Showing posts with label 2019 at 09:10PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:10PM. Show all posts

Saturday, May 4, 2019

ITS Muhammadiyah Solo Fokus Tambah Prodi Akademik

Stikes PKU Muhammadiyah Solo menjadi ITS PKU Muhammadiyah Solo.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) PKU Muhammadiyah Solo resmi bertransformasi menjadi Institut Teknologi Sains dan Kesehatan PKU Muhammadiyah Solo atau disingkat ITS PKU Muhammadiyah Solo. Selanjutnya, ITS PKU MUhammadiyah Solo akan fokus menambah prodi akademik.

Sesuai dengan aturan, jenis perguruan tinggi institut hanya boleh membuka prodi vokasi atau diploma sebanyak 30 persen dari seluruh prodi yamg ada. "Maka ke depan kami akan fokus untuk menyelenggarakan atau menambah prodi akademik atau sarjana bahkan kalau sumber daya manusia kami sudah bisa mendukung, insyaaallah kami ada kesempatan membuka program magister dan doktoral," ungkap Rektor ITS PKU Muhammadiyah Solo Weny Hastuti.

Saat ini, akreditasi perguruan tinggi ITS PKU Muhammadiyah Solo terakreditasi B. Weny menargetkan bisa meraih akreditasi A dalam empat tahun ke depan.

Ketua LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah, Sugiarto, mengatakan, LLDikti Wilayah VI Jateng sebagai institusi yang ikut memberikan rekomendasi perubahan bentuk dari Stikes PKU menjadi Institut Teknologi Sains dan Kesehatan PKU Muhammadiyah.

Menurutnya, yang paling penting perbedaan jenis perguruan tinggi itu terletak pada kewenangan menyelengarakan jenis dan jenjang prodi. Kalau universitas dapat menyelenggrakan seluruh atau berbagai aspek bidang ilmu untuk jenjang vokasi, profesi maupun akademik. Kalau institut menyelenggarakan beberapa atau sebagian rumpun ilmu. Sedangkan sekolah tinggi hanya menyelenggarakan satu rumpun ilmu.

"Setelah menjadi institut maka ITS PKU Muhammadiyah ini makin melebar boleh menyelenggarakan berbagai program studi untuk tiga rumpun ilmu yaitu teknologi, sains dan kesehatan. Prodi yang sudah disahkan masing-masing sudah ada wakilnya," papar Sugiarto.

Selanjutnya, bisa dikembangkan prodi-prodi yang berada di bawah tiga rumpun ilmu tersebut. Sehingga, lulusan keperawatan dari ITS PKU Muhammadiyah Solo memiliki keunggulan keperawatan yang menguasai teknologi.

Sugiarto mengingatkan kepada Rektor ITS PKU Muhammadiyah agar segera melakukan migrasi data, penyesuaian kurikulum dan peningkatan kualifikasi dosen. Setelah menjadi institut, maka dosen-dosen yang begelar doktor perlu segera diakselerasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WwvXSs
May 04, 2019 at 09:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WwvXSs
via IFTTT
Share:

Saturday, March 30, 2019

Kongres Filipina Setujui Anggaran untuk SEA Games 2019

Dana untuk Komisi Olahraga Filipina (PSC) itu masuk dalam anggaran belanja negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kongres Filipina menyetujui anggaran dana 5,1 miliar peso (sekitar Rp 1,35 triliun) untuk persiapan negara tersebut sebagai tuan rumah pesta olahraga Asia Tenggara (SEA Games) 2019. Dana untuk Komisi Olahraga Filipina (PSC) itu masuk dalam anggaran belanja negara tahun 2019.

Anggota Kongres Filippina Michael Romero, seperti dikutip laman Phillippines Star, Sabtu (30/3), berharap Presiden Duterte akan segera menandatangani proposal anggaran tersebut menjadi dokumen hukum.

"Begitu anggaran ditandatangani menjadi undang-undang, maka kementerian anggaran dan manajermen akan bisa segera mencairkan dana untuk SEA Games, dan persiapan dapat dipercepat," katanya.

Menurut dia, persiapan jelas terpengaruh oleh penundaan proses penganggaran tahun 2019. Romero mendesak PSC dan pihak-pihak terkait lainnya agar mempercepat sejumlah aktivitas di antarnaya penyelesaian prasarana dan fasilitas SEA Games.

Untuk menutupi kekurangan pembiayaan SEA Games, PSC dan organisasi-organisasi olahraga Filipina juga menggaet pihak swasta. Semula perkiraan biaya untuk SEA Games 2019 adalah 7,5 miliar peso.

Kegiatan SEA Games Filipina 2019 akan dipusatkan di Angeles City, daerah di sebelah utara Manila.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FKEwDs
March 30, 2019 at 09:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FKEwDs
via IFTTT
Share:

Sunday, January 6, 2019

Ini Filosofi Solskjaer untuk Pecahkan Rekor Bersama MU

Pekan depan, lawan Tottenham Hotspur akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Solskjaer.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Ole Gunnar Solskjaer memang hanya seorang caretaker bagi Manchester United (MU). Namun, kedatangannya setelah menggantikan Jose Mourinho justru membawa perubahan yang sangat signifikan.

Setelah mendapatkan serangkaian hasil buruk saat masih dilatih Mourinho, skuat Iblis Merah kembali menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Solskjaer membawa MU menang lima kali beruntun. Cardiff, Huddersfield, Crystal Palace, Newcastle, dan Reading, menjadi korban agresifnya pemain United di era pelatih asal Norwegia tersebut.

Hasil tersebut membuat Solskjaer sejajar dengan Sir Busby yang mencatatkan rekor itu pada musim 1946/1947, yakni memenangkan lima laga perdananya sebagai pelatih. Namun Solskjaer tidak ingin mengikuti jejak sang legenda tersebut. Sebab setelah menang lima kali beruntun, MU kala itu hanya menang sekali dalam delapan pertandingan selanjutnya.

Karena itu, pekan depan lawan Tottenham Hotspur akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Solskjaer. Lawan Spurs akan menjadi yang perdana bagi pelatih berusia 45 tahun itu berhadapan dengan tim di posisi enam teratas.

Memang ada perbedaan signifikan sejak MU dilatih Solskjaer. Komposisi pemain dan formasi yang digunakan masih sama dengan Mourinho. Namun, Paul Pogba dkk saat ini bermain lebih agresif. MU tidak membiarkan lawan memainkan bola dengan bebas. Saat menguasai bola, pemain MU juga cenderung mempertahankan bola selama mungkin. Saat kehilangan bola, penggawa the Red Devils wajib untuk mendapatkannya kembali.

Saat menyerang pun jarak para pemain MU tak akan terlalu jauh. Paling tidak ada empat sampai lima pemain yang berdekatan untuk bisa mencari peluang.

Beda dengan Mourinho yang selalu memerintahkan para pemainnya mencari ruang dengan jangkauan yang jauh. Alhasil, MU kerap memainkan direct ball ke depan gawang lawan.

Sebab para pemain kesulitan untuk mencari kawan. Strategi tersebut membuat MU kerap kewalahan berhadapan dengan tim yang punya kecepatan seperti Manchester City dan Liverpool. Bahkan saat lawan menguasai bola, para pemain MU cenderung berada di belakang garis tengah.

Hal itu berbeda dengan strategi Solskjaer yang paling tidak selalu memerintahkan pemainnya naik ke atas. ''Itu selalu menjadi cara yang saya suka saat bermain sepak bola. Bawa bola ke bagian pertahanan lawan sesegera mungkin, secepat Anda bisa,'' kata Solskjaer dikutip dari laman resmi klub, Ahad (6/1).

Namun yang paling penting dari perubahan pemain MU adalah kepercayaan diri dan perasaan saat bermain. Sebelumnya Mourinho selalu mengeluh bahwa tidak punya pemain yang baik dalam bertahan. Sehingga, itu membuat Mou selalu ragu untuk menyerang karena ia merasa timnya tidak memiliki keseimbangan baik bertahan maupun menyerang.

Sebaliknya, Solskjaer memberikan kepercayaan penuh pada pemainnya. Pemain semisal Pogba, Phil Jones, maupun Romelu Lukaku dibuat percaya diri olehnya. Karena yang terpenting bagi Solskjaer adalah para pemainnya punya kecepatan dan kekuatan.

Solskjaer meyakini bahwa pemain seperti Pogba, Anthony Martial, Alexis Sanchez, Lukaku, hingga Marcus Rashfod punya kecepatan. Bahkan ia mengilustrasikan para pemain tersebut seperti mantan pemain MU di era kejayaannya, seperti Andy Cole, Dwight Yorke, Ryan Giggs, hingga David Beckham. ''Kecepatan dan kekuatan, Manchester United, itulah kami. Kami menyerang dengan cepat dan itu filosofi saya,'' tegas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RaXXN2
January 06, 2019 at 09:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RaXXN2
via IFTTT
Share: