Showing posts with label 2019 at 06:39PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 06:39PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Permudah Zakat, Dompet Dhuafa Hadirkan Aplikasi MUMU

Di MUMU, muzakki bisa beramal dengan nominal-nominal kecil, dimulai dari Rp 10ribu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keberadaan ponsel pintar dan internet menjadi hal yang tidak bisa dilewatkan dari kehidupan sehari-hari. Memanfaatkan dunia digital, Dompet Dhuafa menghadirkan inivasi guna mempermudah masyarakat untuk beramal.

Melalui salah satu anak usahanya, DD Tekno, Dompet Dhuafa berusaha menghadirkan kemudahan bagi masyarakat. Salah satu bentuk usahanya dengan meluncurkan aplikasi, MUMU.
"MUMU adalah platgorm digital guna mempertemukan muzakki, mustahik, munfiq, dan wakif. Konsep besarnya DD ingin mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada mustahik dan donatur," ujar Direktur Utama DD Tekno, Prima Hadi Putra kepada Republika.co.id, Kamis (30/5).
MUMU memberikan kemudahan kepada donatur atau muzakki yang ingin menyalurkan dana zakat, infaq, maupun sedekah. Muzakki tidak perlu lagi melakukan transfer ke nomor rekening tertentu dengan nominal tertentu pula. Di MUMU, muzakki bisa beramal dengan nominal-nominal kecil, dimulai dari Rp 10 ribu.
Ia juga menyebut keputusan DD masuk ke sektor digital karena ingin membangun integrasi antar sektor penting dalam industri syariah. Ke depannya bertujuan agar pembagian manfaat dari dana yang dapat juga bisa tersalurkan secara tepat sasaran.
Untuk semakin mempermudah masyarakat dalam beramal, DD Tekno menggandeng sejumlah payment gateway. Kerjasama yang dijalin ini disebut terbuka kepada siapa saja dengan tujuan agar penyaluran dana amal ini semakin fleksibel.
"Kita tidak ingin eksklusif, jadi silahkan teman-teman pakai e-wallet yang disukai, kita fasilitasi. Semua payment gateway yang punya visi sama mengentaskan kemiskinan, kita undang untuk bergabung. Tidak ada barrier," lanjutnya.
Selain kepada muzakki, mustahik pun akan merasakan manfaat kemudahan dari MUMU ini. Proses penyaluran dana akan dilakukan melalui e-wallet atau saldo pada aplikasi tersebut. Dana yang diberikan tidak lagi berupa uang tunai seperti yang selama ini dilakukan.
Bantuan yang didapat melalui uang elektronik ini juga bisa langsung digunakan di merchant yang sudah disiapkan, disesuaikan dengan kebutuhan. Hal ini juga berfungsi untuk mengantisipasi penggunaan dana untuk hal lain di luar penggunaan seharusnya.
Komisaris DD, Iskandar menyebut adanya platform digital ini diharap dapat membantu dalam mengintegrasikan antara muzakki dan mustahik. Bahkan ke depannya diharap dapat menjadi bagian dari gaya hidup syariah.
"Dompet Dhuafa ini merupakan jembatan antara dua pihak, muzakki dan mustahik. Jadi kita memikirkan bagaimana ini bisa menjadi sebuah digital lifestyle, dengan tetap memikirkan kebutuhan mustahik," ujar Iskandar.
Beberapa pihak yang digandeng dalam pengelolaan MUMU adalah LinkAja dan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia (ASyKi). CEO LinkAja, Danu Wicaksana menyebut perkembangan dana syariah kini semakin meningkat, transaksi pun kebanyakan dilakukan melalui platform digital. Karena itu, integrasi yang dilakukan DD Tekno bisa menjadi fasilitas baru di dunia digital.
"Transaksi digital untuk amal terbilang besar. Semoga kerjasama dengan MUMU bisa mendorong minat masyarakat untuk beramal dan meningkatkan donasi," ujarnya.
Sementara itu, salah satu bentuk kerjasama DD Tekno dengan ASyKi adalah menghadirkan asuransi mudik. Pengguna MUMU bisa membeli asuransi mudik syariah seharga Rp 9.500 yang sudah dilengkapi dengan wakaf.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JNOPK2
May 30, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JNOPK2
via IFTTT
Share:

Berpuasa Saat Bekerja di Ketinggian Turbin Angin di Australia

Di sini mereka menganggap kita sama saja. Jadi mengapa kita harus rendah diri.

Ribuan anak muda Indonesia pemegang visa berlibur sambil bekerja di Australia melakoni pekerjaan yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya, seperti menjadi teknisi di proyek konstruksi pembangkit listrik tenaga angin.

Program Working Holiday Visa

  • Kesempatan bagi pemuda Indonesia usia 18-30 tahun untuk bisa berlibur sambil bekerja di Australia
  • Skor IELTS minimal 4,5
  • Memiliki keterangan dari bank memilki dana minimal AU$ 5000, yang boleh juga rekening atas nama orang tua
  • Jika ingin kerja dua tahun, perlu setidaknya 3 bulan bekerja di kawasan pedalaman atau pekerjaan tertentu
  • Dapatkan informasi selengkapnya di situs resmi WHV dan waspada dengan tawaran yang menjanjikan dapat membantu

Audi Molseom sejak lama memendam cita-cita untuk melancong ke banyak tempat di dunia. "Untuk itu saya harus menabung, tapi menabung yang cerdas, caranya dengan bekerja di negara yang pendapatannya sangat tinggi," kata Audi kepada Alfred Ginting dari ABC Indonesia.

Ketika mendengar informasi tentang visa berlibur dan bekerja (work and holiday visa subclass 462) selama setahun bagi orang Indonesia yang berumur di bawah 30 tahun, Audi pun menyiapkan syarat yang diperlukan untuk mendaftar. Kini Australia menyediakan kuota bagi 1.500 orang Indonesia yang berusia kurang dari 30 tahun untuk bekerja di Australia.

Maret lalu Australia dan Indonesia meneken perjanjian perdagangan bebas yang salah satunya komitmen Australia membuka kuota WHV menjadi 4.500 orang sampai tahun 2025 dengan penambanhan 500 kuota tiap tahun.

Audi dipanggil wawancara oleh Dirjen Imigrasi pada Januari 2018, dan sebulan kemudian ia mendapat kabar mendapat visa. Pada bulan Mei ia pun mengundurkan diri dari pekerjaannya di sebuah stasiun televisi.

Ia menginjakkan kaki di Darwin, Teritori Utara (NT), Australia pada Juni 2018 dan menjalani beragam pekerjaan tidak tetap selama dua pekan.

"Saya pernah bekerja di kontruksi, memperbaiki atap rumah. Setelah itu saya dapat pekerjaan tetap di cafe untuk membantu di dapur, lalu dapat kerja di perkebunan semangka dan labu di Catherine, NT selama tiga bulan," kata Audi yang kini berusia 29 tahun.

Kemudian ia mendapat pekerjaan di perusahan kontraktor perkebunan yang menggarap lahan pihak lain. "Pekerjaan berpindah-pindah dari perkebunan mangga, asparagus, cendana. Saya di sana untuk memenuhi syarat visa tahun kedua," kata Audi.

Untuk bisa mendapat visa tahun kedua, pemegang WHV harus bekerja di sektor dan kawasan yang telah ditetapkan pemerintah selama 88 hari. Setelah enam bulan di wilayah utara Australia, Audi pindah ke Sydney.

"Saya mencoba banyak sekali pekerjaan, dari bikin salad, kurir bersepeda di Uber Eats, pemindah barang (removalist), dan tenaga pembersih di stadion Allianz," kata Audi.

Sertifikasi bekerja di ketinggian

Suatu ketika di Facebook Audi membaca lowongan pekerjaan mereparasi turbin angin dari Windhoist, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di konstruksi kincir untuk pembangkit listrik.

"Sebenarnya mereka mencari permanent resident. Tapi saya nekad melamar, dan menyebut kalau saya ingin dan siap melakukan pekerjaan apa saja," kata Audi.

Tidak disangka, sebulan kemudian Audi dihubungi oleh perusahaan itu.

"Bosnya bilang ia ingin kasih kesempatan ke orang Indonesia karena mereka punya pengalaman yang baik dengan pekerja orang Indonesia. Selain itu istrinya juga orang Indonesia. Jadi saya sangat beruntung," kata Audi.

"Dalam tiga hari saya diminta bersiap untuk ikut pelatihan di Tasmania. Saya ke Victoria mengambil peralatan yang dibutuhkan untuk pelatihan dan bawa mobil ke Tasmania."

Pelatihan selama enam hari itu untuk mendapat sertifikat bekerja di ketinggian sebagai teknisi turbin angin yang diselenggarakan oleh Global Wind Organisation (GWO).

"Biaya untuk sertifikasi itu kalau pribadi 7.000 dolar Australia, kalau dari perusahaan 3.000 dola Australia. Saya ditanggung perusahan. Dan saya beruntung pelatihan langsung dilakukan di turbin angin, banyak pelatihan lain dilakukan di gedung tinggi," kata Audi.

Usai pelatihan, Audi kembali ke Sydney untuk mengemasi barang-barangnya dan pindah ke Ararat, 200 kilometer di barat kota Melbourne. Lokasi proyek tak jauh dari Taman Nasional Grampians, salah satu destinasi wisata utama di Victoria, sekitar 30 menit berkendara dari kota Ararat.

Di awal bekerja Audi masuk dalam tim yang membangun menara turbin angin, pekerjaannya seputar perakitan awal seperti mengencangkan baut. "Saya bekerja dalam tim dengan tujuh orang. Selama 10 hari mendirikan 5 menara," kata Audi.

Setelah 10 hari, Audi mulai bekerja di ketinggian, membersihkan turbin yang tingginya 130 meter.

Audi memulai pekerjaannya dengan membawa peralatan ke puncak menara dengan menapaki anak tangga, lalu membawa peralatan perbaikan turun dari puncak menara dengan tali pengaman yang tersambung dengan kerekan (winch) untuk mengontrol naik turunnya.

"Saat konstruksi komponen turbin jadi kotor karena sentuhan tangan teknisi, tergores, cat mengelupas. Jadi tiap menara selesai, harus diperbaiki supaya saat diserahkan dalam kondisi sempurna," kata Audi.

Proyek ini menerapkan jam kerja yang panjang, mulai pukul enam pagi hingga pukul enam sore. "Kadang lebih, bisa 13 jam. Kami kerja enam hari seminggu," kata Audi yang mendapat upah 35 dolar Australia per jam.

Proyek ini ditargetkan rampung Agustus 2019, dari 50 menara yang direncanakan 30 sudah berdiri.

Tantangan berpuasa

Audi merasakan cukup berat menjalani puasa dengan kondisi pekerjaannya saat ini. "Tantangannya dehidrasi. Angin yang kencang bikin merasa lebih kering. Untungnya kadang kalau angin sangat kencang, kami hanya kerja sampai jam tiga sore," kata Audi.

Cuaca di kawasan Grampians yang pegunungan biasanya lebih rendah daripada Melbourne yang di pesisir, bahkan di pekan akhir musim gugur saat ini suhu mencapai -2 derajat Celcius.

Di Ararat, Audi menyewa rumah bersama tiga orang pemegang WHV lain yang berasal dari Indonesia.

"Tapi yang puasa hanya saya. Saya bangun jam empat untuk sahur. Biasanya saya masak, kadang saya masak cukup banyak waktu akhir pekan untuk beberapa hari. Berangkat ke proyek jam 5.30," kata dia.

Saat ini di proyek itu ada enam orang pekerja Indonesa yang semuanya pemegang WHV.

Meski pekerjaannya sangat melahkan, Audi merasakan tubuhnya lebih bugar dan berotot sejak di Australia. "Stamina jauh lebih bagus. Cocok sekali karena bulan Oktober nanti saya ingin ke Everest Base Camp lewat Nepal. Saya juga ingin ke Kashmir. Saya akan ambil liburan sebulan."

Sepulang berlibur Audi akan mencari pekerjaan yang bisa untuk memenuhi syarat visa tahun ketiga. "Saya ingin ke Adelaide juga ke Cairns, menyelam di Great Barrier Reef. Itu cita-cita lama saya," kata dia.

Bila mendapat visa tahun ketiga, Audi bisa bekerja di Australia hingga Juni 2021 sambil mengerjakan ambisinya membuat buku perjalanan. Sejauh ini Audi sangat menikmati kesehariannya di Australia.

"Di sini sistem kerja sangat fair, dan orang sangat egaliter. Di Indonesia banyak orang sering melihat orang asing terlalu tinggi, padahal di sini mereka menganggap kita sama saja. Jadi kenapa kita harus rendah diri."

Simak berita lainnya dari ABC Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KcIYNL
May 30, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KcIYNL
via IFTTT
Share:

Monday, May 27, 2019

Penuhi Kebutuhan Lebaran dan Sekolah, Warga Lepas Emas

Puncak penjualan emas oleh warga sudah terjadi pada H-14 Lebaran di Palembang.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Sejak dua tahun terakhir, tren penjualan emas menjelang Lebaran cenderung mengalami perubahan. Menurut Ivan, salah seorang penjual perhiasan emas di Pasar Cinde, Palembang, Sumatra Selatan, pada 2017, masyarakat cenderung membeli emas sebagai perhiasan saat Idul Fitri dan mereka kemudian menjualnya kembali usai Lebaran.

"Tapi, dua tahun ini tampak sekali masyarakat cenderung menjual emas sebelum Lebaran," ujar Ivan, Senin.

Menurut dia, puncak jual emas masyarakat pada 2019 sudah terjadi pada H-14. Peningkatannya hingga 80 persen dibandingkan hari biasa, hampir sama jika dibandingkan periode jelang Lebaran 2018.

"Perbandingan antara beli dan jual kira-kira 20:80," kata dia.

Menurut Ivan, aksi beli cenderung stagnan di kisaran seperempat sampai satu suku atau 3-6,7 gram per orang, sedangkan aksi jual dapat mencapai lima suku atau 30 gram per orang. Ia membeli satu suku dengan harga Rp 3,4 juta sampai Rp 3,6 juta, sesuai harga emas terbaru di kisaran Rp 595 ribu per gram.

"Orang menjual emas jelang Lebaran karena ada kebutuhan berlapis, yakni untuk lebaran dan keperluan anak masuk sekolah, karena jarak momen keduanya memang berdekatan," ungkap Ivan.

Dari 80 persen yang menjual emas, sebagian besar mengalokasikan dananya untuk keperluan sekolah. Hal ini mengingat karakteristik kebutuhan biaya tiap sekolah berbeda-beda pasca diizinkanya sekolah memungut biaya SPP.

Sementara itu, seorang warga yang menjual emasnya, Rustini, mengatakan, panjangnya libur Lebaran pada 2019 memaksanya menyediakan dana lebih banyak dari 2018.

"Biaya untuk Lebaran sudah ada, tapi masih perlu jual emas untuk tahun ajaran baru, jadi kebutuhan sekolah juga mulai dicicil meski penerimaan siswa baru masih berproses," kata Rustini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I2rlxL
May 27, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I2rlxL
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Dishub Cilacap Dirikan 10 Posko di Terminal dan Dermaga

Ada sebanyak 1.013 angkutan darat, laut, dan udara di musim musim tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Perhubungan setempat, akan mendirikan 10 posko di terminal dan sermaga yang ada di wilayahnya. Posko tersebut, antara lain berada di Terminal Majenang, Terminal Sidareja, Terminal Karangpucung, Terminal Kawunganten, Terminal Sampang, Terminal Cilacap dan Terminal Adipala.

''Selain itu, kita juga mendirikan posko di dermaga penyeberangan masyarakat. Yakni, di Dermaga Penyebrangan Prenca, Dermaga Sleko, serta Kantor Dishub,'' kata Kepala Dinas Perhubungan Tulus Wibowo, Sabtu (18/5).

Sedangkan personil yang akan disiapkan, menurut Tulus, yang bertugas di posko berasal dari berbagai instansi. Selain dari Dishub, juga ada berasal dari unsur kepolisian, TNI, dan unsur relawan lainnya.

''Dari dishub sendiri, ada sekitar 100 orang yang bertugas. Dari jumlah itu, yang bertugas di posko terminal ada sebanyak 53 orang, posko dermaga 24 orang, dan patroli mobil keliling empat personel,'' katanya.

Mengenai angkutan lebaran, Tulus menyebutkan seluruhnya ada sebanyak 1.013 angkutan  darat, laut, dan udara. ''Pada angkutan tersebut,  akan dicek kelaikan dan kelengkapan suratnya. Sedangkan pada awak kendaraan, akandicek kesehatannya untuk memastikan keselamatan penumpang,'' ucap dia.

Selain angkutan umum, Tulus juga menyatakan, pada masa mudik lebaran ini pihaknya menyiapkan dua unit armada bus wisata untuk angkutan gratis warga Cilacap yang mudik dari Jakarta. Mereka yang bisa memanfaatkan mudik gratis Pemkab Cilacap ini, antara lain wajib memiliki KTP elektronik Cilacap dan mendaftarkan diri ke Paguyuban Warga Cilacap di Jakarta.

''Kami menyesuaikan dengan anggaran Pemkab Cilacap. Memang tidak menjangkau semuanya, tapi paling tidak bisa membantu sebagian pemudik,'' ucap dia.

n eko widiyatno

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EfHqPm
May 19, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EfHqPm
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Kemenag Anggarkan Beasiswa untuk Santri ke Al-Azhar Mesir

Kesempatan ini termasuk program beasiswa santri berprestasi luar negeri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) mulai tahun ini membuka kesempatan bagi para santri untuk meraih beasiswa kuliah di Universitas al- Azhar Kairo (Mesir).

Kesempatan ini diberikan melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Luar Negeri. Seleksi PBSB Luar Negeri berlangsung pada Selasa (14/5) hari ini dan diikuti 992 santri.

"Tahun ini, Ditjen Pendidikan Islam menganggarkan beasiswa full ke Al-Azhar Kairo. Ini merupakan terobosan baru. Kita berharap, ke depannya akan dibuka pilihan pada kampus-kampus bergengsi di negara lain," ujar Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Ahmad Zayadi dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Selasa (14/5).

Ahmad Zayadi datang meninjau pelaksanaan seleksi tahap I PBSB Luar Negeri di UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan. Turut meninjau, jajaran rektorat UIN Syarif Hidayatullah, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Propinsi DKI Jakarta, serta Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar Cabang Indonesia.

Menurutnya, beasiswa yang diberikan meliputi biaya seleksi, matrikulasi, visa, transportasi keberangkatan dan kepulangan (saat menyelesaikan studi), biaya hidup, asrama, serta tunjangan kitab. Tahun ini Indonesia mendapat 30 kuota beasiswa di Al Azhar, Kairo.

Zayadi mengatakan, selain sebagai pengembangan PBSB yang memasuki tahun keempat belas, PBSB Luar Negeri juga dalam rangka internasionalisasi lembaga pendidikan Islam yang menjadi salah satu visi Kementerian Agama. PBSB sangat relevan untuk dikembangkan terlebih sebagai upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban dunia Islam.

“Tahun ini melalui PBSB Reguler kita juga membuka pilihan di 4 Ma’had Aly dengan takhassus-nya masing-masing. Dengan harapan yang sama, agar Indonesia kelak menjadi destinasi studi Islam dunia,” lanjutnya.

Seleksi tahap I PBSB Luar Negeri digelar dengan sistem Computer Based Test (CBT). Seleksi digelar serentak di lima lokasi. UIN Jakarta menjadi lokasi seleksi para santri yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya, serta dari Pulau Sumatera. Ada 475 santri yang memilih lokasi seleksi di Jakarta.

Untuk zona Jawa Barat, seleksi bertempat di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Zona Jawa Tengah bertempat di MAN 1 Semarang. Zona Jawa Timur bertempat di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Adapun untuk santri yang berasal dari zona Sulawesi Selatan dan Indonesia bagian timur, seleksi digelar di MAN 2 Model Makassar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HjSf4U
May 14, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HjSf4U
via IFTTT
Share:

Jaga Kestabilan Harga, Disperindag DIY Gelar Pasar Murah

Disperindag DIY menggelar pasar murah selama Ramadhan demi jaga kestabilan harga

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Dinas Perdagangan (Disperindag) DIY menggelar pasar murah selama Ramadhan. Hal ini dilakukan guna menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok selama Ramadhan hingga lebaran nanti.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Apriyanto mengatakan, pasar murah ini sudah dilakukan di beberapa wilayah di DIY. Yang mana telah dilakukan di Kabupaten Gunungkidul, Bantul, Kulon Progo dan Kota Yogyakarta.

"Dalam rangka kestabilan harga, kita lakukan pasar murah dan pembelian sembako murah untuk masyarakat membutuhkan," kata Yanto kepada Republika, Selasa (14/5).

Pihaknya menargetkan untuk menyalurkan sekitar 3.000 paket sembako. Namun, tidak menutup kemungkinan jika ada penambahan nantinya. 

Hal ini karena permintaan masyarakat yang tinggi. Terlebih menjelang lebaran nanti. 

"Kalau masih ada gejolak harga, terlebih bawang putih, maka akan kita tambah. Jika tidak kita hentikan," katanya.

Sementara itu, untuk bawang putih sendiri saat ini harganya sudah semakin turun. Bahkan, turun hingga menjadi Rp 36-38 ribu di beberapa pasar di DIY. 

Yanto mengatakan, operasi pasar pun telah beberapa kali dilakukan untuk menekan kenaikan harga bawang putih ini. "Sekitar 21 ton kita dropping (bawang putih) di DIY," katanya.

Untuk terus menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, pemantauan dan pengawasan secara aktif terus dilakukan. Diharapkan, tidak terjadi gejolak harga yang signifikan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YsVgWs
May 14, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YsVgWs
via IFTTT
Share:

Pertamina Sebut Harga Avtur Sudah Kompetitif

Harga avtur memakai formula yang juga sudah menjadi ketetapan pemerintah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) mengklaim bahwa harga avtur yang dipatok oleh perusahaan sudah kompetitif dibandingkan dengan negara lain. Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menjelaskan bahwa Pertamina dalam menetapkan harga avtur memakai formula yang juga sudah menjadi ketetapan pemerintah.

"Kami kan juga pasok Garuda jadi kami langsung bisa bandingkan. Harga kami kompetitif kok dibandingkan negara lain. Setiap dua pekan kami update harga," ujar Nicke di DPR RI, Selasa (14/5).

Nicke menjelaskan bahwa hari ini malah trend harga avtur cenderung turun karena harga minyak dunia juga mengalami penurunan. Tentu saja, kata Nicke harga avtur juga turun, karena formula yang membentuk harga avtur mengacu pada pergerakan harga minyak dunia.

"Kalau melihat trend tiga bulan terakhir itu kan ICP turun ya. Coba dibandingkan dengan airport lain, ini kami masih lebih kompetitif," ujar Nicke.

Nicke juga menyebut bahwa dalam proses pembentukan harga tiket, informasi yang didapat oleh Pertamina, bahwa avtur hanya mempengaruhi 27 persen dari cost structure tiket yang dibandrol oleh maskapai.

"Komponen harga sudah ditetapkan di perhubungan berapa persen avtur kontribusinya, kalau tidak salah 27 persen dari total cost stucture harga tiket pesawat," ujar Nicke.

Namun saat disinggung apakah Pertamina mungkin mengeluarkan kebijakan untuk menurunkan harga avtur kembali, Nicke hanya menjawab bahwa penentuan harga sudah ada formulanya.

"Kan tadi saya bilang. Itu tergantung formula. Jadi kalau ICP naik dia tergantung harga minyak dunia. Jadi pakai formula," ujar Nicke.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HjScpK
May 14, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HjScpK
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

BRI Siapkan Rp 48,2 Triliun untuk Kebutuhan Libur Lebaran

BRI menyiapkan tambahan uang elektronik BRIZZI sebanyak 889 ribu kartu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan uang tunai senilai Rp 48,2 triliun guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan akan uang tunai pada momen Ramadan dan Lebaran tahun ini. Dari total uang tunai Rp 48,2 trilyun, 60 persen diantaranya dialokasikan untuk mesin ATM, CDM, dan CRM, serta sisanya sebesar 40 persen disebar di unit kerja BRI.

Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI Osbal Saragi mengatakan perseroan berkomitmen memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukan Layanan Perbankan pada momen lebaran 2019.  Selain menyediakan uang tunai, Bank BRI juga tetap melaksanakan operasional layanan perbankan pada 3 Juni – 7 Juni di 229 unit kerja serta menggelar weekend banking pada 1 Juni - 2 Juni dan 8 Juni - 9 Juni di 155 unit kerja.

"Kami juga memastikan bahwa layanan kepada nasabah inti kerjasama seperti setoran penerimaan BBM dan Non BBM Pertamina, Penebusan SPP Bulog, pembayaran PNBP POLRI, pembayaran tagihan rumah sakit, penerimaan Imigrasi Visa on Arrival serta layanan lainnya tetap berjalan pada periode lebaran tahun ini,” ungkapnya.

Untuk mendorong cashless society, perseroan juga telah menyiapkan lebih dari 408 ribu Agen BRILink dan hampir 200 ribu EDC yang tersebar d seluruh Indonesia guna memfasilitasi transaksi keuangan selama Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2019.

"Khusus menyambut periode ini, kami juga menyiapkan tambahan uang elektronik BRIZZI sebanyak 889 ribu kartu yang dapat digunakan untuk pembayaran tol saat mudik, pembelian barang, dan pembayaran lainnya melalui berbagai merchant,” ucapnya.

Tak hanya itu, untuk memudahkan masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik Lebaran, Bank BRI mengadakan Posko Mudik Lebaran di 32 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Posko ini akan dibuka dari H-7 lebaran. Pada posko tersebut, masyarakat bisa mendapatkan makanan dan minuman ringan, memanfaatkan layanan E-Channel BRI (ATM, CDM, dan CRM), layanan kesehatan ringan (cek tensi darah dan P3K), informasi produk BRI serta hiburan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E0COfQ
May 11, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E0COfQ
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Sulteng Dipacu Jadi Buffer Zone Cabai

Indonesia sudah tidak melakukan impor cabai lagi sejak 2016.

REPUBLIKA.CO.ID, DONGGALA -- Kementerian Pertanian (Kementan) gencar melakukan pemerataan pengembangan kawasan cabai di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan seluruh wilayah pulau utama di Indonesia harus mandiri cabai.

“Jangan lagi tergantung pasokan dari Jawa semua. Luar Jawa harus bisa mandiri cabai. Pasokan harus aman, harga juga harus stabil,” ujar Amran dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (28/4).

Menurut Mentan, potensi luar Jawa masih banyak dan harus bisa dioptimalkan. Selama ini, optimalisasi lahan-lahan potensial untuk budi daya cabai terus dilakukan. Buktinya, sudah dua kali ramadhan dan Lebaran terakhir harga dan pasokan cabai nasional stabil. Harga dan pasokan cabai pada Idul Adha, Natal, dan tahun baru pun terpantau aman.

“Ini bukti kalau pengembangan kawasan cukup berhasil. Apalagi, sejak 2016 tidak ada impor cabai lagi. Luar Jawa harus terus dipacu supaya inflasi di daerah bisa dikendalikan,” ujar Menteri berdarah Sulawesi ini.

Kepala Dinas Pertanian Propinsi Sulawesi Tengah Trie Iriyani menegaskan kesiapannya menjadikan wilayah Sulteng sebagai penyangga atau buffer zone produksi cabai di Indonesia Timur. Saat ini, daerah Donggala, Banggai, Sigi, Parigi Moutong, dan Tojo Una Una merupakan sentra cabai di Sulawesi Tengah.

Menurut Trie, Sulteng terus memperluas pengembangan kawasan pertanian cabai. Dalam setahun, ada sekitar 5 ribu hektare tanaman aneka cabai di Sulteng dengan produksi mencapai 33.500 ton. Angka itu terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Kebutuhan kami hanya sekitar 18.500 ton saja dalam setahun. Jadi, ada surplus yang signifikan, bisa memasok wilayah sekitar. Tahun 2019 ini kami didukung oleh Kementerian Pertanian pengembangan kawasan cabai seluas 375 hektare. Bantuan tersebut sangat membantu,” kata Trie.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Donggala Nona Meythy menyatakan kesiapan mewujudkan Donggala menjadi bagian dari kawasan penyangga (buffer zone) cabai Sulteng. Donggala, kata dia, mempunyai potensi sekitar 1.200 hektare pertanaman cabai selama musim tanam setahun. Saat ini, riil sudah di atas 900 hektare.

“Kami punya jenis cabai rawit lokal yang sudah terkenal, rawit sirup namanya. Sangat pedas dan tahan simpan. Rawit sirup ini sudah dipasarkan sampai Gorontalo, Makassar, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Pertanaman ada terus bahkan umur produksinya bisa setahun lebih,” kata dia.

Menurut data Kementan, produksi nasional cabai pada 2018 mencapai 2,52 juta ton lebih yang meliputi jenis rawit merah, rawit hijau, cabai keriting, dan cabai merah besar. Angka tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya 2,36 juta ton. Kebutuhan nasional cabai diperkirakan 1,6 juta hingga 1,8 juta ton setahun.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat pada Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan Ismail Wahab mengingatkan pentingnya pengaturan pola tanam guna mempertahankan surplus produksi.

“Tidak hanya surplus produksi dalam setahun, tapi sebaran produksi antarbulan dan antarwilayah sudah kita atur sedemikian rupa melalui manajemen pola tanam. Jadi, tidak ada lagi bulan yang produksinya berlebih atau ada bulan yang kekurangan produksi cabai,” kata Ismail.

Guna memenuhi kebutuhan cabai di berbagai pulau, pemerintah terus berupaya melakukan terobosan, di antaranya pengembangan cabai di luar Jawa dan perbaikan distribusi antarpulau. Khusus menghadapi puasa dan Lebaran tahun ini, Kementan telah memastikan pasokan cabai mencukupi. Sebab, beberapa sentra besar memasuki panen raya di Mei dan Juni 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GQkY0Y
April 28, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GQkY0Y
via IFTTT
Share:

Saturday, April 27, 2019

Kementan Luncurkan Peta Okupasi Pertanian

Kementan tercatat sebagai kementerian ketiga yang meluncurkan peta okupasi profesi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Pertanian meluncurkan peta okupasi pertanian yang menjadi acuan pembangunan sektor tersebut. Peta ini akan dimanfaatkan para pemangku sektor pertanian seperti kementerian, akademisi, dan juga swasta.

Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prihasto Setyanto meluncurkan peta tersebut di Hotel Bidakara Jakarta pada Sabtu (27/4). Peta tersebut menjelaskan jenis-jenis jabatan atau okupasi profesi di sektor pertanian guna mendukung terwujudnya SDM pertanian Indonesia yang profesional, mandiri dan berdaya saing. 

Kementan tercatat sebagai kementerian ketiga yang meluncurkan peta okupasi profesi setelah Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Acara itu dihadiri Kepala Puslatan, Bustanul Arifin Caya, Kepala Pusat Pendidokan Pertanian, Idha Widi Arsanti, Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Bambang Suryadi, Kementerian Ketenagakerjaan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Rektor Universitas, Kepala UPT BPSDMP, Direktur Polbangtan, dan Pejabat Ditjen Kementan.

Prihasto mengatakan penyusunan, peta okupasi SDM pertanian sangat penting untuk mengetahui kebutuhan pasar sesuai keahlian di sektor pertanian. Hal ini dipetakan oleh BPPSDMP untuk mengembangkan pelatihan vokasi dan sertifikasi profesi sesuai kebutuhan pasar, khususnya dunia usaha dan industri di Indonesia. Penyusunannya mengacu pada area fungsi bidang tertentu, yang merupakan alternatif strategi percepatan dalam rangka memenuhi tuntutan profesi dunia usaha dan industri sektor pertanian.

Acuan berbagai pihak

Sementara itu, Kepala Puslatan, Bustanul Arifin Caya, mengungkapkan, peta okupasi bisa menjadi acuan dunia usaha dan pendidikan untuk mengembangkan standar khusus, nasional maupun internasional. Peta tersebut telah disepakati oleh Kementan, Kemenaker, Bappenas, Kadin, dan BNSP. 

Selanjutnya akan dijadikan acuan oleh Bappenas dalam perencanaan tenaga kerja nasional (national manpower planning). Juga digunakan untuk menentukan kebutuhan standar khusus, nasional, dan internasional. Di sektor pendidikan bisa digunakan untuk menentukan pilihan profesi dan sertifikasi bidang-bidang yang dibutuhkan dunia usaha dan industri.

Sementara itu, Kabid Standarisasi dan Sertifikasi Profesi Pertanian Puslatan sekaligus Ketua Panitia Launching Peta Okupasi Sektor Pertanian, Zuroqi Mubarok mengatakan bahwa peta okupasi sangat diperlukan bagi lembaga-lembaga pendidikan dan pelatihan.

Karena itu menjadi acuan penyusunan modul dan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja sekaligus sebagai tolak ukur dalam meningkatkan daya saing dan produktivitas sumber daya manusia Indonesia di era persaingan regional maupun global saat ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L81wRD
April 27, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L81wRD
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Lapak Terendam Banjir, Pedagang Pasar Jambu Terpaksa Libur

Banjir baru mulai surut pada dini hari di Pasar Jambu Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sejumlah pedagang di Pasar Jambu Dua Kota Bogor Jawa Barat terpaksa libur massal. Lapak pedagang penuh lumpur akibat terendam air Sungai Ciliwung setinggi dua meter yang meluap pada Kamis (25/4) malam.

"Ada dua blok yang yang terendam air setinggi dua meter, Blok A basement dan Blok B basement. Pedagang Blok A sudah mulai bisa berdagang, yang Blok B masih kita bersihkan dulu," kata Kepala Urusan Operasional Pasar Jambu Dua, Abu Sofyan di Bogor, Jumat (26/4).

Menurutnya, jumlah pedagang di Blok B basement pasar Jambu Dua ini ada sebanyak enam pedagang. Terdiri dari berbagai jenis dagangan, mulai dari tempat makan warteg, hingga pedagang sayur. Sedangkan di Blok A Basement jumlahnya lebih banyak, yaitu 25 pedagang, mayoritas dagangannya sembilan bahan pokok (sembako).

"Di Blok B basement ini memang sedikit pedagangnya, lebih banyak digunakan sebagai gudang. Karena pengalaman beberapa kali terendam banjir," kata Abu.

Meski begitu, kata dia, tidak ada barang dagangan yang terendam akibat meluapnya Sungai Ciliwung pasa Kamis malam. Para pedagang sudah mengantisipasi terlebih dahulu saat banjir pertama pukul 21.00 WIB ketika air masih setinggi mata kaki.

"Jam 21.00 WIB dagangan sudah dikeluakan karena banjir semata kaki. Tidak lama langsung surut, sudah dibersihkan malah tinggi lagi jadi dua meter," tuturnya.

Menurutnya, air mulai surut sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Para pedagang meminta bantuan unit Pemadam Kebakaran Kota Bogor untuk membersihkan lumpur di basement Blok A dan Blok B Pasar Jambu Dua.

Tinggi muka air (TMA) Bendungan Katulampa Sungai Ciliwung di Kota Bogor Jawa Barat sempat berstatus siaga satu dengan ketinggian air 220 centimeter, pada pukul 20.30 WIB, Kamis (25/4).

"TMA Bendungan Katulampa 220 centimeter, sedangkan TMA pintu intake Kalibaru atau saluran induk katulampa 30 centimeter," kata Kepala Jaga Bendung Katulampa, Andi Sudirman.

Ia mengimbau agar masyarakat di bantaran Sungai Ciliwung waspada, terlebih di wilayah DKI Jakarta. Karena, selama Bogor mengalami musim hujan, potensi meluapnya permukaan Sungai Ciliwung akan tetap ada.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GCi3aY
April 26, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GCi3aY
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Antam Bagikan Dividen Rp 306,05 Miliar

Antam berhasil membukukan laba sebesar Rp 874,43 miliar pada 2018

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membagikan dividen sebesar Rp 306,05 miliar. Perusahaan membagikan dividen ini karena berhasil membukukan laba sebesar Rp 874,43 miliar sepanjang 2018.

Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Ariotedjo menjelaskan dividen yang dibagikan kepada para pemilik saham tersebut merupakan 35 persen dari laba yang dialokaskan perusahaan. Dividen per saham tahun buku 2018 adalah Rp 12,74.

"Karena laba yang cukup baik pada tahun lalu, RUPS memutuskan 35 persen dari laba yang ada dibagikan untuk dividen," ujar Arie di Hotel Borobudur, Rabu (24/4).

Laba yang diperoleh perusahaan tersebut kata Arie selain dibagikan dalam bentuk dividen juga sebesar 65 persen laba ditahan untuk operasional perusahaan. "Pemegang saham juga menyetujui laba ditahan sebesar Rp 568,38 miliar atau 65 persen dari laba tahun buku 2018," ujar Arie.

Hasil RUPS juga memutuskan bahwa Antam pada tahun ini menaikkan target produksi dan penjualan semua komoditas. Target volume produksi feronikel sebesar 30.280 ton nikel dalam feronikel (TNi) atau naik 21 persen dibandingkan dengan capaian produksi 2018 sebesar 24.868 TNi.

Untuk komoditas emas, Perusahaan menargetkan kenaikan penjualan emas menjadi 32.036 kg, naik sekitar 15 persen dibandingkan capaian penjualan emas 2018 sebesar 27.894 kg.

Sebelumnya, Pada 2018, Perusahaan mencatatkan penjualan bersih Rp25,24 triliun. Emas menjadi komponen terbesar pendapatan, berkontribusi Rp16,69 triliun atau 66 persen dari total penjualan bersih. Kontributor terbesar kedua pada pendapatan Perusahaan adalah penjualan feronikel sebesar Rp4,66 triliun dari total penjualan bersih tahun 2018.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W5pQEv
April 24, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W5pQEv
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 23, 2019

Ihwal Kekurangan Pangan

Umat Islam hendaknya peka terhadap orang yang kekurangan pangan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Alwi Shahab

Pada suatu siang, ketika Nabi Muhammad saw dan para sahabat tengah berkumpul, datanglah rombongan dari Bani Mudhar. Mereka berpakaian compang-camping. Melihat keadaan yang demikian, wajah Nabi tiba-tiba berubah menampakkan kesedihan yang amat sangat.

Beliau pun serta merta menganjurkan supaya setiap orang mengeluarkan sedekahnya -- sandang atau pangan. Maka berbondong-bondonglah para sahabat menyumbangkan apa yang mereka miliki. Melihat tumpukan pakaian dan makanan yang terkumpul, Rasulullah pun bergembira.

Bagi Nabi, lapar dan hidup dalam kemiskinan adalah satu hal yang biasa. Sebagai seorang pemimpin, Beliau selalu lebih mendahulukan kepentingan orang banyak, katimbang diri dan keluarganya. Pernah, suatu ketika, Fatimah putrinya mengadu kepada Nabi bahwa ia tidak memiliki apa-apa untuk dimakan. Kepada putrinya, Nabi pun menunjukkan ikat pinggang di perutnya yang berisi batu untuk mengurangi rasa lapar.

Bagi Nabi, perih dan lapar yang diderita orang lain, terasa lebih menyusahkan hatinya, katimbang kalau penderitaan itu menimpa dirinya. Karena kepeduliannya, mencakup rasa tanggung jawab terhadap orang lain, terhadap kesusahan, dan penderitaan sesama manusia.

Kita pun sebagai umatnya, yang oleh Allah diperintahkan untuk meneladaninya, seharusnya juga bersikap peka terhadap kesusahan dan penderitaan orang lain. Seperti sekarang ini, akibat musim kering berkepanjangan, banyak saudara-saudara kita di Tanah Air yang menderita kekurangan pangan.

Islam sejak lebih 14 abad lalu telah mengantisipasi bahaya kekurangan pangan. Misalnya, dengan memerintahkan kepada orang berpunya untuk memberikan sebagian hartanya kepada kaum miskin, baik dalam bentuk zakat, sedekah maupun infak.

"Kamu sekali-kali tidak akan sampai kepada kebaktian (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebagaian dari harta yang kamu cintai.'' (Ali Imran ayat 92). Tapi sayangnya, banyak orang kaya kita yang sekalipun melaksanakan shalat, kurang peduli terhadap masyarakat yang hidup miskin. Karena itulah dalam surat Al-Maun mereka yang tidak menganjurkan memberi makan orang miskin, oleh Allah dinilai sebagai menjustakan agama. Semoga kita dijauhkan dari sifat demikian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vlxxth
April 23, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vlxxth
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 17, 2019

Jokowi Apresiasi Semua Pihak yang Lancarkan Pemilu

Jokowi menyampaikan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, DKPP juga TNI dan Polri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang menyukseskan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada pemilu 2019 ini. Dalam pidatonya setelah hasil hitung cepat diumumkan, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang dianggap berhasil menjalankan pemilu.

Jokowi juga berterimakasih kepada TNI dan Polri yang disebutnya mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama Pemilu. "Kita semuanya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada KPU, Bawaslu, DKPP sehingga proses pesta demokrasi pileg dan pilpres tadi pagi telah berjalan dengan jujur dan adil. Terimakasih juga kita sampaikan kepada TNI dan Polri yang telah mengamankan, keamanan dan ketertiban sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," kata Jokowi dalam pidatonya usai bertemu dengan seluruh pimpinan partai koalisi dan petinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) di Djakarta Theatre, Rabu (17/4).

Jokowi juga meminta masyarakat Indonesia kembali bersatu setelah sebelumnya sempat terpolarisasi dalam kontestasi pemilihan presiden 2019. Jokowi memandang pesta demokrasi hari ini, Rabu (17/4) telah berjalan baik, aman, dan tertib. Ia pun meminta rakyat Indonesia menutup pilpres dan pileg hari ini dengan kembali merawat kerukunan hidup bermasyarakat.

"Marilah kita kembali bersatu sebagai saudara sebangsa dan setanah air setelah pileg dan pilpres. Menjalin, merawat kerukunan kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air," kata Jokowi.

Jokowi didampingi seluruh ketua umum partai koalisi saat menyampaikan pidatonya. Pimpinan partai koalisi yang hadir di antaranya adalah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketum PSI Grace Natalie, Ketum Nasdem Surya Paloh, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

Selain itu hadir pula Ketua TKN Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, dan sejumlah tokoh yang saat ini menjabat menteri Kabinet Kerja. Seperti di antaranta Luhut Binsar Pandjaitan, Hanif Dhakiri, dan Puan Maharani. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Pelf0m
April 17, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Pelf0m
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Flood submerged 210 polling stations in Bandung district

The polling stations will likely be moved to higher ground.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Flooding submerged 210 polling stations in Bandung District, West Java Province, in the lead-up to the polling day on Wednesday. Flood leaving local election committees with no choice but to shift the venue to higher ground.

"Some 210 polling stations were engulfed by floodwaters today, largely in Baleendah Sub-district, while polling stations in other districts are not flooded," Chief of the West Java Provincial Office of the General Elections Commission (KPU) Rifqi Ali Mubarok noted at the State Building in Bandung on Tuesday.

Mubarok reported that the polling stations overwhelmed by flooding were located in the six sub-districts of Baleendah, Bojongsoang, Banjaran, Ciparay, Rancaekek, and Dayeuhkolot in Bandung District.

"The venue for polling in the six sub-districts will likely be moved to other areas owing to flooding," he pointed out.

One of the hurdles faced by the KPU is taking precautionary measures prior to the general elections on Apr 17 against possible weather anomalies in the rainy season, inclusive of downpour possibly leading to floods, he noted. Bandung is one of West Java's several districts currently inundated.

"Bandung District was the worst affected by flooding. The flooding (has compelled local election committees) to move the venue for polling from the flooded stations to safer areas. In other flood-affected districts, such as Indramayu, flooding could be prevented from submerging the polling stations," he added.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KGq0kx
April 16, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KGq0kx
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

Japri Ajak Masyarakat Pantau Pemilu 2019

Japri juga mengajak masyarakat gunakan hak pilih.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jaringan Pemantau dan Riset Indonesia (Japri) Koordinator Wilayah (Korwil) DKI Jakarta mengajak masyarakat ibukota berpartisipasi dalam memantau penyelenggaraan Pemilu 2019. Melalui aksi simpatik kawal Pemilu, Japri Korwil DKI mengajak masyarakat untuk men-download aplikasi pemantauan Japri di Playstore

Kegiatan yang digelar bersamaan dengan Car Free Day pada Ahad (7/4) di seputar Bundaran Hotel Indonesia ini menarik perhatian ratusan pejalan kaki. Tidak sedikit dari masyarakat yang langsung mendownload aplikasi Japri dan tertarik untuk menjadi relawan Kawal Pemilu dibawah koordinasi Japri. 

Korwil Japri DKI Jakarya, Ilham mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk keseriusan Japri DKI untuk mengajak masyarakat ibukota berpartisipasi dalam pemantauan Pemilu 2019.

“Anda cukup download aplikasinya di Playstore, maka anda langsung bisa menjadi pemantau Japri. Partisipasi masyarakat ini penting dalam upaya mengawal Pemilu 2019 yang bersih, jujur, adil dan transparan,”kata dia dalam siaran persnya.

Dalam kegiatan tersebut, selain mengajak untuk mendownload aplikasi di Playstore, para Relawan dan Pengurus Japri Korwil DKI juga mengumpulkan tanda tangan komitmen suksesnya mengawal Pemilu 2019. 

"Kami sudah mendapatkan hampir seribu tanda tangan sebagai simbol kepedulian masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019 ini. Kami akan terus mengumpulkan tanda tangan hingga sepuluh ribuan lebih, yang kami abadikan sebagai bentuk semangat bersama kepedulian bangsa kita terhadap jalannya pesta demokrasi 2019 ini," ujar Ilham.

Selain itu, Japri juga berdiskusi langsung dengan masyarakat melalui Ngopi Bareng untuk mengkampanyekan anti politik uang, anti hoax, Anti hate speech (ujaran kebencian). 

Dikonfirmasi tentang kegiatan ini, Zaenal Lutfi, Koordinator Nasional Japri, sangat mengapresiasi gerakan aksi Simpatik tersebut. 

"Saya sudah instruksikan kepada segenap pengurus Japri di semua wilayah untuk mengajak masyarakat bersama membangun iklim demokrasi bangsa mellaui Pemilu yang bersih, jujur dan transparan. Selain kegiatan pemantauan, kami memang melakukan aksi-aksi simpatik kepada masyarakat. Selain kprwil DKI, Korwil Sulawesi Selatan, hari ini juga melakukan aksi serupa," ungkap Zaenal.

Lebih lanjut, Zaenal mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019. "Gunakan hak pilih kita pada pemilu nanti. Serta jangan menerima segala pemberian untuk memilih pemimpin nanti. Mari bersama sukseskan penyelenggaraan Pemilu, awasi penyelenggaraannya, ada pelanggaran, Japri saja," pungkasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OUGzrF
April 07, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OUGzrF
via IFTTT
Share:

Kemenkominfo Intensifkan Patroli Siber Memerangi Hoaks

Hoaks mengalami peningkatan signifikan menjelang pencoblosan 17 April 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, KULON PROGO -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan jajaran kementeriannya mengintensifkan melalukan patroli siber memerangi hoaks. Ia mengatakan hoaks mengalami peningkatan signifikan menjelang pencoblosan 17 April 2019.

Rudiantara meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia jangan melemparkan hoaks. "Hoaks itu ada sifatnya fitnah, lebih parah lagi, hoaks yang sifatnya adu domba. Itu dosa," kata Rudiantara di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (7/4).

Ia mengatakan, Kemenkominfo bertugas seperti itu mengingat bahwa ini adalah hoaks. Pada Agustus 2018, hoaks hanya ada 25 kasus yang sudah diidentifikasi, diverifikasi dan divalidasi. Desember 2018, naik tiga kali lipat menjadi 75 kasus. Januari 2019, 175 kasus, Februari ada 353 kasus, dan Maret ada 453 kasus.

Hoaks yang beredar berkaitan dengan politik dan berkaitan dengan pemilu, isinya pencapresan dan saling membuatkan berita bohong tentang capres-capres. Pada Maret 2019, serangan hoaks lebih banyak ke pasangan 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

"Atas kasus ini, saya dan banyak orang prihatin atas kasus penyebaran hoaks. Semua pihak harus bertanggung jawab atas penyebaran hoaks," katanya.

Rudiantara mengatakan Kemenkominfo gencar melakukan pemantauan di media sosial, termasuk bagaimana meminta platform penindakan di dunia nyata dilakukan aparat kepolisian. "Kemenkominfo membantu profil. Insya Allah penyebar hoaks akan teridentifikasi karena rekam jejak digital pasti ada," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2uQuBWz
April 07, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2uQuBWz
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

Mentan: Harga Gabah Dilarang Kurang dari Rp 4.070 per Kg

harga gabah di tingkat petani sudah turun karena panen raya.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan, harga gabah kering panen (GKP) tak boleh di bawah Rp 4.070 per kg. Hal itu karena harga gabah di tingkat petani di Kabupaten Indramayu anjlok seiring berlangsungnya masa panen raya.

‘’Kami datang karena mendengar (ada) panen raya. Kita harus antisipasi jangan sampai petani rugi,’’ kata Amran, dalam acara Panen Padi dan Serap Gabah Petani di Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Kamis (4/4).

Untuk itu, Amran pun datang bersama rombongan Bulog. Dia juga menyaksikan penyerapan gabah milik petani setempat oleh Perum Bulog.

Amran menyebutkan, pada musim panen saat ini, harga GKP petani di Kabupaten Indramayu berada di kisaran Rp 3.500-Rp 3.800 per kilogram. Padahal, berdasarkan instruksi presiden, harga GKP tidak boleh di bawah Rp 4.070 per kg.

‘’Itu perintah presiden, itu komitmen kita,’’ kata Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Indramayu, Supendi menjelaskan, produksi padi di Kabupaten Indramayu pada 2018 mencapai 1.672.037 ton GKP. Sedangkan luas lahan sawahnya mencapai 116.245 hektare.

Saat ini, menurut Supendi, sejumlah sentra produksi beras sedang panen raya. Bahkan, April ini merupakan puncak panen raya.

‘’Di masa panen, petani semestinya bergembira menikmati hasil kerja kerasnya,’’ kata Supendi.

Namun, kondisi di lapangan, petani tak bisa sepenuhnya menikmati hasil kerja keras mereka. Hal itu terjadi karena harga gabah yang rendah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, Takmid menambahkan, penyerapan gabah oleh Bulog seharusnya fokus dalam bentuk gabah kering giling (GKG) agar harga di tingkat petani tidak turun. Selain itu, bisa menghindarkan dari risiko penurunan mutu saat penyimpanan.

Selain itu, Takmid juga meminta agar Bulog menambah kuota penyerapan gabah di Indramayu. Saat ini, kuota penyerapan untuk Kabupaten Indramayu dalam satu tahun sebesar 190 ribu – 200 ribu ton.

‘’Sedangkan produksi padi di Kabupaten Indramayu 1,7 juta ton. Jadi seharusnya gabah petani yang diserap oleh Bulog minimal 50 persennya,’’ kata Takmid.

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi, menilai, ada beberapa hal yang bisa dilakukan Bulog untuk mempercepat penyerapan gabah petani. Hal itu di antaranya, Bulog harus memperluas kerja sama dengan mitra penggilingan.

Selain itu, pengadaan oleh Bulog juga harus fokus dalam bentuk gabah kering giling (GKG) agar harga di tingkat petani tidak turun dan menghindarkan dari risiko penurunan mutu saat penyimpanan. Selain itu, pengadaan gabah tidak perlu menunggu penjualan stok beras yang ada, tetapi harus terus dilakukan penyerapan agar momen panen tidak terlewat.

Sementara itu, dalam acara tersebut, Mentan juga menyerahkan bantuan untuk para petani di Indramayu. Selain bibit sayuran dan bibit padi, adapula bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) maupun hewan ternak.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VkzdA0
April 04, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VkzdA0
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Timnas Sepak Bola Putri Jalani Kualifikasi di Myanmar

Ada perubahan pemain yang dibawa pelatih Rully Nere pada Kualifikasi Pra-Olimpiade.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas sepak bola putri Indonesia bertolak ke Myanmar, Senin (1/4), untuk menjalani kualifikasi pra-Olimpiade 2020 di Stadion Mandalay. Para Srikandi itu akan menjalani laga perdana kontra India, Rabu (3/4).

Sebelum menjalani kualifikasi, skuat berjuluk Garuda Pertiwi itu sudah melakukan persiapan, yakni menjalani pemusatan latihan sejak 22 Februari hingga 31 Maret 2019. Selain menjalani program pemusatan latihan, timnas putri juga telah menjalani tujuh kali laga uji coba melawan klub lokal dan sekali uji coba melawan timnas India, Januari lalu.

“Rasanya sedikit gugup, karena ini pertama kalinya saya ikut babak kualifikasi pra-Olimpiade. Apalagi di babak pertama saya tidak masuk skuat timnas wanita,” ujar sang penjaga gawang, Riska Julianti seperti dilansir dari laman resmi PSSI, Selasa (2/4).

Riska menambahkan, uji coba yang berlangsung kontra India menjadi pelajaran berharga bagi dirinya karena ia terpilih sebagai salah satu penjaga gawang yang dibawa pelatih timnas, Rully Nere, ke Myanmar.

“Lawan India di laga perdana nanti semua harus siap dan waspada. Kami kebobolan di laga uji coba kemarin, tetapi selanjutnya kami harus waspada dengan melihat penempatan bola-bola dari lini serang pemain India," jelas Riska.

Di satu sisi, terdapat perubahan pemain yang dibawa pelatih Rully Nere pada Kualifikasi Pra-Olimpiade kali ini. Meski demikian, hal itu tak menyurutkan semangat dan optimisme skuat polesannya menghadapi laga di Myanmar nanti.

“Di sektor penjaga gawang memang ada perubahan pemain yang dibawa dengan babak pertama di Palestine lalu. Tapi kami tidak bisa memaksakan karena penjaga gawang sebelumnya sedang menempuh pendidikan,” kata Rully.

Menurut Rully, pemusatan latihan sudah dilakukan secara optimal sebagai persiapan melawan tim yang dianggap tangguh pada rangkaian pertandingan nanti. “Pemain yang dipersiapkan ini sudah menjadi pemain terbaik. Training camp jangka panjang sudah dilakukan demi memoles semua pemain agar bisa tampil maksimal. Siapa pun yang diturunkan sudah dipersiapkan secara matang,” jelasnya.

Berikut Jadwal Babak Kedua Kualifikasi Grup A Pra-Olimpiade 2020:

3 April 2019

India vs Indonesia

Venue: Mandalar Thiri Stadium, Mandalay

6 April 2019

Indonesia vs Myanmar

Venue: Mandalar Thiri Stadium, Mandalay

9 April 2019

Indonesia vs Nepal

Venue: Bahtoo Stadium, Mandalay

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WDuR7l
April 02, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WDuR7l
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 26, 2019

Arpusda Solo Miliki Studio Enam Dimensi

studio 6D tersebut belum dibuka untuk masyarakat karena daya listrik yang kurang

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kota Solo kini memiliki studio enam dimensi (6D). Pembangunan studio 6D tersebut bertujuan sebagai sarana edukasi bagi pengunjung Arpusda maupun masyarakat umum. Melalui efek 6D, penonton dapat merasakan goncangan, angin maupun air yang dibuat seperti aslinya.

Namun, studio 6D tersebut belum dibuka untuk masyarakat karena daya listrik yang masih kurang. Kepala Arpusda Kota Solo, Sis Ismiati menjelaskan untuk menghidupkan satu studio dibutuhkan daya listrik mencapai 24.000 watt.

"Sebenarnya sudah selesai, tetapi listriknya belum diatur. Sekarang kalau mau menghidupkan harus mematikan yang lain. Dulu anggaran tidak cukup," terang kepada wartawan, Selasa (26/3).

Sebagai solusinya, Arpusda berencana meningkatkan daya listrik. Opsi lainnya, Pemkot akan melakukan pengadaan genset khusus untuk studio 6D.

Sis Ismiati menambahkan, kendala lain studio 6D belum dibuka karena film yang diputar belum tersedia. Sementara ini, Arpusda melakukan uji coba menggunakan film berdurasi 10-15 menit.

"Film yang diputar harus memiliki izin resmi. Jadi tidak bisa sembarangan. Karena nanti bisa dituntut kalau memutar film tidak original dan tanpa izin," imbuhnya.

Nantinya, setelah resmi beroperasi, studio tersebut akan dikomersialkan. Namun, tarifnya tidak membebani masyarakat. Pembayaran kemungkinan menggunakan sistem nontunai melalui chip atau secara elektronik. Hal tersebut bertujuan agar mudah dalam pengawasan.

"Rencananya bayar tapi murah. Karena perawatannya mahal, jadi perlu subsidi," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UWASLX
March 26, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UWASLX
via IFTTT
Share: