Showing posts with label 2018 at 08:37PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:37PM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Prabowo Ingatkan Negara Harus Perhatikan Eks Pejuang Timtim

Prabowo pernah menjadi prajurit yang bertempur di Timor-Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan, negara harus memperhatikan kehidupan dari para eks pejuang Timor-Timur (Timtim) yang sekarang bernama Timor Leste yang sudah berjuang agar Timtim bergabung dengan NKRI. Hal ini disampaikan Prabowo di hadapan ribuan pejuang eks Timtim serta warga masyarakat di Kota Atambua yang hadir dalam kesempatan tersebut.

"Orang-orang yang sudah berjuang demi merah putih jangan sampai kita lupakan," kata Prabowo, Kamis (27/12).

Prabowo mengatakan, mereka sudah berjuang sampai titik darah penghabisan, oleh karena itu nasib mereka harus diperhatikan. Menurut Prabowo, masih banyak eks pejuang Timtim yang sampai saat ini belum tahu nasib mereka.

"Sejarah para eks pejuang Timtim harus ditulis dengan baik. Anak-anak muda di sini harus menjadi ahli sejarah, kemudian menulis kisah-kisah para pejuang yang dengan gigih dan berani mempertahankan Timtim agar bergabung dengan Indonesia," ujarnya.

Prabowo menceritakan bahwa betapa pada saat itu para eks pejuang Timtim harus berjuang dengan meninggalkan kampung halamannya. Sekitar 1970 hingga 1980-an Timtim dijajah Belanda dan Portugis. Prabowo sendiri sempat menjadi prajurit yang mendapatkan kesempatan untuk mengusir para penjajah pada saat itu.

Ia mengatakan, pekerjaan terberat saat itu adalah ketika dirinya harus bertemu dengan keluarga dari prajurit yang gugur di medan pertempuran. "Saya harus bertemu dengan orang tuanya, saya harus bertemu dengan istri dan anak-anaknya dan mengatakan bahwa anak atau suami mereka sudah gugur. Itu adalah pekerjaan berat saya," tutur dia.

Oleh karena itu, bagi Prabowo, satu-satunya penghargaan yang layak diberikan kepada para pejuang itu adalah dengan cara negara memperhatikan kehidupan para pejuang itu yang kini hanya bekerja sebagai petani.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CyNAtm
December 27, 2018 at 08:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CyNAtm
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 18, 2018

Liga Arab Bertemu Darurat Bahas Eskalasi Israel-Palestina

Masalah Palestina jadi prioritas Liga Arab.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Liga Arab kembali menggelar pertemuan darurat pada Selasa (18/12) di ibu kota Mesir, Kairo. Pertemuan kali ini dilakukan untuk membahas eskalasi terbaru antara pasukan Israel dan rakyat Palestina.

Dalam pidato pembukaannya yang disiarkan di saluran televisi satelit Mesir, Asisten Sekretaris Liga Arab, Said Abu Ali, menegaskan masalah Palestina akan tetap berada di puncak agenda Liga Arab. Ia juga memperingatkan negara-negara yang akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Orang-orang Palestina tidak sendirian, dan tidak akan sendirian," kata Abu Ali, dikutip kantor berita Anadolu.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki pada Ahad (16/12), pertemuan darurat itu digelar atas permintaan Palestina. Tujuannya adalah untuk membahas aksi kekerasan yang semakin meningkat yang dilakukan oleh Israel.

Dalam sepekan terakhir, sedikitnya lima warga Palestina tewas oleh pasukan Israel di wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat. Selain itu, belasan warga lainnya juga dilaporkan terluka.

Pada Jumat (14/12) lalu, Asosiasi Tahanan Palestina juga mengatakan tentara Israel telah menahan sekitar 100 warga Palestina di seluruh Tepi Barat dan Yerusalem Timur dalam kurun waktu 48 jam. Ia mengatakan, Ramallah berencana untuk mengajukan rancangan resolusi pada pertemuan tersebut, yang akan mencakup sejumlah proposal dan rekomendasi. Selain membahas mengenai Israel dan Palestina, Liga Arab juga akan mendiskusikan mengenai renvana Brasil yang akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pada November lalu, Presiden terpilih Brasil Jair Bolsonaro mengumumkan niatnya untuk merelokasi Kedutaan Besar Brasil dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Lqbb2j
December 18, 2018 at 08:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Lqbb2j
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Jokowi: Jalan Tol dari Lampung akan Tersambung Hingga Aceh

Jalan tol Lampung hingga Aceh akan tersambung pada 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Presiden Joko Widodo mengatakan jalan tol dari Provinsi Lampung hingga ke Aceh ditargetkan tersambung pada 2024.

"Hitung-hitungan kita dari Lampung, Bakauheni, sampai ke Aceh ini sambungnya di 2024. Itupun dengan catatan pembebasan lahan berjalan dengan baik," kata Presiden Jokowi kepada media usai peresmian peletakkan batu pertama pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli di Aceh Besar, pada Jumat (14/12).

Menurut Presiden, konstruksi pembangunan jalan tol dapat berjalan dengan cepat. Namun demikian, kunci dari kecepatan pembangunan jalan tol adalah pembebasan lahan. Kepala Negara menjelaskan pembangunan jalan tol Trans Sumatera diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Jalan tol tersebut akan mengintegrasikan kawasan ekonomi khusus, dan objek pariwisata.

"Jalan tol ini juga diintegrasikan dengan kawasan ekonomi khusus. Di Lhokseumawe ada kawasan ekonomi khusus. Integrasikan di situ sehingga mobilitas barang dan orang bisa cepat, pasti investasi akan tertarik masuk," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, membangun pondasi dan pilar ekonomi yang merupakan syarat pembangunan ekonomi makro terkadang memerlukan perjuangan besar.

"Memang ini kan baru tahapan-tahapan itu yang kita kerjakan dan semuanya perlu proses. Perlu proses. Jangan minta instan, instan, instan. Nggak ada di dunia manapun, apalagi kita sebagai sebuah negara besar enggak mungkin semua dikerjakan secara instan," kata Jokowi. Presiden telah meresmikan pembangunan jalan tol Trans Sumatera di Provinsi Aceh seksi Banda Aceh-Sigli sepanjang 74 kilometer.

Menurut keterangan PT Hutama Karya, pembangunan ruas Jalan Tol Sigli-Banda Aceh terbagi ke enam seksi, terdiri atas Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 13 kilometer, seksi Blang Bintang-Kutobaro sepanjang 8 kilometer dan seksi Kutobaro-Simpang Baitussalam sepanjang 5 kilometer. Selanjutnya, seksi Padang Tiji-Seulimeum 26 kilometer, seksi Seulimeum-Jantho sepanjang 6 kilometer, dan seksi Jantho-Indrapuri sepanjang 16 kilometer.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UJ5Nvv
December 14, 2018 at 08:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UJ5Nvv
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Kominfo Ajak UMKM Bangkalan Go Online

Empat syarat untuk membuat toko online adalah KTP, Produk, Rekening Bank, dan HP.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim (IKPM) menggelar Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online Murah, Cepat, dan Aman di Pendopo Rumah Bupati Bangkalan, Ahad (9/12). Direktur IKPM, Septriana Tangkary menyampaikan, tujuan digelarnya acara tersebut adalah mendorong pelaku UMKM Bangkalan menjual produknya lewat online.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah mencari ilmu serta mendorong pelaku UMKM di Bangkalan untuk mempromosikan produknya dengan berjualan online," ujar Septriana dalam siaran persnya, Ahad (9/12).

Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron  bersyukur karena Kominfo memilih Bangkalan sebagai salah satu daerah tujuan diadakannya forum tersebut. Dia pun berharap kegiatan tersebut bisa benar-benar memberi pencerahan kepada pelaku UMKM Bangkalan, dalam upaya meningkatkan pendapatannya

"Ini salah satu upaya untuk meningkatkan keahlian. Kominfo atau Disperindag saya harapkan bisa memberikan arahan dan bimbingan penguasaan teknologi bagi pegiat UMKM di Bangkalan," kata Abdul Latif.

Dalam acara ini, peserta didorong untuk membuat toko online. Empat syarat untuk membuat toko online adalah KTP, Produk, Rekening Bank, dan Smartphone. Sekitar 234 pelaku UMKM yang hadir berkesempatan langsung membuat toko online untuk memasarkan produknya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Gke8mn
December 09, 2018 at 08:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Gke8mn
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

In Picture: Latihan Bantuan Tembakan Terpadu TNI 2018

Latihan gabungan tiga Matra TNI itu guna menguji efektivitas dan akurasi senjata.

REPUBLIKA.CO.ID, SITUBONDO -- TNI melaksanakan Latihan Bantuan Tembakan Terpadu TNI 2018 di Puslatpur Marinir, Karang Tekok, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (28/11).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, Kasad Jenderal TNI Mulyono dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna meninjau langsung pelaksanaan latihan.

Latihan gabungan tiga Matra TNI itu guna menguji efektivitas dan akurasi senjata yang dimiliki TNI baik matra darat, laut dan udara.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KLl2zD
November 28, 2018 at 08:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KLl2zD
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

AS Roma Vs Real Madrid: Berburu Juara Grup

AS Roma vs Real Madrid

Foto: REPUBLIKA

REPUBLIKA.CO.ID,

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DKpDAr
November 26, 2018 at 08:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DKpDAr
via IFTTT
Share:

KPK Dalami Skema Perjanjian Proyek PLTU Riau-1

KPK memeriksa lima saksi untuk mendalami skema perjanjian proyek PLTU Riau-1.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, pada Senin (26/11) penyidik KPK memeriksa lima orang saksi untuk tersangka Idrus Marham dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1. Salah satu saksi yang diperiksa adalah Direktur Keuangan PT Pembangkit Jawa Bali Investasi ( PT. PJBI ) Amir Faisal.

Selain Amir, penyidik juga memeriksa Lusiana Ester selaku Corporate Secretary PT. PJBI, kemudian Poppy Laras Sita selaku staf anggota DPR RI, Direktur PT China Huadian Engineering Indonesia, Wang Kun dan seorang Sopir, Edy Rizal Luthan. "Pada para saksi didalami terkait skema dan proses perjanjian investasi konsorsium PLTU Riau-1 dan sebagian saksi tentang aliran dana," kata Febri dalam pesan singkatnya, Senin (26/11).

Usai menjalani pemeriksaan dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Direktur Keuangan PT Pembangkit Jawa Bali Investasi (PJBI), Amir Faisal mengaku dicecar terkait skema proyek pembangunan PLTU Riau-1. Diketahui, pada Senin (26/11), Amir diperiksa untuk tersangka mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

"Ditanya sekitar 20 pertanyaan tentang prosedurnya saja, skemanya saja (proyek PLTU Riau-1)," kata Amir usai diperiksa, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/11).

Saat ditanyakan lebih rinci materi pemeriksaannya kali ini, Amir langsung irit bicara. "Sama saja, semua sama aja," ucapnya,

Sebelumnya dalam persidangan, terdakwa perkara suap proyek PLTU Riau-1, Johannes B Kotjo mengungkapkan kesepakatan skema proyek tersebut. Dia mengatakan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir menolak menggunakan sistem tender dalam pengadaan listrik di Riau.  Sofyan, kata Kotjo ingin agar proyek dikerjakan sesuai Peraturan Presiden nomor 41 tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan.

Kotjo sempat merasa keberatan dengan keinginan Sofyan itu. Saat menyatakan keberatan, Kotjo mengaku diancam Sofyan  tidak dilibatkan dalam proyek PLTU Riau-1. "Waktu Saya ke Beijing (temui Chec Huadian) PLN ancam kalau enggak mau, ya sudah kita cari yang lain saja," kata Kotjo dalam sidang beberapa waktu lalu.

Dari pengadilan Tipikor Jakarta, Jaksa KPK menuntut empat tahun penjara terhadap Kotjo. Selain tuntutan empat tahun penjara, terdakwa kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 itu juga dituntut membayar denda Rp 250 juta subsidair enam bulan kurungan.

Dalam surat tuntutannya, Jaksa KPK, meyakini Kotjo terbukti menyuap mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih dan Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham untuk mendapatkan proyek PLTU Riau-1. 

KPK  menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-I, yakni bos Blackgold Natural Recourses Limited Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK) yang sudah menjadi terdakwa, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI EniMaulani Saragih (EMS), serta mantan Menteri Sosial Idrus Marham (IM).

Eni bersama dengan Idrus diduga menerima hadiah atau janji dari Kotjo. Eni diduga menerima uang sebesar Rp6,25 miliar dari Kotjo secara bertahap. Uang itu adalah jatah Eni untuk memuluskan perusahaan Kotjo sebagai penggarap proyek PLTU Riau-I.

Penyerahan uang kepada Eni tersebut dilakukan secara bertahap dengan rincian Rp4 miliar sekitar November-Desember 2017 dan Rp2,25 miliar pada Maret-Juni 2018‎. Idrus juga dijanjikan mendapatkan jatah yang sama jika berhasil meloloskan perusahaan Kotjo.

Kotjo didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QnPnJu
November 26, 2018 at 08:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QnPnJu
via IFTTT
Share: