Showing posts with label 2019 at 03:22PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:22PM. Show all posts

Saturday, May 25, 2019

Aksi 22 Mei, BPN: Komnas HAM Terindikasi Diam Seribu Bahasa

Andre mengusulkan Komnas HAM dibubarkan jika tidak bernyali usut kasus aksi 22 Mei.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menyayangkan sikap Komnas HAM. Seharusnya, lembaga perlindungan dan penegakan HAM itu dapat mengambil langkah tegas mengusut korban kerusuhan aksi 21-22 Mei.

"Komnas HAM-pun terindikasi diam seribu bahasa. Saya usulkan, kalau Komnas HAM tidak bernyali mengusut, lebih baik bubarkan saja," kata Andre kepada Republika, Sabtu (25/5).

Ia menambahkan, padahal korban meninggal dalam kerusuhan 21-22 Mei mencapai delapan orang. Termasuk pula ratusan lainnya yang mengalami luka-luka. Andre juga mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak memberikan ucapan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

Kekesalan politikus Partai Gerindra itu juga diungkapkan lewat akun twitternya. @andre_rosiade. Dalam cicitannya, Andre juga menyinggung kubu TKN Jokowi-Ma'ruf yang sibuk melakukan basa-basi politik.

"Pihak sebelah sibuk bicara rekonsiliasi dan ingin adanya pertemuan antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Tapi mereka sebatas basa-basi politik saja di depan media. Kalo mau ketemuan sederhana kok, Pak Jokowi cukup menelepon langsung Pak Prabowo untuk atur ketemuan secara langsung," tulis Andre dalam akun Twitter-nya.

Komnas HAM sebenarnya tidak diam terkait kerusuhan aksi 21-22 Mei. Pada Rabu (22/5) Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengunjungi korban kerusuhan yang ada di RSUD Tarakan. Ia menyebutkan, pihaknya sedang menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran HAM pada peristiwa tersebut.

Ahmad menambahkan, selain untuk melakukan investigasi, kunjungan kepada korban kerusuhan juga ditujukan untuk memberikan dorongan psikologis. Dengan hasil temuan yang ada, Komnas HAM belum berani menyimpulkan adanya pelanggaran ham dalam kerusuhan 22 Mei.

"Kami akan meminta keterangan dari korban, juga dengan para pimpinan aparat keamanan kita," ujarnya.

Pada Jumat (24/5), Komnas HAM menerima sejumlah komponen umat terkait dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan aparat pada aksi 21 dan 22 Mei di Kantor Komnas HAM, Jakarta. Dalam kesempatan itu sejumlah komponen umat menyampaikan fakta-fakta dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan aparat dalam menangani aksi penolakan hasil perhitungan suara KPU.

In Picture: Komnas HAM Terima Laporan Dugaan Pelanggaran HAM Aksi 22 Mei

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JG4SK3
May 25, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JG4SK3
via IFTTT
Share:

Friday, May 24, 2019

Tekuk Taiwan, Indonesia ke Semifinal Piala Sudirman

Indonesia menaklukkan Taiwan 3-2 pada laga perempat final di Nanning

REPUBLIKA.CO.ID, NANNING -- Indonesia melangkah ke semifinal Piala Sudirman 2019. Indonesia menaklukkan Taiwan 3-2 pada laga perempat final di Nanning, China, Jumat (24/5).

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi penentu lolosnya tim Indonesia ke babak semifinal Piala Sudirman 2019. Praveen/Melati yang turun di partai kelima, mengalahkan pasangan Wang Chi-Lin/Hsieh Pei Shan, dengan skor 21-17, 21-15.

Dua poin sebelumnya disumbang ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Dua angka dari nomor tunggal harus lepas dari genggaman setelah kekalahan Jonatan Christie dan Gregoria Mariska Tunjung.

Tampil sebagai penentu, Praveen/Melati tampil cemerlang dan unggul jauh di game kedua. Bermain penuh percaya diri, Praveen/Melati terus menggempur pertahanan Wang/Hsieh hingga pasangan Taiwan tersebut jatuh-bangun. 

"Ada rasa tegang sedikit, namanya main di partai penentu. Tapi lawan juga tegang, kami tidak memikirkan jadi penentu, yang penting main semaksimal mungkin," kata Melati setelah pertandingan, dalam keterangan media yang diterima Republika.co.id.

"Kami sudah tahu main di partai terakhir, inginnya sih Indonesia menang 3-0, tapi sempat terpikir, kalau begitu kami nggak main, nggak ada sejarahnya buat saya sama Mely. Saya nggak mendoakan tim kalah, waktu tahu ketinggalan 1-2 dan Greysia/Apri main, kami harap semoga mereka menang dan kami main jadi tumpuan. Tapi kenapa malah saya jadi tegang ya di awal? Padahal tadi berharap turun main. Ada gugupnya, tapi ada inginnya juga," kata Praveen soal permainan.

Pada pertandingan berdurasi 50 menit ini, Praveen/Melati terlihat banyak berkomunikasi. Unggul jauh 16-8, Praveen/Melati sempat nyaris dikejar lawan pada kedudukan 14-18. 

"Kami saling mengigatkan, komunikasi terus, walau poin jauh jangan lengah," kata Melati. 

"Kalau matanya belum meelihat mata saya, jadi diomongin terus. Saya nggak pernah marah selama main sama dia, kalau tadi saya nggak mau menujukkan, kadang ekspresi kita bukan kesal, tapi sayang (poinnya). Takutnya nanti kebawa pikirannya dia," ujar Praveen ketika ditanya soal seringnya berkomunikasi di lapangan, termasuk saat Melati membuat kesalahan. 

Di semifinal, Indonesia akan berhadapan dengan Jepang yang lolos ke semifinal usai menundukkan Malaysia dengan skor 3-0. Di semifinal pool atas, tuan rumah China akan berhadapan dengan Thailand.

Berikut hasil lengkap pertandingan perempat final antara Indonesia vs Taiwan (3-2): 

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon vs Lee Yang/Wang Chi-Lin 21-17, 21-17

Gregoria Mariska Tunjung vs Tai Tzu Ying 16-21, 14-21

Jonatan Christie vs Chou Tien Chen 11-21, 13-21

Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Pai Yu Po/Wu Ti Jung 21-13, 21-7

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Wang Chi-Lin/Hsieh Pei Shan 21-17, 21-15

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Eva8Mc
May 24, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Eva8Mc
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Ketika Insan Bertauhid Diibaratkan Seperti Pohon yang Baik

Seorang Muslim yang bertauhid sifatnya diibaratkan seperti pohon yang baik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Allah SWT menganalogikan orang-orang bertauhid seperti sebuah pohon.

"Tidaklah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhan-Nya. Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat" (QS Ibrahim: 24-25).

Seorang Muslim yang memahami kalimat tersebut, kehidupannya akan mencerminkan karakteristik sebuah pohon yang kuat lagi banyak manfaatnya. Ada empat sifat "pohon tauhid."

Pertama, bahwa ketauhidan dan mahabbatullah akan terhunjam dalam lubuk hati bagaikan sebuah pohon yang akarnya teguh menghunjam ke bumi. Ia senantiasa lentur diterpa angin, kokoh tidak tercerabut.

Seseorang yang telah bertauhid sepenuhnya akan menjalani hidup dengan ringan. Ia pun akan mampu menghadang segala macam godaan dan tipuan duniawi yang menjerumuskan.

Kedua, ketauhidan yang telah tertancap kokoh di hati akan membawa seorang Muslim ke puncak prestasi. Ia akan menjadi mercusuar bagi umat yang lain seperti sebuah pohon yang cabangnya menjulang ke langit. Pribadi-pribadi semacam ini dapat kita saksikan pada masa Rasulullah SAW dan para sahabat.

Berbekal ketauhidan mereka dapat menggapai puncak prestasi dalam berbagai bidang kehidupan, seperti dalam politik, militer, ilmu pengetahuan, hingga lapangan spiritual.

Kalimat tauhid telah pula membawa mereka dari kegelapan kepada cahaya terang benderang; dari suku barbar menjadi suku paling disegani sebagai pembawa cahaya kemajuan bagi dunia.

Ketiga, ketauhidan akan melahirkan ketaatan dan penghambaan total kepada Allah, seperti sebuah pohon yang menghasilkan buah-buahan segar, harum, lezat, dan bergizi pula.

Ketauhidan akan berbuah ketaatan dan amal serta pembebasan manusia dari segala macam belenggu. Seseorang yang mengenal Allah tentu akan memahami tujuan hidupnya. Tujuan untuk apa ia diciptakan, sehingga ia akan menjalani hidup dengan penuh vitalitas dan beribadah dengan penuh keikhlasan.

Keempat, seorang Muslim yang telah bertauhid akan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungannya, menjadi peneduh orang yang kepanasan, dan akhlaknya sedap dipandang mata; bagaikan sebuah pohon yang selalu ramah lingkungan, teduh, dan menyedapkan pandangan.

Sayyid Muhammad Wakil dengan kata-kata yang indah menggambarkan karakter pribadi ini: "Hiduplah sebagai seorang sahabat yang terbaik bagi segenap temanmu. Jadikanlah namamu sebagai perlambang bantuan bagi orang-orang yang tertindas. Dan, jadikanlah dirimu sebagai pohon hijau yang rindang bagi istirahatnya orang-orang lelah dan kepanasan".

Tidak mudah untuk menggapai kualitas hidup seperti itu. Seseorang yang telah "mendaftarkan diri" sebagai Muslim secara verbal harus diuji dalam pergumulan hidup yang nyata, sehingga nyata seberapa jauh kualitas keimanannya (QS 29: 2-3).

Bentuk ujiannya beraneka ragam. Tapi semua terfokus pada satu hal, yaitu sejauh mana kita mendahulukan perintah Allah di atas kehendak pribadi maupun golongan.

Karena itu, seorang Muslim, dalam kondisi apapun, harus terus memupuk dan menyiram pohon ketauhidan tersebut, hingga keimanannya semakin sempurna. Ilmu dan mahabbah adalah pupuk dari pohon tauhid, selain bahwa kesempurnaan seorang hamba tergantung pada kedua hal tersebut.

Ibnul Qayyim Al Jauziyyah mengungkapkan bahwa sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu tentang Allah dan mahabbah tertinggi adalah mencintai-Nya. Wallahu a'lam bish-shawab.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Es6UJs
May 23, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Es6UJs
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

PLN Aceh Gelar Safari Ramadan dan Santunan

PLN menganggarkan dana CSR sebesar Rp 2,0 miliar di Aceh.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- PLN bersama PTPN 1 dan Adhi Karya menggelar Safari Ramadan 1440 Hijriah di Aceh. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara BUMN Hadir untuk Negeri.

"Kegiatan ini menunjukkan kepedulian dan bukti nyata kehadiran BUMN Hadir untuk Negeri dalam rangka meningkatkan kualitas dan taraf hidup masyarakat kurang mampu di Provinsi Aceh," ungkap General Manager UIW Aceh, Jefri Rosiadi, saat mengikuti buka bersama dan penyerahan santunan kepada anak yatim, Kamis (16/5/2019) lalu.

Kementerian BUMN, jelas Jefri, tahun ini menunjuk PLN UIW Aceh sebagai PIC kegiatan dan co-PIC adalah PTPN 1 dan Adhi Karya. Kegiatan difokuskan di Provinsi Aceh.

Kegiatan Safari Ramadan yang terdiri dari penyerahan santunan dan bingkisan untuk 1.000 orang anak yatim, bantuan sarana ibadah dan pesantren, bantuan pembagian Alquran, serta bantuan kebutuhan dasar. Khusus kebutuhan dasar, berupa bantuan elektrifikasi, MCK, penyediaan sarana air bersih rumah karyawan dan masyarakat sekitar, beasiswa tingkat SD, SMP, dan SMA. Ada juga kegiatan pasar murah 1.000 paket.

Selain kegiatan Safari Ramadan, kata Jefri, program BUMN Hadir untuk Negeri Tahun 2019 lainnya adalah Siswa Mengenal Nusantara. Daerah prioritas utama pemberian bantuan berada di Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, dan beberapa daerah lainnya di Provinsi Aceh.

"Untuk pemberian bantuan Safari Ramadan dan bantuan kebutuhan dasar, kita serahkan hari ini kepada para penerima bantuan," ujar Jefri.

Executive Vice President Konstruksi Operasi Regional PT PLN (Persero) Adi Lumakso menyatakan, BUMN Hadir untuk Negeri bertujuan menciptakan kondisi dan mendorong agar BUMN di Indonesia dapat memberikan sumbangan yang terbaik bagi negeri dan rakyat Indonesia. Ini juga bagian dari komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan dan memupuk rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air Indonesia.

"Rangkaian kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri juga diselenggarakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan Peringatan 21 Tahun Kementerian BUMN," ujar Adi.

Menurut Adi, peran BUMN sebagai motor penggerak agen pembangunan. Seluruh BUMN secara berkesinambungan mengambil langkah untuk mewujudkan Nawa Cita. Ini diwujudkan dalam bentuk pendapatan dan kontribusi pajaknya yang besar kepada negara. BUMN yang untung dan sehat dapat memberikan pemasukan kas negara. Namun, BUMN juga berkewajiban menyisihkan sebagian keuntungan dalam bentuk pemberian dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar 2,0 persen dari keuntungan perusahaan.

PLN menganggarkan dana CSR sebesar Rp 2,0 miliar di Aceh. Dana ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi warga penerima bantuan yang berada di sekitar instalasi perusahaan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EeMZO7
May 20, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EeMZO7
via IFTTT
Share:

Ini Tiga Strategi Makro Fiskal Pemerintah Tahun 2020

Strategi belanja negara tidak lagi sekadar mendorong pertumbuhan ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menetapkan tema kebijakan fiskal tahun 2020, APBN untuk Akselerasi Daya Saing melalui Inovasi dan Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia. Tema ini selaras dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020, yakni Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, berdasarkan tema kebijakan tersebut, pemerintah akan menempuh tiga strategi makro fiskal. Pertama, mobilisasi pendapatan untuk pelebaran ruang. Kedua, kebijakan spending better untuk efisiensi belanja dan meningkatkan belanja modal pembentuk aset. 

"Ketiga, mengembangkan pembiayaan yang kreatif serta mitigasi risiko untuk mengendalikan liabilitas," ujarnya dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/5). 

Sri menambahkan, mobilisasi pendapatan negara dilakukan melalui sejumlah poin. Di antaranya, optimalisasi perpajakan dengan terus merespons perkembangan ekonomi serta mendorong daya saing investasi melalui pemberian insentif fiskal. Berbagai kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan tax ratio 2020 hingga mencapai 11,8 sampai 12,84 persen Produk Domestik Bruto (PDB). 

Sementara itu, reformasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga dilakukan, yaitu melalui optimalisasi pengelolaan aset dan sumber daya alam. Sri mengatakan, pemerintah juga terus memperbaiki pengelolaan aset Barang Milik Negara (BMN) termasuk mengasuransikannya terhadap bencana alam. 

Sri memastikan, reformasi PNBP telah diintegrasikan dalam penyempurnaan peraturan perundangan yang merupakan turunan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2018 tentang PNBP. Untuk tahun 2020, PNBP diperkirakan mencapai kisaran 2,0 hingga 2,5 persen terhadap PDB. "Tapi, kita tetap harus waspada terhadap ketidakpastian pasar komoditas global," tuturnya. 

Untuk strategi makro fiskal kedua, Sri menambahkan, belanja negara tidak sekadar diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, belanja dialokasikan untuk melakukan pemerataan pembangunan, termasuk pengentasan kemiskinan dan perluasan lapangan kerja. Pemerintah juga mengalokasikan belanja untuk menjaga stabilitas dan antisipasi ketidakpastian, termasuk mitigasi risiko bencana alam. 

Spending better atau mendorong belanja yang lebih berkualitas dilaksanakan melalui berbagai cara. Di antaranya, penghematan belanja barang secara masif, penguatan belanja modal, reformasi belanja pegawai dan peningkatan efektivitas termasuk  ketepatan sasaran belanja bantuan sosial dan subsidi.

Selain itu, Sri menambahkan, penguatan belanja transfer ke daerah dan dana desa juga dilakukan. Dengan berbagai upaya tersebut, belanja negara dalam tahun 2020 diperkirakan mencapai kisaran 14,4 sampai 15,4 persen terhadap PDB. 

Sebagai konsekuensi atas kebijakan fiskal ekspansif, Sri mengatakan, pembiayaan yang kreatif dalam APBN 2020 akan dilaksanakan secara hati-hati (prudent). Kebijakan pembiayaan akan terus dilakukan dengan memberdayakan peran BUMN dan BLU dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur.

Pemerintah akan terus mendorong peran swasta dalam pembiayaan pembangunan melalui kerangka Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). "Termasuk mendorong penerbitan instrumen pembiayaan kreatif lainnya," ucap Sri. 

Secara umum, Sri menjelaskan, kebijakan makro fiskal dalam 2020 dirumuskan sebagai kebijakan fiskal ekspansif yang terukur dan terarah. Defisit diproyeksikan berada pada level 1,75 sampai 1,52 persen terhadap PDB, keseimbangan primer positif dan rasio utang di kisaran 30 persen terhadap PDB.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WZfkzq
May 20, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WZfkzq
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Bandara Pattimura Pasang Detektor Suhu Cegah Cacar Monyet

Penumpang di Bandara Pattimura yang demam di atas 38 derajat Celsius akan terdeteksi.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Bandara Internasional Pattimura Ambon berencana mengoperasikan alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus zika sebagai penular penyakit cacar monyet (monkeypox) di Provinsi Maluku. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku Meikyal Pontoh mengatakan pemasangan pendeteksi itu karena Bandara Pattimura merupakan bandara internasional atau pintu masuk internasional.

"Salah satu cara mencegahnya adalah memasang alat untuk mendeteksi suhu tubuh. Dan kalau orang yang mengidap pasti ketahuan," ujarnya, Rabu (15/5).

Dia mengatakan peralatan pendeteksi suhu tubuh akan memberi tanda penumpang yang sedang demam di atas 38 derajat Celsius. "Kalau ada penumpang yang terdeteksi suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat Celsius, demam, alat ini akan menunjukkan warna merah di gambar tubuhnya. Kita akan isolasi dan memberikan tindakan, dan dibawa ke rumah sakit rujukan yang sudah kita siapkan," kata Meikyal.

Para penumpang di kedatangan internasional dari negara yang terjangkit virus zika akan diberikan kartu khusus untuk memantau kondisi kesehatannya. Ia juga sedang berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait dengan upaya mencegah masuknya penyakit itu.

Dinkes Maluku belum mendapatkan surat resmi dari Kementerian Kesehatan terkait penyebaran penyakit tersebut. "Belum ada surat resmi dari Kemenkes soal virus zika yang merupakan penular penyakit cacar monyet tersebut. Namun, kita tetap akan melakukan langkah antisipasi, jangan menunggu instruksi dari pusat," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Singapura merilis temuan lebih dari 80 kasus virus zika melanda negara tersebut. Bahkan, pemerintah Indonesia sempat mengeluarkan imbauan kepada WNI agar tidak bepergian ke Singapura.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LIa8P6
May 15, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LIa8P6
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 8, 2019

Mentan Tolak Tawaran Impor Jagung Argentina

Mentan menilai Indonesia mampu untuk swasembada jagung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menolak tawaran impor jagung dari Argentina sebab Indonesia diklaim mampu swasembada jagung. Di sisi lain, Indonesia juga tidak menutup ruang bagi impor produk pertanian asal Argentina ke Indonesia.

Berdasarkan hal itu, Amran mengaku Indonesia bersedia berbagi pengalaman soal keberhasilan mencapai swasembada dalam waktu singkat melalui peningkatan produktivitas, manajemen pengairan, indeks pertanaman, dan mekanisasi kepada Argentina.

Dalam kunjungan Wakil Presiden Argentina Gabriela Michetti ke Kementerian Pertanian (Kementan), di Jakarta, Rabu (8/5), Amran menjabarkan sejumlah kerja sama yang akan dilakukan kedua negara. Dia menyatakan, kerja sama tersebut meliputi akses pasar produk pertanian yang diharapkan mampu memberbesar akses buah tropis, rempah, dan produk unggulan Indonesia lainnya ke pasar ekspor Argentina.

“Argentina adalah salah satu pasar nontradisional yang kita coba akses agar pertanian kita bisa menghasilkan devisa lebih besar, ini sejarah untuk kita membuka akses pasar pertanian ke Argentina,” kata dia.

Melalui Badan Karantina Pertanian, kata dia, pihaknya sudah mengajukan permohonan secara resmi untuk melakukan akses pasar komoditas pisang, nanas, manggis, dan salak ke Argentina sejak November 2017. Melalui pertemuan tersebut, Amran mengaku pihak Argentina akan segera menindaklanjuti.

Selain akses pasar, Amran juga menjabarkan bahwa Indonesia menjajaki potensi kerja sama transfer teknologi pertanian dari Argentina, di antaranya sistem penyimpanan hasil pertanian yang efisien dan ramah lingkungan (silo bag), serta teknologi penanaman tanpa olah tanah (no till farming) yang bisa memperpendek proses dan memangkas ongkos produksi.

Untuk diketahui, data BPS 2018 menyebutkan necara perdagangan hortikultura Indonesia dengan Argentina surplus 4.383 ton senilai Rp 265 miliar. Surplus tersebut berdasarkan kontribusi tingginya ekspor nanas dan turmerik ke Argentina.

"Argentina bahkan siap berinvestasi di Indonesia untuk teknologi alat mesin pertanian, seperti dryer atau alat pengering," ujar Amran.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LvefOq
May 08, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LvefOq
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Gandeng KPM, Republika Ajarkan Sains dengan Menyenangkan

Acara digelar untuk memberikan eksplorasi serta pengalaman sains yang menyenangkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Republika bersama Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali menggelar Fun Science and Parenting Session, pada Sabtu, (4/5) lalu. Bertempat di Kantor Republika, acara yang diperuntukkan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 3 sampai 6 ini diikuti sekitar 40 anak.

Mulai pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB, tim KPM memberikan materi sekaligus praktik Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). "Kita bagi dua sesi, sesi pertama selama 1 jam 15 menit dan sesi kedua pun 1 jam 15 menit," ujar tim KPM Febie Leona Tiffany kepada Republika.co.id, Sabtu lalu.

Ia menjelaskan, pelatihan ini digelar untuk memberikan eksplorasi serta pengalaman sains yang menyenangkan kepada para peserta. "Jadi kita memberikan berbagai praktik yang tidak mereka dapat di sekolah," katanya.

Febie melanjutkan, praktik yang dilakukan tidak susah yang penting para siswa memahami peristiwa di sekitarnya. Bahan-bahan praktik yang digunakan juga mudah ditemukan sehari-hari.

"Jadi manfaatkan yang sudah ada saja. Misalnya minyak goreng dan lainnya. Dengan praktik mereka paham kalau ini dicampur ini misalnya akan begini," tuturnya.

Seluruh peserta pun tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka memperhatikan secara seksama setiap kali tim KPM menjelaskan materi. Saat praktik, anak-anak terlihat aktif pula. Semuanya melakukan sesuai tuntunan KPM.

"Seru banget acaranya. Aku jadi dapat pelajaran yang baru-baru gitu, kita bisa ngerti gampang soalnya kalau di sekolah kan belajarnya langsung gini-gini saja jadi nggak have fun," ujar salah satu peserta, Millie, saat ditemui usai Fun Science.

Siswa kelas 5 di Cikal Cilandak Primary School ini mengaku akan ikut lagi bila acara tersebut diadakan lagi. Hanya saja dirinya berharap materinya lebih banyak.

"Ini kan materinya kayak gampang gitu. Seharusnya ada buat tingkatan gitu materinya. Misal materi untuk kelas 4 terus materi untuk kelas 5 gitu," kata Millie.

Peserta lainnya Sari juga mengaku sangat menikmati Fun Science ini. Apalagi metode belajarnya serius tapi santai. "Tapi tadi aku bercanda sedikit sih," katanya sambil tertawa. Walau demikian, Sari tetap bisa menyerap materi yang diberikan.

Selain mendapat ilmu, kata dia, melalui acara ini, dirinya turut mendapat teman baru. "Aku kenalan sama Millie dan Tafuzi, cuma kalau sudah nggak ketemu dua hari suka lupa lagi," ujar murid SDIT Ummul Quro Depok.

Jika orang tuanya mengizinkan, Sari ingin kembali mengikuti Fun Science. Hanya saja dia berharap, materi matematikanya ditingkatkan lalu materi IPA dikurangi.

Pada waktu bersamaan, para orang tua yang menunggu putra-putrinya belajar, mendapat parenting session. Dengan begitu, orang tua juga bisa berbagi sekaligus mendapatkan pelajaran parenting.

"Antusiasnya bagus hari ini, meski libur jelang Ramadhan, tapi orang tua masih mau hadir. Anak-anak saat keluar kelas terlihat ceria artinya mereka puas dan nggak bosan mengikuti Fun Science," ujar pengisi materi parenting dari KPM Sutriyati pada kesempatan serupa.

Para orang tua, tambahnya, terlihat sangat semangat saat mengikuti sesi parenting. Pasalnya banyak sekali yang mengajukan pertanyaan.

Salah satu orang tua peserta Fun Science Fauza menilai, rangkaian kegiatan itu sangat positif. Anak-anak pun mendapatkan metode pengajaran berbeda. Maka dari itu, pada kegiatan selanjutnya, ia berencana mendaftarkan semua anaknya.

"Ini baru pertama kalinya ikut dan sangat bagus. Hanya saja sekarang baru anak sulung saya yang ikut, adiknya yang perempuan tidak ikut, di selanjutnya akan saya ikutkan semua," tegas ibu tiga anak tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LoD7Y6
May 05, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LoD7Y6
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

Menhub Ungkap Alasan di Balik Sulitnya Turunkan Harga Tiket

Tarif batas atas tiket seharusnya naik mengikuti inflasi, bukan justru turun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (BKS) menceritakan pandangannya di balik sulitnya menurunkan tarif tiket pesawat terbang. BKS menyebutkan, dirinya perlu berkonsultasi dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membujuk Garuda Indonesia, selaku pemimpin pasar, untuk menurunkan tarif tiketnya. Koordinasi soal mahalnya tarif tiket ini dilakukan antara Menteri Perhubungan, Menteri BUMN, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. 

Meski Menhub punya wewenang untuk mengatur harga, termasuk mengubah tarif batas atas, BKS mengaku kebijakan tersebut tak sederhana untuk dibuat. Perlu diketahiui, seluruh maskapai selama ini selalu tunduk pada Peraturan Menteri Nomor PM 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri, dalam menetapkan tarif tiket pesawat.

Usut punya usut, ternyata besaran tarif batas atas belum berubah sejak tiga tahun terakhir. Upaya menurunkan tarif batas atas menjadi tidak sederhana karena menurut narasi normal, perubahan tarif batas atas seharusnya malah menaikkan batasnya mengikuti laju inflasi. Artinya, bila kebijakan soal tarif batas atas diubah, seharusnya pemerintah menaikkan batasnya mengikuti inflasi bukan malah menurunkan seperti yang didesak semua pihak saat ini. Itu pun, ujar BKS, kenaikan biasanya dilakukan per dua tahun. 

"Ada dua kutub, pertama kalau dilihat dari komponennya harus naik, tetapi kalau untuk kepentingan masyarakat saya mungkin punya kewenangan.

Kan logikanya tiga tahun, kalau kita ikutin inflasi saja tentu naik, komponen juga naik. Jadi itu dasarnya. Ini kan team work tidak boleh bertindak sendiri," jelas BKS usai menghadiri rapat terbatas persiapan Ramadhan di Kantor Presiden, Jumat (3/5). 

Itulah alasan mengapa Menhub seolah menemui jalan buntu dalam berupaya mengerek turun tarif tiket pesawat. BKS sendiri lebih memilih mendesak Menteri BUMN untuk memerintahkan maskapai Garuda Indonesia memberi tarif khusus selama arus mudik Lebaran 2019. Menurutnya, intervensi atas tarif bisa dilakukan melalui pemilik saham Garuda, yakni Menteri BUMN.  

Permintaan ini menyusul tarif pesawat yang masih saja melambung tinggi sejak awal 2019 hingga kini. Mahalnya harga tiket dikhawatirkan akan mendongkrak inflasi, apalagi moda transportasi pesawat menjadi favorit pemudik selama mudik Lebaran.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WhpHy8
May 03, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WhpHy8
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Ini 40 Lembaga Survei Terdaftar untuk Hitung Cepat Pilpres

Empat puluh lembaga survei itu telah terverifikasi KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan mengatakan, pihaknya telah menerima pendaftaran 40 lembaga survei yang bisa menjadi rujukan hasil hitung cepat Pemilu 2019. Empat puluh lembaga tersebut telah terverifikasi oleh KPU dan memenuhi syarat yang sudah diatur oleh UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

"Sekarang KPU sudah memberikan status ada 40 lembaga survei terdaftar. Jadi lembaga survei terdaftar artinya yang sudah resmi, sudah diverifikasi KPU dan memenuhi syarat sebagai lembaga survei dalam pemilu 2019," ujar Wahyu di Kantor KPU, Menteng, Selasa (16/4).

Sementara itu, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan lembaga survei baru bisa mengumumkan hasil hitung cepat Pemilu 2019 dua jam setelah proses pemungutan suara di Wilayah Indonesia bagian barat.

Berikut daftar lembaga survei yang terdaftar di KPU:

1. Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI)

2. Poltracking Indonesia

3. Indonesia Research And Survey (IRES)

4. Pusat Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan Radio Republik Indonesia

5. Charta Politika Indonesia

6. Indo Barometer

7. Penelitian dan Pengembangan Kompas

8. Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC)

9. Indikator Politik Indonesia

10. Indekstat Konsultan Indonesia

11. Jaringan Suara Indonesia

12. Populi Center

13. Lingkaran Survey Kebijakan Publik

14. Citra Publik Indonesia

15. Survey Strategi Indonesia

16. Jaringan Isu Publik

17. Lingkaran Survey Indonesia

18. Citra Komunikasi LSI

19. Konsultan Citra Indonesia

20. Citra Publik

21. Cyrus Network

22. Rataka Institute

23. Lembaga Survei Kuadran

24. Media Survey Nasional

25. Indodata

26. Celebes Research Center

27. Roda Tiga Konsultan

28. Indomatrik

29. Puskaptis

30. Pusat Riset Indonesia (PRI)

31. PT. Data LSI (Lembaga Survei Indonesia)

32. Centre for Strategic and International Studies (CSIS)

33. Voxpol Center Research & Consultan

34. FIXPOLL Media Polling Indonesia

35. Cirus Curveyors Group

36. Arus Survei Indonesia

37. Konsepindo Research and Consulting

38. PolMark Indonesia

39. PT. Parameter Konsultindo

40. Lembaga Real Count Nusantara‎

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IBiLrE
April 16, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IBiLrE
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 9, 2019

Deputi: Acara Puncak HUT Kementerian BUMN Diundur

Perayaan puncak HUT Kementerian BUMN itu berbarengan dengan kampanye Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Acara puncak HUT Kementerian BUMN yang sedianya digelar di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada 13 April 2019 dipastikan mundur. Sebab, perayaan puncak HUT Kementerian BUMN itu berbarengan dengan kampanye Pemilu 2019 di Jakarta.

"Ya (acara HUT Kementerian BUMN) diundur. Tanggal dan tempat pastinya sedang diurus perizinannya," kata Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno di Jakarta, Selasa (8/4).

Selain tanggal, menurut Harry, lokasi yang akan dijadikan tempat kegiatan HUT Kementerian BUMN tersebut belum diputuskan. Kementerian BUMN sedang mempertimbangkan apakah dialihkan ke tempat lain atau tetap di Monas dengan tanggal yang berbeda.

Ia mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada masalah soal mobilisasi karyawan. Sebab, HUT Kementerian BUMN biasanya dilakukan bersamaan dengan HUT sejumah BUMN yang bertepatan berulang tahun pada bulan April.

"Mobilisasi karyawan untuk menjadi satu big family BUMN kan memang sudah dimulai sejak 2017 dengan motto One Nation One Vision One Family to Excellence," ujarnya.

Jadi, Harry menambahkan, tidak ada yang berbeda dengan acara beberapa tahun lalu, cuma saja kegiatannya belakangan semakin besar. "Kebetulan saat ini dilakukan bersamaan dengan peluncuran aplikasi LinkAja, layanan keuangan elektronik berbasis quick response code (QR code) yang merupakan gabungan layanan pembayaran elektronik dari beberapa BUMN," tegasnya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa puncak pelaksanaan HUT Kementerian BUMN akan dipindah ke Gelora Bung Karno (GBK) menjadi tanggal 14 April 2019, atau digelar pada 20 April 2019 tiga hari setelah pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FXBdaU
April 09, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FXBdaU
via IFTTT
Share:

Thursday, March 28, 2019

JK Beri Penghargaan Institusi Terapkan E-Government Terbaik

Sejumlah kementerian/lembaga dan pemda mendapat penghargaan atas indeks sangat baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan hasil evaluasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) atau e-government tahun 2018, Kamis (28/3). Sejumlah kementerian/lembaga dan beberapa pemerintah daerah (pemda) mendapat penghargaan atas indeks sangat baik atas evaluasi e-government 2018.

Dalam acara yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi birokrasi itu, penghargaan tersebut terbagi dalam kategori kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, dan pemerintah daerah. 

Untuk kategori kementerian, Kementerian Keuangan mendapat predikat sangat memuaskan. Sementara, predikat sangat baik diberikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Pariwisata.

Sementara untuk tingkat lembaga pemerintah non kementerian predikat sangat baik diperoleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir dan LIPI. Sementara Badan Pusat Statistik memperoleh predikat baik.

Untuk tingkat lembaga lainnya, Badan Pemeriksa Keuangan mendapat predikat sangat baik BPK. Lalu, Mabes Polri mendapat predikat baik, diikuti Polda Jabar juga mendapat predikat baik.

Untuk tingkat pemerintahan daerah wilayah provinsi, Jawa Tengah mendapat predikat sangat baik. Daerah Istimewa Yogyakarta mendapat predikat baik bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sedangkan untuk tingkat Pemerintah Kota dan Kabupaten predikat baik diperoleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Batang dan Kabupaten Pandeglang. "Kami mengapresiasi kementerian dan lembaga dan Pemda yang telah dapat penghargaan tapi juga gimana mensosialisasikan ini ke masyarakat demi mendapat suatu sistem yang baik untuk efisiensi layanan kita kepada masyarakat dan juga kemajuan bangsa kita," ujar JK dalam sambutannya di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/3).

Menurut JK, perkembangan zaman memang menuntut sistem pemerintahan ikut menyesuaikan kemajuan teknologi. Karena itu, ia berharap sistem di kementerian atau lembaga maupun pemerintah daerah juga ikut mengikuti kemajuan teknologi tersebut.

Itu untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. "Maka sistem yamg banyak apakah e-budgeting, atau e-control, e-audit yang macam-macam harus kita pergunakan harus berubah," ujar JK.

Menpan RB Syafruddin mengatakan hasil evaluasi SPBE atau e-goverment akan digunakan dalam penyusunan kebijakan dan penentuan arah strategis pembangunan SPBE yang efektif, efisien, terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan. Namun, hasil evaluasi menunjukan 616 kementerian/lembaga/ daerah, sebanyak 82 instansi pemerintah atau 13,31 persen berpredikat baik, sangat baik, dan memuaskan.

Sedangkan 534 instansi pemerintah atau 86,69 persen berpredikat berpredikat cukup atau kurang. "Jadi mohon maaf bapak wakil presiden, ini karena kita baru mau mulai. Tapi kita sudah evaluasi dalam 1 tahun. Dari 34 kementerian 74 persen, instansi indeksnya diatas 2,6 yakni baik, sangat baik dan memuaskan, sedangkan 26 persen masih di bawah cukup dan kurang," kata Syafruddin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CHwtoO
March 28, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CHwtoO
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Spanyol Menang, Ini Reaksi Ramos, Enrique, dan Canales

Spanyol mengalahkan Norwegia 2-0 di kualifikasi Piala Eropa 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Tim Nasional Spanyol mengawali perjalanan di Grup F kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan hasil gemilang. La Roja unggul 2-1 atas Norwegia di Stadion Mestalla, Valencia, Ahad (24/3) dini hari WIB.

Kapten tuan rumah, Sergio Ramos menekankan pentingnya kemenangan ini. Setelah hasil buruk di Piala Dunia 2018 dan Liga Antar Bangsa-Bangsa Eropa, saatnya skuat Negeri Matador menatap tantangan baru.

"Kami berada di panggung baru dengan pelatih yang memiliki gaya permainan fantastis. Kami akan menjalani  pertandingan demi pertandingan. Kami lebih percaya diri dengan kemenangan ini," kata bek tengah Real Madrid, dikutip dari laman resmi UEFA.

Pelatih Spanyol, Luis Enrique menilai timnya bisa saja meraih kemenangan dengan skor telak. Sebab armada La Roja memiliki 11 tembakan tepat sasaran.

Tapi pada akhirnya hanya dua gol tercipta. Enrique menyukai sikap yang ditunjukkan anak asuhnya.

"Saya senang dengan segalanya, dengan sikapnya, soal apa yang kami bicarakan dalam sepekan, peluang yang kami buat, melawan tim yang bertahan setengah lapangan. Mungkin satu-satunya kekurangan, kami tidak cukup klinis di depan gawang lawan," ujar eks juru taktik Barcelona itu.

Partai ini juga menjadi debut bagi Sergio Canales. Canales masuk pada menit ke-74, menggantikan Dani Ceballos.

Momen pentingya terasa sempurna ketika La Roja memenangkan pertandingan. Ditambah lagi, ia tampil di Mestalla. Sebelum ke Real Sociedad dan kini di Real Betis, pada 2011 hingga 2014, Canales berkostum Valencia.

"Stadion ini sangat istimewa bagi saya. Orang-orang di sini selalu memperlakukan saya dengan baik, dan saya sangat berterimakasih," ujar pesepak bola 28 tahun itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UTOqaS
March 24, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UTOqaS
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

Pengelola Objek Wisata Harus Miliki Standar Keselamatan

Pengelola objek wisata, terutama atraksi wisata air, harus miliki standar keselamatan

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, Chusmeru, mengatakan pengelola objek wisata harus memiliki standar keamanan dan keselamatan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan. Hal itu diperlukan terutama yang dikelola merupakan atraksi wisata air yang berisiko, seperti wisata sungai.

"Perlu standar keamanan yang yang ketat dalam mengelola atraksi wisata sungai, misalkan arung jeram," katanya di Purwokerto, Jumat.

.

Chusmeru mengimbau, jika memang cuaca tidak mendukung maka sebaiknya pengelola menutup atau menghentikan sementara kegiatan wisata sungai tersebut. Dia juga mengingatkan wisata sungai memerlukan pemandu wisata yang memiliki kualifikasi keahlian khusus dan standar prosedur operasional yang jelas terkait atraksi wisata tersebut.

"Utamanya pada saat dalam keadaan gawat karena faktor cuaca," katanya.

Selain itu, sistem komunikasi dan informasi yang baik antara pengelola dan pemandu juga harus andal. Artinya, pengelola atau pemandu harus selalu siaga berkomunikasi, mulai dari hulu sungai, di titik-titik henti, sampai ke hilir sungai.

"Sebab, arus deras sungai kadang sulit diprediksi datangnya dari hulu sungai. Bisa jadi pada saat mulai, arus sungai biasa saja, namun di tengah perjalanan tiba-tiba terjadi hujan deras di atas atau di hulu sungai," katanya.

Selain itu, Chusmeru mengatakan, wisatawan perlu dibekali informasi tentang upaya yang harus dilakukan apabila terjadi perubahan arus air.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FvwNcp
March 22, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FvwNcp
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

Bahkan Nabi Musa Ingin Jadi Umat Rasulullah SAW

Nabi Musa AS mengetahui berbagai keutamaan umat Nabi Muhammad SAW.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sungguh beruntung orang yang beriman kepada Rasulullah SAW, baik yang pernah menjumpai beliau langsung maupun tidak di dunia ini. Sebab, umat manusia yang beriman itu memiliki berbagai keutamaan di sisi Allah SWT.

Hal itu diisyaratkan dalam kisah tentang Nabi Musa AS. Seperti diketahui, jarak waktu antara Nabi Musa dan Nabi Muhammad SAW sungguh jauh, merentang berabad-abad lamanya.

Namun, informasi tentang kemuliaan Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir telah diketahui Nabi Musa AS. Hal itu diperolehnya dari wahyu Allah SWT.

Seperti diriwayatkan Abul Laits as-Samarqandi, berikut ini kisah munajat Nabi Musa AS. Sebelumnya, pemimpin Bani Israil itu menerima sejumlah kabar tentang keutamaan umat yang beriman kepada-Nya pada akhir zaman.

"Ya Tuhanku, aku mendapatkan dalam alwaah, terdapat suatu umat yang bisa memberikan syafaat dan syafaat mereka akan diterima. Kumohon jadikanlah mereka itu umatku," pinta Nabi Musa AS.

"Mereka adalah umat Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam," jawab Allah SWT.

"Wahai Tuhanku, aku juga mendapatkan (dalam alwaah), terdapat umat yang mereka dapat menebus dosa dengan cukup melaksanakan shalat lima waktu. Kumohon jadikanlah mereka itu umatku," Nabi Musa AS bermohon.

"Mereka adalah umat Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam," jawab Allah Ta'ala.

"Wahai Tuhanku, aku juga mendapatkan (dalam alwaah), ada umat yang akan membasmi kesesatan, sampai-sampai mereka akan membunuh Dajjal, si yang bermata satu. Jadikanlah mereka umatku," pinta Nabi Musa AS.

"Mereka adalah umat Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam," jawab Allah kemudian.

Ingin Jadi Umat Rasul SAW

Demikianlah Nabi Musa AS terus-menerus berdoa. Berturut-turut disebutkannya tentang sifat suatu umat yang gemar bersuci dengan air dan tanah; umat yang boleh menerima harta rampasan perang (dalam syariat Nabi Musa, ghanimah mesti dikumpulkan untuk kemudian dibakar); dan umat yang mengalami pelipatgandaan pahala.

Ihwal terakhir itu perinciannya sebagai berikut. Bila menjadi bagian dari umat ini, seseorang yang hanya berniat mengerjakan kebaikan--belum sampai mewujudkannya--maka malaikat mencatat baginya satu pahala kebaikan.

Bila niat baik itu dilaksanakan, maka pahala baginya 10 hingga 700 kali lipat kebajikan atau bahkan lebih. Kalau orang tadi berniat kejahatan, maka tidak ditulis apa-apa baginya. Jika niat jahat itu dilakukan, maka malaikat mencatat untuknya hanya satu kejahatan.

"Jadikanlah mereka (yang demikian itu) umatku," Nabi Musa AS terus memohon. Namun, jawaban yang datang kepadanya tetap sama: yang memeroleh keistimewaan itu adalah umat Nabi Muhammad SAW.

Tidak berhenti di sana, masih banyak pula keistimewaan umat Rasulullah SAW. Misalnya, sebanyak 70 ribu orang di antara mereka masuk surga tanpa melalui hisab. Kemudian, mereka seluruhnya disebut Allah SWT sebagai sebaik-baik umat karena menyuruh pada kebaikan dan mencegah kemunkaran (amr ma'ruf nahi munkar).

Meski muncul paling akhir, yakni menjelang Hari Kiamat, tetapi kelak di akhirat mereka-lah yang masuk surga paling awal dibanding umat-umat lain. Mereka juga menghafal Kitab-Nya di dalam dada serta gemar membacanya.

Setiap kali Nabi Musa AS bermunajat kepada-Nya supaya sifat-sifat itu diberikan kepada umatnya, Bani Israil, jawaban yang sama datang dari Zat Yang Mahakuasa: "Mereka adalah umat Muhammad shalallahu 'alaihi wasallam."

Karena itu, Nabi Musa AS kemudian berkata, "Ya Allah, ingin sekali aku menjadi umatnya (Muhammad SAW)."

Maka Allah berfirman kepadanya, "Wahai Musa, Aku telah memilih engkau dan segenap manusia untuk menerima risalah-Ku dan firman-Ku. Maka terimalah apa yang telah Aku beri kepadamu. Jadikanlah dirimu termasuk orang-orang yang bersyukur."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HkEap4
March 13, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HkEap4
via IFTTT
Share:

Kiprah Dua Muslim Tunanetra AS Cetuskan Alquran Braille

Alquran braille bahasa Inggris ini dibuat selama delapan bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, TEXAS – Ketika Yadira Thabatah (34 tahun) memutuskan memeluk Islam tiga belas tahun lalu, dia ingin sekali mempelajari berbagai hal tentang Islam.

Namun, ada hal yang membuatnya terkendala untuk mempelajari Islam. Ibu dengan empat anak itu mengalami kebutaan sejak lahir.  

Saat Thabatah dan suaminya, Nadir Thabatah (33 tahun) yang juga mengalami kebutaan pada sebagian penglihatannya, mencoba mencari sumber kitab suci yang bisa dibaca dalam bahasa Inggris, mereka pun tak bisa mendapatkannya.  

Alhasil pada 2017, pasangan suami istri yang tinggal di Fort Worth, Texas itu mencoba mencari solusi. 

Keduanya mengabiskan delapan bulan untuk menerjemahkan Alquran dalam karakter huruf braille. Keduanya menggunakan situs penggalangan dana donasi untuk membuat Alquran braille. 

Mereka mulai memproduksi Alquran terjemahan braille itu secara langsung di rumah.  

Dalam tiga tahun terakhir, melalui nirlaba Islam Dengan Sentuhan yang dibuat keduanya, pasangan suami istri itu berhasil mendonasikan lebih dari 150 Alquran braille ke masjid-masjid yang ada di Amerika Serikat.

Langkah ini agar bisa Alquran tersebut dibagikan untuk Muslim yang memiliki keterbatasan dalam penglihatan, selain itu mereka juga membagikan secara langsung kepada individu yang mengalami keterbatasan penglihatan. 

Tak hanya itu, keduanya juga meluncurkan aplikasi untuk membantu Muslim tunanetra belajar tentang agama.   

Yadira Thabatah sendiri pertama kali bisa membaca Alquran saat mengoreksi Alquran braille untuk terjemahan bahasa Inggris.  

“Saya benar-benar terharu, pada dasarnya saya adalah seorang pembaca. Saya beralih antara menjadi Muslim sekitar satu dekade lalu dan tak pernah membaca Alquran. Ini benar-benar memberikan kesempatan luas biasa kepada orang tunanetra lainnya, saya tak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata,” kata Yadira Thabatah seperti dilansir Iqna pada Rabu (13/3).  

Selama bertahun-tahun, umat Muslim lainnya  merekomendasikan kaset audio tentang literatur Islam. Yadira Thabatah mendengarkan banyak kaset-kaset itu termasuk CD dengan terjemahan Alquran. 

“Bagaimana Anda mengharapkan seorang Muslim yang tunanetra memiliki tingkat keimanan tertentu jika mereka bahkan tak bisa membaca kitabnya sendiri,” katanya.   

Sementara itu seorang advokat hak-hak penyandang cacat yang juga Direktur Eksekutif  Masjid Al Rabia, Chicago, Mahdia Lynn, mengatakan banyak organisasi keagamaan yang memandang aksesibilitas untuk kitab suci sebagai sebuah renungan.  

“Kita berbicara tentang jalan masuk ke akhirat, dan tentang memiliki kehidupan yang lebih memuaskan di bumi ini. Jadi jika sebagai pemimpin komunitas gagal membuat ruang Anda dapat diakses oleh siapa pun yang ingin masuk, itu adalah moral dan etika yang gagal,” katanya.

Braille adalah sistem penulisan yang memungkinkan orang tunanetra dapat membaca dan menulis. Braille dibuat di Prancis hampir 200 tahun lalu.

Alquran telah tersedia dalam huruf braille dalam bahasa Arab sejak 1980-an, ketika sebuah huruf braille pertama kali diterbitkan di Turki.  

Alquran Braille sekarang banyak tersedia untuk Muslim di seluruh dunia, sebagian karena upaya seorang pria Turki tunanetra bernama Selahattin Aydin yang mendirikan Uni Internasional Layanan Braille Quran di Istanbul pada 2013.

Kelompok Aydin sejak itu membantu meningkatkan akses ke braille Alquran di seluruh dunia. Meski demikian versi braille dalam bahasa lain masih sulit didapat. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HAijJo
March 13, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HAijJo
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 12, 2019

Anak Bisa Lakukan Banyak Aktivitas di Masjid

Bagaimana merangkul anak supaya main di masjid daripada main di mall, gadget, tawuran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Masjid Indonesia (DMI) meyakini anak-anak dapat melakukan bermacam aktivitas di lingkungan masjid. Hal itu mempertegas kampanye program Masjid Ramah Anak di Indonesia.

“Iya banyak aktivitas yang bisa dilakukan anak. Intinya kita merangkul kembali anak supaya main di masjid daripada dia main di mall, gadget, tawuran. Itu (masjid) untuk mencegah perkembangan itu,” kata Ketua PP DMI bidang Pemberdayaan Potensi Muslimah, Anak, dan Keluarga (PPMAK) Maria Ulfah Anshor kepada Republika.co.id, Selasa (12/3).

DMI baru saja meluncurkan buku Panduan Pengambangan Masjid Ramah Anak di Indonesia. Buku itu hasil kerja sama dengan kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), dan Kementerian Agama (Kemenag).

Maria menjelaskan penerapan panduan masjid ramah anak tidak membutuhan pembangunan fasilitas tambahan. Sebab, program masjid ramah anak lebih menekankan pada mengisi perspektif masyarakat dan pengurus masjid tentang lingkungan yang nyaman bagi anak-anak. DMI sudah menyiapkan program pelatihan khusus bagi marbot untuk menyukseskan program masjid ramah anak itu.

“Yang kita isi adalah perspektifnya. Pengelolanya yang kita isi perpektifnya dengan training (pelatihan), ada penataannya dalam sistem pengelolaannya,” ujar Maria.

Dia menegaskan penerapan program itu tidak membutuhkan perombakan atau renovasi fisik masjid. Namun, memang ada ketentuan khusus terkait masjid ramah anak, seperti memiliki tangga ramah penyandang disabilitas, toilet terpisah antara laki-laki dan perempuan, toilet anak, tempat wudhu anak. “Penambahan kecil untuk menyempurnakan. Kita tak ingin mengubah dan membongkar,” kata dia.

Terkait sumber daya manusia pandamping anak di masjid, Maria menyebut sudah banyak masjid yang memilikinya. Sebab, hampir semua masjid memiliki program pengajian anak, kendati waktunya terbatas.

Maria mengatakan, biasanya masjid ramai saat waktu shalat dan pengajian anak. Karena itu, sepanjang hari atau selepas shalat Subuh hingga Zuhur tak ada aktivitas. Sementara itu, selama ini banyak anak yang sekolah setengah hari. “Ini arena, ruang yang ingin kita berikan ke anak, agar mengisi aktivitas di sana,” ujar dia.

Maria mengatakan banyak aktivitas yang bisa dilakukan anak, tak hanya mengaji. Menurut dia, masjid bisa menjadi arena penguatan pada aspek sosial, keterampilan, tempat bermain edukatif. Karena itu, salah satu indikator masjid ramah anak yakni memiliki ruang bermain anak, baik dalam ruang atau luar ruang. Selain itu, ada pendamping untuk anak yang masih balita. Pun anak-anak bisa ikut shalat berjamaah dengan pendampiangan dari pengurus masjid.

Terkait program masjid ramah anak, Maria mengatakan DMI tidak menyediakan alokasi anggaran khusus. Sebab, DMI bekerja sama dengan Kemenag dalam merealisasikan program itu. Untuk program percontohan, DMI dan Kemenag menunjuk satu masjid di satu provinsi. Akan ada 10 provinsi yang menjadi proyek percontohan masjid ramah anak.

“Nominalnya untuk satu unit masjid, sebesar Rp 50 juta. Itu untuk menata, akses disabilitas, memisah toilet laki-laki dan perempuan, kloset anak, wudhu anak,” ujar Maria.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ETPnct
March 12, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ETPnct
via IFTTT
Share:

Monday, March 11, 2019

Menperin Targetkan Daur Ulang Sampah Plastik Jadi 25 Persen

Saat ini level daur ulang plastik masih 10 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menargetkan daur ulang sampah plastik dapat meningkat tahun ini. Airlangga mengatakan paling tidak daur ulang sampah plastik bisa meningkat sampai 25 persen.

Dia menjelaskan saat ini daur ulang sampah plastik masih perlu ditingkatkan. Sekarang level daur ulang plastik masih 10 persen. Nah itu bisa kita tingkatkan sampai 25 persen,” kata Airlangga usai menghadiri acara National Plastic Action Partnership di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Senin (11/3).

Airlangga menjelaskan untuk meningkatkan daur ulang sampah plastik tersebut perlu mendorong sirkular ekonomi. Menurutnya, semakin banyak daur ulang sampah plastik akan lebih baik.

Untuk itu, Airlangga mendorong industri daur ulang agar semakin maksimal. “Beberapa industri sudah bisa menggunakan saur ulang. Daur ulang bisa digunakan tidak hanya plastik  hanya plastik, tapi kertas, baja, alumunium, semua bisa. Sekarang sampah plastik juga perlu didaur ulang,” jelas Airlangga.

Untuk itu, Airlangga menegaskan sirkular ekonomi menjadi salah satu yang didorong di dunia untuk mengurangi sampah plastik. Dia menambahkan untuk meningkatkan daur ulang sampah plastik hingga 25 persen perlu juga investasi dari pemerintah.

Dia menegaskan, pemerintah akan mendukung hakl tersebut jika industri daur ulang mau melakukannya. “Kalau kemudahan kan pemerintah udah punya banyak paket. Manfaatkan saja paket itu,” tutur Airlangga.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2u3wVJi
March 11, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2u3wVJi
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 5, 2019

65,5 Persen Milenial Gemar Investasi di Cryptocurrency

Investor ini menetap di kota-kota kecil di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan yang bergerak di sektor cryptocurrency, Bitocto Indonesia, melakukan survei selama periode Januari-Februari 2019 guna melihat sejauh mana animo masyarakat Indonesia berinvestasi di cryptocurrency. Sebanyak 29 partisipan dari berbagai kota di Indonesia ikut ambil bagian dalam survei tersebut.  

Survei menunjukkan 65,5 persen partisipasan yang berasal dari kalangan generasi milenial gemar berinvestasi di sektor cryptocurrency. Data hampir serupa juga ditunjukkan oleh para member di Bitocto yang saat ini berjumlah lebih dari 18.000 orang. 

Sebesar 70 persen di antaranya dikuasai oleh para generasi milenial. Uniknya lagi, mereka justru menetap di kota-kota kecil di Indonesia. “Kebanyakan yang berinvestasi di sektor ini adalah anak-anak muda. Dari hasil survei, 96,6 persen partisipannya juga didominasi oleh kaum laki-laki,” ujar Founder dan CEO Bitocto Indonesia Milken Jonathan, melalui keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Selasa (5/3).

Angka yang cukup bervariatif justru ditunjukkan dari latar belakang para partisipan. Sebanyak 10,3 persen partisipan berasal dari kalangan pekerja lepas, 13,8 persen tidak bekerja, 24,1 persen pegawai swasta dan sisanya 51,7 persen merupakan pebisnis. 

Metode investasi dengan cara trading masih cukup diminati di Indonesia. Sebanyak 55 persen partisipan memilih metode ini. Sementara empat persen lainnya memilih metode mining, sisanya sebesar 41 persen memilih menggunakan kedua metode sekaligus. 

Partisipan meyakini bahwa investasi cryptocurrency merupakan investasi yang aman serta bisa dijadikan sebagai investasi jangka panjang. Sebanyak 96,6 persen di antaranya akan merekomendasikan investasi ini kepada para koleganya. Alasan utama partisipan berinvestasi adalah untuk menambah pendapatan dan ingin belajar memahami kompleksitas teknologi blockchain dan manfaatnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2C3JIA8
March 05, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2C3JIA8
via IFTTT
Share:

Guru Honorer K2 Dapat Prioritas Khusus Seleksi PPPK

Kuota PPPK untuk guru honorer tahun ini mencapai 155 ribu.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Guru honorer kategori 2 (K2) mendapatkan prioritas khusus untuk mengikuti proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Langkah ini sebagai solusi alternatif untuk menuntaskan permasalahan pengangkatan guru honorer yang terkendala usia, yakni yang berusia di atas usia 35 tahun.

Hal ini diungkapkan Mendikbud, Muhadjir Effendy dalam kunjungannya ke Palembang, Sumatera Selatan, Senin (4/3). "Penerimaan PPPK itu diprioritaskan bagi guru berstatus K2. Itu tesnya bersifat tidak terbuka, khusus untuk guru honorer K2. Itu sampai 2023 rencana penuntasannya," kata dia.

Pemberian prioritas ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan pengangkatan guru honorer di Indonesia. Setelah 2023, penerimaan guru di jalur honorer sudah dapat dihentikan dan diganti dengan jalur guru yang bukan berstatus honorer.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjelaskan bahwa PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan. Pegawai PPPK mendapatkan perlakuan yang sama seperti pegawai negeri sipil, yaitu hak berupa tunjangan dan gaji sesuai dengan ketentuan PNS.

Ia menjelaskan, tahun ini Kemendikbud mendapatkan kuota sebanyak 155 ribu guru PPPK. Pada sisi lain, terdapat sebanyak 90 ribu guru honorer yang telah terdaftar untuk mengikuti proses seleksi PPPK. "Jumlah ini harus tetap mengikuti tes penerimaan untuk diseleksi masuk PPPK," ujar Muhadjir.

Para guru sekolah swasta yang berstatus guru tetap yayasan, tetap dimungkinkan untuk mengikuti uji sertifikasi. Apabila lulus, kata dia, maka mereka akan mendapatkan tunjangan profesi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen GTK Kemendikbud), Supriano, mengakui belum mendapatkan data mengenai jumlah guru yang lulus seleksi. Oleh karena itu, Supriano mengimbau agar para guru honorer mengikuti proses seleksi PPPK.

Ia menjelaskan, PPPK memiliki status yang sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS), yaitu memiliki hak berupa gaji dan tunjangan yang sama dengan PNS. Perbedaannya, menurut Supriono, terletak pada pemberian tunjangan pensiun. "Mereka tidak ada pensiun" kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UjydLP
March 05, 2019 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UjydLP
via IFTTT
Share: