Showing posts with label 2018 at 05:26PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:26PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Kiai Ma'ruf Amin dan Adik Gus Dur Berdialog tentang Koperasi

Lily Wahid berkunjung ke kediaman KH Ma'ruf Amin pada Senin (31/12) sore.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin menerima kunjungan silaturrahim adik Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Lily Chodidjah Wahid di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/12) sore. Kedua tokoh NU itu berdialog tentang ke-NU-an dan juga tentang koperasi di Indonesia.

"Sekali ketemu kita cerita lucu-lucu mengenang masa lalu. Karena memang di NU itu meskipun berbeda pendapat tapi kita bisa menyelesaikannya sambil tertawa," ujar Kiai Ma'ruf saat ditemui di sela-sela pertemuan tersebut.

Kiai Ma'ruf mengatakan, Lily Wahid memang merupakan tokoh perempuan yang sangat perhatian terhadap perkembangan koperasi di Indonesia. Menurutnya, koperasi tersebut sangat erat kaitannya dengan gagasan Arus Ekonomi Kerakyatan yang diusungnya untuk maju sebagai Cawapres Joko Widodo.

"Beliau memang sangat konsen dengan ekonomi kerakyatan, keumatan dan kebetulan juga saya dengan isu arus baru itu, pemberdayaan ekonomi umat ekonomi rakyat, jadi memaang kita ada persambungan," kata Kiai Ma'ruf.

Kiai Ma'ruf pun sangat senang mendapat masukan dari Lily Wahid untuk memajukan koperasi di Indonesia. "Saya sangat senang sekali mendapat masukan, sambil kita berdialog, bagaimana membangun ekonomi keumatan, kerakyatan sesuai dengan UUD 45," kata Kiai Ma'ruf.

Di tempat yang sama, Lily Wahid mengaku sudah lama tidak bertemu dengan Kiai Ma'ruf. Karena itu, dia ingin melakukan dialog dengan Ketua Umum MUI tersebut untuk mengembangkan koperasi di Indonesia.

"Jadi, tadi kita bicarakan dengan Pak Kiai itu selain berbicara tentang NU, terutama juga tentang koperasi," ujar Lily Wahid.

Tokoh perempuan 70 tahun itu mengatakan, saat ini koperasi di Indonesia antara ada dan tiada. Tapi, dia yakin Kiai Ma'ruf ke depannya bisa memadukan antara koperasi dengan ekonomi keumatan yang digagasnya.

"Saya yakin Pak Kiai ini tentang ekonomi keumatan itu bisa nyambung dengan koperasi. Jadi mudah-mudahan nanti ke depan juga koperasi Indonesia tumbuh dan bangkit lagi. Itu yang saya harapkan dari Pak Kiai," kata Lily Wahid.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BOMeJp
December 31, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BOMeJp
via IFTTT
Share:

Saturday, December 29, 2018

Disambangi Bologna, Napoli Difavoritkan

Napoli mencetak 24 gol ke gawang Bologna dalam enam bentrokan terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Napoli akan menutup tahun 2018 dengan menjamu Bologna di Stadion San Paolo, Naples, Ahad (30/12) malam dinihari WIB nanti. Di atas kertas, Napoli memang jauh lebih diunggulkan dibanding tamunya Bologna.

Kualitas pemain i Partenopei, julukan bagi Napoli, dinilai lebih baik ketimbang i Rossoblu. Terbukti Napoli kini menempati posisi kedua klasemen Serie A Italia dengan 41 poin dari 18 pertandingan. Sementara, Bologna tertinggal 28 poin di posisi ke-13 klasemen.

Keperkasaan Napoli pun diperkuat dengan catatan sejarah pertemuan kedua tim. Dari enam bentrokan terakhir, Napoli mampu memetik lima kemenangan. Bahkan, dalam enam bentrokan terakhir itu, i Partenopei berhasil mencetak 24 gol ke gawang Bologna.

Napoli semakin difavoritkan karena diprediksi akan tampil 'ganas' untuk mencari 'pelampiasan' atas kekalahan 0-1 dari Inter Milan pada pekan lalu. Kekalahan tersebut membuat jarak Napoli, yang duduk di peringkat kedua klasemen, dengan Inter Milan kian terpangkas menjadi lima angka.

Kegagalan memetik poin itu juga berimbas pada kegagalan Napoli menempel Juventus yang kokoh di puncak klasemen sementara. I Partenopei kian menjauh dengan selisih jarak sembilan poin dari juara bertahan Serie A tersebut.

Laga pekan lalu meninggalkan 'pahit' bukan hanya karena Napoli menelan kekalahan. Pelatih Carlo Ancelotti mengakui cemoohan dan teriakan bernada rasisme juga dialami sejumlah penggawa Napoli sehingga menggangu penampilan mereka.

Puncaknya, pada 10 menit akhir laga, Napoli kehilangan bek Kalidou Koulibaly lantaran diusir wasit karena dianggap menghina wasit lewat tepukan tangan sarkastis. Ancelotti menyebut aksi yang dilakukan Koulibaly itu sebenarnya merupakan reaksi atas cemoohan rasis yang diterimanya sepanjang laga.

''Kartu merah itu benar-benar mengubah hasil. Kami berusaha untuk bisa mencetak gol, tapi bermain dengan 10 pemain benar-benar sulit buat kami,'' tutur Ancelotti seperti dikutip laman resmi klub. Pelati asal Italia itu akhirnya bertekad menghapus episode buruk tersebut dengan fokus di laga selanjutnya menghadapi Bologna malam ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Stk2TC
December 29, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Stk2TC
via IFTTT
Share:

Sunday, December 23, 2018

Ifan 'Seventeen' Lepas Kepergian Gitaris dan Krunya

Gitaris Seventeen menjadi korban terjangan tsunami Selat Sunda, Sabtu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Vokalis band Seventeen, Riefian Fajarsyah atau yang akrab disapa Ifan, melepas kepergian teman satu band-nya, sang gitaris, Herman Sikumbang. Ungkapan hatinya itu ia sampaikan lewat postingan foto yang diunggah dalam akun Instagram-nya.

"Selamat jalan Ko Eman @hermanseventeen, husnul khatimah. Temen2 semua maafin semua salah Mas Herman ya, mohon diikhlaskan dan dikirimi doa buat almarhum," tulis @ifanseventeen dalam postingan yang diunggah, Ahad sore.

Dalam postingan foto itu juga diketahui bahwa kru band Seventeen bernama Ujang, yang sebelumnya dikabarkan hilang, dipastikan meninggal dunia.

"@uje17_rukmanarustam juga selamat jalan Jang, husnul khatimah Insya Allah Jang, Ujang orang baik. Insya Allah Ko Eman sama Ujang ditempatkan Allah disisi-Nya yang paling mulia," ujar Ifan.

Tsunami yang melanda perairan Selat Sunda, mencakup wilayah Pantai Anyer dan Lampung Selatan tersebut terjadi ketika band Seventeen menjadi pengisi acara dalam acara gathering PLN di Tanjung Lesung.

Musibah tersebut juga menewaskan pemain bass Band Seventeen, yakni M Awal Purbani atau yang akrab disapa Bani dan Road Manager Seventeen Oki Wijaya.

Sementara, drummer band Seventeen Andi Windu Darmawan hingga saat ini belum ditemukan.

"Sobb @andi_seventeen cepet pulang sob, aku tinggal sendiri sob, please," tulis Ifan di akhir postingan.

Foto yang menunjukkan kebersamaan Ifan bersama anggota band-nya di sela panggung itu mendapat lebih dari 87 ribu like dan juga dipenuhi doa dari warganet, termasuk rekan sesama musisi.

Salah satunya adalah vokalis Naif David Bayu. "Amin brother selamat jalan istirahat dgn damai di sisi Allah," tulis @davidbayu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Smu0X2
December 23, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Smu0X2
via IFTTT
Share:

Thursday, December 20, 2018

Turki Bertekad Habisi Milisi Kurdi dan Lempar ke Parit

Rencana serangan Turki tersebut setelah AS menarik pasukannya dari Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL— Turki berniat menghancurkan milisi Kurdi yang berada di timur Sungai Efrat, Suriah. Niatan ini mereka ungkapkan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan menarik pasukan AS di Suriah.  

Keputusan ini sudah Trump umumkan melalui akun media sosial Twitter miliknya. Pasukan AS akan ditarik dalam beberapa bulan ke depan. Pengumuman ini mengejutkan anggota legislatif AS dan sekutu-sekutu mereka. Juga bertentangan kebijakan AS di Timur Tengah. Tapi untuk sekutu NATO yaitu Turki kabar ini akan menguntungkan mereka.  

Di Suriah posisi AS berseberangan dengan Turki. AS mendukung pasukan Kurdi YPG yang berperang melawan ISIS. Sementara bagi Turki pasukan Kurdi YPG adalah kelompok teroris dan kepanjangan dari partai terlarang Kurdistan Workers Party (PKK). 

“Saat ini kami memiliki Manbij dan di depan kami timur Sungai Efrat. Kami bekerja secara intensif mengenai hal ini, ” kata kantor Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar seperti dikutip kantor berita Turki Anadolu, Kamis (20/12). 

Akar mengatakan hal saat ini berkunjung ke pangkalan militer gabungan Qatar-Turki di Doha. Tapi tidak diketahui kapan Akar mengatakan hal ini.  

"Sekarang katanya ada beberapa parit, terowongan yang digali di Manbij dan menuju ke Timur Sungai Efrat. Mereka bisa menggali terowongan atau parit jika mereka mau, ketika tiba waktu dan tempatnya mereka akan dikubur di parit yang mereka gali, tidak ada yang meragukan hal ini," kata Akar.  

Presiden Turki Tayyep Erdogan mengatakan Turki akan memulai operasi baru kapan pun. Ia mengaku sudah mendapatkan dukungan dari Donald Trump meski Pentagon sudah mengeluarkan peringatan ke Turki.  

Pentagon mengatakan mereka tidak akan menerima tindakan militer sepihak dari siapa pun di sebelah utara Suriah. Wilayah dimana militer AS beroperasi di Suriah selama ini. 

Turki sudah mengintervensi operasi militer AS dengan menyapu pasukan Kurdi dan ISIS di wilayah barat Sungai Efrat selama dua tahun terakhir ini. Mereka tidak bergerak ke arah barat sungai itu karena menghindari konfrontasi dengan pasukan AS.   

Kedua negara telah lama memiliki hubungan yang tegang oleh perbedaan atas Suriah, di mana AS telah mendukung YPG Kurdi Suriah dalam perang melawan ISIS. Turki menganggap YPG sebagai kelompok teroris dan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan yang terlarang (PKK)      

Pentagon telah mengatakan bahwa tindakan militer sepihak oleh pihak manapun di Suriah timur laut, di mana pasukan AS beroperasi, akan tidak dapat diterima.

Turki telah melakukan intervensi untuk menyapu pejuang YPG dan ISIS dari wilayah barat Eufrat selama dua tahun terakhir. Intervensi ini tidak sampai ke timur sungai, sebagian untuk menghindari konfrontasi langsung dengan pasukan A

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QGGJXv
December 20, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QGGJXv
via IFTTT
Share:

BNN Mengidentifikasi 654 Kawasan Rawan Narkoba di Indonesia

Tahun ini BNN telah melakukan tes urine kepada 297.918 orang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengidentifikasi 654 kawasan rawan narkoba di Indonesia. BNN juga melakukan intervensi melalui program pemberdayaan anti narkoba di 55 lokasi yaitu di 36 kawasan perkotaan dan 19 kawasan pedesaan.

"BNN bersama dengan Kemendagri dan Kementerian Desa PDTT telah merintis program desa bersinar atau desa bersih dari narkoba," kata Kepala BNN, Komjen Pol Heru Winarko saat konferensi pers di Gedung BNN, Jakarta, Kamis (20/12).

Program ini melibatkan tiga pilar, yaitu Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Desa beserta Puskesmas. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba, BNN juga telah melaksanakan kampanye stop narkoba kepada 5.500 orang, dan pembentukan relawan antinarkoba sebanyak 4.498 orang, katanya.

Ditambahkannya juga pada tahun ini juga BNN bersama dengan instansi terkait melanjutkan program Grand Design of Alternative Development, di tiga titik proyek percontohan yaitu Aceh Besar, Bireuen, dan Gayo Lues. "Melalui program ini masyarakat diharapkan tidak lagi menanam ganja tapi menggantinya dengan tanaman legal dan bernilai ekonomi tinggi," kata Heru.

Selain itu, dalam upaya pemberdayaan masyarakat, BNN juga mendayagunakan peran serta masyarakat guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, baik dengan sosialisasi bahaya narkoba maupun pelaksanaan uji narkoba di seluruh Indonesia.

Tahun ini BNN telah melakukan tes urine sebanyak 4.652 kali dengan peserta sebanyak 297.918 orang. Dalam rangka upaya penyelamatan para penyalahguna dari jeratan narkoba, pada tahun ini BNN telah meningkatkan kapasitas petugas rehabilitasi pada 522 lembaga baik instansi pemerintah maupun komponen masyarakat.

Sementara itu, jumlah penyalahguna yang sudah direhabilitasi oleh lembaga rehabilitasi milik pemerintah dan komponen masyarakat sebanyak 15.263 orang. BNN juga telah memberikan layanan pasca rehabilitasi kepada 4.231 mantan penyalahguna narkoba guna mengoptimalkan terselenggaranya program rehabilitasi, katanya.

"Dengan melatih para aparat penegak hukum untuk menyamakan persepsi terkait penanganan penyalahguna narkotika yang akan ditempatkan di lembaga rehabilitasi di lima wilayah," kata Heru.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BsmAde
December 20, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BsmAde
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

Yayasan Amal Trump Ditutup karena Skandal Penyelewengan Dana

Sebagian besar dana Trump Foundation berasal dari sumbangan luar.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah setuju untuk menutup yayasan amalnya, Trump Foundation, pada Selasa (18/12). Penutupan ini dilakukan di tengah tuduhan penyalahgunaan dana yayasan oleh Trump dan keluarganya.

Pernyataan itu diumumkan oleh Jaksa Agung New York, Barbara Underwood, yang akan mengawasi distribusi sisa uang yayasan tersebut. Dia menuduh Trump dan ketiga anaknya yang tertua telah menggunakan dana yayasan untuk keuntungan pribadi dan politik.

Underwood mengatakan, kasus terhadap Trump dan anak-anaknya yaitu Donald Jr, Ivanka, dan Eric akan terus berlanjut. Dalam sebuah pernyataan, dia mengatakan telah ada pola ilegalitas mengejutkan yang melibatkan Trump Foundation, yaitu koordinasi yang melanggar hukum dengan tim kampanye kepresidenan Trump.

"Sepertinya Trump Foundation berfungsi sebagai sebuah buku cek untuk melayani bisnis dan kepentingan politik Trump," ujar Underwood, dikutip BBC.

Ia menjelaskan, menurut ketentuan penutupan yayasan, yayasan itu hanya bisa dibubarkan di bawah pengawasan yudisial. Yayasan juga hanya bisa mendistribusikan asetnya ke organisasi terkemuka yang disetujui oleh Jaksa Agung.

"Ini merupakan kemenangan penting bagi supremasi hukum, dengan memperjelas bahwa ada satu perangkat aturan untuk semua orang," katanya.

"Kami akan terus menggerakkan gugatan ke depan untuk memastikan Trump Foundation dan para direkturnya bertanggung jawab atas pelanggaran mereka yang jelas dan berulang terhadap hukum negara bagian dan federal," kata dia.

Namun dalam sebuah pernyataan kepada BBC, pengacara Trump Foundation, Alan Futerfas, menuduh Underwood mencoba mempolitisasi masalah ini. Futerfas merupakan penandatangan kesepakatan penutupan yayasan.

"Bertolak belakang dengan pernyataan NYAG [New York Attorney General] yang menyesatkan, yayasan telah berusaha untuk mendistribusikan sisa aset untuk tujuan amal yang bermanfaat sejak kemenangan Donald J Trump dalam pemilihan presiden 2016," papar Futerfas.

"Sayangnya, NYAG berusaha mencegah pendistribusiannya selama hampir dua tahun, dengan demikian ia telah merampas hak mereka yang paling membutuhkan terhadap dana hampir 1,7 juta dolar AS," kata dia.

"Selama satu dekade terakhir, yayasan ini bangga telah mendistribusikan sekitar 19 juta dolar AS, termasuk 8,25 juta dolar AS dari uang pribadi presiden, kepada lebih dari 700 organisasi amal yang berbeda dengan pengeluaran hampir nol," ungkapnya.

"Pernyataan NYAG yang tidak akurat pagi ini adalah upaya lebih lanjut untuk mempolitisasi masalah ini," kata Futerfas.

Trump dan anak-anaknya yang tertua belum memberikan komentar. Juni lalu, Trump mengindikasikan di Twitter bahwa ia tidak bersedia menyelesaikan kasus ini dan bersikeras yayasannya tidak melakukan kesalahan apa pun.

Menurut Underwood, dalam penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan dana yayasan itu, ia masih bisa menjatuhkan denda jutaan dolar. Ia juga bisa memberikan sanksi terhadap presiden dan ketiga anak tertuanya.

Seperti yang telah dilaporkan Washington Post, Trump sering menggunakan yayasan keluarganya sebagai sumber daya untuk menyelesaikan tuntutan hukum dan sebagai alat politik selama kampanye presiden 2016. Sebagian besar dana yayasan itu didapat dari sumbangan luar.

Gugatan negara terhadap Trump Foundation telah diumumkan pada musim panas lalu setelah dilakukan penyelidikan selama dua tahun. Penyelidikan dimulai di bawah Jaksa Agung New York sebelumnya, Eric Schneiderman.

Pada Oktober 2016, Schneiderman memerintahkan Trump Foundation untuk menghentikan penggalangan dana di New York. Trump sebelumnya telah bersumpah untuk menutup yayasan amalnya itu pada Desember 2016, untuk menghindari konflik kepentingan.

Dokumen setebal 41 halaman yang diajukan ke Mahkamah Agung New York oleh kantor jaksa agung pada Juni 2018 menyebutkan serangkaian dugaan pelanggaran undang-undang oleh organisasi nirlaba yang sudah berdiri sejak lebih dari satu dekade itu. Beberapa halaman dokumen fokus pada penggalangan dana amal untuk veteran di Iowa pada Januari 2016.

Lebih dari 2,8 juta dolar AS telah disumbangkan ke Trump Foundation pada acara tersebut. Namun setelah itu muncul petisi yang menuduh bahwa dana itu telah digunakan untuk kampanye kepresidenan Trump.

Gugatan negara juga mengklaim bahwa yayasan telah mengeluarkan dana sebesar 100 ribu dolar AS untuk menyelesaikan klaim hukum terhadap resor Mar-a-Lago Trump, 158 ribu dolar AS untuk menyelesaikan klaim terhadap salah satu klub golf Trump, dan 10 ribu dolar AS untuk membeli lukisan yang digantung di klub golf tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PO54W3
December 19, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PO54W3
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Yordania Tangkap Jurnalis Terkait Gambar Yesus

Gambar tersebut dikhawatirkan akan memicu gelombang sektarianisme.

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Aparat keamanan Yordania menangkap seorang jurnalis yang mempublikasikan gambar kontroversial Yesus.

Seperti dilansir Anadolu, Selasa (11/12), Mohamed al-Wakeel yang menjalankan situs al-Wakeel dituduh bersama editor telah memicu perselisihan sektarian.  "Al-Wakeel ditahan pada Senin (10/12) hingga sepekan ke depan," tulis media Yordania.

Pihak media telah meminta maaf mempublikasikan gambar yang dinilai bersifat ofensif. 

Situs tersebut mengunggah gambar lukisan mural "The Last Supper" karya Leonardo da Vinci abad ke-15 yang disentuh ulang. Gambar tersebut telah memicu kontroversi di media sosial.

Pada Senin, kepala suku di Distrik Sahab mencoba untuk membatasi isu ini sehingga tidak membuka ruang untuk upaya memicu gelombang sektarianisme. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Em7pGs
December 11, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Em7pGs
via IFTTT
Share:

Jalur Padang-Bukittinggi Putus, ACT Sumbar Turunkan Relawan

Masyarakat sangat terbantu dengan jembatan yang dibuat relawan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sumatra Barat menurunkan personel untuk membantu masyarakat yang ingin menyeberang sungai di Korong Pasa Usang, Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Relawan membantu pengendara sepeda motor yang menyeberang jembatan darurat dari kayu, setelah jembatan utama yang melintasi Sungai Batang Kalu runtuh pada Senin (10/12) sore kemarin.

Koordinator Tim Program ACT Sumbar Aan Saputra menyebutkan bahwa hingga Selasa (11/12) ini, jalur utama Padang-Bukittinggi belum bisa dilalui kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. Pengendara masih harus melalui jalur alternatif melalui Sicincin-Malalak, Pariaman-Kelok 44, atau lewat Solok. Khusus pengendara roda dua, bisa melalui jembatan kayu yang dibangun warga dan TNI secara swadaya.

"Untuk penyeberangan jalur motor warga sekitar membuat jembatan darurat berupa pohon kelapa disusun berjajar, namun hal ini masih dikatakan tidak aman dikarenakan untuk menyeberang saja harus dibantu oleh warga sekitar," kata Aan, Selasa (11/12).

Salah satu pengendara sepeda motor, Syawal (33 tahun), mengaku terbantu dengan keberadaan jembatan sementara tersebut. Ia beralasan, jembatan tersebut mampu memangkas waktu tempuhnya menuju Kota Padang dari Padang Panjang. Bila harus memutar melalui Solok, tentunya waktu tempuhnya jauh lebih lama.

"Rencana mau ke Padang, Alhamdulillah, dengan adanya jembatan yang dibuat masyarakat ini sedikit banyak sangat membantu ya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EdHQXg
December 11, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EdHQXg
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Gelar Final Libertadores, Madrid Bisa Untung Rp 408 Miliar

Final nanti akan menyedot perhatian pecinta sepak bola Spanyol dan negara lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Final Copa Libertadores leg kedua antara River Plate melawan Boca Juniors akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Kota Madrid, Spanyol, Senin (10/12) dini hari WIB nanti. Seharusnya laga digelar di Stadion El Monumental markas River dua pekan lalu.

Tapi pertandingan dibatalkan dan dialihkan ke luar Argentina karena adanya insiden pelemparan terhadap bus pemain Boca Juniors oleh oknum suporter River. Guru besar ekonomi dari EAE Business School Jaime Fortuño menganalisis, ibu kota Spanyol akan meraup keuntungan sekitar 25 juta euro atau sekitar Rp 408 miliar dari penyelenggaraan final Copa Libertadores atau Liga Championsnya Amerika Selatan itu.

Duel antara Boca dan River memang sarat dengan rivalitas yang tinggi. Apalagi kali ini antara keduanya sudah dibumbui oleh insiden bentrok dan pelemparan bus Boca.

Fortuño mengatakan, final nanti akan menyedot perhatian pecinta sepak bola dari Spanyol dan dari negara lainnya di Eropa. Sehingga, perekonomian masyarakat Kota Madrid khususnya akan terkena dampak positif. "Final Copa Libertadores di Bernabeu akan berdampak positif buat ekonomi Kota Madrid. Mereka akan mendapatkan keuntungan 25 juta euro," kata dia.

Fortuño merincikan 50 persen arus uang akan banyak tersalurkan ke usaha penginapan seperti hotel dan sejenisnya. Sebanyak 20 persennya akan tersedot oleh usaha rumah makan, restoran, dan kafe. Sisanya akan diraup oleh perusahaan lainnya seperti transportasi, souvenir, dan lain-lain.

Fortuño menjelaskan, ada konsekuensi di lain sisi yang harus dipenuhi pemerintah Kota Madrid. Madrid harus menyiapkan sekitar 2.000 petugas polisi untuk mengamankan pertandingan.

Fortuño belum mendapatkan informasi siapa yang akan membiayai pelaksanaan final River vs Boca. Ia hanya memperkirakan biaya akan ditanggung bersama oleh pemerintah Kota Madrid dan federasi Conmebol.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BRsDK4
December 05, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BRsDK4
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Perjuangan Muslimah Australia Menghadapi Islamofobia

Ketika itu ada saja pria Muslim yang menawarkan bantuan mendampingi mereka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presenter ABC Yassmin Abdel Magied mengaku tidak mendapat izin mendatangi Amerika Serikat, sebagaimana diberitakan sbs.com.au. Visa yang dimiliki dianggap tidak sesuai dengan tujuan kunjungan, meski sebelumnya dia pernah melakukan kunjungan serupa. Negeri Paman Sam kala itu terjangkit Islamofobia, mulai dari warga hingga pemerintahan, sehingga membatasi gerak-gerik Muslim.

Wanita asal Sudan tadi menilai, awal abad ke- 21 adalah petaka bagi Muslim di banyak negara, tak terkecuali Australia. Hanya karena keyakinan, Muslim di sana menjadi sasaran tindakan kejahatan. "Untuk anak-anak migran Muslim ge nerasi kedua di Barat, ini adalah pengalaman hidup yang menyakitkan. Kami bukan milik negara-negara orang tua kami berasal. Sekarang tinggal di pinggiran, sendiri, dan terasing" katanya.

Cerita yang tak berbeda dialami oleh Amne Alrifai. Muslimah kelahiran Sydney ini mengalami kehidupan yang berbeda setelah berpindah ke Canberra. Masyarakat di sana lebih bisa menerima perbedaan. Kehidupan berjalan lebih tenang.

Baca: Tantangan Muslimah di Negeri Kangguru

"Saya tidak harus berurusan dengan rasialisme atau diskriminasi apa pun. Bahkan, terkadang saya lupa telah mengenakan jilbab. Namun, Liverpool akan selalu menjadi rumah, sebagai tempat yang sangat menjengkelkan," ujarnya dilansir di mamamia.com.au.

Media arus utama sering membuat laporan berlebihan tentang kehidupan Muslim: jauh dari kebenaran dan selalu dianggap benar. Ajaran agama selalu dikaitkan dengan terorisme, radikalisme, dan fundamentalisme. Pemberitaan itu semakin memotivasi orang-orang meluapkan kebenciannya kepada umat Islam.

"Saya memahami bahwa ada beberapa liputan media tentang tindakan kekerasan terhadap Muslim ini, tetapi izinkan saya memberi tahu Anda. Hampir semua Muslim yang saya kenal telah dilecehkan dalam beberapa cara atau mengenal seseorang yang dilecehkan. Saya benar-benar berha rap dapat mengatakan ini berlebihan," katanya.

Media sosial dipenuhi gambar rumah dan benda-benda milik Muslim yang dirusak. Tempat ibadah Muslim dikotori dengan hal-hal najis. Area publik menjadi tidak nyaman bagi Muslim setempat. Pusat perbelanjaan lokal dekat tempat orang tuanya tinggal menjadi begitu menakutkan bagi para wanita Muslim. Sebab orang-orang di sana selalu me nunjukkan ketidaksukaan ketika melayani orang Islam.

Ketika itu ada saja pria Muslim yang menawarkan bantuan mendampingi mereka untuk tampil di publik. Mereka melindungi Muslimah yang hendak berbelanja di sana. Meski ada saja pihak yang melecehkan Islam, ada saja warga Canberra yang memahami Islam dengan utuh. Orang seperti ini bersikap lebih bijak sehingga mengakomodasi umat Islam dalam keseharian.

Kehidupan yang mengerikan itu masih terus diingat masyarakat Muslim di Negeri Kanguru, meski kini mereka menjalani keseharian yang lebih baik. Secercah harapan muncul bahwa mereka berharap generasi muda mendatang lebih objektif memandang realitas, tidak terjebak pada pandangan sempit tentang Islam, yang sejak kemunculannya mengajarkan moderasi, kebersamaan, dan menjadi kekuatan perubahan besar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BN1SWV
December 03, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BN1SWV
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Polisi Buru Pemilik Cula Badak Sumatra Ilegal

Polisi akan melakukan gelar perkara.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG  -- Jajaran Polda Lampung masih memburu seorang diduga pemilik cula badak berdiameter 28 cm dan berat 200 gram yang ditemukan saat penggerebekan di sebuah hotel di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Dari enam orang yang diamankan dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya benar, masih menunggu petunjuk (kapolda),” kata Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Sulistyaningsih saat dikonfirmasi Republika.co.id di Bandar Lampung, Rabu (28/11).

Ia mengatakan jajaran Polda Lampung masih menunggu kapolda untuk melakukan gelar perkara yang dihadiri pihak dari Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan lembaga swadaya masyarakat peduli satwa dilindungi. Sulityaningsih membenarkan operasi penggerebekan enam orang tersebut yang diduga hendak melakukan penjualan cula badak.

Dari hasil pemeriksaan, petugas yang terdiri dari Polda Lampung dan Tim Reaksi Cepat (TRC) TNBBS, terungkap identitas diduga pemilik cula badak bernama Manat. Manat diketahui warga Desa Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Petugas gabungan masih mengejarnya hingga Rabu (28/11) belum tertangkap.

TRC Balai Besar TNBBS bersama jajaran Polda Lampung menggerebek enam orang diduga hendak melakukan perniagaan cula badak Sumatera, Senin (26/11) malam. Tim sempat melakukan penyamaran sebagai pembeli cula badak di sebuah hotel di Krui, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.

“Enam orang diamankan diduga mau perjualbelikan cula badak,” kata Staf Humas Balai Besar TNBBS Decis Maroba kepada Republika.co.id, Selasa (27/11). Pihak TNBBS belum mengetahui asal cula badak Sumatra tersebut.

 

Dua dari enam orang yang diamankan, telah ditetapkan sebagai tersangka yakni Din Martin Salim, warga Pasar Lama, Kaur, Bengkulu, berperan sebagai pembawa cula badak Sumatra. Abdul Qodir, warga Campang, Kabupaten Tanggamus, Lampung, berperan sebagai calo.

Petugas masih melakukan pengembangan kasus penjualan cula badak yang dilarang tersebut. Pengembangan kasus ini untuk mengetahui mata rantai penjualan cula badak mulai dari asal cula badak hingga peredarannya.

Data yang diperoleh Republika.co.id, Selasa (27/11), pengungkapan kasus penggerebekan enam orang terduga penjualan cula badak dilakukan di sebuah hotel di Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Senin (26/11). Saat itu, petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli cula badak.

Sebelumnya, tim gabungan dari TNBB dan Polda Lampung mendapat mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi penjualan cula badak di Krui. Petugas menyamar sebagai pembeli. Saat berada di sebuah hotel di Krui, petugas bertransaksi ingin membeli cula badak yang telah disiapkan terduga.

Saat transaksi akan berlangsung, petugas langsung menggerebek enam orang yang berada di hotel tersebut pada Senin petang. Keenam orang tersebut, hanya seorang beridentitas warga Kabupaten Tanggamus, selebihnya warga Bengkulu.

Selain enam terduga, tim mengamankan barang bukti di antaranya; bagian tubuh badak yakni sebuah cula badak Sumatra dengan ukuran diameter 28 berat kurang lebih 200 gram, sebuah telepon seluler, dan satu unit mobil avanza BD 1175 W.

Selain Din Martin dan Abdul Khodir, empat orang yang diamankan yakni Agung Setiawan, warga Pasar Lama. Nova, warga Padang Hangat, Kaur, Bengkulu. Safri, warga Pasar Lama, Kaur, Bengkulu teman Din Martin. Dan seorang diduga anggota TNI, Sertu Mustopa. Dari enam orang yang digerebek tersebut, lima orang diamankan di Mapolres Tanggamus, dan seorang lagi anggota TNI dibawa ke Korem 044 Garuda Hitam. 

 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rblpdK
November 28, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rblpdK
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Palestina Respons Rencana Israel Dekati Negara Arab

Palestina meminta Liga Arab gelar pertemuan untuk membahas rencana Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Otoritas Palestina mendorong Liga Arab menggelar pertemuan guna membahas upaya Israel yang hendak menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara Arab dan Islam. Menurut Palestina, pertemuan itu cukup mendesak untuk diselenggarakan.

"Ada serangkaian resolusi dan deklarasi Arab serta Islam yang secara eksplisit menyatakan bahwa tidak akan ada normalisasi dengan Israel tanpa solusi untuk masalah Palestina berdasarkan Prakarsa Perdamaian Arab dan keputusan komunitas internasional," ujar penasihat urusan luar negeri Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Shaath, dikutip laman Jerusalem Post, Selasa (27/11).

Shaath melihat bagaimana perkembangan selama beberapa pekan terakhir, yakni bagaimana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi Oman, lalu pertemuan antara Netanyahu dan Presiden Chad Idriss Deby di Yerusalem.

Kemudian saat ini terdapat pembicaraan tentang kemungkinan Israel menjalin hubungan diplomatik dengan Bahrain, Sudan, dan Arab Saudi. "Ini menimbulkan tanda tanya! Karena itu posisi Arab dan Islam perlu diklarifikasi," ujar Shaath.

"Baik Israel dan Amerika Serikat (AS) mengeksploitasi skisma Palestina untuk lebih dekat dengan negara-negara Arab dan Islam," kata Shaath menambahkan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan telah ada perubahan sikap beberapa negara Arab terhadap Israel. Menurutnya, itu adalah hasil dari perjalanan yang dilakukannya ke Oman pada Oktober lalu.

Juru bicara Kantor Perdana Menteri Israel untuk media Arab, Hani Marzouk, mengatakan saat ini Israel berada pada tahap awal untuk menjalin hubungan baru dengan negara-negara Arab. "Israel melihat dunia Arab itu besar, beragam, dan memiliki potensi manusia yang kaya dan ingin menjalin hubunga baik dengan mereka di tingkat ilmiah serta akademis," ucapnya.

Setelah Oman, Marzouk mengatakan Netanyahu akan mengunjungi Bahrain. "Kerajaan Bahrain adalah tujuan selanjutnya untuk Netanyahu," kata dia.

Pemerintah Bahrain telah mengundang Menteri Perekonomian Israel Eli Cohen untuk menghadiri konferensi ekonomi start-up yang dijadwalkan dihelat pada April 2019. Konferensi itu digelar oleh Bank Dunia.

Cohen melihat undangan itu sebagai bagian dari meningkatnya hubungan Israel dengan negara-negara Arab dan Islam yang selama ini belum memiliki hubungan diplomatik resmi. "Saya sendiri menerima undangan pribadi ke Bahrain," ujarnya.

Saat ini Israel hanya memiliki hubungan diplomatik dengan dua negara Arab, yaitu Mesir dan Yordania.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PUEsYk
November 27, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PUEsYk
via IFTTT
Share:

Pemerintah Dinilai Berhasil Raih Devisa dari Pariwisata

Indonesia yang menduduki peringkat 42 dengan sektor unggulan pariwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Politik dari UGM Bangun Udi Mustika mengatakan saat ini pemerintah telah menempatkan pariwisata sebagai leading sector dalam membangun perekonomian Indonesia. Selain itu, pemerintah dinilai telah memiliki respons baik terhadap peningkatan pariwisata Indonesia yang menduduki peringkat 42 dari sekitar 140 negara dengan sektor unggulan pariwisata.

Dia menyebutkan telah terjadi fenonema peralihan tujuan wisata turis mancanegara dari Eropa menjadi Asia khususnya Asia Tenggara. Oleh Karena itu, pariwisata Indonesia menjadi salah satu leading sector dari kebijakan pemerintahan Jokowi-JK untuk meningkatkan pendapatan devisa negara.

Selain itu, sektor pariwisata memiliki prospek pembangunan ekonomi yang besar dan akan berdampak positif bagi masyarakat seperti tersedianya lapangan pekerjaan, berkembangnya transportasi dan maraknya pembangunan infrastruktur lainnya.

"Pemerintahan Jokowi-JK telah berupaya memberikan kebijakan yang mendukung berkembangnya pariwisata seperti penyederhanaan birokrasi. Berdasarkan data dari tahun 2015 menunjukkan adanya tren peningkatan kunjungan wisatawan. Hal tesebut diduga dikarenakan adanya pembangunan infrastruktur pendukung di daerah-daerah yang memiliki potensi objek wisata," kata dia dalam diskusi dengan tema 'Keberhasilan Jokowi Dalam Menambah Devisa Dari Sektor Pariwisata'.

Diskusi ini merupakan salah satu apresiasi dari Komite Mahasiswa dan Pemuda Reformasi  Kota Bogor, (24/11) di Bogor. Praktisi Ekonomi dan Intelektual dari UI mengatakan pembangunan infrastruktur menunjang capaian pariwisata dan berdampak positif dalam menghasilkan devisa negara.

"Namun, saat ini negara dengan cadangan devisa terbesar yakni Cina, sementara Indonesia masih kurang dapat mengoptimalkan potensi pemasukan devisa khususnya pariwisata. Tahun 2018 pariwisata Indonesia menjadi fokus utama pemerintahan dalam menambah cadangan devisa negara," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Rg8q5R
November 27, 2018 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Rg8q5R
via IFTTT
Share: