Showing posts with label 2018 at 07:00PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:00PM. Show all posts

Tuesday, December 18, 2018

Democratic Party holds emergency meeting on Pekanbaru case

Wiranto says PDIP, Democratic Party cadres involved in vandalism case in Pekanbaru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Democratic Party General Chairman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) has instructed leaders of the party to meet in response to Coordinating Minister for Politics, Law and Security Affairs Wiranto's statement on identity of perpetrator of vandalism case in Pekanbaru, Riau Province. SBY led the Democratic Party's Central Leadership Council (DPP) meeting in Mega Kuningan, Jakarta, on Tuesday.

"We call it an emergency meeting because in the short time we invite the Chairman of the Trustees Board, the Honorary Council, the Secretary General, the Treasurer, the Kogasma Commander. We even invite the Riau regional representative board (DPP) and Pekanbaru branch representative board (DPC) where the case occured," Secretary General of Democratic Party, Hinca Panjaitan told Republika.co.id, Tuesday (Dec 18).

According to Hinca, the meeting began at 10:00 WIB. He added, the meeting was directly led by SBY, to followed up on Wiranto's statement yesterday afternoon.

"We will discuss it first and after that we will explain to the public, to make it clear," he said.

Previously, Wiranto said that the information about the alleged involvement of Indonesian Democratic Party of Struggle (PDIP) and Democratic Party members in destruction of political party campaign attributes obtained from National Police Chief General Tito Karnavian on Monday (Dec 17). Wiranto asserted that he wasn't making it up.

"It's okay. This is a free country, and everyone can give their opinions. But the information I conveyed before was from the National Police Chief on Monday meeting," Wiranto said in response to the Democratic Party's rebuttal in his Central Jakarta office on Tuesday (Dec 18).

Earlier on Monday night, SBY who is also the former President has commented Wiranto's statement through his Twitter account. He objected that his party was considered involved in the vandalism case of his political party attributes in Pekanbaru, Riau Province.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CjBHHH
December 18, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CjBHHH
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Sekjen: TGB Merasa Sejalan dengan Perjuangan Nasdem

Johnny mengatakan bergabungnya TGB dengan Nasdem tidak secara tiba-tiba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate mengatakan, bergabungnya mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi ke partainya tidak secara tiba-tiba. Ia mengungkapkan, pria yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) memang sudah sering bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

"Sudah lama sering bertemu. Tapi menyatakan masuk baru. Tapi dia sudah lama bertemu, sudah beberapa kali. Bukan mendadak, tiba-tiba, tidak," ujar Johnny ketika dihubungi wartawan, Senin (17/12).

Menurutnya, bergabungnya TGB ke Partai Nasdem dideklarasikan saat memanfaatkan momen kunjungan Surya Paloh ke NTB.  "Ya di NTB itu secara resmi mengatakan. Waktu Ketum di NTB kan bersama-sama dengan dia, mendampingi Ketum, waktu ke Lombok," kata Johnny.

Anggota Komisi XI DPR itu mengungkap alasan TGB bergabung bersama Partai Nasdem. Menurut Johnny, TGB merasa sejalan dengan perjuangan partai pendukung Pemerintah tersebut. Terlebih, kata Johnny, mantan politikus Partai Demokrat tersebut juga sering berkunjung ke kantor pusat Partai NasDem di Jakarta untuk bertemu dengannya atau Surya Paloh maupun sekadar makan bersama.

"Intinya dia sejalan dengan perjuangan NasDem. Dia melihat komitmen NasDem di pembangunan Indonesia, dukungan kepada pemerintah. Makanya Pak TGB itu mendukung penuh Pak Jokowi," ujarnya.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memastikan mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi bergabung ke partainya. Surya Paloh mengatakan itu usai Temu Kader dan Konsolidasi Partai Nasdem dari Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Jember dan Lumajang, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (17/12).

Menurut Surya, secara informal TGB sudah bergabung ke Partai Nasdem, tetapi secara formal belum. "Keluarga besar NTB ada di Nasdem. (TGB) Formalnya belum, informalnya ya sudah. Formalnya sudah jelas nanti (masuk Nasdem) dan dalam proses," kata Surya.

TGB merupakan salah satu tokoh besar keagamaan NTB yang pernah menjabat sebagai gubernur masa jabatan 2008-2013 dan 2013-2018. TGB sendiri mengawali karier politiknya dari PBB dan terakhir merupakan politisi Partai Demokrat. Dalam kesempatan tersebut Surya Paloh juga menegaskan, partainya merupakan partai yang terbuka bagi semua kalangan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Bt58pk
December 17, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Bt58pk
via IFTTT
Share:

Sunday, December 16, 2018

KH Ma'ruf Ingatkan Kiai Banten Sejarah Bangsa

Sejarah mencatat santri ikut memperjuangkan kemerdekaan dan menjadi pemimpin.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut satu, KH Ma'ruf Amin, mengajak para kiai Banten untuk kembali mengingat sejarah bangsa. Menurutnya, belajar dari sejarah sangat penting.

"Kita harus belajar dari sejarah, bagaimana para pendahulu kita membangun kesepakatan, mitsaq. Berupa NKRI dan Pancasila. Nabi sendiri pernah melakukan mitsaq, kesepakatan untuk kedamaian Madinah," kata KH Ma'ruf Amin dalam Silaturahmi Nahdliyin Kabupaten dan Kota Serang, serta Kota Cilegon, di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara (Penata) Serang, di Serang, Ahad (16/12).

Di Indonesia, menurut KH Ma'ruf, para ulama juga menjaga negara ini dengan luar biasa. Ketika Indonesia sudah memproklamasikan kemerdekaan 17 Agustus, beberapa bulan kemudian, di bulan Oktober, Belanda dan Sekutu ingin merebut Indonesia. Para ulama yang dipimpin Rais Akbar mengeluarkan Resolusi Jihad yang melahirkan semangat Umat Islam untuk melawan penjajah  Belanda.

"Ulama kita telah membangun kesepakatan tentang konsep dan dasar Negara ini. Sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila. Kita harus menaati dan menjaga kesepakatan itu. Jika dilihat dari isi Pancasila,  apa negara ini islami, ya tentu Indonesia ini negara kebangsaan yang bertauhid, karena ada Sila Ketuhanan yang Maha Esa," katanya.

KH Ma'ruf juga mengingatkan para Nahdliyin untuk tidak kagetan. Terbawa arus opini yang mendegradasi santri dan kiai seolah santri dan kyai tak layak jadi pemimpin, tak layak jadi politikus dan memimpin birokrasi.

"Santri itu bisa jadi apa saja. Zaman dulu, Bupati dan Wedana itu Kyai, di Serang ada Kyai Sjam'un, Kiai Abdul Halim Bupati Pandeglang.

Sekarang banyak juga santri dan kiai jadi kepala daerah. Jawa Barat dipimpin oleh kiai, wakil gubernurnya kiai. Jawa Tengah wakil gubernur juga kiai, putranya Mbah Moen. Jawa Timur juga dipimpin Nyai Khofifah, seorang santriwati. "Gus Dur juga pernah jadi Presiden. Jadi kalau kiai dipilih jadi Wakil Presiden, bukan hal aneh," kata KMA.

Karena itu, KH Ma'ruf pun mengajak masyarakat untuk membantah tudingan bahwa dipilihnya dia sebagai Cawapres oleh Presiden Joko Widodo hanya akan jadi alat. "Masa saya jadi alat. Saya tentu paham politik. Sebab sejak muda saya sudah jadi anggota DPRD DKI, menjadi anggota DPR-MPR, menjadi Dewan Pertimbangan Presiden dua periode, menjadi Rais Amm PBNU, Ketua MUI, masa bisa diperalat. Saya menerima tawaran menjadi Wapres adalah untuk memperjuangkan kemaslahatan bangsa ini," katanya.

Upaya pembelaan terhadap umat, dilakukan sejak lama dan banyak mendapat respons positif di era Presiden Jokowi. "Saya pernah usul kepada Pak Jokowi, ekonomi Islam itu sangat penting bagi umat, sekaligus juga potensial untuk meningkatkan ekonomi nasional. Di antaranya adalah konsep bagi hasil. Kemudian Pak Jokowi setuju membentuk Komite Nasional Keuangan Syariah. Saya usulkan juga agar Presiden langsung yang menjadi ketua komitenya," kata KH Ma'ruf Amin.

Dalam kesempatan lain, KH Ma'ruf juga meminta Pemerintah untuk perhatian kepada pesantren, yang kemudian direspons menjadi RUU Pesantren.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BmgGug
December 16, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BmgGug
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

In Picture: DKI Gunakan Motor Listrik untuk Kendaraan Operasional

Untuk meredam polusi udara, Pemprov DKI gunakan 50 motor listrik untuk operasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petugas mengendarai motor listrik di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (14/12).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan 50 motor listrik untuk kendaraan operasional Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional dan Dinas Teknis Jati Baru sebagai langkah awal untuk meredam tingkat polusi udara di Jakarta dan mempercepat penggunaan kendaraan listrik. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SLkxIn
December 14, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SLkxIn
via IFTTT
Share:

Awas Arsenal Bisa Tertahan

Liga Inggris, Southampton vs Arsenal

Foto: republika

REPUBLIKA.CO.ID,

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QLaDt9
December 14, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QLaDt9
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

UEFA Tunda Umumkan Hukuman untuk Milan

AC Milan melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- UEFA dilaporkan menunda pengumuman tentang hukuman yang akan diterima AC Milan karena melanggar aturan Financial Fair Play (FFP). Awalnya, pengumuman akan dilakukan pada Kamis (13/12) ini. Namun, Sky, seperti dikutip Football Italia, memberitakan pengumuman ditunda karena hari ini ada pertandingan Liga Europa.

Manajemen Milan mengajukan permohonan kesepakatan sukarela dan kesepakatan penyelesaian, tapi ditolak. Milan awalnya bahkan dilarang berlaga di Liga Europa karena pelanggaran FFP saat klub masih dikuasai oleh Yonghong Li.

Namun, Yonghong Li kemudian digulingkan oleh Elliott Management. Klub mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS). CAS memutuskan bahwa tempat Milan di Liga Europa harus dipulihkan, dan menyerahkan kembali kasus tersebut ke Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA untuk menjatuhkan sanksi baru.

Menurut Sky, hukuman itu akan dijatuhkan pada Kamis ini. UEFA kemungkinan akan mendenda Milan, memonitor pengeluaran dan pemasukan Rossoneri selama tiga tahun, dan menetapkan jumlah pemain yang terbatas untuk kompetisi Eropa. 

Belanja pemain secara besar-besaran tanpa memperhitungkan pemasukan yang cukup pada era Yonghong Li membuat Milan merasakan dampaknya sekarang. Alhasil, Rossoneri harus bijak membelanjakan uang.

Pendekatan kepada sejumlah pemain pun terpaksa ditunda menanti hukuman yang dijatuhkan UEFA. Upaya untuk mendatangkan Zlatan Ibrahimovic kemungkinan besar urung akibat permasalahan ini.

Milan dilaporkan tengah mengincar sejumlah nama untuk menempati posisi di lini tengah dan depan. Cesc Fabregas salah satu yang santer disebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UNid5E
December 13, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UNid5E
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Ini Evaluasi Menhub terhadap Tol Laut

Fokus berikutnya adalah komoditas yang dikirimkan melalui tol laut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai, keberadaan tol laut banyak membantu dan meningkatkan ketersediaan barang-barang di Indonesia bagian Timur. Dampak ini dilihat melalui evaluasi rutin yang dilakukan pemerintah bersama pemangku kepentingan lain. 

Budi menjelaskan, satu hal yang selalu menjadi fokus adalah muatan balik. Apabila dapat terus ditingkatkan, berarti efisiensi dapat tercapai secara maksimal.

"Sebab, dia (kapal) tidak menanggung ongkos lebih besar. Nah, evaluasi ini kami lakukan terus," ujarnya di Jakarta, Ahad (9/12).

Fokus berikutnya adalah komoditas yang dikirimkan melalui tol laut. Budi mengatakan, barang yang diprioritaskan adalah bersifat pokok, masif dan dapat langsung ke pabrikan, misalnya, semen, beras, gula dan minyak goreng.

Untuk pengembangannya, Budi meminta kepada pihak penelitian dan pengembangan (litbang) menggunakan platform online sebagai media berjualan. Platform itu seperti dagang elektronik yang menjual barang secara bervariasi.

Dengan sistem daring, rantai pasokan diharapkan dapat berkurang karena konsumen tidak perlu lagi membeli barang di tempat berbeda. "Kalau itu terjadi, harga bisa lebih kompetitif," tutur Budi.

Selain itu, Budi juga meminta kepada BUMN atau Pelni untuk membuat rumah-rumah logistik. Dengan begitu, komoditas yang dibawa melalui tol laut dapat tertampung secara baik. Kualitas barang pun bisa lebih terjamin dengan gudang yang memenuhi kriteria.

Budi menjelaskan, pihaknya juga akan memaksimalkan pengiriman balik ke Jakarta dengan menyewa river container. Fasilitas ini memungkinkan adanya satu atau dua komoditas utama yang kembali ke Jakarta.

"Misal, kita bawa daging ayam ke Timur, dari sana lalu bawa ikan. Kami sudah sewa kontainer banyak ke pengelola kapal," ujarnya.

Budi memastikan, upaya yang dilakukan pemerintah saat ini adalah untuk mengurangi harga. Ia meminta pengelola kapal untuk memaksimalkan fasilitas yang ada untuk menjadi bagian dari usaha mereka. Sebab, pengembangan industri pelayaran memang harus ditopang dengan pengiriman barang, tidak sekadar penumpang.

Melalui pola saat ini, Budi berharap Pelni dan ASDP memiliki sisi lain yang dapat mereka kerjakan. "Jadinya, ini bisa menyeimbangkan income mereka dan dengan itu, distribusi kita lebih rata," katanya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QjHmGz
December 09, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QjHmGz
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Beragam Kandungan dan Manfaat Buah Jeruk

Meski banyak manfaat, jeruk bisa menganggu pencernaan jika dikonsumsi berlebihan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jeruk adalah buah yang dikenal kaya akan vitamin C. Hampir semua orang yang suka terhadap buah tersebut. Bagaimana tidak? Tampilannya yang segar dan berwarna oranye menggoda orang untuk memakannya. Rasanya yang manis dan asam juga membuat segar pada saat digigit.

Umumnya, jeruk dinikmati pada saat selesai makan sebagai pencuci mulut. Selain itu, rasanya yang segar acap kali dibuat jus yang sangat cocok diminum saat siang hari. Berbagai produsen makanan pun banyak yang menggunakan bahan dasar jeruk sebagai inovasi dalam pemasaran. 

Namun siapa sangka buah yang hanya dikenal segar dan dapat menghilangkan sariawan tersebut mempunyai kandungan nutrisi yang banyak. Menurut Laura Flores, ahli gizi yang berbasis di Sun Diego mengatakan, jeruk merupakan buah yang dapat membantu menambahkan gizi makanan. "Jeruk mempunyai 85 kalori namun sama sekali tidak mengandung lemak dan kolestrol," ucap Laura seperti yang dilansir dari Livescience.

Jeruk juga bermanfaat untuk meminimalisir lemak dalam tubuh dan mengurangi resiko kolestrol. Jeruk mengandung serat yang berguna untuk mendorong keluar kadar senyawa kolestrol berlebihan dalam usus. Selain itu, ahli gizi mengatakan jeruk dapat mengurangi risiko sakit jantung, memperbaiki saluran pernapasan, kanker, dan batu ginjal.

Buah jeruk dapat memperbaiki kulit dan juga meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh anda. Jeruk mengandung banyak vitamin C dibanding buah yang lain. Vitamin C tersebut akan mentralisir dan melindungi sel sel dalam tubuh. 

Menurut klinik Cleveland, vitamin C yang tinggi tersebut juga berguna untuk membantu memperbaiki kulit yang rusak. Selain itu vitamin C dapat mengurangi keriput pada kulit dan membuat tekstur yang baik pada kulit. Sehingga kulit akan terus terjaga dan terlihat mulus. 

Selain banyak manfaatnya, disisi lain Laura mengingatkan, jeruk juga dapat mengganggu sistem pencernaan jika dimakan terlalu banyak setiap hari.

Kandungan serat dalam jeruk tentu ketika berlebihan masuk kedalam tubuh akan menyebabkan diare.  terlalu banyak vitamin C (lebih dari 2.000 mg sehari), akan menyebabkan mual, muntah, diare bahkan beresiko mengalami batu ginjal. Untuk itu, makanlah dalam jumlah yang cukup.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2StdYds
December 07, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2StdYds
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Kemendagri: Motif Penjualan Blanko KTP-el Online Hanya Iseng

Zudan meminta klarifikasi dari pihak Tokopedia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arief Fakhrulloh, mengatakan motif pelaku penjualan blanko KTP-el di toko online hanya untuk iseng. Pelaku mencuri blanko KTP-el yang disimpan oleh ayahnya sendiri.

Berdasarkan penelusuran Kemendagri, telah ditemukan pelaku penjualan blanko bernama Nur Ishadi Nata. Dirinya merupakan anak dari mantan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang (Provinsi Lampung).

Pencurian itu dilakukan Ishadi saat ayahnya masih menjabat sebagai kepala dinas. Sementara saat ini, kata Zudan, ayah Ishadi sudah pensiun dari jabatannya.

Zudan mengaku juga dirinya telah berkomunikasi dengan Ishadi. Menurut pengakuan pelaku, dirinya hanya iseng menjual blanko KTP-el lewat online.

"Pelaku yang lahir pada 1991 itu mengaku hanya iseng saja. Memang hanya keisengan yang risikonya terlalu besar," ujar Zudan kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Kamis (6/12).

Zudan mengakui ada akibat fatal dari keisengan ini. Selain membuat gaduh, pelaku juga menurunkan kepercayaan masyarakat soal sistem administrasi kependudukan.

Dia melanjutkan, blanko yang dicuri Ishadi merupakan blanko yang dikirim ke daerah Tulang Bawang pada 13 Maret 2018 lalu. Saat dicuri, blanko berada di rumah pelaku.

"Ayah pelaku menyimpan blanko di rumahnya. Kejadiannya kapan kami masih belum bisa memastikan," kata Zudan.

Dia pun mengakui ada keteledoran yang dilakukan oleh ayah pelaku. Sebab, seharusnya blanko KTP-el disimpan di kantor.

Kantor Dinas Dukcapil sendiri sudah memiliki tempat khusus untuk menyimpan blanko KTP-el. Hanya saja, seorang kepala dinas memang  diperbolehkan membawa blanko KTP-el ke mana pun.

Dengan catatan, ada alasan atau keperluan khusus yang mendasari tindakannya itu. "Misalnya untuk kegiatan jemput bola perekaman data KTP-el," tutur Zudan.

Dia pun sudah menanyai yang bersangkutan terkait hal itu. "Sebab saya sudah investigasi dan dia tidak sedang tugas buat jemput bola (rekam data KTP-el)," jelasnya.

Usai dicuri, Ishadi menjual blanko KTP-el di salah satu toko online (Tokopedia). Dia berhasil menjual sebanyak 10 lembar blanko KTP-el.

Pembelinya adalah seorang wartawan. Menurut Zudan, pembelian itu untuk kepentingan investigasi.

Setelah mendapat laporan tentang peristiwa ini, Zudan meminta klarifikasi dari pihak Tokopedia. Tokopedia pun sudah melakukan take down atas penjualan itu per 29 November lalu.

Zudan memastikan kejadian semacam ini baru sekali terjadi. Dia meminta semua toko online memahami aturan tentang larangan penjualan dokumen negara.

Aturan itu tertuang dalam UU Administrasi Kependudukan (Adminduk) Nomor 23 Tahun 2014, yakni pada pasal 96. Sanksi dari larangan ini yakni pidana 10 tahun penjara dan denda maksimal sebesar Rp 1 miliar.

"Kepada semua  toko online, jangan fasilitasi penjualan dokumen negara. Kami harap kejadian seperti ini tidak terulang," tegasnya.

Zudan menambahkan, meski terjadi pencurian yang dilanjutkan penjualan blanko KTP-el, sistem data kependudukan tidak jebol. Sebab, setiap blanko dilengkapi dengan chip yang keberadaannya bisa dilacak dengan sistem administrasi kependudukan.

Selain itu, blanko curian hanya bisa difungsikan jika terhubung dengan database kependudukan. Maka, dirinya menampik jika kejadian ini untuk kepentingan pemenangan pemilu.

"Jumlahnya sangat kecil untuk disalahgunakan untuk kepentingan pemilu," tambah Zudan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Srql9U
December 06, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Srql9U
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Jokowi mourns death of construction workers killed in Papua

Armed Criminal Group attacks, kills Istaka Karya workers in Nduga, Papua, on Sunday.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- President Joko Widodo (Jokowi) expressed condolences of the Indonesian people, who mourned the deaths of construction workers murdered while building a bridge in Nduga District, Papua Province. The incident has, in fact, strengthened the nation's determination to develop Papua, he remarked.

"I, on behalf of the people, nation, and state, convey deepest condolences to all families of the victims. Let us together pray that the souls of the heroes of Trans Papua development, are accepted besides God, the Almighty," Jokowi informed the press here, Wednesday.

Commander of the Indonesian Defense Forces (TNI) Marshal Hadi Tjahjanto and Deputy Police Chief Commissioner General Ari Dono are currently in Papua to handle the tragedy, according to the president. Jokowi has ordered leaders of the TNI and National Police to catch every perpetrator involved in the murders.

"I affirm that there is no place for armed criminal groups like this in the land of Papua as well as in every corner of the country," he stated.

Meanwhile, Jayawijaya Police Chief Adj. Sr Com. Yan Peter Reba noted that the rebel group killed 24 workers first and seven others, who attempted to hide in the house of a local lawmaker, and were killed later.

A Papua Military spokesman Lt. Col. Dax Sianturi remarked that the incident, occurring on Dec 2, involved an armed criminal group under Egianus Kogoyaa. The group, with some 40 members, had been known to be involved in similar incidents of violence.

The group also attacked a military post at Mbua, in the district of Nduga, killing a soldier and injuring another soldier.

Chief of the Presidential Staff Moeldoko stated that development would continue in Papua as scheduled despite the murders of 31 construction workers there by armed men. Moeldoko described as barbaric the murders of the 31 construction workers building bridges spanning the rivers of Yigi and Aurak in the Yall District.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UnFdrI
December 05, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UnFdrI
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

In Picture: Proyek Pembangunan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Untuk menghindari kemacetan, pengerjaan proyek dilaksanakan pukul 22.00-05.00 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sejumlah kendaraan melintas di area proyek pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek II dan Jalur kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di ruas Tol Jakarta Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/12).

Kementerian Perhubungan menerapkan pengerjaan proyek yang bersamaan di ruas tol tersebut yakni pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek II dan Jalur LRT Jabodebek tidak dilakukan pada pagi hari saat arus lalu lintas padat dan pengerjaan dimulai pukul 22.00-05.00 WIB.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BQExnp
December 04, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BQExnp
via IFTTT
Share:

Suara Azan Satukan Muslim Latvia

Umat Islam di Latvia juga perkuat pendidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Muslim Latvia yang kebanyakan berasal dari Sudan, Pakistan, dan Maroko beribadah. Suara azan selalu membangkitkan jiwa semua Muslim di Latvia dan dunia untuk mendirikan shalat. 

Entah itu berasal dari ruang bawah tanah atau menara yang tinggi menjulang. Selama lebih dari 1.400 tahun, kalimat azan Allahu Akbar (Allah Maha Besar) berhasil menyatukan Muslim untuk duduk bersama.

Seorang mualaf asli Latvia, Dagnia Kirkoz, mengungkapkan lebih memilih Islam karena ia merasa selalu bersama Allah SWT. Konversi ke Islam memberinya ketenangan psikologis.

“Hadiah yang tidak pernah bisa saya nikmati sebelum saya berkomunikasi dengan Allah SWT,” kata Kirkoz yang berasal dari Madona, namun menetap di Beirut.

Kirkoz lulus dari University of Latvia dengan ijazah keperawatan. Ia mengembangkan minatnya kepada Islam melalui beberapa mahasiswa Muslim yang ditemuinya. Wanita bersuamikan pria Libanon ini sangat terkesan dengan cara sopan santun dan moral yang ditunjukkan oleh para Muslim. 

Ia memandang umat Islam serius dalam masalah pendidikan. Mereka melakukan tanggung jawabnya meskipun terasingan. “Mereka tidak tertarik mengejar kesenangan hidup,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KSW0hT
December 04, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KSW0hT
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Oesman Sapta: Manfaatkan Ponsel untuk Memperkuat Persatuan

Berbagai ideologi mudah tersebar ke seluruh anak bangsa melalui telepon seluler.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tujuh ratus orang dari Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad), putra-putri Polisi, dan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia, memenuhi Gedung Nusantara V, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Senin (3/12). Mereka berada di gedung yang biasa digunakan Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk mengikuti Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Wakil Ketua MPR Oesman Sapta mengapresiasi peserta sebab mereka mempunyai pandangan dan komitmen untuk menjaga ideologi bangsa dan negara. ”Ini yang harus diperkuat,” ujarnya seperti dalam siaran pers. Apalagi di era berbagai ideologi mudah tersebar ke seluruh anak bangsa  melalui telepon seluler (ponsel).

Pria yang juga menjadi Ketua DPD itu menyebut ponsel merupakan sarana yang  dapat memudahkan pekerjaan namun sekaligus juga bisa menjerumuskan. Dengan ponsel pengguna dapat berkomunikasi dengan siapa saja dan kapan saja.

Pengguna dapat membaca berita dari mana saja bahkan berbarengan dengan saat kejadian. Pengguna tidak hanya bisa membaca berita kiriman namun juga mampu menyebar berita atau informasi, entah itu fakta ataupun ilusi.

“(Ponsel) bisa menjadi penyebar kebaikan sekaligus  berpotensi  penebar kebohongan,” ungkapnya.

Pria asal Kalimantan Barat menegaskan agar ponsel dapat digunakan untuk memperkuat persatuan melalui  jejaring  media sosial. Sementara tantangan negatif penggunaan ponsel itulah yang menurut Oesman Sapta membuat MPR semakin yakin penguatan nilai-nilai kebangsaan mutlak untuk dilakukan. 

“Kami  tidak  ingin  generasi  penerus  tidak mengenal  dan  mengerti  ideologi  bangsa  dan negara,” paparnya. Dijelaskan, tidak  ada  satupun negara  yang  kuat  tanpa  ideologi. Negara juga tidak dapat berdiri jika rakyatnya tidak memahami dan  mengimplementasikan ideologinya.

Keberadaan Indonesia yang terdiri dari beragam suku, budaya, dan adat istiadat merupakan kekayaan. Namun diingatkan, keberagaman itu apabila tidak dikelola dengan persatuan justru bisa menjadi pemecah bangsa.

“Tanpa persatuan mustahil ada kesejahteraan dan pembangunan,” tegasnya.

Ketua umum organisasi Hipakad Hariara Tambunan mengucapkan terima kasih bisa bekerja sama dengan MPR untuk menanamkan nilai-nilai luhur dan kebangsaan kepada para peserta. Diakui meski Indonesia sebagai rumah bersama di mana beragam suku, bahasa, dan agama hidup tersebar di ribuan pulau di bawah naungan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika namun bangsa ini tidak lepas dari berbagai ancaman persatuan dan kesatuan.

“Ancaman ini khususnya menyasar generasi muda,” paparnya. Untuk itulah Sosialisasi Empat Pilar menurutnya perlu dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut, Hariara juga mengajak kepada peserta acara itu untuk memerangi hoaks. Dirinya mengharap nilai-nilai yang didapat harus diimplementasikan dalam keseharian. “Jangan diingat dan dipahami hanya di dalam gedung ini saja," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zFTh7c
December 03, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zFTh7c
via IFTTT
Share:

Hutan Sumatra Menipis, Populasi Harimau Makin Kritis

Populasi harimau Sumatra kini tidak sampai 400 ekor.

REPUBLIKA.CO.ID, KAMPAR -- Seekor induk harimau yang sedang hamil besar tewas bersama bayinya akibat jeratan perangkap yang melilit tubuhnya di salah satu desa di Riau. Hutan Sumatra yang kian menipis semakin mengancam populasi harimau yang kini tidak sampai 400 ekor.

Penduduk Tanjung Belit, Kabupaten Kampar, yang mendengar jeritan harimau tersebut berhasil menangkap dan membawanya ke desa mereka. Harimau itu sebenarnya lolos dari perangkap, namun kawat logam yang menjerat bagian paha dan perutnya semakin ketat. Hewan ini tewas sebelum petugas terkait tiba di lokasi.

Dua ekor bayi harimau yang masih dalam kandungan induknya juga tak berhasil diselamatkan. Hewan itu merupakan korban perburuan satwa yang merajalela di Indonesia.

"Ini melibatkan uang banyak," kata Budi (bukan nama sebenarnya), seorang mantan pemburu satwa liar.

Setelah 30 tahun berburu harimau, Budi kini turut membantu kelompok konservasi WWF dan berbalik memburu para pemburu. Di tahun-tahun sebelumnya Budi mengaku telah menangkap dan membunuh setidaknya 30 ekor harimau.

"Saya sering tertangkap, tetapi selalu aman dengan petugas. Saya tak pernah ke pengadilan. Karena diselesaikan di tempat," katanya kepada jurnalis ABC Anne Barker.

Dahulu harimau pertama yang dijual Budi laku Rp 850 ribu. Namun kini harganya semakin mahal.

"Harimau terakhir yang sempat saya jual laku Rp 9.500.000," ujarnya.

Deforestasi berdampak pada harimau

Deforestasi dan kegiatan pembangunan sangat berdampak langsung dalam mengurangi habitat harimau di Sumatra. Hutan rimba digunduli untuk pembukaan lahan perkebunan.

Menurut hitungan WWF, 49 persen hutan asli Sumatra telah hilang sejak 2000 akibat pembukaan jalan bagi perkebunan kelapa sawit, karet, dan kertas. Pulau terbesar keenam di dunia ini mengalami perubahan lanskap alam menjadi produsen komoditas global dengan nilai miliaran dolar. Tercatat, antara 2000 dan 2015, rata-rata 1,82 hektare hutan ditebang setiap jam.

Selain harimau, satwa liar lainnya rusa atau monyet juga terdampak secara langsung. Akibatnya, tak jarang satwa-satwa ini muncul di desa dan daerah perkotaan. Serangan pada penduduk pun tak jarang terjadi.

Bulan lalu, seekor harimau jantan terperangkap di kolong selokan di salah satu pertokoan di Indragiri Hilir. Dokter hewan Andita Septiandini mengatakan peristiwa itu mencerminkan semakin meningkatnya tekanan pada satwa liar.

"Habitat harimau di Indonesia semakin buruk. Harimau bersaing dengan harimau lain karena mereka tak lagi memiliki ruang untuk menjelajah," katanya.

"Mereka terpaksa masuk ke kampung karena semakin sulit mencari mangsa di hutan," ujarnya.

Upaya mencegah kepunahan harimau

Warga Tanjung Belit masih ingat ketika harimau terlihat setiap hari dan betapa berbahayanya masuk hutan. Salah satu warga bernama Kasim, yang ayahnya mati dibunuh harimau pada 1972, mengaku belum pernah melihat seekor pun harimau di alam liar.

"Sekarang hutan penuh dengan orang. Orang berkebun di hutan, jadi tak ada lagi harimau di sana," katanya.

Meskipun jumlahnya kian menyusut, WWF tetap optimis harimau Sumatra dapat diselamatkan dari kepunahan. LSM itu kini fokus di wilayah bagian tengah Sumatra di mana harimau masih memiliki jangkauan menjelajah dan berkembang biak yang cukup luas.

Suaka Margasatwa Rimbang Baling di sepanjang punggung pegunungan Sumatra menjadi salah satu dari 18 lokasi di dunia yang diidentifikasi WWF berpotensi melipatgandakan populasi harimau. Tujuannya bukan hanya menghentikan perburuan satwa tetapi juga menghentikan atau memperlambat hilangnya lahan hutan.

Petugas jaga hutan pun diturunkan berpatroli untuk melacak dan mengejar pemburu atau menghancurkan perangkap yang mereka pasang.

Petugas pun mengincar jaringan perburuan satwa dan sindikat penebangan liar. Namun karena faktor korupsi, aktivitas tersebut seringkali tidak ditindak secara hukum.

Dalam sejumlah kasus, lahan-lahan perkebunan berhasil dihutankan kembali, dan tanaman sawit atau tanaman industri lainnya diganti dengan pohon-pohon asli setempat. Namun proses ini memakan waktu yang lama. Paling tidak perlu satu dekade bagi populasi harimau dan satwa lainnya untuk pulih kembali.

Kini, di kawasan suaka tersebut petugas telah memasang kamera CCTV di berbagai titik. Mereka kemudian mencatat setiap harimau yang terekam kamera.

Para pemilik lahan juga didorong melanjutkan perkebunan mereka tanpa perlu menggunduli hutan asli. Caranya, dengan kembali ke lahan yang sebelumnya sudah ditinggalkan.

WWF belum lama ini menandatangani kerja sama dengan klub footy Richmond Football Club di Melbourne, yang memiliki julukan The Tigers. Tujuannya untuk mempromosikan kampanye kesadaran harimau di Australia.

Pekan lalu, dua pemain Richmond, Nick Vlastuin dan Jack Graham, menghabiskan tiga hari di Sumatra menyaksikan patroli harimau di Rimbang Baling. WWF Australia Ashley Brooks mengatakan sebagian besar kegiatan konservasi di Sumatra, termasuk patroli harimau, didanai donor dari Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat. Australia masih berbilang minim kontribusinya untuk konservasi harimau.

Dr Brooks mengatakan banyak konsumen tak tahu bagaimana kehidupan mereka berdampak langsung pada harimau Sumatra, akibat industri minyak sawit, kertas, dan karet.

Indonesia merupakan penghasil minyak sawit terbesar di dunia. Minyak ini digunakan untuk berbagai produk mulai dari coklat batangan dan es krim hingga sabun, pembersih rumah tangga, dan biofuel. Sementara karet produksi Indonesia banyak digunakan dalam pembuatan sepatu dan ban.

"Sekitar 55 persen barang-barang di rak supermarket manapun di dunia memiliki kandungan minyak sawit atau produk turunannya," kata Dr Brooks.

Pada November lalu produsen ban meluncurkan inisiatif untuk menghentikan perusakan hutan akibat perkebunan karet. Global Platform for Sustainable Natural Rubber yang mencakup Michelin dan Goodyear, akan dimulai pada Maret nanti untuk mengurangi deforestasi.

Industri ban dunia menyerap sekitar 70 persen pasokan karet alam, sebagian besar berasal dari Asia Tenggara. Inisiatif serupa telah diterapkan dalam industri minyak kelapa sawit, kopi dan kakao, dengan tingkat keberhasilan yang beragam. Namun keberhasilan industri sawit, karet dan kertas berkelanjutan, akan selalu dirugikan oleh melonjaknya permintaan.

Permintaan karet selama 20 tahun terakhir misalnya, meningkat tajam karena munculnya pasar seperti Cina dengan kian banyaknya membeli mobil. Semua ini memicu deforestasi dan membuat penderitaan harimau Sumatra semakin parah.

Penduduk Tanjung Belit tahu persis bahwa mereka tak mungkin lagi melihat harimau jika habitatnya hancur. "Dahulu kami biasa melihat mereka setiap hari," kata Ali Zabur, seorang warga setempat.

"Mereka tampak sangat ganas, mungkin karena habitatnya sudah hancur. Sekarang harimau sudah hilang karena hutan juga sudah hancur. Kasihan," tuturnya.

Diterbitkan oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC Australia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Pefuhr
December 03, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Pefuhr
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Zakir Naik: Mereka tak Suka Saya

Naik tegaskan ia tak melanggar hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, KANGAR -- Juru dakwah terkenal dan kontroversial Zakir Naik menegaskan, ia tidak melanggar hukum India, namun telah menjadi sasaran "musuh Islam". Demikian disampaikan Naik dalam pidato di negara bagian Perlis, Malaysia, tempat ia mencari suaka.

Naik, 53 tahun, menghadapi tuduhan pencucian uang dan ujaran kebencian di India. Pihak berwajib India menila Naik mempromosikan permusuhan dan kebencian antara kelompok agama berbeda di India melalui pidato dan kuliah di depan khalayak.

"Tapi karena saya menyebarkan perdamaian, saya memberi solusi bagi kemanusiaan, semua orang yang tak suka perdamaian tersebar luas, mereka tidak suka saya," kata dia.  "Ini tidak sejalan dengan musuh-musuh Islam. Terjadi di negara-negara Barat atau negara tempat saya dilahirkan, India."

Naik kini tinggal di Malaysia, tempat ia memiliki kediaman tetap, sejak India mulai menyelidikinya. Ia menahan diri selama setahun di tengah-tengah kritik akan mengancam perdamaian di Malaysia. Naik menjadi kontroversial karena pandangan keisalamannya seperti merekomendasikan hukuman mati bagi para pelaku homoseksual.

Bangladesh menghentikan saluran televisi yang menyiarkan khutbahnya setelah media melaporkan bahwa para militan yang menyerang sebuah kafe di Dhaka yang membunuh 22 orang tahun lalu adalah pengagum Naik.  Meski ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Baca juga, Zakir Naik akan Dikeluarkan dari Malaysia.

Sementara Inggris telah melarang Naik memasuki negara itu pada 2010. Sekitar 1.000 orang menghadiri pidato Naik, bersama dengan menteri besar, putera mahkota dan para pejabat keagamaan. Dai itu dikenal dekat dengan para pejabat dalam pemerintahan Malaysia sebelumnya yang kalah dalam pemilihan umum Mei lalu.

Perdana Menteri baru Mahathir Mohamad pada Juli mengatakan sepanjang Naik tidak membuat masalah di Malaysia, ia tidak akan dideportasi. Media India melaporkan bahwa India telah meminta dia diekstradisi.

Di Kangar, Naik menyebut dirinya sebagai fundamentalis karena mengikuti ajaran-ajaran fundamental Islam. "Saya bangga jadi Muslim fundamentalis," katanya.

Naik, yang memiliki latar belakang pendidikan dokter, akan memberikan kuliah di berbagai perguruan tinggi dan masjid dalam kunjungannya. Istrinya, Farhat, akan menyampaikan ceramah di depan kaum wanita dalam acara terpisah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PfkiDa
December 02, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PfkiDa
via IFTTT
Share:

Spurs Percaya Diri Jelang Laga di Kandang Arsenal

Tiga poin di Emirates begitu penting dalam konteks persaingan di papan atas klasemen.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tottenham Hotspur yang diarsiteki Mauricio Pochettino tengah dalam kepercayaan diri bertandang ke markas Arsenal dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Ahad (2/12). Spurs usai mengalahkan dua tim besar di laga sebelumnya, yakni Chelsea dan Inter Milan di Liga Champions.

"Saya tahu ini akan memiliki atmosfer yang luar biasa bagi kami, dan kami ingin menang. Pertama karena ini adalah derbi. Tetapi juga karena tiga poin di papan klasemen, kami harus terus melanjutkan proses kami," ujar Pochettino, Sabtu (1/12).

Sebelumnya, entrenador asal Spanyol itu menegaskan timnya berambisi menembus posisi empat besar Liga Primer Inggris. Adapun Arsenal untuk sementara bercokol di posisi kelima hanya terpaut tiga poin dari Tottenham di tempat ketiga dengan raihan 30 poin.

Alhasil tiga poin di Emirates terasa begitu penting dalam konteks persaingan di papan atas klasemen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zBc2bS
December 02, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zBc2bS
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Police, TNI chief lead roll call ceremony over 2019 election

National Police chief lauds TNI chief for initiating the holding of the roll call.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- National Police Chief Gen Tito Karnavian and Commander of the Indonesian Defense Forces (TNI) Marshal Hadi Tjahjanto led a roll call ceremony on the preparations for Christmas, New Year's Eve 2019, and the presidential and legislative elections to be held simultaneously on April 17, 2019. The roll call saw the participation of some 50 thousand officers of the police and the military.

The officers who were present represented the military and police personnel across Indonesia, Tjahjanto said.

"Now, we are at the end of 2018. We are holding this roll call to strengthen the synergy and consolidation existing so far," he stated.

He expressed his appreciation for the TNI and police officers who have established cooperation soundly in carrying out their tasks, such as when they helped the victims of natural disasters. Gen Karnavian lauded Marshal Tjahjanto for initiating the holding of the roll call.

"This momentum must be maintained, including sound ties and cooperation between the TNI and Polri (Indonesian Police). We will jointly prepare the agenda for Christmas and New Year's Eve," he said.

Several weaponry and vehicles were displayed during the roll call ceremony. These included Leopard tanks, Caesar cannons, Busmaster, Anoa panzer, Komodo panzer, Scorpion tanks, Lvt-7 A1, BNp 3f, MIrs Vampire Grad rocket, and Caracal, Colibri, as well as Ooerlikon helicopters.

The presidential race will be a repeat of the 2014 elections wherein incumbent Joko Widodo (Jokowi) and Prabowo Subianto are set to go head-to-head.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SoAAff
November 30, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SoAAff
via IFTTT
Share:

Lembaga AS Sebut Myanmar Lakukan Genosida pada Rohingya

PILPG dikontrak Departemen Luar Negeri AS untuk penyelidikan kasus Rohingya.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Kelompok hukum hak asasi manusia Amerika Serikat, yang membantu penyelidikan kekejaman terhadap suku Rohingya di Myanmar, menemukan dasar masuk akal untuk menyimpulkan bahwa terjadi pemusnahan atau genosida.

Kelompok itu dikontrak Departemen Luar Negeri untuk mewawancarai pengungsi sebagai bagian dari penyelidikan kekejaman terhadap suku Rohingya di Myanmar. Namun, pemerintah Amerika Serikat tidak mengatakan terjadi pemusnahan.

Laporan itu, yang akan disiarkan pada Senin oleh Kelompok Hukum dan Kebijakan Umum Antarbangsa (PILPG), juga akan mengatakan ada dasar masuk akal untuk menyimpulkan bahwa tentara Myanmar melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang, selain pemusnahan.

Laporan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, yang disiarkan pada September, yang bergantung pada penelitian PILPG, menemukan bahwa tentara Myanmar melancarkan pembunuhan besar terencana, pemerkosaan kelompok, dan kekejaman lain terhadap Rohingya. Tapi laporan itu tidak menjelaskan tindakan keras tersebut sebagai pemunahan atau kejahatan terhadap kemanusiaan. Menurut pejabat Amerika Serikat, hal itu menjadi pokok perbantahan sengit di dalam, yang menunda peluncuran laporan itu hampir satu bulan.

Pernyataan pemusnahan oleh pemerintah Amerika Serikat, yang hanya menyebut penindasan itu "pembersihan suku", dapat memiliki dampak hukum. Itu membuat beberapa pajabat di pemerintahan Trump berhati-hati dalam mengeluarkan penilaian seperti itu.

PILPG mendasarkan laporannya atas lebih dari 1.000 wawancara dengan pengungsi Rohingya, yang mengungsi ke Bangladesh. Kelompok itu menyatakan tugas tersebut dilakukan pada Maret dan April.

Laporan Departemen Luar Negeri pada September disiarkan secara sederhana hampir sebulan setelah penyelidik Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan laporan menuduh tentara Myanmar bertindak dengan "maksud genosida". Penyidik itu juga menyerukan panglima tertinggi tentara dan lima jenderal negara itu dituntut berdasarkan atas hukum antarbangsa.

Pejabat Departemen Luar Negeri menyatakan tujuan penyelidikan pemerintah Amerika Serikat tidak untuk menentukan genosida, tapi "merekam bukti". Oleh karena itu, terserah pada Menteri Luar Negeri Mike Pompeo untuk mengambil langkah hukum pada masa depan.

Pompeo mendesak pemerintah Myanmar menyelidiki pelanggaran terhadap Rohingya dan meminta pertanggungjawaban pasukan keamanan dan lain-lain. Pejabat tinggi Departemen Luar Negeri pada September menyatakan yang bertanggung jawab bisa dimintai pertanggungjawaban atas pemusnahan dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Tentara di Myanmar, membantah tuduhan melakukan pembersihan suku dan menyatakan tindakannya adalah bagian dari perang melawan terorisme.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E66Y3a
November 30, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E66Y3a
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Penyelamatan Danau Maninjau Butuh Rp 1,5 Triliun

Angka yang diajukan Pemkab Agam belum disetujui pemerintah pusat.

REPUBLIKA.CO.ID, AGAM -- Program penyelamatan Danau Maninjau di Kabupaten Agam, Sumatra Barat ditaksir akan menelan biaya hingga Rp 1 triliun. Angka sebesar itu sebagian besar akan diserap untuk proyek pengerukan sedimen sisa pakan dan kotoran ikan yang selama berpuluh-puluh tahun mengendap di dasar danau. Nantinya, sedimen yang menghasilkan zat amonia tersebut akan dikumpulkan di satu pulau reklamasi yang bisa dikelola menjadi lokasi wisata.

Sayangnya, angka Rp 1,5 triliun yang diajukan Pemkab Agam belum bisa mendapat lampu hijau oleh pemerintah pusat. Bupati Agam Indra Catri mengungkapkan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan tak ingin menyalurkan bantuan dana bila jumlah Keramba Jaring Apung (KJA) tak kunjung dikurangi hingga 6 ribu unit saja. Jumlah KJA yang membludak memang menjadi masalah utama di  Danau Maninjau. Industri perikanan yang eksploitatif membuat volume sisa pakan dan kotoran ikan menjadi berlebih.

"Namun selama 5 tahun ini, jumlah KJA kami kurangi dari 20 ribuan jadi 12 ribuan. Target kami, keramba ini hanya 6 ribuan," kata Indra, Kamis (29/11).

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno (IP) menambahkan, program penyelamatan Danau Maninjau butuh koordinasi yang erat antarinstansi terkait. Pihaknya juga masih butuh kajian mendalam terkait opsi pengerukan sedimen yang dilakukan. Pemda, lanjutnya, masih belum menemukan lokasi tepat untuk membuat pulau reklamasi sebagai penampung sedimen danau.

"Namun yang jelas, keramba tak bisa dihilangkan sama sekali namun diatur zonanya yakni di tengah. Penyelamatan Maninjau kami mantapkan dulu lah. Seperti Danau Singkarak, saya buat Pergub agar ikan bilih tidak ditangkap yang kecil-kecil," katanya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rdfYuC
November 29, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rdfYuC
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Sumbar Usut WN Cina di Pertambangan Emas Limapuluh Kota

Pemprov Sumbar akan memastikan perizinan yang dimiliki WN asal Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumatra Barat menyatakan akan mengusut laporan kebaradaan Warga Negara (WN) asal Cina yang berada di lokasi pertambangan emas Manggani yang dulu dioperasikan kolonial Belanda. Temuan WN asal Cina yang keluar masuk wilayah pertambangan sempat menghebohkan warga Jorong Pua Data, Kenagarian Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.

"Kita lihat dulu apakah di sana itu mereka punya izin apa tidak, kalau itu PMA (Penanaman Modal Asing) tentu punya izin, kita tidak bisa semena-mena disana menyuruh mereka keluar. Kalau ada kesalahan dari perizinan tentu ini diperiksa," jelas Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Rabu (28/11). 

Nasrul juga mengaku telah memerintahkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Sumbar serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar untuk memastikan perizinan yang dimiliki WN Cina tersebut. Nasrul tidak ingin gegabah menindak temuan ini, karena hal ini berkaitan dengan iklim investasi.

Namun bila memang ditemukan bersalah, Pemprov Sumbar menegaskan akan menindaklanjuti. "Kalau tidak tentu tentu disetop (aktivitas WN asal Cina)," kata Nasrul. 

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar Sumbar Heri Martinus mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menerbitkan izin pertambangan emas di Gunung Omeh, Limapuluh Kota. Alasannya, area pertambangan emas yang dulu dikelola Belanda tersebut kini berada di dalam kawasan hutan lindung.

"Hingga saat ini pemerintah tidak pernah keluarkan izin tambang emas di Gunung Omeh," kata Heri. 

Artinya, ujar Heri, aktivitas pertambangan yang dilakukan masyarakat sekitar pun dianggap ilegal bila memang ditemukan. Tentang aktivitas WN asal Cina ini, Heri menilai pemerintah perlu melakukan pendalaman di lapangan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FLr703
November 28, 2018 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FLr703
via IFTTT
Share: