Showing posts with label 2018 at 04:39PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:39PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Menularkan Virus Cinta Lingkungan Lewat Mapela

Kehadiran Mapela dipicu niat warga untuk berubah dan CSR PT Yutaka Manufacturing

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Ichsan Emrald Alamsyah/Wartawan Republika

"Bangga, ketika RW kami selalu disebut, kami bangga," ucap Sunyoto. Sunyoto atau biasa dipanggil Pak Nyoto tidak asal bicara soal rasa bangga.

Pria berusia 42 tahun itu dengan KSM Masyarakat Pecinta Lingkungan Asri atau disingkat Mapela telah berhasil mengubah wajah Rukun Warga (RW) 05 di Perumahan Telaga Murni dari yang hanya kampung biasa di pinggir Ibukota menjadi kampung hijau berpretasi. 'Wajah' inilah yang tidak hanya membuat bangga Telaga Murni namun juga Kabupaten Bekasi.

'Wajah' yang amat berbeda ini Republika rasakan ketika mencari RW 05 di Perumahan Telaga Murni, Cikarang Barat di akhir Desember 2018. Sebelumnya bila anda ingin ke Kampung Telaga Murni lebih mudah diakses dengan KRL Commuter Line Jurusan Jakarta Kota-Cikarang yang jumlahnya memang tidak terlalu banyak tiap harinya.

Anda bisa turun di Stasiun Cibitung atau Stasiun Cikarang dan kemudian menggunakan jasa ojek daring untuk menuju kesana. Sedangkan Republika yang berangkat dari Kranji, Kota Bekasi lebih memilih menggunakan roda dua.

Sesampainya disana, Republika tertegun ketika melihat Pintu Gerbang Perumahan Telaga Murni. Jalan yang tidak rata dan kecoklatan adalah pemandangan umum di beberapa wilayah di Jabodetabek, namun suasana gersang dan tak terawat membuat Republika awalnya tidak percaya ada Kampung hijau Astra di wilayah ini. Republika pun berusaha mencari dengan bertanya kepada beberapa warga yang ada di wilayah tersebut.

Titik terang mulai nampak ketika Republika memasuki gerbang jalan RW 05. Memasuki gang yang cukup untuk satu motor dan satu mobil itu, Republika melihat deretan Pohon Pucuk Merah di kanan kiri jalan. Pohon Pucuk Merah yang ditata apik di tepi jalan ini seakan-akan menjadi pembeda dari jalan-jalan yang dilewati Republika sebelumnya.

Semakin ke dalam, Republika tidak hanya melihat si pucuk merah tetapi beragam pohon hias yang ditata apik dalam pot. Pot pun di cat warna-warni, begitu juga tepian jalan dengan saluran air.

Jalan-jalan juga di cat warna-warni, bahkan ada sebagian lainnya dibuat seakan-akan trek jalur balap mobil. Bau harum menelisik hidung ketika Republika melewati beberapa pot yang di taruh di depan rumah warga. Usut punya usut ternyata pot itu berisi tanaman toga alias tanaman obat keluarga.

Apakah keindahan dan keasrian RW 05 terjadi dalam sekejap? Pengurus Mapela yang Republika temui serentak menjawab tidak.

Ketua KSM Mapela, Sunyoto mengatakan semua berawal dari niat untuk berubah. Hanya saja semua pun yakin semangat ingin berubah saja tidak cukup. Butuh suatu wadah yang punya kekuatan untuk mengikat.

Hingga kemudian di 2015, sekitar 35 warga memulai usaha untuk merubah kondisi RW 05. Ia mengaku mulai dengan menanam pohon Pucuk Merah di Jalan Apel Raya RT 06. 

Jalan itu memang menjadi jalan utama atau pintu masuk ke dalam RW 05. "Awalnya banyak yang menyeletuk, ngapain sih bikin-bikin begitu, tapi kami tetap jalan. Yang penting kami istiqomah dulu saja," tutur dia.

'Kelompok 35' ini pun juga membentuk bank sampah yang awalnya berlokasi di Sekretariat RW. Bank Sampah Maju Bersama ini pun sedari awal telah mendapat banyak pertentangan.

Hal ini karena sebagian warga menganggap sampah plastik dan kardus tersebut itu akan menimbulkan bau tak sedap. "Butuh waktu dan tenaga untuk berbicara dengan warga, di datangi untuk mengatakan bahwa sampah-sampah ini tidak menimbulkan bau tapi menguntungkan warga sendiri," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AxNEIL
December 31, 2018 at 04:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AxNEIL
via IFTTT
Share:

Sunday, December 30, 2018

Pemprov Jabar akan Revitalisasi Situ Ciburuy

Situ Ciburuy merupakan salah satu wisata yang juga punya nilai sejarah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat, telah berkomitmen mengembangkan objek wisata di Jawa Barat. Salah satu di antaranya menata kawasan Situ Ciburuy, di Padalarang, Kabupten Bandung Barat (KBB).

Menurut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, penataan kawasan wisata andalan di kawasan KBB tersebut akan mulai dikerjakan pada anggaran baru tahun 2019. Saat ini, sudah ada 58 proyek strategis gubernur. Salah satunya, yang sudah siap Situ Ciburuy rencananya akan direvitalisasi. 

"Pokoknya lagu Bubuy Bulan harus direvisi, karena insya Allah nanti Situ Ciburuy laukna gampang di pancing," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, Ahad (30/12).

Emil mengatakan, pengembangan wisata Situ Ciburuy pada 2019 akan dimaksimalkan. Sehingga, Situ Ciburuy nanti ke depan ikannya akan mudah dipancing.

Seperti diketahui, Situ Ciburuy merupakan salah satu wisata yang juga punya nilai sejarah. Konon katanya, situ ini merupakan peninggalan Prabu Siliwangi, dan Ciburuy awalnya merupakan arena pertarungan para jawara di pulau Jawa.

Situ Ciburuy, pada mulanya adalah dua buah sungai kecil yang ujungnya bertemu di Desa Ciburuy. Tahun 1918, lokasi pertemuan kedua sungai itu dibendung. Lalu airnya diatur untuk mengairi sawah-sawah desa. 

Lama kelamaan, bendungan ini airnya makin tinggi dan menggenangi wilayah seluas 14.76 ha. Tapi tanah tertinggi di tengah-tengah danau tidak tergenang, yang kemudian membentuk sebuah pulau kecil. Mayarakat setempat lantas memberinya nama Situ Ciburuy. Situ artinya danau, sedangkan Ciburuy adalah nama Desa.

Dari sisi budaya, sejak sekitar tahun 1942, setiap tahun di sekitar Situ Ciburuy selalu diadakan semacam upacara penolak bala. Upacara ini biasanya digabung dengan upacara menangkap ikan yang dinamakan 'lotre'. Ketika itulah digelar pertunjukan wayang golek, kendang pencak dan ronggeng. Belakangan kegiatan tersebut jarang di adakan.

Uniknya, di Situ Ciburuy adalah soal ikannya. Dimana masyarakat setempat dengan mudah memancing atau menjala ikan di tempat itu, sedangkan bagi pendatang atau orang luar mengalami kesulitan, seperti penggalan lagu Pop Sunda yang berbunyi, "Situ Ciburuy, laukna hese dipancing."

"Nah berbagai Potensi tersebut, kita ingin hidupkan kembali. Harus ada nilai tambah ekonomi, tapi kan ekonomi yang suistainable, jangka panjang. Masyarakat, pedagang semua harus happy- happy, jadi harus ada win-win solution. Itu jadi atensi saya," papar Emil.

Sementara menurut salah satu pengelola rumah makan di kawasan Situ Ciburuy, Ayi Kabayan, mengaku setuju dengan gagasan Gubernur Jawa Barat untuk 'mendandani' Situ Ciburuy. Ayibpercaya tangan dingin Ridwan Kamil yang juga seorang arsitek mampu menyulap Situ Ciburuy jadi lebih diminati banyak wisatawan.

"Kita percaya dengan Pemerintah, khususnya Pak Gubernur. kan sudah banyak contohnya tempat yang didandani Pak Gubernur sekarang jadi ramai, dan viral," kata Ayi Kabayan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EUwh7L
December 30, 2018 at 04:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EUwh7L
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

KPK Setor Lebih dari Rp 500 Miliar ke Negara pada 2018

Uang itu dari lelang barang sitaan dan rampasan perkara tindak pidana korupsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia menyetor lebih dari Rp 500 miliar ke kas negara. Uang itu berasal dari lelang barang sitaan dan rampasan perkara tindak pidana korupsi dan pencucian uang pada 2018.

"Lebih dari Rp 500 miliar telah dimasukkan ke kas negara dalam bentuk PNBP dari penanganan perkara, termasuk di dalamnya dari pendapatan hasil lelang barang sitaan dan rampasan dari perkara tindak pidana korupsi maupun tindak pidana pencucian uang sebesar Rp 44,6 miliar," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK RI Jakarta, Rabu (13/12).

Saut menyampaikan hal itu dalam konferensi pers akhir tahun Kinerja KPK 2018 yang dihadiri empat pimpinan KPK Agus Rahardjo, Saut Situmorang, Laode M Syarif, Alexander Marwata serta Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Deputi Bidang Informasi dan Data (Inda) Hary Budiarto, Deputi Bidang Pengawasan Internal, Pengaduan Masyarakat (PIPM) Herry Muryanto, dan Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.

KPK melalui unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Sitaan (Labuksi) berusaha untuk mengoptimalkan pemulihan aset dari perkara korupsi dan TPPU. Selain melakukan lelang bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), eksekusi barang rampasan juga dilakukan dengan pemanfaatan status penggunaan (PSP) dan hibah.

Pola eksekusi ini digunakan karena mendesaknya kebutuhan pemerintah pusat atau pemerintah daerah terhadap barang rampasan negara, baik barang rampasan negara yang bergerak maupun tidak bergerak untuk kegiatan pemerintahan. "Ada kekurangan yang belum dimaksimalkan karena undang-undang khusus mengenai perampasan aset belum disahkan meski draf RUU-nya sudah lama di DPR dan pemerintah. Akan tetapim, itu pun belum selesai," ungkap Laode M Syarif.

Laode juga mengatakan bahwa KPK berharap ada revisi UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang memasukkan empat unsur, seperti korupsi sektor swasta, peningkatan kekayaan dengan cara tidak wajar (illicit enrichment), perdagangan pengaruh (trading in influence), serta perampasan aset (asset recovery). Ia mengatakan bahwa pihaknya menginisiasi draf perbaikan UU Tipikor, kemudian akan menyampaikannya ke pemerintah dan Kemenkumhan.

Dalam pembahasan UU itu, KPK bekerja sama dengan Kejaksaan Agung, Kepolisian, dan PPATK. "InsyaAllah, kami akan bertemu Presiden agar beberapa hal yang tidak bisa dilakukan di UU tersebut akan lebih baik ke depan, khususnya untuk perampasan aset," kata Laode.

Untuk pelelangan barang sitaan dan rampasan, menurut dia, sedang dibicarakan dengan Mahkamah Agung agar mengeluarkan Peraturan MA untuk memperjelas soal perampasan aset yang telah ada di dalam KUHAP. Dengan demikian, kejaksaan, kepolisan, KPK bisa segera melelang barang-barang yang nilainya dapat turun sebelum ada putusan dari pengadilan.

Pada tahun 2018, KPK telah menghibahkan sejumlah barang rampasan senilai Rp 96,9 miliar. Barang rampasan yang dihibahkan, antara lain, berupa 9 bidang tanah senilai Rp 61 miliar di Jakarta Timur kepada KPK yang rencananya dimanfaatkan bersama dengan kementerian/lembaga dan penegak hukum sebagai tempat penyimpanan benda sitaan dan barang rampasan.

Satu bidang tanah di Kelurahan Mlajah Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan seluas 18.466 meter persegi senilai Rp 16,5 miliar kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) untuk dimanfaatkan bagi pembangunan kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) Jawa Timur.

Selain itu, sejumlah kendaraan untuk operasional Kejaksaan Agung dan Bareskrim Mabes Polri. KPK bersama-sama mitra terkait juga meluncurkan Modul Teknis Penanganan Perkara TPPU dan Pemulihan Aset di Pasar Modal. Modul yang diharapkan menjadi pedoman bagi penegak hukum untuk menangani perkara TPPU dan pemulihan aset, khususnya di pasar modal.

***2***

TAKE 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BuixNP
December 19, 2018 at 04:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BuixNP
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Ilmuwan: 60 Menit Latihan Berdampak Positif Selama Dua Hari

Percobaan membuktikan latihansemi intens pun mempengaruhi metabolisme glukosa

REPUBLIKA.CO.ID, GEORGETOWN -- Sebuah penelitian baru dari para ilmuwan di UT Southwestern Medical Center dapat memberikan beberapa motivasi untuk bergerak, bahkan hanya sesekali. Penelitian telah mengungkapkan, satu latihan dapat secara positif mempengaruhi aktivitas neuron di otak, yang mempengaruhi metabolisme hingga dua hari.

Penelitian ini berfokus pada subset neuron di otak yang disebut sebagai sirkuit otak melanocortin. Melanocortin adalah kumpulan hormon peptida yang dikenal untuk membantu mengatur asupan makanan tubuh, dan dua jenis neuron terlihat memainkan peran dalam pelepasan melanocortin, POMC neuron dan neuron AgRP.

Untuk mengevaluasi bagaimana olahraga mempengaruhi aktivitas di kedua jenis neuron, studi mengukur aktivitas otak pada tikus setelah mengalami berbagai aktivitas fisik. Temuan itu mengungkapkan satu kali latihan treadmill 60 menit memicu perubahan pada neuron melanocortin hewan yang berlangsung hingga dua hari.

Setelah satu sesi latihan, neuron POMC menunjukkan peningkatan aktivitas, sehingga mengurangi nafsu makan dan menurunkan kadar glukosa darah, sementara aktivitas di neuron AgRP menurun. Penelitian sebelumnya telah menemukan neuron AgRP yang terlalu aktif dapat menurunkan metabolisme dan meningkatkan nafsu makan.

"Tidak perlu banyak latihan untuk mengubah aktivitas neuron ini," kata Kevin Williams, salah satu ilmuwan UT Southwestern yang mengerjakan proyek tersebut, dilansir dari laman Newatlas, Kamis (6/12).

"Berdasarkan hasil kami, kami akan memprediksi bahwa  berolahraga bahkan sekali dalam cara semi-intens dapat menuai manfaat yang dapat bertahan selama berhari-hari, khususnya sehubungan dengan metabolisme glukosa," lanjut Williams.

Meskipun hasil ini hanya terbukti pada model binatang, para peneliti yakin mereka akan mencerminkan pada manusia juga, karena sirkuit otak melanocortin serupa pada manusia dan tikus. Tim sekarang berencana untuk mencoba, dan memasukkan mekanisme yang pasti yang tampaknya memicu hasil perubahan saraf yang disaksikan.

"Penelitian ini tidak hanya untuk meningkatkan kebugaran. Pemahaman yang lebih baik tentang hubungan saraf untuk berolahraga dapat berpotensi membantu sejumlah kondisi yang dipengaruhi oleh regulasi glukosa," ujar Williams.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G57Ere
December 07, 2018 at 04:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G57Ere
via IFTTT
Share:

World Zakat Forum Lahirkan 11 Resolusi

Sebelas poin Resolusi Melaka menyeru untuk memperkuat kerja sama zakat global.

REPUBLIKA.CO.ID, MELAKA -- Sekretaris Jenderal Forum Zakat Dunia atau World Zakat Forum (WZF), Prof Bambang Sudibyo menyampaikan Resolusi Melaka 2018 di hari terakhir International Conference WZF di Melaka, Malaysia pada Kamis (6/12). Sebelas poin Resolusi Melaka menyeru untuk memperkuat kerja sama zakat global.

Bambang mengatakan, pertama, filosofi dan nilai-nilai inti dari zakat harus benar-benar diperhatikan dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Kedua, zakat harus dianggap sebagai sumber keuangan pelengkap dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
"Ketiga, peran zakat dalam memerangi kemiskinan dan memajukan inklusi sosial harus dipromosikan," kata Bambang di hadapan 300 peserta dari 28 negara peserta International Conference WZF, Kamis (6/12) waktu setempat.
Ia melanjutkan, yang keempat, WZF menyerukan kepada semua anggotanya untuk mengadopsi zakat sebagai instrumen kebijakan penting dalam pembangunan sosio-ekonomi di negara mereka masing-masing. Kelima, WZF mendesak semua anggota untuk mengadopsi Zakat Core Principles (ZCP) untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat.
Kemudian mengadopsi prinsip-prinsip Manajemen Risiko pada Lembaga Zakat (RMZI), dan mengadopsi prinsip-prinsip Good Amil Governance on Zakat Management (GAGZM). Keenam, semua anggota WZF wajib transparan dan bertanggung jawab dalam menerbitkan laporan mereka kepada publik.
"Ketujuh, kerja sama dan jaringan yang lebih kuat di antara anggota WZF sangat dianjurkan. Selanjutnya yang kedelapan, memperkuat kapasitas Organisasi Manajemen Zakat (OZM) di negara-negara minoritas Muslim sangat dianjurkan," ujarnya seperti dalam siaran pers.
Poin Resolusi Melaka kesembilan, Bambang mengatakan, para anggota WZF menyampaikan belasungkawa kepada para korban bencana alam di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah di Indonesia. Serta memberikan belas kasihan kepada para korban konflik sosial seperti Rohingya, Palestina dan komunitas serupa lainnya di dunia. Maka WZF menyerukan tindakan kolektif untuk memulihkan dan merehabilitasi orang-orang yang terkena dampak.
Ia melanjutkan, poin kesepuluh, konferensi menyerukan semua negara Muslim termasuk anggota OKI dan organisasi zakat di negara-negara minoritas Muslim untuk bergabung dengan WZF. "Kesebelas, WZF menegaskan kembali kesediaannya untuk bekerja sama dengan negara-negara berkembang dalam memberantas kemiskinan melalui pembiayaan campuran zakat dan sumbangan dari negara-negara berkembang," jelasnya.
Bambang yang juga Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menambahkan, sebagai platform gerakan zakat global, WZF memiliki peran untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan zakat dan kerja sama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat, termasuk memerangi kemiskinan. Oleh karena itu, WZF menyelenggarakan International Conference WZF dengan tema Memperkuat Kerja Sama Zakat Global dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat.
Dalam konferensi ini, 10 negara baru yaitu Australia, Srilanka, Kazakhstan, Ghana, Maladewa (Maldives), Senegal, Liberia, Togo, Benin dan Sierra Leon menyusul menjadi anggota WZF. Sehingga WZF saat ini tercatat telah memiliki anggota sebanyak 33 negara.

Gagasan pendirian Forum Zakat Dunia muncul sebagai tanggapan terhadap kebutuhan perkembangan gerakan zakat dunia. Pada pertemuan World Zakat Forum (WZF) di Selangor, Kuala Lumpur, pada 2007, Indonesia ditunjuk untuk menjadi tuan rumah konferensi WZF pertama. Tiga tahun kemudian, pada 30 September 2010 saat World Zakat Forum International Conference 2010 di Yogyakarta, forum ini secara resmi didirikan.

Awalnya, Forum ini dihadiri oleh sembilan perwakilan dari lembaga zakat internasional seperti Indonesia, Malaysia, Qatar, Kuwait, Turki, Inggris, Bahrain, Yordania, Sudan, dan Arab Saudi. Dalam konferensi pertama ini Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin diangkat sebagai Sekretaris Jenderal pertama World Zakat Forum hingga 2013.
Selanjutnya, posisi ini dipegang oleh Ahmad Juwaini hingga 2017. Saat ini, Bambang Sudibyo terpilih sebagai Sekretaris Jenderal ketiga dari WZF mulai Maret 2017.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rrngv8
December 07, 2018 at 04:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rrngv8
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Ini Tiga Kandidat Pelatih Terbaik Liga 1 2018

Kategori pelatih terbaik sayangnya tak ada dari dalam negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Operator kompetisi sepak bola nasional, Liga Indonesia Baru (LIB) mencatat tiga nama kandidat pelatih terbaik kompetisi Liga 1 2018. Selain itu, tiga nama pemain terbaik dan tiga penggawa muda terbaik di kompetisi kasta utama musim ini juga sudah masuk dalam kantong LIB.

LIB bekerja sama dengan Technical Study Grup (TSG) dalam menjaring nama-nama terbaik di kompetisi saat ini. Kategori pelatih terbaik sayangnya tak ada dari dalam negeri. Tiga itu salah satunya Robert Rene Alberts dari PSM Makassar. Pelatih asal Belanda ini dalam dua musim terakhir memang menjadi salah satu nama juru taktik papan atas nasional.

Meski belum mampu membawa Si Ayam Jantan dari Timur juara, namun Robert mempertahankan dominasi PSM di wilayah timur Indonesia. Musim ini, sampai pekan ke-33 Robert membawa PSM di tangga kedua klasemen Liga 1.

Selain Robert, pelatih Persib Bandung Mario Gomez juga masuk menjadi kandidat terbaik. Pelatih asal Argentina tersebut, baru musim 2018 bergabung ke skuat Maung Bandung. Namun ia tampak mampu mengembalikan nama besar Pangeran Biru setelah di musim Liga 1 2017, berada di papan bawah klasemen akhir. Kini Gomez berhasil membawa Persib tutup musim di peringkat lima besar.

Kandidat pelatih terbaik lainnya, yakni Stefano Cugurra Teco dari Persija Jakarta. Pelatih muda asal Brasil ini harus diakui menjadi satu juru taktik paling gemilang dalam dua musim belakangan. Di musim pertamanya melatih Persija, ia berhasil membawa Macan Kemayoran berada di lima besar.

Musim ini, Teco membawa Persija ke pucuk klasemen yang membuat tim asal ibu kota itu, menjadi tim kandidat juara setelah 17 tahun tak pernah di podium utama kasta tertinggi. Di awal musim, ia juga mengantar Persija meraih trofi Piala Presiden

Sudirman, salah satu anggota penilai TSG dalam rilis resmi LIB mengatakan, tolok ukur kandidat pelatih terbaik salah satunya adalah konsitensi prestasi dan sikap saat pertandingan. “Banyak pertimbangan yang kami perhatikan untuk menentukan nama-nama terbaik ini. Semuanya kami nilai dari awal kompetisi, dan sampai akhir kompetisi dengan proses yang sangat panjang,” ujar dia dalam rilis resmi yang diterima wartawan di Jakarta, Kamis (6/12).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EgUNAm
December 06, 2018 at 04:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EgUNAm
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Tentara Korut Membelot ke Korsel

Pelarian itu saat kedua negara tengah berupaya mengurangi ketegangan.

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Seorang tentara Korea Utara (Korut) membelot ke Korea Selatan (Korsel). Ia melarikan diri melintasi perbatasan yang dijaga ketat  pada Sabtu pagi (1/12).

Dilansir the Guardian, Sabtu (1/12), tindakan militer Korut ini dilakukan justru pada saat kedua negara sedang melakukan beberapa langkah untuk mengurangi ketegangan militer antar negara. Kepala staf gabungan Korsel, mengatakan tentara Korsel mengawal pembelot itu ke tempat aman setelah menemukan dia menuju Korsel dari sisi timur garis demarkasi. 

Insiden itu terjadi ketika presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan kembali kepada presiden Korsel, Moon Jae-in bahwa ia menginginkan KTT kedua dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un. Trump dan Moon, bertemu di sela-sela KTT G20 di Buenos Aires.

Juru bicara Trump Sarah Sanders mengatakan dalam pertemuan itu kedua pemimpin  menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencapai denuklirisasi Korut sepenuhnya.  

Otoritas Korsel mengatakan pihaknya akan mengintrogasi pembelot itu untuk menanyakan rincian pelariannya. Kepala staf gabungan Korsel mengaku tidak melihat aktivitas yang mencurigakan dari pasukan Korut di lokasi pelarian tentara itu. 

Media resmi Korut belum melaporkan tentang pembelotan itu. Pyongyang sering menuduh Seoul melakukan penculikan atau mengajak warga Korut untuk membelot. Sekitar 30 ribu warga Korut telah melarikan diri ke Korsel, sebagian besar melakukan perjalanan melalui Cina, sejak akhir perang Korea 1950-53.

Pada  November 2017 seorang tentara Korut terluka parah setelah ia melarikan diri ke Korsel. Pada saat pelarian itu ia dihujani peluru oleh militer Korut. 

Korsel mengatakan perjanjian militer, yang juga termasuk membuat zona penyangga dan zona larangan terbang di atas perbatasan. Ini merupakan langkah penting dalam membangun kepercayaan yang akan membantu menstabilkan perdamaian dan memajukan rekonsiliasi di antara kedua negara.  

Kementerian pertahanan Korsel mengatakan pada Jumat bahwa militer Korea selesai berhasil memindahkan 20 garda depan  dan membersihkan ranjau darat dari daerah perbatasan. Mereka berencana untuk memulai pencarian bersama atas jasad sisa-sisa tentara yang tewas selama perang Korea 1950-53.

Baca juga, Lima Ancaman Terbesar Masa Depan Manusia

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G40ROH
December 01, 2018 at 04:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G40ROH
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Desa Berdaya Bringin Beri Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

Warga bisa berhemat dengan membuat pupuk buatan sendiri.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Masyarakat desa Bringin berkumpul di Rumah Inspirasi atas undangan dari Rumah Zakat, Jumat (23/11). Sehabis sholat Jumat, mereka mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik yang sering disebut kompos.

Martini, selaku fasilitator Desa Berdaya Bringin mengharapkan kelak Desa Bringin bisa menjadi desa sentra domba yang berkualitas dan memiliki manajemen yang profesional. Martini berharap kelak kotoran-kotoran dombapun bisa menghantarkan masyarakat Desa Bringin semakin berdaya.

Untuk itu Martini membuat program pelatihan pembuatan pupuk organik yang bahannya dari kotoran hewan. Pelatihan ini terlaksana atas kerjasama Rumah Zakat dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Srumbung yang menginduk dengan Dinas Pertanian kabupaten Magelang.

Mardani dan Irwan yang menjadi pemateri pelatihan tersebut berasal BPP. Keduanya adalah penyuluh pertanian lapangan yang berpengalaman dalam membimbing peserta pelatihan.

"Sangat hemat nih kompos buatan sendiri, biasanya kami beli mahal di toko pertanian, habis ini bisa bikin kompos sendiri, ternyata cara membuatnya mudah," kata Nurdayati, peserta pelatihan ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2AoW04f
November 27, 2018 at 04:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2AoW04f
via IFTTT
Share: