Showing posts with label 2019 at 09:34PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:34PM. Show all posts

Saturday, May 25, 2019

Tim Indonesia Terhenti di Semifinal Piala Sudirman

Indonesia dikalahkan Jepang 1-3 pada laga semifinal, Sabtu (25/5).

REPUBLIKA.CO.ID, NANNING -- Kiprah Indonesia di Piala Sudirman 2019 terhenti pada babak empat besar. Indonesia dikalahkan Jepang 1-3 pada laga semifinal, Sabtu (25/5). Jepang memastikan kemenangan setelah ganda putri Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara mengatasi perlawanan Greysia Polii/Apriyani Rahayu 15-21 dan 17-21 di Guangxi Sports Center, Nanning, China.

Jepang akan bertemu dengan China di final. Tuan rumah mengalahkan Thailand 3-0 di semifinal yang berlangsung lebih awal.

Pada partai pembuka, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menyumbangkan poin pertama bagi Indonesia. Kevin/Marcus mengalahkan ganda putra Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-14, 21-18.

Skor menjadi imbang 1-1 setelah tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung tunduk di tangan Akane Yamaguchi 13-21, 13-21. Jepang berbalik memimpin 2-1 setelah pada partai ketiga, tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui keunggulan Kento Momota 17-21 dan 19-21.

Di partai keempat, ganda putri peringkat satu dari Jepang itu masih terlalu gesit dan tangguh bagi pasangan Indonesia. Matsumoto/Nagahara menutup gim pertama dengan keunggulan 7 poin.

Berangkat dengan kekalahan 15-21 di gim pertama, Greysia/Apriyani itu mencoba untuk meraih poin sedini mungkin di awal gim. Namun, serangan dan lini pertahanan Jepang yang rapat masih terlalu tangguh bagi ganda putri peringkat lima dunia itu.

Setelah poin 8-8, Matsumoto/Nagahara tak terkejar sementara Indonesia jatuh bangun untuk menempel ketat.

Langkah Indonesia terhenti setelah pasangan Jepang menutup match poin mereka dengan smes keras yang terlalu cepat bagi Apriyani untuk dikembalikan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VLDBHG
May 25, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VLDBHG
via IFTTT
Share:

Saturday, April 13, 2019

Prabowo: Banyak Kekayaan Indonesia Mengalir ke Luar Negeri

Lebih banyak uang milik warga negara Indonesia yang pergi ke luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menilai saat ini Indonesia tidak memiliki strategi pembangunan negara yang baik. Hal ini, kata dia, dapat dilihat dari banyaknya kekayaan Indonesia yang mengalir ke luar negeri.

Ia mengatakan, di dalam Undang-undang Dasar 1945 sudah jelas bahwa negara tidak bisa membiarkan kekayaan nasional mengalir ke luar negeri. Oleh sebab itu, dibutuhkan pengelolaan yang baik terkait kekayaan nasional.

Selain itu, lanjut dia, saat ini lebih banyak uang milik warga negara Indonesia yang pergi ke luar negeri daripada di dalam negeri. Hal ini tentunya merugikan perekonomian Indonesia.

''Ini harus kita ubah. Prabowo-Sandi punya strategi untuk mengubah ini. Kami menilai bangsa ini sekarang menyimpang dari filosofi, kemudian tidak punya strategi pembangunan,'' kata dia dalam debat capres-cawapres terakhir di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, menambahkan soal kurangnya lapangan kerja yang ada sekarang. Ia mengatakan, setelah melihat dan terjun langsung di lapangan, pertumbuhan ekonomi saat ini belum dirasakan oleh masyarakat.

''Kami merasa bahwa ekonomi harus bertumbuh dengan memberi kesempatan membuka lapangan kerja dan memastikan harga harga bahan pokok terjangkau, sehingga beban hidup terutama yang dirasakan oleh ibu-ibu, masyarakat tidak membebani,'' kata Sandiaga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UDfFdJ
April 13, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UDfFdJ
via IFTTT
Share:

Saturday, March 30, 2019

Tekuk Fulham 2-0, City Puncaki Klasemen Liga Inggris

Tiga angka tambahan membuat City sementara kembali ke puncak klasemen.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Manchester City sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas tuan rumah Fulham pada laga pekan ke-32 Liga Primer Inggris di Stadion Cottages, Sabtu (30/3) malam WIB. Tiga angka tambahan membuat City sementara kembali ke puncak klasemen.

Dua gol the Citizens lahir pada babak pertama melalui Bernardo Silva menit kelima dan striker Sergio Aguero menit ke-27. Selebihnya, kedua tim tampil tanpa gol pada sisa pertandingan.

Hasil ini menguntungkan anak asuh Josep Guardiola dengan menggusur rival mereka Liverpool. City sementara mengoleksi angka 77 terpaut satu poin dari the Reds di kursi kedua.

Di sisi lain, kekalahan ini membuat Fulham semakin sulit keluar dari zona degradasi. Legiun Scott Parker masih terjerembab di posisi ke-19 dengan perolehan nilai 17.

Mengusung misi tiga poin City langsung tancap gas sejak peluit pertama berbunyi. Peluang pertama lahir melalui tendangan bebas Kevin De Bruyne, sayang tembakannya masih melenceng di luar gawang lawan.

Giliran Sergio Aguero yang mencoba peruntungannya. Striker asal Argentina berhadapan dengan kiper, namun sepakan volinya masih bisa ditepis penjaga gawang Fulham, Sergio Rico.

Berselang semenit, tepatnya menit kelima City sukses membuka keunggulan melalui Bernardo Silva. Berawal dari sebuah kesalahan pemain belakang Fulham, bola mampu dicuri Aguero yang langsung melakukan umpan pendek ke Silva.

Tanpa pengawalan Silva langsung melepas tembakan melalui kaki kirinya. Bolo mengarah ke ujung kanan yang tak mampu diantisipasi Sergio Rico. Skor 1-0 sementara unggul untuk keuntungan the Eastland.

Memasuki menit ke-25 serangan City mengendur, hal itu dimanfaatkan Fulham untuk mengambil alih permainan. Namun anak asuh Scott Parker belum mampu menembus kokohnya dindinga peetahanan City yang dijaga Otamendi dan Aymeric Laporte.

Berselang dua menit City kembali memperlebar jarak kali ini Sergio Aguero mencatatkan namanya di papan skor. Giliran Bernardo Silva yang jadi assist bagi terciptanya gol Kun Aguero. Skor 2-0 pun bertahan hingga peluit turun minum.

Memasuki interval kedua Fulham tampil lebih percaya diri melalui trisula Floyed Ayite, Ryan Sessegnon, dan Ryan Babel. Usaha awal dilakukan Sessegnon pada menit ke-55, berduel satu lawan satu melawan Kyle Walker sayangnya ia gagal melepaskan tembakan ke gawang City. Hingga 15 menit tak ada yang mengancam.

City nyaris memperlebar keunggulan melalui striker bertubuh mungil Sterling pada menit ke-70. Winger timnas Inggris melakukan penetrasi dari luar kotak penalti akan tetapi tembakan spekulasinya masih diblok bek tengah Fulham.

Lagi-lagi Sterling membuat barisan belakang Fulham kocar-kacir. Ia memberikan sodoran pendek ke kotak penalti Fulham yang langsung ditembak keras oleh Walker, namun bola membentur tiang. Hingga peluit panjang skor 2-0 tetap bertahan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uC98AM
March 30, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uC98AM
via IFTTT
Share:

Sunday, February 17, 2019

Kementerian PUPR Tingkatkan Penggunaan e-Katalog

e-katalog sektoral membantu Kementerian PUPR untuk pengadaan barang dan jasa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan penggunaan Katalog Elektronik atau e-katalog dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ). Penggunaan e-katalog mendukung PBJ Pemerintah yang terbuka, efisien, cepat dan mudah.

Untuk meningkatkan ketersediaan ragam barang dan jasa yang dibutuhkan Kementerian PUPR, dilakukan kerja sama pengembangan e-katalog sektoral dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti dan Kepala LKPP Roni Dwi Susanto di kantor LKPP, Jakarta, Jumat (15/2).

“Hadirnya e-katalog sektoral akan sangat membantu Kementerian PUPR karena mayoritas anggaran di Kementerian PUPR digunakan untuk pengadaan barang dan jasa. e-katalog sektoral akan mempercepat proses pengadaan barang yang bersifat teknis, sekaligus kita bisa melihat perbandingan harga secara cepat misalnya pengadaan alat berat dan bronjong kawat," kata Anita.

Ia menambahkan, selain mempercepat proses pengadaan, e-katalog juga akan menghemat waktu dan biaya, jika dibandingkan harus melewati proses lelang, dengan tetap mengedepankan pengadaan  yang transparan dan akuntabel.

Kementerian PUPR menjadi salah satu kementerian dengan alokasi anggaran  belanja modal terbesar. Pada 2018, Kementerian PUPR melakukan pelelangan 10.714 paket pekerjaan baik konsultansi maupun konstruksi senilai total Rp 88,1 triliun. Untuk tahun ini, Kementerian PUPR mendapat amanah untuk membelanjakan anggaran sebesar Rp 110,73 triliun di mana sekitar 84 persen atau Rp 93 triliun merupakan belanja modal melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa.

LKPP memiliki tiga katalog elektronik yaitu katalog nasional yang disusun dan dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Katalog sektoral yang disusun dan dikelola oleh kementerian dan katalog daerah yang disusun dan dikelola oleh pemerintah daerah.

Kepala LKPP Roni Dwi Susanto menjelaskan, katalog elektronik juga dipandang sebagai instrumen yang efektif untuk mencegah adanya tindak pidana korupsi dalam pengadan barang dan jasa pemerintah. “Saat ini terdapat dua lembaga yang sudah menerapkan e-katalog sektoral yakni KPU dan Kemendagri," kata Roni. 

Selain Kementerian PUPR, terdapat empat kementerian lain yang menandatangani nota kesepahaman mengenai pengembangan e-katalog sektoral, yakni  Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Pertanian.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Sekjen Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Staf Ahli Bidang Regulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Chatarina Muliana Girsang, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Wismana Adi Suryabrata.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GNWllR
February 17, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GNWllR
via IFTTT
Share:

Saturday, February 16, 2019

Purnawirawan Jenderal Ingatkan India Jika Mau Balas Pakistan

India menyalahkan Pakistan atas serangan mematikan di Kashmir.

REPUBLIKA.CO.ID, SRINAGAR- - Seorang pensiunan komandan militer India Letnan Jendral D.S. Hooda mengingatkan negaranya hati-hati dalam mempertimbangkan melakukan serangan balasan ke Pakistan. India sedang mempertimbangkan untuk merespons bom mobil yang membunuh 44 orang pasukan keamanan di Kashmir, Kamis (14/2) lalu.

India menyalahkan Pakistan atas serangan tersebut dan berjanji akan memberikan 'respon yang menghancurkan'. India menuduh negara tetangganya tersebut mendukung kelompok pemberontak di Kashmir. Tuduhan yang dibantah Pakistan.

"Serangan (militer) terbatas lebih mungkin dilakukan, harapannya semua pihak berpikir kembali dan menggelar rekonsiliasi," kata Hooda, Sabtu (18/2).

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial menunjukan pelaku serangan Adil Hamed Dar, mengenakan pakaian perang dan dikeliling senjata api serta granat. Ia mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dan mengajak para pemberontak lainnya untuk melakukan hal yang sama untuk mengusir India dari Kahsmir.

Kashmir terpecah menjadi dua bagian antara India dan Pakistan tapi keduanya mengklaim seluruh provinsi tersebut. Para pemberontak sudah berperang melawan kekuasan India sejak 1989.

Mereka menuntut Kashmir masuk bagian Pakistan atau merdeka jadi negara sendiri. Dilaporkan lebih dari 70 ribu orang tewas dalam tindakan keras militer India dalam membungkam pemberontak.

Hooda adalah mantan komandan pasukan India di sebelah utara yang bertanggung jawab atas perbatasan dengan Pakistan di Kashmir. Ia juga menjalankan operasi kontra pemberontakan dan mengawasi surgical strike atau serangan yang hanya menyasar objek militer 29 September 2016 lalu.

Serangan itu dilakukan setelah para pemberontak menyerang pangkalan militer di kota perbatasan Uri yang berada didekat Garis Kontrol yang dikuasai India di Kashmir. Sebanyak 19 tentara India dan tiga orang pelaku penyerangan tewas dalam serangan itu.

India menyalahkan Pakistan atas dukungan mereka kepada para pemberontak tersebut. India yakin para pelaku berasal dari Pakistan. Puncaknya pada 2016 warga sipil Kashmir melakukan unjuk rasa besar-besaran setelah pemimpin pemberontakan karismatik dibunuh.

Ketika itu Hooda meminta kedua belah pihak untuk melangkah mundur demi menghindari konfrontasi mematikan. Ia menyarankan ada inisiatif politik untuk menyelesaikan konflik ini. Sebuah langkah yang sangat jarang dilakukan jendral India.

Namun Hooda diminta menjadi komandan surgical strike yang dilancarkan untuk menghancurkan pemberontak yang berada di wilayah kekuasaan Pakistan. India mengklaim serangan itu dilakukan pasukan khusus dan menewaskan sejumlah pemberontak. Pakistan menolak klaim tersebut.

Pakistan menyatakan pasukan India tidak menyeberangi Garis Kontrol namun hanya terjadi baku tembak dengan tentara Pakistan di perbatasan, yang mengakibatkan tewasnya dua tentara Pakistan dan melukai sembilan orang. Mereka juga meminta bukti kepada India serangan tersebut pernah terjadi.

Sejak itu Hooda mengkritik pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi yang 'mempolitisasi' serangan tersebut. Modi menggelar perayaan selama tiga di New Delhi yang dipenuhi kemegahan militer tanpa alasan.

Sejak 2016 India dan Pakistan saling baku tembak di perbatasan. Keduanya menyalahkan satu sama lain karena telah memulai perang-perang kecil dan mengakibatkan lusinan tentara dan warga sipil dari kedua pihak tewas.

"Saya hanya berharap semuanya mengarah pada intropeksi diri, pemikiran mendalam dan keterlibatan dalam melakukan segalanya dengan segar dan berpikir ulang apa yang harus kami lakukan untuk menyelesaikan masalah ini untuk semua orang," kata Hooda.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SBXRyA
February 16, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SBXRyA
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

Himpuh: Jamaah Umrah Berkurang Akibat Kebijakan Biometrik

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi penyelenggara perjalanan umrah mengeluhkan kebijakan rekam biometrik yang menyulitkan calon jamaah umrah dan penyelenggara umrah. Bahkan Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) menyampaikan ada penurunan jumlah jamaah umrah akibat kebijakan rekam biometrik tersebut.

"Penurunan (jumlah jamaah umrah) jelas ada, bayangkan jamaah harus mengeluarkan dana tambahan, waktu dan segala macam, orang dari Timika mau umrah harus pergi ke Makassar dulu," kata Ketua Umum Himpuh, Baluki Ahmad kepada Republika.co.id Selasa (5/2).

Ia menerangkan, calon jamaah umrah dari Timika, Papua harus melakukan rekam biometrik di Makassar. Sementara harga tiket pesawat mahal. Orang dari suatu daerah hanya untuk melakukan rekam biometrik harus melakukan perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya yang mahal. Kondisi seperti ini menghambat orang yang ingin melaksanakan umrah.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus pada Kemenag, M Arfi Hatim menyampaikan, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada penurunan jumlah jamaah umrah atau tidak. Kalau pun ada penurunan jumlah jamaah umrah kemungkinan karena kebijakan rekam biometrik. Juga karena kebijakan visa progresif umrah. 

"Saya belum cek (jumlah jamaah umrah), saya belum bisa pastikan, jumlah jamaah umrah di bulan yang sama dengan tahun lalu," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus pada Kemenag, Noer Alya Fitra. Ia mengatakan, Kemenag belum bisa memastikan apakah ada penurunan jumlah jamaah umrah atau tidak. Sebab kebijakan rekam biometrik baru diberlakukan pada Desember 2018.

"Enggak bisa dilihat apakah ada penurunan (jamaah umrah) atau tidak, karena kebijakan rekam biometrik baru dimulai Desember," jelasnya.

Noer mengatakan, sepengetahuannya setiap tahun jumlah jamah umrah Indonesia meningkat terus. Pada tahun 1438 Hijriyah atau 2016 - 2017 Masehi, ada sekitar 880 ribu jamaah umrah. Pada 1439 Hijriyah atau 2017 - 2018 Masehi, jumlah jamaah umrah meningkat jadi 1.050.000 orang.

Berita Terkait

Pada September 2018 - Februari 2019, jumlah jamaah umrah sekitar 586 ribu orang. Sementara kebijakan rekam biometrik baru berjalan satu bulan lebih. Jadi belum terlihat perbandingannya dengan tahun lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SmGAsz
February 05, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SmGAsz
via IFTTT
Share:

Sunday, January 13, 2019

WNI Gemari Berobat ke Penang Malaysia

Ada beberapa rumah sakit swasta yang menjadi rujukan berobat WNI di Penang.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Makin banyak Warga Negara Indonesia (WNI) dari sejumlah provinsi melakukan pengobatan ke Negara Bagian Penang dan Malaka, Malaysia. Terutama mereka yang menderita penyakit kronis dan tidak bisa disembuhkan di Tanah Air.

"Gleneagles Hospital merupakan salah satu rumah sakit di Penang yang banyak dituju oleh WNI, mereka memang memiliki beberapa dokter spesialis yg ahli di bidangnya," kata Kepala Pensosbud KJRI Penang, Osrinikita Zubhana ketika dihubungi dari Kuala Lumpur, Ahad (13/1).

Ustaz Arifin Ilham yang juga Pimpinan Majelis Taklim Adz-Dzikra sekarang ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Gleneagles Jalan Pangkor, Pulau Tikus, George Town, Pulau Pinang, Malaysia. Ia menderita kanker nasofaring dan getah bening stadium empat sehingga menjalani perawatan khusus di Penang.

Gleneagles merupakan salah satu rumah sakit yang memberikan pelayanan yang cukup baik bagi pasien yang berasal dari luar negeri. "Rumah sakit lainnya yang banyak didatangi WNI antara lain RS Adventist, RS Lam Wah Ee, Island hospital dan RS Loh Guan lye," katanya.

Dia mengatakan, selama ini pasien dari Indonesia rata-rata berasal dari Medan dan Jakarta. "Rumah sakit-rumah sakit tersebut sudah cukup mempunyai nama di kalangan pasien WNI, Gleneagles adalah salah satu rumah sakit yang terkenal penanganan kanker, disamping Mount Miriam Cancer Hospital, Loh Guan lye, dan Adventist," katanya.

Sementara itu, anggota PPLN Penang, Agung Prihatin yang cukup lama tinggal di Penang, mengatakan, Gleneagles adalah salah satu rumah sakit swasta yang ada di Penang. Gleneagles menjadi pilihan berobat bagi WNI terutama yang mengidap penyakit jantung dan kanker.

"Rumah sakit ini menjadi pilihan para WNI untuk berobat karena selain menangani dua spesialis tadi juga pelayanan dan fasilitasnya lebih bagus dari yang lain. Rumah sakit ini masih baru. Kebanyakan WNI yang berobat berasal dari Jakarta maupun Sumut, terutama Medan," kata pria asal Lamongan ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D5QNky
January 13, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D5QNky
via IFTTT
Share: