Showing posts with label January 25. Show all posts
Showing posts with label January 25. Show all posts

Friday, January 25, 2019

Ini Sikap Persija Soal Tudingan 'Juara Settingan' oleh Vigit

Sepanjang musim lalu, Persija tak pernah bermain di markas sendiri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chief Operations Officer alias (COO) Persija Jakarta, Rafil Perdana, menepis pernyataan tersangka kasus dugaan pengaturan skor Vigit Waluyo. Ia menilai tudingan Vigit tidak memiliki landasan yang kuat dan tak berdasarkan fakta.

Sebelumnya, Vigit Waluyo menyatakan bahwa gelar juara Liga 1 musim lalu yang diraih Persija sudah diatur. Hal itu diungkapkan saat diperiksa Satgas Anti Mafia Bola di Mapolda Jawa Timur, Kamis (24/1) kemarin.

Hal ini menimbulkan reaksi dari manajemen Persija, melalui Rafil Perdana, pihaknya menyayangkan pernyataan yang dikeluarkan Vigit. Terlebih, sepanjang musim lalu Persija tak pernah bermain di markas sendiri dan selalu bermain di luar Jakarta meski berstatus sebagai tuan rumah.

"Melihat fakta tersebut, maka pernyataan Vigit (Waluyo) adalah tendesius dan tidak berdasar. Kami berpendapat dia terkesan ingin mencari kambing hitam dan melakukan pembenaran atas kesalahan yang dia lakukan," ujar Rafil sebagaimana diterangkan dalam pernyataan resmi Persija, Jumat (25/1).

Lebih lanjut, manajemen Persija juga mempersilakan Vigit memberikan bukti-bukti pada Satgas Anti Mafia Bola, jika memang Si Oren terlibat dalam pengaturan skor. Ditegaskan Rafil, pihaknya mendukung pihak Kepolisian dalam mengungkap kasus mafia bola dan mempersiapkan kuasa hukum untuk menindak lanjuti pernyataan Vigit.

"Kalau saudara (Vigit) mengatakan klub yang main di awal dan akhir sebagai tuan rumah bisa di-setting sebagai juara, mari kita review lagi jadwal pertandingan Persija pada Liga 1 2018," sambung pernyataan tersebut.

Adapun manajemen Persija meminta para pemain, staf kepelatihan, dan the Jakmania untuk tetap tenang dengan adanya pernyataan yang tidak berdasar yang bermaksud untuk membuat kericuhan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RQs3pe
January 25, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RQs3pe
via IFTTT
Share:

Militer Suriah Temukan Kuburan Massal Korban Kebiadaban ISIS

Kota Palmyra berhasil direbut dari ISIS pada 2017 lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, HOMS—  Otoritas Palmyra menyatakan telah menemukan satu kuburan massal yang berisi mayat sejumlah personel militer dan warga sipil di Al-Ameriya di kawasan Palmyra.

Orang yang menjadi korban, termasuk anak-anak, dibunuh gerilyawan ISIS ketika mereka menguasai daerah tersebut.

Dalam satu pernyataan kepada wartawan Kantor Berita Suriah, SANA, Kamis (25/1), Kepala Polisi Palmyra Jendral Haider Haidar, mengatakan saat daerah yang direbut kembali itu dibersihkan militer Suriah dari gerombolan radikal itu, personel lembaga terkait menemukan sejumlah mayat orang yang dibunuh ISIS sebelum mereka dikalahkan militer Suriah.

Haider menambahkan semua mayat itu dibawa ke rumah sakit khusus untuk dilakukan prosedur sah guna menentukan identitas mereka agar mayat tersebut bisa diserahkan kepada keluarga mereka.

Pada Maret 2017, militer Arab Suriah merebut kembali Kota Palmyra, setelah menewaskan banyak anggota dan menyita perlengkapan organisasi teror ISIS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CMAEPF
January 25, 2019 at 09:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CMAEPF
via IFTTT
Share:

Ketika Bupati Muba Galakkan Pembangunan Umat Berbasis Akhlak

Safari Jumat dimanfaatkan Dodi untuk bersiliturahim dengan warganya.

REPUBLIKA.CO.ID, Setelah pagi hari berangkat ke kantor Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Bupati Dodi Reza Alex mengayuh sepeda dari rumah dinasnya di Jalan Wahid Udin, Sekayu. Pada siang harinya dia melanjutkan aktivitasnya dengan melakukan safari Jumat.

Pada Jumat (25/1) Dodi mengunjungi Desa Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan dan melakukan shalat Jumat bersama warga setempat di masjid desa tersebut. Saat bersilahturahmi dengan warga, Dodi menjelaskan, tentang pembangunan di Musi Banyuasin.

“Pembangunan di Musi Banyuasin tidak hanya fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur," kata Dodi. Namun, sambung dia, untuk melaksanakan pembangunan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin merangkul semua elemen untuk dapat bersama sama membangun umat berbasis akhlak.

Menurutnya, akhlak itu dasar dari semuanya. “Jika kita memiliki akhlak baik, Insya Allah Musi Banyuasin akan semakin lebih baik dan kita akan berhasil mewujudkan Muba Maju Berjaya 2022,” ujar mantan Wakil Ketua Komisi VI DPR.

Saat ini, berbagai persoalan muncul di lingkungan sekitar, terutama persoalan yang berkaitan dengan karakter atau perilaku generasi bangsa. “Persoalan tersebut diantaranya adalah  berita hoaks yang menyesatkan yang dapat menghancurkan bangsa. 

"Untuk itu saya mengimbau berita-berita yang belum tentu kebenarannya jangan langsung percaya cek ke informasi yang dapat dipercaya atau tanyakan kepada pemerintah,” pesannya.

Dodi juga menyampaikan keprihatinan dengan maraknya informasi yang tidak mendidik seperti pornografi yang dapat mempengaruhi anak anak, perilaku seks bebas dan anak muda masuk dalam geng motor yang tidak jelas organisasinya, termasuk yang menjadi korban dan terpengaruh narkoba.

“Ini menjadi keprihatinan kita bersama, sebagai orang dan  sebagai pendidik kita tidak boleh berpangku tangan, berdiam diri, mengeluh dan hal-hal yang melemahkan semangat kita dalam membangun generasi Musi Banyuasin yang terbaik. Kepada seluruh masyarakat, mari kita bersama-sama menggalakkan untuk membangun umat  yang berbasiskan akhlak,” kata Dodi didampingi Sekretaris Daerah Muba, Apriyadi.

Karena itu, Dodi mengingatkan, penanaman nilai-nilai akhlak bisa dilakukan sejak dini baik di lingkungan keluarga ataupun lingkungan sekolah. “Misalnya menanamkan kepada anak-anak sejak dini baca AlQuran dan dididik anak anak untuk bersikap ramah terhadap sesama, seperti mengucapkan salam dan berkata berkata yang baik. Mari kita tanamkan budi pekerti yang baik kepada anak-anak kita,” ucapnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DwMqPx
January 25, 2019 at 09:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DwMqPx
via IFTTT
Share:

Bima Perkasa Tumbangkan Pacific

David Seagers mencetak double double ke mantan klubnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja sukses menundukkan Pacific Caesar Surabaya 92-75 pada seri kelima IBL Pertamax 2018-2019 Di C'Tra Arena Bandung, Jumat (25/1). David Seagers mencetak double double dengan 31 angka dan 11 rebound. David Atkinson menambah 26 angka bagi Bima Perkasa dan Yanuar Dwi Priasmoro mengemas 18 angka.

"Fokus pada defense. Anak anak disiplin menjalankan game plan," kata pelatih Bima Perkasa Raoul Miguel Hadinoto. "Babak pertama kami masih slow start, baru pada kuarter tiga dan empat anak anak jalankan pola dengan bagus," lanjut Ebos, sapaan Raoul.

Ebos juga menugaskan dua pemainnya Azzaryan Pradhitya dan Akan As'adi bergantian menjaga point guard baru Pacific, Juan Hadnot. "Dia bertipe suka drive ke jaring, maka saya minta dua pemain tersebut menjaganya," katanya.

David Seagers sebelumnya bermain untuk Pacific selama dua musim. "Tak ada masalah berhadapan dengan mantan tim. Saya memang tahu soal Pacific tapi game plan tetap dari pelatih," kata Seagers.

Pelatih Pacific Kencana Wukir mengakui Seagers memang bagus. Sebenarnya ia sudah memberitahu para pemain bagaimana menjaga Seagers tetapi mungkin ada perasaan canggung. "Memang susah menjaga Seagers. Intinya kami kalah dalam defense, terutama di babak kedua," katanya.

Kiki, sapaan Wukir, mengaku cukup puas dengan penampilan perdana Hadnot. "Kami memang membutuhkan point guard yang bertipe attack. Saya yakin ia masih bisa berkembang," katanya.

Hadnot mencetak double double 17 angka dan 11 rebound buat Pacific. Qa'rrahan Aleem Calhoun mencatat 27 angka dan 18 rebound.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Uh8qDI
January 25, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Uh8qDI
via IFTTT
Share:

Asita Dukung Percepatan Pemulihan Pariwisata NTB

Sektor pariwisata Lombok sedang mengalami masa-masa sulit pascagempa

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Nusa Tenggara Barat (NTB) Dewantoro Umbu Joka mengajak seluruh pelaku industri wisata bahu membahu bersama Pemerintah Daerah (Pemda) untuk kembali memulihkan sektor pariwisata NTB, khususnya Lombok. Umbu menilai, sektor pariwisata sangat berperan penting bagi roda perekonomian masyarakat Lombok yang menggantungkan hidup dari sektor ini.

Lesunya sektor pariwisata Lombok akibat gempa, kata dia, tentu juga akan berdampak bagi perekonomian masyarakat, terutama para pelaku industri wisata dan UMKM di Lombok. "Kita harus kompak karena semua bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat," ujar Umbu saat perayaan HUT Asita ke-48 di Hotel Aston, Mataram, NTB, Jumat (21/1).

DPD Asita NTB, kata Umbu, terus mendukung langkah percepatan pemulihan sektor pariwisata Lombok yang sedang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar). "Ada pesan dari teman-teman Asita, kalau bisa pembenahan destinasi terus dilakukan agar semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Lombok," lanjut Umbu.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal mengakui jika sektor pariwisata Lombok sedang mengalami masa-masa sulit pascagempa pada tahun lalu. "Pariwisata kita dalam posisi tertekan pascagempa, okupansi (hotel) sekitar 30 persen, baik di kota dan resort, ini PR besar bagi kita semua," ujar Faozal.

Angka okupansi yang berada di kisaran 30 persen, kata Faozal, menunjukan sektor industri perhotelan belum benar-benar pulih. Persoalan lain, lanjut Faozal, juga datang dari harga tiket pesawat yang relatif begitu tinggi dan banyaknya pembatalan penerbangan di Bandara Internasional Lombok (BIL).

"Banyak cancel (pesawat) tapi tidak hanya di Lombok saja. Artinya kejadian ini hampir di semua tempat," kata Faozal.

Dinas Pariwisata NTB, lanjut Faozal, terus berkomunikasi dengan manajemen maskapai untuk dapat memberikan harga tiket pesawat yang lebih terjangkau agar wisatawan bisa kembali mengunjungi Lombok.

Faozal menambahkan, penurunan jumlah wisatawan sejatinya hal yang wajar saat masa sepi kunjungan atau low season setiap awal tahun. Dia berharap, sektor pariwisata Lombok mulai kembali menggeliat pascamasa low season pada Maret atau April mendatang.

Dalam waktu dekat, kata dia, Pemprov NTB juga akan menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan manajemen AirAsia terkait Bandara Internasional Lombok sebagai hub AirAsia kelima di Indonesia. "Pemprov NTB berharap Asita NTB tetap kompak dan terus membantu dalam kemajuan sektor pariwisata NTB ke depan," ucap Faozal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HxFw0v
January 25, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HxFw0v
via IFTTT
Share:

Inter Milan Gaet Cedric Soares dari Southampton

Inter butuh bek kanan baru setelah tak puas dengan penampilan Sime Vrslajko.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan segera mendapatkan pemain bertahan Southampton, Cedric Soares, pada bursa transfer musim dingin 2019. Hal tersebut seperti diberitakan Football Italia, Jumat (25/1).

Wartawan dari Sportitalia, Alfredo Pedulla, melaporkan bahwa Inter telah mencapai 'perjanjian total' dengan Southampton mengenai pinjaman dengan opsi untuk membeli bagi fullback kanan, Cedric.

Pedulla meyakini pesepak bola 27 tahun itu akan mendarat di Giuseppe Meazza besok untuk menjalankan pemeriksaan medis dan penandatanganan kontraknya. Nantinya i Nerazzurri akan mengeluarkan dana sebesar 500 ribu euro dengan opsi permbelian seharga 11 juta euro.

Kubu La Benamata memang santer diberitakan mencari sosok bek kanan baru setelah tidak puas dengan penampilan Sime Vrslajko, yang baru diikat dari Atletico Madrid musim panas kemarin.

Sebelumnya Inter berniat mengikat bek Manchester United (MU) Matteo Darmian, tetapi pihak MU tak berniat melepas pesepak bola jebolan akademi AC Milan tersebut.

Di sisi lain, Cedric telah membuat 22 penampilan untuk the Saints musim 2018/2019 ini. Cedera betis membuatnya kehilangan tempat di tim utama dan posisinya saat ini direbut oleh pemain muda Yan Valery.

Meskipun demikian, Cedric adalah bagian dari timnas Portugal bersama Cristiano Ronaldo yang memenangkan Piala Eropa 2016 silam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WqBUB4
January 25, 2019 at 08:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WqBUB4
via IFTTT
Share:

Harlah Muslimat NU tak Usung Muatan Politik

Acara Harlah Muslimat NU murni acara ormas keagamaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Harlah ke-73 Muslimat Nahdatul Ulama (NU) tidak mengusung muatan politik apapun. Hal itu membantah spekulasi tudingan penyelenggaraan Harlah ke-73 Muslimat NU untuk mendukung salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tertentu.

“Acara ini murni acara ormas (organisasi masyarakat) keagamaan. Tak ada unsur politis di dalamnya, hanya untuk politik kebangsaan agar bangsa selamat,” kata Ketua Panitia Harlah ke-73 Muslimat NU Yenny Wahid dalam konferensi pers di stadion utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (25/1).

Dia mengatakan acara Harlah ke-73 Muslimat NU terbuka untuk semua golongan masyarakat. Apapun afiliasi politiknya, Yenny mengundang seluruh Muslim untuk bergabung.

“Apapun afiliasi politinya, silahkan yang mau bergabung, ini diadakan untuk bangsa,” ujar dia.

Yenny memastikan warga Muslimat NU akan menyambut masyarakat dengan tangan terbuka di GBK, Senayan, Jakata pada Ahad (27/1) pagi. “Semua masyarakat yang punya ideologi keagamaan sama dengan Muslimat NU, toleran, adil, maka kita membuka pintu seluas-luasnya,” kata dia.

Yenny mengatakan tidak ada seragam khusus dalam acara tersebut. Namun, biasanya warga Muslimat NU mengenakan baju dan kerudung berwarna hijau.

“Yang penting menutup aurat, karena acara keagamaan,” ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RPiO91
January 25, 2019 at 08:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RPiO91
via IFTTT
Share:

Apindo Dukung Penghapusan Kewajiban Laporan Surveyor

Eksportir berharap terjadi efisiensi prosedur untuk bisa menekan biaya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mendukung kebijakan pemerintah untuk menghapus kewajiban penyertaan Laporan Surveyor (LS) ekspor. Dia mengatakan, eksportir berharap terjadi efisiensi prosedur untuk bisa menekan biaya.

"Barang tersebut akan meninggalkan Indonesia dan akan diinspeksi di negara tujuan ekspor. Jadi seharusnya, tidak perlu lagi diinspeksi di Indonesia agar ekspor menjadi lebih cepat dan lancar," kata Shinta ketika dihubungi Republika.co.id, Jumat (25/1).

Dia merekomendasikan untuk mengubah ketentuan penyertaan LS untuk produk ekspor kayu. Menurutnya, saat ini produk tersebut sudah harus memperoleh sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Selain itu, dia juga menyarankan penghapusan pemeriksaan ekspor terkait Sanitary and Phitosanitary (SPS) pada produk pertanian dan perikanan.

Akan tetapi, Shinta meminta agar komoditas yang akan diberi kemudahan tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan strategis pengembangan industri di Indonesia. Contohnya, kata Shinta, yakni ekspor mineral karena berkaitan dengan investasi pembangunan smelter di Indonesia.

Sementara itu, terkait pengembangan ekspor jangka menengah-panjang, Shinta meminta pemerintah untuk segera mendukung peningkatan daya saing industri di Indonesia. Salah satu hal yang dinanti pengusaha yakni insentif bagi perusahaan yang melakukan kerja sama dengan SMK untuk program link and match kemampuan pekerja.

Dia juga mengingatkan pemerintah adanya pelemahan pasar ekspor global pada 2019. Sehingga, dia menyarankan, pemerintah perlu segera membuka akses pasar baru.

"Pasar-pasar nontradisional seperti Afrika atau negara Balkan sulit menarik pelaku usaha baru untuk masuk kesana. Nah di sini pemerintah bisa membantu baik melalui FTA (kerja sama dagang), pembukaan trading house, dan insentif pionir bagi perusahaan tersebut," kata Shinta.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CIMjif
January 25, 2019 at 08:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CIMjif
via IFTTT
Share:

Pelni Siap Angkut Komoditi Kebutuhan PLN

Ini momen penting transformasi bisnis dari angkutan penumpang ke angkutan barang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) (Persero) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) untuk pengangkutan logistik. Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Harry Boediarto mengatakan siap untuk mengangkut komoditi batubara serta angkutan barang lain untuk kebutuhan PLN.

Harry  mengatakan pengangkutan batubara dan angkutan logistik PLN merupakan upaya transformasi Pelni dari angkutan penumpang sebagai angkutan penugasan dan angkutan barang sebagai angkutan non-Public Service Obligation (PSO). Dia mengharapkan pendapatan Pelni bukan hanya dari PSO namun akan ada kontribusi dari pendapatan non-PSO.

“Tanda tangan ini menjadi momen penting transformasi bisnis dari angkutan penumpang ke angkutan barang,” kata Harry, Jumat (25/1).

Terlebih, Harry mengakui dibangunnya infrastruktur bandara di beberapa wilayah telah mendorong meningkatnya dunia penerbangan. Dengan hadirnya tiket berbiaya murah, kata dia, salah satu imbasnya pelanggan kapal Pelni menurun rata-rata tujuh persen pertahun.

Dia menjelaskan, pada 2012 tercatat 4,82 juta pelanggan namun pada 2018 pelanggan Pelni menjadi menjadi 3,62 juta pelanggan. “Untuk itu kami berusaha memaksimalkan kompetensi sumber daya Pelni untuk mencari pelanggan baru, khususnya angkutan barang,” jelas Harry.

Untuk melayani angkutan batubara PLN, pada tahap awal, Pelni menyiapkan kapal angkutan curah. Hal itu dilakukan agar dapat memasok bahan baku batubara untuk kebutuhan listrik PLN di berbagai wilayah.

Dia mengharapkan Pelni dapat menjadi bagian dari proses bisnis PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik di tanah air. “Kami berharap sinergi PLN dan pelni dapat berkelanjutan untuk saling memenuhi kebutuhan dan mendapatkan manfaat bersama dalam kerjasama ini,” tutur Harry.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S64EQ3
January 25, 2019 at 08:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S64EQ3
via IFTTT
Share:

Relasi NU-Muhammadiyah dalam Kacamata Antropolog Amerika

Kedua organisasi massa Islam terbesar di Indonesia ini kini saling bersinergi.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA— Hubungan antara ormas Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sangat dinamis. Keduanya sempat renggang dan tak jarang pula menunjukkan kemesraan.

Peneliti Arizona State University, Mark Woodmard, mengaku turut senang, kerja sama Muhammadiyah dan NU sudah semakin biasa terjalin. Padahal, jika menengok ke era sebelum 1998 saja, belum terlihat kerja sama ini bisa terjalin.

Terlebih, ia merasa, orde baru terus menjaga ketidakakuran Muhammadiyah dan NU. Woodmard menilai, itu lantaran persatuan Muhammadiyah dan NU dianggap bisa jadi ancaman politik bagi penguasa kala itu. 

"Pada 1978, ketika saya ke Indonesia, perkumpulan seperti ini masih tidak bisa terlaksana karena waktu itu hubungan Muhammadiyah dan NU kurang baik," kata Woormard  dalam Seminar "Islam Indonesia di Pentas Global: Inspirasi Damai Nusantara untuk Dunia" di Balai Senat, UGM, Yogyakarta, Jumat (25/1).

Kala itu, kata dia, walau level petinggi cukup bisa melakukan dialog-dialog, masih ada ketakutan ditingkatan akar rumput. 

Woodmard merasakan sendiri, di perkampungan Yogyakarta kala itu, ada ‘tembok tinggi’ yang membatasi keduanya.

Ibadah misalnya, Woodmard yang tinggal tidak jauh dari satu masjid Muhammadiyah melihat sendiri, bagaimana orang-orang NU tidak mau ibadah ke sana. Itu terjadi sebaliknya, saat orang-orang Muhammadiyah tidak mau ibadah ke masjid NU.

Selain itu, banyak perbedaan-perbedaan kecil yang dulu kerap dibesarkan. Beda jumlah shalat tarawih misalnya, yang dirasa tidak terlalu penting, bisa menjadi satu kasus perselisihan yang begitu besar.

Namun, semua berubah. Ia merasa, sejumlah kejadian menjadi latar belakang komunikasi terjalin lebih baik antara Muhammadiyah dan NU. Perjuangan pada masa reformasi misal, yang telah membuka ruang identitas baru bagi keduanya.

Kondisi itu terjadi lantaran adanya kesamaan tujuan, demokrasi. Bagi Woodmard, kerja sama yang terjalin antara Buya Syafii Maarif dan Gus Dur, menjadi satu proyek yang sangat penting dan bersejarah.

Hari ini, kerja sama menjadi satu peristiwa yang biasa. Bahkan, kolaborasi jadi salah satu lagkah yang kerap menjadi program-program yang tidak cuma dilakukan ditingkatan atas, tapi di akar rumput Muhammadiyah dan NU.

"Kompetisi sekarang ditransformasikan menjadi program-program yang baik, perbedaan yang dulu ada kini tidak terlalu penting," kata Woodmard.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sNU81Q
January 25, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sNU81Q
via IFTTT
Share:

In Picture: Helikopter Anti Kapal Selam Puspenerbal Tiba di Sidoarjo

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Helikopter AS 565 MBE tiba di Base Ops Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (25/1/2019).

Sebanyak lima helikopter dari PT. Dirgantara Indonesia tersebut akan dioperasikan Skuadron 400 wing udara 1 Puspenerbal untuk melaksanakan taktik pencarian dan penghacuran pada peperangan anti kapal selam.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Mxuqrk
January 25, 2019 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Mxuqrk
via IFTTT
Share:

Satgas Antimafia Bola akan Periksa Pejabat Kemenpora

Satgas juga akan memanggil direktur utama dan direktur operasional PT LIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Antimafia Bola Polri akan memanggil pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), PSSI, dan petinggi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Mereka akan dipanggil sebagai saksi terkait perkara terlapor mantan Exco PSSI, Hidayat.

"Nanti akan juga kami panggil dari perangkat Madura FC. Kemudian juga akan dipanggil kembali saksi dari Sesmenpora dan Kabiro Hukum Kemenpora. Lalu akan dipanggil ketua dan sekjen BOPI," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/1).

Dedi juga menerangkan, sekjen dan Komisi Disiplin PSSI juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus Hidayat. Selain itu, Satgas Antimafia Bola juga akan memanggil direktur utama dan direktur operasional PT LIB selaku penyelenggara liga. "Serta nanti akan dipnggil saksi ahli dari Unibraw. Ini rencana tindak lanjut yang akan dilakukan pekan depan oleh satgas," jelas dia.

Satgas Antimafia Bola menyita beberapa barang bukti dari kediaman mantan Exco PSSI, Hidayat, setelah melakukan penggeledahan. Beberapa barang bukti itu, di antaranya dokumen, surat, transaksi keuangan, laptop, dan flashdisk. "Barang bukti itu terkait dugaan tindak pidana yang sedang ditangani," ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, proses penggeledahan di kediaman Hidayat dibantu oleh tim Krimsus Polda Jawa Timur, tim forensik Polda Jawa Timur, dan Polsek Benowo, serta Polrestabes Surabaya. Kediaman Hidayat berada di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CN1iru
January 25, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CN1iru
via IFTTT
Share:

Saudi Gandeng Jaringan Hotel Terbesar Asia Selatan

IHRAM.CO.ID, MAKKAH – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menandatangani kesepakatan (MoU) dengan OYO Hotels, jaringan perhotelan terbesar Asia Selatan dan tercepat dunia. 

MoU ditandatangani di hadapan Menteri Haji dan Umrah Saudi Dr. Mohammad Saleh bin Taher Benten, dan pendiri sekaligus CEO grup OYO Hotels and Homes, Ritesh Agarwal. 

Agarwal mengatakan, ia merasa bangga dan merasa terhormat telah dipilih oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi untuk memberikan solusi teknologi terbaik di kelas mereka sebagai bagian dari upaya terpuji Kerajaan Arab Saudi untuk menerapkan visi 2030. 

Kesepakatan itu akan meningkatkan kompetensi pengoperasian hotel dalam mendukung visi 2030 dan memanfaatkan sistem OS dan Krypton kelas dunia OYO menuju peningkatan ruang hidup bagi jamaah haji. 

"Kami ingin menjadi mitra utama kementerian dalam membantu menyambut 30 juta jamaah umrah dan haji ke kerajaan, dan memastikan tempat tinggal yang nyaman dan damai saat mereka melakukan perjalanan ke kota-kota suci Makkah dan Madinah," kata Agarwal.   

Melalui kemitraan itu, OYO akan menyediakan akses kementerian ke rangkaian teknologinya, yang mencakup teknologi OYO OS dan Krypton.

Dilansir di Trade Arabia, Jumat (25/1), akses teknologi tersebut memungkinkan kementerian memberikan pelayanan dan keramahan yang tinggi di kota-kota suci Makkah dan Madinah. 

Dengan inisiatif ini, perusahaan telah menegaskan komitmennya  mendukung visi Arab Saudi pada 2030 untuk meningkatkan jumlah jamaah haji dan umrah menjadi 30 juta per tahun. 

Di samping, memanfaatkan teknologi untuk membantu memastikan bahwa ribuan jamaah memiliki akses terhadap akomodasi yang berkualitas dan terjangkau selama mereka berkunjung ke tanah suci. 

Serangkaian teknologi OS khas OYO adalah sistem operasi yang akan membantu Kementerian Haji dan Umrah Saudi dalam mengelola inventaris, pengadaan, dan juga menyediakan check-in cepat dan check-out di sejumlah akomodasi di bawah lingkupnya. 

Selanjutnya, OS menawarkan aplikasi untuk perawatan hotel dan audit dan aplikasi untuk memperkenalkan solusi untuk berbagai aspek manajemen akomodasi seperti manajemen biaya, pelatihan staf, dan keterlibatan bersama dengan manajemen kinerja untuk staf hotel. 

Semua aspek ini bersatu untuk memberikan efisiensi berbasis teknologi untuk ruang hidup. Krypton adalah aplikasi audit seluler OYO yang memungkinkan audit properti tepat waktu sambil memastikan pengalaman tamu yang luar biasa. 

Di bawah MoU itu, OYO akan bekerja dengan Kementerian Haji dan Umrah dalam meningkatkan, menerapkan dan mengaudit standar aspirasi bagi akomodasi yang terjangkau dan berkualitas di bangunan yang ada di kota suci Makkah, melalui penggunaan teknologi dan aplikasi yang dipatenkan. 

Berita Terkait

Dalam prosesnya, grup rangkaian teknologi OYO bertujuan untuk menciptakan lebih dari 3.000 peluang kerja lokal dan meningkatkan lebih dari 15 ribu kamar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S61Hip
January 25, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S61Hip
via IFTTT
Share:

100 Ribu Situs Bersejarah Saudi Belum Terungkap Hingga Kini

IHRAM.CO.ID, RIYADH – Arab Saudi terbukti kaya situs arkeologi bahkan sebagian situs belum terungkap dan masih menjadi misteri hingga saat ini. 

Direktur Jenderal Studi Penelitian Arkeologi di Komite Saudi untuk Pariwisata dan Warisan Nasional, Dr Abdullah Al-Zahrani, penggalian arkeologi di Saudi meningkat pada level yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Ia mengatakan, mereka menemukan situs baru setiap hari di Saudi. Menurutnya, ada lebih dari 100 ribu situs arkeologi yang menarik di negara itu.  

"Hari ini kami memiliki lebih dari 44 misi Saudi dan internasional yang bekerja di Kerajaan. Dari mereka, 21 berasal dari Jerman, Prancis, Italia, AS, Inggris, Jepang dan Cina," kata Al-Zahrani, dilansir di Arab News, Jumat (25/1). 

Ia mengaku heran dan menyebut penemuan tersebut sebagai skenario yang aneh. Pasalnya, 10 ribu situs tersebut baru ditemukan dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah misi terbesar berasal dari Prancis. "Mereka sangat tertarik dengan sejarah Semenanjung Arab," lanjutnya. 

Bagi Al-Zahrani, kemajuan penemuan arkeologi itu tidak mengejutkan. Sebagian besar misi ini memiliki pertanyaan yang belum terjawab tentang sejarah di Saudi dan mereka tahu bahwa jawabannya dapat ditemukan di sana.

"Pada awal abad ke-19, Semenanjung Arab adalah misteri bagi kaum Orientalis, tetapi mereka tidak ingin menjelajah ke pasir gurun. Namun, pada akhir abad ke-19 mereka datang dan mengenal tanah ini dan masyarakatnya," tambahnya. 

Al-Zahrani menambahkan, banyak situs terdaftar pada saat itu, terutama pada 1970-an. Ketika itu, survei arkeologi yang komprehensif dilakukan. Hasilnya saat itu menyediakan daftar situs arkeologi yang begitu banyak.  

Misi arkeologis Saudi-Prancis di wilayah Jazan dipimpin Dr Soline Marion de Bros, arkeolog dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis. 

Misi tersebut adalah salah satu tim paling menonjol dan paling sukses yang bekerja di Kerajaan saat ini. Mereka bekerja untuk mengungkap masa lalu Semenanjung Arab, dan telah melakukan penggalian arkeologis di Pulau Farasan sejak 2017.

Sejauh ini, tim Saudi-Prancis telah mengungkapkan 30 situs yang berasal dari periode pra-Islam. Penemuan itu termasuk sejumlah pemukiman, sisa-sisa hewan termasuk rusa, sapi, kuda dan kura-kura, dan berbagai penemuan termasuk prasasti Arab kuno, dan situs yang berasal dari Kekaisaran Romawi. 

De Bros mengatakan, penemuan mereka memperlihatkan Pulau Farasan dihuni manusia sejak zaman prasejarah. 

"Sejak itu, Pulau Farasan telah dikenal karena kegiatan kultural dan komersialnya di wilayah selatan Laut Merah serta di bagian utara dari Great Farasan," kata de Bros.

Berita Terkait

Bagi de Bros, masa depan arkeologi di Pulau Farasan menarik. Langkah selanjutnya, menurut de Bros, adalah memetakan keseluruhan situs pulau, membuat panduan untuk garis waktu (timeline) dan pengembangan historisnya. 

Ia mengatakan, semakin banyak arkeolog lokal, mulai dari akademisi hingga penggali, juga disiapkan untuk pelatihan khusus guna membantu mengungkap dan melestarikan beberapa situs baru Kerajaan yang paling berharga. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ugy3EF
January 25, 2019 at 07:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ugy3EF
via IFTTT
Share:

BNPB akan Bangun Rumah Tahan Gempa di Indonesia

Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Rumah tahan gempa yang akan direncanakan tersebut harus efisien dan murah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan bekerja sama dengan pakar kontruksi bangunan untuk merencanakan rumah tahan gempa. Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo mengatakan rumah tersebut diharapkan bisa diproduksi dalam jumlah yang banyak.

Doni mengatakan, rumah tahan gempa yang akan direncanakan tersebut harus efisien dan murah.

Ia menambahkan rumah tahan gempa tersebut dibangun tanpa harus mengurangi keseimbangan ekosistem yang ada.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MDvdHr
January 25, 2019 at 07:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MDvdHr
via IFTTT
Share:

BPN Minta KPU dan Panelis Bersumpah tak Bocorkan Soal Debat

BPN meminta pertanyaan yang dibuat oleh panelis hanya diketahui oleh panelis saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso, mengusulkan agar KPU dan delapan orang panelis disumpah untuk tidak akan membocorkan pernyataan untuk debat kedua pilpres. BPN meminta pertanyaan yang dibuat oleh panelis hanya diketahui oleh panelis saja.

Priyo menyatakan sepakat jika KPU tidak menyampaikan kisi-kisi soal debat kedua pilpres kepada paslon capres-cawapres. Namun, dia tetap meminta semua yang terlibat dalam penyusunan pertanyaan bersikap netral.

"Mohon kepada komisioner KPU dan pejabat KPU yang berkaitan dengan ini, termasuk panelis di bawah sumpah untuk tidak membocorkan pertanyaan termasuk kepada kami berdua. Bahwa sebaiknya di bawah sumpah baik panelis maupun pejabat terasnya yang berkaitan ini, untuk tidak membocorkan apapun soal kisi-kisi pertanyaan kepada paslon," ujar Priyo saat rapat kedua persiapan debat pilpres di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/1).

Usulan ini kemudian mendapat tanggapan dari Wakil Direktur Bidang Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Lukman Edy, mengusulkan jika soal-soal untuk debat kedua hanya boleh diketahui oleh panelis saja. Dia setuju jika panelis disumpah untuk tidak membocorkan soal-soal.

"Lalu siapa yang akan mengawal panelis supaya tidak membocorkan ? Ya agar amplop pertanyaan tertutup, kemudian disegel dan tidak dibuka. Supaya tidak ada prasangka dan komisioner KPU tidak ada yang tahu (tentang soal-soal itu)," jelas Lukman.

Menanggapi kedua pendapat itu, Ketua KPU, Arief Budiman, meyakinkan bahwa kisi-kisi soal debat kedua tidak akan bocor. Menurut Arief, pada debat pertama lalu, hanya panelis, dirinya dan moderator yang mengetahui sebanyak 20 kisi-kisi soal pertanyaan debat.

"Komisioner KPU lainnya tidak ada yang mengetahui kecuali saya dan saya juga tidak mengirimkan kisi-kisi kepada siapapun," tegas Arief.

Karena itu, jika nantinya ada yang mengharapkan ketua dan anggota KPU tidak ada yang boleh mengetahui soal debat pilpres kedua, justru dirinya malah senang. "Supaya tidak menimbulkan kecurigaan," kata Arief.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S61BHB
January 25, 2019 at 07:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S61BHB
via IFTTT
Share:

Longsor Terjang Pinggir Sungai Cisuda Sukabumi

Tidak ada warga terdampak longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Bencana longsor menerjang Kampung Tugu Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi Kamis (24/1) malam. Dampaknya warung bakso yang ada di pinggiran Sungai Cisuda tergerus longsor dan hancur.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan, longsor terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 21.39 WIB. Lokasi bencana berada di Kampung Tugu RT 01 RW 04 Kecamatan Baros.

‘’Petugas sudah mengecek lokasi kejadian dan diperoleh informasi tidak ada warga yang terdampak,’’ ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami kepada wartawan Jumat (25/1). Longsor hanya menyebabkan warung bakso di pinggiran Sungai Cisudah hancur.

Kejadian itu, kata Zulkarnain, dipicu karena faktor hujan yang mengguyur sejak Kamis siang. Sementara warung yang berukuran 3x4 meter persegi tersebut merupakan zona terlarang. Sebabnya kawasan tersebut masuk sempadan sungai.

Zulkarnain menuturkan, yang terbawa longsor terdiri atas gerobak bakso dan bangunanya. Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 2,5 juta.

Menurut Zulkarnain, pada musim hujan atau cuaca ekstrem masyarakat harus tetap waspada. Hal itu terutama warga yang tinggal daerah pinggiran sungai atau gawir tebing untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar. Hal itu untuk mencegah timbulnya korban jiwa maupun kerugian materiil akibat bencana. Zulkarnain menerangkan, petugas BPBD siap memberikan bantuan tanpa dipungut biaya dalam hal penanganan kebencanaan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HvGH0p
January 25, 2019 at 07:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HvGH0p
via IFTTT
Share:

'NU-Muhammadiyah, Dua Sayap Penopang Bangsa Indonesia'

Kedua organisasi ini memiliki semangat sama untuk membangun umat, bangsa, dan negara.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN – Peran penting dua organisasi raksasa Muhammadiyah dan NU memang tidak terbantahkan bagi Indonesia. Perkembangan kedua organisasi itu turut menjadi pergerakan penting Indonesia.

Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Budi Setiawan, mengatakan keserasian Muhammadiyah dan NU memang melahirkan banyak inspirasi. Utamanya, inspirasi untuk memajukan Indonesia. 

Mengenang istilah yang muncul pada 1990-an, ia menganalogikan Muhammadiyah dan NU sebagai sayap bagi Indonesia. Artinya, tanpa kedua sayap itu, tentu tidak mampu sosok gagah burung garuda terbang tinggi.  

Hari ini, saat muncul inspirasi damai bernama Nusantara Berkemajuan, kata dia, masyarakat akan kembali dikenalkan dengan satu narasi yang indah. Tapi, Budi tetap merasa, akan tetap ada noda-noda yang harus mampu dihilangkan.

"Tapi, dari sana, dunia akan melihat ketika Muhammadiyah dan NU tidak harus melebur, tapi terus menjadi kepak-kepak sayap yang me,bawa terbang Indonesia," ujar Budi dalam Seminar bertajuk "Islam Indonesia di Pentas Global: Inspirasi Damai Nusantara untuk Dunia" di Balai Senat, UGM, Yogyakarta, Jumat (25/1). 

Ketua Bidang Kebudayaan dan Hubungan Antar Umat Beragama PBNU, Imam Aziz, menilai NU selama ini memang terus mengembangkan metodologi yang dimiliki. Metodologi itulah yang mampu merespons perkembangan secara cepat  

Menurut Imam, metodologi yang itulah yang membuat NU bisa sangat mudah menerima beragam perkembangan baru. Termasuk, bisa berdamai dengan kelompok-kelompok kepercayaan yang ada, tidak justru memeranginya. 

"Dan itu syar’i, jadi jangan dianggap Indonesia itu bukan negara syar’i, selama ini Indonesia syar’i sekali," ujar Imam. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TfT16o
January 25, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TfT16o
via IFTTT
Share:

Harga Anjlok, Petani Lada Pindah Profesi

Berkebun lada tidak lagi populer di Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Makin sulit untuk mengangkat kejayaan lada hitam di Lampung seperti sebelumnya. Petani lada yang tersebar di provinsi ini terus-terusan mengeluh karena harga jual komoditas pernah unggulan tersebut kian anjlok. Banyak petani yang beralih menjadi petani coklat dan jagung, meskipun hal itu tak begitu menjanjikan.

Tanaman lada yang menjadi kebanggaan orang Lampung tempo dulu, semakin tak diminati warga zaman sekarang. Berkebun lada menjadi tidak populer saat ini, karena tidak dapat menjanjikan kehidupan petani dan keluarganya lebih baik. Hanya petani yang turun temurun yang masih bertahan kebunnya berisi tanaman lada, selebihnya hijrah ke tanaman komoditas lain.

Petani lada hitam yang masih bertahan di tengah terpuruknya harga lada hanya pasrah. Mereka tidak bisa berbuat banyak. Pemerintah daerah pun tak mampu menanggulangi merosotnya harga lada baik lokal maupun global. Sebagian petani lada juga, banyak yang membagi ladangnya dengan tanaman lain sebagai tanaman selingan.

Saat ini harga komoditas andalan Lampung tersebut pada tingkat petani berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 37 ribu per kg, bergantung kondisi dan cuaca. Biasanya, lada hitam bisa tembus harga Rp 120 ribu per kg pada tahun 2016. Sejak dua tahun terakhir, dan memasuki awal 2019, harga lada tidak berubah naik, namun terus merosot.

“Sekarang harga lada Rp 37 ribu per kg. Tahun lalu hanya Rp 30 ribu,” kata Hafaz, petani lada di Desa Hanura, Kecamatan Hanura, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Jumat (25/1).

Ia masih bertahan memelihara kebun ladanya seluas tiga hektare meskipun harganya merosot. Petani lada masih berharap harga lada terus membaik seperti tahun-tahun sebelumnya yang menyentuh harga Rp 150 ribu per kg lebih. “Sepertinya jauh kalau tembus Rp 150 ribu per kg,” ujarnya.

Menurut dia, harga lada di Lampung sudah hancur sejak dua tahun terakhir. Kisaran harga lada di tingkat petani Rp 30 ribu sampai 50 ribu per kg. Merosotnya harga lada, banyak petani di Hanura beralih ke tanaman coklat dan kopi. Mereka tidak bisa bertahan dengan tanaman lada, karena didesak kebutuhan keluarga.

Sri, petani lada lainnya di Desa Gebang, Teluk Pandan, Pesawaran mengaku terpaksa beralih ke tanaman kopi, lantaran harga lada tidak menjanjikan beberapa tahun terakhir. Menurut dia, berkebun lada sepertinya tidak balik modal, apalagi untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan anak sekolah. “Sulit kalau hanya mengandalkan jual lada,” tuturnya.

Menurut perhitungan dia, berkebun lada baru dapat menghasilkan untuk keluarga bila harganya di atas Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu per kg. Tetapi, dua tahun terakhir, harga lada mentok di Rp 50 ribu per kg. Ia tidak tahu kenapa harga tersebut rendah, padahal daerah ini produsen lada.

Harga lada makin anjlok terjadi Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur. Menurut Fitri, petani lada Desa Wana, Melinting, harga lada anjlok hingga kisaran Rp 20 ribu – Rp 25  ribu per kg. Petani lada di desanya sudah bisa dihitung dengan jari, karena harga berkebun lada tidak sebanding dengan pengeluaran. “Banyak yang tidak lagi berkebun lada, mereka beralih ke coklat atau jagung,” tutur Fitri.

Ia masih berkebun lada karena kebun warisan nenek dan orangtuanya. Kebun ladanya juga sekarang sudah diselingi tanaman lain. Ia masih optimistis harga lada dapat berubah lebih baik ke depan, karena komoditas lada di kampungnya sejak zaman dulu terkenal dan harganya tinggi.

Harga lada di Kecamatan Melinting sempat menyentuh Rp 150 ribu per kg pada dua tahun lalu. Petani lada saat itu dapat dikatakan lagi senang-senangnya. Namun, ketika harga lada tidak berubah di bawah Rp 50 ribu  per kg, warga banyak beralih ke tanaman lain atau  pedagang dan juga banyak yang menjadi buruh harian lepas.

Petani lada di Pekalongan, Lampung Timur juga mengalami nasib serupa. Harga lada di Pekalongan sekarang Rp 40 ribu per kg, sebelumnya masih menyentuh Rp 50 ribu per kg. Petani lada di tempat tersebut juga sebagian sudah beralih profesi sebagai petani tanaman lain dan pedagang, karena tuntutan kebutuhan keluarga.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Dessy Desmaniar Romas pernah menyatakan, anjloknya harga lada di Indonesia terutama di Lampung karena mutu komoditas andalan Lampung tersebut mengalami penurunan, karena faktor cuaca. Dampak lain, karena lada asal Vietnam menguasai pasar global.

Ia mengatakan untuk meningkatkan kualitas lada asal Lampung, pihaknya telah mencanangkan penyiapan bibit baru yang unggul dan pencegahan penyakit tanaman lada petani.

Menurut dia, komoditas lada sebagai andalan dan unggulan Provinsi Lampung semakin lama semakin tergerus dengan merosotnya harga lada dunia. Padahal, produksi lada di Lampung terbesar nasional dan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung sejak zaman kolonial.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FMFfVW
January 25, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FMFfVW
via IFTTT
Share:

Syafii Maarif Berharap Abu Bakar Baasyir Akui Pancasila

Syafii Maarif berharap Pak Ba'asyir agak berlapang dada akui Pancasila

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafi'i Maarif berharap narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir berlapang dada mengakui Pancasila sebagai ideologi NKRI.

"Saya berharap Pak Ba'asyir agak berlapang dada lah. Dia warga negara kita jadi harus tunduk pada konstitusi dong," kata Syafi'i seusai Seminar Internasional bertajuk "Islam Indonesia di Pentas Global: Inspirasi Damai Nusantara untuk Dunia" di Balai Senat, UGM, Yogyakarta, Jumat (25/1).

Penolakan Ba'asyir untuk menandatangani surat pernyataan setia kepada Pancasila, menurut dia, membuat situasi serba dilematis karena menjadi kendala pemerintah untuk membebaskannya dari penjara. Meski Ba'asyir terkesan biasa saja, Syafi'i khawatir apabila dia sampai meninggal di dalam penjara mengingat usianya yang sangat tua, akan memicu kemarahan dari para pengikutnya.

"Memang dilematis dia sudah sangat tua tetapi diajak tidak mau. Saya tidak tahu bagaimana penyelesaiannya ini, tetapi harus ada solusi sebab yang ditakutkan umpamanya dia meninggal di penjara nanti pengikutnya 'ngamuk'. Itu yang saya khawatirkan," kata dia.

Menurut Syafi'i, sikap penolakan terhadap Pancasila telah ditunjukkan Ba'asyir sejak Tahun 80-an. Hal itu, menurut dia, didasari keengganan Ba'asyir menerima pendapat lain selain yang ia percayai.

"Dia telah bersikap sejak Tahun 80-an begitu itu, yang repot dia tidak mau menerima pendapat lain. Dia merasa benar sendiri. Sebenarnya semestinya di negara Pancasila sebagai warga negara yang sadar dia harus terima dong, apa keberatannya mengakui Pancasila," kata Syafi'i yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini.

Kabar pembebasan Ba'asyir muncul pertama kali dari unggahan penasihat hukum pasangan Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra, pada akun Instagram @yusrilihzamhd.

Keputusan tersebut mendapat reaksi kontra dari sejumlah kalangan karena dikhawatirkan Ba'asyir masih memiliki efek di kalangan jamaah yang se-ideologi dengan dia.

BACA JUGA: Video Gol-Gol Chelsea Vs Tottenham di Piala Liga Inggris

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FZwMhf
January 25, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FZwMhf
via IFTTT
Share: