Showing posts with label 2018 at 03:28PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:28PM. Show all posts

Friday, December 21, 2018

Pentingnya Ajarkan Pengelolaan Sampah Sejak Dini

Pencemaran sampah plastik di laut kian hari semakin memprihatinkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pencemaran sampah plastik di laut kian hari semakin memprihatinkan. Beberapa penelitian menyebutkan jika produksi sampah plastik tidak bisa ditekan, diperkirakan tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada ikan.

Semua pihak, seperti halnya pengajar tentu harus ikut berperan dalam menekan produksi sampah plastik. Salah satu pengajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cahaya Insani Jakarta, Evi Sulfiana mengaku pembelajaran tentang sampah, pengelolaan dan ancaman bahaya sampah telah diajarkan kepada anak didiknya.

Pembelajaran tentang sampah, kata Evi, berkaitan dengan karakter dan pembiasaan. Karena itu di usia dini, anak-anak harus mulai diajarkan, dibiasakan serta diberi contoh untuk membuang sampah pada tempatnya. Lebih bagus, kata dia, jika anak mulai diajarkan untuk memilah sampah.

“Di sekolah kami ada 3 tempat sampah berbeda. Yang satu untuk sampah organik, nonorganik dan sampah B3 itu sudah dipraktekkan sama anak-anak,” kata Evi kepada Republika, Jumat (21/12).

Menurut Evi, memang tidak mudah mengajarkan anak untuk membuang sampah dan memilahnya. Namun secara garis besar, kata dia, anak-anak sudah diberi pemahaman ke mana dia harus membuang sampah kertas, plastik atau sisa makanannya.

Sementara terkait pengelolaan sampah, lanjut Evi, di PAUD Cahaya Insani seringkali menggelar praktek membuat kerajinan tangan dari koran bekas, botol bekas, kaleng bekas, dan barang bekas lainnya. Yang notabene jika semua itu dibuang begitu saja, akan berdampak pada pencemaran lingkungan.

“Untuk pengurangan penggunaan plastik juga sudah mulai diajarkan ya. Kalau anak jajan, usahakan gak pakai kantong plastik. Sedikit-sedikit setidaknya agar anak paham,” kata dia.

Namun begitu, dia juga menekankan bahwa peran keluarga dan lingkungan juga sangat penting dalam mendidik anak agar anak terbiasa membuang sampah, mengurangi penggunaan plastik, dan lainnya. Karena saat ini saja, kesadaran dari para orang tua siswa masih kurang. Sehingga kerap pembelajaran di sekolah tidak manjur, karena tidak didukung oleh pembelajaran di keluarga.

“Jadi memang perlu kesadaran ya dari orang tua, lingkungan dan pemerintah juga harus bisa membuat regulasi yang efektif menekan produksi sampah juga bisa menyadarkan masyarakat,” harap Evi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EFtQGV
December 21, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EFtQGV
via IFTTT
Share:

Thursday, December 20, 2018

Gunung Merapi Guguran Lava Pijar pada Rabu Malam

BPPTKG belum mengetahui seberapa jauh jarak luncur guguran lava pijar tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan Gunung Merapi kembali meluncurkan guguran lava pijar ke arah bukaan kawah pada Rabu (19/12) malam pada Pukul 19.02 WIB. Dari foto yang diunggah di akun Twitter BPPTKG tersebut guguran lava itu tampak disertai dengan kepulan asap tebal.

"Tampak dari CCTV di puncak #merapi guguran lava pijar ke arah bukaan kawah, jarak luncur tidak teramati visual dari lereng berkabut. Tingkat Aktivitas Waspada (Level 2)," tulis akun twitter resmi BPPTKG dikutip di Yogyakarta.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida saat dikonfirmasi di Yogyakarta, Rabu malam, mengatakan hingga saat ini BPPTKG belum mengetahui seberapa jauh jarak luncur guguran lava pijar tersebut. "Karena kabut, tidak diketahui titik akhir luncuran," kata Hanik.

Sebelumnya, gunung teraktif di Indonesia itu juga mengeluarkan guguran luncuran lava pijar pada Rabu (19/12) pukul 12.30 WIB. Berdasarkan Laporan Aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 7-13 Desember yang dirilis BPPTKG, menyebutkan bahwa kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah.

Volume kubah lava per 13 Desember 2018 sebesar 350 ribu meter kubik dengan laju pertumbuhan rata-rata 2.200 meter kubik per hari. Selanjutnya, aktivitas kegempaan Gunung Merapi tercatat 28 kali untuk gempa hembusan (DG), empat kali gempa vulkanik dangkal (VTB), 9 kali gempa fase banyak (MP), 264 kali gempa guguran (RF), 35 kali gempa low frekuensi (LF) dan 12 kali gempa tektonik (TT). Intensitas kegempaan low frekuensi pada periode itu lebih tinggi dari pekan sebelumnya.

Berdasarkan data aktivitas vulkanik Merapi tersebut, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau waspada. Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan oleh BPPTKG, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EFZLXJ
December 20, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EFZLXJ
via IFTTT
Share:

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 6 Persen

Kenaikan suku bunga sebelumnya cukup menutupi potensi risiko volatilitas ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6,00 persen. Suku bunga Deposit Facility juga tetap sebesar 5,25 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75 persen.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan kenaikan pada 23 Oktober 2018 dari 5,75 persen telah cukup menutupi segala potensi risiko volatilitas perekonomian dalam beberapa bulan kedepan. "BI berkeyakinan bahwa tingkat suku bunga masih konsisten dengan upaya menurunkan defisit transaksi berjalan ke dalam batas yang aman," kata dia dalam konferensi pers di Kompleks BI, Jakarta Pusat, Kamis (20/12).

Selain itu, suku bunga tersebut dinilai masih mampu mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik. Perry mengatakan BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat ketahanan eksternal.

Termasuk untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan sehingga turun menuju kisaran 2,5 persen PDB pada 2019. BI juga memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia akan melandai serta ketidakpastian pasar keuangan tetap tinggi. Meski demikian, The Fed diprediksi hanya akan menaikan suku bunga dua kali di tahun depan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EAnNTh
December 20, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EAnNTh
via IFTTT
Share:

Saturday, December 15, 2018

Haedar Nashir: Berdakwah Perlu Cara Empati dan Simpatik

Tantangan dakwah Muhammadiyah semakin tinggi dan berat sehingga perlu strategi.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dalam Rapat Koordinasi dan Halaqah Nasional Da’i, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir menyampaikan acara ini penting dan strategis, meski pekerjaan Lembaga Dakwah Khusus (LDK) terbilang sunyi. Kenyataannya tidak banyak peminatnya dan tidak begitu populer.

“Lembaga ini punya pekerjaan yang sulit dan tidak mudah. Apa yang sudah dilakukan oleh LDK menunjukkan tanda-tanda kemajuan,” paparnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (15/12).

Dalam pidatonya, Haedar mengatakan, jika Muhammadiyah sudah mengazam sesuatu, daya dorongnya sangat tinggi. Tantangan dakwah Muhammadiyah semakin tinggi, semakin berat. Karena itu perlu strategi khusus. 

Haidar mengatakan, dalam realitas sosial, dapat disaksikan bersama telah terjadinya perubahan peta dakwah. Belakangan ini hadirnya komunitas-komunitas baru juga membutuhkan kehadiran dai-dai Muhammadiyah yang memiliki wawasan keislaman yang mumpuni. “Agar bisa melahirkan Islam sebagai petunjuk maka masih memerlukan kemampuan dan strategi baru,” tuturnya.

Dalam perkembangannya komunitas-komunitas baru memerlukan materi dan model dakwah khusus. Setelah reformasi kelompok puritan segera mendapatkan tempat di masyarakat. “Karena masyarakat membutuhkan suatu kepastian nilai. Di beberapa kota-kota besar misalnya, mereka menjadi majelis taklim dan kelompok tarekat baru,” katanya.

Dalam dinamika politik sekarang ini, ada kecenderungan politik yang mengeras, dan melahirkan kecenderungan politik identitas. Sehingga ormas-ormas besar yang ada menjadi tumpuan untuk membimbing moral ke arah kehidupan masyarakat.

Haedar juga mengatakan, jika ada persoalan moral keagamaan, maka yang menjadi rujukannya adalah ormas Islam besar seperti Muhammadiyah. Dalam usia Muhammadiyah yang ke-106 tahun, Haedar mengatakan, patut disyukuri bahwa telah dianugerahi kemampuan mengelola amal usaha. Karena itu wajib untuk merawatnya.

“Kita harus yakin dengan potensi yang telah dimiliki. Sudah sepantasnya untuk berjuang serta mengembangkannya. Kita memiliki modal berupa kepercayaan, rekam jejak dan jaringan yang luas untuk mengembangkan Muhammadiyah,” ucapnya.

Dia mengatakan, organisasi dakwah harus menawarkan tiket ke surga bagi umatnya dengan cara-cara yang empati dan simpatik.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UKVFSZ
December 15, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UKVFSZ
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Dana Haji Diorientasikan Jadi Instrumen Investasi Halal

IHRAM.CO.ID, SURABAYA -- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) per tahun depan mulai mengaktifkan penggunaan Virtual Account (VA) kepada calon jamaah haji di Indonesia. VA ini akan menjadi rekening bayangan yang melekat pada rekening induk yakni rekening setoran awal, akan memperlihat data nilai manfaat dari pengelolaan dana haji. 

Kepala BPKH Anggito Abimanyu mengatakan memang setoran awal itu down payment (DP) haji, karena calon jamaah akan menunggu waktu yang cukup panjang, maka mereka juga akan mendapatkan return atau imbal hasilnya. "Dengan adanya virtual account ini, kita ingin dana haji ini menjadi instrumen investasi halal," kata Anggito, dalam diskusi simulasi VA Dana Haji oleh BPKH, di acara ISEF 2018 ke 5 di Grand City, Surabaya, Jumat (14/12).

Calon jamaah haji akan mendapatkan nilai manfaat dalam setahun dari pengelolaan dana haji ini. Investasinya 50 persen di Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) yang jumlahnya 31 bank. Sebanyak 50 persen lain dalam bentuk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) maupun koorporasi.

"Kami juga mendapatkan SBSN dalam bentuk dolar AS, karena BPKH membutuhkan instrumen dolar AS," kata Anggito.

BPKH juga telah mempersiapkan dana haji untuk diinvestasikan tahun depan 2019, 50 persen investasi masih di BPS-BPIH, kemudian 30 persen di SBSN dan 20 persen untuk diinvestasikan langsung.

"Jadi tahun depan 2019 BPKH sudah mulai melakukan investasi langsung dari dana haji, di dalam negeri dan luar negeri," ujarnya.

Untuk di dalam negeri akan difokuskan untuk investasi penyelenggaraan haji, dalam rangka mengurangi biaya operasional haji. Seperti investasi di penerbangan dan akomodasi jamaah. Dengan demikian, Anggito membantah soal isu dana haji digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan penggunaan dana lain di luar kebutuhan haji.

"Nanti kami akan bekerja sama dengan beberapa BUMN, di antara Garuda Indonesia untuk penerbangan, dan beberapa BUMN yang ternyata mengirim banyak jamaah umrah setiap tahun, diantaranya Telkom, BRI, Pertamina dan Bank Indonesia, untuk kerjasama penggunaan akomodasi jamaah umrah di tanah suci," terangnya. 

Anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), A Iskandar Zulkarnain menambahkan dengan adanya virtual account calon jamaah haji sekarang akan sangat memudahkan transparansi pengelolaan dana haji persetiap jamaah. Dari virtual account itulah terlihat laporan nilai manfaat investasi haji dari DP haji dana jamaah selama waktu menunggu pemberangkatan.

Untuk jamaah haji yang mendaftar di 2018 dan 2019 otomatis sudah mendapatkan virtual account. Sedangkan jamaah haji yang telah mendaftarkan sebelum 2018 dan belum berangkat, akan diverifikasi untuk mendapatkan virtual account-nya. 

"Saat ini ada 3,9 juta jamaah haji yang sudah dalam daftar tunggu," kata Iskandar.

Ke depan, ditargetkan sekitar 13 juta potensi calon janaah haji akan mendaftar dan akan mendapatkan virtual account dari DP dana haji yang disetorkan. BPKH menargetkan dalam waktu tidak terlalu lama akan digalakkan gerakan menabung haji sejak dini. Sehingga nanti semakin dini usia calon jamaah, maka semakin besar nilai manfaat di VA, dari dana haji yang diinvestasikan.

Berita Terkait

Diskusi pengelolaan dan sosialisasi virtual account BPKH bagian dari serangkaian penyelenggaraan Indonesia Shari'a Economic Festival (ISEF) 2018, yang diselenggarakan oleh bank Indonesia. ISEF ke 5 kali ini masih digelar di Surabaya, mulai Selasa (11-14/12). Beberapa kegiatan penguatan ekonomi syariah diadakan dan dihadiri berbagai stakeholders ekonomi syariah, termasuk didalamnya business matching antara pelaku usaha syariah dengan lembaga keuangan dan pesantren di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga, Pendaftar Haji Baru akan Punya Rekening Maya

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S1Myvw
December 14, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S1Myvw
via IFTTT
Share:

Marotta Pastikan Spalletti Aman dari Rumor Pemecatan

Manajemen belum memiliki alasan kuat untuk membuat sang juru taktik dipecat.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Manajemen Inter Milan menjamin posisi Luciano Spalletti dipastikan aman. Belakangan berhembus rumor allenatore 49 tahun itu bakal didepak dari jabatan pelatih Inter.

Isu muncul lantaran hasil buruk Nerazzurri pada ajang Eropa. Pasukan Biru Hitam gagal lolos ke babak knock out Liga Champions.

Chief Executive Officer (CEO) anyar La Benemata, Giuseppe Marotta, menilai Spalletti arsitek luar biasa. Sehingga, manajemen belum memiliki alasan kuat untuk membuat sang juru taktik dipecat.

''Dia harus bekerja dengan tenang karena klub siap membantu,'' kata tokoh 61 tahun, dikutip dari Football Italia, Jumat (14/12).

Marotta memahami tidak mudah mencapai target kembali berjaya di level tertinggi. Apalagi, target tinggi pada ajang Liga Champions.

Sebelumnya, Inter Milan absen di kompetisi terelite Benua Biru selama enam musim beruntun. Sehingga, hasil usaha Spalletti masih bisa dimaklumi.

''Tidak mudah mendapatkan hasil yang ingin dicapai Inter, tapi kewajiban kami menetapkan target-target penting,'' ujar Marotta.

Pada ajang Serie A Italia, Nerazzurri berada di urutan ketiga klasemen sementara. Dengan mengantongi 29 poin, Mauro Icardi dan rekan-rekan tertinggal 14 angka di belakang Juventus di singgasana.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QxQsPS
December 14, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QxQsPS
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Refleksi di Tengah Peringatan Hari Perkebunan

Produktivitas perkebunan masih bisa dioptimalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Meski sektor perkebunan menyumbangkan pendapatan negara yang besar, tetapi produktivitasnya dinilai masih belum maksimal. Para pemangku kepentingan perkebunan diharapkan terus menggenjot produktivitasnya.

Menurut Direktur Jenderal Perkebunan, Bambang, perkebunan, dalam perjalanannya selalu memberikan peran dan kontribusi yang signifikan bagi bangsa dan masyarakat Indonesia. Baik sebagai komoditi yang memiliki nilai ekonomis dalam menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri dan bio energi, maupun sebagai komoditas yang mampu memelihara dan memperbaiki fungsi lingkungan dan fungsi sosial.

Yaitu, sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Selain itu komoditas perkebunan berperan dalam penyedia lapangan pekerjaan dengan keterlibatan 22,69 juta jiwa tenaga kerja dan pekebun. 

Jika dilihat dari sumbangan terhadap PDB pertanian, komoditas perkebunan berkontribusi sebesar 34 persen atau senilai Rp 471,31 triliun dan angka ini lebih besar dari kontribusi minyak dan gas terhadap PDB Nasional yang hanya sebesar Rp 390,48 triliun rupiah pada 2017.

"Bahkan sampai dengan triwulan II  2018, kontribusi perkebunan kepada PDB mencapai Rp 384,22 triliun, jauh lebih besar dari PDB minyak dan gas bumi yang hanya mencapai Rp 264,46 triliun,” kata  Bambang  pada peringatan Hari Perkebunan ke-61 di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/12).

Karena itu, Bambang mengucapkan terima kasih kepada para pemangku kepentingan sektor perkebunan yang sudah mengawal perkebunan dengan sangat baik. Terutama, di tengah sulitnya perekonomian dunia.

Namun, Bambang mengingatkan, di tengah hari suka cita para pemangku sektor perkebunan, baik dari petani, pengusaha, hingga pemerintah di Hari Perkebunan, tetap harus ada evaluasi dan introspeksi. Karena, produktivitas di sektor perkebunan masih belum sempurna. 

“Perkebunan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Tetapi, kita belum mampu mengantarkan yang optimal dari sisi produktivitas. Produktivitas masih rendah dan ini menjadi tantangan bagi kita semua,” kata Bambang.

Contohnya, lanjut Bambang, untuk komoditas kakao. Rata-rata pencapaiannya hanya 500-600 kilogram per hektarenya. Namun, jika kita bisa mengawal dengan teknologi dan ilmu, maka bukan tidak mungkin hasil 3-4 ton per hektarenya bisa dicapai.

Begitu pula dengan komoditas kelapa sawit. Produktivitasnya untuk saat ini baru 2 ton per hektarenya. Padahal, jika dilihat dari potensi benihnya sudah mencapai 10-12 ton per hektarenya. “Setidaknya kalau kita optimalkan lagi, produksinya bisa ditambah tanpa harus menambah area,” kata Bambang.

Sementara,  Ketua Panita Hari Perkebunan ke-61 Dedi Djunaedi mengatakan,  Hari Perkebunan ke-61 akan diisi dengan kegiatan pameran yang dilaksanakan selama tiga hari di Gedung Sate, Bandung. Acara ini merupakan hasil kerjasama Direktorat Jenderal Perkebunan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Acara akan menghadirkan produk - produk unggulan perkebunan daerah, alat dan mesin pertanian, hasil riset dan teknologi. Terdapat 103 booth dengan jumlah 95 peserta yang terdiri dari 33 SKPD provinsi yang membidangi perkebunan, Kementerian Pertanian, asosiasi, dewan komoditas, perusahaan swasta, yayasan dan pemangku kepentingan terkait perkebunan lainnya.

“Rangkaian peringatan Hari Perkebunan ke-61 juga diisi dengan kegiatan workshop Dewan Komoditi Perkebunan yang membahas isu strategis terkini pembangunan perkebunan,” kata Dedi.

Kegiatan workshop diisi oleh Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia, Dewan Kelapa Indonesia, Dewan Kakao Indonesia, Dewan Teh Indonesia, Dewan Rempah Indonesia, Dewan Karet, Dewan Kopi Indonesia dan Dewan Atsiri Indonesia. Adapun narasumbernya yaitu berasal dari kementerian dan lembaga terkait, Dewan Komoditas Perkebunan Indonesia, praktisi perkebunan dan pemangku kepentingan terkait.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SxWDA7
December 08, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SxWDA7
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Zumi Zola ready to undergo six years imprisonment

Zumi Zola says he will not file legal appeal effort.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jakarta Corruption Court has sentenced non-active Jambi Governor Zumi Zola six years imprisonment on Thursday (Dec 6). According to Zumi, he has accepted the verdict and stated that he is ready to undergo the legal process against him.

Zumi also said he expected Corruption Eradication Commission (KPK) prosecutor accepted the verdict and would not file legal appeal effort. He hoped soon the verdict is inkracht (conclusive legal evidence).

“I accept the judge’s decision and all the legal proceedings. I hope the prosecutor too and soon (the verdict) is inkracht,” Zumi said on Thursday (Dec 6).

Also read: Zola charged with receiving graft money, bribing lawmaker

Meanwhile, KPK prosecutor Iskandar Marwanto said will consider first the verdict. He also stressed that will ask for a response from KPK leaders.

"We have a hierarchy related to the process, we report to  the leaders, and how we will wait first,” Iskandar said.

Zumi was sentenced six years imprisonment and a fine Rp 500 million, subsider three months confinement. The sentence was lighter than eight years imprisonment and Rp 1 billion fine, as demanded by KPK prosecutor.

Panel of judges found Zumi was guilty of accepting gratuity and channeling bribes to provincial legislative council members in transactions related to the deliberation of provincial budgets. Zumi was also imposed an additional criminal sanction, which is revocation of political rights for five years.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2L2BQlN
December 07, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2L2BQlN
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

ACT dan MRI Buka Posko Kesehatan di Tebing Tinggi

Relawan berbaur dengan warga dan berdiskusi selagi belajar menyikapi lingkungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anomali cuaca dan musim hujan yang mulai mendera beberapa wilayah di Indonesia, menambah risiko bencana alam dan penyakit bagi masyarakat. Menanggapi hal itu, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) membuka posko kesehatan di Tebing Tinggi, Sumatra Utara.

Posko kesehatan ini memberikan pelayanan medis secara gratis kepada masyarakat sekitar Kelurahan Tualang dan Keluarahan Lubuk Raya. Koordinator MRI Kota Tebing Tinggi, Kurnia Rahman, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian ACT dan MRI terhadap kesehatan masyarakat.

"Semua sedang memasuki musim hujan, penyakit jadi lebih rentan di lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya. Sebagai bentuk kepedulian kami, MRI Tebing Tinggi turun langsung ke masyarakat, bersama menciptakan lingkungan yang sehat, dan jauh dari penyakit," ujar Kurnia dalam keterangan tertulis yang didapat Republika.co.id, Kamis (6/12).

Dia menyatakan seluruh persiapan kegiatan ini dilakukan dengan maksimal. Selain memberikan pelayanan kesehatan, relawan juga berbaur dengan warga dan berdiskusi selagi belajar bersama menyikapi lingkungan. Ini dilakukan agar menumbuhkan semangat sosial di dalam bermasyarakat.

"Harapannya kegiatan ini maksimal memberikan pelayanan kesehatan gratis, khususnya untuk keluarga kurang mampu. Selain itu, juga membantu menumbuhkan kebersamaan warga, bersama-sama menyikapi dan menjaga kondisi lingkungannya masing-masing," ucapnya.

Salah satu warga Kelurahan Lubuk Raya, Aji Azni Fahwan, menyatakan kegiatan ini berguna bagi masyarakat. Ia pun mengucapkan terima kasih dan berharap kegiatan ini dilaksanakan secara rutin kepada masyarakat yang kurang mampu.

"Saya selaku warga di sini, sangat berterima kasih kepada kawan-kawan relawan dari MRI dan ACT ini. Layanan kesehatan gratis ini kami merasakan betul manfaatnya. Banyak yang mengeluh sakit, tapi tidak tahu kapan bisa berobat," ucapnya.

Selama sehari penuh, tim menggelar layanan kesehatan gratis. Sebanyak 70 orang penerima manfaat tercatat untuk diperiksakan kesehatannya. Mayoritas latar belakang pekerjaannya sebagai buruh cuci, tukang becak, guru ngaji, tukang botot (pengumpul barang bekas), tukang bangunan, juga Ibu rumah tangga.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zJxoUC
December 06, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zJxoUC
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

DPD Nilai Hubungan Indonesia-Malaysia Masuki Era Baru

Ada banyak kesempatan untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Ketua DPD RI Oesman Sapta menilai istilah Era Solidaritas Baru dalam hubungan Indonesia-Malaysia yang disampaikan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, merupakan kesempatan dalam memperkuat kerja sama kedua negara.

"Kami senator Indonesia menilai Era Solidaritas Baru merupakan kesempatan parlemen agar kerjasama pemerintahan bisa meningkat dalam segala bidang," kata Oesman di hadapan anggota Parlemen Malaysia, di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu.

Dia menilai Era Solidaritas Baru itu sebagai kesempatan bagi kedua negara untuk mengedepankan kepentingan bersama di masa depan. Diakuinya, kerikil-kerikil kecil dalam bilateral masih perlu dicarikan solusi terbaiknya secara arif dan bijaksana.

Menurut dia, ada banyak kesempatan untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang. Misalnya, bidang ekonomi dan sumber daya manusia yang tujuannya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di perairan serta perbatasan.

"Skema seperti yang saya maksudkan itu sangat bisa kita jalankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, baik di daratan maupun di wilayah perairan, termasuk wilayah perbatasan kedua negara," ujarnya.

Dia mengatakan yang dibutuhkan sekarang adalah kebijakan politik dari pemerintah kedua negara. Sebab para pelaku dunia usaha akan masuk ke dalam skema kerjasama baru itu manakala sudah ada payung kebijakan untuk mengamankan investasi mereka.

Dia mengatakan kehadiran dari sekitar 2 juta tenaga kerja serta 13 ribu pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah Indonesia di Malaysia adalah kehadiran sesama saudara serumpun. Karena itu dia memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah dan Parlimen Malaysia yang telah memfasilitasi warga kami dan membantu mengatasi berbagai masalah yang mereka hadapi.

"Di Indonesia pun ada sekitar 6.000 mahasiswa Malaysia yang sedang belajar dan bergaul akrab dengan saudara-saudaranya di sana. Mereka ini termasuk ahli waris dari hubungan baik selama ini untuk dilanjutkan di masa depan," katanya.

Wakil Ketua Dewan Negara Malaysia, Dato' Seri Haji Abdul Halim bin Haji Abdul Somad mengatakan kunjungan senator Indonesia dapat memberikan manfaat khususnya memperkokoh hubungan kedua negara. Menurut dia, hubungan Indonesia-Malaysia dalam perjalanan sejarah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mempererat kerja sama.

"Indonesia-Malaysia memiliki mekanisme dalam memperkuat hubungan bilateral, seperti pertemuan rutin tahunan antara Presiden Indonesia dan Perdana Menteri Malaysia serta pertemuan tahunan menteri luar negeri kedua negara," katanya.

Dia mengatakan Malaysia berharap persahabatan kedua negara bisa terus berjalan karena serumpun dan dapat ditingkatkan karena banyak manfaat yang diperoleh ketika kerja sama baru disepakati dalam bidang ekonomi dan budaya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rkqu3d
December 05, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rkqu3d
via IFTTT
Share:

Mendikbud: PPPK untuk Isi Kekurangan Guru Produktif

Saat ini, ada kekurangan sekitar 72.000 guru produktif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengharapkan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dapat mengatasi kekurangan guru produktif di sekolah menengah kejuruan (SMK). Saat ini, ada kekurangan sekitar 72.000 guru produktif.

"Dengan adanya skema PPPK ini dapat menjadi pintu pembuka dalam merekrut guru yang berkeahlian yang bersumber dari dunia industri," ujar Muhadjir dalam acara rembuk pendidikan kejuruan di Jakarta, Rabu (5/12).

Muhadjir mengatakan dengan skema tersebut, Kemendikbud berharap bisa merekrut guru yang berasal dari para pensiunan yang berasal dari dunia industri. Dia memberi contoh para pensiunan dunia industri yang tidak lagi membutuhkan uang bisa direkrut menjadi guru SMK.

"Dengan demikian kebutuhan guru produktif, bisa dipenuhi dari dunia industri dengan mempercepat revitalisasi," ujar dia.

Mendikbud menyebutkan saat ini hanya sekitar 37 persen guru produktif, sisanya adalah guru adaptif dan akademik. Karena itu, sejak beberapa tahun lalu Kemendikbud menyelenggarakan guru program keahlian ganda, yang bertujuan meningkatkan guru produktif.

Selama ini, kata dia, terjadi kesalahan dalam mengelola SMK. Pembangunan SMK berdasarkan ketersediaan, bukan berdasarkan permintaan dari kebutuhan dari dunia industri.  Akibatnya banyak lulusan SMK yang tidak terserap dunia kerja.

Mulai 2017, Kemendikbud melakukan revitalisasi sekolah kejuruan, yang mana disesuaikan dengan kebutuhan industri. Begitu juga dengan kurikulum yang disesuaikan dengan dunia industri. Dengan demikian, Muhadjir berharap ke depan semakin sedikit lulusan SMK yang tidak terserap dunia industri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G1Xtnf
December 05, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G1Xtnf
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Buah Merah Papua Berkhasiat Rawat Rambut

Minyak buah merah mengandung anti radikal bebas yang tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Buah merah asal Papua ternyata memiliki khasiat untuk rambut. Buah merah rencananya akan diproduksi komersial untuk perawatan rambut dan tubuh melalui produk Eternaleaf yang dipasarkan perusahaan penjualan langsung QNET.

"Produk yang terbuat dari minyak buah merah asli dari Papua sudah dilakukan uji pasar selama tiga bulan ternyata mendapatkan sambutan positif," kata CEO, QNET, Trevor Kuna di Jakarta, Rabu (28/11).

Trevor optimistis dengan  menggunakan sistem penjualan langsung dan jaringan elektronik dagang (e-commerce) produk lokal asli Indonesia ini dapat dipasarkan secara global. "Kami juga pastikan penjualan produk ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Papua mengingat tanaman ini hanya dapat tumbuh dan berbuah baik di tanah Papua," ujar dia.

Menurut Trevor, minyak buah merah Papua memiliki kandungan anti radikal bebas tinggi. Minyak buah merah bermanfaat menjaga kulit agar lebih sehat, lembut, dan bercahaya.

Christine Hakim, salah satu duta Eternaleaf, mengatakan bahwa Eternaleaf terdiri dari sabun mandi, pelembab kulit, sampo, dan kondisioner merupakan produk pertama di Indonesia yang mengangkat warisan budaya dan kekayaan alam Papua.

"Harapannya, manfaat produk ini dapat dirasakan oleh konsumen baik dari dalam maupun luar negeri," kata Christine Hakim.

Sebelumnya hal serupa juga dilakukan Institut Pertanian Bogor (IPB) berkerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua  mengembangkan budidaya buah merah sebagai komoditas lokal yang layak dijadikan andalan usaha tani setempat.

Kerjasama antara IPB dengan Pemkab Mamberamo Raya, ditunjukkan dengan pelatihan yang digagas bersama oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Mamberamo Raya dengan Center for Research on Engineering Application in Tropical Agriculuture (CREATA) Pusat Pengembangan Ilmu Teknik untuk Pertanian Tropika IPB.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RkADbF
November 28, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RkADbF
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Ketua KPK Desak Pemerintah Revisi UU Tipikor

UU Tipikor dinilai sudah tidak relevan dengan upaya pemberantasan korupsi saat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mendesak agar pemerintah dalam hal ini Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laolly segera melakukan revisi terhadap Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Nomor 31 Tahun 1999. Agus menyebut, UU Tipikor belum sepenuhnya menjalankan ratifikasi United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) ke dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2006 tentang Pengesahan UNCAC pada 2003.

Menurut Agus, pemerintah baru menjalankan delapan rekomendasi hasil ulasan implementasi UNCAC. Sementara itu, 24 rekomendasi dari ulasan implementasi UNCAC belum dilaksanakan pemerintah sepenuhnya.

"Ada hal yang sangat penting, mendesak, dan genting, yang harus segera diwujudkan yaitu perubahan UU tipikor, itu menurut saya mendesak, jadi perubahan UU 31 Tahun 1999 penting dilakukan‎," kata Agus di Gedung KPK Jakarta, Selasa (27/11).

Agus menuturkan, tim dari KPK sesungguhnya mampu melakukan tangkap tangan setiap hari bilamana sumber daya manusianya tercukupi. Oleh karena itulah, ia meminta agar pemerintah segera merevisi UU Tipikor.

"Karena kalau kita lihat, mendesaknya dan gentingnya di mana saya perlu laporkan ke bapak ibu dan Menteri Hukum dan HAM, kalau KPK tenaganya cukup hari ini, kita OTT tiap hari bisa," tutur Agus.

Karena, lanjut Agus, hampir seluruh kepala daerah dan pejabat negara masih melakukan tindak pidana korupsi. Hal itu dibuktikan KPK dengan gencarnya melakukan OTT dalam beberapa tahun belakangan ini.

"Jadi kegentingannya kalau kita punya orang hari ini, yang namanya penyelenggara negara bisa habis hari ini, karena ditangkapi, kita harus segera berubah," terangnya.

Agus menambahkan, peran masyarakat juga perlu masuk dan wajib dilibatkan secara aktif dalam pencegahan dan penindakannkorupsi dalam UU Tipikor. "Itu esensinya penting karena selama ini penegak hukum yang bergerak, masayakat belum bergerak," ucap dia.

Lebih lanjut, Agus membandingkan penegakan hukum kasus korupsi yang dijalankan Singapura, salah satu negara yang telah mengimplementasikan UNCAC. Menurutnya, Singapura telah menyentuh tindak pidana korupsi hingga ke sektor swasta.

Bahkan, sesikitnya, ada 26 aktivitas  yang dianggap bukan tindak pidana korupsi di Indonesia. Namun, di Singapura hal tersebut merupakan perbuatan korupsi.

"Contoh penyedia ikan tongkol yang menyuap pihak restoran bisa ditindak oleh lembaga antikorupsi Singapura. Banyak sekali contoh yang kadang kita tidak berpikir itu korupsi, kemudian misalnya lagi dealer mobil mendekati produsen kendaraan bermotornya, kita banyak sekali aktivitas seperti itu kan," ujarnya.

Ia pun menegaskan, agar  korupsi di sektor swasta perlu masuk dalam UU Tipikor Indonesia. Selain itu, kata dia perdagangan pengaruh serta memperkaya diri sendiri secara tidak sah juga perlu masuk dalam UU Tipikor yang telah direvisi nantinya.

"Menkumham mohon dukungannya di waktu sependek ini kita punya UU tipikor yang baru," pinta Agus.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menyanggupi permintaan Ketua KPK Agus Rahardjo terkait revisi terhadap UU 31/1999. Menurut Yasonna, revisi UU Tipikor sangat penting untuk dikaji lebih jauh dan bisa didorong lebih cepat saat pemerintah baru pada 2019.

"Kami memahami betul, bahwa urgency-nya kan ini. Nanti dengan pemerintahan baru tahun depan, saya kira ini bisa kami dorong lebih cepat (revisi UU Tipikor). Saya kira begitu," kata Yasonna, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (27/11).

Meskipun, sambung Yasonna, dirinya tak bisa berjanji manis akan memenuhi permintaan KPK dalam waktu yang cepat, lantaran saat ini tengah masuk proses Pemilihan umum (Pemilu) 2019. Dia menyebut akan sulit menyelesaikan beberapa hal di tahun politik.

"Pada proses sekarang, proses politik kita yang menjelang Pemilu, yang agak sulit kita menyelesaikan beberapa soal," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FKFilO
November 27, 2018 at 03:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FKFilO
via IFTTT
Share: