Showing posts with label 2018 at 03:13PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:13PM. Show all posts

Wednesday, December 19, 2018

Dirampok, Sutradara Ternama AS Ini Hadapi Para Pencurinya

Polisi menyebut Tarantino melawan meski kedua pencuri berhasil kabur

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Quentin Tarantino menghadapi pencuri setelah mereka masuk ke rumahnya. Kejadian tidak menyenangkan itu terjadi pada Ahad (18/12) malam.

Sutradara Pulp Fiction dikabarkan sedang beristirahat di rumahnya. Kemudian, datang dua orang pencuri masuk secara paksa.

Menurut laporan TMZ, penegak hukum mengklaim Tarantino menghadapi kedua penjahat itu. Mereka melarikan diri setelah mencuri perhiasannya. Pihak berwenang diyakini akan meninjau rekaman pengawas yang akan membantu mengidentifikasi para penjahat.

Tarantino baru selesai syuting film barunya Once Upon a Time in Hollywood. Film itu  merupakan kisah dengan latar belakang pembunuhan keluarga Manson di Los Angeles.

Film tersebut dibintangi Leonardo DiCaprio, Brad Pitt dan Margot Robbie. Ini menjadi film terbarunya sejak 2015  dengan merilis The Hateful Eight.

Tarantino bukan satu-satunya yang menjadi korban penyerbu rumah dalam beberapa bulan terakhir. Rapper Wiz Khalifa dan Post Malone, serta aktor Bella Thorne, semua mendapatkan kenyataan kalau properti  telag dirampok. LAPD telah mengklaim, mereka telah memastikan daftar target potensial, termasuk bintang Janda Viola Davis dan Matt Damon.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SaIp8u
December 19, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SaIp8u
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Kementan Tingkatkan Sarana & Prasarana untuk Kemajuan Petani

Prasarana pertanian dapat mendongkrak kesejahteraan petani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian RI terus meningkatkan sarana dan prasaran untuk mendukung produktifitas sektor strategis yang memiliki peranan penting terhadap perekonomian masyarakat, terutama kemajuan petani Indonesia. Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana mengatakan, saat ini sektor pertanian memiliki banyak komponen pendukung yang peranannya sangat vital terahadap kemajuan pertanian.

"Nah, sarana dan prasarana pertanian ini menentukan dalam peningkatan produksi pertanian yang diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani," kata Dadih, Rabu (15/12).

Menurut Dadih, beberapa program yang mendukung sarana ini antara lain pengembangan dan pengelolaan air, sistem pembiayaan usaha, sistem mekanisasi, fasilitasi penyediaan pupuk bersubsidi dan pendaftaran maupun pengawasan.

"Program itu sangat berdampak positif bagi peningkatan produk hingga kesejahteraan petani. Tercatat adanya peningkatan IP lahan persawahan sebanya 0,5 di wilayah yang mengalami perbaikan irigasi," ujarnya.

Selain itu, para petani juga merasa aman dalam melakukan produksi karena pemerintah sudah menyediakan layanan asuransi pertanian yang mampu menggenjot potensi lahan pengahasil padi baru melalui optimasi lahan rawa di beberapa wilayah.

"Secara nyata program tersebut telah memberi dampak terhadap peningkatan IP (Indeks Pertanaman), penambahan luas baku lahan, penambahan luas tambah tanam, perlindungan usahatani, dan peningkatan produktivitas," katanya.

Pengelolaan Pengairan Persawahan

Dalam kurun waku empat tahun, Ditjen PSP telah membangun jaringan irigasi tingkat usaha tani dan pengembangan sumberdaya air dengan model padat karya. Jaringan yang meliputi irigasi tersier, perpompaan, embung serta dam parit ini nantinya langsung dikelola oleh petani.

"Pemerintah telah melakukan rehabilitasi irigasi tersier untuk mengairi lahan seluas 3,12 juta hektare. Irigasi ini rata-rata mampu meningkatkan IP 0,5 yang mampu meningkatkan produksi padi sebanyak 16,36 juta ton atau beras setara 8,18 juta ton," tuturnya.

Selain irigasi, pemerintah juga membangun dan mengembangkan embung, dam parit dan long storage. pengembangan ini dilakukan selama kurang lebih empat tahun yang mencapai 2.956 unit dengan estimasi luas layanan seluas 25 hektare per unit.

"Dampak positif lain ialah pengelolaan irigasi pertanian sangat dirasakan pada musim kemarau. Kondisi kekeringan yang begitu ekstrem dan masif akibat El-Nino, mampu meningkatkan produksi padi tahun 2015 mencapai 75,39 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau meningkat 6,42 persen," kata dia.

Optimasi Lahan Rawa

Berdasarkan data dari Pusdata, Indonesia memiliki potensi lahan rawa seluad 33,4 juta hektare yang terdiri dari lahan pasang surut dan rawa lebak. Dari jumlah tersebut, 9,3 juta hektare diantaranya diperkirakan mampu mengembangkan budidaya pertanian.

"Kami tidak menyia-nyiakan potensi ini untuk mengimplementasikan pengairan sehingga mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas. Hal ini telah dirintis sejak tahun 2016 sampai 2018 ini," katanya.

Dadih melanjutkan, percontohanya telah dibuat di Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Optimasi lahan rawa di kecamatan tersebut merupakan salah satu solusi untuk mengantisipasi besarnya alih fungsi lahan pertanian produktif.

Pengaturan Dan Pengawan Penyaluran Pupuk

Guna menjamin ketersediaan pupuk dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), pemerintah telah mengatur harga pupuk melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 47/Permentan/ SR.310/12/2017 tentang alokasi dan HET tertinggi pupuk bersubsidi tahun ini.

Pada 2015, pemerintah menyalurkan pupuk subsidi sebanyak 8.893.095,37 ton, kemudian 2016 9.197.764,55 ton,  2017 sebesar  9.270.008,35 ton, dan 2018 sebanyak 7.409.250 ton.

"Jenis pupuk yang disalurkan berupa Urea, SP36, NPK, ZA dan pupuk organik. Kemudian pengawasan pupuk dan pestisida juga dilakukan agar petani yang berhak menerimanya secara langsung," pungkasnya.

 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UP16QR
December 17, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UP16QR
via IFTTT
Share:

Sunday, December 16, 2018

Bagaimana Prosedur Pencetakan Mushaf? Ini Penjelasan LPQM

Tashih bertujuan memastikan tidak terjadi kesalahan penulisan teks ayat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Penerbit yang ingin melakukan cetak ulang mushaf Alquran harus ditashih oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ). Apalagi bagi master mushaf Alquran yang sudah habis masa berlakunya.

"Sesuai pasal 16 ayat (6) PMA No. 44 tahun 2016 tentang Penerbitan, Pentashihan, dan Peredaran Mushaf Alquran, cetak ulang yang dilakukan oleh penerbit dalam masa dua  tahun berlakunya Surat Tanda Tashih harus dilaporkan ke LPMQ," ujar Kepala Bidang Pentashihan LPMQ, Deni Hudaeny, dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Ahad (16/12). 

Namun ia melanjutkan, bila cetak ulang setelah masa dua tahun, maka penerbit diwajibkan mengajukan pentashihan ulang master tersebut. Perlakuannya akan lebih cepat, mengingat sudah pernah terbit dan tidak ada perubahan tata letak atau layout.

Hal sama berlaku juga bagi cetak mushaf yang bersumber dari master yang disediakan LPMQ. Pertama penerbit harus mengajukan tashih ke LPMQ. 

Sebab, tashih bertujuan memastikan tidak terjadi kesalahan penulisan teks ayat, baik yang bersifat human maupun technical error, dalam proses layout dan atau penggantian bingkai.

Layout dan penggantian bingkai menjadi keharusan penerbit sesuai dengan regulasi yang mengatur. Mushaf Alquran yang akan diterbitkan harus memiliki identitas sendiri berupa cover, iluminasi (bingkai) dan ciri-ciri spesifik yang berbeda dari penerbit lainnya.

Deni menambahkan, LPMQ terus berupaya meningkatkan pelayanan publik terkait Kitab Suci Alquran, baik dalam pemahaman maupun ketersedian Mushaf yang terjaga kesahihannya. 

Salah satu langkah yang dilakukan adalah peningkatan kualitas pentashihan dan bekerjasama dengan para penerbit Mushaf Alquran sebagai mitra LPMQ dalam memenuhi kebutuhan umat.

"Pentashihan Mushaf Alquran adalah kegiatan meneliti, memeriksa, dan membetulkan master mushaf yang akan diterbitkan dengan cara membacanya secara saksama, cermat dan berulang-ulang oleh para pentashih sehingga tidak ditemukan kesalahan, termasuk terjemah dan tafsir Kementerian Agama," kata dia.

Tugas pentashihan ini, kata Deni, diampu para pentashih dengan kompetensi khusus, meliputi hafal Alquran 30 (tiga puluh) juz dan mengetahui ilmu Alquran, khususnya dalam bidang rasm, qiraat, dabt, dan waqf ibtida. “Pentashih juga harus menguasai teknis pentashihan,” tutur dia.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QTt9zs
December 16, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QTt9zs
via IFTTT
Share:

Saturday, December 15, 2018

Spalleti: Inter Milan tidak Krisis

Spalleti menilai anggapan Inter tengah krisis terlalu berlebihan.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti menegaskan timnya tidak mengalami krisis. Spalletti menyebut anggapan Inter sedang krisis terlalu berlebihan.

Spaletti meminta orang yang mengkritiknya melihat 10 pertandingan yang mereka jalani sebelum tersingkir di Liga Champions. Inter, Spaletti mengatakan mengalami fase yang jauh lebih baik ketimbang lima musim sebelumnya.

"Pemain sudah melakukan yang terbaik. Lihat pertandingan kami dalam 10 laga terakhir. Inter hanya kalah satu pertandingan. Apa itu pertanda krisis?" kata Spalletti, dikutip dari Football Italia, Sabtu (15/12).

Inter tersingkir dari penyisihan grup Liga Champions setelah hanya menempati peringkat tiga klasemen grup B. Inter kalah bersaing dengan Barcelona dan Tottenham Hotspur. Di laga terakhir, I Nerazzurri gagal memanfaatkan partai kandang melawan PSV Eindhoven di mana laga itu berakhir dengan seri 1-1.

Andai Inter menang atas PSV,  mereka bisa melewati perolehan poin Spurs yang juga bermain 1-1 di kandang Barca. Jadinya Inter tetap harus puas di peringkat tiga karena kalah selisih gol tandang dengan Spurs. Inter pun harus rela melanjutkan kompetisi di Liga Europa dari babak 32 besar.

"Banyak penggemar yang mengkritik. Tapi mereka tidak menganalisis pertandigan," ujar Spalletti.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cg1Abp
December 15, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cg1Abp
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

BPN Apresiasi Putusan MK Soal Batasan Usia Nikah

MK sebelumnya menerima uji materi UU Perkawinan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Rahayu Saraswati mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah mendukung penghapusan diskriminasi terhadap perempuan dengan mendukung perubahan UU Perkawinan tentang usia perkawinan perempuan. Hal tersebut menurutnya sejalan dengan program yang akan dilakukan di pemerintahan Prabowo-Sandiaga nantinya.

"Dalam program aksi kami bidang kesra memang tertulis bahwa kami akan memperjuangkan  undang-undang serta peraturan-peraturan terkait perlindungan perempuan dan anak," kata Rahayu saat dihubungi Republika, Jumat (14/12).

Selain mengapresiasi putusan MK tersebut, ia juga memberi catatan bahwa perubahan UU Perkawinan tersebut harus dilakukan segera mungkin oleh DPR dan pemerintah sebagai yang bertanggung jawab atas setiap perubahan perundang-undangan. Namun, ia pesimistis DPR dan pemerintah melakukan pembahasan undang-undang tersebut dalam satu ke depan lantaran terbatasnya waktu di periode kali ini.

"Harapan kami, siapa pun yang akan berkuasa nanti harus memiliki political will untuk mendorong percepatan pembahasan perubahan UU Perkawinan ini guna memastikan pengurangan angka perkawinan anak yang dampaknya sangat luas dari peningkatan angka KDRT, angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB), sampai penurunan kontribusi pembangunan dari anak-anak yang mengalami perkawinan anak karena tentunya dapat mengalami banyak tantangan yang salah satunya adalah tidak menyelesaikan sekolah 12 tahun," jelasnya.

Sebelumnya, MK mengabulkan sebagian gugatan uji materi UU 1/1974 tentang Perkawinan yang mengatur batas usia perkawinan anak. Dalam pertimbangan putusan, disebutkan bahwa perbedaan batas usia perkawinan antara laki-laki dan perempuan bisa menimbulkan diskriminasi.

"Mengadili, mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian," ujar Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan di ruang sidang MK, Jakarta, Kamis (13/12).

Diketahui, ketentuan tentang batas usia perkawinan digugat sekelompok warga negara yang merasa dirugikan dengan perbedaan batas usia laki-laki dan perempuan. Dalam pasal 7 ayat 1 UU Perkawinan mengatur batas minimal usia perkawinan laki-laki adalah 19 tahun sementara perempuan adalah 16 tahun.

MK menilai beleid tersebut bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Perlindungan Anak. Dalam UU Perlindungan Anak menyebutkan bahwa anak-anak adalah mereka yang berusia di bawah 18 tahun. Sehingga,  batas usia yang diatur dalam UU Perkawinan masih berkategori sebagai anak.

Masih dalam pertimbangan Hakim, perkawinan anak dinilai sangat mengancam dan berdampak negatif terutama pada aspek kesehatan. Selain itu, peluang terjadinya eksploitasi dan ancaman kekerasan juga lebih tinggi pada anak. Aturan tersebut juga menimbulkan perbedaan perlakuan antara laki-laki dan perempuan.

Hakim Anggota I Gede Palguna mengatakan MK tak bisa menentukan batas usia perkawinan yang tepat bagi perempuan. Menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan DPR sebagai pembentuk UU.

"Meminta pembuat UU paling lama tiga tahun untuk melakukan perubahan tentang perkawinan, khususnya berkenaan dengan batas usia minimal perempuan dalam perkawinan," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GietWu
December 14, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GietWu
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 12, 2018

Toleransi Sang Gubernur Kufah, Bangun Gereja untuk Sang Ibu

Meski berbeda agama, Khalid tetap tidak durhaka kepada orang tua.

REPUBLIKA.CO.ID, Beragama adalah hak setiap individu. Dalam Islam, tak ada  paksaan sedikitpun untuk memeluk ajaran Muhammad SAW ini. Sekalipun, mereka yang tak menganut Islam adalah keluarga terdekat kita, seperti orang tua misalnya. 

 “Tidak ada paksaan dalam memeluk agama. Sungguh telah jelas antara kebenaran dan kesesatan” (QS al-Baqarah [2]: 256)

Di satu sisi, Islam memberikan tuntunan untuk senantiasia berbakti dan berlaku baik kepada kedua orang tua, tanpa melihat apapun agama dan keyakinannya. 

“Dan Rabbmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya” (QS al-Israa’ [17]: 23).

Potret tentang toleransi yang sangat luar biasa pernah dicontohkan oleh gubernur Kufah, Khalid bin Abdullah al-Qusari. Khalid adalah gubernur Muslim yang taat, sementara ibunya penganut Nasrani. 

Sebagai bentuk kepatuhannya, Khalid bahkan telah bersumpah akan senantiasa berbuat baik kepada ibu yang telah melahirkannya itu, meski tetap berbeda agama.  

Kisah yang sangat langka ini terdapat dalam kitab Mu’jam al-Buldan karya Yaqut al-Hamawi.  Tak tanggung-tanggung, sebagai bentuk kecintaanya terhadap sang ibu yang berdarah Romawi Nasrani itu, Khalid membangun gereja khusus di samping masjid agung Kufah.

At-Thabari dalam kitab sejarahnya menyebut Khalid dengan sebutan si anak Nasrani. Meski dengan istilah yang terkesan negatif, tetapi at-Thabari mengapresiasi Khalid dengan penghargaan setinggi-tingginya. 

Meski berbeda agama, Khalid tetap tidak durhaka kepada orang tua, bahkan Khalid memberikan keleluasaan yang sangat kepada sang ibu untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya tersebut.   

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EgAv9m
December 12, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EgAv9m
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Relaksasi DNI di Bidang Survei Diminta Dibatalkan

Usaha jasa survei nasional telah diakui internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah diminta mengkaji kembali rencana relaksasi DNI (Daftar Negatif Investasi) khususnya di bidang survei. Selama ini survei dilakukan lembaga survei BUMN dan swasta dinilai sudah menunjukkan kinerja dan reputasi yang sangat baik.

Permintaan itu mengemuka dalam diskusi terbatas mengenai ekonomi dan kebijakan publik akhir tahun 2018. Diskusi yang diselenggarakan Program Magister Adminitrasi Publik Universitas Nasional, Jakarta, Senin (10/12) ini, mengambil tema "Menimbang Ulang Kebijakan Pemerintah atas Relaksasi DNI".

Ketua Program Studi Ilmu Manajemen dan dosen Pascasarjana Universitas Nasional (Unas) I Made Adnyana mengatakan pemerintah semestinya memperkuat posisi lembaga survei yang sudah memiliki kinerja, reputasi dan prestasi bagus. "Terlebih lembaga survei itu memiliki kemampuan sumber daya manusia dan jaringan internasional yang bagus,” kata dia.

Selama ini, Made menyatakan, jaringan internasional dapat diperoleh perusahaan-perusahaan jasa survei BUMN dan swasta melalui kemitraan dengan perusahaan multinasional. Baik itu dilakukan secara konsorsium, kerja sama operasi, sub-kontrak, afiliate, dan/atau bentuk lain.

“Teknologi jasa survei bukan merupakan hal yang sulit dijangkau oleh perusahaan survei nasional karena tersedia mitra dan provider yang mudah diakses, baik yang terkait dengan peralatan (hardware/software), model bisnis, tansformasi digital, maupun sistem dalam rangka meningkatkan daya saing,” ujar Made menjelaskan.

Selain itu, Made melanjutkan, perusahaan jasa survei nasional sudah diakreditasi SNI ISO 17020 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), Akreditasi diakui seluruh dunia melalui Mutual Recognition Agreement (MRA) International Accreditation Forum (IAF).

Dengan demikian, lanjut Made, setiap laporan yang dilakukan oleh usaha jasa survei nasional telah mendapatkan pengakuan secara internasional. Karena itu, menurutnya tidak perlu ada keraguan lagi terhadap kemampuan jasa survei nasional.

"Posisi tenaga ahli juga sudah dapat diisi dan dilakukan oleh tenaga kerja nasional," kata dia.

Made mengatakan pemerintah justru harus memperkuat keberadaan lembaga survei nasional yang ada. Selain karena daya saing dan keunggulan komparatif yang kita miliki, juga sebagai bentuk afirmasi kepada dunia usaha yang sudah kuat.

Untuk itu, Made meminta Menko Perekonomian mendengarkan masukan dari pelaku usaha, masyarakat akademis serta lembaga lain seperti Badan Sertifikasi Nasional (BSN) dan Komite Akreditasi Nasional (KAN). Aspirasi sejumlah asosiasi pengusaha juga perlu didengarkan. "Untuk itu pemerintah baiknya membatalkan rencana relaksasi DNI di bidang survei,: ujar dia mengimbau.

Permintaan itu merupakan respons atas keputusan pemerintah yang mengeluarkan 54 bidang usaha dari DNI 2018, termasuk jasa survei/jajak pendapat masyarakat dan penelitian pasar. Kebijakan baru itu diumumkan Menko Perekonomian Darmin Nasution dalam konferensi pers di Jakarta, bulan lalu.

Beberapa lembaga jasa survei yang akan dibuka untuk investasi asing itu antara lain survei panas bumi, jasa survei objek-objek pembiayaan atau pengawasan persediaan barang dan pergudangan, dan jasa survei kuantitas. Pemerintah beralasan mengeluarkan jasa survei dari DNI karena untuk mendukung transfer teknologi dan memanfaatkan jaringan jasa internasional.

Jasa survei kuantitas/kualitas dinilai pemerintah menjadi bagian dari jaringan jasa survei internasional. Dengan relaksasi ini, pemerintah mendorong agar hasil survei lebih mudah diterima dan dipercaya di negara tujuan ekspor.

Ketua Program Pasca Sarjana Admintrasi Publik Unas Rusman Ghazali menilai lembaga survei BUMN dan swasta Indonesia sejauh ini sudah sangat memadai. Mereka juga sudah teruji ketika komitmen pasar berbasis ASEAN diberlakukan akhir tahun 2015.

Mestinya, lanjut Rusman, pemerintah memberi ruang dan mendorong lembaga survei nasional membangun aliansi strategi seluas-luasnya dengan lembaga verifikasi lainya di luar negeri. Dengan cara ini, lembaga survei nasional yang ada makin diperhitungkan di pentas internasional

“Ini penting untuk memperluas jangkauan pasar terutama dalam menguasai pasar global, bukan malah membuka keran investasi asing di bidang survei yang nyata-nyata sudah dapat ditangani secara unggul oleh Lembaga Survei BUMN dan Swasta ”, ujar Rusman menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2C2nWwX
December 10, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2C2nWwX
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

IBL Pertamax Seri-2, Laga Big Match akan Banyak Tersaji

Serie 2 Jakarta akan berlangsung pada 7 hingga 9 Desember 2018

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Setelah di Semarang, Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2018/2019 akan berlanjut ke Kota Jakarta. IBL Pertamax seri-2 yang akan berlangsung 7-9 Desember 2018 di Britama Arena, dipastikan akan lebih seru dan menarik.

Tampilnya Finalis musim lalu, Satria Muda Pertamina dan Pelita Jaya Jakarta di seri-2 nanti membuat laga big match akan tersaji.

Direktur IBL, Hasan Gozali ketika dihubungi Republika.co.id, Rabu (5/12), berharap pertandingan di Jakarta nanti akan semakin seru. "Pada seri pembuka lalu di GOR Sahabat Semarang, persaingan sudah ketat. Tidak ada tim yang tidak terkalahkan, juga tidak ada tim yang tidak merasakan kemenangan," kata dia.

Hasan menjelaskan penampilan pemain asing kali ini juga lebih bagus. Selain itu pemain lokal juga menunjukkan peningkatan yang bagus.

"Kita lihat di tim NSH, BPJ, Siliwangi maupun Hangtuah pemain lokalnya juga sudah lebih baik lagi," ujarnya.

Laga Big Match tersebut diantaranya adalah ulangan Final IBL musim lalu. SM Pertamina akan bertemu dengan Pelita Jaya pada Sabtu (8/12) pukul 18.00.  Selanjutnya ada big match SM Pertamina melawan Stapac pada Ahad (9/12) pukul 18.00.

Berikut Jadwal seri-2 Jakarta

Jumat, 7 Desember 2018

Pukul 14.00-16.00 : NSH Jakarta vs Bima Perkasa Jogja

Pukul 16.00-18.00 : Stapac Jakarta vs Bogor Siliwangi

Pukul 18.00-20.00 : Satya Wacana Salatiga vs SM Pertamina

Pukul 20.00-22.00 : Pelita Jaya vs Prawira Bandung

Sabtu, 8 Desember 2018

Pukul 14.00-16.00 : Bogor Siliwangi vs Pacific Caesar Surabaya#

Pukul 16.00-18.00 : Prawira Bandung vs Hangtuah

Pukul 18.00-20.00 : SM Pertamina vs Pelita Jaya

Ahad, 9 Desember 2018

Pukul 14.00-16.00 : Bima Perkasa Jogja vs Hangtuah

Pukul 16.00-18.00 : Pelita Jaya vs Stya Wacana

Pukul 18.00-20.00 : Stapac vs SM pertamina

Pukul 20.00-22.00 : Pacific Caesar Surabaya vs NSH Jakarta

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QebdA9
December 05, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QebdA9
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

Emery: Hasil Laga Vs MU akan Tentukan Nasib Arsenal di Liga

Arsenal sedang on fire dengan rekor tak terkalahkan dalam 19 laga terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Arsitek tim Arsenal Unai Emery percaya, hasil melawan Manchester United (MU) pada Kamis (6/12) nanti akan menentukan posisi timnya di papan klasemen musim ini. Arsenal akan bertandang ke Old Trafford dengan kepercayaan tinggi usai menang 4-2 atas Tottenham Hotspur Ahad lalu.

Kemenangan terakhir the Gunners di Old Trafford dalam ajang Liga Primer Inggris diraih pada September 2006, saat Emmanuel Adebayor mencetak gol di menit akhir untuk timnya dalam kemenangan 1-0. Namun, saat ini Arsenal sedang on fire usai 19 pertandingan tak terkalahkan dan menempati peringkat empat klasemen sementara.

''Itu akan menjadi tantangan besar bagi kami pada Rabu (waktu setempat) dan itu akan menegaskan momen baik kami,'' kata Emery dikutip dari Sky Sports, Selasa (3/12).

Meski demikian, mantan pelatih Sevilla itu mengakui akan sangat sulit menang atas Iblis Merah di Old Trafford. Sebab, lanjutnya, MU merupakan tim besar dengan pemain hebat dan Old Trafford memiliki atmosfer yang luar biasa untuk menyemangati para penggawa United. ''Itu akan menjadi laga yang menarik dan motivasi saya sangat tinggi,'' ujarnya menjelaskan.

Kemenangan memang menjadi harga mati bagi tim yang bermarkas di Emirates Stadium tersebut untuk terus berada di empat besar atau bahkan menggeser Chelsea di peringkat ketiga. Sebab, Spurs yang berada di bawahnya siap kembali mengambil alih posisi Arsenal jika gagal mendapatkan poin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Pj98NK
December 04, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Pj98NK
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

SMF Inisiasi Program Perbaikan Hunian Kumuh

Proyek percontohan salah satunya dilakukan di Kelurahan Purwokinanti, DIY.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menginisiasi program pembangunan rumah di daerah kumuh. Program ini bekerja sama dengan Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Direktur SMF Trisnadi Yulrisman dalam konferensi pers di Yogyakarta, Jumat (30/11) malam, mengatakan pembangunan rumah di daerah kumuh akan melibatkan lembaga keuangan mikro (LKM) dan badan keswadayaan masyarakat (BKM) yang kemudian disalurkan kepada masyarakat. "Kami sudah punya satu konsep dengan Kementerian PUPR untuk mengoptimalkan badan keswadayaan masyarakat untuk mendukung masyarakat berpenghasilan rendah di daerah kumuh," kata Trisnadi.

Ia mengatakan program tersebut sudah dicanangkan di 32 kota prioritas. SMF dan Kementerian PUPR masih akan melakukan proyek percontohan (pilot project) di tahap awal.

Trisnadi mengungkapkan salah satu proyek percontohan mekanisme bantuan perbaikan bangunan gedung atau rumah di daerah kumuh akan dilakukan di Kelurahan Purwokinanti, DI Yogyakarta.

Selain itu, SMF juga menginisiasi program KPR SMF pascabencana untuk membantu meringankan beban pemerintah dalam merevitalisasi pemukiman masyarakat. SMF akan berkerja sama dengan perbankan untuk menyalurkan pembiayaan renovasi rumah masyarakat terdampak bencana.

Untuk tahap pertama, SMF merencanakan kerja sama dengan Bank NTB Syariah sebagai lembaga penyalur pembiayaan KPR pascabencana kepada aparatur sipil negara (ASN) korban gempa bumi di Lombok.

Direktur SMF Heliantopo mengatakan target pembiayaan di tahap awal yaitu Rp 300 miliar untuk 3.000 debitur ASN di Lombok. 

Baca juga, SMF Salurkan Dana Sekuritisasi Hingga Rp 45,34 Triliun

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RsWvS7
December 01, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RsWvS7
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Mentan: Komoditas Pertanian Sehat dan Aman Modal Besar Kita

Manggis menjadi salah satu komoditas pertanian RI yang mampu menembus pasar ekspor

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penguatan sistem dan layanan perkarantinaan perlu dilakukan demi menjamin kesehatan dan keamanan produk pertanian. Cara ini juga sekaligus meningkatkan ekspor komoditas pertanian tanah air.

"Komoditas pertanian yang sehat dan aman adalah modal besar kita," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat ditemui di Auditorium Kementerian Pertanian, Jumat (30/11).

Dengan memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor membuat produk pertanian mampu menembus pasar global. Saat ini Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian dalam kurun waktu empat tahun terakhir telah melakukan perundingan Sanitary and Phytosanitary (SPS) serta protokol karantina dengan 18 negara. Kementan melakukan pendampingan kepada petani guna pemenuhan persyaratan protokol karantinanya.

Manggis menjadi salah satu contoh komoditas yang telah melalui negosiasi perkarantinaan panjang dan mampu menembus pasar ekspor. Hingga kini manggis terus mengalami tren peningkatan dagangnya.

Tercatat pada 2015 mencapai 31.296 ton, 30.099,67 ton pafa 2016, 11.427,77 ton pada 2017 dan pada 2018 per Oktober volume manggis mencapai 26.939,20 ton manggis. Dengan nilai dagang total Rp 11,62 triliun.

Manggis mampu menembus pasar di 24 negara. Selain memberikan jaminan bebas terhadap penyakit kutu putih, Barantan juga turut memberikan layanan pemeriksaan karantina di tempat pemilik atau inline inspection.

"Yang menarik adalah ekspor 10 komoditas pertanian strategis nilainya sudah mencapai Rp 1.062 triliun yaitu separuh dari nilai APBN kita," kata Amran

Komoditas lain, dengan kesisteman perkarantinaan antar negara yang telah dibangun dengan baik adalah Sarang Burung Walet (SBW). Komoditas ini terus didorong untuk memenuhi persyaratan protokol karantina.

Tercatat, tren peningkatan nilai dagangnya terus naik dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Volume ekspor masing-masing adalah 700.66 ton pada tahun 2015, 773,22 ton pada 2016, 1,15 juta ton pada 2017 dan tahuh ini hingga Oktober 2018 telah mencapai volume 1,13 juta ton. Sementara total nilai dagang rupiah senilai 107,2 triliun.

Selain terus membuka akses pasar di pasar global untuk produk konvensional ekspor, komoditas pertanian yang unik juga telah mulai masuki pasar ekspor seperti daun ketapang, daun lontar dan sapu lidi.

Selain kualitas, adanya persyaratan SPS yang dipenuhi membuat komoditas tersebut dapat diterima pasar internasional.

Saat ini Barantan telah lakukan empat perjanjian SPS untuk mengakselerasi ekspor, yakni Indonesia - Australia Comphrehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) untuk komoditas coklat, manggis, salak, kopi dengan total nilai ekspor 667,8 dolar AS (2018), Indonesia - Chili CEPA untuk komoditas CPO dan Jagung dengan total nilai  143,8 juta dolar AS (2018), Asian Hong Kong - Cina FTA dengan produk tepung kelapa, SBW, kopi, madu, coklat, teh, kopi, madu, coklat, teh dan reptil dengan nilai ekspor mencapai 3 miliar dolar AS (2018). Terakhir adalah Indonesia - EFTA CEPA dengan komoditas rempah, kakao, kopi, teh, produk kayu dan ikan dengan total nilai ekspor 1,2 miliar dolar AS (2018).

"Kemudahan izin dan percepatan layanan bagi eksportir yang akan melakukan ekspor produk pertanian menjadi fokus kami, terlebih di tengah kondisi pasar global yang tidak menentu saat ini," tegas Amran.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FMwfRv
November 30, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FMwfRv
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

In Picture: Penghuni Rusunawa Jatinegara Bercocok Tanam Hidroponik

Warga dibina oleh Rumah Zakat dan Bank DKI untuk bercocok tanam hidroponik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petani Hidroponik desa berdaya Jatinegara Kaum memanen sayuran hidroponik di Rusunawa Jatinegara Kaum, Jakarta Timur, Senin (26/11).

Rumah Zakat dan Bank DKI membina warga rusunawa Jatinegara Kaum untuk bercocok tanam dengan menggunakan hidroponik.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PVSvgk
November 26, 2018 at 03:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PVSvgk
via IFTTT
Share: