Showing posts with label 2019 at 03:48PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:48PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

Bea Cukai Madura Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Bea Cukai Madura telah menindak sebanyak 5.465.363 batang rokok berbagai merek.

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Pemerintah akan terus berupaya menindak peredaran rokok ilegal, baik melalui pendekatan administrasi pajak (tax administration approaches) maupun kebijakan (policy oriented). Secara administrasi, pemerintah terus mendorong penegakan hukum (law enforcement), memonitor produksi, dan melakukan lisensi (licensing). Sementara, dari sisi kebijakan, pemerintah terus mengharmonisasi tarif, menutup legal loopholes, dan memperluas kampanye antirokok ilegal melalui pendidikan.

“Di tahun 2018, tingkat peredaran rokok ilegal (illicit cigarette) adalah tujuh persen, dan tahun ini target kita adalah mampu menekan peredaran rokok ilegal hingga ke level tiga persen. Melalui pengawasan yang efektif diharapkan dapat mendorong kepatuhan pengguna jasa di bidang cukai, dan akhirnya akan menurunkan persentase rokok ilegal di pasaran, seperti yang telah dilaksanakan oleh Bea Cukai Madura,” ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi dalam acara Konferensi Pers Barang Hasil Penindakan dan Pemusnahan Barang Milik Negara Hasil Penindakan Bea Cukai Madura Periode 2018, di kantor Bea Cukai Madura, Senin (27/5).

Dalam kurun waktu Januari sampai dengan Desember 2018, Bea Cukai Madura telah menindak pelanggaran ketentuan di bidang cukai berupa Barang Kena Cukai (BKC) khususnya Hasil Tembakau (HT) yaitu rokok, sebanyak 5.465.363 batang rokok berbagai merek dan jenis. Jutaan batang rokok ilegal tersebut ditegah petugas di Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Bangkalan karena tidak dilekati pita cukai atau rokok polos.

Saat ini, menurut Heru status barang hasil penindakan sebagaimana tersebut di atas sebagian masih dalam tahap penyelidikan. “Sebagian sudah masuk tingkat penuntutan pada kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan dan sebagian ditetapkan sebagai Barang Dikuasai Negara. Pasal yang dikenakan terhadap peredaran rokok ilegal ini ialah Pasal 50 Dan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai," katanya.

Selanjutnya, atas barang bukti penindakan rokok ilegal periode 2018 yang telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN), yakni berupa 4.337.563 batang rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar. Hal ini sesuai Surat Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Nomor S-163/MK.6/KN.5/2018 tanggal 21 Mei 2018 dan S-22/MK.6/KN.5/2018 tanggal 9 Januari 2019 perihal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura. Potensi kerugian negara akibat peredaran rokok tanpa dilekati pita cukai tersebut diperkirakan mencapai Rp 1.984.458.568.

“Kegiatan ini juga merupakan salah satu bukti keseriusan Bea Cukai dalam penegakkan hukum di bidang cukai dan memberikan keadilan bagi para pengusaha rokok yang selama ini taat terhadap aturan yang ada. Seperti yang kita ketahui, dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai revenue collector, community protector, trade facilitator dan industrial assistance, maka peran pengawasan menjadi hal yang vital untuk mendukung terciptanya iklim yang kondusif bagi pertumbuhan perekonomian nasional,” ujarnya.

Selain memaparkan prestasi penindakan dan memimpin pemusnahan barang hasil penindakan Bea Cukai Madura periode 2018, di kesempatan yang sama Heru juga turut meresmikan gedung kantor baru Bea Cukai Madura. Untuk memberikan pelayanan yang semakin baik kepada pengguna jasa dan masyarakat, Bea Cukai Madura sejak tanggal 1 April 2019 telah resmi beroperasi di gedung kantor baru yang terletak di Jalan Panglima Sudirman Pamekasan.

“Diharapkan dengan berdirinya gedung baru ini dapat semakin meningkatkan semangat dan etos kerja seluruh pegawai Bea Cukai Madura, sehingga akan mampu menjadi aparatur sipil negara yang semakin profesional, berintegritas, dan kredibel di mata pengguna jasa mau pun masyarakat, untuk Bea Cukai Makin Baik,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wqjZi8
May 28, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wqjZi8
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 22, 2019

JK Ingatkan Kericuhan Banyak Rugikan Masyarakat

Ada banyak kepentingan yang menunggangi aksi massa demonstrasi yang terjadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menahan diri dalam menghadapi situasi nasional saat ini. JK tak ingin aksi kelompok massa yang menyikapi hasil rekapitulasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada Rabu (22/5) berlangsung ricuh. Ia menilai kericuhan hanya akan merugikan seluruh masyakarat.

"Masyarakat secara umum artinya agar tenang, jangan terjadi aksi yang menyebabkan pengrusakan-pengrusakan fisik yang terjadi sehingga mengorbankan seluruh masyarakat," ujar JK saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (22/5).

JK mengingatkan masyarakat bahwa ada banyak kepentingan yang menunggangi aksi massa demonstrasi yang terjadi hari ini. Ia mengkhawatirkan, aksi yang semula damai, justru berakhir kisruh.

"Kita harapkan masyarakat untuk tenang dan karena ini keliatannya yang ikut serta sudah bermcam-macam, dan banyak kepentingan, ada kepentingan politik, ada kepentingan keagamaan, dan kepentingan ekonomi," kata JK.

"Karena apabila terjadi (kericuhan) maka kota kita, negara kita kalau terjadi kerusuhan bermacam-macam itu semua akan kena akibatnya," ujarnya lagi.

JK pun mengajak kelompok yang tidak puas dengan hasil Pemilu untuk menempuh cara-cara yang konstitusional.

"Biar yang formal saja artinya yang memang ada terkait untuk mengajukan protes soal pemilu silakan," ujar JK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VJ6eFe
May 22, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VJ6eFe
via IFTTT
Share:

Aksi 22 Mei Picu Persepsi Investor Menurun

Rupiah diperkirakan bergerak melemah ke range Rp 14.500-14.580 per dolar AS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat menggelar aksi demonstrasi usai pengumuman hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Aksi sempat diwarnai sejumlah kericuhan hingga memakan korban. Hal ini pun turut memberikan dampak terhadap iklim investasi di Indonesia.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira, mengatakan risiko politik membuat persepsi investor menurun. "Indikator jangka pendeknya terlihat dri kurs rupiah yang mengalami pelemahan dan IHSG yang terkoreksi sesi pembukaan hari ini," ujar Bhima, Rabu (22/5).

Bhima memperkirakan rupiah bergerak melemah ke range Rp 14.500-14.580 per dolar AS. Sedangkan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) menurun tipis di level 5.900-5.930.

Menurut Bhima, adanya gejolak politik yang memanas paska pilpres juga berpengaruh terhadap outlook ekonomi sepanjang 2019. Investor khususnya asing masih melakukan posisi hold atau menahan realisasi investasi langsung.

Sementara itu, Bhima memperkirakan tren FDI masih akan menurun tahun ini setelah di triwulan pertama 2019 hampir minus 1 persen. Imbas dari rendahnya investasi membuat pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan dibawah 5 persen.

Bhima menegaskan, ini kondisi yang harus diwaspadai. Menurutnya, investasi dan ekspor adalah motor penggerak utama yang diharapkan untuk pertumbuhan ekonomi selain konsumsi rumah tangga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30yC8YO
May 22, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30yC8YO
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

Unsur Maritim Pelabuhan Tangjung Emas Gelar Patroli Bersama

Flow chart arus penumpang di dalam terminal penumpang harus dibuat seinformatif .

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Dalam rangka persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2019, Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Jateng bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas melaksanakan kegiatan Patroli Bersama Perairan Unsur Maritim Pelabuhan Tanjung Emas, Kamis (16/5).

Dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, kegiatan ini dipimpin oleh Direktur Polair Polda Jateng bersama Kepala Kantor KSOP Kelas I Tanjung Emas Ahmad Wahid. Adapun Patroli Bersama ini melalui rute Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Kendal dengan melibatkan kapal-kapal negara milik Ditpolair Polda Jateng dan KSOP Kelas I Tanjung Emas, salah satunya kapal milik KSOP Tanjung Emas KNP 337 diikutsertakan.

Di sela-sela kegiatan patroli, rombongan berkesampatan meninjau kesiapan terminal penumpang di Pelabuhan Kendal dalam melayani Angkutan Laut Lebaran tahun 2019.

Ahmad Wahid mengatakan, walaupun Pelabuhan Kendal hanya disinggahi 1 (satu) kapal penumpang tapi tetap harus mempersiapkan kemungkinan terjadinya lonjakan penumpang dalam arus mudik ini. 

Flow chart arus penumpang di dalam terminal penumpang harus dibuat seinformatif mungkin agar para penumpang nyaman di dalam terminal,” ungkap Wahid. 

Menurutnya, dari sisi kelaiklautan kapal pun harus memenuhi syarat. Mulai dari tercukupinya alat keselamatan diri seperti life craft dan life jacket (jaket pelampung). 

“Selain itu, dari sisi kapasitas angkut kapal juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk tiket dan manifest kapal juga harus sesuai,” tutup Wahid.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2w0sMqL
May 16, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2w0sMqL
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

Polres Padang Pariaman Siapkan Pos Pengamanan Jalur Mudik

Sejumlah pos pengamanan didirikan di jalur mudik oleh Polres Padang Pariaman.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIAMAN -- Kapolres Padang Pariaman AKBP Riski Nugroho mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pos-pos pegamanan di sepajang jalur mudik Idul Fitri 1440 H. Kapolres menjelaskan, fokus pengamanan arus mudik ada pada jalur dari Kota Padang menuju Bukittinggi, Payakumbuh, dan Pekanbaru.

“Fokus dititikberatkan pada pengamanan pemudik yang datang dengan menggunakan pesawat terbang dan yang melintasi jalur lintas Sumatra dari arah Padang menuju Padang Panjang maupun sebaliknya," kata Kapolres, kepada Republika.co.id, Selasa (7/5).

Kapolres mengungkapkan bahwa Polres Padang Pariaman melakukan perencanaan kegiatan penempatan pos-pos pengamanan untuk mempermudah pemudik ataupun pengguna jalan. Petugas akan memastikan pemudik selalu dalam kondisi aman, selamat, tertib dan lancar berlalu lintas di jalan raya.

Menurut Kapolres, pos-pos pengamanan akan berada di pengamanan sekitar simpang Bandara Internasional Minangkabau, sekitar pasar Lubuk Alung, dan sekitar jembatan darurat di Batang Kalu Nagari Kayu Tanam. Disamping itu, Polres Padang Pariaman berencana menempatkan pos-pos pantau kepadatan arus lalu lintas yang berada pada polsek-polsek terdekat sepanjang jalur lintas Sumatera dari arah Padang menuju Padang Panjang, yaitu Pos Pantau Polsek Batang Anai, Pos Pantau Pasar Sicincin, dan Pos Pantau Malibou Anai.

Polres Padang Pariaman menurunkan sekitar dua pertiga jumlah personel ditambah kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk bersama menjaga dan mengamankan pelaksanaan liburan Idul Fitri 2019.

“Dengan adanya kebersamaan dalam bertugas tentunya diharapkan tercapai kesuksesan melalui kebersamaan diimbangi dengan berdoa memohon perlindungan Allah Subhanahu Wa Ta’alaa setiap aktivitas kegiatan pengamanan lebaran 2019 Polres Padang Pariaman," ujar Kapolres.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H7XQK7
May 07, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H7XQK7
via IFTTT
Share:

Monday, April 29, 2019

Membaca PAN dan Bara Hasibuan

Bara memberikan pandangan politik yang dinilai internal PAN menyalahi kesepakatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat sorotan banyak kalangan belakangan ini. Hal ini menyusul rentetan peristiwa sejak dan usai Pilpres 2019 digelar di mana Ketua Umum PAN Zulfikli Hasan telah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sebuah acara kenegaraan.

Juga, sikap Bima Arya, wali kota Bogor yang juga politikus PAN, yang secara terang-terangan mendukung capres Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Terakhir, komentar Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan yang menimbulkan masalah di internal PAN sampai muncul petisi untuk memecat Bara Hasibuan.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan akan segera memanggil Bara Hasibuan untuk dimintai klarifikasi. Hal tersebut menyangkut pernyataan Bara yang dinilai sejumlah pihak bertentangan dengan kebijakan partai. Apa yang dilontarkan Bara memicu kegaduhan di internal PAN.

Menurut Eddy, munculnya petisi pemecatan terhadap Bara dari sejumlah pengurus di seluruh Indonesia diakibatkan langkah politik yang dilakukan Bara sendiri. "Yang bersangkutan tentu akan kita panggil untuk dimintai klarifikasinya," ujar Eddy saat dikonfirmasi, Ahad (28/4).

Eddy mengaku hingga saat ini belum menerima secara resmi petisi dari ratusan pengurus dan kader yang menuntut pemecatan Wakil Ketua Umum Bara Hasibuan. Karena itu, DPP belum bisa memutuskan untuk memproses tuntusan petisi tersebut. "Saya belum terima petisinya," kata Eddy.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Dradjat Wibowo membenarkan adanya petisi dari pengurus dan kader PAN berbagai daerah untuk mendesak pemecatan Bara Hasibuan. Menurut Dradjat, petisi dikeluarkan karena Bara dianggap telah melecehkan partai.

“(Petisi) itu reaksi para pengurus dan kader PAN. Mereka melihat Bara berkali-kali melecehkan keputusan Rakernas PAN 2018," ujar Dradjat, Ahad (28/4).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L7r01d
April 29, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L7r01d
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Kompak Disanksi AS, Menlu Iran akan Kunjungi Korea Utara

Iran dan Korut disanksi AS karena program nuklir.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN--Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif akan mengunjungi Korea Utara (Korut). Baik Iran dan Korut sama-sama kesulitan menghadapi sanksi yang diberikan Amerika Serikat.

Pada Ahad (28/4) kantor berita Iran IRNA melaporkan Zarif mengatakan kunjungan tersebut sudah direncanakan. Ia juga akan segera mengumumkan tanggal keberangkatannya.

Amerika Serikat kembali memberlakukan sanksi kepada Iran sejak Presiden AS Donald Trump menarik negaranya dari kesepakatan nuklir tahun 2015 pada tahun lalu. AS juga memperketat sanksi kepada Korut.

Kedua negara itu mendapatkan sanksi karena kepemilikan senjata nuklir. AS memperketat sanksi mereka terhadap Korut agar negeri yang dipimpin Kim Jong-un itu bersedia menyerahkan senjata nuklir mereka.

Deligasi parlemen Iran sempat mengunjungi Korut pada bulan Desember. Sementara Menteri Luar Negeri Korut mengunjungi Iran pada bulan Agustus.

Pada bulan ini AS mencabut keringanan beberapa importir minyak Iran. Membuat negeri Timur Tengah itu semakin sulit mendapat pemasukan dari sektor perminyakan yang menjadi andalan mereka.

Sementara Kim Jong-un baru saja bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kabarnya pertemuan tersebut karena Kim lakukan mulai frustasi dengan kebuntuan negosasi denuklirisasi dengan pemerintahan Trump.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UHn5YM
April 28, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UHn5YM
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Yahya Staquf Sebut Maruf Amin Wakil Presiden di Tasyakuran

Staquf yakin hasil KPU tak akan meleset dari hitung cepat lembaga survei.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA  -- Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin menghadiri acara tasyakuran sukses pemilu serentak 2019 yang digelar Habib Hilal Al Aidid dan Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama (NU) Daerah Istimewa Yogjakarta di Yogyakarta, Rabu (24/4).

KH Yahya Cholil Staquf selaku perwakilan tuan rumah ketika memberi sambutan mengatakan, acara tersebut merupakan tasyakuran atas terpilihnya Kiai Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

"Yang kita muliakan wakil presiden terpilih Prof Dr KH Ma'ruf Amin," katanya yang disambut tamu hadirin atas sebutan baru untuk mantan Rais Aam PBNU itu dengan teriakan shalawat.

"Ini bukan mendahului, tapi sekadar cerminan dari keyakinan kita terhadap ilmu pengetahuan yang diwakili ilmu statistik berupa hasil quick count. Insya Allah tidak akan meleset dari hasil KPU yang akan ditetapkan 22 Mei mendatang," katanya menambahkan.

Menurut Cholil, yang juga Katib Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), nikmat tersebut merupakan hasil pilihan mayoritas ulama nahdiyin. Ia mengatakan, tidak ada yang bisa mengingkari dan menutupi-nutupi nikmat dari hasil sawadul a'dlom NU ini. "Seperti yang lalu-lalu, pilihan mayoritas ulama ini selalu menggerakkan sejarah bangsa Indonesia," katanya.

Ia mengatakan, pilihan para ulama NU untuk mendukung Joko Widodo dan KH Ma''ruf Amin dalam Pilpres 2019 ini sebagai pilihan strategis seperti dalam sejarah perjalanan bangsa ini.

Pada kesempatan tersebut, sebelum tasyakuran dimulai, KH Ma'ruf Amin dengan didampingi sejumlah tokoh NU menyaksikan penyembelihan seekor sapi yang dilaksanakan di kawasan rumah Habib Hilal Al Aidid.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vsoKax
April 24, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vsoKax
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Racun E-Sport yang Mengganggu Generasi Kita

E-sport mengganggu generasi, UAS menyebut gim ibarat pisau yang memutus nadi.

Pada debat capres terakhir, capres petahana mendukung penuh terhadap e-sport alias elektronic sport.  Hal itu dianggap sebagai mendukung kreativitas generasi milenial abad ini dan juga menghasilkan profit yang sangat menguntungkan.

“Kita lihat nilai ekonomi e-sport tumbuh sangat pesat. Catatan di 2017, perputarannya Rp 11 triliun-Rp 12 triliun, per tahun tumbuh 35 persen,” ujar Jokowi saat debat pamungkas kelima capres-cawapres akhir pekan lalu.

Saya sebagai seorang ibu dan guru dari siswa hafiz Alquran sangat menyayangkan pernyataan tersebut. Permainan games lewat ponsel ataupun media digital lainnya sangat mengganggu laju anak-anak terhadap hafalan Alqurannya. Dan hal itu akan berpengaruh terhadap daya pikir anak-anak terhadap mata pelajaran lainnya, dan juga akhlak siswa. 

Begitu pun pernyataan Ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya mengatakan bahwa games itu ibarat pisau yang akan memutus nadi anak. Kemudian, games online bagi dunia pendidikan adalah racun yang harus dihilangkan. Akan tetapi, sangat disayangkan jika seorang pemimpin malah memfasilitasi hal tersebut karena dianggap menguntungkan hingga triliunan rupiah. 

Pada dasarnya, itulah hakikat dari kepemimpinan yang tidak berasaskan Islam. Pendidikan pun tidak berasaskan Islam. 

Jika sesuatu hal dianggap menguntungkan materi maka akan semangat dijalankan tanpa melihat efek buruknya. Inilah asas dari kapitalisme yang merusak pola pikir masyarakat Muslim di dunia. Akibat dari sistem kehidupan yang sekuler (memisahkan agama dalam kehidupan). 

Agama Islam mengajarkan kepada umatnya untuk beramal saleh sesuai yang Allah SWT perintahkan.  Firman Allah SWT di Quran surah al-Ashr berpesan bahwa jika manusia ingin beruntung maka lakukanlah amal saleh. Bukan orang yang memiliki materi terbanyak yang selama ini menjadi idaman kebanyakan manusia. 

Dengan main games ataupun e-sport, generasi kita malah menjadi tidak cinta terhadap amal saleh, malah semakin lalai terhadap amal saleh. Lalai mengaji Quran, lalai belajar, dan akhlaknya sangat jauh dari akhlakul karimah. Jika sudah begitu, orang kafir atau musuh-musuh Allah SWT akan semakin senang karena generasi Muslim telah rusak. 

Maka upaya untuk menjaga generasi kita dari kerusakan maka jauhkan dari e-sport, dukung mereka untuk menjadi hafiz Quran, menguasai ilmu pengetahuan dan beramal saleh sebanyak-banyaknya. Insya Allah itulah generasi hebat yang disukai oleh Allah SWT.

Untuk mendukung hal itu dari pemerintah perlu regulasi yang berasaskan syariah niscaya akan banyak generasi yang membanggakan kembali seperti Imam Syafi'i yang menjadi hafiz 30 juz di usia muda, 10 tahun. Dan itu generasi seperti tumbuh subur pada era keemasan Islam, saat Islam diterapkan dalam bermasyarakat dan dipimpin oleh seorang khalifah.

Pengirim: Deni Heryani, Komunitas Literature Muslimah

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v7AMWs
April 18, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v7AMWs
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Pemkab Purbalingga Bertekad Berdayakan Pesantren

Pemkab Purbalingga siap memberikan pendampingan pesantren.

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga bertekad memberdayakan pondok pesantren yang ada di wilayahnya. Hal itu disampaikan Plt Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), dalam acara Workshop Pemberdayaan Pondok Pesantren di pendopo Setda setempat, Rabu (10/4).

''Keberadaan pondok pesantren, selama ini hanya identik dengan santri yang mempelajari ilmu agama. Paradigma ini ke depan harus diubah. Pesantren harus lebih mandiri secara ekonomi,'' jelasnya.

Untuk itu, kata dia, berbagai kegiatan dan stimulan akan diberikan Pemkab pada kalangan pesantren yang jumlah seluruhnya di Purbalingga tercatat sebanyak 75 pesantren. S

timulus yang diberikan, antara lain berupa peralatan konveksi, alat pertanian dan perikanan, serta peralatan tata boga. ''Selain itu, kita juga akan memberikan pelatihan-pelatihan, termasuk pelatihan kewirausahaan,'' tutur dia. 

Melalui berbagai kebijakan ini, Tiwi berharap kalangan pesantren ke depan semakin mandiri, bahkan para alumni pesantren yang kelak terjun ke masyarakat tidak hanya memberikan pendidikan agama pada masyarakat. Tapi juga mampu berwirausaha sendiri, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dalam acara tersebut, penyelenggara (Dinkop UMK Purbalingga) menghadirkan pemateri dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto dan pengasuh Ponpes Rubat Mbalong Al-Firdaus Cilacap. 

Deputi I Kantor BI Perwakilan Purwokerto, Lukman Hakim, menyatakan BI siap mendukung upaya Pemkab menjadikan pesantren di Purbalingga menjadi lebih mandiri. ''Kami siap memberikan pendampingan baik dalam modal maupun pelatihan keterampilan bagi warga Ponpes di Purbalingga,'' ujar Lukman.

Lukman menyatakan, selama ini BI Kantor Perwakilan Purwokerto juga telah melakukan pendampingan pada kalangan pesantren. Antara lain, pada Ponpes Rubat Mbalong Al-Firdaus Cilacap. ''Saat ini, Ponpes Rubat Mbalong Al-Firdaus bisa dikatakan telah mandiri secara ekonomi,'' jelasnya.

Pengasuh Ponpes Rubat Mbalong Al Firdaus, Muhammad Ahmad Hasan Mas’ud, dalam kesempatan itu menceritakan bagaimana ponpes-nya bisa maju secara ekonomi. Dia menegaskan santri yang belajar di sana, dibebaskan memilih sutu bidang vokasi yang mereka sukai.

''Saya tidak memaksa santri saya menghafal Jurumiyah atau kitab-kitab agama. Kalau mereka hanya mampu menghapal juz ‘Amma ya monggo. Tapi di siang harinya, santri kami harus punya skill vokasi yang harus mereka kembangkan,'' jelasnya.

Dia menyebutkan, pesantren yang dipimpinnya saat ini telah memiliki berbagai bidang usaha. Antara lain, usaha budidaya jamur tiram, pembuatan pupuk organik, penjualan pupuk kendang, perikanan dan pertanian.

''Kami juga sudah memiliki jejaring yang luas, sehingga tidak kesulitan untuk memasarkan produk yang kami hasilkan,'' katanya. n eko widiyatno

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X12xMh
April 10, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X12xMh
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Studi: Vegetarian Punya Tubuh Sangat Sehat

Vegetarian mungkin hidup lebih lama daripada mereka yang bukan vegetarian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menjadi seorang penganut diet vegan (vegetarian) adalah sebuah pilihan yang ternyata berdampak baik untuk kesehatan. Hal ini dibuktikan dari sebuah studi baru yang menemukan vegan mungkin hidup lebih lama dibandingkan mereka yang bukan vegan.

Studi terbaru, yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, mengamati bagaimana berbagai diet berdampak pada biomarker seperti antioksidan seperti karotenoid. Mereka menemukan vegan memiliki antioksidan paling banyak dalam tubuh. Ini terjadi mungkin karena mereka makan lebih banyak sayuran dan buah.

Seperti dilansir dari laman Men's Health, penelitian ini melibatkan 840 orang yang mengikuti lima pola makan. Kelima pola makan itu meliputi vegan (tidak ada produk hewani yang dikonsumsi), vegetarian lacto-ovo (telur dan susu diperbolehkan tetapi ikan dan daging dilarang), pesco-vegetarian (orang yang makan ikan tetapi bukan daging), semi-vegetarian (daging dikonsumsi kurang dari sekali seminggu, tetapi lebih dari sebulan sekali), dan non-vegetarian.

Peserta studi memberikan sampel darah, urin, dan lemak yang dipelajari para ilmuwan untuk tingkat antioksidan, lemak jenuh, lemak tak jenuh, dan vitamin. Ternyata, vegan memiliki kadar karoten (antioksidan) tertinggi, serta isoflavon dan enterolakton, senyawa yang dapat mengurangi peradangan. Tingkat peradangan kronis yang lebih tinggi terkait dengan berbagai penyakit termasuk kanker.

Vegan juga memiliki lebih banyak asam lemak omega-3 dalam tubuh mereka yang mungkin mengejutkan karena nutrisi tersebut biasanya dikaitkan dengan ikan. Akan tetapi kenari, biji rami, dan biji chia semuanya adalah makanan nabati dengan omega-3. Sementara vegetarian memiliki biomarker yang serupa, hasil untuk semi-vegetarian tidak jauh berbeda dari mereka yang makan daging.

Tentu saja, ini bukan untuk mengatakan Anda harus meninggalkan daging jika ingin hidup lebih lama. Peserta melaporkan kebiasaan diet dan gaya hidup, yang selalu menyisakan ruang untuk kesalahan. Tetapi penelitian ini adalah dorongan yang baik untuk memasukkan lebih banyak buah dan sayuran ke dalam menu makanan Anda

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G6WobS
April 08, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G6WobS
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

BPJSTK Gandeng Rumah Zakat Distribusikan Bantuan ke Papua

BPJSTK dan Rumah Zakat mengirimkan bantuan logistik ke wilayah terisolir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) gandeng Rumah Zakat distribusikan bantuan logistik ke Yongsu, Distrik Revenirara, Jayapura, Papua. Wilayah ini merupakan salah satu lokasi terdampak banjir bandang dan terisolir.

Untuk bisa sampai ke lokasi ini tim Rumah Zakat harus melalui perjalanan darat dan laut karena lokasi Yongsu ini berada di pesisir pantai sebelah utara, Kabupaten Jayapura, tepat di belakang Pegunungan Cycloop yang letaknya berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik. Setelah 1 jam perjalanan dari kantor cabang Rumah Zakat Jayapura, mereka melanjutkan perjalanan melewati laut sekitar 2-3 jam dengan kapal Polairud.

"Setelah tiba di perairan Yongsu kapal Polairud pun tidak bisa sandar karena cuaca, sehingga barang bantuan harus dilansir menggunakan perahu speedboat milik masyarakat," ujar Sujay Saputra, Relawan Rumah Zakat, seperti dalam siaran pers.

Setelah perjalanan panjang akhirnya bantuan dapat tersalurkan kepada Masyarakat di Yongsu. Terdapat 87 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa, yang mendiami wilayah tersebut.

Markus selalu Kepala Suku, menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebagai perwakilan masyarakat. "Luar Biasa Rumah Zakat jauh-jauh ke sini untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat kami di sini yang terkena musibah banjir bandang. Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan yang di berikan dari BPJS ini," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D1vWOV
April 06, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D1vWOV
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Imbas Jalur Ganda, Kutojaya Selatan tak Berhenti di Sumpiuh

Imbas pembangunan jalur ganda, kereta Jawa alami perubahan pemberhentian

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Setelah pembangunan rel ganda jalur Purwokerto-Kroya selesai, proyek pembangunan jalur ganda di ruas jalur selatan Kroya-Kutoarjo masih terus berlanjut.  Kegiatan pembangunan jalur ganda di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto tak hanya pada dilakukan dengan membangun jalur baru, tapi beberapa jalur KA yang ada di stasiun pun harus dibenahi.

''Hal ini menyebabkan sejumlah KA harus dilakukan perubahan jadwal pemberhentian. Yang semula berhenti di satu stasiun, untuk sementara tidak lagi berhenti,'' jelas Manajer Humas PT KAI Daop 6 Purwokerto, Supriyanto, Ahad (31/3).

Dia menyebutkan, di wilayah PT KAI Daop 5, perubahan jadwal pemberhentian KA dilakukan terhadap KA Kutojaya Selatan jurusan Kiaracondong-Kutoarjo. ''KA Kutojaya Selatan yang seharus berhenti di stasiun Sumpiuh, untuk sementara tidak berhenti lagi di stasiun itu. Pemberhentian KA, dialihkan ke dua stasiun terdekat, yakni Stasiun Tambak dan Kroya,'' kata dia.

Menurutnya, perubahan pemberhentian KA tersebut, dilakukan karena jalur KA yang ada di stasiun Sumpiuh sedang dibenahi. Jumlah jalur KA yang semula ada tiga jalur, hanya disisakan menjadi dua jalur. ''Perubahan pola pemberhentian KA ini, berlaku mulai Senin 1 April ini,'' kata dia.

Terkait perubahan pemberhentian ini, Supriyanto meminta agar calon penumpang yang menggunakan KA tersebut, bisa melakukan penyesuaian. Bila semua berencana naik dan turun di stasiun Sumpiuh, bisa mengubah pemberangkatan dan turun di stasiun Tambak atau Kroya.

Namun untuk KA lain yang semula berhenti di stasiun Sumpiuh, dia menyatakan, tetap berhenti untuk bersilang di stasiun itu. ''Untuk sementara, yang berubah dari berhenti menjadi tidak berhenti di Stasiun Sumpiuh hanya KA Kutojaya Selatan. Untuk beberapa KA lain yang memang memiliki jadwal berhenti di stasiun Sumpiuh, masih belum dilakukan perubahan.

Rangkaian KA yang berhenti di stasiun Sumpiuh, antara lain KA Sawunggalih, KA Malabar, KA Wijayakusuma, KA Logawa, Joglosemarkerto, KA Mataram, Kutojaya Utara, Wijayakusuma, Pasundan dan Bengawan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ujvg1i
March 31, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ujvg1i
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 26, 2019

Prabowo Bangga Spanduk Pendukungnya dari Karung Beras

Prabowo mengakui dirinya tak mampu memberikan uang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Calon presiden (capres) Prabowo Subianto mengunjungi Bali dalam rangkaian kampanye terbuka Selasa (26/3). Prabowo sempat memuji spanduk yang ditulis tangan dari karung beras.

"Saya lihat spanduk-spanduk dengan tulisan sendiri, dari kain-kain karung beras, saya lebih bangga dengan itu," kata Prabowo.

Di hadapan pendukungnya yang berkumpul di Lapangan Kapten Kompyang Sujana, Denpasar, Prabowo mengakui jika dirinya tidak mampu memberikan uang kepada pendukungnya untuk membantu berkampanye. "Memang kalian tahu bahwa kita ini koalisi paket hemat, kalian tidak mampu saya kasih kaos, tidak mampu saya bagi uang," ungkapnya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan, dengan kondisi demikian tidak sedikit yang menghinanya. Bahkan, karena minimnya alat peraga kampanye Prabowo-Sandi, Capres nomor urut 02 ini sering mendapatkan nyinyiran dari lawan politiknya.

"Ada yang selalu mengejek Prabowo, enggak ada balihonya katanya, biarin. Saudara-saudara, baliho Prabowo-Sandi ada di hati rakyat," kata Prabowo.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UV9lup
March 26, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UV9lup
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Ini Halte dan Rute Transjakarta Terintegrasi Stasiun MRT

Empat halte Transjakarta terintegrasi dengan stasiun MRT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Agung Wicaksono mengatakan, empat halte Transjakarta terintegrasi dengan stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta. Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan MRT Jakarta fase I rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Ahad (24/3) pagi.

"Dengan MRT ini satu (halte) Bundaran HI, Tosari, tiga Lebak Bulus, empat CSW. Kalau LRT di Velodrome. Lima jadinya," ujar Agung di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Ahad.

Ia mengatakan, Halte Bundaran HI menjadi halte Transjakarta pertama yang terintegrasi fisik secara langsung dengan stasiun MRT. Halte Bundaran HI merupakan bagian dari koridor 1 Bus Rapid Transit (MRT) yang melayani 42 rute termasuk Blok M-Kota.

Berikutnya adalah Halte CSW di Jakarta Selatan yang secara fisik tersambung dengam Stasiun Sisingamangaraja. Akan tetapi, prosesnya masih dalam tahap sayembara publik terkait desain halte terintegrasi stasiun MRT.

Sementara berdasarkan pantauan Republika, para penumpang MRT Jakarta yang naik atau turun di Stasiun Dukuh Atas harus berjalan terlebih dahulu untuk menjangkau Halte Tosari. Kendati demikian, Agung mengatakan, Transjakarta menyediakan rute baru dengan bus low entry atau Metrotrans yang berhenti di pit stop dekat dengan stasiun.

Rute tersebut diantaranya Dukuh Atas-Sam Ratulangi (DA1), Dukuh Atas-Tanah Abang (DA2), Dukuh Atas-Kuningan (DA3), dan Dukuh Atas-Kota (DA4) dengan tiket seharga Rp 3.500. Ada pula bus Transjakarta yang sudah ada, bisa diakses gratis yakni GR1 rute Bundaran Senayan-Bundaran HI yang menaikturunkan penumpang di tempat yang sama.

Selain itu, Halte Lebak Bulus juga terintegrasi dengan Stasiun MRT Lebak Bulus. Agung mengatakan, rute baru yang akan dilayani diantaranya Lebak Bulus-Jatijajar, Lebak Bulus-Pondok Cabe, dan Lebak Bulus-Tamah Abang. Selain rute yang tersedia sebelumnya di Lebak Bulus.

Sementara, Agung menambahkan, selain armada bus, PT Transjakarta juga menyediakan armada Jak Lingko. Untuk Lebak Bulus, Jak Lingko yang beroperasi diantaranya JAK 3 Lebak Bulus-Pondok Labu, JAK 32 Lebak Bulus-Petukangan, san JAK 45 Lebak Bulus-Ragunan.

Agung juga mengatakan, sistem interasi milik Pemprov DKI yakni Jak Lingko akan merambah hingga ke kota-kota lain seperti Depok. Akan tetapi, untuk mewujudkannya, Pemprov DKI harus bekerja saman dengan pemerintah daerah setempah.

"Jak Lingko yang mengintegrasikan ini kan programnya DKI, ini kan programnya Depok, saya butuh nanti arahan dari Pemprov DKI seperti apa," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2URG2ZF
March 24, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2URG2ZF
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 19, 2019

Rumah Zakat Salurkan Superqurban ke Korban Banjir Bantul

Untuk membantu masyarakat terdampak Rumah Zakat mendistribusikan ratusan Superqurban.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Banjir menjadi salah satu dampak utama hujan yang sempat terjadi sepanjang hari, pada Ahad (17/3). Untuk membantu masyarakat terdampak, Rumah Zakat mendistribusikan ratusan Superqurban.

Hujan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memang mengakibatkan banjir terhadap banyak titik. Kabupaten Bantul menjadi salah satu daerah yang paling parah mendapat dampak banjir.

Berada di sisi selatan DIY, Kabupaten Bantul memang menjadi hilir sungai-sungai yang mengalir. Untuk itu, Rumah Zakat Action langsung mengadakan koordinasi dan melakukan pantauan sejak banjir datang.

Hingga Senin (18/3) malam, setidaknya sudah ada 14 relawan dan dua tenaga medis yang diterjunkan membantu evakuasi dan pembersihan daerah pascabanjir. Selain itu, disiagakan satu ambulans, satu mobil dan lima motor untuk operasional.

Koordinator Rumah Zakat Action, Mustaslimah, mengatakan kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan masyarakat merupakan makanan siap saji, selimut, baju hangat, dan perallatan kerja bakti. "Meski banjir sebagian besar telah surut, namun sisa-sisa material yang terbawa banjir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan bersama," kata Mustaslimah, Selasa (19/3).

Kali ini, Rumah Zakat Action menyalurkan 200 kaleng superqurban di Dusun Galan, Desa Tirtosari, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DIY. Selain itu, Rumah Zakat turut membuat layann Pos Hangat sebanyak 300 paket.

Ada pula Pos Segar 500 paket dan pendistribusian pakaian layak pakai. Walau sudah mulai surut, setelah hujan yang terjadi sepanjang hari pada Ahad lalu, hujan memang masih terus terjadi setiap harinya.

Untuk itu, masyarakat memang masih diminta tetap waspada. Terutama, warga-warga yang tinggal di titik-titik rawan banjir, berada di sekitaran aliran sungai atau yang rentan terjadi longsor.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Hvvigx
March 19, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Hvvigx
via IFTTT
Share:

Monday, March 18, 2019

Pemerintah Malaysia Apresiasi Penanganan Bencana Lombok

Pemerintah Malaysia berterima kasih kepada pemerintah Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Perwakilan pemerintah Malaysia, Lim Rui Kwang, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah memberikan bantuan kepada warga Malaysia yang terkena bencana gempa di Lombok. Hal ini dikatakan Lim kepada Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dan Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat menengok warga Malaysia di rumah sakit umum daerah (RSUD) NTB di Kota Mataram, NTB, Senin (18/3).

"Kami sangat berterima kasih sedalam-dalamnya atas bantuan dan perhatian yang diberikan pemerintah Indonesia dan Pemprov NTB," ujar Lim.

Lim menyebutkan, dua warga Malaysia bernama Tai Sieu Kim (56) dan Lim Sae Wah, (56) yang meninggal akibat tertimpa longsoran di air terjun Tiu Kelep di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, pada Ahad (17/3) kemarin. Kondisi longsor dipicu oleh guncangan gempa berkekuatan magnitudo 5,4 dan 5,1 yang melanda Lombok.

Keduanya merupakan wisatawan rombongan dari Malaysia yang sedang berlibur ke Lombok.  Selain dua korban meninggal, Lim menyampaikan sembilan warga Malaysia mengalami luka ringan dan luka berat yang sedang menjalani perawatan medis di RSUD NTB.

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan duka cita dan  komitmennya untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin bagi seluruh korban gempa dari Malaysia.

"Kami akan memberikan pelayanan dan pengobatan terbaik kepada saudara-saudara kami dari Malaysia," kata Agus.

Hal serupa dikatakan Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Zul, sapaan akrab Zulkieflimansyah, menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan dan pengobatan terbaik bagi seluruh korban.

"Saya pastikan semua korban akan dirawat dengan baik dan semaksimal mungkin," ucap Agus.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T9KaCw
March 18, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T9KaCw
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Louis Vuitton Tarik Semua Koleksi Bertema Michael Jackson

Semua koleksi ala MJ Ditarik setelah dokumenter Leaving Neverland tayang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Januari lalu, Direktur Artistik Louis Vuitton (LV) Virgil Abloh mempersembahkan koleksi kedua LV yang terinspirasi dari Michael Jackson (MJ). Namun kini semua koleksi bertema MJ telah ditarik mereka terkait kasus pelecehan seksual penyanyi legendaris tersebut.

Koleksi berupa sarung tangan putih bertabur berlian khas Michael Jackson, sepatu kulit hitam, dan T-Shirt dengan gambar pose kaki sedang menari dipamerkan dalam sebuah fashion show kala itu.

Namun, seminggu setelah peragaan busana film dokumenter karya Dan Reed, Leaving Neverland tayang perdana di Sundance Film Festival. Film tersebut menampilkan James Safechuck dan Wade Robson yang membuat serangkaian tuduhan pelanggaran dan pelecehan seksual terhadap Jackson ketika mereka masih kecil.

Louis Vuitton kemudian mendapat serangan dari masyarakat karena koleksi terbarunya. Kini, Virgil Abloh mengeluarkan sebuah pernyataan yang menegaskan posisinya.

"Saya sadar bahwa sehubungan dengan film dokumenter ini, pertunjukan tersebut telah menimbulkan reaksi emosional. Saya benar-benar mengutuk segala bentuk pelecehan anak, kekerasan atau pelanggaran terhadap hak asasi manusia," kata Abloh dilansir Elle, Ahad (17/3).

Abloh menambahkan niatnya membuat peragaan busana ini adalah merujuk pada Michael Jackson sebagai seniman budaya pop. Inspirasi ini hanya merujuk pada kehidupan publiknya yang kita semua tahu dan warisannya yang telah mempengaruhi seluruh generasi seniman dan desainer.

Pimpinan dan kepala eksekutif Louis Vuitton, Michael Burke, mengatakan lewat pernyataan resminya sendiri. "Kami menemukan tuduhan dalam film dokumenter yang sangat bermasalah dan mengganggu. Keselamatan dan kesejahteraan anak-anak adalah hal yang paling penting bagi Louis Vuitton. Kami berkomitmen penuh untuk mendukung kasus ini," ujar Burke.

LV sekarang berencana untuk menarik setiap busana yang terdapat unsur Michael Jackson. Mulai dari yang masih proses produksi hingga yang ada di toko.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W59Wda
March 17, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W59Wda
via IFTTT
Share:

Thursday, March 14, 2019

Pemerintah Belum Putuskan BUMN yang akan Go Public Tahun Ini

IPO dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kapasitas permodalan BUMN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Seiring keinginan pemerintah untuk meningkatkan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam pembangunan, maka BUMN didorong untuk melakukan penawaran saham perdana (IPO) di bursa saham. Hal ini dinilai akan memberikan dampak positif pada kinerja perusahaan.

Menteri BUMN Rini Soermano mengatakan pihaknya belum merencanakan untuk memutuskan Bumn melakukan IPO pada tahun ini. “Belum IPO belum diputuskan,” ujarnya kepada Republika di Kementerian BUMN, Kamis (14/3).

Berdasarkan hasil kajian dari Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI), terdapat empat kuadran BUMN di Indonesia yang dapat diidentifikasi. Pertama, relatif kecil atau spin-off (profitable kecil dan nilai sosial kecil).

Kedua, BUMN dengan tugas khusus (profitable kecil dan nilai sosial besar). Ketiga, paripurna dalam menghasilkan keuntungan dan dampak sosial (profitable besar dan nilai sosial besar).

Keempat, BUMN yang teridentiflkasi mampu menghasilkan laba besar tetapi dampak sosial relatif kecil (profitable besar dan nilai sosial kecil).

Direktur LM FEB UI Toto Pranoto mengatakan di Indonesia, BUMN memiliki dua fungsi. Yaitu sebagai entitas bisnis dan tugas sosial untuk membantu pemerintah dalam pembangunan.

Karena itu, IPO dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kapasitas BUMN dalam permodalan. “Lebih banyak dampak positif karena IPO membuat perusahaan harus dikelola secara baik dan harus transparan kepada publik,” kata Toto di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (13/3).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HpHkIn
March 14, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HpHkIn
via IFTTT
Share:

Monday, March 11, 2019

Siti Aisyah Tolak Dijenguk Keluarganya Selama di Malaysia

Siti Aisyah dibebaskan Pengadilan Tinggi Malaysia dari dakwaan pembunuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang telah dibebaskan Pengadilan Tinggi Malaysia dari dakwaan pembunuhan Kim Jong-nam, meminta keluarga untuk tetap berada di Indonesia selama dia menjalani proses persidangan sejak 2017 lalu.

"Termasuk pada sidang putusan pembebasan hari ini, Siti Aisyah meminta keluarga tetap tinggal dan menunggu proses persidangan di Indonesia," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir usai konferensi pers di Ruang Palapa Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (11/3).

Menurut Arrmanatha, Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu RI telah beberapa kali menawarkan untuk memfasilitasi pihak keluarga untuk menjenguk Siti Aisyah, termasuk untuk hadir di persidangan. Namun, Siti Aisyah menolak.

Meskipun demikian, Jubir Kemlu memastikan bahwa pihak Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur dan staf PWNI-BHI selalu mendampingi Siti Aisyah dalam proses hukum yang dijalani di Malaysia.

"Kita selalu berkoordinasi, baik dengan tim pengacara, maupun antarkementerian, karena fokus pemerintah RI sejak awal berupaya agar Siti Aisyah tidak dikenakan hukuman mati," kata dia.

Berdasarkan keterangan dari KBRI Kuala Lumpur, Siti Aisyah akan dipulangkan ke Indonesia pada Senin setelah proses administrasi diselesaikan. Setiba di Jakarta, pemerintah Indonesia akan melakukan konferensi pers bersama terkait pembebasan Siti Aisyah.

Dalam persidangan di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan, Malaysia, yang dipimpin Hakim Dato' Azmi Bin Ariffin pada Senin, Jaksa Penuntut Umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, yang kasusnya mulai disidangkan pada 1 Maret 2017. Siti Aisyah didampingi koordinator tim pengacara dari Kantor Hukum Gooi & Asyura, Gooi Soon Seng, pada sidang yang berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat.

Hadir pula perwakilan pemerintah Indonesia dalam sidang tersebut, antara lain Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal, dan Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur Yusron B Ambary.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2u9m7tz
March 11, 2019 at 03:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2u9m7tz
via IFTTT
Share: