Showing posts with label 2018 at 08:57PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:57PM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Makin Malam, Makin Banyak Pengungsi Datangi Posko Hangat

Selain posko, Rumah Zakat pun mendirikan Dapur Umum, Pos Hangat Dan Segar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN -- Dampak bencana Tsunami Selat Sunda yang menerjang wilayah Banten mengakibatkan warga harus mengungsi demi keamanan diri. Semakin hari semakin banyak warga yang datang ke pengungsian.

Peringatan siaga tsunami susulan terus disampaikan karena masih adanya aktivitas gunung merapi Anak Krakatau yang memicu gelombang susulan. Bantuan makanan dan minuman sangat diperlukan saat malam hari tiba.

Pada Rabu (26/12), jumlah warga yang mengungsi semakin banyak. Pengungsi berdatangan ke lokasi Pos Hangat di posko utama Rumah Zakat yang terletak di Masjid Nurul Hidayah Kp Tarogong, Desa Tarogong, Kec. Labuhan, Kab. Pandeglang.

Pos hangat ini melayanai para pengungsi yang ada di posko, dan juga relawan yang bertugas. Dengan menyediakan minuman hangat di malam hari.

Rumah Zakat telah membuka Posko Peduli Tsunami Selat Sunda. Untuk di Provinsi Banten, Posko utama didirikan di dua daerah, yaitu daerah Tarogong dan Angsana. Posko ini di dirikan guna untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi korban Tsunami Selat Sunda.

Selain posko, Rumah Zakat pun mendirikan Dapur Umum, Pos Hangat Dan Segar. Tujuannya untuk memberikan pelayanan dan memenuhi kebutuhan para pengungsi.

"Di dapur umum, seperti biasa kita sediakan makanan, nah di pos hangat kita sediakan minuman, kaya teh, kopi dan susu. Untuk pos segarnya kita sediakan buah-buahan dan jus," ujar Sujay Saputra, Relawan Rumah Zakat.

Rumah Zakat juga telah menyediakan pos hangat dan pos segar mobile, yang disebar di sejumlah titik evakuasi korban bencana tsunami yang melanda kawasan banten. "Kalau Pos hangat dan segar mobile ada di Carita, Cikadung, Sumur, Tanjung Lesung, dan Panimbang," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EPQtYA
December 27, 2018 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EPQtYA
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Antar Jenazah Istri, Ifan: Tenang Ya Kita Semobil Lagi

Ifan sebelumnya juga ditinggal tiga personel lainnya dalam band Seventeen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vokalis band Seventeen, Riefan Fajarsyah mengabarkan secara tidak langsung kepergian sang istri, Dylan Sahara melalui Instagram Stories. Sambil mengucapkan tahlil, ia berharap Dylan bisa diberikan ketenangan.

Hanya saja, instagram stories tersebut memperlihatkan Ifan mengantar dengan menggunakan keranda jenazah. 

"Tenang ya, sama-sama kita semobil lagi. Bismillah, Laillahaillah Muhammadar Rasulullah, yang tenang ya," ucap dia melalui media sosial tersebut. 

Sebelumnya ketiga personil band Seventeen, sang drummer, Windu Andi Darmawan, Gitaris Herman Sikumbang dan basis M Awal Purbani juga meninggal akibat tsunami Selat Sunda. Mereka menjadi korban setelah sebelumnya tampil dalam acara di Tanjung Lesung Beach Resort.

Sebelumnya, Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat 334 orang meninggal dunia akibat gelombang tsunami yang menerjang perairan Selat Sunda, Provinsi Banten, Sabtu (22/12) malam. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah mengingat pencarian masih terus dilakukan.

Jumlah korban yang meninggal dunia terbesar berasal dari Panimbang 74 orang, Carita 70 orang, OSC Lampung 55 orang, Tanjung Lesung 46, Sumur 38, Labuan 12 orang, dan Anyer 12 orang. Saat ini, Basarnas dan tim koordinasi lainnya masih melakukan evakuasi dan pencarian jenazah korban tsunami di sejumlah titik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SiE8jv
December 24, 2018 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SiE8jv
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 18, 2018

Klarifikasi Isu Uighur, MUI Desak Kemenlu Panggil Dubes Cina

Kemenlu tengah melakukan pembahasan intens membaca persoalan Muslim Uighur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Kementerian Luar Negeri Indonesia melakukan klarifikasi ke Kedutan Besar (Kedubes) Cina di Indonesia untuk mendapatkan kebenaran tentang berita Muslim Uighur.  

Dalam sambungan telepon dengan pihak Kemenlu, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI, KH Muhyiddin Junaidi mengatakan, MUI menyampaikan segenap ormas Islam dan MUI meminta Pemerintah Indonesia memanggil Duta Besar Cina untuk Indonesia. 

Tujuannya untuk melakukan klarifikasi terkait berita Muslim Uighur yang beredar akhir-akhir ini. Berita yang beredar menginformasikan adanya kamp-kamp konsentrasi yang dibangun Cina untuk Muslim Uighur.

"Kita minta kepada Pemerintah Indonesia agar melakukan sesuatu dan minta kepada Pemerintah Cina untuk memberikan kebebasan kepada umat Islam melaksanakan ibadah dan menjamin umat Islam bisa melakukan ibadah tanpa ada batasan-batasan," kata KH Muhyiddin kepada Republika.co.id, Selasa (18/12). 

Ia menyampaikan, MUI juga minta kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar meminta Pemerintah Cina menghormati piagam PBB tentang HAM yang berkaitan dengan kebebasan beragama tanpa diskriminasi. 

MUI juga meminta Organisasi Kerjasama Islam (OKI) segera melakukan klarifikasi dan mengadakan komunikasi guna mencari kebenaran berita tentang Muslim Uighur.

Menurutnya, seandainya berita tentang Muslim Uighur yang mendapat perlakuan diskriminasi benar, maka perlu melakukan tekanan terhadap Pemerintah Cina. 

Namun sangat disayangkan banyak negara-negara Arab sibuk dengan urusan dalam negeri mereka. Sehingga tidak terpikir untuk membantu saudara Muslim di Uighur.

"MUI mengimbau kepada umat Islam Indonesia, selain berdoa juga melakukan tekanan kalau memang dianggap butuh demo, dianggap butuh melakukan tekanan, saya pikir itu hal yang wajar," ujarnya.

KH Muhyiddin menyampaikan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Kemenlu sudah menugaskan salah satu Direktorat Jenderal (Dirjen) untuk mengkaji secara cermat kasus Muslim Uighur. Kemenlu juga berjanji segera menyampaikan hasil kajiannya kepada MUI.

MUI juga mendapatkan informasi bahwa gambar Muslim Uighur yang beredar adalah gambar lama yang diproduksi kembali. Terlepas dari kebenaran gambar itu, MUI meminta jangan terjadi diskriminasi dan persekusi kepada umat Islam di Cina. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EB22DE
December 18, 2018 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EB22DE
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Laga Terakhir, Persib Hanya Bermain Imbang dengan Barito

Atas hasil ini Persib terpaksa turun ke peringkat keempat klasemen

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Laga Pamungkas Persib Bandung kontra Barito Putera berakhir dengan skor 3-3. Atas raihan satu poin tersebut, Persib terpaksa turun peringkat ke posisi empat setelah di pertandingan lain Bhayangkara FC unggul dari Bali United.

Persib gagal mempertahankan keunggulan di babak pertama. Dimana Persib unggul tipis 3-2 atas Barito Putera.

Babak kedua tempo permainan melambat. Barito memiliki beberapa peluang yang berhasil digagalkan lini pertahanan Persib.

Namun petaka bagi Persib terjadi di menit-menit akhir pertandingan. Samsul Arif kembali menjebol gawang Made Wirawan. Skor berubah menjadi 3-3.

Terkejut dengan gol penyama Barito, Persib mencoba kembali mencetak gol. Namun sayang tambahan waktu tiga menit yang diberikan tidak berhasil dimanfaatkan para pemain Persib.

Pertandingan berakhir dengan 3-3.

Atas hasil tersebut, Persib gagal mengamankan posisinya di klasemen akhir. Persib turun ke posisi keempat dengan 52 poin. Sementara Barito Putera naik untuk sementara ke posisi enam dengan 49 poin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QgTiZv
December 08, 2018 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QgTiZv
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

UU ITE Bukan Hanya Tentang Pencemaran Nama Baik

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI Djoko Setiadi (ilustrasi)

Foto: Republika/Prayogi
EMBED
Masyarakat hanya memahami UU ITE tentang pencemaran nama baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Utama Badan Siber dan Sandi Negara, Syahrul Mubarak menuturkan sertfikat elektronik dan tanda tangan digital sudah sah secara hukum. Ia mengatakan, hal itu sudah tercatat dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang ITE.

Syahrul menuturkan sertifikat elektronik dan tanda tangan digital belum sepenuhnya dimanfaatkan. Masyarakat hanya memahami UU ITE tentang pencemaran nama baik.

Ia menambahkan, sertifikat elektronik dan tanda tangan digital merupakan solusi untuk mengklarifikasi informasi yang beredar di media sosial.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TP4A5l
November 27, 2018 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TP4A5l
via IFTTT
Share: