Showing posts with label 2019 at 10:14PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:14PM. Show all posts

Friday, April 12, 2019

KPU Jelaskan Syarat Keaslian Surat Suara yang Sah Tercoblos

Surat suara tercoblos di Malaysia harus dipastikan dulu kondisinya seperti apa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan surat suara yang sah tercoblos memiliki ketentuan tersendiri. Pramono juga mengungkapkan ciri-ciri surat suara yang asli dari KPU.

"Jadi, kalau surat suara tercoblos itu berarti harus ada tanda tangan dari Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Maka jika surat suara itu asli, ketika keluar sudah ada tanda tangan dari KPPS," jelas Pramono saat dijumpai di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/4).

Sehingga, dalam konteks kasus temuan surat suara di Malaysia, harus dipastikan dulu kondisinya seperti apa. "Jadi tidak bisa langsung menuduh siapa yang melakukan dan sebagainya. Kan saat ini masih banyak spekulasi," ungkapnya.

Pramono enggan memberikan tanggapan saat dikonfirmasi tentang informasi yang menyebutkan temuan surat suara tercoblos di Malaysia sudah ditandatangani oleh PPLN. KPU tetap menunggu hasil investigasi tim yang terjun ke Malaysia.

"Kalau soal itu (surat suara sudah ditandatangani PPLN) kan masih katanya, kami tetap menunggu hasil dari Malaysia," tuturnya.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan ciri surat suara asli. KPU bisa memastikan surat suara asli atau tidak dari sejumlah spesifikasi, misalnya ketebalan, berat, kecerahan. Kemudian, ada spesifikasi khusus berupa mikroteks sebagai pengaman surat suara.

"Menggunakan mikroteks (untuk pengamanan). Mikroteks itu banyak jenisnya. Misalnya yang dipakai dalam pencetakan uang itu hanya salah satu saja," tutur Pramono.

Dijumpai secara terpisah, anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar, mengatakan bahwa pihaknya juga menunggu hasil investigasi dari Malaysia. Fritz pun masih enggan menanggapi informasi bahwa temuan surat suara yang tercoblos di Malaysia sudah ditandatangani oleh PPLN.

"Maksud saya yang melihat (surat suara ditandatangani PPLN) kan Yaza (Ketua Panwaslu Malaysia). Saya sendiri tidak bisa berkomentar karena saya tidak melihat langsung. Silakan mengkonfirmasi ke Yaza sebab dia yang melihat," tegas Fritz.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G7zK1L
April 12, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G7zK1L
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Kemenkes Siapkan Klinik Kesehatan Haji Lebih Lengkap

IHRAM.CO.ID, JAKARTA— Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akan jauh lebih bagus. KKHI didesain lebih baik karena memiliki daya tampung yang cukup banyak dan memiliki fasilitas lengkap. 

Baca Juga:

"Daya tampungnya cukup banyak, memiliki ruang ICU, dan memiliki ruang perawatan jiwa," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji (Kapuskes) Kemenkes, Eka Jusuf Singka, kepada Republika.co.id, dalam acara Sosialisasi Hasil Ijtima’ Majelis Ulama Indonesia terkait Istitha’ah di Bogor, Rabu (10/4) malam.  

Eka menjelaskan, KKHI di Madinah memiliki 100 tempat tidur yang KKHI sebelumnya hanya 70 tempat tidur. Bahkan kata Eka, KKHI Madinah ini bisa digunakan sebanyak 120 tempat tidur.  

Eka mengatakan, Kemenkes tahun ini akan membawa obat-obatan sebanyak 70 ton. Jumlah ini masih sama dengan tahun lalu. Perlengkapan tidak hanya didatangkan dari Indonesia tetapi juga diperoleh di tanah suci.  

"Obat-obatan sebagian dikirim dari sini dan sebagian dibeli di sana alat-alat kesehatan dibeli semuanya," katanya. 

Eka berharap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik. Untuk itu Eka meminta para petugas kesehatan di bawah kordinasinya bekerja dengan penuh keikhlasan.  

Berita Terkait

"Insya Allah. Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik. Sekali lagi mengurus haji itu harus ada tawadhu'nya. Kita harus lebih banyak bersyukur, lebih banyak merendahkan diri kepada Allah," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Z3FXV0
April 11, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Z3FXV0
via IFTTT
Share:

Sunday, February 24, 2019

Di Konvensi Rakyat, Jokowi Kenalkan 3 Kartu Baru

Tiga kartu, yakni Kartu Prakerja, KIP hingga kuliah, dan Kartu Sembako.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengenalkan tiga kartu baru yang akan menjadi programnya saat terpilih kembali di Pilpres 2019 nanti. Ketiga kartu tersebut, yakni Kartu Prakerja, Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga kuliah, dan Kartu Sembako. 

Jokowi menjelaskan, Kartu Prakerja ini merupakan program peningkatan pelatihan yang akan diberikan oleh pemerintah bagi para pencari kerja. Ia berharap mereka akan mendapatkan bekal ketrampilan sebelum masuk ke dunia kerja.

"Saya akan luncurkan yang namanya kartu pra kerja untuk memberikan layanan pelatihan koperasi, skilling, re-skilling, upskill. Ini pelatihan vokasi untuk meningkatkan ketrampilan bagi yang belum bekerja, pekerja, dan yang akan berganti pekerjaan," ujar Jokowi saat menyampaikan pidato kebangsaan dalam acara Konvensi Rakyat di Sentul International Convention Center, Bogor, Ahad (24/2) malam. 

Ia menyampaikan, program ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Jokowi menyampaikan, pemerintah juga akan memberikan pelatihan vokasi kepada sekitar 500 ribu orang pada 2019 ini.

"Pada 2020, dua juta orang peserta pelatihan akan kita kerjakan. Dengan kartu ini kita akan terus meningkatkan program tersebut sehingga Indoensia memiliki SDM kualitas premium," ujar dia. 

Selama ini, pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk meningkatkan ketrampilan masyarakat. Salah satunya yakni program vokasi dengan mendirikan balai latihan kerja (BLK) komunitas di pesantren-pesantren. Jokowi pun menargetkan pada 2019 ini akan mendirikan BLK komunitas hingga 1000 dan pada tahun depan ditargetkan hingga tiga ribu BLK.  

Selain kartu Pra Kerja, Jokowi juga berjanji akan memperkuat Kartu Indonesia Pintar yang semula hanya diberikan hingga tingkat SMA/SMK menjadi hingga bangku perkuliahan. Menurut Jokowi, dengan kartu KIP kuliah ini maka pendidikan seluruh anak-anak bangsa dapat terjamin. 

"Kemudian kartu indonesia pintar yang sekarang hanya sampai di SMA atau SMK, juga akan kita jadikan KIP kuliah. Artinya Kartu Indonesia Pintar kuliah ini akan membantu biaya pendidikan. Membantu biaya pendidikan dari anak usia dini hingga kuliah dengan kartu ini," ujar Jokowi. 

Jokowi mengatakan, pemerintah tak ingin kondisi ekonomi kelularga yang lemah menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk mengenyam pendidikan hingga bangku perkuliahan. Saat ini, KIP telah diberikan kepada 18,7 juta siswa di seluruh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pendidikannya. 

“Hampir satu juta mahasiswa dari keluarga miskin dapat beasiswa. Lima ribu anak dari Papua dapat beasiswa afirmasi. Dan kita berikan beasiswa 20 ribu anak muda terbaik termasuk dari ponpes untuk meneruskan kuliah di luar negeri," tambah dia. 

Terakhir, Jokowi juga berjanji akan meluncurkan kartu sembako murah. Program ini disebutnya untuk memperkuat Program Keluarga Harapan (PKH) dan program rastra yang telah dijalankan. "Program PKH dan rastra akan saya perkuat dengan program kartu sembako murah," ucapnya.

Pada 3 November 2014, Jokowi meluncurkan tiga kartu, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). KIP untuk memudahkan masyarakat mengakses ke pendidikan hingga SMA/SMK, KIS untuk mengakses ke kesehatan, dan KKS untuk meningkatkan kemapuan masyarakat yang kurang mampu. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T9fFAP
February 24, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T9fFAP
via IFTTT
Share:

Saturday, February 9, 2019

RUU Permusikan Ditolak, Iqbaal Ramadhan Justru Optimistis

Iqbal menilai RUU Permusikan dibuat untuk kebaikan musisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah polemik soal Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan di mana banyak musisi tak setuju dengan beberapa pasal di dalamnya, Iqbal Ramadhan justru optimistis bahwa RUU Permusikan dibuat untuk kebaikan musisi. Iqbaal yang belakangan berprofesi sebagai aktor layar lebar, mengaku bahwa dirinya juga adalah seorang musisi.

"Saya percaya kalau RUU itu dibuat untuk sesuatu yang baik untuk musisi, karena saya juga selaku musisi saya juga ingin musisi punya pengakuan di dalam tata kenegaraan di Indonesia. Saya ingin di KTP nanti tidak hanya ditulis sebagai musisi saja tapi bisa ditulis sebagai musisi, aktor dan lainnya," ujar Iqbaal Ramadhan di Jakarta, Sabtu (9/2).

Meski demikian, dalam proses pembuatan Undang-undang, Iqbaal berpendapat memang ada trial dan error. Sehingga, masyarakat bisa menyumbang saran untuk membuat RUU menjadi lebih baik.

"Cuma memang dalam perancangan, yang namanya rancangan sesuatu yang baru direncanakan pasti ada trial and error dan ada kesalahan di situ, memang terdapat pasal-pasal yang agak menghilangkan esensi dari seorang musisi dalam hal kebebasan berpendapat... mungkin pasal-pasal itu yang menjadi perbincangan orang-orang di luar sana," katanya.

Lebih lanjut, Iqbaal menyayangkan sikap beberapa musisi yang menanggapi negatif RUU Permusikan padahal di dalamnya ada beberapa pasal yang menurutnya baik untuk masa depan musisi Indonesia. Misalnya, soal perlindungan hak para kru musik.

"Yang saya sayangkan adalah ketika RUU itu ingin dirancang, baru ingin dibangun untuk musisi, lalu ada pasal-pasal yang baru dirancang yang belum disahkan yang masih bisa diobrolin tapi orang sudah melihat RUU permusikan ini sudah salah semuanya. Padahal di dalamnya ternyata gue lihat banyak hal-hal yang baik," katanya.

Iqbaal mencontohkan soal hak dan kewajiban kru musik yang sampai saat ini belum jelas padahal kru musik adalah "roda berjalannya sebuah band," kata Iqbaal. Selain itu pasal soal hak cipta juga dinilai baik oleh Iqbaal.

"Itu baik sekali, jadi nanti kalau saya nulis lagu, saya yang compose dan karang sendiri kan nanti saya dibayarnya beda-beda, nah itu artinya bisa menghidupkan musisi seperti di luar negeri. Memang di dalamnya masih ada yang harus direvisi tapi sayang sekali kalau semua orang melihat RUU Permusikan ini salah semuanya, sedangkan ini namanya juga RUU -- Rancangan Undang Undang," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DqBfXt
February 09, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DqBfXt
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

KPHI: Penetapan BPIH 2019 Manguras Dana Optimalisi

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) menyayangkan penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 35,2 juta. Dengan tidak bertambahnya besaran BPIH 2019, KPIH berpendapat hal itu bisa mengurangi dana otpimilasisi.

Baca Juga:

Komisioner KPHI Syamsul Maarif menilai BPIH yang ditetapkan Kementerian Agama (Kemenag) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Komisi VIII sangat murah. Hal itu berdampak pada berkurangnya dana optimalisasi haji.

"Terlalu murah BPIH itu, sehingga penggunaan dana optimalisasi terlalu besar," kata Syamsul Maarif saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (5/2).

Syamsul mengatakan, dana optimalisasi itu bukan hanya hak calon jamaah yang akan berangkat tahun ini. Akan tetapi haknya seluruh calon jamaah yang sudah mendaftar untuk bisa berangkat haji.

Syamsul mengatakan, seharusnya  pemerintah hanya bisa memberikan atau menggunakan dana optimalisasi disesuaikan dengan masa tunggu masing-masing jamaah. Secara pribadi Syamsul mengaku kecewa dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang tidak memberikan masukan. Sehingga Pemerintah dan DPR menetapkan nilai BPIH 2019 sama dengan nilai BPIH tahun 2018.

Karena menurut Syamsul, dengan tidak bertambahnya nilai BPIH, hal itu akan menyebabkan besarnya dana optimalisasi digunakan untuk keberangkatan jamaah tahun ini. Sehingga dana optimalasisi akan berkurang jumlahnya. "Dalam hal ini, saya secara pribadi kecewa dengan BPKH, karena telah menggunakan dana optimalisasi dengan sembrono," ujarnya.

Padahal menurut Syamsul, KPHI telah melakukan pertemuan dengan BPKH dan sepakat untuk meninjau ulang penggunakan dana optimalisasi yang melebihi haknya bagi calon jamaah. "Dampaknya, tahun yang akan datang, BPKH akan kesulitan untuk menyesuaikan BPIH, karena dana optimalisasi hampir seluruhnya terpakai untuk calon jamaah sekarang. Bisa jadi pada tahun-tahun yang akan datang akan terjadi kelonjakan BPIH secara drastis," katanya.

Syamsul mengaku khawatir, jikalau model penggunakan dana optimalisasi dihabiskan tahun ini yang tidak menutup kemungkinan akan menggerus modal awal atau setoran awal calon jamaah. Oleh karena itu, Syamsul mengatakan, BPHK harus secara terbuka memberikan masukan kepada DPR dan Pemerintah terkait dengan penggunakan dana optimalisasi yang berlebihan.

Berita Terkait

"Saya secara pribadi berpendapat bahwa BPIH yang wajar adalah kisaran Rp 40 juta perjamaah, atau Rp 35 juta, tetapi jamaah tidak diberikan living kost, karena seluruh jamaah haji Indonesia sudah mendapatkan jatah makan di Makkah," katanya.

Syamsul menyarankan agar BPKH menghadap Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meminta fatwa bagaimana jika penggunakan dan optimalisasi model sekarang ini menurut fikih. "Karena menurut pandangan saya pribadi, hal ini berpotensi melanggar hukum agama. Karena ada hak calon jamaah lain yang belum berangkat digunakan

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2t3E38c
February 05, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2t3E38c
via IFTTT
Share:

Monday, February 4, 2019

DKI Genjot Jumantik Sebagai Upaya Preventif

Kasus DBD di Jakarta ditemukan di tempat yang dekat dengan ladang dan kebun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan sebagai upaya preventif penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), pemerintah provinsi (pemprov) menggenjot kader juru pemantau jentik (jumantik) untuk melakukan tugasnya. Mereka akan memastikan tak ada genangan dan potensi tumbuhnya jentik nyamuk Aedes aegypti.

“Intinya bahwa kegiatan preventif ini akan digenjot, di ujung paling depan adalah jumantik. Mereka berkeliling memastikan bahwa tidak ada genangan, tidak ada potensi-potensi media tumbuhnya jentik-jentik,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/2).

Lalu, dia memperingatkan kepada warga DKI Jakarta untuk cepat merespons bila ada tanda-tanda demam berdarah. Respons cepat itu adalah cepat datangi Puskesmas dan memeriksakan diri. 

“Jangan menunggu sampai parah, datangi langsung ke puskesmas kemudian periksa. Dan apabila harus dirawat, maka kita akan siap untuk merawat dan kita akan rawat semuanya siapapun yg mengalami DBD, akan kita tampung kita akan rawat dan memang dibebaskan biaya,” kata Anies. 

Dia pun memastikan para pasien semua terawat dengan cepat. Sebab, penyebab penyakit DBD ini adalah virus, dimana pemulihannya membutuhkan waktu.

Sementara dalam masa pemulihan itu, kata dia, membutuhkan perawatan yang benar. Dia menceritakan, pihaknya menemukan kasus dimana anak sempat merasa sehat, lalu dibiarkan bermain. “ Akhirnya terjadi pendarahan dan komplikasi. Jadi respons cepat,” ujar Anies. 

Anies mengutarakan saat ini di DKI Jakarta masih terdapat banyak kasus DBD. Kebanyakan, kasus itu terjadi di tempat-tempat yang dekat dengan ladang, kebun, di perumahan yang memiliki lahan-lahan terbuka. 

“(Jakarta) Selatan masih banyak ruang terbuka, dan ruang terbuka itu yang jadi tempat tumbuh kembang nyamuk,” jelas dia. 

Menurut catatannya, jumlah terbanyak ditemukannya kasus DBD adalah sebanyak 297 kasus di Jakarta Selatan, 248 kasus di Jakarta Timur, 233 kasus di Jakarta Barat, 57 kasus di Jakarta Utara, dan 43 kasus di Jakarta Pusat. Di Kepulauan Seribu, tak ditemukan kasus. 

Perihal Instruksi Gubernur (Ingub), pihaknya telah selesai menggodoknya. Saat ini, tindakan pencegahan telah berjalan meskipun Ingub belum diturunkan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UDcgak
February 04, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UDcgak
via IFTTT
Share:

Thursday, January 31, 2019

Kisah Keteladanan Ustaz Arifin Saat Dirawat

Semangat Arifin selalu luar biasa, bahkan semangatnya mengalahkan orang yang sehat.

REPUBLIKA.CO.ID,  BOGOR -- Ustaz Muhammad Arifin Ilham baru saja selesai menjalani perawatan di Penang, Malaysia. Banyak cerita keteladanan Pimpinan Majelis Az-Zikra tersebut saat menjalani perawatan yang diceritakan keluarga dan sahabatnya.

Muhammad Alvin Faiz anak Ustaz Arifin menceritakan, sebagai seorang anak selalu berusaha mengingatkan ayah yang sedang sakit agar cukup istirahat. Namun semangat ayah selalu luar biasa, bahkan semangatnya mengalahkan orang yang sembuh.

"Kemarin di Penang (Ustaz Arifin) Shalat Subuh, jaraknya 800 meter ke masjid, tetapi abi (ayah) jalan kaki, malu kita yang muda, abi tetap semangat," kata Alvin saat konferensi pers usai menyambut kedatangan Ustaz Arifin di Masjid Az-Zikra, Kamis (31/1). 

Ia mengaku masih khawatir ayahnhya yang sudah sembuh nanti jatuh sakit lagi karena kelelahan. Dia mun mengatakan nantinya akan dibatasi. "Sebab ayah harus istirahat maksimal sesuai anjuran dokter," katanya.

Pembina Yatim Piatu Dhuafa Pesantren Az-Azikra Depok, Ustaz Abdul Syukur juga menceritakan, suatu malam Ustaz Arifin melaksanakan Shalat Tahajud. Karena terasa ada yang mengganjal di dada, beliau batuk-batuk kemudian mengeluarkan darah.

"Yang selama ini mengganjal di dada beliau itu darah alhamdulillah keluar bahkan gumpalan-gumpalan, beliau menyatakan mulai malam itu lega sekali rasanya," terangnya.

Ustaz Abdul yang juga sahabat Ustaz Arifin mengatakan, sebenarnya Ustaz Arifin tidak mau cerita ini disampaikan ke publik. Tapi Ustaz Abdul ingin mengungkapkan pandangannya tentang sosok Ustaz Arifin.

Ia menyampaikan, dalam keadaan sakit, Ustaz Arifin tetap memberikan keteladanan. Beliau melakukan shalat malam berjamaah bersama istrinya. Saat bertemu orang yang tidak mampu, beliau memberi kepada orang yang tidak mampu.

"Saat berjalan kalau ada sampah, beliau pungut, ini aktivitas beliau yang kelihatannya kecil, tapi sebenarnya ini sesuatu yang luar biasa, sehingga satpam, office boy di sana sangat senang dengan beliau," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Ustaz Arifin sampai di Masjid Az-Zikra pada Kamis (31/1) siang tepat pada waktu shalat Zuhur. Begitu tiba, Ustaz Arifin langsung melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di masjid, kemudian pulang ke rumahnya untuk istirahat.

Ratusan santri dan para alim ulama turut menyambut kedatangan Ustaz Arifin di Masjid Az-Zikra. Mereka bersuka cita menyambut Ustaz Arifin dengan teriakan takbir. Majelis Az-Zikra menyampaikan, meski kesehatan Ustaz Arifin sudah ada kemajuan, namun ustaz harus cukup istirahat dalam masa penyembuhan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GddUM3
January 31, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GddUM3
via IFTTT
Share:

Momen Sandiaga Bernyanyi Untuk Ahmad Dhani

Sandiaga bernanyi sebagai bentuk kekaguman terhadap Ahmad Dhani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno membawakan lagu berjudul 'Hadapi dengan Senyuman' karya band Dewa 19 di Media Center Prabowo-Sandiaga, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (31/1). Sandiaga menyebut lagu tersebut sengaja ia persembahkan untuk pentolan Dewa 19 Ahmad Dhani yang saat ini mendekam di Lapas Cipinang. 

"Kita ingin bernyanyi untuk Ahmad Dhani sebagai bentuk dukungan, judulnya 'Hadapi dengan Senyuman'," kata Sandiaga. 

Sandiaga pun memetik gitarnya diikuti kedua petinggi Badan Pemenangan Nasional lainnya yang ikut mengiringi. Beberapa tamu yang hadir juga ikut menyanyi bersama Sandi.

"Menyerahlah untuk menang," tutup Sandi di akhir nyanyiannya.

Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzhar Simanjuntak mengatakan ide menyanyi murni muncul dari Sandiaga. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari kekaguman Sandiaga terhadap sosok Ahmad Dhani yang dia anggap sosok yang tegar.

Lagu 'Hadapi Dengan Senyuman' merupakan karya band Dewa 19 yang dirilis tahun 2004 dalam album Laskar Cinta. Ahmad Dhani divonis terkait ujaran kebencian terkait cicitannya di twitter. Atas kasus tersebut Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara.  

Sebelumnya Sandiaga dan Dahnil menjenguk musisi Ahmad Dhani di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta, Kamis (31/1) siang. Dahnil pun mengibaratkan pentolan Dewa 19 itu seperti musisi asal Inggris John Lennon. 

"Dhani ini kalau kita ibaratkan kaya John Lennon gitu lho. John Lennon tuh juga begitu matang sebagai musisi kemudian memilih jalan politik untuk mengkritik. Nah Mas Dhani melakukan hal serupa biasanya kalau udah begitu makin jadi itu," kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (31/1).

Dahnil pun memuji langkah Dhani yang secara berani mengambil langkah politik untuk melawan rezim. Padahal sebagai artis, Dhani bisa menikmati kemewahan yang ia miliki. 

"Itu bagi saya adalah good entry ya, langkah yang positif," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FYNcY5
January 31, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FYNcY5
via IFTTT
Share:

Sunday, January 27, 2019

Richard Mainaky Sebut Ada Sejumlah Pengganti Butet

Namun, mereka harus mendapatkan polesan lebih lanjut agar dapat mengikuti jejak Butet

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih sektor ganda campuran pelatnas PBSI Richard Mainaky melihat potensi atlet-atlet junior sebagai pengganti Liliyana Natsir yang dapat diandalkan dalam berbagai kejuaraan internasional. Namun, mereka harus mendapatkan polesan lebih lanjut agar dapat mengikuti jejak Butet.

"Pemain muda itu tidak seluruhnya bisa menjadi pengganti Butet (sapaan Liliyana Natsir), tapi saya lihat dari permainan individu ada banyak pemain yang berubah dan ada kemajuan," kata Richard selepas pertandingan final Indonesia Masters 2019 di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Ahad (27/1).

Pasangan atlet Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kalah 21-19, 19-21, dan 16-21 dari ganda Cina Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong pada final turnamen tingkat dalam turnamen tingkat Super 500 itu. Ini pertandingan terakhir Butet di pentas bulu tangkis profesional dan mewakili Indonesia. Butet yang berusia 33 tahun pensiun dan memfokuskan diri pada bisnis yang digelutinya sejak 2015.

Richard mengungkapkan, ada banyak bakat pada generasi di bawah Butet. Tapi, permainan dan perilaku mereka perlu dibentuk. Menurut Richard, setiap pemain punya karakter dan ciri yang berbeda.

"Ada yang mendekati Butet, seperti Melati ataupun Gloria," kata pelatih yang telah 23 tahun mengabdi di pelatnas PBSI itu.

Richard juga mengindikasikan peluang untuk mengambil pemain-pemain ganda putri untuk menjadi pemain ganda campuran sebagaimana pernah dilakukannya terhadap Butet.

"Dulu Butet, Vita Marissa, dan Debby Susanto juga dari ganda putri. Tapi kalau ambil dari ganda putri, saya harus melihat perkembangannya. Saya lebih memaksimalkan atlet-atlet yang sudah di ganda campuran," katanya.

Selepas Butet pensiun, Richard akan memasangkan Tontowi Ahmad dengan atlet putri Winny Oktavina Kandow karena pemain putri ganda campuran lain sudah masuk kualifikasi Olimpiade. Gloria sudah berpasangan dengan Hafiz, sementara Melati berduet dengan Praveen. Kedua pasangan itu sudah masuk 16 besar. Kalau diganti, kata Richard, mereka harus mulai lagi dari peringkat bawah. Padahal PBSI harus mengejar poin Olimpiade.

"Saya fokuskan Owi dan Winny untuk mencari peringkat setinggi-tingginya," katanya.

Richard telah menyampaikan pesan kepada Owi agar fokus pada tugas berikutnya sebagai pasangan Winny. "Saya bilang ke Owi untuk tidak memikirkan hasil pertandingan terakhir tadi. Dia harus fokus dan kerja keras lagi karena memulai dari peringkat bawah," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UnGzBX
January 27, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UnGzBX
via IFTTT
Share:

Sunday, January 13, 2019

Dejan tak Masalah Andik Absen Lawan Persebaya

Andik mengungkapkan, itu menjadi perjanjian saat penandatanganan kontrak.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pelatih Madura United Dejan Antonic tak mempermasalahkan pemainnya Andik Vermansah absen saat melawan Persebaya Surabaya pada Liga 1 2019. Andik yang saat ini menjadi bagian skuat Madura United menyatakan tidak akan bermain saat melawan Persebaya Surabaya. Andik mengungkapkan, itu menjadi perjanjian saat penandatanganan kontrak.

"Tidak masalah kalau memang Andik tidak bermain lawan Persebaya, saya menghormatinya," Dejan ditemui usai diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih Madura United di hadapan media di Surabaya, Ahad (13/1).

Menurut Dejan, meski nantinya tanpa diperkuat Andik saat menghadapi Persebaya baik partai kandang maupun tandang, timnya tetap solid. Ia menegaskan akan berusaha meraih hasil maksimal.

"Kalau memang dia (Andik) seperti itu maka saya tidak bisa melakukan apa pun, sebab tergantung dia. Tapi sekali lagi, bukan suatu masalah bagi tim saya," kata mantan pelatih Borneo FC tersebut.

Sebelumnya, beredar komentar di media sosial Instagram yang dinyatakan oleh Andik tentang janjinya tidak bermain jika tim yang dibelanya melawan Persebaya.

Sudah terbuka bahwa pemain timnas Indonesia tersebut selama ini dikenal sebagai penggemar berat Persebaya. Terlebih kariernya dimulai dari tim berjuluk Bajul Ijo itu.

Setelah berkarier di tingkat junior, Andik menjadi bagian Persebaya senior pada 2008-2013. Lalu saat terjadi dualisme PSSI, ia memilih membela Persebaya 1927 (sekarang kembali bernama Persebaya).

Tapi pada 2014, pemain 27 tahun itu memilih hengkang ke Malaysia dan membela Selangor FA hingga 2017. Setahun berikutnya, ia merumput bersama Kedah FA sebelum kembali ke Madura United.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Rund17
January 13, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Rund17
via IFTTT
Share: