Showing posts with label 2019 at 08:09PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:09PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Arief Rosyid Terpilih Masuk Pokja Pelayanan Kepemudaan

Menpora akhirnya membentuk pokja pelayanan kepemudaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi akhirnya membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pelayanan Kepemudaan. Pokja ini merupakan amanat Perpres 66/2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Pelayanan Kepemudaan.

Arief Rosyid sebagai Direktur Merial Institute menjadi salah satu perwakilan non-pemerintah yang dilibatkan dalam Pokja. Selama dua tahun terakhir, Merial Institute dikenal konsisten mendorong implementasi Perpres yang diteken Presiden Jokowi pada Juli 2017 tersebut.

"Kami berterima kasih kepada Pak Menpora sebagai Ketua Pelaksana Tim Koordinasi. Pembentukan Pokja ini merupakan langkah maju untuk meningkatkan kualitas program-program pelayanan kepemudaan," ujar Arief dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (30/5).  

Dari 35 anggota Pokja yang diteken Menpora, 30 di antaranya merupakan perwakilan kementerian/lembaga pemerintah. Sisanya, 5 anggota merupakan perwakilan masyarakat, akademisi dan praktisi. Hal ini sesuai dengan ketentuan pada pasal 15 Perpres 66/2017.

“Kami mendorong Perpres Kepemudaan sejak 2014, sebelum Pak Jokowi jadi Presiden. Tahun 2015, saya sampaikan tuntutan ini langsung kepada Presiden Jokowi. Alhamdulillah tahun 2017, diterbitkan Perpres. Saya merasa bertanggung jawab untuk memastikan komitmen Presiden ini berjalan dengan baik," ujar Arief.

Selain menetapkan anggota Pokja, Menpora sebagai ketua pelaksana koordinasi strategis juga meminta kementerian/lembaga untuk segera mengidentifikasi program kepemudaan tahun 2019. Hal ini dilakukan untuk mengefektifkan sinergi program dan kegiatan kepemudaan.

"Dengan koordinasi yang baik, kami berharap tidak ada lagi tumpang tindih program kepemudaan. Baik program yang mencakup isu kepeloporan, kepemimpinan dan kewirausahaan pemuda, ke depan lebih terkoordinasi dan terukur pencapaiannya," lanjut Arief.

Selama ini, pembangunan kepemudaan memang dikerjakan oleh berbagai kementerian/lembaga. Penyusunan program kerap terhadang minimnya riset data dan partisipasi pemuda. Akibatnya pencapaian dan evaluasi program tidak bisa diukur dengan baik.

"Keterwakilan lembaga masyarakat di dalam Pokja tentu penting untuk memperjuangkan aspirasi pemuda. Istilahnya participatory policy making. Saya siap berkeliling ke OKP dan kelompok-kelompok pemuda, mendengar aspirasi teman-teman. Concern kita memang di situ," kata Arief yang juga mantan ketua PB HMI periode 2013-2015.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HIz6tw
May 30, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HIz6tw
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

In Picture: Barisan Orkes Militan Meriahkan Aksi May Day

Baromil membawakan beberapa lagu yang bertujuan untuk menghibur buruh yang melakukan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kelompok Barisan Orkes Militan (Baromil) yang juga anggota Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) tampil pada peringatan Hari Buruh di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (1/5). Baromil membawakan beberapa lagu yang bertujuan untuk menghibur buruh yang melakukan aksi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VA4AtL
May 01, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VA4AtL
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Bawaslu: Masih Ada Kekurangan Logistik Jelang Pencoblosan

Selain itu masih ada juga laporan logistik yang rusak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochamad Afifuddin, masih menerima laporan kekurangan logistik jelang hari H pemungutan suara Pemilu 2019. Selain itu, masih ada sejumlah laporan kerusakan logistik dari daerah.

"Terkait dengan logistik, memang beberapa daerah menyampaikan ke kami, ada distribusi logistik kurang," ujar Afif dalam konferensi pers di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Kemudian, masih ada pula laporan logistik yang rusak. Afif menyontohkan di Kabupaten Boyolali sebanyak 101 kotak suara terkena hujan. Akibatnya, kotak suara tersebut menjadi basah dan lembab.

Menurut Afif, kemungkinan besar ratusan kotak suara tidak bisa dipakai pada 17 April atau besok. Atas berbagai temuan dan laporan ini, Bawaslu kemudian menyampaikan kepada KPU. "Mungkin KPU sedang menyiapkan skenario pergantian dan sebagainya.  Itu merupakan domain teman-teman di KPU," tambahnya.

Terpisah, Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, mengatakan pada H-1 atau Rabu, seluruh logistik harus sudah sampai di TPS. Karena itu, seluruh logistik semestinya sudah dicek.

"Pastilah ditemukan apabila ada logistik misalnya surat suara rusak, bilik misalnya yang tidak memenuhi standar. Jadi petugas kami di lapangan itu melakukan cek terakhir untuk memastikan bahwa logistik pemilu dapat di pergunakan sebagaimana mestinya. Kami sudah menginstruksikan kepada jajaran KPU sampi di tingkat TPS, untuk memastikan bahwa logistik pemilu itu dapat di pergunakan memenuhi syarat dan layanan sehingga kami berharap kejadian faktor alam bisa karena kehujanan, atau faktor alam yang lain itu dapat diminimalisasi," jelas Wahyu.

Hari H pemungutan suara jatuh pada Rabu (17/4). Pada hari H nanti, masyarakat Indonesia yang sudah memiliki hak pilih akan memilih presiden-wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota dan anggota DPD RI.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IAQSzQ
April 16, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IAQSzQ
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Survei BPI: Elektabilitas Prabowo-Sandi Susul Jokowi-Maruf

Survei Bimata Politica Indonesia (BPI) digelar pada 23-29 Maret 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Lembaga survei Bimata Politica Indonesia (BPI) melalukan survei jelang hari pencoblosan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hasilnya, pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 menyusul elektabilitas capres dan cawapres nomor urut 01

Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha dalam siaran persnya mengatakan dari hasil survei yang dilakukan pada 23-29 Maret 2019, posisi elektabilitas Jokowi-Maruf berada di angka 36,30 persen. Sementara Prabowo-Sandi berada jauh di atas dengan perolehan 55,19 persen. Sementara itu 8,51 persen tidak menjawab atau belum menentukan pilihan.

Panji mengungkapkan, bahwa isu-isu netralitas aparat negara, korupsi di pemerintahan atau partai pendukung Jokowi yang membuat elektabilitasnya turun signifikan. Perubahan elektabilitas kedua kandidat dalam sebulan terakhir bahkan hari-hari terakhir sebelum pemilihan, cenderung sangat dinamis dan mengikuti isu per isu.

"Kalau kandidat satu pihak pendukungnya korupsi, langsung berdampak pada menurunnya angka elektabilitas bahkan tidak menutup kemungkinan kandidat lainnya mendapatkan limpahan suara,” kata Panji, Jumat (5/4).

Panji menambahkan, Jokowi kehilangan banyak potensi suara dari generasi muda. Hal ini disebabkan isu ketidaknetralan aparat negara dan penggunaan perangkat pemerintahan yang bahkan dinilai mirip seperti saat rezim Orde Baru berkuasa.

Menurutnya, dari sisi demografi, anak-anak muda mulai meninggalkan Jokowi karena menilai pendukungnya selalu meneriakkan Orde Baru ada di kubu sebelah. Namun, isu-isu pemanfaatan aparat dan perangkat negara dalam upaya mempertahankan kekuasaan seperti Orde Baru dilakukan oknum-oknum di pemerintahannya.

"Belum lagi isu korupsi, belum terungkapnya penyerang Novel Baswedan, pendukungnya ada yang di-OTT KPK dan sebagainya,” ujarnya.

Jumlah responden yang mengikuti survei BPI terdiri dari 1.022 responden dan mewakili 34 provinsi di Indonesia. Responden kemudian dipilih secara acak bertingkat selanjutnya digunakan metode pengumpulan data dengan wawancara tatap muka dan kuisioner dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 3,062 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UitE8S
April 05, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UitE8S
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

Hotel di Yogyakarta Mulai Siapkan Paket Menu Ramadhan

Hotel menggenjot pendapatan dengan paket makanan saat Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sejumlah pengusaha hotel berbintang di Yogyakarta mulai menyiapkan paket menu hidangan khusus bernuansa Timur Tengah untuk menarik pengunjung menyambut momentum bulan Ramadhan 2019.

"Kalau bulan puasa okupansi (tingkat hunian) agak rendah sehingga akan kami genjot dengan penyediaan paket makanan khusus," kata General Manager Grand Inna Malioboro, Ni Komang Darmiati di Yogyakarta, Kamis (4/4).

Menurut Ni Komang, paket makanan yang dihadirkan saat Ramadhan diberi nama Nusantara to Eastern. Paket tersebut terdiri atas menu-menu kuliner khas Nusantara hingga Timur Tengah.

"Konsepnya nanti masakan tradisional se-Nusantara tapi kita gabung dengan masakan khas Arab. Kami akan hadirkan mulai hari kedua hingga akhir bulan puasa," kata dia.

Menurut dia, momentum bulan puasa perlu didongkrak dengan berbagai ajang khusus karena okupansi di Grand Inna Malioboro biasanya terjadi penurunan okupansi hingga 50 persen. "Saat ini okupansi di Grand Inna 85 persen, nanti kalau bulan puasa bisa menjadi 50 persen, baru setelah Lebaran nanti naik lagi," kata dia.

Sementara itu, Public Relation Hotel Tentrem Yogyakarta, Venta Pramusanti mengatakan menyambut bulan puasa manajemen Hotel Tentrem juga telah menyiapkan hidangan khusus khas Nusantara, Asia, dan Mediterania. "Di bulan puasa nanti kami menyediakan paket buka puasa. Menu seputar hidangan Nusantara, Asia dan Mediterania, dikemas dalam All You Can Eat Buffet," kata dia.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istijab M Danunagoro mengatakan penurunan okupansi wajar terjadi setiap memasuki bulan Ramadhan karena banyak masyarakat yang mengurangi aktivitasnya ke luar kota. Dengan adanya tren penurunan okupansi, banyak hotel yang akhirnya belomba-lomba menyajikan tarif promo atau paket khusus untuk menarik pengunjung. Menurut dia, biasanya hingga minggu kedua dan ketiga Ramadhan, masih ada beberapa tamu yang akan mengadakan kegiatan MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions), namun kuantitasnya tidak sebesar hari-hari normal.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FR6JHC
April 04, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FR6JHC
via IFTTT
Share:

Monday, February 25, 2019

Airbnb akan Fokus Investasi ke Cina dan India

Cina dan India menarik lebih banyak wisatawan pasar Airbnb.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Airbnb akan melakukan investasi secara agresif di pasar berkembang seperti Cina dan India. Hal itu dilakukan setelah adanya lonjakan besar jumlah tamu dan daftar di negara tersebut selama 2017-2018.

Platform berbagi penggunaan rumah tersebut tahun lalu mengalami pertumbuhan 131 persen di Cina dan 65 persen di India dengan lonjakan perjalanan domestik yang terjadi. Terlebih lagi, negara-negara tersebut menarik semakin banyak pelancong internasional.

"Pada 2019, kami akan menggandakan investasi pemasaran kami di India untuk mendorong kesadaran Airbnb di seluruh negeri dan menjangkau jutaan tamu potensial," kata Direktur Regional Airbnb Asia-Pasifik Siew Kum-hong dilansir di laman Skift.com. Bahkan, pihaknya akan mengintegrasikan lebih banyak metode pembayaran lokan di India pada akhir tahun ini.

Salah satu pendiri dan kepala strategi Airbnb Nathan Blecharchzyk akhir pekan ini berada di New Delhi, India. Ia akan meluncurkan kemitraan dengan Digital Empowerment Foundation untuk memberikan pelatihan keterampilan perhotelan kepada 15 ribu pengusaha wanita yang potensial menjadi tuan rumah.

Tiga tahun lalu, pelancong Cina menyumbang 65 persen tamu Airbnb di Cina. Tahun lalu, mereka adalah mayoritas yang mencapai 91 persen. Di India, sebanyak 78 persen tamunya tahun lalu adalah wisawatan lokal. Sementara pada 2015 hanya 53 persen pelancong lokal.

Tidak hanya tingginya perjalanan domestik di kedua negara tersebut, mereka juga menjadi rumah bagi milenial dalam jumlah besar yakni 400 juta hingga 410 juta pemesan Airbnb. Sekitar 60 persen dari semua tamu yang memesan di Airbnb antara 2008 dan 2016 adalah generasi milenial. Lebih dari 40 persen dari semua tamu di India tahun lalu adalah berusia di bawah 30 tahun.

Hong mengatakan, pihaknya bertujuan untuk membawa satu miliar pengguna ke platformnya dalam 10 tahun ke depan.

"Pasar negara berkembang seperti Cina dan India, pusat pengaruh baru dalam pariwisata global akan menjadi mesin pertumbuhan kami saat kami berupaya mencapai tujuan itu," ujar dia.

Menurut Hong, jika semua berjalan dengan baik, pada 2030 sebanyak 40 persen dari satu miliar pengguna atau 400 juta akan berasal dari pasar negara berkembang di Asia Pasifik, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TjaIVS
February 25, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TjaIVS
via IFTTT
Share:

Monday, February 18, 2019

Tips Memulai Bisnis Bagi Milenial

Bisnis harus disesuaikan dengan minat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank BRI Syariah Tbk atau BRI Syariah memberi inspirasi milenial muslim pada acara Islamic Nexgen Fest Hijab Celebration 2019 yang digelar di kawasan Bintaro Jaya Xchange Park, Ahad (17/2). Acara digelar oleh startup fashion muslim HIJUP berkolaborasi dengan Kementerian BUMN bersama Bank Umum Syariah anak perusahaan BUMN.

Deputi Divisi Mikro BRI syariah Mohammad Isnaeni memberi tips-tips bagi milenial muslim yang ingin memulai bisnis. Menurutnya, yang harus dilakukan untuk memulai bisnis, selain berbekal niat, generasi muda yang ingin mulai berbisnis sebaiknya menyesuaikan bisnis dengan minatnya.

"Contoh Ria Ricis dengan bisnis hijabnya, dan Andanu Prasetyo dengan bisnis kopinya," katanya dalam talkshow bertema 'start your business now'. Ria Ricis dan Andanu Prasetyo (founder Kopi Tuku) juga turut dalam talkshow tersebut.

Setelah niat dan minat, ia melanjutkan, diperlukan business plan dan modal. BRI Syariah dalam acara tersebut menawarkan produk pembiayaan yang cepat, mudah, berkelanjutan dan syari.

Pada 2019, BRI Syariah masih menyalurkan pembiayaan mikro dengan plafon mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 200 juta. Ada dua pilihan akad untuk pembiayaan mikro, yakni Murabahah, MMQ dan IMBT. Selain menawarkan pembiayaan mikro, BRI Syariah hingga saat ini menjadi satu-satunya bank syariah yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat.

BRI Syariah pada 2018 menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro sebesar total Rp 449,6 miliar sementara KUR Kecil sebesar Rp 248,9 miliar. Plafon untuk KUR Mikro sampai dengan Rp 25 juta, sedangkan plafon untuk KUR Kecil mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 200 juta.

Sementara itu, Direktur Utama BRI Syariah Moch. Hadi Santoso mengatakan, salah satu goal pemerintah adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Kini, Indonesia memiliki potensinya. Apalagi, ia melanjutkan, banyak enterpreneur muda yang membangun start up, salah satunya HIJUP.

"Nah kita sediakan medianya untuk bertransaksi secara syariah melalui BRIsyariah. Kami dukung komitmen pemerintah dalam memajukan industri halal di Indonesia. Generasi milenial ini harus terus mengembangkan kreativitasnya," ujarnya.

Gelaran Islamic Nexgen Fest Hijab Celebration 2019 tersebut selain diisi talkshow, dimulai dengan Fun Run yang diikuti ratusan hijabers dan bazar halal fesyen. Lebih dari 1.000 muslimah ikut dalam kegiatan ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GMwM4N
February 18, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GMwM4N
via IFTTT
Share:

Monday, February 4, 2019

Kontra Persija, Home United Bidik Tren Positif

Di semifinal Piala AFC zona ASEAN musim lalu Home menang agregat 6-3 atas Persija.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Singapura, Home United, bertekad untuk mempertahankan tren positif kontra Persija Jakarta menjelang laga kualifikasi Liga Champions Asia di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, Selasa (5/2). Terlebih lagi, menurut pelatih Saswadimata Dasuki ajang Liga Champions Asia lebih bergengsi ketimbang panggung pertemuan terakhir kedua tim di semifinal Piala AFC zona ASEAN 2018 lalu.

"Tentu saya optimistis. Ini kandang kami. Kami juga ingin melanjutkan tren positif saat berjumpa Persija tahun lalu," kata Dasuki dalam jumpa pers prapertandingan, seperti dikutip keterangan resmi, Senin (4/2). "Apalagi ini kompetisi bergengsi, kualifikasi Liga Champions Asia. Kami ingin berusaha yang terbaik untuk bisa melangkah ke babak selanjutnya."

Home United memang mengantongi modal besar sebelum menjamu Persija karena memenangi dua laga partai semifinal Piala AFC zona ASEAN musim lalu dengan skor agregat 6-3. Saat tampil di hadapan pendukungnya sendiri, tim besutan Dasuki sukses menang 3-2 sebelum kemudian mempecundangi Persija di muka publik Stadion Utama Gelora Bung Karno di laga kedua.

Kendati bermodalkan catatan manis, Dasuki tak mau menganggap enteng Persija dan ia menilai laga esok akan berlangsung ketat. "Besok adalah laga yang ketat dan tentunya sulit bagi kami. Namun kami sudah mempersiapkan hal itu dan siap untuk besok," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh penggawa Home United, Izzdin Shafiq, yang menilai Persija bakal menjadi lawan tangguh timnya. "Persija sekali lagi menjadi lawan tangguh untuk kami dan tidak mudah untuk kami lawan besok," ujar gelandang berusia 28 tahun itu. "Untuk itu kami harus tunjukkan kekuatan sekaligus kemampuan kita."

Pemenang laga Home United kontra Persija sudah ditunggu wakil Australia, Newcastle Jets, di babak kualifikasi kedua.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SppLNn
February 04, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SppLNn
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 29, 2019

Palestina Usulkan Pasukan Penjaga Perdamaian di Tepi Barat

Kehadiran pasukan tersebut untuk meredam aksi serangan ekstremis Yahudi di Tepi Barat

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH – Otoritas Palestina meminta PBB mengerahkan pasukan internasional permanen di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Permintaan diajukan setelah Israel menangguhkan kehadiran kelompok pengamat PBB di kota Hebron. 

Palestina menilai kehadiran pasukan internasional di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dibutuhkan untuk menjamin keselamatan warga Palestina di sana.  

"Kami menyerukan PBB menjamin keselamatan dan perlindungan rakyat Palestina, tidak hanya memastikan keberlanjutan kehadiran TIPH (Temporary International Presence in Hebron), tapi juga menyebar kehadiran (pasukan) internasional permanen di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur," ujar Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat, dalam sebuah pernyataan, dikutip laman kantor berita Palestina, WAFA, Selasa (28/1). 

Menurut Erekat, AS adalah pihak yang harus menjamin perlindungan bagi rakyat Palestina. 

Hal itu harus dilakukan hingga pendudukan Israel atas Palestina usai. Washington diketahui kerap membela dan mendukung Israel di berbagai forum internasional, termasuk PBB.  

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan tidak akan memperpanjang mandat TIPH yang telah beroperasi selama lebih dari 20 tahun. 

Menurut Netanyahu kelompok tersebut melakukan perlawanan terhadap Israel. 

"Kami tidak akan membiarkan kelanjutan pasukan internasional yang bertindak melawan kami," kata Kantor Netanyahu, dikutip laman New York Times, Selasa (28/1). 

Erekat menilai, keputusan Israel untuk tidak memperbarui mandat TIPH, yang telah ada sejak 1997, adalah langkah baru menuju pembatalan perjanjian yang sudah ditandatanganinya, termasuk Oslo Interim Agreement. 

Selain itu, keputusan tersebut menunjukkan bahwa Israel membenci legitimasi internasional dan menempatkan dirinya di atas serta di luar tatanan internasional. 

"Dengan dukungan Pemerintah AS saat ini, Israel terus menghasut dan melanggar hak-hak dasar dan nasional serta kebebasan rakyat Palestina dan merendahkan serta menghina badan yang menyatukan bangsa-bangsa di dunia kita, PBB," ujar Erekat. 

TIPH, yang terdiri dari 64 pengamat internasional dari lima negara Eropa dan dipimpin Norwegia, dibentuk berdasarkan adopsi resolusi Dewan Keamanan PBB 904. Resolusi itu mengecam pembantaian 1994. 

Saat itu gerakan pemukim teroris Israel membantai jamaah yang tengah menunaikan salat Shubuh di Masjid al-Ibrahim di Hebron. Selain menewaskan 50 warga Palestina, serangan itu juga menyebabkan ratusan orang lainnya luka-luka. 

Resolusi itu juga menyerukan Israel menyita senjata para pemukimnya guna mencegah mereka melakukan serangan lebih lanjut terhadap warga Palestina. (Kamran Dikarma)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Rr7YB0
January 29, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Rr7YB0
via IFTTT
Share:

Friday, January 25, 2019

Relasi NU-Muhammadiyah dalam Kacamata Antropolog Amerika

Kedua organisasi massa Islam terbesar di Indonesia ini kini saling bersinergi.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA— Hubungan antara ormas Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sangat dinamis. Keduanya sempat renggang dan tak jarang pula menunjukkan kemesraan.

Peneliti Arizona State University, Mark Woodmard, mengaku turut senang, kerja sama Muhammadiyah dan NU sudah semakin biasa terjalin. Padahal, jika menengok ke era sebelum 1998 saja, belum terlihat kerja sama ini bisa terjalin.

Terlebih, ia merasa, orde baru terus menjaga ketidakakuran Muhammadiyah dan NU. Woodmard menilai, itu lantaran persatuan Muhammadiyah dan NU dianggap bisa jadi ancaman politik bagi penguasa kala itu. 

"Pada 1978, ketika saya ke Indonesia, perkumpulan seperti ini masih tidak bisa terlaksana karena waktu itu hubungan Muhammadiyah dan NU kurang baik," kata Woormard  dalam Seminar "Islam Indonesia di Pentas Global: Inspirasi Damai Nusantara untuk Dunia" di Balai Senat, UGM, Yogyakarta, Jumat (25/1).

Kala itu, kata dia, walau level petinggi cukup bisa melakukan dialog-dialog, masih ada ketakutan ditingkatan akar rumput. 

Woodmard merasakan sendiri, di perkampungan Yogyakarta kala itu, ada ‘tembok tinggi’ yang membatasi keduanya.

Ibadah misalnya, Woodmard yang tinggal tidak jauh dari satu masjid Muhammadiyah melihat sendiri, bagaimana orang-orang NU tidak mau ibadah ke sana. Itu terjadi sebaliknya, saat orang-orang Muhammadiyah tidak mau ibadah ke masjid NU.

Selain itu, banyak perbedaan-perbedaan kecil yang dulu kerap dibesarkan. Beda jumlah shalat tarawih misalnya, yang dirasa tidak terlalu penting, bisa menjadi satu kasus perselisihan yang begitu besar.

Namun, semua berubah. Ia merasa, sejumlah kejadian menjadi latar belakang komunikasi terjalin lebih baik antara Muhammadiyah dan NU. Perjuangan pada masa reformasi misal, yang telah membuka ruang identitas baru bagi keduanya.

Kondisi itu terjadi lantaran adanya kesamaan tujuan, demokrasi. Bagi Woodmard, kerja sama yang terjalin antara Buya Syafii Maarif dan Gus Dur, menjadi satu proyek yang sangat penting dan bersejarah.

Hari ini, kerja sama menjadi satu peristiwa yang biasa. Bahkan, kolaborasi jadi salah satu lagkah yang kerap menjadi program-program yang tidak cuma dilakukan ditingkatan atas, tapi di akar rumput Muhammadiyah dan NU.

"Kompetisi sekarang ditransformasikan menjadi program-program yang baik, perbedaan yang dulu ada kini tidak terlalu penting," kata Woodmard.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sNU81Q
January 25, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sNU81Q
via IFTTT
Share:

Friday, January 18, 2019

Ustadz Ba'asyir Bebas, TKN: Bukti Jokowi Cinta Ulama

TKN menilai pembebasan Ustadz Ba'asyir dengan alasan kemanusiaan sudah tepat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir merupakan salah satu bukti Presiden Jokowi adalah sosok yang mencintai ulama. Ace menilai, pembebasan Ustadz Ba'asyir dengan alasan kemanusian sudah tepat.

"Tentu pemberian pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir ini sebagai bukti bahwa Presiden Jokowi merupakan figur yang memang pada dasarnya mencintai ulama," kata Ace Hasan dihubungi di Jakarta, Jumat (18/1).

Ace mengatakan pembebasan Ba'asyir atas dasar kemanusiaan, lantaran yang bersangkutan sudah sering sakit dan usianya juga sudah lanjut. Ia meminta pembebasan Ba'asyir tidak dimaknai secara politik. Dia menilai langkah pembebasan semestinya didukung.

"Jangan dimaknai secara politik, sudah seharusnya langkah ini didukung karena pertimbangan kemanusiaan," ujarnya.

Baca juga:

Ace meyakini langkah tersebut tentu dilakukan atau diputuskan Presiden Jokowi setelah berbicara dengan sejumlah pihak. Pada kesempatan berbeda Presiden Joko Widodo membenarkan bahwa pemerintah akan segera membebaskan Ustaz Ba'asyir demi alasan dan atas dasar pertimbangan kemanusiaan.

"Ya yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya beliau kan sudah sepuh, ya pertimbangannya kemanusiaan," kata Presiden Joko Widodo.

Presiden yang menugaskan kuasa hukumnya Yusril Ihza Mahendra untuk mengupayakan pembebasan Ba'asyir membenarkan bahwa kondisi kesehatan Ba'asyir yang menurun menjadi pertimbangan utama. Presiden mengatakan rencana pembebasan tersebut sudah melalui pertimbangan yang panjang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FIDb0b
January 18, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FIDb0b
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 16, 2019

Polisi Siapkan Empat Lapis Pengamanan Debat Capres

Sebanyak 2.000 polisi dikerahkan untuk mengamankan debat Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menyiapkan empat lapis pengamanan debat calon presiden putaran pertama yang diadakan Komisi Pemilihan Umum di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). Sebanyak 2.000 polisi dikerahkan untuk mengamankan debat perdana capres-cawapres Pilpres 2019.

"Di lokasi (pengamanan) kita bagi empat ring," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (16/1).

Ia menjelaskan, ring pertama berada dalam ruangan debat. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang akan memimpin pengamanan dalam ruangan. "Di luar ruangan, ring dua, pihak Kepolisian dan TNI yang akan berjaga," kata Argo.

Sementara itu, pengamanan ring tiga berada di luar hotel dan Kompleks Perkantoran Bidakara. Terakhir, pengamanan ring empat ditempatkan di luar lokasi debat. "Pengamanan ring empat dikawal dari jajaran Direktorat Lalu Lintas dan Sabhara," katanya.

Argo menyebut, Polda Metro Jaya berencana mengerahkan hampir dua ribu personel untuk mengawal debat capres putaran pertama yang bertema hukum, HAM dan terorisme.  elain dari polisi, juga dilibatkan para personel TNI dan pengamanan internal Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengamankan debat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, mengatakan semua sudah dilakukan dengan komprehensif. "Penyekatan (massa pendukung) agar tidak terjadi bentrok fisik," ucapnya.

Dia pun mengimbau agar para pendukung dan masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya debat. Acara debat akan diikuti oleh dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Debat perdana ini akan mengangkat tema hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Acara ini akan dipandu oleh jurnalis senior Ira Koesno dan Imam Priyono.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FwGvwl
January 16, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FwGvwl
via IFTTT
Share:

Monday, January 14, 2019

Polisi: VA Aktif Sebar Foto Dirinya

Polisi menegaskan VA masih berstatus sebagai saksi korban.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menegaskan hingga saat ini status hukum artis VA masih sebagai saksi korban. Kendati demikian, ia mengungkapkan, beberapa faktor memberatkan dan bisa menjadikan artis VA menjadi tersangka dalam kasus prostitusi online.

Ia menyebutkan faktor tersebut di antaranya VA diduga terlibat aktif mentransmisikan foto-foto vulgar dirinya. Selain itu, berdasarkan hasil digital forensik, VA juga kerap melakukan percakapan atau chatting yang tidak sesuai dengan etika dan kesusilaan.

Bahkan, kata Barung, VA melakukannya bukan satu atau dua kali, tetapi sering. "Potensi memberatkan bakal jadi tersangka. Bahwa kegiatan ini melibatkan yang bersangkutan secara aktif, meng-upload foto dan gambarnya (vulgar) secara aktif, melakukan chatting yang tidak sesuai dengan etika dan kesusilaan, dan yang bersangkutan melakukannya sering kali," kata Barung di Mapolda Jatim, Surabaya, Senin (14/1).

Barung menjelaskan, jika nantinya dijadikan tersangka, VA bisa dijerat dengan UU ITE tentang kesusilaan, seperti yang tertuang dalam Pasal 27 ayat 1. Yakni setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

Kasus ini bermula ketika Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mengungkap kasus prosititusi online yang melibatkan artis ibukota di Surabaya pada Sabtu (5/1). Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan lima orang yang terdiri dari artis berinisial VA dan foto model berinisial AS, satu asisten, dan dua muncikari.

Artis VA tersebut diperkirakan mendapat bayaran Rp 80 Juta dari pelayanan yang diberikan kepada pelanggannya. Sementara foto model berinisial AS disebut-sebut mendapatkan bayaran Rp 25 juta untuk sekali kencan. Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan dua tersangka, yakni ES dan TN, yang merupakan muncikari dari VA dan AS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ru5oPC
January 14, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ru5oPC
via IFTTT
Share:

45 Ribu Penyuluh Agama Islam Non-PNS Naik Gaji

Kemenag menaikkan gaji penyuluh agama non-PNS sebesar 100 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyuluh agama Islam non-pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) ada sebanyak 45 ribu orang. Mulai Januari 2019, Kemenag menaikkan gaji penyuluh agama non-PNS sebesar 100 persen.

Direktur Penerangan Agama Islam dari Kemenag, HA Juraidi mengatakan, ada penyuluh agama Islam yang berstatus PNS dan non-PNS. Penyuluh agama Islam PNS jumlahnya sekitar 4.960 orang di seluruh Indonesia. Besaran gajinya sesuai jenjang jabatan mereka.

Sementara, penyuluh agama Islam non-PNS digaji Rp 500 ribu setiap bulan. "Jumlah penyuluh agama Islam non-PNS mencapai 45 ribu orang se-Indonesia, sementara ini gajinya hanya Rp 500 ribu per bulan, naik 100 persen jadi Rp 1 juta mulai tahun ini," kata Juraidi kepada Republika.co.id, Ahad (13/1).

Ia menerangkan, mulai tahun 2016, Kemenag sudah mulai merekrut pegawai penyuluh agama. Diutamakan merekrut sarjana non-kependidikan karena penyuluh agama tugasnya memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat.

Di setiap kecamatan ada sekitar delapan sampai sepuluh penyuluh agama. Pekerjaan mereka ke desa-desa untuk memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat. Seperti memberikan ceramah keagamaan dan menggelar diskusi. Para penyuluh agama diwajibkan memiliki kelompok binaan.

"Satu orang penyuluh agama minimal memiliki dua kelompok binaan, bisa berupa majelis taklim dan komunitas tertentu, ada juga yang membina kelompok pemulung," ujarnya.

Setelah ada kenaikan gaji, Juraidi berharap penyuluh agama bisa lebih bertanggungjawab lagi dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Pemerintah baru bisa memberikan apresiasi sebesar itu kepada penyuluh agama. Oleh karena itu tugas mereka tidak terlalu berat.

Ia menegaskan, yang menjadi kewajiban mereka, dalam sepekan memberikan dua kali penyuluhan dan mempunyai dua kelompok binaan. Semoga mereka lebih baik lagi dalam melaksanakan kewajibannya. "Terutama tugas menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin dan moderat," ujarnya.

Ia menyampaikan, penyuluh agama Islam non-PNS rata-rata berusia 25 tahun sampai 60 tahun. Mereka direkrut dan dikontrak selama tiga tahun menjadi penyuluh agama non-PNS, setiap tahunnya ada seleksi ulang. Mereka juga punya kesempatan menjadi PNS sama dengan masyarakat lainnya. Asalkan mereka ikut tes PNS untuk bisa menjadi PNS.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, kenaikan gaji untuk penyuluh agama sebenarnya sudah disampaikan sejak tahun 2018. Beberapa tahun sebelumnya kebijakan keuangan pemerintah lebih banyak diarahkan kepada peningkatan infrastruktur.

Hal ini bertujuan guna mengejar ketertinggalan infrastruktur. "Di tahun ini, kebijakan lebih diarahkan pada peningkatan SDM. Itu mengapa honor penyuluh pun 100 persen ditingkatkan," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CvJgdt
January 14, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CvJgdt
via IFTTT
Share:

Friday, January 4, 2019

Tantangan Republika Semakin Besar

Media massa harus terus berinovasi tanpa meninggalkan akar rumput identitasnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Maarif NU, KH Zaenal Arifin Junaidi menyampaikan selamat atas hari jadi ke-26 Harian Republika yang jatuh pada 4 Januari. Di usia yang bukan seumur jagung ini, tantangan Republika sebagai media massa semakin besar.

Menurutnya, di tengah era revolusi industri keempat, media massa harus terus berinovasi namun tidak meninggalkan akar rumput identitasnya.

"Saya berharap, di era revolusi industri 4.0 atau yang dikenal dengan era disruption saat ini Republika terus berinovasi," kata dia kepada Republika, Jumat (4/1).

Saat Republika sudah melakukan inovasi tanpa meninggalkan identitasnya, kata dia, maka pemberitaan Republika dapat sekaligus memajukan pendidikan khususnya pendidikan Islam dengan nafas kebangsaan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GWUtsO
January 04, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GWUtsO
via IFTTT
Share:

Thursday, January 3, 2019

Jadi Anggota DK PBB, Indonesia Bisa Bantu Muslim Rohingya

Indonesia menetapkan isu Palestina sebagai agenda prioritas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengajar Hubungan Internasional Universitas Indonesia Aisha Kusumasomantri mengatakan banyak hal yang bisa Indonesia lakukan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB). Salah satunya isu Muslim Rohingya di Myanmar. Dalam ASEAN ada norma-norma yang tidak memperbolehkan anggotanya untuk melakukan intervensi urusan internal anggota lain. 

Karena sampai saat ini sangat sulit bagi Indonesia untuk mendesak Myanmar menghentikan gelombang kekerasan yang dilakukan militer mereka terhadap Muslim Rohingya, sebagai anggota DK PBB kini Indonesia memiliki jalur alternatif. Meskipun, hal itu tidak berarti Indonesia bisa serta-merta melakukan intervensi langsung. 

"Jelas Indonesia mendukung permasalahan hak asasi manusia yang ada di Myanmar tetapi sebenarnya Indonesia tidak bisa melakukan intervensi karena ada norma-norma non-intervensi di ASEAN karena itu, mungkin keberadaan Indonesia di DK PBB bisa menjadi salah satu jalur Indonesia untuk memiliki suara dan melakukan pendekatan ke Myanmar untuk bisa menyelesaikan dan membuat resolusi permasalahan Muslim Rohingya," kata Aisha, Kamis (3/1). 

Keanggotaan Indonesia di DK PBB periode 1 Januari 2019-31 Desember 2020 merupakan keanggotaan yang keempat kalinya. Sebelumnya, Indonesia pernah menjadi anggota tidak tetap DK PBB periode 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008. 

"Intinya Indonesia dapat menekan dan membujuk Myanmar untuk menyelesaikan isu Rohingya karena selama di ASEAN sudah ada norma ASEAN Way atau the Principle of Non-Interference yang kemudian membuat Indonesia tidak bisa menyelesaikannya lewat jalur ASEAN, rata-rata di ASEAN isu-isu non-tradisonal saja," kata Aisha.  

Di DK PBB, Indonesia dapat merangkul Myanmar untuk menyelesaikan isu Muslim Rohingya. Selain isu Rohingya, Indonesia juga dapat berkontribusi dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina. Sejak terpilih sebagai anggota DK PBB pada bulan Juni 2018, Indonesia sudah menetapkan isu Palestina sebagai agenda prioritas. Hal itu disampaikan sendiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Aisha mengatakan Indonesia sudah fokus dalam permasalahan pelanggaran hak asasi manusia dan Kemerdekaan Palestina. "Sekarang fokusnya sebenarnya penghapusan opresi konflik Israel dan Palestina, sebenarnya permasalahannya lebih di sana," katanya.  

Saat ini, Indonesia memiliki konflik dalam negeri yang menarik perhatian internasional. Indonesia menggunakan pendekatan yang cukup reaktif terhadap penembakan 31 orang pekerja proyek pembangunan jembatan di Kabupaten Nduga, Papua.

Reaksi keras pemerintah Indonesia di Papua menjadi sorotan masyarakat Internasional. Menurut Aisha sampai saat ini tidak ada reaksi khusus dari masyarakat Internasional tentang reaksi Indonesia tersebut. Tapi ia tetap menyarankan agar Indonesia untuk tetap menggunakan pendekatan halus dengan Papua agar posisi Indonesia di DK PBB tidak dipertanyakan.   

"Untuk Papua sendiri sebenarnya Indonesia ini dalam posisi yang sedikit sulit, karena selama ini Indonesia sudah melakukan pendekatan yang cukup halus, seperti pembangunan infrastruktur dan pemenuhan masyarakat sekitar dalam kontra-intelijen sendiri, ada strategi pemenuhan hati dan pikiran, yang dilakukan Indonesia pasca-reformasi adalah itu terlepas dari insiden tahun 2014 di Wamena," kata Aisha.  

Pendekatan yang keras pasca-insiden Nduga menyebabkan strategi kontra-intelijen itu sedikit terhambat. Sebab, kata Aisha, strategi pemenuhan hati dan pikiran dijalankan sebagai solusi jangka panjang untuk merebut simpati rakyat Papua. Aisha mengakui isu Papua ini menjadi sorotan di masyarakat internasional. 

Ia yakin akan ada kelompok-kelompok yang menuntut penegakan hak asasi manusia di Papua. Hal itu karena meski pendekatan ke Papua jauh lebih baik pasca-reformasi tapi masih ada pendekatan-pendekatan yang cukup reaktif. 

"Dari saya sebaiknya kembali dipertimbangkan strategi penanganan kembali ke strategi pemenuhan hati dan pikiran dan kembali lagi menyerahkan operasinya ke polisi dari yang sebelumnya tentara," kata Aisha. 

Pada 2 Januari 2019, secara resmi Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK PBB periode 1 Januari 2019 - 31 Desember 2020. Pada saat dilakukan pemilihan anggota DK PBB oleh seluruh negara anggota PBB bulan Juni 2018 lalu, Indonesia memperoleh dukungan 144 suara dari 193 negara anggota PBB.

“Besarnya dukungan tersebut merupakan bentuk kepercayaan masyarakat internasional terhadap rekam jejak diplomasi dan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berperan penting dalam menjaga perdamaian dunia," kata Wakil Tetap RI PBB, Dian Triansyah Djani, dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri RI. 

Indonesia bersama 14 negara lainnya yaitu, AS, Inggris, Perancis, Rusia, RRT, Kuwait, Afrika Selatan, Pantai Gading, Equatorial Guinea, Jerman, Belgia, Polandia, Peru, dan Republik Dominika akan menjadi bagian dari proses perumusan kebijakan untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional sesuai mandatnya di dalam Piagam PBB. Sejak 1 Januari 2019, Dian juga telah diberikan tanggung jawab sebagai Ketua Komite Resolusi DK PBB 1540 mengenai senjata pemusnah massal, Komite Sanksi terkait dengan terorisme seperti Komite Sanksi Resolusi DK PBB 1267, di samping itu akan mengetuai Komite Sanksi Resolusi DK PBB 1988. 

Indonesia juga akan menjadi Wakil Ketua Komite Sanksi untuk Sudan Selatan dan Komite Sanksi mengenai Irak. Di antara ke-15 anggota DK PBB periode 2019 – 2020, Indonesia merupakan negara penyumbang pasukan terbesar untuk Misi Keamanan PBB. 

Oleh karena itu, selain isu global lainnya, Indonesia akan memberi perhatian pada peningkatan efisiensi dan efektifitas misi perdamaian PBB. Selain Indonesia, negara anggota PBB lain yang juga memulai masa keanggotaannya di DK PBB pada periode yang sama adalah Afrika Selatan, Belgia, Republik Dominika, Jerman. 

Negara-negara itu akan menggantikan negara anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB yang berakhir masa jabatannya sejak 31 Desember 2018, yakni Kazakhstan, Bolivia, Ethiopia, Belanda dan Swedia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VrlPKR
January 03, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VrlPKR
via IFTTT
Share: