Showing posts with label 2018 at 10:25PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 10:25PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Impor Pangan Tahun 2018 Masih Dapat Dinilai Wajar, Asal...

Impor pangan dilakukan karena belum memenuhi kualitas standarisasi kebutuhan industri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tercatat selama tahun 2018 pemerintah Indonesia menetapkan beberapa komoditas pangan dilakukan secara impor. Di antaranya merupakan sektor produksi pertanian. Berdasarkan data dihimpun, beberapa komoditas pertanian itu adalah beras sebanyak 2 juta ton melalui tiga kali tahapan serta jagung untuk pakan ternak 100 ribu ton.

Menanggapi hal itu, Dekan Fakultas Pertanian IPB Suwardi mengatakan, impor komoditas pangan masih dapat ditoleransi dengan catatan beberapa sebab alasan. "Pertama, produksi pangan belum dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Jika tidak mengimpor maka terjadi kelangkaan bahan pangan dan harga melonjak naik," ujar Suwardi, berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (29/12).

Kemudian alasan kedua, ucap Suwardi, impor pangan diterapkan sebab produksi dalam negeri belum memenuhi kualitas standarisasi kebutuhan industri domestik."Ketiga, mengimpor bahan pangan untuk cadangan dan penstabil harga," kata Suwardi.

Suwardi menilai, kebijakan impor pangan juga memiliki pengaruh positif terhadap sisi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Misalnya saja, impor pangan untuk kebutuhan industri bakal mendorong usaha bergeliat sehingga mendongkrak ekonomi.

Kendati begitu, ucap Suwardi, pemerintah sebaiknya tetap memprioritaskan kualitas produksi pangan dalam negeri untuk memasok kebutuhan industri.

Aspek lainnya terhadap ekonomi bangsa, menurut Suwardi, kebijakan impor pangan yang difokuskan kepada kebutuhan masyarakat sehari-hari bakal mempengaruhi turunnya harga di pasaran. "Untuk komoditas yang sifatnya seperti itu perlu, jika mulai terjadi kekurangan pasokan," ujar Suwardi.

Meskipun kebijakan impor komoditas pangan masih bisa ditoleransi dengan sebab tertentu, Suwardi mengimbau agar pemerintah tetap fokus kepada produksi pertanian dan kualitasnya dari dalam negeri. Produksi pertanian yang jumlahnya telah dianggap lebih sebaiknya diprioritaskan sebagai program ekspor oleh pemerintah Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GLwflk
December 29, 2018 at 10:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GLwflk
via IFTTT
Share:

Sutopo: Kita Berharap Aktivitas Anak Krakatau Terus Menurun

Sepanjang Sabtu, aktivitas Anak Krakatau mengalami penurunan hanya dua kali letusan.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda Banten mengalami penurunan dibandingkan dua hari sebelumnya. Aktivitas Gunung Anak Krakatau sebelumnya tercatat setiap sembilan menit.

"Kami berharap aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau terus menurun, sehingga masyarakat yang mengungsi bisa kembali ke rumah," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, saat jumpa pers di Posko Utama Terpadu Penanggulangan Bencana Tsunami di Labuan, Pandeglang, Banten, Sabtu (29/12).

Sepanjang Sabtu, aktivitas Anak Krakatau mengalami penurunan hanya dua kali letusan dan pukul 12.06 WIB tinggi kolom erupsi 1.000 meter. Sedangkan, pukul 15.00 WIB letusan 1.356 dengan tinggi kolom erupsi 700 meter di atas puncak.

"Erupsi trennya mengalami penurunan, namun jangan dulu gembira, tetapi yang jelas ada tren yang positif," katanya menjelaskan.

Menurut dia, pihaknya terus melakukan evaluasi apakah kegempaan Gunung Anak Krakatau bisa diturunkan statusnya. Pos Pesauran Kabupaten Serang setiap enam jam melaporkan aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau ke Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.

Pelaporan data itu nantinya dilakukan evaluasi untuk mengubah status kegempaan Anak Krakatau. Namun, saat ini status Gunung Anak Krakatau masih siaga level III dengan radius 5 Km dari kawah. Karena itu, kawasan kaldera Gunung Anak Krakatau, seperti Pulau Serpung dan Pulang Panjang tidak boleh adanya aktivitas.

"Kami melarang warga maupun nelayan mendekati Anak Krakatau karena masih aktif mengeluarkan erupsi, meski kegempaan mengalami penurunan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RkA19g
December 29, 2018 at 10:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RkA19g
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

BNPB: Tak Ada Korban Jiwa Akibat Tsunami di Bandarlampung

Kerusakan akibat tsunami di wilayah pesisir Kota Bandarlampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Badan Penanggulangan Bencana Daaerah (BPBD) Kota Bandarlampung menegaskan tidak ada korban jiwa akibat tsunami Selat Sunda yang berimbas ke kawasan pesisir Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung.

Sekretaris BPBD Kota Bandarlampung M Rizki, mengatakan tidak ada korban jiwa akibat tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (2/12) malam.

"Bandarlampung tidak mengalami kerusakan yang signifikan dan tidak ada korban jiwa," katanya di Bandarlampung, Senin (24/12).

Ia menjelaskan dampak tsunami hanya menerpa wilayah kota yang berada di pesisir Kota Bandarlampung, dan tidak menimbulkan kerusakan yang cukup parah di kawasan-kawasan tersebut. Hanya saja, ada beberapa rumah di kawasan Panjang dan Gudang Lelang serta kapal-kapal nelayan yang rusak.

"Di Panjang ada 6 rumah rusak terdampak arus air laut bergelombang dan 1 rumah di Gudang Lelang dan beberapa kapal milik nelayan yang terkena imbas gelombang air, namun semua sudah ditangani," katanya.

Dia mengatakan pihak BPBD dan dinas serta elemen terkait telah membuka posko-posko tempat pengungsian, selain di Masjid Al Furqon dan kantor gubernur Provinsi Lampung. Posko juga dibuka di rumah dinas wali kota Bandarlampung dan Man 1 Garuntang serta di kawasan Muncak.

Rizki menyebutkan, ada sekitar 4.000 pengungsi dari tempat pengungsian di kantor gubernur Lampung. Pengungsi tersebut adalah warga berasal dari daerah-daerah pesisir Kota Bandarlampung yang masih mengalami trauma dan kepanikan.

"Sesuai instruksi BMKG bahwa posko-posko akan dibuka sampai tanggal 26 Desember mendatang," katanya.

Dia menyatakan akan terus mengerahkan personelnya sebanyak 260 orang dan dukungan sarana prasarana di dinasnya hingga kondisi benar-benar sudah dinyatakan aman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SiYc57
December 24, 2018 at 10:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SiYc57
via IFTTT
Share:

Sunday, December 23, 2018

Jokowi Berharap Bandara Baru Topang Ekonomi Sulawesi

Jokowi meresmikan lima bandar udara di Sulawesi.

REPUBLIKA.CO.ID, LUWUK -- Presiden RI Joko Widodo meresmikan Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Ahad (23/12). Peresmian dengan penekanan tombol sirine di Bandara Luwuk ini juga menandai peresmian lima bandar udara (bandara) lain di Sulawesi.

Selain Bandara SA Amir Luwuk, empat bandara lainnya, yakni Bandara Morowali di Kabupaten Morowali (Sulteng), Bandara Aroeppala di Kabupaten Kepulauan Selayar (Sulawesi Selatan), Bandara Lagaligo di Kabupaten Luwu, (Sulawesi Selatan), serta Bandara Betoambari di kota Bau-Bau, (Sulawesi Tenggara).

"Semoga dengan adanya bandara dan terminal baru, dapat menopang perekonomian masyarakat serta dapat menghubungkan akses masyarakat dari kota luwuk ke kota lainnya," kata Presiden Jokowi yang didampingi lima bupati dan lima gubernur dari masing-masing lokasi Bandara yang telah diresmikan.

Presiden Jokowi tiba di Luwuk sekira pukul 16.50 Wita dengan pesawat jenis Hercules, disambut dengan tarian lokal setempat. Selanjutnya meresmikan lima bandara, menyapa tamu undangan dari lantai tiga bandara, mengunjungi stand pameran kerajinan lokal binaan Pemkab Banggai dan selanjutnya kembali ke Jakarta menuju ke Pandeglang Banten.

Kedatangan Presiden di Luwuk juga tidak menganggu jadwal penerbangan di Bandara SA Amir Bubung. Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir adalah bandar udara yang terletak di Desa Bubung, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Bandar udara ini terletak di sebelah selatan dari pusat kota dan berdiri kokoh menghadap ke arah laut. Bandara ini berada sejajar dengan garis pantai Selat Peling dan persis berada di atas bukit alas dengan ketinggian 17 meter dari permukaan air laut.

Bandara Luwuk sebenarnya berdiri sejak 1972. Pada masa awal, bandara ini memiliki landasan 850 meter x 30 meter dan apron 50 meter x 40 meter serta fasilitas komunikasi yang tergolong sederhana. 

Pada 2008, nama bandara ini berganti menjadi Bandara Syukuran Aminuddin Amir yang dipetik dari nama Raja Banggai yang terakhir. Sejak itu secara bertahap bandara mulai dikembangkan, kapasitas landasan pacu juga ditambah menjadi 2.250 meter x 45 meter, apron 315 meter x 85 meter, taxiway 60 meter x 18 meter sehingga mampu didarati pesawat sejenis Boeing 737.

Sejumlah maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara ini di antaranya Express Air tujuan Manado dan Palu, Sriwijaya Air tujuan Makassar, Jakarta, dan Surabaya, Wings Air tujuan Manado, Palu, dan Makassar, Garuda Indonesia tujuan Makassar, Jakarta, dan Surabaya, serta Lion Air tujuan Makassar.

Luas terminal penumpang sebelumnya yang berukuran 1.212 meter persegi hanya mampu menampung penumpang 100 orang pada saat jam sibuk. Saat ini luas terminal menjadi 5.000 meter persegi dengan kapasitas penumpang mencapai 350 penumpang saat jam sibuk.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BEHZzY
December 23, 2018 at 10:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BEHZzY
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Raline Shah Yakin Film Orang Kaya Baru akan Disukai Penonton

Raline menerima tawaran bermain di OKB karena naskahnya ditulis Joko Anwar

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Aktris Raline Shah menyapa warga Medan mempromosikan film terbarunya yang berjudul "Orang Kaya Baru" yang akan diputar di bioskop mulai 24 Desember 2018.

"Saya senang bisa pulang ke Medan dan mempromosikan Film 'Orang Kaya Baru' yang saya bintangi. Saya yakin masyarakat Medan akan suka 'Orang Kaya Baru' yang merupakan film komedi,"katanya, Sabtu (1/12).

"Orang Kaya Baru" hasil penulis skenario Joko Anwar yang juga orang Medan itu dan diproduksi Screenplay Films dan Legacy Pictures bercerita tentang kaya mendadak yang dialami oleh sebuah keluarga setelah bapaknya meninggal dunia. Keluarga dengan ibu yang diperankan Cut Mini dan bapak Lukman Sardi itu memiliki tiga orang anak bernama Tika (Raline Shah), Duta (Derby Romero) dan Dodi (Fatih Unru).

Keluarga itu sebelumnya selalu menjalani kehidupan sehari-sehari dengan serba apa adanya. Ketika sang bapak meninggal, barulah diketahui bahwa selama ini ia ternyata orang yang sangat kaya dan warisan yang banyak itupun dinikmati keluarga.

"Nah disitu (kaya mendadak) itu yang lucu atau menjadi komedinya,"ujar Raline. Bayangkan , katanya, mereka beli mobil tetapi tidak ada satupun yang bisa nyetir. Kemudian semua mobil yang dibeli jenis sport sehingga mereka tidak muat sekeluarga.

"Saya suka dengan alur ceritanya sehingga hanya dalam dua minggu setelah ditawarkan, saya mau jadi pemerannya. Saya yakin film 'Orang Kaya Baru' akan disukai penonton," katanya.

Raline mengaku tidak susah memerankan tokohnya di film itu dengan alasan dia memang suka film komedi. Raline menyebutkan sang penulis skenario Joko Anwar sudah dikenal sehingga film itu tidak perlu diragukan.

Skenario yang ditulis Joko di film itu sendiri merupakan mimpi Joko sejak kecil. Sewaktu Joko kecil, ia pernah hidup serba kekurangan sehingga berkeinginan untuk memiliki keluarga yang kaya.

Public Relation Screenplay Films, Jessica Pingkan Nanda menyebutkan, film yang mulai dirilis 24 Desember 2018 diyakini akan menyedot penonton. "Potensi penonton Medan dan daerah Sumut lainnya cukup besar sehingga Screenplay Films tetap yakin bioskop yang memutar Film 'Orang Kaya Baru' akan dipenuhi penonton,"ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DUutep
December 01, 2018 at 10:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DUutep
via IFTTT
Share: