Showing posts with label May 07. Show all posts
Showing posts with label May 07. Show all posts

Tuesday, May 7, 2019

Diego Godin Tinggalkan Atletico Madrid Akhir Musim Ini

Godin memutuskan meninggalkan Atletico akhir musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Diego Godin menyatakan akan meninggalkan Atletico Madrid setelah kontraknya berakhir pada akhir Juni mendatang. Godin belum memberi pernyataan ke mana akan berlabuh setelah pergi dari Stadion Wanda Metropolitano.

"Saya sedikit gugup, lebih gugup daripada sebelum saya menjalani pertandingan. Saya mengundang semua di sini untuk menyampaikan bahwa ini adalah hari-hari terakhir saya di klub," kata Godin seperti dikutip dari Mirror, Selasa (7/5).

"Perjalanan paling indah dalam karir saya dalam olahraga dan hidup saya telah berakhir. Saya bangga menjadi bagian dari sejarah klub yang indah ini," ucapnya.

"Terima kasih untuk semua orang. Untuk aku, Atletico Madrid bukan hanya sebuah klub, tetapi ini adalah keluarga, cara hidup dan rumah ku," ujarnya.

Diego Godin telah sembilan tahun berseragam Los Rojiblancos. Pemain asal Uruguay berusia 33 tahun itu telah tampil sebanyak 387 kali untuk Atletico sejak diboyong dari Villareal pada 2010.

Godin telah mencetak 27 gol, salah satu yang paling diingat adalah ke gawang Barcelona untuk memastikan gelar Spanyol 2014, dan menjadikan dirinya sebagai salah satu bek tengah terbaik dunia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J9ezQS
May 07, 2019 at 07:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J9ezQS
via IFTTT
Share:

Partisipasi Pemilih di Purwakarta Capai 82,1 Persen

Kanaikan partsipasi warga dinilai cukup signifikan dari target hanya 80 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- KPU Kabupaten Purwakarta, melansir partisipasi pemilih pada Pemilu 17 April kemarin mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Partisipasi pemilihnya mencapai 82,1 persen. Padahal, targetnya hanya 80 persen.

Dengan tingginya partisipasi pemilih ini, mencerminkan kesadaran warga Purwakarta untuk menyuarakan hak politiknya sudah semakin baik. Komisioner KPU Kabupaten Purwakarta, Ramlan Maulana, mengatakan, partisipasi pemilih pada Pemilu 17 April 2019 ini, juga mengalahkan saat Pilgub Jabar 2018 lalu. Saat pesta pemilihan kepala daerah itu, partisipasi pemilihnya tercatat 79,4 persen. Karena itu, pihaknya berani menargetkan jika partisipasi pemilih naik jadi 80 persen. "Alhamdulillah, partisipasi pemilih berhasil melampauai target," ujar Ramlan, kepada Republika.co.id, Selasa (7/5).

Menurutnya, jumlah DPT pada Pemilu 2019 mencapai 687.280 suara. Dari jumlah tersebut, yang menyalurkan suaranya mencapai 82,1 persen. Adapun penyumbang peningkatan partisipasi pemilih ini, salah satunya yakni pemilih pemula dan pemilih baru.

Ramlan mengaku, sangat mengapresiasi atas tingginya partisipasi ini. Karena itu, pihaknya berterima kasih kepada warga Purwakarta yang turut berkontribusi pada jalannya pesta demokrasi lima tahunan ini.

Terkait dengan pengumuman, caleg yang lolos ke DPRD kabupaten, Ramlan mengaku, setelah 22 Mei. Dengan begitu, pihaknya meminta supaya seluruh warga untuk tetap tenang sampai pengumuman resmi diterbitkan oleh KPU.

Adapun jumlah caleg kabupaten yang ikut dalam kontestasi Pileg kemarin, lanjut Ramlan mencapai 610 orang. Dari jumlah tersebut, yang lolos ke kursi DPRD hanya 45 orang. Dengan begitu, 565 orang lagi dipastikan gagal melenggang ke gedung putih tersebut. "Untuk DPRD Purwakarta, hanya 45 kursi. Karena, daftar agregat kependudukannya di bawah satu juta jiwa," ujarnya.

Sementara itu, Dirut RSUD Bayu Asih Purwakarta, Agung Darwis Suriaatmadja, mengaku, pihaknya sudah menyediakan bangsal khusus bagi caleg yang stres. Tak hanya itu, empat dokter spesialis kejiwaan juga disiagakan, untuk mengantisipasi adanya caleg yang gagal menuju kursi dewan.

"Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, tidak ada yang sampai dirawat. Meski demikian, kita mengantisipasinya karena itu sudah prosedur," ujar Agung. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JmAJyh
May 07, 2019 at 07:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JmAJyh
via IFTTT
Share:

BNSP Selenggarakan Sertifikasi Kompetensi Kerja

BNSP berwenang untuk melaksanakan sistem sertifikasi profesi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Nasional Sertifikasi Profesi  (BNSP) menandatangani kerja sama dengan 97 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk pelaksanaan Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK). Keduanya sepakat untuk mempercepat terwujudnya tenaga kerja yang berkompeten. 

Bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, semua pihak membuat kesepakatan tersebut pada pekan lalu. Dua hari kemudian BNSP juga menggandeng 124 LSP untuk mewujudkan hal sama di Surabaya  Jawa Timur. 

Kemudian pada Senin (6/5), BNSP menggandeng 95 LSP di Semarang Jawa Tengah. Penandatanganan berikutnya akan dilaksanakan pada  Kamis (9/5) serentak di beberapa kota, yaitu Palembang dengan 25 LSP, Makasar dengan 14 LSP, dan Banjarmasin untuk 8 LSP. 

Berdasarkan UU nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan  PP nomor 10 tahun 2018, BNSP diberi amanah menjadi badan otoritas yang  melaksanakan sistem sertifikasi profesi. Dengan berkomitmen mendorong percepatan penyediaan tenaga kerja yang kompeten, lembaga ini menyelenggarakan sertifikasi kompetensi kerja. Pelaksanaannya berupa pengalokasian anggaran stimulus kepada Lembaga LSP yang terlisensi oleh BNSP. 

Sasaran yang  hendak dicapai dalam program PSKK ini adalah terlaksananya kegiatan sertifikasi kompetensi. “Pesertanya adalah calon tenaga kerja dan tenaga kerja melalui serangkaian kegiatan uji kompetensi yang dilaksanakan secara efektif, efisien, terukur dan tertelusur dalam rangka percepatan pengakuan sertifikasi kompetensi,” ujar Kepala BNSP  Kunjung Masehat dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Selasa (7/5).

Pada program PSKK tahun 2019 ini , BNSP  telah mengalokasikan  anggaran untuk pelaksanaan uji kompetensi kepada 174.100 orang atau 8.705 paket @ 20 orang .Pada tanggal 23 April 2019 melalui pleno para Anggota BNSP , telah  ditetapkan pemberian  paket PSKK tahap 1  kepada  374 LSP sebanyak 7.733 paket  yang terdiri dari LSP P1, P2, dan P3. Dan pada Tahap 2 akan diberikan sebanyak 3.871 paket untuk 124 LSP yang akan ditetapkan kembali. 

Seluruh rangkaian proses program PSKK dilaksanakan melalui situs resmi BNSP. Caranya dengan mendaftarkan proposal melalui subdomain khusus PSKK http://bit.ly/2JobThJ. Proposal yang masuk diverifikasi dan ditetapkan nama-nama LSP yang berhak menerima bantuan tersebut melalui pleno Anggota BNSP.

“Dana bantuan tersebut akan diberikan setelah dilakukan penandatangan Surat Perjanjian Kerja (SPK) antara BNSP dan Ketua LSP,” ujar Kunjung.

Penandatangan perjanjian kerja sama ini dilakukan di beberapa daerah, yaitu Jakarta, Surabaya, Semarang , Palembang , Makasar dan Banjarmasin. Pemilihan daerah ini didasari dengan banyaknya LSP yang mendaftar berdasarkan wilayah di Indonesia.

BNSP sangat berharap program bantuan ini dapat dimanfaat dan dijalankan oleh LSP dengan sebaik-baiknya, efisien, efektif, dan akuntabel. Karena melalui bantuan ini sangat diharapkan akan mencapai peningkatan Sumber Daya Manusia yang kompeten di seluruh wilayah Indonesia, sehingga dapat menjawab tantangan persaingan kerja di era global ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J9etJ0
May 07, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J9etJ0
via IFTTT
Share:

Kimia Farma Pastikan Produknya Halal

Sebanyak 30 persen produk Kimia Farma tersertifikasi halal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kimia Farma Tbk memastikan semua obat yang diproduksinya halal. Meskipun belum semuanya memiliki sertifikasi halal, Direktur Utama Kimia Farma, Honesty Bashir, menegaskan bahwa pembuatan obat sama sekali tidak menggunakan bahan baku yang dilarang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Sekarang kita sudah mulai masuk ke herbal. Secara proses produksi dan bahan baku saya pastikan semua produk Kimia Farma halal," ujar Honesty saat ditemui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2019, Selasa (7/5).

Honesty mengakui dibutuhkan waktu yang lama untuk melakukan sertifikasi halal. Menurut Honesty, saat ini setidaknya ada sekitar 30 persen produknya yang sudah memiliki sertifikasi halal. Dia pun memastikan akan segera memproses sisanya.

Honesty mengungkapkan salah satu tantangan yang dihadapi industri farmasi saat ini yaitu ketersediaan bahan baku. Menurutnya, industri farmasi dalam negeri masih sangat bergantung dengan bahan baku impor. Lebih dari 90 persen industri farmasi impor bahan baku dari Cina, India hingga Eropa.

Namun kedepan, Honesty mengatakan, Kimia Farma berkomitmen untuk menekan impor bahan baku. Melalui PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (KFSP) yang mengoperasikan pabrik pembuat bahan baku obat di Cikarang, Jawa Barat, Honesty optimistis pada 2021 nanti Perseroan dapat menekan impor bahan baku menjadi 75 persen yang awalnya sebesar 90 persen. 

Honesty mengungkapkan alasan industri farmasi Indonesia tidak bisa menekan impor hingga 0 persen. Menurutnya, dukungan terhadap sektor hulu di farmasi Tanah Air masih sangat lemah. Namun, dengan adanya pabrik bahan baku ini, Honesty yakin jumlah impor akan berkurang signifikan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J45kS1
May 07, 2019 at 07:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J45kS1
via IFTTT
Share:

Kemendikbud Catat 126 Kecurangan Selama Ujian Nasional

Kebanyakan aduan kecurangan berasal dari Jawa Timur yaitu 21 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerima 202 aduan kecurangan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2019. Namun, dari jumlah tersebut sebanyak 126 diverifikasi sementara sisanya dinyatakan bukan merupakan pelanggaran.

Menurut Inspektur Jenderal Kemendikbud, Muchlis Rantoni Luddin isu yang dominan dilaporkan adalah siswa memfoto soal di layar ujian. "Isu-isu yang disampaikan di pengaduan itu dominan isu kecurangan UN. Isu kebocoran sudah tidak ada karena tidak mungkin lagi. Kecurangan itu misalnya memfoto soal dari komputer lalu membagikannya," kata Muchlis dalam konferensi pers UN, di Kantor Kemendikbud, Jakarta Pusat, Selasa (7/5).

Muchlis mengatakan, kecurangan tersebut bisa langsung dideteksi oleh Kemendikbud. Siswa yang melakukan juga sudah dikenai hukuman sekaligus pengawas yang tidak ketat sehingga membiarkan peserta ujian membawa telepon genggam ke dalam ruang ujian.

Ia mengatakan, kebanyakan aduan berasal dari Jawa Timur yaitu 21 kasus. Wilayah yang banyak melaporkan kecurangan kedua adalah Kalimantan Selatan yaitu 18 kasus, dilanjutkan dengan Bali sebanyak 15 kasus.

"Mereka yang berbuat kecurangan secara otomatis nilainya 0. Yang bersangkutan kan tidak bisa ikut ujian susulan, karena dalam SOP kita ujian susulan itu bagi mereka yang belum mengikuti ujian. Jadi mereka nanti akan diberi kesempatan untuk ujian perbaikan," kata dia.

Siswa yang melakukan pelanggaran tersebut setelah mengikuti ujian perbaikan nantinya akan menerima dua surat keterangan. Surat keterangan pertama adalah hasil dari ujian pertamanya yang mendapatkan nilai 0 dan kedua adalah surat keterangan ujian perbaikan. "Nanti itu diserahkan kepada user untuk menilai," kata dia.

Selain siswa, Kemendikbud juga telah memberikan sanksi kepada pengawas yang bersangkutan. Muchlis juga mengatakan, kemungkinan pengawas yang bersangkutan tidak akan dijadikan pengawas lagi di ujian tahun berikutnya.

Lebih lanjut, ke depannya, Kemendikbud mengatakan telah meminta pemerintah daerah untuk memperkuat SOP agar pelanggaran tidak kembali terjadi. "Artinya kita sudah minta pada dinas dan kepala sekolah untuk mulai konsisten dengan SOP. Ini kan pesoalannya mereka tidak konsisten dengan SOP. Rata2 yang ada kasus begitu karena SOP-nya tidak dipenuhi dengan baik," kata Muchlis.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JjByIl
May 07, 2019 at 07:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JjByIl
via IFTTT
Share:

In Picture: Penyelundupan Ganja dengan Modus Disembuyikan dalam Ban

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah tersangka kasus narkoba dihadirkan saat konferensi pers kronologi penggagalan penyelundupan ganja asal Aceh ke Bogor seberat 70 kilogram, di Kantor BNN Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (7/5).

Penyelundupan tersebut dilakukan dengan cara dimasukkan ke dalam ban mobil dengan modus towing (derek).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VMwFhE
May 07, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VMwFhE
via IFTTT
Share:

ACT Masifkan Bantuan ke Palestina saat Ramadhan

Ada sekitar 60 wilayah di Gaza yang menjadi target atau sasaran serangan udara Israel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua malam menjelang Ramadhan, Palestina sedang berduka karena serangan udara dari Israel ke Gaza terus digencarkan. Ada sekitar 60 wilayah di Gaza yang menjadi target atau sasaran serangan udara Israel.

Serangan Israel memakan korban jiwa dan meluluhlantakkan sekitar 200 bangunan di sepanjang Jalur Gaza. Merespon aksi keji yang dilakukan Israel terhadap Palestina, maka Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memasifkan bantuan untuk Palestina selama Ramadhan.

Vice President ACT, Ibnu Khajar, mengatakan ACT mengecam apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina terlebih serangan brutal Israel dilakukan pada bulan Ramadhan yang suci. ACT melihat permasalahan itu bukan lagi masalah yang ringan. Sebab serangan Israel menjelang Ramadhan sudah berlangsung setiap tahun dengan eskalasi yang semakin meningkat.

"Lembaga langsung merespon sejak Ahad pagi atas kondisi di Palestina ini, program bantuan reguler yang sudah ada akan terus kami tingkatkan," kata Ibnu kepada Republika.co.id, Selasa (7/5).

Ia menyampaikan, ACT sudah berikan instruksi kepada relawan dan mitra-mitra di Gaza. Supaya segera mendistribusikan kesediaan paket pangan dan bantuan lainnya ke warga Palestina.

Ibnu menegaskan, water tank milik ACT, dan dapur umum untuk berbuka puasa serta sahur untuk Bangsa Palestina akan terus siaga. Umat Islam Indonesia melalui ACT akan terus mendampingi Palestina.

Direktur Global Humanity Response (GHR)-ACT, Bambang Triyono menyatakan, ACT akan mengirimkan paket pangan IHC untuk 5.000 keluarga selama bulan Ramadhan. Setiap hari akan menyediakan 500 porsi makanan siap saji untuk sahur dan berbuka puasa. ACT juga akan menyediakan 1,6 juta liter air bersih untuk didistribusikan di seluruh Jalur Gaza.

"Program-program ini kami berikan untuk menghadapi krisis pangan dan menjadi sebuah respon cepat kami terhadap duka Bangsa Palestina di tengah perayaan bulan suci umat Muslim," ujarnya.

Sebagai rangkaian program ACT selama Ramadhan, saat ini ada 25 syeikh dari Palestina bersama tim ACT. Mereka pergi ke rumah-rumah peribadahan untuk menyampaikan secara langsung kondisi Palestina ke umat.

ACT mengajak sahabat dermawan sekalian untuk turut andil dalam usaha perjuangan membantu Bangsa Palestina. ACT juga mengajak umat Islam terus mendoakan agar Allah berikan perlindungan dan keselamatan terhadap Bangsa Palestina. ACT berkomitmen untuk terus mengirimkan bantuan, memastikan warga Palestina melewati fase Ramadhan hingga Idul Fitri.

"Kami umat Muslim Indonesia dan berharap seluruh Muslim di dunia untuk terus peduli dengan saudara kita di Palestina," kata Ibnu.

Presiden ACT, Ahyudin mengatakan, merespons tragedi kemanusiaan di Palestina adalah kewajiban umat manusia. Artinya bukan hanya kewajiban umat Islam tetapi juga kewajiban semua umat manusia sebagai warga dunia.

Ia menegaskan, ACT meyakini sepanjang Bangsa Palestina terus menghadapi peperangan, dunia akan terus tersakiti. Oleh karena itu ACT mengajak umat manusia terus membangkitkan gerakan kemanusiaan untuk membantu Bangsa Palestina. Sebab Bangsa Palestina benar-benar sangat membutuhkan pertolongan.

"Dalam kondisi diperangi seperti saat ini, Bangsa Palestina tidak bisa hidup normal seperti kita, tanpa serangan Israel menjelang Ramadhan kemarin, kemiskinan Palestina sudah sangat luar biasa karena sedang dijajah Israel," ujarnya.

ACT menginformasikan, sebanyak 85 persen warga Gaza hidup dengan bantuan dari bangsa lain. Tanpa bantuan dari bangsa lain, warga Palestina akan berakhir. ACT sangat tidak ingin menyaksikan Gaza secara perlahan musnah kehidupannya oleh Israel.

Ahyudin mengingatkan, konstitusi Bangsa Indonesia anti penjajahan, mau sampai kapan Indonesia membiarkan adanya penjajahan seperti yang dialami Palestina. Palestina juga adalah bangsa yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia di saat bangsa lain tidak berani mengakuinya.

Maka masyarakat Indonesia punya kewajiban moral untuk membantu Palestina. Membantu atas dasar sesama Muslim dan atas dasar sesama manusia. "Itulah mengapa kita harus serius memperhatikan Palestina saat ini pada saat Israel kembali menghujani Palestina dengan roket-roket mereka," ujarnya.

Ia menegaskan, kalau Israel tidak bosan dan terus-terusan melakukan kezaliman terhadap Palestina. Maka ACT tidak akan pernah bosan untuk membantu Bangsa Palestina dalam berjuang menghadapi Israel. Artinya bantuan untuk Palestina adalah bantuan selamanya, bukan bantuan musiman atau bantuan jangka pendek.

"Kami sadar membantu Palestina bukan membantu sehari atau dua hari, tapi memberikan batuan selamanya, orang sakit bisa diobati tapi kalau orang tidak makan bisa mati, jadi bantuan pangan yang akan terus diberikan ke Bangsa Palestina," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YbDAOI
May 07, 2019 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YbDAOI
via IFTTT
Share:

YBM PT PLN UP2D Jateng dan DIY Ajak Dhuafa Sambut Ramadhan

Kegiatan diwujudkan melalui pembagian bingkisan berupa paket sembako.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sambut datangnya bulan Ramadhan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berbagi kebahagiaan dengan warga dhuafa Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah ini, diwujudkan melalui pembagian bingkisan berupa paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada 50 kaum dhuafa penerima manfaat.

Manager PT PLN (Persero) UP2D Jawa Tengah dan DIY, Hamsyah, mengatakan kegiatan berbagi kebahagiaan bersama kaum dhuafa tersebut merupakan salah satu upaya pemberdayaan zakat karyawan PLN. Selama ini, karyawan PLN UP2D yang beragama Muslim menyisihkan sebagian rezekinya setiap bulan untuk dikelola dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan amal, oleh Yayasan Baitul Maal (YBM).

“Kali ini diwujudkan melalui pembagian bingkisan dhuafa, kepada 50 penerima manfaat yang berhak, di wilayah Kelurahan Bambankerep ini,” jelasnya, Selasa (7/5).

Hamsyah berharap, dengan adanya program pembagian bingkisan dhuafa tersebut dapat memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa yang sangat membutuhkan. “Ramadhan ini merupakan bulan penuh rahmat dan berkah, oleh karena itu kami para karyawan Muslim PLN ingin berbagai kebahagiaan dengan masyarakat kurang mampu agar bisa merayakan Ramadhan kali ini dengan kebahagiaan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pantia Amaliyah Ramadhan 1440 Hijriah, Hendra Cahyo Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi kebahagiaan melalui pembagian bingkisan dhuafa tersebut dibagi menjadi dua tahap. Pada tahap pertama telah dibagikan kepada 25 keluarga fakir miskin pada saat awal Ramadhan, dan 25 keluarga pada saat akhir Ramadhan di wilayah sekitar Kantor PLN UP2D Jawa Tengah dan DIY tersebut secara door to door.

Khusus menyambut bulan suci Ramadhan kali ini, YBM PT PLN (persero) UP2D juga telah menyiapkan berbagai kegiatan amalan lainnya. “Selain program pemberian bingkisan dhuafa ini, Yayasan Baitul Maal juga menyelenggarakan kegiatan Cinta Anak Yatim, Peduli Purnakarya, program Muslimah Tangguh dan Santunan Gharimin,” jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JpeszV
May 07, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JpeszV
via IFTTT
Share:

Laba Tunas Grup Tumbuh 14 Persen pada Kuartal I 2019

Proyeksi penjualan dan laba sepanjang 2019 sangat tergantung pada situasi pasar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Tunas Ridean Tbk (Tunas Grup) berhasil mempertahankan kinerja positif sepanjang kuartal pertama 2019, di tengah lesunya industri otomotif. Pendapatan bersih kuartal I 2019 meningkat 6 Persen menjadi Rp 3.567 miliar dari kuartal 1 2018 yang sebesar Rp 3.525 miliar.

Hal tersebut dipaparkan Direktur Keuangan Tunas Grup, Kent Teo dalam public expose Tunas Grup di Mandarin Hotel, Jakarta, Selasa (7/5).

Laba Grup juga meningkat 14 persen pada kuartal I 2019 menjadi Rp 160 miliar dari perolehan laba kuartal I 2018 yang sebesar Rp 141 miliar. “Bisnis otomotif menyumbang 60 persen dari total laba kuartal I 2019, diikuti pembiayaan (MTF) menyumbang laba 31 persen, dan bisnis rental 9 persen,” ungkap Kent.

Direktur Utama Tunas Grup, Rico Setiawan menjelaskan, proyeksi penjualan dan laba sepanjang 2019 sangat tergantung pada situasi pasar. Pasar mobil awal tahun agak tertekan. “Memang jelang election (pemilu) penjualan mobil turun, tetapi jelang lebaran biasanya start growing. Kalau motor stabil karena di kuartal I 2019 kita masih growing,” jelas Roco.

Dia mengutip data Gaikindo bahwa penjualan turun 13 persen di awal tahun. Namun, lanjutnya, Tunas Grup meyakini akan terjadi market recovery di semester kedua. “Hasilnya kami perkirakan sama seperti tahun lalu setelah proses recovery,” jelas Rico di kesempatan yang sama.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil baru nasional turun 13 persen pada kuartal pertama tahun 2019 menjadi 254 ribu unit, dari 294 ribu unit di kuartal pertama tahun 2018. Sementara dari data Pemerintah dan AISI, penjualan motor baru nasional naik 15 persen pada kuartal pertama tahun 2019 menjadi 1.681 ribu unit, dari 1.457 ribu unit di kuartal pertama tahun 2018.

"Untuk Grup Tunas, penjualan mobil baru juga turun 7 persen pada kuartal pertama tahun 2019 dikarenakan intensitas persaingan. 13.749 unit menjadi 12.844 unit," paparnya.

Penurunan penjualan dialami oleh Tunas Toyota turun 2 persen selama kuartal pertama tahun 2019 dibandingkan dengan penurunan penjualan Toyota nasional, yakni dari 7.837 unit di periode yang sama 2018 menjadi 7.680 unit di kuartal 1 2019.

Penjualan Tunas Daihatsu  juga turun 11 persen selama kuartal pertama tahun 2019 dikarenakan tingkat persediaan yang lebih rendah, yakni dari 5.430 unit menjadi 4.821 unit. Penjualan Tunas BMW juga turun 38 persen selama kuartal pertama tahun 2019, menjadi 206 unit dari 333 unit di awal 2018. Hal ini karena pangsa pasar yang terbatas dan harga yang kurang kompetitif dengan jenis yang lain.

"Berbeda dengan penjualan mobil yang melemah, penjualan sepeda motor melalui Tunas Honda justru naik 10 persen selama kuartal pertama tahun 2019 didukung oleh peningkatan pasokan. Yakni dari 51.732 ribu unit awal tahun lalu menjadi 56.846 ribu unit motor saat ini," ungkap Rico.

Selain itu, armada Tunas Rental ikut melemah sebagaimana penjualan mobil. Penurunan armada per Maret 2019 disebabkan oleh berakhirnya kontrak jangka panjang dengan beberapa pelanggan korporasi dari 8.534 unit menjadi 8.224 unit, turun sebanyak 5 persen.

Namun dari bisnis pembiayaan melalui MTF, pelepasan kredit baru terus meningkat mencapai 6 persen selama kuartal pertama tahun 2019 meskipun pasar otomotif menurun. Rp. 6.599 miliar menjadi Rp. 6.963 miliar.

"Komitmen Tunas Grup tetap berinvestasi demi menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat. Capex 2019 kita anggarkan Rp 729 miliar dengan rincian Rp 489 miliar untuk rental, dan Rp 240 miliar untuk otomotif," tutup Rico.

Kinerja 2018

Untuk diketahui, pasar mobil nasional pada 2018 naik 7 persen menjadi 1,2 juta unit. Sedangkan penjualan mobil Tunas Grup turun 6 persen menjadi 48.326 unit dikarenakan intensitas persaingan. Pasar motor nasional naik 8 persen menjadi 6,4 juta unit.

Sedangkan penjualan sepeda motor Tunas Grup yang terutama berlokasi di Sumatra mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga hasil pertanian yang menyebabkan kenaikan penjualan sebesar 11 persen menjadi 248.857 unit.

Alhasil laba bersih Tunas Grup di 2018 mencapai Rp 560,2 miliar naik 18 persen dari periode 2017. Laba Grup dari bisnis otomotif naik 21 persen menjadi Rp 292,9 miliar, disebabkan oleh meningkatnya marjin dari perdagangan mobil dan kenaikan penjualan unit motor. 

Sementara kontribusi Top of Formlaba dari bisnis rental naik 12 persen menjadi Rp 69,7 miliar. Pembiayaan dari MTF memberikan kontribusi laba sebesar Rp 197,6 miliar, melonjak 15 persen dari tahun 2017.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J4oOpx
May 07, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J4oOpx
via IFTTT
Share:

KPK: Sebagian Poin Praperadilan Romi Masuk Pokok Perkara

Sidang lanjutan praperadilan Romi hari ini digelar di PN Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa sebagian poin permohonan praperadilan yang diajukan anggota DPR RI Romahurmuziy alias Romi telah masuk pada pokok perkara. Sidang lanjutan  praperadilan Romi hari ini digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

"Apabila dicermati dalil-dalil permohonan praperadilan tersebut telah memasuki materi pokok perkara dugaan tindak pidana korupsi yang seharusnya disampaikan pemohon (Romi) dalam pembelaan (pleidoi) pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi," kata anggota tim Biro Hukum KPK Efi Laila di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/5).

PN Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Agus Widodo menggelar sidang lanjutan praperadilan dengan agenda jawaban KPK atas permohonan praperadilan yang diajukan Romi. Menurutnya, pembuktian dalam pemeriksaan perkara tindak pidana korupsi merupakan wewenang mutlak atau absolut dari Majelis Hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi sebagai satu-satunya pengadilan yang berwenang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara tindak pidana korupsi.

"Lembaga praperadilan tidak pula menentukan apakah perkara cukup alasan ataukah tidak untuk diteruskan ke pemeriksaan sidang pengadilan. Penentuan diteruskan ataukah tidak suatu perkara tergantung kepada penuntut umum," ucap Efi.

Oleh karena itu, kata dia, tidak ada kewenangan hakim praperadilan untuk menilai materi pokok perkara, mengingat lembaga praperadilan merupakan sarana pengawasan horizontal yang terbatas melakukan pemeriksaan formil. "Lingkup kewenangan praperadilan yang diberikan KUHAP adalah memeriksa dan memutus sah atau tidaknya penangkapan, penahanan, penghentian penyidikan, penghentian penuntutan, permintaan rehabilitasi apabila perkara tidak diajukan ke pengadilan," kata Efi.

Selain itu, kata dia, lingkup kewenangan lembaga praperadilan telah diperluas berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014 tanggal 28 April 2015 yang menyatakan lingkup kewenangan praperadilan mencakup juga mengenai sah atau tidaknya penetapan tersangka, penggeledahan, dan penyitaan. Mahkamah Agung, kata dia, telah memberikan pedoman mengenai pemeriksaan praperadilan sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 2 ayat (2) dan ayat (4) PERMA 4/2016 yang pada pokoknya bahwa pemeriksaan praperadilan terhadap permohonan tentang tidak sahnya penetapan tersangka hanya menilai aspek formil.

"Yaitu, apakah ada paling sedikit dua alat bukti yang sah dan tidak memasuki materi perkara dan persidangan perkara praperadilan tentang tidak sahnya penetapan tersangka, penyitaan, dan penggeledahan dipimpin oleh Hakim Tunggal karena pemeriksaannya tergolong singkat dan pembuktiannya yang hanya memeriksa aspek formil," ujar Efi.

Adapun, poin permohonan Romi yang seharusnya masuk pokok perkara seperti masalah pertemuan, pemberian uang, dan lain-lain. Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019.

Diduga sebagai penerima Muhammad Romahurmuziy. Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JpdTGj
May 07, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JpdTGj
via IFTTT
Share:

Kemenperin Dorong Industri Mainan Anak Tingkatkan Ekspor

Nilai investasi industri mainan pada 2017 sebesar Rp 410 miliar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya menggenjot industri mainan anak dalam negeri. Salah satunya produk yang dihasilkan PT Sinar Harapan Plastik (PT SHP) dan PT Megah Plastik yang terletak di Jakarta Barat.

"Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, kami ingin industri meningkatkan ekspor, salah satunya mainan anak," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin Gati Wibawaningsih usai melakukan kunjungan kerja ke kedua pabrik tersebut di Jakarta, Selasa (7/5).

Gati mengemukakan bahwa kinerja industri mainan memberikan kontribusi cukup signifikan bagi pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional, karena tergolong sektor padat karya yang berorientasi ekspor. "Kami sampaikan bahwa ekspor komoditi mainan di tahun 2018 mencapai 381,2 juta dolar AS, naik sebesar 16,57 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar 347 juta dolar AS," paparnya.

Selain itu, lanjut Gati, penyerapan tenaga kerja di sektor industri mainan sebanyak 23.644 orang dengan nilai investasi pada 2017 sebesar Rp 410 miliar.

PT SHP merupakan produsen mainan anak dengan merek “SHP Toys” untuk pasar dalam negeri dan merek 'Winny Will' untuk pasar luar negeri. Produk yang dihasilkan adalah mobil-mobilan dan sepeda mainan tunggang berbahan baku plastik atau sering disebut dengan plastic injection.

Kapasitas produksi PT SHP saat ini mencapai sekitar 120 ribu buah per bulan dan menyerap tenaga kerja sekitar 500 orang yang sebagian besar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan.

Sementara itu, PT Megah Plastik juga merupakan produsen mainan anak-anak yang terbuat dari plastik. Kapasitas produksi PT Megah Plastik meningkat dari tahun ke tahun dan pada 2018 telah mencapai 52.000 dus. Perusahaan yang berdiri pada 2014 ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak 300 tenaga kerja.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PQppvG
May 07, 2019 at 07:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PQppvG
via IFTTT
Share:

Pemerintah Siapkan Evaluasi Pemilu 2019

Sistem Pemilu serentak juga akan kembali dikaji.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan penyelenggaraan Pemilu 2019 yang dilakukan serentak akan dievaluasi. Hal itu disampaikan Tjahjo dalam rapat kerja (Raker) bersama DPD RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5).

Evaluasi  akan dipersiapkan Pemerintah sekaligus menyusun kebijakan evaluasi yang nanti dibahas bersama KPU setelah menyelesaikan 15 tahap pemungutan suara. Evaluasi juga akan dilaksanakan bersama dengan Bawaslu, DKPP, Polri, TNI, DPR RI termasuk dengan anggota DPD RI yang terpilih, termasuk Undang-Undangnya juga dievaluasi.

Selain itu, sistem Pemilu serentak juga akan kembali dikaji. Hal itu akan dilakukan dengan konsultasi lebih lanjut kepada Mahkamah Konstitusi (MK). “Mengenai sistem memang nanti akan dikaji lanjut lagi apakah keputusan MK tafsirnya sama. Bahwa pelaksanaan pemilu serentak itu tidak disebutkan serentaknya itu tanggal, hari, jam tahun yang sama, apakah keserentakan dalam minggu yang sama, apakah boleh dalam hari yang berbeda atau bulan yang berbeda. Saya kira nanti akan perlu ada konsultasi dengan MK mengenai keserentakan itu,” kata Tjahjo.

Selain itu, sistem pemilihan anggota legislatif pada Pemilu tahun ini yang menggunakan sistem proporsional terbuka juga akan dievaluasi. Pasalnya, sistem ini memiliki konsekuensi terjadi persaingan yang kurang sehat (politik destruktif) antarcaleg dalam satu partai. Sistem ini juga memperbolehkan masyarakat untuk mencoblos orang, mencoblos gambar, dan yang terpilih adalah ia yang memiliki suara terbanyak.

“Sistem proporsional terbuka akan juga dievaluasi karena sistemnya yang rumit. Padahal Sistem proporsional daftar tertutup pernah diusulkan Pemerintah dalam pembahasan Undang-Undang Pemilu,” kata Tjahjo.

Jumlah TPS dan jumlah pemilih dalam satu TPS juga tak luput dari perhatian. Hal ini melihat waktu yang diperlukan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya serta waktu yang dibutuhkan untuk melakukan rekapitulasi penghitungan surat suara.

Pembahasan evaluasi secara menyeluruh akan dilakukan. Jumlah TPS ditambah hampir 2 (dua) kali lipat, dan jumlah pemilih tiap TPS sudah dikurangi yang semula 500 menjadi maksimal 300 orang, hal tersebut sesuai hasil simulasi dan permintaan KPU. Namun itu akan dikaji lebih lanjut lagi.

Selain dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, rapat di DPD RI juga turut dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Selain itu, hadir pula perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan Agung, dan BIN.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vKa32s
May 07, 2019 at 07:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vKa32s
via IFTTT
Share:

Ramadhan, Warga Kota Bandung Diajak Perbanyak Sedekah

Oded menuturkan dengan bersedekah akan meringankan beban orang yang kurang beruntung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengajak umat Muslim Kota Bandung untuk lebih banyak bersedekah di bulan Ramadhan. Sedekah merupakan salah satu amalan utama di bulan suci umat Islam ini.

"Kita harus lebih banyak bersedekah. sedekah yang terbaik," katanya di sela-sela kegiatan Safari Senyum Ramadhan di Masjid Cipaganti Kota Bandung, Selasa (7/5) seperti dalam keterangan tertulisnya.

Oded menuturkan dengan bersedekah akan meringankan beban orang yang kurang beruntung. Terlebih lagi, di bulan Ramadhan ini pahala akan berlipat-lipat.

Oded menyatakan, Safari Senyum Ramadhan yang digagas oleh Forum Bandung Sehat (FBS) dan Tim Penggerak PKK Kota Bandung ini merupakan contoh bersedekah yang baik. Ada banyak fakir miskin dan yatim yang disantuni.

Ia mengharapkan, melalui kegiatan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melakukan hal serupa di tempat lain. "Saya ingin memberikan contoh masyarakat Kota Bandung yang mempunyai rezeki lebih dari Allah SWT. Yuk kita berinfak dan sedekah untuk membantu saudara-saudara kita yang masih kekurangan," ujar Oded.

Hal lain, Oded juga mengajak umat Muslim untuk tidak sekadar berpuasa menahan lapar. Di bulan Ramadhan ini, banyak amalan yang berpahala berlipat ganda. "Kita isi Ramadhan ini dengan penuh kecintaan kepada Allah SWT dan mengharap ridho Allah SWT," ucapnya.

Salah satu amalan yang baik menurut Oded adalah tadarus Alquran. Oded bahkan meminta warganya mengkhatamkan Alquran dalam sebulan ini.

"Warga Bandung terutama yang beragama Islam, di samping saum tapi juga bisa membaca Alquran. Ada yang Ramadhan bisa khatam 30 juz," imbaunya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PU0w23
May 07, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PU0w23
via IFTTT
Share:

Bersama BNN dan TNI, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu

Sabu yang berhasil digagalkan memiliki berat 5,4 kilogram.

REPUBLIKA.CO.ID, BALIKPAPAN -- Bersinergi dengan BNN dan TNI Angkatan Laut, Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan internasional di Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada Jumat (3/5).  Pengungkapan penyelundupan sabu tersebut merupakan pengembangan dari informasi masyarakat tentang adanya pengiriman sabu dari Tawau, Malaysia menuju Sulawesi melalui Biduk-Biduk.

“Setelah melakukan pengintaian target di sebuah penginapan di wilayah wisata Teluk Sulaiman, Biduk–Biduk, petugas kemudian melakukan penggerebekan kamar yang dihuni target dan didapati satu buah tas yang berisi lima kemasan plastik berisi narkotika jenis sabu seberat 5,4 kilogram (kg),” ungkap Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur, Rusman Hadi, seperti dalam siaran persnya. 

Dari penindakan ini petugas berhasil mengamankan seorang tersangka laki-laki berinisial B (51 tahun) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tambak. Atas penggalan narkotika jenis sabu ini petugas berhasil menyelamatkan 27 ribu jiwa dari penyalahgunaan narkotika tersebut dengan asumsi satu gram sabu dikonsumsi lima orang.

“Mengingat rawannya peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Timur, sinergi  semua instansi mulai dari Bea Cukai, TNI, POLRI, BNN, Lembaga Yudikatif, Lembaga Pemasyarakatan, Pemprov. Kalimantan Timur dan instansi lainnya serta peran serta aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk berperang melawan musuh bersama yaitu narkotika,” ujar Rusman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ViqySw
May 07, 2019 at 06:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ViqySw
via IFTTT
Share:

Pemerintah Serap Rp 21,57 Triliun dari Lelang SUN

Total penawaran yang masuk dari lelang SUN Rp 32,95 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menyerap dana Rp 21,57 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Total penawaran yang masuk Rp 32,95 triliun.

Keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa (5/7), menyatakan lelang tersebut telah melebihi target indikatif yang ditetapkan Rp 15 triliun.

Untuk seri SPN03190808, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 1,37 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,84423 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 8 Agustus 2019 ini mencapai Rp 2,68 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 5,79 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 5,89 persen.

Untuk seri SPN12200508, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 3,3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,0797 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 8 Mei 2020 ini mencapai Rp 6,93 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 6,01 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,75 persen.

Untuk seri FR0077, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,48536 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2024 ini mencapai Rp 5,49 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,125 persen ini mencapai 7,43 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,63 persen.

Untuk seri FR0078, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 5,85 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,98771 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2029 ini mencapai Rp 8,33 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,25 persen ini mencapai 7,9 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,11 persen.

Untuk seri FR0068, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 4,55 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,47469 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini mencapai Rp 6,18 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375 persen ini mencapai 8,43 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,65 persen.

Untuk seri FR0079, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 1,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,55739 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 April 2039 ini mencapai Rp 1,79 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375 persen ini mencapai 8,5 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,65 persen.

Untuk seri FR0076, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp 1,15 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,66557 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2048 ini mencapai Rp 1,53 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,375 persen ini mencapai 8,63 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,91 persen.

Sebelumnya, pada lelang tujuh seri SUN pada Selasa (23/4), pemerintah menyerap dana sebesar Rp 23,4 triliun dari penawaran masuk mencapai Rp 41,76 triliun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H7m3R1
May 07, 2019 at 06:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H7m3R1
via IFTTT
Share:

Masjid At-Tin Gelar Program Khatam Alquran Saat Ramadhan

Program khatam Alquran berlangsung sehabis shalat subuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masjid Agung At-Tin di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur menyelenggarakan "Simaul Quran Bil Ghoib" untuk mengajak masyarakat agar khatam Alquran di bulan Ramadhan ini. "Satu hari satu juz, dengan harapan akhir bulan Ramadhan sudah selesai semua juz di Alquran", kata Ketua Bidang Peribadatan Masjid At-Tin Karnali , Selasa (7/5).

Dia mengatakan program ini berlangsung sehabis shalat subuh di Masjid At-Tin dengan agenda menyimak hafizh Alquran. Hafizh yang turut serta dalam program ini adalah imam muazin dan imam dari luar yang didatangkan oleh pengurus.

Harapan adanya program ini adalah agar masyarakat termotivasi dan tidak menyia-nyiakan waktu di bulan yang penuh kebaikan ini. "Semoga dengan adanya program ini masyarakat jadi terprogram karena jika tadarus sendiri kan belum tentu satu juz", ujarnya.

Selain "Simaul Quran Bil Ghoib" ada juga kajian saat dhuha Sabtu-Ahad dari pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Tidak lupa, Masjid At-Tin juga mengadakan iktikaf di 10 hari terakhir Ramadhan. Peserta akan mendapatkan sahur dari panitia jika mendaftarkan diri untuk iktikaf kepada panitia.

Iktikaf diadakan agar masyarakat mendapatkan Lailatul Qadar di bulan Ramadhan ini. Semua program di Masjid At-Tin tidak dipungut biaya apa pun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VhyWlr
May 07, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VhyWlr
via IFTTT
Share:

Ketika Orang Eropa Semangat Berkuliah di Indonesia

Setiap tahun mahasiswa mancanegara melamar beasiswa Darmasiswa ke Kemendikbud.

Iris yang berasal dari Dresden sudah bermain musik sejak kecil. Ketika dia bisa mengenal lebih dalam dunia musik Indonesia saat berkuliah di Yogyakarta, dia sangat terkesan.

"Setiap pulau di Indonesia mempunyai musik dan tradisi yang berbeda. Saya pikir, saya tidak akan selesai belajar, satu hidup saya tidak cukup untuk mempelajari semuanya. Tetapi ini memberikan inspirasi bagi saya. Budaya dan spiritualitas di sana masih kuat sekali,” ceritanya dalam bahasa Indonesia.

Tahun 2011 Iris berhasil mendapatkan beasiswa Darmasiswa untuk berkuliah selama satu tahun di Indonesia. Dimulai dengan fotografi, dia melanjutkan ke jurusan Etnomusikologi di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Berbagai alat musik baru dia pelajari selama berkuliah: gamelan, suling, kecapi, dan gitar sape dari Dayak, yang menjadi instrumen Indonesia favoritnya karena dia merasa harmonis dan damai jika memainkannya.

Beasiswa Darmasiswa jurusan Bahasa Indonesia dan Seni Budaya

Setiap tahun mahasiswa-mahasiswa dari berbagai negara mitra berkesempatan melamar beasiswa Darmasiswa dari Kemendikbud Indonesia. Dengan beasiswa ini mereka bisa berkuliah Bahasa Indonesia atau jurusan Seni Budaya di salah satu dari puluhan perguruan tinggi di seluruh penjuru Indonesia.

Sejak program ini dimulai tahun 1974, lebih 5.000 mahasiswa asing dari sekitar 80 negara sempat berkuliah di Indonesia. Kota tujuan favorit sampai sekarang adalah Yogyakarta dan Jakarta.

Dalam rangka Temu Alumni Darmasiswa pertama yang diadakan di Berlin, Jerman, Sabtu (04/05), Iris bersama dua rekannya beraksi di atas panggung. Mereka memainkan serangkaian musik yang terinspirasi dari berbagai musik nusantara: dari Sumatra, Jawa Barat, Bali, Sulawesi sampai Papua.

Acara diikuti oleh alumni-alumni Darmasiswa dari berbagai kota di Jerman dan bahkan dari negara-negara lain seperti Spanyol, Hongaria dan Polandia. Seusai pertunjukan pembuka, pembawa acara bertanya apa kabar kepada para peserta. Awalnya agak malu, tetapi jawaban terdengar semakin semangat: "Mantul! Mantap Betul!”

"Saya senang dengan pertemuan alumni ini karena saya bisa berkenalan dengan alumni-alumni lain dari Jerman,” tutur Alida, penerima darmasiswa tahun 2012.

Terkesan dengan budaya Jawa

Ketika dulu berkuliah sosiologi di Hongaria, Alida hanya terekspos dengan budaya Eropa dan rasa keingintahuannya atas budaya lain menjadi berkembang. Ketika berkenalan dengan jurusan Asia Tenggara di Berlin, dia mengambil fokus Indonesia, Malaysia dan Singapura, lalu mulai belajar bahasa Indonesia.

Dengan Darmasiswa, Alida kuliah seni fotografi di Jogjakarta dan seusai masa kuliah, dia berkunjung setiap tahunnya ke Indonesia untuk tinggal selama beberapa bulan. Salah satu pengaruh besar kuliah di Indonesia bagi profesi Alida adalah sejumlah buku dan koleksi foto yang dia buat tentang candi-candi Hindu-Budha di Yogyakarta dan sekitar.

Tetapi pengalaman berharga tidak terbatas di lingkup studi saja. Ketika mendengar tentang Darmasiswa, dia langsung mendaftar. "Yang paling penting untuk saya selama darmasiswa di Yogyakarta adalah budaya Jawa. Menarik sekali bagi saya untuk melihat budaya yang masih hidup sekali” ujar Alida.

Di luar universitas, Alida juga mengaku sangat senang dengan kehidupan yang berbeda dengan di Eropa: "Orang-orang di Jogja sangat ramah dan selalu optimis. Mahasiswa, tetangga dan dosen juga selalu punya waktu untuk mengobrol berjam-jam, saya suka sekali karena bisa membicarakan suatu topik secara mendalam. Kalau di Jerman itu kadang sudah, walaupun dengan teman, karena mereka sibuk dan tidak ada waktu,” jelasnya dalam bahasa Indonesia.

Belajar dari kehidupan di luar perkuliahan

Kadir yang berusia 32 tahun juga setuju, bahwa penerima Darmasiswa tidak hanya mendapat manfaat dari dunia perkuliahan saja. Pria asal Berlin yang dulunya berkuliah menjadi guru ini sempat kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Politeknik Negeri Jakarta.

Dia memang agak menyayangkan, bahwa pelajaran Bahasa Indonesia di sana waktu itu dirasakan kurang optimal, terutama karena dia termasuk angkatan pertama mahasiswa Bahasa Indonesia bagi penutur asing. "Memang pelajaran Bahasa Indonesianya seharusnya bisa lebih banyak lagi, tetapi program beasiswa ini juga dimaksudkan untuk berkenalan dengan Indonesia untuk membangun suatu hubungan yang tahan lama,” ujar Kadir.

"Yang paling saya ambil dari pengalaman ini adalah pengertian tetang kehidupan dan agama,” lanjut Kadir. "Bagi saya, merupakan pengalaman yang indah melihat bagaimana spiritualitas mengalir dalam hidup semua orang dan bahwa manusia tidak hanya hidup di dunia materi saja.”

Bagi Kadir yang orang tuanya berasal dari Turki, tinggal di Indonesia waktu itu adalah kali pertamanya tinggal di sebuah negara dengan begitu banyak penduduk Muslim. "Islam di Indonesia berbeda dengan di Turki atau Jerman. Ini sangat mempengaruhi cara pandang saya terhadap agama dan kehidupan saya. Sebuah pengaruh besar.” Sampai sekarang Kadir tetap merasa terhubung dengan Indonesia dan secara rutin berkunjung ke Indonesia bersama istrinya.

Berbagi pengalaman dengan sesama alumni

Dalam Temu Alumni Darmasiswa ini, para alumni juga berkesempatan berbagi tentang pengalaman dan hasil risetnya semasa di Indonesia dan setelahnya. Beberapa foto Alida yang dulu berkuliah di Yogyakarta menghiasi ruangan Rumah Budaya Indonesia Berlin, yang dipilih menjadi lokasi acara. Dia juga mempresentasikan riset yand dirangkai foto-foto mata air suci di Yogyakarta.

Setelah itu rekan alumni Monika dan Dorota mendapat giliran mempertunjukkan film "Dreams of Java” tentang praktik Jathilan yang rekaman gambarnya mereka kumpulkan di masa darmasiswa mereka. Setelah kembali dari Indonesia, kedua kakak beradik dari Polandia ini menyelesaikan filmnya dan semakin tertarik dengan bidang film lalu berlanjut berprofesi menjadi pembuat film.

Acara tidak akan lengkap tanpa musik dan tarian yang menjadi salah satu daya pesona Indonesia di kalangan peminat darmasiswa. Dipandu oleh Kathleen yang sempat berkuliah Bahasa Indonesia di Denpasar, peserta Temu Alumni menyanyi beberapa lagu daerah sambil menari bersama.

Sebagai acara penutup, Iris serta rekan-rekan bandnya dengan semangat mengajarkan hadirin menari Tari Kecak sambil mengalunkan bunyi khasnya. Melalui para alumni Darmasiswa, budaya Indonesia juga menjadi hidup di Eropa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WvAJzU
May 07, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WvAJzU
via IFTTT
Share:

BNNP Jabar Bongkar Sindikat Narkotika Modus Baru

Ganja dimasukan ke dalam mobil dan diderek agar terkesan mogok.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat membongkar sindikat narkotika jenis ganja dengan modus baru. Dari dua anggota sindikat yang diringkus petugas Bidang Pemberantasan (Berantas) BNNP Jabar disita sebanyak 70 kilogram daun ganja kering siap edar. Modus operansi sindikat ini terbilang baru.

"Ini modus baru dalam peredaran narkotika," kata Kepala BNNP Jabar, Brigjen Pol  Sufyan Syarif dalam keterangannya kepada para wartawan, Selasa (7/4).

Modus operandi yang dijalankan tersangka RA (26 tahun) dan MS (23), kata Sufyan, yaitu dengan memasukan ganja ke dalam ban mobil Kijang Innova warna hitam Nopol BK 1636 ZV. Mobil Innova tersebut kemudian dinaikkan ke atas mobil towing (mobil derek) agar terkesan mogok. Kendaraan tersebut meluncur dari Jakarta menuju Bogor.

Petugas BNNP Jabar yang sudah mengetahui keberadaan mobil tersebut membututinya dari Jakarta hingga tempat kejadian perkara (TKP) pemyergapan di Jl Babakan Baru Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Penangkapan berlangsung Senin (29/4) sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat digerebek di TKP, petugas BNNP Jabar langsung melakukan penggeledahan terhadap empat ban mobil Toyota Innova yang ada di atas mobil towing. Setelah dibuka di dalam empat ban mobil tersebut ditemukan paket besar daun ganja siap edar. Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka di TKP, terungkap satu ban serep mobil tersebut juga berisi daun ganja. Hanya saja ban serep tersebut sudah dikirim ke rumah kontrakan T (DPO) di kawasan Sukabumi. Setelah dilakukan penggerebekan di rumah T petugas hanya menemukan ban serep berisi ganja.

"Penghuni rumah kontrakan berinisial T berhasil kabur sebelum petugas tiba di lokasi,"ujar Sufyan.

Petugas, kata Sufyan, masih mengejar DPO T yang diduga melarikan diri ke wilayah Jakarta. Dari hasil pemeriksaan terhadap dua tersangja ganja tersebut sedianya akan diedarkan di wilayah Bogor dan Sukabumi. Dengan disitanya 70 kilogram daun ganja tersebut menyelamatkan sebanyak 420 ribu jiwa dari pengaruh negatif narkotika jenis ini. " Sebanyak 420 ribu jiwa warga Jabar terselamatkan dengan disitanya ganja tersebut," kata dia.

Ketua MUI Jabar, Prof KH Rachmat Syafe'i yang haadir dalam rilis di kantor BNNP Jabar, Jl H Hasan No 1 Soekarno- Hatta Kota Bandung, mengapresiasi petugas dalam mengungkap kasus tersebut.

"Tugas BNNP Jabar dalam memberantas peredaran gelap narkotika harus didukung seluruh elemen masyarakat karena menyelamatkan generasi bangsa. Tugas mulai ini harus terus ditingkatkan," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DVhIPU
May 07, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DVhIPU
via IFTTT
Share:

Wiranto Klarifikasi Wacana Tim Hukum Nasional

Wiranto menyebut tim yang akan dibuatnya adalah tim di bidang masalah hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengklarifikasi pernyataannya terkait pembentukan Tim Hukum Nasional. Tim tersebut dibentuk bukan sebagai badan baru, tetapi sebagai tim bantuan di bidang hukum untuk pengendalian masalah hukum dan keamanan nasional.

"Itu bukan tim nasional, tapi tim bantuan di bidang hukum yang akan menyupervisi langkah-langkah koordinasi dari Kemenko Polhukam," ungkap Wiranto di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/5).

Tim itu nantinya, kata Wiranto, akan menjadi tim bantuan hukum yang ada di bawah Kemenko Polhukam. Tim yang akan membantu dalam rangka sinkronisasi, harmonisasi, dan pengendalian masalah hukum dan keamanan nasional.

Tim tersebut akan berisi para profesor, doktor, dan pakar hukum dari berbagai universitas dan lembaga. Mereka akan membantu Kemenko Polhukam untuk memilah tindakan mana saja yang bisa dan tidak bisa dianggap melanggar hukum.

Wiranto menerangkan, saat ini banyak aktivitas-aktivitas yang seharusnya sudah masuk kategori melanggar hukum dan ditindak tetapi tidak ditindak karena jumlahnya yang begitu banyak. Banyaknya jumlah aktvitas itu mempersulit pemilahan secara singkat mana saja yang melanggar dan tidak melanggar hukum.

"Nah kita butuh tim bantuan itu. Bukan berarti secara formal dan secara organisasi kemudian kita abaikan, tidak. Kita memang ada, pemerintah punya lembaga-lembaga hukum yang sudah formal dalam ketatanegaraan Indonesia kan ada," tuturnya.

Menurut mantan Panglima ABRI ini, tim tersebut akan melihat permasalahan yang ada dari sudut pandang masyarakat, yakni masyarakat intelektual yang memiliki pemahaman terhadap hukum. Berbeda dengan kepolisian, kejaksaan, dan lembaga hukum formal lainnya.

"'Ayo, coba Anda nilai sendiri aktivitas masyarakat seperti ini sudah melanggar hukum atau tidak?' Kalau mereka mengatakan, 'Oke Pak, sudah melanggar hukum itu,' Oke kita bertindak. Jadi kita kompromikan (dahulu)," terang dia.

Ia menjelaskan, hukum merupakan kesepakatan kolektif yang dibangun untuk menjaga ketertiban dan keteraturan saat hukum itu dibentuk. Ketika kondisi lingkungan sudah berubah, termasuk di dalamnya teknologi, maka hukum terkadang tidak bisa mengejarnya.

"Maka perlu sekarang ahli-ahli hukum kumpul untuk mencerna langkah-langkah, tindakan apa yang harus dilakukan untuk pelanggar hukum yang sudah menggunakan suatu instrumen baru, yang tidak tercakup dalam hukum dan undang-undang," katanya.

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid menilai sangat tidak pas usulan Wiranto tersebut dalam iklim demokrasi. Menurutnya, apabila tim itu benar-benar dibentuk dan diarahkan untuk meredam suara-suara kritis yang sah, maka konsekuensinya jumlah orang yang dituntut secara kriminal dari tahun ke tahun bisa meroket di negara ini.

"Karenanya, Presiden perlu menegur Menko Polhukam dan segera menegaskan bahwa pembentukan tim itu tidak diperlukan," katanya kepada wartawan, Selasa (7/5).

Mantan Koordinator Komite untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) ini mengingatkan, pemerintah Indonesia tidak boleh menggunakan tindakan keras terhadap pihak-pihak yang berseberangan. Pemerintah seharusnya membiarkan seseorang baik warga biasa, aktivis maupun tokoh oposisi untuk mengekspresikan pendapat mereka tentang pemerintah atau tentang lembaga negara.

"Kecuali terhadap hasutan-hasutan untuk berbuat kekerasan maupun ujaran kebencian dengan memanipulasi identitas agama, suku, ras dan asal-usul kebangsaan," katanya.

Sebelumnya pada Senin (6/5), Wiranto mewacanakan Tim Hukum Nasional untuk merespons tindakan, ucapan, maupun pemikiran tokoh yang mengarah ke perbuatan melawan hukum. Yang kemudian menuai polemik adalah rencana mengkaji dan mengancam pidana para tokoh yang memaki dan mencerca Presiden.

"Tidak bisa dibiarkan rongrongan terhadap negara yang sedang sah, bahkan cercaan, makian, terhadap presiden yang masih sah sampai nanti bulan Oktober tahun ini masih menjadi Presiden. Itu sudah ada hukumnya, ada sanksinya," tutur dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WuRf34
May 07, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WuRf34
via IFTTT
Share:

Pekan Depan Nasib Blok Corridor akan Diputuskan Pemerintah

Blok Corridor memiliki cadangan gas nomor tiga terbesar di Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah hingga saat ini belum memutuskan nasib keberlanjutan kontrak dari Blok Corridor. Blok dengan cadangan gas cukup banyak ini rencananya akan diputuskan nasibnya pada pekan depan.

Blok yang terletak di Banyuasin, Sumatera Selatan ini akan habis kontrak pada 2023 mendatang. Karena tercatat memiliki cadangan gas nomor tiga terbesar di Indonesia banyak pihak yang menyatakan minat atas blok ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, Djoko Siswanto menjelaskan pada pekan depan pemerintah baru bisa berbicara ke publik terkait nasib Blok Corrdior yang sudah diincar oleh banyak investor ini. Sayangnya, Djoko masih enggan menjelaskan siapa yang akan mendapatkan hak kelola atas blok ini.

"Dalam waktu dekat. Insyaallah minggu depan, insyaallah ya," ujar Djoko di Kementerian ESDM, Selasa (7/5).

Disisi lain, Deputi Perencanaan SKK Migas, Jaffe Arizon Suardin menjelaskan terkait Blok Corridor sendiri sebenarnya baik pemerintah, SKK maupun kontraktor existing saat ini masih mempunyai waktu yang cukup panjang jika berbicara tentang alih kontrak. Hanya saja, benar kata Jaffe bahwa keputusan hak kelola blok ini jika memang dipercepat maka akan ada waktu transisi yang dilakukan antara kontraktor baru dan lama agar menjaga produksi gas.

"Sebenarnya Blok Corridor akan habis kontraknya 2023. kita masih punya waktu sebenrnya dan peemerintah rencana akan memutuskan dengan cepat. Supaya produksi tidak turun dan produksi bisa dijaga," ujar Jaffe di Kementerian ESDM, Selasa (7/5).

Sebagaimana diketahui, Blok Corridor memang cukup layak diperebutkan karena memiliki cadangan migas yang cukup besar. Produksi gasnya berkontribusi hingga 17 persen dari total produksi gas nasional.

Pengelolaan blok migas ini juga sangat strategis karena akan terintegrasi dengan Blok Rokan dan Kilang Dumai di Riau.

Selama ini Blok Corridor dikelola oleh ConocoPhillips dengan hak partisipasi sebesar 54 persen. ConocoPhillips mulai mengelola Blok Corridor sejak 2012 setelah mengakuisisi Gild Resources.

Pemegang hak kelola lainnya adalah Pertamina sebesar 10 persen dan Repsol Energy 36 persen. Kepemilikan hak kelola Repsol naik setelah membeli hak kelola Talisman Energy Inc senilai 8,3 miliar dolar AS.

Kontrak Blok Corridor akan berakhir 19 Desember 2023. Adapun saat ini ConocoPhillips sudah mengajukan proposal perpanjangan kontrak di Blok Corridor. Selain Cophi, perusahaan dalam negeri, Medco Energi juga menyatakan minatnya atas blok ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VOSdKj
May 07, 2019 at 06:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VOSdKj
via IFTTT
Share: