Showing posts with label 2019 at 03:24PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:24PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Video Kiriman Retizen Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang

Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang menyebabkan kemacetan kendaraan hingga 3 KM

Republika Netizen yang sedang melewati jalan Tol Pejagan-Pemalang sempat mengabadikan video seusai kecelakaan yang mengakibatkan beberapa kendaraan rusak. Kecelakaan tol pejagan - pemalang , Kamis (30/5) itu kini sedang ditangani petugas kepolisian. Akibat kecelakaan tersebut terjadi kemacetan sekitar 3 km.

Berikut video kiriman Retizen:

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KfeSJM
May 30, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KfeSJM
via IFTTT
Share:

Friday, May 24, 2019

Petani Minta Konsumsi Cabai Kering Ditingkatkan

Konsumsi masyarakat Indonesia cenderung kepada cabai segar ketimbang cabai kering

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Masuknya masa panen cabai pada Mei ini, petani berharap pola penyerapan hasil panen dapat maksimal. Di sisi lain, petani meminta pemerintah menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi cabai kering khususnya bagi industri dan rumah makan.

Ketua Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih mengatakan, konsumsi masyarakat Indonesia cenderung kepada cabai segar ketimbang cabai kering. Akibatnya, di kala musim tanam berlalu dan pasokan berkurang, harga cabai dapat melonjak tinggi.

“Di negara-negara lain, misalnya India deh, mereka masyarakatnya sudah mengkonsumsi cabai kering,” kata Henry saat dihubungi Republika, Jumat (24/5).

Kecenderungan konsumsi cabai segar di Indonesia, kata dia, memicu ketidakseimbangan produksi dengan kebutuhan. Sebab, cabai merupakan komoditas pertanian yang rentan rusak atau busuk apabila tidak disimpan dalam kapasitas gudang yang mumpuni.

Di sisi lain, menurut dia, penyerapan cabai hasil panen petani tidak bisa diserap secara menyeluruh dikarenakan keterbatasan gudang penyimpanan yang dilengkapi pendingin dengan suhu tertentu. Berdasarkan catatan Kementerian Pertanian (Kementan), kebutuhan cabai merah dan cabai rawit rata-rata secara nasional berada di level 87,4 ribu ton dan 52,4 ribu ton per bulan pada 2018.

Dengan adanya jumlah kebutuhan yang tinggi tersebut, Henry menilai, pemerintah perlu menggenjot formulasi penyerapan alternatif atau mengalihkan konsumsi ke cabai kering. Sejauh ini, dia mengatakan, penyerapan cabai kering baru diaplikasikan sektor industri.

“Industri sudah, tapi sektor rumah makan-rumah makan belum. Harusnya sektor ini juga mulai pakai cabai kering,” kata dia.

Terkait dengan peran penyerapan Bulog, Henry mengatakan hal itu bukanlah solusi satu-satunya. Dia mengusulkan kepada pemerintah untuk membuat badan usaha yang khusus melakukan penyerapan dan penyimpanan dengan kapasitas gudang yang berteknologi baik agar bisa menyimpan pasokan lebih lama. Hal itu diharapkan abila petani sudah memasuki masa panen, suplai produk tetap terjaga dengan kualitas yang terjamin.

Lebih lanjut dia mengatakan, karena masih dalam proses panen raya di sejumlah sentra cabai yang terdapat di beberapa daerah, dia belum dapat menyebut jumlah produksi serta total penyerapan yang sudah terlaksana. Kendati begitu dia memastikan, harga pembelian cabai petani di setiap daerah bervariatif tergantung dari pengaruh musim dan masa tanam daerah tersebut.

Sekretaris Jenderal Kementan Syukur Iwantoro mengatakan, pemerintah sudah berupaya membantu penyerapan hasil panen cabai petani guna menghindari anjloknya harga. Salah satunya, kata dia, adalah dengan menginstruksikan sejumlah pemerintah daerah bersama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk melakukan penyerapan.

“Sebagai contoh, Bupati Gunung Kidul langsung responsif begitu ada panen. Dia serap,” kata Syukur.

Terkait dengan peran Bulog, dia menegaskan instruksi yang diberikan Kementan bentuknya masih berupa ajakan untuk membantu petani. Hal itu, kata dia, agar harga pembelian cabai petani dalam masa panen seperti saat ini tidak anjlok.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30yRIUe
May 24, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30yRIUe
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Vs Perseru Badak Lampung, Darije tak Tahu Kekuatan Lawan

Pelatih PSM Makassar itu mengharapkan timnya mencetak banyak gol.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSM Makassar akan menjamu Perseru Badak Lampung pada laga lanjutan pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattalata, Makassar, pada Jumat (24/5). Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic mengaku tidak banyak mengetahui informasi tentang calon lawannya itu.

Juru Taktik kelahiran Swiss itu memilih untuk lebih fokus pada permainan anak asuhnya. "Satu-satunya yang kami tahu adalah mereka kalah di pertandingan melawan PS Tira (Persikabo). Yang paling penting adalah bagaimana kami harus bisa menghadapi ini. Bahwa para pemain harus tanggung jawab terhadap tugas-tugasnya dan disiplin," kata Darije dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Kamis (23/5).

Pada laga perdana, Perseru Badak Lampung dipermalukan 0-3 saat bertamu ke markas Ps Tira Persikabo di Stadion Pekansari, Bogor, Sabtu (18/5). Sementara itu, skuat berjuluk Juku Eja itu berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Semen Padang, Senin (20/5) lalu. Darije tidak puas dengan hasil akhir tersebut.

Pasalnya, menurut Darije, Zulham Zamrun dkk memiliki banyak peluang pada laga perdana tersebut. Namun, sayangnya kubu tuan rumah harus puas dengan gol tunggal yang diciptakan Zulham pada menit ke-24.

Darije berharap hal itu bisa diperbaiki pada laga melawan Perseru. "Kami banyak mendapat peluang di laga perdana melawan Semen Padang, tapi hanya mencetak satu gol. Saya harap di pertandingan besok kami bisa memanfaatkan banyak peluang untuk mencetak gol," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VLRYLY
May 23, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VLRYLY
via IFTTT
Share:

Monday, May 13, 2019

JK Tak Setuju Tim Hukum Nasional Disebut Seperti Zaman Orba

Zaman Orba itu begitu ada ngomong tidak sesuai pemerintah itu dia bisa ditangkap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan pembentukan tim hukum nasional oleh Kementerian bidang Politik, Hukum dan Keamanan bukan sengaja untuk membidik pihak yang berbeda pendapat dengan Pemerintah. JK pun tidak setuju  jika pembentukan tim hukum nasional dianggap sama seperti era zaman Orde Baru.

"Zaman Orba itu begitu ada ngomong tidak sesuai pemerintah itu dia bisa ditangkap, kalau yang ini (tim hukum) orang yang berkata begitu, dievaluasi, apakah ada pelanggaran hukumnya, kalau ada pelanggaran hukumnya dibawa ke polisi," ujar JK saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (13/5).

Menurutnya, pembentukan tim hukum nasional oleh Kemenpolhukam murni sebagai lembaga penasehat yang memberi masukan kepada Menko Polhukam Wiranto dan kepolisian. JK menerangkan, tim hukum nasional juga bukan lembaga yang dapat mengambil tindaka hukum.

"Itu hanya memberi masukan kepada Menkopolhukam, dan kepada kepolisian, sama saja kalau persidangan kan ada saksi ahli, semacam itulah kira-kira penasehat ahli," ujar JK.

JK menjelaskan, tim hukum nasional diperuntukkan untuk memantau gejolak yang terjadi di masyarakat, tetapi tidak diperkenankan mengambil tindakan. Ia menambahkan, sebagai pihak yang mendapat masukan, Menko Polhukam juga tidak bisa menindaklanjuti masukan dari tim hukum nasional.

"Hanya yang boleh ambil tindakan hanya polisi dan kejaksaan. Jadi ini adalah lembaga pemantau sekali lagi memantau ada gejolak masyarakat, kalau ambil tindakan ya nggak boleh, melanggar UU, kalau Menko, tidak boleh ambil tindakan," ujar JK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E5EjJQ
May 13, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E5EjJQ
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

Sambut Ramadhan, Baznas Gelar Pawai Simpatik

Pawai bertujuan untuk menguatkan semarak berzakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar pawai simpatik untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah. Pawai  bertujuan untuk menguatkan semarak berzakat masyarakat Muslim Indonesia.

Ketua Panitia Nasional Ramadan Baznas Romidi Karnawan dalam orasinya mengatakan, Ramadhan harus disambut dengan hati yang lapang. Termasuk saling memberi maaf dan memaafkan sehingga berlomba-lomba meraih kebaikan dapat dijalankan dengan khusyuk.

"Zakat, infak, dan sedekah menjadi jalan kita dalam mendapat kebaikan dan keberkahan Ramadhan. Bukan hanya karena ibadah bagi Muslim yang wajib ditunaikan, tiga hal ini memiliki dampak sosial yang mampu menumbuhkan peradaban. Zakat Tumbuh Bermanfaat yang dapat dirasakan oleh semua golongan," ujarnya melalui siaran pers, Jumat, (3/5).

Pawai simpatik ini diselenggarakan pada Jumat pagi. Diawali doa bersama, para peserta berangkat long march dari Kantor Baznas di Kebon Sirih menuju Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

Romidi menjelaskan, saat Ramadhan, semangat umat Muslim dalam beribadah semakin tinggi. Maka Baznas meningkatkan pelayanan dan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat yang gemar berbagi.

Beberapa program pelayanan supaya lebih dekat ke masyarakat, di antaranya bekerja sama dengan berbagai macam platform digital. Mulai dari fintech, e-commerce seperti Bukalapak, Shopee, Tokopedia, Kitabisa.com, serta lainnya.

Baznas pun membuka gerai zakat di mal-mal besar yang juga bekerja sama dengan Lippo Malls Indonesia. Gerai zakat ini tersebar di beberapa daerah mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur.

"Peningkatan pelayanan ini dilakukan Baznas untuk mempermudah masyarakat menunaikan kewajibannya. Pawai Simpatik yang dilakukan Baznas hari ini juga sebagai penanda dimulainya program-program Ramadhan yang dilakukan Baznas dalam melayani para mustahik," kata Romidi.

Dirinya berharap, peningkatan pelayanan tersebut bisa mengumpulkan lebih banyak dana bantuan sehingga penerima manfaat juga semakin banyak. "Keberkahan Ramadhan diharapkan bisa dirasakan oleh semua termasuk saudara-saudara kita yang belum dapat perhatian," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DLlwU6
May 03, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DLlwU6
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

Liga Eropa, Valencia tak Gentar Bermain di Kandang Arsenal

Valencia bertandang ke kandang Arsenal pada leg pertama semifinal Liga Europa

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Valencia akan menghadapi Arsenal di stadion Emirates pada leg pertama semifinal Liga Europa, Jumat (3/5). Namun Los Che tak gentar bertandang ke London demi bisa lolos ke final dan memenangkan Liga Europa. Apalagi, gelar Liga Europa jadi tiket terbaik untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan, mengingat mereka kini berada di peringkat enam klasemen Liga Spanyol.

''Kami tidak takut dalam pertandingan ini. Kami harus meraih level paling kompetitif. Faktanya menunjukan kami adalah tim yang sulit untuk semua orang untuk dilawan,'' ucap pelatih Valencia Marcelino dikutip dari Marca, Kamis (2/5).

Apalagi, Arsenal baru saja kalah dua kali beruntun di Liga Inggris, dan masih berharap finis di posisi empat besar. Namun Marcelona menilai Arsenal merupakan tim dengan potensi yang besar, dan sangat kuat saat main di kandang sendiri. The Gunners, lanjut dia, punya beberapa pemain internasional yang membela negara besar, bahkan beberapa juara dunia, yang paham bagaimana beradaptasi dalam situasi sulit.

''(Arsenal) sangat cepat dalam transisi. Serangan mereka (memanfaatkan) ruang, mereka punya dua striker (Aubameyang dan Lacazette) yang mencetak banyak gol,'' ungkap Marcelona.

Apalagi, Marcelino menambahkan, Unai Emery sukses mengimplementasikan filosofinya di Arsenal sejak mengambil alih kepemimpinan Arsene Wenger. Emery dianggap mampu mengorganisir serangan dan pertahanan dengan sangat baik. ''Emery lebih banyak mengalahkan saya dibanding saya mengalahkannya,'' kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IUSvcA
May 02, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IUSvcA
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Muslim Swedia Jadi Sasaran Kejahatan Kebencian di Internet

Setengah dari kejahatan kebencian di internet menyasar Muslim di Swedia.

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM -- Setengah dari kejahatan kebencian di internet menyasar Muslim di Swedia pada 2017-2018. Data tersebut diungkapkan oleh Online Hate Speech Monitor.

Manajer Online Hate Speech Monitor, Tomas Aberg mengatakan, berdasarkan laporan polisi menunjukkan bahwa tingkat kejahatan rasial yang dilakukan melalui internet melonjak dua kali lipat selama periode tersebut. Kejahatan serupa di periode yang sama juga melonjak sebanyak tiga kali lipat di kota-kota utara. 

"Sebanyak 50 persen dari kejahatan ini dilakukan terhadap Muslim, 22 persen terhadap pencari suaka, dan 21 persen terhadap keturunan Afrika," ujar Aberg di saluran televisi pemerintah Swedia, SVT, Jumat (19/4).

Aberg mengatakan, jumlah kejahatan semacam itu telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya penggunaan media sosial. Menurutnya, kejahatan ini dapat menjadi ancaman bagi demokrasi. 

Aberg mencatat, kejahatan rasial umumnya dilakukan oleh orang-orang di atas usia 50 tahun. Sebanyak 83 persen pelakunya adalah laki-laki, dan 17 persen adalah perempuan. Selain itu, 459 orang telah menerima hukuman karena kejahatan rasial pada tahun lalu. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GqrYQE
April 19, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GqrYQE
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Emil akan Beri Hadiah Jutaan Rupiah untuk TPS Paling Kreatif

Ada 4 kategori lomba TPS yang diselenggarakan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Untuk menarik pemilih di Pemilu 2019 agar menjadi pesta demokrasi yang menggembirakan,  Gubernur Jabar Ridwan Kamil menggelar sayembara berhadiah besar. Bahkan, hadiah puluhan juta akan diberikan untuk penyelenggara dan pemilih yang kreatif saat hari pemungutan suara, Rabu (17/4).

Menurut Gubernur Ridwan Kamil, ada 4 kategori sayembara yang digelar pihaknya. Yakni, mulai dari TPS unik, hingga panitia pemungutan suara paling heroik. Dalam setiap kategorinya, Ridwan Kamil, akan memberikan hadiah Rp 15 juta untuk pemenang pertama, Rp 10 juta untuk pemenang kedua, dan Rp 5 juta untuk pemenang ketiga.

"Saya akan apresiasi TPS dengan dekorasi terunik, uang Rp 15 juta untuk TPS pemenang pertama, Rp 10 juta untuk yang kedua, dan Rp 5 juta untuk yang ketiga," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil di acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Bandung, Selasa (16/4).

Menurut Emil, ia juga menawarkan hadiah uang kepada TPS dengan angka partisipasi pemilih tertinggi se-Jabar dari 130.000 lebih TPS yang ada. "Untuk petugas TPS yang terheroik, karena susah verifikasinya, kami akan melihat dari versi wartawan. Biar wartawan yang menentukan mana TPS paling heroik," katanya.

Emil mengatakan, tidak hanya untuk penyelenggara pemilu,  pihaknya juga menyediakan hadiah dengan besaran serupa untuk para pemilih. Lomba untuk para pemilih ini adalah lomba berfoto di depan TPS, selfie atau wefie.

Untuk pemilih, kata dia, akan ada lomba selfie terunik di depan TPS dengan gaya paling unik dan aman. "Hadiahnya sama, Rp 15 juta untuk pemenang pertama, Rp 10 juta pemenang kedua, dan Rp 5 juta pemenang ketiga," katanya.

Khusus untuk lomba foto selfie atau wefie ini, kata dia, harus aman atau bersifat netral tanpa menunjukkan dukungan terhadap salah satu calon presiden atau legislatif. Foto pun dilakukan di depan TPS, bukan di dalam TPS atau bilik suara. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GoHOwy
April 16, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GoHOwy
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Polisi Buru Begal Motor Pengemudi Ojek Online

Pengemudi ojek online didatangi oleh tiga sepeda motor dan diambil paksa motornya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat mengejar pelaku pencurian sepeda motor disertai kekerasan yang terjadi di Jalan Arjuna Selatan, Kemanggisan Palmerah, Jakarta Barat, Senin (8/4) lalu. Korban merupakan seorang pengemudi ojek online.

"Korbannya berinisial A K (37 tahun) warga Petamburan, Jakarta Pusat. Dia menjadi korban kejahatan sekitar pukul 03.00 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu melalui keterangan tertulis, Ahad (14/4).

Edi menjelaskan, korban pada saat itu sedang melintas di tempat kejadian perkara (TKP). Tiba-tiba, korban didatangi oleh tiga sepeda motor yang dikendarai oleh lima orang pelaku yang tidak dikenal.

Para pelaku langsung mengadang dan menyerang sepeda motor korban. "Karena kaget, korban mengerem mendadak," ujarnya.

Salah satu pelaku kemudian mengambil kunci kontak sepeda motor korban, sedangkan pelaku yang lain mengancam korban dengan menggunakan senjata api dan golok untuk menakut-nakuti korban. "Setelah mengetahui korbannya tidak berdaya karena ketakutan, pelaku pun langsung kabur membawa sepeda motor  dan barang-barang lain milik korban," ujar Edi.

Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Dimitri Mahendra mengatakan, setelah menerima laporan tersebut, ia bersama team Jatanras melakukan olah TKP. Ia mencari keterangan dari para saksi di TKP dan CCTV untuk mengungkap kejadian tersebut.

"Kasusnya sedang kita tangani dan masih dalam pengejaran. Pelaku diduga lebih dari satu orang," ujar Dimitri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KBKcEk
April 14, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KBKcEk
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Masyarakat Relawan Indonesia Peringati 1 Tahun GRM

GRM, Great Return March, dimulai pada 30 Maret 2018 lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menggelar aksi serentak di 10 provinsi untuk memperingati satu tahun Great Return March (GRM) di Palestina. Selain itu, rangkaian acara tersebut juga digelar sebagai komitmen MRI terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Presiden MRI Syuhelmaidi Syukur menyebut pihaknya menaruh kepedulian dan dukungan yang besar terhadap perjuangan Palestina melawan kolonialisme Israel. Menurut dia, MRI sebagai lembaga kemanusiaan menjunjung tinggi nilai-nilai kerelawanan tanpa memandang bangsa dan wilayah. Karena itu, pihaknya mengecam penjajahan.

“Ini sebagai bentuk komitmen kami. MRI hadir tidak hanya untuk Indonesia, tapi juga untuk dunia. Jika di Indonesia MRI, dengan izin Allah, selalu hadir di lokasi bencana. Maka untuk dunia global, MRI juga selalu menyuarakan kepedulian terhadap mereka yang tertindas dan terzalimi,” ujar Syuhelmaidi dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Jumat (29/3).

Sementara, sekretaris jenderal MRI Ibnu Khajar menjelaskan, GRM lahir pada 30 Maret 2018 lalu. Dengan gerakan tersebut, seluruh orang Palestina dari pelbagai negeri diajak bergerak kembali ke negara tersebut.

Pergerakan itu bertujuan supaya seluruh elemen bangsa bersama-sama berjuang menuju pembebasan Palestina. Termasuk di dalamnya, pembebasan Baitul Maqdis, tanah suci ketiga untuk umat Islam sekaligus negeri yang diberkahi Allah SWT.

“Kami mengajak seluruh relawan MRI dan seluruh masyarakat Indonesia yang di dalam tubuhnya mengalir darah para pejuang kemerdekaan, yang di dalam dadanya berdenyut jantung para pahlawan, untuk ikut mendukung gerakan ini,” kata Ibnu.

Untuk itu mendukung gerakan tersebut, MRI akan menggelar aksi solidaritas serentak selama tiga hari pada Jumat, Sabtu, dan Ahad pekan ini di di 10 Provinsi. Aksi akan digelar di Jakarta, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bali, Sulawesi Tengah, Maluku dan Maluku Utara.

“Kita akan semarakan peringatan GRM dimulai hari Jumat pekan ini, kita akan buat aksi solidaritas Palestina, kita akan ajak semua elemen menyempurnakan dukungan doa, dan dukungan bantuan logistik untuk semua warga Palestina yang akan kembali ke negaranya,” ucap Ibnu.

Sebagai bentuk salah satu dukungan nyata, bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT), bulan April mendatang MRI juga akan kembali melayarkan Kapal Kemanusiaan Palestina ke-2 yang akan membawa bantuan logistik sebanyak 10 ribu ton.

“Karena targetnya, setiap masjid, rumah sakit, sekolah bahkan rumah pejuang Palestina adalah gudang gudang logistik yang akan menjadi dukungan perjuangan menuju Palestina merdeka,” lanjutnya.

Melalui aksi solidaritas yang digelar serentak dan Kapal Kemanusiaan Palestina yang kembali dilayarkan, MRI berharap nama Bangsa Indonesia semakin harum. Indonesia ke depan semakin dikenal dunia sebagai bangsa yang dermawan dan siap memimpin peradaban.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uz4F1G
March 29, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uz4F1G
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 26, 2019

Kalam Ilahi di Balik Jeruji Besi

Masa depan adalah labirin yang akan akan kujangkau dengan kegelapan

Aku masih bertelut di hadapannya. Mencium setiap sudut kulit kakinya yang renta sambil menyatakan permohonan maaf berkali-kali. Aku tak ingin beranjak. Namun, seseorang menarik tubuhku kuat-kuat hingga aku terpaksa bangkit. Satu pukulan menghantam tengukku dengan cukup keras. Disusul amarah yang mendengung seisi kepala.

Mataku berkunang-kunang. Aku masih menangis. Disusul dengan isakan ibu dan makian Mas Har. Aku tertunduk karena tak berani melihat kedalaman mata ibu. Ada muara yang tak bisa kuseberangi. Luka yang ibu rasakan bisa membuatku gila selama menempuh masa hukuman ini. Kedukaan ini adalah milik kami. Sampai waktu yang tak bisa ditentukan penyesalan ini akan berkelindan seumur hidup.

“Kau tak pantas mencium kaki ibu,” suara Mas Har menggema sehingga menciutkan nyaliku untuk memeluk ibu.

“Aku khilaf. Aku berdosa. Maafkan aku,” lirih aku berkata.

“Seharusnya, kau bersyukur masih hidup. Jika bapak masih ada, beliau tak segan mengulitimu hingga kau mampus,” Mas Har mencengkeram pundakku dengan segenap tenaganya.

“Ampun-ampun, Mas,” aku terus memohon. Namun, tak ada rasa iba bagi seorang penjahat. Sebab, sejatinya, pelaku tindak kriminal harus dibumihanguskan dari muka bumi ini.

Tak ada jawaban kecuali sebuah tendangan Mas Har yang melayang ke arah perut. Aku bisa menahannya, tetapi tak sanggup melihat kesedihan ibu yang begitu dalam. Tak ada kata yang ibu sampaikan meski sebuah amarah seperti yang Mas Har lakukan. Dalam diam itu, ada ketakutan bagi nasib masa depanku. Aku adalah pemuda umur 25 tahun yang tak memiliki apa-apa lagi. Tidak harapan, tidak pula harga diri.

Masa depan adalah labirin yang akan akan kujangkau dengan kegelapan. Tak ada sesiapa. Buktinya, Mas Har dan ibu tak memberi maafnya.

Jika aku tak diterima di keluarga sendiri, bagaimana lingkungan yang lain bisa menganggap kehadiranku kelak? Mas Har menyatakan, jika masih ada, tentu bapak akan membunuhku sebelum waktu yang akan menggerus usiaku di sel.

Ibu tak pernah mengeluarkan suara sejak teriakan malam itu saat polisi memborgol dan menyeretku dari rumah ke mobil tahanan. Beliau masih shock karena tak percaya anaknya adalah seorang pemakai sabu-sabu. Malam itu, ibu masih berada di sebelahku hingga akhirnya jatuh di pelukan Mas Har.

Setelah pertemuan itu, aku berjalan malas ke sel tahanan. Ibu dan Mas Har pergi dan tak berjanji mengunjungiku kapan lagi. Mungkin bulan depan, mungkin juga tidak akan pernah. Kendati demikian, harapan kemunculan mereka selalu kupupuk. Mereka datang memang tak pernah membawa apa-apa. Mas Har menuturkan bahwa dirinya yang melarang ibu memasak untukku.

Melihat rekan senasib yang juga tak memiliki masa depan, yang kami bicarakan adalah penyesalan-penyesalan yang akut. Sesekali mereka curhat soal kerinduan akan anak dan istri. Termasuk aku yang selalu menunggu senyum dan maaf ibu. Kami bernostalgia dengan masa lalu. Tawa dan kemalangan menjadi bagian dari cerita nahas kami berada di balik jeruji besi.

“Tak pantas kita membicarakan masa depan,” tutur Mas Nar, seorang residivis narkoba. Dia dituntut hukuman berkali-kali lipat karena mengulangi kesalahannya.

“Masa depan biarkan menjadi rahasia. Bukankah masa depan seperti kematian yang gelap untuk kita?” Mas Fai menimpali.

“Janganlah begitu. Kita ini tetap manusia. Tak dosa kan jika memiliki harapan. Siapa yang tak mau hidup senang di luar sana,” Mas Dim berusaha tegar.

Aku menelan ludah yang terasa sangat pahit. Sambil membersihkan toilet dan mencabuti rumput pekarangan, aku tak kuasa menahan tangis yang sejak tadi ingin ambrol. Sejak penangkapan itu, aku memang lebih melankolis. Siapa yang tak termenung jika ingat kesalahan yang sulit dimaafkan ini.

Mungkin aku lebih beruntung daripada mereka, Mas Fai, Mas Dim, dan Mas Nar. Meskipun, sebenarnya, tak ada kata beruntung bagi penjahat seperti kami. Pertama, hukuman masa tahananku lebih pendek daripada mereka. Kedua, Aku tak harus digugat cerai oleh istri karena memang belum menikah. Ketiga, aku masih pernah dijenguk Mas Har dan ibu meski dengan siksaan berupa pukulan atau hinaan, sedangkan Mas Dim tak pernah dikunjungi sesiapa.

Mas Dim pernah bercerita bahwa dirinya adalah manusia bebas. Dia tak punya keluarga. Teman yang bisa dipercaya pun tak ada. Karena itu, selama ini, dia pindah dari kota satu ke lainnya sebagai pengedar narkoba.

Sudah cukup lama, Mas Dim kucing-kucingan dengan petugas kepolisian. Saat ada penggerebekan kontrakan yang ditinggalinya, Mas Dim sudah pindah tempat. Tak ada jejak yang ditinggalkan. Sebab, Mas Dim memang tak memiliki apa-apa kecuali baju yang melekat di tubuhnya. Setelah satu baju yang dipunya dirasa bosan, dia akan memberikannya kepada pengemis, lalu membeli lagi yang baru.

Mas Dim adalah pengedar kawakan. Mainannya tak hanya satuan gram, tetapi kilogram. Karena itu, dia divonis hukuman seumur hidup. Namun, sebebas-bebasnya manusia, tetap akan terjerat aturan. Mas Dim akhirnya ditangkap saat akan mengirim paket 1 kilogram sabu-sabu di tempat tak bertuan. Satu anak peluru menepi di betis kirinya. Mas Dim dilumpuhkan.

Dia memang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Sebagian besar pemakai pernah menyatakan namanya dalam BAP.

“Gih, jangan kau menangis lagi. Kalau kau sudah menjalani masa hukuman 6 bulan, kau akan mendapat remisi 15 hari. Asal kau berkelakuan baik,” teriak Mas Dim.

“Sabarlah, lima tahun akan segera berlalu. Kalau kau sudah bebas, jenguklah aku sesekali. Aku ingin merasakan bagaimana senangnya didatangi seseorang,” katanya meminta.

Aku memberikan anggukan kecil. Mas Dim adalah lelaki bertubuh gempal, berkulit sawo matang. Sudah sepuluh tahun dia mendekam di balik jeruji besi. Ada puluhan tahun lagi yang siap dihadapinya di tempat ini. Aku pernah bertanya kepadanya, apakah ada rasa bosan yang menghinggapi. Dia menyatakan tidak.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TE5fW8
March 26, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TE5fW8
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

In Picture: MRT Jakarta Resmi Beroperasi Hari Ini

Hari pertama beroperasi, MRT Jakarta siapkan kuota penumpang sebanyak 80.000 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 1 dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus resmi beroperasi, setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ahad (24/3/2019).

Khusus pada hari Ahad (24/3), PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta mempersiapkan kuota penumpang sebanyak 80.000 orang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WlyQoG
March 24, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WlyQoG
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

5 Keuntungan Memakai Minyak Rambut

Gunakan minyak rambut sambil memijat kulit kepala.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menggunakan minyak rambut mungkin terkesan kuno, tetapi ternyata memiliki berbagai keuntungan. Berikut lima manfaat produk tersebut untuk kesehatan rambut, seperti dikutip dari laman Times of India.

Lebih terawat

Tidak peduli seberapa mahal atau 'herbal' produk sampo, kondisioner, dan serum Anda, masih kalah dengan minyak rambut. Pasalnya, minyak akan benar-benar masuk ke kulit kepala dan efektif menjalankan fungsi revitalisasi rambut.

Penuh nutrisi

Minyak rambut yang mudah terserap akan membuat rambut dan kulit kepala lebih ternutrisi. Akan tetapi, pastikan minyak rambut adalah produk organik. Semakin sedikit tahap pemrosesan, semakin banyak vitamin dan nutrisi mikro di dalamnya.

Memperlancar sirkulasi darah

Menggunakan minyak rambut sambil memijat kulit kepala secara teratur akan memperlancar sirkulasi darah di area tersebut. Minyak yang merata ke kulit kepala juga akan membuat akar rambut mendapat nutrisi cukup.

Bebas rambut rontok

Meminyaki rambut memiliki kontribusi besar untuk mempercepat pertumbuhan dan mencegah kerontokan. Pilih bahan dan jenis minyak rambut yang sesuai dengan kondisi kulit kepala. Minyak zaitun atau minyak kelapa adalah opsi populer.

Mencegah rambut kusut

Rambut kusut saat cuaca panas atau lembap sangat tidak nyaman. Meminyaki rambut di malam hari atau sebelum mandi akan mencegah masalah itu. Saat rambut sudah terlanjur kusut, uraikan dan oleskan minyak sedikit demi sedikit.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HAJNj8
March 22, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HAJNj8
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 27, 2019

Kemendikbud dan TNI Perkuat Pendidikan Daerah Perbatasan

Masih banyak daerah di perbatasan membutuhkan perhatian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan TNI soal penguatan kompetensi dalam proses pembelajaran di perbatasan. Bentuk kerja sama nantinya adalah Kemendikbud akan menyiapkan pendidikan untuk TNI yang akan bertugas di beberapa wilayah perbatasan.

"Yang akan kita berikan adalah pendidikan pedagogiknya. Jadi bagiamana cara mengajar, bagaimana mengajar yang menyenangkan. Kan TNU ini serius ya, tapi kalau menghadapi anak-anak ini kan harus tidak emosional," kata Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GKT), Supriano, di kantornya Rabu (27/2).

Ia menjelaskan, TNI dan Kemendikbud akan mengirimkan 900 prajurit yang dibagikan ke dua wilayah terdepan Indonesia yaitu Nunukan dan Malinau Kalimantan Utara. Prajurit TNI tersebut sebelumnya sudah disiapkan untuk memberi bantuan kekurangan tenaga pendidik di sekolah-sekolah yang membutuhkan.

Para prajurit akan diberi pelatihan pedagogik pada 10 hingga 15 Maret 2019 oleh Kemendikbud. Selain pedagogik, hal yang diajarkan antara lain adalah pembinaan karakter, bela negara, baca tulis hitung (calistung), kecakapan hidup, dan kepanduan.

"Mereka ini kan nanti bekerjasamanya dengan guru, contoh ada satu sekolah membutuhkan guru olah raga, mereka bisa masuk. Kemudian belajar tentang bela negara baris berbaris, ini kan mereka bisa masuk. Yang sifatnya di daerah terpencil membaca menghitung, itu kan mereka bisa masuk," kata Supriano menjelaskan.

Supriano menjelaskan, kerja sama ini sebagai salah satu langkah persiapan apabila di daerah TNI ditugaskan membutuhkan guru. Sebab, berdasarkan pantauan Kemendikbud beberapa waktu lalu masih ada sekolah di perbatasan yang membutuhkan tenaga pengajar. Hal ini tentunya mengganggu pembelajaran di sekolah terkait. Oleh sebab itu, prajurit TNI ikut diturunkan untuk membantu kebutuhan tenaga pengajar.

"Inilah menjawab program nawacita, kita tidak hanya membangun pendidikan di perkotaan tapi juga di daerah-daerah perbatasan," kata dia.

Sementara itu, Mayor Jenderal TNI AD Bakti Agus Fadjari sebagai wakil dari TNI mengatakan masih banyak daerah terluar dari Indonesia yang membutuhkan perhatian. Oleh karena itu, ia juga berharap dengan bergabungnya TNI dan Kemendikbud dalam pendidikan di daerah terluar, dapat mewujudkan pendidikan yang baik untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Ia mengatakan, selama ini, prajurit TNI di perbatasan juga sering terlibat dengan aktivitas sekolah. "Kita juga terlibat dalam proses pembelajaran di sekolah-sekolah terdepan kita. Kualitas yang akan ditampilkan prajurit kita apabila terlibat dalam proses pembelajaran tadi akan lebih baik," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tht360
February 27, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tht360
via IFTTT
Share:

Kemenaker Dorong Kesetaraan Perlakuan di Tempat Kerja

Perempuan masih sering menjadi korban diskriminasi di tempat kerja.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyelenggarakan Forum Dialog Ketenagakerjaan Internasional Bidang Hubungan Industrial di Semarang,  Senin-Rabu (25-27 Februari). Forum bertajuk 'Future of Work and Equal Employment Opportunity (EEO)' tersebut membahas perkembangan ekonomi di era revolusi industri 4.0 dan kesetaraan perlakuan  terhadap perempuan di tempat kerja.

Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemenaker Haiyani Rumondang mengatakan forum dialog ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan menyamakan persepsi mengenai perkembangan ekonomi digital dan penerapan kesetaraan perlakuan di tempat kerja.

Terkait kesenjangan dan diskriminasi terhadap perempuan di tempat kerja, Haiyani menyebut hal ini disebabkan oleh stigma perempuan adalah sumber penghasilan kedua di masyarakat.

"Kesenjangan dan diskriminasi tersebut mengakibatkan terhambatnya potensi pembangunan negara, ekonomi, dan perusahaan. Padahal kontribusi perempuan memberikan manfaat yang besar bagi  ekonomi, keluarga, dan masyarakat," kata Haiyani.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah telah membentuk Gugus Tugas Kesempatan dan Perlakuan yang Sama dalam Pekerjaan dan menyusun panduan mengenai kesempatan dan perlakuan yang sama dalam pekerjaan di Indonesia.

"Kemenaker juga telah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dan Perjanjian Kerja Sama tentang Optimalisasi Penerapan Kesempatan dan Perlakuan yang Sama Tanpa Diskriminasi Dalam Pekerjaan dengan kementerian terkait," ucap Haiyani.

Haiyani menjelaskan, revolusi industri 4.0 telah menghilangkan pekerjaan lama dan melahirkan sejumlah pekerjaan baru berbasis teknologi informasi. Pekerjaan baru memiliki karakter skil yang berbeda dari pekerjaan lama.

"Pekerjaan baru berarti skil baru. Untuk mengantisipasi kebutuhan akan skil baru, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program. Salah satunya pelatihan kerja berbasis kompetensi yang kurikulumnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan industri kekinian," ujar Haiyani.

Haiyani mengatakan, revolusi industri 4.0 juga mengubah relasi industri atau hubungan industrial. Dari semula bentuknya terikat menjadi kemitraan. "Sebagai contoh hubungan kerja kemitraan adalah di industri transportasi online. Mereka tidak memiliki keterikatan dengan perusahaan dan waktu kerjanya juga fleksibel," ujar Haiyani.

Haiyani menambahkan, International Labour Organization (ILO) sedang menyusun instrumen standar ketenagakerjaan internasional berupa konvensi yang dilengkapi rekomendasi tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.

"Penyusunan rancangan konvensi dan rekomendasi dilaksanakan dalam proses double discussion. Pembahasan pertama dilaksanakan pada pertemuan 107th International Labour Conference (ILC ke 107) 2018 dan pembahasan kedua akan dilaksanakan pada pertemuan ILC ke 108 pada bulan Juni 2019," kata Haiyani.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Xrop4D
February 27, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Xrop4D
via IFTTT
Share:

Monday, February 25, 2019

Presiden Resmikan PLTU Cilacap Kapasitas 660 MW

Rasio elektrifikasi nasional telah mencapai 98,2 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Ekspansi tahap pertama dengan kapasitas 1x660 megawatt (MW). Lokasi peresmian berada di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin, 25 Februari 2019. Presiden menyebutkan, pembangkit listrik dengan area seluas 38,28 hektare tersebut nantinya dapat menyuplai kebutuhan tambahan listrik untuk industri dan rumah tangga di Pulau Jawa.

"Saya sangat menghargai pembangkit listrik tenaga uap di Cilacap. Besar ini, 660 MW, sehingga menambah suplai terutama di Jawa baik untuk industri maupun kekurangan yang ada di rumah tangga," katanya, Senin (25/2). 

Jokowi menyebutkan bahwa persoalan pemenuhan kebutuhan listrik memang menjadi salah satu fokus pemerintah selama beberapa tahun belakangan. Ia menceritakan, empat tahun lalu kekurangan pasokan listrik biasa dialami oleh daerah-daerah di Indonesia bagian timur dan sejumlah wilayah terpencil lainnya.

"Kalau bapak dan ibu lihat di Indonesia bagian timur, di pulau-pulau terpencil, di desa-desa terpencil kita, empat tahun yang lalu masih banyak yang belum ada listriknya," katanya.

Namun, pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan akan listrik tersebut di seluruh Tanah Air. Berdasarkan data yang diterima Presiden, saat ini rasio elektrifikasi nasional telah mencapai 98,2 persen. Artinya, berbeda dengan empat tahun lalu, semakin banyak rumah tangga yang kini telah menikmati sambungan listrik.

"Tadi janjinya Pak Menteri ESDM akhir tahun ini 99,9 persen harus sudah masuk ke semua rumah tangga yang ada di seluruh Tanah Air ini," kata Presiden.

Untuk diketahui, pembangunan PLTU Cilacap Ekspansi yang diresmikan oleh Presiden ini terdiri atas dua tahap. Tahap pertama dengan kapasitas 1x660 MW telah selesai dibangun sekaligus diresmikan Presiden dan diharapkan mampu melayani tambahan pelanggan baru hingga 682.000 pelanggan dari kelompok rumah tangga. 

Sementara untuk tahap kedua, pembangunan diperkirakan selesai lebih cepat dari target semula. Pembangunan PLTU Cilacap Ekspansi tahap kedua dengan kapasitas mencapai 1x1.000 MW akan selesai pada akhir tahun 2019 ini.

"Masih ada sisa 1.000 MW yang juga akan diselesaikan nanti akhir tahun ini. Tadi bisik-bisik Pak Dirut ke saya, Pak, ini kelihatannya bisa maju satu tahun. Harusnya tahun 2020 tapi mungkin akhir tahun ini insyaallah bisa kita selesaikan," ucap Jokowi.

Dengan tambahan 1x1.000 MW tersebut pemerintah melalui PLN akan mampu menyediakan pasokan kebutuhan listrik lebih banyak lagi kepada rakyat Indonesia.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VikeWN
February 25, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VikeWN
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

Dana Desa untuk Program Pemberdayaan Perlu Terus Didorong

Dalam pemanfaatan dana desa keberpihakan kepada masyarakat harus lebih terasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dana desa perlu terus didorong pemanfaatannya untuk pemberdayaan masayarakat. Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS-PK) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Muhammad Yani mengatakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berperan penting dalam hal ini.

Menurut dia, pimpinan daerah bisa mengintruksikan lurah dengan membuat surat edaran supaya bisa mengalokasikan dana desa untuk pemberdayaan masayarakat. Selain itu, Kemendagri bisa mendorong pimpinan daerah membuat Perda yang mendukung pemanfaatan dana desa ini pro ke pemberdayaan masyarakat.

Dia mengatakan sebagian program pemberdayaan di masyarakat selama ini sifatnya voulunteer atau sukarelawan. Dia mencontohkan program Posyandu. Di beberapa wilayah, diakuinya pemberdayaan sudah cukup baik. Dia mencontohkan dana desa di Banyumas yang hampir 30 persennya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat.

"Dalam pemanfaatan dana desa, keberpihakan kepada masyarakat agar lebih terasa. Lebih ke pemberdayaan masyarakat (tidak seluruhnya untuk pembangunan infrastruktur)," ujar dia, saat berbincang dengan Republika.co.id belum lama ini.

Dia mengatakan keberpihakan pemerintah daerah sangat penting. Perlu ada petunjuk teknis bahwa dana desa boleh digunakan atau dialokasikan untuk pemberdayaan daerah. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat sangat penting agar masyarakat lebih berdaya. Dengan begitu masyarakat tidak selalu bergantung dengan dana desa.

"Kalau masyarakat sudah mandiri, jika dana desa suatu hari dihentikan, maka masyarakat bisa mandiri. Di pembuatan anturan penggunaan dana desa, disebutkan dalam petunjuk teknis bahwa dana desa boleh untuk pemberdayaan daerah. Ini areanya Kemendagri," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T9YZsR
February 23, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T9YZsR
via IFTTT
Share:

Monday, February 18, 2019

Ini Susunan Pemain Timnas U-22 Lawan Myanmar

Kedua tim akan bertarung pada laga perdana penyisihan Grup B Piala AFF U-22.

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOMPENH -- Duet Witan Sulaiman dan Osvaldo Ardiles Haay menempati sektor sayap kanan dan kiri dalam susunan pemain yang diturunkan pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri kontra Myanmar. Kedua tim akan bertarung pada laga perdana penyisihan Grup B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin (18/2) sore.

Muhammad Dimas Drajad diplot sebagai penyerang tengah diapit Witan dan Osvaldo. Dengan demikian Indra kemungkinan akan lebih mengoptimalkan aliran bola-bola pendek di sepertiga akhir lapangan.

Trio Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, Gian Zola Nasrulloh Nugraha, dan Hanif Abdurrauf Sjahbandi berperan untuk menyokong penguasaan bola dari lini tengah Garuda Muda. Kapten Andy Setyo Nugroho berduet dengan Rachmat Irianto sebagai palang pintu pertahanan di hadapan kiper Awan Setho Nugroho serta diapit Asnawi Mangkualam Bahar di kanan dan Samuel Christianson Simanjuntak di kiri.

Di kubu Myanmar, top skor Piala AFF U-19, Win Naing Tun, dipercaya pelatih Velizar Popov untuk menempati lini depan Pasukan Malaikat Putih. Laga melawan Indonesia menjadi pertandingan kompetitif resmi pertama Myanmar U-22 di bawah Popov yang ditunjuk sejak 19 Januari lalu menggantikan Kyi Lwin yang sebelumnya menangani tim tersebut sejak 2015.

Popov dibebani target cukup serius untuk pekerjaannya tersebut, yakni mencapai babak semifinal Piala AFF U-22. Ini artinya kemenangan melawan Indonesia bakal menjadi modal penting baginya guna memenuhi harapan federasi sepak bola Myanmar, MFF.

Susunan pemain kedua tim:

Indonesia: Awan Setho Raharjo; Asnawi Mangkualam Bahar, Andy Setyo Nugroho, Rachmat Irianto, Samuel Christianson Simanjuntak; Gian Zola Nasrulloh Nugraha, Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, Hanif Abdurrauf Sjahbandi; Osvaldo Ardiles Haay, Muhammad Dimas Drajad, Witan Sulaiman

Pelatih: Indra Sjafri

Myanmar: Phone Thitsar Min; Hein Phyo Win, Win Moe Kyaw, YeYint Aung, Soe Moe Kyaw; Nan Htike Zaw, Lwin Moe Aung, Myat Kaung Khant, Hein Htet Aung, Zayar Naing; Win Naing Tun

Pelatih: Velizar Popov. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DPenRD
February 18, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DPenRD
via IFTTT
Share:

Sunday, February 17, 2019

Viral Pengendara Motor Bawa Sajam, Kapolres: Majalaya Aman

Jajaran Polsek Majalaya dan Polres Bandung mengamankan 14 orang pelaku.

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG -- Aksi pengendara motor di Majalaya, Kabupaten Bandung yang membawa senjata tajam (sajam) seperti golok dan parang beberapa waktu lalu sempat meresahkan warga. Namun, pihak kepolisian memastikan jika saat ini di wilayah tersebut sudah aman dan kondusif.

"Kondisi Majalaya aman," ujar Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan seusai acara Milenial Road Safety Festival di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Ahad (17/2). Menurutnya, pihaknya sudah mengamankan 14 orang warga dengan 4 orang di antaranya memiliki ciri sesuai dengan pengendara motor di video.

Ia mengimbau agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungannya. Kemudian, pihaknya mengingatkan agar tidak segan untuk menindak peredaran minuman keras (miras). "Saya tidak akan main-main. Saya akan melakukan tindakan tegas," katanya.

Terkait video yang beredar, dirinya pun meminta agar masyarakat terlebih dahulu tidak membagikan video yang masih belum jelas kebenarannya. Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

Ia mengatakan aksi beberapa pengendara motor di Majalaya, Kabupaten Bandung sambil membawa senjata tajam (sajam) seperti golok dan parang viral di media sosial tiga hari ke belakang. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, jajaran Polsek Majalaya dan Polres Bandung mengamankan 14 orang pelaku yang sesuai dengan ciri-ciri pengendara motor dalam video tersebut.

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan mengungkapkan, Rabu (13/2), kemarin viral video pengendara motor yang membawa senjata tajam di Majalaya. Atas kondisi tersebut pihaknya, Sabtu (16/2) malam, menggerebek 14 orang yang ada dalam video tersebut.

"Tadi malam pukul 21.00 WIB, gabungan polres Reskrim dan polsek menggerebek 14 orang. Saat ini sedang pemeriksaan intensif. Empat membawa alat sajam dan 10 tidak bawa sajam. Empat orang ini identik ciri-cirinya seusia dengan yang ada dalam video," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N9BSZX
February 17, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N9BSZX
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Ramai-Ramai Mendoakan Kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono

Ani dinyatakan dokter menderita kanker darah.

REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh Dessy Suciati Saputri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendoakan kesembuhan istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, yang menderita kanker darah yang sedang dirawat di rumah sakit di Singapura. Jokowi juga berharap pemilik nama lengkap Kristiani Herawati tersebut dapat segera kembali ke Indonesia.

Jokowi juga mengaku, mewakili istrinya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) beserta istri, berharap Ani cepat diberikan kesembuhan. "Cepat diberikan kesehatan, kita semuanya mendoakan agar beliau cepat sembuh dan kembali ke Indonesia," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2).

Jokowi menyampaikan, pemerintah telah mengirimkan tim dokter kepresidenan untuk membantu pengobatan Ani. Tim dokter dipimpin Kepala RSPAD Mayjen Terawan Agus Putranto secara intensif memantau perkembangan kondisi Ani. "Saya sudah perintahkan kepada Mensesneg (Pratikno) kepada dokter kepresidenan untuk juga membantu apa yang bisa kita berikan dari sini," kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan telah berkomunikasi dengan SBY untuk menanyakan kondisi terkini Ani. Dia juga sedang mengatur waktu yang tepat untuk menjenguk Ani. "Empat hari atau lima hari yang lalu saya sudah telepon beliau. Pak Jusuf Kalla juga sudah telepon beliau untuk mengabarkan mengenai Ibu Ani," ujar Jokowi.

SBY melalui rekaman video menyampaikan kabar kesehatan istrinya yang menjalani rawat inap di National University Hospital Singapura sejak 2 Februari lalu. Ani dinyatakan dokter menderita kanker darah. "Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah," ujar SBY.

Dalam kesempatan tersebut, SBY juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah karena telah mengirimkan tim dokter kepresidenan untuk membantu pengobatan istrinya. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah, utamanya tim dokter kepresidenan, atas perhatian dan bantuan yang diberikan dalam pengobatan Ibu Ani," kata SBY.

Calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku turut prihatin terkait penyakit kanker darah yang diidap Ani. Dia pun mendoakan agar ibu negara periode 2004-2014 tersebut penyakitnya segera diangkat sehingga bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala.

"Dan kita mendoakan segera kepulihan dari Ibu Ani dan tentunya kekuatan keluarga yang mendampinginya. Semoga Ibu Ani bisa segera pulih dan sehat kembali," kata Sandiaga saat ditemui di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Rabu (13/2).

Sandiaga mengatakan, sudah mengutarakan keinginan untuk menjenguk Ani melalui jalur keluarga besar SBY. Namun, ia sampai saat ini masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga. Sandiaga bisa memahami hal itu sehingga lebih baik menunggu jadwal menjenguk.

Sandiaga juga menanggapi keterangan SBY yang sempat meminta maaf karena ia tidak dapat menghadiri sejumlah kegiatan yang telah direncanakan. Sandiaga mengaku bisa memahami kondisi SBY yang harus berada di samping istrinya.

Menurut dia, hal terpenting saat ini adalah kesehatan Ani. "Jadi, urusan kampanye, urusan pemilu itu udah ada yang ngurus lah. Pak SBY harus mendampingi Ibu Ani dan ini menjadi kekhawatiran kita juga. Saya dan Pak SBY memantau terus, jam ke jam keadaan Bu Ani," ujar Sandiaga.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan ikut mendoakan kesembuhan Ani, yang kini terbaring di rumah sakit di Singapura. "Semoga Ibu Ani Yudhoyono diberikan kesehatan kembali, kekuatan di dalam menjalani proses pengobatan," kata Anies di Balai Kota DKI, Rabu.

Anies juga mendoakan agar bagi keluarga diberikan ketabahan. Dia juga menyampaikan, keluarga sebaiknya memercayakan tanggung jawab penyembuhan kepada tim medis kepresidenan yang dapat melakukan tugas terbaiknya. "Kita semua mendoakan insya Allah Yang Maha Menyembuhkan akan memberikan kesembuhannya," kata Anies. ¦ febrianto adi saputro/antara ed: erik purnama putra

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DAFxMa
February 14, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DAFxMa
via IFTTT
Share: