Showing posts with label 2019 at 04:26PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:26PM. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

Kanye West Berbagi Kisahnya tentang Perawatan Bipolar

Kanye West mendapat perawatan setelah mengalami episode bipolar pada dua tahun silam.

REPUBLIKA.CO.ID, KALIFORNIA — Dua tahun lalu, Kenye West didiagnosis mengidap bipolar. Ia pun mendapat perawatan dari dokter kesehatan mental.

Dari situlah, ia merasa memiliki pengalaman kurang enak dengan dokter. Dilansir Aceshowbiz pada Rabu (29/5), West menilai, perlakuan dokter kesehatan mental kerap kali justru memperburuk kondisi pasien.

Oleh karena itu, West mendesak agar dokter dapat lebih berhati-hati dalam melakukan perawatan kesehatan mental. Saat mengalami persoalan kesehatan mental, penyanyi rap berusia 41 tahun tersebut terpaksa harus membatalkan serangkaian jadwal konser.

Kini, dalam sembilan bulan terakhir, suami dari Kim Kardashian itu telah sudah pulih dan tidak lagi menjalani proses pengobatan. Dalam sebuah talkshow di Netflix, ia pun sempat menyampaikan kondisinya saat mengalami bipolar.

"Saat mengalaminya, saya menjadi sangat paranoid terhadap segala hal dan menganggap semua hal adalah konspirasi,” kata penyanyi "Stronger" itu.

Saat itu, West pun merasa pemerintah memasang sebuah chip dalam kepalanya dan merekam semua yang ia alami. Tak hanya itu, ia pun sempat merasa bahwa semua orang ingin membunuhnya.

Episode bipolar membuat West tak percaya kepada siapapun pada akhir 2017.  Ia merasa, dokter harus melakukan perawatan secara lebih hati-hati karena ia sempat diborgol dan ditempatkan di tempat tidur serta dipisahkan dari orang yang ia kenal.

Namun, di satu sisi, West bersyukur ia tidak terlalu mengalami ketergantungan dengan obat yang diresepkan untuknya. Ia sudah lepas obat selama sembilan bulan terakhir dan dapat mencermati dengan jelas apa yang dialaminya semasa perawatan.

"Persoalan kesehatan mental yang saya alami sepertinya adalah versi mewah, sementara orang yang menderita skizofrenia biasanya sangat bergantung pada obat dan tak bisa berfungsi tanpanya,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VWFgub
May 29, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VWFgub
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Halaman Kampus UMP Menjadi Pusat Kuliner Ramadhan

Para mahasiswa bisa berjualan di tempat itu.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Sejak awal Bulan Puasa ini, ada pemandagan menarik di halaman depan kampus UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto). Setiap menjelang maghrib, ratusan pedagang makanan dan takjil berjejel di halaman depan gedung rektorat UMP di kampus I Dukuhwaluh.

Bermacam-macam jenis makanan dijual para pedagang, baik makanan-minuman ringan yang biasa dimakan untuk berbuka puasa, hingga makanan yang mengenyangkan. Termasuk makanan kraca, atau tumis keong sawah yang menjadi makanan khas masyarakat Banyumas.

Para pedagang tersebut, mulai membuka stan untuk menjual barang dagangannya sejak selepas waktu ashar. Stan yang digunakan juga beraneka ragam. ''Mereka yang berjualan takjil di halaman gedung rektorat UMP ini, bukan hanya masyarakat sekitar. Mahasiswa UMP juga banyak yang berjualan di tempat ini,'' kata Rektor UMP Dr Anjar Nugroho, saat menggelar buka puasa bersama wartawan, Senin (20/5).

Rektor menyebutkan, pasar kuliner Ramadhan yang ada di halaman depan kampus UMP, memang sengaja disiapkan UMP untuk menampung pedagang. Pada tahun-tahun lalu, para pedagang takjil tersebut berjualan di pinggir jalan raya depan kampus.

''Keberadaan mereka di lokasi tersebut, justru sering membuat macet arus lalu lintas. Termasuk kendaraan yang hendak keluar dan masuk kampus UMP,'' kata dia.

Untuk itu, pihaknya kemudian meminta para pedagang untuk sekalian berdagang di halaman dalam kampus UMP, khususnya di halaman depan gedung rektorat. Dengan penempatan seperti ini, Rektor menyebutkan, keberadaan pedagang takjil tidak lagi merepotkan para pengguna jalan. Pembeli juga bisa memarkir kendaraannya di komplek parkir kampus dengan lebih aman.

''Yang jelas, para mahasiswa kami juga bisa ikut berjualan di tempat itu. Hal ini bisa menjadi kegiatan untuk memperkuat kurikulum kewirausahaan bagi mahasiswa,'' katanya.

Dari pengamatan, ada ratusan pedagang yang berjualan di lokasi kampus UMP. Mereka menjual berbagai macam makanan, seperti kraca, mendoan, aneka kue basah, kolak, es buah hingga lauk-pauk seperti pecel, aneka sayur, ayam goreng dan lain-lain.

Dalam kegiatan bersama wartawan, Rektor Anjar Nugroho sempat berkeliling meninjau berbagai makanan yang dijual pedagang. Dalam kesempatan itu, dia membeli kraca untuk berbuka. ''Seperti orang Banyumas lainnya kalau buka puasa dengan makan kraca dan mendoan, rasanya memang nikmat dan gurih,'' katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JU72VJ
May 21, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JU72VJ
via IFTTT
Share:

Gubernur Sumbar Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas

Gubernur Sumbar masih memperbolehkan sejumlah instansi yang bertugas saat lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG--Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menyebutkan aturan dari pemerintah pusat sampai ke daerah sudah tegas mengatakan tidak memperbolehkan menggunakan mobil dinas atau pelat merah untuk mudik lebaran. Menurut Irwan, Pemprov Sumbar selalu menaati aturan itu setiap tahun.

"Aturan sudah ada (melarang mudik pakai pelat merah) ya kita taati itu," kata Irwan di Kantornya, Selasa (21/5).

Namun kata Irwan ada beberapa pengecualian untuk penggunaan mobil dinas saat lebaran. Contohnya Biro Humas, Dinas Perhubungan BPBD dan beberapa dinas lain masih akan bertugas selama hari raya. Sehingga mereka masih akan menggunakan mobil pelat merah untuk beraktivitas.

Bila ada yang saat dinas keluar kota dan menyempatkan mampir ke rumah keluarga saat lebaran menurut Irwan hal tersebut dapat ditolerir.

"Sambil tugas pulang kampung ya manusiawi. Lebaran ini kan suasana yang tak bisa kita lepaskan antara silaturahim dan pekerjaan," ujar Irwan.

Namun Pemprov tidak membenarkan bila ada ASN yang mudik dengan mobil dinas tanpa alasan yang jelas. Sebab hal tersebut akan tergolong melanggar aturan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JyhcM7
May 21, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JyhcM7
via IFTTT
Share:

Opick: Kondisi Rakyat Palestina Memprihatinkan

Sahabat Palestina Memanggil (SPM) menyalurkan bantuan bantuan ke Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Artis yang terkenal dengan lagu-lagu religinya, Opick Tomboati, menyatakan keprihatinan atas apa yang terjadi dengan rakyat Gaza, Palestina, selama Ramadhan ini. Hal ini diungkapkan Opick di sela acara Konser Amal Kemanusiaan “Gaza Kembali Berduka”, di Tangerang, Banten, Ahad (19/5) lewat keterangan tertulis kepada Republika. 

“Mari bantu rakyat Palestina. Kondisi mereka tentu sangat memprihatinkan akibat serangan dan blokade Israel kepada mereka selama ini,” ujar Opick, “Kondisi mereka sangat berbeda dengan kita di Indonesia yang bisa merasakan kebebasan dan makan dengan enak.”

Opick menyatakan hal tersebut berdasarkan pengalaman dan pengamatannya sendiri setelah berkunjung langsung ke sejumlah titik pengungsian Palestina di beberapa wilayah bersama lembaga kemanusiaan Sahabat Palestina Memanggil (SPM) dalam dua tahun terakhir.

“Bersama SPM, kita telah menyalurkan sejumlah bantuan yang mereka butuhkan selama ini seperti, makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Jumlahnya tentu masih jauh dari kebutuhan mereka. Untuk itu mari kita galang bantuan untuk mereka,” terang Opick.

Sebelumnya, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah artis nasional seperti Opick, Hedi Yunus, Melly Goeslaw, Dick Doang, Sabyan Gambus, dan lain-lain   telah terlibat aktif melakukan konser penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina ke berbagai daerah di Indonesia bersama SPM.  

Cara ini dilakukan SPM untuk lebih banyak menggalang bantuan kemanusiaan dan memberikan kesadaran kepada masyarakat Indonesia tentang masalah Palestina, yang sampai saat ini menderita akibat penjajahan Israel. 

Lembaga kemanusiaan Sahabat Palestina Memanggil (SPM) mengecam keras serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina, pada awal Ramadan tahun ini. Hal ini diungkapkan Presiden SPM Amrozi M Rais,  pada acara yang sama. 

Yang lebih memprihatinkan, jelas Amrozi, serangan tersebut, menargetkan rakyat sipil Palestina, dan lembaga-lembaga sosial yang selama ini membantu penderitaan warga Palestina akibat agresi dan blokade Israel di Jalur Gaza.  

“Zionis Israel, seperti biasa, tidak mengindahkan hukum internasional dan melanggar HAM serta prinsip keadilan dan kemanusiaan. Ini bukan pertama kalinya Israel menargetkan lembaga-lembaga sosial yang selalu membantu warga Palestina yang menderita akibat perilaku jahat Israel,” terangnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JTQLjw
May 21, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JTQLjw
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Bali United Tahan Imbang Persija di Babak Pertama

Persija dan Bali United belum bisa mencetak satu gol pun di babak pertama

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Persija Jakarta belum mampu mencetak gol di babak pertama di leg kedua perempat final Piala Indonesia melawan Bali United, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Ahad (5/5). Di kandang Bali United, Persija kalah 2-1. Sehingga Persija cukup menang 1-0 untuk lolos ke semifinal.

Pertandingan berjalan dengan tempo sedang. Kedua tim saling jual beli serangan. Namun hingga babak pertama usai tidak ada satu gol pun tercipta. Pada menit ke-16 Bali United nyaris mencetak gol melalui tendangan bebas dekat garis pinalti Persija. Andritany Ardhiyasa sigap memblok tendangan bebas mendatar pemain Bali United.

Meski bermain di hadapan pendukung Persija, Irfan Bachdim dan kawan-kawan berani menyerang. Pada menit ke-25, melalui skema serangan balik, Stefano Lilipaly nyaris mencetak gol jika sundulannya dari jarak dekat tidak diblok Andritany. Tuan rumah merespon melalui pergerakan lincah Rico Simanjuntak. Beberapa kali serangannya membahayakan gawang dari Bali United.

Novi Setiawan hampir mencetak gol untuk Persija pada menit ke-26 jika penjaga gawang Bali United tidak memotong bola yang sudah siap ditendang Setiawan. Pada menit ke-36 Rico berhasil melewati pemain belakang Persija di sisi kanan. Namun tendangannya masih melebar. Serangan terus disajikan oleh kedua tim. Namun hingga babak pertama usai tak ada gol yang tercipta.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Lps4hn
May 05, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Lps4hn
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Realisasi Penanaman Jagung Purbalingga Capai 48,86 Persen

Budidaya jagung di Purbalingga sudah menggunakan alsintan bantuan pemerintah.

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Realisasi penanaman jagung di Kabupaten Purbalingga sejak Oktober 2018 hingga Maret 2019, tercatat telah mencapai 4.725 hektare. Dengan realisasi ini, maka  capaian luas penanaman jagung di Purbalingga telah mencapai 48,86 persen dari target.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga Lily Purwati saat panen jagung di Desa Penolih, Kecamatan Kaligondang, Selasa (30/4) menyebutkan, target luasan tanaman jagung ini, ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Khusus untuk tahun 2019 ini, Kementan menargetkan agar Kabupaten Purbalingga bisa menanam jagung dengan luasan lahan mencapai 9.671 hektare.

Untuk pencapaian target tersebut, pemkab melalui APBD maupun APBN akan memberikan bantuan untuk pengelolaan lahan jagung seluas 3.145 hektare. Antara lain, untuk pengadaan benih unggul Bisi 18 dan Bisi 16,

Selain itu Lily menyebutkan, pengembangan budidaya jagung di Kabupaten Purbalingga sudah menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) bantuan pemerintah, baik untuk alat tanam maupun corn sheller (alat pemipil jagung).

Khusus bantuan alat pertanian, Lily menyatakan, sepanjang 2019 ini petani di Purbalingga akan mendapat bantuan alsintan terdiri dari traktor roda dua sejumlah 38 unit, cultivator 13 unit, pompa air 29 unit, power tracer 15 unit, corn sheller 7 unit, dan UV dryer 1 unit.

Sedangkan untuk mendukung kegiatan pertanian, pemerintah juga menyalurkan bantuan rehab jaringan irigasi tersier seluas 500 hektar, irigasi perpompaan 2 unit, pembangunan dam parit 8 unit, pembuatan sumur pantek 7 unit, pembangunan embung 2 unit, pembangunan jalan usaha tani 2 unit.

Sedangkan bantuan benih yang disalurkan, terdiri dari bermacam-macam benih unggul. Selain benih jagung unggul, petani juga akan mendapat bantuan benih padi Balai Benih Sukamandi dan benih kedelai.

Terkait masalah penggunaan kartu tani yang menjadi program unggulan Pemprov Jateng, Lily menyatakan, saat ini petani di Purbalingga menduduki ranking 2 se-Jawa Tengah dalam hal penggunaan kartu tani untuk pembelian pupuk bersubsidi.

''Alhamdulillah, selama ini alokasi pupuk bersubsidi di Purbalingga cukup tersedia. Bila pada tahun 2019, realisasi penggunaan kartu tani di Purbalingga masih menduduki ranking ke 7 se-Jawa Tengah, maka tahun 2019 bisa naik ke peringkat 2,'' ucap dia.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi yang hadir dalam acara panen jagung tersebut, menyampaikan terima kasih kepada para kelompok tani atas kerjasama dan kerja kerasnya selama ini. ''Tanpa petani, kita tidak akan bisa makan nasi dan memenuhi kebutuhan pangan kita,'' kata Tiwi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WjpZ7I
May 01, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WjpZ7I
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Gakkumdu: Temuan Uang Ratusan Juta tak Terkait Politik Uang

Gakkumdu tak melanjutkan proses kasus ini.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Koordinator Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Surabaya Usman menyatakan, status uang Rp 355 juta yang diamankan polisi di Gayungan untuk keperluan logistik para saksi salah satu partai politik peserta pemilu. Gakkumdu tidak menemukan unsur formil dan materiil tentang pelanggaran pemilu di masa tenang ini.

"Sesuai hasil rapat bersama satuan Gakkumdu, keputusan kami tidak memproses, karena tidak memenuhi syarat formil dan materil. Ini sudah memenuhi syarat ketentuan yang berlaku," kata Usman usai rapat di Kantor Bawaslu Surabaya, Jalan Arif Rahman Hakim No 131-133 Surabaya, Selasa (16/4).

Usman mengatakan, keputusan ini dikuatkan dengan klarifikasi dokumen berita acara penyerahan uang saksi dari Pengurus DPD partai tersebut, ke Pengurus DPC Partai di Blitar dan Tulungagung. Maka dari itu, dapat dipastikan uang ratusan juta yang ditemukan tidak terkait politik uang.

"Kami lakukan pendalaman dan di situ meraka bisa membuktikan.  Lalu, ditunjang kemarin staf salah satu partai ini bisa menunjukan surat berita acara itu. Memang mekanismenya ada penyerahan dana saksi dari pihak DPD kepada pihak DPC," katanya.

Meski demikian, menurut Usman, kalau nanti di ditemukan fakta baru atau ada unsur yang bisa berkembang dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut, maka akan diperiksa kembali. "Namun tadi keputusannya memang tidak diketemukan unsur pidananya," katanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan dua orang yang membawa uang dalam jumlah besar saat patroli di kawasan Gayungan Surabaya. Dua orang masing-masing membawa Rp 253 juta dan Rp 102 juta. Uang tersebut berbentuk pecahan Rp100 ribuan dan Rp50 ribuan masing-masing di dalam amplop.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IH2Vfd
April 16, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IH2Vfd
via IFTTT
Share:

Monday, April 15, 2019

Frappe Gratis Usai Mencoblos di Halo Niko!

Halo Niko! akan memberikan es kopi frappe pada mereka yang sudah mencoblos.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah tempat makan menawarkan beragam promo bagi mereka yang telah mencoblos, Rabu (17/4) nanti. Pemilik kelingking bertinta ungu salah satunya dapat menyeruput minuman frappe gratis di Halo Niko!.

Halo Niko! merupakan restoran yang mengusung konsep kasual dengan menu Barat dan Timur. Menu seperti steak, pasta, salad, serta nasi dengan ayam dan sambal tersedia.

Restoran yang dimiliki pasangan suami istri Nikolaos Avgoustinos dan Rika Hardjosuwarno ini memang memadukan rasa Yunani dan Jawa. Restoran Halo Niko! di Plaza Lippo Mampang juga menyajikan kopi dan beragam minuman.

"Merayakan pesta demokrasi, kami memberikan promo frappe bagi mereka yang sudah mencoblos," kata Rika Hardjosuwarno, Senin (15/4). Promo es kopi frappe tersedia tidak hanya di Plaza Lippo Mampang tapi juga di cabang Halo Niko! Mini yang terletak di kawasan Pejaten, Jaksel.

Sembari menikmati es kopi frappe beragam menu bisa dicoba. Misalnya, Halo Niko Steak yaitu potongan daging tenderloin yang empuk dengan bumbu meresap. Ditemani pula potongan ubi goreng khas Halo Niko!.

Atau cicipi masakan khas Yunani souvlaki yaitu potongan daging ayam, sapi, atau kambing yang berbumbu dan dibungkus dengan roti pita. Sebagai pelengkap terdapat saus yogurt dan minyak zaitun yang pas sebagai cocolan souvlaki.

Halo Niko! Lippo Mampang buka sejak pukul 10.00 hingga 22.00. Dan, Halo Niko! Mini Pejaten buka sejak pukul 10.00 sampai 18.00.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KFpqnb
April 15, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KFpqnb
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Puluhan Ribu Peserta Ikuti UTBK di Purwokerto

Peserta UTBK dibagi ke dalam dua sesi ujian.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Sebanyak 34.754 calon mahasiswa mulai mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan pihak Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kampus tersebut telah didaulat sebagai Pusat UTBK di Purwokerto, Jawa Tengah.

"Jumlah peserta ujian sebanyak itu, menurut Wisnu, diketahui berdasarkan data pendaftaran yang berlangsung sejak beberapa waktu lalu,'' kata Humas Pusat UTBK Unsoed Purwokerto, Dr Wisnu Widjanarko, Sabtu (13/4).

Menurut dia, peserta UTBK sebanyak itu kemudian dibagi ke dalam dua sesi ujian. Gelombang pertama diikuti sejumlah 16.995 orang peserta ujian. Gelombang kedua diikuti sebanyak 17.759 orang peserta ujian. Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua jangka waktu.

Ujian gelombang pertama dilaksanakan sebanyak sembilan sesi yang berlangsung tiap akhir pekan pada 13 April hingga 4 Mei 2019. Ujian gelombang kedua berlangsung selama 10 sesi, yang berlangsung tiap akhir pekan pada 11 Mei hingga 26 Mei 2019.

"Dalam setiap gelombang ada dua kelompok ujian yang diselenggarakan. Yakni, kelompok ujian saintek dan kelompok soshum,'' jelasnya.

Berdasarkan data yang ada, peserta ujian sains dan teknologi (saintek) diikuti 17.059 peserta. Kelompok ujian sosial-humaniora (soshum) diikuti sebanyak 17.695 peserta. "Tidak ada lagi kelompok campuran seperti seleksi mahasiswa tahun lalu,'' tegas Wisnu Widjanarko.

Dari keseluruhan peserta tersebut, dia mencatat sebanyak 12.195 atau 35,09 persen yang mendaftar sebagai peserta program Bidik Misi.

Untuk melaksanakan ujian tersebut, Pusat UTBK Unsoed menyiapkan 15 lokasi pelaksanaan ujian. Dari jumlah tersebut, yang tersebar di kampus Unsoed sebanyak enam lokasi. Adapun lokasi mitra yang terletak di sekolah SMA/SMK/MA di Purwokerto yakni sebanyak 9 lokasi.

Wisnu mengungkapkan, sistem seleksi penerimaan mahasiswa tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, khususnya dalam hal penyelenggaraan SBMTPN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Dalam proses SBMPTN tahun sebelumnya, ujian dilaksanakan bersamaan oleh seluruh PTN di Indonesia dengan dengan menggunakan kertas ujian. Saat mendaftar SBMPTN, calon mahasiswa juga langsung memilih program studi di universitas yang diminati.

Namun, dalam proses penerimaan mahasiswa baru tahun ini, Wisnu menyebutkan, sebelum mengikuti SBMPTN, calon mahasiswa wajib mengikuti UTBK. Untuk mengikuti UTBK, calon mahasiswa juga belum mencantumkan program studi di PTN yang diminati.

"Hasil UTBK ini yang menjadi persyaratan untuk mengikuti SBMPTN. Dalam SBMPTN tersebut, calon mahasiswa wajib mencantumkan data nilai yang diperoleh dalam UTBK, dan juga program studi di PTN yang diminati," jelasnya.

Untuk itu, dari data peserta UTBK yang dilaksanakan selama periode ini, Wisnu mengaku belum mengetahui berapa jumlah calon mahasiswa yang akan mendaftar sebagai mahasiswa prodi di Unsoed. ''Peserta UTBK kan belum mengisi data pilihan prodinya,'' katanya.

Mengenai teknis penyelenggaraan SBMPTN, Wisnu mengaku belum mendapat informasi lebih jauh. ''Kita belum tahu bagaimana teknisnya. Apakah nanti akan ada jurnal nilai UTBK di masing-masing prodi PTN atau bagaimana, kita belum tahu,'' jelasnya.

Demikian juga soal apakah nantinya akan ada standar nilai UTBK di masing-masing prodi di PTN, Wisnu mengaku belum tahu. ''Masalah ini belum diiinformasikan pada kami,'' tambahnya.

Wisnu menyatakan, dalam proses seleksi mahasiswa baru tahun 2019 ini, Unsoed akan menerima sebanyak 3.850 mahasiswa baru. Dari jumlah itu, sebanyak 20 persen telah diterima melalui jalur SNMPTN, 50 persen akan diterima melalui SBMPTN, dan 30 persen diterima melalui jalur ujian mandiri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VMM664
April 14, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VMM664
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Logistik Pemilu Pulau Bawean Mulai Didistribusikan

Logistik pemilu didistribusikan ke Kecamatan Tambak dan Sangkapura

REPUBLIKA.CO.ID, GRESIK -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik, Jawa Timur mulai mendistribusikan logistik ke Pulau Bawean yang terdiri dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Tambak dan Sangkapura. Ketua KPU Gresik, Akhmad Roni mengatakan, proses pengiriman logistik ke Pulau Bawean telah dilakukan secara bertahap melalui dua kali proses pengiriman.

"Untuk Kecamatan Tambak sudah tiba hari ini di kantor kecamatan dan prosesnya kami kirim kemarin, sebanyak 520 kotak," kata Roni di Gresik, Selasa (2/4).

Sedangkan untuk Kecamatan Sangkapura, kata Roni, pendistribusian akan dilakukan pada Rabu (3/4). Dimana, sebanyak 795 kotak akan dikirim dengan mengikuti jadwal keberangkatan kapal di Pelabuhan Paciran, Lamongan, karena harus menggunakan kapal besar.

Roni menjelaskan, proses pengiriman dilakukan dua kali karena kapasitas kapal yang tidak mencukupi apabila dikirim sekali. Dia pun memastikan, setiap pengiriman, perjalanan logistik diamankan oleh Polres Gresik dan petugas gabungan.

Secara umum, kata Roni, total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pulau Bawean yang terdiri dari dua kecamatan sebanyak 39.870 pemilih untuk Sangkapura, dan Kecamatan Tambak dengan total DPT 22.890 pemilih. Sedangkan jumlah total DPT di Kabupaten Gresik per awal Januari 2019 dari hasil pencermatan petugas mencapai 927.045 orang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uEDanl
April 02, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uEDanl
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 19, 2019

Dubes Resmikan Swiss Indonesia Start-up Accelerator Program

Start-up sedang berkembang pesat di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman D. Hadad meresmikan Swiss Indonesia Start-up Accelerator Program. Swiss Indonesia Start-up Accelerator Program adalah sebuah program untuk para start-up di Indonesia.

Program ini diresmikan (15/3) sebagai bagian dari program Asia Entrepreneurship Training Program (AETP) 2019 yang dibiayai Pemerintah Swiss. Acara peresmian diselenggarakan secara paralel di Zurich dan di Jakarta melalui saluran langsung teleconference, bertempat di Zurich University of Applied Science (ZHAW) School of Management & Law dan di Asian Banking Finance and Informatics (ABFI) Institute Perbanas.

Muliaman D. Hadad, menyampaikan start-up sedang berkembang pesat di Indonesia. Kehadiran program ini dapat dimanfaatkan oleh start-up Indonesia untuk menjadi 'investment-grade ventures' sesuai dengan standar global.

Selain itu, Indonesia merupakan pasar yang potensial dengan bonus demografi dan populasi lebih dari 250 juta. “Usaha Kecil dan Menengah atau Start-up merupakan backbone dari ekonomi Indonesia. Program ini penting untuk meningkatkan kapasitas UKM Indonesia dalam menghadapi kompetisi pasar global," kata Muliaman.

AETP 2019 menjadi salah satu bagian dari kerja sama bilateral yang sudah baik antara Swiss dan Indonesia. “Swiss dan Indonesia telah memiliki kerja sama yang baik akhir-akhir ini, terutama dalam bidang perdagangan setelah pendatanganan RI-EFTA (European Free Trade Association), yang dapat dimanfaatkan oleh kedua belah pihak," ucap dia.

Dekan Zurich University of Applied Science Reto Steiner, menyampaikan apresiasi atas pembukaan AETP 2019 yang diharapkan dapat meningkatkan profil para start-up Swiss maupun Indonesia yang tergabung dalam program dimaksud. Program ini berlangsung selama enam bulan dimana para start-up akan mendapatkan diantaranya pelatihan dan team coaching untuk memperoleh akses kepada matching investor.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Wbi4c4
March 19, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Wbi4c4
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Pemimpin yang Kuat

Semoga Allah menganugerahkan kepada bangsa ini pemimpin yang kuat dan amanah

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Imam Nur Suharno

Suatu hari, Abu Dzar berkata, Wahai Rasulullah, tidakkah engkau menjadikanku (seorang pemimpin)? Lalu, Rasul memukulkan tangannya di bahuku, dan bersabda, Wahai Abu Dzar, sesungguhnya engkau lemah, dan sesungguhnya hal ini adalah amanah, ia merupakan kehinaan dan penyesalan pada hari kiamat, kecuali orang yang mengambilnya dengan haknya, dan menunaikannya (dengan sebaik-baiknya). (HR Muslim).

Hadis di atas menegaskan, untuk mewujudkan bangsa yang besar, kuat, dan disegani oleh bangsa-bangsa di dunia dibutuhkan seorang pemimpin yang kuat, bukan pemimpin yang lemah.

Syaikhul Islam dalam as-Siyasah as-Syar'iyah menjelaskan kriteria pemimpin yang baik, Selayaknya untuk diketahui, siapakah orang yang paling layak untuk posisi setiap jabatan. Kepemimpinan yang ideal memiliki dua sifat dasar, kuat (mampu) dan amanah. Lalu, menyitir firman Allah, Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya. (QS al-Qashash [28]: 26).

Kuat (profesional) untuk setiap pemimpin, tergantung dari medannya. Kuat dalam memimpin perang adalah keberanian jiwa dan kelihaian dalam perang dan mengatur strategi. Kuat dalam menetapkan hukum di tengah masyarakat adalah tingkat keilmuannya memahami keadaan yang diajarkan Alquran dan hadis, sekaligus kemampuan untuk menerapkan hukum.

Allah SWT berfirman, Karena itu, janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. (QS al-Maidah [5]: 44).

Khalifah Umar bin Khattab pernah mengadu kepada Allah perihal kepemimpinan, Ya Allah, aku mengadu kepada-Mu, orang fasik yang kuat (mampu) dan orang amanah yang lemah.

Jika demikian, diperlukan sebuah skala prioritas dalam menentukan kepemimpinan. Dalam posisi tertentu, sifat amanah itu lebih dikedepankan. Namun, di posisi lain, sifat kuat (mampu) dan profesional yang lebih dikedepankan.

Imam Ahmad, ketika ditanya, jika ada dua calon pemimpin untuk memimpin perang, yang satu profesional tetapi fasik, dan yang satunya lagi saleh tetapi lemah. Mana yang lebih layak untuk dipilih? Jawab Imam Ahmad, orang fasik yang profesional, kemampuannya menguntungkan kaum Muslimin.

Sementara sifat fasiknya merugikan dirinya sendiri. Sedangkan, orang saleh yang tidak profesional, kesalehannya hanya untuk dirinya sendiri, dan ketidakmampuannya dapat merugikan kaum Muslimin. Maka itu, dipilih perang bersama pemimpin yang profesional meskipun fasik.

Sebaliknya, jika dalam posisi jabatan (kepemimpinan) yang lebih membutuhkan sifat amanah, didahulukan yang lebih amanah meskipun kurang profesional. Maka dari itu, diutamakan yang lebih menguntungkan untuk jabatan tersebut, dan yang lebih sedikit dampak buruknya.

Semoga Allah menganugerahkan kepada bangsa ini pemimpin yang kuat dan amanah sehingga dapat mengantarkan kepada baldatun thayyibatun warabbun ghafur. Aamin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FfFYxc
March 16, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FfFYxc
via IFTTT
Share:

Pemimpin yang Kuatw

Semoga Allah menganugerahkan kepada bangsa ini pemimpin yang kuat dan amanah

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Imam Nur Suharno

Suatu hari, Abu Dzar berkata, Wahai Rasulullah, tidakkah engkau menjadikanku (seorang pemimpin)? Lalu, Rasul memukulkan tangannya di bahuku, dan bersabda, Wahai Abu Dzar, sesungguhnya engkau lemah, dan sesungguhnya hal ini adalah amanah, ia merupakan kehinaan dan penyesalan pada hari kiamat, kecuali orang yang mengambilnya dengan haknya, dan menunaikannya (dengan sebaik-baiknya). (HR Muslim).

Hadis di atas menegaskan, untuk mewujudkan bangsa yang besar, kuat, dan disegani oleh bangsa-bangsa di dunia dibutuhkan seorang pemimpin yang kuat, bukan pemimpin yang lemah.

Syaikhul Islam dalam as-Siyasah as-Syar'iyah menjelaskan kriteria pemimpin yang baik, Selayaknya untuk diketahui, siapakah orang yang paling layak untuk posisi setiap jabatan. Kepemimpinan yang ideal memiliki dua sifat dasar, kuat (mampu) dan amanah. Lalu, menyitir firman Allah, Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya. (QS al-Qashash [28]: 26).

Kuat (profesional) untuk setiap pemimpin, tergantung dari medannya. Kuat dalam memimpin perang adalah keberanian jiwa dan kelihaian dalam perang dan mengatur strategi. Kuat dalam menetapkan hukum di tengah masyarakat adalah tingkat keilmuannya memahami keadaan yang diajarkan Alquran dan hadis, sekaligus kemampuan untuk menerapkan hukum.

Allah SWT berfirman, Karena itu, janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barang siapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. (QS al-Maidah [5]: 44).

Khalifah Umar bin Khattab pernah mengadu kepada Allah perihal kepemimpinan, Ya Allah, aku mengadu kepada-Mu, orang fasik yang kuat (mampu) dan orang amanah yang lemah.

Jika demikian, diperlukan sebuah skala prioritas dalam menentukan kepemimpinan. Dalam posisi tertentu, sifat amanah itu lebih dikedepankan. Namun, di posisi lain, sifat kuat (mampu) dan profesional yang lebih dikedepankan.

Imam Ahmad, ketika ditanya, jika ada dua calon pemimpin untuk memimpin perang, yang satu profesional tetapi fasik, dan yang satunya lagi saleh tetapi lemah. Mana yang lebih layak untuk dipilih? Jawab Imam Ahmad, orang fasik yang profesional, kemampuannya menguntungkan kaum Muslimin.

Sementara sifat fasiknya merugikan dirinya sendiri. Sedangkan, orang saleh yang tidak profesional, kesalehannya hanya untuk dirinya sendiri, dan ketidakmampuannya dapat merugikan kaum Muslimin. Maka itu, dipilih perang bersama pemimpin yang profesional meskipun fasik.

Sebaliknya, jika dalam posisi jabatan (kepemimpinan) yang lebih membutuhkan sifat amanah, didahulukan yang lebih amanah meskipun kurang profesional. Maka dari itu, diutamakan yang lebih menguntungkan untuk jabatan tersebut, dan yang lebih sedikit dampak buruknya.

Semoga Allah menganugerahkan kepada bangsa ini pemimpin yang kuat dan amanah sehingga dapat mengantarkan kepada baldatun thayyibatun warabbun ghafur. Aamin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XVR7uF
March 16, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XVR7uF
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

Jokowi Harap Industri Mebel Tumbuh Dua Digit

Industri mebel perlu melakukan riset dan pengembangan yang baik untuk berkembang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap industri mebel, kayu, dan rotan dapat tumbuh hingga dua digit pada tahun ini. Sebab, menurut dia, pada 2014, pertumbuhan industri ini hanya mencapai empat persen. 

Hal ini disampaikannya saat meninjau Indonesia International Furniture Expo di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/3). "Dan kita harapkan ini industri mebel, kayu, rotan, besi, bambu ini bisa ya kita harapkan bisa tumbuh dua digit. Karena tahun 2014 tumbuh hanya empat persen. Kita harapkan tahun ini, tahun depan bisa tumbuh dua digit," kata dia. 

Usai meninjau pameran furnitur, Presiden menilai industri mebel saat ini lebih baik daripada sebelumnya, terutama dari sisi desain. Ia pun mengapresiasi peningkatan desain yang lebih baik tersebut.

Menurut Jokowi, untuk mengembangkan industri mebel, kayu, dan rotan diperlukan riset dan pengembangan yang baik dari sisi teknologi. Selain itu, Presiden mengaku menerima keluhan hambatan dalam menjalankan industri mebel, khususnya rotan. Salah satu yang dikeluhkan yakni sedikitnya pasokan bahan baku terutama pascagempa yang terjadi di Sulawesi Tengah. 

Hambatan yang dihadapi para pelaku industri itupun disebutnya harus dibenahi. Sehingga tak menyulitkan para pelaku untuk memproduksi berbagai furniture. Presiden pun berjanji akan membahas berbagai solusi yang diperlukan dengan para pelaku industri untuk mendukung pertumbuhan industri ini.

"Harusnya kita sebagai produsen rotan termasuk terbesar dunia ga boleh kita kejadian-kejadian seperti ini, apalagi kita kalah dengan negara lain, ga bisa," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VX5MDN
March 13, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VX5MDN
via IFTTT
Share:

Monday, March 11, 2019

BKPM: Investasi Pariwisata Tahun Ini akan Kembali Pulih

Tahun lalu jumlah turis asing yang berkunjung ke Indonesia mencapai 15,8 juta orang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah optimistis realisasi investasi di sektor pariwisata pada tahun ini dapat meningkat. Keyakinan tersebut dirasakan setelah realisasi investasi pariwisata sempat turun empat persen dari Rp 24 triliun pada 2017 menjadi Rp 20 triliun pada 2018.

Tanpa menyebutkan target pertumbuhan secara pasti, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menjelaskan, optimisme tersebut muncul seiring dengan pergeseran pola konsumsi masyarakat. Ia menjelaskan, kini semakin sedikit orang yang membeli pakaian ataupun jam bermerek. Sebagai gantinya, mereka cenderung mengeluarkan uang untuk jalan-jalan ke tempat baru.

"Perubahan pola konsumsi ini berdampak pada pertumbuhan di sektor pariwisata, termasuk ke investasinya," ujarnya ketika ditemui di acara Regional Investment Forum (RIF) di Tangerang Selatan, Senin (11/3).

Thomas menjelaskan, penurunan tingkat realisasi investasi pariwisata pada tahun lalu seiring dengan penurunan secara global. Di seluruh dunia, investasi internasional mengalami penurunan hingga 20 persen. Tapi, tahun ini, ia memprediksi investasi pariwisata akan kembali pulih dan bahkan berlari lebih kencang.

Thomas menambahkan, pergeseran pola konsumsi dari platform offline ke online turut berkontribusi atas prediksi investasi. E-commerce dan agen travel online terus tumbuh tiap tahun, sehingga masyarakat semakin mudah berwisata. Hal ini menjadi daya tarik lebih bagi calon investor, baik dari dalam negeri maupun asing.

Thomas menyebutkan, keyakinan itu juga muncul seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan asing yang melancong ke Indonesia  sejak enam tahun terakhir. Pada 2013, sekitar 8,8 juta turis asing datang ke Indonesia yang meningkat hingga 15,8 juta orang pada tahun lalu. Salah satunya dikarenakan kebijakan bebas visa yang diterapkan pemerintah Indonesia.

Faktor lain adalah usaha berkelanjutan dari pariwisata. Di antaranya, pembangunan bandara berstandar internasional seperti New Yogyakarta International Airport yang diprediksi beroperasi pada bulan depan.

"Selain itu, ada peresmian apron baru di Ngurah Rai dan runway baru di Bandara Soekarno Hatta," ujar Thomas.

Semakin terbukanya Indonesia untuk membuat perjanjian perdagangan dengan banyak negara juga memberikan tambahan optimisme bagi Thomas. Apalagi setelah pakta perdagangan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) ditandatangani pada pekan lalu.

Thomas menjelaskan, dalam perjanjian IA-CEPA tersebut, ada dua sektor yang berpeluang mendapatkan investasi besar. Salah satunya pariwisata, di mana Australia memiliki industri wisata laut yang baik. "Kekuatan ini muncul dengan 340 pelabuhan yacht atau marina dan kepemilikan kapal yang tinggi di sana," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebutkan, investasi di pariwisata sulit terdeteksi secara nominal karena telah terjadi pergeseran konsep investasi. Lima sampai 10 tahun lalu, investasi didominasi oleh perusahaan swasta yang membangun hotel maupun tempat wisata lain dari titik nol.

Sedangkan, saat ini, investasi cenderung 'intervensi' properti yang sudah ada seperti melalui platform Airbnb ataupun Airyrooms.

Rudiantara menambahkan, pariwisata kini tidak lagi berbicara investasi, melainkan revenue dari para pemain di ekosistem. Termasuk di antaranya melalui aplikasi-aplikasi yang mampu mengisi ‘ceruk-ceruk’, bukan lagi membangun dari nol seperti mindset tempo dulu.

"Dengan intervensi digital, kamar yang tadinya tidak tergunakan, sekarang mampu menghasilkan (pendapatan)," tuturnya.

Rudiantara menilai, sektor pariwisata akan banyak mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Ia memprediksi, kontribusi di sub sektor hotel berbintang yang berada di bawah sektor pariwisata saja dapat berkontribusi 6-7 miliar dolar AS tiap tahun. Sementara itu, sub sektor airlines setidaknya mampu menghasilkan lebih dari 10 miliar dolar AS per tahun.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EPqBuf
March 11, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EPqBuf
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 27, 2019

Pemerintah akan Kelompokkan UMKM Berdasarkan Dua Kategori

Pengelompokkan UMKM penting untuk membuat peraturan yang lebih tepat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian akan memisahkan antara usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan kategori traders dan makers. Kategorisasi ini dibutuhkan untuk membuat peraturan yang lebih tepat dalam mengembangkan potensi UMKM. Khususnya dalam memanfaatkan platform online seperti e-commerce.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin menjelaskan, kondisi Indonesia saat ini adalah melihat UMKM secara ‘gelondongan’. Artinya, mendata mereka sebagai satu entitas yang sama.

"Tapi, kita tidak pernah bedah apakah mereka sekadar traders atau makers," ujarnya dalam acara Kadin Entrepreneurship Forum di Jakarta, Rabu (27/2).

UMKM traders yang dimaksud Rudy adalah re-seller. Mereka menjual barang jadi dari produsen dalam negeri ataupun luar negeri. Kategori ini sering ditemukan di marketplace seperti Bukalapak dan Tokopedia. Umumnya, barang yang dijual adalah kerajinan tangan (craft).

Sedangkan, UMKM makers sama seperti industri manufaktur. Mereka mengolah sendiri dari bahan baku menjadi bahan jadi untuk kemudian dijual ke konsumen ataupun produsen lain.

"Untuk makanan, kebanyakan dari makers ini," ujar Rudy.

Keduanya memiliki karakter berbeda. Kalau traders, apabila usaha mereka tidak laku dalam hitungan bulan, mereka dapat berpindah ke produk lain dalam jangka waktu pendek. Tidak seperti UMKM makers yang harus melakukan kajian dan proses produksi dari awal lagi, sehingga untuk berjualan kembali, tidak dapat seinstan UMKM traders.

Saat ini, menurut Rudy, proporsi UMKM makers di platform e-commerce masih terlampau sedikit dengan persentase tidak sampai 30 persen. Apabila dibiarkan, dikhawatirkan pengusaha Indonesia hanya bertindak sebagai ‘pengadah’.

Nilai tambah yang mereka dapatkan pun cenderung sedikit, terutama ketika produk tersebut berasal dari luar negeri atau impor.

Oleh karena itu, Rudy menjelaskan, pemerintah akan mendorong UMKM makers untuk lebih banyak masuk ke platform e-commerce. Salah satunya dengan membuat kebijakan yang tepat untuk membina mereka.

"Saat ini, kita masih kalah jauh dengan Thailand yang kebanyakan produksi sendiri," ujarnya.

Kini, pemerintah masih terus membedah data mengenai UMKM traders dan makers ini. Dengan pembedaan, Rudy berharap, pemerintah dapat membuat regulasi yang lebih terarah. Khususnya dalam menggenjot UMKM makers untuk memiliki daya saing tinggi di tingkat global.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M Ikhsan Ingratubun menyambut baik upaya kategorisasi UMKM trader dan maker. Upaya ini diharapkan mampu mendukung industri kecil dan menengah (IKM) yang bergerak di sektor manufaktur. "Sebab, mereka membutuhkan perhatian lebih," tuturnya ketika dihubungi Republika.

Ikhsan mengakui, tantangan terbesar UMKM maker atau bisa juga disebut sebagai IKM ini adalah akses terhadap modal dan pasar. Tapi, seiring dengan variasi platform kredit seperti financial technology (fintech), poin kedua merupakan tantangan terbesar saat ini. Tidak sedikit di antara mereka yang kerap mengalami kesulitan saat mempromosikan produk ke pasar.

Tantangan lain yang juga kerap dihadapi UMKM, baik maker ataupun trader, yaitu pemahaman terhadap teknologi. Memasuki era revolusi industri 4.0, pemanfaatan teknologi telah menjadi kemampuan yang wajib dimiliki, namun belum semua pengusaha UMKM menguasainya. Ikhsan berharap, pemerintah dapat terlibat aktif dalam membantu mengatasi permasalahan ini.

Tapi, Ikhsan menegaskan, bukan berarti UMKM traders dapat dikesampingkan begitu saja. Sebab, meski hanya bertindak sebagai reseller, mereka juga berkontribusi atas pertumbuhan ekonomi melalui penyerahan pajak. "Pemerintah harus tetap adil dan seimbang," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VnG9Ms
February 27, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VnG9Ms
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 20, 2019

Perwakilan Desa Ceritakan Pemanfaatan Dana Desa

Presiden Joko Widodo mengundang empat perwakilan pemerintah desa berbagi kisah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengundang empat perwakilan pemerintah desa untuk menceritakan penggunaan dana desa di daerah masing-masing.

"Alhamdulillah, dapat dana desa. Kalau di desa saya yang 2016 digunakan untuk membangun gedung PAUD, terus untuk jalan lingkungan," kata perwakilan pemerintah Desa Bandung Jaya, Provinsi Bengkulu, Supriyanti saat berdiskusi dengan Presiden Jokowi di Ecovention Ocean Ecopark, Ancol, Jakarta, Rabu (20/2).

Sejumlah pejabat pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan provinsi menghadiri acara Pengarahan kepada Peserta Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2019. Beberapa perwakilan yang diajak berdiskusi dipilih secara acak oleh Kepala Negara.

Menurut Supriyanti, sejumlah ruas jalan di desanya kini telah dibeton semen, maupun dilapis aspal sesuai kebutuhan. Selain itu Supriyanti juga memberikan Rp 100 juta untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa berupa jual beli kopi dan toko bangunan.

Aktivitas pendidikan PAUD di desanya pun berkembang, dari awalnya hanya empat peserta dan saat ini terdapat 18 peserta PAUD. Kemudian perwakilan pemerintah Desa Bener Meriah di Kabupaten Aceh Tengah bernama Warkap mengatakan, dana desa yang didapatnya pada 2018 dimanfaatkan untuk mengalirkan air dan sanitasi.

"Untuk mengambil air bersih dan disalurkan ke desa pakai pipa. Sekitar Rp500 juta dananya," kata Warkap.

Namun untuk sementara, air dari Gunung Burni Telong itu disimpan di bak penampungan bersama. Kemudian perwakilan pemerintah desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, bernama Aswanto menceritakan rencananya menggunakan dana desa 2019 untuk membangun jalan desa dan gedung PAUD.

Dia menjelaskan pengajar untuk fasilitas PAUD itu juga dibayar dengan dana desa. "Yang lain saya berikan untuk pemberdayaan masyarakat yaitu kelompok-kelompok usaha tani untuk cabai," ujar Aswanto.

Lalu perwakilan pemerintah Desa Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, bernama Ari Samsung menyampaikan dana desa pada 2020 direncanakan untuk membangun sambungan air bersih ke rumah-rumah. "Pada 2018 saya sudah membangun sepanjang 4.700 meter untuk jaringan utama dan direncanakan sambungan ke rumah berikutnya," jelas Ari.

Menanggapi penjelasan dari kepala desa itu, Presiden berpesan agar pemerintah desa selalu memperhitungkan pemanfaatan fasilitas yang dibangun. Presiden Jokowi mengarahkan pemerintah desa untuk merencanakan secara matang penggunaan dana desa agar bermanfaat dan produktif.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SaODV2
February 20, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SaODV2
via IFTTT
Share:

Saturday, February 16, 2019

Pep: Mahrez Kalah Saing dengan Sterling, Sane, dan Silva

Mahrez sudah tak lagi jadi starter sejak kemenangan City atas Southampton tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pep Guardiola mengaku bersalah atas minimnya waktu bermain yang diberikan kepada Riyad Mahrez di Manchester City. Padahal, Mahrez dibeli dengan harga yang cukup mahal, yakni 60 juta pound musim lalu dari Leicester City.

Namun Mahrez sudah tidak lagi menjadi starter sejak kemenangan City atas Southampton pada 30 Desember lalu. Namun, Guardiola mengungkapkan, minimnya kesempatan yang diberikan kepada pemain internasional Aljazair itu bukan karena performanya yang buruk. Tapi lebih kepada penampilan Raheem Sterling, Leroy Sane, dan Bernardo Silva yang tengah menanjak.

''Saya adalah alasan (Mahrez tak main). Dia tidak salah sama sekali,'' ujar Guardiola dikutip dari Sky Sports, Sabtu (16/2).

Guardiola mengungkapkan, keputusan tak memainkan Mahrez bukan perkara mudah. Sebab Mahrez menunjukkan kualitas yang sangat baik saat latihan. Mantan pelatih Bayern Muenchen itu menyebut Mahrez sebagai pemain yang punya talenta bagus. Sayangnya, lanjut dia, City kini punya lima penyerang yang tampil maksimal.

''Kami punya pemain yang luar biasa, seperti Bernardo (Silva) dan Raz (Sterling), sedang dalam performa terbaik dan itulah satu-satunya alasan. Tidak ada alasan lain,'' tegas Guardiola.

Guardiola mengakui tidak memberikan waktu bermain yang layak untuk Mahrez. Bahkan ia sempat minta maaf dengan keputusan mencadangkan pemain berusia 27 tahun tersebut. Apalagi, tidak mudah bagi seorang pemain untuk menerima dirinya tak merumput secara reguler dan tak berada di level tertingginya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SJ8S1q
February 16, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SJ8S1q
via IFTTT
Share:

Thursday, January 31, 2019

Sibuk Latihan, Jojo tak Lupa Luangkan Waktu untuk Hobinya

Anthony Ginting lebih memilih refreshing dengan berenang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di sela rutinitas latihan, dua pebulutangkis tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie terkadang mendapatkan waktu bebas.

Jonatan Christie atau kerap disapa Jojo memilih berkutat dengan dunia fotografi. Biasanya dia menuntaskan hobinya itu pada hari Rabu siang atau akhir pekan. 

"Latihan pagi sore. Hanya kalau ada waktu seperti Rabu siang atau weekend, saya suka fotografi. Saya suka hunting tempat-tempat untuk foto," kata Jojo di Jakarta, Rabu (30/1). 

Jojo yang meraih medali emas Asian Games 2018 itu mengaku ingin mengabadikan momen di dalam kereta. Kendati hal ini belum kunjung dia wujudkan hingga saat ini. 

"Saya ingin di kereta, seru. Hanya kayaknya sekarang nggak gampang," kata dia. 

Di sisi lain, Anthony Ginting memilih renang sebagai satu kegiatan melepas penatnya.  "Senin sampai sampai Sabtu full latihan di Pelatnas. Selama satu hari bisa sampai dua kali latihan. Rabu ini hanya satu sesi di pagi, kadang cari refreshing ke luar misalnya berenang," tutur Ginting. 

Baik Jojo maupun Ginting saat ini fokus menatap kejuaraan bulu tangkis tertua di dunia All England yang akan berlangsung di Birmingham, Inggris, 6-10 Maret 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DKQZGj
January 31, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DKQZGj
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 30, 2019

Tahun Ini, Sembilan Bendungan akan Dibangun

Dalam kurun waktu 2015-2019, ada 39 bendungan yang dalam pengerjaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun ini akan membangun sembilan bendungan baru. Bendungan tersebut sebagai upaya mencapai target 65 bendungan hingga 2019.

Direktur Jenderal Sumber Daya Alam (SDA) Kementerian PUPR Hari Suprayogi mengatakan, sebanyak 39 bendungan sedang dalam proses pengerjaan. "Hingga akhir tahun diharapkan selesai 29 bendungan," katanya saat ditemui di Gedung Kementerian PUPR, Rabu (30/1).

Ia menjelaskan, dalam kurun waktu 2015-2019, sebanyak 39 bendungan on going (dalam pengerjaan). Progress bendungan yang on going tersebut rata-rata telah mencapai 60 persen sehingga ia optimistis bisa segera rampung. Bendungan yang selesai dibangun hingga 2018 di luar bendungan on going mencapai 17 buah dan akan ditambah 12 bendungan yang selesai dibangun pada tahun ini.

Sementara sisanya, yakni sembilan bendungan baru akan mulai dikerjakan tahun ini. Meski pengerjaan fisik baru mulai dilakukan pada akhir tahun ataupun awal 2020 lantaran awal 2019 baru dilakukan lelang. Anggaran yang disiapkan untuk membangun sembilan bendungan tersebut sebesar Rp 21 triliun.

Hari menambahkan, sembilan bendungan masih dalam pemantapan studi guna menghindari terjadinya pengeluaran biaya tak terduga. Misalnya, saat pembangunan ditemukan potensi sesar yang memaksa Kementerian PUPR mengalokasikan dana lebih untuk mengantisipasi kerusakan akibat sesar itu.

Sembilan bendungan tersebut tersebar di berbagai wilayah yaitu Bendungan Mbay di NTT yang memiliki volume total 34,14 juta meter kubik, Bendungan Jenelata di Sulawesi Selatan dengan volume 224,72 juta kubik, Bendungan Pelosika di Sulawesi Tengah sebesar 590 juta meter kubik, Bendungan Jragung di Jawa Tengah memiliki volume 129 juta meter kubik, Bendungan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan mampu menampung 110 juta meter kubik, Bendungan Tiro di Aceh sebesar 41,44 juta meter kubik, Bendungan Budong-Budong di Sulawesi Barat yang berpotensi menampung 65,18 juta meter kubik, Bendungan Ameroro di Sulawesi Tenggara dan Bendungan Tiu Suntuk di NTB yang masing-masing memiliki kapasitas 55,12 juta meter kubik dan 55,9 juta meter kubik.

"Empat tahun lah dari tahun ini," kata dia.

Progam strategis Kementerian PUPR berupa pembangunan bendungan sebagian besar sebagai pengendalian banjir. Dengan adanya bendungan, tampungan air bisa diatur sedemikian rupa agar tidak melebihi kemampuan tampung irigasi di bawahnya. Keberadaan 65 bendungan ini diperkirakan bisa mereduksi banjir hingga 13.355 meter kubik per detik. Selain sebagai bentuk pengendalian banjir, bendungan berfungsi untuk irigasi maupun sumber air baku.

Bahkan beberapa bendungan memiliki potensi digunakan sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Contohnya Bendungan Pelosika yang bisa menghasilkan 20 Megawatt. Ia melanjutkan, pemanfaatan bendungan sebagai PLTA tidak dikerjakan Kementerian PUPR namun melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Studinya sudah ada, nanti kita siapkan lah. Kita belum ke arah sana," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MFJYJH
January 30, 2019 at 04:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MFJYJH
via IFTTT
Share: