Showing posts with label 2018 at 10:12PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 10:12PM. Show all posts

Tuesday, December 18, 2018

Rumah Sakit di India Terbakar, Delapan Orang Tewas

Rumah sakit dinilai tak memiliki perangkat keamanan yang tepat.

REPUBLIKA.CO.ID, MUMBAI -- Seorang bayi berusia tiga bulan berada di antara delapan orang yang menjadi korban jiwa dalam kebakaran di sebuah rumah sakit Mumbai, India.

Seorang pejabat setempat mengatakan, pada Selasa (18/12), ia akan menyoroti standar keamanan yang longgar di India.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat, Senin (17/12) di lantai empat rumah sakit ESIC Kamgar yang dikelola oleh pemerintah di pinggiran utara Andheri.

"Jumlah korban meninggal meningkat dari yang sebelumnya enam orang menjadi delapan pada hari Selasa," kata seorang juru bicara untuk manajemen bencana kota.

Kemudian 140 orang lainnya, termasuk pasien, dokter dan perawat diungsikan dan dirawat di rumah sakit yang ada di sekitar kota itu.

Penyebab kebakaran di rumah sakit tersebut pun belum diketahui. Tetapi petugas pemadam kebakaran setempat mengatakan, rumah sakit tidak memiliki perangkat keamanan yang tepat.

"Ini adalah bangunan tahun 1970-an dan tidak ada audit keselamatan kebakaran yang dilakukan," kata Wakil Kepala Petugas Pemadam Kebakaran Maharashtra Industrial Development Corporation, MD Ogle.

Ia pun menyerahkan kepada pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rumah sakit. "Tanggung jawab petugas untuk melakukan inspeksi."

Kebakaran yang tidak disengaja merupakan hal yang umum di India. Sebab, standar keamanan yang buruk dan penegakan peraturan yang lemah. Hal itu juga sangat umum di Mumbai yang padat penduduk, dan merupakan ibu kota keuangan India.

Pada  Desember 2017 lalu, setidaknya 14 orang tewas ketika api besar menghanguskan sebuah restoran terkenal di kota. Sebelum kejadian itu, pada awal bulan juga api menyapu sebuah toko di Mumbai yang memicu runtuhnya bangunan dan menewaskan 12 pekerja tidur yang sedang tidur.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A6oj8g
December 18, 2018 at 10:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A6oj8g
via IFTTT
Share:

PLN: Program CSR Disalurkan Secara Selektif

Alokasi anggaran untuk CSR PLN dananya terus bertambah setiap tahun.

REEPUBLIKA.CO.ID, KEPAHIANG -- Manajemen  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sektor Bengkulu, mengklaim penyaluran program bantuan sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang mereka berikan setiap tahunnya kepada kelompok masyarakat di wilayah itu dilakukan secara selektif.

"Program CSR dari PT PLN ini setiap tahunnya disalurkan kepada masyarakat dilakukan secara selektif, dan diutamakan untuk masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasi PLTA Musi," kata Manajer UPDK PLTA Musi, Yuliandra saat menerima kedatangan puluhan wartawan peserta media gathering PLN WS2JB di Kepahiang, Selasa (18/12).

Bantuan program CSR yang disalurkan melalui pihak ketiga berupa pembangunan infrastruktur, baik berupa jalan, jembatan, rumah ibadah dan sarana prasarana lainnya, program bina lingkungan berupa bantuan pembiayaan konservasi bunga bangkai (Amorphophallus). Kemudian pemberdayaan potensi masyarakat lokal melalui kegiatan pengolahan sampah, baik sampah organik maupun un-organik.

Sejauh ini alokasi anggaran untuk program CSR yang mereka terima dari pemerintah pusat setiap tahunnya terus bertambah, jika pada 2016 hanya berkisar Rp 170 juta kemudian bertambah menjadi Rp 1,6 miliar pada 2017 dan 2018 menjadi Rp 2 miliar.

Sedangkan Manajer PT PLN Wilayah Bengkulu, Nova Sagita mengatakan, bantuan program CSR yang disalurkan oleh PLN tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan milik negara tersebut.

"Pemberian bantuan program CSR ini bukan hanya dilakukan secara seremonial belaka, namun kami lakukan dengan sungguh-sungguh dan dilakukan secara selektif sehingga bantuan yang diberikan bisa menaikan nilai ekonomi warga," katanya.

Sementara itu Manajer Senior SDM PT PLN Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu (WS2JB), Ferri Bawan dalam kesempatan itu menjelaskan pada 2018 alokasi dana CSR yang disalurkan pihaknya untuk tiga provinsi yakni Sumsel, Jambi dan Bengkulu mencapai Rp6,8 miliar.

"Program CSR pada 2018 mencapai Rp 6,8 miliar, semuanya kami salurkan ke masyarakat, terutama yang berada di sekitar wilayah operasi pembangkit," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A6oh08
December 18, 2018 at 10:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A6oh08
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Puluhan Ribu Massa 812 Turun ke Jalanan Kuala Lumpur

Unjuk rasa terkait konvensi PBB tentang diskriminasi rasial.

REPUBLIKA.CO.ID,  KUALA LUMPUR -- Puluhan ribu warga Muslim Melayu Malaysia turun ke jalan-jalan di ibu kota Kuala Lumpur pada Sabtu (8/12). Demonstra 812 itu melakukan unjuk rasa untuk merayakan penolakan Pemerintah Malaysia untuk meratifikasi konvensi PBB terkait diskriminasi rasial.

Setelah mendapat tekanan dari kelompok-kelompok pro-Melayu selama berminggu-minggu, pemerintahan multi-etnis Perdana Menteri Mahathir Mohamad bulan lalu memutuskan untuk tidak meratifikasi konvensi tersebut. Tidak jelas mengapa ratifikasi ditolak mengingat adanya komitmen awal untuk menandatangani.

Kelompok-kelompok mewakili etnis Melayu, yang mencakup sekitar 60 persen dari populasi multi-etnis Malaysia, menyatakan kekhawatiran jika meratifikasi konvensi PBB itu dapat mengancam hak-hak orang Melayu. Konvensi itu juga ditakutkan dapat mengancam status Islam sebagai agama resmi Malaysia.

Partai-partai oposisi Melayu banyak yang mengangkat masalah ini. Bersama dengan para aktivis, mereka mengatur unjuk rasa, karena ras adalah salah satu masalah yang sensitif bagi negara Asia Tenggara yang berpenduduk 32 juta orang itu.

Unjuk rasa itu turut dihadiri oleh mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak dan ketua partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) Ahmad Zahid Hamidi. Selain itu pemimpin Parti Islam Se-Malaysia (PAS) juga ikut turun ke jalan.

Para pendukung mereka mengenakan pakaian putih dan berkumpul di alun-alun Merdeka di ibu kota Kuala Lumpur. Beberapa orang meneriakkan "Allahu Akbar" dan slogan-slogan menentang konvensi PBB, sambil memegang spanduk-spanduk yang menyerukan untuk membela hak-hak dan martabat etnis Melayu.

"Kami di sini untuk membela hak kami sebagai orang Melayu," kata Faridah Harun (59 tahun), seorang ibu beranak tujuh, yang melakukan perjalanan dari Negara Bagian Perak untuk bergabung dalam unjuk rasa dengan suaminya.

"Kami telah memerintah negara ini dengan sangat baik untuk waktu yang sangat lama, tetapi sekarang ada orang-orang yang ingin mengambil alih dan melakukan hal-hal seperti menutup MARA," kata dia, mengacu pada dana perwalian untuk orang Melayu dan pribumi.

Kebijakan afirmatif yang diperkenalkan setelah kerusuhan ras yang mematikan pada akhir 1960-an, memberikan keuntungan bagi etnis Melayu, termasuk kuota lebih di universitas, diskon perumahan, rencana tabungan yang dijamin pemerintah, dan kuota kepemilikan saham.

Koalisi Mahathir diketahui telah mendapatkan dukungan luar biasa dari minoritas etnis Cina dan India yang bersama-sama mencapai 30 persen dari populasi. Namun koalisi tetap bertempur untuk memenangkan suara orang-orang Melayu yang tetap setia kepada UMNO dan PAS.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan pada Jumat (7/12) malam, Mahathir mengatakan pemerintah tidak keberatan atas unjuk rasa itu asalkan tetap damai dan tertib. "Atas nama pemerintah, jika unjuk rasa diadakan atas dasar ucapan syukur, kami berterima kasih atas dukungan yang ditunjukkan," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SDrzz1
December 08, 2018 at 10:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SDrzz1
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Stapac Tumbang di Tangan Juru Kunci Musim Lalu

Stapac, juara pramusim IBL 2018, tampil tak komplet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berstatus sebagai juara pra-musim IBL2018, Stapac Jakarta tampil di seri satu IBL Pertamax 2018/2019 dengan kondisi yang tidak komplet. Tiga pemain utamanya yakni Abraham Damar Grahita, Agassi Goantara, dan Kaleb Ramot Gemilang absen karena memperkuat timnas Indonesia di ajang kualifikasi FIBA Asia 2021.

Belum lagi dua pemain lokal Ruslan dan Handri Satrya Santosa dibekap cedera. Stapac juga hanya bergantung pada satu pemain asing Saving Goodman. Bigman impor sebelumnya, Peterson, sakit.

Dengan kondisi tersebut, Stapac akhirnya kalah di pertandingan perdananya IBL Pertamax 2018/2019. Tim yang mengalahkannya adalah juru kunci musim lalu, Bogor Siliwangi. Stapac kalah dengan skor 52-61.

Siliwangi terus memimpin 17-11 di kuarter pertama dan menutup babak pertama dengan keunggulan 37-18. Kuarter ketiga, anak asuhan \Ali Budimansyah bahkan unggul jauh 51-30.

Stapac tak menyerah begitu saja. Full press court dan terus menekan dilakukan untuk mengejar ketinggalan di paruh awal kuarter keempat hingga skor menjadi 48-57.

Martavious Irving berhasil memimpin Siliwangi mempertahankan kemenangan. Irving mencatat 29 angka, 10 di antaranya dicetak pada kuarter terakhir. Michael Vigilance Jr mencatat double double dengan 11 angka dan 15 rebound. 

"Tugas khusus saya dari pelatih adalah rebound dan defense," kata Vigilance. "Kami bermain bagus sebagai tim. Pemain lokal kami juga bagus. Setelah kalah kemarin, kami sangat menginginkan Kemenangan."

Di kubu Stapac, Savon Goodman mencatat double double dengan 14 angka dan 14 rebound. Oki Wira Sanjaya dan Mei Joni masing masing mengemas 10 angka.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qrazi2
December 01, 2018 at 10:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qrazi2
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Pemkot Bekasi Beri Dispensasi Tarif Pelajar Trans Patriot

Tarif normal penumpang Trans Patriot Rp 7.000 per orang

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Perusahaan Daerah Mitra Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat, selaku pengelola bus Trans Patriot akan memberlakukan dispensasi tarif penumpang. Dispensasi tarif ini akan diberikan kepada kalangan pelajar di wilayah setempat.

"Rencananya, pelajar kita kasih murah untuk tarifnya, karena mereka kan sekolah untuk belajar," ujar Direktur Utama PDMP Kota Bekasi, Tubagus Suhendra, di Bekasi, Ahad (25/11).

Menurut dia, dari tarif normal penumpang Trans Patriot Rp 7.000 per orang, Pemkot Bekasi akan memberikan subsidi sebesar Rp 3.500 per penumpang, sehingga tarifnya menjadi Rp 3.500 per penumpang. Pihaknya sampai saat ini masih membahas besaran tarif ideal bagi masyarakat yang akan terbagi menjadi dua klasifikasi, yakni penumpang dari masyarakat umum dan pelajar.

"Untuk tarif masih kita susun formulasinya, namun kemarin kita masih berpatok pada rencana awal sebesar Rp 3.500 per orang seperti Trans Jakarta milik DKI," katanya.

Namun khusus untuk pelajar, kata dia, ada dispensasi tarif yang lebih murah dari Rp 3.500 yang ditetapkan bagi penumpang umum. Pemerintah Kota Bekasi selaku pemilik aset 11 unit bus Trans Patriot senilai Rp 11 miliar tersebut rencananya mulai mengoperasikan bus berukuran 3/4 ini pada Senin (26/11) pagi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana menambahkan pengoperasian bus ini akan diresmikan langsung oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Pasca diresmikan, kata dia, masyarakat bisa menggunakan transportasi ini selama sepekan secara gratis.

"Digratiskan selama seminggu, sekalian sosialisasi agar masyarakat tahu bahwa Kota Bekasi memiliki Trans Patriot," ujarnya.

Yayan menuturkan, berdasarkan kajian awal akan ada sekitar 15-16 penumpang di setiap satu armada dengan kapasitas 41 orang. Menurut dia, tahap pertama bus akan dioperasikan untuk dua trayek yakni Terminal Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur sampai Harapan Indah, Kecamatan Medansatria dengan panjang lintasan 14,7 kilometer.

Sementara rute kedua untuk arah sebaliknya yakni Harapan Indah ke Terminal Bekasi sepanjang 9,6 kilometer. Panjang lintasannya berbeda karena rute Terminal Bekasi-Harapan Indah lebih melambung dengan melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan Chairil Anwar dan Jalan Cut Meutia.

Sementara rute Harapan Indah-Terminal Bekasi berada pada garis lurus melintasi Jalan Sultan Agung, Jalan Sudirman dan Jalan Djuanda. "Untuk selisih waktu kedatangan bus sekitar 5-10 menit antarhalte," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QnT2aa
November 25, 2018 at 10:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QnT2aa
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Dompet Dhuafa Dapat Penghargaan Lembaga Transparan

Dompet Dhuafa selalu menjaga transparansi untuk menjawab keraguan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dompet Dhuafa lembaga yang di percayai publik untuk menerima, mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf), menerima penghargaan dari Registrasi Akuntan Publik PKF sebagai lembaga yang transparansi dan akuntabilitas. Pada tahun 2017, Dompet Dhuafa juga meraih penghargaan dari Baznas sebagai Laznas dengan operasional terbaik.

"Transparansi kita akan selalu kita jaga untuk menjawab keraguan masyarakat yang sudah memberikan donasi kepada Dompet Dhuafa," kata Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, Imam Rullyawan kepada Republika.co.id, Kamis (22/11).

Imam mengatakan, Dompet Dhuafa sebagai lembaga resmi mengacu pada ketetapan keuangan yang ditetapkan oleh negara melalui Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Tepatnya PSAK Nomor 109 Tahun 2012 tentang Audit Akutansi ZIS. Termasuk dalam penggunaan biaya operasional yang diperbolehkan sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Audit ini dilakukan untuk mengetahui lebih jauh bagaimana alur proses keuangan Dompet Dhuafa. Dengan audit ini diharapkan ke depannya Dompet Dhuafa lebih tertib dan tetap amanah dalam menghimpun serta menyalurkan dana zakat.

"Audit juga dilakukan secara berkali-kali baik oleh lembaga internal maupun akuntan eksternal demi menjaga netralitas Dompet Dhuafa sebagai lembaga amil zakat, bahkan setiap bulan Dompet Dhuafa juga menerbitkan laporan bulanan," ujarnya.

Ia menjelaskan, transparansi dan akuntabilitas memiliki arti sebuah lembaga telah memberikan pertanggungjawaban kepada publik sesuai fungsi dan perannya di masyarakat. Dalam konteks transparansi, setiap lembaga publik harus terbuka kepada masyarakat. Jadi sebuah lembaga publik tidak boleh menyembunyikan informasi kepada publik, terutama dalam penggunaan keuangan.

Dompet Dhuafa terus berkhidmat memberdayakan sesama melalui pilar pendidikan, ekonomi, kesehatan, pengembangan sosial dan budaya serta dakwah. Dalam perjalanan Dompet Dhuafa untuk memberdayakan sesama dari periode 2008 hingga 2018, lebih dari 16.984.613 juta jiwa atau 7 persen per tahun penerima manfaat pilar-pilar pemberdayaan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2POG7yy
November 22, 2018 at 10:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2POG7yy
via IFTTT
Share: