Showing posts with label 2019 at 01:47PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:47PM. Show all posts

Thursday, May 16, 2019

Garuda dan Huawei Kerja Sama Infrastruktur Digital

Kerja sama untuk memperkuat transformasi digital lini operasional dan layanan Garuda

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Garuda Indonesia dan Huawei Tech Investment menjajaki pengembangan teknologi dan infrastruktur IT. Langkah ini untuk memperkuat transformasi digital pada lini operasional dan layanan Garuda Indonesia.

Direktur Kargo dan Pengembangan Garuda Indonesia Mohammad Iqbal mengatakan penjajakan kerja sama pengembangan teknologi bersama Huawei Tech Investment diharapkan dapat menunjang komitmen transformasi digital yang saat ini tengah dijalankan perusahaan, khususnya dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan layanan personalisasi pada pelanggan

“Hadirnya teknologi yang dikembangkan oleh Huawei Tech Investment seperti iCloud, Big Data dan Artificial Intelligence ini tentunya menjadi milestone tersendiri bagi Garuda Indonesia dalam rangka memberikan pengalaman baru kepada pelanggan ketika terbang dengan Garuda Indonesia, dari pre-journey hingga post-journey," ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika, Kamis (16/5).

Menurutnya kerja sama ini sejalan dengan permintaan pasar industri penerbangan saat ini, di mana pelanggan lebih membutuhkan layanan secara personal dengan basis pendekatan teknologi informasi.

Adapun lingkup penjajakan kerja sama tersebut nantinya akan meliputi penyediaan platform cloud computing, penyediaan sistem Artificial Intelligence (AI), pengembangan teknologi warehouse & logistic system, hingga payment platform solution bagi seluruh lini usaha Garuda Indonesia Group dan afiliasinya.

Penjajakan kerja sama tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara bersama sama dengan President Director of Enterprise BG Huawei Indonesia, Roger Zhang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WaqXpI
May 16, 2019 at 01:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WaqXpI
via IFTTT
Share:

UNS Ciptakan Plester Luka dari Tandan Kosong Kepala Sawit

Pulosakti merupakan plester luka modern berbasis hidrogel yang ramah lingkungan.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Mahasiswa Program Studi (Prodi) Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo berhasil menciptakan plester luka dari tandan kosong kelapa sawit dan ikan sidat. Produk tersebut diberi nama Pulosakti.

Penelitian yang dilakukan oleh Alfiyatul Fithri dan Wahyu Puji Pamungkas yang dibimbing oleh dosen Maulidan Firdaus tersebut mendapatkan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) senilai Rp 20 juta.

Fithri mengaku, agar bisa lolos mendapatkan dana penelitian dari BPDPKS, timnya harus bertarung dengan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Dari 400 proposal penelitian yang masuk ke BPDPKS, hanya 20 proposal penelitian yang lolos dan memperoleh pendanaan dari BPDPKS.

Alasan Fithri dan timnya melakukan penelitian tersebut karena FAO (Food and Agricultural Organization) menyatakan Indonesia dan Malaysia menjadi produsen dan eksportir minyak sawit terbesar di dunia. Namun, pemanfaatan kelapa sawit di Indonesia belum optimal karena tandan kosong kelapa sawit masih dianggap sebagai limbah. Sebagian masyarakat hanya memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit untuk membuat arang.

Sehingga Fithri dan timnya menilai, tandan kosong kelapa sawit perlu dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan hidrogel. Selain itu, ikan sidat mengandung albumin tinggi dan melimpah di Indonesia sehingga diperlukan pula pemanfaatan ikan sidat untuk komponen pembuatan hidrogel.

"Makanya saya dan tim memiliki inisiatif untuk mengubah tandan kosong kelapa sawit ini untuk dibuat plester luka dengan tambahan albumin dari ikan sidat yang memiliki khasiat cepat menyembuhkan luka," ucap Fithri seperti tertulis dalam siaran pers, Kamis (16/5).

Fithri mengklaim, Pulosakti merupakan plester luka modern berbasis hidrogel dengan sifat ramah lingkungan. Hidrogel dibuat dari limbah tandan kosong kelapa sawit. Sedangkan ikan sidat hanya komponen tambahan pada plester yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka karena tingginya kandungan albumin dalam ikan sidat.

Cara penggunaan Pulosakti sederhana cukup dengan menempelkan plester pada bagian luka. Sebelumnya luka dibersihkan dengan air atau alkohol untuk menghilangkan kotoran dan darah.

Efektivitas Pulosakti diperoleh dari uji luka pada tikus putih. Kemampuan percepatan penyembuhan luka diamati dan dibandingkan dengan plester luka konvensional komersil dan gel komersil.

"Hasil pengujian menunjukkan, Pulosakti memiliki kemampuan penyembuhan luka yang sangat baik dan lebih cepat dibandingkan plester konvensional komersil dan gel komersil. Berdasarkan hasil uji ini, Pulosakti efektif digunakan sebagai pertolongan pertama pada luka," imbuhnya.

Dia menambahkan, Pulosakti memiliki keunggulan efektif mempercepat penyembuhan luka, ekonomis, ramah lingkungan, nyaman, tanpa bahan kimia berbahaya dan mudah dilepas tanpa melukai kulit. Setelah penelitian berjalan selama enam bulan ini, Pulosakti sudah diuji dan hasilnya aman untuk digunakan.

"Sudah ada produknya, bentuknya gel tapi padat seperti plester luka yang biasa diperoleh di pasaran. Setelah proses penelitian selesai, produk ini sudah siap dipasarkan. Dan kami pun telah memiliki Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk produk ini," pungkasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LHzPPB
May 16, 2019 at 01:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LHzPPB
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

KM Kendhaga Nusantara 11 Layani Trayek Tol Laut T-13 dan 14

Kapal ini dapat memuat muatan lebih banyak dibanding d moda transportasi lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Ditjen Perhubungan Laut kembali menyerahkan satu unit kapal pendukung tol laut, KM Kendhaga Nusantara 11 ke operator pelayaran PT Pelangi Tunggal Ika di Pelabuhan Tenau, Kupang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (9/3). Kapal KM Kendhaga Nusantara 11 akan mulai beroperasi pada Senin (8/4) untuk  melayani penyelenggaraan tol laut pada trayek T -13 dengan menyinggahi pelabuhan Tenau - Rote - Sabu - Lamakera - Tenau dan Trayek T - 14 dengan menyinggahi Pelabuhan Tenau - Lewoleba - Tabilota - Larantuka - Marapokot - Tenau.

Penyerahan tersebut didahului oleh proses penyerahan dari pihak galangan kapal yaitu PT Industri Kapal Indonesia (Persero) kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko. "Dengan adanya kapal milik negara yaitu kapal KM Kendhaga Nusantara 11 di pangkalan Tenau Kupang akan menjadi sarana dan prasarana bagi masyarakat wilayah Nusa Tenggara Timur dan Pulau sekitarnya yang dapat dimanfaatkan untuk mengirim kebutuhan masyarakat, kebutuhan pokok penting, hasil produksi Usaha Kecil Menengah (UKM), hasil pertanian, hasil perkebunan, hasil perikanan, hasil perindustrian dan juga hasil pertambangan," kata Wisnu, dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id.

Wisnu mengatakan, bahwa dengan menggunakan kapal KM Kendhaga Nusantara 11 berkapasitas 100 Teus yang dipangkalkan di Pelabuhan Tenau tentunya diharapkan dapat masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur, dengan kemampuan kapal yang dapat memuat muatan lebih banyak dibanding dengan menggunakan moda transportasi lainnya.

Selanjutnya, pemerintah juga akan melakukan upaya peningkatan program-program konektivitas antarmoda sehingga tol laut tidak hanya dapat menjangkau dari port to port tetapi juga dapat menjangkau wilayah lebih dalam lagi (end to end) dengan melibatkan moda lain seperti moda darat, penyeberangan maupun udara.

"Untuk daerah-daerah yang tidak memiliki akses jalan yang memadai, kita akan bersinergi dengan angkutan perintis, penyeberangan maupun pelayaran rakyat untuk mendukung konektivitas tol laut," imbuhnya.

Dalam pelaksanaan tol laut, Wisnu menambahkan, pemerintah juga akan bekerja sama dengan LSM-LSM dalam mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk bisa membeli barang-barang yang didatangkan dari pelabuhan pangkal untuk kemudian dijual kembali kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan Penyerahan Kapal dari galangan PT. Industri Kapal Indonesia (IKI) kepada Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut dan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Operasional Kapal KM Kendhaga Nusantara 11 dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penyelenggaran Kewajiban Pelayanan Publik Angkutan Barang (Tol Laut) Hasan Sadili dengan pihak Direktur PT. Pelangi Tunggal Ika, Nur Arifin selaku Operator Tol Laut Trayek T - 13 dan Trayek T - 14 Tahun 2019.

Hadir dalam acara penyerahan kapal KM. Kendhaga Nusantara 11 tersebut antara lain perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Para Pejabat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Tenau, Kepala Kantor Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Larantuka, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Marapokot, Pejabat PT Pelindo III (persero) dan Direktur PT. Pelangi Tunggal Ika.

Pada kesempatan itu pula, Wisnu berkesempatan melakukan inspeksi ke kapal-kapal PSO yang sedang sandar di Pelabuhan Tenau, Kupang yaitu KM. Bukit Siguntang, KM. Camara Nusantara 6 dan KM. Sabuk Nusantara 55.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OS3Om5
April 06, 2019 at 01:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OS3Om5
via IFTTT
Share:

Saturday, March 30, 2019

Facebook Akhirnya Buka Suara Terkait Penembakan Christchurch

Facebook menyatakan akan meninjau ulang kebijakan siaran streaming video langsungnya

REPUBLIKA.CO.ID, KALIFORNIA -- Selama ini Facebook bungkam, setelah hujanan kritik atas aksi penembakan di masjid di Christchucrh di mana pelaku melakukan siaran langsung di platform media sosial yang didirikan Mark Zuckerberg tersebut. Baru-baru ini, Facebook akhirnya merespons kritikan itu melalui surat pernyataan dari Sheryl Sandberg, Chief Operating Officer Facebook di Newald Herald.

Dilansir laman The Guardian, Sabtu (30/3), Facebook menyatakan akan meninjau ulang kebijakan siaran streaming video langsung di platform tersebut. Namun Facebook tidak mengumumkan perubahan kebijakan terkait siaran langsungnya.

Dalam pernyataannya Sheryl menyatakan duka cita mendalam untuk para korban penembakan. "Kita semua di Facebook berdiri bersama para korban, keluarga mereka, komunitas Muslim, dan semua pihak di Selandia Baru," tulis pernyataan.

Pernyataan itu juga membahas bagaimana masyarakat telah mempertanyakan langkah Facebook. Banyak yang bertanya bagaimana platform daring seperti Facebook digunakan untuk menyebarkan video serangan jahat yang mengerikan. "Kami telah mendengar masukan bahwa kami harus berbuat lebih banyak, dan kami setuju," lanjut pernyataan.

Surat itu keluar setelah pekan-pekan penuh kritikan terhadap Facebook. Eksekutif Fecebook dianggap kurang responsif terhadap negara yang sedang berduka.

Dua pekan setelah ekstremis menggunakan Facebook untuk menyiarkan video langsung penembakan hingga menewaskan 50 jamaah Muslim di Selandia Baru, Facebook sempat bungkam. Baru sekarang, Facebook menyatakan akan menjajaki pembatasan video streaming langsung.

Facebook diminta membangun teknologi yang lebih baik dan cepat guna mengidentifikasi video dan gambar kekerasan. Sehingga dapat mencegah orang membagikan kembali versi-versi video yang tidak pantas.

Di samping itu, masih ada anggapan sang kepala eksekutif Facebook, Mark Zuckerberg baru akan berkomentar jika insiden terjadi di Amerika, sedangkan saat terjadi insiden di Selandia Baru tidak langsung merespons.

Tapi yang jelas, pertanyaan-pertanyaan itu direspons pihak Facebook dengan menyatakan akan lebih waspada dan melakukan perbaikan. Juru bicara Facebook menolak berkomentar apakah penembak Christchurch akan dilarang melakukan streaming langsung lagi ke depannya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OGRtkJ
March 30, 2019 at 01:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OGRtkJ
via IFTTT
Share:

Erick: Dukungan Bobotoh Sejalan dengan Komitmen Jokowi

Jokowi menginginkan sepak bola Indonesia transparan dan bebas dari partai politik.

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden (capres) no urut 01, Jokowi-KH Maruf Amin, Erick Thohir mengapresiasi deklarasi dukungan Bobotoh Persib Bandung kepada pasangan capres tersebut. Hal itu sejalan dengan komitmen Jokowi yang menginginkan sepak bola Indonesia transparan bersih dan bebas dari partai politik.

"Komitmen Pak Jokowi ketika ada isu PSSI pada saat itu disanksi di FIFA. Saya ditugaskan bersama pak Agum untuk mencabut sanksi itu. Pak Jokowi sayang kalau sepak bola Indonesia berhenti," ujarnya disela-sela dukungan Bobotoh Persib Bandung di Balerame, Gedong Budaya Sabilulungan, Sabtu (30/3).

Ia pun mengungkapkan dengan adanya mafia bola. Maka sepak bola Indonesia harus transparan dan bersih serta tidak ada partai atau politik.

"Dengan adanya mafia bola, terbukti sepak bola Indonesia harus transparan dan bersih dan tidak ada partai-partaian dan politik. Sepak bola itu milik rakyat," katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Dadang M Naser mengungkapkan, deklarasi dukungan Bobotoh Persib Bandung kepada Jokowi-Maruf Amin diharapkan menjadi tanda-tanda kemenangan didepan mata. Selain itu, diharapkan tanda yang baik bagi politik pembangunan di Indonesia.

"Viking, Bomber, the Bombs, semua Bobotoh bersatu. Ini tanda baik untuk kepentingan politik pembangunan di Jawa Barat," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FK6GhP
March 30, 2019 at 01:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FK6GhP
via IFTTT
Share:

Saturday, March 9, 2019

AS Berhasil Pukul Ekonomi China

Pertumbuhan ekonomi Cina merosot pada kuartal III 2018 ke level terendah sejak 2009

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Perang perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan Cina semakin memanas. Sejak Presiden Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif perdagangan 2018 lalu, pemerintah AS benar-benar hanya mengejar satu strategi sentral, yakni melemahkan ekonomi Cina, dan memaksa negara itu mengubah praktik perdagangannya.

Dalam beberapa hal, strateginya berhasil. Ekonomi Cina telah menunjukkan tanda-tanda melambat sebelum tarif pertama melanda, dan pertarungan dengan AS telah mempercepat tren itu, seperti dilansir di laman Time.

Pertumbuhan ekonomi Cina merosot pada kuartal ketiga 2018 ke level terendah sejak 2009. Para analis mengatakan bahwa situasi dapat memburuk jika ketegangan perdagangan tidak berakhir.

"Cina tidak dalam keadaan baik sekarang," kata Trump pada awal Januari 2019.

"Itu menempatkan kita (AS) pada posisi yang sangat kuat," ujar Trump.

Namun pelambatan ekonomi Cina juga telah memukul beberapa industri paling penting di AS. Salah satu perusahaan AS yang terpukul adalah Apple Inc.

Raksasa teknologi itu, yang untuk beberapa waktu tahun lalu menempati peringkat sebagai perusahaan paling bernilai di dunia, memangkas proyeksi pendapatannya pada awal Januari tahun ini. Pihak Apple  mengatakan bahwa ketegangan perdagangan telah mencapai batasnya.

Produk iPhone, yang menyumbang 60 persen dari penjualan Apple, adalah inti dari masalah ini. Di Cina, produk ini secara signifikan lebih mahal daripada pesaing buatan sendiri seperti Huawei.

"Kami mengantisipasi beberapa tantangan. Kami tidak melihat dampak besarnya."tulis CEO Apple Tim Cook dalam surat kepada investor.

Saham Apple turun hampir 10 persen setelah berita itu. Para analis berspekulasi tentang apakah perusahaan dapat mengandalkan Cina, pasar terbesar ketiga, untuk menjaga prospek jangka panjang yang cerah.

"Jika pasar di Cina runtuh, itu akan memukul pasar global," kata Ryan Reith, wakil presiden di International Data Corp, perusahaan intelijen pasar, yang mengawasi Apple.

Situasi yang dihadapi Apple menggarisbawahi kenyataan sederhana. Di dunia yang saling terhubung, sejumlah perusahaan Amerika, mulai dari perusahaan teknologi besar hingga produsen minyak dan semuanya di antaranya, semakin mencari pasar ke Cina untuk memperluas batas bawah mereka.

Karenanya, semakin ekonomi Cina terpukul, semakin banyak perusahaan Amerika akan menderita akibat konsekuensinya. Dan itu telah terjadi, rata-rata saham industri pada Dow Jones turun hampir 3 persen sehari setelah berita Apple.

Namun tidak semua orang tampaknya peduli dengan situasi ini. Trump menepis kekhawatiran tentang dampak kebijakan perdagangan terhadap Apple, dengan mengatakan bahwa perusahaan akan baik-baik saja dan bahwa ia perlu khawatir tentang negaranya sendiri.

Sementara pendekatan agresif Trump terhadap Cina mungkin canggung, para pengamat mengatakan itu membawa kekuatan pada negosiasi. Pembicaraan antara negosiator tingkat menengah dari kedua negara ditutup pada 9 Januari dengan tanda-tanda optimisme. Termasuk tweet perayaan Trump sebelum putaran negosiasi berakhir.

Memang, Cina telah menerapkan serangkaian konsesi, mulai dari menghapus pembatasan utama pada perusahaan mobil AS hingga menyetujui jenis baru tanaman rekayasa genetika dari AS untuk impor.

Beijing juga telah menawarkan komitmen untuk membeli lebih banyak barang dari AS, langkah yang akan mengurangi defisit perdagangan AS, salah satu poin pembicaraan utama Trump. Namun, janji-janji itu adalah bagian kecil dari teka-teki perdagangan antara kedua negara.

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer, seorang garis keras Cina, dipilih untuk memimpin negosiasi, menandakan batas tinggi untuk setiap kesepakatan potensial. Dan karena banyak keluhan pemerintah memotong inti dari strategi pertumbuhan jangka panjang Cina, memukul batas itu mungkin sulit.

Tidak peduli berapa banyak konsesi yang ditawarkan Cina, para pemimpinnya tidak mungkin mengubah arah rencana industri yang disusun dengan cermat untuk mengembangkan ekonomi negara.

Presiden Cina Xi Jinping mengatakan hal itu dalam pidatonya pada 18 Desember 2018 lalu. "Tidak ada yang dapat mendikte rakyat Cina apa yang harus atau tidak boleh dilakukan," ucap Jinping kala itu.

Kedua negara telah menetapkan Maret 2019 sebagai batas waktu untuk mencapai kesepakatan baru. Tanpa satu, tarif yang lebih tinggi pada 200 miliar dolar AS dalam barang-barang Cina, tarif yang awalnya direncanakan untuk diterapkan Trump pada bulan Januari, akan berlaku.

Memenuhi atau mengalahkan tenggat waktu itu akan meredakan ketegangan yang telah berkontribusi pada meningkatnya kegelisahan di seluruh dunia, sedangkan negosiasi yang gagal dapat menyebabkan reaksi di antara para pemimpin bisnis dan membuat pasar jatuh.

“Presiden (Trump) menjadikan dirinya bisnis dan untuk bisnis,” kata Ron Kirk, yang menjabat sebagai Perwakilan Dagang AS di bawah Presiden Obama. "Ini akan menjadi waktu yang tepat untuk duduk bersama para pengusaha pabrik itu, para pemimpin bisnis itu."

Jika kesepakatan tidak tercapai dan Trump menolak untuk mengubah arah, bisnis mungkin harus memikirkan kembali strategi jangka panjang. "Kami tidak dapat mengubah kondisi ekonomi makro," kata CEO Apple kepada investor.

Namun Trump bisa melakukan itu. Apakah dia ingin melakukannya, masih harus ditunggu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ce4wVt
March 10, 2019 at 01:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ce4wVt
via IFTTT
Share: