Showing posts with label 2019 at 03:59PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:59PM. Show all posts

Friday, May 24, 2019

Tarif Tol Diskon 15 Persen Saat Mudik

Diskon ditargetkan kurangi beban puncak arus mudik dan balik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seluruh tarif di ruas jalan tol disepakati oleh Asosiasi Jalan Tol Indonesia didiskon 15 persen. Diskon diberlakukan dalam dua periode, yaitu masing-masing tiga hari pada saat arus mudik dan tiga hari saat arus balik.

"ATI (Asosiasi Jalan Tol Indonesia) memberikan diskon 15 persen untuk mengurangi beban puncak di arus mudik dan arus balik," kata Ketua Umum ATI Desi Arryani kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/5).

Diskon 15 persen tersebut diberlakukan pada periode arus mudik pada 27-29 Mei 2019. Sedangkan diskon yang sama pada periode arus balik akan diberikan pada 10-12 Juni 2019.

Untuk itu, ujar dia, diharapkan masyarakat juga dapat merespons kebijakan diskon 15 persen di seluruh ruas tol itu dan memanfaatkannya untuk mengurangi beban puncak arus mudik dan arus balik. Desi yang juga Direktur Umum PT Jasa Marga itu juga mengemukakan, dengan kebijakan diskon tersebut maka diharapkan akan terpecah arus kendaraan agar jalan tol tidak terlalu padat.

Dengan demikian, lanjutnya, maka kebijakan pemberian diskon 15 persen itu juga dinilai akan memberikan keamanan dan kenyamanan lebih kepada pengguna jalan tol. "Kami ingin dapat mempermudah perjalanan masyarakat bersilaturahmi kepada anggota keluarganya," ujar Ketua Umum ATI.

Ia juga mengimbau agar para pemudik dapat benar-benar mengecek kelengkapan seperti kecukupan saldo uang elektronik. Serta agar selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas dan arahan yang diberikan oleh petugas.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan kesiapan jalur mudik pada tahun ini secara umum lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan kemantapan jalan nasional di atas 90 persen. Menteri menyatakan, di samping jalan tol, kemantapan jalan nasional di Pulau Jawa dan Sumatera secara keseluruhan juga sudah di atas 90 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WnAcTN
May 24, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WnAcTN
via IFTTT
Share:

Wali Kota Kian Optimistis Semarang Jadi Kota Pendidikan

Wali Kota optimistis Semarang jadi kota pendidikan dengan penambahan infrastruktur

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi optimis Kota Semarang bakal menjadi salah satu kota pendidikan. Ia pun yakin Semarang tetap menjadi tujuan para pelajar dari berbagai daerah di tanah air untuk belajar dan melanjutkan pendidikannya.

Optimisme ini diungkapkan oleh Wali Kota Semarang, seiring dengan semakin bertambahnya infrastruktur pendidikan tinggi yang kini telah hadir dan berkembang di ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini. “Jika dilihat dari semakin banyaknya fasilitas belajar, seperti kampus di Kota Semarang, saya yakin Kota Semarang akan menjadi kota pendidikan,” ungkapnya, pada acara Groundbreaking Rumah Sakit Fakultas Kedokteran dan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (23/5).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Jumat (24/5), wali kota menjelaskan, satu per satu kampus besar terus melengkapi fasilitas pendidikannya di Kota Semarang, seperti Unimus yang kini menambah rumah sakit Fakultas Kedokteran.

Tak hanya itu, jumlah mahasiswa yang belajar di kampus-kampus besar di Kota Semarang juga semakin bertambah dari tahun ke tahun. Seperti Undip, Unnes, Unimus, Unissula, Udinus dan UPGRIS.

Semua ini merupakan perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa yang banyak di Kota Semarang. Oleh karena itu, ia juga megajak semua pengelola pendidikan tinggi di Kota Semarang untuk bersama- sama mewujudkan Semarang sebagai Kota Pendidikan.

Satu hal yang tak kalah penting, tugas dan kewajiban dari semua perguruan tinggi di Kota Semarang adalah mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal bagi kemajuan Bangsa Indonesia.

Sebab apapun hasil pembangunan infrastruktur, tidak akan dapat bermanfaat secara maksimal tanpa diimbangi pembangunan SDM-nya. “Sehingga, pembangunan SDM ke depan memiliki peran yang sangat penting,” tandas Hendrar Prihadi.

Sementara itu, selain Rumah Sakit Fakultas Kedokteran dan Gedung Fakultas Kedokteran, pada kesempatan tersebut sekaligus dilaksanakan groundbreaking untuk Gedung Pertemuan dan Masjid Kampus Unimus, di lingkungan kampus Kedungmundu, Kota Semarang.

Sementara itu Dekan Fakultas Kedokteran Unimus, Prof Dr dr Rifki Muslim SpB SpU(K) mengatakan, penambahan fasilitas berupa rumah sakit pendidikan serta gedung Fakultas Kedokteran Unimus menjadi kebutuhan, guna mendukung proses belajar mahasiswa.

Sekaligus juga tuntutan perkembangan pendidikan kedokteran yang cukup pesat. “Hal ini juga menjadi salah satu implementasi dari misi mewujudkan Unimus menjadi a university for the excellence,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M6cZS1
May 24, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2M6cZS1
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

Umrah dengan Cara Berutang

Ibadah umrah saat Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu ibadah saat Ramadhan kerap dipilih umat Islam adalah melakukan Umrah. Akan tetapi, beberapa di antaranya dilakukan dengan tidak membayar secarai tunai.

Lalu, bagaimana pandangan fikih umrah dengan tidak membayar tunai tersebut?

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Republika TV     Video Editor | Fian Firatmaja

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30xzx1a
May 20, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30xzx1a
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Prabowo akan Hadiri Peringatan May Day, JK: Silakan

JK tidak mempersoalkan siapapun tokoh yang hadir dalam peringatan May Day.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mempersilakan buruh/pekerja yang akan memperingati May Day atau Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei, Rabu (1/5) esok. JK juga tak mempersoalkan jika para buruh ingin memperingati May Day dengan turun ke jalan, sepanjang tidak mengganggu kepentingan umum.

"Mau di jalan silakan, tapi jalannya jangan menghambat lalu lintas," ujar JK saat diwawancarai wartawan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (30/4).

Ia juga tidak mempersoalkan siapapun tokoh yang hadir dalam peringatan May Day esok. Hal itu termasuk rencana calon presiden Prabowo Subianto yang akan memberikan pidato di depan kelompok buruh/pekerja.

"Siapa saja boleh hadir. Kamu juga boleh hadir. Kalau soal hadir saja silakan," ujarnya.

Namun, JK mengimbau yang terpenting para buruh tertib dalam melakukan segala aktivitas May Day.

"Oh pastilah. Itu tanpa itu juga, harus tertib," ujar JK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PDJBRk
April 30, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PDJBRk
via IFTTT
Share:

Monday, April 15, 2019

Masjid Palestina di Wilayah Israel Diubah Jadi Klub Malam

Masjid Palestina, Al-Ahmar yang berusia berabad-abad berada di distrik utara Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, SAFED -- Sebuah masjid Palestina berusia berabad-abad di Safed, kota di distrik utara Israel, telah diubah menjadi sebuah bar. Masjid Al-Ahmar dibangun pada 1276. Awalnya, masjid itu bernama al-Ahmar dan kemudian diubah menjadi Khan al-Ahmar. 

Sejak 1948, masjid itu telah beberapa kali beralih fungsi. Masjid warga Palestina tersebut sempat digunakan sebagai sekolah Yahudi. Selanjutnya, masjid itu beralih fungsi menjadi pusat kampanye pemilihan umum. Bangunan masjid kemudian digunakan sebagai toko pakaian. 

Kini, menurut kantor berita al-Quds al-Arabi, bangunan masjid tersebut akan beralih fungsi menjadi sebuah bar dan aula acara. Menurut kantor berita tersebut, masjid itu diubah menjadi sebuah bar dan ruang pernikahan oleh perusahaan yang berafiliasi dengan kotamadya Safed di Israel. 

Sekretaris Sumbangan Islam Tiberias dan Safed (Safed and Tiberias Islamic Endowment), Khair Tabari, mengatakan pihaknya telah berupaya menyelamatkan masjid tersebut selama bertahun-tahun. Ia meminta agar Masjid Al-Ahmar dikembalikan kepada lembaga amal itu. Saat ini mereka tengah menantikan keputusan dari pengadilan Nazareth.

"Saya merasa pusing ketika saya melihat vandalisme di dalam masjid, seperti yang dapat dilihat, di mana sisa-sisa ayat-ayat Alqur'an dihapus dari mimbar dan digantikan oleh Sepuluh Perintah dalam bahasa Ibrani," kata Tabari kepada al-Quds al-Arabi, dilansir dari The New Arab, Senin (15/4).

Sejarawan bernama Dr Mustafa Abbasi mengatakan, bahwa masjid tersebut memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang luar biasa. 

"Masjid Al-Ahmar mendapatkan namanya dari batu merahnya. Hari ini, masjid ini digunakan dalam berbagai cara tetapi bukan sebagai ruang shalat bagi umat Islam," kata Abbasi, yang merupakan penduduk asli Safed.

Tidak hanya Masjid al-Ahram, adapula masjid bersejarah lainnya di kota Safed yang memiliki kisah serupa. Masjid Yunani telah diubah menjadi galeri seni. Masjid yang dibangun pada 1319 itu telah dilarang untuk digunakan sebagai tempat ibadah.

Ribuan warga Palestina, termasuk keluarga dari Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, pindah dari rumah mereka saat mereka melarikan diri dari Safed pada 1948. Hingga akhirnya, pasukan paramiliter Yahudi mengambil kendali kota tersebut. Sehingga, saat ini tidak ada populasi Arab yang signinfikan di Safed. Abbas sebelumnya pernah mengatakan tentang Safed kepada media Israel. 

"Saya mengunjungi Safed sebelumnya, sekali. Saya ingin melihat Safed. Itu hak saya untuk melihatnya, tetapi tidak untuk tinggal di sana," kata Abbas. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KEI3aZ
April 15, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KEI3aZ
via IFTTT
Share:

Livi Zheng Gunakan Hak Pilih di Los Angeles

Livi Zheng sudah mencoblos pada Sabtu lalu di KJRI Los Angeles, AS.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Livi Zheng, sutradara Indonesia yang berkarier di Amerika Serikat, telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019. Dia mencoblos di Konsulat Jenderal Republik Indonesia-Los Angeles (KJRI-LA) pada Sabtu (13/4).

Perempuan kelahiran Malang, Jawa Timur, itu mencoblos dua surat suara yang disiapkan penyelenggara pemilu di KJRI-LA. Selain memilih presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024, Livi memilih calon anggota legislatif untuk DPR di Jakarta.

"Pengalaman nyoblos di Los Angeles kali ini sangat menarik karena di KJRI-LA diadakan hiburan seperti live music dan kita juga bisa membeli makanan khas Indonesia," kata Livi lewat pernyataan resminya.

Kegembiraan lain yang dirasakan Livi adalah bisa berjumpa dengan teman-teman dan warga Indonesia lain di Los Angeles. Apalagi, beberapa bulan terakhir Livi sibuk berkeliling Asia untuk mempromosikan film Bali: Beats of Paradise.

Bali: Beats of Paradise telah tayang di sejumlah negara. Khusus di Korea Selatan, film itu ditampilkan di layar terbesar versi Guinness World Records 2014. Negara lain di Asia yang disambangi termasuk Cina dan Singapura.

Film besutan Livi mengangkat kisah inspiratif seniman Bali, Nyoman Wenten. Komposer dan pemain gamelan itu meninggalkan kampung halaman dan mengejar mimpinya. Berkat Nyoman Wenten, gamelan kini diajarkan di kampus-kampus utama di Amerika.

Livi yang sejak Januari 2019 dikontrak Walt Disney Pictures menjadi konsultan di Asia Tenggara menginformasikan perkembangan terkini dari Bali: Beats of Paradise. Dia mengatakan, film segera tayang di bioskop Indonesia mulai Juli 2019.

"Film yang pengambilan gambarnya dilakukan di Indonesia dan Amerika ini rencananya juga tayang di layar televisi penumpang dalam jaringan penerbangan Singapore Airlines di seluruh dunia," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V4aG58
April 15, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V4aG58
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Hafiz/Gloria Amankan Tiket Semifinal Singapore Open

Hasil ini membalas pertemuan pertama Hafiz/Gloria dengan Chan Goh pada 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil mengamankan tiket ke semifinal Singapore Open 2019, Jumat (12/4). Hafiz/Gloria mengalahkan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia dalam tiga gim, 18-21, 21-12, dan 21-16.

Hasil ini membalas pertemuan pertama Hafiz/Gloria dengan Chan Goh di BWF World Tour Finals 2018 lalu. Saat itu, Hafiez/Gloria kalah 14-21, 12-21.

Berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Hafiz/Gloria membuka gim pertama dengan keunggulan 3-0 dan 11-9. Hafiz/Gloria bahkan unggul 14-10 setelah jeda interval. Namun secara tak terduga, Chan/Goh merebut lima angka berurutan dari Hafiz/Gloria. Setelah posisi tertinggal 14-15, Hafiz/Gloria terpaksa merelakan gim pertam.

Beruntung pada gim kedua dan tiga, Hafiz/Gloria berhasil tampil lebih baik dan memastikan kemenangan usai bermain selama 66 menit.

“Kalau untuk permainan kami hari ini, Puji Tuhan dari awal sampai akhir bisa yakin. Kami jalani maksimal, jadi di lapangan juga kami mainnya tenang, nggak buru-buru dan nggak kepikiran kemarin kalah dari mereka. Yang penting kami bisa tenang dan positif di lapangan,” kata Gloria, dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (12/4).

Menurut Gloria, lawan tak melakukan perubahan pola permainan. "Kami pelajari dari pertemuan sebelumnya di final super series, itu bolanya berat banget jadi enak buat mereka main defend. Di sini ada faktor angin dan bolanya kencang, jadi suatu keunggulan buat kami,” terang Gloria.

Selanjutnya di semifinal Hafiz/Gloria masih menunggu lawan antara Ricky Karanda Suwardi/Pia Zebadiah Bernadet (Indonesia) dengan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia).

“Yang penting kalau dari saya jaga hati, fokus, dan jaga kesehatan saja. Mereka juga kan punya kans yang sama dengan kami. Jadi kami harus lebih tenang dan lebih siap lagi. Siapa pun di lapangan yang lebih siap dan tenang, itu yang lebih unggul,” jelas Hafiz.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X8rF3P
April 12, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X8rF3P
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Pembangunan Kampung Miniatur Malang Tunggu Hasil Lelang

Pemkot Malang baru mempunyai lahan sekitar 8 hektare.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sedang mewacanakan pembangunan kampung tematik bernama Arema. Proses pembangunan kampung berkonsep miniatur Malang Raya ini masih menunggu hasil proses pelelangan bersama sejumlah investor.

"Yang masuk banyak (investor), tapi kita akan lebih memilih yang menguntungkan kita," ujar Wali Kota Malang, Sutiaji saat ditemui wartawan di Halaman Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), baru-baru ini.

Karena belum diputuskan, Sutiaji menyatakan, masalah anggaran masih dalam pembahasan. Hal ini termasuk apakah rumah-rumah kampung yang akan bernuansa lawas ini akan ditempati warga atau tidak. Semua aspek ini masih harus menunggu kesepakatan dengan investor terpilih.

Melalui Kampung Arema, Sutiaji berharap, pengunjung bisa mengetahui Malang Raya dalam bentuk miniatur. Tidak hanya rumah bernuansa lawas, kampung tematik rencananya juga akan menghadirkan tradisi-tradisi Malang Raya. Juga, pihaknya kelak menerapkan bahasa asli Malangan sebagai media komunikasi para pengunjung.

"Jadi ini wilayah wisata baru yang orang datang ke sana bisa tahu 'oh itu Batu, ini kabupaten (Malang) dan lautnya'. Enggak usah jauh-jauh, di situ nanti sudah tergambar (geografis Malang Raya--Red)," kata pria yang disapa Pak Aji ini.

Sebelumnya,  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, juga telah mengatakan hal serupa ihwal wacana kampung tematik baru tersebut. Pendirian kampung ini direncanakan akan berada di Tasikmadu, Lowokwaru, Kota Malang. Pemilihan lokasi di sekitar ITN 2 Malang ini karena memiliki faktor keramaian.

Menurut Ida, lokasi terpilih tersebut diprediksi akan meningkat lalu lintasnya. Pasalnya, daerah tersebut berdekatan dengan tol Pandaan-Malang yang akan diresmikan, beberapa waktu ke depan. "Pengunjung yang akan ke Batu nantinya dapat mampir ke Kampung Arema karena letaknya tidak jauh dari jalur utama," kata dia.

Untuk sementara, Ida mengaku, Pemkot Malang baru mempunyai lahan sekitar delapan hektare. Kemudian akan ditambahkan hingga 25 hektare atas bantuan dari investor. Ida belum memastikan, apakah kajian bersama investor akan terlaksana tahun ini atau 2020.

"Kalau tidak tahun ini ya, tahun depan karena sampai tahun 2020," ujar Ida.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UkwB8R
April 08, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UkwB8R
via IFTTT
Share:

AHY: SBY Berikan Perspektif Negarawan

AHY juga membantah SBY melarangnya hadir pada kampanye akbar Prabowo di GBK kemarin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menanggapi pesan internal Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada beberapa petinggi partai di media. AHY menerangkan SBY memberikan pesan terkait kampanye akbar calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam posisi sebagai negarawan.

AHY mengatakan, SBY ingin memberikan perspektif atas dasar pengalaman memimpin. Ia menyebutkan, SBY memiliki pengalaman memimpin Indonesia selama 10 tahun, yakni pada periode 2004 sampai 2014, dan dinas di TNI, dan Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam). 

Kala itu, SBY berpengalaman menyelesaikan konflik-konflik baik komunal maupun horizontal seperti di Poso, Ambon, Aceh dan sebagainya. Termasuk, ia mengatakan, pengalaman dulu ketika menjadi bagian dalam pasukan PBB di Bosnia Herzegovina. 

“Artinya justru kita berterima kasih kepada Pak SBY sebagai bapak bangsa yang terus kita tunggu pemikiran yang jernih,” kata AHY dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id di Jakarta, Senin (8/4). 

Untuk itu, ia mengatakan, seharusnya semua pihak berterima kasih SBY sudah mau memberikan pemikiran yang mengedepankan akal sehat dan rasionalitas. Dalam pesan itu, AHY juga mengatakan, SBY telah mengingatkan kita semuanya, khususnya pemimpin dan elite politik untuk tidak mengarahkan Pemilu 2019 pada polarisasi yang berdampak pada benturan sesama anak bangsa. 

“Apalagi kalau polarisasi itu selalu diperkuat dengan narasi politik identitas. Itu yang diingatkan,” AHY menegaskan. 

Di sisi lain, ia juga mengatakan, SBY menyampaikan pesan tersebut secara internal kepada sejumlah kader utama Partai Demokrat. SBY tidak mengutarakan pesan tersebut secara terbuka kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, AHY kembali menjelaskan ketidakhadirannya pada kampanye akbar Prabowo karena kurang bugar. “Mungkin akumulasi juga, setelah berminggu-minggu melaksanakan kampanye di lapangan dari satu daerah ke daerah lain. Kemudian hari Kamis itu saya baru saja melaksanakan kampanye di Yogja,” AHY menjelaskan.

Dari Yogya, AHY langsung ke Singapura untuk menjenguk Ibu Ani. "Terus terang selama dua hari dua malam saya harus berjaga mendampingi Ibu Ani yang juga sering terjaga di tengah malam. Mudah-mudahan saya berharap, kehadiran saya di sana itu bisa memberikan semangat untuk Ibu Ani,” kata dia. 

AHY membantah bahwa ketidakhadirannya di GBK karena dilarang oleh SBY. “Sekali lagi kemarin saya tidak begitu fit ya dan saya harus menjaga jangan sampai jatuh sakit, akhirnya terbaring dalam 10 hari ke depan, tidak bisa kemana-mana. Ya tentunya itu tidak kita harapkan,” terangnya. 

Usai sarapan pagi pada Senin hari ini, AHY dan rombongan menuju Ponorogo, Jawa Timur untuk mengikuti kampanye bersama Edhie Baskoro Yudhoyono.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FWlBEx
April 08, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FWlBEx
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Survei BI Tunjukkan Optimisme Konsumen Tetap Terjaga

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Maret berada di tingkat optimistis yaitu 124,5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Optimisme konsumen tetap terjaga pada Maret 2019. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tetap berada pada tingkat optimistis yaitu 124,5, meski sedikit lebih rendah dari 125,1 pada bulan sebelumnya.

Info terbaru tentang Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Maret 2019 di Jakarta, Jumat (5/4), menjelaskan optimisme konsumen yang tetap terjaga itu ditopang oleh persepsi konsumen terhadap kondisi saat ini yang tetap kuat dan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada enam bulan mendatang yang tetap tinggi.

Dijelaskan, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) ditopang oleh persepsi terhadap penghasilan saat ini yang membaik. Sementara itu, Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) tetap tinggi didukung oleh perkiraan konsumen terhadap kegiatan usaha pada enam bulan mendatang akan membaik.

Meskipun tetap pada level optimistis, IKE dan IEK lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Hasil survei juga mengindikasikan bahwa tekanan kenaikan harga diperkirakan meningkat dalam tiga bulan mendatang atau Juni 2019, terutama dipengaruhi oleh peningkatan permintaan barang dan jasa saat periode Idul Fitri.

Sementara itu, tekanan harga dalam enam bulan mendatang yakni September 2019 diperkirakan menurun didukung oleh persepsi konsumen terhadap terjaganya pasokan barang konsumsi rumah tangga dan semakin lancarnya distribusi barang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VouTQh
April 05, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VouTQh
via IFTTT
Share:

Monday, March 25, 2019

Yenny Wahid: Capres Fokus Garap NU Sebagai Sumber Konstituen

Jokowi melakukan kampanye terbuka di tiga wilayah di Jatim, yang merupakan basis NU.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Putri Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh Wahid alias Yenny Wahid, mengatakan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo fokus menggarap NU sebagai salah satu sumber suara untuk konstituennya. Sebab, ia mengatakan, jumlah kader NU cukup besar.

"Mayoritas warga Muslim di Indonesia berdasarkan jajak pendapat, memang mengaku terafiliasi dengan NU dan jumlahnya lebih dari 50 persen, sehingga wajar kalau capres fokus menggarap NU sebagai sumber suara konstituen," ujar Yeni di Alun-Alun Banyuwangi Provinsi Jawa Timur, Senin (23/5).

Hal itu dikatakan Yeni ketika disinggung mengenai tiga wilayah di Jawa Timur yang dijadikan lokasi kampanye terbuka oleh Jokowi. Padahal sejauh ini, TKN mencatat hanya terdapat satu atau dua titik untuk kampanye terbuka Jokowi di provinsi lainnya.

"Kebetulan Jawa Timur itu memang basisnya NU jadi wajar juga bila fokus kampanye beliau (Jokowi) di Jawa Timur," ujar Yeni.

Mengenai target suara yang akan diperoleh pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Provinsi Jawa Timur, Yeni mengungkapkan pihaknya mentargetkan Jokowi-Ma'ruf akan meraup 70 persen suara. "Setidaknya 60 persen, tetapi itu ambang batas bawah kami. Jadi insya Allah tebal menangnya jangan tipis kering," tambah Yeni.

Untuk meraih angka kemenangan tersebut, Yeni mengatakan pihaknya terus menerus melakukan konsolidasi dan menggunakan jaringan serta kader-kader Gus Dur, terutama untuk menangkal kabar bohong atau hoaks. Selain itu, sosialisasi terhadap kaum muda di Jawa Timur juga terus digencarkan untuk menekan pemilih golput ataupun "swing voters" yang mayoritas adalah pemilih pemula.

"Kader Gus Dur dan partai partai koalisi akan bergerak di mana-mana, jadi di Jawa Timur ini optimistis kami akan menang," imbuh Yeni.

Kampanye terbuka Jokowi di Banyuwangi dibuka di alun-alun Kota Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB pada Senin (25/3). Dari Banyuwangi rombongan capres 01Jokowi menuju Jember, Provinsi Jawa Timur, dan diagendakan berkampanye di Gelanggang Olah Raga Jember pada pukul 13.30 WIB hingga 15.30 WIB.

Di Banyuwangi juru kampanye nasional yang hadir adalah; Yeni Wahid, Khofifah Indar Parawansa, Pramono Anung, Hari Tanoesudibyo. Sementara untuk juru kampanye daerah hadir Abdullah Azwar Anas.

Hadir pula Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Jojowi-Ma'ruf Abdul Kadir Karding, dan Sekretaris TKN Hasto Kristyanto.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V1kidC
March 25, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V1kidC
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Ini yang Kini Ditiru Ronaldo dari Messi

Ronaldo mengikuti jejak Messi untuk kembali memperkuat timnas.

REPUBLIKA.CO.ID, LISBON -- Bintang Juventus Cristiano Ronaldo melakukan hal yang sama dengan superstar Barcelona, Lionel Messi. Ini terkait kembalinya para jagoan tersebut ke tim nasional (timnas) masing-masing.

Sebelumnya, beberapa hari lalu Messi menjadi bahan pemberitaan di berbagai media. Setelah absen di sejumlah laga selepas Piala Dunia, La Pulga balik lagi ke timnas Argentina.

Begitu pun dengan Ronaldo. Eks Real Madrid itu sempat absen memperkuat Portugal di Liga Bangsa-Bangsa Eropa. "Tapi kini penyerang Juventus itu kembali ke skuat Portugal setelah hampir setahun tidak bergabung," demikian laporan yang dikutip dari Football Italia, Sabtu (16/3).

Sama dengan Messi, terakhir kali Ronaldo berada di Selecao das quinas pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Kala itu langkah timnya terhenti di babak 16 besar.

Setelah balik dari Rusia, CR7 lebih disibukkan dengan kepindahannya dari Madrid ke Juve. Kemudian lantaran masih baru di Si Nyonya Tua, sang bintang memilih fokus beradaptasi dengan klub tersebut.

Sehingga Ronaldo menolak pemanggilan ke timnas untuk agenda UEFA Nations League. Kini situasi berbeda. Ada kualifikasi Piala Eropa 2020.

Pada 22 Maret 2019, Ronaldo bakal memperkuat negaranya menghadapi Ukraina. Tiga hari berselang skuat polesan Fernando Santos bertemu Serbia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F4A4Ok
March 16, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F4A4Ok
via IFTTT
Share:

Thursday, March 14, 2019

Baznas Jateng Targetkan Penghimpunan Zakat Rp 50 Miliar

Target meningkat 60 persen dari realisasi penghimpunan zakat 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menargetkan penghimpunan zakat mencapai Rp 50 miliar sepanjang 2019. Target tersebut meningkat 60 persen dari realisasi penghimpunan zakat pada 2018 yang mencapai Rp 31,7 miliar.

Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Darodji, mengatakan selama ini Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jateng telah membayarkan zakat dan infak melalui Baznas Jateng. Pada 2018, zakat dan infak yang dihimpun dari ASN/OPD mencapai Rp 30,75 miliar. Sedangkan zakat dan infak dari BUMN/BUMN mencapai Rp 546,49 juta, instansi vertikal Rp 379 juta, serta dari perseorangan Rp 79,73 juta.

"Kan ada dorongan dari gubenur agar zakat ditingkatkan tidak hanya dari tunjangan tapi dari penghasilan. Insyaallah, bisa mencapai Rp 50 miliar," terangnya kepada wartawan seusai acara pembukaan pelatihan kewirausahaan di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Jalan Ir Sutami, Solo, Kamis (14/3).

Selain para ASN, karyawan swasta juga diperbolehkan membayar zakat ke Baznas Jateng. Meski demikian, Baznas memiliki mitra seperti Lembaga Amil Zakat (LAZ) di bawah Muhamamdiyah maupun Nahdlatul Ulama (NU), Dompet Dhuafa, dan lainnya yang juga bergerak bersama-sama menghimpun zakat.

Darodji menjelaskan, dari dana yang masuk ke Baznas, sebanyak 60 persen digunakan untuk fakir miskin, di mana 20 persen di antaranya untuk kaum miskin konsumtif. Sedangkan 40 persen disalurkan untuk kegiatan produktif, misalnya pelatihan-pelatihan.

Menurutnya, sudah sejak tahun lalu Baznas menyelenggarakan pelatihan-pelatihan bagi fakir miskin. Sampai saat ini, sudah tujuh sampai delapan kali pelatihan digelar dari berbagai bidang. Antara lain, pelatihan membuat kue, budidaya ikan lele, cacing, dan sebagainya.

"Tujuannya untuk mengangkat mereka-mereka yang perlu diangkat sisi ekonominya supaya mereka tidak menjadi mustahik terus, suatu saat bisa menjadi muzaki," terang Darodji.

Daroji menilai, jika pelatihan tersebut digelar di setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah, maka dampaknya akan segera terlihat. Dia berharap kegiatan tersebut menjadi pemicu Baznas di kabupaten/kota dalam hal pengentasan kemiskinan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2O2lRWa
March 14, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2O2lRWa
via IFTTT
Share:

Thursday, March 7, 2019

Escobar Tegaskan tak Gantikan Marko Simic di Persija

Escobar mengaku didatangkan Persija Jakarta untuk membantu tim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bomber Persija Jakarta Silvio Escobar menampik bergabungnya ia ke Macan Kemayoran untuk menggantikan Marko Simic. Escobar mengaku didatangkan Persija Jakarta untuk membantu tim, utamanya mengikuti Piala Presiden 2019.

Sebelumnya, banyak Jakmania yang berharap lebih kepada pemain yang pernah memperkuat Perseru Serui ini. Mereka berharap kehadirannya dapat menggantikan Simic yang tengah bermasalah di Australia. Namun, suami dari Neri Escobar ini tidak mau dibandingkan dengan pemain asal Kroasia itu. Diakuinya, bomber yang akrab disapa Super Simic itu memiliki kualitas.

“Saya datang kesini bukan untuk ambil posisi Simic. Simic kita tahu kualitas dia bagaimana sangat respek sama dia. Akan tetapi saya disini ke Persija untuk bantu tim dan bisa selalu ada di papan atas,” kata Escobar dikutip dari laman resmi klub, Kamis (7/3).

Bomber asal Paraguay itu memang belum sekalipun mencetak gol untuk Persija selama dua pertandingan yang ia jalani. Ia mengaku pastinya akan jadi kritik karena tugas striker adalah mencetak gol. Namun menurutnya, ada yang lebih penting dari pada mencetak gol.

“Tapi saya bermain buat tim bukan diri sendiri. Contohnya pertandingan pertama Pilpres saya tidak cetak gol tapi saya mungkin ada kontribusi untuk cetak gol. Kita harus lihat disitu lihat diri sendiri kita harus main untuk tim. Ini main tim bukan individu,” tambah dia.

Namun ia siap bekerja lebih giat lagi untuk bisa memberikan gol bagi Persija. “Jadi saya harus kerja sama mudah-mudahan datang sendiri gol saya. Kami harus kerja keras biar bisa datang,” ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HktZAc
March 07, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HktZAc
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 6, 2019

Transjakarta Layani Rute Residensial di Kuningan

Rute baru ini dilayani dengan bus Metrotrans.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) akan membuka rute baru yang melayani penumpang di kawasan Epicentrum dan apartemen Taman Rasuna, Jakarta Selatan. "Rute Epicentrum-Casablanca (6Q) akan beroperasi mulai hari ini," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas Nadia Diposanjoyo di Jakarta Pusat, Rabu (6/3).

Layanan Transjakarta hingga ke kawasan Epicentrum dan Taman Rasuna berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Dia menambahkan rute baru ini dilayani dengan bus Metrotrans yang semakin memudahkan masyarakat beraktivitas menggunakan layanan transportasi publik milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Dengan dibukanya rute ini Transjakarta juga melayani segmen kawasan residensial seperti Rasuna karena angkutan umum itu adalah melting pot untuk semua," kata Nadia.

Kendaraan pribadi baik mobil maupun motor diharapkan bisa berkurang dari sisi jumlah penggunaannya agar masyarakat didorong menggunakan angkutan umum. Bus Transjakarta akan melintas di Epicentrum Boulevard Timur, Epicentrum Boulevard Barat, Kuningan Mulia, Kuningan Madya, Kawi Raya, Halimun Raya, Galunggung. Serta terhubung dengan koridor 6 Transjakarta (Ragunan-Dukuh Atas 2).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UkXh5a
March 06, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UkXh5a
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

Rencana Feeder Bagi Angkot di Kabupaten Bogor

Moda transportasi di Bogor memiliki jumlah paling banyak dibanding wilayah lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Moda transportasi di Bogor memiliki jumlah paling banyak dibanding wilayah lainnya di Indonesia. Data yang dimiliki Pemkab (pemerintah kabupaten) Bogor, hingga saat ini menginformasikan bahwa setidaknya ada 99 trayek bagi angkutan umum di Kabupaten Bogor. Ke depannya angkutan umum di Bogor akan menjadi feeder.

Hal itu diutarakan oleh Kepala Sub Bidang pekerjaan umum, penataan ruang dan perhubungan, I Wayan Winarta dalam acara rapat yang dilaksanakan di Gadog, kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (23/2). Dalam rapat tersebut. Wayan mengungkapkan bahwa memang benar, dari jumlah 99 trayek tersebut, angkutan umum belum bisa melayani semua jalur di kabupaten Bogor.

Oleh karena itu dinas kabupaten Bogor sedang melakukan penyusunan terkait angkutan umum yang akan dimasukan pada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan Renstra Kabupaten Bogor hingga 2023 mendatang. Ia menambahkan, bahwa angkutan umum di Kabupaten Bogor akan dimasukan kedalam agenda tersebut karena termasuk rencana dari Bupati dan wakil Bupati yang baru dilantik.

"Rencana ke depannya akan ada pelayanan moda transportasi masyarakat berbasis SAUM (Sarana Angkutan Umum Masal), dimana angkutan perkotaan dan perdesaan akan menjadi feeder,” ujarnya kepada Republika, Sabtu (23/2).

Ia menambahkan bahwa saat forum perangkat daerah lalu, dinas perhubungan telah menggandeng Damri untuk melayani masyarakat yang belum terlayani angkutan umum. Ia menegaskan kembali, dimana Damri saat ini sudah melayani jalur Jasinga-Parung Panjang, Leuwiliang-Banyuresmi, Leuwiliang- Cikidang Sukabumi dan Leuwiliang Pongkor.

Menurut Peneliti Transportasi, Deddy Herlambang, fungsi dari angkutan perkotaan ataupun angkutan pedesaan di Kabupaten Bogor yang terpenting adalah dapat terintegrasi dengan moda utama stasiun Nambo dan Cibinong. Sehingga dapat menjadi angkutan umum yang menarik bagi para pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke moda transportasi umum masal.

“Angkot yang banyak ya bagus, tapi kalo trayeknya kurang bagus ya percuma juga,” ujar Deddy kepada Republika.co.id, Sabtu (23/2).

Dalam konteks tersebut, angkutan umum harus memiliki trayek yang jelas dan terintegrasi. Ia menambahkan bahwa angkutan umum akan lebih baik jika bisa dibadan hukumkan dan diberi subsidi oleh pemerintah agar bisa tertata lebih rapih dan membuat nyaman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ThqxMO
February 23, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ThqxMO
via IFTTT
Share:

Thursday, February 21, 2019

Ribuan Anak-Anak Terkait ISIS Huni Pengungsian di Suriah

Kaitan anak-anak dengan ISIS menghalangi mereka ke bantuan dan layanan.

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Lembaga internasional, Save the Children menyebutkan sebanyak 2.500 anak-anak lebih yang berasal dari 30-an negara, tinggal di tiga kamp untuk orang-orang terlantar di Suriah timur laut.

Badan amal tersebut menyatakan angka seputar anak-anak di kamp ketika berbicara terkait dengan Shamima Begum, yang tinggal di kamp, ​​untuk diizinkan kembali ke Inggris.

Sebelumnya Begum, 19 tahun, meninggalkan rumahnya di London untuk bergabung dengan ISIS sebagai anak sekolah berusia 15 tahun. Ia terancam dicabut kewarganegaraan Inggrisnya, setelah meminta untuk kembali dengan bayinya yang baru lahir.

Save the Children mengatakan 2.500 anak muda, dari keluarga dengan hubungan yang nyata dengan ISIS, terpisah dari populasi lainnya di kamp pengungsian. Hal itu menghalangi akses mereka ke bantuan dan layanan.

Sebagian besar anak-anak tinggal bersama ibu mereka. Sedangkan, anak-anak yang tidak dengan ibu mereka, ditemani bersama pengasuh sementara. Dalam beberapa kasus, gadis-gadis asing direkrut oleh ISIS dari anak-anak, sekarang menjadi ibu sendiri.

Anak-anak di kamp menghadapi risiko yang mengancam jiwa, menurut pekerja bantuan. "Semua anak dengan asosiasi yang dirasakan dan aktual dengan ISIS adalah korban dari konflik dan harus diperlakukan seperti itu," kata Kirsty McNeill, dari Save the Children UK, dilansir dari laman Independent, Kamis (21/2).

"Kami percaya bahwa kepentingan terbaik anak adalah yang terpenting, dan ini berarti seorang anak dan ibu harus tetap bersama bila memungkinkan," ujarnya.

McNeill mengatakan, Shamima Begum mendapatkan radikalisasi sejak kecil. Begum sekarang di kamp dengan bayinya dan dikelilingi oleh mantan anggota ISIS. "Sangat penting bagi kita untuk membawanya kembali ke Inggris dan tempat yang aman untuk memahami lebih lengkap apa yang telah terjadi padanya," ujarnya.

Saat wilayah yang dipegang ISIS menyusut, lebih dari 20 ribu orang telah melarikan diri selama sebulan terakhir. Dari Januari, 560 keluarga asing, dengan lebih dari 1.100 anak-anak, telah memasuki kamp bersama ribuan keluarga Suriah.

Pengungsi yang telah memutuskan pergi dari ISIS menyatakan, bahwa mereka belum makan berhari-hari ketika sampai di kamp. Komite Penyelamatan Internasional mengatakan 62 orang telah meninggal dalam perjalanan disebabkan hipotermia, kelaparan, dan penyakit.  Ada 50 dari mereka adalah anak-anak, kebanyakan di bawah usia satu tahun.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U1D8Bc
February 21, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U1D8Bc
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 19, 2019

Big Hit Klarifikasi Rumor Penggemar di Kamar BTS

Big Hit mengaku sangat melindungi artisnya.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Agensi Big Hit Entertainment menanggapi rumor tentang penggemar yang muncul di siaran Naver V Live terbaru boy group BTS. Siaran V Live khusus ulang tahun J-Hope tersebut disiarkan pada Ahad (17/2) malam KST.

Saat siaran, ada orang lain selain anggota BTS muncul di belakang. Seketika penggemar yang menonton menjadi khawatir ada fan yang telah memasuki kamar hotel tempat para anggota tinggal.

Kontroversi ini semakin besar ketika beberapa media Jepang melaporkannya. “Setelah memeriksa siaran, kami mengonfirmasi orang di belakang (saat siaran) adalah salah satu anggota staf kami,” kata Big Hit Entertainment, seperti yang dilansir dari Soompi, Selasa (19/2).

Mereka mengatakan tata letak hotel mencegah orang luar tidak bisa masuk sembarangan. “Kami sangat teliti tentang perlindungan artis kami,” ujar agensi milik Bang Si Hyuk ini.

Di hari ulang tahunnya pada Senin (18/2), J-Hope menyumbangkan 100 juta won (sekitar Rp 1,2 miliar) untuk mendukung siswa dari keluarga berpenghasilan rendah. Ia memberikan donasi melalui Kantor Pusat Gwangju ChildFund Korea.

Pria bernama asli Jung Ho-seok ini bergabung dengan para penggemarnya yang berkontribusi pada sekitar 35 proyek donasi untuk merayakan ulang tahunnya. J-Hope sebelumnya memberikan donasi sebesar 150 juta won (sekitar Rp 1,8 miliar) pada 20 Desember ke ChildFund Korea.

Ini berarti J-Hope telah menyumbangkan 250 juta won (sekitar Rp 3 miliar) kepada ChildFund Korea dan bergabung dengan Green Noble Club sebagai anggota 146. Anggota berhak bergabung dengan Green Noble Club setelah menyumbangkan setidaknya 100 juta won (sekitar Rp 1,2 miliar).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XaUJbL
February 19, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XaUJbL
via IFTTT
Share:

Sunday, February 17, 2019

Sejarah Bukan Punya Penguasa: Belajar dari Polemik Amerika

Sejarah rakyat kecil mari tulis kembali sebab sejarah bukan punya penguasa.

Oleh: Muhammad Subarkah, Jurnalis Republika

Sejarah Indonesia perlu dikaji ulang? Pertanyaan inilah yang menggerus keyakinan banyak orang tentang apa yang terjadi di masa lalu atau sejarah kita. Satu sisi banyak pihak menyakini sejarah itu hanya punya kebenaran tunggal. Pada sisi lain banyak orang menganggap sejarah adalah serupa plesetan kata dari 'his story' (kisah tentang dirinya) yakni pihak pemenang atau pihak penguasa. Sejarah bagi mereka terkait soal kebenaran klaim politik. Risikonya, sosok pahlawan dan pecundang berjarak sama tipis.

Untungnya adanya kegalauan ini ada tulisan dan wawancara menarik yang ditulis Alia Wong pada situs theatlantic.com. Tulisan ini belum terlalu lama, yakni tayang di situs web tersebut pada tanggal 2 Agustus tahun 2018. Nah agar tak jelas dan tidak ke sana kemarin saya muatkan saja isi dan wacancara itu. Tulisannya begini:

Pada 1995, sosiolog dan sejarawan University of Vermont James W. Loewen menerbitkan sebuah buku yang berusaha menghilangkan prasangka banyak mitos yang sering diajarkan anak-anak tentang masa lalu Amerika Serikat. Tulisan ini membingkai sebagian besar kritik terhadap pendidikan sejarah yang disampaikan di ruang kelas Amerika. 

Namun tulisan tersebut juga dapat berfungsi sebagai kajian atas teks sejarah itu sendiri. Karya Loewen yang berjudul 'Lies My Teacher Told Me' adalah hasil analisisnya terhadap selusin buku pelajaran sekolah menengah utama yang ada di Amerika Serikat. Di sana ditemukan bahwa betapa bahan-bahan sejarah itu sering mengajarkan siswa tentang topik-topik termasuk Thanksgiving pertama, Perang Sipil dan Vietnam, dan Amerika sebelum Columbus dengan cara yang tidak lengkap, terdistorsi, atau cacat.

Salah satunya Loewen memberi contoh adanya keyakinan palsu namun relatif luas bahwa era 'Rekonstruksi' merupakan  periode kacau yang keributannya disebabkan oleh tata kelola yang buruk dan tidak beradab dari budak yang baru saja dibebaskan. celakanya, lanjut Loewen, cara membingkai buku teks tentang sejarah dengan cara seperti sekarang ini, malah mempromosikan sikap rasis di antara orang kulit putih. Fakta sejarah adanya supremasi kulit putih di wilayah bagian selatan Amerika Serikat di masa itu, misalnya, hanya malah berulang kali mengutip interpretasi Rekonstruksi ini untuk membenarkan pencegahan orang kulit hitam dari pemungutan suara.

Bahkan, Loewen pun tidak menyimpang dari kesimpulannya ketika ida merilis edisi kedua buku 'Lies My Teacher Told Me' pada 2007, di mana ia menganalisis enam buku teks sejarah baru. Adanya perlakuan buku-buku sejarah itu tentang apa yang kemudian merupakan perkembangan baru, seperti kasus tragedi 9/11 dan Perang Irak, memperkuat keyakinannya bahwa pendidikan sejarah di Amerika pada dasarnya rusak.

Malahan, dengan dirilisnya versi baru novel 'Lies My Teacher Told Me, Loewen berpendapat bahwa bukunya yang laris telah memiliki "signifikansi'' yang baru  karena dianggap juga menjadi kajian dalam mengamati perkembangan yang merugikan dalam wacana publik Amerika saat ini."

Maka, dalam hal ini Loewen berpendapat, dengan memberikan siswa pendidikan sejarah yang tidak memadai, maka sekolah-sekolah Amerika mengembangbiakkan pemikiran orang dewasa yang cenderung mengacaukan fakta dan opini empiris, dan kenyataan mengenai kekurangan literasi media yang diperlukan untuk menavigasi informasi yang saling bertentangan dalam sejarah

Nah, terkaithal itu penulis Alisia Wong, kemudian berbicara dengan Loewen tentang bagaimana kualitas pendidikan sejarah orang Amerika dapat memengaruhi kesehatan warga negara. Transkrip percakapan kami yang telah diedit dan diringkas seperto di di bawah ini.

Alia Wong: Apa yang berubah sehubungan dengan pemikiran Anda tentang pendidikan sejarah sejak edisi pertama terbit tahun 1995? Bagaimana dengan sejak edisi kedua tahun 2007?

James W. Loewen: Tidak banyak yang berubah dalam pemikiran saya, dan itu karena saya pikir saya benar sejak awal. Apa yang telah berubah berkaitan dengan era intelektual kita saat ini. Studi sejarah dan sosial, seperti yang diajarkan di sekolah, membuat kita kurang pandai berpikir kritis tentang masa lalu kita.

Pertama, buku pelajaran tidak mengajari kita untuk menantang, membaca dengan kritis — buku-buku itu seharusnya menyediakan latihan untuk mempelajari hal-hal. Kedua, buku teks (dan orang-orang yang mengajar dari buku teks itu) tidak mengajarkan kausalitas. Mereka tidak dirancang untuk membuat siswa menghafal apa pun tentang kausalitas — apa yang menyebabkan rasisme, misalnya, apa yang menyebabkan penurunan rasisme. Itu berarti bahwa kita yang berusia lebih dari 18 tahun dan tidak lulus SMU dan memilih mungkin tidak pernah ada yang mengajari kita apa pun tentang apa yang menyebabkan apa dalam masyarakat.

Wong: Bagaimana menurut Anda pendidikan sejarah (di Amerika Serikat, red) yang tidak memadai berperan dalam apa yang digambarkan oleh beberapa orang sebagai momen "pascakebenaran" negara saat ini?

Loewen: Sejarah adalah mata pelajaran yang paling buruk diajarkan di sekolah menengah; Saya pikir kita lebih bodoh dalam berpikir tentang masa lalu daripada kita, katakanlah, dalam memikirkan tentang Shakespeare, atau aljabar, atau mata pelajaran lain. Kami, para sejarawan cenderung membuat segala sesuatu yang hampir tidak ditemukan oleh gagasan kebenaran. Orang-orang dalam program sejarah pascasarjana telah mengatakan hal-hal kepada saya seperti: Mengapa kita harus memiliki lebih dari yang lain dengan istilah "benar"? Semacam itu menyiratkan bahwa semua narasi sama - atau setidaknya, bahwa semua narasi memiliki beberapa kelebihan, bahwa tidak ada narasi memiliki semua kelebihan.

Tapi mungkin memang  ada yang namanya landasan fakta. Kami berbicara tentang Perang Saudar (di sejarah Amerika Serikat, red), misalnya. Banyak orang akan mengatakan bahwa perang tumbuh dari perselisihan tentang tarif dan pajak; banyak orang lain mengatakan itu ada hubungannya dengan hak-hak negara. (Fakta lain menyatakan) Justru sebaliknya - negara-negara selatan sangat cepat sehingga mereka bisa menahan perbudakan. Di sini memang sejarah AS ditulis terkadang kita tidak membutuhkan nuansa.

Wong: Apakah Anda perlu tahu informasi bahan memperlakukan yang tidak pantas bernuansa?

Loewen: Buku pelajaran harus mengakui ketidakpastian. Hal pertama yang kami ajarkan dalam kursus sejarah Amerika Serikat adalah bagaimana orang pertama kali tiba di Amerika. Jawaban terbaik adalah: Kami tidak yakin. Tetapi buku pelajaran yang terkutuk itu tidak mengatakan itu - kecuali satu dari 18 buku pelajaran yang saya pelajari secara intensif. Ironisnya, itu yang tertua - itu diterbitkan jauh di tahun 1970-an, dan mengatakan sesuatu seperti: Informasi mungkin sudah ketinggalan zaman pada saat Anda membacanya. Dan, ternyata, ternyata teksnya tidak ketinggalan jaman sampai  tahun 2018. Ini misalnya kisahya tentang perjalanan melintasi Selat Bering pada tanggal tertentu. Atau hal lain misalnya soal sejarah konsensus tentang mogok dalam 10 tahun terakhir. Dalam hal ini, buku teks sejarah bisa langsung dimulai dengan misalnya dengan mengatakan: Kami tidak tahu segalanya. Nah, bukankah itu keren?

Wong: Saya sedang berbicara dengan seorang kolega tentang pengalaman pendidikan sejarahnya, dan dia ingat tidak pernah mengetahui apa yang terjadi setelah tahun 1960-an; Saya juga tidak ingat sejarah kelas saya yang pernah melampaui periode itu. Apakah itu biasa? Dan jika demikian, mengapa sejarah AS gagal mengajar siswa tentang masa lalu negara yang lebih baru?

Loewen: Masa lalu baru-baru ini selalu lebih kontroversial. Dulu kelas yang tidak pernah mengkaji soal  perang di Vietnam - paadahal peristiwa hari ini yang terjadi. Tidak ada yang akan bertengkar hebat dengan orang tua mereka tentang apa yang dikatakan guru mereka pada Perang 1812, tetapi bagaimana dengan ketika guru mengatakan itu bukan untuk kepentingan kita, bahwa itu adalah kesalahan yang mengerikan, atau itu dilakukan untuk alasan politik domestik ?

Atau bagaimana misalnya ketika guru mengatakan bahwa Bill Clinton seharusnya tidak dimakzulkan? Padagal dahulu banyak orang Amerika mendukung pemakzulan itu, dan banyak dari orang-orang itu yang sekarang masih hidup. Adanya hal ini sehingga sering kali dputuskan oleh guru sekolah: Mari kita tidak menekankan masa lalu baru-baru ini.

Maka, saya berpendapat bahwa segala sesuatu dengan implikasi untuk masa kini memang tidak ditekankan dalam sejarah sekolah (di Amerika Serikat). Sebagai contoh, kita dapat berbicara tentang perbudakan karena itu berakhir; sekarang telah menjadi kisah sukses Amerika karena kami memilihnya dan memeranginya.

Lalu bagaimana dengan rasisme di Amerika Serikat? Tentu saja rasisme adalah pembenaran ideologis untuk perbudakan. Perbudakan dan rasisme sangat dekat, tetapi sementara perbudakan berakhir pada tahun 1860-an, rasisme tidak berakhir begitu saja. Kita harus membahas rasisme untuk bertahan. Jika Anda dapat menggunakan sejarah untuk memerangi rasisme, sejarah pun menjadi berguna.

Wong: Apakah tidak mungkin buku-buku sejarah sangat panjang, dan bahwa - mungkin karena perencanaan yang buruk - kelas-kelas hanya kehabisan waktu untuk mengajar beberapa bab terakhir?

Loewen: Tentu saja tekanan waktu dan perasaan perlu memainkan topik itu. Tetapi saya berpendapat bahwa perencanaan yang buruk memiliki minat di baliknya karena sejarah sebelumnya kurang kontroversial.

Wong: Anda menulis dalam versi baru 'Lies My Teacher'. Memberitahu saya bahwa "ada timbal balik" tentang masa lalu dan keadilan di masa sekarang. "Bagaimana apanya?

Loewen: Ambil contoh, cara buku teks menangani soal pemahaman 'inkarnasi' orang Jepang-Amerika selama Perang Dunia II. Praktik itu nyaris bukan rahasia lagi- pada saat itu diliput dengan baik oleh pers. Tapi apa yang dikatakan buku teks (di Amerika Serikat itu pada tahun 1947? Apa yang mereka katakan pada 1950 atau 1960?

Yah, mereka tidak banyak berbicara tentang penahanan; mereka hanya memiliki beberapa kalimat, jika ada, dan kadang-kadang mereka bahkan mencoba untuk membenarkannya. Tapi kemudian negara itu mengubah arah dan membayar 20.000 dolar AS untuk setiap orang yang selamat dan pemerintah federal mengeluarkan permintaan maaf resmi. Setelah itu, beberapa buku teks memiliki dua halaman penuh tentang ini, dengan gambar, dan menunjukkan praktik selainnya. Nah, mengapa buku teks sejarah sekolah melakukan itu? Sekarang mereka memiliki keadilan di masa sekarang, itu memudahkan kita untuk menghadapi masa lalu. Dan sebaliknya juga benar karena merupakan ini jalan dua arah.

Alhasil semoga tulisan itu bisa menjernihkan suana zaman milineal di Indonesia yang lagi demam istilah 'Post Turth'. Ke depan kebenaran sejarah jangan lagi menjadi milik sang penguasa saja. Seperti saran mendiang sejarwan Sartono Kartodirdjo sejarah rakyat kecil memang harus ditulis!

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TROqaR
February 17, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TROqaR
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Terima Suap dari Gatot Pujo, Tiaisah Dihukum 4 Tahun Penjara

Tiaisah Ritongan adalah anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan vonis empat tahun penjara terhadap anggota DPRD Sumatra Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019, Tiaisah Ritonga. Tiaisah juga dihukum membayar denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan.

"Mengadili, menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," ujar ketua majelis hakim Hastopo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (14/2).

Dalam putusannya, Tiaisah terbukti menerima suap Rp 480 juta dari mantan gubernur Sumatra Utara, Gatot Pujo Nugroho. Suap tersebut diberikan agar Tiaisah memberikan pengesahan terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2012, dan pengesahan APBD Perubahan TA 2013.

Kemudian, agar memberikan persetujuan pengesahan APBD TA 2014 dan APBD Perubahan TA 2014. Selain itu, persetujuan pengesahan APBD TA 2015. Selain itu, agar Tiaisah menyetujui LPJP APBD Tahun Anggaran 2014.

Dalam putusannya, Majelis Hakim juga memberikan hukuman tambahan berupa pencabutan hak  untuk dipilih dalam jabatan publik. Pencabutan hak politik selama dua tahun setelah selesai menjalani pidana pokok.

Selain itu, Tiaisah juga dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp 297,5 juta. Sebelumnya, Tiaisah sudah menyerahkan uang Rp 182,5 juta.

Adapun dalam pertimbangan Majelis Hakim, hal yang memberatkan putusan adalah, Tiaisah tidak mendukung pemerintah dalam memberantas korupsi. Sementara hal yang meringankan ia belum pernah dihukum, punya tanggungan keluarga dan sudah mengembalikan sebagian uang suap yang diterima.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E9OBZV
February 14, 2019 at 03:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E9OBZV
via IFTTT
Share: