Showing posts with label 2019 at 04:15PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:15PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Menhan Sedih Melihat Purnawirawan Terlibat Aksi Usai Pemilu

Menhan menilai seharusnya purnawirawan tak menghilangkan citra yang telah dibangun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, menilai keterlibatan purnawirawan TNI dalam beberapa kejadian pascapemilu seharusnya tidak boleh terjadi. Ia merasa sedih ada senior serta adik angkatannya yang terlibat dalam kejadian seperti aksi 22 Mei lalu.

"Terus terang saja, di sana yang diperiksa-periksa itu kan banyak purnawirawan. Itu senior saya, ada adik-adik angkatan saya. Sebagai sama-sama purnawirawan, sebetulnya tidak baik, ini tidak boleh terjadi begitu," ujar Ryamizard di Kementerian Pertahanan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/5).

Ia mengatakan, seharusnya mereka jangan menghilangkan citra yang selama ini dimiliki dengan terlibat aksi-aksi tak sepantasnya. Menurut dia, pengabdian kepada bangsa dan negara selama berpuluh-puluh tahun tak sepatutnya dicoreng.

"Temen-temen kita gugur baik di Aceh, Papua, terutama di Timtim. Nah ini sisa-sisa yang belum gugur ini kenapa jadi begitu? Nah ini saya kalo dikatakan sedih, sedih saya," kata dia.

Ryamizard menuturkan, sebagai Menhan ia selalu berpikir positif dan berdiri di atas semua pihak. Ia melihat adanya ketidakpuasan dalam melihat hasil pemilu sebagai suatu hal yang biasa. Tapi, ketidakpuasan itu harus dicari jalan keluarnya melalui jalur-jalur yang sudah disediakan.

"Saya mengajak semua pihak, terutama yang tidak puas untuk tidak melakukan apa-apa, tidak melakukan kerusakan. Yang susah bukannya 01, 02, tapi rakyat," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I8z7pE
May 30, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I8z7pE
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 29, 2019

Gerindra Heran Prabowo ke Dubai Diributkan, Manifes Bocor

Prabowo ke luar negeri bersama koleganya dalam rangka urusan bisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dikabarkan melakukan penerbangan ke Wina (Austria) setelah sebelumnya singgah ke Dubai (Uni Emirat Arab). Nyaris di semua media arus utama memberitakan perjalanan ketua umum Partai Gerindra dan juga menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengaku heran, kenapa perjalanan pribadi Prabowo selalu digunjingkan. Padahal Prabowo pergi ke Eropa bersama koleganya dalam rangka urusan bisnis.

"Ke luar negeri untuk kepentingan urusan bisnis. Apalagi beliau juga mempunyai pergaulan yang luas. Jadi masalahnya di mana, apa yang salah dengan Pak Prabowo?" tanya Andre dengan heran, saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (29/5).

Oleh karena itu, politikus Partai Gerindra itu meminta agar kegiatan Prabowo tidak 'digoreng' atau di-frame secara negatif. Padahal sebagai pengusaha yang memiliki jaringan yang luas, tak terkecuali di Eropa perjalanan ke luar negeri dalam urusan bisnis menjadi hal yang biasa. Seperti pengusaha pada umumnya.

"Teman-temannya ini banyak di Asia, Eropa. Jadi, biasa saja kalau dia dari Dubai ke Austria. Oleh karena itu jangan diframe yang tidak-tidaklah," tuturnya.

Selain itu Andre juga mempertanyakan terkait beredarnya manifes penerbangan Prabowo bersama rekan-rekannya. Menurut Andre tidak hanya sekali, sebelumnya info perjalanan Prabowo ke Brunei Darussalam juga beredar luas.

Oleh karena itu, Andre meminta agar ada investigasi soal penyebar manifes tersebut. Andre juga mempertanyakan apa kepentingan dari penyebaran manifes perjalanan Prabowo.

"Saya minta ini diinvestigasi siapa yang menyebar manifes. Apakah pihak bandara atau pihak Imigrasi yang menyebarkan. Ini kok bisa tersebar luas, apa motifnya," pinta Andre.

Prabowo sendiri bertolak ke Dubai dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada Selasa (28/5) pagi WIB menggunakan jet pribadi. Mantan Danjen Kopassus itu ditemani sejumlah nama yang ikut dalam penerbangan itu.

Yakni, asisten pribadi Prabowo Tedy Arman, Yuriko Fransiska Karundeng, Gibrael Habel Karapang, Mikhail Davydov dan Amzhelika Butaeva yang merupakan warga negara Rusia, Justin warga negara Amerika Serikat, serta Mischa Gemermann yang merupakan warga negara Jerman. (Ali Mansur)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2woVJwz
May 29, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2woVJwz
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Pemerintah Bahas Pemanfaatan Limbah Tambang

Pemerintah berencana menggunakan slag sebagai bahan agregat pembangunan jalan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berencana menggunakan slag sebagai bahan agregat pembangunan jalan. Slag merupakan limbah padat bukan logam yang dihasilkan dari proses peleburan logam pada tanur (furnace) dan merupakan kumpulan oksida dalam keadaan lebur dan terpisah dari fasa logam cair selama proses peleburan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, pemerintah kini terus mematangkan rencana penggunaan slag yang selama ini tidak termanfaatkan dengan baik. Salah satunya adalah untuk jalan, beton maupun batako. "Jadi ke pabrik semen dan macam macam," tuturnya saat ditemui usai rapat koordinasi di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (21/5).

Arcandra menjelaskan, dalam rapat tersebut, Kementerian ESDM bersama Kementerian BUMN membahas mengenai bagaimana treatment slag dari smelter, baik itu slag nikel maupun iron. Selain mengurangi limbah tambang, pengolahan slag dilakukan guna mengoptimalkan proses hilirisasi.

Tapi, Arcandra mengakui, proses pemanfaatan slag masih harus melalui sejumlah pembahasan dengan pemangku kepentingan lain. Di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Perindustrian. "Kita akan meeting kembali untuk membahas rekomendasinya seperti apa," ujarnya.

Arcandra memastikan, pemerintah tetap akan mempertimbangkan berbagai aspek dalam pemanfaatan slag. Menurutnya, pembahasan akan fokus pada bagaimana hilirisasi dapat jalan secepat mungkin dengan tetap memenuhi baku mutu lingkungan.

Sementara itu, Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan, pemanfaatan slag dilakukan seiring dengan langkah pemerintah yang ingin mendirikan lebih banyak smelter. Hal tersebut menimbulkan permasalahan berupa sisa dari proses tambang. Oleh karena itu, solusi dalam pengolahan limbah juga harus dicarikan.

Fajar menuturkan, pembuangan slag tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Sebab, menurut Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), slag tergolong B3.

Agar pengelolaannya lebih ramah lingkungan, pemerintah melalui Kementerian LHK akan membuat acuan khusus. "(Slag) harus ditumpuk atau di treatment sebagai B3, jadi mendapat izin pemanfaatan dari KLHK," kata Fajar.

Menurut Fajar, rencana pemanfaatan slag akan dibahas terlebih dahulu di lingkup Kementerian LHK, khususnya dalam Direktorat Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3). Mereka akan mencari jalan untuk mempercepat dua hal, yakni perizinan dan pemanfaatan product sampling.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Eh3ut1
May 21, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Eh3ut1
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Pangsa Pasar Ekonomi dan Keuangan Syariah Masih Minim

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak, pangsa pasar syariah masih minim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menyebut, pangsa pasar ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia hanya 5,3 persen terhadap total pasar industri perbankan nasional. Agus Muharram, Staf Khusus Menkop UKM, mengatakan, pangsa pasar itu relatif minim dan jauh lebih kecil dibanding sejumlah negara mayoritas penduduk islam lainnya.

"Ini masih jauh dibanding pangsa pasar ekonomi dan keuangan syariah di sejumlah negara. Malaysia mencapai 23,8 persen, Uni Emirat Arab 19,6 persen, dan Arab Saudi 51,1 persen," kata Agus dalam keterangan resminya diterima Republika.co.id, Ahad (19/5).

Agus optimistis, sektor ini bakal memberikan kontribusi besar terhadap penambahan lapangan pekerjaan di Tanah Air jika dikerjakan secara serius. Institusi syariah, kata Agus, mencakup bank syariah, unit usaha syariah (UUS) di bank umum, lemaga Keuangan mikro syariah (LKMS), koperasi jasa keuangan syariah (KJKS), pembiayaan syariah, serta lembaga keuangan bukan bank (LKBB)

Dalam hal ini, Kemenkop dan UKM mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk memberikan materi kuliat terkait syariah dan bank syariah. "Menawarkan kurrikullum yang bisa link and macth dengan dunia kerja di sektor keuangan syariah," ujarnya.

Kendati demikian, Agus menjelaskan, meski belum tergarap optimal, Indonesia sudah menorehkan prestasi pada industri syariah. Ia mencatat, Indonesia menjadi negara dengan jumlah institusi keuangan syariah terbanyak di dunia.

Indonesia memiliki 5,000 unit institusi syariah, yang mencakup 34 bank syariah, 58 operator takaful atau asuransi syariah,7 modal ventura syariah, 163 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), serta 4.500 koperasi syariah atau baitul mal wat tamwil (BMT). Indonesia juga telah mencetak nasabah ritel terbesar dalam suatu pasar tunggal dengan total lebih dari 23 juta rekening (Mei 2017), menerbitkan SUKUK ritel dan menciptakan Sharia Online Trading System (SOTS) di pasar modal.

Indonesia juga menempati peringkat 9 negara dengan asset keuangan syariah terbesar di dunia. Peringkat 1-8, masing-masing diduduki Arab Saudia, Iran,Malaysia, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, Turki, Indonesia, Bangladesh.

Adapun saat ini, Indonesia masih menempati posisi 10 dalam Global Islamic Economic Index, menurut laporan Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2017/2018. Peringkat pertama diduduki oleh Malaysia dengan skor 193, disusul Bahrain dan Uni Emirat Arab dengan skor 88, Arab Saudi dengan skor 84, Oman dengan skor 59, Kuwait dengan skor 57, Pakistan dengan skor 56, Qatar dengan skor 55, Iran dengan skor 43, dan Indonesia dengan skor 42.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Qc8S5o
May 19, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Qc8S5o
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

Kopi Termahal Dunia Ada di California

Elida Geisha merupakan kopi termahal dunia dengan harga 803 dolar per pon.

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANCISCO -- Kedai kopi di California menyeduhkan apa yang mereka sebut sebagai kopi termahal di dunia. Satu cangkirnya seharga 75 dolar AS atau Rp 1,084 juta dengan kurs Rp 14.475.

Kedai kopi yang bernama Klatch Coffee itu menyajikan biji Elida Natural Geisha 803 di cabang mereka di Southern California dan San Francisco. Nama 803 diambil dari rekor termahal biji kopi organik yang seharga 803 dolar AS per pon itu.

Kamis (15/5) pemilik Klatch Coffee Bo Thiara mengatakan biji kopi itu dilelang setelah memenangkan kompetisi Best of Panama Coffee. Thiara mengatakan kompetisi tahunan itu seperti penghargaan Oscar dalam dunia kopi.

Thiara mengatakan biji 803 hanya dijual 100 pon atau sekitar 45 kilogram dan sebagian besar dijual ke Jepang, Cina dan Taiwan. Klatch berhasil mengamankan 10 pon atau 4,5 kilogram dan satu-satunya kedai yang menjual kopi itu di Amerika Utara.

Thiara mengatakan kopi yang berkualitas tinggi dan terbatas itu menciptakan perang di pelelangan dan harganya meroket. Pada tahun lalu harga kopi termahal di jual 601 dolar AS per pon.

Klatch menggambarkan kopi itu sebagai varietas Arabika yang langka dari Panama. Memiliki bunga seperti teh dengan aroma melati dan beri. Thiara mengatakan sepuluh pon biji kopi 803 menghasilkan sekitar 80 cangkir kopi.

Beberapa pencinta kopi yang beruntung sempat mencicipi sampel kopi itu di Klatch Coffee cabang San Francisco. Kedai kopi tersebut mempromosikan 803 sebagai 'Kopi Termahal Di Dunia'.

Salah satunya pencinta kopi dari San Francisco Lauren Svensson. Menurutnya 803 sangat berbeda dari kopi yang pernah ia cicipi sebelumnya.

"Otak saya sedikit meledak dengan fakta ada kopi seharga 75 dolar AS," kata Svensson.

Temannya Charlie Sinhaseni juga memberikan penilaian baik tentang 803. Walaupun sebelumnya ia sempat sedikit pesimis.

"Ketika pertama kali saya melihatnya, saya pikir ini akan terlalu ambius, dan saya akan memikirkan semua catatan berbeda untuk kopi tapi saya terlalu sibuk menikmatinya," kata Sinhaseni, dikutip dari AP, Kamis (16/5).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vZYnIX
May 16, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vZYnIX
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Gazzetta dello Sport: Chelsea akan Pecat Sarri

Eks pelatih Napoli itu bisa saja menuju AS Roma, AC Milan, atau bahkan Juventus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gazzetta dello Sport mengklaim Chelsea siap memecat Maurizio Sarri akhir musim ini. Eks pelatih Napoli itu bisa saja menuju AS Roma, AC Milan, atau bahkan Juventus.

Menurut surat kabar itu, dikutip Football Italia, Rabu (15/5), pemilik Chelsea Roman Abramovich berpeluang memecat Sarri karena hubungannya yang bermasalah dengan para penggemar klub. Keputusan pemecatan bisa tetap diambil meskipun Sarri membawa Chelsea memenangkan Liga Eropa nanti.

Sarri telah membawa the Blues kembali ke Liga Champions dan meraih dua piala final. Tetapi gaya permainannya telah membuat para pendukung terpolarisasi.

La Gazzetta yakin Roma dan Milan mewakili dua tujuan paling mungkin bagi pria 60 tahun itu. Jalan menuju Milan lebih berliku karena kemungkinan tergantung kepastian Rossoneri lolos ke Liga Champions.

Juve tetap menjadi opsi yang memungkinkan untuk Sarri, meskipun hubungannya dengan Napoli sebelumnya. Sebab masa depan Massimiliano Allegri belum dipastikan.

Sejauh ini, Sarri selalu menolak ditanya tentang masa depannya. Ia mengaku ingin bertahan lama di Stamford Bridge, namun semuanya tergantung keputusan manajemen klub.

Sementara di Italia, tenaga pelatih papan atas dibutuhkan karena Roma, Milan, Inter Milan, dan Juventus berpeluang merombak pelatih. Mantan pelatih Chelsea Antonio Conte masuk bursa menangani salah satu klub tersebut musim depan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q5MsCA
May 15, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q5MsCA
via IFTTT
Share:

Kementan dan DPR Bersinergi Jaga Harga Pangan

Bahan pokok menjelang lebaran mendatang dapat memenuhi permintaan pasar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi memastikan seluruh kebutuhan pangan jelang perayaan idul Fitri 1440 hijriah aman terkendali. Kepastian ini bisa dilihat melalui persediaan stok yang melebihi kebutuhan.

"Memang ada beberapa komoditas yang kita impor, utamanya bawang putih. Tapi ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga," ujar Agung Hendriadi dalam rapat dengar pendapat bersama komisi IV DPR di ruang rapat komisi IV DPR, Gedung Nusantara, Rabu (15/5).

Kecukupan persediaan ini antara lain mencakup ketersediaan cabai besar yang mencapai 110,707 untuk bulan April, 113,032 untuk bulan Mei dan 115,357 untuk kebutuhan bulan Juni. Kemudian juga sudah menyediakan kebutuhan cabai rawit dan bawang merah yang mencapai rata-rata 130 ton per bulan. Selanjutnya juga menggelar operasi pasar untuk kebutuhan bawang putih dalam rangka menjaga stabilitas harga dan kecukupan masyarakat.

Soal lain yang juga menjadi urusan penting dalam rapat dengar pendapat ini adalah menyangkut ketersediaan beras. Kementan mapun Bulog menjamin persediaan yang ada serta memastikan stabilitas harga sampai lebaran mendatang.

"Kami sudah cek bahwa perkembangan harga di tingkat nasional baik yang premium maupun medium saat ini dalam posisi stabil atau dengan kata lain tidak ada kenaikan. Begitupun dengan yang lain, seperti daging ayam dan sapi. Bahkan untuk daging ayam sudah mengalami penurunan," katanya.

Di tempat yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin memberikan apresiasi terhadap usaha dan kerja keras Kementan dalam menyediakan bahan pangan jelang perayaan idul Fitri 1440 hijriah.

"Kita perlu dukung semua usaha Kementan, termasuk yang menyangkut program swasembada bawang putih. Apalagi mereka sedang melakukan penambahan lahan pertanaman bawang putih. Masalahnya hanya satu, yaitu izin impor asal-asalan yang dilakukan Kementerian lain," katanya.

Senada dengan Andi Akmal Pasludin, Anggota Komisi IV DPR lainya, Ono Surono meyakini bahan pokok menjelang lebaran mendatang dapat memenuhi permintaan pasar. Tugas ini, kata dia, seharusnya bisa dipikul bersama kementerian dan lembaga lain.

"Harga dan kebutuhan memang harus dijaga bersama. Tapi kedepan, saya berharap pola yang sekarang dilakukan, bahwa setiap izin rekomendasi impor bawang putih diwajibkan menanam, maka harus benar-benar direalisasikan. Sebab ini yang akan mendorong stimulan," katanya.

Meski demikian, Ono berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian dapat terus memperhatikan nasib petani bawang putih untuk mendorong cita-cita bangsa sebagai sebuah negara swasembada.

"Dalam sejarahnya, kita ini kan pernah swasembada bawang putih. Tentu hal ini harus diulang kembali. Makanya kebijakan pemerintah harus didukung khususnya dalam memperhatikan petani bawang putih," tutupnya.

Selain Kepala Badan Ketahanan Pangan, rapat ini juga dihadiri Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dirjen Tanaman Pangan, Dirjen Hortikultura dan Dirjen Perkebunan. Di samping itu, hadir juga diantaranya para Dirjen dari Kementerian Perikanan dan Kelautan serta jajaran petinggi Bulog.

Adapun dalam Rapat dengar pendapat ini, ada 5 poin penting yang disepakati bersama. Kelima poin itu antara lain; DPR meminta pemerintah terus memantau harga di tingkat petani maupun tingkat pasar. Kemudian meminta pemerintah mengendalikan impor pangan dan meningkatkan kinerja satuan tugas (Satgas). Terakhir DPR meminta pemerintah menindak tegas pelaku usaha pangan yang terbukti melanggar ketentuan distribusi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2w7YiTX
May 15, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2w7YiTX
via IFTTT
Share:

Polisi Amankan Wanita Perekam Video Ancaman HS

IY diamankan di rumahnya di kawasan Grand Residence City Bekasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Polda Metro Jaya menangkap seorang wanita berinisial IY yang diduga merekam video berisi ancaman yang disampaikan tersangka HS terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). HS telah diamankan lebih dulu dan telah menjadi tersangka makar.

"Sudah diamankan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (15/5).

Argo mengatakan, penyidik Polda Metro Jaya masih memeriksa intensif IY guna dimintai keterangan terkait rekaman video ancaman yang diutarakan tersangka Hermawan. Berdasarkan informasi, polisi mengamankan IY di rumahnya kawasan Grand Residence City Bekasi, Jawa Barat pada Rabu.

Video ancaman yang diungkapkan Hermawan terhadap calon presiden nomor urut 01 itu beredar melalui media sosial saat mengikuti aksi di kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Jumat (10/5). Saat ini, HS telah ditetapkan tersangka usai diringkus anggota Polda Metro Jaya di kawasan Parung Bogor, Jawa Barat pada Ahad (12/5).

Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi menjelaskan alasan HS dikenakan pasal makar. Ade mengatakan, HS dianggap mengancam keamanan negara dan mempunyai niat untuk membunuh kepala negara.

"Tersangka dijerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan dugaan makar dengan maksud membunuh dan melakukan pengancaman terhadap presiden," kata Ade di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/5).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q5Mryw
May 15, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q5Mryw
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

Golkar Klaim Raih Kursi Terbanyak di Indramayu

Perolehan suara terbanyak kedua diisi oleh PDIP dan PKB.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Partai Golkar kembali meraih kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Indramayu. Bahkan, hasil suara itu lebih tinggi dibandingkan hasil pemilu lima tahun lalu.

Ketua Harian DPD Golkar Indramayu, Taufik Hidayat menyebutkan, dalam Pemilu 2019, Golkar berhasil meraih 22 kursi. Sedangkan pada pemilu 2014, meraih 19 suara. ‘’Naik tiga kursi,’’ ujar Taufik, Selasa (7/5).

Adapun perolehan kursi Golkar itu masing-masing tersebar di dapil I sebanyak lima kursi, dapil II sebanyak dua kursi, dapil III empat kursi, dapil IV dua kursi, dapil V empat kursi, dan dapil VI lima kursi.

Sedangkan perolehan suara terbanyak kedua diisi oleh PDIP dan PKB dengan masing-masing tujuh kursi. Disusul Gerindra dengan enam kursi, Demokrat tiga kursi, PKS dua kursi, Nasdem, Hanura dan Perindo masing-masing satu kursi.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Indramayu, Ruswa, menjelaskan, dua kursi yang diraih PKS itu masing-masing dari dapil I dan VI. Dia pun mengaku bersyukur bisa dipercaya kembali oleh masyarakat untuk menjadi anggota dewan kembali.

‘’Insya Allah saya masih diberi amanah dari dapil I,’’ kata Ruswa.

Sementara itu, untuk hasil pemilihan presiden di Kabupaten Indramayu, kemenangan diraih pasangan calon presiden Jokowi-Amin, dengan perolehan 707.324 suara. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi, mendapatkan 282.349 suara.

‘’Kami pastikan seluruh tahapan pemilu hingga proses penghitungan suara sudah clear dan secara utuh diterima oleh semua saksi,’’ tegas Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Toni Ahmad Fathoni, usai rapat pleno tingkat Kabupaten Indramayu yang berakhir pada Jumat (4/5) malam lalu. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DUMEQt
May 07, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DUMEQt
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Prabowo Kembali Klaim Kemenangan, Kali Ini Lewat Pantun

Prabowo membacakan tiga pantun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Prabowo Subianto merasa yakin tetap menang dalam pemilihan presiden 2019. Kali ini, Prabowo menyatakan kemenangan lewat sejumlah pantun yang ia bacakan di hadapan ribuan buruh Federasi Serikat Pekerja Metal (FSPMI), dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Tennis Indoor Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Rabu (1/5).

“Baik saya mulai dengan pantun. Kita serius tapi santai. Saya mulai dengan pantun untuk mengibur Anda semua,” ujar Prabowo.

Ia pun mulai membacakan pantun-pantunnya. Pertama soal klaim kemenangannya dalam Pilpres 2019, bersama cawapres Sandiaga Salahudin Uno.

“Di sini gunung, di sana gunung.

Di tengah-tengah pulau Bali.

Saudara-sadara jangan pernah bingung.

Yang pasti menang Prabowo-Sandi.”

Pantun pertama Prabowo tersebut mendapat antusias dari para buruh yang memenuhi aula tertutup Tennis Indoor Senayan. Di sela-sela sampiran, dan isi pantun, para buruh, pun mengucapkan kata “cakep.”

Prabowo tak berhenti.  Ia lantas kembali membacakan pantun yang kedua. “Ada lagi. Ada lagi…,” kata dia.

Pantun kedua kali ini, Prabowo meyakinkan para buruh tentang klaim kemenangannya bersama Sandi dalam Pilpres 2019, sebagai satu hal yang wajib dipertahankan demi membela kebenaran. 

“Satu, dua, cempaka biru.

Tiga empat dalam jambangan.

Percayalah yang bela kebenaran.

Dia yang akan dapat kemenangan.”

Prabowo belum berhenti dengan pantunnya. Bahkan merasa ketagihan. “Boleh juga ya? satu lagi-lagi,” kata dia.

Pada pantun ketiga, Prabowo, menyindir praktik kecurangan dalam Pilpres 2019. Namun, ia tak mau gamblang menyebut pihak-pihak yang dianggapnya curang.

“Rawe-rawe rantas.

Malang-malang putung.

Mereka yang curang.

Ahklaknya seperti lutung.”

Sontak, pantun pamungkas Prabowo tersebut, disambut canda dan tawa para buruh. Prabowo pun lantas menyambut canda dan tawa para buruh dengan ungkapan jenaka lainnya. “Serius, tapi santai. Sersan. Serius tapi santai,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Whwfws
May 01, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Whwfws
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Demi Buy Back Pogba, Juventus Siap Jual Beberapa Pemain

Juventus dilaporkan tertarik membawa pulang Paul Pogba dari Manchester ke Turin.

REPUBLIKA.CO.ID, Juventus dilaporkan siap menjual dua hingga tiga pemainnya di bursa transfer musim depan, demi membeli kembali Paul Pogba dari Manchester United. Jawara Serie A Italia itu tertarik untuk memulangkan Pogba ke Turin, namun harus menghadapi persaingan ketat dengan Real Madrid yang juga menginginkan jasa pemain asal Perancis itu.

Dikutip dari Sport Mole, Manchester United sendiri dikabarkan masih ingin mempertahankan Pogba di Old Trafford. Tetapi baru-baru ini dilaporkan jika Pogba telah meminta agar dirinya diizinkan meninggalkan skuat the Red Devils pada bursa transfer musim depan.

United diperkirakan akan mematok Pogba dengan harga 120 juta Poundsterling. The Guardian melaporkan, untuk memenuhi harga yang diminta MU, Bianconerri bakal menjual beberapa pemain yang berad di tim utamanya.

Miralem Pjanic dan Douglas Costa disebut-sebut menjadi dua nama yang bakal dilepas Juventus. Selain itu, nama Paulo Dybala juga disebut-sebut kemungkinan akan ikut dijual Si Nyonya Tua.

Untuk musim depan, Juventus telah setuju untuk menandatangani Aaron Ramsey dengan status bebas transfer musim panas ini, sementara mereka juga diketahui sedang dalam pembicaraan dengan full-back Brazil Wesley yang, seperti Pogba, adalah merupakan klien Mino Raiola.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZHUvKj
April 28, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZHUvKj
via IFTTT
Share:

BNPB Minta Warga Waspadai Dampak Susulan Banjir Bengkulu

Dampak susulan yang mungkin timbul, yakni berbagai penyakit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meminta warga dan pemerintah daerah mewaspadai risiko datangnya dampak susulan dari banjir yang melanda wilayah Provinsi Bengkulu. Dampak susulan yang mungkin timbul, yakni berbagai penyakit.

"Dampak bencana susulan yang mungkin timbul adalah penyakit kulit karena kekurangan air bersih, gangguan infeksi saluran pernafasan akut dan lain-lain," kata Sutopo saat dihubungi di Jakarta, Ahad (28/4).

Selain itu, kalau hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, maka tanah longsor dan banjir bisa datang lagi. Menurut Sutopo, hujan berintensitas tinggi masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia meskipun sebenarnya sudah memasuki musim kemarau.

"Kepala daerah yang wilayahnya mengalami bencana juga diimbau segera menetapkan status darurat bencana untuk mempercepat penanganan darurat," katanya.

Hujan deras yang mengguyur seluruh wilayah Bengkulu sejak Jumat (26/4) sore hingga Sabtu (27/4) pagi menyebabkan sungai-sungai meluap serta menimbulkan banjir dan tanah longsor di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Lebong, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kaur. "Saat ini banjir sebagian sudah surut di beberapa wilayah. Sebagian masih menggenangi permukiman di beberapa wilayah," kata Sutopo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UO90sh
April 28, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UO90sh
via IFTTT
Share:

Pilpres 2019: Paham Agama Makin Membelah Kita, What Next?

Di Kalangan Muslim, dukungan terhadap Jokowi dan Prabowo relatif seimbang.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Denny JA

“Wah! Paham agama semakin membelah Indonesia.” Itulah guman, setelah saya membaca data. Dan itu gumam yang paling menyedihkan dari pilpres kali ini.

Lama saya terdiam. Saya simak lagi dan lagi peta kemenangan Jokowi dan Prabowo di Pilpres 2019. Ini peta berdasarkan Quick Count LSI Denny JA.

Saya bandingkan dengan peta yang sama hasil Pilpres 2014. Saya bandingkan juga dengan hasil Real Count KPU 2019 yang bisa diakses, yang belum 100 persen selesai.

Jokowi menang telak sekali di provinsi agama minoritas. Di Bali dan Papua, kemenangan Jokowi di atas 80 persen. Di NTT dan Sulawesi Utara kemenangan Jokowi di atas 75 persen.

Saya bandingkan dengan data pilpres 2014. Di empat provinsi agama minoritas itu, Jokowi juga menang. Tapi kemenangan Jokowi di 2014 tidaklah setelak sekarang, di tahun 2019.  Di Papua dan Bali sebagai misal ada kenaikan dukungan Jokowi sekitar 20 persen, dari 70-an persen (2014) mendalam ke 90-an persen (2019).

Sebaliknya, di Aceh,  dan Sumbar, Prabowo juga menang telak sekali dalam pilpres 2019. Kemenangan Prabowo di sana di atas 80 persen.

Kembali saya bandingkan data itu dengan hasil KPU Pilpres 2014. Prabowo juga menang telak di daerah itu. Tapi kini kemenangan Prabowo jauh lebih telak lagi. Di Aceh  kemenangan Prabowo memuncak dari 50-an persen (2014) melompat ke 80an persen (2019). Di Sumbar, dari 70-an persen (2014) ke 80-an persen (2019).

Di ujung timur, Jokowi menang semakin telak. Di ujung barat, Prabowo menang semakin telak. Di Jawa tengah dan Jawa timur, Jokowi menang semakin telak. Di Banten dan Jawa Barat, prabowo tetap unggul telak.

-000-

Saya mencoba mecari penjelas yang paling masuk akal. Apa yang membuat provinsi dengan agama minoritas semakin menjauhi Prabowo. Pertanyaan yang sama. Apa yang membuat provinsi seperti Aceh dan Sumbar dan Riau semakin menjauhi Jokowi.

Kini saya bandingkan data perolehan suara dari kantong pemilih agama. Memang terasa mencolok. Pemilih agama minoritas yang memilih Jokowi, dari Kristen, Katolik, HIndu, Budha, KongHuCu dan agama kepercayaan, total sekitar 83 persen. Hanya 17 persen dari komunitas ini yang memilih Prabowo.

Pemilih Muslim jika dilihat di permukaan memang berimbang. Jokowi hanya unggul tipis. Total Jokowi mendapatkan dukungan Muslim sebesar 52 persen versus 48 persen untuk Prabowo.

Namun jika pemilih Muslim itu dibelah kepada ormas, pembelahannya sangat terasa. Prabowo unggul telak di segmen pemilih Muslim FPI dan Reuni 212. Pemilih Prabowo di segmen ini di atas 90 persen.

Persoalannya memang total komunitas FPI dan Reuni 212 belum banyak, masih sekitar di bawah 3 persen saja. Yang banyak memang komunitas NU, sekitar 40-50 persen populasi.

Di kalangan komunitas NU, Jokowi menang moderat, sekitar 54 persen vs 46 persen. Jokowi unggul dengan selisih 8 persen. Tapi dalam komunitas Muhammadiyah (total populasi 5 persen), pendukung Jokowi dan Prabowo berimbang.

Cukup besar pula Muslim yang merasa tak menjadi penganut ormas Islam apapun (40 persen. Posisi Jokowi vs Prabowo juga berimbang di segmen yang tak merasa berafiliasi pada ormas manapun.

Pembelahan yang ekstrem memang di sini. Pemilih minoritas ekstrim ke Jokowi. Islam garis FPI dan Reuni 212 mencolok ke Prabowo. Muhammadiyah dan yang tak berormas berimbang. NU lebih banyak ke Jokowi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Zy78Ym
April 28, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Zy78Ym
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

896 Rumah Tangga di Tomohon Uji Coba E-Voucher Elpiji

Diharapkan keluarga penerima manfaat ini memfungsikan sebaik-baiknya program tersebut

REPUBLIKA.CO.ID, TOMOHON -- Sebanyak 896 rumah tangga di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) uji coba penggunaan e-voucher elpiji tiga kilogram. Ini disampaikan Sekretaris Daerah Ir Harold V Lolowang, Rabu (24/4).

"Tomohon dipilih sebagai kota di Indonesia Timur yang menjadi lokasi peluncuran penggunaan e-voucher elpiji tiga kilogram," kata Sekdakot Lolowang, di Tomohon.

Uji coba di Kota Tomohon mencakup Kelurahan Paslaten II, Kelurahan Rurukan dan Kelurahan Rurukan Satu (Kecamatan Tomohon Timur) dan Kelurahan Kayawu, Kelurahan Kakaskasen II dan Kalaskasen III (Kecamatan Tomohon Utara).

"Ini sebuah kebanggaan bagi Kota Tomohon karena terpilih sebagai daerah uji coba yang mewakili wilayah bagian Timur Indonesia dan sebagai tempat pelaksanaan peluncuran se-Indonesia," katanya.

Lolowang berharap, keluarga penerima manfaat ini memfungsikan sebaik-baiknya program yang diluncurkan pemerintah ini dalam rangka meningkatkan efisiensi sebesar Rp 60 triliun dalam kebijakan nasional. "Kota Tomohon mendapat kehormatan untuk mengimplementasikan kebijakan nasional penyaluran subsidi elpiji tiga kilogram serta penjajakan penerapan teknologi transaksi nontunai dalam penyaluran bantuan sosial bagi penerima manfaat," ujarnya.

Uji coba penyaluran bantuan sosial ini dipastikan akan sangat membantu masyarakat kurang mampu yang berada di Kota Tomohon. Subsidi ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat kurang mampu yang berada di 44 kelurahan yang saat ini masih berjumlah 6.690 orang.

Peluncuran e-voucher ini dihadiri Sekretaris Exekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto, Kepala Unit Komunikasi dan kemitraan TNP2K Rufi Gobel, serta Kasubdit Minyak dan Gas Bumi Direktorat Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan Bappenas Dody Vired Sinaga ST MA MEg serta para penerima manfaat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UxnAEE
April 24, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UxnAEE
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 23, 2019

Mario Gomez Targetkan Taklukkan Persib

Gomez mengantisipasi lini serang skuat Maung Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Borneo FC akan menjamu Persib Bandung dalam babak delapan besar Piala Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (24/4). Ini akan menjadi laga perdana pelatih anyar Borneo, Mario Gomez.

Gomez mengakui besok adalah laga penting bagi timnya. Mantan pelatih Persib ini bahkan menargetkan kemenangan bagi timnya.

"Besok adalah pertandingan penting karena kami akan melawan tim yang sangat bagus, Persib Bandung. Kami akan coba menang besok," kata Gomez, Selasa (23/4).

Gomez memang baru bergabung dengan tim setelah manajemen Borneo memecat pelatih Fabio Lopez. Namun hal tersebut bukan halangan untuk pelatih asal Argentina ini meramu taktiknya. "Mungkin saya di sini baru satu pekan, tapi memang butuh waktu untuk mengenal pemain saya. Tapi kami punya waktu hingga besok main," jelasnya.

Gomez mengantisipasi lini serang skuat Maung Bandung. Menurutnya, juru gedor Ezechiel N'Duoassel tetap menjadi tumpuan bagi Persib. "Persib mungkin akan menurunkan pemain penting mereka seperti Ezechiel, Ghozali, Febri, dan Supardi. Tapi kami juga punya pemain penting di lini penyerangan," katanya.

Pelatih asal Argentina itu terus menekankan pemainnya untuk dapat mendominasi permainan. Menurutnya, Pesut Etam harus bisa benar-benar memanfaatkan bola dengan baik. "Yang penting adalah ketika kami punya bola, kami harus bisa bermain, jika kehilangan bola kami harus bertahan," kata Gomez.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VpEklw
April 23, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VpEklw
via IFTTT
Share:

Jelang Ramadhan, TPID Banyumas Intensif Kendalikan Inflasi

Inflasi relatif masih terkendali.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri, kegiatan dan program untuk mengendalikan inflasi diminta lebih intensif dilakukan. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Agus Chusaini, dalam Rapat Koordinasi Wilayah TPID se-eks Keresidenan Banyumas di Purwokerto, Selasa (23/4).

''Beberapa minggu lagi kita akan menyambut datangnya bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2019. Kami berharap sinergi antar anggota TPID Banyumas dan dukungan berupa kegiatan  pengendalian inflasi bisa lebih intensig dilaksanakan untuk mengendalikan inflasi,'' kata dia.

Mengutip pernyataan dari pemerintah pusat, Agus menyebutkan, menjelang Bulan Puasa ini TPID diminta untuk mulai mengintensifkan kegiatan pengendalian inflasi. Yakni, milai dari pemantauan pergerakan harga bahan kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan stok dan pasokan, melakukan langkah-langkah korektif bila ada indikasi ketidakwajaran kenaikan harga, memastikan kelancaran distribusi, serta mengkoordinasikan kegiatan pasar murah.

Agus mengungkapkan, sejak awal tahun hingga Maret 2019, laju inflasi di empat kabupaten wilayah operasional Bank Indonesia Purwokerto, relatif tetap terkendali. 'Hingga Maret 2019 ini, Kota Purwokerto tercatat hanya mengalami inflasi sebesar 0,09 persen (ytd), Cilacap 0,39 persen, Banjarnegara 0,24 persen, dan Purbalingga 0,22 persen.

''Secara umum, laju inflasi di Purwokerto dan Cilacap, lebih didorong oleh peningkatan harga kelompok komoditas volatile food terutama bawang merah dan bawang putih,'' ujar dia.

Secara umum, Agus menyebutkan, kegiatan pengendalian inflasi pada tahun 2019, masih akan melanjutkan program-program kegiatan yang sudah dilaksanakan sepanjang tahun 2018. Hal ini mengingat berbagai program kegiatan yang dilaksanakan tahun 2018, cukup efektif untuk mengendalikan inflasi di daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan, antara lain berupa kegiatan pasar murah TPID, sidak pasar, Toko TPID, Program beras PNS, Lapak Petani, kerja sama perdagangan antar daerah, pengembangan klaster volatile food (cabai, beras dan bawang putih), serta himbauan bijak berbelanja melalui ulama dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Agus juga berharap agar keberhasilan program pada satu kabupaten, diharapkan bisa direplikasi di kabupaten lain. Antara lain, seperti program toko TPID yang telah diimplementasikan di Kabu paten Cilacap tahun 2018. ''Keberadaan toko TPID ini, kami nilai cukup berhasil menjaga stabilitas harga beras pada awal tahun,'' katanya.

Menurut Agus, keberhasilan program tersebut bukan ditentukan pada berapa jumlah tonase beras yang berhasil dijual. Melainkan lebih dibuktikan pada relatif stabilnya harga beras selama masa tanam dan menjelang musim panen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KZkERy
April 23, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KZkERy
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Khatib Jumat Istiqlal Ajak Peserta Pemilu Saling Memaafkan

Tujuan dari saling memaafkan adalah persatuan dan kebersamaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Khatib Jumat Masjid Istiqlal Prof Dr Andi Faisal Bakti MA mengajak seluruh elemen masyarakat dan peserta pemilu untuk saling memaafkan usai penyelenggaraan pesta demokrasi 2019.

"Setelah semuanya berlalu, bukalah pintu maaf dan berusaha memaafkan kesalahan yang kita lakukan atau dilakukan oleh pihak lawan sepanjang kontestasi politik,” kata Prof Andi dalam khutbahnya di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (19/4).

Dia mengatakan setiap orang pasti memiliki banyak kesalahan dalam kontestasi politik Pemilu 2019, baik itu dalam bentuk tindakan maupun dalam ucapan yang kadang menyudutkan lawan politik, bahkan menuduh dengan tidak berdasarkan pada fakta.

Prof Andi yang juga merupakan Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut menjelaskan tujuan dari saling memaafkan adalah persatuan dan kebersamaan.

"Memaafkan merupakan salah satu fondasi kehidupan sosial. Masyarakat akan hidup dalam kedamaian apabila mereka hidup saling memaafkan," kata dia.

Dia mengatakan dalam memaafkan kesalahan orang lain memang sulit karena seseorang harus mengesampingkan ego pribadinya untuk menerima orang lain. Dengan memaafkan, maka seseorang telah menjadikan dirinya dekat dengan taqwa.

Khatib Jumat Istiqlal juga mengajak seluruh umat muslim untuk menahan emosi menyikapi hasil Pemilu 2019. "Ketika kita telah mampu menahan emosi, buahnya adalah pemberian maaf kepada orang lain. Kata maaf sangat erat dengan keikhlasan, dan hanya orang yang hatinya ikhlaslah yang terbuka untuk memaafkan orang lain," jelas dia.

Dia mengatakan seseorang tidak bisa menjadi manusia yang bebas tanpa beban psikologis tanpa memaafkan. Lebih lagi jika terus menerus dibiarkan akan mengakibatkan dendam yang tidak berkesudahan.

Oleh karena itu di beberapa ayat Allah memerintahkan tidak hanya memaafkan tapi juga berlapang dada," jelas dia

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KTpwYu
April 19, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KTpwYu
via IFTTT
Share:

KPU Minta Klaim Kemenangan Capres-Cawapres Disudahi

KPU menegaskan saat ini penghitungan suara resmi masih berlangsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi berharap klaim kemenangan capres-cawapres disudahi. Sebab, saat ini proses penghitungan suara secara resmi masih berlangsung.

Selain itu, masih ada beberapa daerah yang belum melangsungkan pemungutan suara. "Sudahlah, klaim dari masing-masing pihak itu disudahi. Silakan menunggu proses penghitungan yang dilakukan oleh KPU," kata Pramono, di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (19/4).

Pramono mengatakan, hasil secara resmi nantinya juga akan dikerjakan bersama-sama dengan partai politik serta semua tim pasangan calon presiden-wakil presiden. Ia mengatakan, semua penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan masing-masing pihak bisa ikut mengawasi proses tersebut.

"Kita kawal bersama-sama proses penghitungan itu. Mudah-mudahan itu bisa menjadi mekanisme dimana kemurnian tiap suara yang diberikan oleh pemilih kita di TPS itu bisa kita jaga sampai di rekapitulasi tingkat nasional," kata dia lagi.

Lebih lanjut, ia mengatakan seharusnya semua partai politik mempunyai data lengkap dari semua TPS. Sebab, masing-masing dari mereka diberikan kesempatan untuk memberikan saksi di TPS. Ia melanjutkan, ketika pleno krekapitulais di tingkat kecamatan, maka saksi-saksi yang mengumpulkan C1 akan dibawa ke kecamatan.

Jadi, lanjut Pramono pihak dari masing-masing partai politk mempunyai data. Menurut dia, itulah proses rekapitualsi yang bersifat terbuka, partisipatif dan manual.

"Terbuka dalam arti melalui rapat pleno terbuka dan memang diundang. Partisipatif karena KPU enggak menetapkan sendiri, asal ketok palu, tidak. Tapi jika ada masukan dari saksi pengawas pemilu pasti akan kita pertimbangkan bahkan sampai uji data mana yang valid dan akurat. Terakhir manual karena memang dari kertas yang ditandatangani basah," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VdM8H3
April 19, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VdM8H3
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Koalisi Perempuan Indonesia Sosialisasikan Pemilu

Sosialisasi diberikan untuk ibu rumah tangga hingga penyandang disabilitas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koalisi Perempuan Indonesia menyelenggarakan sosialisasi pendidikan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (6/4). Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk perempuan khususnya ibu rumah tangga, lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang masih buta huruf.

Menurut Deputi I Koalisi Perempuan Indonesia, Sutriyatmi, di lapangan masih banyak perempuan yang mengalami kesulitan dalam memberikan pilihannya. Fenomena tersebut dilihat dari pengalaman pihaknya mengamati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) beberapa waktu lalu.

"Kenapa kami fokus pada perempuan? Karena pemilih perempuan dari pengalaman kami di Pilkada dan Pilpres lalu memiliki beberapa hambatan dalam pelaksanaan pemilihan," kata Sutriyatmi, pada wartawan, Sabtu.

Ia menjelaskan, hambatan yang sering ditemukan adalah perempuan khususnya yang hadir pada sosialisasi kali ini membutuhkan waktu lebih lama memilih. Sebab, Koalisi Perempuan mendorong perempuan yang hadir dapat memberikan dukungan kepada calon legislatif (caleg) perempuan.

Apabila ingin caleg perempuan terpilih mewakili masyarakat, pemilih tidak bisa langsung mencoblos partai yang bersangkutan. Agar dapat memastikan terpilihnya caleg perempuan, maka para perempuan lain harus mencoblos langsung caleg tersebut.

Sutriyatmi menjelaskan, Koalisi Perempuan memang melakukan pendidikan pemilih agar perempuan juga memilih caleg perempuan. "Ini karena perjuangan panjang kami soal keterwakilan perempuan," kata dia.

Selama ini, caleg perempuan diharapkan bisa mengisi 30 persen kursi legislatif. Namun pada kenyataannya, jumlah saat ini masih di bawah kuota tersebut. Inilah yang mendorong Koalisi Perempuan Indonesia untuk memberi pendidikan pemilih agar memilih caleg perempuan.

Terkait tujuan tersebut, Sutriyatmi berharap perempuan yang hadir dapat meningkatkan keterwakilan perempuan di kursi legislatif. Oleh sebab itu, diharapkan perempuan bisa mencoblos dengan benar caleg yang didukung yaitu caleg perempuan.

"Jadi langsung kepada calegnya, karena ini akan berpengaruh kepada siapa yang akan duduk di bangku legislatif," kata dia.

Pada Pemilu 2019 nanti, pertama kalinya di Indonesia akan dilakukan secara serentak pemilihan Presiden-Wakil Presiden dan anggota legislatif. Hal ini merupakan pengalaman baru bagi setiap masyarakat Indonesia, bukan hanya pemilih pemula saja.

Koalisi Perempuan Indonesia menilai penting untuk terus mengadakan pendidikan memilih karena pengalaman baru tersebut. Masing-masing orang nantinya akan mendapatkan empat kertas suara untuk Jakarta dan lima kertas suara untuk luar Jakarta.

Berdasarkan simulasi-simulasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), rata-rata pemilih akan menghabiskan waktu di bilik suara selama 3-5 menit. Namun, menurut Ketua KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos waktu tersebut terjadi pada seseorang yang sudah mengetahui siapa yang akan dipilihnya dan nomor urut pilihannya.

"Itu prakondisi dimana pemilih sudah tahu siapa yang dia akan pilih. Jadi misal saya memilih partai x saya sudah tahu posisinya mana dan nomor berapa, lalu dilipat kembai masukan ke kotak suara,"

Namun, kata Betty apabila ada pemilih yang membutuhkan waktu lebih lama maka bukan merupakan masalah. "Kita menyediakan empat bilik. Pemilih kan tidak sebanyak Pilgub, kalau pilgub maksimal 800 orang, tapi kalau sekarang maksimal 300," kata Betty.

Mengenai waktu tersebut, Koalisi Perempuan Indonesia berharap dengan dilakukannya pendidikan ini dapat mempermudah jalannya Pemilu, baik itu untuk perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas. Setiap tempat pemilihan suara juga diwajibkan untuk menyediakan tempat yang nyaman bagi pemilih penyandang disabiilitas.

"Kami juga sudah melakukan penetapan terhadap data pemilih termasuk pemilih disabilitas, dengan berbagai jenis disabilitasnya. Tentu perlakuan mereka sudah ada aturannya, misal pada pemilih yang tunanetra kami siapkan template braile untuk capres-cawapres dan DPD," kata dia menjelaskan.

Lebih lanjut, Koalisi Perempuan Indonesia dan KPU berharap dilakukannya pendidikan ini bisa meningkatkan angka partisipasi pemilih. Koalisi Perempuan Indonesia juga berulang-ulang menyebutkan jargon "Gue Ogah Golput" kepada masyarakat yang hadir.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G01G7A
April 06, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G01G7A
via IFTTT
Share:

Koalisi Perempuan Indonesia Sosialisasikan Pendidikan Pemilu

Sosialisasi diberikan untuk ibu rumah tangga hingga penyandang disabilitas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koalisi Perempuan Indonesia menyelenggarakan sosialisasi pendidikan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (6/4). Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk perempuan khususnya ibu rumah tangga, lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang masih buta huruf.

Menurut Deputi I Koalisi Perempuan Indonesia, Sutriyatmi, di lapangan masih banyak perempuan yang mengalami kesulitan dalam memberikan pilihannya. Fenomena tersebut dilihat dari pengalaman pihaknya mengamati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) beberapa waktu lalu.

"Kenapa kami fokus pada perempuan? Karena pemilih perempuan dari pengalaman kami di Pilkada dan Pilpres lalu memiliki beberapa hambatan dalam pelaksanaan pemilihan," kata Sutriyatmi, pada wartawan, Sabtu.

Ia menjelaskan, hambatan yang sering ditemukan adalah perempuan khususnya yang hadir pada sosialisasi kali ini membutuhkan waktu lebih lama memilih. Sebab, Koalisi Perempuan mendorong perempuan yang hadir dapat memberikan dukungan kepada calon legislatif (caleg) perempuan.

Apabila ingin caleg perempuan terpilih mewakili masyarakat, pemilih tidak bisa langsung mencoblos partai yang bersangkutan. Agar dapat memastikan terpilihnya caleg perempuan, maka para perempuan lain harus mencoblos langsung caleg tersebut.

Sutriyatmi menjelaskan, Koalisi Perempuan memang melakukan pendidikan pemilih agar perempuan juga memilih caleg perempuan. "Ini karena perjuangan panjang kami soal keterwakilan perempuan," kata dia.

Selama ini, caleg perempuan diharapkan bisa mengisi 30 persen kursi legislatif. Namun pada kenyataannya, jumlah saat ini masih di bawah kuota tersebut. Inilah yang mendorong Koalisi Perempuan Indonesia untuk memberi pendidikan pemilih agar memilih caleg perempuan.

Terkait tujuan tersebut, Sutriyatmi berharap perempuan yang hadir dapat meningkatkan keterwakilan perempuan di kursi legislatif. Oleh sebab itu, diharapkan perempuan bisa mencoblos dengan benar caleg yang didukung yaitu caleg perempuan.

"Jadi langsung kepada calegnya, karena ini akan berpengaruh kepada siapa yang akan duduk di bangku legislatif," kata dia.

Pada Pemilu 2019 nanti, pertama kalinya di Indonesia akan dilakukan secara serentak pemilihan Presiden-Wakil Presiden dan anggota legislatif. Hal ini merupakan pengalaman baru bagi setiap masyarakat Indonesia, bukan hanya pemilih pemula saja.

Koalisi Perempuan Indonesia menilai penting untuk terus mengadakan pendidikan memilih karena pengalaman baru tersebut. Masing-masing orang nantinya akan mendapatkan empat kertas suara untuk Jakarta dan lima kertas suara untuk luar Jakarta.

Berdasarkan simulasi-simulasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), rata-rata pemilih akan menghabiskan waktu di bilik suara selama 3-5 menit. Namun, menurut Ketua KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos waktu tersebut terjadi pada seseorang yang sudah mengetahui siapa yang akan dipilihnya dan nomor urut pilihannya.

"Itu prakondisi dimana pemilih sudah tahu siapa yang dia akan pilih. Jadi misal saya memilih partai x saya sudah tahu posisinya mana dan nomor berapa, lalu dilipat kembai masukan ke kotak suara,"

Namun, kata Betty apabila ada pemilih yang membutuhkan waktu lebih lama maka bukan merupakan masalah. "Kita menyediakan empat bilik. Pemilih kan tidak sebanyak Pilgub, kalau pilgub maksimal 800 orang, tapi kalau sekarang maksimal 300," kata Betty.

Mengenai waktu tersebut, Koalisi Perempuan Indonesia berharap dengan dilakukannya pendidikan ini dapat mempermudah jalannya Pemilu, baik itu untuk perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas. Setiap tempat pemilihan suara juga diwajibkan untuk menyediakan tempat yang nyaman bagi pemilih penyandang disabiilitas.

"Kami juga sudah melakukan penetapan terhadap data pemilih termasuk pemilih disabilitas, dengan berbagai jenis disabilitasnya. Tentu perlakuan mereka sudah ada aturannya, misal pada pemilih yang tunanetra kami siapkan template braile untuk capres-cawapres dan DPD," kata dia menjelaskan.

Lebih lanjut, Koalisi Perempuan Indonesia dan KPU berharap dilakukannya pendidikan ini bisa meningkatkan angka partisipasi pemilih. Koalisi Perempuan Indonesia juga berulang-ulang menyebutkan jargon "Gue Ogah Golput" kepada masyarakat yang hadir.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VyBRly
April 06, 2019 at 04:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VyBRly
via IFTTT
Share: