Showing posts with label 2019 at 07:12AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:12AM. Show all posts

Thursday, December 5, 2019

Koran Italia Dikecam Gara-Gara Headline Jumat Hitam

Headline dilengkapi foto para pemain kulit hitam Chris Smalling dan Romelu Lukaku.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harian olah raga Italia Corriere dello Sport dikecam kelompok antirasialisme Fare karena menurunkan headline berjudul Black Friday atau Jumat Hitam. Headline dilengkapi foto para pemain kulit hitam Chris Smalling dan Romelu Lukaku saat membuat preview laga Inter Milan melawan AS Roma. Roma akan bertamu ke markas Inter pada Sabtu (7/12) dini hari WIB.

Pertandingan itu akan mempertemukan dua mantan pemain Manchester United, Smalling dan Lukaku, yang sekarang membela kedua tim yang akan saling berhadapan itu.

Headline dalam bahasa Inggris itu dicetak dalam huruf tebal dalam halaman depan koran tersebut bersama dengan foto kedua pemain kulit hitam tersebut. Melalui Twitter, Fare mencuit ulang headline itu di bawah komentar, "Media membakari rasisme setiap hari. Ini edisi hari ini Corriere dello Sport."

Koran itu balas berkomentar bahwa judul itu ketulusan. "'Jumat Hitam' bagi mereka yang ingin dan dapat memahaminya adalah hanya merupakan sanjungan untuk perbedaan, bangga kepada perbedaan, kekayaan keberbedaan, kekayaan perbedaan yang indah. Sebuah judul tulus yang bertransformasi menjadi racun bagi mereka yang punya racun di dalamnya," balas koran tersebut dalam lamannya.

Sepak bola Italia diguncang rasialisme dan Lukaku sendiri menjadi salah satu korbannya ketika dia dihina dengan teriakan kera saat hendak menendang tendangan penalti untuk Inter Milan kala melawan Cagliari dalam laga Serie A.

Bulan lalu, presiden klub Brescia menyatakan bahwa masalah yang dihadapi pemainnya, Mario Balotelli, adalah karena dia hitam, dan dia berusaha lebih putih. Klub itu kemudian menyebut komentar itu sarkastis dan ditujukan kepada para pengkritik Balotelli.

Bulan lalu, semua dari 20 klub Serie A menandatangani surat terbuka yang menyatakan sepak bola Italia harus berbuat lebih untuk memerangi rasialisme.

sumber : Antara

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/38b8ywl
December 06, 2019 at 07:12AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/38b8ywl
via IFTTT
Share:

Monday, December 2, 2019

Puspa Diharapkan Rebut Emas Pertama SEA Games dari Silat

Puspa diharapkan memecahkan kebuntuan silat pada SEA Games dengan merebut emas.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Puspa Arum Sari menjadi tumpuan utama cabang olahraga pencak silat pada hari kedua pertandingan di SEA Games 2019 mengingat tim putra dari nomor seni gagal menyumbangkan emas untuk Indonesia. Puspa diharapkan memecahkan kebuntuan silat pada SEA Games dengan merebut emas dari nomor seni tunggal putri. Pencak silat berlangsung di Subic Bay Exibition Centre, Filipina, Selasa (3/12).

Pada penampilan perdana yang diharapkan memborong emas, para pesilat Indonesia justru gagal. Pesilat andalan Dino Bima Sulistianto yang turun pada nomor seni tunggal putra hanya meraih perunggu dengan 460 poin. Medali emas direbut pesilat tuan rumah Filifina, Eemar Taucel dengan nilai 470 dan perak direbut pesilat Singapura dengan 461 poin.

"Tuan rumah terlalu berambisi menjadi juara sehingga merugikan Indonesia. Pelatih pun menilai penampilan pesilat tuan rumah kurang," kata Dino Bima dalam keterangan resminya.

Kegagalan juga dialami tim beregu Indonesia yang beranggotakan Trio Nunu, Anggi dan Asep pada nomor seni beregu putra. Begitu juga dengan pasangan Dedi Setiadi dan Agung Falatehan pada nomor ganda putra.

Dari Subic, selain pencak silat, emas juga diharapkan datang dari catur. Peluang emas ada di tangan Irene Sukandar dan Ummi Fisabilillah lewat nomor mess rapid chess.

Harapan emas juga datang dari wushu yang hingga saat ini belum mendapatkan emas. Edgar Xavier Marvelo dan kawan-kawan menjadi tumpuan akhir Indonesia mengingat saat ini tengah memimpin. Laga wushu berlangsung di Hall A WTC Metro Manila.

Bulu tangkis juga sudah dipastikan meraih medali setelah lolos ke final. Buruan emas pertama dari tim putri yang pada laga puncak di Muntinlupa Sport Complex akan menghadapi tim Thailand. Peluang emas di depan mata harus dimaksimalkan oleh Gregoria Mariska dan kawan-kawan.

Senam juga tidak ketinggalan. Rifda Irfanalutfi dan Amalia Fauziah diharapkan meraih hasil maksimal pada nomor women vault atau meja lompat putri. Lomba ini bakal berlangsung di Rizal Memorial Colosseum Manila.

Peluang emas terakhir ada pada lifter Deni. Terjun pada kelas 67 kg, atlet sensasional itu diharapkan mengikuti jejak Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika yang sukses merebut emas pada lomba yang berlangdung di RSMC Ninoy Aquino Stadium.

sumber : Antara

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/37YCNGL
December 03, 2019 at 07:12AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/37YCNGL
via IFTTT
Share:

Thursday, November 28, 2019

Panitia SEA Games Berbenah: Hanya Sediakan Makanan Halal

Presiden Duterte berang dengan segala kekurangan di perhelatan SEA Games 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, MANILA -- Panita Penyelenggara sea games 2019 Filipina (Phisgoc) telah melakukan pembenahan atas segala keluhan yang disampaikan para kontingen. Phisgoc menjamin tak akan ada lagi permasalahan mengenai transportasi, akomodasi, hingga makanan. Bahkan, Phisgoc memutuskan hanya akan menyediakan makanan halal hingga perhelatan SEA Games ke-30 berakhir.

Kelalaian panitia juga sempat dirasakan kontingen Indonesia, tak terkecuali timnas sepak bola Indonesia U-22. Sebelumnya, sempat diberitakan bahwa panitia tidak menyediakan air minum saat awal-awal timnas U-22 menjalani latihan di sana.

Kendati demikian, Pelatih timnas U-22 Indra Sjafri menilai, tidak ada masalah berarti terkait pelayanan Filipina terhadap timnya. "Kami bahkan tidur di hotel bintang empat. Makanan dan minum tercukupi," kata Indra kepada Republika, kemarin malam.

Ketua Phisgoc Ramon Suzara mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan para chef de mission (CdM), beberapa hari lalu. Dalam pertemuan itu, CdM dari berbagai negara menyampaikan keluhan dan sarannya. "Kami telah menyelesaikan segala masalah yang dikeluhkan," kata Suzara seperti dilansir laman Inquirer, Rabu (27/11).

Pelayanan Filipina sebagai tuan rumah dikeluhkan para peserta SEA Games. Salah satu yang disoroti adalah persoalan transportasi. Tak sedikit kontingen yang terlantar akibat bus penjemput kontingen telat datang ke bandara.

Menurut Suzara, kekurangan dan permasalahan merupakan hal yang kerap terjadi sebelum sebuah perhelatan olahraga resmi dimulai. "Sebelum acara pembukaan, ada banyak penyesuaian. Ini tidak hanya terjadi di sini, tapi juga di Singapura, Malaysia, dan Indonesia," kata dia. SEA Games 2019 baru akan dibuka secara resmi pada Sabtu (30/11). Namun, saat ini sudah ada sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan.

Kepala Koki SEA Games 2019 Bruce Lim menegaskan, pihaknya hanya akan menyajikan makanan halal untuk semua kontingen. Kebijakan ini dilakukan mengingat adanya protes terkait ketersediaan makanan halal.

"Kami akan menyajikan makanan yang seluruhnya halal. Ini sebagai bukti bahwa kami peduli terhadap saudara-saudari Muslim," kata Lim seperti dikutip laman Philippine Information Agency.

Lim mengatakan, tidak mudah bagi untuk menyajikan makanan yang sepenuhnya halal di sebuah negara yang mayoritas penduduknya non-Muslim. Namun, Lim akan memastikan makanan yang dikonsumsi aman bagi atlet Muslim. "Makanan yang kami sajikan melalui sertifikasi halal dengan bantuan Departemen Sains dan Teknologi," kata dia.

Media lokal Filipina, Inquirer, melaporkan, Phisgoc telah melakukan beberapa pembenahan. Salah satunya terkait ruang konfrensi pers pertandingan sepak bola.

Sebelumnya, ruang konferensi pers pertandingan sepak bola bak sebuah balai rukun warga (RW). Panitia hanya menyediakan kursi plastik bagi pewarta. Dinding ruangannya masih berupa batu bata.

Kini, ruang konferensi pers itu dipindahkan ke ruang media di dalam Stadion Ninoy Aquino. Meskipun ruangan itu jauh lebih kecil dibandingkan area media darurat yang hanya beberapa meter jauhnya, sudah dilengkapi pendingan ruangan. Dindingnya pun sudah dicat.

Papan LED juga dilaporkan telah berfungsi tanpa hambatan dalam dua hari terakhir. Begitu pula dengan papan skor elektronik di area bangku penonton yang sempat tak berfungsi pada pertandingan pertama antara Malaysia melawan Myanmar.

Di tempat sepak bola lainnya di Binan City, lokasinya dirapikan untuk mengantisipasi kerumunan besar yang mengikuti acara paling populer di SEA Games.


Duterte berang

Presiden Filipina Rodrigo Duterte berang dengan segala kekurangan yang terjadi selama perhelatan SEA Games 2019 di negaranya. Saking kesalnya, Duterte bakal menyerahkan penyelenggaraan kegiatan internasional kepada pihak militer, jika Filipina kembali menjadi tuan rumah atas suatu perhelatan. Duterte mengatakan, ia ingin angkatan bersenjata Filipina yang mengatur acara internasional berikutnya.

"Lain kali militer yang akan menanganinya. Struktural di militer lebih baik untuk hal-hal seperti ini. Mereka adalah organisator yang lebih baik karena angkatan bersenjata adalah organisasi besar dan mereka dilatih untuk berpikir struktural,” katanya dilansir dari laman Rappler, Kamis (28/11).

Menurut Duterte, militer akan lebih sigap mengantisipasi kejadian tak terduga dan menemukan solusi yang efisien dibandingkan organisasi sipil. Duterte mengatakan, di antara kesalahan SEA Games 2019 yang dilaporkan, dia paling kecewa dengan atlet asing yang harus menunggu berjam-jam di bandara dan lobi hotel.

Duterte pun telah memerintahkan penyelidikan terhadap masalah-masalah yang mencoreng nama Filipina sebagai tuan rumah. Salah satunya terkait tudingan tidak profesionalnya panitia penyelenggara yang diduga berbagai kalangan akibat korupsi.

Juru bicara kepresidenan Salvador Panelo mengungkapkan, Duterte tidak senang saat mengetahui pengalaman tidak mengenakkan atlet-atlet asing yang tidak dijamu dengan pantas serta mengalami kesulitan dalam akomodasi dan transportasi begitu tiba di Filipina. "Ada tuduhan korupsi yang muncul di koran-koran dan dia tidak suka itu. Dia ingin menginvestigasi itu. Dia tak menoleransi korupsi," kata Panelo.

Menurut Philippine Star, di antara masalah yang timbul menjelang dibukanya SEA Games adalah kekacauan dalam transportasi atlet, makanan yang tidak layak, tidak tersedianya makanan halal untuk atlet Muslim, beberapa venue yang belum selesai, ruang media, dan fasilitas pemain.

Phisgoc sudah meminta maaf atas kekacauan yang terjadi dan berjanji segera memperbaikinya. Sementara itu, akun Twitter SEA Games 2019 masih diberondong dengan keluhan dan kritik atas penyelenggaran perhelatan olahraga multicabang se-Asia Tenggara ini, baik dari luar maupun dari dalam negeri sendiri. n frederikus bata/fitriyanto, ed: satria kartika yudha

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/33uH0OI
November 29, 2019 at 07:12AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/33uH0OI
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 26, 2019

Soal Staf Khusus Milenial, Ini Tanggapan Fadli Zon

Fadli Zon menilai perangkat presiden yang paling utama adalah Sekretariat Negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik pengangkatan tujuh staf khusus presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.  Menurutnya penunjukan tersebut tidak sesuai dengan semangat efisiensi kelembagaan yang pernah disampaikan presiden.

"Menurut saya nggak sejalan dengan pandangan presiden yang mau efisiensi, efisiensi kelembagaan tapi nambah terus institusi-institusi yang sebenarnya tidak perlu," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11).

Ia menganggap, perangkat presiden yang paling utama adalah sekretariat negara. Namun di pemerintahaan saat ini, ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) tersebut menilai banyak lembaga yang duplikasi.

"Banyak sekali duplikasinya, ada sekretariat kabinet, ada tambah lagi KSP kepala staf kepresidenan, yang dulu maksudnya west wing seperti di Amerika ternyata nggak jalan," ujarnya.

Menurutnya semakin banyak perangkat kelembagaan akan membuat pemborosan. Pemborosan tersebut menurutnya akan membuat pemerintah tidak berjalan efektif dalam pengambilan keputusan.

"Mungkin di beberapa kementerian yang tugasnya perlu dibantu wakil menteri itu bisa, tapi kalau sekarang ini kan semakin banyak konon mau ditambah lagi, ini kan menjadi satu upaya untuk membagi-bagi kekuasaan kepada timses dan mencari-cari posisi untuk orang-orang yang  belum dapat posisi," tuturnya.

Sebelumnya secara resmi Jokowi  memperkenalkan tujuh staf khusus baru. Mereka yang diangkat sebagai staf khusus antara lain CEO dan pendiri Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, pendiri Ruangguru.com Adamas Belva Syah Devara, perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, pendiri Thisable Enterprise yang juga kader PKPI Angkie Yudistira, pemuda asal Papua lulusan Universitas Oxford Gracia Billy Mambrasar, mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Aminuddin Maruf. Kemudian, pendiri perusahaan tekonologi finansial Amartha yang juga lulusan ITB Andi Taufan Garuda Putra.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XOiHKs
November 27, 2019 at 07:12AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XOiHKs
via IFTTT
Share:

Thursday, March 7, 2019

Emery Sebut Bermain dengan 10 Orang Buat Arsenal Kesulitan

Arsenal takluk 1-3 dari Rennes di Roazhon Park, Rennes.

REPUBLIKA.CO.ID, Rennes -- Arsenal dibuat tak berdaya menghadapi Stade Rennes pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa, Jumat (8/3) dini hari WIB. Arsenal takluk 1-3 dari Rennes di Roazhon Park, Rennes.

Pelatih Arsenal Unai Emery menyebut bahwa timnya kesulitan karena bermain dengan 10 orang. "Pada 40 menit pertama kami mengontrol permainan. Namun setelah kartu merah itu, semuanya menjadi berbeda," kata Emery seperti dilansir laman resmi klub.

Pelatih asal Spanyol itu enggan menyalahkan Sokratis Papastathopopoulos, bek Arsenal yang mendapat dua kartu kuning sekaligus sehingga diusir dari lapangan pada menit ke-41.

"Kartu merah bisa didapatkan oleh siapa saja. Tapi kami harus belajar bagaimana menyikapi keadaan ketika bermain dengan pemain yang tidak lengkap," ujarnya. 

Ia menyampaikan, sudah berusaha untuk membuat permainan lebih ofensif di babak kedua. Namun hasil akhir, Arsenal justru gagal mempertahankan kedudukan dan kebobolan tiga gol sekaligus.

"Bukan hal yang bagus untuk kami, tapi kami harus tetap fokus untuk menjalani pertandingan akhir pekan nanti," kata mantan pelatih Sevilla ini.

Pada Ahad (10/3) nanti, Arsenal akan menghadapi Manchester United, tim yang sedang di atas angin setelah menyingkirkan PSG di Liga Champions, Kamis (7/3) dini hari WIB.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2H66sDC
March 08, 2019 at 07:12AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2H66sDC
via IFTTT
Share: