Showing posts with label 2019 at 09:19PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:19PM. Show all posts

Saturday, May 18, 2019

Bawaslu Catat 8.000 Temuan dan Laporan Pascapemungutan Suara

Laporan dan temuan itu menjadi penyebab diadakannya pemungutan suara ulang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mencatat ada sekitar 8.000 temuan dan laporan dugaan pelanggaran pemilu pascapemungutan suara. Itu menyebabkan adanya pemungutan suara ulang, pemungutan suara lanjutan, dan pemungutan suara susulan.

"Ada sekitar 8000-an laporan dan temuan. Paling banyak temuan sehingga menghasilkan 2.000-3.000 lebih pemungutan suara ulang, pemungutan suara lanjutan dan susulan," ujar Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja, pada diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/5).

Ada beberapa hal yang membuat itu terjadi. Soal penyebab pemungutan suara lanjutan dan susulan dilakukan, hal itu terjadi karena adanya logistik yang terlambat dan tertukar saat hari H pemungutan suara.

"Terjadi hal itu sehingga kemudian dilakukan lanjutan dan berhasil," jelasnya.

Salah satu masalah yang ia sebutkan, yakni terkait beredarnya video kecurangan saat pemungutan suara. Ada laporan yang mengyatakan KPPS sedang memasukkan surat suara ke kotak suara. Tapi, setelah diverifikasi, itu kertas suara milik pemilih disabilitas atau pemilih yang sedang sakit.

"Setelah kita tanyakan rupaya suara-suara itu suara disabilitas yang perlu dibantu atau orang sakit yang didatangi lalu surat suaranya dimasukkan ke kotak suara," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hzh8Zo
May 18, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hzh8Zo
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Cerita Laudya Cynthia Bella Tinggal di Desa Baduy

Laudya Cynthia Bella dapat banyak pelajaran kehidupan masyarakat Baduy.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tinggal di desa suku Baduy selama beberapa saat untuk syuting film "Ambu", membuat aktris Laudya Cynthia Bella belajar banyak hal. Salah satunya menikmati hidup dengan sederhana dan tanpa ponsel.

''Biasanya kalau break syuting kan kita-kita yang pemain film pada main handphone. Kalau ini enggak, kita ngumpul bareng, kekeluargaan banget,'' kata Bella di Jakarta, Rabu (1/5). ''Break syuting jam 5, terus kita ngumpul rame-rame. Andri (Andri Marshadi) dia manggil anak-anak daerah sana, terus kita nyanyi-nyanyi.''

Bella mengaku terkesan dengan suasana hangat yang terbangun selama syuting. Bella juga menikmati tinggal di sana dan memperhatikan bagaimana warga Baduy sehari-hari.

Ia mengaku mendapat banyak pelajaran bagaimana kehidupan di sana. Masyarakat Baduy dinilainya benar-benar mempertahankan kelestarian alam. Mereka menemukan sabun, mereka tidak menggunakan alat kimia.

''Dan di sana kita benar-benar fresh banget. Yang bangun subuh, mandi langsung dari air sungai, jadi enak banget deh,'' lanjut Bella.

Pemain film "Surga Yang Tak Dirindukan" itu pun bersyukur mendapat kesempatan bermain di "Ambu". Menurut Bella, dirinya tidak mungkin bisa berkunjung ke Baduy jika bukan karena film itu.

''Kayaknya aku enggak tahu gimana caranya untuk sampai ke sana. Kalau misalnya niatnya untuk berlibur kayaknya enggak sampai dan alhamdullilah karena film ''Ambu'' akhirnya kesampaian,'' tuturnya.

Dalam film "Ambu", Bella berperan sebagai Fatma, seorang perempuan yang memilih meninggalkan Baduy untuk menikah dengan pemuda Jakarta. Fatma kemudian memiliki anak bernama Nona (Lutesha) dan membawanya kembali ke Baduy. Namun ia mendapat penolakan dari Ambu Misnah (Widyawati), ibunya karena dianggap bukan lagi bagian dari masyarakat Baduy.

"Ambu" akan tayang pada 16 Mei 2019 dan diklaim sebagai film komersial pertama yang mengangkat latar belakang budaya Baduy.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GWAhFq
May 01, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GWAhFq
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Sukseskan Rabu Putih, Kader Ansor Jateng Gelar Rakorwil

Rabu Putih merupakan upaya Ansor untuk mendukung politik kebangsaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG— Kader Ansor Jawa Tengah siap mendukung dan menyukseskan gerakan ‘Rabu Putih’. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah dalam menghadapi hajat pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang. 

Ketua Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah, Sholahuddin Aly, mengatakan isu utama yang diangkat dalam Rakorwil kali ini memang konsolidasi guna mempersiapkan gerakan ‘Rabu Putih’. 

Sehingga Rakorwil yang dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Edi Mancoro, Gedangan, Tuntang, Kabupaten Semarang ini juga dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas. 

Selain itu juga Ketua PP GP Ansor Korwil Jawa Tengah-DIY, Mujiburrohman, Sekretaris PW GP Ansor Jawa Tengah, Fahsin M Faal serta Kasatkorwil Banser Jawa Tengah, Muchtar Makmun. 

“Termasuk seluruh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor kabupaten/ kota se-Jawa Tengah,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Sholah ini, Ahad (31/3). 

Terkait dengan hal ini, lanjutnya, GP Ansor Jawa Tengah juga sudah mengarahkan kepada seluruh kader untuk membuat platform komunikasi, yang melibatkan warga hingga di tingkat RT. 

Harapannya, semua saling melaporkan dan koordinasikan jika ada indikasi intimidasi dari pihak-pihak tertentu. “Sehingga kita bisa mencegahnya dengan cepat,” tegasnya.  

Dia juga menyebut, masih ada beberapa daerah di Jawa Tengah yang dinilai rawan adanya aksi intimidasi. “Karena itu, pembekalan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan para kader di daerah sudah diberikan,” jelasnya. 

Ketua PP GP Ansor Korwil Jawa Tengah-DIY, Mujiburrohman, menambahkan secara umum kesiapan para kader di dua daerah (Jawa Tengah dan DIY) sudah matang untuk melaksanakan gerakan ‘Rabu Putih’.  

Menurutnya, sikap yang diambil GP Ansor ini bukan bermaksud untuk terlibat dalam politik praktis, melainkan ada yang jauh lebih penting, yakni politik kebangsaan. 

Berdasarkan data survei, untuk wilayah Jawa Tengah ternyata masih ada daerah yang tingkat partisipasi pemilihnya cukup rendah, terutama di wilayah atau daerah di perbatasan.  

“Maka fokus gerakan Rabu Putih nanti akan mendorong dan mengoptimalkan tingkat partisipasi pemilih di wilayah perbatasan yang dimaksud,” tegasnya.  

Karena Ansor memandang tingkat partisipasi pemilih dipandang sukses jika banyak masyarakat yang terlibat dalam Pemilu 2019 nanti. 

“Jadi, Ansor memiliki kepedulian mensukseskan Pemilu 2019 melalui Rabu Putih,” katanya.  

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan seluruh jajaran PW GP Ansor di 34 provinsi se- Indonesia telah menggelar Rakorwil terkait gerakan Rabu Putih. Kebetulan untuk Jawa Tengah merupakan yang terakhir.  

Dia enegaskan, gerakan Rabu Putih merupakan langkah dari Ansor untuk merespons adanya kelompok yang akan melakukan intimidasi saat jelang pemungutan suara, pada 17 April mendatang. 

Maka gerakan Rabu Putih ini merupakan ihtiar untuk memberikan rasa aman pada calon pemilih ketika mereka pergi ke tempat Pemungutan Suara (TPS). “Jadi kami justru meresposn persoalan tersebut,” tegasnya.

Gus Yaqut, sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan dari hasil pendataan resmi per November 2018, kader GP Ansor secara nasional telah mencapai jumlah 4,7 juta orang. Jumlah tersebut dipastikan masih jauh dari angka yang sesungguhnya (riil), karena proses pendataan hingga saat ini juga masih terus berjalan.

Dia mengatakan, keterlibatan seluruh kader Ansor dalam gerakan Rabu Putih ini bahkan juga telah dibagi tugasnya dengan sistem layer (lapisan-red). Ada Banser yang memakai seragam bertugas membantu aparat TNI-Polri menjaga keamanan.  

“Sedangkan anggota Banser yang tak berseragam, mereka akan bertugas mengajak calon pemilih untuk ke TPS dengan memakai baju putih,” ungkapnya. 

Gus Yaqut menambahkan, guna mendukung kelancaran gerakan tersebut, GP Ansor juga telah berkoordinasi dengan aparat TNI maupun Polri maupun pihak terkait lainnya.  

Secara teknis, ketika di lapangan menemukan adanya persoalan, Banser tidak akan bergerak sendiri-sendiri tanpa ada koordinasi dengan aparat yang ada di lapangan. “Namun apapun temuan nantinya akan dikoordinasikan dengan aparat,” tutur dia.   

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V6Fj73
March 31, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V6Fj73
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Ma'ruf Amin Berharap Menguasai Materi Debat

Capres 01, Ma'ruf Amin

Foto: Republika TV/Muhyiddin
EMBED
Kiai Ma'ruf, debat ketiga ini tidak jauh berbeda dengan debat pertama dan kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kiai Ma'ruf mengatakan, pada debat ketiga ini tidak jauh berbeda dengan debat pertama dan kedua. Kiai Ma'ruf berharap, dalam debat ini dirinya bisa menguasai semua materi debat.

Kiai Ma'ruf mengatakan, saat debat sebelumnya memang dirinya kesulitan terkait manajemen waktu debat yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Namun, menurut dia, terkait masalah itu sudah dipelajarinya.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Muhyiddin     Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UGkhvI
March 17, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UGkhvI
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

Ingin Sudahi Konflik, Inter Tawarkan Icardi Kontrak Baru

Inter akan kembali menyodorkan proposal perpanjangan kontrak sampai Juni 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan dikabarkan ingin menyudahi pertikaian dengan striker asal Argentina Mauro Icardi. Pemain 25 tahun itu tidak membela Inter ketika laga Liga Europa tengah pekan ini melawan Rapid Wiena.

Rabu (20/2) pekan lalu, Inter mencopot ban kapten dari lengan Icardi. Sekarang ban kapten utama I Nerazzurri dijabat kiper asal Slowenia Samir Handanovic.

Penyebabnya diduga karena Icardi terus menunda proses perpanjangan kontrak. Hal itu membuat manajemen Inter berkesimpulan Icardi tidak layak menjadi kapten karena tidak punya loyalitas.

Tak lama setelah pengumuman itu, Icardi tidak pernah lagi membela Inter. Sebelum melawan Wiena, Icardi juga absen saat melawan Sampdoria di Serie A Italia.

Sekarang, pihak Inter mencoba melunak. La Beneamata akan mememinta pelatih Inter Luciano Spalletti agar memainkan Icardi saat Inter bertandang ke markas Fiorentina Senin (25/4). "Icardi akan tersedia saat Inter melawan Fiorentina besok hari. Inter akan menawarkan lagi kontrak baru kepadanya," begitu laporan dari Calciomercato, Sabtu (23/2).

Informasi dari Calciomercato, manajemen Inter akan kembali menyodorkan proposal perpanjangan kontrak sampai Juni 2023. Inter akan membayar gaji 6,5 juta euro per tahun.

Jumlah itu masih di bawah permintaan Icardi. Mantan pemain Sampdoria itu meminta gaji total 10 juta euro per tahun.

Sejak bergabung dengan Inter 2013 lalu, Icardi paling banyak mendapat 4,5 juta euro per tahun. Gaji Icardi jauh lebih rendah ketimbang rekannya Paulo Dybala di Juvetus. Gaji Dybala di Juventus mencapai 10 juta euro per tahun. Jumlah itu lebih banyak lagi dengan tambahan bonus.

Situasi Icardi dan Inter memburuk karena adanya campur tangan istri Icardi, Wanda Nara. Wanda memang berstatus agen Icardi. Wanda dianggap memicu ketidaharmonisan Icardi dengan Inter karena membuat pernyataan kontroversi yang memanaskan manajemen Inter.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XjfrGu
February 23, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XjfrGu
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 19, 2019

Big Bad Wolf 2019 Hadirkan Teknologi Augmented Reality

Terobosan baru ini menjadikan cerita dan pembelajaran lebih interaktif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pameran buku Big Bad Wolf (BBW) kembali digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Hall 6-10, Tangerang Selatan pada 1-11 Maret 2019.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pameran buku BBW keempat kali ini akan memberikan kejutan dengan menghadirkan 'Buku Ajaib Little Hippo'. Buku terbitan Little Hippo menggunakan teknologi augmented reality.

Terobosan baru ini menjadikan cerita dan pembelajaran lebih interaktif serta mengembangkan imajinasi anak-anak. Teknologi augmented reality memungkinkan anak merasakan pengalaman unik menyaksikan karakter favorit mereka menjadi hidup.

Caranya, unduh terlebih dahulu aplikasi Hippo Magic. Untuk menggunakan, arahkan perangkat pada sampul depan, pindai, dan unduh buku.

Dengan aplikasi ini, anak-anak diajak membaca, belajar, bermain, dan berinteraksi dengan karakter kesayangan. Anak juga juga bisa mewarnai halaman, menemukan objek tersembunyi, menikmati berbagai kreasi animasi, musik, dan masih banyak lagi.

Ada 13 judul buku Little Hippo untuk dikoleksi. Khusus untuk di Indonesia, ada dua buku yang mengajarkan anak mengenai shalat dalam bahasa Indonesia. Buku berjudul Ayo Shalat diterbitkan dalam dua versi, yakni untuk laki-laki dan perempuan.

"Dengan teknologi ini, mata, tangan, dan pikiran anak sama-sama terlibat. Anak usia satu sampai enam tahun bisa mendengarkan tanpa perlu membaca," ujar Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia Uli Silalahi dalam konferensi pers, Selasa (19/2).

Dia menambahkan, tahun ini pameran BBW akan diselenggarakan di tujuh kota besar di Indonesia. Sebanyak tujuh kota itu mewakili tiap pulau. Namun, Uli memilih merahasiakan kota mana saja. Sebelumnya, BBW 2019 telah berlangsung di Medan dan Surabaya.

Uli mengaku buku anak memang menempati porsi besar sebanyak 50 persen. Selain buku anak, BBW juga menghadirkan kategori buku untuk dewasa, diantaranya fiksi ilmiah, fotografi, novel romantis, memasak, film, dan nonfiksi.

BBW 2019 menghadirkan 5,5 juta buku. Pengunjung bisa mendapatkan buku dengan diskon 60-80 persen. Pameran berlangsung 24 jam nonsetop.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2NcugWy
February 19, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2NcugWy
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 12, 2019

Tiga Muslim Pakar Alkimia dari Era Klasik

Mereka berjasa dalam mengembangkan ilmu alkimia dan kimia modern

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alkimia merupakan kajian kimia dari Abad Pertengahan. Para pegiatnya berupaya menemukan suatu unsur Batu Filsuf (the Philosopher's Stone) atau eliksir yang konon dapat mengubah logam biasa menjadi emas.

Aktivitas para pakar alkimia menggeliat di negeri-negeri sekitar Laut Tengah. Setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi, pamor peradaban Islam meningkat. Banyak ilmuwan Muslim mempelajari beragam ilmu pengetahuan dari wilayah non-Arab.

Mereka berkontribusi dalam mengembangkan alkimia dan ilmu kimia, sehingga menjadi yang seperti saat ini. Berikut ini tiga orang Muslim pakar kimia yang terkemuka dari zaman klasik.

Khalid bin Yazid

Nama Khalid bin Yazid melegenda sebagai orang Islam pertama yang menggeluti alkimia. Dia lahir pada 665 dan wafat 39 tahun kemudian di Damaskus. John Eberly dalam bukunya, Al-Kimia: The Mystical Islamic Essence of the Sacred Art of Alchemy, mengulas sosok cucu pendiri Daulah Umayyah tersebut.

Saat berusia 20 tahun, Khalid berkelana ke Iskandariah, Mesir. Di kota tersebut, dia mulai tertarik mengkaji alkimia. Hal itu setelah dia menemukan sebuah naskah kuno tentang Batu Filsuf.

Riwayat hidup Khalid bin Yazid mula-mula dirangkum dalam antologi karya Muhammad bin Ishaq al-Nadim (wafat 995), Kitab al-Fihrist. Menurut Ibnu al-Nadim, bangsawan Umayyah tersebut merupakan pengarang beberapa karya tentang alkimia. Di antaranya adalah Kitāb al-Kharazāt, Kitāb ash-Shaḥīfa al-Kabīr, Kitāb ash-Shaḥīfa as-Saghīr, Kitāb Waṣīyatihi ilā Ibnihi fī San’a, dan Firdaus al-Hikmah.

Jabir bin Hayyan

Nama lengkapnya, Abu Musa Jabir bin Hayyan. Bisa dikatakan, dia termasuk jenius lantaran kepandaiannya meliputi banyak bidang. Sebut saja, ilmu kimia, metalurgi, astronomi, geografi, teknik, pengobatan, kedokteran, dan filsafat.

Jabir lahir pada 721 di Thus (Iran) dan wafat dalam usia 94 tahun di Khurasan. Sebagai seorang ilmuwan, kiprahnya dikenang generasi-generasi berikutnya. Kaum terpelajar Kristen Eropa pada abad ke-15 menyebutnya dalam bahasa Latin, yakni Geber.

Jabir bin Hayyan hidup pada masa keemasan Dinasti Abbasiyah. Saat itu, pemerintahan sedang dipimpin Sultan Harun al-Rasyid. Awalnya, Ibnu Hayyan menetap di Kuffah. Suatu ketika tawaran datang dari sang sultan agar dia memimpin lembaga kajian kimia di Baghdad.

Dia pun menerimanya. Sepanjang hidupnya, Jabir telah menulis begitu banyak manuskrip tentang kimia. Di antaranya adalah himpunan buku besar yang terdiri atas 120 jilid dan 70 jilid, serta dua kitab yang membahas soal rektifikasi dan keseimbangan reaksi.

Muhammad al-Razi

Ilmuwan serba bisa ini bernama lengkap Abu Bakar Muhammad bin Zakariyya al-Razi. Kalangan Eropa dari Abad Pertengahan menyebutnya sebagai Rhazes.

Nama belakangnya merujuk pada tempat kelahirannya, Ray (Iran). Dia wafat dalam usia 71 tahun di kota yang sama.

Selain kimia, sosok serba bisa ini juga menekuni bidang kedokteran. Sejarawan era modern menganggapnya sebagai perintis studi penyakit menular, semisal cacar air dan campak.

Di bidang kimia, al-Razi menyempurnakan metode untuk menghasilkan cairan-cairan pemantik api, semisal alkohol dan minyak tanah (kerosene).

Masa mudanya dihabiskan untuk belajar kedokteran dan sains di Baghdad. Selanjutnya, dia bekerja pada sebuah rumah sakit di sana. Al-Razi juga serius menekuni alkimia. Dia bahkan mengadakan sejumlah eksperimen kimia di laboratorium pribadi.

Tokoh ini termasuk percaya bahwa unsur-unsur semisal besi atau tembaga dapat berubah menjadi emas melalui reaksi kimia tertentu. Untuk itu, dia menulis dua buku, al-Asrar (‘Rahasia’) dan Sirr al-Asrar (‘Rahasianya Rahasia’).

Dalam al-Asrar, dia membagi mineral ke dalam enam golongan. Hal ini dapat dianggap sebagai rintisan klasifikasi unsur-unsur kimia. Bagaimanapun, keyakinannya terhadap alkemi mendapat banyak sanggahan dari orang-orang sezamannya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DBJ9O2
February 12, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DBJ9O2
via IFTTT
Share:

Saturday, February 9, 2019

Garuda Indonesia Buka Penerbangan Banda Aceh-Medan

Penerbangan dilakukan tiga kali dalam sepekan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Maskapai penerbangan Garuda Indonesia membuka penerbangan rute baru Banda Aceh-Medan dan Medan-Banda Aceh. Dibukanya rute baru ini guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di daerah setempat.

General Manager PT Garuda Indonesia Aceh, Endy Latief di Banda Aceh, Sabtu (9/2) mengatakan penerbangan baru Banda Aceh-Medan tersebut akan melayani para penumpang seminggu tiga kali. "Pembukaan penerbangan baru ini merupakan bagian untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan menggunakan transportasi udara baik yang akan ke Banda Aceh atau pun dari Medan ke Banda Aceh," katanya.

Ia menjelaskan penerbangan baru tersebut akan melayani penumpang setiap Rabu, Jumat dan Ahad. Jadwal penerbangan dari Banda Aceh-Medan berangkat pada pukul 20.00 dan tiba pada pukul 21.05 WIB dan Medan-Banda Aceh berangkat pada pukul 18.15 WIB tiba pukul 19.20 WIB.

"Demi memberikan kenyamanan liburan pelanggan setia, penerbangan ini akan efektif dimulai pada 10 Februari 2019 dengan frekuensi penerbangan tiga kali dalam seminggu," katanya.

Menurut dia, para penumpang akan dilayani dengan baik oleh awak kabin terbaik di dunia yang dimiliki maskapai penerbangan milik perusahaan pelat merah tersebut. Dalam penerbangan rute Banda Aceh-Medan dan sebaliknya, Garuda Indonesia memanjakan para pelanggan setia dengan berbagai fasilitas diantaranya  bagasi gratis 20 kg, makan dan minuman serta bahan bacaan (majalah dan koran) selama perjalanan. 

Ia mengatakan untuk harga tiket dan ketersedian kursi rute penerbangan baru yang dibuka untuk melayani masyarakat yang dari dan ke Aceh khususnya harganya sewaktu-waktu dapat berubah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dm7s2e
February 09, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Dm7s2e
via IFTTT
Share:

Thursday, January 24, 2019

Isu Tisu Berlafal Allah, Ada Petisi Boikot Marks & Spencer

Marks & Spencer membantah teks tersebut menggambarkan lafaz Allah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Seorang pria menyerukan untuk memboikot perusahaan ritel internasional, Marks & Spencer lantaran diduga memproduksi tisu toilet yang memuat lafaz Allah. 

Pria yang tak diketahui identitasnya itu mengunggah video di dunia maya, dia menunjukan sebuah tisu toilet gulung Aloe Vera tiga lapis dengan pola lekukan bertuliskan lafaz Allah. 

Dalam video itu, pria tersebut menempatkan sebuah tisu di atap mobil. Dia kemudian berbicara sambil memperbesar sorotan gambar pada tisu toilet tersebut. 

“Baru-baru ini saya membeli tisu toilet dari Marks & Spencer dan ketika saya membuka salah satunya, ada lafaz Allah seperti yang Anda lihat,” tutur pria itu seperti dilansir metro.co.uk pada Kamis (24/1). 

Pria itu mengajak orang yang menyaksikan tayangan videonya untuk tidak membeli tisu tersebut dan memboikot Mark & Spencer.

“Jadi tolong saudara saudari, hindari membeli tisu toilet khusus ini, atau boikot Marks and Spencer karena setiap tisu toilet ada lafaz Allah di atasnya,” tuturnya. 

Video itu pun telah dibagikan secara luas dalam beberapa hari terakhir. Bahkan terdapat warganet yang menuliskan komentar dengan hastag #boycottmarksandspencer.

Saat ini petisi yang menuntut Marks & Spencer untuk mengubah pola pada produk tisu tersebut telah mencapai 1.000 tanda tangan. 

Musa Ahmed yang menggagas pembuatan petisi itu mengatakan tisu toilet bertuliskan lafaz Allah itu diniali sengaja dilakukan untuk menghina Islam. Kendati demikian, ada sejumlah netizen yang enggan turut serta bergabung mendukung petisi tersebut. 

Meski demikian, Marks & Spencer membantah hal itu. Dalam jejaring twiteernya, Mark & Spencer mengonfirmasi bahwa pola tersebut merupakan gambar daun lidah buaya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2B1oimG
January 24, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2B1oimG
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

Menyiapkan Bekal

Hidup di dunia ini ibarat sebuah perjalanan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: M Arifin Ilham

Hidup di dunia ini ibarat sebuah perjalanan, yang setiap orang pasti akan bertemu dengan tantangan. Misalnya, bertemu dengan laut yang tenang dan terempas oleh ombak yang bergelombang. Menjelajah hingga ke atas bukit dan kadang terperosok hingga ke lembah curam. Semua silih berganti dan akan menghampiri.

Sebagai seorang pengembara (musafir) dan penakluk kehidupan, manusia pasti sangat membutuhkan perbekalan. Tujuannya supaya siap jika seandainya kehidupan langsung berhadap-hadapan dengan ombak yang bergelombang. Atau tetap tenang kalau jalan yang dilalui menuju turunan lembah yang curam.

Seseorang yang mempersiapkan bekal, jauh lebih siap dan tentu akan lebih tegar seandainya keadaan yang tidak diinginkan menyergapnya lebih pagi. Ia sadar, masih ada proses kehidupan yang akan berlangsung. Kehidupannya saat ini dengan berbagai riaknya tersebut hanya keadaan transit. Bukan akhir dan hanya sementara.

Sayangnya, kehidupan yang memesona ini kerap membuat seseorang lupa akan hakikat hidup di dunia. Ia lalai bahwa hidup di dunia ini bukan sebenarnya tujuan. “Dunia dengan segala isinya ini tak lebih hanya permainan dan senda gurau belaka.” (QS Muhammad [47]: 36).

Tak heran bila kemudian Rasulullah SAW selalu mengingatkan umatnya untuk menyikapi hidup di dunia ini sebagai ladang berbekal. “Dan, sebaik-baiknya bekal adalah takwa kepada Allah SWT.” (QS al-Baqarah [2]: 197).

Ibnu Umar RA meriwayatkan wasiat Rasulullah tentang pentingnya perbekalan. ''Jika kamu berada pada masa sore, jangan menunggu waktu pagi. Dan jika kamu berada di waktu pagi, jangan menunggu masa sore. Manfaatkanlah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, dan masa hidupmu sebelum datang kematianmu.'' (HR Bukhari).

Menjadikan hidup di dunia hanya sebagai ladang berbekal akan menimbulkan perasaan bahwa hakikat manusia adalah asing di dunia dan tidak mungkin menetap selamanya. Durasi dunia teramat singkat. Karena itu, Muslim yang beriman akan memanfaatkan setiap waktunya sebagai upaya mengumpulkan perbekalan sebanyak-banyaknya.

Coba simak dengan iman pesan Nabi SAW berikut. ''Aku tidak memiliki kecenderungan (kecintaan) terhadap dunia. Keberadaanku di dalam dunia seperti seorang musafir yang berteduh di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkan pohon tersebut.'' (HR Tirmidzi).

Oleh karena itu, bersegeralah melakukan kebaikan sebelum tidak lagi mampu melakukannya, baik karena sakit atau karena kematian yang menjemput. Karena nanti yang ada hanya penyesalan. ''Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka (orang-orang kafir), dia berkata, 'Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal saleh terhadap apa yang telah aku tinggalkan.’ Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan, di hadapan mereka ada dinding hingga hari mereka dibangkitkan.” (QS al-Mukminun [23]: 99-100).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SsS5v6
January 01, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SsS5v6
via IFTTT
Share: