Showing posts with label 2019 at 02:18PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:18PM. Show all posts

Friday, May 17, 2019

Raih SLO, PLTA Rajamandala Siap Pasok Listrik Jawa-Bali

PLTA Rajamandala berlokasi di Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Cianjur.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- PLTA Rajamandala siap memasok listrik Jawa-Bali. PLTA yang berlokasi di downstream PLTA Saguling, pada Sabtu (11/5) lalu telah selesai melaksanakan NDC (Nett Dependable Capacity) Test dan RR (Reliability Run) Test selama 3x24jam dari rangkaian Commissioning Test. PLTA Rajamandala memiliki kapasitas 47 MW.

Kegiatan ini bertujuan untuk menguji keandalan dan  kapasitas maksimum pembangkit listrik sebelum beroperasi secara komersial. Berdasarkan hasil test tersebut, PLTA Rajamandala telah mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO)  dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) Kementerian ESDM dan siap untuk memasok listrik ke sistem kelistrikan Jawa-Bali melalui transmisi 150 kV Cianjur-Cigereleng.

Adanya PLTA Rajamandala ini, PLN Grup, khususnya PT Indonesia Power menambah jumlah pembangkit listrik yang menggunakan energi baru dan terbarukan. “Satu lagi program pengembangan pembangkit EBT telah selesai pembangunannya. Harapannya dengan ini kami bisa terus mendukung target 23 persen bauran energi (energy mix) dari program PLN,” kata Direktur Utama PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani.

PLTA Rajamandala berlokasi di Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi,  Kabupaten Cianjur. PLTA ini memanfaatkan aliran sungai Citarum yang merupakan keluaran dari PLTA Saguling. PLTA ini tidak memerlukan pembangunan waduk atau bisa disebut dengan kategori PLTA run-of-river.

PLTA Rajamandala merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Air yang dikelola PT Rajamandala Electric Power (REP), sebuah perusahaan yang dibentuk melalui kerja sama antara PT Indonesia Power dengan Kansai Electric Power Co. Inc.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HofWcb
May 17, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HofWcb
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 8, 2019

Paytren: Belum ada Kerja Sama Investasi dengan BRI Syariah

Paytren fokus kerja sama layanan dengan BRI Syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Veritra Sentosa International atau Paytren menggencarkan kerja sama dengan bank syariah. Founder Paytren, Yusuf Mansur menyampaikan Paytren akan kerja sama dengan semua bank, khususnya dengan semua bank syariah.

"Dengan BRI dan BRI Syariah, kami fokus di kerjasama layanan," kata dia, Rabu (8/5).

Menurutnya, ada beberapa layanan digital yang akan disediakan melalui kerja sama tersebut. Antara lain adalah isi saldo uang elektronik Paytren, on boarding rekening, transfer remitansi, payment point online bank atau PPOB, serta fasilitas talangan haji dan umrah.

Ia berharap Know Your Customer (KYC) Paytreners bisa dilakukan di seluruh cabang BRI dan BRI Syariah. Langkah ini dapat membawa gerbong Paytren jadi nasabah BRI Syariah, dan ikut berperan membesarkan keuangan syariah di Indonesia dan dunia.

Selain kerja sama tersebut, Paytren akan menjajaki hal lain yang berpotensi kolaborasi. Meski demikian, ustaz Yusuf menegaskan belum ada pembicaraan soal investasi.

Sebelumnya santer diberitakan bahwa Paytren berniat menjadi pemegang saham di BRI Syariah sejak perusahaan ini melantai di pasar saham Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan skema tukar guling saham atau share swap.

"Kayaknya masih jauh soal pembicaraan ke arah investasi. Lagian yang dibutuhkan adalah strategic business partnership di urusan fitur dan layanan," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YfN37L
May 08, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YfN37L
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

Tips Mengajarkan Anak Berpuasa dengan Aman

Biasanya puasa Ramadhan sudah diperkenalkan pada anak sejak kecil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berpuasa Ramadhan merupakan ibadah wajib bagi umat Muslim yang sudah baligh atau dewasa. Meski begitu, puasa Ramadhan biasanya sudah mulai diperkenalkan pada anak-anak sejak kecil.

Sebelum memperkenalkan anak pada puasa Ramadhan, orang tua perlu memastikan terlebih dahulu bahwa anak dalam kondisi yang baik dan aman untuk berpuasa. Orang tua juga perlu melakukan pengawasan yang cermat serta menyusun pengaturan pola makan yang baik dan seimbang untuk anak selama berpuasa.

"Penting bagi anak yang mencoba berpuasa Ramadhan untuk melakukannya dalam pengawasan orang tua dan modifikasi pola makan yang ketat," ungkap spesialis gizi dari Canadian Specialist Hospital di Dubai, Alaa Takidin seperti dilansir The National.

Alaa tidak menganjurkan anak-anak untuk langsung berpuasa satu hari penuh. Alaa menyarankan agar anak-anak mulai berpuasa Ramadhan dengan puasa setengah hari, khususnya anak-anak yang baru pertama kali berpuasa.

Setelah itu, lamanya anak berpuasa dalam satu hari bisa ditingkatkan secara berkala. "Secara bertahap tingkatkan durasinya," lanjut Alaa.

Orang tua juga perlu memastikan anak-anak tidak kekurangan jam tidur selama puasa Ramadhan. Hal ini penting untuk diperhatikan karena selama puasa Ramadhan anak-anak harus bangun lebih cepat untuk sahur. Salah satu trik yang bisa dilakukan agar anak tetap mendapatkan tidur yang cukup adalah dengan mengajak anak tidur lebih cepat.

Anak-anak disarankan untuk menyantap menu sahur yang tinggi akan protein. Beberapa contoh makanan yang bisa dikonsumsi adalah selai kacang, keju rendah lemak, yogurt, dan susu.

Beberapa contoh makanan lain seperti kacang polong, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, oatmeal, telur hingga produk susu juga bisa dipilih sebagai sumber protein untuk anak selama Ramadhan. Sedangkan untuk asupan serat, anak-anak bisa mendapatkannya dari buah, sayur, serta roti maupun sereal yang terbuat dari gandum utuh.

Saat berbuka, orang tua disarankan untuk membagi porsi makan anak menjadi dua porsi yang lebih kecil. Pembagian ini bermanfaat untuk mencegah anak makan berlebih saat waktu berbuka.

"Puasa hanya diperbolehkan untuk anak-anak yang sehat dan bila berpuasa tidak mengganggu terapi pengobatan," ungkap spesialis konsultan anak dari Canadian Specialist Hospital, Ramsey Mustafa Al Omari.

Anak diharuskan membatalkan puasa bila menunjukkan tanda atau gejala sakit maupun kelesuan. Di samping itu, penting bagi orang tua untuk memastikan agar anak-anak yang berpuasa tidak mengalami dehidrasi. Pada Ramadhan tahun lalu, Medicare Hospital di Sharjah mengungkapkan bahwa dehidrasi menjadi salah satu pemicu meningkatnya infeksi saluran kemih, tekanan darah rendah, dan masalah gastroenterologi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J5W9Al
May 07, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J5W9Al
via IFTTT
Share:

Cara Menghindari Munculnya Bau Mulut Saat Puasa (1)

Bau mulut saat puasa terjadi menyusul keringnya kondisi mulut selama sekitar 13 jam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernah mengalami bau mulut saat puasa? Mudah-mudahan tahun ini, masalah itu tak lagi mengusik ketentraman berpuasa ya!

Pakar kesehatan gigi dan mulut, drg Ratu Mirah Afifah, GCClinDent, MDSc menuturkan, kondisi mulut yang kering selama 13 jam berpuasa memang dapat menimbulkan napas yang kurang sedap. Mengapa begitu?

Menurut Ratu, ketika tak ada makanan ataupun minuman yang masuk ke mulut maka produksi air liur yang berfungsi membilas kuman penyebab plak dan bau mulut otomatis menurun. Dalam keadaan rongga mulut kering, bakteri cepat berkembang biak.

"Ketika bakteri terus berkembang biak tanpa adanya pembilasan dari air liur maka muncullah gas berbau tidak sedap dari dalam mulut," jelas Ratu kepada wartawan di sela konferensi pers di Jakarta, belum lama ini.

Agar aroma mulut tetap segar, Ratu menyarankan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut saat berpuasa. Sikatlah gigi minimum dua kali sehari.

Waktu menyikat gigi tetap sama aturannya dengan sebelum puasa. Hanya saja, waktunya bergeser menyesuaikan jam makan.

Ratu menyarankan orang yang berpuasa tak melewatkan menyikat gigi sehabis sahur dan sebelum tidur. Kalau tidak sikat gigi, ada waktu yang panjang sekali di mana bakteri bisa makan sisa makanan.

"Mulut bisa menjadi asam dan kalau terus-terusan akan timbulkan bau mulut," jelasnya.

Selain waktu selepas sahur dan sebelum tidur, gigi juga dapat dibersihkan kembali setelah berbuka atau makan malam. Apalagi, jika masih makan kecil setelah tarawih.

Saat menyikat gigi, jangan lupa untuk menyikat lidah. Permukaan lidah merupakan tempat bakteri yang sangat banyak.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JuGsT1
May 07, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JuGsT1
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

KPU Selesaikan Rekapitulasi Hasil Pemilu di 15 PPLN

KPU akan terus melanjutkan rekapitulasi pemilu luar negeri untuk sejumlah PPLN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan  mengatakan sudah menyelesaikan rekapitulasi hasil Pemilu 2019 dari 15 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). Hasil ini berdasarkan rekapitulasi sejak Sabtu (4/5) hingga hingga Senin (6/5) siang.

"Yang sudah selesai dari 15 PPLN, ditambah Dubai. Disahkan hari ini," ujar Wahyu di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin. 

Ke-15 PPLN yang sudah selesai melakukan rekapitulasi adalah Pyongyang (Korea Utara), Tashkent (Uzbekistan), Karachi (Pakistan), Tunis (Tunisia), Washington DC (Amerika Serikat), Yangon (Myanmar), Hanoi (Vietnam), Melbourne (Australia), New Delhi (India), Rabat (Maroko), Hongkong, Singapura (Singapura),  Tokyo (Jepang), Bandar Seri Begawan (Brunei Darusalam) dan Dubai (Uni Emirat Arab).

KPU akan terus melanjutkan rekapitulasi pemilu luar negeri untuk sejumlah PPLN hari ini. Beberapa PPLN yang hasil rekapitulasi suaranya dihitung hari ini antara lain Den Haag dan Osaka.

Sementara Komisioner KPU Ilham Saputra menagatakan kekapitulasi hasil pemilu di luar negeri ini dilakukan dalam sidang panel terbuka yang dihadiri oleh KPU,  Bawaslu,  PPLN,  saksi parpol dan saksi paslon capres-cawapres. KPU, kata Ilham membuka dua panel untuk rekapitulasi pemilu luar negeri dan menargetkan dalam sehari bisa menyelesaikan rekapitulasi dari 20 PPLN.

"Kami membagi ke dalam dua panel sehingga bisa mempercepat proses rekapitulasi. Semoga bisa tercapai sekitar 20 PPLN dalam sehari," tuturnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J2qDn6
May 06, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J2qDn6
via IFTTT
Share:

Monday, April 29, 2019

KPU Mulai Rekap Suara di Tingkat Kabupaten Bandung

KPU Kabupaten Bandung akan merekapitulasi suara mulai Senin (29/4) sampai Rabu (1/5)

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung mulai melakukan rekapitulasi suara di tingkat kabupaten di Hotel Sutan Raja, Soreang, Senin (29/4). Rekapitulasi akan berlangsung hingga Rabu (1/5) mendatang.

Sebanyak 16 kecamatan telah menyelesaikan rekapitulasi suara. Sementara sisanya 15 kecamatan lain akan menyusul untuk direkapitulasi Selasa (30/4). Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengungkapkan berdasarkan aturan pelaksanaan rekapitulasi di tingkat Kabupaten berlangsung sejak 20 April hingga 7 Mei mendatang.

Meski sebagian kecamatan masih melakukan rekapitulasi namun di tingkat kabupaten rekapitulasi suara sudah bisa dilaksanakan. "Ada kemungkinan bisa dijalankan paralel, tidak menunggu kecamatan selesai (rekap suara). Kita mulai hari ini (rekap tingkat kabupaten). Sekarang 16 kecamatan siap dan 15 kecamatan siap besok," ujarnya, Senin (29/4).

Ia mengungkapkan meski memakan waktu untuk rekapitulasi dari tempat pemungutan suara (TPS) ke PPK namun pihaknya bisa menyelesaikan rekapitulasi suara sekitar 10 hingga 11 hari. Terkait adanya potensi perbedaan pandangan dengan saksi, menurutnya semua sudah diatur dalam rapat pleno yang akan berlangsung.

Selain itu, pihaknya memperkirakan selama dua hari akan dibacakan rekapitulasi suara dan satu hari terakhir akan dilakukan penyerahan dokumen. "Kita sepakat sampai pukul 12.00 pembacaan rekapitulasi. Seandainya belum selesai maka dilanjutkan besok paginya," ungkapnya. Agus mengungkapkan KPU Kabupaten Bandung juga akan memperhatikan seluruh petugas agar tidak kelelahan dan memberikan fasilitas obat-obatan bagi yang merasa sakit dan kelelahan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vrgBmm
April 29, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vrgBmm
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Menkeu Sri Mulyani Tinjau Fasilitas Riset Bio Farma

Saat ini Bio Farma mendapat banyak kepercayaan dari lembaga internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menteri Keuangan, Sri Mulyani, meninjau fasilitas riset dan pengembangan vaksin Bio Farma di Bandung, Jumat (26/4). Kunjungan Sri Mulyani ini dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut kesiapan Bio Farma, setelah pada 16 April 2019, Direksi Bio Farma melakukan audiensi dengan Menteri Keuangan terkait rencana pengembangan ekspor dan kerja sama Bio Farma dengan berbagai lembaga internasional.

Direktur Utama Bio Farma M Rahman Roestan, menyampaikan bahwa saat ini Bio Farma mendapat banyak kepercayaan dari lembaga internasional. Selain kerja sama dengan Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF), PATH, UNICEF dan WHO, terdapat potensi kerjasama dengan pemerintah Maroko dalam pengembangan fasilitas produksi vaksin dan produk biologi lainnya.

“Saat ini tim Bio Farma sedang berada di Maroko untuk mendiskusikan lebih lanjut tentang kerja sama ini,” ujar Rahman

Terkait dengan rencana berbagai kerja sama Bio Farma dengan pihak luar negeri, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa pemerintah, dalam hal ini melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendukung pengembangan usaha Bio Farma. LPEI juga akan melakukan pendampingan penuh khususnya mengenai pemberian fasilitas pembiayaan, penjaminan dan asuransi.

Bersamaan dengan peninjauan Sri Mulyani ke Bio Farma sekaligus mengecek langsung fasilitas riset dan pengembangan vaksin, paskadibentuknya Center of Excellence  Vaccine, Organization of Islamic Cooperation (OIC) di Gedung Riset Bio Farma.

Menteri Keuangan juga meninjau pelaksanaan investasi gedung-gedung dan mesin-mesin fasilitas produksi beserta penunjangnya, untuk meningkatkan kapasitas produk. “Dengan kemampuan Bio Farma untuk memproduksi vaksin secara mandiri, sehingga bisa lebih efisien dari anggaran karena diproduksi di dalam negeri," katanya.

Produksi vaksin untuk kemandirian ini, kata Sri, harus dilakukan agar produksi vaksin tidak di dominasi oleh negara-negara maju. Khususnya untuk menjaga ketersediaan produk vaksin di dalam negeri maupun pemenuhan vaksin untuk negara-negara berkembang, serta negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja sama Islam  (OKI).

"Kementerian Keuangan juga, mendorong agar Bio Farma memanfaatkan secara optimal fasilitas bea masuk dan impor barang modal," katanya.

M Rahman kemudian menjelaskan proses, manufacturing, kompleksitas vaksin dan produk life science serta menjelaskan pengembangan bahan baku produk. Bio Farma mampu menghasilkan vaksin sendiri, sehingga masyarakat dapat menerima manfaat vaksin yang berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, karena sebagain besar bahan baku vaksin merupakan hasil periset dalam negeri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vpG67y
April 26, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vpG67y
via IFTTT
Share:

Sunday, April 21, 2019

Fatima al-Fihri, Pelopor Pendidikan Perempan Tunisia

Fatmi al Fihri pejuang pemdidikam perempuan asal Tunisia

REPUBLIKA.CO.ID, -- Bila di Indonesia, Raden Ayu Kartini menjadi salah satu tokoh pahlawan wanita yang berperan dalam kebangkitan perempuan pribumi, maka sosok Fatima al-Fihri memiliki peran dalam kemajuan pendidikan tinggi di seluruh dunia. Fatima adalah wanita Muslim asal Tunisia yang mendirikan universitas pertama di dunia, Universitas al-Qaraqiyyin di Fez, Maroko.

Universitas yang diketahui telah berdiri sejak seabad lalu ini, diakui Guinness World Records sebagai lembaga pendidikan tertua yang ada dan terus beroperasi di dunia. Meski sosoknya tidak banyak diketahui, Fatima merupakan perempuan dari keluarga pedagang kaya yang terpandang, dan menjunjung pendidikan, bahkan untuk wanita.

Pada abad kesembilan, keluarga al-Fihri hijrah dari Tunisia ke Fez yang saat itu merupakan kota mayoritas Muslim yang metropolis dan maju. Ayahnya, Mohammad bin Abdullah Al-Fihri, telah menjadi pengusaha yang sangat sukses. Namun, setelah kematian suami, ayah, dan saudara lelaki Fatima secara berturut-turut, Fatima dan satu-satunya saudara kandungnya, Mariam, menerima warisan yang cukup besar yang menjamin kemandirian finansial mereka.

Fatima dan Mariam kemudian mendedikasikan semua kekayaan mereka untuk memberi manfaat bagi komunitas muslim di Fez. Sejak itu, mereka mulai mencari hal yang dibutuhkan Fez, seperti masih kurangnya masjid untuk menampung Muslim Spanyol yang populasinya cukup banyak kala itu. Pada 859 Hijriah, Mariam memutuskan untuk membangun Masjid Andalusia yang megah dan mempu menampung ribuan jamaah.  

Pada tahun yang sama, Fatima menyadari perlunya lembaga pendidikan tinggi di Fez. Akhirnya dia memutuskan mendirikan masjid dan universitas al-Qawariyyin. Fatima juga mengawasi langsung proses pembangunan gedung yang saat itu dibangun di atas lahan seluas 30 meter itu, termasuk pembangunan halaman, perpustakaan, ruang sekolah dan ruang sholat. Karena dedikasinya, membuat Fatima lebih banyak menghabiskan seluruh waktu dan uang pribadinya untuk segera menyelesaikan pembangunan. Fatima, secara khusus juga melakukan hajat untuk pembangunan universitas dan masjid al-Qawariyyin ini, dengan berpuasa sejak hari pertama pembangunan hingga proyek itu selesai, sekitar dua tahun kemudian.

Pada awalnya, al-Qawariyyin hanya menawarkan pendidikan agama dan al-Quran, namun secara bertahap kurikulumnya bertambah dan diperluas ke tata bahasa Arab, matematika, musik, kedokteran, dan astronomi. Universitas ini menjadi pusat spiritual dan pendidikan yang tersohor di dunia, karena telah berhasil mencetak lulusan yang berintelektual tinggi dan berakhlak.

Salah satu lulusan universitas tertua di dunia ini adalah, Abul-Abbas, ahli hukum Muhammad al-Fasi, dan Leo Africanus, penulis dan pelancong terkenal. Nama-nama terkemuka lainnya yang terkait dengan institusi ini diantaranya, ahli hukum Maliki Ibn al-Arabi, sejarawan Ibn Khaldun, dan astronom al-Bitruji (Alpetragius).

al-Qawariyyin juga mengizinkan Non-Muslim untuk melakukan pengenalan kampus dan mengikuti program kesetaraan (matrikulasi), dan menarik Gerber dari Auvergne yang kemudian menjadi Paus Sylvester II untuk datang dan memperlajari Islam. Dia juga mengenalkan apa yang dia pelajari ke Eropa. Salah satu mahasiswa non-muslim lulusan al-Qawariyyin yang terkenal adalah dokter dan filsuf Yahudi, Maimonides. 

Pada abad pertengahan, universitas al-Qawariyyin semakin tersohor di seluruh bagian dunia, tak terkecuali Eropa. Yang ditandai dengan berdirinya universitas-universitas serupa beberapa abad setelahnya, seperti Universitas Bologna pada 1088, dan Universitas Oxford pada 1096. Bukan hanya universitas al-Qawariyyin saja yang masih bertahan hingga kini, Masjid al-Qawariyyin juga terus aktif dan menjadi masjid terbesar di Afrika.

Pada abad ke-14, universitas ini yang didalamnya berdiri Perpustakaan Al-Qarawiyyin yang menjadi salah satu yang tertua di dunia, tetap melestarikan beberapa manuskrip Islam yang paling berharga. Termasuk volume dari Muwatta Imam Malik yang tertulis pada perkamen gazelle, Seerah Ibn Ishaq, transkrip utama Al-'Ibar Ibn Khaldun, dan salinan Al-Qur'an yang diberikan kepada lembaga tersebut pada 1602 oleh Sultan Ahmed al- Mansur.

Hampir 1200 tahun berlalu sejak berdirinya pada tahun 859, Universitas Al-Qarawiyin terus melanjutkan perannya untuk meluluskan mahasiswa dalam berbagai ilmu agama dan fisik hingga hari ini, dan menjadi pusat warisan Fatima Al-Fihri, dan terus merepresentasikan perjuangan wanita Muslim dalam mempelopori perkembangan pendidikan dunia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XwgbHC
April 21, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XwgbHC
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Pemimpin Melayani Bukan Dilayani

Dalam Islam kepemimpinan pada hakikatnya melayani bukan dilayani

Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang disebut sebagai grand final menuju puncak kepemimpinan nasional akan segera digelar. Tepatnya pada tanggal 17 April 2019. Harapannya, melalui pilpres ini terpilih pemimpin yang dapat melayani rakyat, bukan yang minta dilayani.

Kepemimpinan pada hakikatnya adalah melayani (HR Ibnu Asakir dan Abu Nu’aim). Pemimpin adalah pelayan bagi orang yang dipimpin. Menjadi pemimpin berarti mendapat mandat untuk melayani rakyat. Karena itu, seorang pemimpin harus memiliki visi dan misi pelayanan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

Kesuksesan seorang pemimpin bukan terletak pada kemampuannya duduk di singgasana kepemimpinan, tetapi terletak pada kemampuannya duduk di hati orang yang dipimpinnya. Hal itu terwujud dalam kemampuan pemimpin dalam melayani rakyat.Pemimpin adalah melayani bukan dilayani. 

Melalui pelayanan ini, antara yang memimpin dan yang dipimpin akan saling mencintai. Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya pemimpin kalian adalahorang-orang yang kalian mencintai mereka dan mereka pun mencintai kalian, yang kalian mendoakan kebaikan untuk mereka dan mereka pun mendoakan kebaikan untuk kalian.”

“Sedangkan seburuk-buruk pemimpin kalian adalah orang-orang yang kalian membenci mereka dan mereka pun membenci kalian, yang kalian melaknat mereka dan mereka pun melaknat kalian. Kemudian, Auf berkata: “Ya Rasulullah, bolehkah kita memberontak kepada mereka?” Rasulullah SAW bersabda: “Jangan, selama mereka masih mendirikan shalat di tengah kalian.” (HR Muslim). 

Pemimpin yang dicintai rakyatnya adalah pemimpin yang dapat mengayomi, melayani, menyayangi, dan membela rakyat, serta tidak berbuat dzalim kepada rakyat. Dalam sabda Nabi SAW, “Takutlah kamu akan doa seorang yang terdzalimi (teraniaya), karena doa tersebut tidak ada hijab (penghalang) di antara dia dengan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Paling tidak ada tiga aspek dalam melayani. Pertama, melayani dengan hati (khidmah bil-qalb). Melayani harus dimulai dari dalam diri. Kepemimpinan sejati dimulai dari dalam hati, lalubergerak ke luar untuk melayani mereka (rakyat) yang dipimpinnya. Ciri pemimpin yang melayani dengan hati adalah, tujuan utama pemimpin adalah melayani kepentingan rakyat; memiliki kerinduan untuk membangun dan mengembangkan rakyat; memiliki perhatian terhadap kebutuhan rakyat;akuntabilitas, penuh tanggungjawab dan dapat diandalkan; mau mendengar keluhan dan harapan rakyat; dandapat mengendalikan ego dan kepentingan pribadinya.

Kedua, melayani dengan kepala/pikiran (khidmah bil-aql). Hal penting dalam melayani dengan pikiran adalah memiliki visi yang jelas; responsive (tanggap dalam setiap persoalan, kebutuhan, dan harapan rakyat, aktif dan proaktif dalam mencari solusi dari setiap permasalahan dan tantangan); dan performance coach (menjadi pelatih atau pendamping bagi rakyat). 

Ketiga, melayani dengan tangan (khidmah bil-yad). Pemimpin yang melayani dengan tangan adalah pemimpin tidak sekedar memuaskan rakyat, tetapi juga memiliki kerinduan untuk mengemban amanah dengan baik; fokus pada hal spiritual dibandingkan sekedar kesuksesan duniawi; mau belajar;dan menselaraskan diri terhadap komitmen beribadah dan melayani rakyat. 

Selain kemampuan dalam melayani, seorang pemimpin harus memiliki kualitas di atas rata-rata dari mereka yang dipimpinnya. Kualitas itu menyangkut keyakinan (iman), kepribadian (akhlak) dan keahlian memimpin (skill of leadership). Kualitas itu harus menyatu dalam keseluruhan tindakan, sehingga kata sejalan dengan tindakan. Kepemimpinan itu sebagai sarana ibadah kepada-Nya. 

Seorang pemimpin tidak sekedar pandai dalam berbicara dan bernarasi, akan tetapi yang jauh lebih penting dari itu adalah menjalankan setiap yang dibicarakan dan dinarasikan dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk mewujudkan hal itu seorang pemimpin harus ditopang oleh orang-orang (SDM) yang berada di belakangnya memiliki kompetensi yang mumpuni di bidangnya dan integritas moral yang memadai (ulama) sebagai penyeimbang. 

Jika pemimpin dapat menjalankan pelayanan yang berbasis hati, pikiran, dan tangan yang dijadikan sebagai sarana untuk beribadah kepada Allah SWT maka akan dapat mengantarkan kepada kehidupanbangsa menjadi lebih baik di bawah ridha-Nya. Buktikan!

Pengirim: Imam Nur Suharno, Kepala HRD dan Personalia Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UlN4or
April 16, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UlN4or
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Mentan Klaim Produksi Bawang Putih Meningkat

Pemerintah berencana mengimpor bawang putih sebanyak 100 ribu ton melalui Bulog

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, pengembangan varietas penanaman bawang putih sedang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Berdasarkan catatan Kementan, Amran mengklaim produksi bawang putih hingga akhir tahun lalu mencapai 11 ribu ton atau naik dibanding periode tahun sebelumnya yang mencapai 10 ribu ton.

“Rencananya kami bisa tambah lagi produksi hingga 20 ribu ton,” kata Amran kepada Republika saat ditemui di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (11/4).

Melonjaknya harga bawang di pasaran dalam beberapa waktu terakhir membuat pemerintah menggulirkan rencana importasi sebesar 100 ribu ton kepada Badan Usaha Logistik (Bulog) selaku pelaksana. Lebih dari dua pekan terakhir jika mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih  berada pada rata-rata kisaran Rp 46.250-Rp 52.300 per kilogram (kg).

Selama ini diketahui, kebutuhan bawang putih Indonesia sebanyak 90 persennya masih dipenuhi impor. Menanggapi hal tersebut, Amran mengaku secara bertahap Indonesia akan memproduksi bawang putih mandiri meski belum dapat secara menyeluruh menutup kebutuhan konsumsi dalam waktu dekat.

Kendati demikian dia memastikan, jelang Ramadhan kebutuhan bawang putih dan bahan pangan lainnya dari produksi pertanian terjamin aman pasokannya. Menurutnya, pemerintah secara kolaboratif terus berupaya memastikan kebutuhan pokok masyarakat baik itu jelang Ramadhan dan momen-momen lainnya terpenuhi secara baik.

“Kalau Ramadhan itu kan bola-bola pendek, aman itu (pasokan) semua,” katanya.

Sementara itu Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai, Indonesia masih sangat mungkin untuk dapat memenuhi kebutuhan bawang putih dari produksi di dalam negeri. Meski secara geografis mayoritas lahan tanam yang ada beriklim tropis, Kementan perlu mengembangkan inovasi-inovasi baru guna mendukung produktivitas bawang putih.

“Di era teknologi seperti sekarang saya kira tidak menutup kemungkinan ada varian baru dari bawang putih yang cocok ditanam di sini kan,” kata Nailul.

Bawang putih memang merupakan jenis tanaman hortikultura yang umumnya tumbuh di dataran tinggi atau wilayah dengan iklim subtropis. Untuk itu Nailul menjelaskan, jika Kementan dapat membuat kemungkinan adanya varian baru yang cocok ditanam dengan keterbatasan iklim dan lahan yang ada, Indonesia bisa saja swasembada bawang putih.

Kendati begitu secara realistis, swasembada bawang putih tidak bisa diwujudkan Indonesia dalam jangka waktu cepat. Menurutnya, jika pengembangan produksi melalui penerapan teknologi dan inovasi terus dilakukan oleh Kementan, dalam kurun lima tahun ke depan Indonesia kemungkinan baru bisa menikmati swasembada bawang putih.

“Dalam jangka waktu itu pun, kira-kira baru 50 persennya saja yang bisa swasembada bawang putih,” kata Nailul.

Dia menjelaskan, saat ini pemerintah baik itu Kementan maupun Kementerian Perdagangan (Kemendag) harus saling berkolaborasi dalam memastikan jumlah stok bawang putih yang ada. Karena mayoritas bawang putih secara nasional merupakan hasil importasi, Kemendag perlu melakukan pengawasan serta penelusuran terkait ketersedian dan stok yang dipegang oleh importir.

Sementara itu, kata dia, Kementan harusnya berada di sisi petani untuk memberikan bantuan dan pendampingan guna meningkatkan produktivitas. Sehingga ketika pemerintah tengah membahas importasi, tidak terjadi kesalahan data yang digunakan. Menurutnya, menjadi penting harmonisasi data antara Kementan dengan sejumlah kementerian terkait.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VDk64G
April 11, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VDk64G
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

Satu Angka Lagi, Indonesia ke Semifinal Asia Mixed Team

Ruselli mengalahkan Yeo Jia Min 21-14 dan 21-18 di Queen Elizabeth Stadium.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk melaju ke semifinal Badminton Asia Mixed Team Championships 2019. Ini setelah tunggal putri Ruselli Hartawan menyumbangkan angka kedua untuk membawa Indonesia memimpin 2-0 atas Singapura. Ruselli mengalahkan Yeo Jia Min 21-14 dan 21-18 di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, Jumat (22/3).

Kemenangan ini sekaligus membalas pertemuan sebelumnya. Kala itu, Ruselli kalah dari Yeo 20-22 dan 10-21 pada Jerman Open 2019 lalu.

Menurut Ruselli, sebenarnya ia bisa menang di gim pertama pada pertemuan pertama. Namun kala itu ia banyak mati sendiri. "Pas main di sini, kebetulan saya dapat lapangan yang enak di gim pertama. Kalah angin. Jadi saya memanfaatkan hal itu,” kata Ruselli dalam keterangan media yang diterima Republika.co.id.

Ruselli belajar banyak dari pertemuan sebelumnya dengan Yeo. Di gim pertama ia berhasil menang 21-14 setelah sempat ketat di awal. Di game kedua, Ruselli tampil gemilang dengan sukses menikung lawan setelah tertinggal 9-16. Secara perlahan Ruselli mendekat dan membukukan kemenangan 21-18.

“Gim kedua pas sudah ketinggalan mikirnya nggak buat menang sih. Tapi bola kemana saja saya terus kejar dan jangan melakukan kesalahan. Terus apa yang dikasih tahu pelatih saya lakukan, lebih sabar. Strateginya bisa berjalan lancar,” ujar Ruselli.

Ia menyadari masih ada yang harus diperbaiki. Ia merasa terburu-buru sehingga bola harusnya bisa dimatikan malah menyangkut.

Di partai ketiga, laga kontra Singapura memainkan nomor tunggal putra. Shesar Hiren Rhustavito berhadapan dengan Loh Kean Yew. Saat berita ini diturunkan, Shesar sementara tertinggal di gim pertama dengan 17-21.

Berikut hasil sementara pertandingan Indonesia melawan Singapura:

Ganda putra: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Loh Kean Hean/Toh Han Zhou: 21-16, 19-21, 21-19

Tunggal putri: Ruselli Hartawan vs Yeo Jia Min: 21-14, 21-18

Tunggal putra: Shesar Hiren Rhustavito vs Loh Kean Yew

Ganda putri: Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta vs Lim Ming Hui/Putri Sari Dewi Citra

Ganda campuran: Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow vs Danny Bawa Chrisnanta/Tan Wei Han

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2unaxuE
March 22, 2019 at 02:18PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2unaxuE
via IFTTT
Share: