Showing posts with label 2019 at 10:01PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:01PM. Show all posts

Saturday, April 20, 2019

Menang atas Tottenham 1-0, City Puncaki Liga Primer Inggris

Kemenangan City kembali menggusur rival mereka Liverpool.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER – Manchester City berhasil kembali menduduki puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 pada pekan ke-34 di Stadion Etihad, Sabtu (20/4) malam WIB. Kemenangan tersebut berkat gol semata wayang Philip Foden menit kelima.  

Berkat kemenangan ini the Citizen kembali menggusur rival mereka Liverpool di posisi pertama dengan perolehan nilai 86 terpaut satu poin dari the Reds di tempat kedua. Liverpool sendiri baru akan bermain melawan Cardiff City pada Ahad 21 April besok. 

Sedangkan bagi Tottenham Hotspur kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi tiga dengan perolehan angka 67, yang bisa mengancam posisi mereka dari tempat empat besar klasemen atau batas akhir zona Liga Champions.  

Pasalnya, perolehan angka mereka hanya berjarak satu poin dari Arsenal (4) dan Chelsea (5), serta terpaut tiga angka dari Manchester United di pos keenam.  

Tuan rumah memiliki misi balas dendam ketika menjamu lawannya Spurs. Itu mengingat the Eastland disingkirkan oleh the Lillywhites dari babak perempat final Liga Champions 2018/2019 tengah pekan kemarin.

Menilai hal tersebut, kedua pelatih pun melakukan beberapa pergantian strategi dari skuat utama mereka. Guardiola memainkan Philip Foden sebagai stater utama sedangkan Mauricio Pochettino memainkan Paulo Gazzaniga dan Juan Foyth.

Jalannya pertandingan: 

Sejak menit awal berlangsung City langsung menggempur pertahanan lawan. Buktinya, gol cepat datang di babak pertama, lewat tandukan Philip Foden.

Pada menit kelima, Sergio Aguero menerima umpan silang dari Bernardo Silva. Tak tahu apakah tandukannya tak terarah atau memang sengaja mengumpan, bola pun ditanduk Aguero ke tiang jauh, di mana Foden kemudian terbang menyundul bola.

Tak ada ancaman berarti bagi kedua tim. Skor 1-0 di babak pertama bertahan sampai peluit turun minum berbunyi.

Memasuki interval kedua tuan rumah masih menguasai jalannya pertandingan. Tekanan demi tekanan dilakukan Manchester Biru. Pada menit ke-63, Aguero melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti dan kemudian terjatuh. Namun, wasit tidak menganggap hal itu sebagai pelanggaran.

Tiga menit berselang, Aguero digantikan oleh winger asal Jerman, Leroy Sane. Masuknya Sane membuat City lebih berbahaya saat melancarkan serangan dari sisi kiri.

Eks pemain FC Schalke 04 itu yang memberikan umpan matang kepada Raheem Sterling pada menit ke-72. Umpan terukur itu bisa disontek Sterling namun tembakannya dari jarak dekat masih terkena kaki Gazzaniga.

Tottenham mencoba menyerang. Alhasil, menit 73, Lucas mendapatkan peluang. Toby Alderweireld meluncurkan umpan lambung ke jantung pertahanan City. Lucas Moura menerima bola, walaupun sentuhan kepalanya tidak sempurna.

Berselang beberapa menit John Stones dan Ederson miskomunikasi, membiarkan bola liar begitu saja dikejar Lucas. Akan tetapi, untungnya Stones dan Ederson bisa menghalau tendangan mendatar winger asal Brasil tersebut.

Tottenham membutuhkan gol dan Pochettino memasukan Fernando Llorente menggantikan Toby Alderweireld. Sayanyang pergantian tersebut tak membuat dampak positif. Tottenham tak bisa merobek jala gawang tim Guardiola sampai peluit panjang dibunyikan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GqsgHq
April 20, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GqsgHq
via IFTTT
Share:

Saturday, March 23, 2019

BPN Optimistis Permasalahan BPJS Selesai 200 Hari

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dahnil Anzar Simanjuntak

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Dahnil menilai bisa saja permasalahan BPJS selesai dalam waktu kurang dari 200 hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dahnil Anzar Simanjuntak optimistis terhadap calon wakil presiden, Sandiagan Uno yang akan menyelesaikan permasalahan BPJS dalam waktu 200 hari. Dahnil mengatakan, Sandiaga sangat ahli dalam keuangan.

Dahnil mengatakan permasalahan pengelolaan BPJS bisa selesai dalam waktu 200 hari sangat mungkin dilakukan oleh Sandiaga Uno.

Ia menambahkan, bahkan bisa saja permasalahan tersebut selesai dalam waktu kurang dari 200 hari.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Havid Al Vizki     Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tnxlog
March 23, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tnxlog
via IFTTT
Share:

Monday, February 25, 2019

Ihsan Bangkit, Pulih, dan Ingin Kalahkan Diri Sendiri

Tanpa motivasi kuat, ia mungkin sudah sudah mundur dari bulu tangkis.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tahun 2017 menjadi periode terberat bagi pebulu tangkis nasional, Ihsan Maulana Mustofa, yang menjadi pesakitan akibat cedera yang ia alami. Tercatat, Ihsan pernah mengalami cedera engkel, pinggang, dan otot perut yang menyebabkan namanya harus dicoret dari beberapa turnamen di tahun tersebut guna memaksimalkan penyembuhan cedera.

Bahkan, posisinya sempat merosot ke-47 dunia, dari yang sebelumnya peringkat ke-17 sebagai pebulu tangkis tunggal putra profesional. Terakhir kali, atlet asal Tasikmalaya ini sempat mundur dari Indonesia Master 2019 di bulan Januari akibat demam yang ia alami sepulang dari Malaysia.

Enggan berlama-lama dengan masalah cedera, Ihsan pun mengaku ingin segera pulih 100 persen dari cedera yang dialaminya dan berkomitmen ingin mengalahkan diri sendiri. Hal itu ia sampaikan sehubungan dengan sejumlah masalah fisik dan stamina yang dialaminya belakangan, bahkan saat mengikuti kejuaraan Djarum Superliga Badminton 2019 di Bandung. Ia mengeluhkan 'kesialan' yang menimpanya, mulai dari sakit pinggang hingga keseleo.

Sakit yang dialami sesaat usai kesembuhan jelas memengaruhi kondisi fisik lajang berusia 22 tahun ini. Komitmen untuk bangkit dari keterpurukan dan memupuk motivasi pun ia tegaskan. Secara jujur ia pun mengakui sangat membutuhkan motivasi karena jika tidak ada motivasi, sama saja dengan mengakhiri kariernya di olahraga ini.

Tanpa motivasi, kata Ihsan, mungkin ia sudah sudah mundur dari bulu tangkis. Sempat tidak menjalani latihan selama dua pekan membuatnya mengalami tekanan berat. Bahkan, dalam pertandingan di babak penyisihan Djarum Superliga Badminton saat melawan Sony Dwi Kuncoro yang bermain untuk Jatim United, Ihsan yang kini membela PB Djarum Kudus pun harus kalah.

Ihsan mengakui kekalahannya itu akibat kondisi staminanya yang tidak maksimal. Hal itu pun dibenarkan Sony. Ia menilai Ihsan kurang serius dalam menjalani pertandingan yang dilakoni keduanya.

Menyadari hal ini, Ihsan pun merasa sangat kecewa karena permainannya sekarang belum bisa seperti dulu. Enggan berlama-lama dengan cedera dan degradasi kekuatan mental ini, Ihsan pun berusaha bangkit, salah satunya dengan berkonsultasi dengan 'musuh' yang mengalahkannya.

Ihsan pun menemui Sony sebagai seniornya, untuk mencari tahu di mana letak kekurangan permainannya dan aspek mana yang harus diperbaiki. Rasa puas ia dapatkan usai berkonsultasi dengan Sony karena mendapat sejumlah masukan yang mendorong semangat berjuangnya lagi.

Proses kebangkitannya pun tidak berjalan secepat kilat. Saat adu tanding dengan tim Hitachi Jepang dan Tommy Sugiarto (Jaya Raya Jakarta), ia sempat kewalahan karena staminanya belum 100 persen.

Meski begitu,  Ihsan mengaku di saat itu kondisi mentalnya sudah jauh membaik dan lebih semangat dalam menjalani pertandingan, jika dibandingkan saat melawan Sony sebelumnya. Puncaknya, saat ia berhadapan dengan Anthony Sisuka Ginting (Musica Trinity) di babak final Djarum Superliga Badminton 2019.

Ihsan mengaku puas dengan permainan yang sudah ia berikan saat melawan Ginting dan tidak ada lagi ketakutan akan cedera yang ia alami. Saat melawan Ginting, Ihsan bermain dengan maksimal dan mengeluarkan semua kemampuan yang ia miliki.

Hal itu terlihat dari lama permainan yang mencapai 90 menit dalam tiga set, serta teknik-teknik reli yang ia berikan pada Ginting sembari menunggu kesempatan untuk menyerang keras.

Permainan Ihsan yang begitu memukau itu tidak hanya memuaskan dirinya, juga para penonton yang terkagum-kagum akan perubahan permainan Ihsan dalam kejuaraan tersebut.

Meski sudah mengeluarkan seluruh kemampuan maksimalnya dan bermain dengan reli panjang melawan Ginting, namun akhirnya Ihsan harus menelan kekalahan 15-21, 22-20, dan 18-21 dalam pertandingan yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung itu.

Terkait hal ini, Ihsan mengaku terlalu santai dalam bermain reli dan menunggu kesempatan menyerang, sehingga akhirnya bisa tersusul di set kedua dan ketiga meski sempat memimpin skor di kedua set itu.

Ginting pun turut mengomentari performa Ihsan di partai pertama babak final itu. Menurut Ginting, kekalahan Ihsan lebih disebabkan pada pengaturan strategi permainan di set kedua dan ketiga, sementara kemampuan fisik Ihsan dianggap sudah membaik. "Jika dibandingkan secara kemampuan fisik dan teknik, kami tidak jauh berbeda," tutur Ginting.

Seandainya Ihsan mampu sedikit bermain lebih agresif, tentu Djarum Kudus bisa menang telak 3-0 dari Musica Trinity pada partai final Djarum Superliga Badminton. Meski begitu, upaya Ihsan untuk keluar dari permasalahan fisik patut diapresiasi. Ini mengingat perjuangan Ihsan dalam partai tersebut merupakan yang paling panjang dari segi waktu pertandingan jika dibandingkan dengan partai lainnya di babak final.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U3issd
February 25, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U3issd
via IFTTT
Share:

DMI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Masjid

Ekonomi berbasis masjid jadi program unggulan DMI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Masjid Indonesia (DMI) bertekad terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat antara lain berbasis masjid sebagai salah satu program unggulan masa kini dan akan datang.

"Kami punya 10 program unggulan, di antaranya pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Masjid sebagai destinasi wisata religius dan juga bersih-bersih masjid," kata Wakil Ketua Umum DMI Haji Syafruddin ketika audiensi dengan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (25/2).

Menurut Syafruddin yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini pihaknya secara umum mendorong agar masjid menjadi pusat kegiatan yang positif dengan satu tujuan yaitu memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

Pada kesempatan tersebut Haji Syafruddin juga menyampaikan undangan kepada Menko PMK Puan Maharani untuk menjadi pembicara kunci dalam Silaturahmi Nasional.

"Kami pengurus DMI ingin mengundang Ibu Puan Maharani untuk hadir dan menjadi pembicara kunci dalam acara Silatnas (silaturahmi nasional) yang akan diselengarakan oleh pengurus DMI bidang Perempuan dan Anak," kata Haji Syafruddin dalam keterangannya.

Rencananya agenda tersebut akan digelar di Asrama Haji Pondok Gede pada tanggal 13-14 Maret mendatang.

Ia mengatakan selama ini DMI telah banyak melakukan kerja sama dengan beberapa kementerian yang berada dibawah koordinasi Kemenko PMK. Maksud dari audiensi ini agar kerja sama yang telah berjalan selama ini dapat lebih meningkat lagi dikemudian hari.

"Selama ini bidang-bidang yang berkaitan dengan bidang perempuan, anak berkoordinasi erat dengan Kementerian Agama, Kementerian PPA, dan Kementerian Kesehatan," ujar Syafruddin yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DMI ini.

Syafruddin saat melakukan audiensi didampingi beberapa pengurus DMI diantaranya adalah Sekjen Arief Rosyid, Ketua DMI Maria Ulfah dan Bendahara Umum DMI Machfud Sidik.

Menteri PMK Puan Maharani menyambut baik rencana silatnas yang akan dilaksanakan DMI khususnya terkait Gerakan Masjid Ramah Anak. "Banyak sekali kegiatan yang bisa kita lakukan bersama, termasuk melibatkan Kementerian Kesehatan untuk gerakan masjid ramah anak," kata Puan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BM8hkX
February 25, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BM8hkX
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 20, 2019

Cuaca Ekstrem Rusak Rumah Warga di Sukabumi

Selain rumah rusak, empat pohon juga tumbang di empat titik berbeda.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Cuaca ekstrem yang ditandai dengan angin kencang di Kota Sukabumi menyebabkan pohon tumbang di empat titik, Rabu (20/2) sore. Bencana tersebut juga menyebabkan belasan rumah warga mengalami kerusakan.

Dari laporan petugas di lapangan menyebutkan cuaca ekstrem menyebabkan pohon tumbang di empat titik berbeda. Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami Rabu (20/2) mengatakan, titik pertama pohon tumbang berada di Jalan Sudirman depan Alfa Midi Degung di Kecamatan Gunungpuyuh. Di mana pohon tumbang menimpa dua unit kendaraan angkutan kota (angkot).

Pohon yang tumbang adalah jenis Angsana berdiameter 30 centimeter. Kerugian akibat bencana di lokasi tersebut mencapai Rp 2 juta.

Lokasi kedua pohon tumbang kata Zulkarnain berada di Jalan KH Ahmad Sanusi depan rumah makan Joglo Pasundan. Dalam kejadian ini tidak ada kerusakan namun menyebabkan arus lalu lintas terganggu.

Zulkarnain menerangkan, lokasi pohon tumbang ketiga berada di halaman sekolah MAN 2 Jalan Palasari RT 02 RW 06 Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong. Pohon itu tumbang menimpa kabel listrik dan pagar sekolah dan menyebabkan kerugian Rp 1,5 juta. Terakhir pohon bambu tumbang menimpa kabel listrik dan kabel telepon di Jalan Palasari Kampung Rawey RT 04 RW 06 Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

Di sisi lain, angin puting beliung terjadi di Jalan Palasari RT 03 RW 07 Kecamatan Warudoyong. Akibatnya sebanyak 14 unit rumah warga rusak dan tiga di antaranya rusak sedang dan 11 rusak ringan. Kerugian salah satu rumah milik warga yakni Oleh mencapai sekiar Rp 500 ribu.

Dalam waktu bersamaan juga lanjut Zulkarnain terjadi kebakaran di Kampung Nyomplong Bunut Gang Sadar RT 03 RW 01, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong. Rumah salah seorang warga kebakaran yang kebakaran itu disebabkan oleh listrik atau sambaran petir. Kerugian akibata peristiwa itu mencapai sekitar Rp 50 juta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T3Ny5X
February 20, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T3Ny5X
via IFTTT
Share:

Sunday, February 17, 2019

Pintu Ekspor Jahe Garut Terbuka Luas

Jahe merupakan salah satu jenis tanaman obat unggulan Kabupaten Garut

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jahe termasuk komoditas hortikultura  bernilai ekonomi cukup tinggi sebab memiliki banyak manfaat. Mulai sebagai bahan baku pembuatan minuman penghangat, bumbu dapur, penambah rasa atau penyedap makanan hingga bahan baku herbal.

Jahe merupakan salah satu jenis tanaman obat unggulan Kabupaten Garut. Salah satu kelompok tani yang telah membudidayakan tanaman jahe terutama jahe gajah terdapat di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Cilawu tepatnya di Kelompok Tani Pasir Damang.

"Desa Pasanggrahan, Kecamatan Cilawu merupakan sentra jahe yang berada di bawah kaki gunung Cikuray, berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya," kata penyuluh pertanian Kecamatan Cilawu, Dani.

Luas lahan yang ditanami jahe selalu menunjukan peningkatan seiring minat para petani yang makin tinggi karena lebih menguntungkan. "Sebagian besar budidaya jahe ditanam dengan sistem tumpangsari jagung, jahe dan kacang tanah, padahal masih terbuka luas untuk menambah luasan tanam," ujar Dani.

Pintu gerbang ekspor jahe melalui Sub Terminal Agrobisnis (STA) Bayongbong. Biasanya para pelaku eksportir tidak langsung melakukan pengiriman, terlebih dulu dibersihkan, dijemur, disortir, ditimbang, serta dikemas sebelum dikirim ke luar negeri agar kualitas jahe tetap terjamin.

Peluang untuk ekspor masih terbuka luas, permintaan jahe saat ini terutama berdatangan dari sejumlah negara. Di antaranya Bangladesh, Pakistan, Belanda dan Brunei Darussalam. "Pembeli luar negeri lebih tertarik jahe dari Garut bila dibandingkan jahe dari Vietnam dan Thailand. Ini disebabkan kandungan minyak atsiri, pati dan serat jahe Garut lebih baik," ungkap Khaerul Zakaria, Manajer Pengelola STA Bayongbang.

Rimpang jahe yang akan diekspor ini dihimpun dari sentra-sentra produksi seperti kecamatan Wanaraja, Cilawu, Bayongbong, Caringin, Pameungpeuk, Bungbulang dan Kecamatan Pasirwangi.

"Aktivitas ekspor jahe Garut, untuk sementara di  2018 tidak ada. Ini karena minimnya pasokan jahe dari Garut, sementara persyaratan pembeli luar negeri mewajibkan 1.000 ton per tahun. Sebelumnya 2016 dapat mengekspor jahe sebanyak 1.000 ton dan 2017 sebanyak 1.500 ton. Saat ini harga jahe di tingkat pasar lokal Garut berkisar Rp 20 - 25 ribu per kilogram, sayangnya sudah masuk jahe dari Vietnam dan Thailand,” ujar Khaerul.

Salah satu tantangan dalam merespon permintaan untuk ekspor jahe adalah masih terbatasnya kawasan jahe di Garut. Menurut Data BPS Garut 2017 kawasan jahe di wilayah ini mencapai 508 Ha.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GSoVm2
February 17, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GSoVm2
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 12, 2019

Renault Target Tiga Besar pada F1 Musim 2019

Kunci harapan Renault ada pada pembalap baru Daniel Ricciardo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Renault menargetkan tiga besar pada musim balap Formula 1 (F1) 2019. Ambisi ini disampaikan Jerome Stoll, Presiden Olahraga Renault dalam acara peluncuran mobil baru Renault, dikuti Sky Sports, Selasa (12/2).

Kunci harapan Renault ada pada pembalap baru Daniel Ricciardo yang masuk menggantikan Carlos Sainz Jr. Ia akan ditemani Niko Hulkenberg yang tampil konsisten musim lalu dan membawa Renault menempati posisi empat.

"Kami ingin bertarung lebih. Kami ingin mengurangi jarak dengan tim terdepan dan menargetkan kehebatan mesin," imbuh bos tim Cyril Abiteboul.

Renault merilis mobil balap R.S.19 untuk balapan Formula 1 musim 2019. Ricciardo bersama Hulkenberg menyibak tirai penutup mobil baru di pabrik Renault di Enstone, Inggris Raya.

R.S. 19, yang desain livery-nya didominasi warna hitam dan kuning, akan siap dikendarai pada sesi tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Katalunya pada 18 Februari. Tahun lalu, mobil R.S.18 yang dikendari Hulkenberg dan Sainz Jr, memberikan musim terbaik bagi Renault setelah turun kembali ke Formula 1 pada 2016 silam.

Renault finis di peringkat empat konstruktor di atas rival mereka Haas pada 2018. Dengan kedatangan Ricciardo, yang pindah dari tim Red Bull, Renault bersiap untuk menghadapi musim balapan 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RXKlAe
February 12, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RXKlAe
via IFTTT
Share:

Thursday, January 31, 2019

TGB: Utamakan Jaga Persatuan

Situasi politik akan semakin menghangat sampai hari pencoblosan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia Tuan Guru Bajang (TGB) mengingatkan bahwa ada kepentingan yang jauh lebih besar dari pemilu, yaitu menjaga keutuhan dan kebersamaan. Apalagi, situasi semakin menghangat sampai hari pencoblosan Pemilu Serentak 2019 pada 17 April mendatang.

"Tetap saja perlu diingat bahwa ada kepentingan jauh lebih besar dari 17 Aprilm yakni menjaga keutuhan dan kebersamaan," kata TGB usai menemui Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, di Kompleks Parlemen, Kamis (31/1).

TGB mengatakan, dalam pertemuan tersebut dirinya menyampaikan kepada Bambang bahwa di tengah situasi politik sekarang ini ada polarisasi di masyarakat. Karena itu ia menilai perlu terus dipromosikan pemahaman agama yang moderat dan itu yang terus disampaikannya ke masyarakat, bahwa beragama harus memperkokoh Indonesia.

Menurut dia, saat ini ada potensi 30 ribu alumni Al Azhar yang terus terjun ke masyarakat dan mengajak berpikir jangka panjang bukan untuk kepentingan sesaat. "Karena itu, perlu terus mempromosikan pemahaman agama yang moderat kepada masyarakat. Beragama harus memperkukuh ber-Indonesia," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, TGB ditemani sejumlah alumni Al Azhar lainnya seperti Ikhwanul Kiram Mashuri, Nanang Firdaus Masduki, Arif Budiman dan Neneng Herbawati. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GiT5ir
January 31, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GiT5ir
via IFTTT
Share:

Thursday, January 24, 2019

Ponpes di Padang Pariaman Larang Santri Gunakan Gawai

Jika kedapatan gunakan gawai, maka akan dimusnahkan sesuai kesepakatan

REPUBLIKA.CO.ID, PARIT MALINTANG -- Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan di Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat, melarang santrinya menggunakan gawai atau telepon pintar karena dinilai mengganggu proses belajar.   

"Jika kedapatan maka akan kami musnahkan. Pemusnahan tersebut merupakan kesepakatan antara santri dan orang tua dengan pihak Ponpes semenjak 2011," kata  Pimpinan Ponpes Nurul Yaqin Ringan-ringan Muhammad Rais Tuanku Labai Nan Sati di Enam Lingkung, Kamis (24/1).   

Ia mengatakan dibuatnya peraturan tersebut karena banyaknya pelanggaran yang dilakukan santri yang tidak bisa ditoleransi akibat memakai gawai. Pelanggaran yang dilakukan santri seperti main game saat belajar bahkan bolos masuk kelas. Lebih parahnya lagi ditemukan video atau foto yang tidak senonoh di beberapa gawai santri. Oleh karena itu pihaknya menerapkan peraturan melarang santri menggunakan gawai dan membatasi penggunaan telepon genggam biasa di lingkungan sekolah.

"Jika kedapatan memakainya di lingkungan pesantren bakal dimusnahkan," katanya.

Untuk mengatasi komunikasi dengan orang tua, kata dia, pihaknya memfasilitasinya dengan memberikan telepon genggam biasa milik santri kepada masing-masing kepala ruangan. 

"Telepon genggam tersebut pun dapat digunakan oleh santri di jam-jam yang telah ditentukan," ujarnya.  

Meskipun pihaknya telah memberikan solusi namun tetap saja ada santri yang melanggar peraturan tersebut. Akibatnya pada Senin kemarin pihak Ponpes yang disaksikan oleh santri dan keluarga memusnahkan puluhan gawai santri dengan cara dipukul dengan batu. 

"Pemusnahan itu disaksikan oleh orang tua santri dan malah ada juga orang tuanya ikut memusnahkan gawai anaknya," ujar dia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Tal3jV
January 24, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Tal3jV
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

Babak 16 Besar Piala Asia, Yordania Paham Kelemahan Vietnam

Yordania menjadi juara Grup B setelah menekuk juara bertahan Australia 1-0.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional (timnas) Yordania Vital Borkelmans mengatakan, ia sudah mengetahui kelemahan timnas Vietnam yang akan dihadapi pada babak 16 besar Piala Asia 2019, Ahad (20/1). Yordania sudah pernah bertemu dengan Vietnam dua kali tahun lalu di babak kualifikasi Piala Asia 2019, dengan hasil imbang 1-1 dan 0-0.

"Saya dan tim teknis sudah menyaksikan banyak penampilan tim Vietnam. Kami sadar mereka adalah tim yang sangat kuat, tapi kami juga mengetahui kelemahan mereka," kata Borkelmans seperti dikutip dari laman resmi AFC, Sabtu (19/1).

Pada fase grup Piala Asia 2019, Yordania menunjukkan kemajuan pesatnya dengan menjadi juara Grup B setelah mengalahkan juara bertahan Australia 1-0 dan Suriah 2-0, serta imbang 0-0 melawan Palestina.

Sementara, Vietnam yang berada di Grup D lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu tim peringkat tiga terbaik setelah kalah dari Iran dan Irak, dan menang atas Yaman. Vietnam beruntung karena memiliki poin fairplay yang lebih baik ketimbang Lebanon.

Bolkermans yang pernah menjadi asisten pelatih timnas Belgia mengatakan, Yordania di Piala Asia 2019 berbeda dengan ketika saat di babak kualifikasi. "Sebagai pelatih, saya sangat yakin pada para pemain saya. Mereka terlatih dalam level tinggi. Kami bekarja bersama-sama selama tujuh pekan, dan mereka adalah pemain yang hebat," kata dia.

Meskipun demikian, Bolkermas tidak mau menganggap remeh kekuatan tim Vietnam, apalagi babak 16 berlangsung sistem gugur dan berbeda situasinya dengan ketika di fase grup.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MjLj8R
January 19, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MjLj8R
via IFTTT
Share:

Friday, January 18, 2019

Polda Jatim Kembali Tangkap Muncikari Prostitusi Artis

Tersangka berinisial W sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepolisian Daerah Jawa Timur (Jatim) kembali menangkap dan menetapkan seorang tersangka muncikari prostitusi daring artis. Tersangka berinisial W sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kemarin sudah kami tangkap lagi muncikari yang DPO. Jadi sekarang sudah ada empat muncikari yang kami jadikan tersangka," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di Mapolda Jatim, di Surabaya, Jumat (18/1).

Dengan tertangkap dan ditetapkannya germo W sebagai tersangka, berarti saat ini sudah ada lima orang yang ditetapkan tersangka dalam praktik haram tersebut yakni germo ES, TN, F, W, dan seorang artis FTV berinisial VA. Namun demikian, Luki menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut. Apalagi, jaringan pelacuran yang melibatkan publik figur tersebut disebutnya sebagai jaringan besar, di mana setiap muncikari membawahi artis atau modelnya masing-masing.

"Masing-masing muncikari punya data masing-masing dan kami fokus kepada jaringan muncikarinya. Masing-masing germo punya orang masing-masing," ujar Luki.

Luki juga mengungkapkan, saat ini masih ada dua terduga germo yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Dia pun meyakinkan, jajarannya akan segera melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap dua DPO germo tersebut. "Dari hasil pemeriksaan semalam ada dua lagi (yang DPO)" ucap Luki.

Sementara itu Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan tersangka germo W telah diperiksa dan disingkronkan data digital dengan bukti-bukti yang didapat.

"Peran W ini sebagai fasilitator atas permintaan germo TN. Dari situ dia juga mengakses ke germo F untuk kemudian diterima oleh germo S," kata Yusep.

Dijelaskan Yusep, posisi keempatnya sejajar. Di mana antarkeempatnya saling memenuhi untuk menyediakan pekerja seks.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QX9IBQ
January 18, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QX9IBQ
via IFTTT
Share:

Ubah Gaya Hidup demi Hindari Lima 'Pembunuh' Tertinggi Ini

Kemenkes akan keluarkan aturan labeling asupan gula garam lemak (GGL)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan kunci untuk mencegah penyakit tidak menular (PTM) yaitu dengan perubahan gaya hidup. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Cut Putri Arianie mengatakan, deretan PTM seperti jantung, hipertensi, stroke, diabetes dan kanker pada saat ini menyebabkan kematian tertinggi di indonesia.

Selain itu juga pembiayaan program jaminan kesehatan nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) termahal. Ia menyebut semua jenis penyakit itu karena sebab yang sama yaitu merokok, asupan gula garam lemak (GGL) yang berlebih, kurangnya aktivitas fisik, dan kurang memakan sayur dan buah.

"Padahal, sebenarnya semua jenis penyakit ini bisa dicegah yaitu dengan perubahan gaya hidup," katanya saat ditemui di konferensi pers temu media bertema Hari Gizi Nasional 2019, di Jakarta, Jumat (18/1).

Karena itu, ia meminta masyarakat mengatur gaya hidup dan perilakunya yaitu terkait konsumsi GGL. Rinciannya yaitu gula jangan sampai lebih dari 50 gram atau setara 4 sendok makan per hari kemudian garam maksimal satu sendok teh yaitu setara 2000 mg dan lemak tidak lebih dari lima sendok makan atau setara 67 gram.

Kemudian, ia meminta masyarakat rajin mengecek berat badannya. Ia menambahkan cara paling gampang mengukur berat badan dan bisa mengetahui obesitas atau tidak dengan mengukur lingkar perut yaitu wanita yang tidak lebih dari 80 cm kemudian laki-laki kurang dari 90 cm. 

"Kalau sudah lebih (berat badannya) bagaimana?sesuaikan konsumsi yang harus sama dengan aktivitas fisik. Masyarakat bisa berjalan kaki minimal 10 ribu langkah kaki," ujarnya.

Ke depannya, ia menyebut Kemenkes mendorong peraturan menteri kesehatan (permenkes) mengenai labelling GGL untuk memudahkan masyarakat melihat GGL pada makanan olahan. Ia menyebut sebenarnya  di luar negeri sudah menerapkan mekanisme labelling GGL, jadi kalau kadar GGL di satu makanan sudah berlebih maka akan diberi label merah. Karena itu, ia meminta komitmen industri makanan untuk kerja sama dan koordinasi terkait hal ini. Kemudian juga ang tak kalah penting adalah konsumsi sayuran dan buah.

Ia menyebut konsumsi sayur dan buah setiap orang idealnya 400 miligram (mg) per hari, 12 kilogram (kg) per bilannya dan setiap tahun 150 kg. Kendati demikian, ia menegaskan untuk mewujudkan hal itu dibutuhkan peran dan kontribusi antarkementerian dan lembaga.

Ia menyontohkan terkait mendukung aktivitas fisik maka pemerintah harus menyediakan fasilitas unum dan pedestrian supaya bisa jalan kaki dan itu merupakan ranah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR)."Jadi untuk mewujudkannya dibutuhkan kerja sama lintas sektor," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W3MT2T
January 18, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W3MT2T
via IFTTT
Share: