Showing posts with label 2018 at 09:29PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:29PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Tes Baca Alquran, Sandiaga: Tak Masalah Buat Saya

Paslon Capres-Cawapres nomor urut 2 siap mengikuti aturan KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku tidak masalah dengan wacana tes baca Alquran yang diajukan Dewan Ikatan Dai Aceh.

Sandi menegaskan Prabowo-Sandiaga akan melakukan asal sesuai aturan yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

"Kami sudah sampaikan kemarin, bahwa apapun keputusan KPU kami ikuti saja dan tidak menjadi masalah buat saya," kata Sandiaga di Media Center Prabowo-Sandiaga Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (31/12). 

Dia mengungkapkan, pihaknya banyak menerima informasi bahwa saat ini masih banyak politik identitas yang dimainkan.

"Ya banyak yang menyatakan ke saya ini permainan politik identitas," kata Sandiaga.

Meski demikian, mantan wakil gubernur DKI tersebut enggan menanggapi lebih lanjut ihwal 'permainan politik' yang dianggapnya tidak berdampak terhadap kesejahteraan rakyat. 

Prabowo-Sandiaga hanya ingin bicara soal cara mengentaskan segala permasalahan ekonomi yang semakin menghimpit rakyat.  

"Isu saya ekonomi. Kalau misalnya kita bisa lebih meluangkan waktu untuk mendiskusikan ekonomi, bagaimana negeri yang kaya raya ini, SDM baik-baik, melimpah dan bisa lebih fokus pada apa yang menjadi prioritas," katanya. 

Pada kesempatan itu, dia juga mengkritik kebijakan pemerintah yang selama ini sangat fokus terhadap pembangunan infrastruktur yang belum berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. 

"Sekarang fokus pemerintah infrastruktur. Tapi infrastruktur tidak menghadirkan kesejahteraan ke masyarakat, belum menghadirkan kesejahteraan," kata Sandiaga.

Prabowo-Sandiaga ingin menyampaikan visi dan misi bahwa fokus kita adalah kepada pemberdayaan masyarakat, khususnya untuk mengangkat ekonomi rumah tangga, khususnya untuk mengangkat ekonomi masyarakat menengah ke bawah, katanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QYtwto
December 31, 2018 at 09:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QYtwto
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Festival Generasi Sholeh Diikuti Ribuan Peserta

Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter generasi muda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Festival Generasi Sholeh (FGS) tingkat SD,SMP, dan SMA digelar pada Ahad (23/12). 

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul Hasan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan tersebut digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jakarta Selatan. 

Beragam perlombaan digelar  di antaranya festival mewarnai untuk usia PAUD, festival Adzan tingkat SD dan SMP,  festival dai cilik tingkat SD dan SMP, festival Hafalan surah tingkat SD dan SMP, festival bacaan Qur’an Tingkat SD dan SMP, dan festival drama tingkat SMA, dan festival tumpeng antar PC dan PAC. 

Kegiatan yang mengangkat tema “Melalui Festival Generasi Sholeh, Kita Siapkan Generasi Penerus yang Alim-Faqih, Berakhlakul Karimah dan Mandiri” ini dihadiri  anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Endah Pardjoko, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jayadih, Ketua Umum MUI Jakarta Selatan, Nawawi Hakam, Ketua LDII Jakarta Selatan Noor Rohmat, dan Dewan Penasihat LDII Jakarta Selatan, Aceng Karimullah.   

Perkiraan peserta yang hadir sekitar 5.000 peserta perwakilan seluruh warga LDII Jakarta Selatan. Dan juga acara ini dirangkaian dengan Bazar berupa makanan ringan maupun minuman yang bervariasi. 

Ketua Panitia FGS, Taufik  Rohmansyah, mengatakan kegiatan ini bertujuan acara memupuk rasa semangat anak-anak bangsa untuk menjadi anak yang saleh. Serta menggugah hati orang tua untuk dapat meningkatkan pembinaan dan rasa kasih sayang terhadap anak-anaknya, demi terwujudnya anak bangsa yang saleh.

"Di era zaman  seperti ini,  sangat perlu memupuk anak-anak untuk cinta Allah dan Rasulullah, mengajak untuk semangat dalam mencari ilmu, mengajari mengenal para pahlawan, memberikan penghargaan terhadap anak yang berprestasi," ungkap Taufik. 

Ketua SC Festival, Edy Supriadi, mengatakan salah satu aset yang berharga dalam hidup adalah anak. Hakikatnya seorang anak masih banyak butuh bimbingan, belum bisa membedakan mana yang baik dan buruk.

"Sangat dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk membina dan membimbing anak-anak sebagai aset bangsa yang berharga. Untuk itu DPD LDII Jakarta Selatan melaksanakan acara FGS ini sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi penerus bangsa," kata dia. 

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jayadih mengapresiasi festival ini. Dia berharap kegiatan serupa juga dilaksanakan ormas lainnya.  

"Kegiatan ini sangat bagus, kami mewakili Wali Kota Jakarta Selatan sangat menghargai acara ini,” tutur dia sembari berharap agar festival semacam ini bisa dilaksanakan tiap tahun untuk membentuk karakter generasi penerus. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LweyEU
December 24, 2018 at 09:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LweyEU
via IFTTT
Share:

Saturday, December 15, 2018

Angkatan Laut Israel Tangkap Nelayan Palestina di Gaza Utara

Dua nelayan yang ditangkap itu masih berusia muda.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Pasukan angkatan laut Israel menangkap dua nelayan asal Palestina di lepas pantai Jalur Gaza utara, Sabtu (15/12) waktu setempat. Hal ini diketahui sebagaimana disampaikan persatuan nelayan Gaza.

"Kapal-kapal angkatan laut Israel menembaki sebuah perahu nelayan Palestina yang kecil, kemudian menaikinya dan menahan dua nelayan itu," kata kepala persatuan tersebut, Nizar Ayyash, dilansir Anadolu Agency, Sabtu (15/12).

Ayyash mengatakan, dua nelayan yang ditangkap itu masih berusia muda. Keduanya adalah Mohamed Abu Riala (24 tahun), dan saudaranya yakni Atep (16 tahun).

Atas kejadian ini, pihak militer Israel hingga kini belum menyampaikan tanggapan. Diketahui, tercatat ada sekitar 50 ribu warga Gaza yang diblokade saat hendak memancing demi mencari nafkah.

Setelah serangan militer Israel pada 2014 di Jalur Gaza yang dikelola Hamas di mana lebih dari 2.150 orang Palestina tewas. Israel mulai mengizinkan para nelayan Palestina untuk melakukan perdagangan hingga enam mil laut di lepas pantai Gaza. Pada Mei, otoritas Israel meningkatkan batas menjadi sembilan mil laut.

Pada Februari lalu, angkatan laut Isreal juga pernah menyerang nelayan Palestina. Seorang warga Palestina dari Gaza pun tewas setelah militer Israel menembaki kapal nelayan yang berisi tiga orang. Juru Bicara Militer Israel menyampaikan, tentara Israel menembaki kapal milik nelayan Palestina setelah kapal itu tak mengindahkan peringatan yang mereka berikan.

Seorang nelayan yang berada di kapal terluka parah hingga akhirnya meninggal dunia. Militer Israel menyatakan kapal tersebut ditembak karena melewati batas daerah pencarian ikan di utara Gaza. Militer Israel sudah meminta mereka berhenti, tapi tak didengar hingga akhirnya tembakan dilancarkan ke arah kapal.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QA43Gy
December 15, 2018 at 09:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QA43Gy
via IFTTT
Share: