Showing posts with label December 07. Show all posts
Showing posts with label December 07. Show all posts

Friday, December 6, 2019

2020, Mengejar Pariwisata Berkualitas

Tren wisata ke depan, turis dan traveler ingin wisata berkualitas.

REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh Taufan Rahmadi, Pegiat Pariwisata Indonesia/Founder Temannya Wisatawan

Dalam waktu tidak berapa lama lagi kita akan segera menyambut tahun baru 2020, tahun yang  menurut saya akan menjadi tahun yang akan mengawali suatu proses  pembuktian terkait program-program terobosan yang akan dilakukan oleh Wishnutama selaku Menparekraf yang baru dalam memajukan Pariwisata Indonesia.

Tulisan saya kali ini akan mencoba memberikan gambaran tentang poin apa saja  yang perlu untuk diperhatikan di dalam merumuskan strategi kebijakan yang akan dilakukan di dalam mempercepat pembangunan Pariwisata Indonesia.

Poin 1: Posisi daya saing pariwisata Indonesia berdasar TTCI 2019

TTCI adalah pemeringkatan daya saing yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF) sebuah organisasi non-profit dunia, yang  laporannya diumumkan dua tahun sekali dengan melakukan komparasi terhadap daya saing pariwisata negara-negara di seluruh dunia.

Mengacu dari laporan TTCI 2019, terlihat bahwa posisi Indonesia membaik, naik dua posisi dibanding hasil laporan pada 2017. Daya saing pariwisata Indonesia menunjukkan peningkatan. Indonesia di tahun 2017 lalu di urutan 42, dan sekarang naik dua peringkat ke urutan 40 di 2019 dari 140 negara.

Sedangkan untuk  Rangking Asia – Pasific TTCI 2019, Indonesia berada di urutan 12 dengan skor 4.3 , dibawah  Thailand dan Malaysia dengan skor 4.5 dan Singapore dengan skor 4.8

Di 14 Sub-Indeks yang dilakukan WEF  skor Indonesia adalah :

Untuk subindeks business environment, Indonesia mendapatkan skor 4.7 dengan peringkat 50 dunia. Kemudian pada sub indeks safety and security, Indonesia memperoleh skor 5.4 sehingga membuat posisi Indonesia naik dari peringkat 91 menjadi 80. Begitu juga dengan health and hygiene dengan skor 4.5, human resources and labour market dengan skor 4.9, serta ICT readiness dengan skor 4.7.

Kemudian untuk indikator prioritization of travel & tourism, Indonesia ada di peringkat 10 (skor 5.9), international openess ada di peringkat 3 (skor 4.3), price competitiveness ada di peringkat 6 (skor 6.2) serta environmental sustainability dengan skor 3.5.  air transport infrastructure yang naik dengan skor 3.9, ground and port infrastructure naik dengan skor 3.3, serta tourist service infrastructure yang bertahan di skor 3.1. Sedang dua indikator yang skornya turun, yaitu,  natural resources yang posisinya turun dari peringkat 14 ke 17 serta cultural resources and business travel yang berada di peringkat 24 dari 23 di periode sebelumnya.

Posisi daya saing Pariwisata Indonesia di dunia yang berada diurutan ke-40 berdasarakan TTCI 2019 ini adalah sebuah pijakan di dalam menentukan  titik awal guna mengejar peringkat yang lebih tinggi lagi di tahun 2021, dan itu harus dimulai dari tahun 2020 ini. Akan jadi hebat jika Indonesia bisa mengalahkan peringkat Thailand dan Malaysia di TTCI 2021.

Poin 2:  Trennya Dunia adalah Pariwisata Berkualitas

Wisatawan dunia sudah semakin cerdas, mereka di dalam memilih destinasi pariwisata yang akan dikunjungi akan terlebih dahulu melakukan observasi , riset tentang lingkungan di daerah itu , bagaimana akses menuju kesana, apa saja atraksi baru yang bisa disaksikan , apakah daerah itu aman bagi wisatawan seperti mereka, bagaimana tentang makanan , kesehatan dan seterusnya.

Di tengah trend wisatawan seperti ini maka sangatlah penting bagi Indonesia untuk dapat memenuhi segala demand wisatawan-wisatawan yang sedang memilih destinasi ini. Kita tidak dapat memungkiri persaingan yang terjadi dengan negara-negara tetangga seperti Thailand, Malaysia , Vietnam dan Singapore yang juga begitu gencar di dalam membangun pariwisata di negerinya.

Di tengah trend, peluang, dan tantangan seoerti itu menurut saya Pariwisata di Indonesia sudah waktunya tidak hanya berpatokan pada mengejar jumlah wisatawan yang datang saja ( Quantity tourism ), jumlahnya banyak, tapi memberikan devisa yang sedikit, melainkan Pariwisata Indonesia yang dalam pengembangannya mampu menghadirkan wisatawan berkualitas ( Quality Tourism), jumlah yang datang tidak banyak , tetapi memberikan devisa yang tinggi.

Ada 3 Kunci  keberhasilan jika Pariwisata Indonesia ingin mengejar pariwisata berkualitas:

Pertama, Pariwisata dijadikan sektor pendorong utama ekonomi negeri. Ini bisa tercermin dari dukungan anggaran dan kebijakan yang serius dari semua pemangku kebijakan baik di Pusat hingga di daerah.

Kedua , adalah bahwa pengembangan pariwisata akan menghasilkan industri dan perusahaan yang produktif dan inovatif, yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi warga Indonesia. Pemerintah dalam hal ini memberikan banyak insentif , kemudahan investasi.  regulasi , menjaga iklim persaingan sehat antar dunia usaha  dan tentunya juga mendorong kepada seluas-luasnya bagi terciptanya lapangan kerja di destinasi pariwisata.

Ketiga, adanya upaya yang berkelanjutan untuk memelihara keterlibatan dan partisipasi publik sebagai bagian dari pengembangan pariwisata. Kesuksesan program pariwisata sangat ditentukan dengan bagaimana masyarakat mampu menjadi pendukung kuat dari pengembangan pariwisata di daerahnya.

Kesimpulan

Dengan memperhatikan indikator-indikator yang ada di TTCI 2019, maka untuk mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas , ada empat strategi makro yang perlu dilakukan , *pertama, melaksanakan program –program  pemasaran pariwisata yang kreatif dengan berorientasi pada hasil, kedua,  meningkatkan keanekaragaman atraksi di daerah wisata, tidak monoton hadirkan banyak pilihan atau sesuatu yang baru.

Ketiga , mendukung daya saing industri pariwisata, ada standardisasi pelayanan, ada jaminan kualitas, dan yang keempat, membangun keterlibatan masyarakat lokal didalam memajukan pariwisata. Masyarakat adalah subyek dari pembangunan pariwisata, ikut terlibat dan merasakan kue kesejahteraan dari kemajuan pariwisata di daerahnya.

Dalam mewujudkan Pariwisata Berkualitas ini tentunya membutuhkan kolaborasi semua pihak, antar pemerintah , swasta dan seluruh komponen masyarakat. 

Jika Tahun 2019 dikatakan adalah tahun yang penuh dengan cobaan bagi Pariwisata Indonesia , maka tahun 2020 adalah tahun yang menanti pembuktian apakah Pariwisata Indonesia bisa menjadi solusi kesejahteraan bagi bangsa ini.

Ayo Berjuang Bersama!

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/38eRZQ3
December 07, 2019 at 08:00AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/38eRZQ3
via IFTTT
Share:

MRT Jakarta: Kecepatan Akses Kartu Multi Trip 0,3 Detik

Saldo minium kartu multi trip MRT Jakarta dipatok sebesar Rp 3.000

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama MRT Jakarta William Subandar menyatakan bahwa kecepatan akses kartu Multi Trip atau Jelajah Berganda adalah sebesar 0,3 detik. Sehingga diharapkan akan semakin mengurangi tingkat antrean di moda transportasi massal tersebut.

"Kartu Multi Trip ini kecepatannya sangat tinggi, yaitu hanya 0,3 detik," kata William Subandar di Jakarta, Jumat (6/12).

Menurut dia, penggunaan kartu Multi Trip ini memiliki akses yang sangat kilat karena mesin yang disiapkan oleh MRT Jakarta di setiap gerbang akses memang sangat kompatibel atau sesuai dengan kartu tersebut. Sedangkan berbagai kartu yang berasal dari bank yang bekerja sama dengan MRT, lanjutnya, biasanya memiliki waktu akses sekitar 1-2 detik.

William mengungkapkan manfaat lainnya dari kartu Multi Trip itu adalah memiliki masa berlaku yang tidak terbatas. Selain itu, ujar dia, saldo minimum dalam kartu itu hanya Rp 3.000.

William juga menuturkan kartu tersebut juga merupakan kolaborasi dengan program Pemprov DKI Jakarta dalam konteks Jak Lingko dan diharapkan ke depannya juga akan terintegrasi dengan berbagai moda lainnya.

Ia menyatakan optimistis bahwa dengan penggunaan kartu Multi Trip ini akan meningkatkan jumlah pengguna MRT Jakarta, terlebih pada saat ini memang telah terjadi peningkatan jumlah pengguna. "Penumpang MRT Jakarta pada Selasa, Rabu, dan Kamis, ini di atas 100 ribu per hari, biasanya hanya sekitar 90 ribu per hari," katanya.

William menambahkan pihaknya optimistis bahwa rata-rata pengguna pada bulan Desember 2019 ini akan mendekati 100 ribu per hari.

Berdasarkan surat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta (Asisten Gubernur Bank Indonesia), nomor 21/447/DKSP/Srt/B tertanggal 14 November 2019, PT MRT Jakarta (Perseroda) telah mendapatkan persetujuan izin Bank Indonesia sebagai Penerbit Uang Elektronik bentuk chip (chip-based) sebagaimana akan diterapkan dalam penerbitan kartu Jelajah MTT MRT Jakarta.

Persetujuan izin ini diberikan Bank Indonesia kepada MRT Jakarta dan belaku selama lima tahun sampai dengan 14 November 2024 dan dapat diperpanjang kembali.

Sebagaimana tercantum dalam surat izin Bank Indonesia, MRT Jakarta juga melakukan interkoneksi dan interoperabilitas dalam bentuk konvergensi teknis dengan kartu KMT Kereta Commuter Indonesia (KCI) paling lambat 1 Januari 2022.

sumber : Antara

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RrO7Fx
December 07, 2019 at 07:48AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RrO7Fx
via IFTTT
Share:

BPJPH: Biaya Sertifikasi Halal Masih Mengacu ke LPPOM

Kementerian Agama telah menerbitkan KMA Nomor 982 tentang Layanan Sertifikasi Halal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Sukoso mengatakan biaya sertifikasi halal untuk sementara masih mengacu pada standar yang diberlakukan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Meskipun Kementerian Agama telah menerbitkan KMA Nomor 982 tentang Layanan Sertifikasi Halal.

"Keputusan Menteri Agama hanya mengatur, selama belum ada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang tarif layanan, maka biaya sertifikasi halal mengacu pada standar yang selama ini diberlakukan LPPOM," kata Sukoso kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/12).

Dalam KMA itu mengatur standar biaya sertifikasi halal mengacu pada LPPOM sampai ada Keputusan Menteri Keuangan soal besaran tarif. Dalam KMA tersebut, kata dia, hanya mengatur tentang diskresi besaran tarif layanan sertifikasi halal, sembari menunggu terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

"Jadi bukan berarti Kemenag mengembalikan mandat sertifikasi halal kepada MUI," katanya.

Dia mengatakan KMA itu terbit sebagai diskresi agar layanan sertifikasi halal tetap berjalan dengan merujuk pada aturan besaran tarif yang selama ini diberlakukan oleh LPPOM MUI. Sebab, besaran tarif layanan sertifikat halal yang seharusnya dikeluarkan melalui Peraturan Kementerian Keuangan belum ditetapkan.

Sukoso mengatakan ada tiga pihak utama yang berperan dalam layanan sertifikasi halal, yaitu BPJPH, MUI dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

LPPOM MUI, kata dia, hanya salah satu dari LPH. Layanan sertifikasi itu sendiri mencakup pengajuan permohonan sertifikasi halal, pemeriksaan dan atau pengujian kehalalan produk, pengkajian ilmiah terhadap hasil pemeriksaan dan atau pengujian kehalalan produk, pelaksanaan sidang fatwa halal dan penerbitan sertifikasi halal.

Sukoso mengatakan peran ketiga pihak dalam layanan sertifikasi halal secara jelas sudah diatur dalam KMA 982. BPJPH berwenang dalam pengajuan permohonan dan penerbitan sertifikasi halal, serta MUI dalam pengkajian ilmiah dan pelaksanaan sidang fatwa halal.

Sedangkan LPH, kata dia, berwenang dalam pemeriksaan dan atau pengujian kehalalan produk. "BPJPH juga mendorong berdirinya LPH-LPH baru sesuai amanat UU 33 tahun 2014. BPJPH saat ini sudah mendidik 226 calon Auditor Halal. Jika tiap LPH minimal tiga auditor, diharapkan ke depan akan bisa berdiri 79 LPH," kata dia.

BPJPH, kata dia, juga terus mengembangkan Sistem Informasi dan Manajemen Halal serta mensinergikan dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kemenag. "Azas transparansi dan good governance tentu menjadi landasan dalam pelaksanaan layanan sertifikasi halal ini," kata dia.

sumber : Antara

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2sM0rGa
December 07, 2019 at 07:38AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2sM0rGa
via IFTTT
Share:

Siap Hadapi Adu Penalti, Nadeo: Percayakan pada Tuhan

Nadeo mengaku siap jika Indonesia harus melakoni adu penalti melawan Myanmar.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Penjaga gawang tim nasional U-22 Indonesia, Nadeo Argawinata siap menghadapi situasi tendangan adu penalti jika itu terjadi dalam laga semifinal SEA Games 2019 kontra Myanmar, Sabtu (7/12). Indonesia melaju ke babak semifinal setelah menjadi runner-up Grup B di bawah Vietnam.

"Kuncinya tenang, jangan gugup, tidak perlu tegang dan percayakan saja kepada Tuhan," kata Nadeo di Manila, Filipina, Jumat (7/12).

Menurut pemain berusia 22 tahun itu, situasi adu sepakan 12 pas adalah soal keberuntungan. Seorang kiper, ia melanjutkan, hanya bisa berusaha yang maksimal untuk menepis bola.

"Siapa sih, yang tidak mau menebak penalti. Namun intinya berusaha. Kiper berusaha menahan semua tendangan dan pemain lain berupaya mencetak gol. Pada akhirnya yang menjadi penentu adalah mental," kata Nadeo.

Timnas U-22 Indonesia sendiri memasukkan menu tendangan penalti dalam latihan di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, yang dimulai pukul 07.00 waktu setempat, Jumat (6/12). Terkait Nadeo, performa kiper asal Kediri, Jawa Timur, tersebut cukup baik sepanjang penyisihan grup. Dia baru kebobolan dua kali dari lima laga atau paling sedikit dari semua konsisten sepak bola putra SEA Games 2019.

Pelatih timnas Indonesia, Indra Sjafri juga menyatakan, timnya siap menghadapi skenario adu penalti. Menurut juru taktik asal Sumatra Barat itu, ia sudah menyiapkan nama-nama penendang jika pertandingan harus diakhiri dengan adu sepakan 12 pas.

"Saya sudah menyiapkan nama-nama itu dari Jakarta," kata Indra seusai latihan di Stadion Imus, Imus, Filipina, Kamis (5/12).

Sepanjang penyisihan grup, timnas U-22 sendiri baru satu kali mendapatkan penalti dalam pertandingan, yaitu kala menghadap Laos dalam laga terakhir Grup B SEA Games 2019, Kamis (5/12). Ketika itu, eksekutor Indonesia Bagas Adi Nugroho tidak mampu melesakkan bola ke gawang dalam satu kali percobaan. Bola awalnya ditepis oleh kiper lawan sebelum Bagas memanfaatkan bola pantul untuk membuat skor.

Indra tidak mengkhawatirkan kegagalan Bagas membuat gol dalam satu kali sepakan penalti. "Penalti baru sekali ini, kan," tutur pelatih yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-22 2019 tersebut.

Babak semifinal sepak bola putra SEA Games 2019 yang mempertemukan peringkat kedua Grup B timnas U-22 Indonesia menghadapi juara Grup A Myanmar berlangsung pada Sabtu (7/12) mulai pukul 16.00 waktu Manila atau 15.00 WIB di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina. Pada laga empat besar lainnya, juara Grup B Vietnam akan melawan peringkat kedua Grup A Kamboja di hari dan stadion yang sama, tetapi mulai pukul 20.00 waktu setempat atau 19.00 WIB.

sumber : Antara

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/368kzRk
December 07, 2019 at 07:31AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/368kzRk
via IFTTT
Share:

Renovasi Rumah, Tulus Perbesar Ruang Terbuka Hijau

Tulus mengurangi luasan bangunan rumahnya demi menambah ruang terbuka hijau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi solo Muhammad Tulus menerapkan ilmu arsitekturnya ketika merancang desain rumahnya. Ia menyediakan ruang terbuka hijau di huniannya demi mengurangi dampak polusi udara.

"Kalau saya pikirannya sederhana. Bagaimana caranya semakin membuat banyak area hijau di rumah saya," tutur pelantun lagu "Sepatu" itu ketika ditemui di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Di lain sisi, Tulus mengaku bahwa rumah yang dia tinggali saat ini belum sepenuhnya mengikuti peraturan mengenai batas minimal luasan ruangan terbuka hijau. Sarjana arsitektur Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Jawa Barat, ini pun berupaya untuk mengurangi luasan bangunan di rumahnya demi menambah ruang terbuka hijau.

"Jadi beberapa bulan yang lalu, saya renovasi rumah. Saya robohkan sebagian, sehingga ruang terbuka hijaunya sudah mendekati standar yang dianjurkan," jelas Tulus yang belum lama ini menghelat konser "Sewindu".

Tulus memiliki perhatian besar terhadap kerusakan lingkungan saat ini. Oleh sebab itu, dia berusaha untuk terus mencari informasi mendalam mengenai kerusakan lingkungan dan mengupayakan perubahan.

Dia memiliki gerakan lain yang telah dibina sejak lama yang bertajuk 'Teman Gajah'. Gerakan yang kemudian berkembang menjadi komunitas itu bekerja sama dengan WWF untuk melindungi kelestarian populasi gajah di Indonesia.

Tulus menganggap, kondisi Bumi saat ini sudah sangat parah. Menurutnya, itu sangat menyeramkan.

"Di laut itu dalam waktu dekat akan lebih banyak sampah daripada ikan," kata pemenang Anugerah Musik Indonesia Awards 2019 kategori Penyanyi Solo Pria atau Wanita Urban Terbaik itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2s74LiQ
December 07, 2019 at 07:30AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2s74LiQ
via IFTTT
Share:

Indonesia Gusur Vietnam di Peringkat Dua SEA Games 2019

Indonesia pada hari ini berpeluang mendulang delapan medali emas.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Indonesia untuk berhasil menggusur Vietnam di peringkat kedua perolehan medali sementara SEA Games 2019 pada Jumat (6/12). Berdasarkan daftar peroleh medali sementara, Indonesia unggul dua emas atas Vietnam dengan total raihan 40 emas, 41 perak, dan 48 perunggu.

Pada Sabtu (7/12), Indonesia berpeluang mendulang delapan medali emas. Di klaster Luzon, potensi medali emas ada pada cabang olah raga Skateboard melalui nomor jalanan putra (men street). Pada nomor ini dua atlet Indonesia, Sanggoe Darma Tanjung dan Gregorius Aldwien Angkawijaya akan bahu membahu di partai final yang digelar di Tagaytay Skate Park, Kota Tagatay, sekitar 70km di Selatan Manila.

Di klaster Clark, cabang olahraga atletik diharapkan kembali menyumbang medali emas. Atlet lompat jauh Sapwaturrahman, yang merupakan peraih perunggu Asian Games 2018, bakal menjadi tumpuan. Pelatih atletik lompat jauh, Arya Yuniawan Purwoko, mengatakan, Sapwaturraham menjadi andalan didasarkan prestasi yang dimiliki saat ini.

"Saat ini Sapwaturrahman peringkat satu di Asia Tenggara dan peringkat 44 di IAAF (pada 2018)." katanya.

Pada kejuaraan tersebut ia juga menoreh prestasi dengan menambah catatan rekor dari 7,74 meter menjadi 8,09 meter. Di cabang Judo, Bayu Prasetyo dan kawan-kawan di nomor beregu putra akan bahu-membahu mendulang emas kelima dari cabang bela diri ini. Pada dua hari pertama penyelenggaraan di Laus Group Event Center San Fernando, 2000 Pampanga, Judo sudah menyumbang empat medali emas untuk kontingen Indonesia.


Cabang olahraga renang juga memiliki peluang meraih medalii emas lewat nomor 50 meter gaya punggung putra. I Gede Siman Sudartawa diandalkan pada nomor ini. Ia akan didukung juniornya Farrel Armando Tangkas yang pada hari ketiga meraih medali perak dari nomor 200 meter gaya punggung.

Di klaster Manila, potensi besar medali emas ada di cabang tenis. Dua andalan Indonesia yang sebelumnya memang ditargetkan meraih medali emas akan tampil di final di lapangan tenis Rizal Memorial Sport Center.

Di nomor ganda putri, Aldila Sutjiadi dan Sandy Gumulya akan berjibaku menghadapi duet Thailand Tamarine Tanasugarn/Peangtarn Pilpuech. Setelah itu, Aldila akan berupaya menambah torehan medali emasnya setelah sebelumnya ia merebut emas dari nomor tunggal putri. Aldila kali ini akan berjuang pada nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat menghadapi ganda Thailand Tamarine Tanasugarn/Sanchai Ratiwanata.

Emas di klaster Manila juga diperkirakan akan bisa ditambang dari cabang beladiri karate dan taekwondo. Cabang olahraga karate Ahmad Zigi Zaresta Yuda menjadi andalan Indonesia pada nomor kata perorangan yang akan berlangsung di World Trade Center Hall A, B & C Pasay City.

Di arena Taekmondo, I Kadek Dwipayana dan Defia Rosmaniar akan beraksi pada nomor Mixed Recognized Poomsae Rizal Memorial Sports Complex Court 1 Ninoy Aquino Stadium Manila City. Di klaster Subic, cabang olahraga Kano Kayak diperkirakan akan kembali menyumbang emas bagi kontingen Indonesia. Andriyani Riska menjadi andalan di nomor Kano tunggal putri 200 meter yang akan berlangsung di Malawan Park, Subic Bay.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/3415G1z
December 07, 2019 at 07:15AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/3415G1z
via IFTTT
Share:

Alexandra Grant Mengaku Sengaja tak Mengecat Ubannya

Alexandra Grant memilih tak menutupi ubannya dengan pewarna rambut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seniman asal AS, Alexandra Grant, memutuskan untuk tidak mewarnai rambut putihnya. Dilansir Business Insider Singapore, ia menjelaskan alasan tidak menutupi uban yang datang lebih awal dengan pewarna rambut.

Rambut Grant tampak kontras dengan aktor Keanu Reeves saat keduanya tampil bersama dalam sebuah acara di Los Angeles pada akhir November lalu. Grant yang berusia 46 tahun disebut warganet terlihat lebih tua daripada Reeves (55) yang berambut hitam.

Melalui akun Instagram pribadinya, Grant kemudian membagikan sebuah artikel terbitan Newsweek. Isinya tentang sebuah penelitian yang menemukan bahwa wanita yang secara teratur menggunakan pewarna rambut permanen dapat menghadapi peningkatan risiko kanker payudara hingga 60 persen.

Dalam keterangan artikel yang dibagikan, Grant menulis, "Wow. Berita hari ini mengejutkan, terutama untuk womxn berwarna. Rambut saya menjadi abu-abu sebelum usia 20-an dan saya mengecat rambut dengan setiap warna sampai saya tidak bisa mentolerir toksisitas pewarna lagi.”

Grant mengungkapkan bahwa ia berhenti merusak rambutnya dan membiarkannya pirang di usia 30-an. Grant mengatakan, jika seseorang mengikuti standar kecantikan dengan megecat rambut, hal tersebut tidak sebanding dengan risiko kesehatannya.

Grant kemudian menyatakan dukungannya kepada kaum Hawa.

"Saya suka dan mendukung setiap wanita untuk dapat memilih bagaimana dia ingin terlihat di setiap segmen usia. Namun, jika womxn jadi binasa akibat standar kecantikan, maka mari kita bicara tentang standar kecantikan itu. Cinta untuk semua wanita! ” tulisnya.

Sementara itu, dalam sebuah penelitian terhadap 46.709 wanita berusia 35-74 tahun, para peneliti menemukan korelasi positif yang menunjukkan bahan kimia dalam produk rambut dapat berperan sebagai pemicu kanker payudara. Penelitian itu dimuat di International Journal of Cancer.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2s1O6NW
December 07, 2019 at 07:03AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2s1O6NW
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

IT Culture dan IT Security Perlu Terus Ditingkatkan

BlockChain direkomendasikan untuik pengembangan solusi digital ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Pakar telematika, Prof Dr  Laode M Kamaluddin MSc, Meng mengemukakan, perusahaan dan lembaga pemerintahan perlu lebih memperhatikan budaya information technology (IT) dan keamanan IT (IT security). 

Hal itu disampaikan Laode Kamaluddin yang juga ketua Dewan Juri TOP IT & TELCO 2018 pada acara puncak kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan TOP IT dan TOP TELCO 2018 di Jakarta, Kamis (6/12). 

“Ada beberapa temuan penting terkait implementasi tenologi informasi (TI) di perusahaan dan instansi pemerintahan. Temuan penting ini diperoleh selama proses presentasi dan wawancara penjurian berlangsung,” kata Laode Kamaluddin dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (7/12). 

Pertama, ujar Laode Kamaludin, selain fokus pada pengembangan aplikasi dan solusi TI TELCO, sebaiknya manajemen perusahaan dan instansi pemerintahan, juga harus membangun  budaya IT (IT Culture). Hal itu penting  agar pemanfaatan Solusi IT TELCO-nya menjadi maksimal.

“Perhatian terhadap pengembangan IT Culture, saat ini  masih belum maksimal. Semahal dan sehebat apapun fitur aplikasi/solusi bisnis yang dikembangkan, akan menjadi tidak maksimal dalam pemanfaatannya jika IT Culture tidak dibangun dengan lebih serius,” ujarnya.

Kedua, IT Security masih belum menjadi prioritas sebagian peserta. Serangan terhadap keamanan sistem IT harus diwaspadai. “Aktivitas operasional kita jangan sampai terganggu atau bahkan berhenti, hanya karena sistem keamanan IT kita masih lemah,” tuturnya.

Oleh karena itu, Laode menambahkan, Dewan juri merekomendasikan penggunaan BlockChain dalam pengembangan solusi digital ke depan. Blockchain dirancang agar aman (secure by design) dan merupakan contoh sistem komputasi terdistribusi dengan Byzantine Fault Tolerance (BFT) yang tinggi sebagaismart contacts. 

Menurutnya, konsensus terdesentralisasi dapat dicapai dengan blockchain yang membuat teknologi ini cocok untuk merekam peristiwa, catatan medis, catatan transaksi keuangan digital, dan aktivitas pengelolaan record lainnya. Seperti manajemen identitas, pemrosesan transaksi keuangan, dokumentasi barang bukti, pelacakan (tracking system), hingga aplikasi sistem kepemerintahan seperti pemungutan suara (voting) yang membutuhkan sistem keamanan tinggi.

Ketiga, pentingnya sinkronisasi dan integrasi aplikasi yang dikembangkan  oleh Pemerintahan Pusat, yang digunakan/ diinput oleh instansi daerah. Ada sekitar 45 aplikasi dari beberapa Kementerian  dan Lembaga di pusat, yang harus digunakan dan diinput datanya oleh instansi di daerah. 

Begitu data sudah ditarik ke pusat, maka ketika Pemda memerlukan data yang sama, mereka harus melakukan input data ulang. Selain menjadi tidak efisien karena harus melakukan input data dua kali, data yang dihasilkan pun seringkali berbeda. Jadi tidak heran, jika data masing-masing instansi di negeri ini, seringkali berbeda. “Oleh karena itu perlu ada Goverment Platform untuk aplikasi-aplikasi layanan publik,”kata Laode.

Keempat, terkait komitmen tinggi pemerintah dan pelaku bisnis. Laode mengemukakan, pemerintah telah menunjukkan komitmen IT yang tinggi. Peraturan Presiden (Perpres) No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), telah  ditetapkan pada 2 Oktober 2018 lalu. 

“Perpres SPBE tersebut telah menjadi bukti tingginya komitmen pengelolaan pemerintah berbasis IT, untuk mewujudkan proses kerja pemerintahan yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tuturnya.

Laode menyebutkan, Presiden Joko Widodo juga mendorong pelaku bisnis untuk masuk ke era Industri 4.0. Pemerintah RI telah mencanangkan “Making Indonesia 4.0” sebagai roadmap (peta jalan utama) menuju era Industri 4.0 yang sarat dengan penggunaan teknologi informasi dan digitalisasi IoT (Internet of thing).

Acara puncak kegiatan penilaian dan pemberian penghargaan TOP IT dan TOP TELCO 2018 dihadiri oleh 500 audience. Sejumlah walikota, bupati, para CEO serta IT Manager, hadir dalam kegiatan ini untuk menerima penghargaan tersebut.

M. Lutfi Handayani, MM, MBA, selaku ketua penyelenggara dan pemimpin redaksi majalah It Works menjelaskan, TOP IT & TELCO dilakukan secara obyektif dan independen, dan bukan sekedar ajang penilaian dan penghargaan semata. Ia menegaskan bahwa ajang ini juga memberikan masukan kepada para peserta dalam penerapan dan pemanfaatan TI & Telco lewat “Sesi Nilai Tambah”.

Sesi ini berupa pendapat, saran, dan masukan dari Dewan Juri kepada Peserta untuk pengembangan solusi IT & TELCO-nya kedepan. "Sesi Nilai Tambah diberikan kepada peserta, pada saat mengikuti wawancara penjurian," kata Lutfi.

Lutfi menambahkan bahwa kegiatan TOP IT & TELCO  diikuti oleh 200 perusahaan dan instansi terbaik yang direkomendasikan oleh para pakar IT TELCO, lalu terpilih 150 perusahaan finalis. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2AX9oNq
December 07, 2018 at 08:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2AX9oNq
via IFTTT
Share:

Wanita Syarikat Islam Usul Cuti Hamil Sembilan Bulan

Generasi emas yang cerdas pembentukannya dimulai dari usia balita.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Wanita Syarikat Islam Valina Singka Subekti mengusulkan cuti hamil ditingkatkan menjadi sembilan bulan. "Dalam kaitan ini kami mengusulkan perlunya cuti hamil melahirkan ditingkatkan dari tiga bulan menjadi enam bulan dan sembilan bulan secara bertahap disesuikan dengan kemampuan ekonomi negara," ujar Valina saat sambutan dalam peringatan hari lahir Wanita Syarikat Islam (WSI) ke-100 tahun di Gedung Nusantara V MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (7/12).

WSI juga mendorong lahirnya kebijakan yang mengharuskan perkantoran menyediakan tempat penitipan anak balita (day care) sehingga ibu bekerja tetap bisa mengasuh dan memberikan ASI sambil ibu bekerja. Menurut dia, hal ini penting untuk melahirkan generasi yang cerdas.

"Generasi emas yang cerdas pembentukannya dimulai dari usia balita dan itu sebabnya negara-negara welfare state seperti di Skandinavia memberikan cuti hamil melahirkan dua tahun," ucapnya.

Di samping itu, menurut dia, saat ini bangsa Indonesia juga sedang menghadapi derasnya gempuran nilai-nilai baru akibat globalisasi dan kemajuan teknologi informasi. Menurut dia, kondisi ini telah merusak tatanan religiusitas masyarakat Indonesia.

Dia mengatakan, pornografi, miras, dan narkoba juga telah memberikan kontribusi besar terhadap meningkatnya kekerasan terhadap perempuan dan juga perilaku LGBT. "Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah membuat kebijakan antipornografi, antimiras dan antinarkoba. Pelakunya harus diberikan sanksi tegas dengan hukuman seberat mungkin," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RF7yYx
December 07, 2018 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RF7yYx
via IFTTT
Share:

Djanur Perpanjang Kontrak dengan Persebaya

Di tangan Djanur, Bajul Ijo bisa merangkak ke posisi 6 klasemen Liga 1.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Djadjang Nurdjaman kembali menjabat sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya. Djanur, sapaannya, resmi memperpanjang kontrak dengan Bajul Ijo usai membesut tim itu selama hampir setengah musim.

Djanur masuk menggantikan Alfredo Vera pada awal September 2018 lalu. Manajer Persebaya Candra Wahyudi menyatakan, pihak manajemen memiliki beberapa alasan untuk mempertahankan sang pelatih.

"Coach Djanur resmi menjadi pelatih Persebaya untuk musim depan. Pertimbangan manajemen karena coach Djanur berhasil mengangkat Persebaya dari zona degradasi ke papan tengah-atas," kata Candra seperti dilansir dari laman resmi Persebaya, Jumat (7/12).

Saat Djanur masuk, Persebaya berada di urutan ke-14 klasemen sementara. Pada awal kepemimpinannya, Persebaya sempat terseok-seok. Namun akhirnya, di tangan Djanur juga Bajul Ijo bisa merangkak ke posisi 6 klasemen Liga 1 hingga pekan ke-33.

Djanur berhasil membawa Persebaya mengalahkan tim papan atas seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Bali United. Mantan pelatih Persib ini juga membawa nama pemain muda Osvaldo Haay naik daun.

Djanur mengakui akan terus membawa Persebaya lebih baik lagi. Ia akan mempertahankan mayoritas pemainnya dan membawa pemain baru yang dapat mengangkat Persebaya.

"Terima kasih atas kepercayaan manajemen. Persebaya bagi saya adalah salah satu tim dengan pengelolaan paling profesional. Saya yakin bisa meraih hasil maksimal dengan persiapan yang lebih baik untuk musim depan," kata Djanur menjelaskan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qklbjs
December 07, 2018 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qklbjs
via IFTTT
Share:

Sumbangsih Muslim Turki dalam Perkembangan Islam di Eropa

imigran Turki aktif memperkenalkan agama Islam kepada orang-orang Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Sejak awal abad ke-20, Muslim Turki bersumbangsih besar dalam perkembangan Muslim di Eropa. Pada era tersebut, terjadi gelombang imigrasi besar-besaran dari Turki ke negara-negara Eropa. Akibat gejolak politik saat itu, warga negara Turki yang mayoritas Muslim pun memilih angkat kaki dari negeri mereka dan mencari penghidupan di Eropa.

Diperkirakan, imigran asal Turki yang menyebar di berbagai negara Eropa sekitar 5 juta orang. Tiga juta menetap di Eropa Barat, dengan perincian: 2,3 juta tinggal di Jerman, 380 ribu di Belanda dan Prancis, 210 ribu di Inggris, dan 100 ribu berada di Belgia.

Sementara, 2 juta lainnya memilih menjadi warga negara-negara Eropa Timur. Di kawasan ini, terbanyak ada di Bulgaria. Di negara ini, imigran Turki tercatat sebanyak 1,5 jiwa. Selebihnya menyebar di Rumania, Hungaria, Austria, dan Yunani.

Untuk memperkuat basisnya, imigran Turki pada umumnya membentuk komunitas yang sama-sama berasal dari Turki. Tujuannya untuk menjaga solidaritas dan mempertahankan budaya Tanah Air mereka.

Hal inilah barangkali yang membedakan imigran asal Turki dengan imigram dari negara lainnya di Eropa. Sebab, bersama komunitasnya, imigran Turki juga aktif memperkenalkan agama Islam kepada orang-orang Eropa.

Dalam sejarah Islam, Turki adalah salah satu negara yang pernah berada di puncak kejayaan dan membuatnya disegani di seluruh dunia. Masa keemasan itu tercapai pada masa Kesultanan Turki Utsmani, yang sempat menguasai sejumlah wilayah penting di Eropa. Alhasil, pada abad ke-15-16, Islam sangat dihormati di Eropa dan dunia.

Pada masa itu, Kesultanan Turki Utsmani menganut sufisme Islam dengan gerakan tasawuf. Gerakan tasawuf inilah yang hingga saat ini menjaga nilai keislaman di Turki dari cengkeraman sekularisme yang dipelopori oleh Mustafa  Kamal Attaturk yang berkuasa pada 1920-an.

Meski memerintah tidak lama, rezim Attaturk mampu mengubah 90 persen kebudayaan Turki yang awalnya kental dengan Islam kemudian terhanyut dengan budaya modern ala Barat atau Eropa.

Namun, para imigran Turki di Eropa tak mau terhanyut oleh sekularisme Attaturk itu. Di perantauan, kekentalan Islam Turki tetap mereka jaga. Tidak hanya untuk mereka pribadi, namun mereka juga mampu mengembangkan aliran yang mereka pegang tersebut kepada masyarakat pribumi Eropa.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zLEVSG
December 07, 2018 at 08:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zLEVSG
via IFTTT
Share:

In Picture: Pra Uji Laik Jalan Tol Trans Jawa

Pra Uji Laik Fungsi bertujuan untuk memastikan regulasi aspek keselamatan.

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Sejumlah kendaraan melintasi di jalan Tol Batang Semarang saat penyusuran pra uji laik fungsi dan keselamatan Trans Jawa, Batang, Jawa Tengah, Jumat (7/12).

Pra Uji Laik Fungsi dan Keselamatan Trans Jawa tersebut bertujuan untuk memastikan regulasi yang manyangkut aspek keselamatan dan kenyamanan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PrSprX
December 07, 2018 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PrSprX
via IFTTT
Share:

Opening of Lumine's Japan to provide added partnership value

Lumine Japan opens its first store in Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Indonesian President's Special Envoy for Japan, Rachmat Gobel, has expressed hope that the opening of an urban concept retail outlet from Japan, Lumine, could bring added value to the partnership between the two states. He explained that the opening of Lumine is part of the commemoration of 60 years of Indonesian and Japanese diplomatic relations.

"However, this is not just to strengthen political relations, but also the other fields that have an added value," Rachmat remarked during the opening of the first Lumine outlet at Plaza Indonesia here on Friday.

According to him, the added value was obtained through the collaboration between craftsmen, designers, and the activities of micro, small and medium enterprises in Indonesia with Lumine, a Japanese retailer that has 13 outlets in the country and two outlets overseas.

Rachmat said the opening of Lumine's first store in Indonesia could provide the momentum to strengthen collaboration in the creative industry between young entrepreneurs from the two countries.

"Lumine's main target is young people or the millennial generation. Another added value from this outlet is that the younger generation of the two countries can later work together," Rachmat said.

In addition to its potential as a vehicle for collaboration, the president's special envoy also conveyed that Lumine's presence in Indonesia served as a learning vehicle for Indonesian people to understand Japanese fashion trends, lifestyle, culinary, and urban culture.

The Lumine outlet at Plaza Indonesia, Jakarta, marks the second branch of the retail store outside Japan. For its first store in Jakarta, Lumine Leader Yoshiaki Arai said there were around 20 local workers who received training and were employed at the outlet.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zLMqJ8
December 07, 2018 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zLMqJ8
via IFTTT
Share:

Upaya Penyelundupan 20 Kg Sabu Dioplos Ikan Asin Digagalkan

Penyelundup sabu diketahui adalah jaringan peredaran narkoba dari Medan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 20 kilogram narkoba jenis sabu-sabu yang dimasukkan dalam satu karung yang berisi ikan asin. Penyelundup sabu diketahui adalah jaringan peredaran narkoba dari Medan, Sumatra Utara.

"Empat tersangka ditangkap, salah satunya sebagai pengendali. Ini jaringan Medan," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Komisaris Besar Polisi Krisno Halomoan Siregar di Kantor Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (7/12).

Krisno menjelaskan, bahwa kasus terungkap saat penyidik melakukan razia narkoba di sebuah pool bus trans Sumatera-Jawa di Jalan Pelabuhan Merak, Mekarsari, Pulomerak, Cilegon, Banten, Senin (3/12). Dalam razia tersebut, penyidik menemukan sebuah karung goni yang berisi 20 bungkus plastik berisi kristal sabu-sabu dengan total bobot 20 kg gram.

"Dilakukan pemeriksaan barang-barang bawaan dan ditemukan karung goni yang berisi 20 kilogram sabu-sabu yang ditumpuk dengan ikan asin untuk menyamarkan," katanya.

Penyidik akhirnya menangkap tersangka Mis (38) yang menjadi salah satu penumpang di bus tersebut. Mis berperan mengawasi pengiriman sabu-sabu dari Tanjung Balai Sumatera Utara menuju Jakarta.

"Tersangka Mis perannya sebagai pengendali," katanya.

Keesokan harinya tim penyidik menangkap tersangka lainnya, yakni HGS (39) di Hotel Tresya, Tanjung Balai, Sumatra Utara. "HGS perannya mendatangkan barang dan mengirim barang ke pemesan," katanya.

Penyidik kemudian meringkus tersangka DJS (37) dan EZ (48) yang bertugas mengirimkan paket sabu-sabu dari gudang ke bus tersebut. Dari keterangan para tersangka, diketahui bahwa paket sabu-sabu tersebut berasal dari Malaysia yang dibawa ke Indonesia melalui jalur laut dan darat.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu Pasal 112 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) UU No. 35/2009 dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda minimal Rp1 miliar rupiah dan maksimal Rp 10 miliar ditambah sepertiga.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BW70bv
December 07, 2018 at 07:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BW70bv
via IFTTT
Share:

Jamu Dortmund, Schalke Bidik Kemenangan

Dortmund belum terkalahkan dalam 13 pertandingan Bundesliga musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Schalke tetap mengincar kemenangan saat menjamu tamunya yang kini berada di pemuncak klasemen Bundesliga Jerman, Borussia Dortmund. Tim tuan rumah dalam posisi yang tak diunggulkan dalam laga ini,

Sepanjang sejarah, belum pernah ada selisih sebesar ini di klasemen antara tim pemuncak Borussia Dortmund dan Schalke 04 menjelang derbi Lembah Ruhr pada paruh pertama musim Bundesliga. Namun, Schalke yang pada musim lalu berstatus runner-up, kini terpuruk di posisi ke-12, paham benar bahwa selisih 19 poin sama sekali tidak diperhitungkan ketika menjamu Dortmund pada Sabtu (8/12) dalam 'ibu segala derbi' di Jerman.

The Royal Blues juga berharap dapat memperpanjang laju tidak terkalahkan di kandang dari sang rival abadi menjadi lima tahun, meski performanya sedang memburuk. Kemenangan atas Dortmund juga akan segera menghapus sedikit tekanan terhadap pelatih Domenico Tedesco. Pasalnya, Schalke hanya meraih dua kemenangan dari enam pertandingan terakhirnya di liga.

"Kami tahu bahwa derbi adalah sesuatu yang istimewa. Jika kami memberikan segalanya, kami dapat memenangkan derbi," kata gelandang Schalke Alessandro Schoepf seperti dikutip dari Reuters, Jumat (7/12). "Dortmund belum kalah (di Bundesliga) pada musim ini, maka inilah saatnya. Kami menang di kandang pada musim lalu, mengapa kami tidak dapat kembali melakukannya?"

Dortmund sejauh ini menjalani awal musim yang fantastis, belum terkalahkan dari 13 pertandingan liga, untuk membuat pelatih Lucien Favre menjadi pendatang baru terbaik sepanjang sejarah Bundesliga. Dortmund juga telah mencatatkan 37 gol dari 13 pertandingan di Bundesliga.

Pencetak gol terbanyak Paco Alcacer dan kapten Marco Reus yang telah mengukir 19 gol, unggul lima gol dari seluruh gol yang dibukukan Schalke. Ini membuat Dortmund menjadi tim dengan serangan terbaik di liga.

Dortmund juga memenangi delapan dari sembilan pertandingan liga terakhirnya ketika melejit untuk unggul tujuh poin di puncak klasemen. Pemain belia Jadon Sancho dengan cepat juga menjadi sosok bintang di musim ini.

"Lawan kami adalah tim papan atas musim ini, yang kuat saat menyerang," ujar Schoepf kepada laman resmi klubnya. "Namun kami tak kendur. Luar biasa melihat apa yang dilakukan Reus, Alcacer, dan Sancho, untuk menyebut beberapa di antaranya, setiap pekannya."

Dengan dukungan 80 ribu penggemar, Schalke memiliki panggung terbesar pada Sabtu besok untuk mengembalikan perjalanan ke jalur yang benar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zPQmZz
December 07, 2018 at 07:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zPQmZz
via IFTTT
Share:

Two E Nusa Tenggara residents among Nduga victims

Armed Criminal Group attacks, kills Istaka Karya workers in Nduga, Papua, on Sunday.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Two residents of East Nusa Tenggara are among the dead and missing victims of the brutal killings by armed Papuan rebels. However, the provincial government still awaits confirmation on their fate, a top official stated.

"We are still waiting for accurate information on whether our two people also became victims of the shootings and killings," East Nusa Tenggara Deputy Governor Josef Nae Soi informed Antara here on Friday.

The two victims were Imanuel Beli Naektias Bano, a resident of Timor Tengah Selatan District, and Ayub Maudeng, a resident of Kupang, the capital city of East Nusa Tenggara Province.

Bano died, and his corpse is still kept at the Timika Hospital, while Maudeng fled the site of brutality, but his whereabouts remain unknown. They are identified as the workers of PT Istaka Karya and were involved in the Trans-Papua road construction project.

Deputy Governor Soi affirmed that if the need arises, he would contact the Papuan governor to help evacuate the two residents of East Nusa Tenggara Province.

In another development, the Indonesian security forces have identified the Trans Papua road construction workers brutally killed by a group of armed Papuan rebels in Nduga District, Papua Province, on Dec 2, a military officer stated.

The police and military units, deployed to the site of the murders, continued to search for the whereabouts of the workers to identify those found dead or alive, Lt. Col. Dax Sianturi, the spokesman of XVII/Cendrawasih regional military command, noted.

Sianturi said, as of Friday at 5 a.m. local time, the Indonesian military and police personnel have found 16 corpses of workers in the sub-districts of Yigi and Mbua, Nduga District.

Nine of the bodies had been identified and moved to Timika, Mimika District, on Thursday. According to Sianturi, the security personnel continued to update information on the victims, including the workers of PT Istaka Karya. On the day the shootings occurred, 28 workers of PT Istaka Karya were on the ground.

Seven of them survived the brutal killings. Nine others had been confirmed dead, while seven workers, who also died, could not as yet be identified, while five other workers were still missing, he noted.

The armed rebels also killed a soldier named Handoko and injured two other security personnel Sugeng and Wahyu, he added.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PoZR79
December 07, 2018 at 07:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PoZR79
via IFTTT
Share:

Ketua MPR: Demokrasi dan Pancasila adalah Pemikiran Visioner

Zulhasan mengajak masyarakat menjaga warisan-warisan para pendiri bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seluruh rakyat Indonesia saat ini mestinya bangga dengan pemikiran visioner yang dikeluarkan para pendiri bangsa Indonesia. Demokrasi dan Pancasila adalah pemikiran visioner para pendiri bangsa dahulu yang sangat luar biasa.

Contohnya, bangsa Indonesia melalui Bung Karno telah membicarakan demokrasi dan pada tanggal 1 Juni 1945 sudah membicarakan Pancasila, dan sudah membicarakan keadilan sosial.  Bung Hatta dulu sudah membicarakan soal negara kesejahteraan (Welfare State).

“Jadi sudah lama sekali bahkan sebelum negara-negara lain kepikiran, para pendiri bangsa kita sudah memikirkan, membicarakan dan merumuskannya dan luar biasanya lagi tetap relevan hingga saat ini, bayangkan itu,” ungkap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan (Zulhasan), saat memberi sambutan dalam acara Milad Satu Abad Wanita Syarikat Islam (WSI), di Gedung Nusantara V, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (7/12).

Jadi, lanjut Zulhasan, jika saat ini apalagi di tahun politik bangsa ini seperti terpecah belah karena perbedaan pilihan, maka itu sama saja menghancurkan hasil jerih payah para pendiri bangsa. Contohnya, menyudutkan umat Islam jika ada aksi dan pemahaman radikal. 

Faktanya,  umat Islam dan para ulama adalah salah satu elemen utama bangsa yang sangat penting dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Misalnya, keluar fatwa jihad melawan penjajah oleh KH Hasyim Asyari, pekikan tauhid Bung Tomo yang mengobarkan semangat melawan penjajah. Dan dalam politik ada Mohammad Natsir dengan Mosi Integralnya yang menyatukan Indonesia dalam wadah NKRI.

“Untuk itu, saya mengajak marilah kita semua menjaga warisan-warisan para pendiri bangsa kita itu yakni Pancasila dan nilai-nilai luhur lainnya. Sebab, di tahun politik yang sengit ini hal tersebut sangat penting menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa.  Pemahaman yang baik akan Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa, akan menjadikan tahun politik menjadi begitu menyenangkan, menggembirakan dan menjadi ajang kebersamaan seluruh rakyat,” ujarnya seperti dalam siaran pers.

Acara yang berlangsung selama setengah hari tersebut dihadiri Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Ketua Umum WSI, Valina Singka Subekti, Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI) Indonesia, Hamdan Zoelva, para Pimpinan, pengurus serta ratusan anggota WSI.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RIaP9M
December 07, 2018 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RIaP9M
via IFTTT
Share:

In Picture: Aksi Tamasya Trotoar, Ingatkan Warga Fungsi Trotoar

Aksi dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai tempat bagi pejalan kaki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah aktivis Koalisi Pejalan Kaki saat melakukan aksi Tamasya Trotoar di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur, Jumat (7/12).

Aksi itu dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotar sebagai tempat bagi pejalan kaki yang haknya sering dirampas oleh kendaraan bermotor dan menyuarakan akses pejalan kaki yang ramah serta layak.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QjBgWz
December 07, 2018 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QjBgWz
via IFTTT
Share:

Perang Tarif Terkini Go-Jek dan Grab, Ini Opini Pengamat

Tarif yang kompetitif cuma merupakan satu dari tiga komponen menjaring pengguna.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perang tarif di bisnis transportasi daring saat ini dinilai dimulai oleh Grab berupa penerapan strategi tarif sangat rendah ke konsumen dan banjir promo. Demikian opini pengamat transportasi dari Institut Teknologi Komunikasi dan Informasi (Information and Communication Technology/ICT), Heru Sutadi.

"Grab punya andil sebagai yang memulai perang tarif ini. Jadi, tidak bisa lepas tangan begitu saja. Kenaikan angka pengguna Grab sangat dipengaruhi oleh tarif yang terlampau murah dan banjir promo," kata Heru Sutadi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/12).

Menurut Heru, perusahaan asal Malaysia ini memang sempat menggencarkan promo tarif Rp 1 demi menjaring pengguna dan menantang Go-Jek di pasar Indonesia. Sampai akhirnya, kata Heru, Go-Jek merespons tindakan Grab tersebut dengan ikut melakukan penyesuaian tarif dan memberikan promo.

Bagi Heru, tindakan Go-Jek merupakan hal yang wajar terjadi dalam urusan persaingan bisnis.  "Kalau Go-Jek melakukan penyesuaian tarif, itu karena Grab melakukan hal tersebut terlebih dahulu. Wajar saja, jadi tak perlu ada kritik," ujar dia.

Dalam persaingan ini, kata Heru, tarif yang kompetitif cuma merupakan satu dari tiga komponen upaya menjaring lebih banyak pengguna.  Masih ada dua komponen penentu lainnya, yaitu layanan berkualitas dan kelengkapan layanan dalam satu aplikasi.

Aspek ketiga, yaitu saling berkaitan erat dalam upaya menggaet konsumen lebih banyak lagi. Hanya, kata Heru menegaskan, strategi penerapan tarif murah untuk konsumen juga harus tetap memperhatikan kesejahteraan mitra pengemudi sebagai pilar di bisnis ini.

"Harus ada jaminan kesejahteraan. Selama ini, kita melihat investasi ke Grab cukup besar, tapi seperti tidak menetes ke pengemudinya. Makanya sampai terjadi demo dan migrasi pengemudi," kata Heru.

Heru mengatakan, fenomena migrasi mitra pengemudi Grab ke Go-Jek sangat dipengaruhi oleh persoalan kemampuan perusahaan memberikan kenyamanan dan jaminan kesejahteraan. Menurut Heru, selain soal tarif dan insentif untuk mitra pengemudi Grab terlampau rendah, sementara layanan Go-Jek jauh lebih banyak dan populer guna membantu mendongkrak pendapatan lebih layak.

"Kita semua tahu, popularitas Go-Food dan Go-Send, serta skema top up Go-Pay sebagai opsi tambahan pendapatan, belum bisa disaingi oleh Grab. Ini jelas menjadi daya tarik untuk mendapatkan kesejahteraan yang lebih layak," ujar Heru.

Sebelumnya, Managing Director Grab Indonesia Rizki Kramadibrata mengkritik penyesuaian tarif yang dilakukan oleh Go-Jek. VP Corporate Affairs Go-Jek Michael Say pun kemudian merespons kritik tersebut dengan menyatakan bahwa penyesuaian dilakukan justru demi mengikuti kondisi pasar dan menjamin daya saing mitra pengemudi.

Pada kenyataannya, tarif yang diterima mitra pengemudi Go-Jek saat ini justru masih lebih tinggi daripada tarif Grab. Berdasarkan data perbandingan di lapangan, tarif yang diterima pengemudi Grab adalah Rp 1.200 per kilometer untuk perjalanan jarak dekat, sedangkan Go-Jek memberikan tarif Rp 1.600 per kilometer.

"Yang wajib dipahami, struktur tarif yang dimiliki Go-Jek itu dibagi dua, tarif yang dikenakan ke pelanggan dan tarif yang kami bayarkan ke mitra," katanya dalam keterangan yang diterima, Jumat.

Memang, kata Michael, penyesuaian tarif dilakukan Go-Jek belum lama ini guna menyesuaikan dengan kondisi pasar yang saat ini terindikasi mengarah ke persaingan usaha tidak sehat. Padahal bagi Go-Jek, katanya, pendapatan dan kesejahteraaan mitra driver yang berkesinambungan merupakan prioritas.

"Sehingga dapat terjadi dominasi pasar yang bisa  mengancam keberlangsungan para driver," ungkap Michael.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RERBSj
December 07, 2018 at 07:28PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RERBSj
via IFTTT
Share:

Petani Berdaya Cireundeu Siap Panen Tomat

Masa tanam kali ini buah tomat sangat besar-besar dan berbuah banyak.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREUNDEU -- Kemampuan bertani masyarakat harus terus dikembangkan untuk pemberdayaan ekonomi desa. Seperti yang dilakukan di desa Cireundeu, Fasilitator Rumah Zakat telah menjalankan program Petani Berdaya. Para petani mulai melakukan monitoring kebun tomat yang sudah mendekati masa panen.

Petani yang menerima bantuan dalam program Tani Berdaya dari Rumah Zakat bersama Masyarakat Tani Nusantara adalah Wawan, Itang dan Agus. Meskipun melihat situasi harga tomat di pasaran saat ini sedang menurun para petani tetap bersyukur, mereka tetap semangat dalam manjaga dan merawat tanaman sayurannya agar menghasilkan panen yang maksimal.

"Masa tanam kali ini buah tomat sangat besar-besar dan berbuah banyak, kami sangat bersyukur karena hasil dari kerja keras kami tidak sia-sia walaupun harga tomat lagi lesu," ungkap Wawan seperti dalam siaran pers Rumah Zakat.

Setelah program berjalan selama lima bulan kini sayuran yang mereka tanam sebentar lagi akan memasuki masa panen, terutama tomat yang ditanam Agus dan Wawan. "Semoga memasuki masa panen nanti harga tomat khususnya lebih stabil sehingga jeritan para petani lebih terobati. Terimakasih kepada Rumah Zakat bersama masyarakat Tani Nusantara yang telah membantu kami," lanjut Wawan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zIzWSI
December 07, 2018 at 07:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zIzWSI
via IFTTT
Share: