Showing posts with label 2019 at 03:50PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:50PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Menhan Ragukan Rencana Pembunuhan Tokoh Nasional

Menhan melihat hal itu seperti gertak sambal saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, meragukan rencana pembunuhan yang menargetkan empat tokoh nasional. Ia melihat hal itu seperti gertak sambal saja.

"Kalau katanya mau membunuh pejabat-pejabat saya rasa jauhlah. Enggak begitu. Saya juga suka begini, 'ntar gua gampar lu,' sampai berapa puluh tahun enggak ada yang saya gampar kok," ujar Ryamizard di Kementerian Pertahanan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (30/5).

Menurut Ryamizard, jangan terlalu khawatir dengan hal semacam itu. Tapi, ia mengingatkan akan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi jika terjadi suatu keributan. Karena itu, ia ingin keributan-keributan tidak kembali terjadi ke depannya.

"Ada yang ikut-ikut dompleng. Siapa lagi, radikal-radikal yang merasa anti-Pancasila pasti di sana. Nah ini perlu kita waspadai. Kemenhan sudah menjaga jangan sampai ada pihak-pihak luar ikut campur urusan ini," terangnya.

Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, menyebutkan empat tokoh nasional yang dijadikan target pembunuhan. Empat orang itu, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, dan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Budi Gunawan.

"Satu, ya betul, Pak Wiranto, kedua adalah Pak Luhut Menko Maritim, dan yang ketiga itu adalah Pak Kabin, yang keempat adalah Pak Gories Mere. Nah yang kelima nih salah satu pimpinan lembaga survei, saya tidak mau sebutkan dulu," ungkap Tito di Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).

Informasi tersebut ia dapatkan dari berita acara pemeriksaan (BAP) yang dilakukan terhadap para tersangka yang berencana melakukan pembunuhan tersebut. Sejak mengetahui informasi tersebut, Tito menjelaskan, pihaknya memberikan pengamanan dan pengawalan terhadap yang bersangkutan. "Ini pelaku-pelaku yang disuruh melakukan eksekusi itu tertangkap semua," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WzfikB
May 30, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WzfikB
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 29, 2019

Lebaran, Latihan Penerbangan di Adisutjipto Dihentikan

Langkah ini guna mendukung lalu lintas udara saat puncak arus mudik dan balik.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kepala Dinas Operasi Lanud Adisutjipto, Kolonel Pnb Feri Yunaldi mengatakan, seluruh latihan penerbangan akan dihentikan mulai 30 Mei 2019. Langkah ini dilakukan guna mendukung lalu lintas udara saat puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2019.

Terlebih, di Adisutjipto sudah disetujui 27 tambahan penerbangan saat arus mudik dan balik Lebaran. Oleh karena itu, latihan penerbangan militer akan dimulai kembali pada 10 Juni.

"Untuk latihan penerbangan militer sendiri khusus siswa sekolah penerbangan rencana terakhir latihan tanggal 29 Mei. Kami support kepada airline menambah flight mendukung masyarakat yang menuju dan berangkat ke Yogya," kata Feri di Lapangan NDB PT Angkasa Pura I (Presero) Kantor Cabang Adisutjipto, Selasa (28/5). 

Sementara itu, Lanud Adusutjipto dengan PT Angkasa Pura I (Persero) menyiapkan contingency plan saat puncak mudik dan balik Lebaran nanti. Diprediksi, puncak arus mudik dan arus balik terjadi pada H-5 hingga H+5 Lebaran. 

General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan, contingency plan disiapkan mengantisipasi kepadatan akses masuk dan keluar bandara. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Pangkalan TNI AU Adisutjipto dan satuan polisi lalu lintas. "Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan akses jalan AU ketika terjadi kepadatan lalu lintas," kata Pandu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wnjNjE
May 29, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wnjNjE
via IFTTT
Share:

Sunday, May 26, 2019

YLBHI dkk Temukan Indikasi Pelanggaran HAM 21-22 Mei

Koalisi Masyarakat Sipil menemukan penyimpangan prosedur dalam penanganan aksi itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gabungan koalisi masyarakat sipil memiliki 15 temuan awal dari peristiwa kericuhan 21-22 Mei lalu. Dari temuan-temuan itu disimpulkan, ada indikasi terjadinya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) selama peristiwa itu berlangsung.

Koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari YLBHI, KontraS, LBH Jakarta, AJI, Lokataru Foundation, Amnesty, dan LBH Pers melakukan pemantauan saat kericuhan terjadi. Temuan-temuan itu dijadikan sebagai laporan awal untuk dilaporkan ke lembaga pengawas pemerintah yang ada.

Temuan terhadap peristiwa itu terkait dengan pecahnya insiden, korban, penyebab, pencarian dalang, tim investigasi internal kepolisian, indikasi kesalahan penanganan demonstrasi, penutupan akses tentang korban oleh rumah sakit, penanganan korban yang tidak segera.

Temuan berikutnya terkait dengan penyiksaan, perlakuan keji, tidak manusiawi dan merendahkan nartabat, hambatan informasi untuk keluarga yang ditahan, salah tangkap, kekerasan terhadap tim medis, penghalang-halangan meliput kepada jurnalis yang terdiri dari kekerasan, persekusi, perampasan alat kerja, perusakan barang pribadi. Temuan selanjutnya, yakni terkait dengan penghalangan akses kepada orang yang ditangkap untuk umum dan advokat, dan pembatasan komunikasi media sosial.

"Berdasarkan temuan-temuan di atas terdapat beberapa kesimpulan yang bisa ditarik, yaitu terindikasi adanya pelanggaran HAM dengan korban dari berbagai kalangan yaitu tim medis, jurnalis, penduduk setempat, peserta aksi dan dari berbagai usia," ujar perwakilan dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, pada konferensi pers di Jakarta Pusat, Ahad (26/5).

Selain itu, Isnur menjelaskan, mereka juga menemukan adanya penyimpangan dari hukum dan prosedur dalam penanganan aksi tersebut. Hukum dan prosedur itu, di antaranya KUHAP, Konvensi Anti Penyiksaan, Konvensi Hak Anak, Perkap 1/2009, Perkap 9/2008, Perkap 16/2006 tentang Penggunaan Kekuatan, Perkap 8/2010, dan Perkap 8/2009.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VPVJQs
May 26, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VPVJQs
via IFTTT
Share:

Tiket Pesawat Hambat Peningkatan Konsumsi dari THR

Menkeu berharap pencairan THR bisa berdampak positif terhadap ekonomi.

 REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berharap pemberian tunjangan hari raya (THR) dapat mendorong peningkatan konsumsi pada kuartal II tahun 2019. Namun, harapan itu kemungkinan bakal terganjal karena masyarakat harus mengeluarkan uang lebih untuk kebutuhan pembelian tiket pesawat saat mudik.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics, Mohamad Faisal, mengatakan, tiket pesawat diprediksi bakal menjadi salah satu faktor penghambat. "Terutama bagi para pemudik yang harus menggunakan pesawat. Mahalnya harga tiket otomatis THR yang dimiliki lebih terserap untuk kebutuhan biaya transportasi," kata Faisal kepada Republika.co.id, Jumat (24/5).

Di satu sisi, Faisal mengatakan, karena THR selalu rutin diberikan setiap tahun, maka kemungkinan besar dorongan terhadap konsumsi tidak akan jauh beda dari tahun-tahun sebelumnya. Target pemerinah agar pertumbuhan konsumsi pada kuartal II 2019 diatas 5 persen secara normal pun tidak sulit dicapai. Hanya saja, tantangan akan datang akibat masalah tiket pesawat.

Lebih lanjut, Faisal menilai, adanya pergeseran penggunaan THR dari semula untuk konsumsi menjadi pengeluaran biaya transportasi pun tidak akan mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga. Bagi industri penerbangan, pun sama sekali tidak memberikan dampak positif. Sebab, sepanjang kuartal pertama, tingkat keterisian pesawat juga telah mengalami penyusutan.

"THR ini kan juga hanya sesaat," katanya.

Menurut dia, masalah perlambatan konsumsi akibat persoalan transportasi udara bisa terkompensasi jika konsumsi masyarakat yang menjadi pemudik via jalur darat dapat tumbuh dengan baik. Faisal mencontohkan, keberadaan Tol Trans Jawa masih memiliki peluang untuk mendorong laju konsumsi.

"Jika sepanjang jalan para pemudik melakukan spending ini baru bisa membantu konsumsi. Khususnya untuk pemudik di dalam pulau. Namun, untuk luar pulau tetap konsumsi akan turun," katanya.

Adapun dari sisi kepercayaan konsumen, Faisal mengatakan, masyarakat masih memiliki optimisme terkait prospek ekonomi ke depan. Karena itu, pemerintah harus menjaga momentum ini untuk terus mendorong masyarakat agar melakukan konsumsi pertumbuhan yang positif.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melakukan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk seluruh aparatur sipil negara (ASN). Total THR yang akan dicairkan yakni mencapai Rp 20 triliun. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati optimistis, pemberian THR tahun ini akan mampu mendorong laju konsumsi rumah tangga sebagai penopang pertumbuhan ekonomi.

"Kita berharap dari sisi agregat permintaan untuk konsumsi terjadi di atas 5 persen bahkan mendekati 5,1 persen. Kita juga berharap situasi politik kondusif sehingga kepercayaan diri konsumen terjaga," kata Sri dalam Konferensi Pers di kantornya, Jumat (24/5).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30Nz4rI
May 26, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30Nz4rI
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Pemuda Muhammadiyah Minta Elite Politik Silaturahim Nasional

Silaturahim nasional penting untuk pembangunan bangsa ini secara berjamaah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto meminta elite politik untuk melakukan silaturahim nasional setelah kericuhan yang terjadi pada 21 Mei hingga 22 Mei 2019. Pertemuan penting untuk persatuan dan kesatuan nasional.

"Kami meminta elite politik untuk segera melakukan silaturahim nasional untuk membangun bangsa dan negara secara berjamaah," ujar Sunanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Selain itu, dia juga meminta kepada para elite politik untuk tidak memberikan pernyataan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

Pemuda Muhammadiyah juga meminta agar pihak keamanan untuk melakukan pendekatan persuasif dan tidak menggunakan cara kekerasan dalam menangani dan mengamankan peserta aksi yang berakibat bertambahnya korban. "Pihak yang merasa dirugikan dengan hasil Pemilihan Umum 2019 untuk memperjuangkan dengan cara-cara yang beradab melalui instrumen hukum."

Institusi keadilan yang menangani sengketa hasil pemilu untuk berlaku adil, independent, dan berintegritas dalam mengadili sengketa hasil pemilu.

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melihat beberapa kelompok yang ikut dalam unjuk rasa di depan KPU dan Bawaslu. Pertama, kelompok yang melakukan unjuk rasa secara damai dan tertib, mereka tidak memiliki kepentingan untuk menciptakan huru hara.

Kedua, kelompok yang memiliki kepentingan secara lebih jauh, yaitu memaksakan terjadinya pergantian kekuasaan secara inkonstitusional. Kelompok ini juga sangat berkepentingan untuk menciptakan kekacauan dan konflik.

Ketiga, kelompok yang dengan sengaja digerakkan untuk melakukan provokasi kerusuhan dan penjarahan di pusat-pusat ekonomi. Kelompok ini dibekali dengan senjata tajam bahkan senjata api.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VLPAoy
May 23, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VLPAoy
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Wisuda Santri TPA di Babel, Komitmen Cetak Generasi Qurani

Wisuda santri merupakan bentuk mewujudkan kader-kader qurani.

REPUBLIKA.CO.ID, SUNGAILIAT— Sebanyak 824 santri taman pendidikan Alquran (TPA) dari empat kecamatan di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengikuti wisuda yang diselenggarakan pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) setempat.

Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bangka, Hari Subari di Sungailiat, Rabu (1/5), mengatakan 824 santri TPA yang mengikuti wisuda dari empat kecamatan yakni dari Kecamatan Riau Silip sebanyak 190 santri, Kecamatan Sungailiat 278 santri, Kecamatan Pemali sebanyak 176 santri, dan Kecamatan Puding Besar sebanyak 189 santri.

"Wisuda kali ini menjadi peristiwa bersejarah bagi semua pihak terkait karena baru pertama kalinya diselenggarakan di halaman kantor bupati," kata dia.

Menurutnya, santri wisuda TPA ibarat padi yang berasnya dipersembahkan untuk daerah, yang insya Allah, akan menjadi benih terbaik menghasilkan beras berkualitas, artinya para santri yang diwisuda merupakan kader terbaik untuk Kabupaten Bangka ke depan.

"Kegiatan BKPRMI Kabupaten Bangka tidak hanya pembelajaran Alquran di tingkat TPA, namun juga memberikan pembinaan kepada remaja di unit masjid berjumlah 41 unit tersebar di delapan kecamatan, hanya saja masih terdapat kecamatan dengan unit remaja masjid yang minim sehingga dibutuhkan dukungan pihak terkait untuk mengaktifkan unit remaja masjid," jelasnya.

Bupati Bangka diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Padli, mengatakan wisuda TPA akan menjadikan anak-anak bisa membaca Alquran. Pemkab Bangka menyambut baik dengan memadukan program yang ada di Pemda Bangka yakni program "Ayo Cinta Baca Alquran".

"Bersyukurlah anak-anak kita sekecil ini bisa membaca Alquran, minimal surah-surat pendek dan juz ‘Amma. Ini satu modal ke depan bagi kita untuk membangun bangsa dan negara ini sebagai modal imam dan takwa," sebut Padli.

Dia juga mengajak BKPRMI Bangka untuk terus memberi manfaat, menegakkan keadilan, dan kebenaran untuk bangsa dan negara dalam konteks NKRI.

"Mari kita bina, kita ajak-anak didik agar menjadi orang yang selalu bersyukur dan berbakti kepada orang tua," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UNxGBr
May 01, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UNxGBr
via IFTTT
Share:

Sandi Mengaku tak Diundang ke Ijtima Ulama III

Kendati tak diundang, Sandi tetap memercayai ijtima ulama III tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Calon wakil presiden nomor urut dua Sandiaga Uno mengaku tidak diundang ke Ijtima Ulama III. Sebelumnya, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak mengatakan agenda Ijtima Ulama III digelar untuk mendengar dan merangkum seluruh masukan dan pendapat terkait pilpres 2019.

Martak menyebut alasan Ijtima Ulama III digelar karena kubu pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dirugikan dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Kami (saya) tidak diundang ke ijtima ulama. Saya diundang oleh relawan ke sini," kata Sandi di Masjid Raya Sumbar, Padang, Rabu (1/5).

Ijtima Ulama III akan diadakan pada 1 Mei 2019 di Hotel Lor In Sentul, Bogor.

Walau tidak diundang, Sandi menyebut ijtima ulama sangat penting karena pemuka agama akan membahas kepentingan bangsa.

Sandi juga menolak bila ijtima ulama III hanya diadakan untuk mengakomodir kepentingan Prabowo-Sandi.

Ia pun tidak mau berkomentar lebih banyak lagi tentang ijtima ulama III. Sandi memercayakan sepenuhnya kepada mereka yang ikut dalam ijtima ulama tersebut.

"Saya tak bisa berkomentar. Yang bisa berkomentar ya para ulama," ujar Sandi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IS1Jq3
May 01, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IS1Jq3
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Ngaji Baper Bareng Move on Community

MOC mengajak pemudi berproses hijrah menjadi pribadi yang lebih baik digagas.

REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG -- Move on Community (MOC) adalah komunitas pemudi yang sedang berproses hijrah menjadi pribadi yang lebih baik ini digagas oleh beberapa pemudi yang ada di wilayah Desa Berdaya Ditotrunan, Lumajang Jawa Timur sejak bulan Maret lalu.

Untuk kedua kalinya, MOC menggelar majelis taklim khusus Muslimah yang kali ini masih mengangkat tema seputar hijrah yang tak kalah seru dengan tema sebelumnya  "Hijrahku MenemukanMu".

Bertempat di Mushalah Al Mubarak, RT 04/RW 01 Kelurahan Ditotrunan, Ngaji Baper sore itu dihadiri lebih kurang lebih 17 orang Muslimah. Hadir sebagai pembicara, seorang aktitifis Muslimah dan juga punya pengalaman pernah mengikuti ajang pemilihan duta wisata Lumajang.

Sebut saja Bunda Nia. Bunda dengan tiga putra-putri ini masih sangat energik dan bersemangat membersamai para generasi penerus bangsa, pemudi.

Beberapa 'true story' tentang bagaimana kemudian beliau memiliki tekad kuat dalam menjemput hidayah meski tarik menarik dalam dirinya selalu datang dan pergi. Kecintaannya pada hiking membawanya pada puncak tafakkur atas tanda-tanda kebesaran-Nya. Menemukan-Nya dalam kebulatan tekad untuk berhijrah.

"Ujian dalam berhijrah itu pasti ada, tapi jangan sampai dengan ujian itu kalian menyerah. Teruslah meminta, karena sejatinya hidayah itu kita jemput bukan kita tunggu kehadirannya," ujar Bunda Nia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vv2T0J
April 30, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vv2T0J
via IFTTT
Share:

Monday, April 29, 2019

Kementan Dukung Kelestarian dan Kemurnian Sapi Bali

Produksi semen sapi Bali mencapai 2.252.228 dosis.

REPUBLIKA.CO.ID, GIANYAR -- Salah satu sapi asli Indonesia yang harus tetap dilestarikan dan dipertahankan keasliannya adalah sapi Bali, salah satu rumpun sapi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita saat menghadiri dalam Lomba Ternak Sapi Bali dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-248 Kabupaten Gianyar di Lapangan Astina Gianyar, Bali, Ahad (28/4). Lomba Ternak Sapi Bali ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Bali, Bupati Kabupaten Gianyar, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Gianyar, serta peternak dan peserta lomba.

Ketut mengatakan, penetapan rumpun dan pelepasan rumpun dan galur merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH) dan Perbibitan Ternak dalam upaya melindungi rumpun atau galur ternak asli atau lokal yang mempunyai nilai strategis yaitu memiliki nilai ekonomis, sosial dan kemanfaatan.

Untuk mewujudkan hal itu, maka diperlukan rencana aksi yang dapat dimulai dari penerapan prinsip-prinsip pembibitan sapi potong, membentuk kelompok pembibit sapi potong menurut rumpun dengan produk bibit sapi potong secara berkelanjutan, dan penyediaan  bibit sapi potong secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak pembibit.

“Artinya, bibit sapi Bali yang dihasilkan harus mempunyai nilai lebih untuk diperjualbelikan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat,” kata Ketut.

Pada kesempatan itu pula, Ketut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemda Kabupaten Gianyar. Sebab, kegiatan Lomba Ternak Bali menunjukkan bahwa kepedulian dan komitmen yang tinggi untuk tetap memajukan kelestarian dan kemurnian sapi asli/lokal Indonesia. Ketut berharap, dukungan APBD tersedia demi keberlanjutan upaya peningkatan upaya penyelamatan sumber daya genetik hewan (SDGH), khususnya sapi Bali.

“Kegiatan lomba, kontes, dan pameran ternak seperti saart ini harus terus didorong, baik di tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.”

Menurut Ketut, penyelenggaraan kegiatan loma ternak merupakan stimulus untuk mengembangkan kelembagaan perbibitan sebagaimana amanat Peraturan Menteri Pertanian Nomor 36 Tahun 2006 tentang Sistem Perbibitan Ternak Nasional yang mengamanatkan agar Menteri, Gubernur, dan atau Bupati/Wali Kota melaksanakan, mendorong, dan memfasilitasi kontes bibit dan pameran ternak.

“Kegiatan lomba ternak di Gianyar ini juga diharapkan bisa melestarikan ternak asli atau ternak lokal sekaligus dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat,” ujar Ketut.

Saat ini, Provinsi Bali telah memiliki wilayah sumber bibit sapi Bali yang telah ditetapkan Menteri Pertanian. SDGH Kabupaten Gianyar dapat mereplikasi hal yang sama untuk memperkaya SDGH Sapi Bali.

Kementan, Ketut melanjutkan, telah banyak melakukan upaya peningkatan mutu genetik sapi Bali melalui Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari dan BPTU HPT Sapi Bali Denpasar. BBIB Singosari telah menyediakan pejantan unggul sapi Bali sebanyak 43 ekor dan telah menghasilkan semen beku dengan stok saat ini sebanyak 359.855 dosis.

Semen beku ini telah di sebarkan ke Provinsi Bali dan wilayah lain di seluruh Indonesia, antara lain Sumatra, Papua, Kalimantan, NTT, Sulawesi, dan Maluku.

Sejak 2010 hingga sekarang produksi semen sapi Bali mencapai 2.252.228 dosis. BBIB Singosari juga telah menghasilkan crossing banteng dengan sapi Bali untuk upaya pemurnian sapi Bali.

“Hal ini masih berjalan dan terus dikaji serta dibandingakan hasil turunannya.”

BPTU HPT sapi Bali sebagai instansi pembibitan ternak, khususnya sapi Bali, selama periode 201-2019 telah mendistribusikan sapi pejantan untuk BIB nasional dan BIBD sebanyak 124 ekor untuk memproduksi semen beku guna memenuhi kebutuhan inseminasi buatan nasional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VsJRbj
April 29, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VsJRbj
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Tiga Pesan Kepala Pusat Kesehatan Haji untuk Para Petugas

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Eka Jusup Singka, berpesan tiga hal kepada petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi (petugas non kloter). Terutama, terkait dengan pelayanan kesehatan. 

Baca Juga:

Yang pertama, Eka berharap kepada petugas agar meningkatkan jejaring kerja sama dalam memperkuat pelayanan kesehatan. Yaitu, antara  petugas PPIH bidang kesehatan dan petugas PPIH Kementerian Agama.   

"Ayo dong, di kloter petugasnya sudah bagus. Di PPIH Arab Saudi juga harus baik juga," kata Eka saat memberikan materi pada acara Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Arab Saudi Tahun 1440 H/2019 M di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Kamis (25/4).  

Kedua, Eka berharap agar petugas PPIH baik di bidang kesehatan maupun petugas dari Kementerian Agama, agar memperkuat konsolidasi. Terutama, dalam penetapan safari wukuf, badal haji, evakuasi, dan tanazul jamaah sakit.  

Ketiga, para petugas PPIH diminta meningkatkan semangat integrasi antara bidang kesehatan dan Kementerian Agama. Tujuannya, untuk membawa nama baik nama bangsa dan negara Indonesia. "Oleh sebab itu, perlu kerja sama yang bersinergi bukan kontraproduktif," kata Eka. 

Berita Terkait

Untuk mewujudkan hal itu, Eka mengatakan sudah sejak lama dibangun komunikasi yang baik antara Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan. \"Kami selalu berkomunikasi dengan teman-teman di Kementerian Agama. Karena tujuan kami sama, untuk melayani jamaah haji," kata Eka.   

Seperti diketahui, 1.108 orang petugas PPIH Arab Saudi sedang menjalani pembekalan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Mereka merupakan petugas yang direkrut Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan. Pembekalan itu dijadwalkan sejak 23 April 2019 hingga 2 Mei 2019. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ILrCrJ
April 25, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ILrCrJ
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Emirat Sharjah Resmikan Masjid Baru Bergaya Fatimiyah

Masjid baru bergaya Fatimiyah di Emirat Sharjah ini menelan biaya 20 juta dirham.

REPUBLIKA.CO.ID, SHARJAH – Menjelang bulan suci Ramadhan, Emirat Sharjah di Uni Emirat Arab (UEA) meresmikan sebuah masjid yang dibangun dengan biaya sebesar 20 juta dirham UEA.

Peresmian Masjid al-Iman di Um Altaraffa pada Selasa (23/4) dipimpin Anggota Dewan Tertinggi dan Penguasa Sharjah, Sheikh Sultan bin Muhammad al-Qasimi.  

Selama peresmian, al-Qasimi diberi pengarahan tentang masjid dan fasilitasnya. Dilansir dari Emirates News Agency, Rabu (24/4), masjid ini dibangun dengan gaya arsitektur Islam dari desain batu-Fatimiyah.   

Masjid tersebut dibangun di area seluas 1.860 meter persegi. Masjid al-Iman bisa menampung kapasitas sebanyak 2.500 jamaah.  

Tidak hanya ruang ibadah utama, area masjid juga dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan, rumah imam, beberapa area berwudhu, area ibadah bagi perempuan, serta beberapa fasilitas lain bagi para penyandang disabilitas dan lansia (lanjut usia).   

Sebagai tempat ibadah, masjid ini juga akan menjadi 'landmark' penting di Emirat Sharjah. Karena masjid ini dibangun dengan menggabungkan arsitektur Islam dan keterampilan sang arsitek.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vmhU60
April 24, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vmhU60
via IFTTT
Share:

Sunday, April 21, 2019

UMKM Dinilai Lebih Cocok dengan Sistem Syariah

Sistem keuangan konvensional memberatkan para perintis UMKM

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Asosiasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Akumindo) berharap pemerintahan Indonesia yang baru lebih memprioritaskan pengembangan UMKM di dalam negeri. Akumindo menilai, sistem keuangan ekonomi syariah lebih cocok untuk mendukung kemajuan industri UMKM untuk memperluas usaha.

Ketua Umum Akumindo, Ikhsan Ingratubun, mengatakan, keuangan konvensional yang diterapkan perbankan secara umum dirasa kurang cocok bagi UMKM. Sebab, kata Ikhsan, seringkali sistem keuangan konvensional memberatkan para perintis UMKM disaat usaha sedang tidak berjalan baik.

Sebaliknya, lewat sistem keuangan syariah yang menekankan bagi hasil, pelaku UMKM lebih ringan dan leluasa dalam mengelolaa pendanaan usaha. “Ini yang harus dituju pemerintahan ke depan. Jangan infrastruktur terus, tapi pengembangan ekonomi kerakyatan yang dititikberatkan ke UMKM,” kata Ikhsan kepada Republika.co.id, Ahad (21/4).

Untuk itu, menurut Ikhsan, pemerintah bersama otoritas terkait perlu mendukung pertumbuhan industri keuangan syariah, baik bank maupun non bank yang nantinya menjadi bagian dari ekosistem pengembangan UMKM. Ikhsan mengatakan, sementara ini, pendanaan berbasis keuangan syariah lebih disediakan oleh industri non bank.

Menurut Akumindo, dari sekitar 62,9 juta badan usaha skala UMKM, hanya dibawah 5 persen yang sudah menjangkau keuangan syariah. Oleh sebab itu, Ikshan mengatakan, dorongan pemerintah dibutuhkan agar keuangan syariah dapat lebih memfasilitasi keberadaan UMKM yang saat ini terus berkembang. Terlebih di era sistem ekonomi digital yang memudahkan para pelaku usaha memperluas pasar penjualan.

Pihaknya menambahkan, pemerintah, jika ingin fokus dan konsentrasi pada industri halal dan ekonomi syariah, pun harus konsisten terhadap arah kebijakan keuangan syariah. Ikhsan menegaskan, harus diakui, pembiayaan konvensional dirasa kurang dalam memfasilitas kebutuhan UMKM saat ini.

Meski besaran bunga yang diterapkan, khususnya untuk kredit usaha rakyat (KUR) hanya 7 persen, Ikhsan menilai, sistem bagi hasil seperti yang ditawarkan dalam konsep keuangan syariah jauh lebih baik. “Adanya akses keuangan yang mudah dan murah itu bisa secara langsung mengefisienkan biaya produksi dan berakibat pada produk yang kompetitif,” ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XyWRcJ
April 21, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XyWRcJ
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Klopp Ingin Liverpool Fokus Lawan Cardiff, Baru Barcelona

Leg pertama semifinal lawan Barcelona akan digelar pada 30 April.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Juergan Klopp ingin Liverpool fokus pada perburuan gelar Liga Primer Inggris, sebelum mengalihkan perhatin ke semifinal Liga Champions melawan Barcelona. Liverpool menang dengan agregat meyakinkan 6-1 atas Porto. Leg pertama semifinal lawan Barcelona akan digelar pada 30 April. 

Namun sebelum itu, mereka harus berhadapan dengan dua tim papan bawah Cardiff City dan Huddersfield Town. The Reds kini berada dua poin di atas City di posisi puncak klasemen Liga Inggris. Hanya, Liverpool memainkan satu pertandingan lebih banyak dibanding pasukan Pep Guardiola.

"Kami berada di semifinal dan pada Ahad kami bermain lawan Cardiff. Itulah yang ada di pikiran saya dan akan 100 persen saya pikirkan (lawan Cardiff) saat bangun tidur, bukan bagaimana bermain melawan Barcelona," ujar Klopp, dikutip dari Sky Sports, Kamis (18/4).

Menurut Klopp, Liverpool harus siap menjalani laga ketat di Liga Inggris. Ia menilai, Cardiff sedang bangkit usai menang 2-0 lawan Brighton, dan berjuang untuk lolos dari zona degradasi. Sehingga, meski lawannya adalah tim papan bawah, namun Klopp tidak berpikir pertandingan akhir pekan nanti akan berjalan mudah.

"Itulah juga selanjutnya yang harus diselesaikan. Kami harus siap untuk pertandingan sepakbola panas lainnya," ujar Klopp. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GwmyoJ
April 18, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GwmyoJ
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Antrean Pencoblosan di Singapura Mengular

127 ribu pemilih terdaftar di Singapura.

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Ribuan orang Indonesia di Singapura menuju ke kedutaan mereka pada Ahad (14/4) untuk memberikan suara mereka. Pencoblosan berlangsung tiga hari sebelum pemilihan di Tanah Air.

Di Singapura, diperkirakan 127 ribu pemilih terdaftar. Ada lebih dari 200 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja dan tinggal di sana. Pencoblosan berlangsung di Kedutaan Besar Indonesia di Chatsworth Road, antara pukul 08.00 pagi sampai 18.00 waktu setempat.

"Pemilihan ini penting untuk masa depan Indonesia. Saya akan memilih presiden yang saya pikir akan melakukan yang besar bagi Indonesia," kata seorang bankir, Lany Widjaja (62 tahun) menjadi yang pertama dalam antrean, dilansir dari laman Straits Times, Ahad (14/4).

Para pemilih begitu antusias mengikuti pemilu, mulai dari kalanan pebisnis, mahasiswa hingga pekerja rumah tangga. Mereka dengan sabar mengantre di luar kedutaan sejak pukul 06.00, dua jam sebelum pemilihan dibuka.

Seorang pemilih yang baru pertama kali memberikan hak suaranya, Samuel, berharap pemerintah nantinya akan dapat meningkatkan infrastruktur dan sistem pendidikan di Indonesia. "Saya merasa senang saya memiliki kesempatan memilih presiden yang akan mewakili milenial," kata pemuda 17 tahun itu.

"Saya berharap pemerintah baru akan memberikan pelatihan yang lebih baik untuk guru, dan meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga orang Indonesia tidak harus meninggalkan negara untuk belajar," ujarnya.

Bus antar-jemput ke kedutaan juga disediakan dari stasiun MRT Redhill, Kompleks Tanjong Katong dekat Geylang Serai, dan Lucky Plaza di Orchard. Pada Rabu (17/4), lebih dari 192 juta pemilih memenuhi syarat akan memberikan suara dalam pemilihan presiden dan legislatif di Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IuVsQ9
April 14, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IuVsQ9
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

DevOps Indonesia-ACT Berbagi Pengalaman Bidang Teknologi

DevOps memungkinkan organisasi TI untuk memberikan nilai bisnis yang lebih besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - DevOps Indonesia bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyelenggarakan 'DevOps Indonesia Meetup at ACT' Kamis (4/4). Acara bulanan ini berisi pengalaman para ekspertise di bidang teknologi membahas berbagai perspektif otomatisasi serta bagaimana otomatisasi membantu meningkatkan kolaborasi dan integrasi antara tim.

Mereka yang dihadirkan antara lain Haries Efrika, Performance Management Lead Tokopedia dan Khairul Zebua, Senior DevOps Engineer at XL Axiata, Tbk. DevOps adalah gerakan budaya dan profesional yang menekankan komunikasi, kolaborasi, integrasi, dan otomatisasi untuk meningkatkan aliran kerja antara pengembang perangkat lunak dan profesional operasi TI. 

DevOps memungkinkan organisasi TI untuk memberikan nilai bisnis yang lebih besar dengan meningkatkan kemampuan merancang, mengembangkan, menyebarkan, dan mengoperasikan perangkat lunak dan layanan yang andal dengan lebih cepat.

Co-Organizer, DevOps Indonesia Hananto Wibowo mengatakan tujuan dari DevOps Meetup Indonesia adalah untuk menciptakan tempat dan komunitas untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang DevOps.

"Dan membantu orang lain untuk memulai gerakan: Ayo mulai berbagi! Organisasi mengadopsi DevOps untuk mencapai pengiriman perangkat lunak dan perubahan infrastruktur yang lebih cepat dengan tetap mempertahankan kualitas tinggi dan keandalan layanan yang tinggi," kata dia.

Pembicara menyampaikan bahwa organisasi mengadopsi DevOps untuk mencapai pengiriman perangkat lunak dan perubahan infrastruktur yang lebih cepat dengan tetap mempertahankan kualitas tinggi dan keandalan layanan yang tinggi. Namun, banyak faktor yang berperan pula dalam keberhasilan adopsi DevOps, mulai dari budaya organisasi, proses lean, bakat, dan otomatisasi.

Direktur Teknologi dan Informatika ACT  Kiki Marjuki mendukung penuh acara kolaborasi ini. Marjuki mengatakan bahwa Sharing session khususnya bidang DevOps ini sebagai sarana membangun jaringan.

"Bagi ACT, acara ini sangat penting karena sistem IT lembaga kemanusiaan harus bisa dikelola dengan model teknologi, sistem dan arsitekstur terbaru dan sesuai dengan perkembangan zaman,” kata  Kiki. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D80wX1
April 10, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D80wX1
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Tahan Imbang Inter Milan, Pelatih Atalanta Bangga

Kini, Atalanta berada di posisi kelima klasemen sementara Serie A Liga Italia.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Kubu Atalanta tampil disiplin saat bertemu Inter Milan pada giornata ke-31 Serie A Liga Italia. Duel di stadion Giuseppe Meazza, Milan, Ahad (7/4), berakhir imbang 0-0.

Sepanjang pertandingan, skuat La Dea mendapat tekanan dari tuan rumah. Tercatat, La Beneamata memiliki enam peluang yang empat di antaranya tepat sasaran.

Sementara, La Dea tak mempunyai satu shoot on target pun. Sehingga hasil seri ini sangat disyukuri oleh pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini.

"Kami menampilkan karakter hebat dan kinerja solid melawan Inter yang kuat," kata allenatore 61 tahun kepada Sky dikutip dari Football Italia, Senin (8/4).

Kini, Atalanta berada di posisi kelima klasemen sementara kompetisi terelite Negeri Piza. Papu Gomez dan rekan-rekan sama-sama mengantongi 42 poin dengan AC Milan di tangga keempat. Hanya saja, Gli Orobici kalah selisih gol dari Milan.

Pertarungan memperebutkan tiket Liga Champions kian memanas. Antara Milan, Atalanta, AS Roma, Lazio, dan Torino hanya berjarak tiga poin. Gasperini enggan sesumbar. "Kami memiliki tujuh laga tersisa. Kami tahu ada jalan sulit di depan. Kami akan melihat bagaimana melakukannya, pekan demi pekan," ujar sosok yang pernah membesut Inter Milan itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G6rNv9
April 08, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G6rNv9
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Bank Sentral Empat Negara Sepakati Komitmen LCS

LCS framework diharapkan memfasilitasi kegiatan ekonomi dan keuangan empat negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia, Bank Negara Malaysia, Bangko Sentral ng Pilipinas, dan Bank of Thailand sepakat mendorong kerangka kerja sama penyelesaian transaksi perdagangan bilateral dalam mata uang lokal (LCS) di kawasan. Komitmen empat bank sentral tersebut disepakati di tengah rangkaian pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral se-ASEAN pada hari ini, Jumat (5/4) di Chiang Rai, Thailand.

Dilansir siaran pers BI, tiga Letter of Intent (LOI) ditandatangani untuk merefleksikan kepentingan bersama dalam menjajaki kemungkinan pembentukan LCS di antara keempat negara. LCS framework tersebut diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan ekonomi dan keuangan antara Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand secara lebih efisien. 

Selain itu, Bank Indonesia dan Bank of Thailand juga sepakat untuk mengeksplorasi kemungkinan perluasan cakupan LCS framework yang telah berjalan saat ini. Komitmen tersebut merupakan rangkaian pencapaian atas penandatanganan dua Nota Kesepahaman antara Bank Indonesia-Bank Negara Malaysia dan Bank Indonesia-Bank of Thailand untuk mendorong penyelesaian transaksi perdagangan bilateral menggunakan mata uang lokal masing-masing negara pada 2016. 

Sejak itu, terdapat peningkatan penggunaan mata uang lokal untuk penyelesaian transaksi perdagangan bilateral, seiring dengan penurunan marjin kurs valuta asing. Total transaksi perdagangan melalui LCS terus menunjukkan peningkatan. Pada triwulan I 2019, total transaksi perdagangan melalui LCS menggunakan Baht (THB) mencapai 13 juta dolar AS atau setara Rp 185 miliar.

Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar 7 juta dolar AS atau setara Rp 96 miliar. Sementara untuk transaksi LCS menggunakan Ringgit (MYR) mencapai 70 juta dolar AS atau setara Rp 1 triliun, meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar 6 juta dolar AS atau setara Rp 83 miliar.

Kerja sama tersebut akan memberikan manfaat bagi pelaku usaha melalui pengurangan biaya transaksi dan peningkatan efisiensi dalam setelmen perdagangan. Selain itu, hal tersebut juga akan memberikan lebih banyak opsi bagi pelaku usaha dalam memilih mata uang untuk setelmen transaksi perdagangan, sehingga mengurangi risiko nilai tukar terutama di tengah kondisi pasar keuangan global saat ini yang masih bergejolak.

Kerangka kerja sama di antara empat negara ini akan mendorong penggunaan mata uang lokal lebih luas lagi dalam masyarakat ekonomi ASEAN. Juga mendorong perkembangan lebih lanjut pasar valuta asing dan pasar keuangan di kawasan dalam mendukung integrasi ekonomi dan keuangan yang lebih luas. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YTpAKW
April 05, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YTpAKW
via IFTTT
Share:

Jokowi: Kita Enggak Pakai Strategi Aneh-Aneh

Jokowi yakin elektabilitas di wilayah Pantura bisa ditingkatkan.

REPUBLIKA.CO.ID, BREBES -- Calon Presiden (Capres) Joko Widodo mengungkap alasan mengunjungi Kabupaten Banyumas hingga kawasan Pantai Utara (Pantura) dalam lawatannya pada 4-5 April. Ia meyakini elektabilitasnya di daerah-daerah itu masih bisa ditingkatkan.

"Kita ini melihat angka-angka, kita ini melihat lewat kalkulasi-kalkulasi. D isini ini ada kemungkinan bisa didorong untuk menambah (elektabilitas)," katanya pada wartawan usai kunjungan di Brebes, Jumat (5/4).

Dalam kampanye kali ini, mantan wali kota Solo itu mengunjungi Banyumas, Tegal, Brebes, Cirebon dan Indramayu. Jokowi menekankan tak ada strategi khusus, melainkan kunjungannya didasari data bahwa elektabilitasnya bisa dinaikkan di sana.

"Kayak tadi di Tegal dilihat juga ada. Yang bisa didorong, ditambah, kita datangi. Kita ini sederhana kok, enggak pakai strategi yang wuoooaaaoo...aneh-aneh, ya enggak," ujarnya.

Sayangnya, Capres nomor urut 01 itu enggan merinci kembali soal target suara di Provinsi Jateng.

"Ya nanti kita lihatlah (target suara di Jateng). Namanya kita ini kan bekerja dari titik yang kira-kira kita bisa menambah untuk menambal. Kita tidak memiliki strategi yang aneh-aneh," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TYBH5o
April 05, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TYBH5o
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

KKP: 90 Persen Armada Perikanan RI Didominasi Kapal Kecil

Armada penangkapan ikan di Indonesia sebanyak 544 ribu unit

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan bahwa sekitar 90 persen armada Indonesia didominasi oleh kapal skala kecil. Kapal skala kecil tersebut yakni kapal perikanan yang berbobot kurang dari 30 gross tonnage (GT).

"Dari sisi komposisi penangkapan ikan, armada penangkapan ikan di Indonesia sebanyak 544 ribu unit, 90 persennya didominasi armada skala kecil," kata Kepala Seksi Analisis Pengelolaan Sumber Daya Ikan KKP Ilham dalam lokakarya "Pemberdayaan Nelayan Kecil untuk Mendukung Perikanan Berkelanjutan" di Jakarta, Kamis (4/4).

Untuk meningkatkan kualitas produksi nelayan lokal agar dapat selaras dengan aturan perdagangan internasional, KKP juga telah bekerja sama dengan sejumlah pihak yang meliputi antara lain penguatan pengumpulan data melalui penggunaan teknologi khususnya untuk memastikan ketertelusuran data.

Selain itu, ujar dia, implementasi strategi pemanfaatan dan penguatan rantai suplai, serta penguatan kelembagaan melalui pelaksanaan Komite Pengelola Data Perikanan yang melibatkan seluruh pihak pemangku kepentingan terkait, termasuk pemda, nelayan kecil, pemasok hingga akademisi.

Ia mencontohkan pembentukan Komite Pengelola Data Perikanan (KPDP) tuna, cakalang, dan tongkol di tingkat provinsi yang digagas oleh Dinas Perikanan dan Kelautan bersama Yayasan Masyarakat Dan Perikanan Indonesia (MDPI), yang pada awal tahun ini telah diperluas fungsinya menjadi Komite Pengelola Bersama Perikanan (KPBP) teramat penting.

Hal tersebut, lanjut dia, untuk memperkuat elemen pengelolaan perikanan tuna skala kecil, yang dimulai dari pendataan yang baik agar dapat menjawab tantangan pengelolaan perikanan yang lebih besar, untuk memastikan produk hasil perikanan tuna kecil dihasilkan dari proses pemanfaatan perikanan yang berkelanjutan.

Jadi upaya penguatan pengelolaan perikanan skala kecil ke depannya harus menjadi prioritas perbaikan data dan sistem pendataan, termasuk menggunakan perangkat pendataan elektronik modern (e-logbook) harus terus dilakukan.

Selain itu, untuk memenuhi persyaratan pasar.  Sebagai contoh sejak 1 Januari 2010 semua produk perikanan Indonesia yang diekspor ke Uni Eropa harus dilengkapi dengan Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI) yang menyatakan bahwa produk yang diekspor ke negara-negara Uni Eropa tersebut telah dinyatakan bebas dari IUU (Illegal, Unreported, and Unregulated) Fishing.

Demikian halnya untuk produk perikanan yang akan diekspor ke Amerika Serikat, sudah sejak 1 Januari 2018 harus sesuai dengan skema "Seafood Import Monitoring Program/SIMP" untuk memastikan ketertelusuran dari produk tersebut bukan berasal dari kegiatan IUU Fishing.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) Saut Tampubolon mengingatkan bahwa pada saat ini beberapa negara sudah ada yang hampir bertikai karena masalah perebutan sumber daya ikan.

"Jumlah ikan semakin sedikit, tetapi jumlah orang semakin banyak," kata Saut.

Dia memaparkan, ada tujuh isu perikanan yang penting saat ini, yaitu rantai pasok dan keterlusuran, teknologi ketelusuran, pengumpulan data, pengelolaan tangkapan sampingan, transparansi dan partisipasi, keamanan pangan, serta sertifikasi dalam rangka menguatkan daya saing.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G1NtIN
April 04, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G1NtIN
via IFTTT
Share:

Ratna Sarumpaet Minta Maaf ke Amien Rais

Permintaan maaf dilakukannya karena Ratna merasa telah menyusahkan Amien Rais.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Terdakwa perkara penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet menyampaikan permintaan maafnya kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Permintaan maaf dilakukannya karena ia merasa telah menyusahkan Amien Rais.

"Ya minta maaflah, bikin susah orang. Minta maaf karena dia termasuk orang yang saya susahin," ujar Ratna di Mapolda Metro Jaya, Kamis (4/4).

Ia juga menuturkan bahwa sidang lanjutannya hari ini berjalan dengan lancar. Ratna menyebut, kehadiran Amin Rais sebagai salah satu saksi dalam sidang lanjutan dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4) sudah sesuai fakta.

"Persidangan bagus. Tadi kan Pak Amien Rais ya lebih ke kronologis apa yang terjadi. Dia juga menekankan mungkin mau membantu saya, juga bahwa minta maaf itu sesuatu yang baik," imbuh Ratna.

Seperti diketahui, Amien Rais menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara penyebaran hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4). Selain Amien Rais, jaksa juga menghadirkan tiga orang saksi lainnya yang merupakan anggota polisi yang mengawal aksi unjuk rasa di Mapolda Metro Jaya pada 3 Oktober 2018 lalu. Ketiga polisi itu adalah Andika, Yudi Andrian, dan Eman Suherman.

Ratna Sarumpaet didakwa karena menyebarkan berita bohong atau hoaks mengenai penganiayaan terhadap dirinya. Ratna menyebarkan hoaks kepada sejumlah orang lewat pesan WhatsApp, termasuk mengirimkan gambar wajah lebam dan bengkak yang diklaim akibat penganiayaan.

Dalam perkara ini, Ratna didakwa melanggar Pasal 14 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua pasal 28 Ayat (2) jo 45A Ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ratna didakwa telah membuat keonaran melalui berita bohong yang dibuatnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OOmH9t
April 04, 2019 at 03:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OOmH9t
via IFTTT
Share: