Showing posts with label 2018 at 06:04PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:04PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Ustaz Abdul Somad Puji Dzikir Nasional Republika

Acara Republika ini menjadi alternatif bagi setiap keluarga, khususnya Muslimin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harian Republika kembali menggelar Dzikir Nasional untuk momentum menutup akhir tahun. Acara tersebut kali ini diselenggarakan sebagai rangkaian dari Festival Republik pada 29-31 Desember 2018.

Banyak tokoh nasional yang memuji penyelenggaraan Festival Republik. Di antaranya, mubaligh kenamaan asal Riau, Ustaz Abdul Somad.

Menurut peraih anugerah Tokoh Perubahan Republika 2017 itu, Dzikir Nasional Republika dapat menjadi alternatif kegiatan akhir tahun yang tepat untuk keluarga Muslimin di Tanah Air.

Kegiatan itu sendiri diadakan di tiga tempat berbeda, yakni Masjid at-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII, Jakarta), Masjid PUSDAI (Jalan Diponegoro No. 63, Kota Bandung), dan Masjid al-Furqon (Jalan Nitikan Baru No. 50, Umbulharjo, Kota Yogyakarta). Puncak acara dimulai pada bakda maghrib hingga tengah malam nanti, Senin (31/12).

"Acara yang diadakan koran Republika ini menjadi alternatif bagi setiap keluarga, khususnya Muslimin yang tinggal di dekat (lokasi acara). Pilihan kegiatan yang baik, daripada malam tahun baru ikut orang-orang keluyuran tidak jelas, apalagi minum-minum khamar," kata Ustaz Abdul Somad (UAS) melalui pesan singkat, Senin (31/12). 

Adapun UAS sendiri melewatkan malam pergantian tahun baru dengan mengisi kajian dan tabligh akbar di Lapangan Merdeka Langsa, Kota Langsa, Aceh. Kegiatan itu memang sudah dijadwalkan jauh-jauh hari sebelumnya. 

Dzikir Nasional Republika di Masjid at-Tin pada malam ini akan diisi dengan doa dan zikir bersama yang dipimpin Ustaz Arifin Ilham, pengasuh Majelis az-Zikra. Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir, antara lain, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Mendikbud Muhadjir Effendy, KH Cholil Nafis, dan lain-lain. Sejak hari Sabtu (29/12) lalu, gelaran bazar buku, stan-stan toko, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan berbagai seminar keluarga Muslim juga diadakan untuk memeriahkan jelang acara tersebut. 

Sementara itu, kegiatan Muhasabah Nasional di Masjid PUSDAI Bandung pada malam ini, Senin (31/12), turut mengundang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Walikota Bandung Oded M Danial, KH Tengku Maulana, Ustaz Budi Prayitno, dan KH M Choirul Anam. 

Muhasabah nasional di Masjid al-Furqon Yogyakarta akan dihadiri Waketum MUI Pusat Prof Yunahar Ilyas, Ustaz Yoppy Alghifari, Ustaz Aditya Abdurrahman, dan lain-lain. Sejak siang tadi, digelar pula antara lain seminar penulisan novel islami oleh novelis Hanum Rais. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ThxR7F
December 31, 2018 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ThxR7F
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

In Picture: Jokowi Tinjau Lokasi Tsunami di Pandeglang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung penanganan dampak bencana tsunami di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Senin (24/12). Bencana tsunami terjadi di pesisir Selat Sunda, di antaranya, di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan, dan Serang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SjucWP
December 24, 2018 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SjucWP
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Bambang Suryo: Mafia Kendalikan Sepak Bola Indonesia

Pengaturan skor (match fixing) yang dilakukan mafia pada 2018 terjadi di Liga 2.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Penggiat sepak bola Tanah Air, Bambang Suryo, menegaskan, sepak bola Indonesia dikendalikan oleh mafia. Namun demikian, Bambang hanya memastikan, pengaturan skor (match fixing) yang dilakukan mafia pada 2018 terjadi di Liga 2. Sementara untuk Liga 1, Bambang belum bisa memastikannya karena tidak memiliki bukti.

"Untuk liga 2 saya bisa memastikan memang ada mafia yang mengendalikan sepak bola Indonesia. Orang-orang aslinya juga saya tahu semua," ujar Bambang dalam gelaran diskusi sepak bola nasional bertema #PSSIHarusBaik di Graha Pena Surabaya, Senin (17/12).

Tanpa ragu, Bambang mengungkapkan nama Vigit Waluyo yang paling berpengaruh dalam pengendalian hasil pertandingan di kompetisi sepak bola Indonesia. Bambang bisa memastikan nama tersebut karena ia pernah menjadi anak buah Vigit. Bambang pun pernah terlibat dalam kegiatan match fixing meskipun sekarang mengaku sudah bertobat.

Pria yang saat ini menjabat manajer klub Persekam Metro FC mengungkapkan, mafia mulai masuk ke dunia sepak bola Indonesia pada 2011. Tepatnya saat kompetisi Tanah Air terbagi menjadi dua, yaitu ISL dan IPL.

"Saya pelakunya, Gunawan pelakunya, di Tangerang ada JB pelakunya. Tapi mulai 2015 saya sudah tidak bermain," ujar Bambang.

Bambang mengungkapkan, mafia yang mengendalikan pertandingan sepak bola di Indonesia bukan merupakan bandar langsung. Mereka adalah runner, atau kepanjangan tangan dari para bandar yang berada di Cina, India, Malaysia, dan Singapura.

Beberapa runner yang disebutkan oleh Bambang, yang turut mengendalikan pertandingan sepak bola Tanah Air, di antaranya bernama Jimy yang sekarang berganti namanya menjadi Alian. Kemudian ada juga SAM, mantan kapten kesebelasan Malaysia pada ajang Olimpiade. Dia, kata Bambang, juga berganti nama menjadi Joni.

Kedua runner tersebut, dikatakannya memiliki koneksi langsung dengan Vigit. Vigit juga mempunyai anak buah lagi berinisial AN dan BANG. Saat ini, lanjut Bambang, bermunculan juga runner baru di Indonesia, seperti MN yang berada di Tangerang.

Bambang juga mempertanyakan pernyataan anggota exco PSSI Refrizal dan Gusti Randa yang pernah mengungkapkan adanya runner yang menawarkan uang sebesar Rp 1,5 triliun kepada Ketua PSSI Edy Rahmayadi. Menurutnya, seorang runner bisa mendapat akses ke federasi karena ada yang menjembatani.

"Siapa yang bermain di PSSI saya tahu. Yang jelas saya tidak akan memberikan bola liar ini karena akan berdampak jelek ke saya. Komisi wasit pun saya tahu siapa yang bermain. Kok bisa seorang runner masuk ranah federasi. Apakah ini exco bermain? atau siapa yang bermain? Atau komdis-komdisnya yang bermain?" kata Bambang.

Manajer Madura United Haruna Soemitro membantah terkait adanya mafia yang mengendalikan pertandingan di Liga 1. Meski Haruna mengaku mengenal Vigit, tapi dia membantah jika yang bersangkutan mengendalikan pertandingan di Liga 1.

"Di bola tidak ada orang yang tidak kenal Vigit. Tapi dalam urusan match fixing di liga 1 saya ingin tahu dan ingin mencari bukti. Tidak ada pemain saya, maupun pelatih yang bermain-main dengan itu," kata Haruna.

Haruna mengaku, setelah tiga tahun menjadi manajer Madura United dirinya tidak pernah menemukan bukti adanya pertandingan yang diatur. Dia menegaskan, sebagai pengelola klub, tidak ada tujuannya tidak ingin menang dalam sebuah kompetisi.

"Match fixing berarti ada yang diatur, siapa yang menang siapa yang kalah. Saya bertanya caranya bagaimana? Sampai hari ini saya nggak menemukan," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EyuXYU
December 17, 2018 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EyuXYU
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Temuan Ribuan KTP-El, Dinas Dukcapil DKI Sulit Dikonfirmasi

Ribuan KTP-el ditemukan di Pondok Kopi, Jakarta Timur, pada Sabtu (8/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Dhani Sukma, masih enggan dimintai keterangan terkait temuan ribuan KTP-el yang diduga dibuang di Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), juga belum mau berkomentar lebih lanjut soal kasus ini.

Hingga berita ini ditulis, Dhani belum mau menjawab pertanyaan media. Dihubungi lewat sambungan telepon dan pesan singkat sejak Ahad (9/12) siang, Dhani belum memberikan respons.

Sementara saat media mencoba mengklarifikasi kepada Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arief Fakhrulloh, yang bersangkutan justru merekomendasikan untuk meminta keterangan kepada Dhani Sukma.  "Untuk masalah KTP-el yang di Duren Sawit, ditangani langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta," ujar Zudan lewat keterangan tertulisnya kepada wartawan pada Ahad.

Namun, Zudan memastikan pihaknya sudah memberikan pendampingan kepada Dukcapil DKI Jakarta soal kasus ini. "Belum (belum dapat penjelasan dari Dukcapil  DKI Jakarta). Saya belum kontak lagi kepada Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta. Sejak kemarin tim kami sudah turun untuk memberikan pendampingan hingga selesai, " katanya.

Sementara itu, Kapolsek Duren Sawit. Kompol Suhut, mengatakan kasus temuan ini sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya sejak Sabtu (8/12). Polsek Duren Sawit sudah meminta keterangan kepada sejumlah anak yang menemukan ribuan KTP-el itu.

Kemudian, Ketua RW 11, Ipit Soeparno, yang melaporkan kejadian itu juga sudah dimintai keterangan. Menurutnya, KTP-el yang ditemukan pada Sabtu siang itu sudah tidak berlaku.

"Hanya sekarung KTP-el.  Itu sudah expired sih. Ada yang berlaku hingga 2017, ada yang 2018 tapi expired juga. Kan KTP-el sekarang kan yang berlalu seumur hidup itu kan. Nah kalau itu tidak, KTP-el itu ada masa berlakunya tahun sekian, tahun sekian. Begitu," jelasnya.

Penjelasan Suhut sebenarnya senada dengan informasi yang disampaikan Ipit Soeparno. Menurut Ipit, KTP-el yang ditemukan memiliki masa berlaku antara 2016-2019.

"Ada juga yang berlaku seumur hidup," ujarnya.

Namun, jika merujuk kepada Surat Edaran (SE) Mendagri, Nomor 470/269/SJ pada 29 Januari 2016 lalu, menyebutkan masa berlaku KTP-el yang sudah habis tidak perlu mengurus kembali. Adapun kutipan dari SE yang ditandangani oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, itu yakni :

 “Bagi Anda yang masa berlaku KTP elektronik habis, tidak perlu mengurus perpanjangan masa berlakunya lagi. KTP tersebut masih tetap bisa digunakan, meski di dalam kolom berlaku terdapat tanggal kedaluwarsanya. KTP elektronik yang sekarang dibagikan, masa berlakunya memang tertulis berlaku seumur hidup. Namun untuk yang sudah kedaluarsa pun masih sah dan tetap berlaku. Jadi Anda tak perlu takut dan khawatir ditolak saat menunjukkan KTP elektronik sewaktu ada razia kepolisian atau-pun disaat mengurus surat-surat penting di kantor/lembaga manapun,”

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QiKWRb
December 09, 2018 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QiKWRb
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Anggota Parlemen Inggris Akui Mengidap HIV dalam Pidato

Russel-Moyle mengatakan sudah hampir 10 tahun mengidap HIV.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Seorang anggota parlemen di Inggris Lloyd Russell-Moyle mengakui bahwa dia positif mengidap HIV.

Russell-Moyle yang berasal dari Partai Buruh mengatakan dalam sidang parlemen di London bahwa dia sudah mengidap virus tersebut hampir selama sepuluh tahun.

"Tahun depan, saya akan menandai peringatan untuk diri saya sendiri: 10 tahun sejak saya menjadi HIV positif," kata Russell-Moyle.

"Ini sudah menjadi perjalanan panjang, dari takut apakah akan diterima dan sekarang saya melakukan advokasi, mengetahui bahwa perawatan yang saya terima membuat saya tetap sehat, dan melindungi partner yang saya miliki."

Anggota parlemen tersebut mengumumkan dia menderita HIV di masa rehat dalam sesi debat mengenai HIV dan Hari AIDS sedunia yang akan diperingati 1 Desember.

Russell-Moyle mengatakan dia memutuskan mengungkapkan karena 'tugas sebagai Anggota Parlemen. Pria berusia 32 tahun ini adalah anggota parlemen mewakili daerah pemilihan Brighton Kempton, dan berharap pernyataannya akan membantu mengatasi masalah stigma berkenaan dengan HIV dan AIDS. Hal itu juga untuk bisa memberikan informasi kepada yang lain bahwa pengobatan yang tersedia sekarang membuatnya bisa hidup tidak terganggu oleh virus.

"Saya akhirnya ingin bisa berdiri di sini dan mengatakan kepada semua orang yang mengidap HIV bahwa status mereka tidaklah harus menentukan arah hidup mereka." katanya.

"Kita bisa menjadi siapa saja yang kita inginkan, dan bagi mereka yang belum melakukan tes, karena ketakuran, saya mengatakan lebih baik hidup dengan pengetahuan dari pada mati dalam ketakutan."

Dia merupakan anggota parlemen Inggris kedua yang mengatakan mengidap HIV. Sebelumnya, mantan anggota parlemen dari Partai Buruh juga Chris Smith mengatakan statusnya mengidap HIV dalam wawancara dengan sebuah harian pada 2005.

Russell-Moyle dikelilingi oleh rekan-rekan anggota parlemen lain, yang kemudian melanggar tradisi parlemen dengan memberikan tepuk tangan sambil berdiri. Salah satu yang hadir adalah Ketua Partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn, yang memuji Russell-Moyle membuat 'pidato yang hebat dan bersejarah."

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2regBUL
November 30, 2018 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2regBUL
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Rapimnas Kadin Bahas Paket Kebijakan Ekonomi XVI

Rencananya, Rapimnas Kadin akan dihadiri beberapa menteri.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2018 di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin-Rabu (26-28/11). Rapimnas antara lain membahas mengenai Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang baru saja diluncurkan oleh pemerintah.

Rapimnas Kadin 2018 mengusung tema 'Meningkatkan Ekspor dan Mendorong Pembangunan Industri yang Berdaya Saing Menuju Pembangunan Ekonomi yang Berkeadilan'. Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani, mengatakan tema tersebut bertepatan dengan situasi dan kondisi perekonomian Indonesia dan kondisi dunia usaha saat ini serta ke depannya.

"Karena kita ketahui saat ini pemerintah bersama Kadin mencoba merumuskan beberapa kebijakan dalam rangka mengurangi defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) kita dalam rangka mendorong investasi dan menciptakan lapangan kerja," kata Rosan, saat acara konferensi pers, di Hotel Alila Solo, Senin (26/11).

Ia menjelaskan, Rapimnas Kadin 2018 menjadi penting karena bertepatan dengan adanya Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang mencakup tiga hal, yakni tax holiday, relaksasi daftar negatif investasi (DNI), serta devisa hasil ekspor (DHE).

Disebutkan, paket kebijakan mengenai tax holiday dan DHE sudah dibicarakan oleh pemerintah bersama-sama dengan Kadin. Tetapi, mengenai relasasi DNI, lanjutnya, kalangan dunia usaha belum diajak bicara atau dialog sebelumnya.

"Tapi setelah kebijakan ini keluar kami bertemu dan kami meminta pemerintah melalui kementerian terkait ini dikaji ulang. Setelah melalui pertemuan cukup panjang dengan Kadin dan Hipmi, kami memintta supaya program ini disosialiasikan dulu kepada dunia usaha dan dikaji ulang agar mendapat masukan dari dunia usaha," terang Rosan.

Rencananya, Rapimnas Kadin akan dihadiri beberapa menteri. Di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, serta perwakilan dari Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kehadiran Menko Perekonomian dan menteri terkait akan memberikan pemaparan mengenai relaksasi DNI. "Kami sebagai pembawa kepentingan dunia usaha selalu mendorong menjaga iklim investasi dengan memprioritaskan UMKM. Kami memastikan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah membawa dampak prositif kepada dunia usaha secara keseluruhan," jelasnya.

Di dalam Rapimnas tersebut, lanjutnya, akan terjadi suatu interaksi dialog intens antara pemerintah dan dunia usaha karena akan hadir para pengusaha dari pusat, pengusaha tingkat provinsi dan kota/kabupaten. Rosan mengaku telah bertemu dengan para pengusaha dari 124 asosiasi di bawah Kadin.

Menurutnya, pada rapimnas ini, Kadin juga akan memberikan masukan kepada pemerintah terutama mengenai Paket Kebijakan Ekonomi XVI terutama terkait relaksasi DNI. "Masukan itu akan menjadi pertimbangan pemerintah untuk menyempurnakan dan meninjau kembali kebijakan relaksasi DNI ini," ujarnya.

Rosan menyatakan, pada saat kebijakan tersebut keluar, langsung terjadi persepsi kebijakan itu akan menggerus UMKM. Karenanya, Kadin meminta agar para pengusaha diberikan penjelasan alasan kebijakan tersebut dikeluarkan.

Kadin akan memastikan kebijakan tersebut nantinya bisa berdampak positif dan tidak mereduksi UMKM. "Kalau kebijakan ini dikeluarkan kami mengerti ini dalam rangka memacu investasi masuk Indonesia. Selain investasi kami juga ingin penguatan industri dalam negeri ditingkatkan," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TLXcHO
November 26, 2018 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TLXcHO
via IFTTT
Share:

Puluhan Penerjun Ikut Kejuaraan Internasional di Manado

Kejuaraan diikuti 75 atlet terdiri dari 40 putra dan 35 putri

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Puluhan atlet mengikuti Kejuaraan Internasional Open Parachuting Champiinship (IOPC) 2018 di Manado, Sulawesi Utara, 26 November - 3 Desember 2018.

Ketua Panitia Pelaksana, Letkol Nav Pujo Wahono, Senin (26/11), mengatakan terdapat 75 atlet terdiri 40 putra dan 35 putri mengikuti kejuaraan IOPC.

"Puluhan atlet itu berasal dari 16 regu atau tim,  turun pada kelas senior dan yunior," katanya.

Ia menambahkan kejuaraan ini melombakan ketepatan mendarat senior putra-putri, ketepatan mendarat yunior putra putri dan ketepatan mendarat beregu putra putri.

Perlombaan diprakarsai Pemkot Manado melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, merupakan event yang ditunggu komunitas olahraga dirgantara di Indonesia.

Dimana para peserta lomba pada event terdahulu mengharapkan dapat menjadi kegiatan tahunan, masyarakat dan juga pemerintah memberikan respons yang sangat baik pada kegiatan tersebut.

Marina Plaza Manado, merupakan salah satu lokasi yang sangat potensial untuk pengembangan cabang olahraga ini. Sehubungan dengan hal tersebut diharapkan lokasi ini kedepannya dapat dijadikan sentra pelatihan olahraga dirgantara serta menjadi aerosport turisme.

"Serta dapat menarik minat generasi muda Sulut untuk melakukan kegiatan yang positif dan kedepannya dapat terus berpartisipasi di tingkat nasional maupun internasional," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ArWh6O
November 26, 2018 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ArWh6O
via IFTTT
Share: