Showing posts with label 2018 at 03:22PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:22PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Bio Farma Beri Vaksin Gratis di Muhasabah Republika 2018

Vaksin yang diberikan adalah vaksin influenza.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Bio Farma membagikan vaksin gratis untuk 100 pengunjung yang mendatangi acara Muhasabah Akhir Republika 2018 di Mesjid Pusdai, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin (31/12). Vaksin tersebut adalah vaksin influenza mengingat cuaca yang sudah memasuki musim penghujan.

"Kami memberikan vaksinasi gratis influenza untuk 100 pengunjung," ujar dr Erwin perwakilan PT Bio Farma saat ditemui di acara Muhasabah Akhir Tahun Republika 2018, Senin (31/12).

Ia mengungkapkan, vaksinasi influenza penting diberikan kepada anak, remaja dan orang dewasa. Terlebih saat ini, memasuki musim penghujan dan cuaca dingin yang rentan terkena flu. "Baiknya perlu diberikan pencegahan untuk semua kalangan agar tidak terkena influenza," katanya.

Menurutnya, jumlah anggota yang dilibatkan untuk memberikan vaksin sebanyak tiga orang termasuk dirinya. Dia menambahkan, pihaknya terus mendukung kegiatan yang dilakukan masyarakat dengan tujuan menyehatkan masyarakat Kota Bandung. Serta diharapkan cakupan imunisasi dewasa meningkat dan menurunkan angka kesakitan.

Erwin menambahkan, terkait kesadaran melakukan vaksin influenza untuk anak-anak sudah dilakukan melalui program pemerintah secara rutin. Sementara vaksinasi usia dewasa tidak terdapat program dari pemerintah sehingga perlu ditingkatkan mengenai pentingnya imunisasi.

"Untuk kalangan menengah ke atas sudah mengetahui dan menyadari pentingnya vaksinasi. Masih perlu sosialisasi lagi berharap masyarakat tahu akan pentingnya vaksinasi," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EXaIU2
December 31, 2018 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EXaIU2
via IFTTT
Share:

Sunday, December 30, 2018

Lestarikan Budaya, Depok Gelar Wayang Kulit Sambut 2019

Pagelaran wayang kulit ini mengangkat pesan kepemimpinan.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK— Sambut tahun baru, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata), Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar wayang kulit semalam suntuk yang berlangsung di halaman Balai Kota Depok, Sabtu (29/12) pukul 22.00 WIB hingga Ahad (30/12) pukul 03.00 WIB.  

Dalam pagelaran wayang kulit tersebut menyampaikan pesan kepemimpinan yang dapat menjadikan suatu wilayah lebih maju. 

"Lakon di wayang kulit kali ini mengisahkan tentang pemuda yang dipercaya menjadi pemimpin yang amanah. Ini dapat menjadi contoh bagi seluruh pemimpin untuk menjadikan bangsa lebih baik lagi," ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai menyaksikan pagelaran wayang kulit. 

Dia mengatakan, dihadirkannya pagelaran wayang kulit merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Pemkot Depok akan selalu mengakomodasi semua produk kebudayaan yang termasuk bagian dari masyarakat di Depok. 

"Kebanyakan masyarakat di Kota Depok merupakan asli penduduk Jawa maka kami sajikan pagelaran wayang kulit dengan pesan yang baik," ucap Idris.

Kepala Disporyata Kota Depok Wijayanto menuturkan, pagelaran wayang kulit merupakan kali kedua yang digelar Pemkot Depok kepada masyarakat. 

Makna yang disampaikan pada pertunjukan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dan acuan masyarakat untuk membantu peningkatan pembangunan di Kota Depok, terlebih bagi para pemimpin di setiap wilayah. 

"Semoga pesan yang disampaikan melalui lakon di wayang ini dapat menjadi masukan para pemimpin. Pesan untuk terus memaksimalkan tugasnya dalam memimpin wilayah untuk negara yang lebih baik," pungkas Wijay.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EVLWoj
December 30, 2018 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EVLWoj
via IFTTT
Share:

Produksi Daging Sapi Meningkat dengan Kehadiran Investor

Enam investor masuk secara bertahap di sektor pembibitan sapi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya pemerintah dalam memangkas defisit produksi daging nasional berhasil membuka ruang investor baru yang berdampak langsung pada meningkatnya pembibitan sapi. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro menjelaskan, sampai saat ini setidaknya ada enam investor di sektor pembibitan sapi yang masuk secara bertahap. Empat diantaranya sudah mengantongi izin operasi.

"Keempat investor ini adalah PT Asia Beef, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Jhonlin Batu Mandiri, dan PT Citrabuana Inti Fajar. Sedangkan dua calon lainnya masih mengurusi perizinan," kata Syukur, Ahad (30/12).

Menurut Syukur, PT Asia Beef adalah perusahaan besar yang berlokasi di Sumba Timur. Saat ini mereka menanam modal asing dari Brasil. Sementara Astra Agro Lestari berlokasi di Waringin Barat, Kalimantan Tengah. Adapun PT Jhonlin Batu Mandiri berlokasi di Bombana, Sulawesi Tenggara dan Citrabuana Inti Fajar berlokasi di Riau.

"PT Jhonlin sudah jalan, sedangkan Citrabuana baru saja keluar izin lokasinya. Selanjutnya, Darussalam Enterprise akan mengintegrasikan antara sapi dengan tebu, dan Mayestik Firma Inti kemungkinan lokasinya di Timor Tengah Utara, NTT," ujarnya.

Syukur mengatakan, keenam perusahaan tersebut memiliki potensi besar dalam menyumbang tambahan produksi daging sapi hingga 128 ribu ton yang diprediksi bisa mencapai target swasembada pada 2020.

"Pada tahun ini saja produksi daging secara nasional mencapai 429 ribu ton dengan kebutuhan mencapai 662 ribu ton. Artinya masih ada defisit sebesar 233 ribu ton," tuturnya.

Target Pemerintah

Meskipun demikian, Syukur belum bisa memastikan kapan pasokan ini masuk ke pasar. Sebab, saat ini pemerintah fokus pada rencana pembagian 15 ribu ekor sapi indukan secara gratis. Pembagian dilakukan untuk mendorong program swasembada sapi pada 2022.

Syukur menambahkan, pembagian indukan itu merupakan bagian dari target pemerintah untuk memproduksi 33 juta ekor sapi potong. Masuknya enam investor ini kemungkinan besar akan menambah populasi bibit sapi secara signifikan.

"Kita (patut) bersyukur kalau ada yang bersedia investasi di pembibitan sapi untuk mempercepat (pertumbuhan) populasi sapi. Pasalnya, selama ini sangat kecil minat investor untuk investasi di pembibitan," kata dia.

Ketua Komunitas Sapi Indonesia (KSI) Budiyono mengatakan, masuknya para investor di bidang pembibitan sapi potong harus diimbangi dengan perhatian yang intensif dari pemerintah.

Menurut dia, pemerintah harus memberikan insentif berupa subsidi pakan kepada peternak rakyat. Pasalnya, biaya pakan saat ini mencapai 70 persen dari total biaya produksi yang ada.

"Subsidi pakan harus kuat untuk menekan biaya peternak. Sekarang ini pakan terus mengalami kenaikan. Pakan kelas paling murah saja sudah Rp3.500/ kilogram," katanya.

Populasi Sapi Kian Bertambah

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (PKH Kementan) Sugiono mengatakan program upaya khusus sapi indukan wajib bunting saat ini berhasil menambah populasi sebanyak 2.650.969 ekor.

"Penambahan populasi sebanyak itu menghasilkan nilai tambah di peternak hingga Rp19,80 triliun," tuturnya.

Berdasarkan perhitungan analisa, apabila harga anak sapi rata-rata Rp8 juta maka diperoleh hasil ekonomis Rp21,21 triliun dari populasi Upsus Siwab. Nilai itu sangat besar mengingat investasi program Upsus Siwab 2017- 2018 hanya Rp1,41 triliun, sehingga ada kenaikan nilai tambah di peternak Rp19,80 triliun.

"Ini merupakan capaian kinerja yang fantastik yang perlu dibanggakan. Melalui Upsus Siwab penambahan populasi juga mendapatkan kualitas genetik ternak, sehingga dapat meningkatkan daya saing usaha dan nilai tambah, serta peningkatan pendapatan peternak," pungkasnya

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TglyIE
December 30, 2018 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TglyIE
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 18, 2018

Indonesia able to maintain stability of national security

Indonesia holds national, international events safely without security disturbances.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- The Coordinating Minister for Political, Legal, and Security Affairs Wiranto revealed that the Indonesian government was able to maintain the stability of national security during this year. According to Wiranto, this was proven by the implementation of national- and international-level activities held safely and without security disturbances.

"The Asian Games, Asian Para Games, and the annual meetings of the IMF and World Bank were held safely. That means we are able to maintain the stability of national security," Wiranto remarked at a press conference in Jakarta on Monday.

He said an international survey indicated that Indonesia had a reputation for good security, standing ninth as the safest country in the world. In addition, he stated that Indonesia comes second to the Philippines as an investment destination, indicating that globally, Indonesia is viewed as a safe country for investment.

"For the past two years, we have been proven to be able to maintain security and stability, for instance, when we celebrate Christmas, New Year, and Eid al-Fitr, we can reduce crime and accident rates," he pointed out.

Wiranto said the government did not turn a blind eye to the ripples created following disruption in security that triggered concern among members of the community. He cited the incident in Nduga, Papua, on Sunday (Dec 2) by the Armed Criminal Group (KKB) that had brutally killed construction workers in Papua.

"There is no need to fuss about whether they are criminals or separatists, but they must be dealt with firmly. That is the duty of the Police, TNI, and the community," he emphasized.

He noted that it was the obligation of the community to restore security conditions in Papua, and that President Joko Widodo was focused on infrastructure development in Papua in the context of social justice. Wiranto stressed that the government believes that continuous and sustainable infrastructure development can accelerate development in remote areas.

"At present, the price of fuel in Wamena is the same as that in Jakarta, which is extraordinary. Hence, if the development is disturbed, it will affect the people of Papua," he pointed out.

In addition, Wiranto invited the people to create a safe and peaceful atmosphere, especially in welcoming the Christmas and 2019 New Year's celebrations, in order to usher in the implementation of the 2019 election.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S8lfzJ
December 18, 2018 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S8lfzJ
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Undip Dorong Jateng sebagai Pusat Riset

Alokasi dana riset melonjak dari Rp 8 miliar menjadi Rp 43 miliar

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Animo riset di kalangan civitas akademika Universitas Diponegoro (Undip), Semarang menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan. Setidaknya ini bisa dilihat dari anggaran riset Undip yang melonjak beberapa kali lipat. Rektor Universitas Diponegoro, Prof Yos Johan Utama menyampaikan, alokasi dana riset yang semula hanya Rp 8 miliar kini telah melonjak menjadi Rp 43 miliar.

“Sehingga, dalam pemeringkatan riset, Undip menduduki peringkat pertama di tanah air,” ungkapnya, di sela menghadiri serah terima hibah kendaraan operasional dari Bank Jateng, di Semarang, Senin (10/12),

Menurutnya, ini bisa menjadi modal yang sangat berharga untuk mewujudkan Jawa Tengah sebagai pusat riset.  Kalau Jawa Tengah bisa menjadi pusat riset, akan sangat menguntungkan masyarakat. Sebab jika hanya mengandalkan sumber daya alam (SDA), cepat atau lambat pasti akan habis.

“Tapi kalau kita mengembangkan riset dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, provinsi ini akan bisa ‘berlari’ lebih kencang lagi,” tandas Rektor Undip.

Ia juga mengungkapkan, dengan alokasi anggaran yang terus meningkat tersebut, Undip juga berencana untuk memperbarui laboratorium- laboratorium penelitiannya. Apalagi, dalam hal publikasi ilmiah bereputasi, Undip menduduki peringkat ke-5 secara nasional.

“Sehingga, jangan sampai ketika ilmuwan masuk ke laboratorium harus ‘memberi hormat’ terlebih dulu. “Karena peralatan laboratorium tersebut usianya lebih tua dari kita,” ungkap Yos sambil berseloroh.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merespon positif Rektor Undip, yang memiliki keinginan mewujudkan Jawa Tengah sebagai provinsi riset tersebut. Terlebih Jawa Tengah memiliki beberapa perguruan tinggi terkemuka di level nasional maupun internasional, melalui hasil-hasil risetnya. Sehingga untuk realisasikan Jawa Tengah sebagai provinsi riset sebenarnya sudah di depan mata.

“Ide Prof Yos saya sambut, karena Jawa Tengah disupport perguruan tinggi besar,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UuhxSi
December 10, 2018 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UuhxSi
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Bima Perkasa Jogja Siap Antisipasi Kecepatan NSH

BPJ memerintahkan pemainnya untuk bermain lebih sabar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bima Perkasa Jogkarta (BPJ) siap mengantisipasi permainan cepat yang akan disuguhkan NSH Jakarta dalam pertandingan Seri-2 IBL Pertamax 2018/2019. Laga tersebut akan berlangsung pada Jumat (7/12) mendatang di Britama Arena, Jakarta. 

"Kita pelajari NSH juga dari rekaman video, mereka bermain cepat karena mereka diisi pemain muda. Kalau kita mengikuti permainan cepat NSH kita akan kedodoran, oleh sebab itu kita akan bermain dengan pola kita," ujar Pelatih BPJ, Raoul Miguel Hadinoto, Kamis (6/12).

Pelatih yang akrab disapa Coach Ebos ini menuturkan, NSH bermaterikan pemain muda sehingga dari segi kecepatan memang diatas timnya. Untuk itu ia memerintahkan pemainnya untuk bermain lebih sabar dan menguasai tempo pertandingan.

"NSH selain cepat mereka juga bermain press, shooter mereka juga bagus. Namun tidak ada pemain yang special kita jaga, semua pemain kita harus jaga," ujarnya.

Ebos menilai timnya juga belajar dari pengalaman musim lalu, dimana ketika itu BPJ langsung tancap gas sejak awal musim. Namun akhirnya kita terseok-seok di akhir liga.

"Kita tidak mau terlalu gas poll, kita juga menginginkan permainan kolektif. Jangan ada pemain yang bermain individu, dengan terlalu lama menguasai bola. Rotasi pemain juga akan kita sering lakukan," kata dia.

Coach Ebos juga tidak akan berlebihan dalam memposisikan pemain asingnya. BPJ akan memanfaatkan pemain lokal.

"Musim lalu pemain asing kita sempat mengalami cedera di tengah kompetisi. Hal ini membuat kita kalah bersaing diakhir musim," jelasnya.

Selain duel NSH Jakarta melawan BPJ, hari pertama di Britama Arena juga akan mempertemukan kembali Stapac menghadapi Bogor Siliwangi. Pada pertemuan sebelumnya di Semarang, Stapac yang tidak diperkuat tiga pemain intinya harus mengakui keunggulan lawannya. Kali ini bermain di depan pendukug sendiri Stapac tak mau lagi dipermalukan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ek4BK2
December 06, 2018 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ek4BK2
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

BNI Syariah Raih Award The Best Commercial Bank di Malaysia

BNI Syariah tumbuh di atas rata-rata perbankan nasional.

REPUBLIKA.CO.ID,  KUALA LUMPUR -- BNI Syariah kembali meraih penghargaan internasional sebagai The Best Commercial Bank kategori sharia bank di Indonesia dalam acara Islamic Business & Finance Southeast Asia Award 2018. Penghargaan diberikan oleh William Mullaly, Editor of the Brand Islamic Business and Finance, majalah yang mensurvei kinerja lembaga keuangan di Asia Tenggara.

Penghargaan diterima oleh Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati di Intercontinental Hotel, Kuala Lumpur (4/12). Metode penilaian berdasarkan berbagai aspek diantaranya kinerja keuangan, laporan keuangan tahunan, hasil riset yang dilakukan oleh tim peneliti, voting online dan pendapat pakar di dalam industri perbankan syariah.

Dari sisi pembiayaan komersial per November 2018 sebesar Rp 6,558 triliun tumbuh sebesar 70,92 persen year on year dibandingkan dengan November 2017 sebesar Rp 3,837 triliun. Penyaluran pembiayaan komersial terbesar di sektor konstruksi sebesar 39 persen diikuti sektor industri pengolahan 20 persen, perdagangan 13 persen, jasa dunia usaha 11 persen, sektor listrik, gas dan air 7 persen, sosial masyarakat 6 persen, sektor pengangkutan, pergudangan dan komunikasi 4 persen dan pendidikan 1 persen. 

"Kami tetap optimis pembiayaan komersial BNI Syariah tumbuh positif hingga akhir 2018 dengan berbagai perluasan sektor pembiayaan dan penguatan sektor halal ecosystem," kata Dhias dalam siaran pers yang diterima Republika.

Keterlibatan perseroan dalam sejumlah proyek infrastruktur, tambahnya merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan di dalam negeri. BNI Syariah tidak hanya berkiprah sendiri tetapi juga berkolaborasi dengan perbankan lain melalui pembiayaan sindikasi.

BNI Syariah berharap terus memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Islamic Business and Finance Magazine adalah media pertama yang mendedikasikan untuk pemberitaan keuangan islam yang berdiri sejak tahun 2005. Dengan topik seputar ritel, commercial and investment banking, sukuk, takaful, permodalan, komoditi, wealth management, bisnis halal, dengan coverage media sampai dengan Timur Tengah, Asia Tenggara, Asia Tengah, Eropa, dan Amerika Serikat.

Pertumbuhan kinerja BNI Syariah selama tahun 2018 tumbuh positif diatas rata-rata industri. Per triwulan tiga tahun 2018, laba bersih mencapai Rp 306,6 Miliar atau naik 24,3 persen dari bulan September tahun 2017 sebesar Rp 246,6 Miliar.

Cerminan pertumbuhan terlihat dari aset BNI Syariah pada triwulan 3 tahun 2018 yang mencapai Rp 38,9 triliun atau naik sebesar 21,5 persen year on year (yoy) dari triwulan 3 tahun 2017. Angka tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 14,2 persen (data SPS per Agustus 2018 BUS-UUS).

Dari sisi bisnis, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 26,9 Triliun atau naik 19,3 persen yoy dengan kontribusi pembiayaan terbesar pada segmen Konsumer sebesar Rp 13,6 Triliun (50,8 persen) diikuti oleh segmen Komersial sebesar Rp 6,1 Triliun (22,5 persen), segmen Kecil dan Menengah Rp 5,8 Triliun (21,5 persen), segmen Mikro Rp 1,0 triliun (3,8 persen) dan Hasanah Card Rp 394 Miliar (1,5 persen).

Selain pembiayaan, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 33,5 Triliun atau naik 21,4 persen. Angka tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 9,6 persen (data SPS per Agustus 2018 BUS-UUS) dengan jumlah nasabah sebesar 2,8 juta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BRLzrV
December 05, 2018 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BRLzrV
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

Robben Mengaku Nyaris Berseragam Manchester United

Pada 2004 lalu, Robben nyaris bergabung dengan Manchester United

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Pemain senior Bayern Muenchen, Arjen Robben menceritakan dinamika karier sepakbolanya. Pada 2004 lalu, Robben nyaris bergabung dengan Manchester United.

Pada momen tersebut, ia menjalani musim terakhir di PSV Eindhoven. Robben mengaku sempat makan malam dengan pelatih United saat itu, Sir Alex Ferguson.

"Kami berbicara tentang sepakbola dan kehidupan. Saya bahkan berkeliling melihat lapangan latihan (MU), dan semuanya baik-baik saja. Tetapi setelah saya kembali ke PSV, tidak ada yang terjadi," kata pesepakbola berkebangsaan Belanda, dikutip dari Sports Mole, Selasa (4/12).

Ia menerangkan, pihak MU tidak melakukan komunikasi nyata dengan PSV selaku pemilik dirinya. Dalam waktu yang berdekatan, masuk minat dari Chelsea.

Kubu /the Blues gencar mendekati Eindhoven demi seorang Robben. Walhasil kesepakatan pun tercapai.

"Kami memiliki satu pertemuan dan semuanya dilakukan dengan cepat. Seandainya Manchester United menawarkan saya kesepakatan, saya akan menandatangani kontrak di sana. Tapi itu tidak terjadi, dan saya tidak menyesal," ujar sosok yang juga sempat berkostum Real Madrid itu.

Selama di Chelsea, Robben memenangkan sejumlah trofi domestik, di antaranya dua gelar Liga Primer Inggris, dan satu Piala FA. Pada 2007, sang winger merapat ke Madrid.

Dua musim di Santiago Bernabeu, Robben pindah ke Bayern Muenchen. Di klub inilah jebolan akademi Groningen meraih segalanya. Musim ini dikabarkan menjadi musim terakhir pesepakbola 34 tahun di FC Hollywood.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2AO5KoW
December 04, 2018 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2AO5KoW
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Jonan: Impor Migas Indonesia Bisa Naik Dua Kali Lipat

Saat in penemuan cadangan migas baru tidak sebanding dengan konsumsi BBM per hari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri ESDM, Ignatius Jonan mengatakan impor migas berpotensi akan naik dua kali lipat dibandingkan hari ini jika proyek mobil listrik tidak segera direalisasikan. Jika hari ini impor minyak bisa mencapai 400 hingga 450 ribu barel per hari, maka pada 2025 mendatang bisa mencapai 1 juta barel per hari.

"Kalau mobil listrik tidak jalan, saya kira impor BBM bisa jadi dua kali lipat atau hampir 1 juta pada 2025 atau 2030 paling lama. Enggak usah debat diskusi panjang," ujar Jonan, Kamis (29/11).

Jonan menjelaskan produksi minyak Indonesia saat ini hanya mencapai 775 ribu barel per hari. Sedangkan konsumsi BBM kian meningkat hingga 1,3 juta barel per hari. Adapun sisanya sekira 400 ribu barel per hari, didapat dari impor.

Disisi lain, hingga saat ini penemuan cadangan migas baru tidak sebanding dengan konsumsi per harinya. Padahal, semestinya untuk standar ketahanan energi, penemuan cadangan baru harus berbanding lurus dengan konsumsi yang ada.

"Penemuan ladang minyak baru yang besar tidak banyak. Penemuan ladang minyak baru kapan? Jangan-jangan sejak zaman Pak Ibnu Sutowo. Terakhir 15 tahun lalu sumber minyak di Banyu Urip, sisanya nggak ada," ujar Jonan.

Ia mengatakan hal ini memaksa pemerintah perlu segera merealisasikan proyek mobil listrik. Setelah peraturan menteri sudah keluar, maka saat ini kata Jonan, selain membangun fasilitas pasokan listrik untuk daya energi mobilnya, Jonan juga ingin mendapat support dari pihak industri agar segera memasifkan produksi mobil listrik.

"Kenapa penting? Karena kalau kendaraannya dari listrik, itu dihasilkan dari batu bara, gas alam, geothermal, air atau hydro, tenaga surya, bio massa, arus laut, angin, dan sebagainya. Kita punya semua itu dari lokal, ini diharapkan supaya kurangi impor BBM," ujar Jonan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BDyQcc
November 29, 2018 at 03:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BDyQcc
via IFTTT
Share: