Showing posts with label 2018 at 05:19PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:19PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Rombongan Rektorat UI Mabit di Pesantren Nuu Waar

Selain mabit, rombongan rektoran memberikan donasi untuk pesantren.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Rombongan dari Rektorat UI menggelar mabit di Pesantren Al Fatih Kaffah Nusantara, Bekasi, belum lama ini. Di sana, rombongan mendapatkan pengalaman sekaligus ilmu dari santri-santri Nuu Waar.

"Alhamdulillah, banyak ilmu, lebih tenang, dan banyak bersyukur," kata Jamiatul Fitria, salah seorang rombongan Rektoran UI tersebut, dalam sambungan telepon, Senin (31/12).

Dikatakan Fitria, muncul rasa kagum dengan apa yang telah apa yang dicapai para santri asal Papua tersebut. Mereka memiliki pemahaman yang baik tentang Islam. "MasyaAllah, mereka ini (para santri-red) merupakan generasi penerus Rasulullah," kata dia.

Selama mabit, rombongan diajak mengikuti rutinitas yang biasa dilakukan para santri. Seperti membaca Alquran, shalat tahajud, shalat Shubuh berjamaah, dan mendapat siraman rohani. Pada kesempatan itu pula, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa buku dan uang tunai senilai 20 juta rupiah.

Presiden Yayasan Al Fatih Kaffah Nusantara, Ustaz Fadhlan Gharamatan mengungkap, para santri ini dididik dengan ilmu agama dan lainnya. Melalui ilmu yang mereka dapat, para santri akan menjadi yang terdepan untuk menegakan keutuhan NKRI.

"Para santri akan mengabdi ke daerah masing-masing. Lalu mereka akan jaga NKRI dengan apa yang mereka dapat selama di pesantren," kata dia.

Diungkap Ustaz yang dikenal dengan dakwah sabunnya ini, jumlah penghafal Alquran di kalangan santri terus bertambah. Ini karena, metode yang diterapkan mempermudah mereka menghafal Alquran.

Ustaz Fadhlan menjelaskan, tujuan dari khataman Alquran yang digelar Pondok Pesantren Nuu Waar setiap Ramadhan, agar para santri dapat mencintai Alquran. ''Tujuannya agar para santri terbiasa membaca Alquran,'' papar Ustaz.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AjSOru
December 31, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AjSOru
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 26, 2018

Cerita Warga Rusun Gunakan Gas Alam untuk Memasak

Memasak lebih aman menggunakan gas alam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak cerita dari Rusun Klender. Rusun Klender merupakan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) yang memiliki HGB tersendiri, dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Rusun Klender juga merupakan rusun percontohan pertama di Indonesia yang dibangun oleh Presiden RI ke-2, Soeharto, dan sekaligus munculnya Undang-Undang tentang rumah susun untuk pertama kalinya pada 1980 silam.

Meski rusun itu merupakan rusunami, tapi tak jarang di antara warga yang tinggal di sana, masih ada yang unit rusunnya mengontrak. Seperti Jessica (33), yang baru tinggal di sana empat tahun. Jessica merupakan ibu dua anak yang mengontrak di salah satu rusun dengan uang sewa Rp 13 juta per tahun, sudah termasuk pembayaran gas dari Perusahaan gas Negara (PGN), listrik, dan air.

Ia menceritakan pengalamannya menggunakan gas alam dari PGN. “Ini kan ada meterannya ya, jadi di sini bisa dilihat pemakaiannya berapa dan bayarnya berapa. Pokoknya pakai gas alam ini lebih aman, kalau bocor juga petugas dari PGN cepat sekali memperbaikinya,” ujar Jessica saat ditemui di Rusun Klender Jakarta Timur Blok 3, Selasa (4/12).

Ketika warga melaporkan ada kebocoran di rumahnya, langsung bisa melapor ke pengelola dan pengelola langsung melapor ke PGN, tidak berapa lama pun teknisi datang memperbaiki. Gas bocor juga merupakan hal yang tidak perlu ditakuti oleh warga karena tidak pernah ada kejadian kompor gas meledak karena kebocoran gas.

“Ini aman banget, tidak pernah ada kejadian kompor gas meledak, gas alam pokoknya aman banget,” kata Jessica.

Kepuasan juga datang dari salah seorang warga bernama Norman (66), yang mengatakan dari 1.280 unit Rusun Klender, tidak pernah ada satupun kejadian kebakaran akibat kebocoran gas. “Saya sudah di sini sejak 1984, tidak pernah khawatir memasak dengan kompor gas dari gas alam. Justru malah aman, tidak pernah ada kebakaran,” ucap dia.

Rusun Klender berdiri di atas dua wilayah kelurahan, yakni Kelurahan Malaka Jaya dan Kelurahan Malaka Sari. Dari 78 blok yang ada di rusun tersebut, blok 1-48 berada di wilayah Kelurahan Malaka Jaya dan blok 49-78 berada di wilayah Malaka Sari, dua kelurahan ini masuk dalam Kecamatan Duren Sawit.

Ketua Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun Klender (PPPSRSK), Rivay R Syam, mengungkapkan pemerintah pusat harus mulai memikirkan bagaimana penggunaan gas alam ini bisa dialiri ke seluruh rumah warga di Indonesia. Selain untuk keamanan warga itu sendiri, harganya pun cukup jauh berbeda dengan gas elpiji.

“Selama ini belum pernah ada kejadian gas meledak maupun kebakaran, sekalipun sudah 30 tahun lamanya. Ini (jaringan gas alam) aman, lebih bagus. Kalau bisa diterapkan di seluruh rumah di Indonesia,” kata Rivay saat ditemui di Gedung PPPSRSK Jakarta Timur, Selasa (4/12).

Keberadaan jaringan gas alam ini menurut dia, harus didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia agar dapat diaplikasikan di seluruh rumah masyarakat. “Perawatan langsung dari PGN. Jadi kalau ada kerusakan, akan datang petugasnya itu untuk memperbaiki. Kemudian, jika ada warga yang terlambat bayar itu diperingati dulu (ada yang sudah 4 bulan nunggak) tidak langsung dicabut penggunaan gasnya,” kata dia.

Berdasarkan pengalaman warga yang sudah memakai jaringan gas alam sejak awal tinggal di Rusun Klender, warga menginginkan agar warga lainnya di luar rusun juga bisa merasakan keamanan menggunakan jaringan gas alam ini. Memasak menjadi lebih aman dengan menggunakan energi pemberian dari Tuhan langsung dari sumbernya.

Beberapa percontohan komplek rumah tinggal masyarakat yang sudah menggunakan jaringan gas, rupanya membuat PGN hendak memperluasnya. Ini juga dikarenakan harapan masyarakat dalam perkomplekan tersebut, yang menginginkan agar masyarakat di luar juga ikut merasakan manfaatnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ENcUxu
December 26, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ENcUxu
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

Dakwaan Billy Sindoro Uraikan Suap Terkait Proyek Meikarta

Billy Sindoro hari ini menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jaksa Penuntut Umum dari KPK mendakwa mantan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro, telah menyuap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terkait perizinan proyek Meikarta. Ada delapan aliran suap yang dirinci jaksa KPK dalam dakwaan.

"Terdakwa melakukan, menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan yang harus dipandang sebagai sesuatu perbuatan berlanjut, memberi sesuatu berupa uang Rp 16.182.020.000 dan 270 ribu dolar Singapura," ujar jaksa KPK, I Wayan Riyana di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (19/12).

Dalam dakwaan disebutkan bahwa Billy Sindoro melakukan suap bersama Henry Jasmen (pegawai Lippo Group), Fitradjaja Purnama (konsultan Lippo Grup) dan Taryudi (konsultan Lippo Group). Uang itu mengalir ke Neneng Hassanah Yasin sebagai Bupati Bekasi.

Para terdakwa menyuap Pemkab Bekasi supaya Neneng Hasanah menandatangani izin peruntukan penggunaan tanah (IPPT), surat keputusan kelayakan lingkungan hidup serta memberikan kemudahan dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kepada PT Lippo Cikarang melalui PT Mahkota Sentosa Utama yang mengurus perizinan pembangunan proyek Meikarta.

Selain Neneng, beberapa pejabat lain yang ikut mendapat aliran dana tersebut, yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor. Selanjutnya, Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Berikut rincian aliran suap yang dibacakan jaksa:

  1. Neneng Hasanah Yasin selaku Bupati Bekasi sejumlah Rp 10.830.000.000 dan 90 ribu dolar Singapura.
  2. Dewi Tisnawati selaku Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sejumlah Rp 1 miliar dan 90 ribu dolar Singapura.
  3. Jamaludin selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemkab Bekasi sejumlah Rp 1.200.000.000 dan 90 ribu dolar Singapura.
  4. Sahat Maju Banjarnahor selaku Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi sejumlah Rp 952.020.000.
  5. Neneng Rahmi Nurlaili selaku Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi sejumlah Rp 700 juta.
  6. Daryanto selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bekasi sejumlah Rp 300 juta.
  7. Tina Karini Suciati Santoso selaku Kepala Bidang Bangunan Umum Dinas PUPR Pemkab Bekasi sejumlah Rp 700 juta.
  8. Yusup Taupik selaku Kepala Bidang Tata Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Bekasi sejumlah Rp 500 juta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GDq6aS
December 19, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GDq6aS
via IFTTT
Share:

Tarif Kereta Rp 1,4 Juta, KAI: Itu Batas Atas

Jumlah perjalanan kereta libur akhir tahun meningkat 5 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan tidak melampaui tarif batas atas kereta api selama Natal dan Tahun Baru.

"Semua tarif batas atas dan tarif batas bawah terpenuhi, Pak Dirjen langsung mengawasi kami ikuti aturan," kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro usai Apel Gelar Pasukan Persiapan Natal dan Tahun Baru di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (19/12).

Hal itu terkait harga tiket KA Gajayana Priority relasi Jakarta-Malang seharga Rp 1,4 juta di mana Edi mengatakan hal itu bisa jadi kereta lanjutan. "Mungkin itu kereta lanjutan," katanya.

Sementara itu saat diklarifikasi, Vice President Corporate Communications KAI Agus Komarudin mengatakan bahwa tarif Rp 1,4 juta adalah tarif batas atas. "Ya, itu batas atas Rp 1,4 juta," katanya.

Sebagai perbandingan, kata dia, tarif KA Parahyangan Priority relasi Jakarta-Bandung senilai Rp 250 ribu.  Saat dicek di situs resmi KAI, tiket KA Gajayana Priority relasi Jakarta-Malang sudah habis terjual dan rata-rata tiket pada masa puncak Natal-Tahun Baru sudah tidak tersedia karena ludes.

KAI melaporkan bahwa hingga Rabu (19/12), tiket yang sudah terjual mencapai 67 persen. Menghadapi angkutan Natal dan Tahun Baru 2018/2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018/2019 selama 18 hari, yakni dari 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

Dari aspek sarana KA, tahun ini KAI menyiagakan 444 unit lokomotif dan satu unit lokomotif cadangan, serta 1.637 unit kereta dan 218 unit kereta cadangan.  Sementara untuk jumlah KA, tahun ini KAI menyiapkan 346 perjalanan KA reguler serta 48 perjalanan KA tambahan untuk melayani masyarakat yang ingin menggunakan jasa KA pada masa liburan akhir tahun kali ini.

Dengan demikian total jumlah KA yang siap melayani masyarakat pada masa angkutan Nataru kali ini adalah 394 perjalanan KA. Jumlah ini meningkat lima persen dibanding masa angkutan Nataru tahun lalu, yakni sebesar 375 perjalanan KA (335 KA reguler dan 40 KA tambahan).

KAI mendeteksi sebanyak 305 titik rawan berupa banjir, longsor, dan amblas di sepanjang jalur KA di Jawa-Sumatera. Untuk itu, KAI menyiapkan alat material untuk siaga (AMUS) antara lain berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi H Beam (untuk jembatan), alat penambat rel, dan lainnya di titik-titik yang telah ditentukan.

Selain itu, KAI juga menyiagakan tenaga flying gank, Petugas Penilik Jalan (PPJ) Ekstra, Penjaga Jalan Lintas (PJL) Ekstra, dan petugas posko daerah rawan di sepanjang lintas KA Jawa dan Sumatera untuk memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan KA. Total sebanyak 1.423 petugas disiagakan dengan rincian 415 personel PPJ Ekstra, 867 personel PJL Ekstra, dan 141 personel posko daerah rawan.

KAI juga menyiapkan 6.172 personel pengaman yang terdiri dari 1.332 personel Polsuska, 3.876 personel security, dan bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 950 personel termasuk K-9. Personel pengaman tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2R1vzMz
December 19, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2R1vzMz
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

SOS Sebut Banyak Pengurus Sepak Bola Terlibat Atur Skor

Akmal mengatakan, mulai dari investor, federasi, komisi disiplin, hingga Exco PSSI.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali mengungkapkan, praktik pengaturan skor (match fixing) dalam persepakbolaan Indonesia melibatkan banyak pihak. Akmal mengatakan, mulai dari investor, federasi, komisi disiplin, hingga Exco PSSI.

"Semua terlibat, investor ada, federasi lewat komite wasit, sampai Komdis, Exco PSSI, ikut-ikutan juga. Kemudian ada pemain dan pelatih juga," ujar Akmal dalam gelaran diskusi sepak bola nasional bertema #PSSIHarusBaik di Graha Pena Surabaya, Senin (17/12).

Akmal menjelaskan, permasalahan yang dihadapi persepakbolaan Indonesia sejak 2011 ke atas adalah pengaturan skor. Semenjak APBD dilarang membiayai sebuah klub sepak bola, bandar-bandar judi mulai masuk ke Indonesia dan disambut baik pengurus sepak bola dalam negeri.

"Ketika APBD disetop dari sepak bola, pengurus sepak bola Idonesia bingung. Akhirnya bekerja sama dengan bandar judi. Bandar judi itu masuk ke Indonesia karena ada yang bukain pintu. Nggak mungkin ada orang masuk ke rumah kita kalau nggak ada yang bukakan pintu," ujar Akmal.

Akmal mengungkapkan, berdasarkan investigasi SOS, ada sekitar lima bandar judi yang berperan penting dalam menyetir bergulirnya kompetisi di negeri ini. Di antaranya adalah DAS yang berasal dari Malaysia, yang pada 2015 tertangkap bersama mantan wasit bernama Nazaruddin karena terlibat pengaturan skor SEA Games.

Selain itu, lanjut Akmal, ada juga bandar bernama Jimy pernah disadap untuk mengetahui god father-nya bandar judi. Tetapi, kata dia, waktu itu yang namanya didapati malah Bambang Suryo.

"Akhirnya Bambang Suryo maaf-maaf minta jadi justice collaborator untuk buka semuanya. Tapi faktanya hanya di tengah jalan saja sampai Bambang Suryo lepas semuanya. Nggak ada hukumannya orang yang mau tobat malah balik lagi," kata Akmal.

Bandar lainnya, lanjut Akmal, diketahui bernama Mikel. Keempat, lanjut Akmal, ada juga bandar bernama ZAR, dan yang terakhir bernama FON. Semua bandar tersebut, kata Akmal, ikut terlibet pengaturan skor bersama petinggi-petinggi sepak bola Indonesia.

"Saya nggak bisa sebutkan namanya karena harus ada bukti valid. Belum ada tangkap tangan lagi setor uang. Tapi kalau jujur, mereka mau taubatan nasuha, semua pasti mengakui itu semua," ujar Akmal.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QUb8kD
December 17, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QUb8kD
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Alquran Terjemahan 3 Bahasa Daerah Resmi Diluncurkan

Penerjemahan Alquran ke dalam bahasa daerah dilakukan untuk beberapa tujuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi kembali meluncurkan Alquran terjemah bahasa daerah. Alquran terjemah bahasa daerah yang diluncurkan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Kamis (13/12) di Jakarta ini terdiri dari Alquran terjemah bahasa Aceh, Bugis, dan Madura.

Menag mengatakan, peluncuran Alquran terjemah tiga bahasa daerah tersebut melengkapi 13 Alquran terjemahan bahasa daerah lainnya yang sudah diluncurkan. Di antaranya yaitu bahasa daerah Jawa Banyumasan, Bahasa Sasak, Bahasa Makassar, Bahasa Kaili, Bahasa Minang, Bahasa Dayak Kanayant, Bahasa Batak Angkola. Juga ada Bahasa Toraja, Bahasa Bolaang Mongondow, Bahasa Bali, Bahasa Ambon, Bahasa Banjar, dan Bahasa Osing (Banyuwangi, Jatim).

Lukman pun berharap Kemenag mampu sebanyak mungkin melakukan penerjemahan Alquran dalam berbagai bahasa daerah. "Saya tidak menyebutkan jumlah, karena kita tahu bahwa bahasa daerah yang ada di Indonesia sangat banyak. Semoga Kemenag bisa menerjemahkan sebanyak-banyaknya," kata Menag dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Kamis (13/12).

Ia mengatakan, penerjemahan Alquran ke dalam bahasa daerah dilakukan untuk beberapa tujuan. Antara lain, untuk membumikan Alquran, melestarikan bahasa-bahasa daerah, serta untuk melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia. Ia pun berharap dengan program penerjemahan Alquran dalam berbagai bahasa daerah, akan memperluas praktik moderasi beragama di Indonesia.

Menag selanjutnya menyerahkan secara simbolis Alquran terjemahan bahasa daerah tersebut kepada perwakilan masing-masing daerah. Alquran terjemahan bahasa Aceh diserahkan kepada Prof Alyasa Abu Bakar (UIN Ar-Raniry Aceh), terjemahan bahasa Bugis diserahkan kepada Prof Nurhayati Rahman (Budayawan - Unhas), dan Alquran terjemahan bahasa Madura diserahkan kepada Dr M Kosim (Madura).

Kepala Pusat Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi, Badan Litbang dan Diklat, M Zain, mengungkapkan terjemah Alquran dalam bahasa daerah ini merupakan bentuk komitmen Puslitbang Lektur untuk memberikan produk yang dbutuhkan masyarakat.

Ia menyatakan ada sejumlah tujuan terkait Alquran diterjemahkan ke dalam bahasa daerah. Pertama, kitab suci agama harus didekatkan dengan umatnya, supaya umat memiliki kedekatan dengan teks suci agamanya. Kedua, agar bahasa daerah ini tidak cepat punah, menurutnya, bahasa daerah penting dilestarikan karena memiliki nilai luhur yang dipraktekan pendahulu.

"Alquran diterjemahkan ke bahasa daerah agar bahasa daerah tidak kehilangan penuturnya. Bila penuturnya hilang, maka kita akan kehilangan nilai-nilai dan kearifan luhur dari bahasa daerah tersebut,” ujarnya.

Tujuan ketiga yaitu untuk moderasi agama. Menurutnya, tantangan umat sekarang adalah menguatnya intoleransi dalam praktek beragama. Ia menegaskan, hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap ruh agama sebagaimana termaktub dalam kitab suci. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ca8P4A
December 13, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ca8P4A
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Polda Papua: TNI-Polri Lakukan Serangan Udara di Nduga Hoaks

Polda membantah ada operasi militer saat evakuasi korban pembunuhan KKB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Daerah (Polda) Papua membantah adanya serangan udara dan pengeboman yang dilakukan TNI-Polri, saat proses evakuasi korban pembunuhan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga. Polda Papua mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap kabar-kabar yang tidak sesuai fakta.

"Tidak ada serangan udara atau pengeboman yang dilakukan di Kabupaten Nduga, hellicopter yang digunakan adalah untuk mengevakuasi korban selamat dan meninggal dunia yang ditemukan," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, Senin (10/12).

Terkait berita adanya enam warga yang jadi korban pun kata Kamal tidak benar. Jika ada orang yang menyampaikan seperti itu, maka kata Kamal patut diduga mereka bagian dari Kelompok Bersenjata.

Prosea lenegakan hukum, kata Kamal terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Aparat gabungan TNI dan Polri mengharapkan para tokoh dan elemen masyarakat membantu upaya yang dilakukan oleh TNI/ Polri dan jangan semakin memperkeruh situasi yang ada dengan membuat pernyataan-pernyataan yang tidak ada faktanya.

Kamal mengimbau kepada legislator dan seluruh elemen masyarakat untuk tidak  berbicara sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat, hal ini dapat dikenakan Undang-Undang IT.

Kamal juga menambahkan, tindakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Di Nduga adalah tindakan kejahatan murni yang menghilangkan nyawa orang lain, sehingga harus diselesaikan melalui jalur penegakan hukum. "Bukan operasi militer," ujar Kamal.

Kamal menambahkan, sampai saat ini, tim gabungan Polri dan TNI masih terus melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata, dan hal tersebut mendapat dukungan dari masyarakat setempat, tidak ada penderitaan yang dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Nduga, bahkan mereka membantu aparat TNI dan Polri di sana.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EdXja2
December 10, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EdXja2
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

Harbolnas Jadi Traffic Belanja Daring Terbanyak

Ketika Harbolnas nanti sejumlah merek menawarkan potongan harga besar-besaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akhir tahun menjadi salah satu momen peningkatan trafik belanja daring sepanjang tahun. Dalam setahun, ada beberapa sesi di mana angka belanja sangat melesat.

"Biasanya lalu lintas tinggi adalah Ramadhan, karena baju baru Alhamdulillah, dan terbanyak di akhir tahun pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas)," kata Head of Traffic Management Lazada Indonesia Haikal Bekti Anggoro di Jakarta, Selasa (4/12).

Pada Harbolnas yang puncaknya, 12 Desember nanti, Lazada menawarkan Diskon Terbesar Lazada Grand Year End Sale yang berlangsung selama 3 hari, dari 10-12 Desember 2018.

Diskon setiap harinya memiliki tema berbeda-beda. Di tanggal 10, Lazada menampilkan produk terlaris sepanjang tahun, misalnya berkaitan dengam tren, stok terlaris pada masa Ramadhan atau stok best seller di momen tertentu. Pada tanggal 11, Lazada mengangkat produk-produk lokal dan puncaknya tanggal 12, promo gila-gilaan.

Beberapa poin dari Lazada 12.12 Grand Year End Sale meliputi, Brand Mega Offers, melalui program ini Anda bisa mendapatkan penawaran terbaik dari ratusan merek selama dua jam pertama pada tanggal 10 Desember. Merek yang turut berpartisipasi menawarkan diskon tersebut diantaranya Samsung dan Sweety diskon hingga 50 persen, Maybelline, NYX dan Garnier diskon hingga 60 persen, Planet Sports diskon hingga 40 persen, dan masih banyak lagi.

Ada juga Flash Sale, sebanyak 10 kali dalam sehari pada pukul 12.00, 16.00, 20.00, kemudian pukul 20.00 dari 10-12 Desember.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RwXT6s
December 04, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RwXT6s
via IFTTT
Share:

Menteri PUPR tak Menduga Karena Foto 31 Pekerja Dibantai

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Program pembangunan jalan Trans Papua tetap berjalan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono tak menyangka diduga karena foto, 31 pekerja PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga, Papua di bantai. Menurutnya, para pekerja yang merupakan pendatang pastinya mempunyai keinginan untuk berfoto-foto.

Basuki mengatakan, ia tidak menyangka tindakan seperti itu bisa menjadi polemik seperti sekarang. Dengan adanya masalah tersebut, ia menegaskan program pembangunan jalan Trans Papua tetap berjalan.

Basuki menambahkan, Kemen PUPR turut berduku cita atas kasus tersebut. Ia menuturkan bahwa dengan kejadian itu pembangunan infrastruktur bukan hanya soal ekonomi saja.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DYVwFu
December 04, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DYVwFu
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Warga Rusun Jatinegara Kaum Panen Sayuran Hidroponik

Sayuran hidroponik mampu menambah penghasilan warga rusun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank DKI dan Rumah Zakat menggulirkan program kebun hidroponik di Rusun Jatinegara Kaum. Program ini, berjalan mulai dari Oktober 2017 sampai sekarang. Kebun hidroponik ini diharapkan bisa menambah penghasilan masyarakat dan sebagai edukasi cara menanam hidroponik

Selama berjalannya program kebun hidroponik berhasil panen setiap bulannya. Adapun sayur yang ditanam di kebun hidroponik berupa sayur daun seperti pakcoy, sawi, bayam dan kailan.

Sasaran utama program ini adalah sebagai sarana edukasi untuk warga tentang kebun hidroponik dan pentingnya konsumsi sayur sehat untuk tubuh. Selain itu, dari program ini warga yang menjadi pengelola kebun hidroponik mendapatkan pemasukan tambahan bagi keluarga. Sebab, hasil panen yang dihasilkan dijual dengan harga yang layak sebagaimana umumnya sayur hidroponik

"Selain bisa menjual sayur yang di budidayakan di kebun hidroponik saya berharap rusun Jatinegara Kaum bisa menjadi tempat wisata edukasi bagi masyarakat yang tertarik dengan hidroponik atau anak-anak sekolah yang ingin belajar bercocok tanam," kata Nurdin, fasilitator Rumah Zakat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rdwElQ
November 29, 2018 at 05:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rdwElQ
via IFTTT
Share: