Showing posts with label May 30. Show all posts
Showing posts with label May 30. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Masjid Raya Al-Azhom Kini Miliki Mesin ATM Beras

Keberadaan ATM Beras tersebut sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan sosial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masjid Raya Al-Azhom di Tangerang,Banten, dilengkapi satu unit mesin ATM Beras yang merupakan karya lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI).

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menjelaskan, keberadaan ATm Beras tersebut sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemkot Tangerang, lanjutnya, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Alumni FKUI yang telah bergerak untuk kesejahteraan dan kepentingan masyarakat.

"Alhamdulillah, kita menerima sumbangan bantuan berupa mesin ATM Beras. Dan atas nama Pengurus DKM Masjid Raya Al-Azhom, kami berharap mesin ATM Beras ini bisa bermanfaat untuk masyarakat utamanya kaum dhuafa," ucap Sachrudin.

Menurut Sachrudin, mesin ATM Beras tersebut, dapat menggerakkan hati masyarakat (donatur) untuk bisa memberikan beras kepada mustahik. "Mudah-mudahan ada donatur yang tergerak hatinya untuk memberikan sumbangan," tambah Sachrudin.

Sachrudin juga menerangkan, sumbangan beras untuk mesin ATM Beras tersebut, dapat disalurkan melalui UPZ yang ada di masjid dan mushola sekitar tempat tinggal. "Dengan adanya Mesin ATM Beras ini, berarti ada alternatif bagi kita dalam menyalurkan bantuan secara efektif untuk masyarakat," katanya.

Sementara itu, Roza Fitri selaku perwakilan Alumni FKUI menjelaskan, cara kerja mesin ATM Beras sama dengan mesin ATM biasa. "Cara pemakaiannya gampang, satu mesin ATM Beras bisa memuat 240 liter beras. Dan nanti dapat dipakai untuk 50-500 kartu ATM," jelasnya.

Mesin ATM Beras yang memiliki ukuran panjang 60 cm, lebar 60 cm, dan tinggi 160 cm, berbentuk kotak seperti lemari ditempatkan di pelataran Masjid Raya Al-Azhom. "Jadi yang memberi dan menerima bisa sama-sama nyaman, walaupun tidak saling mengetahui. Dan ini ditaruh di masjid jadi sekalian beribadah dan berdoa," imbuh Roza.

Roza menambahkan, ATM Beras ini diperuntukkan bagi masyarakat dhuafa yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat beras. Dan mesin ATM Beras akan mengeluarkan beras dalam jumlah tertentu secara otomatis.

"Datanya nanti dari Dinas Sosial atau biasanya masjid dan mushola sudah punya data masyarakat dhuafa. Nanti kartu ATM Berasnya di install dan ini tidak bisa diwakilkan, orangnya harus datang sendiri, sehingga data penerima manfaat beras lebih autentik dan tidak terjadi kolusi," katanya.

Dengan mesin ATM Beras yang merupakan buatan anak bangsa, Roza berharap masyarakat bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi berkah bagi mereka yang memberi maupun menerima.

"Jadi berasnya bersih, yang menerima dan memberi pun bersih. Semoga ini menjadi amaliyah dan memberikan keberkahan untuk kita semua," tukasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KlRMkP
May 30, 2019 at 08:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KlRMkP
via IFTTT
Share:

Kivlan Zen akan Ajukan Praperadilan Soal Senjata Api

Pengacara menyebut senjata yang digunakan untuk berburu babi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kuasa hukum mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purnawirawan) Kivlan Zen, Djuju Purwantoro, menyatakan, pihaknya akan mengajukan praperadilan dalam perkara dugaan kepemilikan senjata ilegal. Penahanan Kivlan dinilai tak sesuai aturan.

"Rencananya begitu, alasannya normatif, ada aturan. Tapi untuk penangkapan dan penahanan Kivlan tak sesuai aturan," ujar Djuju di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/5).

Djudju menegaskan, hal yang dituduhkan kepada kliennya dalam Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api, tidak sesuai dengan aturan. Ini lantaran Kivlan tidak pernah memiliki maupun menguasai senjata api.

Djuju menyatakan, bahwa senjata api yang dimaksudkan itu untuk berburu babi, bukan untuk dugaan pembunuhan terhadap empat tokoh nasional dan satu pimpinan lembaga survei.

Berkaitan dengan penangguhan penahanan, tim kuasa hukum akan mengajukan permohonannya Jumat besok. "Pasti, besok kami ajukan. Penjaminnya ada istri, rekan dan pejabat," ucap Djudju.

Kivlan rencananya akan dipindahkan ke Rutan Polisi Militer Guntur, Jakarta Selatan selama 20 hari terhitung sejak hari Kamis ini, usai menyelesaikan berkas acara pemeriksaan dan diperiksa kesehatannya oleh dokter Polda Metro Jaya.

Tim kuasa hukum juga mengupayakan agar kliennya bisa bebas kurang dari 20 hari. Lantas, Suta Widhya, kuasa hukum Kivlan berpendapat kliennya tidak perlu ditahan.

"Sebenarnya tidak ada alasan untuk menahan, tapi kita ikuti prosedur walau tidak ada bukti-bukti yang. Kivlan tidak pernah memegang senjata setelah pensiun, dia seorang dosen dan pembicara di berbagai tempat," kata Suta.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JMvglC
May 30, 2019 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JMvglC
via IFTTT
Share:

Ahli Gizi Sebut Tiga Nastar Setara Sepiring Nasi

Tiga nastar itu kurang lebih 120 sampai 140 kalori.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terbuat dari gula dan tepung putih yang sudah tidak berserat, ahli gizi dr Tirta Prawita Sari menyebut mengkonsumsi tiga nastar sama dengan sepiring nasi.

"Nastar ada bermacam-macam tergantung bahan yang dipakai, tapi tiga nastar itu kurang lebih 120 sampai 140 kalori. Punya kalori yang sama dengan sepiring nasi," ujar Tirta saat dihubungi di Jakarta, Selasa (28/5).

Tirta menjelaskan kandungan gizi kue kering yang dibuat dari tepung, gula, telur dan mentega berupa karbohidrat dengan sedikit protein dan lemak. Zat gizi lainnya seperti vitamin dan mineral, menurut dia, tidak terlalu banyak ditemukan pada kue kering.

"Problem kue kering terbuat dari gula dan tepung, kebanyakan tepung putih yang sudah tidak ada serat. Jadi, kue kering itu makanan kecil, tapi bicara zat gizi banyak kalori," kata Tirta.

Tirta juga mengatakan terlalu banyak makan nastar juga dapat memicu naikknya kolesterol. "Bisa kolesterol karena menggunakan banyak mentega, banyak butter, yang mengandung lemak. Pemanasan transfatdapat memengaruhi kadar kolesterol," ujar Tirta.

Oleh sebab itu, Tirta menyarankan untuk memperlakukan kue kering sebagai makanan pendamping, layaknya permen. "Kalau bisa dihindari lebih baik dihindari. Kalau memang mau makan disesuaikan dengan kalori lainnya yang telah dikonsumsi," kata Tirta.

Sebagai perbandingan, sebutir kue putri salju dengan berat sekitar enam gram mengandung kalori sekitar 22,5 kalori, sementara kue lidah kucing dengan berat 4 gram memiliki kandungan sekitar 18 kalori.

Kue kering lain yang menjadi favorit saat Lebaran adalah kaastengelsatau kue keju. Dalam satu kaastengels dengan berat 5 gram memiliki kandungan 20,3 kalori.Penganan khas Lebaran yang renyah lainnya seperti rengginang memiliki kandungan kalori lebih sedikit yaitu 12 kalori.

Untuk menghindari kenaikan berat badan, ia mengatakan menyeimbangkan kalori yang dikonsumsi dengan kegiatan yang dilakukan sangat disarankan. Olahraga lompat tali selama satu jam dapat membakar energi sebanyak 735 kalori, sedangkan untuk olahraga berjalan cepat selama satu jam membakar energi sebanyak 368 kalori.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KfASEm
May 30, 2019 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KfASEm
via IFTTT
Share:

Alex Morgan Jadi Ujung Tombak Andalan Timnas Putri AS

Morgan bertanggung jawab besar dalam upaya mempertahankan gelar Piala Dunia Wanita.

REPUBLIKA.CO.ID, Pesepak bola putri Amerika Serikat (AS), Alex Morgan memiliki tanggung jawab besar dalam upaya mempertahankan gelar Piala Dunia Wanita. Morgan adalah ujung tombak sepak bola AS saat ini.

AS merupakan juara bertahan Piala Dunia Wanita. Skuat Paman Sam akan berupaya mempertahankan gelar tersebut pada Juni 2019 mendatang di Prancis. Para pemain berangkat ke Prancis dengan membawa ekspektasi besar dari rakyat AS.

Alex Morgan adalah harapan AS untuk berjaya di Prancis. Dia disebut-sebut sebagai pesepak bola paling berpengaruh tahun ini.

“Morgan adalah bintang olah raga Amerika yang paling laku sejak Mia Hamm dan ujung tombak AS untuk meraih gelar Piala Dunia kedua berturut-turut musim panas ini,” tulis sebuah artikel, dikutip dari Time, Senin (27/5).

Morgan adalah pesepak bola kelahiran 2 Juli 1989 atau 29 tahun lalu. Dia turut meraih medali emas olimpiade dan Piala Dunia bersama negaranya. Sejak 2018 dia terpilih sebagai salah satu kapten tim bersama Carli Lloyd dan Megan Rapinoe.

Selama kariernya, Morgan banyak membantu tim yang dibelanya meraih gelar. Di antaranya saat bergabung dengan Portland Thorns yang berhasil mempersembahkan gelar liga pada tahun 2013. Selain urusan sepak bola, Morgan juga aktif sebagai penulis.

Morgan menulis buku seri kelas menengah bekerja sama dengan Simon & Schuster tentang empat pemain sepak bola: The Kicks, dan masuk dalam daftar buku best seller New York Time pada Mei 2013.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XdMvz6
May 30, 2019 at 08:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JOwTiC
via IFTTT
Share:

Tradisi Masjid Habiburrahman: Iktikaf di Tenda

Di balik tenda jamaah masjid menginap di mulai sejak 10 malam terakhir ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG -- Pemandangan seperti ini hanya bisa dilihat satu tahun sekali. Tatkala bulan Ramadhan menyapa umat Muslim di seluruh dunia. Masjid Habiburrahman di Kota Bandung memiliki tradisi unik pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan. 

Ratusan tenda dome berjejer di pelataran masjid layaknya sedang berada di pegunungan. Mereka bukan ingin menikmati keindahan alam seperti para petualang. Mereka adalah para pencari malam penuh keistimewaan pada bulan Ramadhan atau Lailatul Qadar.

Di balik tenda para jamaah masjid ini menginap di mulai sejak 10 malam terakhir Ramadhan. Mereka ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah atau biasa disebut dengan istilah itikaf. Tenda yang berjejer di masjid layaknya rumah bagi mereka di samping ibadah di dalam masjid yang terletak di depan PT Dirgantara Indonesia ini.

Salah seorang jamaah, Tia Widyaningsih (30) rutin mengikuti tradisi itikaf dengan tenda di Masjid Habiburrahman. Bersama suami dan anak-anaknya, ini menjadi tahun keempat bersama keluarganya menginap selama 10 hari terakhir Ramadhan. Tia mengaku itikaf di Masjid Habiburrahman menjadi kebiasaan tiap tahunnya. Bahkan anak-anaknya yang selalu mengajak setiap Ramadhan.

"Kalau saya sama suami dari sebelum menikah dari kuliah sudah rutin. Kebiasaan ini dilanjut pas sudab menikah, sudah empat tahun ini. Jadi kayak ayo kita menyambut Lailatul Qadar," kata Tia kepada Republika di Masjid Habiburrahman, Kamis (30/5).

Ia mengaku sudah menginap sejak Sabtu (25/5). Bersama anak-anaknya tidur di tenda dan beribadah di masjid. Di sela-sela kegiatan ia membaca Alquran untuk menambah pahala sempurna yang ingin diraihnya selama Ramadhan.

Itikaf ini, kata dia, menjadi bentuk ibadahnya mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Mabit di masjid menjadi pilihannya agar ibadah itikaf yang dijalaninya bisa sempurna. Sebab terasa berbeda jika dilakukan di rumah.

"Kalau dirumah kan hanya malam datang ke masjid pagi pulang. Tapi kalau di sini sepuluh hari full di masjid kita ikut seperti sunnah nabi," ujarnya.

Selama itikaf ini, kesehariannya diisi dengan berbagai kegiatan. Seperti shalat malam, shalat sunnah, tadarus Quran, juga kajian-kajian yang diadakan panitia masjid untuk mengisi waktu. Ia merasa begitu dekat dengan Sang Pencipta dengan mengikuti itikaf ini.

Meskipun harus membawa dua anaknya yang masih berumur 5 tahun dan 3 tahun, ia mengaku tidak kerepotan. Menyiapkan makan berbuka dan sahur sendiri, hingga beristirahar di dalam tenda dirasa seperti layaknya di rumah. Ia pun ingin menanamkan sejak dini kepada anak-anaknya untuk giat beribadah meraih pahalaNya.

"Harapannya tentu kami ingin menjemput, mendapatkan Lailatul Qadar dengan sepuluh hari ini mendekatkan diri pada Allah," harapnya.

Sama halnya dengan Andika Salman (25). Pria asal Banjaran Kabupaten Bandung ini bersama kawan-kawannya ikut itikaf sejak malam pertama. Dengan tujuan yang sama, mereka juga ingin menyempurnakan ibadah puasa Ramadhan ini dengan Lailatul Qadar.

Untuk ikut beritikaf di Masjid Habiburrahmam ini, ia dan kawan-kawannya mendaftar ke panitia masjid sepekan sebelum bulan Ramadhan. Ia bersyukur bisa mendapat bagian menjadi peserta itikaf.

"Kita daftar dulu satu minggu sebelum puasa. Karena banyak sekali peminatnya, alhamdulillah bisa ikut. Semoga ibadah ini menjadi penyempuramna Ramadhan kami," kata Andika.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W4eKPk
May 30, 2019 at 08:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W4eKPk
via IFTTT
Share:

310 Anak Yatim Dhuafa di Malang Nikmati Belanja Ceria

Belanja Ceria Ramadhan itu kolaborasi BMH, Lazis PJB Paiton dan KAN Jabung Syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Salah satu program layanan yang menjadi komitmen Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) adalah berbagi ceria di bulan Ramadhan bersama anak yatim dan dhuafa. Hal itu dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Jawa Timur. 

Pada  Ramadhan 1440 H, BMH Perwakilan Jawa Timur  memberikan keceriaan kepada yatim dan dhuafa  lewat Program Belanja Ceria Bareng Yatim Dhuafa. “Kegiatan berlangsung di Swalayan Ratna Mart kota Probolinggo dan Swalayan Jabmart Malang. Jumlah peserta sebanyak 310 anak yatim dhuafa,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Perwakilan Jawa Timur, Imam Muslim melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (30/5).

Ia menambahkan, program ini terselenggara berkat kerja sama BMH dengan Koperasi KAN Jabung Syariah Malang, Lazis PJB Paiton Probolinggo dan Mitra Swalayan.

Agus Wahyudi, manager Operasional Lazis PJB Paiton Probolinggo mengaku sangat terbantu setelah  bersinergi dengan BMH.

“Alhamdulillah program ini berjalan lancar. Terima kasih BMH sudah bersinergi dalam beberapa program keumatan. Salah satunya belanja ceria yatim dhuafa ini,” ucapnya.

Sementara itu, Manager Umum KAN Jabung Syariah Jawa Timur Eva Merliyani mengatakan program ini sangat strategis bagi masyarakat. “Kegiatan yang diadakan bersama BMH beberapa kali ini, sangat strategis dan bermanfaat bagi warga Malang Raya,” ujarnya.

Dalam program ini para penerima manfaat terlihat sangat bahagia dan penuh syukur. Ardi (9 tahun) mengaku bahagia bisa belanja barang yang ia butuhkan menjelang hari raya.

“Terima kasih BMH, saya tidak pernah bermimpi bisa mendapatkan apa yang saya butuhkan di hari lebaran. Alhamdulillah dapat juga untuk bisa berhari raya,” ucapnya dengan air mata yang menggenang di kelopak matanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HMbEM9
May 30, 2019 at 08:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HMbEM9
via IFTTT
Share:

Puncak Arus Mudik Bandara Soekarno-Hatta Diperkirakan Besok

Besok merupakan hari terakhir kerja sebelum lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Puncak arus mudik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,Banten, diprediksi terjadi pada Jumat (31/5). Ini karena besok merupakan hari terakhir kerja.

"Perkiraan puncak mudik akan terjadi besok yakni tanggal 31 Mei. Sebab, besok adalah hari terakhir kerja dan selanjutnya libur Lebaran," ujar Haryono selaku Deputy EGM of Airport Maintenance Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di Tangerang, Kamis (30/5). 

Ia menjelaskan, pada hari ini ada penambahan dua penerbangan tambahan. Meski ada kenaikan penumpang dalam beberapa hari terakhir, namun puncak arus mudik akan berlangsung pada 31 Mei 2019.

Adapun kenaikan penumpang, lanjutnya, diprediksi mencapai tiga persen dan penambahan pesawat mencapai satu persen.

Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kata ia, akan terus meningkatkan pelayanan kepada penumpang yang melaksanakan perjalanan mudik dengan pesawat terbang.

Berbagai sarana sudah disiapkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal dan terus dilakukan evaluasi jika ada kekurangan. "Sarana pengamanan dan pendukung lainnya sudah kita siapkan sejak awal dan akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang," katanya.

Masyarakat pun diimbau untuk datang lebih awal dalam rangka menyiapkan proses lapor hadir dan mengetahui titik awal keberangkatan di setiap terminal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YU29A8
May 30, 2019 at 08:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YU29A8
via IFTTT
Share:

One Way GT Cikampek Masih Berlangsung

GT Cikampek Utama mengoperasikan 28 gardu tol untuk melayani transaksi ke Cikampek.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rekayasa lalu lintas one way Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek masih berlangsung. One way yang diberlakukan atas diskresi Kepolisian sejak pukul 08.00 WIB pagi itu, hingga saat ini masih berlangsung.

"GT Cikampek Utama mengoperasikan penuh 28 gardu tol untuk melayani transaksi ke arah Cikampek," ujar Corporate Communications Department Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (30/5).

Menurut Irra, Jasa Marga sebelumnya mengoperasikan 24 gardu tol dari jumlah total 28 Gardu Tol. Karena atas diskresi Kepolisian, empat gardu tol masih melayani transaksi kendaraan ke arah Jakarta.

Namun memasuki pukul 17.15 WIB, ujarnya, Jasa Marga telah mengoperasikan total 28 Gardu Tol untuk dapat melayani transaksi arah Cikampek dengan lebih maksimal. Pukul 17.15 WIB ini, tambah Irra, merupakan jam favorit para pengguna jalan untuk melakukan perjalan mudik serta untuk mengantisipasi kepadatan yang terjadi.

"Pemberlakuan ini diputuskan dengan memastikan lajur sebaliknya atau arah Jakarta telah steril. Sehingga tidak ada pengguna jalan yang terjebak dalam perjalanan ke Jakarta," kata dia.

Sementara itu untuk rekayasa lalu lintas contra flow, dua lajur telah beroperasi maksimal hingga titik awal contra flow di Km 34+800 hingga terintegrasi dengan jalur one way. Dengan kombinasi dua rekayasa lalu lintas one way dan contraflow, diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pemudik selama dalam perjalanan.

"Jasa Marga dan Kepolisian pun menempatkan petugas di titik rawan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," ungkapnya.

Aparat kepolisian juga akan menindak tegas pengguna jalan yang berhenti di bahu jalan atau di luar rest area. Karena dapat mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lainnya dan menimbulkan kepadatan di lajur.

"Tetap hati-hati berkendara, perhatikan rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan. Pastikan kecukupan saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman," kata Irra

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wv0fs3
May 30, 2019 at 08:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wv0fs3
via IFTTT
Share:

PTPN V Berangkatkan 1.080 Pemudik Gratis

Sebanyak 27 bus disediakan untuk para pemudik.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Menyambut mudik Lebaran 2019, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V kembali menggelar program Mudik Gratis BUMN Idul Fitri 1440 H. Sebanyak 1.080 orang pemudik tujuan Medan dan Padang diberangkatkan langsung dari kantor pusat PTPN V di Pekanbaru, Riau. Rombongan pemudik dilepas secara langsung oleh Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara V, Jatmiko K Santosa pada Kamis (30/5). 

Pemberangkatan rombongan pemudik  dibagi menjadi dua gelombang, gelombang pertama sebanyak 651 orang diberangkatkan pada hari ini Kamis (30/05) kemudian 429 orang lainnya dilepas sehari setelahnya, Jumat (31/5). Untuk kegiatan mudik gratis ini perusahaan menyediakan 27 bus dengan rincian 24 bus ke Medan untuk 960 pemudik dan tiga bus tujuan Padang untuk 120 pemudik.

Kegiatan yang merupakan rangkaian dari Program BUMN Hadir Untuk Negeri tersebut, adalah tahun kedua penyelenggaraan mudik gratis yang dilaksanakan oleh PTPN V. Hal itu sekaligus sebagai wujud  kepedulian BUMN Perkebunan tersebut untuk memberi manfaat secara langsung dan nyata di tengah masyarakat.

“Kegiatan mudik gratis ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan mudik yang aman, dan nyaman bagi para pemudik. Ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN. Tahun ini kami memberangkatkan 1.080 orang, dengan tujuan Medan Sumatera Utara dan Padang Sumatera Barat," ucap Jatmiko sesaat setelah melepas rombongan pemudik.

Jatmiko menambahkan, program mudik gratis ini bertujuan agar masyarakat bisa lebih mudah merayakan Idul fitri di kampung halaman. Program tersebut sekaligus mengalihkan pemudik yang biasa menggunakan sepeda motor ke moda transportasi lainnya, seperti menggunakan bus dan kapal laut.

"Sehingga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas jalan selama masa mudik Lebaran. Kami berharap semoga seluruh armada dan penumpang, sampai ke kota tujuan dengan lancar dan selamat. Semoga tahun depan mudik gratis bisa kita laksanakan kembali" tambah Jatmiko.

Dalam program mudik gratis tersebut, PTPN V memprioritaskan faktor keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bagi pemudik. "Kami pastikan semua transportasi yang digunakan untuk program mudik ini telah memenuhi syarat, laik jalan dan dilengkapi alat keselamatan," kata Jatmiko.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Milnhw
May 30, 2019 at 08:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Milnhw
via IFTTT
Share:

Jarang Juara di GP Mugello, Marquez Khawatir

Di MotoGP, Marquez hanya satu kali meraih kemenangan di Mugello pada musim 2014.

REPUBLIKA.CO.ID, MUGELLO -- Pembalap MotoGP tim Repsol Honda, Marc Marquez, merasa khawatir jelang GP seri Italia di Sirkuit Mugello, akhir pekan nanti. Pasalnya, catatan Marquez di sirkuit itu terbilang tak cukup impresif.

Kali pertama pria asal Spanyol itu menguasai trek Mugello saat masih bertarung di kelas 125cc musim 2010 silam. Ketika naik kelas ke Moto2, Marquez berhasil merebut podium tertinggi pada 2011.

Namun, di MotoGP, Marquez hanya satu kali meraih kemenangan di Mugello pada musim 2014. Ia juga tercatat dua kali gagal finis tahun 2013 dan 2015.

"Kita lihat nanti. Mugello tentu saja trek balap di mana kami kesulitan. Tetapi tahun lalu, jarak kami tidak jauh. Kami melakukan kesalahan dengan memakai ban depan yang aneh tahun lalu," kata Marquez seperti dilansir Motorsport, Kamis (30/5).

Untuk menebus kesalahannya, Marquez menyampaikan dirinya sudah mempersiapkan balapan di Mugello sejak Jumat pekan lalu. Sebab, sirkuit yang akan dilewatinya nanti adalah salah satu yang menyulitkannya di beberapa musim terakhir.

Marquez mengakui bahwa sirkuit sepanjang 5,2 km itu tak ramah baginya. Walau telah mengoleksi tiga kemenangan di seri balap sebelumnya, ia akan tetap mewaspadai para rival. "Rival kami selalu sangat kuat dan jaraknya sangat dekat di sirkuit ini. Mugello bisa menjadi balapan yang menyenangkan pada pekan nanti," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YUVkhJ
May 30, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YUVkhJ
via IFTTT
Share:

Arief Rosyid Terpilih Masuk Pokja Pelayanan Kepemudaan

Menpora akhirnya membentuk pokja pelayanan kepemudaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi akhirnya membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pelayanan Kepemudaan. Pokja ini merupakan amanat Perpres 66/2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Pelayanan Kepemudaan.

Arief Rosyid sebagai Direktur Merial Institute menjadi salah satu perwakilan non-pemerintah yang dilibatkan dalam Pokja. Selama dua tahun terakhir, Merial Institute dikenal konsisten mendorong implementasi Perpres yang diteken Presiden Jokowi pada Juli 2017 tersebut.

"Kami berterima kasih kepada Pak Menpora sebagai Ketua Pelaksana Tim Koordinasi. Pembentukan Pokja ini merupakan langkah maju untuk meningkatkan kualitas program-program pelayanan kepemudaan," ujar Arief dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (30/5).  

Dari 35 anggota Pokja yang diteken Menpora, 30 di antaranya merupakan perwakilan kementerian/lembaga pemerintah. Sisanya, 5 anggota merupakan perwakilan masyarakat, akademisi dan praktisi. Hal ini sesuai dengan ketentuan pada pasal 15 Perpres 66/2017.

“Kami mendorong Perpres Kepemudaan sejak 2014, sebelum Pak Jokowi jadi Presiden. Tahun 2015, saya sampaikan tuntutan ini langsung kepada Presiden Jokowi. Alhamdulillah tahun 2017, diterbitkan Perpres. Saya merasa bertanggung jawab untuk memastikan komitmen Presiden ini berjalan dengan baik," ujar Arief.

Selain menetapkan anggota Pokja, Menpora sebagai ketua pelaksana koordinasi strategis juga meminta kementerian/lembaga untuk segera mengidentifikasi program kepemudaan tahun 2019. Hal ini dilakukan untuk mengefektifkan sinergi program dan kegiatan kepemudaan.

"Dengan koordinasi yang baik, kami berharap tidak ada lagi tumpang tindih program kepemudaan. Baik program yang mencakup isu kepeloporan, kepemimpinan dan kewirausahaan pemuda, ke depan lebih terkoordinasi dan terukur pencapaiannya," lanjut Arief.

Selama ini, pembangunan kepemudaan memang dikerjakan oleh berbagai kementerian/lembaga. Penyusunan program kerap terhadang minimnya riset data dan partisipasi pemuda. Akibatnya pencapaian dan evaluasi program tidak bisa diukur dengan baik.

"Keterwakilan lembaga masyarakat di dalam Pokja tentu penting untuk memperjuangkan aspirasi pemuda. Istilahnya participatory policy making. Saya siap berkeliling ke OKP dan kelompok-kelompok pemuda, mendengar aspirasi teman-teman. Concern kita memang di situ," kata Arief yang juga mantan ketua PB HMI periode 2013-2015.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HIz6tw
May 30, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HIz6tw
via IFTTT
Share:

Sambut Arus Mudik, Pertamina Siapkan 10 SPBU Baru

SPBU tol baru yang diresmikan masuk di wilayah Jateng dan Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Pemudik yang menggunakan Tol Trans Jawa tidak perlu lagi takut kehabisan bahan bakar. Sebab, Pertamina baru saja menghadirkan 10 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tol baru pada Kamis (30/5). Seluruhnya sudah siap melayani masyarakat mulai masa mudik Lebaran 2019.

SPBU Tol baru yang diresmikan tersebut masuk di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk daerah Jawa Tengah, SPBU berada di KM 260 B Kabupaten Brebes, KM 360 B Kabupaten Batang, KM 379 A Kabupaten Batang, KM 389 B Kabupaten Kendal, KM 519 A Kabupaten Sragen, dan KM 519 B Kabupaten Sragen.

Sementara itu, SPBU Tol baru di daerah Jawa Timur berada di empat titik. Yaitu, KM 575 A Kabupaten Ngawi, KM 575 B Kabupaten Ngawi, KM 626 B Kabupaten Madiun dan KM 725 A Kabupaten Gresik.

Sebanyak 10 SPBU tersebut diresmikan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas’ud Khamid di SPBU KM 379 Kabupaten Batang dalam rangkaian Kunjungan Lintas Tol Trans Jawa.

Rini mengatakan, peresmian 10 SPBU yang berada di rest area jalur tol ini menunjukkan Sinergi BUMN dalam melayani masyarakat. "Dengan demikian, masyarakat yang mudik tidak perlu khawatir untuk mendapatkan layanan BBM dari Pertamina," ujarnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id

Dengan adanya 10 SPBU yang baru beroperasi ini, maka total SPBU dan layanan tambahan di sepanjang jalur tol Trans Jawa dan Sumatera mencapai 99 titik. Selain itu, terdapat 200 unit motorist BBM yang siap mengantar BBM ke lokasi-lokasi yang dibutuhkan sesuai wilayahnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XjbbX2
May 30, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XjbbX2
via IFTTT
Share:

Harga Tiket Naik, Ini Tanggapan Lion Air

Harga tiket yang dijalankan telah disesuaikan dengan aturan regulator.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di media sosial, harga tiket Lion Air menjadi perbincangan banyak orang. Disebutkan, harga tiket Lion Air mencapai Rp 6,6 juta. Tiket tersebut untuk rute Soekarno-Hatta, Tangerang ke Bandara Sultan Syarif Kasiem II, Pekanbaru.

Berdasarkan penelusuran Republika.co.id di terminal 1B Bandara Soekarno Hatta, kenaikan harga tiket Lion Air berkisar Rp 500 ribu. Penumpang yang berasal dari Kalimantan, Joko (43) mengatakan, Ia membeli tiket Lion Air dari Banjarmasin menuju Bengkulu. Ia membeli tiket dengan harga Rp 2,3 juta. "Ini di Soetta transit doang. Biasanya sih saya beli sekitar Rp 1,8 juta," ujarnya.

Sedangkan, penumpang lainnya Rama (27) menuturkan, biasanya tiket Lion Air dari Soekarno Hatta, Tangerang menuju Fatmawati Soekarno, Bengkulu sekitar Rp 800 ribu. Namun untuk perjalanan H-6 lebaran, Rama mengaku membeli tiket menuju Bengkulu dengan harga Rp 1,3 juta.

Menanggapi temuan tersebut, Humas Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, harga tiket yang dijalankan telah disesuaikan dengan aturan regulator. Lion Air Group tidak menjual di atas batas maksimum, hususnya untuk layanan kelas ekonomi domestik.

Kemudian, dalam menentukan tarif tiket, hal itu merupakan jumlah dari keseluruhan komponen biaya untuk satu kali perjalanan. Adapun komponen-komponen tersebut di antaranya, tarif dasar (basic fare) yang besarannya bergantung menurut jarak tempuh, pajak (government tax), kisarannya 10 persen dari tarif dasar tiket pesawat.

Selanjutnya, iuran wajib asuransi yang disingkat IWJR (Iuran Wajib Jasa Raharja). Lalu ada Passenger Service Charge (PSC) atau airport tax. Besarannya berbeda-beda sesuai dengan bandara di masing-masing kota.

Danang menambahkan, mulai 1 Maret 2018, komponen PSC sudah termasuk ke dalam harga tiket. Dengan demikian, jika terdapat perubahan harga tiket, maka hal itu disebabkan oleh perubahan tarif PSC.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EHlwVu
May 30, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EHlwVu
via IFTTT
Share:

Kado Kebaran untuk Rizwan

Rizwan adalah salah seorang penyintas gempa di Donggala.

REPUBLIKA.CO.ID, DONGGALA -- Relawan Rumah Zakat Kota Palu kembali menyalurkan paket Kado Lebaran Yatim untuk penyintas Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah pada hari Selasa (21/5) siang. Sekitar 14 relawan dengan menggunakan mobil menempuh perjalanan selama lebih kurang 1,5 jam menuju Desa Salubomba Kecamatan Banawa Tengah Kabupaten Donggala.

Sekitar pukul 15.00 WITA tim relawan Rumah Zakat tiba di masjid darurat yang berlokasi di hunian sementara di Desa Salubomba dengan membawa sebanyak 17 paket Kado Lebaran Yatim. Diawali dengan sholat Ashar berjamaah, selepasnya langsung dilakukan penyaluran.

Ketika penyaluran, salah seorang anak yang ditemani kakaknya tiba tergopoh-gopoh menuju mesjid darurat. Salah seorang warga menyampaikan ada seorang anak yatim sambil menunjuk salah seorang anak yang baru datang bersama kakaknya.

Relawan Rumah Zakat langsung menuntun adik bernama Rizwan berusia 8 tahun untuk berkumpul bersama anak-anak lainnya yang akan menerima Kado Lebaran Yatim.  Ketika menerima Kado lebaran yatim, Rizwan langsung meraba raba bingkisan yang diberikan dan berbisik kepada kakaknya.

"Kak ada kue kah di dalamnya?"

Setelah menerima Kado Lebaran Yatim, Rizwan dan kakaknya kembali masuk ke dalam mesjid dan duduk di pojokkan. Rizwan yang dengan kondisi mata rabun bersenda gurau dengan kakaknya sambil meraba semua barang yang berada di dalam bingkisan dan menanyakan kepada kakaknya.

Dari perbincangan itu diperoleh info bahwa Rizwan ini lahir dalam keadaan normal. Namun sepekan kelahirannya, tiba tiba bola matanya mengelurakan nanah dan darah. Ibunya, sudah sempat membawa dia berobat ke dokter dan dokter menyampaikan belum bisa menangani karena usianya yang masih hitungan minggu.

Dokter menyampaikan dibawa kembali saat telah berusia dua tahun. Namun belum sempat dibawa kembali berobat, ibunda Rizwan telah dahulu dipanggil Allah SWT.

Saat ini Rizwan tinggal bersama kakaknya dan neneknya. Saat ini Rizwan berusia 8 tahun dan kakaknya membawa Rizwan berobat kembali. Sayangnya, dokter menyampaikan bahwa telah terlambat penanganannya.

Agar Rizwan dapat melihat kembali, Ridwan harus melakukan operasi cangkok mata. Sang kakak yang merasa kebingungan sampai saat ini tidak dapat berbuat banyak selain dengan sabar mendampingi adiknya untuk terus bertumbuh.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XaUugm
May 30, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XaUugm
via IFTTT
Share:

Pemkot Malang Kembali Sita 3.050 Miras

Miras ini berasal dari sejumlah titik yang masuk dalam operasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui tim operasi gabungan (Opsgab) Satpol PP dan Bakesbangpol kembali menyita 3.051 botol minuman keras (miras). Ribuan temuan botol miras ini berasal dari sejumlah titik yang masuk dalam operasi, pada Rabu malam (29/5) lalu.

Tidak hanya Satpol PP dan Bakesbangpol, Opsgab juga melibatkan TNI/Polri. "Di-backup oleh TNI-Polri guna ciptakan kondisi yang diikuti sekitar 35 orang," kata Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/5).

Menurut Priyadi, Opsgab sengaja digelar untuk menciptakan kondisi yang aman dan tertib selama Ramadhan dan menjelang lebaran. Hal ini juga telah sesuai dengan surat edaran Wali Kota Malang tentang bulan suci Ramadhan.

Adapun beberapa titik yang disasar timnya antara lain Warung Cak Miskan di Jalan Terusan Dieng Atas, Sukun, Kota Malang. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengecekan toko dan gudangnya.

Tim selanjutnya melakukan kegiatan serupa di Toko Surya, Jalan Velodrome Barat, Kedungkandang Kota Malang. "Dan dilanjutkan pemeriksaan dan pengecekan toko dan gudang toko," tambah dia.

Dari hasil operasi ini, Priyadi berhasil menyita 3.051 botol miras. Ribuan miras ini terdiri dari golongan A hingga C tanpa izin.

Lebih detail, sebanyak tiga ribu miras tak berizin disita dari Gudang Warung Cak Miskan di Terusan Dieng Atas Kecamatan Sukun. Sementara di Toko Surya sekitar 51 botol minuman keras. Puluhan miras ini termasuk dalam golongan A sampai C yang belum berizin. "Saat ini barang yang disita diamankan oleh Bea Cukai Malang," tambahnya.

Wilda Fizriyani

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EHYhe6
May 30, 2019 at 07:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EHYhe6
via IFTTT
Share:

Galang Kepedulian, Rori Bukber Bersama Siswa Sekolah

Rori akan menggelar Jambore Internasional di Bali Agustus mendatang

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA -- Bulan suci Ramadhan ini menjadi saat yang tepat bagi para pemilik sepeda motor Royal Enfield yang tergabung dalam komunitas Royal Enfield Republik Indonesia (Rori) untuk berbagi kebahagiaan. Hal itu diwujudkan dengan hajatan berbuka puasa bersama sekitar 30 siswa  yayasan Nurul Hafidz kelurahan Rengas, Ciputat Timur Tangerang Selatan, Rabu (29/5).

Donny Hendaris, Presiden Rori, mewakili anggota Rori menyampaikan santunan bagi yayasan tersebut senilai Rp 9 juta dan masjid Cut Meutiah, Menteng sebesar Rp 7,3 juta.

Menurutnya, kegiatan ini bukanlah yang pertama melainkan sudah memasuki tahun ketiga dan dilakukan di lokasi yang berbeda. Selain bentuk kepedulian di bulan suci Ramadhan ini, Rori juga ingin memperkuat rasa keimanan dan silaturahim para anggotanya melalui kegiatan berbuka puasa bersama.

Ustad Alfie Alfandy yang memberikan tausiah jelang berbuka puasa, mengingatkan pentingnya beramal soleh terutama di bulan penuh rahmat ini. Setiap amal kebaikan akan dicatat berlipatganda, lebih besar dari bulan lainnya.

Karena itu bulan Ramadhan sebaiknya dijadikan kesempatan untuk meraih pahala sebanyak mungkin melalui ibadah maupun kegiatan yang bermanfaat. "Kita belum tahu apakah tahun depan masih akan bertemu Ramadhan lagi," katanya. 

Usai berbuka, para anggota Rori yang hadir melakukan pertemuan guna membahas persiapan jambore kedua Internasional yang akan digelar di Bali,  24 dan 25 Agustus mendatang.

Diharapkan hajatan akbar yang akan diikuti sekitar 2000 hingga 3000 peserta ini juga akan dihadiri peserta dari Australia, India, Singapura, Thailand, Selandia Baru dan negara lainnya. 

Dalam ajang bergengsi tersebut  terjalin persahabatan antara sesama biker lokal maupun mancanegara, serta kepedulian akan lingkungan. Diharapkan para peserta yang hadir seminimal mungkin menggunakan produk plastik dalam kegiatan tersebut.

Para peserta juga berencana membersihkan pantai Kuta, Bali dari sampah yang ada. Bagi yang berminat mengikuti Jambore di Bali, pendaftaran sudah dibuka pada minggu kedua Juni mendatang. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XdGZMU
May 30, 2019 at 07:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XdGZMU
via IFTTT
Share:

PWI Indramayu Berbagi, Santuni Anak Yatim

Bhakti sosial dengan pemberian santunan merupakan kegiatan rutin PWI.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Indramayu, Rabu (29/5) menggelar bhakti sosial dengan membagikan santunan kepada seratus anak yatim piatu. Bertempat di Mushola Al-Hidayah, Desa Singajaya, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, kegiatan tersebut tergelar berkat bekerjasama dengan Pertamina Refinery Unit (RU) 6 Balongan, Alfamart dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu).

Ketua PWI setempat, Agung Nugroho dalam sambutannya mengatakan, bhakti sosial dengan pemberian santunan merupakan kegiatan rutin PWI dari tahun ke tahun pada setiap bulan Ramadhan. Hanya saja, yang membedakan pada kegiatan pada bulan puasa tahun ini ialah pemilihan tempat digelarnya kegiatan tersebut.

Untuk pemberian santunan terhadap anak yatim kali ini, PWI memakai model “anjang sana”, yakni pengurus dan anggota PWI yang mendatangi tempat lokasi kegiatan. Dalam hal ini, sesuai kesepakatan, yang dipilih untuk tempat kegiatan ialah Mushola Al-Hidayah di Blok Pojok, Singajaya.

“Sebelumnya, kegiatan Ramadhan biasanyya dilaksanakan di kantor Sekertariat PWI. Para anak yatim yang datang ke kantor PWI. Untuk tahun ini, kita merubah pola, melalui anjang sana. Kami, PWI yang mendatangi para anak yatim melalui mushola yang ditunjuk. Mushola Al-Hidayah, yang pertama kami tunjuk untuk gelaran kegiatan ini,” tuturnya.

Agung menuturkan, sebagaimana tema kegiatan, “Hijrah Meraih Berkah”, pemberian santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian PWI, Pertamina RU 6 Balongan, Alfamart dan Lazisnu terhadap anak-anak yang tidak memiliki orang tua lengkap. Harapannya, santunan itu bisa sedikit membantu meringankan anak-anak menghadapi hari lebaran 1440 hijrian nanti.

“Selain itu, juga mendekatkan PWI, Pertamina dan Alfamart dengan lingkungan sosialnya. Lewat kegiatan ini akan terjalin tali silaturahmi dan sinergi antara insan pers dengan Pertamina, Alfamart dan masyarakat,” tuturnya.

Manager Communication, Relation & Coorporate Social Responsibility (CSR) Pertamina RU 6 Balongan, Eko Kristiawan menuturkan, kegiatan tersebut sebagai bukti kepedulian sosial perusahaannya terhadap masyarakat sekitar. Selama Ramadhan 1440 H ini, selain di Mushola Al-Hidayah, pengelola Kilang Balongan ini juga menggelar bhakti sosial di daerah ring satu perusahaannya.

“Untuk ang di Mushola Al-Hidayah, kebetulan kita bermitra dengan PWI Indramayu. Lewat kegiatan ini, akan terjalin ikatan silaturahmi yang lebih erat. Pertamina juga menjadi lebih bisa memahami apa-apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat sekitar terkait keberadaan kami,” tuturnya.

Sesepuh Mushola Al-Hidayah, Ustad H Ahmad Rifai sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan bhakti sosial yang menunjuk musholanya sebagai tempat penyerahan santunan. Dituturkan, untuk PWI dan juga Pertamina, kegiatan ini merupakan pertama kalinya, karena itu dia sangat mengapresiasi.

“Padahal kita bertetangga dengan Pertamina. Mushala kami berada di ring satu Kompleks Bumi Patra, perumahan karyawan Pertamina Balongan. Harapan kami, dengan sudah saling mengenal, akan terjalin kerjasama yang lebih akrab ke depannya,” tuturnya.

Hadir seratus anak yatim penerima santunan dari sejumlah tempat di Singajaya, termasuk puluhan Jemaah mushola setempat, pengurus dan anggota PWI. Kegiatan itu diakhiri dengan tausiah dari Wakil Ketua PWI Indramayu, Iing Rohimin dan ditutup dengan buka bersama serta sholat Maghrib berjemaah.

Dalam tausiahnya, Iing menyingung tiga aspek fundamental ajaran Islam yang dibawa Easulullah Muhammad SAW. Yakni pentingnya umat Islam menanamkan di dalamnya dirinyya integralitas antara akidah, syariah dan akhlak.

“Ketiga hal itu merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi dan tidak boleh terpisah. Muslim yang baik sebagimana ajaran Rasulullah, ialah yang memiliki akidah, syariah dan akhlak sekaligus. Jika satu saja tidak ada, maka belum bisa disebut sebagai muslim yang baik,” tutur Iing yang juga menyerukan pesan perdamaian dan kepedulian sosial pada Ramadhan tahun ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KfEDJF
May 30, 2019 at 07:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KfEDJF
via IFTTT
Share:

Gopay Persiapkan Penggunaan Kode QR Standar Indonesia

Transaksi menggunakan Kode QR akan melonjak dalam beberapa waktu ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat ini, Bank Indonesia (BI) mencatat sebanyak 16 Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) dengan kode respon cepat (quick response code atau QR Code) yang sudah sesuai dengan ketentuan di Standar Indonesia untuk Kode Respon Cepat Pembayaran Digital (Quick Response Code Indonesia Standard/QRIS). Gopay yang sudah menerapkan pembayaran dengan kode QR memastikan sudah mempersiapan sesuai standar Indonesia.

"Saat ini kami mempersiapkan sekitar 30 rekan usaha mikro di area pasar mayestik dan Pujasera di Bintaro untuk mengikuti tahap percobaan QRIS saat ini," kata Managing Director Gopay Budi Gandasoebrata kepada Republika.co.id, Kamis (30/5).

Budi mengatakan nantinya hasil dan masukan dari pengguna serta rekan usaha akan terus dikomunikasikan dengan pihak Bank Indonesia. Hal itu dilakukan untuk memastikan standardisasi QR tersebut berjalan dengan baik dan membantu seluruh pihak.

 "Yang tak kalah penting bagi kami adalah memastikan standardisasi QR tersebut dapat membantu pengguna dan juga rekan usaha kami," ujar Budi.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Pungky Wibowo mengatakan sebanyak 16 perusahaan tersebut siap menjalani ketentuan Standar Indonesia untuk QRIS. Begitu juga dengan beberapa perusahaan lainnya yang akan menyusun setelah Lebaran 2019.

"Sebanyak 16 yang sudah siap, lima lainnya finalisasi, dan juga ada yang akan menyusul setelah Lebaran," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/5).

Namun, Pungky belum merinci identitas masing-masing PJSP tersebut. Dia hanya memastikan transaksi menggunakan Kode QR akan melonjak dalam beberapa waktu ke depan menyusul akan diberlakukannya standar nasional QRIS.

"Nanti akan terinteroperabilitas, interkoneksi dengan QR Code seperti hari ini, dan itu membuat tentu saja ke depan pasti melonjak transaksinya karena ditunjang dengan kemudahan," kata Pungky.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JLWIQo
May 30, 2019 at 07:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JLWIQo
via IFTTT
Share:

RS Polri: Hasil Autopsi Menemukan Luka Tembak di Tubuh Harun

Harun mengalami luka tembak pada bagian lengan kiri atas hingga menembus dada.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil autopsi terhadap Harun Al Rasyid, remaja 15 tahun yang menjadi korban tewas kerusuhan 22 Mei 2019, telah rampung. Hasilnya, di tubuh yang bersangkutan ditemukan luka tembak

Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigadir Jenderal Polisi Musyafak mengatakan, Harun mengalami luka tembak pada bagian lengan kiri atas hingga menembus dada.

"Sudah, hasil autopsinya luka tembak. Itu kita terima dari RS Dharmais dan ada juga yang belum tahu identitasnya alias Mr X, kalau tidak salah tanggal 23 Mei dini hari jam 01:00 WIB kita terima rujukan korban dari RS Dharmais. Sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Musyafak saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (30/5).

Meski demikian, Musyafak belum dapat memastikan apakah Harun tewas terkena peluru tajam atau karet. Pasalnya, hal tersebut menjadi wewenang pihak Puslabfor Mabes Polri. "Wah itu yang menentukan bukan kami, tapi Puslabfor," tuturnya.

Untuk diketahui, Harun (15) warga RT 09 RW 10, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat meninggal dunia setelah terlibat kerusuhan 22 Mei di Jembatan Slipi Jaya, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5) malam.

Harun, meninggal setelah nyawanya tak tertolong ketika dibawa ke RS Dharmais, Jakarta Barat.

Kerusuhan sendiri terjadi berturut-turut selama dua hari pada tanggal 21 Mei 2019 dan 22 Mei 2019. Dari demonstrasi menuntut pengusutan kecurangan pemilu 2019 di Bawaslu pada pagi hari di kedua tanggal tersebut, situasi berubah ricuh pada malam harinya hingga pagi keesokan harinya.

Setidaknya ada lima titik ricuh pada tanggal 21-22 Mei 2019, yakni depan Gedung Bawaslu, Pasar Tanah Abang, Simpang Jalan Agus Salim (Sabang), Jembatan Slipi Jaya dan Petamburan (sekitar kompleks Asrama Brimob).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K8o5U6
May 30, 2019 at 07:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K8o5U6
via IFTTT
Share:

Menjemput Malam Lailatul Qadar dari Balik Tenda

Ciri khas dan tradisi di Masjid Habiburrahman itikaf dengan menggunakan tenda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Panitia Ramadhan Masjid Habiburrahman Satya Krisnawan mengatakan ada sekitar 250 peserta yang ikut dalam itikaf tahun ini. Mereka mendaftar agar bisa mendapat tempat  untuk bermukim (menginap).

Satya menuturkan memang menjadi ciri khas dan tradisi di Masjid Habiburrahman itikaf dengan menggunakan tenda. Para peserta pun membawa anggota keluarganya untum ikut bermukim. Dengan bermukim di masjid, diharapkan jamaah bisa lebih berkonsentrasi dan khusyuk.

"Kalau sama keluarga juga lebih bisa berkonsentrasi, khusyuk karena nggak jauh dari keluarga tapi tetap bisa itikaf di masjid," ujarnya.

Ia menyebutkan beragam kegiatan positif diadakan panitia. Mulai dari jamaah shalat dhuha dilanjutkan dengan tadarus Quran. Disamping shalat lima waktu ada tambahan kajian-kajian khusus tematik yang pengisinya disiapkan panitia masjid.

Khusus tahun inj kajian khusus bertemakan menghafal Quran. Ba'da Ashar juga ada kajian hadits. Setelah berbuka ada shalat tarawih dengan bacaan satu juz juga dengan ceramah agama.

Mulai jam 12 malam para jamaah akan dibangunkan untuk persiapan Qiyamul Lail bersama imam. Tahun ini menantu Wali Kota Bandung Oded M. Danial yang merupakan syekh dari Yaman yanf memimpin Qiyamul Lail selama itikaf.

Selain menyediakan kegiatan keagamaan, ia mengatakan panitia juga menyiapkan sejumlah fasilitas. Mulai dari fasilitas makan sahur, buka puasa yang melayani jamaah. Ada pula bazar juga laundry pakaian.

Menurutnya, selama ini jamaah datang dari berbagai daerah termasuk luar Kota Bandung. Setiap tahunnya peminatnya terus bertambah.

"Mereka dari berbagai daerah Bandung, Jakarta, Jawa Barat bahkan luar provinsi. Kemarin ada yang dari makassar, Batam, bahkan pernah ada dari Malaysia ada. Karena infonya tersebar kemana-kemana, minat itikaf di masjid kami semakin tinggi," tuturnya. 

Ia berharap dengan fasilitas yang disediakan para jamaah bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar yang diimpikan setiap umat Muslim. Sehingga ibadah satu bulan Ramadhan bisa terasa sempurna.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Z1ager
May 30, 2019 at 07:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Z1ager
via IFTTT
Share: