Showing posts with label 2019 at 12:22PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 12:22PM. Show all posts

Saturday, April 20, 2019

GP Ansor Dukung Penuh KPU

GP Ansor meminta konstentan yang keberatan bisa menggunakan mekanisme hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor memberikan dukungan moral kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang saat ini masih melakukan tahapan rekapitulasi suara secara manual. KPU menghitung suara berjenjang dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional.

"GP Ansor akan terus memberikan dukungan kepada KPU untuk menyelesaikan tahapan pemilu dan bekerja dengan tenang sehingga hasil pemilu 2019 memiliki legitimasi yang kuat," kata Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Minggu.

Ansor meminta kepada para kontestan pemilu 2019 mematuhi tahapan pemilu yang masih berlangsung dan mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil resmi dari KPU. "Setelah menggunakan hak politik dengan mencoblos, kita berharap agar seluruh masyarakat sabar menunggu dan mengikuti tahapan pemilu yang sudah masuk tahap rekapitulasi suara," kata Yaqut.

Yaqut menegaskan, kerja KPU dan aparat keamanan harus didukung di tengah ancaman penolakan hasil pemilu. Menurut Yaqut, ancaman pengerahan massa yang diembuskan pihak tertentu justru akan mengganggu kinerja penyelenggara pemilu dan tahapan yang sedang berjalan.

"Ajakan melakukan aksi people power bagi Ansor sifatnya provokatif dan inkonstitusional. Ansor mengimbau jika ditemukan dugaan kecurangan atau pelanggaran, bisa diselesaikan melalui prosedur hukum yang berlaku," ujar Yaqut.

Yaqut mengatakan pemilu telah berjalan lancar dan damai. Ada kegembiraan di TPS-TPS saat pencoblosan. Hal itu terbukti dengan partisipasi pemilih yang tinggi.

"Jangan sampai kegembiraan ini dihinggapi ketakutan sehingga mengganggu semua tahapan pemilu. Sabar, percayakan semua kepada KPU," ujarnya.

Ansor memberikan apresiasi yang tinggi kepada para petugas penyelenggara pemilu di lapangan yang bekerja secara serius tanpa kenal lelah. Menurut Yaqut, semua pihak sudah semestinya menghormati para petugas tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PohVzW
April 21, 2019 at 12:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PohVzW
via IFTTT
Share:

Saturday, March 9, 2019

Biden Jadi Kandiat Kuat Partai Demokrat untuk Melawan Trump

Sanders berada di urutan kedua dalam hasil jajak pendapat.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berada di urutan pertama dalam jajak pendapat pemilihan presiden 2020 dari Partai Demokrat di Negara Bagian Iowa. Senator AS Bernie Sanders menguntit di urutan kedua.

Biden yang belum mengumumkan apakah akan maju dalam pemilihan presiden 2020 mendatang menjadi pilihan pertama pemilih Partai Demokrat di Iowa dengan 27 persen suara. Adapun Sanders mendapat 25 persen suara.  Jajak pendapat digelar oleh Selzer & Co ini

"Jika saya Joe Biden duduk di beranda rumah dan melihat jajak pendapat ini, mungkin saya ingin lompat maju," kata Presiden Selzer & Co, J. Ann Selzer, Ahad (10/3). 

Surat kabar Des Moines memiliki rekam jejak panjang dalam menggelar jajak pendapat yang akurat di Iowa. Mereka mulai melakukan jejak pendapat kandidat-kandidat presiden pada 2020 mendatang. Dalam putaran ini Iowa akan menggelar pertarungan calon kandidat presiden Partai Demokrat pada Febuari 2020.

Hampir 65 persen suara mengatakan, Biden yang  pertama kali terpilih sebagai senator pada 1972 memiliki pengalaman lebih baik dibandingkan kandidat lainnya. Menurut mereka Biden harus maju dalam perebutan calon kandidat presiden dari partai Demokrat.

Sementara 31 persen suara lainnya mengatakan periode Biden maju dalam pemilihan umum sudah selesai. Sanders seorang demokratis sosialis yang menggelar unjuk rasa di Iowa saat jajak pendapat dilakukan pekan lalu mendapatkan suara 6 persen lebih banyak dibandingkan jajak pendapat sebelumnya.

Pada Desember lalu Sanders mendapatkan 16 persen suara. Sementara Biden turun 5 persen pada bulan yang sama saat ia mendapatkan 32 persen suara.

Belasan anggota Partai Demokrat maju dalam perebutan calon kandidat presiden 2020 dari partai Demokrat. Mereka mencari calon terbaik untuk mengalahkan Donald Trump yang diusung Partai Republik.

Partai Demokrat masih menunggu nama-nama besar untuk maju. Seperti Biden dan mantan calon anggota Senat dari Texas Beto O'Rourke.

Dalam jajak pendapat nasional calon kandidat presiden dari Partai Demokrat Biden memiliki posisi yang kokoh di atas Sanders. Di posisi ketiga ada Senator Kamala Harris lalu disusul Senator Elizabeth Warren dari Massachusetts, Amy Klobuchar dari Minnesota dan Cory Booker dari New Jersey.

Dalam jajak pendapat di Iowa, Warren berada di posisi ketiga dengan 9 persen dan Harris berada di posisi keempat dengan 7 persen. Sementara O'Rouke hanya mendapatkan 5 persen suara, turun 6 persen dibandingkan jajak pendapat bulan Desember lalu.

Jajak pendapat bulan Maret ini menjadi yang pertama di Iowa sejak para calon kandidat presiden dari partai Demokrat menyatakan maju dalam pemilihan presiden 2020. Jajak pendapat ini juga mematakan isu-isu yang didukung anggota partai Demokrat di Iowa.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XH92VE
March 10, 2019 at 12:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XH92VE
via IFTTT
Share:

Erick: Jokowi Sosok Pemimpin, Sekaligus Bapak yang Baik

Hari ini Erick berkampanye di GOR Padjadjaran Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Maruf Amin, Erick Thohir, mengkampanyekan berbagai keberhasilan yang dicapai oleh Jokowi di hadapan 3.000 emak-emak Bandung, pada acara Perempuan Bandung #01 Bersatu Optimis Indonesia Maju, di GOR Padjadjaran Bandung, Ahad (10/3). Erick yang mengenakan kemeja putih mengatakan, sosok Jokowi adalah sosok pemimpin, sosok bapak sekaligus suami yang baik.

"Dan saya yakin ibu-ibu yang hadir di sini mau pilih suami yang baik kan. Karena kalau kita bisa mengurus keluarga ini menjadi salah satu ciri dia bisa mengurus negara," katanya.

Dia menyatakan, Jokowi sangat mengapresiasi kaum emak-emak atau ibu-ibu dalam menjalankan kabinet kerjanya. Hal tersebut, kata Erick, bisa dilihat dengan ditempatkannya sejumlah perempuan andal, cerdas dan pintar di dalam kabinetnya.

"Banyak sekali perempuan hebat yang dipilih Pak Jokowi sebagai menteri dan mereka memegang hal yang sangat strategis atau penting di negara contoh ada Menteri Keuangan, Bu Sri Mulyani yang mengurus keuangan negara," kata dia.

Selain itu, bukti lainnya Jokowi mengapresiasi kaum perempuan ditunjukkan dengan ditunjuknya Rini M Soemarno sebagai Menteri BUMN dan Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

"Ini yang ingin saya sampaikan bahwa kita sama-sama yakinkan program Pak Jokowi juga terbukti ada Kartu Indonesia Pintar yang membantu ibu-bu agar anaknya dari SD sampai SMA bisa sekolah," katanya.

Selain itu, lanjut Erick, ada Program Keluarga Harapan dan Kartu Indonesia Sehat. "Dengan Program Keluarga Harapan, para ibu-ibu bisa meningkatkan ekonomi keluarga seperti bisnis catering apalagi yang Pak Jokowi kasih untuk ibu-ibu ada kartu Indonesia sehat atau KIS," katanya.

Oleh karena itu, Erick mengajak ribuan emak-emak Bandung yang hadir pada acara Perempuan Bandung #01 Bersatu Optimis Indonesia Maju, untuk memilih Pasangan Jokowi-KH Maruf Amin di Pilpres 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ST1vQ8
March 10, 2019 at 12:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ST1vQ8
via IFTTT
Share: