Showing posts with label 2018 at 08:49PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:49PM. Show all posts

Saturday, December 22, 2018

Beli Jam Tangan, Jangan Lupa Pilih Tali Jam yang Tepat

Pemilihan tali jam tangan ini perlu dilakukan dengan melihat aktivitas sehari-hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jam tangan bukan hanya sekadar bagian menunjukkan waktu. Benda satu ini pun sudah menjadi aksesoris yang tidak kalah penting untuk menunjang penampilan ketika berkegiatan.

Ketika ingin tampil oke, maka jam tangan pun menguatkan kesan dari penampilan pemakainya. Namun, pendiri STRAPS Yanto Chou mengatakan, menjadi aksesoris kecil di tangan, jam tangan bukan berarti mengesampingkan kenyamanan.

"Kenyamanan dalam berkegiatan pun penting untuk dipertimbangkan dalam memilih tali jam," ujar Yanto, Sabtu (22/12).

Selain kenyamanan, pemilihan jam tangan dengan melihat tali jam yang digunakan. Hal tersebut sangat perlu dilakukan untuk menunjang gaya dalam kegiatan. Jangan sampai, ketika ingin terlihat oke, justru memilih tali jam tangan yang salah.

Yanto menjelaskan, pemilihan tali jam tangan ini perlu dengan melihat aktivitas yang akan dilakukan. "Kalau kegiatan luar ruangan tentu saja tali jam tangan berbahan nylon yang cocok," ujar GM STRAPS Indonesia ini.

Namun, Yanto mengatakan, ketika ingin tampil unik dalam penampilan, maka tidak ada salahnya memilih jam tangan dengan tali yang unik. Salah satu yang disarankannya yaitu berbahan kayu.

Bila ingin tampil lebih garang, saat ini telah ada tali jam dengan bahan carbon. "Biasanya, pengendara motor lebih senang menggunakannya karena terlihat keren dan nyaman digunakan ketika berkendara," jelas Yanto.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T8rxiR
December 22, 2018 at 08:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T8rxiR
via IFTTT
Share:

Saturday, December 15, 2018

Katie Ledecky Lebih Berpengaruh Dibanding Luka Modric

Ledecky sudah mengumpulkan puluhan medali emas di berbagai kejuaraan dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Salah satu media olahraga ternama di dunia ESPN, pekan ini merilis atlet-atlet dari berbagai cabang olahraga yang paling berpengaruh tahun ini. Salah satu yang mengejutkan ialah masuknya nama perenang wanita asal Amerika Serikat (AS) Katie Ledecky.

Perenang muda yang masih berusia 21 tahun tersebut menempati peringkat lima sebagai atlet paling berpengaruh di dunia. "Katie Ledecky termasuk atlet yang kuat, berdedikasi, punya penghasilan tinggi dan popularitas," begitu laporan dari Swimming World Magazine.

Empat peringkat teratas atlet berpengaruh versi ESPN ialah atlet gymnastics AS Simone Biles, atlet maraton Kenya Eliud Kipchoge, atlet gulat AS Daniel Cormier, dan pegolf Thailand Ariya Jutanugarn.

Di bawah Katie Ledecky, ada sejumlah nama-nama yang sebenarnya tidak terlalu asing bagi pengamat olahraga dunia. Pesepak bola peraih Ballon d'Or Luka Modric menempati peringkat delapan. Petenis Rumania Simona Halep di urutan sembilan. Di urutan 10 ada petenis terbaik dunia asal Serbia, Novak Djokovic.

Walau masih muda, Ledecky sudah mengumpulkan puluhan medali emas di berbagai kejuaraan dunia. Perempuan asal Washington DC itu sudah mendapatkan lima medali emas Olimpiade, 14 medali emas kejuaraan dunia, dan delapan kejuaraan antarnegara Pasifik. Karena itulah, Ledecky begitu populer dan mapan terutama di AS.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EmAT6m
December 15, 2018 at 08:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EmAT6m
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Jumlah Desa Mandiri di Jatim Meningkat

Pada 2018 terdapat 1.035 desa (13,41 persen) yang masuk kategori mandiri.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Badan Pusat Statistika (BPS) Jawa Timur mengungkapkan hasil penghitungan Indeks Pembangunan Desa (IPD) yang merupakan indeks komposit untuk menggambarkan tingkat kemajuan atau perkembangan desa. Menurut potensi desa 2018, terdapat 8.496 wilayah setingkat desa, terdiri atas 7.721 desa dan 775 kelurahan, 666 kecamatan, dan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Kepala BPS Jatim Teguh Pramono mengungkapkan, berdasarkan penghitungan tersebut diketahui di Jawa Timur pada 2018 terdapat 1.035 desa (13,41 persen) yang masuk kategori mandiri. "Situasi ini meningkat dibandingkan tahun 2014, dimana hanya terdapat 692 (8,96 persen) desa mandiri di Jatim," kata Teguh saat menggelar konferensi pers di Kantor BPS Jatim, Surabaya, Senin (10/12).

Kenaikan jumlah desa mandiri ini, lanjut Teguh, mendorong penurunan jumlah desa berkembang di Jatim. Pada 2018, terdapat 6.604 (85,56 persen) desa berkembang di Jatim. Jumlah tersebut menurun dibanding 2014, dimana terdapat 6.820 (88,35 persen) desa berkembang di Jatim.

Meningkatnya desa mandiri juga membuat desa tertinggal di Jatim pada 2018 menurun. Jumlah desa tertinggal pada 2018 di Jatim sebanyak 80 (1,04 persen). Jumlah tersebut menurun dibanding 2014 yang terdapat 207 (2,68 persen) desa tertinggal di Jatim.

Teguh menjelaskan, Indeks Pembangunan Desa disusun dari 5 dimensi, yang terdiri dari 42 indikator. Secara umum, semua dimensi penyusun IPD mengalami kenaikan. Dimensi dengan kenaikan  tertinggi adalah Penyelenggaraan Pemerintah Desa, yaitu sebesar 6,95 poin. Sementara dimensi dengan kenaikan terkecil adalah Pelayanan Dasar, yaitu sebesar 0,34 poin.

Teguh juga mengungkapkan beragam potensi yang dimiliki desa-desa yang ada di Jatim. Yakni meliputi potensi wisata, ekonomi, produk unggulan, kesehatan, perumahan dan lingkungan hidup, pendidikan, serta potensi komunikasi dan informasi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SBtALZ
December 10, 2018 at 08:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SBtALZ
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Ulama Dinilai Bukan Sebagai Alat Politik

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Basarah (kedua kanan)

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Ulama bukan hanya sekadar untuk mendapatkan suara dan jabatan politik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Basarah mengatakan semangat untuk berkumpul dan reuni jangan dianggap sebagai suatu ancaman. Karena hal tersebut sudah ada dalam undang-undang.

Ahmad menuturkan, reuni 212 berkaitan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dan saat ini, Ketua MUI yang menandatangani fatwa tersebut sudah menjadi pasangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu 2019.

Ia menambahkan Jokowi sangat menghormati ulama. Ulama bukan hanya sekadar untuk mendapatkan suara dan jabatan politik.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SklabP
November 28, 2018 at 08:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SklabP
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Kemendag Prediksi tidak Ada Barang Naik Jelang Akhir Tahun

Kemendag telah menyebar petugas di 15 daerah jelang akhir tahun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag Tuti Prahastuti mengklaim, menjelang akhir tahun 2018 harga barang akan terus stabil. Ia pun memprediksi tidak ada kenaikan signifikan barang pokok. 

"Sepertinya tidak ada (kenaikan), kita soalnya sudah mengantisipasi, Pak Mendag (Enggartiasto Lukita) sudah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh perwakilan kepala dinas perdagangan dan perindustrian di 34 provinsi," ujar Tuti dalam diskusi yang digelar Divhumas Polri, Senin (26/11).

Tuti pun mengatakan, sejauh ini harga barang masih stabil. Ia mengakui ada beberapa barang naik di daerah tertentu seperti bawang merah. Namun, ia mengatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipatif. 

"Mereka akan turun dengan Satgas Pangan dan mulai tanggal 16 November kemarin kita sudah mulai melakukan rakor di daerah," ujar Tuti. 

Kemendag sendiri telah menyebar petugasnya di 15 daerah khususnya  di pulau Jawa dan provinsi yang banyak berpenduduk beragama nasrani karena tingginya permintaan. Tuti juga memprediksikan stok bahan pangan aman. 

Sebelumnya Presiden Joko Widodo meninjau pasar tradisional Sidoharjo di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Jokowi pun membeli beberapa sayuran serta bahan pokok dari para pedagang.

Usai meninjau pasar, Jokowi mengaku harga bahan pokok masih stabil. Presiden Jokowi berharap harga bahan pokok tetap terjaga dengan seimbang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DV3EI5
November 26, 2018 at 08:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DV3EI5
via IFTTT
Share: