Showing posts with label February 09. Show all posts
Showing posts with label February 09. Show all posts

Saturday, February 9, 2019

Surya Paloh Yakin Nasdem Bisa Raih Banyak Kursi di Jatim

Dari 11 dapil di Jatim, Nasdem menargetkan satu kursi dari tiap dapil.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh berharap Jawa Timur meraih kursi terbanyak sekaligus menjadi pemenang di Pulau Jawa pada pemilihan umum legislatif yang berlangsung 17 April 2019. Hal itu diutarakan Surya usai acara Temu Kader dan Caleg DPR RI, DPRD Jatim di kantor Bappilu Nasdem Jatim di Surabaya, Sabtu (9/2).  

"Saya sangat yakin Jatim bisa melakukannya dan menjadi pemenang dibandingkan daerah lainnya," ujarnya.   

Dari 11 daerah pemilihan (dapil) asal Jatim untuk DPR RI, ia menargetkan satu kursi di setiap dapil. Kecuali dapil II yang meliputi Kabupaten dan Kota Pasuruan, serta Kabupaten dan Kota Probolinggo.   

"Kalau di dapil II, harus mendapat tiga kursi sehingga dari Jatim total ada 14 kursi di DPR RI," ucap politikus yang juga pengusaha media tersebut.   

Sedangkan, secara nasional Partai Nasdem menargetkan perolehan suara lebih dari 100 kursi DPR RI. Dari 100 kursi, kata dia, suara yang diharapkan mampu memasok perolehan suara terbanyak adalah dapil dari daerah di luar Jawa.   

"Untuk di Jawa ini saya tidak berharap banyak, bahkan dapat 40 kursi sudah cukup," katanya.   

Surya Paloh juga berpesan kepada kadernya untuk terus melakukan pendekatan secara nalar yang sehat, objektif dan rasional. Dengan demikian, lanjut dia, kemenangan di Pemilu 2019  bisa berjalan seiringan dengan kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung yakni Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.    Surya Paloh menilai wajar saja ada kritikan terhadap pemerintah saat ini, apalagi kalau yang mengkritik tak pernah merasakan berada di pemerintahan.

"Nasdem konsisten menghargai pendapat berbeda itu. Hanya, jangan sampai pernyataan itu memecah persatuan. Seperti pemain bola, ada gesekan kanan dan kiri itu biasa, selesai pertandingan kita saling merangkul," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tfXMl4
February 09, 2019 at 11:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tfXMl4
via IFTTT
Share:

Pengamat Dorong Pemerintah Hidupkan Lagi Dewan Penerbangan

Kemenhub dinilai tidak cukup bisa menangani masalah penerbangan komersial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat penerbangan, Chappy Hakim menilai, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak akan cukup bisa menangani persoalan penerbangan komersial dari melonjaknya harga tiket hingga persoalan bagasi berbayar. Ia pun mendorong pemerintah untuk menghidupkan kembali Dewan Penerbangan.

"Dalam pengertian ini, dewan penerbangan dibutuhkan dalam konteks penyelenggaraan nasional secara aviation yang tidak hanya terdiri dari penerbangan komersil dan penerbangan militer dalam konteks keamanan nasional. Tetapi berkaitan juga dengan publisher bisnis dan bisnis," ujar Chappy di Cikini, Jakarta (9/2).

Ia beranggapan, hadirnya kembali Dewan Penerbangan mampu menghilangkan kebijakan secara sepihak oleh maskapai seperti menaikkan harga ataupun penerapan bagasi berbayar. Dewan Penerbangan nantinya  akan lebih dulu mengkaji sebelum diajukan ke pemerintah.

"Sehingga policy di tingkat pemerintah dapat mengakomodir kepentingan seluruhnya. Dalam artian bahwa masalah-masalah seperti bagasi berbayar itu tidak akan muncul dalam konteks apabila di tingkat kebijakan pemerintah sudah menerima saran seperti itu (dari Dewan Penerbangan)," ungkapnya.

Kemudian mantan KSAU tersebut menilai melalui pengkajian awal kebijakan dari para stakeholder terkait diharapkan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi masalah di dunia penerbangan. "Policy terbaik adalah kita harus mulai memikirkan di tingkat nasional itu ada dewan penerbangan. Karena kita harus menampung terlebih dahulu di semua sektor untuk diinventarisir baru kita bsa mencari solusi yang the best solution," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GwV56K
February 09, 2019 at 11:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GwV56K
via IFTTT
Share:

Boni Hargens: Politik Berbasis Hoaks Ancaman Bagi Peradaban

Boni merujuk pernyataan Jokowi mengenai penggunaan propagan Rusia dalam kampanye.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menilai, politik berbasis kebohongan atau hoaks yang diterapkan salah satu pihak dalam kontestasi Pemilu 2019, merupakan ancaman serius bagi ketahanan demokrasi dan peradaban. Hal itu dikatakannya terkait pernyataan calon presiden nomor urut 01, Jokowi mengenai penggunaan propaganda Rusia dalam politik elektoral di Indonesia saat ini.

"Model politik berbasis kebohongan yang diterapkan dalam konteks perang diterapkan dalam konteks pemilu, ini adalah ancaman serius terhadap ketahanan demokrasi dan peradaban an sich," kata Boni dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (9/2).

Boni menjelaskan, maraknya kabar bohong atau hoaks dan dasyatnya narasi kebencian yang berbalut politik identitas sejak 2016  menandakan bahwa Propaganda Rusia telah diadopsi dalam politik elektoral di Indonesia. Dia khawatir diterapkannya Propaganda Rusia menjadi kecemasan karena beberapa alasan, pertama, pemilu dipandang sebagai perang, bukan kontestasi pilihan politik.

"Kalau dipahami sebagai perang, maka pemilu berpotensi melahirkan kekerasan horizontal yang serius karena membelah masyarakat dengan cara kasar dan jahat," ujarnya.

Kedua menurut dia, pendekatan Rusia menghancurkan seluruh tradisi dan budaya politik Indonesia yang berbasis kekeluargaan. Dia menilai, Demokrasi Pancasila adalah kombinasi antara demokrasi modern dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kekeluargaan dan persaudaraan di tengah perbedaan.

"Pendekatan baru ini menghancurkan seluruh prinsip baik ini," katanya.

Dia menjelaskan, ketiga, kepemimpinan politik yang dilahirkan dari model propaganda kebohongan akan melahirkan rezim kebohongan.  Konsekuensinya menurut dia, kekuasaan tidak akan bekerja untuk rakyat melainkan untuk kepentingan oligarki nasional maupun global yang telah berjasa dalam pemenangan.

"Saya mengimbau agar model propaganda ini segera dihentikan oleh kandidat yang ikut dalam kontestasi Pemilu 2019," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E41lkD
February 09, 2019 at 11:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E41lkD
via IFTTT
Share:

In Picture: Paruh Babak The Reds Unggul 2-0

Gol dicetak Mane dan Wijnaldum.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Paruh babak laga Liga Primer Inggris antara Liverpool melawan Bournemouth di Stadion Anfield berakhir  dengan skor 2-0 untuk Pasukan Juergen Klopp, Sabtu (10/2). Liverpoola kembali berpacu untuk melengserkan pemuncak sementara klasemen Manchester City. Gol sementara dicetak oleh Sadio Mane pada menit ke-24 dan Wijnaldum selang 10 menit kemudian. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tesJGz
February 09, 2019 at 11:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tesJGz
via IFTTT
Share:

Konferensi Bahas Krisis Rohingya Digelar di New York

Militer dituding sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas krisis tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Sebuah konferensi untuk membahas masalah keadilan terhadap pengungsi Rohingya digelar di James Room Bernard College di Colombia University, New York, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (8/2) dan Sabtu  (9/2). Konferensi itu dihadiri para ahli hukum internasional, diaspora, aktivis hak asasi manusia (HAM), termasuk pengungsi Rohingya.

Konferensi tersebut diinisiasi oleh Free Rohingya Coalition (FRC). Tujuannya adalah mengupas segala permasalahan yang berkaitan dengan keadilan dan hak para pengungsi Rohingya. 

Presiden the Burmese Rohingya Organization yang berbasis di Inggris Tun Khin adalah salah satu tokoh yang menghadiri konferensi tersebut. Tun menyoroti perihal pertanggungjawaban yang harus dipikul para pelaku pembantaian Rohingya di Negara Bagian Rakhine pada Agustus 2017. 

"Orang-orang di kamp-kamp (pengungsi) menginginkan keadilan. Ini adalah hal pertama yang mereka katakan kepada saya," kata Tun dalam konferensi tersebut, dikutip Aljazirah. 

"Jika tidak ada pertanggungjawaban, penindasan (terhadap Rohingya) akan terus berlanjut. Mengapa militer berhenti jika mereka tahu tidak akan ada konsekuensi atas tindakan mereka," ujar Tun manambahkan. 

Dia pun turut menyinggung tentang proses repatriasi pengungsi dari Bangladesh ke Myanmar. Menurutnya, bila para pengungsi harus kembali ke Rakhine, keselamatan mereka harus dijamin. "Kami menghadapi ancaman eksistensial," katanya. 

Gregory Stanton dari Genocide Watch mengungkapkan minoritas Rohingya di Myanmar terus menghadapi intimidasi dan penindasan. Mereka yang mengalami persekusi juga harus dipulihkan traumanya agar mampu menjalani kehidupannya lagi. 

Sama seperti Tun, Stanton menuding militer sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas krisis tersebut. "Ambil nama mereka (para perwira militer), kumpulkan bukti, karena mereka akan muncul (pada akhirnya)," ujar Stanton. 

Selain Tun dan Stanton masih terdapat beberapa tokoh serta aktivis yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut. Pelapor khusus PBB untuk Myanmar Yanghee Lee juga sempat memberi sambutan dalam sebuah pesan video yang direkam sebelumnya. 

Krisis Rohingya terjadi pada Agustus 2017, yakni ketika militer Myanmar memburu anggota Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA). Pemburuan itu turut menyasar warga sipil Rohingya. Operasi militer menyebabkan lebih dari 700 ribu Rohingya mengungsi ke Bangladesh. 

Saat ini, setelah melalui proses cukup panjang, Myanmar dan Bangladesh telah memulai repatriasi para pengungsi. Namun PBB dan sejumlah negara masih melayangkan kritik kepada Myanmar dan meminta proses repatriasi dihentikan.

Alasannya adalah karena PBB menilai repatriasi belum dilakukan atas dasar sukarela. Selain itu, situasi dan kondisi di Rakhine belum sepenuhnya kondusif. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UTl7Fd
February 09, 2019 at 11:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UTl7Fd
via IFTTT
Share:

Jokowi lauds conventional media for winning public's trust

In 2018, the conventional media won 63 percent of the public's trust, Jokowi quoted.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- President Joko Widodo (Jokowi) said he is glad to witness that the public has laid greater trust in the conventional media than social media. He congratulated the press over their achievement.

"Frankly speaking, I am very happy with such a situation," Jokowi noted while speaking during the 2019 National Press Day here, Saturday.

It is not easy to win the public's trust amid competition in the era of rampant growth in social media that is spreading information, he remarked. Based on data, the public's trust in conventional media reached 59 percent as compared to 45 percent in the social media in 2016. However, In 2017, the public's trust in conventional media reached 58 percent, and the social media, 42 percent.

In 2018, the conventional media won 63 percent of the public's trust, and the social media, 40 percent, Jokowi pointed out.

"Viewed from the data, the public trust (in the conventional media) has increased from year to year. It should be maintained," he noted.

In the current era of social media, anyone could become a journalist and chief editor. However, it is sometimes misused to create chaos and even spread pessimism and fear, he added.

The president regretted the fact that when the government conveyed good news, it was reported in the public domain as a self-image building attempt or campaign, he pointed out.

Jokowi expressed hope that amid the noises and massive dissemination of fake news or hoaxes, the professional conventional media would take stock of the situation and find the truth and facts.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RR1R96
February 09, 2019 at 11:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RR1R96
via IFTTT
Share:

In Picture: Libas Fulham, Iblis Merah Rangsek Empat Besar

Pogba menyumbang dua gol untuk MU.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON --Manchester United akhirnya bisa merasakan posisi empat besar di Liga Inggris, usai melibas Fulham 3-0, di Craven Cottage, Sabtu (9/2). Paul Pogba menyumbangkan dua gol, lalu satu gol sisanya dicetak Anthony Martial.

Hasil ini membuat MU menggeser Chelsea untuk sementara waktu, yang baru akan bertandingan lawan Manchester City, Ahad (10/2). MU mengoleksi 51 poin, dari sebelumnya berjarak 11 poin pada Desember lalu. MU tak pernah menginjak posisi tersebut sejak Agustus 2018.

Kemenangan ini memperpanjang rekor apik Solskdjaer sebagai manajer dengan 10 kemenangan dan 1 seri dari 11 pertandingan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tfT9Ye
February 09, 2019 at 11:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tfT9Ye
via IFTTT
Share:

Warner Bros Kembangkan Spin-Off Aquaman

Film spin-off Aquaman akan mengangkat kisah makhluk laut mengerikan, Trench.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Warner Bros sedang mengembangkan spin-off dari film Aquaman. Proyek baru itu bernama The Trench yang akan kembali melibatkan nama James Wan.

Untuk memulai film baru tersebut, penulis skenario Noah Gardner dan Aidan Fitzgerald telah dipercaya untuk menulis naskahnya. Wan bersama dengan Peter Safran akan menjabat sebagai produser.

Menurut DC Comics, The Trench diperkenalkan oleh Geoff Johns dan Ivan Reis dalam buku komik AQUAMAN # 1 pada tahun 2011. The Trench dikisahkan sebagai ras makhluk laut yang mengerikan yang berasal dari parit di dasar laut.

Parit dalam dasar laut itu pun bukan sembarangan, melainkan Marianas Trench. Tempat tersebut merupakan salah satu ngarai yang paling dalam dan paling misterius di dasar laut.

Makhluk yang menghuni tempat itu dulunya merupakan warga dari Atlantis yang normal dan berwajah manusia. Namun, wilayah tersebut tenggelam di bawah laut dan mengubah penghuninya.

Ketika Raja Atlan menenggelamkan kota, orang Atlantis yang masih hidup terpecah menjadi bukan dua bagian, melainkan tiga kelompok. Tiga kelompok itu adalah Atlantis yang banyak dikenal, Xebelians yang ada di Segitiga Bermuda, dan Trench yang jatuh ke bagian terdalam laut.

Karena wilayah yang terisolasi dan kondisi ekstrem, Trench berevolusi. Mereka berubah menjadi segerombolan makhluk yang ganas dan mengkonsumsi apa pun yang ada di depannya.

Gardner dan Fitzgerald sebelumnya adalah asisten di Bad Robot. Duo ini sebelumnya menulis film thriller kapal selam berjudul The Volos.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UOzVos
February 09, 2019 at 11:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UOzVos
via IFTTT
Share:

Khofifah-Emil Dardak Dilantik 13 Februari 2019

Teknis pelantikan masih dirapatkan bersama protokoler.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Presiden Joko Widodo akan melantik Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur di Istana Negara Jakarta pada Rabu (13/2).

"Pelantikannya 13 Februari, tapi jam pastinya menyesuaikan jadwal Presiden," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Aries Agung Paewai kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (9/2).

Prosesi pelantikan secara teknis, kata dia, masih akan dirapatkan bersama protokoler Istana pada Senin (11/2), sekaligus memastikan persiapan akhir sebelum pelantikan dimulai. Kendati demikian, diharapkan kepada Khofifah dan Emil sudah berada di Ibu Kota pada sehari sebelum pelantikan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi.    

Baca juga, Hari-Hari Terakhir di Trenggalek, Emil Dardak Padat Agenda

Terkait undangan, sejumlah pejabat Forkopimda diminta hadir menyaksikannya langsung, seperti Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi hingga Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar. Usai dilantik, secara resmi jabatan orang nomor satu dan nomor dua di Pemprov Jatim berganti, termasuk segala fasilitas seperti kediaman dan kendaraan dinas.    

Sementara itu, pada Senin malam, Gubernur Jatim Soekarwo menggelar pelepasan dan mohon diri di hadapan Forkopimda, 38 bupati/wali kota dan wakilnya di Gedung Negara Grahadi.    

"Bu Khofifah dan Mas Emil juga diundang sekalian untuk perkenalan," ucapnya.    

Di sisi lain, Pemprov Jatim juga memastikan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono akan menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) untuk beberapa jam hingga pelantikan dilakukan. "Plh mulai selepas pukul 00.00 WIB (13 Februari) hingga pelantikan. Meski tidak lama, tapi tetap harus ada pemimpin di Jatim agar tidak terjadi kekosongan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WTQn8A
February 09, 2019 at 10:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WTQn8A
via IFTTT
Share:

Dirut Persija: Pengunduran Diri Gede Seperti Tsunami

Jabatan direktur utama Persija kini dipegang oleh Kokoh Afiat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengunduruan diri I Gede Widiade dari Persija Jakarta seperti 'tsunami' bagi Kokoh Afiat. Kokoh kemudian menjadi pengganti Gede menjabat direktur utama klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

"Terus terang, bagi saya pengunduran diri Pak Gede seperti tsunami karena selama dua tahun saya bekerja sama dengan beliau menjalankan operasional klub," ujar Kokoh di Jakarta Sabtu (9/2).

Menurut Kokoh, I Gede Widiade merupakan orang penting di Persija yang sudah memberikan prestasi untuk tim. Dua tahun memimpin Persija, Gede dianggap membawa perubahan untuk klub baik dari sisi organisasi maupun pencapaian.

Pada 2018, Persija di bawah Gede meraih tiga gelar juara termasuk Liga 1 Indonesia, trofi yang ditunggu selama 17 tahun. "Saya merasa kehilangan, tetapi menghormati keputusan yang beliau ambil. Terakhir berkomunikasi, beliau mengatakan akan mendukung saya selama meski sekarang tidak lagi berada di struktur organisasi," tutur Kokoh.

Setelah pengunduran diri Gede, yang diikuti oleh direktur operasionalnya M. Rafil Perdana, Kokoh Afiat meminta seluruh elemen Persija untuk tetap fokus menunaikan tugas. Persija, lanjut Kokoh, tidak boleh diganggu oleh kondisi-kondisi apapun.

"Pemimpin boleh silih berganti, tetapi Persija harus tetap eksis dan tetap jaya," kata dia.

Persija kehilangan direktur utamanya I Gede Widiade dan direktur operasional M. Rafil Perdana karena mengundurkan diri sejak 1 Februari 2019. Kabar ini sendiri diumumkan kepada media pada Rabu (6/2).

Sejatinya, I Gede Widiade sempat ditawari posisi direktur olahraga oleh para pemegang saham Persija, tetapi pria berdarah Bali itu memutuskan untuk tidak memenuhi permintaan itu dan memilih hengkang dari Persija. Sebagai pengganti Gede, pemegang saham Persija menunjuk Kokoh Afiat sebagai direktur utama Persija.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RNNO4k
February 09, 2019 at 10:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RNNO4k
via IFTTT
Share:

Ini Gol Pogba dan Martial yang Membawa MU ke Posisi 4.

Martial menciptakan gol sensasional di pertandingan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, Manchester United (MU) akhirnya bisa merasakan posisi empat besar di Liga Inggris, usai melibas Fulham 3-0, di Craven Cottage, Sabtu (9/2). Sepasang gol Paul Pogba  dan satu dari Martial membawa Setan Merah menggusur posisi Chelsea.

Berikut video gol kemenangan MU

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SKCN8F
February 09, 2019 at 10:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SKCN8F
via IFTTT
Share:

Airin: Jika Ma'ruf Amin Menang, Tangsel Diprioritaskan

Kiai Ma'ruf Amin adalah warga asli Banten.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekaligus Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Airin Rachmi Diany, mengklaim, Provinsi Banten secara umum dan Kota Tangsel secara khusus akan menjadi prioritas cawapres Ma’ruf Amin jika menang. Hal itu menjadi keyakinan Airin karena Ma’ruf merupakan warga asli Banten.

“Kita harusnya bangga orang Banten jadi cawapres. Kiai Ma’ruf sebagai orang Banten tentu tahu apa yang dibutuhkan termasuk di Tangsel. Ini akan menjadi skala prioritas,” kata Airin kepada wartawan usai deklarasi dukungan Forum Alumni Muda Islam di Tangerang Selatan, Sabtu (9/2) sore

Di hadapan sekitar 500 aktivis yang mengikuti deklarasi, Airin menuturkan, rekam jejak daerah-daerah asal presiden dan wakil presiden kerap mengalami pembangunan yang masif. Ia mencontohkan, ketika Jusuf Kalla menjadi capres, pembangunan di Makassar, Sulawesi Selatan menjadi cepat.

Semasa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai presiden periode 2004-2014, Cikeas, Bogor turut mengalami kemajuan yang signifikan. “Tentu kalau Kiai Ma’ruf menang, APBN bisa masuk lebih banyak ke wilayah Banten. Makanya kita harus betul-betul memenangkan Jokowi-Ma’ruf,” ujar dia.

Airin mengaku tidak mengetahui sejauh apa daya tawar pasangan Jokowi-Ma’ruf saat ini di mata masyarakat Tangsel. Sebab, hasil survei yang ia terima pun terus mengalami perubahan. Ia menyatakan, yang terpenting saat ini seluruh komponen TKD Tangsel tidak berhenti terjun ke masyarakat.

“Kita terus turun ke lapangan, menjelaskan visi misi, apa  adanya kekurangan dan kelebihan Pak Jokowi ke masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pemerinahan Jokowi-JK selama lima tahun terakhir telah memasang fondasi untuk kemajuan Indonesia. Khususnya dalam sektor pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan generasi milenial ke depan.

Oleh sebab itu, majunya pejawat untuk periode kedua sebagai salah satu upaya untuk melanjutkan dan memperkuat fondasi yang dibangun. “Pak Jokowi sejak di Solo sudah memberikan kontribusi dan saat ini tetap sibuk bicara soal infrastruktur. Saya juga melihat banyak progres signifikan di daerah-daerah berkat adanya dana kelurahan,” kata dia. 

Airin pun berharap para aktivis muda se-Provinsi Banten yang mendukung pasangan pejawat untuk ikut aktif turun ke masyarakat dem memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Menurut Airin, aktivis muda masuk ke dalam kategori generasi milenial yang memiliki karakter dan kemampuan yang jauh lebih maju. Karena itu, ia menilai peran anak muda dalam memenangkan pasangan pejawat amat strategis.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N1zVPq
February 09, 2019 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N1zVPq
via IFTTT
Share:

KKP Ganti Alat Tangkap Nelayan Pesisir Selatan

Penggunaan lampara merusak terumbu karang.

REPUBLIKA.CO.ID, PAINAN -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengganti alat tangkap lampara dasar dari 113 nelayan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Nelayan diberi alat tangkap yang lebih ramah lingkungan.

"Alat tangkap lampara dasar berbentuk persegi empat dan pada bagian tengah agak lebar, terdiri dari sayap dan kantong menggelembung. Pengunaannya berpotensi merusak terumbu karang, rumput laut hingga berdampak buruk terhadap perkembangbiakan ikan," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya, Dinas Perikanan setempat, Afriman Julta di Painan, Sabtu (9/2).

Ia menambahkan, masing-masing nelayan akan mendapat 10 set jaring dengan ukuran empat inci. "Sebelum bantuan didistribusikan, kami akan terlebih dahulu menggelar rapat dengan para nelayan sehingga alat tangkap yang diberikan benar-benar dimanfaatkan oleh nelayan. Rencana rapat dilaksanakan pekan depan," ujarnya.

Selain itu, kesempatan tersebut juga akan dimanfaatkan untuk memberi nelayan pemahaman perihal dampak buruk alat tangkap yang sebelumnya mereka digunakan. "Sebelumnya kami sudah menegaskan kepada para nelayan, bahwa setelah alat tangkap mereka diganti maka akan diambil tindakan tegas jika masih menggunakan lampara dasar," sebutnya.

Walaupun berpotensi merusak ekosistem laut dan tidak direkomendasikan namun penggunaan lampara dasar khususnya di Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan ditoleransi hingga awal 2019 karena nelayan setempat sudah terlanjur menggunakannya. Kendati demikian, terdapat persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya adanya batas-batas perairan yang bisa dijelajahi dan jika melanggar penindakan segera dilakukan. 

Selain itu, penggunaannya dihentikan ketika adanya penggantian alat tangkap oleh pemerintah. Hal tersebut telah disepakati antara Dinas Perikanan setempat, Dinas Kelautan Sumatera Barat, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) II Padang dan nelayan daerah itu pada akhir Januari 2018.

Sebelumnya, tokoh masyarakat Kecamatan Linggo Sari Baganti yang juga Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Air Haji, Japri Datuak Rajo Malelo mendorong agar nelayan yang menggunakan alat tangkap lampara dasar diproses hukum. Menurut dia, selain penggunaannya dilarang sesuai amanat undang-undang, penggunaannya juga kerap memunculkan permasalahan antarnelayan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SHRAAI
February 09, 2019 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SHRAAI
via IFTTT
Share:

Kiai Maruf Hadiri Deklarasi Jaringan Alumni Mesir Indonesia

Peluang ekonomi syariah dalam menyokong ekonomi nasional sangatlah besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden nomor urut satu, K.H Ma’ruf Amin menghadiri deklarasi Jaringan Alumni Mesir Indonesia (JAMI). Ketua Umum Nahdlatul Wathan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi (TGB) mengungkapkan, Kiai Maruf adalah sosok yang konsisten dalam memperjuangkan ekonomi syariah tanpa mempertentangkannya dengan ekonomi nasional.

Peluang ekonomi syariah dalam menyokong ekonomi nasional sangatlah besar. “Karena itu, sangatlah tepat, ketika Kiai Ma’ruf digandeng pak Jokowi sebagai pendampingnya untuk memimpin Indonesia,”ungkap dia dalam siaran pers, Sabtu (9/2).

Kiai Maruf mengungkapkan terimakasihnya atas dukungan Jaringan alumni Mesir, untuk pasangan Capres-Cawapres nomor urut satu, Jokowi-KMA.

“Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan Alumni Mesir. Sebenarnya, ketika Alumni Mesir mendukung, bisa dikatakan Pilpres ini sudah selesai. Karena alumni Mesir, punya pengaruh di mana-mana,” tandas Kiai Maruf.

Lebih lanjut, KMA mengungkap alasannya dalam menerima pinangan Jokowi, sebagai bagian dari ijtihad dalam mewujudkan Indonesia maju.

“Sebenarnya saya nyaman di habitat saya. Di MUI dan di PBNU. Ketika digandeng menjadi Cawapres, saya berharap ini bisa menjadi ikhtiar untuk mewujudkan sinergi Umara dan Ulama dalam memimpin bangsa ini. Ke depan saya berharap ada Ulama menjadi Presiden, menjadi pemimpin bangsa ini,” papar Kiai Maruf.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SllzPv
February 09, 2019 at 10:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SllzPv
via IFTTT
Share:

RUU Permusikan Ditolak, Iqbaal Ramadhan Justru Optimistis

Iqbal menilai RUU Permusikan dibuat untuk kebaikan musisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah polemik soal Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan di mana banyak musisi tak setuju dengan beberapa pasal di dalamnya, Iqbal Ramadhan justru optimistis bahwa RUU Permusikan dibuat untuk kebaikan musisi. Iqbaal yang belakangan berprofesi sebagai aktor layar lebar, mengaku bahwa dirinya juga adalah seorang musisi.

"Saya percaya kalau RUU itu dibuat untuk sesuatu yang baik untuk musisi, karena saya juga selaku musisi saya juga ingin musisi punya pengakuan di dalam tata kenegaraan di Indonesia. Saya ingin di KTP nanti tidak hanya ditulis sebagai musisi saja tapi bisa ditulis sebagai musisi, aktor dan lainnya," ujar Iqbaal Ramadhan di Jakarta, Sabtu (9/2).

Meski demikian, dalam proses pembuatan Undang-undang, Iqbaal berpendapat memang ada trial dan error. Sehingga, masyarakat bisa menyumbang saran untuk membuat RUU menjadi lebih baik.

"Cuma memang dalam perancangan, yang namanya rancangan sesuatu yang baru direncanakan pasti ada trial and error dan ada kesalahan di situ, memang terdapat pasal-pasal yang agak menghilangkan esensi dari seorang musisi dalam hal kebebasan berpendapat... mungkin pasal-pasal itu yang menjadi perbincangan orang-orang di luar sana," katanya.

Lebih lanjut, Iqbaal menyayangkan sikap beberapa musisi yang menanggapi negatif RUU Permusikan padahal di dalamnya ada beberapa pasal yang menurutnya baik untuk masa depan musisi Indonesia. Misalnya, soal perlindungan hak para kru musik.

"Yang saya sayangkan adalah ketika RUU itu ingin dirancang, baru ingin dibangun untuk musisi, lalu ada pasal-pasal yang baru dirancang yang belum disahkan yang masih bisa diobrolin tapi orang sudah melihat RUU permusikan ini sudah salah semuanya. Padahal di dalamnya ternyata gue lihat banyak hal-hal yang baik," katanya.

Iqbaal mencontohkan soal hak dan kewajiban kru musik yang sampai saat ini belum jelas padahal kru musik adalah "roda berjalannya sebuah band," kata Iqbaal. Selain itu pasal soal hak cipta juga dinilai baik oleh Iqbaal.

"Itu baik sekali, jadi nanti kalau saya nulis lagu, saya yang compose dan karang sendiri kan nanti saya dibayarnya beda-beda, nah itu artinya bisa menghidupkan musisi seperti di luar negeri. Memang di dalamnya masih ada yang harus direvisi tapi sayang sekali kalau semua orang melihat RUU Permusikan ini salah semuanya, sedangkan ini namanya juga RUU -- Rancangan Undang Undang," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DqBfXt
February 09, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DqBfXt
via IFTTT
Share:

Jadi Tuan Rumah, Buru Bersiap Sukseskan MTQ Tingkat Provinsi

Pemkab Buru diminta untuk menjamin mutu konsumsi khalifah peserta MTQ.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru bertekad akan menjadi tuan rumah yang baik bagi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi XXVIII. MTQ dijadwalkan berlangsung akhir April 2019.

"Ini agenda provinsi yang dilaksanakan di daerah dan tentunya Buru ingin menjadi tuan rumah yang baik untuk menyukseskan MTQ tingkat provinsi," kata Asisten I Setda Kabupaten Buru, Masri, dalam pertemuan dengan komisi D DPRD Maluku, di Namlea, Sabtu.

Berbagai persiapan tengah dilakukan Pemkab Buru menjelang pelaksanaan MTQ tingkat provinsi. Pembangunan alun-alun MTQ dan lokasi perlombaan masih berlangsung. Pemkab Buru juga melakukan rapat koordinasi LPTQ kabupaten dengan provinsi dan Biro Kesra Pemprov Maluku.

Anggota komisi D DPRD Maluku, Moerniati Sulaiman meminta pihak panitia penyelenggara, khususnya dari seksi konsumsi untuk memperhatikan menu makanan yang disuguhkan kepada para khafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku.  Ini adalah kedua kalinya Kabupaten Buru menjadi tuan rumah penyelenggara MTQ tingkat provinsi.

"Pengalaman sebelumnya panitia menyiapkan makanan yang terlalu awal sehingga saat disuguhkan kepada para khafilah dan rombongan sudah basi," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SzIp5t
February 09, 2019 at 10:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SzIp5t
via IFTTT
Share:

Soal Penghancuran Alat Bukti, Persija tak Ingin Berpolemik

Dirut Persija siap jika Satgas Antimafia Bola meminta keterangan darinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajemen baru PT Persija Jaya Jakarta merasa tak terganggu dengan terseretnya kesebelasan tersebut dalam proses penyidikan dugaan skandal kompetisi oleh Satgas Antimafia Bola. Direktur Utama Tim Macan Kemayoran Kokoh Afiat mengatakan dirinya siap jika satuan bentukan Mabes Polri tersebut, meminta keterangan darinya.

“Terkait persoalan satgas, saya tidak ingin berpolemik. Karena ini sudah menyangkut ke ranah hukum. Biar kepolisian bekerja. Saya serahkan ke satgas untuk menanganinya,” ujar Kokoh usai Raker Persija di Jakarta, pada Sabtu (9/2). Ia pun melanjutkan, agar penanganan oleh satgas saat ini tak mengganggu aspek prestasi Persija sebagai kesebelasan.

Kokoh resmi menjadi direktur utama Persija menggantikan Gede Widiade yang mengundurkan diri pada Rabu (6/2). Pengunduran diri tersebut, Gede akui ia sampaikan resmi kepada para komisaris dan pemegang saham Persija, per 1 Februari. Di hari yang sama, Jumat (1/2), Satgas Antimafia Bola menggeledah dua tempat yang diduga menyimpan sejumlah dokumen dan alat bukti skandal sepak bola di Tanah Air.

Yaitu di kantor lama PT Liga Indonesia (LI) dan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) di kawasan Taman Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan (Jaksel). Dua perusahaan tersebut, merupakan operator lama kompetisi sepak bola nasional yang erat kaitannya dengan Plt Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Joko Driyono. Saat penggeledahan di PT LI, kepolisian menyita banyak dokumen. 

Tetapi dalam penggeledahan tersebut, tim kepolisian menemukan adanya penghancuran dokumen yang dilakukan sengaja. Kabag Penum Mabes Polri Kombes Syahar Diantono mengungkapkan, dokumen yang dihancurkan tersebut berupa data keuangan Persija Jakarta. Adanya dokumen-dokumen Macan Kemayoran di kantor PT LI, lantaran manajemen tim tersebut berencana akan pindah dari Duren Tiga, Mampang, Jaksel. Kantor lama PT LI juga sering digunakan sebagai tempat persidangan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. 

Terkait penghancuran sengaja dokumen Persija tersebut, pada Jumat (8/2) satgas menetapkan tiga tersangka. Ketiga tersangka tersebut, yakni yakni Muhammad Mardani Mogot (MM), dan Musmuliadi (M) dan Abdul Gofur (AG). MM diketahui sebagai supir dari Joko Driyono. Adapun M, sebagai office boy di Persija. Sedangkan AG, office boy PSSI. Satgas menjerat tiga tersangka tersebut dengan Pasal 363, 235, 233, 232, 221 juncto Pasal 55 KUH Pidana. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DmskXd
February 09, 2019 at 10:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DmskXd
via IFTTT
Share:

ICJR: Ini Pertama Kali Terjadi Presiden Cabut Kembali Remisi

Presiden Jokowi telah mencabut remisi untuk I Nyoman Susrama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo mencabut remisi I Nyoman Susrama, otak di balik pembunuhan berencana wartawan Radar Bali, Anak Agung Ngurah Bagus Narendra Prabangsa. Direktur ICJR Anggara mengatakan, langkah presiden perlu diapresiasi karena mau mendengar aspirasi.

Anggara menambahkan, ini pertama kalinya terjadi di Indonesia, di mana seorang presiden mencabut kembali remisi yang telah diberikan sebelumnya. Ditambah pencabutan tersebut tidak selang beberapa lama setelah remisi tersebut diberikan.

"Belum pernah terjadi sebelumnya, ini baru pertama kalinya. Dari sisi hukum sih boleh saja presiden mencabut remisi itu," kata Anggara saat dihubungi, Sabtu (9/2).

Menurutnya, secara politis hal ini tentu tidak baik bagi citra presiden. Sebab itu, dia menyarankan agar ke depan, ada evaluasi untuk mekanisme pemberian hak-hak kepada narapidana.

Dalam hal ini, dia mencontohkan, untuk memberikan pengurangan masa tahanan, maka mekanismenya cukup dengan menggunakan remisi. Sementara untuk perubahan hukuman, seperti yang terjadi pada Susrama, maka mekanismenya cukup menggunakan grasi.

"Sebaiknya dikembalikan lagi, supaya tidak ada tumpang tindih. Karena grasi selain bicara perubahan (hukuman) juga pengurangan (masa tahanan), nah kalau memang fokusnya ke perubahan jenis pidana, maka itu harus dalam bentuk grasi sebenarnya, jadi jangan pakai remisi lagi," kata dia.

Dia menilai, agar hal ini tidak terjadi lagi, maka perlu ada kepastian hukum yang diatur dalam mekanisme pemberian hak kepada narapidana. "Nggak bagus juga kan seorang presiden sudah membuat keputusan tiba-tiba dicabut dalam waktu yang tidak lama itu, secara politis sebetulnya tidak cukup baik untuk seorang presiden, tapi bahwa dia mendengar aspirasi masyarakat itu harus diapresiasi," tutur dia.

Presiden Joko Widodo telah menandatangani rancangan keputusan presiden (Kepres) yang berisi pembatalan pemberian remisi kepada I Nyoman Susrama. Ia diketahui terpidana kasus pembunuhan Anak Agung Bagus Prabangsa, jurnalis Radar Bali (Jawa Pos Group).

Kepastian penandatanganan pembatalan remisi tersebut disampaikan secara langsung oleh presiden kepada Pemimpin Redaksi Jawa Pos Abdul Rokhim saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, Jatim, Sabtu (9/2).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sl6Pjz
February 09, 2019 at 09:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sl6Pjz
via IFTTT
Share:

Soal Video Viral 'Nasakom', Ini Kata Pengacara Ahmad Dhani

PBNU telah merespons video yang beredar viral di Twitter.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Belakangan beredar viral di media sosial video yang diduga berisi ceramah Ahmad Dhani yang menyebut kemungkinan munculnya ideologi Nasakom baru, yang di dalamnya terdapat Nahdlatul Ulama (NU). Kuasa Hukum Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko, mengatakan, belum mengkonfirmasi kepada Ahmad Dhani tentang video itu.

"Saya belum konfirmasi terhadap Ahmad Dhani tentang video itu karena rutan nya dipindahkan ke Surabaya. Coba kalau di sini saya tinggal datang dan konfirmasi. Paling nanti saya konfirmasi saat sidang selanjutnya," ucapnya, Sabtu (9/2).

Hendarsam merasa tidak ada yang harus dipermasalahkan tentang video tersebut. Sebab, menurutnya, pada masa Soekarno memang ada ajaran Nasakom yang terbagi menjadi tiga ideologi politik besar.

"Saat itu kan nasional oleh PNI, agama oleh NU, dan komunis oleh PKI. Adanya ajaran Nasakom supaya ketiganya saling bersatu dan tidak memecah belah," ujarnya.

Menurutnya, dalam video Ahmad Dhani yang tersebar di media sosial, hanya audionya saja yang terdengar dan perekaman diambil dari jauh, tetapi visualnya tidak terlihat. "Ya suaranya mirip Ahmad Dhani tetapi konten sejarah tidak bisa dihapus toh. Apabila kontra argumentasi monggo. Faktanya ajaran Nasakom pada saat Bung Karno tidak bisa dipungkiri," ucapnya.

Sementara itu, ia menambahkan PDIP dan NU tidak usah merasa resah akan pernyataan dalam video tersebut. Sejarah itu catatan yang sudah terjadi, tidak bisa terlupakan bahkan jangan pernah pura-pura menutup mata seakan tidak pernah terjadi.

Hendarsam berpesan, sejarah merupakan masa lalu yang harus dipelajari untuk masa yang akan datang. Sehingga generasi saat ini bisa mencegah ajaran Nasakom tidak bangkit kembali.

"Intinya paling penting tidak ada black campaign di dalam video itu," ujarnya.

Sebuah video beredar viral di Twitter yang berisi pernyataan diduga Ahmad Dhani. Dalam sebuah ceramah dalam video itu suara Ahmad Dhani terdengar menyebut kemungkinan munculnya Nasakom baru, yang di dalamnya terdapat NU.

"Jadi, harus tahu benar sejarah bahwa NU dahulu mendukung Nasakom. Banyak anak-anak NU meskipun yang sudah di PBNU enggak paham itu bahwa dahulu yang dukung Nasakom bersama PKI dalam komunisnya itu PKI, itu (kelompok agamanya) NU. Nah, sekarang ini mereka sudah bergabung PDIP, NU, juga komunisnya."

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas menyebut Ahmad Dhani ahistoris dan ilusif karena menarasikan seolah-olah NU akan menjadi pendukung Nasakom baru bila Jokowi menang Pilpres 2019.  Menurut Robikin, narasi keliru yang disampaikan musikus yang kini menjadi calon anggota DPR RI dari Gerindra tersebut didasarkan karena NU pada masa Bung Karno berkuasa pernah mendukung Nasakom.

"Perlu dicatat, NU bukan pendukung PKI. Setelah pemberontakan G-30-S/PKI, NU bahkan berada di garda depan menuntut pembubaran PKI," kata Robikin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/2).

Robikin menegaskan, bahwa sikap itu didasari paham Islam ahlu sunnah wal jamaah dan visi kebangsaan yang dianut NU tak memberi ruang bagi tafsir PKI terhadap sila pertama Pancasila dan pemberontakan yang dilakukan PKI. Sejarah mencatat, dukungan NU terhadap Nasakom pada era demokrasi terpimpin kala itu selain atas pertimbangan keutuhan NKRI, justru sebagai bandul politik untuk membendung laju komunis yang kala itu pengaruhnya makin meluas.

"NU menempatkan diri menjadi benteng Islam dari kemungkinan ancaman komunis. Apalagi, kala itu NU boleh dibilang sebagai satu-satunya kekuatan politik Islam usia pembubaran Masyumi karena terlibat PRRI/Permesta," kata Robikin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dls62s
February 09, 2019 at 09:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Dls62s
via IFTTT
Share:

Muslim Australia Terkesan Saat Kunjungi Makassar

Ada sejarah panjang Indonesia-Australia yang dimulai dari perjalanan pelaut Makassar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Program pertukaran Muslim Australia-Indonesia atau dikenal dengan Australia-Indonesia Muslim Exchange Program (AIMEP) berakhir hari ini, Sabtu (9/2). Seluruh peserta dari Australia telah terbang dan kembali di daerahnya masing-masing.

Salah satu peserta AIMEP asal Melbourne yang ditemui Republika.co.id di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jumat (8/2) mengatakan sangat bersyukur dapat berkesempatan mengikuti program yang diselenggarakan Australia-Indonesia Institute (AII) dan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia ini. Menurut Zaenab, saat mengunjungi Indonesia, Makassar adalah tempat yang paling memberikan kesan mendalam baginya.

“Awalnya saya tidak memiliki ekspektasi tinggi tentang Indonesia, tapi saat melihat langsung, saya baru sadar Indonesia adalah negara yang sangat indah dan memukau,” ujar wanita bergelar magister program Islamic Studies di Charles Sturt University, Australia ini.

Zaenab mengaku memiliki ketertarikan untuk mempelajari tentang sejarah panjang Australia-Indonesia yang dimulai dari perjalanan pelaut Makassar ke Australia sebelum Eropa mendeklarasikan temuannya atas benua Australia. Selain itu, dia juga sangat terkesan dengan akulturasi budaya, semangat kerja, dan keramahan warga Indonesia.

“Saya sangat menyukai kemurahan senyum orang Indonesia. Mereka selalu menyambut kami dengan hangat,” kata wanita yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Youth of the Year in the Australian Muslim pada 2018 lalu.

Zaenab juga mengaku sangat takjub dengan keseriusan pendidikan Islam Indonesia terhadap pengajaran agama dan Bahasa Arab. Saat mengunjungi beberapa pesantren, Zaenab mengaku bertemu dengan anak berusia lima hingga enam tahun yang telah fasih mengaji dan dia merasa sangat bangga tentang itu.

“Walaupun bahasa Arab bukan bahasa ibu warga Indonesia, tapi kesungguhan Indonesia dalam pengajaran dan pengaplikasian perlu diapresiasi,” kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BssDzs
February 09, 2019 at 09:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BssDzs
via IFTTT
Share: