Showing posts with label February 04. Show all posts
Showing posts with label February 04. Show all posts

Monday, February 4, 2019

Soal Fintech, Ahli: Jangan Tergiur Tawaran Bunga Rendah

Masyarakat perlu belajar hal simpel menghitung bunga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ahli digitalisasi keuangan PT Vaksincom, Alfons Tanujaya mengatakan, sebelum memutuskan untuk menggunakan pinjaman online, seperti fintech, masyarakat perlu belajar beberapa hal. Salah satunya jangan mudah tergiur dengan tawaran bunga yang rendah.

"Masyarakat perlu belajar hal simpel menghitung bunga, perlu mengetahui kapan bunga itu mahal dan kapan bunga itu murah. Jangan mudah tertipu dengan gimmick bayar tujuh hari, 14 hari dan jangan terlena dengan bunga satu persen per hari," katanya kepada Republika.co.id, saat ditemui usai diskusi publik di Kantor LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/2) sore.

Ia menuturkan, penawaran pinjaman online dengan bunga yang rendah per hari, bukanlah sebuah jaminan. Melainkan hanya sebuah trik penjualan (marketing). "Karena kalau fintech menawarkan bunga per bulan, akan keliatan gede," ucapnya.

Selain itu, Alfons menyebut, ada trik lainnya yang juga dilakukan fintech, yaitu biaya admin. "Misal kan, pinjam Rp 2 juta, biaya admin Rp 250 ribu, kan keliatan kecil. Tapi Rp 250 ribu itu sama dengan 12,5 persen per tahun. Kamu pinjamnya cuma sebulan, biaya admin Rp 250 ribu. Artinya, 12,5 persen x 12 bulan. Biayanya terlalu tinggi," papar Alfons.

Menurutnya, masyarakat cenderung menggunakan fintech karena terdesak atau kepepet untuk mencari pinjaman uang. Oleh karena itu, ia menjelaskan, pentingnya pendidikan pengelolaan finansial yang baik dan mengurangi gaya hidup yang konsumtif. "Alternatifnya satu memang ke pengelolaan keuangan. Tapi yang jelas fintech itu cara terakhir," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I3XbNV
February 04, 2019 at 11:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I3XbNV
via IFTTT
Share:

Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia Terapkan 4 Kurukulum

Pesantren ini juga menargetkan santrinya hapal Alquran 30 Juz.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia membekali santrinya dengan empat kurikulum secara terpadu, Senin (4/2). Pesantren yang berlokasi di Jalan Raya Puspitek Pembangunan, Kampung Cikarang, Pabuaran, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor ini juga menargetkan santrinya hapal Alquran 30 Juz.

Direktur Pendidikan Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia, Muhammad Abdul Hasib, mengatakan, penerapan empat kurikulum yang dipadukan tersebut merupakan salah satu kekhasan program yang ada di pesantren ini. “Empat kurikulum yang dipadukan tersebut berupa kurikulum  Diknas, kurikulum pesantren, kurikulum tarbiyah, dan kurikulum Alquran,” ucap Hasib.

Dia menjelaskan, kurikulum diknas yang berlaku setara tingkat SMP dan SMA, dikarenakan pesantren terpadu ini hanya diperuntukkan bagi santri dan santriyah jenjang pendidikan SMP dan SMA. Sedangkan kurikulum pesantren diterapkan untuk mendidik santri di bidang ulum syar’i, keterampilan dan bahasa. "Kalau kurikulum tarbiyah itu fokus pembinaan karakter santri, dan kurikulum Alquran ditujukan untuk mempelajari tahsin, tahfiz, tafhim,” katanya kepada Republika.co.id.

Pesantren tersebut memiliki visi untuk menjadikan lembaga dakwah dan pendidikan Islam yang unggul dalam membentuk masyarakat yang sholih menuju kemajuan ummat dan bangsa. Oleh karenanya, Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia juga memadukan tiga aspek pembelajaran dalam membentuk karakter siswanya. Tiga aspek itu adalah yakni aspek jasadiyah, fikriyah, ruhiyah, dengan mengedepankan kedisiplinan beribadah.

Hasib menjelaskan, penargetan hapalan Alquran pada santri itu bukan merupakan kewajiban melainkan harapan dari pesantren. “Bagi santri yang dari SMP sampai SMA bersekolah di pesantren ini, maka diharapkan dapat meraih target hapalan 15 Juz saat lulus SMP dan 15 Juz lagi ketika lulus SMA. Jadi totalnya 30 Juz,” ucapnya. Penargetan hapalan 30 Juz itu tidak berlaku bagi siswa yang SMP nya tidak di Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia.        

Pesantren yang berdiri pada tahun 2007 ini, pertama kali ada untuk santri Putra jenjang SMP. Sedangkan penerimaan santri putri dilakukan pertama kali tahun 2010.  Pada tahun ajaran 2018/2019 pesantren tersebut memiliki jumlah santri putra dan putri sebanyak 1.585 orang.

Lembaga Pendidikan Darul Quran Mulia, tidak hanya menyediakan pesantren terpadu unit SMPIT dan SMAIT, melainkan juga terdapat unit pendidkan PAUD, SDIT, dan sekolah tinggi STIU. Hasib menyampaikan, setiap unit pendidkan masih berada dalam satu lokasi yang berdekatan. Tetapi hanya untuk siswa di unit pendidikan SMPIT dan SMAIT yang diharuskan menjadi santri di Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia selama masa bersekolah.

Hasib menyatakan, dengan adanya penerapan empat kurikulum yang dipadu tersebut, maka diharapkan santri lulusan Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia dapat memiliki potensi yang merata. “tidak hanya unggul di akademik atau agamanya saja, kita ingin membentuk muslim ideal yakni dengan mempunyai kemampuan di empat aspek yang dipejari sesuai empat kurikulum yang diterapkan di pesantren ini,” ungkap Hasib yang merupakan alumnus ITS dan UI.       

Santri Pesantren Terpadu Darul Quran Mulia yang juga siswa SMAIT di pesantren tersebut, Fauzan Syarif Nursyafi, mengatakan, dia memilih untuk sekolah di SMAIT pesantren itu karena adanya penerapan empat kurikulum. Menurutnya, penerapan empat kurikulum tersebut  berpotensi untuk bisa mencetak umat yang tidak hanya paham agama tapi juga paham di berbagai macam bidang akademis.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MPUK06
February 04, 2019 at 11:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MPUK06
via IFTTT
Share:

Di Palangkaraya, Sandiaga Ajak Semua Gunakan Produk Lokal

Kecintaan terhadap produk lokal harus terus digalakkan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di sela-sela kegiatan kampanyenya di Palangkaraya, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menyempatkan diri berkunjung ke sentra UMKM pusat kerajinan Palangkaraya Kalimantan Tengah di Jalan Batam, Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin (4/2). Sandi membeli gelang khas dayak berbahan kayu dan batu tersebut sekaligus untuk mempromosikan kerjainan yang diproduksi para pelaku UMKM setempat.

Menurut Sandi, banyaknya penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 200 juta, Indonesia merupakan pangsa pasar yang besar. Namun ia menyayangkan bahwa peluang tersebut masih dimanfaatkan oleh negara lain. 

“Kecintaan untuk menggunakan produksi dalam negeri memang harus digenjot lagi. Saya akan memakai gelang ini. Cakep kan ini produk lokal," kata Sandi dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Senin (4/2).

Sandi menilai untuk mewujudkan ini, memang dibutuhkan pemerintahan yang kuat dan kepemimpinan yang tegas. Sebelumnya salah satu pemilik toko kerajinan Deny mengaku membutuhkan promosi untuk produknya demi menggenjot penjualan. Pasalnya belum banyak orang lokal atau wisatawan dalam negeri yang yang menggunakan tas atau asesoris lainnya yang mereka produksi. 

“Banyak wisatawan lokal yang masih belum percaya atau belum yakin menggunakan berbagai asesoris yang kami buat pak. Ini butuh promosi. Padahal produksi kami cukup bagus. Malah banyak orang Korea Selatan yang menggunakan produk kami,” ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DUtbjr
February 04, 2019 at 11:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DUtbjr
via IFTTT
Share:

Al Shabaab Tembak Mati Pimpinan Perusahaan Dubai

Aksi teror dilakukan Al Shabaab karena mereka menganggap pemerintah tak bersyariat.

REPUBLIKA.CO.ID, SOMALIA— Sejumlah pria bersenjata yang menyamar sebagai nelayan membunuh Kepala Eksekutif P&O Ports milik pemerintah Dubai, Paul Anthony Formosa, di wilayah semiotonom Somalia, Puntland, Senin (4/2), dalam serangan yang diakui kelompok Al Shabaab.

Gubernur Bari di Puntland, Yusuf Mohamed, mengatakan kepada Reuters, dua orang bersenjata yang menyamar sebagai nelayan menembak Paul Anthony Formosa saat hendak menuju pelabuhan Bossaso pagi ini.

Mohamed mengatakan, Paul tewas di pasar ikan saat hendak menuju pelabuhan Bossaso pagi ini. Para pelaku yang bersenjatakan pistol melepaskan tembakan ke arah kepala.

Salah seorang penyerang ditembak mati pasukan keamanan di lokasi kejadian dan penyerang lainnya ditahan. Akun LinkedIn menunjukkan Formosa sebagai warga negara Malta.

P&O Ports mengatakan seorang pekerja tewas dan tiga lainnya mengalami cedera dalam satu insiden di Pelabuhan Bossaso, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. Satu pernyataan yang dipublikasi kantor media pemerintah Dubai di akun Twitter menyebutkan perusahaan dengan pihak berwenang Puntland sedang melakukan penyelidikan.

Al Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dan menuduh keberadaan Formosa di Somalia ilegal. 

Shabaab sedang berupaya menyingkirkan pemerintah Somalia yang didukung negara-negara Barat serta membentuk pemerintahan mereka sendiri berdasarkan pemahaman hukum syariah yang ketat.

"Kami dibalik operasi tersebut. Kami sudah memberi dia peringatan tapi dia malah menutup telinga. Keberadaannya di Somalia ilegal," kata juru bicara operasi militer Al Shabaab, Abdiasis Abu Musab.

P&O Ports mengelola pelabuhan Bossaso Puntland sejak mengantongi izin selama 30 tahun pada 2017 untuk memperluas dan mengelola fasilitas tersebut. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MNoWZt
February 04, 2019 at 11:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MNoWZt
via IFTTT
Share:

Tiga Peran Utama MUI yang Harus Dilaksanakan demi Umat

Kehadiran MUI diharapkan mampu menjadi lokomotif perubahan di tengah umat.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU— Ketua Bidang Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Abdullah Jaidi membeberkan tiga peran utama yang mesti dijalankan segenap pengurus MUI di berbagai daerah. 

Abdullah mengatakan, peran yang pertama yaitu MUI sebagai pelayan umat, karena itu program-program MUI harus menjawab masalah yang dihadapi umat.

Kedua, MUI sebagai penuntun umat, yaitu, MUI harus berperan mengarahkan dan menuntun umat dalam pelayanannya.

"Misalkan mengarahkan umat untuk bagaimana mengkonsumsi makanan yang halal, serta memperoleh harta yang halal," sebut Abdullah saat pengukuhan pengurus MUI Sulteng masa khidmah 2018-2023, di Palu, Senin (4/2). 

Kemudian, sebut dia, MUI juga harus menjaga akidah umat, yaitu merawat akidah agar tidak terpengaruh dengan faham dan aliran intoleransi atau radikal.

"Hal ini agar terjalin hubungan antarsesama manusia yang baik, serta antarumat beragama," sebut dia.

Abdullah berpesan MUI Sulteng harus senantiasa berbenah agar roda organisasi selalu sehat yang ditandai dengan program kerja yang jelas, serta didukung dengan ketersediaan sumber daya manusia yang memadai.

"Ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan organisasi yang sehat yaitu, adanya program kerja yang jelas, adanya SDM yang memadai, ketersediaan anggaran, dan standar mengelola organisasi. Nah sering kali menjadi masalah terkait ketersediaan anggaran yang memadai,” ujar dia.

Ia menambahkan, MUI sangat berharap adanya keterlibatan pemerintah untuk bekerjasama dengan MUI dalam upaya pembinaan umat.    

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah, Habib Ali bin Muhammad Aljufri, menyatakan lembaga yang dipimpinnya itu akan diposisikan sebagai benteng akidah umat.

"MUI menjadi benteng akidah Islam. MUI, salah satu tugasnya menyiapkan kader-kader ulama," ucap Habib Ali. 

Habib Ali mengemukakan, MUI dengan peran tersebut, akan menyiapkan kader-kader ulama andal yang bisa secara bergilir turun di masyarakat. 

Dalam kegiatan dakwah itu, sebut dia, MUI sangat berharap adanya bantuan dan dukungan dari pemerintah daerah. 

Pejabat mewakili Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, Asisten Administrasi Umum dan Organisasi, Muliono menjelaskan bahwa dukungan itu dimungkinkan melalui mekanisme bantuan hibah kepada organisasi.

"Tapi mesti diusulkan setahun sebelumnya karena masuk di APBD," kata Muliono menanggapi permintaan tersebut.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Samt19
February 04, 2019 at 11:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Samt19
via IFTTT
Share:

Kapolda dan Anies Sepakat Jaga Kondusivitas DKI

Kapolda Irjen Gatot bersilaturahim dengan Anies Baswedan di Balai Kota

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menerima kunjungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jakarta Raya Irjen Gatot Eddy Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/2). Keduanya bersepakat untuk menjaga kondusivitas DKI Jakarta sekaligus memastikan Ibu Kota aman dan damai.

"Sore ini kami mendapatkan kehormatan bapak Kapolda yang baru bertugas di Polda Metro Jaya, Pak Irjen Gatot Eddy pramono bersama jajaran bersilaturahmi dan kita akan terus bekerja bersama. Kita sama-sama memiliki kepentingan untuk memastikan Jakarta aman damai,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.

Anies berkata, hal itu diperlukan sehingga kondisi DKI Jakarta bisa kondusif. Terutama untuk kegiatan perekonomian, kegiatan sosial, politik. Anies menuturkan, kegiatan kerja sama ini akan terus dijalin dan tingkatkan.

Kapolda Irjen Gatot mengatakan, kunjungannya ke Balai Kota adalah bersilaturahim. “Sama dengan Pak Gubernur, saya selaku pejabat baru Kapolda melakukan silaturahim. Tadi siang kita bersilaturahim dengan Pak Pangdam Jaya, sore ini ke Pak Gubernur, besok lagi forpimda (forum pimpinan daerah, red) lainnya,” kata Gatot.

Silaturahim itu dilakukan dalam rangka pertama untuk menguatkan sinergi kedua belah pihak yang selama ini telah dibangun bersama-sama, terutama untuk menjaga kondusifitas di DKI. Terlebih, sebentar lagi musim pemilu pemilihan presiden akan berlangsung.

“Situasi yang relatif kondusif akan kita pertahankan terus bersama-sama. Kita akan bersama-sama mewujudkan kondisi yang aman dan kondusif tentu program-program banyak nanti tentu akan kita diskusikan,” jelas Gatot.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UIIbGD
February 04, 2019 at 11:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UIIbGD
via IFTTT
Share:

Kapolda dan Anies Sepakat Jaga Kondusifitas DKI

Kapolda Irjen Gatot bersilaturahim dengan Anies Baswedan di Balai Kota

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menerima kunjungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jakarta Raya Irjen Gatot Eddy Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/2). Keduanya bersepakat untuk menjaga kondusifitas DKI Jakarta sekaligus memastikan Ibu Kota aman dan damai.

"Sore ini kami mendapatkan kehormatan bapak Kapolda yang baru bertugas di Polda Metro Jaya, Pak Irjen Gatot Eddy pramono bersama jajaran bersilaturahmi dan kita akan terus bekerja bersama. Kita sama-sama memiliki kepentingan untuk memastikan Jakarta aman damai,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.

Anies berkata, hal itu diperlukan sehingga kondisi DKI Jakarta bisa kondusif. Terutama untuk kegiatan perekonomian, kegiatan sosial, politik. Anies menuturkan, kegiatan kerja sama ini akan terus dijalin dan tingkatkan.

Kapolda Irjen Gatot mengatakan, kunjungannya ke Balai Kota adalah bersilaturahim. “Sama dengan Pak Gubernur, saya selaku pejabat baru Kapolda melakukan silaturahim. Tadi siang kita bersilaturahim dengan Pak Pangdam Jaya, sore ini ke Pak Gubernur, besok lagi forpimda (forum pimpinan daerah, red) lainnya,” kata Gatot.

Silaturahim itu dilakukan dalam rangka pertama untuk menguatkan sinergi kedua belah pihak yang selama ini telah dibangun bersama-sama, terutama untuk menjaga kondusifitas di DKI. Terlebih, sebentar lagi musim pemilu pemilihan presiden akan berlangsung.

“Situasi yang relatif kondusif akan kita pertahankan terus bersama-sama. Kita akan bersama-sama mewujudkan kondisi yang aman dan kondusif tentu program-program banyak nanti tentu akan kita diskusikan,” jelas Gatot.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S88Hfz
February 04, 2019 at 11:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S88Hfz
via IFTTT
Share:

Pesan Imlek 2019, Mahathir: Jaga Hubungan Antarmasyarakat

Malaysia adalah negara multikultural yang dituntut hidup saling menghargai.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR— Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad, meminta rakyatnya menjaga hubungan sesama menyambut Tahun Baru Cina atau Imlek.

"Rakyat agar tidak memandang ringan soal menjaga hubungan antara masyarakat berbeda dulu, agama, dan budaya di negara ini karena ia bukan sesuatu yang mudah untuk dijaga," ujar Mahathir melalui YouTube Chedet Official, Senin (4/2). 

Mahathir mengatakan walaupun kini rakyat Malaysia beruntung karena masih dapat melaksanakan berbagai perayaan, termasuk Tahun Baru Cina, dengan penuh harmoni dan aman, namun keadaan mungkin tidak senantiasa begitu.

Hal itu, katanya, dikarenakan ada pihak yang mencoba mengeruhkan keharmonisan untuk tujuan tertentu. 

Karena itu, Mahathir meminta semua pihak tidak membiarkan diri mereka dihasut dengan persoalan tersebut.

"Dalam sebuah negara yang rakyatnya berbeda suku, agama, kita dapat menikmati keanekaragaman dengan penuh keharmonisan dan keamanan merupakan satu persoalan yang biasa bagi kita," katanya.

Tetapi, ujar dia, menjaga hubungan antara rakyat berlainan suku dan agama, budaya, bukanlah satu persoalan yang mudah dan tidak boleh dipandang ringan.

Dalam menyambut Tahun Baru Cina, Malaysia menyatakan libur nasional selama dua hari, yaitu Selasa (5/2) dan Rabu (6/2).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WGCHhd
February 04, 2019 at 11:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WGCHhd
via IFTTT
Share:

LBH Terima Pengaduan Soal Pinjaman Online Lebih 3.000 Kasus

Pengaduan meliputi pengenaan bunga yang sangat tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mencatat, hingga kini sudah ada lebih dari 3.000 pengaduan terkait pelanggaran yang dilakukan pinjaman online atau fintech pendanaan. Pengaduan meliputi pengenaan bunga yang sangat tinggi hingga penagihan yang mengabaikan privasi.

Pengacara dari LBH Jakarta Nelson Nikodemus Simamora menyebutkan, awalnya pada Mei 2018 ada sekitar 328 pengaduan mengenai fintech pendanaan. Kemudian sampai Oktober tahun lalu bertambah hingga mencapai 1.330 pengadu.

"Sekarang total pastinya saya enggak tahu berapa, karena sampai tadi ada yang WA (WhatsApp) saya. Belum lagi ada yang datang ke ruang pengaduan. Kemungkinan kalau diperkirakan ada sekitar 3.000 pengaduan," ujarnya di Jakarta, Senin, (4/2).

Dari pengaduan tersebut, menurutnya, pelanggaran yang dilakukan para fintech pendanaan telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), yakni hak rasa aman serta hak privasi. Pasalnya, saat menagih ke peminjam, ada penagih yang melakukan penyebaran foto, mengancam, memfitnah, bahkan melakukan pelecehan seksual. "Bahkan ada yang disuruh jual ginjal. Ini membuat ada korban yang ingin bunuh diri," tegas Nelson.

Selain itu, dia menjelaskan, ketidakjelasan beberapa fintech pendanaan pun membuat masyarakat merasa rugi. "Para pengadu rata-rata bilang keselamatannya enggak jelas. Di aplikasi tertulis bunga sekian tapi nggak jelas itu tahunan atau bulanan sehingga bunga terus bertambah," ujarnya.

LBH Jakarta, kata dia, menilai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seharusnya tidak hanya menangani perusahaan fintech yang terdaftar saja, melainkan juga harus memberikan sikap terhadap korban fintech yang tidak terdaftar. Hal itu merupakan tanggung jawab otoritas sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK.

Pada pasal 6 dalam Undang-Undang tersebut disebutkan, seluruh layanan jasa keuangan menjadi tanggung jawab OJK. Dengan begitu seharusnya termasuk seluruh penyelenggara fintech pendanaan.

Lebih lanjut Nelson mengritik OJK yang telah menyerahkan otoritas negara ke Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Seperti diketahui, OJK mendirikan AFPI sebagai perpanjangan tangan dan dalam mengurusi fintech pendanaan. "Dengan OJK menyerahkan kewenangannya ke APFI, berarti menyerahkan sebagian kedaulatan negara kepada swasta. LBH berpandangan itu enggak boleh dilakukan dong," tegas Nelson.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UFuhVs
February 04, 2019 at 10:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UFuhVs
via IFTTT
Share:

Umuh Menduga Ada Oknum yang Inginkan Persib Kalah WO

Jika sampai di-WO, ini kali pertama menimpa Persib sepanjang sejarah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar angkat suara mengenai tidak turunnya izin kepolisian untuk menggunakan Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Kota Bandung. GBLA dianggap tidak layak untuk digunakan karena ada penurunan konstruksi pada bangunan.

Umuh mengaku kecewa karena Persib kontra Persiwa Wamena dalam laga babak 32 besar Piala Indonesia terpaksa ditunda. Ia menyatakan, keputusan tersebut terlalu mendadak dan seperti dibuat-buat.

"Seharusnya tidak mendadak. Ini tiga hari menjelang pertandingan baru ada kabar GBLA tidak bisa dipakai," kata Umuh, Senin (4/2).

Umuh mengakui bahwa ini pertama kalinya Persib gagal menggelar pertandingan di kandang sendiri. Apalagi hal tersebut tidak hanya merugikan Persib, tapi juga tim lawan dan Bobotoh yang sudah menantikan pertandingan Persib di Bandung. "Saya minta ada kejelasan dan pertanggungjawaban secara tertulis dari Polrestabes atau siapa pun yang menyatakan bahwa GBLA tidak bisa dipakai, berikut alasan-alasannya," tegasnya.

Umuh mencium aroma ganjil dari tidak diizinkannya penggunaan GBLA. Menurutnya, jika ada kejelasan, bukan hal yang tidak mungkin bahwa manajemen Persib akan membantu memperbaikinya. "Saya menduga ada oknum yang sengaja ingin Persib di WO (walk-out)," tudingnya.

Apalagi, Persiwa sudah melayangkan surat protes pada PSSI. Umuh menyebutkan, hal itu juga akan merugikan Persib. Mengingat, izin untuk menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, tidak bisa turun secepatnya. Sehingga pertandingan tidak bisa digelar tepat waktu. "Kalau sampai kalah WO, ini yang pertama kalinya bagi Persib sepanjang sejarah," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D7MN1D
February 04, 2019 at 10:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D7MN1D
via IFTTT
Share:

Kemenkes Berikan Vaksin HPV pada Anak SD

Pemberian vaksin ini bertujuan untuk mencegah kanker serviks sejak dini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan kebijakan memberikan vaksin human papillomavirus (HPV) kepada anak-anak perempuan untuk mencegah kanker serviks (leher rahim) sejak dini. Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Anung Sugihantono mengatakan, Kemenkes memberikan imunisasi HPV penyebab kanker serviks pada anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar (SD).

"Vaksin HPV untuk anak-anak perempuan SD kelas V dan VI di beberapa wilayah yaitu DKI Jakarta, Kabupaten Kulon Progo, Kota Surabaya, Kota Manado, dan Kota Makassar," ujarnya saat ditemui di peringatan Hari Kanker Sedunia 2019, di Jakarta, Senin (4/2).

Kendati demikian, pihaknya menyadari upaya skrining yang kurang maksimal. Karena itu, Kemenkes merasa terbantu dengan berbagai pihak dan organisasi profesi yang ikut melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan kanker. Ia mengapresiasi istri presiden Joko Widodo yaitu Iriana yang menggerakkan Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja) untuk melakukan upaya deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA di berbagai daerah sejak tahun lalu dan upaya serupa terus dikerjakan. "Jadi ibu negara memberikan dukungan yang sangat besar," ujarnya.

Pihaknya mendorong peran serta elemen masyarakat lainnya untuk mengenali dan melaksanakan berbagai hal terkait faktor risiko untuk pencegahan dan skrining kanker. Berdasarkan data Globocan, saat ini beban penyakit kanker di dunia meningkat. Di antaranya, yaitu terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta kematian di tahun 2018. Dimana 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker, serta satu dari delapan laki-laki dan 1 dari 11 perempuan meninggal karena kanker.

Angka kejadian tertinggi di Indonesia untuk laki–laki adalah kanker paru yaitu sebesar 19,4 per 100 ribu penduduk, yang diikuti dengan kanker hati sebesar 12,4 per 100 ribu penduduk. Sedangkan angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi adalah kanker payudara yaitu sebesar 42,1 per 100 ribu penduduk yang diikuti kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100 ribu.  penduduk. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G8dlUp
February 04, 2019 at 10:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G8dlUp
via IFTTT
Share:

Menkes Minta Perempuan Lakukan Skrining, Ini Alasannya

Kementerian Kesehatan menyebut kanker serviks dan payudara tergolong tinggi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengatakan, penyakit kanker-kanker seperti serviks dan payudara adalah yang paling banyak diderita kaum perempuan. Karena itu menkes meminta para kaum hawa melakukan skrining tes inspeksi visual dengan asam asetat (IVA), pap smear, mammografi, hingga periksa payudara sendiri (sadari).

Tingginya kanker serviks dan payudara di Indonesia dewasa ini membuat menkes meminta perempuan di usia-usia tertentu rutin melakukan pemeriksaan yaitu IVA tes, pap smear, sadari, dan mammografi.

"Karena tes ini adalah skrining sedini mungkin," ujarnya saat mengisi peringatan Hari Kanker Sedunia 2019, di Jakarta, Senin (4/2).

Dia menjelaskan, tes IVA tidaklah sulit tetapi memerlukan kerja sama mulai dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), rumah sakit (RS), maupun kerja sama renaga kesehatan bidan, hingga perawat. Hingga kini, ia mengutip sedikitnya 3,5 juta perempuan Indonesia sudah mendapat tes IVA. Selain tes IVA dan pap smear, ia juga meminta kaum hawa melakukan sadari untuk pemeriksaan payudara. 

"Tetapi memang yang paling bagus dilakukan mammografi," katanya.

Dengan melakukan tes-tes tersebut, ia menyebut wanita Indonesia bisa segera mengerti ketika ditemukan kanker.

Berdasarkan data Globocan, saat ini beban penyakit kanker di dunia meningkat, yaitu terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta kematian di tahun 2018 dimana 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker, serta satu dari delapan laki-laki dan 1 dari 11 perempuan meninggal karena kanker.

Angka kejadian tertinggi di Indonesia untuk laki – laki adalah kanker paru yaitu sebesar 19,4 per 100.000 penduduk, yang diikuti dengan kanker hati sebesar 12,4 per 100.000 penduduk. Sedangkan angka kejadian untuk perempuan yang tertinggi adalah kanker payudara yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk yang diikuti kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D87SJp
February 04, 2019 at 10:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D87SJp
via IFTTT
Share:

Pemerintah Wujudkan Kemandirian Pangan Lewat Cetak Sawah

Siswono mengatakan cetak sawah baru harusnya dilakukan dengan menggandeng pemda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Siswono Yudo Husodo mengapresiasi kinerja pemerintah yang ingin mencetak pertambahan sawah baru melalui terobosan optimalisasi lahan rawa. Menurut Siswono, melalui program pertambahan cetak areal sawah baru akan mempercepat terealisasinya kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.

"Saya mendukung usaha pemerintah untuk terus mencetak sawah baru dengan berbagai cara, terobosan inovasi dan pemanfaatan," ucap Siswono, Senin (4/2). Menurut Siswono, usaha menuju pertambahan cetak sawah baru sebaiknya juga dilakukan dengan menggandeng pemerintah daerah. 

Seperti contohnya terobosan pemanfaatan lahan rawa tersebut sehingga pemerintah di daerah juga mempunyai kiat lain guna mensejahterakan masyarakatnya tanpa menunggu "bola" dari pusat.

"Kan bisa didorong dengan alokasi pembiayaan dari APBD. Jadi nggak mengandalkan pusat saja. Kalau tidak begitu, nanti kita bisa terus impor pangan," ujar Siswono.

Siswono menuturkan, yang perlu juga diperhatikan setelah mencetak sawah baru adalah soal jenis komoditas pangan yang akan ditanam.

Siswono mengemukakan, keseimbangan antara bertambahnya pemanfaatan lahan untuk sawah baru dan komoditas ditanam akan menghasilkan produksi pertanian yang meningkat serta tak lagi mengandalkan impor.

Guna informasi, sejak tahun 2014 hingga 2018, pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) telah menambah cetak sawah baru mencapai 215.811 hektare.

Namun, Kementan juga mencoba mengoptimalkan lahan rawa menjadi sawah baru sejak tahun 2016. Upaya tersebut dari data yang terhimpun jumlahnya terus bertambah.

Tahun 2016, lahan rawa yang dimanfaatkan sebagai sawah baru berjumlah 3.999 hektare. Lalu tahun 2017 menjadi 3.529 hektare dan 2018 seluas 16.400 haktare. Kementan menyebutkan, potensi produksi pertanian dari lahan rawa mampu hingga 7,4 ton per hektare. 

Beberapa daerah antara lain Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, juga telah diproyeksi sebagai wilayah penambahan cetak sawah baru dengan areal lahan rawa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UH5Uaa
February 04, 2019 at 10:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UH5Uaa
via IFTTT
Share:

TNI-Polri Kerahkan 5.263 Personel Amankan Imlek di Jakarta

Prsonel akan disebar di vihara, Monas dan lalulintas jalam raya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TNI beserta Polri mengerahkan 5.263 personel dalam mengamankan perayaan Imlek yang akan dilaksanakan besok, Selasa (5/2). Jumlah personel ini dikerahkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, mulai dari personel tingkat polsek, polres, dan polda.

“Polda Metro Jaya dan jajaran menyiapkan 5.263 personel, gabungan TNI POLRI menjaga. Dan nanti juga dibantu oleh Dinas Kebakaran, Dinas Perhubungan, Satpol PP juga ada perbantuan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/2).

Seluruh personel akan disebar di tiga titik pengamanan yakni tempat ibadah seperti vihara, tempat rekreasi seperti Monas dan lainnya, serta lalu lintas. Polda Metro Jaya beserta jajaran akan mulai melakukan pengecekan lokasi, dimulai dari sore ini.

Dari data yang dimiliki Polda Metro Jaya, setidaknya ada 332 vihara di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kemudian karena ini hari libur nasional, tentu banyak masyarakat yang akan memanfaatkan ini dengan berlibur ke tempat rekreasi sehingga akan diprediksi ramai.

Sementara itu untuk lalu lintas seperti jalan tol, sesuai dengan informasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, situasi diprediksi akan tetap lancar. Kemudian nanti anggota di lapangan akan melihat jalur yang ada di tempat ibadah.

“Di depan vihara kita lakukan penjagaan dan pengamanan, baik di semua polres jajaran Polda Metro Jaya. Personel kita siapkan. Nanti untuk pengaturan lalu lintas yang nanti memang harus dilakukan buka tutup maupun contra flow kita lakukan. Itu teknis di lapangan seperti apa, nanti lantas yang akan mengatur di lapangan untuk kelancaran lalu lintas,” papar Argo.

Polda Metro Jaya berharap semoga perayaan Imlek dapat berjalan aman dan lancar di setiap vihara. “Kita berharap semuanya itu akan berjalan dengan baik dan lancar, dan demokrasi Indonesia ini akan terlihat sangat bagus di mata internasional,” ucap mantan dirtahti polda Kalimantan Timur itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SbFhNN
February 04, 2019 at 10:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SbFhNN
via IFTTT
Share:

DKI Genjot Jumantik Sebagai Upaya Preventif

Kasus DBD di Jakarta ditemukan di tempat yang dekat dengan ladang dan kebun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan sebagai upaya preventif penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), pemerintah provinsi (pemprov) menggenjot kader juru pemantau jentik (jumantik) untuk melakukan tugasnya. Mereka akan memastikan tak ada genangan dan potensi tumbuhnya jentik nyamuk Aedes aegypti.

“Intinya bahwa kegiatan preventif ini akan digenjot, di ujung paling depan adalah jumantik. Mereka berkeliling memastikan bahwa tidak ada genangan, tidak ada potensi-potensi media tumbuhnya jentik-jentik,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/2).

Lalu, dia memperingatkan kepada warga DKI Jakarta untuk cepat merespons bila ada tanda-tanda demam berdarah. Respons cepat itu adalah cepat datangi Puskesmas dan memeriksakan diri. 

“Jangan menunggu sampai parah, datangi langsung ke puskesmas kemudian periksa. Dan apabila harus dirawat, maka kita akan siap untuk merawat dan kita akan rawat semuanya siapapun yg mengalami DBD, akan kita tampung kita akan rawat dan memang dibebaskan biaya,” kata Anies. 

Dia pun memastikan para pasien semua terawat dengan cepat. Sebab, penyebab penyakit DBD ini adalah virus, dimana pemulihannya membutuhkan waktu.

Sementara dalam masa pemulihan itu, kata dia, membutuhkan perawatan yang benar. Dia menceritakan, pihaknya menemukan kasus dimana anak sempat merasa sehat, lalu dibiarkan bermain. “ Akhirnya terjadi pendarahan dan komplikasi. Jadi respons cepat,” ujar Anies. 

Anies mengutarakan saat ini di DKI Jakarta masih terdapat banyak kasus DBD. Kebanyakan, kasus itu terjadi di tempat-tempat yang dekat dengan ladang, kebun, di perumahan yang memiliki lahan-lahan terbuka. 

“(Jakarta) Selatan masih banyak ruang terbuka, dan ruang terbuka itu yang jadi tempat tumbuh kembang nyamuk,” jelas dia. 

Menurut catatannya, jumlah terbanyak ditemukannya kasus DBD adalah sebanyak 297 kasus di Jakarta Selatan, 248 kasus di Jakarta Timur, 233 kasus di Jakarta Barat, 57 kasus di Jakarta Utara, dan 43 kasus di Jakarta Pusat. Di Kepulauan Seribu, tak ditemukan kasus. 

Perihal Instruksi Gubernur (Ingub), pihaknya telah selesai menggodoknya. Saat ini, tindakan pencegahan telah berjalan meskipun Ingub belum diturunkan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UDcgak
February 04, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UDcgak
via IFTTT
Share:

Mentan Minta Pejabat Kementan Fokus Sejahterakan Petani

Semua prestasi di sektor pertanian selama empat tahun merupakan kinerja terbaik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman melantik 22 pejabat Kementerian Pertanian yang terdiri dari delapan Eselon I dan 14 Eselon II, Senin (4/2). Dalam sambutannya, Amran menegaskan kepada seluruh pegawai Kementerian Pertanian khususnya para pejabat yang baru dilantik untuk fokus pada kesejahteraan petani dan siap mendedikasikan waktu melayani rakyat.

“Semua pegawai terutama pejabat di Kementerian Pertanian harus siap melayani rakyat 24 jam, jangan ada hp yang tidak aktif, siap 24 jam,” kata Amran di Auditorium Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta.

Menurut Amran, semua prestasi dan capaian yang diraih sektor pertanian selama empat tahun lebih masa jabatannya merupakan kinerja terbaik yang dihasilkan dari kerja keras seluruh pegawai Kementerian Pertanian.

“Apresiasi dan terimakasih atas kinerja bapak ibu selama lebih dari empat tahun masa jabatan menjadi Menteri Pertanian selama ini, dapat saya katakan bahwa saat ini kita sudah menunjukan kinerja terbaik,” ujar Amran.

Amran menyebut, berbagai prestasi yang mampu diwujudkan selama empat tahun ini bukan pekerjaan yang mudah. Seperti dalam hal inflasi pangan yang tadinya 11,35 persen pada 2013, dalam empat tahun terakhir tepatnya 2017 inflasi pangan mampu ditekan hingga angka 1,26 persen.

Capaian ekspor pertanian dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukan peningkatan sigifikan. Pada 2016, nilai ekspor pertanian sebesar Rp 384,9 triliun, meningkat tajam di 2018 menjadi Rp499,3 triliun atau 29,7 persen.

“Tidak hanya ekspor pertanian, PDB pertanian juga meningkat 47,2 persen dari Rp 994,8 triliun pada 2013 menjadi Rp 1.463,9 triliun pada 2018, ini lompatan luar biasa,” tutur Amran.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Amran berpesan agar seluruh pejabat dapat berdedikasi penuh memberi kinerja terbaik, membangun team work dan segera melakukan akselerasi serta berdiskusi dengan pejabat sebelumnya.

“Untuk Dirjen Pekebunan yang baru target mengembalikan kejayaan rempah -rempah, Dirjen PSP fokus percepat pengadaan dan pendistribusian kebutuhan petani, Kepala Badan Karantina perketat kegiatan dilapangan dan tingkatkan proteksi hama dari luar, prioritas kedepan kita adalah pembagian bibit gratis dari Provinsi hingga Kabupaten bahkan Universitas, kita ciptakan agen – agen baru pertanian,” tegas Amran.

Adapun delapan pejabat eselon I yang dilantik antara lain Sarwo Edhy sebagai Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kasdi Subagyono sebagai Direktur Jenderal Perkebunan, Fadjry Djufry sebagai Kepala Badan Libang, Ali Jamil sebagai Kepala Badan Karantina, Bambang sebagai Staf Ahli Bidang Pengembangan Bio Industru, Banun Harpini sebagai Staf Ahli Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Pending Dadih Permana sebagai Staf Ahli Bidang Lingkungan Pertanian serta Dedi Nyrsyamsi sebagai Staf Ahli Bidang Infrastruktur Pertanian.

 

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GmU5SA
February 04, 2019 at 10:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GmU5SA
via IFTTT
Share:

Pemerintah Minta MUI Sulteng Sebagai Wadah Pemersatu Umat

MUI merupakan wadah berkumpulnya cendikiawan dan ulama lintas ormas Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU— Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah (Sulteng) mengharapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dapat meningkatkan peran mewujudkan persatuan umat.

"Ormas-ormas Islam di Indonesia cukup banyak, termasuk di Sulawesi Tengah. Karena itu, MUI diharap dapat menjadi sekaligus mewujudkan persatuan umat," ucap Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Rusman Langke, di Palu, Senin (4/2).

Rusman Langke hadir dan menyampaikan sambutan dalam pengukuhan pengurus MUI Sulawesi Tengah masa khidmah 2018-2023, yang di kukuhkan unsur pimpinan MUI Pusat Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, KH Abdullah Jaidi, di Wisma Haji Palu.

Pengukuhan itu juga dihadiri pejabat mewakili Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Organisasi Setda Provinsi Sulteng, Mulyono dan Rektor IAIN Palu Prof Sagaf S Pettalongi. 

Dalam sambutannya, Rusman Langke menyebut MUI menjadi salah satu lembaga yang mewadahi para ulama, para cendikiawan Muslim dalam rangka memberikan bimbingan kepada umat.

Keberadaan MUI, kata dia, sangat dibutuhkan masyarakat, sangat dibutuhkan umat beragama utamanya umat Islam di Sulawesi Tengah dalam rangka menyatukan persepsi umat.

Karena itu, ia menilai, bila semua ormas Islam atau keterwakilan masing-masing ormas Islam ada di MUI, maka tentu sangat baik peran MUI dalam penyatuan persepsi.

"Adanya keterwakilan masing-masing ormas Islam di MUI, tentu lebih memudahkan MUI dalam memaksimalkan perannya di masyarakat dalam dakwah," ujar Rusman Langke.

MUI sebagai salah satu organisasi mitra pemerintah, sebut Rusman, tentu harus siap bekerjasama dengan pemerintah dalam membangun peradaban manusia.

"Ini harus di ikutkan dengan managemen organisasi yang baik, konsolidasi yang baik. Maka tentu akan baik bagi MUI," sebut dia.

Dia mengemukakan pembinaan berbasis kebutuhan masyarakat atau berbasis problem yang dihadapi saat ini oleh masyarakat sangat dibutuhkan.

Olehnya itu, MUI tentu harus memberikan pesan-pesan atau dakwah sesuai dengan kondisi atau kebutuhan masyarakat.

"Hal ini harus terorganisir dengan baik. Karena itu, perlu ada integrasi program dan langkah oleh MUI mulai dari tingkat kabupaten dan provinsi," urai dia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DTHG6V
February 04, 2019 at 10:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DTHG6V
via IFTTT
Share:

SD Bakti Mulya 400 Gelar BM Fair

Lomba olahraga, seni dan agama itu diikuti 40 SD dan TK di Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Para juara tak muncul begitu saja. Juara muncul, antara lain  karena ada arena lomba. Begitulah ajang yang diselenggarakan oleh SD Bakti Mulya 400, Jakarta,  yang dibuka Jumat (1/2).

Even tersebut bernama BM Fair. “Kegiatan tahunan sekolah berupa  kompetisi atau aneka perlombaan antarsekolah pada tahun ini diikuti oleh 40 SD dan TK di Jakarta Selatan dan sekitarnya,” kata   Kepala SD Bakti Mulya 400, Drs H  Hassanudin MPd melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (4/2).

Ia menambahkan, BM Fair dibuka halaman sekolah SD Bakti Mulya 400, Pondok Indah, Jakarta, pukul 07.30 WIB. “Acara pembukaan sangat semarak.  Apalagi dengan tampil perdananya siswa marching band SD Bakti Mulya 400,” ujarnya.  

Pada kesempatan itu, hadir Direktur Sekolah Bakti Mulya 400, Euis Tresna  SPd  dengan jajaran kepala sekolah. Hadir pula pengurus orang tua murid  dan seluruh guru dan tentu saja kontingen atlet dari sekolah yang menjadi peserta lomba.

Dalam sambutannya, Euis Tresna menyampaikan agar kegiatan ini dapat dijadikan ujian untuk menunjukkan sportivitas. “Kalah dan menang bukan tujuan utama,  namun nilai juang yang lebih penting untuk dipupuk dan dikembangkan. Dengan demikian akan tercipta generasi yang tangguh dan kuat dalam menghadapi persaingan,” tutur Euis.

Kegiatan yang berlangsung sampai dengan Rabu (13/2)   tersebut akan menggelar lomba olahraga, seni dan agama. Ada dua jenis cabang olahraga yang sangat popular yang dilombakan yaitu futsal dan basket. Sedangkan mata lomba lainnya meliputi spelling bee dan story telling berbahasa Inggris. Ada pula lomba adzan, menari, mewarnai, puisi dan solo vocal.

Hassanudin mengungkapkan,  kegiatan BM Fair dalam dua tahun terakhir ini sangat meriah. “Animo masyarakat terhadap berbagai lomba SD Bakti Mulya 400 berbanding lurus dengan minat masyarakat untuk masuk sekolah di SD ini. Oleh karena itu kegiatan ini didukung oleh semua guru dengan penuh antusias,” paparnya.

Sebagai puncak acara sekaligus penutupan BM Fair akan diselenggarakan pentas seni budaya dengan tema “Around the World”. Acara tersebut akan digelar di Theater Garuda, TMII pada Sabtu (16/2). “Pada acara ini akan dipentaskan kreativitas siswa SD Bakti Mulya 400 dalam menampilkan budaya negara-negara di dunia. Insya Allah ini akan menjadi penampilan yang  luar biasa,” kata Hassanudin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GqYILv
February 04, 2019 at 10:08PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GqYILv
via IFTTT
Share:

Pekan Depan, Harry Kane Diperkirakan Pulih dari Cedera

Ia mengaku tidak pernah membiarkan proses pemulihan cederanya berjalan terlalu lama.

REPUBLIKA.CO.ID, ATLANTA -- Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane berencana untuk meningkatkan proses pemulihan cedera pergelangan kaki pada pekan depan. Namun ia tak akan memaksakan diri agar bisa kembali ke lapangan dengan cepat.

Kane kemungkinan akan rehat dari pertandingan sampai bulan Maret akibat ligamen pergelangan kaki kirinya. Ia mengalami cedera saat melawan Manchester United di Wembley pada 13 Januari lalu.

Usai insiden itu, Kane pun ke Amerika Serikat untuk melakukan pengobatan dan pemulihan. "Saya pergi berobat dan mengikuti terapi di cuaca hangat. Saya akan meningkatkan proses pemulihan dan akan lihat perkembangannya pekan depan," ujar Kane.

Kane menyatakan, bersama timnya ia akan mencoba untuk bermain bola pada pekan depan untuk melihat sejauh mana perkembangan pemulihan cedera yang sudah dijalani. Ia mengaku tidak pernah membiarkan proses pemulihan cederanya berjalan terlalu lama. "Seperti yang saya katakan, pergelangan kaki mulai terasa nyaman bersamaan dengan pembengkakan yang berkurang. Perkembangannya baik dan ini luar biasa."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Su77nC
February 04, 2019 at 10:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Su77nC
via IFTTT
Share:

Ribuan KTP-El di Lombok Barat Belum Diambil

KTP-el yang belum diambil sudah cukup lama dari 2016-2017 ada 1.072 KTP-el.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Sebanyak 2.072 KTP Elektronik (KTP-el) yang sudah dicetak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lombok Barat belum diambil pemiliknya. "Kita tunggu mereka mengambil karena sudah jadi. Kita berharap bisa diambil secara kolektif oleh desa. Nanti kita serahkan dengan membuat berita acara serah terima lengkap dengan nama, NIK, dan Nomor KTP," ujar Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Lombok Barat, Hamdi di Lombok Barat, Senin (4/2).

Hamdi menyampaikan, KTP-el yang belum diambil sudah cukup lama. Dia menyebutkan, pada 2016-2017 terdapat 1.072 KTP-el yang belum diambil, dan 1.000 KTP-el yang belum diambil pada 2018. Hamdi berharap masyarakat proaktif untuk mengambil KTP yang sudah jadi tersebut, termasuk kepada warga yang merasa sudah melakukan perekaman agar datang ke kantor camat. "Selama blangko, kartu, dan tinta ada, kita cetakkan," kata Hamdi.

Hamdi berharap dengan aktifnya masyarakat untuk mengecek administrasi kependudukannya, pihaknya akan lebih mudah melakukan pencocokan dan penelitian (coklit). Kepala Dinas Dukcapil Lombok Barat Muridun optimistis dengan target nasional 100 persen warga wajib KTP-El bisa direkam.

"Saat ini capaian kita baru 90,89 persen atau 467.900 warga dari 514.817 warga yang wajib KTP-el sudah perekaman," ucap Muridun.

Muridun juga berharap warga masyarakat aktif dalam mendaftarkan dirinya. "Kita sudah menggelar banyak terobosan untuk mewujudkan Gerasak (Gerakan Sadar Adminduk). Kita mau perbup-kan agar semakin kuat," lanjut Muridun.

Dalam mewujudkan Gerasak, pihaknya pun membuka pelayanan sampai malam hari. Bahkan dengan satu kebutuhan, kata Muridun, warga bisa memperoleh lainnya, tidak hanya KTP, tapi kartu keluarga, akta kelahiran hingga akta kematian.

Muridun menambahkan pihaknya bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) dan NGO Santai Mataram untuk mendampingi warga yang memerlukan akta kelahiran. "Saat ini warga yang berusia 0 hingga 18 tahun yang sudah memiliki akta kelahiran baru 96,29 persen. Kita masih minus empat persen lebih," kata Muridun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GmTqR6
February 04, 2019 at 09:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GmTqR6
via IFTTT
Share: