Showing posts with label 2018 at 04:31PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:31PM. Show all posts

Sunday, December 23, 2018

Raffi Nge-Vlog Bareng Kiai Maruf

Raffi mengaku baru pertama kali bertemu Kiai Ma'ruf secara langsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Artis Raffi Ahmad bersilaturrahim dengan calon wakil presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Pusat, Ahad (23/12). Menurut Raffi, Kiai Ma'ruf ternyata merupakan sosok ulama yang berjiwa muda sekali.

Raffi pun sempat mengajukan pertanyaan ringan kepada Kiai Ma'ruf untuk dimasukkan ke akun youtube-nya.  "Tadi juga ngobrol sedikit, bawa kamera vlog. Ternyata Abah ini jiwanya muda sekali. Banyak obrolan santai. Kalau anak muda ngelihat ini, ternyata jiwa muda sekali. Suka bola. Tadi pertanyaan-pertanyaan ringan buat YouTube saya," ujar Raffi di kediaman Kiai Ma'ruf, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (23/12).

Raffi mengaku baru pertama kali bertemu Kiai Ma'ruf secara langsung. Ternyata, menurut Raffi, Kiai Ma'ruf juga merupakan cawapres yang sangat rendah hati.  "Saya baru pertama kali ketemu Abah. Baru pertama kali. Tapi seperti sudah mengenal beliau beberapa kali ketemu. Humble sekali, hangat sekali," ucap Raffi.

Kiai Ma'ruf justru merasa tersanjung karena dikunjungi seorang Raffi Ahmad. Karena, menurut dia, Raffi merupakan anak muda yang populer dan sudah mengenal banyak tokoh seperti Presiden Jokowi.

"Saya tersanjung sekali. Karena Rafi ini kan anak muda yang sangat populer, bukan hanya ketemu saya, Pak Jokowi juga. Tadi pakai baju KMA juga, pakai sorban KMA juga. Jadi saya anggap itu sudah masuk KMA. Apalagi followers-nya banyak sekali," kata Kiai Ma'ruf.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T9FAER
December 23, 2018 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T9FAER
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Harga Sembako di Sleman Mulai Naik

Salah satu yang menunjukkan kenaikan harga adalah ikan.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pemkab Sleman kembali melakukan pantauan harga. Setelah Pasar Pakem, distributor beras Sanggar Tani Desa Umbulmartani, peternakan ayam petelur Rosa Farm Desa Candibinangun, kali ini pantauan dilakukan di Pasar Gamping.

Pantauan ini dipimpin Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. Walau menemukan beberapa kenaikan harga, baik dari pantauan kali ini maupun pada satu hari sebelumnya, Sri merasa kenaikan masih di batas wajar.

Ia melihat, salah satu yang menunjukkan kenaikan harga adalah ikan. Sri berpendapat, kenaikan harga ikan dipicu faktor cuaca yang menyebabkan ikan lebih susah didapatkan.

Tapi, ia menekankan, kenaikan ini bukan dipicu masa liburan, dan lebih karena DIY sudah memasuki musim hujan. Terlebih, ombak di sekitar perairan selatan cukup besar, sehingga harga ikan relatif naik.

Untuk itu, Sri mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir atas ketersediaan sembako selama masa liburan. Ia memprediksi, ketersediaan pasokan sembako ada di kondisi yang aman hingga akhir tahun.

"Harapan saya ya tidak naik lagi harganya, sekian saja jangan naik-naik terus, dan ini menurut saya kenaikannya masih wajar," kata Sri di Pasar Gamping, Jumat (21/12).

Pada kesempatan ini, antauan harga sembako trut didampingi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DIY. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi BPOM DIY, Diah Tjahjonowati mentuurkan, pihaknya telah mengambil sembilan sampel makanan.

Sampel itu hendak diperiksa apakah mengandung bahan berbahaya atau tidak. Ia mengungkapkan, semua sampel yang diperiksa menunjukkan hasil yang negatif dari kandungan bahan-bahan berbahaya.

Untuk itu, ia berharap para penjual makanan yang ada di Kabupaten Sleman maupun DIY berkomitmen menjual panganan yang aman dikonsumsi. Selain itu, pemerintah diharapkan terus melakukan komunikasi dan mengawasi makanan di pasar-pasar.

"Selain itu, konsumen juga harus cerdas, hati-hati dalam membeli," ujar Diah.

Sebelumnya, pantauan harga yang dilakukan Pemkab Sleman dan Pemda DIY turut menemukan sejumlah kenaikan harga. Pemantauan turut dilakukan demi menengok pasokan sembako yang ada di pasar-pasar.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY, Sugeng Purwanto menuturkan, pantauan dilakukan memang untuk memastikan harga sembako di pasaran masih berada di kisaran yang wajar.

Ia menilai, dari pantauan yang dilakukan tidak terjadi kenaikan harga sembako yang signifikan. Sugeng menekankan, pemerintah akan mengusahakan penambahan pasokan ketika ditemukan peningkatan permintaan.

"Ketika ada permintaan, kemudian distribusinya ada, harapan kami harga dapat dipertahankan di posisi yang normal," kata Sugeng.

Untuk distribusi di pasar-pasar, Kepala Bagian Perekonomian Setda Sleman, Emmy Retnosasi, mengaku miliki prediksi positif. Ia memperkirakan, pasokan sembako masih akan aman hingga masa libur akhir tahun berakhir.

Dari pantauan sendiri, ia melihat pasokan dan distribusi sembako masih cukup lancar. Karenanya, selain pasokan, Emmy meyakini harga sembako akan bertahan pada posisi yang cukup stabil. "Saya optimistis harga akan tetap stabil," ujar Emmy. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ScM2uv
December 21, 2018 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ScM2uv
via IFTTT
Share:

Thursday, December 20, 2018

Tol Trans Jawa Tersambung, Jokowi Imbau Pengguna Hati-Hati

Jangan sampai sopir dan pengendara ini terlalu cepat menjalankan kendaraannya.

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Jalan tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya kini telah tersambung. Presiden juga telah meresmikan empat ruas jalan tol di Jawa Timur serta tiga ruas jalan tol di Jawa Tengah. 

Ia pun mengimbau agar pengguna jalan tol berhati-hati saat melintasi jalan bebas hambatan ini. "Ini justru hati-hati, jangan sampai sopir dan pengendara ini terlalu cepat menjalankan kendaraannya mobilnya sehingga berbahaya bagi keselamatan penumpang. Pesen saya itu saja," ujar Jokowi saat meresmikan ruas jalan tol Trans Jawa di Jembatan Kali Kuto, Kamis (20/12). 

Presiden juga berharap, jalan tol Trans Jawa yang dibangun ini memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. "Kami harapkan dampak dari selesainya Jakarta-Surabaya, Merak-Grati ini betul-betul dampak ekonomi yang baik terhadap kita semua," ucapnya. 

Setelah diresmikan, jalan tol Jakarta-Surabaya inipun dapat dinikmati masyarakat untuk libur Natal dan Tahun Baru 2019. Diharapkan, jalan tol ini dapat mengurangi kepadatan arus lalu lintas di saat musim liburan. 

"Sekarang sudah bisa. Nanti paling membersihkan ini empat jam sudah bisa dipakai," tambahnya. 

Untuk diketahui, jalan tol yang diresmikan oleh Presiden di wilayah Jawa Timur meliputi Ngawi-Kertosono (segmen Wilangan-Kertosono sepanjang 37,9 km), Jombang-Mojokerto (Seksi Bandar-Kertosono 0,9 km), relokasi Jalan Tol Porong-Gempol 6,3 km, dan Jalan Tol Gempol-Pasuruan (Seksi Pasuruan-Grati 13,65 km).

Sedangkan, ruas tol di Provinsi Jawa Tengah yang telah diresmikan yakni ruas Pemalangan-Batang, Batang-Semarang, serta Salatiga-Kartasura. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LqpX9f
December 20, 2018 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LqpX9f
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Polisi Belum Temukan Pelaku Terkait Kasus KTP-El Tercecer

Hingga saat ini polisi masih sebatas memeriksa saksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian masih belum menemukan pelaku terkait temuan ribuan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di Pondok Kopi Duren Sawit, Jakarta Timur. Sejauh ini, proses penyidikan masih sebatas pemeriksaan sejumlah saksi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menuturkan, kepolisian terus melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil. "Apabila nanti dalam proses penyelidikan, ditemukan pelaku, akan naik status ke penyidikan," kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (11/12).

Sebanyak 10 saksi telah diperiksa. Ribuan KTP-el yang ditemukan itu diketahui merupakan KTP-el produksi tahun 2011-2013. Namun, terkait adanya petunjuk pelaku belum ditemukan oleh polisi. Berdasarkan dugaan sementara baik Ditjen Dukcapil maupun kepolisian, diduga terdapat unsur kesengajaan dalam pembuangan ribuan KTP-el itu. Namun, hal itu pun masih sebatas dugaan.

"Nanti apabila sudah tertangkap pelakunya baru terang berderang," kata Dedi.

Diketahui, sebuah karung berisi ribuan e-KTP ditemukan di area persawahan yang berada di Jalan Karya Bakti III, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (8/12). Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakhrulloh pun mengatakan, pihaknya menduga KTP-el tersebut dibuang dengan sengaja.

"Karena ini memang sengaja dibuang, karena karungnya masih bagus, blangkonya masih bagus, belum pernah terkena air hujan, diletakkan di pinggir jalan yang orang cepat melihat itu," ujar Zudan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/12).

"Kalau tercecer kan jatuh tuh di pinggir jalan secara berhamburan, tetapi kalau ini kan diletakkan dalam satu karung dalam satu posisi yang bagus. Dugaan saya ini memang sengaja dibuang," katanya menambahkan.

Zudan menegaskan, KTP elektronik yang ditemukan itu  merupakan KTP elektronik asli, yang sudah tidak berfungsi. KTP elektronik yang ditemukan itu merupakan cetakan 2011, 2012, dan 2013.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SG5fEG
December 11, 2018 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SG5fEG
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Is Eks Payung Teduh: Dulu Sering Ngamen Lagu Kla Project

Is berharap Kla Project terus berkarya dan membagi energi positif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan vokalis Payung Teduh Mohammad Istiqamah Djamad atau Is sempat mengamen demi membiayai pendidikannya semasa kuliah. Saat itu, lagu-lagu Kla Project kerap dilantunkan Is ketika mengamen.

"Lagu (Kla Project) sering dipakai ngamen zaman hidup susah," kata Is usai berkolaborasi dengan Kla Project dalam "30 Tahun Kla Project Karunia Semesta" di Plenary Hall JCC, Kamis dini hari (6/12).

Meski memiliki keterbatasan ekonomi, Is mengaku kesulitan yang ia hadapi tidak terlalu terasa. Menurut Is, lagu-lagu Kla Project memberi kegembiraan tersediri bagi dirinya.

"Episode hidup gue ditemenin banyak sih sama (lagu Kla Project) ini," ujar Is.

Is mengatakan ada banyak lagu Kla Project yang sering ia bawakan saat ngamen atau bermain musik dari atas panggung. Namun, beberapa yang ia favoritkan adalah "Semoga", "Gerimis", dan "Tentang Kita".

Bagi Is, ia selalu merasakan dan mendapatkan energi yang positif dari karya-karya Kla Project. Is berharap Kla Project terus berkarya dan membagi energi positif mereka kepada banyak pendengar.

Is juga mendapat banyak pelajaran berharga dari perjalanan panjang band yang digawangi oleh Katon Bagaskara, Adi Adrian, dan Romulo Radjadin ini. Warna musik mereka tidak begitu sama. Is mengatakan dirinya belajar menjadi musisi lebih matang dari Kla Project.

"Bagaimana bercerita dengan puitis, dengan ritme yang bagus, tapi yang paling penting dengan originalitas," kata penyanyi yang sudah mendengarkan lagu-lagu Kla Project sejak masih duduk di bangku SD ini.

Sejak dulu, Is memang memiliki keinginan bisa bermusik bersama Kla Project. Ibarat gayung bersambut, Kla Project meminta Is menjadi bagian dalam konser dan membawakan lagu "Belahan Jiwa" secara akustik di hadapan penggemar Kla Project atau Klanese.

"Kalau pengen sesuatu, nggak tahu, ada aja jalannya dari Yang di Atas. Tiba-tiba ditelepon, di-Whatsapp, disuruh nyanyi," cerita ayah dari empat orang anak ini.

Ke depan, Is berharap ia dan KLa Project bisa membuat lagu bersama, setidaknya lagu single. Is mengatakan rencana kolaborasi ini sudah sempat dibicarakan bersama KLa Project. Akan tetapi rencana ini baru sebatas pembicaraan saja.

"Belum kami apa-apain, baru tumpah obrolan," ujar Is.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SwTCzP
December 06, 2018 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SwTCzP
via IFTTT
Share:

Angkat Isu Kemanusiaan, ACT Gelar Anugerah Karya Jurnalistik

Anugerah ini diberikan kepada jurnalis yang mempublikasikan aksi kemanusiaan ACT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar acara penganugerahan karya jurnalistik dengan tema The Rise of Islamic Filantropy di Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/12). Presiden ACT, Ahyudin menjelaskan, tema kemanusiaan tersebut sejatinya merupakan tema yang diangkat ACT untuk pergelaran anugerah karya jurnalistik 2019 mendatang.

“Sudah sepatutnya filantropi dijadikan sebagai gaya hidup, sebab kuat dan lemahnya keimanan seseorang dapat dilihat dari kedermawanan dan kepedulian sosialnya,” kata Ahyudin.

Dia juga yakin, ACT sebagai lembaga filantropi yang telah bergerak sejak belasan tahun ini mampu memperluas aksi kedermawanan. Kerja sama keumatan, kata dia juga mampu membuka peluang partisipasi umat, sehingga berperan memperbanyak dedikasi kemanusiaan.

“Kedermawanan yang besar menuntut rancangan gagasan besar. ACT dan jejaringnya akan berkomitmen untuk kedermawanan itu,” ujar dia.

Sedangkan Manajer Umum Komunikasi ACT Lukman Aziz menjelaskan, anugerah karya jurnalistik ini diberikan kepada para jurnalis yang mempublikasikan aksi kemanusiaan dalam program ACT. ACT, kata dia juga sangat mengapresiasi upaya jurnalis dalam menyebarkan isu kemanusiaan.

“Melalui media, setiap aksi yang kita lakukan dapat menjadi inspirasi banyak orang, sehingga maslahat yang disampaikan juga dapat tersebar luas. Bersama kawan-kawan jurnalis, kepercayaan akan muncul secara alami dari khalayak dan tumbuhnya empati untuk kemanusiaan dapat lebih cepat,” ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Eh9KCO
December 06, 2018 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Eh9KCO
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Soal PP JPH, BPJPH: Bola di Tangan Mensetneg

Tinggal Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian yang belum memparaf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag), Sukoso mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu ditandatanganinya Peraturan Pemerintah (PP) terkait pelaksanan UU 34 tahun 2014. Namun, dia mengaku belum mengetahui kapan PP tersebut bisa ditandangani Presiden. Karena menurutnya bola saat ini ada di Kementerian Kesekretariatan Negara (Kemensetneg).

Dia mengatakan, Kemensetneg yang mengoordinir kementerian/lembaga terkait untuk memberikan paraf terkait RPP JPH. Saat ini, tinggal dua kementerian yang belum memberikan paraf, yaitu Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

"Sekarang bola ada di Mensetneg untuk mengorganisir paraf-paraf menteri itu. Setelah itu, Mensetneg nulis surat kepada presiden untuk ditandangani," ujar Sukoso saat dihubungi Republika.co.id, Senin (3/12).

Berdasarkan Pasal 65 UU Jaminan Produk Halal (JPH), seharusnya PP tersebut sudah selesai pada 17 Oktober 2017 lalu. Namun, sampai saat ini PP tersebut belum berhasil diterbitkan oleh pemerintah.

Karena itu, belum lama ini muncul usulan dari Indonesia Halal Watch (IHW) agar pemerintah mengamandemen Pasal 65 UU JPH. Karena, jika PP tersebut diterbitkan tanpa mengamandemen pasal itu, maka pemerintah bisa dianggap telah melanggar UU.

Namun, Sukoso enggan mengomentari lebih jauh terkait usulan amandemen tersebut. Menurut dia, yang lebih pas untuk mengomentarinya adalah Biro Hukum Kementerian Agama. "Amandemen dan sebagainya itu saya jawab bukan pada kapasitasnya. Kenapa? karena kami dari Kemenag sudah bekerja," ucapnya.

Yang jelas, tambah dia, selama Ini BPJPH telah bekerja agar PP JPH segera bisa diterbitkan dan dokumen RPP JPH juga sudah diserahkan ke Mensetneg. Namun, kata dia, pihaknya tidak bisa memaksa kementerian/lembaga lain untuk memberikan parafnya.

"PP sudah dibikin, tapi kan konektivitasnya dengan kementerian dan lembaga lainnya. Kita tidak bisa maksa, tapi artinya sudah 70 persen prosesnya (proses penerbitan PP JPH)," kata Sukoso.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KPL5pl
December 03, 2018 at 04:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KPL5pl
via IFTTT
Share: