Showing posts with label May 28. Show all posts
Showing posts with label May 28. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

In Picture: Persiapan Jalur Fungsional Tol Cisumdawu

Jalan Tol Cisumdawu secara fungsional akan dibuka pada arus mudik Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, SUMEDANG -- Alat berat melintasi terowongan jalan tol Cisumdawu di Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (28/5/2019).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Perhubungan akan membuka sebagian ruas Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 5 kilometer secara fungsional pada arus mudik Lebaran 2019 bagi pemudik yang akan menuju Subang, dan Cirebon via Sumedang Utara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X9MegP
May 28, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X9MegP
via IFTTT
Share:

Mendagri Dorong Regulasi Transaksi Non-tunai

Masyarakat tak perlu direpotkan membawa uang tunai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mendorong regulasi transaksi non-tunai sebagai bentuk perluasan transaksi di tingkat Pemerintahan Daerah. Hal itu disampaikannya dalam Rakor Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia di Komplek Perkantoran BI, Jakarta, Selasa (28/05).

"Untuk transaksi non tunai, diperlukan aturan yang bentuknya Perpres atau apapun untuk memberikan petunjuk dalam perluasan transaksi yang ada di tingkat Pemda," kata Tjahjo.

Transaksi nontunai menjadikan segala pelayanan publik semakin efisien. Masyarakat tak perlu direpotkan membawa uang tunai.

Ia juga mengusulkan pemanfaatan data kependudukan yang digunakan untuk data transportasi dan penyaluran Dana Bantuan Sosial (Bansos). Pelayanan masyarakat harus terus ditingkatkan sebagai konsekuensi perkembangan ekonomi yang semakin tinggi. "Percepatan Pembangunan, kemudian fungsi-fungsi pelayanan masyarakat harus ditingkatkan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat," papar Tjahjo.

Untuk peningkatan kualitas Penerima Bansos diperlukan efektifitas dan monitoring untuk pelayanan publik yang lebih baik. Hal itu dilakukan untuk membangun tata kelola Pemerintahan yang semakin baik sebagai upaya penguatan otonomi daerah (Otda).

"Kuncinya untuk peningkatan pelayanan publik. Maka efektifitas dan monitoring harus dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas penerima Bansos. Hal ini semata-mata untuk membangun tata kelola Pemda yang baik, lebih efektif dan efisien untuk mempercepat reformasi, birokrasi dalam upaya untuk penguatan Otda," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ED6Oie
May 28, 2019 at 07:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ED6Oie
via IFTTT
Share:

Menteri Amran Ajak Warga Muna Mandiri Pangan

Kabupaten Muna harus menjadi wilayah mandiri pangan.

REPUBLIKA.CO.ID, MUNA — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaliman melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (28/5/2019). Pada kedatangannya kali ini, Amran meminta warga Muna untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya. 

Kabupaten Muna harus menjadi wilayah mandiri pangan. “Mimpi saya, di sini jangan ada masyarakat yang beli sayur di pasar. Harus dibangun sistem bagaimana protein dan karbohidrat tanam sendiri. Tanam lah sayur. Pelihara lah ayam. Gizi generasi ini harus lebih baik,” ungkap Amran. 

Kementerian Pertanian (Kementan), menurut Amran, sudah menyiapkan bantuan benih untuk pengembangan jagung seluas 10.000 hektare. Kementan juga akan menfasilitasi pengembangan ayam KUB dan kambing integrasi. Amran mengharapkan pemerintah dan warga Muna dapat mengelola bantuan tersebut secara maksimal. 

“Penuhi kebutuhan pangan, jangan sampai ada sejengkal tanah yang tidak dimanfaatkan. Jangan sampai ada air mengalir di bumi ini yang tidak termanfaatkan untuk pertanian,”seru Amran. 

Dalam kesempatan ini, Amran turut menyoroti permasalahan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan pertanian Indonesia ke depannya. Dirinya meyakini, Muna bisa berkembang menjadi wilayah maju jika semua elemen masyarakat bergerak bersama-sama. 

“Bapak dan ibu berhak menjadi agen perubahan di Muna. Mau mengubah Muna, jangan tunggu malaikat dari langit. Kuatkan tekad di hati, kalau kita bisa mengubah Muna,”tandasnya.

Pengembangan jambu mete

Kedatangan Amran kali ini juga untuk meninjau pengembangan komoditi jambu mete sekaligus meninjau kebun mete di Desa Kontunaga Kecamatan Kontunaga, Muna.

Berdasarkan informasi Bupati Muna LM. Rusman Emba, produksi tanaman jambu mete para petani di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara mencapai 3.463 ton per tahun. Produksi tersebut merupakan hasil panen dari kebun jambu mete milik para petani seluas 18.379 hektare. 

“Saat ini luas areal kebun jambu mete di Muna mencapai 31.325 hektar, namun yang berproduksi baru seluas 18.379 hektare,” papar Rusman. 

Produksi jambu mete gelondongan milik para petani selain diantarpulaukan di Makassar, Sulawesi Selatan dan Surabaya, Jawa Timur, juga sebagian telah diolah melalui industri rumah tangga. Harga biji jambu mete gelondongan berkisar antara Rp11.000 hingga Rp12.000 per kilogram. sedangkan harga biji jambu mete olahan berkisar antara Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram. 

Dengan potensi besar tersebut, Rusman berharap Kementan dapat memberikan bantuannya sehingga produktivitas jambu mete di Muna terus meningkat. 

“Mayoritas pohon Jambu mete di sini berusia 30 tahun. Kami harapkan Pak Menteri bisa membantu sehingga jambu mete di sini bisa semakin berkembang,” tuturnya. 

Menanggapi permintaan Bupati Muna, Amran berjanji akan menurunkan tim Kementan ke lapangan untuk mengidentifikasi lebih lanjut kebutuhan pengembangan jambu mete di wilayah tersebut. 

Direktur Jenderal Perkebunan Kasdi Subagyono menambahkan bahwa berdasarkan perspektif kesesuaian komoditas dengan kondisi kawasannya, Kabupaten Muna ini memang cocok dikembangkan sebagai sentra jambu mete. Kementerian Pertanian pun menaruh harapan besar pada Kabupaten Muna, terlebih untuk komoditas jambu mete yang merupakan salah satu komoditas andalan yang dimiliki Indonesia.

"Untuk tahun 2019 ini program jambu mete dari sumber APBN sudah tersedia untuk 50 hektare. Tahun depan akan kita perluas sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian dengan membangun nursery atau pesemaian bibit jambu mete. Sehingga ketersediaan benih dapat terpenuhi untuk para petani-petani yang nantinya akan dikembangkan secara kawasan," ujar Kasdi.

Selain itu, Kasdi juga menyebutkan bahwa tidak tertutup kemungkinan pengembangan jambu mete ke depannya akan diintegrasikan dengan budidaya jagung. “Jagung bisa saja nantinya ditanam di sela-sela jambu mete,” ungkap Kasdi yang turut mendampingi kunjungan Menteri Pertanian ke Kabupaten Muna.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JL9Xk3
May 28, 2019 at 07:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JL9Xk3
via IFTTT
Share:

Dishub Cimahi Temukan Bus dengan Rem Blong di Purbaleunyi

Dishub Cimahi menemukan bus yang rem tangannya blong di Tol Purbaleunyi

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi bersama Polres Cimahi, Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan giat inspeksi keselamatan kendaraan Lebaran 1440 hijriah dan tes urine di kilometer 125 Tol Purbaleunyi, Selasa (28/5). Ditemukan, salah satu bus tujuan Cikarang yang rem tangannya blong alias tidak berfungsi. 

Akibatnya, bus tersebut tidak layak jalan dan penumpang diturunkan untuk dipindahkan ke bus yang lain. Sementara bus tersebut tidak boleh dipakai. Sedangkan bus lainnya yang diperiksa terdapat yang tidak membawa surat-surat kendaraan dan fungsi lampu yang tidak berfungsi.

Salah seorang penumpang, Aris Tiara (42 tahun) mengaku kehilangan waktu banyak akibat kendaraan yang ditumpanginya tidak layak jalan setelah diperiksa karena tidak berfungsi rem tangannya. Kemudian harus berganti bus lainnya. 

"Ya, kalau sebagai penumpang jelas khawatir tidak ada rem tangan. Saya juga dirugikan soal waktu," ujarnya yang hendak menuju Cikarang sehabis berobat di Kota Bandung, Selasa (28/5).

Meski sejak di Terminal Leuwipanjang, ia tidak merasakan masalah dengan bus tersebut. Namun, setelah mengetahui kondisi rem tangan yang tidak berfungsi akan membahayakan penumpang yang berada di dalam bus.

Plt Dishub Kota Cimahi, Ruswanto mengungkapkan masih ditemukan kendaraan angkutan lebaran yang tidak memenuhi standar teknis dan standar administrasi. Seharusnya hal itu, menurutnya tidak terjadi lagi saat ini.

"Ada lampu rem yang tidak menyala, ada kendaraan yang tidak bawa STNK dan rem tangan tidak berfungsi. Harusnya hal itu tidak ada," katanya.  

Dirinya menegaskan pihaknya akan memastikan bahwa bus angkutan Lebaran layak digunakan, nyaman dan memberikan keselamatan untuk penumpang. Menurutnya, bus yang tidak layak jalan karena remnya tidak berfungsi harus digantikan oleh bus lainnya termasuk penumpangnya dipindahkan.

Kepala Seksi Dishub Kota Cimahi Ranto Sitanggang menambahkan pihaknya menahan truk kontainer karena tidak membawa surat-surat. Kemudian kondisi ban yang sudah gundul.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KexKZr
May 28, 2019 at 07:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KexKZr
via IFTTT
Share:

Karya-Karya al-Jahiz

Sepanjang hidupnya, al-Jahiz telah menulis 200 buku.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Al Jahiz memulai kariernya sebagai penulis saat masih tinggal di Basra. Dia menulis sebuah esai tentang lembaga kekhalifahan yang mendapat sambutan baik dari penguasa di Baghdad. Pada 816, ia memutuskan hijrah ke Baghdad. Tujuan utamanya adalah untuk menyambangi Bait al-Hikmah, sebuah pusat studi dan keilmuan terbesar di dunia saat itu. Di tempat itulah, ia berusaha mengembangkan kemampuannya.

Di ibu kota Kekhalifahan Abbasiyah ini, Al Jahiz mendapatkan kesempatan sangat luas untuk mengembangkan ilmu dan kariernya sebagai penulis berbagai bidang pengetahuan. Ia sangat gembira karena aktivitas dalam bidang keilmuan didukung sepenuhnya oleh pemerintah. Berbagai fasilitas pun diberikan padanya.

Pemimpin Dinasti Abbasiyah kala itu, yakni Khalifah Al Makmun, sangat tertarik dengan Al Jahiz karena intelektualitasnya. Berangkat dari ketertarikannya itu, Al Makmun suatu kali mengundang Al Jahiz ke istana untuk mengajar putranya.

Namun belakangan, Al Jahiz urung mengajar sang putra Khalifah. Rupanya, putra Al Makmun takut dengan tatapan mata bulat sang calon gurunya. Dari sinilah, sang ilmuwan mendapat julukan Al Jahiz yang berarti si mata melotot.

Sepanjang kariernya, ia telah menulis lebih dari 200 buku. Sayangnya, perjalanan sejarah telah membuat banyak dari karya-karya emas itu hilang tak tentu rimbanya. Dari sekitar 200 buku, hanya sekitar 30 buku yang berhasil diselamatkan.

Beberapa bukunya, antara lain, The Art of Keeping One's Mouth Shut, Against Civil Servants, Arab Food, In Praise of Merchants,  Levity and Seriousness, dan kitab al Hayawan atau Book of Animals yang merupakan karya terpenting Al Jahiz.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JL9UVp
May 28, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JL9UVp
via IFTTT
Share:

Artajasa Siap Hadapi Lonjakan Transaksi ATM Bersama

Transaksi jelang lebaran diperkirakan meningkat 68 persen dengan nilai Rp 60 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan penyedia jaringan infrastruktur sistem pembayaran, Artajasa, menyatakan siap menghadapi lonjakan transaksi ATM Bersama oleh masyarakat menjelang Lebaran 2019.

"Pada Lebaran, masyarakat biasanya memiliki uang berlebih. Nasabah sangat memanfaatkan layanan ATM Bersama, khususnya untuk transaksi tarik tunai dan transfer antarbank," kata Direktur Utama Artajasa Bayu Hanantasena dalam acara jumpa pers Kesiapan ATM Bersama Dalam Menghadapi Libur Lebaran 2019 di Jakarta, Selasa (28/5).

Menurut dia, dibandingkan kondisi Ramadhan 2018, kenaikan fitur transfer antarbank pada tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan cukup signifikan. Bayu memaparkan, perbandingan transaksi antara 2018 dengan 2019 dinilai terdapat peningkatan nominal transaksi menjelang Lebaran sebesar 68 persen, dengan perkiraan pencapaian normal transaksi mencapai Rp 60 triliun.

Senada, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Artajasa Teddy Sis Herdianto menyatakan, Artajasa sudah terbiasa menghadapi kepadatan transaksi ATM bersama yang memiliki berbagai fitur seperti penarikan tunai, transfer, pembelian, dan pembayaran secara umum lainnya. "Layanan ini dapat berjalan dengan baik meski terjadi peningkatan trafik," katanya.

Teddy juga menyatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis dalam menghadapi lonjakan transaksi Idul Fitri tahun ini. Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain adalah peningkatan sistem transaksi, media penyimpanan, dan jaringan komunikasi, yang seluruh hal tersebut telah disiapkan sejak menjelang Ramadhan.

"Secara sistem kita sudah siap. Terbukti hari Jumat (24/5), transaksi bisa berjalan dengan lancar," katanya.

Teddy juga menyampaikan selama 24 jam, Artajasa siap melayani keluhan bank anggota dengan adanya Helpdesk yang selalu siap untuk dihubungi. Tidak hanya itu, ujar dia, tim Helpdesk juga telah berkoordinasi dengan person-in-charge dari setiap bank anggota.

Hal tersebut, lanjutnya, juga dalam rangka untuk memastikan bahwa transaksi berjalan tanpa kendala dan seluruh kegiatan transaksi dapat termonitor dengan baik.

Sementara itu, Direktur Bisnis Artajasa Anthoni Morris menyatakan, Lebaran biasanya saat uang berpindah dari kota besar seperti di Jakarta ke daerah-daerah, yang biasanya dimulai dari THR. Sebagaimana diketahui, salah satu layanan Artajasa adalah ATM Bersama yang merupakan layanan infrastruktur sistem ATM yang dapat digunakan bersama oleh beberapa bank sehingga nasabah bank tersebut bisa menggunakan fasilitas bank lain yang tergabung dalam jaringan tersebut.

Saat ini, ATM Bersama telah beranggotakan 91 institusi. Institusi ini terdiri atas bank pemerintah, bank swasta nasional, bank asing, BPD seluruh Indonesia, BPR, dan lembaga selain bank, dengan terkoneksi di lebih dari 77 ribu terminal ATM di Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WAZNJb
May 28, 2019 at 07:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WAZNJb
via IFTTT
Share:

Amankan Aset Data, BPJS Kesehatan Gandeng BSSN

Lebih dari 200 juta data peserta Program JKN-KIS yang tersimpan dalam masterfile.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai pemilik data peserta program jaminan kesehatan terbesar di dunia, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berupaya memproteksi aset datanya dengan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengungkap lebih dari 200 juta data peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang tersimpan dalam masterfile.

Tak hanya itu, bahkan data perorangan yang spesifik seperti riwayat kesehatannya, rekam medik, pernah berobat ke mana saja juga dimiliki BPJS Kesehatan karena berkaitan dengan verifikasi pembayaran klaim. "Karena data yang kami miliki sangat kompleks dan bervariasi, tentu upaya pengamanannya juga harus maksimal sehingga kami membangun sinergi dengan Badan Siber dan Sandi Negara,” katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (28/5).

Kerja sama tersebut, dia menambahkan, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama tentang perlindungan informasi dan transaksi elektronik. Adapun ruang lingkup nota kesepahaman tersebut mencakup pemanfaatan sertifikat elektronik untuk meningkatkan keamanan transaksi elektronik, pengamanan teknologi dan sumber daya, pertukaran informasi, dan pemanfaatan lainnya yang disepakati kedua belah pihak.

Menurut Fachmi, BPJS Kesehatan harus bijak dalam mengelola permintaan informasi yang keluar. Untuk itu, selain mengembangkan sistem pengamanan data, BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan data sampel sebagai penggunaan big data dalam pengembangan pengambilan kebijakan yang kredibel berbasis bukti (evidence based policy).

“Kami melihat data yang kami miliki adalah aset yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan penelitian dan evidence based policy dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS. Hal ini juga sebagai salah satu wujud transparansi BPJS Kesehatan dalam memberikan informasi pada publik,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MaJE96
May 28, 2019 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MaJE96
via IFTTT
Share:

Kemendikbud Catat 55 Kecurangan dalam UN SMP/MTs

Kecurangan yang terjadi berada di 39 sekolah seluruh Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengidentifikasi 55 kecurangan selama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs. Menurut Inspektur Jenderal Kemendikbud, Muchlis Rantoni Luddin kecurangan yang terjadi berada di 39 sekolah seluruh Indonesia.

"Kami menerima 86 laporan. Dari jumlah itu, setelah kami dalami ternyata yang terkonfirmasi dan teridentifikasi melakukan pelanggaran adalah 55. Dari 55 kasus itu, terbagi dua. Ada tiga orang siswa yang melakukan pelanggaran untuk dua mata pelajaran sekaligus, sisanya 52 melanggar satu pelajaran," kata Muchlis, dalam konferensi pers hasil UN SMP/MTs, di Kantor Kemendikbud, Selasa (28/5).

Apabila dilihat dari lokasi terjadinya kecurangan, terjadi di 39 sekolah yang ada di 25 kabupaten/kota. Asal provinsi yang teridentifikasi paling banyak melakukan pelanggaran adalah Jawa Timur yakni 28 peserta, Jawa Barat 11 peserta, DKI Jakarta tiga peserta, sementara kota lainnya teridentifikasi dua atau satu pelanggaran.

Muchlis mengatakan, salah satu kecurangan yang paling fatal adalah yang dilakukan oleh Madrasah Tsanawiyah (MTs) Alabror, Sidoarjo. Di sekolah tersebut, dilakukan penggunaan remote computer oleh pihak sekolah sehingga soal ujian dikerjakan guru.

Ia menjelaskan, sekolah tersebut menggunakan program yang bisa membuat soal ujian dapat dibuka di komputer lain. Kedua komputer dihubungkan dengan kabel yang dikira digunakan untuk sambungan internet. Padahal, di ruang guru, para gurulah yang mengerjakan soal sementara para siswa berpura-pura mengikuti ujian.

"Jadi siswa pura-pura mengerjakan, yang mengerjakan beneran di sebelah adalah gurunya. Ini kami lakukan penindakan, dan mungkin nanti bersama dengan Kemenag. Karena ini akan kita kasih sanksi yang agak signifikan," kata Muchlis.

Sementara itu, Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Bambang Suryadi menyayangkan kecurangan yang masih terjadi di UNBK dengan modus yang berbeda. Bahkan, kali ini melibatkan pelaksana satuan pendidikan yakni sekolah.

"Ini tantangan ke depan sehingga integritas UN perlu diikuti dengan capaian UN yang bagus dan di satu sisi tetap memiliki integritas dan moralitas," kata Bambang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wrlo6t
May 28, 2019 at 07:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wrlo6t
via IFTTT
Share:

PBHMI Dukung Program Menteri Amran Ciptakan Petani Milenial

Menteri Pertanian bertekad menciptakan sejuta petani milenial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) mendukung program Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menciptakan petani milenial. Hal tersebut dimaksudkan untuk regenerasi petani sehingga profesi tersebut tetap ada dan produksi pangan berjalan melalui tangan produktif generasi muda.

Pada tahun ini Menteri Pertanian bertekad menciptakan sejuta petani milenial. Para petani tersebut diharapkan mampu produksi komoditas pertanian yang berorientasi tidak hanya mencukupi kebutuhan dalam negeri tapi harus kuasai pasar ekspor. 

“Ini bagi kami jalan baru kebangkitan sektor pertanian, karena petani milenial tidak hanya bertani tapi juga sekaligus menjadi pelaku usaha muda,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kemaritiman dan Agraria, Pri Menix Dey dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (28/5).

Pria jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menilai program menciptakan petani milenial dapat secepatnya terwujud. Sebab, Kementan sendiri selama pemerintahan Jokowi-JK telah membangun modernisasi pertanian dan menerapkan pertanian yang berbasis teknologi yang sangat maju. Misalnya, baru di pemerintahan sekarang, petani di pedesaan hingga perbatasan sudah menggunakan alat mesin pertanian mulai dari pra tanam, panen, hingga penanganan pasca panen yang sama dengan negara maju.

“Kita bisa lihat, Menteri Pertanian telah mulai membangun digitalisasi pertanian, traktor saja tidak hanya empat roda, tetapi juga sudah ada traktor yang cukup dikendalikan dengan remot kontrol. Begitu mesin panen jagung dan jagung sudah sangat maju sehingga inilah yang menjadi turbo penggerak generasi muda dengan mudahnya memilih jalan menjadi petani sukses,” terang Pri Menix.

Oleh karena itu, Pri Menix berharap agar program petani milenial secepatnya terwujud, maka perlu mendorong masing-masing daerah memiliki gerakan pengusaha muda pertanian berbasis teknologi pertanian 4.0. Hal ini sejalan dengan gagasan ekonomi ummat sebagai poros baru kebangkitan ekonomi Indonesia guna mengurai secara nyata kemiskinan yang didominasi masyarakat di level pedesaan.

Untuk memulai mewujudkan gerakan ini, perlu sinergitas PBHMI dengan Kementan untuk membuat preneur camp pengusaha muda pertanian. Dengan kegiatan ini, tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tapi juga mendorong petani muda bisa menciptakan nilai tambah dari suatu komoditas pertanian.

“Inilah jawaban dari apa yang disampakan Pak Presiden Jokowi bahwa untuk meningkatkan nilai devisa, harus dipacu kegiatan ekspor. Komoditas pertanian memiliki banyak komoditas bernilai ekonomis tinggi untuk diekspor,” pinta Pri Menix.

Capaian

Sementara itu, Mentan Amran dalam sambutannya menyebutkan capaian pembangunan pembangunan selama 4,5 tahun pemerintahan Jokowi-JK, di antaranya berhasil menekan inflasi bahan pangan dari 10,57 persen di pada 2014 menjadi 1,26 persen di 2017. Dari capaian ini, ada banyak negara yang dilampaui Indonesia, yaitu Jepang, Belanda, Kanada, Jerman, dan total ada 12 negara yang kita lampaui, sebentar lagi Amerika Serikat kita lampaui. 

“Capaian berikutnya di bawah pemerintahan Jokowi-JK, sambung Amran, ekspor komoditas pertanian hingga saat ini melonjak 26 persen, nilainya Rp1.700 triliun. Begitu PDB sektor pertanian naik 47 persen, total akumulasi nilainya Rp1.375 triliun atau separuh dari APBN,” sebutnya.

Amran bertekad sektor pertanian digerakkan petani milenial. Di tangan mereka sektor pertanian akan berkembang pesat, karena adanya terobosan yang mendongkrak hasil pertanian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I8eo5g
May 28, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I8eo5g
via IFTTT
Share:

Polda Sumbar Siapkan Jalur Alternatif Mudik

Polda Sumbar memperkirakan salah satu titik macet adalah di Kayu Tanam.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG--Dirlantas Polda Sumatra Barat Kombes Pol Nuhandono mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan sejumlah jalur alternatif. Di mana, jalur ini dapat dilewati Pemudik andai jalur utama mengalami kemacetan.

Nurhandono menjelaskan, jalur utama arus mudik di Sumbar adalah jalur dari Kota Padang menuju Kota Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh sampai Kota Pekanbaru dan Medan.

Salah satu titik yang diprediksi akan macet adalah di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Terlebih pada musim mudik 2019 ini, Jembatan Batang Kalu yang terputus sejak akhir 2018 lalu di Kayu Tanam akibat terjangan banjir bandang sudah mulai dioperasikan kembali.

"Jalur alternatif bila di Kayu Tanam volume kendaraan terlalu padat adalah melewati Malalak menuju Kabupaten Agam, Jalur Danau Maninjau, Koto Baru  dan Pandai Sikek," kata Nuhandono, Selasa (28/5) di Padang.

Agar jalanan selama musim mudik tidak mandek karena truk angkutan logistik, Dirlantas Polda Sumbar akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan supaya adanya pembatasan saat hari-hari tertentu.

Tapi untuk kendaraan besar, Dirlantas kata Nuhandono akan difokuskan melewati jalur dari Padang menuju Solok. Supaya jalur dari Padang melewati Kabupaten Padang Pariaman difokuskan untuk kendaraan sedang dan kecil.

Mengenai teknis di Jembatan Batang Kalu yang sudah akan dioperasikan sejak H-7 lebaran, menurut Nuhandono akan diperioritaskan penggunaan jembatan utama. Andai volume kendaraan meningkat, pihaknya akan kembali mengoperasi dua jembatan darurat yang dilintasi pengendara selama proses pembangunan jembatan kemarin.

Kemudian Dirlantas Sumbar juga menyiapkan petugas yang bisa memandu rombongan pemudik dalam jumlah besar. Supaya peserta mudik yang dalam rombongan besar tersebut tidak tercecer atau ketinggalan, maka perjalanan mereka di beberapa titik tertentu akan dikawal oleh polisi.

"Kalau da rombongan akan kami kawal bila diperlukan," ujar Nuhandono.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W8LYC5
May 28, 2019 at 07:08PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W8LYC5
via IFTTT
Share:

Presiden Juventus Susul Sarri ke Lokasi Final Liga Europa

Juventus mencari pelatih yang bisa memainkan gaya sepak bola menyerang.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Juventus semakin gencar melakukan pendekatan pada Maurizio Sarri. Juve dikabarkan bakal menjadikan Sarri sebagai pengganti Massimiliano Allegri.

Sarri sedang berada di Azerbaijan. Pelatih 60 tahun itu mendampingi Chelsea melawan Arsenal pada final Liga Europa, di Stadion Olimpiade Baku, Kamis (30/5) dini hari WIB.

''Menurut Tuttomercatoweb, (presiden Juventus, Andrea) Agnelli akan berkunjung ke Baku untuk melihat pekerjaan Sarri dari dekat,'' demikian laporan yang dikutip dari Football Italia, Selasa (28/5).

La Stampa juga memberitakan hal yang sama. Menurut media tersebut, kubu Juventus akan bertemu Direktur Chelsea, Marina Granovskaia, membahas Sarri.

Si Nyonya Tua mencari pelatih yang bisa memainkan sepak bola menyerang. Sarri memiliki kapasitas itu.

Selama di Napoli, ia selalu membuat Lorenzo Insigne dan rekan-rekan tampil dominan layaknya Barcelona. Pada musim perdana di Chelsea, Sarri masih kesulitan menerapkan taktik ini.

Sejumlah nama dikaitkan dengan Juve. Selain Sarri, ada Mauricio Pochettino yang masuk daftar pengganti Allegri.

Hingga kini manejemen Bianconeri terus bergerilya. Klub tersebut menargetkan telah memiliki allenatore anyar sebelum pramusim.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I8ejP0
May 28, 2019 at 07:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I8ejP0
via IFTTT
Share:

Menikmati Kopi di Launching ‘Kopi Kampung’ Baznas

Kopi Kampung menyajikan kopi citarasa asli olahan mustahik asuhan Baznas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) baru saja meluncurkan ‘Kopi Kampung’ citarasa asli olahan mustahik asuhan Baznas. ‘Kopi Kampung’ merupakan salah satu pengembangan program ekonomi dengan memberdayakan mustahik melalui bantuan modal usaha berjualan kopi dengan konsep kekinian.

Pada launching ini, ada sembilan gerobak kopi yang disediakan di depan Gedung Baznas, dan dapat dinikmati masyarakat secara gratis atau free. Kopi andalan yang disuguhkan dalam launching tersebut adalah Kopi Bukit Tempurung yang berasal dari Jambi, dan Kopi Tondok Lemo yang berasal dari Tana Toraja, Sumatera Utara.

Barista yang membuatkan kopi di gerobak-gerobak tersebut merupakan barista yang juga secara otodidak mengolah kopi, rasa yang disajikan pun tidak berbeda jauh dari kopi-kopi sekelas caffee. Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Irfan Syauqi Beik, mengatakan bantuan ini bisa menghasilkan pendapatan hingga Rp 4 juta per bulan.

“Dengan menjalankan usaha ini, para mustahik dapat meningkatkan taraf hidup mereka,” kata Irfan dalam acara launching ‘Kopi Kampung’ di Gedung Baznas, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).

Pada 2017 lalu, Baznas juga telah memberikan bantuan modal usaha kepada pedagang kopi keliling sebanyak 50 mustahik di wilayah Jakarta. Baznas pun juga melaksanakan kegiatan pembinaan tidak hanya di hilir yakni pada pedagang atau barista, tapi juga pembinaan di hulu yakni petani.

“Semoga usaha yang dijalankan ini mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Sehingga usaha mustahik dapat terus tumbuh dan bermanfaat,” ungkap Irfan.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, yang mengatakan program ini diharapkan bisa meningkatkan derajat penjual kopi agar lebih profesional. Serta mampu menyuguhkan kopi-kopi dari daerah sebagai kopi yang dijual para mustahik ini.

“Baznas mendorong pengentasan kemiskinan dalam bentuk pemberian akses, untuk terus menumbuhkan usaha yang meliputi modal, pendampingan produksi, dan pemasaran,” kata Bambang dalam kesempatan yang sama.

Secara simbolis, bantuan ini diberikan kepada 10 mustahik yang berjualan di sekitar Jabodetabek. Bantuan yang diberikan berupa modal usaha paket Bicycle Coffee seperti kettle, thermos, kertas saring, dripper, french press, scale, toples 4 buah, grinder manual, kompor, apron, produk kopi, dan alat nadi pos.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VUPx9S
May 28, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VUPx9S
via IFTTT
Share:

Perluas Kriteria Rumah Bebas Pajak, Ini Kata Sri Mulyani

Sektor perumahan rakyat memiliki multiplier effect yang sangat besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah memutuskan untuk melalukan penyesuaian baru terkait kategori rumah sederhana dan sangat sederhana yang dapat menikmati fasilitas pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN). Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, penyesuaian itu sebagai upaya revitalisasi sektor perumahan yang terhambat akibat tingginya harga tanah dan bangunan saat ini. 

"Kita harapkan ini akan memunculkan keseimbangan antara demand and supply (perumahan)," kata Sri kepada wartawan di Jakarta, Selasa (28/5). 

Sri menambahkan, penyesuaian yang dilakukan tersebut juga merupakan respons sekaligus evaluasi dalam rangka mendongkrak permintaan perumahan. Dengan begitu, diharapkan sektor properti dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Sebab, sektor properti, terutama perumahan rakyat merupakan sektor yang memiliki multiplier effect yang sangat besar. 

Itu sebabnya, kata Sri, pemerintah memutuskan untuk menghapuskan PPN bagi rumah-rumah dengan kategori tertentu. Adapun kategori rumah yang mendapatkan fasilits pembebasan PPN tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2019 yang telah diundangkan sejak 20 Mei 2019. 

"Dengan demikian, masyarakat, terutama kelompok menengah (ke bawah) dia bisa mendapatkan rumah dengan tidak harus menanggung PPN," ujarnya. 

Pemerintah, kata Sri, berharap kebijakan tersebut akan membantu masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan untuk dapat memiliki rumah. Adapun terkait rumah yang dibangun di kawasan Jabodetabek, Sri mengatakan, pemerintah akan membahasnya lebih detail. 

Sementara itu, Pengamat Properti dari Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, mengatakan, butir-butir poin kategori dalam rumah yang mendapatkan fasilitas pembebasan PPN sejatinya telah ada sejak lima tahun yang lalu. Regulasi yang dibuat pemerintah tersebut sebatas untuk memenuhi aspek legal demi memberikan kepastian kepada para perusahaan pengembang properti. 

Ali mengatakan, harga-harga produk dalam sektor properti ditentukan setiap satu tahun sekali. Memasuki tahun 2019, pemerintah belum menetapkan harga properti secara resmi, termasuk untuk rumah bersubsidi. Hal itu pun menimbulkan kebingungan di kalangan pengusaha properti sebab khawatir akan terjadi anomali harga properti. 

"Jadi sebetulnya selama tiga bulan terakhir pengembang itu cenderung menahan pembangunan karena menanti regulasi itu," ujarnya. 

Adapun dari segi dampak ekonomi, Ali mengatakan, adanya pembebasan PPN yang telah diatur secara tertulis akan memberikan kepastian kepada masyarakat. Diharapkan, hal itu dapat membantu golongan masyarakat yang selama ini mengalami banyak kendala untuk dapat memiliki tempat tinggal. "Ini pasti akan berdampak karena harganya tentu jadi lebih rendah dan sudah pasti karena ada regulasi," katanya menambahkan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30NXKAq
May 28, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30NXKAq
via IFTTT
Share:

Mengenal al-Jahiz, Ahli Zoologi Islam Pertama

Lahir pada 776, Al Jahiz dibesarkan di Basra, Irak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- ''In every generation and among every nation, there are a few individuals with the desire to study the workings of nature; if they did not exist, those nations would perish."

Adalah Abu 'Utsman' Amr bin Bakar al-Kinani al-Fuqaimi al-Basri, yang lebih dikenal sebagai Al Jahiz, yang menulis kalimat itu dalam karya fenomenalnya, Book of Animal.

Meski lahir dari keluarga sederhana, bahkan bisa dibilang miskin, Al Jahiz adalah orang yang beruntung karena hidup pada salah satu babak paling menarik dari sejarah intelektual manusia. Yaitu, periode transmisi ilmu Yunani ke Arab dan perkembangan sastra prosa Arab. Al Jahiz terlibat erat dalam kedua periode ini.

Lahir pada 776, Al Jahiz dibesarkan di Basra, Irak. Kota ini merupakan salah satu pusat intelektual utama di dunia Islam, bersaing dengan Kufah. Pada masa itu, Kekhilafahan Abbasiyah berada dalam masa keemasan. Kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan pendidikan berkembang begitu pesat. Buku-buku, perpustakaan, mudah ditemukan di wilayah kekhilafahan yang memudahkan para pelajar mempelajari berbagai ilmu pengetahuan

Di Basra, Al Jahiz menjalani pendidikan. Ia menimba ilmu di bawah bimbingan beberapa ulama Islam terkemuka. Selain dibimbing oleh para ulama terkemuka, Al Jahiz juga beruntung karena hidup di era perkembangan pesat intelektual, yang salah satunya ditandai oleh kemudahan akses terhadap buku. Perubahan sarana menulis dari perkamen ke kertas telah memunculkan revolusi intelektual.

Untuk pertama kali sejak jatuhnya Kekaisaran Romawi, muncul gelombang masyarakat terdidik di kota-kota Kekhalifahan Islam. Tak hanya dari masyarakat kelas atas, orang-orang terdidik itu juga lahir dari kalangan sederhana, termasuk Al Jahiz.

Meski dari kalangan sederhana, orang tua Al Jahiz sangat mementingkan pendidikan. Berkat merekalah, Al Jahiz mampu membaca dan menulis pada usia dini. Suatu kali, Al Jahiz bercerita bagaimana ibunya menunjukkan buku-buku kepadanya sembari mengatakan bahwa dengan cara itulah nantinya ia (Al Jahiz) akan mencari nafkah.

Pada usia menjelang dewasa, yakni 20 tahun, Al Jahiz telah bekerja untuk membantu perekonomian keluarga. Ia menjual ikan di sepanjang kanal Basra. Kondisi serbakekurangan tidak menghambat Al Jahiz untuk terus mencari ilmu. Ia, misalnya, secara rutin berkumpul dan berdiskusi dengan para pemuda di masjid utama Kota Basra. Dalam diskusi itu, mereka membahas dan mengkaji berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Secara keseluruhan, Al Jahiz menempuh pendidikan selama 25 tahun. Dalam waktu seperempat abad itu, banyak ilmu pengetahuan ia pelajari dan kuasai, mulai dari filologi Arab, leksikografi, sastra, sejarah, ilmu Alquran dan Hadis, serta tentu saja zoologi. Al Jahiz juga banyak membaca buku-buku terjemahan hasil karya bangsa Yunani.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VXuW54
May 28, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VXuW54
via IFTTT
Share:

Curhat Alba Soal Kegagalan Barcelona Raih Tiga Trofi

Alba mengakui timnya mengalami masa sulit setelah tersingkir dari Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Bek kiri Barcelona, Jordi Alba mengakui timnya mengalami momen sulit. Setelah tersingkir dari semi final Liga Champions, Barca gagal meraih trofi Copa del Rey.

Bertemu Valencia, Raksasa Katalan menyerah 1-2. Impian skuat polesan Ernesto Valverde untuk meraih semua gelar, gagal terealisasi.

"Kami sangat dekat dengan treble (winners), pada akhirnya itu tidak terjadi," kata Alba seperti dikutip dari Marca, Selasa (28/5).

Praktis raksasa asal Katalan itu harus puas hanya meraih satu gelar musim ini. Alba dan rekan-rekan berstatus jawara La Liga.

Alba menilai, pencapaian blaugrana tetap layak diapresiasi. Meski ia merasa seolah-olah mereka telah kehilangan segalanya.

Selanjutnya Alba menyinggung pencapaian Barcelona dalam beberapa tahun terakhir. Klub tersebut meraih semua gelar.

"Kami telah memanjakan penggemar karena memenangkan begitu banyak gelar," ujar pesepak bola 30 tahun ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YWF2oL
May 28, 2019 at 06:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YWF2oL
via IFTTT
Share:

Meninjau Ulang Nazhir Perseorangan

Nazhir memerlukan kompetensi sekaligus komitmen mengelola wakaf.

Oleh : Ahmad Juwaini

Direktur Komite Nasional Keuangan Syariah

Pengelolaan wakaf di Indonesia telah berkembang dengan sangat cepat. Pengaturan tentang wakaf di Indonesia telah dimuat pada Undang-Undang No. 41 Tahun 2004. Tentu saja, isi dari undang-Undang (UU) Wakaf tersebut telah merujuk kepada hukum-hukum fikih yang telah ditetapkan oleh para ulama, khususnya kepada empat Imam Mazhab (Hambali, Maliki, Hanafi dan Syafi’i).

Meskipun isi dari UU Wakaf tersebut telah merujuk kepada pendapat hukum dari para ulama, namun bukan suatu yang terlarang, apabila kita memikirkan ulang beberapa hal yang di atur di dalamnya.

Salah satu topik yang sudah waktunya untuk kita timbang kembali kedudukannya adalah tentang Nazhir Perseorangan. Apa yang dimaksud dengan Nazhir ? Berikut ini penjelasan tentang Nazhir sebagaimana tersebut di dalam UU No. 41 Tahun 2004;

Pasal 1 ayat (4) berbunyi  : Nazhir adalah pihak yang menerima harta benda wakaf dari Wakif untuk dikelola dan dikembangkan sesuai dengan peruntukannya.

Pada Pasal 9 disebutkan tentang jenis-jenis Nazhir. Ada yang berupa perseorangan, organisasi, dan badan badan hukum. 

Tentang persyaratan Nazhir perseorangan dijelaskan pada Pasal 10 ayat (1) : Perseorangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf a hanya dapat menjadi Nazhir apabila memenuhi persyaratan sebagai warga negara Indonesia (WNI), beragama Islam, dewasa, amanah, mampu secara jasmani dan rohani, tidak terhalang melakukan perbuatan hukum.

Adapun mengenai tugas dan tanggung jawab Nazhir dijelaskan pada Pasal 11, yang berbunyi : Nazhir mempunyai tugas: 

a. Melakukan pengadministrasian harta benda wakaf. 

b. Mengelola dan mengembangkan harta benda wakaf sesuai dengan tujuan, fungsi, dan peruntukannya.

c. Mengawasi dan melindungi harta benda wakaf.

d. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada Badan Wakaf Indonesia.

Kalau kita memperhatikan tentang tugas dan tanggungjawab Nazhir wakaf tersebut di atas, maka diperlukan suatu pengelolaan sebagai nazhir yang sungguh-sungguh. Nazhir memerlukan kompetensi sekaligus komitmen mengelola wakaf. Nazhir dituntut untuk melakukan berbagai daya upaya untuk memanfaatkan atau memproduktifkan aset wakaf yang diamanahkan kepadanya. 

Dengan mempertimbangkan beratnya tanggung jawab mengelola wakaf, dan dengan mempertimbangkan perkembangan manajemen pada zaman sekarang ini, sudah selayaknya, apabila Nazhir tidak lagi berbentuk (dikelola) sebagai perseorangan. Meskipun keberadaan Nazhir perseorangan itu sah secara hukum syariah (fikih), akan tetapi pemerintah bersama para ulama saat ini dimungkinkan untuk merekomendasikan agar amanah wakaf tidak dititipkan kepada Nazhir perseorangan. Nazhir untuk saat ini sebaiknya tidak berbentuk perseorangan, akan tetapi berbentuk lembaga atau organisasi.  

Alasan

Berikut ini adalah beberapa alasan, mengapa Nazhir perseorangan saat ini sebaiknya tidak diamanahi wakaf oleh masyarakat. Pertama, hambatan dalam menjaga kelangsungan wakaf. Nazhir perseorangan artinya mengamanahkan pengelolaan wakaf pada masa hidup seseorang, sementara mengelola wakaf bisa dalam jangka panjang.

Akan menjadi masalah apabila Nazhir perorangan, karena apabila si Nazhir itu sudah tua renta, yang sudah tidak lagi memiliki kemampuan untuk melihat, mengingat, berpikir dan beraktivitas secara fisik, maka akan menghambat pekerjaannya sebagai Nazhir.

Apalagi kalau si nazhir itu meninggal, akan menimbulkan masalah alih kelola wakaf secara mendadak. Kalau kemudian kenazhirannya diwariskan kepada anaknya misalnya, anaknya belum tentu memiliki kelayakan sebagai Nazhir. Jadi, menyerahkan amanah wakaf saat ini ke perorangan berpotensi menimbulkan masalah dalam jangka panjang.

Kedua, lemahnya proses check and balance. Apabila Nazhir adalah perseorangan, maka tidak terjadi proses check and balance dalam proses kenazhirannya. Sebaik apapun manusia, berpotensi untuk menyimpang. Setiap manusia tidak luput dari godaan syetan yang bisa mendorongnya untuk melakukan penyelewengan.

Ketika seorang Nazhir dititipi amanah wakaf untuk dikelola, dan kemudian pada suatu titik dia tergelincir akibat godaan hawa nafsunya, maka pada kondisi ini tidak ada seorang pun yang akan mengingatkannya, karena dia satu-satunya orang yang secara langsung mengetahui amanah dan peruntukan dari harta wakaf tersebut. Dalam posisi Nazhir perorangan, tidak terjadi proses saling mengingatkan dan mengawasi di antara individu sebagai Nazhir.

Ketiga, keterbatasan sumber daya manusia. Dalam manajemen modern, kita diajari bahwa, kerjasama dua orang atau lebih manusia untuk suatu tujuan, berpotensi untuk mencapai hasil yang lebih baik. Kerjasama dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan ini disebut sebagai organisasi. Proses dan dinamika kumpulan orang di dalam organisasi ini disebut sebagai manajemen.

Apabila Nazhir hanya terdiri satu orang, tidak terjadi proses manajemen, dan tentu saja hasilnya diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan pengelolaan pada sebuah organisasi. Pengelolaan wakaf hari ini yang menuntut kemampuan manajemen aset wakaf dan manajemen investasi wakaf, semakin meniscayakan kehadiran kumpulan orang dalam organisasi. Pada masa sekarang ini, dalam pengelolaan wakaf, yang diperlukan bukan super man, akan tetapi yang diperlukan adalah super team.

Keempat, sulitnya pendataan wakaf. Salah satu masalah wakaf di Indonesia adalah lemahnya pendataan wakaf. Selain Kantor Urusan Agama (KUA) dan kementerian agama, faktor kunci untuk terwujudnya pendataan wakaf yang baik adalah Nazhir yang baik.

Karena Nazhir adalah pihak yang paling mengetahui keadaan dari aset wakaf yang dikelolanya, apakah masih terbengkalai (idle), belum berkembang, atau sudah berkembang produktif dan menghasilkan surplus beberapa kali lipat. Dengan nazhir perseorangan, maka semakin sulit untuk melakukan pendataan aset wakaf, karena pada umumnya, nazhir wakaf lemah dalam mencatat aset dan perkembangan wakafnya.  

Itulah beberapa kelemahan Nazhir wakaf perseorangan. Dengan memahami beberapa kelemahan nazhir perseorangan, sudah selayaknya apabila nanti dilakukan revisi Undang-undang Wakaf, atau apabila pemerintah mengeluarkan regulasi terkait pengelolaan wakaf, agar meninjau ulang keberadaan Nazhir wakaf perseorangan. Wallahu a’lam

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HHHhqe
May 28, 2019 at 06:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HHHhqe
via IFTTT
Share:

Rupiah Menguat Seiring Turunnya Tensi Politik

Faktor eksternal yang mempengaruhi rupiah adalah tensi tinggi di Timur Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (28/5) sore bergerak menguat seiring turunnya tensi politik dalam negeri. Rupiah menguat 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp 14.375 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.380 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta mengatakan, setelah demo rusuh, tensi politik dalam negeri menurun. Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno resmi mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Menunggu putusan MK, suhu politik mendingin dan tidak ada atau belum ada lagi pengerahan massa. Kondisi tenang seperti ini tentu membuat investor tenang," ujar Ibrahim.

Ia menilai, proses demokrasi kini kembali berlangsung tertib sesuai dengan koridor konstitusi. Tinggal menunggu putusan MK dan sepertinya proses tahapan Pemilu 2019 sudah selesai. Indonesia akan segera memiliki pemimpin periode 2019-2024.

Dari eksternal, tensi yang meninggi di Timur Tengah dikhawatirkan terus tereskalasi dan berujung pada agresi militer alias perang. Pasokan minyak berpotensi terhambat karena Timur Tengah adalah kawasan penghasil minyak terbesar di dunia. Tidak heran harga minyak naik lumayan tajam.

"Kenaikan harga minyak bukan kabar baik buat rupiah. Sebab Indonesia adalah negara net importir minyak, yang suka tidak suka harus mengimpor demi memenuhi kebutuhan dalam negeri," kata Ibrahim.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp 14.375 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.370 per dolar AS hingga Rp 14.419 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 14.380 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.36 per dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YXZqpz
May 28, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YXZqpz
via IFTTT
Share:

Diwan Lughat al Turk Jadi Referensi Pendidikan

Buku tersebut mendapat perhatian dari banyak ilmuwan hingga berabad-abad

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karya 'emas' al Kashgari yakni Diwan Lughat al Turk. Buku tersebut mendapat perhatian dari banyak ilmuwan hingga berabad-abad setelah penulisnya wafat. Padahal, buku ini sempat terlupakan sebelum Ali Emiri (1857-1923) berhasil menemukan salinannya melalui perantara wazir, Tal'at Pasha (1874-1921). .

Dicetak oleh Rifat Bilge (1873-1953), Diwan segera menarik minat hampir seluruh ahli dan pengamat Turki di berbagai belahan dunia. Buku ini ditulis dalam bahasa Turki dan Arab. Kata-kata dalam setiap bab disusun menurut abjad Arab. Hanya delapan belas huruf yang menggunakan abjad Turki.

Karena menarik minat banyak ilmuwan Barat, Diwan lalu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Hingga saat ini pun, karya terbaik al Kashgari itu masih menjadi referensi dalam ilmu pendidikan di Barat.

Melalui karyanya, Kashgari ingin khalayak luas dapat mengetahui dan mempelajari dialek klasik serta sastra Turki yang telah ada sejak abad ke-11. Berulang kali ia menekankan bahwa orang-orang yang tidak berbaur dengan Persia dan tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, serta hanya menguasai satu bahasa maka orang itu sangat rugi.

“Contohlah orang Cina yang bisa berbahasa Turki meski mereka memiliki bahasa sendiri. Begitu juga orang-orang Tibet dan Hotan,” demikian kata al Kashgari.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K9KC2O
May 28, 2019 at 06:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K9KC2O
via IFTTT
Share:

Mei, Jumlah Awan Panas Merapi Kembali Turun

Sepanjang April atau periode yang sama ada 18 kali guguran awan panas yang terjadi.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kuantitas guguran awan panas yang dikeluarkan Gunung Merapi kembali mengalami penurunan pada Mei 2019. Selama tiga pekan terakhir, cuma ada tiga kali guguran awan panas yang terjadi.

Hal itu bisa dilihat dari catatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Utamanya, untuk periode pengataman sepanjang 1-28 Mei 2019 siang.

Guguran awan panas pertama dimuntahkan pada 14 Mei dengan jarak luncur 1.200 meter. Lalu, 17 Mei 2019 dengan jarak luncur 850 meter dan 20 Mei 2019 dengan jarak luncur 1.100 meter.

Sebagian besar guguran awan panas yang terjadi masih mengarah ke hulu Kali Gendol. Jumlah itu tentu mengalami penurunan yang sangat signifikan jika dibandingkan pengamatan April.

Sebab, sepanjang April atau periode yang sama ada 18 kali guguran awan panas yang terjadi. Bahkan, jika dibandingkan pekan terakhir Maret yang catatkan 11 kali guguran awan panas.

Selain itu, ada penurunan jarak luncur guguran awan panas pada Mei. Pasalnya, jarak luncur terjauhnya 1.200 meter dan masih ada guguran yang berjarak luncur di bawah 1.000 meter.

Sedangkan, sepanjang April, rata-rata jarak luncur guguran awan panas berada di atas 1.000 meter. Bahkan, sempat mencatatkan jarak luncur terjauh sampai 1.450 meter pada 17 April 2019.

Meski begitu, Gunung Merapi memuntahkan 122 guguran lava pijar selama tiga pekan terakhir. Hampir setiap hari ada guguran lava pijar yang terjadi, kecuali 2,9 dan 27 Mei 2019.

Untuk itu, Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, masih merekomendasikan radius tiga kilometer dari puncak agar tidak ada aktivitas manusia. Kecuali, penyelidikan BPPTKG atau mitigasi bencana BPBD.

"Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius tiga kilometer dari puncak, dan agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi," kata Hanik, Selasa (28/5).

Pada Selasa (28/5) siang, secara meterologi cuaca Gunung Merapi cukup cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah selatan, dan barat daya dan barat. 

Suhu udara berkisar 20.8-29 derajat celcius, dengan kelembaban udara 22-74 persen. Sedangkan, tekanan udara sekitar puncak Gunung Merapi berkisar 567.6-708 milimeter merkuri.

Secara visual, Gunung Merapi terlihat jelas, dengan kabut 0-I, hingga kabut 0-III. Sedangkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dengan tinggi 20 meter di atas puncak kawah.

Selain itu, terjadi delapan guguran dengan amplitudo 3-55 milimeter dan durasi 25.105 detik. Terjadi pula satu gempa fase banyak dengan amplitudo tiga milimeter berdurasi tiga detik. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JLMYpc
May 28, 2019 at 06:46PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JLMYpc
via IFTTT
Share:

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu dengan Modus Ditelan

Petugas menemukan benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan pelaku.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Bea Cukai Ngurah Rai, Denpasar, Bali, menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Thailand di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai 13 Mei 2019 lalu. Kedua tersangka merupakan penumpang pesawat Air Asia FD 398 dengan rute Bangkok-Denpasar dan tiba di Bali pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Untung Basuki, mengungkapkan dua orang pria warga negara Thailand dengan inisial PS (29 tahun) dan AP (20) diamankan terkait upaya penyelundupan narkotika. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan x-ray secara mendalam terhadap barang bawaan keduanya.

"Pemeriksaan diteruskan dengan pemeriksaan badan dan rontgen di rumah sakit. Berdasarkan hasil rontgen, terdapat indikasi adanya benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan PS dan AP,” ungkap Untung seperti dalam siaran persnya.

Setelah dilakukan upaya pengeluaran, petugas menemukan 100 bungkusan plastik berisi sediaan narkotika jenis sabu yang disembunyikan dengan metode swallow (telan) dengan berat 989,66 gram dan nilai edar Rp 1.484.490.000. Selanjutnya barang bukti dan kedua tersangka diserahterimakan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali.

Penindakan ini menambah panjang daftar penindakan narkotika yang dilakukan Bea Cukai Ngurah Rai selama periode tahun 2019 dan membuktikan komitmen serius Bea Cukai dalam memberantas narkoba. “Kami akan terus berupaya mencegah upaya penyelundupan barang terlarang tersebut ke Indonesia dan kami akan terus berkomitmen untuk memberantas narkoba,” tutup Untung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Kb72AS
May 28, 2019 at 06:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Kb72AS
via IFTTT
Share: