Showing posts with label 2019 at 12:18AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 12:18AM. Show all posts

Tuesday, February 5, 2019

Ma'ruf Amin Ingatkan NU Lakukan Konsolidasi Hadapi 100 Tahun

NU didirikan untuk melakukan gerakan perubahan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengingatkan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) untuk melakukan konsolidasi mempersiapkan awal 100 tahun kedua NU mulai tahun 2026. Kiai Ma'ruf mengatakan hal itu saat bersilaturahim dengan Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Tengah serta Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jawa Tengah bagian utara, di Semarang, Selasa (5/2).

Hadir pada kegiatan tersebut antara lain, Rois Suriah PBNU KH Said Asrori, Rois Suriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah, dan Ketua Tanfidz PWNU Jawa Tengah Mohammad Muzamil. KH Ma'ruf Amin saat menyampaikan sambutannya mengingatkan para pengurus dan kader NU bahwa NU memiliki dua tugas besar.

Tugas pertama, adalah menyiapkan awal 100 tahun kedua NU. Kemudian tugas kedua adalah menghadapi pemilu presiden 2019 di mana NU komit akan mendukung penuh pasangan capres-cawapres dari kader NU. Ma'ruf Amin menjelaskan, menjelang peringatan 100 tahun NU pada 2026, NU juga harus mempersiapkan awal 100 tahun ke dua.

"NU didirikan pada 1926, karena ada situasi perubahan dan memunculkan gerakan-gerakan perubahan. NU didirikan untuk melakukan gerakan perubahan," tuturnya.

Saat ini, menjelang 100 tahun pertama, Indonesia menghadapi tantangan adanya ideologi yang berupaya merubah ideologi Pancasila, serta adanya ideologi yang berupaya menggeser ahlussunah waljamaah.

Karena itu, kata dia, NU perlu melakukan konsolidasi untuk gerakan penguatan aqidah. "Penguatan itu perlu dilakukan dengan gerakan-gerakan," ujarnya.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) non-aktif ini melihat, Indonesia saat ini ada gerakan-gerakan yang menyimpang. "Gerakan itu bukan sekadar wacana, tapi sudah ada di sekitar kita. Ini yang harus diatasi," ucapnya.

Menurut dia, untuk mengatasi adanya upaya gerakan-gerakan yang menyimpang, perlu dilakukan konsolidasi sehingga NU menjadi lebih solid. "NU perlu melakukan konsolidasi, sehingga pada awal 100 tahun kedua pada 2016, NU sudah sudah makin solid untuk tinggal landas," katanya.

Kemudian, tugas kedua adalah pemilu presiden 2019. Menurut Kiai Ma'ruf, NU komit akan mendukung penuh pasangan capres-cawapres dari kader NU. Musytasar PBNU ini menjelaskan, sebelum memilih siapa cawapres, NU menawarkan kepada Presiden Jokowi yang akan maju lagi sebagai capres incumbent,

"Jika Presiden Jokowi memilih calon wakilnya dari kader NU, maka NU akan mendukung penuh," katanya. Menurut dia, Jokowi kemudian memilih cawapresnya dari kader NU, sehingga konsekuensinya NU harus mendukung penuh pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RGCNSa
February 06, 2019 at 12:18AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RGCNSa
via IFTTT
Share:

Friday, February 1, 2019

Cina Hukum Mati Pria Pemerkosa Penumpang Perempuan

Didi menangguhkan layanan antar-jemput penumpang setelah peristiwa pemerkosaan.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Pengadilan Cina menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang lelaki pada Jumat (1/2) karena memperkosa dan membunuh seorang penumpang perempuan dari perusahaan Hidi Didi Chuxing pada tahun lalu. Kejahatan tersebut dilakukannya ketika ia bekerja sebagai sopir atau driver.

Kejahatan tersebut memicu kecaman keras dari publik dan pemerintah terhadap Didi, yang pendukungnya termasuk Uber Technologies Inc, Apple Inc, dan SoftBank Group Corp Jepang dan menyebabkan perombakan keamanan di perusahaan.

Dalam unggahan melalui akun Twitternya, pengadilan di kota pantai timur Wenzhou mengumumkan hukuman mati bagi Zhong Yuan (28 tahun), yang melakukan kejahatan pada Agustus. "Cara kriminal itu sangat kejam dan konsekuensi dari kejahatan itu sangat serius," kata pengadilan, Jumat (1/2).

Didi menangguhkan layanan antar-jemput penumpang setelah insiden itu dan berjanji akan melakukan perombakan bisnis untuk memberikan penekanan yang lebih besar pada keselamatan. Hal itu termasuk aturan ketat bagi pengemudi yang ingin menjemput penumpang larut malam.

Seorang juru bicara Didi mengatakan perusahaan tidak memiliki komentar tentang hukuman pengadilan. Selain itu, Zhong tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Sebuah situs web berita teknologi melaporkan pada Rabu (30/1) bahwa Didi memotong jumlah pegawai di beberapa departemen hingga 20 persen. Perusahaan itu juga berencana untuk merekrut lebih banyak insinyur yang berpengalaman dalam keselamatan dan keterlibatan pengemudi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RveUNt
February 02, 2019 at 12:18AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RveUNt
via IFTTT
Share:

Cina Hukum Mati Pria Pemerkosa Penumpang Perempuan

Didi menangguhkan layanan antar-jemput penumpang setelah peristiwa pemerkosaan.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Pengadilan Cina menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang lelaki pada Jumat (1/2) karena memperkosa dan membunuh seorang penumpang perempuan dari perusahaan Hidi Didi Chuxing pada tahun lalu. Kejahatan tersebut dilakukannya ketika ia bekerja sebagai sopir atau driver.

Kejahatan tersebut memicu kecaman keras dari publik dan pemerintah terhadap Didi, yang pendukungnya termasuk Uber Technologies Inc, Apple Inc, dan SoftBank Group Corp Jepang dan menyebabkan perombakan keamanan di perusahaan.

Dalam unggahan melalui akun Twitternya, pengadilan di kota pantai timur Wenzhou mengumumkan hukuman mati bagi Zhong Yuan (28 tahun), yang melakukan kejahatan pada Agustus. "Cara kriminal itu sangat kejam dan konsekuensi dari kejahatan itu sangat serius," kata pengadilan, Jumat (1/2).

Didi menangguhkan layanan antar-jemput penumpang setelah insiden itu dan berjanji akan melakukan perombakan bisnis untuk memberikan penekanan yang lebih besar pada keselamatan. Hal itu termasuk aturan ketat bagi pengemudi yang ingin menjemput penumpang larut malam.

Seorang juru bicara Didi mengatakan perusahaan tidak memiliki komentar tentang hukuman pengadilan. Selain itu, Zhong tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Sebuah situs web berita teknologi melaporkan pada Rabu (30/1) bahwa Didi memotong jumlah pegawai di beberapa departemen hingga 20 persen. Perusahaan itu juga berencana untuk merekrut lebih banyak insinyur yang berpengalaman dalam keselamatan dan keterlibatan pengemudi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RuDHRO
February 02, 2019 at 12:18AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RuDHRO
via IFTTT
Share:

Eropa Kirim Tim Periksa Sapi Polandia

Muncul dugaan Polandia mengekspor daging dari sapi sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSEL -- Komisi Eropa pada Jumat mengatakan pihaknya akan mengirim tim pemeriksa ke negara pengekspor daging sapi Polandia. Upaya tersebut dilakukan setelah muncul laporan TV yang menayangkan sebuah perusahaan membunuh sapi sakit dan menjual dagingnya untuk konsumsi manusia.

Polandia memproduksi sekitar 560 ribu ton daging sapi setiap tahunnya. Sebanyak 85 persen dari jumlah itu diekspor ke sesama negara anggota Uni Eropa (EU) termasuk Inggris, Spanyol, Italia, dan Jerman.

Kekhawatiran konsumen terhadap keamanan makanan meningkat setelah seorang jurnalis dari perusahaan penyiaran swasta TVN mendapat pekerjaan di rumah pemotongan hewan sekitar 113 km di sebelah timur Warsawa, tempat dia ditugaskan membunuh sapi dan memotong dagingnya. Rekaman menunjukkan sapi-sapi yang sakit diangkut ke rumah pemotongan itu, tempat sapi-sapi itu dianiaya dan dibunuh.

Kepala lembaga yang menaungi dokter hewan Polandia pada Kamis mengatakan Kepolisian Polandia telah meluncurkan penyelidikan kriminal terhadap dua perusahaan setelah muncul laporan itu. "Sebuah tim auditor Komisi Eropa ditugaskan ke Polandia pada Senin untuk menilai situasi di lapangan," kata juru bicara Komisi Eropa saat pengarahan harian jurnalis. Dia menambahkan bahwa masalah itu bisa memicu kekhawatiran di 14 negara anggota EU.

Menurutnya, atas permintaan Komisi Eropa, Polandia telah mengaktifkan sebuah sistem untuk melacak dan menarik daging-daging yang berpotensi terkontaminasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WCSxcD
February 02, 2019 at 12:18AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WCSxcD
via IFTTT
Share:

Sunday, January 20, 2019

Inka Ekspor Kereta ke Bangladesh

Inka memproduksi 250 kereta untuk Bangladesh Railway.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- PT Industri Kereta Api (Inka) mengirim kereta tipe Broad Gauge (BG) ke Bangladesh melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Ahad (20/1).

"Ini pengiriman 'Batch-1' dengan jumlah total 15 kereta," ujar Direktur Utama PT Inka Budi Noviantoro di sela pengiriman kereta di Surabaya, Ahad.

Secara keseluruhan, PT Inka memproduksi 250 kereta ke Bangladesh Railway, yang rinciannya sebanyak 50 kereta tipe BG dan 200 kereta tipe Meter Gauge (MG).     Perbedaan kereta antara tipe BG dan MG terletak pada lebar track, yaitu tipe BG dengan lebar 1.676 mm, sedangkan tipe MG selebar 1.000 mm.   

Masing-masing tipe, kata dia, akan dirangkai beberapa jenis kereta, baik menggunakan AC maupun non-AC, WJC (kereta tidur AC), WJCC (kereta penumpang AC), WEC (kereta penumpang non-AC), WPC (kereta pembangkit) dan WECDR (kereta makan).   

Kapasitas kereta tipe BG memiliki tempat duduk 90 kursi, baik jenis WJCC (AC) maupun WEC (non-AC), kemudian tipe MG mempunyai 55 kursi untuk jenis WJCC (AC) dan 60 kursi jenis WEC (non AC).

"Nanti sisanya kereta akan dikirim bertahap hingga Juli 2019. Pada pengiriman kali ini jenisnya 10 WEC, dua WECRD, serta masing-masing satu WJC, WJCC dan WPC," ucapnya.   

PT Inka, kata dia, menjadi pemenang tender pengadaan kereta penumpang untuk Bangladesh Railway pada 2017 dengan total nilai kontrak sebesar 100,89 juta dolar AS. Pada 2016, PT Inka juga mengekspor 150 kereta senilai 72,39 juta dolar AS ke Bangladesh, serta 50 kereta di negara tujuan sama dengan nilai kontrak 13,8 juta dolar AS pada 2006.

Sementara itu, Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto mengapresiasi PT Inka yang sukses memenangkan tender sehingga mampu ekspor kereta ke Bangladesh.   

"Ini adalah bukti bahwa anak bangsa mampu bersaing dan kemampuannya diakui di dunia internasional," katanya.   

Menteri juga berharap PT Inka semakin mampu mengembangkan produksinya, bahkan meningkatkan kemampuan engineering serta teknologi agar semakin berkualitas.     Pada kesempatan tersebut, Menperin dan Dirut PT INKA serta jajaran terkait menekan tombol sirine sebagai pertanda pemberangkatan kereta ekspor ke Bangladesh yang diangkut melalui kapal laut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hm2gQZ
January 21, 2019 at 12:18AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hm2gQZ
via IFTTT
Share:

Sunday, January 13, 2019

Kiai Ma'ruf: Jangan Mudah Terprovokasi di Media Sosial

Jika melihat ada langkah yang perlu diluruskan maka lakukan dengan halus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cawapres RI KH Ma'ruf Amin mengingatkan pentingnya kesantunan dan keramahan dalam bermedia sosial. Selain itu, ia mengimbau warganet menghindari provokasi dan prasangka buruk ketika menggunakan media sosial. 

"Kita jangan mudah dipengaruhi perilaku dan prasangka buruk. Jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang tidak benar," kata Kiai Ma'ruf Amin saat menghadiri acara Milad ke-10, Pengajian dan Silaturahmi Awal Bulan Bersama Ulama di Ponpes Madinatunnajah, Ciputat, Ahad (13/1). 

Kiai Ma'ruf berharap di tengah hiruk pikuk politik yang semakin bising, umat Islam tetap berpegang teguh dengan meneladani Nabi Muhammad SAW. Nabi selalu santun, penuh kasih sayang dan lemah lembut dalam bermasyarakat. 

Dia mengatakan jika umat Islam melihat ada langkah yang perlu diluruskan, maka luruskanlah dengan cara yang halus, bukan dengan mencaci-maki. Dia mencontohkan sikap para Nabi yang ditulis dalam sejarah.

Dalam berdakwah dan mengajak pada kebenaran, Nabi selalu melakukannya dengan lemah lembut. "Nabi Musa saja dalam menghadapi Firaun yang mengaku diri sebagai tuhan, diperintahkan memberi peringatan dengan santun.  Apalagi kalau pemimpin kita sesama muslim, tidak baik menuduh kafir pada sesama muslim," jelasnya. 

Dia juga menekankan Nabi Muhammad mengajarkan kesantunan, karena kesantunan membawa Rahmat. "Islam itu menasihati, bukan memaki. Islam itu merangkul, bukan memukul. Islam itu ramah bukan marah-marah," ujarnya. 

Ma'ruf meminta jamaah untuk tidak berprasangka buruk pada siapapun, termasuk pada ulama yang mengambil ijtihad tersendiri untuk terjun di dunia politik. Dia mengatakan hal itu tercermin dalam kisah Nabi Khidir dan Nabi Musa. 

"Karena itu kalau ada ulama mengambil langkah, jangan dicela. Saat ini banyak orang tak menghormati ulama. Buya Muhtadi yang hafidz Qur'an, ahli fiqh dan tasawuf, yang puasa tiap hari dikafir-kafirkan," ujarnya. 

Karena itu, dia menekankan jika umat Muslim tidak setuju dengan langkah ulama lebih baik diam, tidak mencela atau menyebar dusta serta fitnah. Sebab penghormatan terhadap Ulama, kata Ma'ruf, merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT, karena sudah berkesempatan mendapat hidayah dan taufiq.

"Hidayah adalah kesempatan kita untuk memperoleh ajaran Islam, sementara taufiq  adalah kemampuan menyelaraskan antara hati dan pikiran," kata dia. Menurutnya umat Islam harus bersyukur karena mendapatkan bimbingan Nabi Muhammad SAW melalui para ulama. 

Sementara itu, pendiri Ponpes Madinatunnajah yang juga pendiri sekaligus pengasuh Ponpes DarunNajah, KH Mahrus Amin, mengaku bersyukur atas kehadiran Ma'ruf di Ponpes yang didirikannya. Kiai Mahrus juga mendoakan Ma'ruf agar selalu mendapat lindungan Allah SWT, diberi kesehatan dan panjang usia, serta diberi kemudahan untuk  memimpin bangsa ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2STqpzG
January 14, 2019 at 12:18AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2STqpzG
via IFTTT
Share: