RB8BIb
via IFTTT
Share:

City Pantang Ulangi Kesalahan di St James Park

City terpaut lima poin dari Liverpool yang kokoh di puncak klasemen dengan 61 poin.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester City mendapat pelajaran berharga dari kekalahan 1-2 atas Newcastle United dalam laga Liga Primer Inggris di St James' Park pada pekan lalu. Manajer The Citizen, Pep Guardiola, berharap timnya tidak mengulangi kesalahan saat menjamu Arsenal pada Ahad (3/2) malam WIB ini.

''Laga itu memang bukan penamplan terbaik kami. Hal itu bisa saja terjadi, setelah rentetan kemenangan yang kami raih,'' kata Guardiola seperti dikutip Manchester Evening News, tengah pekan ini. ''Namun, saya tidak kehilangan kepercayaan pada tim ini.''

Pembenahan memang langsung dilakukan Guardiola pasca timnya menelan kekalahan mengejutkan dari Newcastle United. Pertemuan tertutup langsung digelar Guardiola dengan para penggawa The Citizen pasca laga tersebut.

Seperti dilansir sejumlah media Inggris, dalam pertemuan yang berlangsung selama 30 menit lebih itu, eks pelatih Barcelona itu dikabarkan meluapkan kekecewaannya terkait kesalahan anak-anak asuhnya di laga tersebut. Dari segi teknis permainan, Guardiola sempat menyebut, faktor kunci kekalahan timnya dari The Magpies adalah kegagalan meredam permainan gelandang bertahan dan gelandang serang Newcastle United.

Tidak hanya itu, performa full back The Citizen, yang diharapkan bisa membantu penyerangan, juga tidak berjalan secara maksimal. Pun dengan kegagalan City mendapatkan ritme permainan yang tepat guna mengusai laga.

Guardiola Minta City Bangkit

Arsenal Tempel Chelsea

Kekalahan dari Newcastle United memang cukup mengejutkan buat juara bertahan Liga Primer Inggris tersebut. City sebelumnya sukses membukukan catatan apik dengan mengemas delapan kemenangan beruntun di semua ajang. Skuat Pep Guardiola juga berhasil mencetak total 33 gol serta hanya kebobolan tiga gol.

Namun, torehan impresif ini harus berakhir di markas Newcastle United kala City menyerah 1-2 di tangan tuan rumah pada tengah pekan ini. Akibat kekalahan tersebut, City tertinggal lima poin dari Liverpool yang masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 61 poin dari 24 partai.

Dalam laga menjamu Arsenal pada malam ini, Guardiola menyerukan timnya tidak boleh luput dari detail-detail kecil dalam permainan. Ia pun yakin anak-anak asuhnya bakal kembali ke performa terbaik mereka dan menjawab tantangan untuk bisa memangkas jarak poin dengan Liverpool.

''Mereka telah memberikan berbagai torehan bergengsi untuk klub ini. Mereka adalah pemain-pemain dengan kemampuan luar biasa,'' kata Guardiola.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SmUD11
February 03, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SmUD11
via IFTTT
Share: