Showing posts with label January 04. Show all posts
Showing posts with label January 04. Show all posts

Friday, January 4, 2019

Republika Raih Anugerah 212 Award

Republika mendapat anugerah Fair and Free Media of the Year kategori Newspaper.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Republika mendapat Anugerah 212 Award dari panitia Reuni Akbar 212 pada Jumat (4/1). Panitia Reuni Akbar 212 menilai Republika sebagai media yang secara konsisten menggaungkan jiwa patriotik 212 yang kolosal, tertib, damai dan santun.

Republika dianugerahi sebagai media Fair and Free Media of the Year kategori Newspaper and Magazine. Selain Republika, ada delapan media lainnya yang mendapatkan Anugerah 212 Award.

Ketua Seleksi Anugerah 212 Award, Neno Warisman mengatakan, ada dua kelompok media yang mendapat anugerah 212 Award. Pertama, media yang sudah lama berteman dan setia. Islam sangat menghormati persahabatan. "Maka kriteria persahabatan betul-betul kita dahulukan untuk lima media pertama (yang dapat Anugerah 212 Award, Red)," kata Neno kepada Republika.co.id saat Malam Anugerah 212 Award di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jumat (4/1) malam.

Ia menjelaskan, namun ada empat media lain yang juga mendapat Anugerah 212 Award. Kalau panitia tidak homogen pasti tidak akan memberikan award kepada media-media tersebut. Padahal media-media tersebut tidak sepenuhnya berpihak dalam pemberitaannya.

Akan tetapi, Neno menjelaskan, panitia Anugerah 212 ingin mengajari diri sendiri dengan memberikan award kepada media-media tersebut. Panitia Reuni Akbar 212 ingin menyampaikan bahwa panitia Anugerah 212 Award bersikap adil.

"Kita ingin menjadi sahabat buat semua, kita senang sekali karena bayak media yang ingin bersahabat, pintu ini sudah kami buka," ujarnya.

Ketua Panitia Anugerah 212 Award, Alamo Darusallam menjelaskan, 212 adalah gelaran aksi religius berlokasi di Monumen Nasional (Monas) Jakarta yang dihadiri jutaan umat Muslim dari seluruh Nusantara. Awalnya Aksi 212 digelar tahun 2016 lalu, saat kasus penistaan agama yang dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta.

"Maka setiap tanggal 2 Desember, aksi selalu digelar kembali sebagai peringatan bahwa ada sebuah aksi di tanah Air yang dihadiri jutaan umat Islam berlangsung dengan tertib, damai dan santun, bertajuk Reuni Akbar 212," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2F8ICWZ
January 04, 2019 at 10:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2F8ICWZ
via IFTTT
Share:

Alsintan Kementan Solusi Peningkatan Produksi Pertanian

Modernisasi pertanian untuk Indonesia negara kuat berbasis pertanian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah kepemimpinan Menteri Andi Amran Sulaiman memiliki program pengembangan pertanian modern untuk meningkatkan produksi dan menyejahterakan petani. Kebijakan pemerintah yang mengutamakan keberpihakan kepada petani ini menggunakan alat dan mesin pertanian ( alsintan) secara masif, mulai dari pengolahan lahan sampai dengan tahap panen dan pasca-panen.

Menurut Amran, modernisasi pertanian mutlak dilakukan untuk menjadikan Indonesia negara yang kuat berbasis pertanian. Program mekanisasi pertanian kementerian pertanian (Kementan) tidak hanya berperan nyata dalam meningkatkan produksi pangan. Namun juga terbukti menjadi solusi dalam kelangkaan tenaga kerja pertanian.

Sebagai langkah pengawasan terhadap bantuan-bantuan alsintan Kementan kepada petani, Amran mengundang langsung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk bersinergi memperkuat pencegahan korupsi dan mengecek penggunaan anggaran yang sudah digunakan Kementan.

“Untuk pencegahan, utamanya mengecek anggaran yang sudah disalurkan khususnya alat mesin pertanian. Kami ingin semua terbebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” kata Amran.

Amran menambahkan, Kementan sudah ada MoU sejak 2015 antara Ketua KPK dan Mentan.

 

Alsintan Sebagai Solusi Tingkatkan Produksi

Hasil analisis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementan pada 2015 menyebutkan, jumlah terbanyak tenaga kerja pada sektor tanaman pangan adalah petani yang sudah berusia lebih kurang 60 tahun kemudian disusul usia antara 40 hingga 45 tahun. Dampak nyata adanya kelangkaan dan usia lanjut tenaga petani untuk mendukung budidaya tanaman padi adalah rendahnya kapasitas kerja tanam padi per satuan luas lahan dan mahalnya biaya tanam.

“Masalah yang muncul pada kegiatan tanam dapat ditangani dengan menerapkan mesin tanam pindah bibit (transplanter) padi. Mesin transplanter sebagai solusi peningkatan kerja kegiatan tanam padi. Hemat tenaga kerja, mempercepat waktu penyelesaian kerja tanam per satuan luas lahan. Dan faktor tersebut akhirnya mampu menurunkan biaya produksi budidaya padi,” ujar Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Andi Nur Alam Syah di Jakarta, Jum’at (4/1).

Dampak nyata penggunaan mesin tanam padi ini, menurut Andi, terlihat dari hasil pengamatan di tingkat petani. Pengguna mesin transplanter menunjukkan rata-rata kinerja satu mesin transplanter dengan satu orang operator dan dua asistennya dapat menggantikan antara 15 hingga 27 hari orang kerja (HOK), sedangkan kemampuan kerja tanam mencapai 1 hingga 1,2 hektare per hari.

“Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Kementan telah menghasilkan mesin transplanter yang dinamai mesin Transplanter Jarwo 2:1. Secara umum rata-rata biaya tanam padi secara manual sekitar Rp 1,72 per hektare, sedangkan dengan mesin transplanter jarwo 2:1 sekitar Rp 1,1 per hektare,” ujar Andi Nur Alam.

“Keuntungan lain dari cara tanam dengan mesin transplanter munculnya usaha pembibitan padi, karena mesin memerlukan bibit khusus, yaitu umur bibit harus kurang dari 18 hari dan bibit harus ditaruh pada kotak mesin (tipe dapog) sesuai ukuran mesin. Rata-rata kebutuhan bibit sebanyak 250 sampai 300 dapog per hektar,” lanjut dia.

Andi menjelaskan, petani sudah profesional atau lihai menggunakan mesin transplanter. Ini terungkap dari hasil pemberdayaan yang dilakukan Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Badan Litbang Kementan.

Di antaranya, Gapoktan Madiun Bersatu di Dusun Parit Madiun, Kecamatan Sei Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Petani sudah sangat menggantungkan kegiatan tanam pada mesin transplanter Jarwo 2:1. Biaya tanam padi secara manual dengan metode tanam Jarwo sebesar Rp. 1,8 juta per ha dan dengan Jarwo Transplanter hanya Rp 1,4 juta per ha. Produktivitas padi dengan metode tanam Jarwo meningkat rata-rata dari 3,3 ton per ha menjadi sekitar 4,7 ton per ha.

“Begitu juga di Kabupaten Subang, ongkos tanam manual sebesar Rp. 3,5 per ha dibanding untuk Jarwo Transplanter hanya Rp 1,8 juta per ha. Rata-rata produktivitas padi yang menerapkan metode tanam Jarwo mencapai 7,6 ton per ha,” tuturnya.

Fakta lainnya, sambung Andi, dirasakan juga oleh Kelompok Tani Suka Maju, Dusun Kalikebo, Kecamtan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dengan menggunakan mesin transplanter, biaya tanam secara manual untuk cara jarwo Rp 2 juta per ha.

“Sedangkan dengan transplanter sebesar Rp 1,9 juta per ha dengan rata-rata produktivitas padi dengan metode tanam Jajar Legowo mencapai 7,5 ton per ha,” kata dia.

Andi menegaskan, rata-rata persepsi petani pengguna mesin transplanter arwo 2:1 yakni sebagai solusi mulai munculnya kelangkaan tenaga kerja tanam, sekaligus meningkatkan efisiensi waktu dan biaya tanam yang akhirnya akan menurunkan biaya usahatani padi. Kemudian, dengan menggunakan mesin transplanter, usaha pembibitan secara dapog dianggap sebagai peluang bisnis bagi petani sehingga dapat membuka peluang kerja tenaga tanam yang tersisih oleh adanya mesin transplanter.

"Untuk itu, dalam meningkatkan hasil panen petani, Kementan terus meningkatkan jumlah bantuan alat mesin pertanian. Tahun ini, pemerintah memberikan sekitar 80 ribu unit alat mesin pertanian untuk disebar di seluruh wilayah di Indonesia,” paparnya.

Hal senada dikatakan Kepala Bidang KSPHP Agung Prabowo Balai Besar Pengembangan Mekanisasi bahwa penggunaan alat mesin pertanian secara nyata telah meningkatkan produksi pangan salah satunya padi. Contohnya, panen perdana di area pengembangan pertanian modern di Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menghasilkan 10 ton padi per ha.

"Ini bukti nyata penggunaan alat mesin pertanian. Kami bekerjasama dengan pemerintah daerah, produksi naik dan petani tentunya sejahtera," pungkasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AtDx7M
January 04, 2019 at 10:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AtDx7M
via IFTTT
Share:

YLKI Minta Masyarakat Waspadai Makanan Tanpa Izin Edar

Makanan tersebut dapat membahayakan kesehatan konsumen.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sumatra Utara (Sumut) meminta kepada masyarakat agar mewaspadai produk makanan dari dalam maupun luar negeri yang diduga tanpa memiliki izin edar dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM).

"Makanan tersebut dapat membahayakan kesehatan konsumen dan masyarakat yang mengonsumsinya," kata Ketua YLKI Sumut, Abubakar Siddik di Medan, Jumat (4/1).

Menurut dia, BBPOM Medan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan segera melakukan penertiban terhadap dugaan produk makanan yang ilegal itu. BPOM juga harus menertibkan dan angan dibiarkan beredar. "Bahan makanan dari luar negeri tersebut, agar dilakukan penyitaan dan jangan sampai beredar lebih luas lagi di pasaran, serta di super market," ujarnya.

Menurutnya pemasaran produk makanan dari negara asing yang tidak memiliki izin edar yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, adalah pelanggaran hukum dan dapat dikenakan sanksi tegas. Selain itu, pengusaha yang ikut memasarkan produk makanan tidak mengantongi izin edar, juga harus diminta pertanggung jawaban.

Selama ini banyak pengusaha mendatangkan makanan tidak sesuai dengan prosedur tersebut. Lalu dibiarkan secara bebas memasarkan barang tidak jelas itu kepada konsumen dan tanpa diketahui BBPOM Medan.

"Petugas BBPOM dapat bekerja sama dengan Polda Sumut melakukan razia pergudangan yang menyimpan produk makanan dari negara asing tersebut," ucap dia.

Abubakar mengingatkan kepada masyarakat agar jangan sampai terpengaruh membeli produk makanan bermasalah, karena dijual dengan harga yang relatif murah dan terjangkau. Dia mengimbau masyarakat memeriksa terlebih dahulu secara teliti dan jangan mau tertipu membeli produk makanan yang dianggap ilegal, serta tidak diketahui pemerintah atau BBPOM.

"Makananan tanpa memiliki izin edar tersebut, sangat berbahaya bagi kesehatan, dan kita tidak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Sebelumnya, BBPOM Medan memusnahkan berbagai produk makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik ilegal yang tidak memenuhi persyaratan keamanan. Hasil sitaan selama 2018 itu senilai Rp 2 miliar.

Kepala BBPOM Medan, Sacramento Tarigan mengatakan produk yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pemeriksaan dan penindakan di berbagai sarana produksi dan distribusi di sejumlah wilayah di Sumut. Secara rinci produk yang dimusnahkan tersebut terdiri atas 89 item (60.013 kemasan) pangan ilegal, 86 item (16.442 kemasan) obat tradisional ilegal, 73 item (3.267 kemasan) kosmetik ilegal, 70 item (512 kemasan) obat ilegal dan 17 item (66 keamasan) bahan berbahaya.

"Keseluruhan produk tersebut merupakan hasil sitaan di 41 sarana produksi dan distribusi dari beberapa daerah di Sumut," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa selama 2018, BBPOM di Medan telah memproses 16 perkara pro-justitia dengan nilai barang bukti mencapai Rp 4,1 miliar. Barang-barang tersebut didominasi perkara di bidang pangan.

Selama tiga tahun terakhir yakni 2016 hingga 2018, perkara di bidang pangan mendominasi hasil pengawasan BBPOM di Medan. Sedangkan, nilai barang bukti mengalami fluktuasi dimana pada 2016 mencapai Rp 10,34 miliar dari 17 perkara pro-justitia dan Rp 3,01 miliar pada 2017 dari 17 perkara pro-justitia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sx9R09
January 04, 2019 at 10:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sx9R09
via IFTTT
Share:

Radovic Belum akan Diperkenalkan Persib

Bobotoh sudah mengenal Radovic yang merupakan mantan pemain Persib.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung akan melakukan hal yang berbeda pada pengenalan pelatih dan skuat Persib 2019. Persib lebih memilih menggabungkan perkenalan tersebut secara bersamaan.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono menyatakan, hal ini dilakukan karena Bobotoh sudah mengenal Radovic yang merupakan mantan pemain Persib dan sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik.

"Sebetulnya itu hanya soal teknis, tunggu saja kami sedang mengatur waktu untuk diumumkan sekaligus untuk para pemain," kata Kuswara, Kamis (3/1).

Kuswara mengakui tidak ada kendala dalam persiapan skuat Persib ini. Namun Persib lebih memilih untuk bungkam dan melakukan operasi bawah tanah dalam menentukan jajaran pelatih dan pemainnya.

"Pokoknya nanti kami akan umumkan pemain lama yang dipertahankan sama pemain baru, apakah lokal atau asing itu kejutan, kita lihat nanti, sekaligus akan kami umumkan," lanjut Kuswara.

Sayangnya, Kuswara masih menutup rapat informasi mengenai kapan peresmian itu dilangsungkan. Hal serupa juga ia lakukan saat ditanya mengenai rumor pemain. "Penentuan pemain kami serahkan seluruhnya pada pelatih dan Miljan sudah memberikan beberapa nama yang telah direkomendasikan pada kami. Soal jumlah pemain, sabar nanti kami umumkan," terangnya.

Kuswara tidak menampik jika manajemen memang berkomunikasi dengan beberapa pemain baru. Sejauh ini, beberapa nama memang suda

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VtxBVa
January 04, 2019 at 10:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VtxBVa
via IFTTT
Share:

Ma'ruf Amin ready for first debate of presidential election

KH Ma'ruf Amin had no special preparation ahead of first debate.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vice presidential candidate KH Ma'ruf Amin stated his optimistism to appear on debate against the opposition on January 17. He believed his experiences on debates in the forum of ulamas assembly will be useful.

"It is not an obstacle for me, because I like to participate in debate," said Ma'ruf at his residence on Situbondo Street, Central Jakarta on Friday (Jan 4).

Ma'ruf who is also the chairman of the Indonesian Ulama Council (MUI) said that he also often debated in many forums with different kinds of topics. He asserted that the issue was not about the debate, but on the topic.

Ma'ruf admitted that he had no special preparation to face the presidential-vice presidential candidates debate. However, he has prepared material for debate and mentality, considering the debate this will be witnessed by the entire population of Indonesia.

"Yesterday, the debate material team already came here. They will continue update it until next Sunday, while I also continue to prepare myself with the debate materials," said Ma'ruf.

Ma'ruf admitted that he did not have certain problems related to the first debate material. He said, every candidate must accept the campaign theme or debate material that has been determined by General Election Commission (KPU).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ql3L1a
January 04, 2019 at 10:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ql3L1a
via IFTTT
Share:

Kiai Ma'ruf Meminta Relawan All Out di Lapangan

Kiai Ma'ruf menyampaikan apresiasinya atas tekad memenangkan Jokowi-Kiai Ma'ruf

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin, melepas bantuan tenaga kesehatan dari Relawan Jokowi (Rejo) untuk korban bencana tsunami di Selat Sunda. Pelepasan itu sekaligus peneguhan komitmen kelompok relawan untuk bekerja keras turun ke lapangan memenangkan Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

Acara pelepasan didahului dengan silaturahmi di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/1). Dari Rejo, selain ketua umum Darmizal, hadir para Dewan Pembinanya. Yakni Sidarto Dhanusubroto, Freddy Numberi, dan Erman Suparno.

"Insya Allah, kita semua kelompok relawan Jokowi-KMA, kita harus kerja door to door, day by day, untuk pemenangan pasangan nomor urut 01," kata Sidarto yang juga Anggota Wantimpres itu di Jakarta.

Darmizal menekankan, Rejo merasa lebih baik menangis karena kerasnya bekerja, namun bergembira karena anak cucu nantinya melihat Indonesia makmur bersama Jokowi-Ma'ruf.

"Lebih baik itu, daripada setelah 17 April nanti, kita dalam penuh tangisan dan hidup dalam nestapa. Maka kita tak boleh malas bekerja. Bergerak, bekerja, dan kita harus go for win," tegas Darmizal.

Kiai Ma'ruf menyampaikan apresiasinya atas tekad memenangkan Jokowi-Kiai Ma'ruf itu. Plus kerelawanan Rejo yang mengirim bantuan kepada para korban bencana. Kiai Ma'ruf mendukung kerja keras para relawan di lapangan. Karena memang sudah saatnya bekerja di lapangan.

"Sudah saatnya tak hanya perang udara, tapi perang darat, door to door, man to man marking. Dengan kata lain, jangan ada sejengkal tanahpun yang lepas dari kerja relawan," kata Kiai Ma'ruf.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vtxxoo
January 04, 2019 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vtxxoo
via IFTTT
Share:

Ultah Republika, Kepala BKN: Jaga Kepercayaan Publik

Republika diharapkan mampu menghadirkan berbagai informasi valid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengucapkan selamat ulang tahun ke-26 kepada Harian Republika. Berbagai doa dan harapan turut dipanjatkan oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Diusia yang semakin matang, Bima berharap Republika menjadi media yang semakin terdepan dalam penyampaian informasi akurat dan tepercaya. Dia juga berharap Republika menjadi media yang terus menjaga kepercayaan publik. “Jaga kepercayaan publik,” lanjutnya, Jumat (4/1).

Bima juga berharap Republika mampu menghadirkan berbagai informasi valid. Sehingga, informasi tersebut memberi manfaat bagi masyarakat. “Hadirkan informasi valid yang penuh kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar dia.

Harian Republika memasuki usia ke-26 tahun pada 4 Januari 2019. Pemimpin Harian Republika Irfan Junaidi mengatakan Republika tidak ingin terjebak dalam isu dikotopi cetak dan digital.

Republika memilih fanatik pada kualitas karya untuk tumbuh dan berkembang. “Dibandingkan sibuk mendikotomi platform, Republika lebih senang terus meningkatkan kualitas dan varian karya,” kata Irfan.

Menurut dia, kualitas awak Republika terus ditantang agar kompatibel dengan segala jenis medium yang bisa menjangkau masyarakat luas. Keluwesan kru Republika terhadap segala jenis platform juga terus diasah. “Kami meyakini, dengan akar yang kuat, Republika akan terus bertumbuh dalam segala warna perubahan zaman,” ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BYLbqy
January 04, 2019 at 09:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BYLbqy
via IFTTT
Share:

Soal Penghentian Layanan JKN, ARSSI: Terkait Akreditasi RS

RS swasta juga masih ingin menjadi provider BPJS Kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memberikan kesempatan kepada sejumlah rumah sakit (RS) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan untuk memperbarui akreditasi sebagai syarat perpanjangan kerja sama Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) ARSSI Ichsan Hanafi mengatakan, penghentian kerja sama beberapa RS dengan BPJS Kesehatan bukan karena masalah pembayaran klaim kesehatan yang menunggak melainkan akreditasi RS.

"Tidak ada RS swasta yang memutus kerja sama dengan BPJS Kesehatan akibat pembayaran klaim terlambat, ini murni masalah akreditasi. Selama ini kalau ada tunggakan pembayaran klaim biaya kesehatan, rumah sakit bisa memanfaatkan anjak piutang (SCF) di bank," katanya saat dihubungi Republika, Jumat (4/1).

Apalagi, dia menambahkan, RS swasta juga masih ingin menjadi provider BPJS Kesehatan. Karena itu, pihaknya dari RS swasta meminta BPJS Kesehatan bisa memberikan perpanjangan waktu untuk memperoleh akreditasi terbaru RS yang sebelumnya sudah kerja sama dengan asuransi sosial itu. 

"Apalagi sudah ada edaran menteri kesehatan bahwa RS dipersilakan untuk mengurus akreditasi RS sampai Juni 2019," ujarnya.

Sebelumnya sejumlah rumah sakit (RS) ramai-rami menghentikan layanan terhadap pasien BPJS Kesehatan. Kondisi tersebut terjadi di berbagai daerah sejak awal tahun 2019 ini.Penghentian layanan terhadap pasien BPJS Kesehatan salah satunya dilakukan RS Karya Medika II Bekasi dan RS MM Indramayu. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2R6K6Y1
January 04, 2019 at 09:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2R6K6Y1
via IFTTT
Share:

Police to hand over Ahmad Dhani, evidences to Prosecutor

Ahmad Dhani has been named as suspect in defamation case.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- East Java Police said the High Prosecutor Office has declared Ahmad Dhani's case file on defamation case complete. Therefore, the police to hand over evidences and the suspect to the Prosecutor.

"The case file for defamation case on behalf of Ahmad Dhani is declared complete or P 21," said spokeperson of East Java Police, Commissioner Pol. Frans Barung Mangera at the East Java Regional Police Headquarters, Surabaya, on Friday (Jan 4).

Barung revealed the submission of supporting evidence and suspects to the East Java High Prosecutor's Office to be carried out in the next few days. Barung also stated that the East Java Regional Police will submit a notification letter to Ahmad Dhani.

"We will prepare it maybe within one or two days ahead" Barung said.

Also read: National Police denies political element in Ahmad Dhani case

Previously, Ahmad Dhani's case file was returned by the East Java Attorney to the East Java Regional Police (P 19) because it was declared incomplete. East Java Regional Police was asked by East Java Prosecutor to ask for information from expert witnesses submitted by Dhani.

"Regarding the request, Barung said East Java Regional Police had conducted an examination of expert witnesses submitted by Ahmad Dhani. It has been declared complete. P 21 means that it has already been done (examination of expert witness of Ahmad Dhani), " said Barung.

Ahmad Dhani defamation case triggered by refusal of his arrival in Surabaya, East Java, by a group of people. He then failed to join #2019ChangePresident event on August, 2018.

He was reported to East Java Police by Elemen Bela NKRI Coalition because considered to have insulted the mass of Koalisi Elemen Bela (KEB) NKRI.  The report was officially made by KEB-NKRI chairman Edi Firmanto on August 30.

The evidence included in the report was on the form of video that showed Ahmad Dhani called people who protested his presence as ‘idiot’. Ahmad Dhani then was examined at East Java Police headquarter on Oct 1 as witness. On Oct 18, he was named as suspect in defamation case.

Meanwhile, Dhani admitted that he did not bother with his determination as suspect. He said has been repeatedly named as suspect and travel ban against him is considered as normal thing.

“I have become a suspect for 11 times and I just entered court in this political year,” Dhani said.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VuDuRR
January 04, 2019 at 09:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VuDuRR
via IFTTT
Share:

CCTV Rekam Aktivitas Bripka Matheus Sebelum Tewas Ditemukan

Bripka Matheus ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala pada 31 Desember 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya menyebut penyidik menemukan kamera CCTV di tempat kejadian perkara yang merekam aktivitas sebelum Bripka Matheus ditemukan tewas tertembak di Pancoranmas, Depok. Dari hasil pemeriksaan itu, polisi mengungkap, tidak ada barang milik Bripka Matheus yang hilang.

"Dalam kegiatan yang dilakukan penyidik Polres Depok, di TKP ditemukan ada CCTV yang merekam kendaraan korban melintas," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, saat ditemui di Jakarta, Jumat (4/1).

"Kemudian, senjata yang dipegang oleh korban sudah keluar dari sarungnya," kata Argo, menambahkan.

Temuan lain yang dihimpun penyidik, bubuk mesiu ditemukan pada tangan kanan Bripka Matheus.  Residu mesiu, Argo menyebut, juga ditemukan pada sebo (penutup wajah/masker) yang digunakan korban.

Hasil pemeriksaan turut memperlihatkan, ada bekas tembak tempel ditemukan pada kepala korban. "Ada kemiringan ke atas dari senjata yang menempel (ke kepala korban)," tambahnya.

Walau demikian, penyidik belum dapat memastikan dugaan Bripka Matheus tewas karena bunuh diri. "Surat dari labfor (laboratorium forensik) dan keterangan RS Polri sudah dikirim hari ini ke Polres Depok. Kita tunggu surat itu dianalisa, masih ada evaluasi dan gelar perkara oleh penyidik Polres Depok," kata Argo.

Bripka Matheus de Haan (54), anggota Polresta Depok yang tengah BKO Detasemen Khusus Antiteror 88 Mabes Polri, ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala, di TPU Mutiara, Pancoranmas, Depok, pada 31 Desember 2018 malam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QnsDFw
January 04, 2019 at 09:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QnsDFw
via IFTTT
Share:

KJD Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Bantuan disalurkan melalui Posko Dapur Umum Jawa Barat/Mako, TTC Kemensos RI.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Komunitas Jendela Depok (KJD) menyerahkan bantuan untuk korban terdampak bencana tsunami selat sunda di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (3/1). Bantuan disalurkan melalui Posko Dapur Umum Jawa Barat/Mako, TTC Kemensos RI.

"Alhamdulillah, ini merupakan bantuan dari para donatur yang mempercayakan donasinya kepada kami untuk kemudian kami berikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan," ungkap Muhammad Ilyas, Sekretaris KJD, dalam pesan singkatnya yang diterima, Jumat (4/1).

Diungkap Ilyas, bantuan yang diberikan berupa uang tunai, buah-buahan segar, dan makanan ringan sebagai pelengkap tambahan gizi bagi para pengungsi. Bantun ini selanjutnya diterima secara langsung oleh Surya Kelana, Ketua FK Tagana Jawa Barat.

"Kami berharap bantuan ini akan bermanfaat bagi saudara-saudara kami ini," kata dia.

Sebelumnya, Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat 1.941 orang mengalami luka-luka akibat diterjang gelombang tsunami yang melanda kawasan Perairan Selat Sunda wilayah pesisir Provinsi Banten dan Lampung.

"Tsunami di dua provinsi itu juga menyebabkan korban meninggal dunia sebanyak 433 orang dan 12 orang hilang," kata Kepala Basarnas Banten, Zaenal Aripin di Posko Terpadu Penanggulangan Tsunami di Labuan, Pandeglang, Jumat (4/1).

Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sepanjang pesisir Pandeglang. Namun, mereka memfokuskan pencarian korban tsunami di tiga sektor antara lain sektor I Pantai Carita- Pantai Labuan, sektor II Pantai Panimbang-Tanjung Lesung dan sektor III Pantai Tanjung Lesung-Sumur.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2C2HG2c
January 04, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2C2HG2c
via IFTTT
Share:

In Picture: Pengerjaan LRT Jabodebek Tahap II Capai 50 Persen

Ditargetkan pada bulan Maret - April 2019 sudah bisa dilakukan uji coba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Suasana pembangunan proyek Kereta Light Rail Transit (LRT) di Jakarta, Jumat (4/1).

Progres pengerjaan LRT Jabodebek Tahap II kini sudah mencapai lebih dari 50 persen dan ditargetkan pada bulan Maret - April 2019 sudah bisa dilakukan uji coba untuk ruas Cawang-Cibubur.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Asu1Sc
January 04, 2019 at 08:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Asu1Sc
via IFTTT
Share:

Puluhan KK Terdampak Longsor Sukabumi Peroleh Bantuan

Sumbangan berasal dari warga dan instansi pemerintah serta swasta

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Puluhan kepala keluarga (KK) terdampak langsung bencana di Desa Sirna Resmi Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi mendapatkan bantuan sembako dan peralatan lainnya. Bantuan ini berasal dari sumbangan warga dan intansi baik pemerintah maupun swasta ke posko terpadu bencana alam. 

"Kami memberikan bantuan dari luar yang diterima pos terpadu," ujar Danrem 061 Suryakencana Kolonel Inf M Hasan kepada wartawan Jumat (4/1). Penyerahan bantuan ini merupakan yang ke empat kalinya sejak 1 Januari 2019 lalu.

Menurut Hasan, penyerahan bantuan ini dikarenakan bantuan dari luar sudah banyak dan menumpuk. Sehingga bantuan ini harus segera disalurkan. Terlebih bantuan ini amanah dari warga dan instansi pemerintah maupun swasta yang peduli bencana.

Penerima bantuan ungkap Hasan, adalah sebanyak 32 kepala keluarga (KK) yang merupakan terdampak langsung bencana. Jenis bantuan sebanyak 10 item.

Di antaranya beras 50 kilogram, air mineral dua dus, indomie dua dus, matras satu buah, minyak goreng 2 liter, selimut dua buah, handuk dua buah, gula dua kilogram. Terakhir susu UHT 200 ml satu pak dan susu UHT 125 ml dua pak.

Hasan menerangkan, penyaluran bantuan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap bantuan dari luar. Terlebih pada saat ini bantuan menumpuk dan akan didata dan disalurkan kepada yang berhak. Bahkan bantuan ini bisa mencukupi kebutuhan warga hingga 3 bulan ke depan.

Menanggapi banyaknya bantuan lanjut Hasan, petugas gabungan tidak bisa mencegahnya. Sebab hal itu bentuk empati warga. Namun bantuan yang masuk akan dipilah mana kebutuhan warga maupun relawan evakuasi korban bencana.

Namun kata Hasan, alangkah baiknya bantuan ini difokuskan pada penanganann pascabencana. Khususnya kebutuhan para relawan evakuasi dalam bekerja seperti sarung tangan, masker, vitamin dan alat perlengkapan lainnya untuk menguatkan upaya evakuasi.

Salah seorang penerima bantuan Hersih (35) mengatakan, bantuan ini cukup membantu warga yang terdampak bencana. '' Kami senang mendapatkan bantuan, namun di sisi lain sedih karena kaka saya meninggal karena bencana,'' imbuh dia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SCgz58
January 04, 2019 at 08:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SCgz58
via IFTTT
Share:

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Gelombang Tinggi Karawang

Tersangka yang ditangkap bernama Doni (25) warga Cilamaya.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Polres Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menangkap seorang warga Cilamaya atas dugaan penyebaran kabar bohong atau hoaks tentang kemungkinan terjadi gelombang tinggi di wilayah perairan Karawang. Warga yang ditangkap bernama Doni (25).

"Beberapa hari setelah peristiwa tsunami di Banten dan Lampung, Doni menyebarkan kabar melalui grup Facebook kalau perairan Karawang akan dilanda gelombang pasang," kata Kapolres setempat AKBP Slamet Waloya, saat ekspos pengungkapan kasus di Mapolres Karawang, Jumat (4/1).

Unggahan yang disampaikan Doni (25) yang diketahui sebagai warga Manggungjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon itu dinilai meresahkan masyarakat.  Polisi kemudian mengecek kondisi perairan Karawang setelah informasi itu tersebar. Tetapi setelah dicek, air laut di perairan Karawang dalam kondisi normal.

Kapolres menyatakan, saat ini Doni telah ditangkap untuk diperiksa lebih lanjut. Pihaknya masih terus mendalami motif penyebaran kabar yang tidak benar itu

Sementara saat ditanya motif penyebaran kabar tersebut, Doni mengaku tidak punya tujuan untuk meresahkan masyarakat.  Ketika itu dirinya menerima pesan melalui jejaring WhatsApp. Selanjutnya, pesan berisi waspada gelombang tinggi disebarkan ke salah satu grup Facebook. Hal tersebut dilakukan untuk berbagi informasi sesama warganet, dengan tujuan agar masyarakat bisa lebih waspada atas kemungkinan terjadinya bencana.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AstBv6
January 04, 2019 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AstBv6
via IFTTT
Share:

Timnas Indonesia U-22 Bidik Emas SEA Games 2019

PSSI akan mendukung dengan fasilitas, termasuk data lawan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia U-22 membidik medali emas dalam SEA Games ke-30 2019. Ini sebagai satu dari tiga target timnas Indonesia sepanjang 2019.

"Sebelum menuju SEA Games, ada dua kompetisi yang harus kami lewati. Pertama adalah Piala AFF 2019 yang akan kami manfaatkan sebagai ajang uji coba pelatih dan peningkatan motivasi para pemain timnas U-22. Kedua, timnas dapat lolos kualifikasi Piala AFC U-23 pada 2020," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destiara, Jumat (4/1).

Tisha mengatakan, lolos kualifikasi Piala AFC U-23 akan mengantarkan timnas U-22 untuk mencapai target lolos ke putaran final Piala AFC U-23 pada 2020 sehingga Indonesia mampu mengikuti Piala Dunia 2024. "Kami akan mengerahkan seluruh kemampuan kami demi timnas U-22 dengan dukungan dari pelatih Indra Sjafri. Kami akan mendukung dengan fasilitas, termasuk data lawan," kata dia.

Timnas U-22, lanjut Tisha, akan mulai berlatih pada 7 Januari dengan melakukan pemanggilan awal sebanyak 38 pemain dan total mencapai 40 pemain sebelum batas akhir pendaftaran pemain yang mengikuti Piala AFF 2019 pada 27 Januari. "Kami akan melakukan konfirmasi tim lawan terkait uji coba pada awal Februari karena waktunya mepet dengan keberangkatan tim pada 14 Februari untuk mengikuti Piala AFF 2019," katanya.

Sementara, Indra Sjafri mengatakan, sebanyak 40 pemain timnas dipanggil pada panggilan pertama timnas U-22 dan akan terus melakukan seleksi timnas hingga pekan kedua sesi resmi latihan timnas. "Kami akan melakukan uji coba pada Februari untuk membuat suatu pemilihan pemain yang cepat dan tidak perlu melakukan seleksi yang lama. Kami akan akhiri pekan pertama latihan dengan pertandingan internal," kata dia.

Indra menambahkan, pemilihan 38 pemain timnas U-22 pada panggilan pertama berdasarkan data penampilan pemain dari PSSI serta rekomendasi dari para pelatih klub, baik di Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LQfrZd
January 04, 2019 at 08:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LQfrZd
via IFTTT
Share:

Kemenristekdikti Luncurkan LTMPT

Lembaga ini akan menjadi penyelenggara tes masuk perguruan tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) meluncurkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), di sela Rapat Kerja Nasional Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), di kampus Undip, Semarang, Jumat (4/12).

Lembaga ini akan menjadi penyelenggara tes masuk perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru. Baik melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada tahun 2019 ini.

“Sehubungan dengan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SM-PTN) Tahun 2019, telah dikeluarkan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 60 Tahun 2018,” kata Menristekdikti, M Nasir.

Di dalam peraturan tersebut diatur jalur SM-PTN 2019 yang meliputi SNMPTN, SBMPTN serta Seleksi Mandiri. “Untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN dilaksanakan oleh LTMPT sedangkan Seleksi Mandiri dilakukan oleh masing- masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN),” jelasnya.

Nasir mengungkapkan, sebagai lembaga penyelenggara tes masuk perguruan tinggi bagi calon mahasiswa baru, pembentukan LTMPT bertujuan  untuk melaksanakan tes yang kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien dan akuntabel.

Selain itu juga membantu PTN memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi, berdasarkan nilai akademik atau nilai akademik dan prestasi Iainnya melalui jalur SNMPTN.

“Termasuk membantu PTN memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan/atau kriteria tambahan Iain yang ditetapkan bersama oleh PTN melalui jalur SBMPTN,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2scbN2U
January 04, 2019 at 08:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2scbN2U
via IFTTT
Share:

In Picture: Jokowi Tinjau Pembangunan Bendungan Bendo

Bendungan Bendo dapat menampung 43 juta meter kubik air.

REPUBLIKA.CO.ID, PONOROGO -- Tinjau Pembangunan Bendungan Bendo. Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Bendungan Bendo, Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (4/1/2019).

Bendungan Bendo akan bisa menampung 43 juta meter kubik air. Dan bisa mengairi kurang lebih 7,7 ribu hektare sawah. Sekarang pembangunan sudah mencapai lebih 70 persen, dan rencana akan selesai pada akhir tahun ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GSxu1S
January 04, 2019 at 08:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GSxu1S
via IFTTT
Share:

In Picture: KPU Gelar Validasi dan Persetujuan Surat Suara Pemilu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Ketua KPU Arief Budiman mengecek surat suara pemilihan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (4/1).

Surat suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pemilu 2019 selesai divalidasi dan disetujui oleh kedua tim pemenangan masing-masing pasangan calon.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BZ8UXy
January 04, 2019 at 08:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BZ8UXy
via IFTTT
Share:

Tantangan Republika Semakin Besar

Media massa harus terus berinovasi tanpa meninggalkan akar rumput identitasnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Maarif NU, KH Zaenal Arifin Junaidi menyampaikan selamat atas hari jadi ke-26 Harian Republika yang jatuh pada 4 Januari. Di usia yang bukan seumur jagung ini, tantangan Republika sebagai media massa semakin besar.

Menurutnya, di tengah era revolusi industri keempat, media massa harus terus berinovasi namun tidak meninggalkan akar rumput identitasnya.

"Saya berharap, di era revolusi industri 4.0 atau yang dikenal dengan era disruption saat ini Republika terus berinovasi," kata dia kepada Republika, Jumat (4/1).

Saat Republika sudah melakukan inovasi tanpa meninggalkan identitasnya, kata dia, maka pemberitaan Republika dapat sekaligus memajukan pendidikan khususnya pendidikan Islam dengan nafas kebangsaan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GWUtsO
January 04, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GWUtsO
via IFTTT
Share:

Seven hotspots detected in Riau Province

Five out of the seven hotspots were believed to be forest fires.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- The Terra and Aqua satellites detected seven hotspots indicating forest fires in Riau Province on Friday. The confidence rate of the satellite image was above 50 percent, Bibin, an analyst of the Pekanbaru meteorology, climatology, and geophysics office, stated here, Friday.

Of the seven hotspots, four were found in Rokan Hilir, two in Dumai, and one in Rokan Hulu. Five out of the seven hotspots were believed to be forest fires, specifically three in Rokan Hilir and two in Dumai City.

The Riau disaster mitigation office had earlier noted that peatland measuring 15 hectares had been gutted by fire over the past week. The local authorities were attempting to put out the fires.

Meanwhile, the Indonesian government has managed to reduce hotspots over the last several years.

Based on data obtained from NOAA's satellites, 21,929 hotspots were found across Indonesia in 2015, and the figure dropped to 3,915 in 2016, and again to 2,257 in 2017, according to Raffles B. Panjaitan, director of forest and plantation fire control of the environmental affairs and forestry ministry, last year.

The wild fires had razed a total of 2,611,411 hectares in 2015, and the figure decreased to 438,360 hectares in 2016 and again to 165,464 hectares in 2017.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VtNhrp
January 04, 2019 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VtNhrp
via IFTTT
Share: