Showing posts with label 2019 at 03:57PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:57PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Cardi B Pakai Karya Desainer Busana Asal Indonesia

Cardi B menggunakan busana desainer Harry Halim untuk sampul lagu terbaru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rapper Amerika Serikat Cardi B mengenakan hasil karya desainer busana Indonesia, Harry Halim, pada sampul lagu terbaru yang akan rilis pada 31 Mei.

"Baju yang dikenakan oleh Cardi B terinspirasi dari koleksi Fall-Winter 2019-20, bertajuk ''Andromeda''," kata Harry dalam keterangan resmi, Kamis (30/5).

Busana yang dipesan khusus oleh Cardi B berupa leopard print yang dicetak pada bahan pony hair, serupa velvet namun lebih mewah, berhiaskan kerah architectural shape yang besar.

Harry Halim yang lahir di Indonesia dan memulai karirnya di Prancis, merupakan perancang asal Indonesia pertama yang tergabung dalam kalender resmi ajang Paris Fashion Week pada 2010.

Karya Harry Halim telah dipakai oleh berbagai selebritas Internasional maupun lokal, di antaranya adalah Bebe Rexha, Eva Marcille pemenang America's Next Top Model season 3, pemenang American Idol Fantasia Barrino, Anggun, hingga Bunga Citra Lestari.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HLXGKk
May 30, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HLXGKk
via IFTTT
Share:

Thursday, May 9, 2019

LBH Surabaya Buka Posko Pengaduan THR

Posko Pengaduan THR untuk memfasilitasi pekerja yang THR-nya dilanggar perusahaan

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya bersama Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) 2019 di Kantor LBH Surabaya, Jalan Kidal nomor 6, Pacar Keling, Surabaya, Kamis (9/5). Posko pengaduan THR tersebut bertujuan untuk memfasilitasi para pekerja atau buruh yang pemberian THR-nya banyak dilanggar oleh perusahaan.

Koordinator Posko Pengaduan THR, Habibus Shalihin mengungkapkan, pengaduan pelanggaran THR yang masuk ke Posko Pengaduan THR dari tahun ke tahun hampir sama. Pada 2017 dan 2018 contohnya, sedikitnya 2.479 korban pekerja atau buruh yang melaporkan ke Posko Pengaduan THR.

"Pelanggaran dilakukan oleh 30 perusahaan yang sebarannya terjadi di 4 kabupaten/ kota di Jatim, yakni Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Kabupaten Pasuruan," kata Habibus.

Habibus menjelaskan, dalam temuan di lapangan, korban pelanggaran THR didominasi pekerja kontrak atau outsourcing, dan pekerja harian lepas. Adapun modus yang sering ditemukan dilapangan adalah para buruh kontrak atau outshorching dan tenaga harian lepas yang karena statusnya tidak berhak THR, alasan berikutnya adalah karena tidak mampu.

"Modus lainnya adalah berdalih pekerja atau buruh dalam proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ada juga beberapa yang membayar dengan cara mencicil, namun berdasarkan keterangan pengadu pada tahun sebelumnya yaitu pemberian THR tidak sesuai dengan aturan," ujar Habibus.

Padahal, lanjut Habibus, dasar hukum atau aturan terkait dengan pemberian THR bagi pekerja atau buruh, telah diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor Per-04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan. Peraturan tersebut kemudian diubah menjadi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/ Buruh di Perusahaan.

Adapun Pengaturan THR di dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 adalah bagi pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih, mendapatkan THR sebesar satu bulan upah. Sedangkan, pekerja yang mempunyai masa kerja mulai dari satu bulan secara terus-menerus, tetapi kurang dari 12 bulan, maka mendapatkan THR dengan besaran proporsional. Yaitu perhitungan masa kerja dibagi 12 dikali satu bulan upah.

"Bahkan, terhadap buruh atau pekerja yang putus hubungan kerja terhitung sejak 30 hari sebelum jatuh tempo hari raya keagamaan berhak atas THR. Pembayaran THR wajib dibayarkan oleh perusahaan selambat-lambatnya tujuh hari sebelum hari raya keagamaan," kata Habibus.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WwQHtr
May 09, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WwQHtr
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

BTNGC Tutup Jalur Pendakian ke Gunung Ciremai Selama Sebulan

TNGC melakukan pemulihan ekosistem, khsusunya di jalur pendakian.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menutup semua jalur pendakian ke Gunung Ciremai selama sebulan, mulai 5 Mei hingga 4 Juni 2019. Penutupan itu dilakukan dalam rangka pemulihan tumbuhan dan satwa liar serta pemeliharaan jalur pendakian di gunung tersebut.

"Jalur pendakian akan kembali dibuka pada 5 Juni 2019," ujar Kepala BTNGC, Kuswandono, kepada Republika.co.id, Kamis (2/5).

Kuswandono mengungkapkan, sebagai kawasan konservasi, pengelolaan TNGC menganut tiga fungsi. Yakni perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan lestari. Dalam hal pengawetan, salah satunya dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada alam untuk melakukan pemulihan dirinya sendiri.

Dengan langkah penutupan tersebut, maka TNGC bisa melakukan pemulihan ekosistem, khususnya pada jalur pendakian. Diharapkan, dengan penutupan selama sebulan itu, maka alam bisa sejenak beristirahat.

"Hal apapun di dunia pasti membutuhkan istirahat agar kondisinya kembali fresh. Begitu pula dengan Gunung Ciremai," kata Kuswandono.

Selain itu, penutupan sementara tersebut juga dimaksudkan agar pengelola pendakian bisa berbenah menata jalur pendakian. Dengan demikian, para pendaki akan aman dan nyaman saat mendaki Gunung Ciremai.

"Ke depan, kami juga akan memperbaiki mekanisme pengelolaan pendakiannya, di antaranya dengan booking pendakian online untuk keamanan, kenyamanaan dan ketertiban bersama," kata Kuswandono.

Seperti diketahui, jalur pendakian ke Gunung Ciremai selama ini ada empat jalur. Tiga jalur di antaranya masuk wilayah Kabupaten Kuningan dan satu jalur lainnya masuk wilayah Kabupaten Majalengka.

Adapun jalur pendakian yang masuk Kabupaten Kuningan adalah jalur Linggarjati, di Desa Linggarjati dan jalur Linggasana, di Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, serta jalur Palutungan, di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur. Sedangkan jalur pendakian di Kabupaten Majalengka adalah jalur Apuy, Desa Argamukti, Kecamatan Argapura.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PIeGTY
May 02, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PIeGTY
via IFTTT
Share:

BTNGC Tutup Jalur Pendakian ke Gunung Ciremai Sebulan

Gunung Ciremai diharapkan bisa memulihkan kondisi secara alami dalam sebulan.

REPUBLIKA.CO.ID,  KUNINGAN – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menutup semua jalur pendakian ke Gunung Ciremai selama sebulan mulai 5 Mei – 4 Juni 2019. Penutupan itu dilakukan dalam rangka pemulihan tumbuhan dan satwa liar serta pemeliharaan jalur pendakian di gunung tersebut.

"Jalur pendakian akan kembali dibuka pada 5 Juni 2019," ujar Kepala BTNGC, Kuswandono, kepada Republika.co.id, Kamis (2/5).

Kuswandono mengungkapkan, sebagai kawasan konservasi, pengelolaan TNGC menganut tiga fungsi, yakni perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan lestari. Dalam hal pengawetan, salah satu upayanya ialah memberikan kesempatan kepada alam untuk melakukan pemulihan dirinya sendiri.

Dengan langkah penutupan tersebut, menurut Kuswandono, TNGC bisa melakukan pemulihan ekosistem, khususnya pada jalur pendakian. Diharapkan, dengan penutupan selama sebulan itu, alam bisa sejenak beristirahat.

"Hal apapun di dunia pasti membutuhkan istirahat agar kondisinya kembali fresh, begitu pula dengan Gunung Ciremai,’’ tutur Kuswandono.

Selain itu, penutupan sementara tersebut juga dimaksudkan agar pengelola pendakian bisa berbenah menata jalur pendakian. Dengan demikian, para pendaki akan aman dan nyaman saat mendaki Gunung Ciremai.

"Ke depan, kami juga akan memperbaiki mekanisme pengelolaan pendakiannya, di antaranya dengan booking pendakian online untuk keamanan, kenyamanaan, dan ketertiban bersama,’’ kata Kuswandono.

Jalur pendakian ke Gunung Ciremai selama ini ada empat jalur. Tiga jalur di antaranya masuk wilayah Kabupaten Kuningan dan satu jalur lainnya masuk wilayah Kabupaten Majalengka.

Jalur pendakian yang masuk Kabupaten Kuningan adalah jalur Linggarjati di Desa Linggarjati dan jalur Linggasana di Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, serta jalur Palutungan, di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur. Sedangkan jalur pendakian di Kabupaten Majalengka adalah jalur Apuy, Desa Argamukti, Kecamatan Argapura.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vwlH0Z
May 02, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vwlH0Z
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Pereira: MU Jangan Sampai Terpeleset di Kandang Chelsea

Gelandang MU menegaskan merebut tiga poin dari kandang Chelsea adalah harga mutlak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelandang Manchester United Andreas Pereira menegaskan, timnya wajib menang melawan Chelsea, dalam pertandingan lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Stamford Bridge, Ahad (28/4) malam nanti. Pereira mengatakan, jika MU kembali terpeleset dalam laga nanti, maka peluang untuk lolos ke Liga Champions akan semakin sulit.

Setan Merah sempat tampil luar biasa saat Ole Gunnar Solskjaer menggantikan Jose Mourinho, dengan status pelatih sementara. Namun, saat ini MU tengah dalam periode negatif setelah mengalami tujuh kekalahan di semua ajang kompetisi, dimana empat pertandingan diantaranya merupakan pertandingan Liga Primer Inggris.

Usai kalah dalam derby of Manchester dari rival sekota Manchester City, MU harus menghadapi laga berat di London melawan Chelsea. Jelang laga, Pereira menegaskan mendapatkan tiga poin penuh dari kandang the Blues mutlak dilakukan.

Ia mengatakan, dengan hanya tersisa tiga pertandingan di liga, mengalami kemunduran atau kalah lagi sama sekali bukan pilihan. "Ini harus menang," tegasnya seperti dikutip dari situs resmi klub.

"Kami harus menunjukkan bahwa kami menginginkan empat besar dan, dalam pertandingan ini, kami harus menunjukkan level kami dan menunjukkan bahwa kami layak berada di Liga Champions," ujarnya.

Pereira menambahkan, rekan-rekannya akan melakukan segala hal untuk bisa finish di posisiempat besar. Ia menegaskan menyapu bersih sisa laga dengan kemenangan adalah harga mati bagi MU. "Kami harus tetap bersatu sebagai sebuah tim dan bekerja bersama dan mencoba untuk mendapatkan tiga poin di setiap pertandingan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZHAELe
April 28, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZHAELe
via IFTTT
Share:

Saturday, April 13, 2019

AS: Pernyataan Netanyahu tak Ganggu Perdamaian Timur Tengah

Netanyahu yang kembali terpilih sebagai perdana menteri Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan apa yang dikatakan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang aneksasi Tepi Barat tidak akan menganggu proses perdamaian di Timur Tengah. Ia meyakini tak akan ada  perubahan dari proses untuk mencari solusi yang sudah dijalankan hingga saat ini.

“Saya pikir bahwa visi yang akan kami paparkan mewakili perubahan signifikan dari model yang telah digunakan,” ujar Pompeo kepada CNN pada Jumat (12/4).

Sebelumnya, Ketua Komite Urusan Luar Negeri Kongres AS Elliot Engel dan Anggota Kongres Ted Deutch, Brad Scheneider, serta Nita Lowey mengatakan pernyataan Netanyahu memicu kekhawatiran terhadap perdamaian di Timur Tengah. Perdamaian di Timur Tengah, secara khusus antara Palestina dan Israel. Selama beberapa dekade, konflik antara kedua pihak terjadi.

Palestina terus berusaha mencari cara untuk mendirikan sebuah negara yang merdeka, di tanah yang dijajah Israel sejak 1948. Solusi dua negara, yang menjadi upaya untuk mengakhiri konflik telah didukung oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Melalui solusi dua negara, Palestina akan menjadi sebuah negara merdeka dan memiliki teritori di wilayah-wilayah yang menjadi sengketa dengan Israel. Namun, Israel menginginkan Palestina tidak pernah berdiri sebagai sebuah negara merdeka dan hanya menjadi daerah otonomi di bawah administrasi mereka.

Netanyahu yang kembali terpilih sebagai perdana menteri Israel dan akan menjalankan jabatan itu untuk kelima kalinya kerap mengatakan isu aneksasi Tepi Barat. Dalam kampanye yang ia lakukan, Netanyahu kerap menekankan bahwa jika menjabat kembali sebagai perdana menteri, maka wilayah permukiman warga Israel yang ilegal akan dianeksasi.

Sejumlah analis meyakini bahwa pemerintahan yang kembali dipimpin oleh pria dengan sapaan Bibi ini akan lebih banyak memiliki politisi sayap kanan di dalamnya, membuat tekanan untuk Palestina semakin kuat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IAyRl0
April 13, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IAyRl0
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 9, 2019

Tol Cikampek Macet Total, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalin

Kemacetan panjang bahkan cenderung tidak bergerak di kedua sisinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat penggunaan Tol Jakarta-Cikampek hari ini dikeluhkan dengan kemacetan panjang bahkan cenderung tidak bergerak di kedua sisinya sejak, Selasa (9/4) pagi. Untuk mengurai kemacetan tersebut Jasa Marga (JM) telah melakukan sejumlah rekayasa lalulintas.

"Untuk mengurai kepadatan akibat kejadian tersebut, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas," kata Corporate Communications Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Irra Susiyanti melalui siaran pers pada Selasa (9/4).

Irra menjelaskan, kemacetan untuk arah Jakarta diakibatkan oleh dua kendaraan besar yang mengalami gangguan di jarak 500 meter setelah Gerbang Tol (GT) Cikunir 2 menuju arah Rorotan. Yakni kontainer peti kemas mengalami patah as pada pukul 05.55 WIB. Kemudian di lajur yang bersebelahan, terdapat truk bermuatan sepeda motor mengalami amblas roda belakang pada pukul 07.37 WIB yang menyebabkan jalur ke arah Rorotan juga tertutup total.

"Kami mengalihkan arus lalu lintas arah Rorotan menuju keluar arteri Jatiasih untuk kemudian masuk kembali ke Jalan Tol JORR arah Rorotan. Selain itu, sodetan di depan Kantor Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek juga dibuka untuk mengurangi beban kepadatan lalu lintas sehingga pengguna jalan dapat langsung keluar menuju jalan arteri Bekasi Barat," jelas Irra.

Sedangkan penanganan gangguan untuk kedua truk lanjut Irra, telah ditangani oleh petugas Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek. Sehingga seluruh lajur dapat dilintasi dengan normal kembali pada pukul 09.00 WIB.

"Penanganan memakan waktu yang cukup lama mengingat petugas harus mengevakuasi kedua kendaraan tersebut dengan menggunakan alat berat," jelasnya.

Sementara itu, sambung Irra, untuk kepadatan arah Cikampek merupakan akibat dari penutupan sebagian lajur di beberapa lokasi pekerjaan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated yang dikerjakan pada periode window time pukul 22.00-05.00 WIB. Beberapa titik pekerjaan terletak di KM 14, KM 22 dan KM 41 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek untuk pekerjaan erection girder.

Rekayasa lalu lintas, menurut Irra, juga dilakukan yakni dengan melakukan contraflow di sekitar area pekerjaan untuk membagi beban lalu lintas, sehingga dapat mengurangi kepadatan akibat penutupan lajur. Di antaranya contraflow pada Kilometer 13+500 sampai dengan KM 14+200 dan KM 21+600 sampai dengan KM 22+400 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kepadatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Kami imbau untuk dapat mengantisipasi perjalanan dengan menggunakan jalur alternatif lainnya, mengikuti rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan," ungkap Irra.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OYcd7s
April 09, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OYcd7s
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Masih Terjadi Antrean Penumpang di Stasiun MRT Bundaran HI

Beberapa gerbang pembayaran tidak menerima kartu uang elektronik terbitan lama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Antrean penumpang masih terlihat di pada hari kedua pengoperasian komersial MRT di Stasiun Bundaran HI, Selasa (2/4). Berdasarkan pantauan Republika.co.id, masih ada beberapa hal minus terjadi, diantaranya mesin tiket otomatis tidak berfungsi dan beberapa gerbang pembayaran tidak menerima kartu uang elektronik terbitan lama.

Akibatnya, terjadi antrean panjang di gerai tiket dan di depan gerbang pembayaran, terutama pada jam sibuk. Antrean panjang tidak hanya terlihat pada gerai tiket dan di depan gerbang pembayaran saja. 

Antrean juga terjadi karena penumpang yang akan mengisi saldo kartu uang elektronik dan penumpang yang akan keluar menggunakan kartu uang elektronik perbankan. Bahkan, petugas membongkar mesin pembayaran agar penumpang bisa keluar tanpa menggunakan kartu.

Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin masih belum bisa memastikan kapan mesin tiket otomatis bisa digunakan kembali. Ia berusaha memperbaiki secepat mungkin. Ia mengatakan,  sebenarnya bukan mesin tersebut yang rusak, namun ada kendala saat mengembalikan uang penumpang.

"Mesinnya sebenarnya tidak rusak cuma uang untuk pengembalian yang keluar cepat habis sehingga kami perlu mengatur lagi jarak keluar uangnya. Kalau pakai uang koin bisa lancar, tapi kita tidak bisa memaksa semua orang bawa uang koin. Kami optimalkan pakai uang kertas dulu," ujarnya saat ditemui Republika.co.id di Stasiun Bundaran HI.

Ia menambahkan, PT MRT Jakarta telah menginstruksikan kontraktor untuk menyelesaikan kendala teknis pada sejumlah mesin tiket otomatis dan gerbang pembayaran yang bermasalah. Aya, salah satu penumpang dari Bukittinggi yang mencoba MRT untuk pertama kalinya mengaku masih kebingungan akan alur pembelian tiket.

"Agak ribet sih alurnya. Kalau mau pake kartu uang elektronik, setiap orang harus pakai satu kartu. Sedangkan saya ada empat orang, kalau beli empat kartu jatuhnya mahal. Jadi saya beli kartu single trip,"ujarnya.

Retno, penumpang lain yang sudah kedua kalinya menggunakan MRT, menginginkan mesin tiket otomatis segera diperbaiki agar mengurangi antrean penumpang yang ingin membeli tiket single trip. "Saya maklumi ada beberapa kendala. Namun, harus segera diperbaiki biar nggak terlalu antre,"ujarnya.

Untuk mengantisipasi membeludaknya penumpang terutama besok saat tanggal merah, PT MRT telah meminta kepada para bank penerbit kartu uang elektronik untuk menyiapkan petugas guna membantu penjualan dan menjelaskan mengenai kartu uang elektronik bank di stasiun MRT Jakarta, khususnya di Stasiun Bundaran HI dan Stasiun Lebak Bulus. Selain itu,  PT MRT Jakarta akan menambah petugas untuk memandu pengguna MRT Jakarta ketika memasuki gerbang pembayaran.

Pada hari pertama pengoperasian komersial pertama, Senin (1/4) sore hari (pada jam pulang kantor) terjadi antrean panjang selama kurang lebih satu jam di Stasiun Bundaran HI. Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penumpang, PT MRT Jakarta memutuskan membebaskan pengguna memasuki stasiun dan bebas menggunakan layanan kereta MRT Jakarta mulai pukul 17.10 hingga jam operasi MRT Jakarta berakhir pada pukul 22.30 WIB.

Pemberlakukan harga tiket yang masih setengah harga dari tarif yang ditentukan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang akan menjajal MRT. Terbukti,  animo masyarakat pada hari kedua ini cukup tinggi.

Misalnya, rute Bundaran HI sampai Lebak Bulus terlihat gerbong penuh oleh penumpang. Bahkan beberapa gerbong ada penumpang yang berdiri karena tempat duduk penuh. Kereta berangkat dan tiba tepat waktu.

Salah satu petugas kemanan di Stasiun Bundaran HI,  Vera Sartika, mengatakan etika penumpang sudah jauh membaik dibanding saat uji coba. Meskipun menurutnya, masih ada beberapa penumpang yang belum patuh akan aturan yang ada.

"Ada beberapa penumpang yang masih belum patuh seperti masih berdiri di garis hijau saat akan naik kereta dan menggunakan lift khusus prioritas. Selebihnya, seperti penumpang yang makan di stasiun sudah tidak ada lagi," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TLypTa
April 02, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TLypTa
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

Romy: Rutan KPK Sangat Pengap

Romy menyarankan KPK menambah ventilasi Rutan KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Mantan Ketua Umun PPP Romahurmuziy (Romy) mengaku kurang nyaman berada di Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Menurut anggota Komisi XI DPR RI itu sistem udara di Rutan KPK masih sangatlah minim dan membuat para tahanan merasa pengap.

Setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus suap jual beli jabatan di Kementrian Agama (Kemenag) pada Sabtu (16/3) lalu, Romy resmi menjadi penghuni Rutan KPK cabang K-4 yang berada tepat di belakang Gedung Merah Putih KPK.

"Saya cuma mau pesan saja karena KPK masih banyak anggaran. Kan KPK serapan anggarannya rendah ya paling tidak ventilasi itu ditambah supaya ruangan itu tidak sangat pengap," kata Romy sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, Jumat (22/3).

Romy pun merasa khawatir bila para tahanan lain termasuk dirinya kekurangan oksigen ketika berada di dalam Rutan, yang nantinya dianggap kurangnya fasilitas bagi para tahanan yang disediakan rutan KPK. "Saya khawatir beberapa kawan agak tidak ini ya dengan itu kurang memenuhi aspek (rutan KPK)," ucapnya.

Adapun, selama hampir sepekan berada di tahanan, Romy  mengaku menghabiskan waktu di rumah tahanan (rutan) dengan membaca buku. "Jadi, memang saya mesti membunuh waktu dengan membaca buku," kata Romy.

KPK pada Jumat memeriksa Romy dalam kapasitasnya sebagai tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019. Pemeriksaan mantan Ketua Umum PPP itu merupakan penjadwalan ulang setelah sebelumnya dijadwalkan diperiksa pada Kamis (21/3). Saat itu, Rommy mengeluh sakit.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019. Diduga sebagai penerima anggota DPR periode 2014-2019 Muhammad Romahurmuziy (RMY). Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TrKn4l
March 22, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TrKn4l
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 20, 2019

Sore Ini, Bawaslu Jadwalkan Pemeriksaan Mendes PDTT

Mendes PDTT siap memenuhi panggilan pemeriksaan Bawaslu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan memeriksa Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT), Eko Putro, Sandjojo, pada Rabu (20/3) sore. Eko diperiksa terkait dugaan pelanggaran kampanye di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ratna Dewi Pettalolo, ketika dikonfirmasi, mengatakan Eko akan dipanggil Bawaslu pukul 16.00 WIB. Menurut Ratna, Eko akan diperiksa soal dugaan pelangggaran kampanye.

Sementara itu, anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar, mengungkapkan dugaan pelanggaran kampanye terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara. "Karena kampanye tanpa izin cuti," kata Fritz ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (20/3).

Sebelumnya, pada Senin (18/3) lalu, Bawaslu telah menggelar sidang pendahuluan atas kasus ini. Agenda sidang adalah pembacaan pokok perkara.

Kasus ini bermula dari kegiatan kampanye TKN Jokowi-Ma'ruf di Kendari. Dalam acara itu, Ek mengacungkan jari telunjuk yang disinyalir sebagai bentuk dukungan kepada Jokowi.

Setelah kejadian ini, Bawaslu Sulteng sudah melakukan investigasi ke Kemendes- PDTT untuk meminta salinan cuti Eko. Namun Bawaslu hanya menemukan surat pengajuan cuti pada 21 Februari yang akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.

Atas dasar itu, Eko diduga telah melanggar Pasal 281 ayat 1 huruf a dan b, dan ayat 2 UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Selain itu diduga Eko telah melanggar Pasal 62 nomor 23 tahun 2018 dan Pasal 59 ayat 3 huruf b dan c tentang kampanye yang melibatkan menteri.

Sementara, Eko mengatakan akan memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rabu (20/3) sore. Eko juga siap memberikan klarifikasi.

"Saya akan hadir," ujar Eko ketika dihubungi, Rabu siang.

Namun, saat dimintai keterangan tentang kasusnya, Eko enggan berkomentar. "Saya tidak tahu diperiksa apa. Nanti saya dengarkan saja. Tetapi saya pastikan hadir di Bawaslu. Kan sidang, jadi wajib hadir," tegas Eko.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OjrWOg
March 20, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OjrWOg
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Kadin: Pelemahan Ekspor dan Impor Akibat Trickle Down Effect

Nilai ekspor dan impor pada Februari 2019 mengalami penurunan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani menilai, perlambatan ekspor dan melemahnya impor bahan baku serta barang modal berasal dari faktor eksternal. Tepatnya, trickle down effect (efek menetes ke bawah) dari perlambatan ekonomi dunia. 

Shinta menilai, industri dalam negeri Indonesia sebenarnya tidak mengalami masalah terlalu biasa. Pertama, secara historis, ekspor Februari hampir selalu di bawah ekspor Januari dan Desember, pun dengan impor.

"Penyebabnya, konsumsi yang hampir selalu turun pasca natal dan tahun baru," katanya ketika dihubungi Republika, Ahad (17/3).

Kedua, kinerja industri Indonesia sebenarnya sedang tidak dapat meningkat. Penyebabnya, pasar internasional tengah tidak memiliki appetite atau selera besar untuk membeli. Saat ini, Shinta menuturkan, pasar internasional sedang mengalami penurunan daya beli karena perang dagang.

Dampak dari perang dagang tersebut bahkan sudah menyebabkan perlambatan industri manufaktur Cina yang mempengaruhi terhadap ekspor produk non-migas di seluruh dunia. Ini sudah terindikasi sejak Januari 2019 berdasarkan survey Caixin Purchasing Manager’s Index (PMI).

Jadi, Shinta menegaskan, pada dasarnya, industri Cina sedang melambat dan mengalami penurunan daya beli. Dampaknya, permintaan atas barang-barang non migas dari negara-negara pengekspor indut produksi seperti Indonesia turut mengalami penurunan.

Selain itu, Shinta menambahkan, negara maju seperti Uni Eropa juga sedang mengalami perlambatan. Ada dua faktor penyebab atas kondisi ini, yakni beberapa komoditi pentingnya yang juga dicekal Amerika Serikat. "Selain itu, ada ketidakpastian terkait penyelesaian Brexit pada akhir bulan ini," tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, pelaku usaha internasional juga berada dalam zona wait and see. Menurut Shinta, mereka tidak berani mengambil komitmen terhadap aktivitas produksi yang berskala besar atau berkomitmen panjang.

Faktor lainnya, Indonesia tidak bisa memanfaatkan potensi pasar yang tercipta di AS sejak perang dagang. Sebab, pada dasarnya, manufaktur Indonesia tidak dapat memproduksi seluruh produk yang dapat menjadi substitusi terhadap produk yang dicekal oleh AS dari Cina sejak perang dagang.

"Seluruh faktor ini menyebabkan trickle down effect terhadap kinerja produksi dan ekspor kita," ucap Shinta.

Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan ekspansi ekspor ke pasar non tradisional atau baru. Tapi, penetrasi ke tujuan tersebut tidak mudah dan membutuhkan waktu karena terdapat berbagai kendala. Misalnya, kurang familiarnya terhadap regulasi negara tujuan dan jalur perdagangan antara Indonesia dengan negara tersebut yang masih kurang efisien.

Penyesuaian diri juga dibutuhkan dari pasar-pasar baru tersebut. Shinta menekankan dibutuhkan waktu lama agar pasar-pasar non tradisional dapat mensubstitusi potensi ekspor yang hilang akibat perlambatan di negara rekan dagang tradisional Indonesia seperti UE, AS dan Cina.

Dalam hal ini, peranan pemerintah untuk membantu pengusaha dalam penetrasi ke pasar-pasar baru menjadi sangat penting. Selain itu, daya beli masyarakat lokal juga harus terus dijaga. "Sebab, kondisi dunia yang ‘melempem’ hanya dapat menggantungkan pertumbuhan dari konsumsi dan investasi dalam negeri," ujar Shinta.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor dan impor pada Februari 2019 mengalami penurunan. Untuk nilai ekspor, penurunan secara month-on-month, mencapai 10,03 persen, yakni dari 13,97 miliar dolar AS pada Januari 2019 menjadi 12,53 miliar dolar AS pada bulan lalu.

Penurunan juga terjadi secara year-on-year (11,3 persen), dari 14,13 miliar dolar AS pada Februari 2018.

Penurunan lebih besar terjadi pada impor. Pada Januari 2019, nilai impor menyentuh 14,99 miliar dolar AS yang turun menjadi 12,20 miliar dolar AS pada Februari 2019 atau turun sekitar 18,61 persen.

Secara year on year, penurunannya mencapai 13,98 persen, di mana impor pada Februari 2018 mencapai 14,18 miliar dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ubMv5N
March 17, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ubMv5N
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 12, 2019

Data Diduga Dipalsukan Kades, Warga Kediri tak Terdaftar DPT

Ada 28 warga yang datanya digunakan tanpa izin dan digunakan oleh orang lain

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Puluhan warga Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri mendatangi Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (12/3). Kedatangan mereka adalah untuk melaporkan adanya dugaan pemalsuan data yang dilakukan kepala desa setempat. Puluhan warga tersebut mengaku, datanya dipalsukan, dan digunakan oleh orang lain untuk bekerja di luar negeri.

"Ada 28 warga yang datanya digunakan tanpa izin, tiba-tiba data 28 orang ini ada di luar negeri. Itu data dicuri, diganti fotonya sama oknum kepala desa, dibuat untuk ke luar negeri," kata Roy Kurnia Irawan, yang merupakan pendamping pelaporan tersebut.

Puluhan warga tersebut tidak mengetahui siapa yang mengubah datanya untuk bekerja ke luar negeri. Namun, mereka menduga yang melakukan penyalahgunaan data tersebut adalah kepala desa setempat, untuk kepentingan orang lain yang hendak menjadi TKI.

Puluhan warga tersebut mendatangi Mapolda Jatim untuk melakukan pelaporan, lantaran laporan sebelumnya yang dilayangkan ke Polres Kediri tidak ditanggapi. "Kemarin sudah dilaporkan ke Polres, tidak ada tindaklanjut. Makanya kami ke Polda. Bila tidak ditindaklanjuti juga kami akan ke Mabes Polri," ujar Roy.

Salah seorang masyarakat yang merasa dirugikan, Meilina Pratiwi (23) bahkan mengaku dirinya tidak pernah bekerja ke luar negeri. Maka dari itu dirinya kaget ketika namanya tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, lantaran disebutkan namanya terdaftar di luar negeri.

Setelah datanya berada di luar negeri, Meiliana beserta warga lainnya langsung mendatangi kantor desa. Namun juga tidak mendapat respon. "Ini korbannya semua satu kampung, satu desa. Kita sudah ke desa, ke imigrasi, ke Polres juga melaporkan masalah ini, tapi tidak ada tanggapan," kata Meiliana.

Terancam tidak bisa menyalurkan gak pilihnya, lantaran tidak terdaftar di DPT, puluhan warga Kabupaten Kediri itu pun mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim untuk meminta kejelasan. Mereka meminta KPU Jatim melakukan upaya-upaya agar mereka bisa tetap menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2019.

Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengaku, terkait kasus tersebut pihaknya sudah mendalami, dan sudah menghimpun masukan-masukan kenapa mereka hilang dari DPT. Kemudian, fakta yang terungkap adalah nama-nama merek terdeteksi ganda dengan pemilih di luar negeri. Padahal, hasil klarifikasi dan faktual yang dilakukan, mereka adalah masyarakat Kediri yang tidak pernah ke luar negeri.

"Artinya ada dugaan pemakaian identita atau pemalsuan oleh oknum yang kurang bertanggung jawab yang menggunakan data mereka itu sebagai paspor, atau identitas lain untuk ke luar negeri. Ini masih dugaan karena yang berwenang untuknmasalah ini adalah pihak kepolisian," kata Anam.

Namun demikian, KPU tetap mengupayakan masyarakat yang melapor bisa terfasilitasi hak pilihnya. Anam mengatakan, untuk sementara, mereka akan dimasukan ke dalam daftar pemilih khusus. KPU Jatim juga diakuinya sudah berkoordinasi dengan Bawaslu, baik provinsi maupun kabupaten/ kota, agar mereka mendapat rekomendasi untuk bisa dimasukan menjadi DPt.

"Sementara kami menemukan kasus ini hanya di Desa Jambean saja. Tapi kami sudah menginstruksikan kepada seluruh KPU kabupaten/ kota untuk mengecek. Sementara ada 32 pemilih, bukan 28, semua sudah kita lakukan proses verifikasi agar tetap bisa menggunakan hak pilihnya," kata Anam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T2yjpG
March 12, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T2yjpG
via IFTTT
Share:

Sunday, March 10, 2019

BPN: Penyelenggara Pemilu Bukan Panitia Pengukuhan Incumbent

BPN meminta penyelenggara pemilu bisa memfasilitasi rakyat memilih kandidat terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) harus bisa memfasilitasi rakyat agar bisa memilih kandidat terbaik dalam sebuah kontestasi. Jika rakyat bisa memilih calon terbaik, berarti penyelenggara bisa memfasilitasi rakyat yang menghendaki perbaikan di negeri ini.

Direktur Materi Debat dan Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandi, Sudirman Said menegaskan, pemilu bukan sarana ‘pengukuhan’ kembali calon pejawat (incumbent). Pemilu harus bisa menjadi kontestasi untuk perbaikan kondisi kehidupan masyarakat.

Maka, penyelenggara pemilu juga bukan panitia pengukuhan kembali calon pejawat. “Karena itu, penyelenggara pemilu harus berpihak pada pemilih, bukan berpihak kepada kontestan atau pejawat,” ujarnya di hadapan relawan Sedulur SS (Sudirman Said), Sabtu (9/3).

Kepada aparat kemanan, Sudirman Said juga meminta untuk tetap teguh serta konsisten dengan sikap netralitasnya. Sehingga, apa pun yang nanti yang menjadi pilihan, rakyat pun akan tetap terlindungi.

Aparat keamanan bukan pelindung calon pejawat atau pelindung para pemilih petahana. Pun demikian, aparat juga bukan musuh bagi para pendukung yang akan menjatuhkan pilihannya kepada penantang.

Namun aparat adalah pelindung semuanya. Mengutip kalimat yang pernah disampaikan Capres 02, Prabowo Subianto, tentara, polisi, aparat kemanan, petugas intelejen itu dibiayai oleh uang rakyat. Mereka semua disekolahkan juga dengan uang rakyat, digaji dengan uang rakyat, diberi pangkat dan kedudukan oleh rakyat.

“Maka tugas sebagai aparat adalah untuk melindungi seluruh rakyat yang ada di negeri ini, tanpa ada pengecualian karena pilihan politik atau dukungan pada pasangan calon (paslon),” tandas Sudiman .

Sudirman juga mengaku mendapat laporan, di banyak tempat orang berpikir dengan akal sehat saja dipersulit. Tak hanya itu, kampanye untuk pasangan calon 02 saja juga ada yang dihalang- halangi.

Yang lebih memprihatinkan, aparat dan pengawas membiarkan tindakan politik uang yang terjadi di depan mata mereka. “Kalau politik uang masih dibiarkan, bangsa ini tidak akan pernah maju,” tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NScckU
March 10, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NScckU
via IFTTT
Share:

Thursday, March 7, 2019

Syaikhu Yakin Proses Pemilihan Wagub DKI Berjalan Cepat

Pemilihan calon pengisi kursi wagub DKI Jakarta saat ini masih berproses di DPRD DKI.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Calon wakil gubernur DKI Jakarta Ahmad Syaikhu optimistis proses pemilihan pengganti Sandiaga Uno di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berlangsung cepat. Ia mengatakan, pemilihan calon pengisi kursi wagub DKI Jakarta saat ini masih berproses di DPRD DKI Jakarta. 

Syaikhu mengatakan keyakinan tersebut karena bukan pertama kali ini DKI Jakarta melakukan pergantian kepala daerah. DPRD DKI Jakarta sudah pernah melakukan pergantian juga pada periode sebelumnya. 

“Tunggu saja. Saya yakin mereka sudah sangat paham dalam proses pemilihan Wagub,” kata Syaikhu yang juga menjabat Ketua DPW PKS Jabar kepada wartawan di Kota Bandung, Kamis (7/3).

Syaikhu juga meyakinkan posisi orang nomor dua di DKI Jakarta akan dipegang oleh PKS. Sebab, ia mengatakan, telah ada kesepakatan yang ditandatangani oleh PKS dan Partai Gerindra hingga akhirnya muncul nama dirinya dan Agung Yulianto.

“Saya yakin di dalam surat itu ada klausul, masing-masing partai tidak akan mencabut atau mengganti calon lain,” ujar dia.

Menurut Syaikhu, PKS akan terus mempertahankan posisi tersebut agar terisi. Sebab selama ini ada beberapa pos yang seharusnya diisi tidak diberikan pada PKS oleh partai koalisi.

“Inilah yang kemudian jadi janji Pak Prabowo bahwa kursi Wagub ini untuk PKS. Makanya surat itu waktu ditandatangani oleh Pak Prabowo terus dimonitor oleh beliau,” katanya.

Syaikhu mengatakan peluangnya sebagai orang nomor dua di DKI Jakarta masih terbuka. Namun, ia juga mengaku tidak mempermasalahkan siapa yang bakal terpilih karena keduanya berasal dari PKS.

“Ya 50-50 (peluang). Mudah-mudahanlah ada pergantian. Kang Aher (Ahmad Heryawan) dua periode di sini (Jabar), paling tidak ada kader Jabar yang di DKI,” paparnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tSwNMP
March 07, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tSwNMP
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 27, 2019

Israel Tangkap Gubernur Palestina untuk Yerusalem

Pasukan Israel menggelar operasi penggerebekan di Yerusalem.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Gubernur Otoritas Palestina untuk Yerusalem Adnan Ghaith ditangkap pasukan keamanan Israel pada Selasa (26/2) malam waktu setempat. Ghaith telah ditangkap beberapa kali oleh Israel.

Seperti dilaporkan the Times of Israel, pada Selasa malam, pasukan Israel menggelar operasi penggerebekan di Yerusalem. Sebanyak 22 orang ditangkap dalam operasi tersebut, satu di antaranya adalah Ghaith.

Otoritas berwenang Israel dalam sebuah pernyataan pada Rabu (27/2), mengatakan, seorang pejabat senior Palestina dan seorang individu telah ditahan. Mereka dituduh melanggar hukum serta melakukan penipuan dan pemalsuan.

Sebelumnya Israel pernah menangkap Ghaith pada Oktober tahun lalu. Dia ditangkap bersama kepala badan intelijen Palestina Jihad al-Faqih. Mereka ditahan karena berupaya mempublikasikan nama-nama yang terlibat dalam proses penjualan rumah untuk para pemukim Yahudi di lingkungan Muslim di Yerusalem.

Penangkapan Ghaith dan al-Faqih membuat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) geram. Sekretaris Komite Eksekutif PLO Saeb Erekat kala itu mengatakan penangkapan Ghaith dan al-Faqih adalah upaya Israel untuk mengintimidasi pemerintahan Otoritas Palestina.

“Penculikan ini adalah bagian kecil dari serangkaian pelanggaran dan praktik oleh Israel, termasuk pemindahan paksa, pembongkaran rumah, dan perluasan sistem permukiman kolonial dalam rangka mencapai rencananya menghilangkan solusi dua negara berdasarkan perbatasan 1967 dan untuk memaksakan pemerintahan Israel yang lebih besar sebagai gantinya,” kata Erekat.

Setelah tiga hari ditahan, Ghaith dan al-Faqih akhirnya dibebaskan oleh otoritas Israel.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NwdCBF
February 27, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NwdCBF
via IFTTT
Share:

Sunday, February 17, 2019

Defisit Neraca Perdagangan Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan tumbuh di 5 sampai 5,2 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kinerja perdagangan Indonesia terus tertekan. Hal itu terlihat dari semakin melebarnya defisit neraca perdagangan pada Januari 2019.

Peneliti dari Asian Development Bank Institute (ADBI) Eric Sugandi menilai, defisit neraca perdagangan berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi jika defisit ini disebabkan oleh penurunan ekspor.

"Ekspor ini punya kaitannya dengan sektor-sektor produksi dalam perekonomian. Tahun ini akan banyak tantangan eksternal terhadap kinerja ekspor Indonesia," ujar Eric kepada Republika.co.id, Ahad, (17/2).

Ia menyebutkan, tantangan ekspor tersebut meliputi perlambatan ekonomi global, turunnya harga minyak dunia, serta risiko berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina. "Kalau kita lihat dari sisi demand Produk Domestik Bruto (PDB), net exports (exports-imports) merupakan salah satu komponen PDB," jelasnya.

Jadi jika net ekspor tersebut defisit, maka akan menjadi pengurang pada PDB. "Meski begitu perekonomian Indonesia serta PDB-nya lebih banyak digerakkan oleh faktor-faktor domestik, terutama konsumsi rumah tangga dan disusul investasi," kata Eric.

Lebih lanjut, kata dia, ketika ekspor Indonesia melemah, konsumsi rumah tangga seringkali bertindak sebagai shock absorber. Eric pun memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan tumbuh di 5 sampai 5,2 persen walau kinerja neraca perdagangan masih belum baik atau masih defisit.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan neraca perdagangan pada Januari 2019 kembali defisit. Kali ini defisit sebesar 1,16 miliar dolar AS, angka tersebut lebih tinggi dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang sebesar 1,03 miliar dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BB1RF6
February 17, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BB1RF6
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 12, 2019

21 Persen Anak Sekolah di DIY Masih Alami Perundungan

UNICEF bekerja sama dengan pemerintah DIY untuk menurunkan angka perundungan

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kasus perundungan (bullying) yang terjadi di lingkungan sekolah dapat menghambat perkembangan mental anak. Terlebih, kasus perundungan tersebut kebanyakan terjadi terhadap anak-anak usia sekolah.

Direktur UNICEF Perwakilan Pulau Jawa, Arie Rukmantara mengatakan, kasus perundungan masih marak terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bahkan, angkanya mencapai 21 persen yang terjadi pada anak berumur 13 hingga 17 tahun.

"Artinya dua dari sepuluh anak yang kita tanya, anda pernah di-bully atau tidak, katanya pernah. Di-bully seperti apa?, sampai saya takut masuk sekolah," kata Arie di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, Selasa (12/02).

Ia menjelaskan, situasi ini berbahaya bagi perkembangan mental anak ke depannya. Padahal, DIY memiliki sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi yang maju dibandingkan beberapa daerah lainnya di Indonesia.

"Yogyakarta memiliki SDM yang luar biasa, ekonomi maju terus. Jangan sampai dikotomi dengan situasi anak-anak (yang mengalami perundungan)," lanjutnya.

Untuk itu, pemerintah maupun pihak terlibat lainnya harus bersama-sama dalam mengantisipasi dan mengatasi masalah ini. Sebab, generasi muda Indonesia dipersiapkan menjadi generasi yang unggul yang dimulai dari lingkungan sekolah.

"Dihadapkan dengan situasi kekerasan, dia tidak bisa mengembangkan mentalitas sportif dan juara. Ini yang ingin kita tekan, kita bekerja sama dengan pemerintah Yogya, baik provinsi maupun kota dan kabupaten untuk menurunkan angka perundungan," tambahnya.

Sementara itu, Child Survival and Development (CSD) Specialist UNICEF, Armunanto mengatakan, kenakalan remaja tidak hanya perundungan yang terjadi di DIY. Namun, kekerasan atau penganiayaan jalanan juga marak terjadi di DIY akhir-akhir ini.

Menurut Armunanto, penyebab terjadinya kekerasan ini sendiri dikarenakan berbagai hal. Salah satunya karena penggunaan narkoba dan kurangnya perhatian dari orang tua.

"Anak bisa lebih agresif karena pengaruh narkoba yang akhirnya anak berubah menjadi kenakalan yang lebih. Ada kasus broken home, orang tua cerai sehingga tidak ada perhatian dari keluarga," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DtJ0Ml
February 12, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DtJ0Ml
via IFTTT
Share:

Friday, February 8, 2019

540 Orang di Dompu Jadi Korban Gigitan Anjing Gila

Jumlah kasus gigitan anjing gila di Dompu terus bertambah

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Kepala Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat (NTB) Nurhandini Eka Dewi mengatakan jumlah warga Kabupaten Dompu yang terkena gigitan anjing gila mencapai 540 orang. Jumlah tersebut terjadi sejak tahun lalu hingga saat ini.

Pada Rabu (6/2), Eka menyebutkan jumlah warga yang digigit anjing sebanyak 527 orang, yang terdiri atas 273 orang pada 2018, dan 254 orang pada tahun ini. Eka menjelaskan, adanya penambahan sebanyak 13 orang, bukan merupakan kasus gigitan baru, melainkan pada tahun lalu.

"Itu kasus lama tapi baru dilaporkan karena mereka dari gunung dan ladang baru ketahuan. Kejadiannya akhir tahun lalu karena sedang proses tanam jagung, di situ banyak digigit," ujar Eka di Kantor Pemprov NTB, Jumat (8/2).

Untuk korban meninggal, kata Eka, belum ada penambahan, atau masih sama dengan data sebelumnya yakni lima orang. Berbagai upaya, lanjut Eka, telah dilakukan Dinas Kesehatan, termasuk menggandeng Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) untuk melakukan tindakan eliminasi anjing gila di Dompu.

"Sekarang eliminasi cukup kencang dengan masuknya Perbakin, kemarin 180 anjing ditembak, (hingga) hari ini yang sudah dieliminasi sebanyak 1.028 anjing," kata Eka. 

Eka menambahkan, Pemprov NTB juga telah mengirimkan 72 otak anjing yang melakukan gigitan ke Balai Besar Veteriner (BBVet) di Denpasar, Bali.

"Dari 72 anjing yang sudah kita kirim otaknya, baru 10 yang positif, 33 itu negatif, dan 29 lainnya masih menunggu hasilnya. Mudah-mudahan negatif, kalau makin sedikit anjing yang negatif, kita harap yang digigit tidak rabies," ucap Eka. 

Eka melanjutkan, NTB bersama seluruh kabupaten dan kota juga terus menggencarkan vaksinasi antirabies (VAR), termasuk di Pulau Lombok. "Di Lombok, proses eliminasi dan vaksinasi anjing liar sudah dilakukan di semua kabupaten dan kota," ungkap Eka. 

Untuk diketahui, Kabupaten Dompu yang berada di Pulau Sumbawa, NTB, sebagai daerah kejadian telah mengeluarkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap kasus ini.

Bupati selaku kepala daerah telah mengeluarkan keputusan dengan Nomor : 441.7/72/DIKES/2019 tentang Penetapan Kabupaten Dompu Sebagai Daerah Kejadian Luar Biasa Rabies sejak 18 Januari 2019. Penetapan ini didasarkan atas Laporan Hasil Uji (LHU) Balai Besar Veteriner (BBV) Denpasar selaku laboratorium penguji. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DoPRqy
February 08, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DoPRqy
via IFTTT
Share:

Thursday, February 7, 2019

Harga Tiket Naik, Bagasi Berbayar, Porter Kena Imbas

Selain karena bagasi berbayar, penurunan jumlah penumpang karena kondisi low season.

REPUBLIKA.CO.ID, Pintu keberangkatan di Terminal 1A Bandara Juanda Surabaya tampak lengang sepanjang siang pekan lalu. Tidak terlihat ada antrean penumpang di pintu masuk yang melayani penumpang domestik dan jamaah umrah tersebut. Padahal, rute penerbangan yang dilayani Citilink dan Batik Air lewat dua gerbang tersebut cukup banyak, seperti Banjar masin, Labuan Bajo, Makassar, Jakarta, Batam, Palembang, dan Denpasar.

Selain pintu keberangkatan, kursi tunggu yang biasa di gunakan penumpang dan pengantar pun terlihat kosong. Pemandangan serupa juga tampak di kios check in mandiri. Di sana juga tidak terlihat ada antrean penumpang yang hendak mencetak boarding pass. Beberapa mesin pencetak tak ada yang menyentuh.

Beranjak ke pintu keberangkatan Terminal 1B di bandara yang sama, juga terlihat pemandangan hampir serupa, meski penumpang yang masuk terlihat lebih banyak dibanding pintu keberangkatan 1A. Hanya sesekali terlihat antrean penumpang. Dalam hitungan menit, antrean tersebut sudah tak tampak dan penumpang sudah bisa melewati pintu penjagaan.

Begitu pun pemandangan di kursi tunggu dan kios check in mandiri, yang tidak jauh berbeda dengan apa yang tergambar di pintu keberangkatan Terminal 1A. Meskipun rute penerbangan yang dilayani Lion Air, Wings Air, dan Sriwijaya Air lewat pintu ter sebut terbilang sangat banyak, di antaranya Kupang, Banjarmasin, Batam, Banyuwangi, Balikpapan, Sumenep, Makassar, Lombok, Jakarta, Denpasar, Manado, Semarang, Pangkalanbun, dan Samarinda.

Seorang porter di bandara Juanda, Mashudi, mengungkapkan, beberapa waktu belakangan jumlah penumpang di bandara tersebut berkurang. "Ya itu, sejak bagasi berbayar itu. Lihat itu biasanya kan, apalagi Jumat atau memasuki hari libur ramai penumpang," kata dia kepada Republika.co.id, Jumat (1/2).

Pria yang sudah 12 tahun menjadi porter tersebut tidak memungkiri penurunan penumpang tersebut juga berpengaruh terhadap pendapatannya. Mashudi mengklaim, pendapatannya turun drastis semenjak diberlakukannya bagasi berbayar tersebut. "Drastis banget penurunannya (pendapatan). Pokoknya ya itu semenjak bagasi berbayar itu tanggal 22 Januari kalau gak salah," ujar Mashudi.

Rekan Mashudi, Bayu Aji, pun menyatakan pengakuan serupa. Pendapatannya melorot semenjak diberlakukannya kebijakan bagasi berbayar oleh Lion Air Group. "Drastis banget turunnya. Kalau nominal saya nggak bisa sebut, tapi lebih dari 50 persen," kata Bayu, gemas.

Petugas jaga parkir kendaraan roda dua di Bandara Juanda Surabaya, Teguh Yhuwono, pun mengakui adanya penurunan minat masyarakat untuk bepergian menggunakan pesawat sejak diberlakukannya bagasi berbayar. Teguh bisa berkesimpulan demikian setelah melihat adanya penurunan kendaraan roda dua yang masuk bandara, semenjak kebijakan bagasi berbayar berlaku. "Kalau persentasenya saya gak paham, tapi yang jelas ada penurunan," ujar Teguh memperkirakan.

Seorang penumpang Lion Air, Harits Ardiansyah, turut mengeluhkan diberlakukannya kebijakan bagasi berbayar tersebut. Apalagi, tarif yang dikenakan dirasakannya sangat mahal. Dia pun berpendapat, penumpang akan enggan bepergian menggunakan pesawat dan lebih memilih transportasi lain.

"Ya, memang sih lebih cepat, tapi kalau tarif bagasi bisa lebih mahal daripada harga tiket, penumpang pasti ngeluh lah. Mending nyari alternatif yang lebih murah. Paling kalau kepepet, baru naik pesawat," kata Harits.

Salah seorang pengelola toko di Bandara Juanda, Ari, mengatakan, situasi di bandara utama Jawa Timur itu mulai menyusut ketika musibah pesawat Lion Air JT610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang jatuh di Teluk Karawang, akhir tahun lalu. Terminal khusus Lion Air mulai kehilangan penumpangnya.

Kemudian, ditambah pada awal tahun tiket pesawat melonjak dan Lion Air memungut biaya bagasi. "Saat Lion jatuh dan tiket mahal itu usai Maghrib bandara sudah sepi. Sekarang, siang saja sudah sepi, terutama Citilink," kata dia menjelaskan. Humas PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda, Yuristo, mengakui sepinya penumpang pesawat di Bandara Juanda, Sidoarjo, pada awal 2019.

Namun demikian, Yuristo membantah jika sepinya penumpang tersebut karena kebijakan bagasi berbayar ataupun kenaikan harga tiket. Yuristo berdalih, sepinya penumpang di Bandara Juanda lebih dikarenakan kondisi musiman. Setiap awal tahun penumpang pesawat di Bandara Juanda terlihat lebih sepi dari biasanya. "Jumlah penumpang (sedikit) lebih dikarenakan kondisi season-nya yang saat ini memang low season," ujar Yuristo saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (6/2).

Setiap memasuki awal tahun, lanjut dia, jumlah penumpang di Bandara Juanda selalu mengalami penurunan diban dingkan bulan-bulan sebelum nya. Yuristo mengatakan, sudah berkomunikasi dengan pihak perusahaan penerbangan dan mereka pun menyatakan penurunan lebih karena kebiasaan tahunan. "Setelah kemarin libur Natal dan tahun baru yang cukup lama. Dari komunikasi dengan rekan-rekan airlines memang kondisi trafiknya sedang turun karena low season," kata Yuristo berkelit.

Namun, ia juga mengungkapkan data yang menunjukkan bahwa memang ada penurunan penumpang pada Januari lalu jika dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya. Pada Januari 2018, tercatat jumlah penumpang di Juanda sebanyak 1.731.969, sementara pada Januari lalu sebanyak 1.438.232 yang artinya terjadi pengurangan sebanyak 17 persen.

Tak hanya di bandara, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur juga mencatat selama Januari 2019 inflasi di daerah itu juga terpengaruh kenaikan harga tiket. Tarif angkutan udara menjadi salah satu faktor utama yang mendorong inflasi sebesar 0,60 persen pada Januari lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HWmPDX
February 07, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HWmPDX
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

Biaya Haji 2019 Diumumkan Besok

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2019, Ace Hasan Syadzily mengatakan akan menggelar rapat bersama Panja Kementerian Agama (Kemenag) di Gedung DPR, Senin (4/2). Menurut dia, rapat tersebut digelar untuk menetapkan besaran biaya haji 2019.

Baca Juga:

"Insya Allah kalau tidak ada halangan besok Senin kita akan rapat dengan Panja dari pemerintah dan kemungkinan akan diumumkan bersama dengan Menteri Agama," ujar Ace saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (3/2).

Namun, Ace belum bisa memastikan kenaikan BPIH 2019 karena sampai saat ini pemerintah Indonesia masih terus menegosiasikan besaran komponen pembiayaan haji. "Yang jelas BPIH akan diumumkan besok. Tapi soal apakah naik atau tidak kan masih kita terus negosiasikan sampai sekarang. Karena kan pembiayaan haji itu semakin hari semakin tinggi," ucap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Menurut Ace, meskipun nantinya ada kenaikan untuk BPIH 2019, kemungkinan kenaikannya tidak besar. Ace berharap, kenaikan BPIH 2019 tidak lebih dari Rp 1 juta, sehingga tidak memberatkan calon jamaah haji Indonesia.

"Saya berharap tidak memberatkan jamaah kenaikannya tersebut. Jadi kalaupun juga terjadi kenaikan tidak lebih misalnya dari satu juta kenaikannya itu," katanya.

Sebelumnya, iaa telah melakukan kunjungan ke Tanah Suci untuk memastikan beberapa komponen yang paling banyak memakan pembiayaan, seperti pemondokan, akomodasi dan katering. Menurut dia, salah satu yang mengalami kenaikan pembiayaan adalah naqabah, yaitu biaya transportasi selama di Arab Saudi

"Sejauh yang kami lihat memang proses pembiayaan untuk tahun haji sekarang ini memang kami menyaksikan adanya kenaikan yang disamapaikan oleh pemerintah Arab Saudi sendiri, yaitu kenaikan naqabah yang sampai 10 persen," ujarnya.

Selain naqabah, menurut dia, juga ada beberapa hal yang kemungkinan terjadi kenaikan karena adanya upgrade AC di Armina untuk jamaah haji. Kemudian, kenaikan juga terjadi di bidang katering lantaran adanya penambahan makanan untuk jamaah haji.

Dia mengatakan, saat ini ia sedang mendesak Kemenag menyediakan katering pada saat menjelang wukuf di Arafah. Sebelumnya jamaah Indonesia tidak mendapatkan makan pada saat tiga hari menjelang wukuf di Arafah.

"Tapi kita sekarang ini lagi mendesak justru pada saat menjelang puncak haji itu jamaah harus mendapatkan supaya stamina tetap terjaga. Upaya-upaya itu terus dilakukan karena memang ibadah haji tahun ini kita menginginkan supaya kualitasnya semakin baik," katanya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ramadhan Harisman memperkirakan ada kemungkinan terjadi penurunan kembali BPIH 2019 dalam mata uang USD dibanding tahun lalu. Namun, menurut dia, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, kenaikan harga jual avtur (bahan bakar pesawat), dan kebijakan Pemerintah Arab Saudi meningkatkan biaya transportasi darat dalam skema biaya layanan umum (general service fee) sebesar 330 riyal, akan sangat berpengaruh dalam menaikkan BPIH 2019 dalam mata uang rupiah.

“Pemerintah, DPR, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terus membahas biaya haji 2019 dalam batasan kewajaran,” ucap Ramadhan dikutip dari laman resmi Kemenag.

Berita Terkait

BPIH Indonesia memang lebih tinggi dari biaya haji Malaysia. Namun, menurut dia, sebenarnya lebih murah karena dari biaya yang dibayarkan jamaah, ada 400 dolar atau setara 1.500 riyal yang dikembalikan lagi kepada setiap jamaah sebagai biaya hidup di Tanah Suci.

“Saat pelunasan, jamaah membayar BPIH yang di dalamnya termasuk komponen biaya hidup. Komponen biaya tersebut bersifat dana titipan saja. Saat di asrama haji embarkasi, masing-masing jamaah yang akan berangkat akan menerima kembali living cost sebesar 1.500 riyal,” ujar Ramadhan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UCe4QR
February 03, 2019 at 03:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UCe4QR
via IFTTT
Share: