Showing posts with label 2019 at 05:37PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 05:37PM. Show all posts

Thursday, May 23, 2019

In Picture: Jamaah Memadati Area Pemakaman Ustaz Arifin Ilham

Ribuan jamaah menanti kedatangan jenazah ustaz Arifin Ilham.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Jamaah memadati area disekitar pemakaman Ustaz Arifin Ilham  di Ponpes Az-Zikra,  Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/5).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QkXrIx
May 23, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QkXrIx
via IFTTT
Share:

Perbaikan Jalur Mudik di Kota Bekasi Dipercepat

Hingga kini tersisa dua jalan yang belum diperbaiki.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sejumlah jalur mudik lebaran yang berada di Kota Bekasi terus diperbaiki. Pada awal ramadhan, masih terdapat 12 jalan yang rusak dengan total kerusakan sepanjang 20 kilometer (km). Kini, hanya tersisa 400 meter saja.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi mencatat, pekan lalu memang terdapat kerusakan jalan sepanjang 20 km. Adapun jalan mengalami kerusakan itu diantaranya, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Ir Juanda, Jendral Sudirman, Cut Mutia, Mayor Hasibuan, HM Joyo Martono, Jalan Pekayon, KH Noer Alie, Sultan Agung, dan Ahmad Yani. Kerusakan jalan hampir sama, yakni terdapat lubang di badan jalan dengan diametger rata-rata 15 sentimeter (cm).

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSA) Kota Bekasi, Idi Susanto mengatakan, hampir semua ruas jalan yang rusak sebelumnya itu telah selesai diperbaiki. Perbaikan dilakukan oleh pihaknya sejak pekan lalu.

"Per hari ini, hanya tersisa dua jalan yang belum kita perbaiki. Itu jalan HM Joyo Martono dan Jalan Pekayon," kata Idi kepada Republika.co.id, Kamis (23/5).

Idi melanjutkan, dengan telah diperbaikinya 10 ruas jalan tersebut, kini kerusakan jalan hanya tersisa sepanjang 400 meter. Kerusakan di Jalan HM Joyo Martono dan Jalan Pekayon masing-masing sepanjang 200 meter. "Kedua ruas jalan yang masih rusak akan kita kerjakan malam ini dan malam besok," terang Idi.

Ia pun memperkirakan, perbaikan keduanya akan tuntas pada tanggal 24 Mei ini. Jelang H-10 (26/5) lebaran, pihaknya akan tetap melakukan perbaikan di beberapa ruas jalan yang memilki kerusakan minor. "Kalau yang dua jalan itu selesai, kita akan tetap keliling untuk perbaiki yang kerusakan kecil-kecil," tutur Idi.

Berdasarkan pantauan Republika, seperti di Jalan Chairil Anwar yang kondisinya rusak parah sebelum memasuki bulan Ramadhan lalu, kini tampak sudah diperbaiki. Kerusakan disana sebelumnya sepanjang 200 meter dan terdapat lubang yang memiliki kedalaman hingga 10 cm. Kini jalan itu tampak telah ditambal dengan aspal curah, sehingga semua badan jalan itu bisa digunakan kembali.

Begitupun Jalan KH Noer Alie. Tampak ruas jalan utama penghubung Jakarta dengan Kota Bekasi itu sudah diperbaiki. Namun, kata Idi, perbaikan jalan KH Noer Alie tidak dikerjakan oleh pihaknya. Perbaikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku pengembang proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang berlangsung di sepanjang Jalan KH Noer Alie. "Jadi kita tidak ada menanggung biaya perbaikan karena kita sudah punya komitmen dengan PT KKDM," tegas Idi.

Idi melanjutkan, total dana untuk perbaikan semua ruas jalan yang akan digunakan sebagai jalur mudik di Kota Bekasi pada tahun ini mencapai Rp 2 miliar. "Semuanya bersumber dari APBD (Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerag) kita," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wer5WX
May 23, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wer5WX
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Pegadaian-Grab Kolaborasi Pengembangan Produk

Bagi pegadaian program bertujuan mendapat segmen nasabah baru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pegadaian (persero) menjalin kerja sama dengan PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab Indonesia) untuk pengembangan produk masing-masing perusahaan dalam program #PegadaianGrabBenefit. Bagi Pegadaian, program tersebut bertujuan mendapatkan segmen nasabah baru yaitu Mitra Grab.

Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan Damar Latri Setiawan berharap kolaborasi ini dapat mendorong peningkatan kinerja bisnis Produk Kreasi Multiguna dan Tabungan Emas Pegadaian. Penandatanganan kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan yang dilakukan oleh Damar dan Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan.

"Adanya penandatanganan nota kesepahaman akan meningkatkan penjualan produk antara Pegadaian dan Grab," katanya di acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Pegadaian dan Grab, Jakarta, Selasa (21/5).

Damar menjelaskan masing-masing perusahaan dapat menikmati keuntungan dari program tersebut. Para nasabah khususnya Pegadaian dapat menikmati fasilitas perseroan melalui aplikasi Grab. Program #PegadaianGrabBenefit merupakan rewards yang diberikan untuk mitra Grab yang menggunakan produk Kreasi Multiguna dan Tabungan Emas. Sehingga, semua driver Grab mempunyai fasilitas promo Pegadaian di dalam aplikasi.

Untuk driver yang sudah ikut Kreasi Multiguna, maka program #PegadaianGrabBenefit untuk mitra Grab adalah pemberian cashback kepada nasabah sebesar 1 persen dari nilai Uang Pinjaman (UP) Kreasi Multiguna. Kemudian, Maksimal UP yang bisa disalurkan sebesar Rp 50 juta.

Damar menambahkan, bagi mitra Grab yang belum memiliki rekening Tabungan Emas Pegadaian, Program #PegadaianGrabBenefit memberikan fasilitas gratis biaya pembukaan rekening. Yang terdiri dari bebas biaya pemeliharaan selama satu tahun, biaya administrasi, biaya material, dan saldo awal tabungan Rp 10 ribu.

Sedangkan bagi mitra Grab yang sudah memiliki rekening Tabungan Emas maka reward saldo 25 persen dari nominal top up, dengan maksimal biaya penjualan sebesar Rp 30 ribu dan tidak berlaku kelipatannya. Diharapkan dengan adanya program #PegadaianGrabBenefit ini dapat menghasilkan omzet produk Kreasi Multiguna sebesar Rp 50 miliar.

"Menambah jumlah nasabah baru untuk Tabungan Emas sebanyak Rp 5.500, dan menambah saldo top up dengan proyeksi Rp 768 juta," katanya dalam siaran pers.

Pada kesempatan yang sama, Ongki menyampaikan kerja sama ini dapat memberikan keuntungan bagi kedua perusahaan. Ia mengingatkan program ini berlaku sejak tanggal 25 April 2019 sampai dengan tanggal 31 Desember 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WeIIUT
May 21, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WeIIUT
via IFTTT
Share:

Yusril Siap Hadapi Sengketa Pilpres di MK

BPN Prabowo-Sandi akan menggugat hasil Pilpres ke MK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kuasa Hukum pasangan calon (paslon) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra menyatakan kesiapan untuk menjadi pihak terkait jika Badan Pemenangan Nasional (BPN) mengajukan permohonan sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami tentu bersiap-siap untuk maju ke MK sebagai pihak terkait dalam sengketa yang diajukan, sebab termohon dalam sengketa hasil pemilu khususnya hasil pilpres itu KPU," kata Yusril Ihza Mahendra di Jakarta, Selasa (21/5).

Pakar Hukum Tata Negara ini mengaku telah melakukan persiapan guna menghadapi perkara di MK nanti. Dia mengatakan, dengan mengajukan diri sebagai pihak terkait, artinya Jokowi-Ma'ruf memiliki hak guna mengajukan saksi ahli untuk menyanggah apa yang diperkarakan BPN.

Dia mengaku akan bersinergi dengan Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk membawa bukti-bukti serta data-data yang diperlukan terkait sengketa hasil pemilu ke MK. Tak hanya itu, dia mengatakan, dirinya juga akan bekerjasama dengan advikat-advokat yang berada dalam tim TKN.

"Insya Allah sudah di tantatangani oleh pak Jokowi-Ma'ruf sehingga apabila 02 dalam tiga hari mendaftarkan perkara ke MK, maka kami juga akan bersurat ke Ketua MK agar diterima sebagai pihak terkait dalam perkara nantinya," kata Yusril lagi.

Dia berharap permohonan ke MK terkait hasil pemilu dapat menyelesaikan sengketa pesta demokrasi lima tahunan kali ini. Dia percaya proses dan mekanisme hukum di MK akan berjalan adil sehingga bisa menyelesaikan konflik secara dengan damai dan bermartabat.

Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan mengaku telah mengantisipasi permohonan yang akan diajukan BPN ke MK. TKN, dia mengatakan, telah berdiskusi secara teknis dan dalam untuk mendapatkan gambaran dan bukti terhadap permohonan-permohonan yang nanti akan disampaikan yang disampaiakan di MK.

"Misalnya daerah-daerah mana saja yang mungkin mereka ajukan sebuah keberatan terhadap permohonan di Mahkamah Konstitusi," kata Irfan lagi.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan perolehan suara Pemilu 2019 hasil rekapitulas nasional pada Selasa (21/5) dini hari. Hasil rekapitulasi dari 34 Provinai dan 130 PPLN mendapati pasangan Jokowi-Ma'ruf mengantongi 85.607.362 suara atau 55,5 persen. Sementara pasangan Prabowo-Sandiaga memeroleh 68.650.239 suara atau 44,5 persen.

Jumlah pemilih nasional dalam Pilpres 2019 sebesar 199.987.870 pemilih. Sementara jumlah suara sah Pilpres sebesar 154.257.601 suara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M1Ieh8
May 21, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2M1Ieh8
via IFTTT
Share:

Hansaray, Bukti Eksistensi Peradaban Islam di Crimea

Kompleks istana yang disebut "Hansaray" itu dibangun pada abad ke-16

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Di Ukraina, negara bekas pecahan Uni Soviet, Eropa Timur, pernah berdiri sebuah khanate (dinasti) Islam yang berkuasa selama lebih dari tiga abad (1441-1783 M). Khanate yang berperan menyebarkan Islam di wilayah Eurasia itu bernama Khanate Crimea. Hingga kini, khanate tersebut meninggalkan jejak yang mampu menceritakan kejayaan Islam pada masa lampau.

Salah satu jejak sejarah yang ditinggalkan Khanate Crimea adalah kompleks istana para khan-sebutan untuk raja atau sultan-Tatar di kota Bakhchisaray, Pulau Crimea, Ukraina. Kompleks istana yang disebut "Hansaray" itu dibangun pada abad ke-16 dan menjadi rumah para khan penguasa Khanate Crimea.

Desain rumit istana dan menara-menara masjid di kompleks tersebut konon dibangun oleh para budak Rusia dan Ukrania di bawah komando para arsitek dari Kekaisaran Turki Usmani, Persia, dan Italia. Meski beberapa bagian bangunan telah rusak dan telah mengalami rekonstruksi, struktur konstruksi Hansaray masih sama dengan aslinya.

Beberapa bangunan dibangun di dalam kompleks tersebut ketika beberapa bangunan asli tidak dapat dipertahankan. Kini, peninggalan sejarah Islam pertengahan abad ke-16 M itu difungsikan sebagai museum.

Kompleks istana yang dikelilingi tembok itu berisi masjid, harem (tempat tinggal untuk wanita), pemakaman, ruang-ruang tempat tinggal keluarga khan, serta beberapa taman dan bangunan pendukung lainnya. Hansaray adalah satu dari beberapa istana Muslim yang ditemukan di Eropa. Dekorasi interiornya menggambarkan gaya tradisional Tatar yang 'hidup' pada abad ke-16 M.

Desain interior mayoritas bangunan istana, baik di dinding maupun langit-langit ruangan, didominasi oleh lukisan. Warna yang digunakan beragam, mulai dari hijau, kuning, biru, hitam, hingga merah yang menjadi warna paling dominan, dengan ornamen yang tidak terlalu rumit. Selain itu, pintu dan jendela istana banyak menggunakan kaca bermotif dengan warna-warna cerah yang memberikan kesan megah dan hidup pada bagian dalam bangunan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wjrc1T
May 21, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wjrc1T
via IFTTT
Share:

Monday, May 13, 2019

In Picture: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Ditutup Melemah

IHSG ditutup anjlok turun 1,19 persen atau 73,72 poin ke level 6.135,40.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/5). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 1,19 persen atau 73,72 poin ke level 6.135,40.

Sebelumnya, IHSG sempat dibuka menguat 16,28 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.225,4.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30jKALB
May 13, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30jKALB
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Kemendikbud Ajak Anak Muda Ikut Kemah Budaya

Kemah budaya diselenggarakan pada 21 sampai 25 Juli 2019 di Kompleks Candi Prambanan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengajak anak muda Indonesia untuk bergabung dalam acara Kemah Budaya Kaum Muda. Kegiatan yang rencananya diselenggarakan pada 21 sampai 25 Juli 2019 di Kompleks Candi Prambanan, Jawa Tengah ini diperuntukkan bagi anak muda berusia 18 sampai 28 tahun.

Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan Kemah Budaya Kaum Muda ini bertujuan untuk mewujudkan ruang inkubator yang mendorong lahirnya berbagai purwarupa (prototype).

"Selain itu mewujudkan aktivasi inisiatif sosial yang memperkuat upaya pemajuan kebudayaan di berbagai daerah," kata Hilmar melalui siaran pers di Jakarta, Ahad (12/5).

Kegiatan ini berbasis interaksi kreatif antar-kaum muda sebagai garda depan (avant-garde) pemajuan kebudayaan dengan menggunakan pendekatan terpadu di bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts dan Mathematics).

"Ini ditujukan untuk menjawab tantangan pemajuan kebudayaan dengan memanfaatkan wawasan di bidang STEAM dan revolusi industri 4.0," ucap dia.

Selain sebagai inkubator inovasi pemajuan kebudayaan, Kemah ini juga menjadi ruang kerja bersama bercorak gotong royong dan ruang fasilitiasi atas usaha di bidang pemajuan kebudayaan.

"Sebagai ruang ransangan inisiatif anak muda di bidang pemajuan kebudayaan," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WBFEPG
May 12, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WBFEPG
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Video Genangan Air di Jalan Pondok Timur

Jalan utama di perumahan Pondok Timur Indah, Bekasi Timur, Kota Bekasi terendam air

Jalan utama di perumahan Pondok Timur Indah, Bekasi Timur, Kota Bekasi terendam air dari selokan yang tersumbat. Sudah beberapa minggu ini saluran air tersebut tak kunjung diperbaiki.

Ukuran selokan yang agak kecil membuat air lebih gampang meluap. Akibatnya, pengendara jalan pun mengurangi laju kecepatan kendaraannya agar terhindar dari cipratan air.

Sampai saat ini genangan  air sudah meluas hingga puluhan meter. Selain karena keluar dari saluran, air tersebut juga terbawa oleh roda kendaraan yang melintas sehingga menyebar kemana-mana. 

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DBF39f
April 25, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DBF39f
via IFTTT
Share:

Kemendikbud Bebaskan Daerah Tentukan Zonasi untuk PPDB

Penetapan zonasi bisa dilakukan secara fleksibel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan kebebasan daerah terkait pembagian zonasi untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019. Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen), Hamid Muhammad kewenangan daerah membentuk petunjuk teknis (juknis) zonasi dilakukan karena masing-masing wilayah memiliki kondisi sekolah yang berbeda. 

Di Bandung, Jawa Barat terdapat daerah yang tidak ditetapkan zonasi yakni Cilengkrang. Di daerah tersebut kecamatan tidak memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA) sehingga lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di sana diperbolehkan mendaftar di wilayah lain.

Menurut Hamid, penghapusan zonasi di wilayah semacam itu memang harus dilakukan. "Enggak apa-apa. Memang harus seperti itu," kata dia, saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (25/4). 

Ia menegaskan, pemerintah daerah harus mengetahui dimana tempat yang tidak memiliki sekolah lanjutan. Sehingga, siswa yang ingin melanjutkan sekolah dapat segera ditentukan zonanya tidak harus sesuai dengan wilayah administratif.

"Memang harus menyesuaikan dengan kondisi masing-masing. Makanya yang menetapkan zona kan Dinas Pendidikan setempat. Itu agar bisa memperhatikan daerah-daerah blank spot seperti contoh di Bandung itu," kata Hamid menjelaskan. 

Masing-masing daerah dibebaskan membuat zona-zona yang akan memudahkan para siswa untuk mendaftar sekolah lanjutan. Oleh sebab itu, juknis PPDB akan berbeda-beda sesuai dengan kondisi di wilayah terkait.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika mengatakan, titik zonasi tidak ditetapkan dengan berpatokan tak hanya pada jarak saja. Pertimbangan utamanya adalah keberadaan SMA di kecamatan yang bersangkutan. 

Sebab, kata dia, tidak semua kecamatan di Jawa barat memiliki sekolah tingkat SMA. "Itu masukan dari bawah. Penetapan titiknya dari musyawarah kerja kepala sekolah sehingga titik-titik jalan misalnya ada yang harus muter itu dihitung seperti apa jaraknya," kata Dewi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W6rhm8
April 25, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W6rhm8
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

PWI Pokja Kota Bandung Gelar UKW

UKW akan ketat karena menyertakan materi etika jurnalistik dan berita ramah anak

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Bandung kembali AKAN menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 24-25 April 2019. Uji kompetansi kali ini, akan menambahkan materi pedoman pemberitaan ramah anak (PPRA).

Ketua PWI Pokja Kota Bandung Hardiyansyah mengatakan, penyelenggaraan UKW tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, papar dia, Dewan Pers akan memperketat substansi materi yang hendak diujikan.

Menurut Andhy, panggilan Hardiyansyah, lembaga penguji wartawan diwajibkan menambah materi Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan PPRA. Kebijakan itu, imbuh dia, ditujukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan sertifikasi wartawan.

Sebab, papar dia, banyak oknum wartawan yang sudah berkompeten, justru melakukan pelanggaran dalam pemberitaan. ‘’Sesuai instruksi dari Dewan Pers, PWI sebagai salah satu lembaga penguji UKW diminta lebih memperketat verifikasi calon peserta UKW,’’ ujarnya.

Ketua Panitia Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan UKW 2019 Asep Budi menambahkan, acara UKW 2019 akan berlangsung di Formerly Holiday Inn Bandung pada 24-25 April 2019. PWI Pokja Kota Bandung, lanjut dia, mengajak para wartawan di Provinsi Jabar dan provinsi lain untuk mengikuti UKW tersebut.

Kata dia, dalam UKM kali ini akan dibuka tiga jenjang, yakni muda, madya dan utama, yang masing-masing pengujinya langsung dari Dewan Pers. ‘’Mengingat terbatasnya kuota peserta, rekan-rekan wartawan dapat segera mendaftarkan diri. Pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 25 Maret 2019 hingga 10 April 2019,’’ tutur Asep.

Untuk informasi pendaftaran, dapat datang langsung ke Sekretariat PWI Pokja Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani No. 252 (Komplek Stadion Sidolig) Bandung atau bisa menghubungi panitia di nomor 0853-2040-2040 dan 0813-9887-7366.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G9sLH2
April 08, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G9sLH2
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Doa Asiyah Minta Perlindungan dari Kezaliman Firaun

Sungguh besar pengorbanan Asiyah dalam mempertahankan keimanannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Asiyah binti Muzahim memiliki semua yang diinginkan wanita di dunia. Mulai wajah rupawan, kecerdasan, kekuasaan, hingga harta melimpah. Meski begitu, ia tidak mudah tergoda dan tetap mampu menjaga keimanannya.

Tidak heran bila Allah membuatkannya rumah di surga. Bahkan, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baiknya wanita di semesta alam ini ada empat, yaitu Asiyah istri Fir'aun, Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid, dan Fatimah binti Muhammad."

Asiyah merupakan ratu atau istri raja Mesir, yakni Fir'aun. Seperti diketahui, Fir'aun merupakan raja yang sangat berkuasa, tapi terlalu sombong sampai menganggap dirinya tuhan.

Berbeda dari sang suami, Asiyah justru dikenal murah hati serta lemah lembut. Perempuan yang hidup pada masa Nabi Musa AS ini diceritakan senantiasa menyayangi orang-orang miskin. Saat Nabi Musa dilahirkan, Raja Fir'aun sudah mengeluarkan perintah supaya setiap bayi laki-laki yang lahir dari Bani Israil ha rus dibunuh. Sang raja bermimpi akan datang bayi laki-laki dari Bani israil yang berpotensi mengancam kekuasaannya.

Suatu hari, ketika Asiyah tengah duduk di taman dalam istananya yang dialiri sungai, ia melihat sebuah benda terapung, lalu mengalir ke arahnya. Atas perintah Asiyah, dayang-dayang istana kemudian mengambil ben da tersebut.

Betapa terkejutnya Asiyah saat melihat ada bayi lakilaki di dalam benda yang mirip peti itu. Naluri keibuannya pun muncul. Dia ingin merawat si bayi.

Namun, ketika kabar tersebut sampai ke Fir'aun, sang raja langsung menyuruh utusannya untuk membunuh bayi itu. Beruntung, Asiyah berhasil mencegahnya, ia kemudian berupaya melembutkan hati suaminya agar bersedia menjadikan si bayi anak angkat. Fir'aun lalu menyetujui permintaan Asiyah. Walau dirinya seorang raja yang sangat ditaktor, tapi ia sangat mencintai istrinya.

Bayi merah yang ternyata Nabi Musa itu pun tumbuh besar di dalam istana dengan kasih sayang Asiyah. Ketika sudah dewasa serta diangkat menjadi nabi, dia diperintahkan Allah untuk menyampaikan wahyunya kepada semua orang, termasuk ayah juga ibu angkatnya. Tanpa keraguan, Asiyah kemudian memercayai wahyu tersebut dan beriman ke pada Allah. Ia tahu, suaminya ti dak akan menyetujui keputusan itu, tapi dirinya yakin langkah yang diambilnya sudah benar.

Sesuai perkiraan, saat mendengar penyampaian Nabi Musa, amarah Fir'aun tidak terbendung lagi. Dia bahkan langsung memerintahkan prajuritnya agar membunuh semua orang yang mengikuti ajakan Musa, tidak terkecuali istrinya. Kebencian telah merasuki seluruh jiwa Fir'aun, hingga dirinya lupa rasa cintanya terhadap sang istri.

Dia menyuruh para prajuritnya menyeret Asiyah ke ruang hukuman, lalu disiksa tanpa ampun. Tiada lagi penghormatan atau pun belas kasih kepada sang ratu. Meski demikian, keyakinannya tidak goyah. Segala siksaan yang ditujukan kepadanya justru membuatnya makin tegar. Diri nya sudah mantap meninggalkan semua kenikmatan dunia dan memilih istiqamah di jalan Allah.

Melihat istrinya yang tetap teguh mengikuti ajaran Nabi Musa, Fir'aun makin murka. Dia lalu memerintahkan algojo untuk langsung membunuh Asiyah. Sungguh besar pengorbanan Asiyah dalam mempertahankan keimanannya. Kesabaran mau pun keteguhan hatinya patut di teladani.

Bahkan, dalam Surah at-Tahrim ayat 11, Allah ceritakan kisah Asiyah, "Dan Allah membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman. Ketika ia ber kata: Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkan aku dari kaum yang zalim."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2uO3E5Z
April 06, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2uO3E5Z
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Mempererat Ikatan Keluarga dari Meja Makan

Makan bersama keluarga terbukti memberikan asupan nutrisi yang baik kepada anak–anak.

“Kenapa keluarga masa kini sangat mudah dipecah-belah, kenakalan remaja, pornografi, narkoba meningkat, dan terjadi perceraian di sana-sini? Semua ini terjadi karena kurangnya komunikasi dan waktu bincang-bincang di keluarga, bahkan untuk sekadar makan bareng” (Roslina Verauli, Psikolog).

Kita berada di era revolusi industri 4.0. Revolusi Industri 4.0 menjadi harapan sekaligus tantangan bagi keluarga di Indonesia. Keluarga kini dituntut untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang dan mempengaruhi kehidupan setiap anggotanya secara struktural maupun kultural.

Era Industri 4.0 ditandai dengan aktivitas dan mobilitas setiap anggota keluarga yang tinggi yang menyebabkan waktu berkumpul bersama keluarga semakin terbatas bahkan hampir tidak ada. Padahal para pakar menyebutkan waktu bersama keluarga adalah adalah dasar untuk membentuk keeratan dan keluarga harmonis.

Keluarga yang harmonis, damai penuh cinta kasih dan rasa keamanan merupakan wahana yang baik bagi pertumbahan dan perkembangan anak termasuk perkembangan psikologi. Sebaliknya, penelitian menunjukan anak yang tumbuh dari keluarga yang kacau, rapuh, tidak terdapat rasa aman, anak cenderung memiliki rasa empati, toleransi yang kurang dan anak bersifat agresif.

Di tengah-tengah mobilitas orang tua yang tinggi, ada semangat untuk mengatur waktu bersama agar keharmonisan keluarga tetap terjaga. Namun, karena tuntutan pekerjaan semangat hanya tinggal semangat. Peran dan fungsi orang tua tidak optimal.

Peran ayah dan ibu sebagai instruktur, pendamping anak-anaknya tidak berjalan maksimal. Ayah dan ibu sebagai panutan gagal ditunjukkan. Pada saat berkumpul sebagai besar waktu dihabiskan di depan layar TV atau ponsel pintar masing-masing. Anak terlalu asyik berselancar di dunia maya mencari hiburan, begitu pula dengan anggota keluarga lainnya.

Lantas bagaimana mengatasinya? Apakah cukup lewat emotikon, emoji, dan video call? Teknologi yang semakin canggih telah menghubungkan antar-individu secara real time dan tidak terkendala jarak dan waktu. Kita bisa menelepon, menuliskan pesan teks, mengirim email, teleconference, bahkan berkomunikasi visual dengan Skype. Semua ini membuat kita semakin merasa bahwa berkomunikasi dengan peralatan modern ini sudah "cukup" sehingga melupakan pembicaraan yang benar-benar tatap muka secara fisik.

Seorang pengamat keluarga pernah menyatakan bahwa interaksi yang paling intensif terjadi bila orang saling menyentuh. Meskipun teknologi informasi menawarkan banyak peranti canggih, tetapi tidak sampai memenuhi esensi kebutuhan orang akan komunikasi: adanya sentuhan fisik dan emosi yang hanya didapat jika bertatap muka, berada dalam satu waktu dan ruang yang sama. Sentuhan fisik dan ekspresi emosi tidak bisa diketik atau diwakilkan dengan emotikon, emoji, bahkan video call sekalipun.  

Saat ini, terkikisnya budaya berkumpul dan makan bersama sudah mengkhawatirkan. Mari kita mengingat lagi, kapan kita terakhir melakukan aktivitas bersama keluarga, atau setidaknya meluangkan sedikit waktu, pikiran, emosi bersama keluarga dengan mengesampingkan hal lainnya (family time)?

Sebuah studi yang dilakukan pada 2015 lalu menunjukkan bahwa budaya berkumpul dan makan bersama keluarga sudah mulai terkikis (Ibrahim, dalam Triananda, 2015). Sebanyak 20 persen dari 1.165 responden mengaku jarang makan bersama keluarga di rumah.

Lima dari 10 pria mengaku tak punya waktu untuk makan bersama keluarga di rumah karena terlalu sibuk. Alasan serupa ditemui pada responden remaja. Sekitar 26 persen responden remaja mengaku sibuk dan bosan dengan menu yang disajikan menjadi alasan mereka enggan makan di rumah bersama keluarga.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YFtXc9
April 02, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YFtXc9
via IFTTT
Share:

Situasi Gizi di Indonesia Membaik

Meski membaik, Indonesia masih dihantui stunting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prevalensi kelaparan dan jumlah anak-anak di Indonesia yang menderita kekurangan gizi telah berkurang. Sementara itu, banyak negara di Kawasan Asia Pasifik berisiko gagal dalam mencapai target SDG-2, yaitu mengakhiri semua bentuk kelaparan, mengakhiri kekurangan gizi dan mencapai keberlanjutan pertanian pada tahun 2030.

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Kementrian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/BAPPENAS Arifin Rudiyanto mengatakan pada tahun keempat penerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), Indonesia telah membuat kemajuan luar biasa dalam pencapaian Tujuan-2 TPB/SDGs. Data terbaru menunjukkan Pemerintah Indonesia telah berhasil menunjukkan perkembangan positif dalam pembangunan ketahanan pangan dan gizi.

Namun demikian, perkembangan positif tersebut masih diikuti dengan tantangan besar terhadap tingginya masalah gizi, terutama angka stunting.  Hampir satu dari tiga anak di Indonesia masih terhambat pertumbuhannya.

Arifin mengatakan dalam pencapaian tanpa kelaparan, pentingnya sistem pangan berkelanjutan. Pertanian berkelanjutan dan produktif akan menjadi tantangan nyata kami dalam waktu dekat. "Dalam konteks Indonesia, sistem produksi pangan sebagian besar mengandalkan petani kecil, meningkatkan produktivitas petani adalah salah satu kebijakan penting kami," kata Penanggung Jawab Tim Koordinasi Strategis Pelaksanaan TPB/SDGs Nasional ini.

Tahun lalu, konsumsi makanan per kapita di Indonesia meningkat sekitar 5 persen, dan bahkan konsumsi kalori pada masyarakat berpendapatan rendah meningkat sekitar 8 persen. Dalam kondisi ini, tingkat stunting untuk anak di bawah lima tahun di Indonesia turun 7 persen dibanding kondisi tahun 2013, menjadi 30,8 persen tahun 2018. Prevalensi kekurangan berat badan (wasting) pada anak di bawah lima tahun juga turun 2 persen, menjadi 10 persen selama periode yang sama.

Indonesia berada dalam kondisi transisi ekonomi, dengan pertumbuhan pendapatan lebih dari 5 persen per tahun, dan permintaan akan makanan tumbuh lebih dari 4 persen. Perubahan ini tidak bisa dihindari karena pertumbuhan ekonomi yang cukup cepat, urbanisasi dan perubahan gaya hidup.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TNbhDD
April 02, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TNbhDD
via IFTTT
Share:

Monday, April 1, 2019

Reiwa, Nama Era Kekaisaran Baru Jepang

Nama tersebut akan digunakan pada 1 Mei mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Jepang mengumumkan nama era kekaisaran baru di negara mereka. Reiwa adalah nama baru yang akan disematkan untuk nama kekaisaran baru.

Nama tersebut akan digunakan pada 1 Mei mendatang. Reiwa memiliki arti ketertiban dan harmoni. Era kekaisaran sebelumnya bernama Heisei akan berakhir dalam satu bulan ke depan yang ditandai dengan turunnya takhta bersejarah, Kaisar Akihito.

Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengumumkan nama yang sangat dinanti itu dengan memegang papan dengan tulisan tangan di atasnya. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjelaskan arti dari nama kekaisaran baru itu.

Dalam adat Jepang, setiap pemerintahan kaisarnya atau dikenal dengan 'gengo' diberi nama yang kemudian digunakan bersama kalender Barat untuk menandai tahun berikutnya. Reiwa berasal dari dua kata, yakni Rei dan Wa yang memiliki arti ketertiban dan perdamaian atau harmoni. Dua kata yang digabungkan ini untuk pertama kalinya diambil dari antologi puisi Jepang kuno, Manyoshu.

Manyoushu menyimbolkan budaya publik yang mendalam dan tradisi panjang negara Jepang. "Bangsa kita menghadapi titik balik yang besar, meski ada banyak nilai Jepang yang tidak boleh pudar," ujar Abe seperti dikutip BBC, Senin (1/4).

Di Jepang, terdapat empat era dalam sejarah modernnya. Era Kaisar Akihito kini adalah Heisei (mencapai kedamaian), era Showa (1926-1989) yang memiliki arti harmoni yang tercerahkan.

Sebelumnya lagi, terdapat era bernama Taisho (1912-1926) berarti kebenaran besar. Sedangkan gengo Meiji (1868-1912) berarti pemerintahan yang tercerahkan.

Setiap nama gengo menunjukkan mengatur pola negara ke depannya. Bagi orang Jepang, nama tersebut penting dalam kehidupan sehari-hari. Nama tersebut muncul di koin, surat kabar, SIM, dan dokumen resmi lainnya.

Pemunculan nama era baru ini muncul setelah sekian lama spekulasi dan diskusi kabinet rahasia sehingga memunculkan sebuah nama yang dipilih oleh kabinet dari seleksi yang disusun oleh panel para cendekiawan dan pakar.

Popularitas gengo kian menurun sebab Jepang membuka diri terhadap pengaruh global. Jepang juga menggunakan penghitungan bulan Barat yang banyak orang Jepang menggunakannya bersamaan.

Menyoal penurunan takhta kekaisaran, pemerintah Jepang mengonfirmasi pada Desember 2017 kaisar saat ini, Akihito yang berusia 85 tahun, akan turun takhta pada April 2019 karena usia tua. Akihito pun menyerahkan takhta kepada putranya, Putra Mahkota Naruhito. Dia akan menjadi kaisar Jepang pertama dalam lebih dari dua abad.

Biasanya, era baru muncul hanya ketika satu kaisar telah meninggal dan penggantinya telah naik takhta. Namun, hal-hal berbeda kali ini. Pengumuman tersebut dibuat satu bulan lebih awal sehingga kantor dan perusahaan pemerintah dapat memperbarui serba serbi kepentingan dan mempersiapkan transisi sebelum mulai berlaku bulan depan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U5BNgy
April 01, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U5BNgy
via IFTTT
Share:

Tak Implementasikan Pergub, Badan Hukum PPPSRS akan Dicabut

47 PPPRS sudah berproses mengimplementasikan pergub tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan waktu hingga akhir Maret 2019 untuk mengimplementasikan Peraturan Gubernur Nomor 132 Tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik. Jika tidak, akta pengesahan badan hukum atas Perhimpunan Penghuni/Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Rumah Susun (PPPSRS) akan dicabut oleh Gubernur DKI melalui surat keputusan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Melly Budiastuti menjelaskan, per 29 Maret 2019, 47 PPPRS sudah berproses mengimplementasikan pergub tersebut. Sementara, pihaknya mendata ada 195 PPPSRS dari apartemen dan rumah susun di DKI yang sudah berbadan hukum.

"Sampai dengan per tanggal 29 Maret sebanyak 47 PPRS/PPPSRS yang sudah melakukan tahapan-tahapan implementasi Pergub 132," ujar Melly kepada Republika, Senin (1/4).

Ia mengatakan, 47 PPPSRS sudah berproses sesuai tahapan-tahapan yang diatur dalam Pergub tersebut. Diantaranya sosialisasi Pergub 132 ke seluruh penghuni maupun pemilik rusun atau apartemen.

Dalam pergub tersebut mengatur tentang pembentukan P3SRS yang akan mengelola rumah susun milik termasuk apartemen. Pasal 28 merinci hal-hal yang harus dilaporkan ke Pemprov DKI Jakarta dalam pembentuk P3SRS hingga dapat disahkan oleh Gubernur DKI.

Ada lima poin diantaranya pembentukan struktur organisasi, penyusunan dan penetapan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, penyusunan dan penetapan Tata Tertib Kepenghunian, pemilihan pengurus PPPSRS, dan pemilihan pengawas PPPSRS.

Menurut Melly, Pemprov DKI melalui Dinas PRKP sudah menerbitkan Surat Kepala Dinas PRKP per 14 Januari 2019 kepada seluruh pengurus PPPPSRS. Surat itu menginstruksikan agar pengurus mengimplementasikan Pergub sesuai tahapan-tahapan yang diamanatkannya.

Kemudian, pada 18-20 Maret 2018, Pemprov DKI melalui Suku Dinas PRKP serta walikota masing-masing daerah di Jakarta sudah menerbitkan surat imbauan. Surat yang mengingatkan pengurus PPPSRS untuk segera mengimplementasikan Pergub minimal melaksanakan sosialisasinya.

Sehingga, kata Melly, apabila sampai April tidak ada respon positif dari para pengurus definitif PPPSRS itu maka walikota akan mulai menerapkan sanksi administrasi. Diawali dengan pemanggilan para pengurus PPPSRS yang selanjutnya diterapkansanksi administrasi tersebut.

Ia menyebut, nantinya akan diterbitkan surat teguran dengan tenggang waktu tujuh hari. Apabila tak diindahkan maka diterbitkan surat peringatan (SP) pertama dengan tenggang waktu tujuh hari. Kemudian dilanjutkan dengan surat peringatan kedua.

"Setelah lewat tenggang waktu SP kedua, maka para walikota menyampaikan laporan kepada Bapak Gubernur dan Dinas PRKP, akan data penerapan sanksi tersebut," tutur Melly.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FG6leV
April 01, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FG6leV
via IFTTT
Share:

Thursday, March 28, 2019

Infrastruktur Jadi Hambatan Transaksi Nontunai

Infrastruktur internet baru menjangkau 51 persen wilayah di Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Infrastruktur digital menjadi tulang punggung bagi kelancaran pengembangan cashless society di Indonesia. Teknologi digital bisa berkembang jika infrastrukturnya mumpuni dan dapat memenuhi kebutuhan.

Founder dan CEO perusahaan berbasis teknologi, bubu.com, Shinta Dhanuwardoyo mengatakan mayoritas masyarakat Indonesia sudah masuk dalam kategori Generasi Connect atau GEN-C. Mereka adalah kelompok yang berorientasi pada koneksi dan sangat erat dengan internet, tidak peduli berapa usianya.

Dalam bertransaksi, GEN-C sangat suka membanding-bandingkan harga dari satu lapak ke lapak lain di internet. Shinta melihatnya ini sebagai kekuatan baru dari konsumen. Dengan terkoneksi pada platform, mereka memiliki lebih banyak pilihan.

"Mereka tentu adalah masyarakat yang preferensinya cashless, suka pakai kartu, QR, dan alat bayar lain yang praktis," katanya kepada wartawan di Menteng, Jakarta, Kamis (28/3).

Shinta melihat gaya hidup ini mengarah pada kondisi masyarakat yang tanpa tunai. Sebagai pemilik perusahaan teknologi, Shinta memberi mentorship pada startup yang orientasinya sudah tanpa tunai sama sekali.

Meski demikian, Shinta menyadari infrastruktur masih jadi hambatan besar terutama di luar kota besar. Internet baru menjangkau 51 persen wilayah di Indonesia sehingga non-tunai belum menyentuh hampir sebagian wilayah Nusantara.

"Kita butuhkan juga literasi dan edukasi, bagaimana menguatkan potensi yang sudah ada," kata Shinta.

Menurut data Bank Indonesia, hingga saat ini ada 100 juta kartu debit. Namun ternyata masih banyak yang menggunakan kartu debit hanya untuk mengambil uang kartal di ATM. Padahal mereka bisa menggunakan kartu tersebut langsung dalam bertransaksi.

Sementara kartu kredit berjumlah sekitar 17 juta kartu. Volume transaksi kartu kredit per Desember 2018 yakni Rp 338,35 triliun, sementara nominalnya sebesar Rp 314,29 triliun.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HVmcZS
March 28, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HVmcZS
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 27, 2019

Quagliarella Pemain Paling Tua yang Cetak Gol untuk Italia

Quagliarella tercatat menjadi pemain Italia yang paling tua yang mencetak gol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fabio Quagliarella menorehkan rekor yang spesial dalam sejarah sepak bola Italia. Quagliarella mencatatkan diri sebagai pemain tertua yang mampu mencetak gol bagi skuat berjuluk Azzurri itu.

Dengan berkostum Italia, ternyata Quagliarella mampu melesakkan gol bagi negerinya saat ia berusia 36 tahun dan 54 hari. Azzurri menekuk Liechtenstein dengan skor 6-0 dalam babak penyisihan Euro 2020 yang diadakan di Stadio Tardini, Parma.

Striker Sampdoria itu tampil gemilang dengan menyumbangkan gol bagi timnas Italia, meski usia Quagliarella tidak lagi muda sebagai pemain sepak bola. Rekor sebelumnya dipegang oleh Christian Panucci yang mencetak gol dalam usia 35 tahun dan dua bulan saat timnas Italia melawan Rumania pada 13 Juni 2008.

Quagliarella tidak lagi terjun dalam laga internasional sejak Italia mengalahkan Siprus pada 14 Oktober 2009. Selain itu, timnas Italia menorehkan kemenangan terbesar dalam hitungan 57 tahun belakangan.

Sebelum kemenangan atas Liechtenstein itu, timnas Italia belum pernah menang lebih dari dua gol per laga. Pada Maret 1993, Italia mengalahkan Malta dengan skor 6-1 dalam bababk kualifikasi Piala Dunia. Saat itu Azzurri dilatih oleh Arrigo Sacchi.

Selain itu, tim asuhan pelatih Roberto Mancini tersebut mampu membukukan lima clean sheets. Capaian ini belum pernah diraih sejak Italia dibesut Marcello Lippi pada Juni 2005.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HHz8mS
March 27, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HHz8mS
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

Fasilitas Charger Gratis Depan Kantor Walikota Bekasi Rusak

Fasilitas charger di dua Halte di depan kantor Walikota Bekasi rusak dan tak terurus

BEKASI - Fasilitas Charger ponsel di dua Halte Trans Patriot di depan Kantor Walikota Bekasi nampak rusak dan tidak terurus. Hal ini menyebabkan masyarakat tak bisa menggunakan fasilitas tersebut. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan fasilitas charger ponsel bukan lagi tidak adanya arus listrik yang tersambung, tetapi juga ketiadaan konektor yang hilang entah kemana. Sehingga hanya menyisakan kotaknya saja. 

Adapun halte disebrangnya, konektor masih tersedia namun kondisinya sangat kotor, dan bagian bawah kotak sudah hancur. Selain itu, aksi vandalisme juga terjadi di salah satu halte tersebut. 

Sebagaimana kita ketahui fasilitas charger untuk masyarakat umum saat ini sangat penting untuk digunakkan. Khususnya mungkin bagi masyarakat yang menghabiskan waktunya bekerja di jalanan seperti pengemudi ojek online. 

Semoga fasilitas ini bisa segera diperbaiki agar bisa kembali digunakan oleh masyarakat yang membutuhkannya.

Pengirim: Tiar, Bekasi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OliGca
March 22, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OliGca
via IFTTT
Share:

Friday, March 15, 2019

Menang Tipis 1-0, Madura United Buka Asa ke Babak 8 Besar

Madura harus menunggu hasil Persija vs PSS Sleman untuk pastikan jadi juara grup.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Madura United berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor tipis 1-0 di laga pamungkas Grup D Piala Presiden 2019, Jumat (14/3). Satu-satunya gol lahir dari tendangan bebas yang dikreasikan oleh David Laly di menit ke-75 yang berstatus pemain pengganti.

Dengan hasil ini, Madura United memimpin sementara Grup D dengan 7 poin. Tim asuhan Dejan Antonic itu harus menunggu hasil Persija Jakarta melawan PSS Sleman yang baru bertanding hari ini pukul 18.30 WIB.

Di awal pertandingan, Madura United langsung melancarkan tekanan di 15 menit pertama. Tampil dengan formasi 4-3-3 membuat Beto Goncalves dan kawan-kawan leluasa menguasai lini pertahanan di babak pertama.

Tercatat, Madura United melancarkan enam peluang dengan tiga di antaranya tepat sasaran ke gawang kiper Borneo. Namun skor bertahan 0-0 hingga babak pertama usai.

Sementara, Borneo FC bermain lebih dengan tempo pelan dengan umpan pendek dan merangsek pertahanan Madura melalui tengah. Meski bermain hati-hati Borneo FC juga mencatat empat peluang ke gawang lawan.

Di babak kedua, Borneo FC yang sudah dipastikan tidak lolos ke fase berikutnya justru bermain lebih agresif dengan dengan melancarkan bola-bola panjang langsung ke depan. Tapi Madura United bermain lebih efektif dengan mengandalkan bola-bola mati. Terbukti di menit 75 pemain Madura FC berhasil membobol gawang Borneo lewat tendangan bebas yang gagal diantisipasi oleh kiper Borneo FC.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XU0wTv
March 15, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XU0wTv
via IFTTT
Share:

Deklarasi Damai Pemilu 2019 di Purwakarta tak Diminati Caleg

KPU Purwakarta menyangkal Deklarasi Damai Pemilu 2019 tak diminati caleg.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Deklarasi damai Pemilu 2019 di Kabupaten Purwakarta, tak diminati calon legislatif (Caleg). Aula Yudistira yang berkapasitas 700 kursi pun tampak hanya 50 persen terisi oleh caleg dan undangan.

Pantauan Republika.co.id, deklarasi damai yang diselenggarakan unsur Muspida ini, dijadwalkan berlangsung sejak pukul 13.00 WIB. Namun, acara baru bisa dimulai dua jam melewati jadwal, yakni, sekitar pukul 15.00 WIB.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Purwakarta, Acep maman, membenarkan bahwa banyak caleg yang tidak datang ke acara deklarasi tersebut. Ia tak mempermasalahkan hal tersebut dengan asumsi caleg memiliki kepentingan lain dengan konstituennya.

"Ketimbang duduk-duduk di acara seperti ini, saya pikir lebih baik memanfaatkan waktu buat kampanye dan bertemu masyarakat," ujar Acep, kepada Republika.co.id, Jumat (15/3).

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Purwakarta, Ahmad Ikhsan Faturrahman, membantah tingkat kehadiran caleg dalam deklarasi damai ini minim. Berdasarkan data absensi, kehadiran para caleg ini mencapai 80 persen.

"Alhamdulillah, kehadirannya sudah bagus. 80 persen dari 610 caleg yang hadir dalam acara ini," ujarnya.

Ahmad mengatakan, pihaknya memaklumi caleg yang tidak hadir. Ia menganggap, yang penting, pesan dari acara tersebut bisa disampaikan ke masyarakat.

"Kami mengapresiasi yang hadir, semangat kebhinekaan mereka cukup tinggi," ujar Ahmad.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ta4nrH
March 15, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ta4nrH
via IFTTT
Share: