Showing posts with label 2018 at 02:47PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 02:47PM. Show all posts

Sunday, December 16, 2018

Kota Bandung Siap Diserbu Wisatawan Akhir Tahun

Kota Bandung masih memiliki daya tarik tersendiri.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kota Bandung masih menjadi salah satu destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan dalam momen liburan. Jelang liburan akhir tahun, kota kembang juga siap diserbu wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari mengatakan Kota Bandung masih memiliki daya tarik tersendiri. Termasuk untuk menghabiskan waktu liburan akhir tahun yang bersamaan dengan liburan anak sekolah.

"Banyak laporan wisatawan akan menyerbu Bandung pada akhir tahun ini. Hotel banyak yang sudah dibooking, cafe restoran juga banyak laporan akan menyelenggarakan pesta akhir tahun menyambut wisatawan yang akan datang," kata Kenny kepada Republika, Ahad (16/12).

Kenny menyebutkan diprediksi akan lebih banyak wisatawan lokal yang datang ke Kota Bandung menghabiskan liburan akhir tahun. Pasalnya wisatawan mancanegara umumnya berlibur pada momen natal dan tahun baru di negaranya masing-masing.

Ia mengatakan wisatawan yang datang ke Kota Bandung umumnya masih menyukai wisata kuliner dan fesyen. Tapi tidak tertutup juga wisatawan yang juga berlibur ke Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat yang juga memiliki potensi wisata alam.

"Tapi umumnya mereka menginapnya di Bandung, wisata kulinernya di Bandung, belanja juga. Cuma ya mereka juga cari obyek wisata alam lainnya," ujarnya.

Ia mengaku sedang gencar memperbanyak obyek wisata baru di Kota Bandung. Salah satunya dengan program diversifikasi pariwisata di berbagai kecamatan dan kelurahan misalnya Kampung wisata yang sesuai dengan ciri suatu wilayah. Dengan demikian maka wisatawan akan memiliki banyak pilihan, tak lagi terpusat di satu titik saja.

Senada dengan Kenny, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar juga memprediksi Kota Bandung masih akan diserbu wisatawan di akhir tahun. Momen liburan ini yang dimanfaatkan wisatawan untuk rehat sejenak dari kesibukan.

"Diprediksi Bandung masih akan diserbu karena antara Natal dengan libur tahun baru dekat juga bersamaan dengan libur sekolah," ujae Herman dihubungi terpisah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ExMlwX
December 16, 2018 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ExMlwX
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

BI: Rupiah Masih Undervalue Meski Menguat

Hingga pukul 13.30 WIB, rupiah diperdagangkan di level Rp 14.491 per dolar AS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memandang nilai tukar rupiah hingga perdagangan pada Selasa (27/11) siang masih undervalue atau terlalu murah dibandingkan dolar AS. Kendati demikian, menurutnya, dalam beberapa pekan terakhir nilai tukar rupiah menunjukkan tren penguatan.

"Alhamdulillah menguat, meski kami pandang level sekarang masih undervalue," kata Perry usai Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Selasa (27/11).

Hingga perdagangan pukul 13.30 WIB di pasar spot, rupiah diperdagangkan di level Rp 14.491 per dolar AS atau masih dalam tren menguat meskipun dengan dosis terbatas. Pada perdagangan hari ini rupiah dibuka di level Rp14.495 per dolar AS.

Perry mengatakan otoritas moneter pada 2019 akan tetap mendorong pergerakkan rupiah sesuai harga yang dibentuk oleh mekanisme pasar. Namun, Bankk Sentral tidak akan mengurangi peran intervensi, ketika tekanan kurs semakin kencang.

"Kecukupan likuiditas akan kami terus jaga. Kebijakan stabilisasi moneter diperkuat dengan askselarasi pendalaman pasar uang di 2018. Pasar valas kami telah tempuh dengan kebijakan swap (barter) valas yang lebih efisien," ujar Perry.

Ekonom dari Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan potensi rupiah untuk terus menguat di perdagangan hari ini terbuka. Salah satu musababnya, dolar AS berpeluang melemah karena sentimen yang menopang penguatan mata uang Asia, seperti yen Jepang, ataupun dolar Hong Kong. Jika dolar AS berada dalam tren pelemahan, akan menjadi sentimen positif bagi rupiah.

"Diperkirakan rupiah dapat bergerak menuju kisaran Rp 14.450-Rp 14.470 per dolar AS dengan tetap dalam penjagaan Bank Indonesia," kata Lana.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QrJcV6
November 27, 2018 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QrJcV6
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Mesir Temukan Mumi Wanita Berusia 3.000 Tahun

Mumi tersebut diawetkan dengan baik di dalam sarkofagus yang belum pernah dibuka

REPUBLIKA.CO.ID, LUXOR - Sebuah mumi wanita telah ditemukan di Kota Luxor, Mesir selatan, pada Sabtu (24/11). Mumi tersebut diawetkan dengan baik di dalam sarkofagus yang belum pernah dibuka sejak lebih dari 3.000 tahun lalu.

Sarkofagus itu adalah salah satu dari dua sarkofagus yang ditemukan di awal bulan ini. Misi penemuan dipimpin oleh peneliti Prancis di nekropolis Al-Assasif di tepi barat Sungai Nil.

Sarkofagus pertama telah dibuka sebelumnya dan diperiksa oleh para peneliti. Namun, sarkofagus kedua ini langsung dibuka di hadapan media internasional.

Kementerian Barang Antik Mesir mengatakan, salah satu dari mumi itu adalah wanita bernama Thuya. Menurut juru bicara kementerian, Nevine Aref, para peneliti masih terus mengidentifikasi secara pasti nama mumi lainnya.

"Satu sarkofagus bergaya rishi, yang berasal dari dinasti ke-17, sementara sarkofagus lainnya berasal dari dinasti ke-18. Keduanya terdapat mumi di dalamnya," ujar Aref, dikutip The Guardian.

Dinasti ke-18 berada di abad ke-13 SM. Dalam periode ini tercatat ada beberapa firaun yang paling terkenal, termasuk Tutankhamun dan Ramses II.

Al-Assasif adalah situs pemakaman para bangsawan dan pejabat senior yang dekat dengan firaun. Situs ini terletak di antara makam kerajaan di Valley of the Queens and the Valley of the Kings.

Temuan lainnya di situs itu adalah sarkofagus, patung, dan sekitar 1.000 hiasan pemakaman yang disebut ushabtis, yang terbuat dari kayu dan tanah liat. Makam itu milik Thaw-Irkhet-If, pengawas mumifikasi di Kuil Mut di Karnak.

Tanah sedalam 300 meter telah digali selama lima bulan untuk mengungkap sarkofagus itu. Sarkofagus dihiasi dengan lukisan yang menggambarkan pemilik dan keluarganya.

Mesir telah mengungkapkan puluhan penemuan kuno sejak awal tahun ini. Negara itu berharap penemuan-penemuan ini akan menghidupkan kembali minat para pelancong yang pernah berbondong-bondong datang ke kuil-kuil dan piramida-piramida terkenalnya, sebelum pemberontakan politik pada 2011.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r1b5os
November 25, 2018 at 02:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2r1b5os
via IFTTT
Share: