Showing posts with label April 21. Show all posts
Showing posts with label April 21. Show all posts

Sunday, April 21, 2019

Allison: Liverpool tidak dalam Tekanan

Allison mengatakan timnya tak merasa ada tekanan untuk bisa menjuarai Liga Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perburuan trofi Liga Primer Inggris musim 2018/2019 semakin panas, setelah Manchester City menang atas Tottenham Hotspur pada Sabtu (20/4) kemarin. Liverpool harus memenangkan pertandingan melawan Cardiff City pada Ahad (21/4) malam ini, jika ingin kembali ke puncak klasemen sementara, sekaligus menjaga peluang mereka untuk bisa 'buka puasa' menjuarai kompetisi terelit di tanah Inggris.

Kiper Liverpool, Alisson Becker mengatakan the Reds tidak merasakan tekanan dalam persaingan di akhir musim. Alisson melanjutkan, saat ini para punggawa Liverpool merasa bertanggung jawab untuk memanfaatkan peluang besar tidak hanya merebut trofi Liga Primer Inggris, namun juga trofi Liga Champions. Namun, ia menegaskan timnya tidak merasa tertekan dengan hal tersebut.

"Ini bukan tekanan. Kami merasa punya tanggungjawab karena mengetahui kami bisa merebut trofi pada musim ini," ucapnya, seperti dikutip dari Sky Sport, Ahad (21/4).

"Kami bermain untuk Liverpool yang merupakan salah satu klub raksasa, dengan suporter yang sangat setia, serta punya harapan besar untuk bisa merebut kembali trofi Liga Primer dan juga Liga Champions," katanya.

"Jadi kami merasa bertanggung jawab. Namun kami tidak merasa tertekan, kami akan menjalani satu persatu pertandingan, dengan bermain sebaik mungkin," ujarnya.

Meski disebut-sebut punya peluang besar untuk memenangkan salah satu trofi atau keduanya, namun Alisso mengatakan timnya belum memikirkan menjadi juara. Baginya, masih bayak pekerjaan yang harus diselesaikan Liverpool, salah satunya memenangkan seluruh laga yang tersisa.

"Secara teori sangat indah (memenangkan Liga Primer Inggris dan Liga Champions). Tetapi kenyataannya adalah bahwa masih ada pekerjaan di depan kita," katanya.

"Kami akan berjuang sangat kerasa untuk memenangkan dua gelar ini. Tetapi ini adalah misi yang sangat sulit, dan kami harus mengambil langkah demi langkah, serta menjalani pertandingan demi pertandingan dengan sangat tenang," ujarnya.

Malam ini, Liverpool akan bertandang ke markas Cardiff City, dan mengusung misi menang untuk kembali bisa menggeser Manchester City di puncak klasemen. Setelah menghadapi Cardiff, Liverpool akan kembali bermain dikandang menghadapi  Huddersfield pada 26 April.

Setelah itu, Liverpool harus fokus menghadapi Barcelona di babak semifinal Liga Champions pada 1 Mei.  Liverpool kemudian harus berhadapan dengan mantan pelatih mereka Rafa Benitez kala bertandang ke markas Newcastle United pada 5 Mei mendatang. Usai bertandang ke Newcastle, Liverpool harus bersiap menuju Spanyol untuk menjalani leg kedua babak semifinal Liga Champions di markas Barcelona.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IIgZ80
April 21, 2019 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IIgZ80
via IFTTT
Share:

Jutaan UMKM Butuh Pendanaan Syariah

Banyak UMKM yang belum bankable.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Jutaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan pendanaan syariah. Permodalan berbasis sistem syariah dinilai menjadi model pembiayaan yang tepat. Pengamat Ekonomi Syaiah dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI, Azis Budi Setiawan mengatakan, kebutuhan akses keuangan syariah terhadap keuangan syariah sejatinya cukup besar.

Namun, banyak yang tidak dapat mengakses karena UMKM tersebut dinilai belum bankable. “Keuangan syariah yang paling mendasar dan dituntut kepada UMKM yaitu syarat-syarat yang bankable. UMKM bisa masuk kalau sudah memenuhi aspek legalitas, tata kelola usaha, masa berjalan usaha, dan berbagai syarat lainnya yang masih dianggap menyulit UMKM,” kata Azis kepada Republika.co.id, Ahad (21/4).

Azis mengatakan, untuk memenuhi berbagai persyaratan yang diberikan perbankan syariah itu, setidaknya pelaku UMKM membutuhkan seorang akuntan yang dapat membimbing. Namun, Azis mengakui, di Indonesia tidak banyak akuntan yang mau memberikan jasa untuk membimbing UMKM. Menurut dia, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi UMKM.

Meski demikian, terlepas dari tantangan yang ada, Azis mengatakan, beberapa pelaku industri keuangan syariah, khususnya bank mulai menerapkan sistem yang meniadakan berbagai persyaratan tersebut. Hal itu diimbangi dengan pemberian pinjaman yang lebih kecil di bawah kategori mikro, yakni sekitar Rp 2-5 juta.

Azis mengatakan, setidaknya saat ini terdapat sekitar 7 juta nasabah yang menjadi bagian dari program tersebut. “Saya kira ini terobosan yang baik dan bisa menjadi benchmark bagi lembagan keuangan lain baik bank maupun non bank yang sebelumnya menganggap sistem ini risiko menjadi potensi profit,” ujar dia.

Di satu sisi, dengan jumlah pinjaman yang lebih kecil, Azis mengatakan, tingkat kredit macet juga tergolong rendah. Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah bisa menciptakan iklim yang kondusif agar pola-pola baru tersebut bsia terus berkembang dan menopang kebutuhan UMKM.

Sebab, kata Azis, jika baru sekitar 7 juta nasabah yang terlayani, maka terdapat 53 juta pelaku UMKM lainnya yang belum terlayani dan membutuhkan pendanaan syariah tanpa syarat yang begitu rumit. “Artinya ini masih besar dan masih harus dipikirkan lagi ke depan untuk memberikan akses pendanaan bagi UMKM lainnya. Makanya lembaga keuangan syariah harus terus bertumbuh,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L1XrOW
April 21, 2019 at 05:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L1XrOW
via IFTTT
Share:

Lombok Utara Siap Gelar UNBK Meski Dilanda Gempa Tahun Lalu

Lombok Utara merupakan kabupaten dengan dampak terparah akibat gempa pada tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK UTARA -- Seluruh sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), siap menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Lombok Utara merupakan kabupaten dengan dampak terparah akibat gempa pada tahun lalu yang merusak begitu banyak infrastruktur pendidikan.

"Alhamdulillah seluruh SMP dan MTs di Lombok Utara akan melaksanakan ujian dengan UNBK," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Lombok Utara, Fauzan saat dihubungi Republika.co.id dari Mataram, NTB, Sabtu (21/4).

Fauzan bersyukur seluruh sekolah di Lombok Utara yang meliputi 34 SMP negeri dan 2 SMP swasta dapat melaksanakan UNBK. Padahal, sebelumnya Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) merekomendasikan Lombok Utara menggelar ujian nasional berbasis tertulis. Namun, setelah melihat kesiapan sarana dan prasarana, kata Fauzan, Lombok Utara dinilai siap menggelar UNBK. "Awalnya direncanakan pakai tertulis tapi alhamdulillah semua sekarang bisa pakai UNBK," kata Fauzan.

Fauzan menceritakan pada saat terjadinya gempa, komputer yang ada di sekolah-sekolah di Lombok Utara diselamatkan dengan dibawa menuju ke tempat yang aman, bahkan hingga ke wilayah perbukitan. Pascagempa, komputer-komputer tersebut dibawa kembali ke sekolah-sekolah dan dinyatakan masih berfungsi.

"Mengharukan ceritanya, saat gempa komputer dibawa ke gunung (perbukitan) diselamatkan, memang ada satu-dua yang rusak, tapi sebagian besar masih berfungsi," ucap Fauzan.

Fauzan menyampaikan tidak ada kebijakan khusus kepada SMP di Lombok Utara terkait materi ujian. Awalnya, lanjut Fauzan, sempat ada wacana pemberian materi soal yang berbeda kepada Lombok Utara. Namun hingga saat ini Fauzan belum menerima keputusan tersebut sehingga materi soal akan sama dengan sekolah lain di Indonesia.

"SMP-SMP di Lombok Utara juga sudah memberikan pelajaran tambahan sejak beberapa bulan lalu agar siswa lebih siap menghadapi ujian," kata Fauzan menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vi4B5s
April 21, 2019 at 05:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vi4B5s
via IFTTT
Share:

Lombok Barat Berharap Aliran Listrik saat UNBK SMP Berjalan

Masih ada sejumlah sekolah yang melakukan ujian nasional berbasis kertas dan pensil.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat Hendrayadi mengatakan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), sudah siap menggelar ujian nasional, Senin (22/4). Hendrayadi mengatakan, tidak seluruh sekolah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Masih ada sejumlah sekolah yang melakukan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).

"Dari 202 SMP, MTs, dan SMP terbuka di Lombok Barat, 137 sekolah dengan UNBK, sedangkan 65 sekolah lainnya dengan UNKP," ujar Hendrayadi di Lombok Barat, Sabtu (21/4).

Hendrayadi menyampaikan ujian nasional di Lombok Barat akan diikuti 12.148 siswa SMP, SMP terbuka, dan MTs. Ia merinci sebanyak 9.208 siswa akan mengikuti UNBK, sedangkan 2.940 siswa lainnya dengan UNKP.

Hendrayadi mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pendidikan Lombok Barat dalam menghadapi ujian nasional, terutama terkait pasokan aliran listrik. "Kita sudah sampaikan kepada PLN agar kondisi listrik harus dipersiapkan agar tidak terjadi gangguan saat UNBK," kata Hendrayadi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KTnAPP
April 21, 2019 at 05:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KTnAPP
via IFTTT
Share:

BAZNAS Pusat akan Segera Bahas Soal Lembaga Zakat Ilegal

Harapannya, semua lembaga amil zakat memenuhi aspek legalitas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyebut akan segera membahas persoalan lembaga amil zakat yang tak berizin resmi. Harapannya, pengawasan terhadap seluruh lembaga amil zakat di Indonesia kian ditingkatkan.

“Saya belum bisa bicara itu. Tapi yang pasti begini, konsen kita pengelola zakat itu harus sesuai dengan undang-undang,” ujar Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik, saat ditemui usai acara "Eco Fashion Mustahik BAZNAS" di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Ahad (21/4).

Menurut Irfan, aturan perundang-undangan sudah memberikan panduan tentang aspek legalitas yang harus dipenuhi tiap lembaga amil zakat. Oleh karena itu, harapannya, semua lembaga zakat dapat memenuhi aspek legalitas tersebut. Prinsipnya, aturan yang ada bertujuan supaya pengelolaan zakat dapat lebih terkoordinasi.

Irfan menuturkan, legalitas lembaga zakat diperlukan. Sebab, seringkali bila suatu lembaga amil belum punya izin, gerakan penghimpunan dan penyaluran zakat berjalan sendiri-sendiri.

Jika demikian halnya, lanjut dia, dikhawatirkan pengelolaan zakat akan terkesan asal-asalan. Bahkan, penyaluran zakat boleh jadi tidak sesuai dengan ketentuan syariah atau aturan perundang-undangan.

“Khusus yang Sulsel (Sulawesi Selatan), saya belum bisa komentar karena itu baru mau kita bahas di rapat pleno, Selasa (23/4) besok,” jelas Irfan.

Sebagai informasi, sebelumnya pihak BAZNAS Sulawesi Selatan mengaku gelisah dengan banyaknya lembaga amil zakat yang ilegal. Untuk itu, BAZNAS setempat akan memproses secara hukum adanya lembaga zakat liar yakni dengan menggandeng Polda Sulawesi Selatan.

“Kami baru mengirim surat ke polda untuk diadakan pertemuan dan saat ini sedang digagas. Kan mereka (lembaga zakat liar) harusnya mengurus administrasinya ke Baznas Sulsel agar kegiatannya lebih legal,” ungkap Ketua Umum Baznas Sulawesi Selatan, Mappagio pada Pelatihan bertajuk "Fundraising Ramadhan 1440 bagi Baznas kabupaten/kota se-Sulselbar" di Makassar, Seperti dilansir Antara, Jumat (19/4).

Menurutnya, lembaga amil zakat yang ilegal cukup meresahkan publik. Dia mengungkapkan, ada banyak pengaduan dari masyarakat terkait zakat yang tidak jelas penyalurannya.

Pernah ada kasus lembaga liar yang melakukan pengumpulan bantuan untuk Palestina. Kemudain, seorang warga menghubungi BAZNAS. Namun, ujung-ujungnya BAZNAS yang dipertanyakan kredibilitasnya.

Mappagio menuturkan, pihaknya akan bermitra dengan kepolisian untuk melakukan tindakan tegas bagi pelaku yang tidak mematuhi undang-undang. Dia mengungkapkan, adanya masa dua tahun pembinaan untuk lembaga-lembaga amil zakat dinilai sudah mencukupi.

Maka dari itu, bagi lembaga amil yang mengumpulkan zakat di tengah masyarakat tanpa pendistribusian yang baik akan ditindak secara hukum. Untuk itu, Mappagio meminta seluruh lembaga amil zakat agar segera memiliki izin dari BAZNAS pusat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZoytfE
April 21, 2019 at 05:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZoytfE
via IFTTT
Share:

Kelelahan, Sejumlah Petugas KPPS di Sukabumi Jatuh Sakit

Tiga etugas TPS di Kabupaten Sukabumi meninggal dunia akibat kelelahan.

REPUBLIKA.CO.ID,  SUKABUMI--Sebanyak enam petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan dua orang panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Kota Sukabumi mengalami sakit. Kondisi tersebut terjadi karena mereka mengalami kelelahan dalam menjalankan tugas.

"Dari data yang diperoleh ada enam anggota KPPS yang sakit karena kelelahan,’’ ujar Ketua KPU Kota Sukabumi Sri Utami kepada wartawan Ahad (21/4). Selain itu ada dua orang petugas PPK di Kecamatan Warudoyong dan Cibeureum yang sakit akibat kelelahan.

Selain itu pada tahapan pelipatan surat suara di gudang logistik KPU ada seorang petugas yang meninggal dunia pada 5 April 2019 lalu. Petugas atas nama Tatang Sopandi (48) warga Kecamatan Warudoyong ini mengalami sakit demam setelah aktif membantu penyortiran logistik di gudang KPU.

Menurut Sri, petugas yang mengalami kelelahan dan jatuh sakit ini mulai berlangsung sejak datangnya logistik dan penyortiran logistik. Selanjutnya pada tahapan pencoblosan hingga penghitungan suara di TPS.

Di tempat terpisah, sebanyak tiga petugas TPS di Kabupaten Sukabumi,  meninggal dunia akibat kelelahan dan sakit saat bertugas. Ketiga petugas itu adalah Idris Hadi (64) warga Kampung Cipamutih, RT 01 RW 07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar yang meninggal pada Kamis (18/4) pukul 02.00 WIB.

Selanjutnya Usman Suparman yang merupakan petugas pengamanan TPS warga Kampung Selaawi, RT 16, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi. Petugas tersebut meninggal dunia selepas pelaksanaan perhitungan suara.

Berikutnya seorang wanita petugas KPPS yang belum diketahui namanya warga Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran meninggal pada Sabtu, (20/4) sekitar pukul 06.00 WIB di RSUD Jampangkulon akibat pendarahan saat melahirkan.

Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Ferry Gustaman mengatakan, data tersebut berdasarkan laporan dari petugas di lapangan. Mereka yang meninggal tersebut telah bekerja untuk menyukseskan jalannya pemilu.

Sebagai bentuk apresiasi ungkap Ferry, pihaknya melakukan penggalangan dana secara swadaya untuk membantu keluarga korban. Nantinya dana tersebut akan disalurkan kepada keluarga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UurEph
April 21, 2019 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UurEph
via IFTTT
Share:

Misi Pribadi Mohamed Salah di Laga Cardiff Vs Liverpool

Mohamed Salah bisa masuk dalam daftar penyerang terganas Liverpool

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mohamed Salah bisa masuk dalam daftar penyerang elite Liverpool, andai bisa mencetak gol ke gawang Cardiff City, dalam pertandingan lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-35, Ahad (21/4) malam. Nama Mohamed Salah akan masuk dalam daftar penyerang legendaris Liverpool jika dirinya mampu mencetak gol ke-20 pada musim ini.

Liverpool akan bertandang ke Stadion Cardiff City dengan misi merebut tiga poin penuh malam ini. Menang menjadi hasil mutlak yang harus didapatkan the Reds untuk tetap menghidupkan peluang merebut trofi Liga Primer Inggris musim ini, karena dalam pertandingan hari Sabtu (20/3) kemarin, Manchester City yang merupakan pesaing berat mereka berhasil menang dan merebut posisi puncak klasemen sementara.

Bagi Mohamed Salah, selain menuntaskan misi membawa Liverpool menang atas Cardiff malam ini, dirinya juga berpeluang bisa masuk dalam daftar penyerang "terganas" the Reds. Dikutip dari Daily Star, Jika malam ini mampu mencetak gol ke gawang Cardiff, Salah akan masuk dalam daftar penyerang Liverpool yang bisa mencetak 20 gol dalam dua musim berturut-turut. Saat ini, hanya ada dua penyerang yang mampu melakukan hal itu, yakni Robbie Fowler dan Luis Suarez.

Robbie Fowler tercatat mampu mencetak 53 gol dalam dua musim, antara 1994 hingga 1996 untuk Liverpool, dan membuatnya meraih penghargaan pemain muda terbaik selama dua musim. Sementara Luis Suarez, mencetakan 54 gol untuk liverpool dalam dua musim, dan nyaris membaw the Reds menjadi juara.

Sepanjang musim ini, Mohamed Salah telah mencetak 19 gol dan membawanya menjadi topskor sementara Liga Primer Inggris bersama Sergio Aguero. Pada musim sebelumnya, Salah juga berhasil merebut penghargaan "Sepatu Emas" setelah menjadi topskor dengan torehan 32 gol.

Sempat mendapatkan kritikan karena performanya dinilai menurun, Salah kembali membuktikan kualitas dirinya.Penyerang asal Mesir itu telah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan terakhir Liverpool.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IGQkZn
April 21, 2019 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IGQkZn
via IFTTT
Share:

In Picture: Skuteris Wanita Bandung Gelar Indonesia Kartini Ride

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Para wanita mengendarai skuter vespa saat mengikuti kegiatan Indonesia Kartini Ride Vol II di kawasan Jalan Lengkong, Kota Bandung, Ahad (21/4).

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini dengan mengendarai skuter vespa mengenakan kebaya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GzLsni
April 21, 2019 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GzLsni
via IFTTT
Share:

Benarkah Kartini Dipingit?

Mengapa Kartini bisa mengunjungi rumah Asisten Residen Jepara di seberang alun-alun.

Oleh: Priyantono Oemar

Melihat pintu masuk, kesan upacara yang akan dilangsungkan di gedung itu sudah didapat. Motif dekorasi keraton yang sederhana dan pigura emas yang lebar dengan foto RA Kartini, menjadi penanda upacara apa yang akan segera digelar di Sekolah Van Deventer Solo itu pada Ahad malam, 21 April 1929.

De Sumatra Post 4 Mei 1929 melaporkan, PAH Mangkunegoro VII juga hadir di acara peringatan 50 Tahun RA Kartini atas inisiatif Solosche Van Deventervereniging itu. Dari keluarga Kartini hadir RA Santoso dan RMH Soemarto. Foto besar RA Kartini berbingkai emas hadiah dari Mangkunegoro VII itu seperti penanda "sangkar emas" yang dulu mengurung Kartini remaja.

Suatu hari, Kartini terpecah konsentrasi belajarnya ketika teman Belandanya, Lesty, sibuk belajar bahasa Prancis di jam istirahat ketimbang bermain. Namun, Kardinah di buku Tiga Saudara, mengaku teman-teman di sekolah kebanyakan Belanda peranakan. "Jarang sekali yang bukan Belanda Indo. Anak Jawa juga hamper tidak ada," tulis Kardinah.

Lesty mengutarakan alasannya, tak akan diperbolehkan pergi ke Belanda bila tidak bisa berbahasa Prancis. Ketika dewasa, Kartini juga belajar bahasa Prancis. Ngasirah, ibu kandung Kartini yang anak mandor tebu dan guru mengaji, bisa berbahasa Prancis tetapi tak pernah dipakainya.

Lalu Lesty bercerita tentang cita-citanya, yang membuat Kartini tercekat ketika memintanya bercerita tentang cita-cita. Setelah sekian lama bengong memandang Lesty, Kartini berujar pendek sambil menggelengkan kepala, "Tak tahu."

Pengalaman hari itu membuat Kartini gelisah. Ia akan menghadapi kenyataan setelah sekolah akan dipingit menunggu ada orang tua laki-laki yang melamarnya. Kelak, Sulastri –kakak perempuan pertamanya— mengalami hal itu terlebih dulu.

Saat sudah dipingit, dan keinginan Kartini tidak dipenuhi ayahnya, ia akan mengurung diri di kolong dipan di kamarnya, menahan rasa malu dan memendam pilu. Bagaimanapun, Kartini harus menjalaninya dengan segala kenakalannya.

Meski dipingit, Kartini masih sering bersyukur. Dari kamarnya, ia bisa menikmati 'musik alam'. "Kalau kami menikmati nyanyian unggas, atau lagu musik yang merdu yang kami hayati sepenuh hati, maka kami pun bersyukur bahwa Tuhan tidak menciptakan kami tuli!" tulis Kartini pada 10 Juni 1901.

Bila Kartini dan adik-adiknya di Klein Scheveningen, mereka bisa menikmati pemandangan sinar keemasan matahari yang terpantul dari permukaan laut. Scheveningen adalah nama pantai rekreasi di Belanda, dipakai Kartini untuk menamai pantai di utara Jepara.

"Tempat tenang di pantai laut yang memikat hati, tempat segala sesuatu yang bernapaskan keheningan, ketenangan, dan keagungan, tempat matahari terbenam dengan sangat indahnya, maka tiada habis-habisnya kami mengucap syukur, bahwa mata kami tidak cacat dan dapat memandang segala kegembiraan."

Pada 18 Mei 1901, gerhana matahari terjadi di Jawa, ahli dari berbagai dunia datang. Tapi Kartini hanya bisa menyaksikan sebentar, karena langit kemudian berawan lalu hujan lebat. Kecewa tentu saja, tapi hujan itu ditunggu-tunggu para petani. "Ayah gembira sekali dengan hujan lebat yang berguna bagi sawahnya."

Di hari Ahad, Kartini sering diajak ayahnya mengunjungi warga, baik ketika ada warga yang sakit, ada kebakaran, ada panen, ada paceklik, ada shalat meminta hujan, ataupun ketika ada perayaan Idul Fitri. Kartini juga pernah ikut menanam padi. 

Ia membaca koran "De Locomotief" yang menjadi bacaan pengusaha Belanda yang suka mengkritik pemerintah Hindia Belanda. Koran ini kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat Jawa.

Dari koran ini pula, sepertinya Kartini mendapatkan informasi kejadian-kejadian buruk rakyat Jawa di luar kabupatennya. Ia misalnya, pernah menulis surat bercerita tentang kelaparan yang menimpa rakyat Demak dan Grobogan. Pengetahuannyaa tentang dunia di luar wilayah kabupatennya. "Luas dan mengagumkan dibandingkan dengan masa dan usianya," puji Pramoedya Ananta Toer.

Ia tidak menyukai koran yang hanya mengabarkan hal remeh-temeh seperti kebakaran dan pencurian. Di nota "Berilah Orang Jawa Pendidikan" yang ia tulis untuk pemerintah, Januari 1903, ia mengaku lebih senang jika pengelola penerbitan memuat hal-hal yang dapat "memperluas pandangan, mencerdaskan pikiran, dan memuliakan rasa hati. Sama sekali bukan surat abar yang memuat berita kebakaran, pencurian dan pembunuhan, dan caci maki anonim dan sanjung puji berlebihan."

Meski Kartini mengaku mendapat dukungan dari pers, Pramoedya Ananta Toer menyebut Kartini sebagai single fighter ketika memperjuangkan keinginannya menaikkan derajat rakyat. Namun Pram memaklumi karena di masa itu "bukan saja karena belum ada massa yang mendukungnya, juga karena taraf perjuangan waktu itu belum sampai pada pembentukan massa sebagai jalan kea rah pembentukan berkekuatan serta kekuasaan."

Maka, ketika ia ingin mendapatkan dukungan yang kuat agar keinginannya bisa terealisasi, ia merelakan diri menjadi madu Bupati Rembang, hal yang semula ia tentang keras. Dengan memiliki istri penguasa ia berharap suaminya bisa mendorong percepatan realisasi cita-citanya.

Kartini pintar menangkap aspirasi rakyat kecil. Ia menanggalkan gelar kebangsawanannya, dan memakai gelar tertingginya sebagai "hamba Allah" sama seperti rakyat kebanyakan yang memeluk Islam. Untuk menemukan keunggulan rakyat kecil, ia juga menoleh dongeng dan nyanyian rakyat. Baginya, seperti tertuang di surat tertanggal 20 Agustus 1902, "orang Jawa yang kecil, paling kecil pun adalah puitik."

Maka, mereka menjadi bahan cerita yang menginspirasi perjuangannya, yang kemudian ia tuliskan melalui penanya. Meski kadang meledak-ledak, Kartini dinilai Pram tetap menjaga batas-batasa kesopanan dalam tulisan-tulisannya.

Kartini tentu menyadari hal itu,karenanya di surat tertanggal 30 Sepetember 1901, ia menegaskan, "Perihal kurangnya penguasaan bahasa saya untuk sekehendak hati saya, mungkin itu lebih baik bagi saya. Siapa tahu apa yang sebenarnya baik akan menjadi sesuatu kejahatan apabila ditulis oleh pena yang tidak bijaksana, tidak berpengetahuan dan pemarah."

Sejak kecil, Kartini memang memiliki jiwa yang meledak-ledak. Ia misalnya tak mau berpuasa lagi dan menolak belajar mengaji karena ketika ia bertanya kepada guru ngajinya, guru ngajinya tak bisa mengartikan ayat-ayat Alquran yang disuruh ia baca.

Ia sempat merasa jengah dengan agamanya sendiri dan tercerahkan lewat ajaran agama lain yang ia dapat dari sahabat Belandanya dan bacaan Injilnya. Ia membaca Injil berbahasa Melayu dan membaca ajaran Buddha, sebelum di kemudian hari ia bertemu dengan Kiai Soleh Darat yang fasih menjelaskan arti Alquran.

RM Notosuroto memuji Kartini, bangsawan Pakualaman yang mendirikan Perhimpunan Hindia di Belanda, tetapi memilih opsi Indonesia lebih baik menjadi bagian Belanda daripada merdeka. "Dari bagian kehidupan kalbunya ini kita dapat mengenal garis-garis watak Kartini yang menyebabkan ia menjadi permata toleransi, kesadaran harga diri, dan penghargaan terhadap kebajikan yang juga berasal dari ornag-orang lain," ujar dia seperti dikutip Pram di Panggil Aku Kartini Saja.

Saat menjadi pimpinan Perhimpunan Hindia, Notosuroto pada 24 Desember 1911 menegaskan, pemikiran Kartini dijadikan pedoman bagi Perhimpunan Hindia. Seperti dikutip Bataviaasch Nieuwsblad, Notosuroto menganggap pemikiran Kartini sebagai satu-satunya yang mampu menyelamatkan orang-orang Jawa dan menemukan gemanya di benak para pemuda Perhimpunan Hindia.

Maka, di Amsterdam, air mata Nyonya De Booij-Boissevain jatuh di podium ketika ia pada 22 Desember 1913 menguraikan kisah perjuangan Kartini yang berujung pada kematiannya setelah menjadi ibu. Hadirin menyimak momen tragis Kartini yang diceritakan Nyonya De Booij yang pernah menerima dua kali surat dari Kartini itu.

"Banyak telinga yang juga terlihat lembab di aula," tulis Bataviaasch Nieuwsblad, yang kemudian dilanjutkan Nyonya De Booij dengan ajakan menyokong pendanaan Kartini Fonds untuk membantu sekolah Kartini di Hindia Belanda.

Ini, lanjut koran itu, adalah bukti bagaimana seorang idealis yang meninggal telah menaklukkan banyak hati. De Booij berkenalan dengan Kartini ketika Kartini berkunjung ke Bogor.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ILXnji
April 21, 2019 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ILXnji
via IFTTT
Share:

Telegraf dan Pesan-Pesan yang Berguguran

Rindu pun membias, terantuk bebatuan

Seorang telegrafer mengirim kawat

semacam senja saat itu

pesan-pesan berguguran

jatuh ke lembah

di kaki waktu

telaga bening mengalir seperti kata

diarungi sebuah sampan kecil

air beriak menjadi kalimat

rindu pun membias

terantuk bebatuan

-- Indramayu, 2018

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DtwHAt
April 21, 2019 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DtwHAt
via IFTTT
Share:

2 Petugas KPPS Meninggal Saat Hari Pencoblosan di Purwakarta

KPU setempat akan segera memberikan santunan kepada ahli waris.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- KPU Kabupaten Purwakarta, melansir pada hari pemungutan suara 17 April kemarin, ada dua petugas KPPS yang meninggal dunia. Keduanya, meninggal dunia saat sedang bertugas. Rencananya, lembaga penyelenggara pemilu tersebut akan segera memberikan santunan kepada ahli waris.

Komisioner KPU Kabupaten Purwakarta, Ramlan Maulana, mengatakan, selama pesta demokrasi kemarin, ada dua petugas KPPS yang meninggal dunia. Yakni, Deden Damanhuri (46 tahun) yang merupakan Ketua KPPS di TPS 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong. Serta, Carman (45 tahun) anggota KPPS di TPS 01, Desa Gardu, Kecamatan Kiarapedes.

"Keduanya, meninggal dunia saat menjalankan tugas. Adapun penyebab kedua petugas ini meninggal, diduga akibat kelelahan," ujar Ramlan, kepada Republika.co.id, Ahad (21/4).

Ramlan menjelaskan, berdasarkan kronologis kejadian, Ketua KPPS Deden Damanhuri, meninggal dunia sekitar pukul 09.05 WIB, usai mengambil sumpah jabatan. Korban yang sempat membuka kotak suara dan menghitung surat suara itu, mengeluhkan pusing, dan keluar keringat dingin.

Bahkan, korban Deden sempat dipijiti oleh isterinya. Namun, kondisinya semakin parah. Lalu, korban tak sadarkan diri. Sehingga, korban dibawa ke klinik terdekat. Akan tetapi, nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Sedangkan, anggota KPPS TPS 01, Carman, meninggal dunia sekitar pukul 19.58 WIB. Korban, meninggal saat sedang melakukan penghitungan surat suara. "Kedua korban tidak mendapat asuransi. Akan tetapi, rencananya KPU akan memberikan santunan bagi ahli waris," ujar Ramlan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VYrwzA
April 21, 2019 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VYrwzA
via IFTTT
Share:

Jelang Ramadhan, Pemerintah Diminta Awasi Lembaga Zakat Liar

Ada dua jenis lembaga zakat liar yang harus diawasi oleh pemerintah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menjelang Ramadhan pada Mei 2019 mendatang, pemerintah diminta untuk waspada terhadap lembaga-lembaga zakat liar dikarenakan pada bulan penuh berkah itu akan banyak masyarakat yang berzakat. Ada dua jenis lembaga zakat liar yang harus diawasi oleh pemerintah.

Dua jenis lembaga zakat liar ini adalah pertama, lembaga zakat abal-abal yang memang tidak jelas programnya, yang seperti ini umumnya memang tidak pernah melapor dan mengurus perizinan. Kedua, lembaga zakat yang sebenarnya profesional tapi belum mendapat perizinan dari pemerintah, yang seperti ini umumnya aktif melapor dan mengurus perizinan.

“Mungkin untuk jumlah temuan kasusnya, saya tidak tahu secara pasti, tapi diperkirakan memang cukup banyak lembaga zakat ilegal,” ungkap Pengamat Zakat dari Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah FEB UI, Yusuf Wibisono, saat dihubungi Republika, Ahad (21/4).

Bagi lembaga zakat pada jenis kedua, yakni lembaga yang profesional tetapi belum memiliki perizinan. Penyebabnya adalah di bawah Undang-Undang No. 23 tahun 2011 terbaru tentang perizinan lembaga zakat.

Dalam undang-undang tersebut menjelaskan persyaratan perizinan lembaga zakat memang jauh lebih sulit, dan ada indikasi persaingan antara lembaga zakat pemerintah seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan lembaga zakat masyarakat seperti Lembaga Amil Zakat (LAZ).

“Persaingan ini misalnya adalah lembaga zakat di perusahaan-perusahaan swasta dan BUMN yang banyak ditolak perizinannya,” ujar Yusuf.

Menurut dia, lembaga zakat liar yang perlu ditertibkan adalah jenis lembaga zakat yang pertama, yakni lembaga zakat yang abal-abal, yang tidak jelas programnya, tidak jelas pengurusnya, tidak punya laporan keuangan, dan tidak transparan kepada pihak luar.

“Lembaga zakat seperti ini merusak citra lembaga filantropi secara umum. Bahkan seharusnya penertiban ini tidak hanya ke lembaga zakat saja, tapi ke semua lembaga yang menghimpun sumbangan masyarakat,” kata Yusuf.

Pemerintah juga harus fokus menertibkan lembaga zakat yang menghimpun sumbangan masyarakat, bahkan ada di antaranya mencatut nama lembaga terkenal. Mereka biasanya menghimpun donasi yang mengiklankan donasi di jaringan minimarket hingga televisi, tapi tidak transparan dalam pengelolaan dananya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DBiL7N
April 21, 2019 at 05:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DBiL7N
via IFTTT
Share:

Pengamat: Regulator tak Bisa Intervensi Tarif Pesawat

Regulator hanya sebatas menentukan batas bawah dan atas harga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekalipun pemerintah berharap maskapai penerbangan menyesuaikan harga tiket, namun regulator tidak dapat mengintervensi tarif pesawat. Regulator hanya bisa menentukan batas atas dan bawah tarif pesawat.

"Kalau menurut apa yang berlaku di seluruh dunia harga apapun termasuk tiket pesawat, regulator itu tidak bisa menekan mengatur-atur," kata Pengamat penerbangan Arista Atmajati, Ahad (21/4).

Regulator, kata dia, hanya bisa mengatur sebatas menentukan batas atas dan bawah tarif pesawat. Selanjutnya, kata dia, maskapai hanya perlu menjual tiket sesuai koridor yang sudah dibuat pemerintah.

"Kalau melanggar ya kena sanksi. Selama dia tidak melanggar kan sekarang memang cenderung di batas atas terus ya pasti maskapai ada alasannya," ujar Arista.

Jika nantinya maskapai mengikuti untuk menjual harga tiket murah namun mengalami kebangkrutan, kata dia, maka pemerintah atau regulator tidak bisa bertanggung jawab. Dia mengatakan banyak maskapai yang sebelumnya bangkrut seperti Merpati, Mandala Air, Adam Air, dan maskapai lain, yang sudah tutup juga bukan merupakan tanggung jawab regulator.

"Kalau bangkrut kan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga nggak  ada satu kalimat ucapan bela sungkawa juga. Boro-boro bantu, ucapan bela sungkawa juga nggak," ungkap Arista.

Untuk itu, Arista menegaskan penerintah tidak perlu menerapka subclass untuk maskapai jika tidak menurunkan tarif tiket pesawat. Hal tersebut juga tidak diberlakukan di negara manapun karena berhubungan dengan kelangsungan bisnis maskapai.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan Garuda Indonesia melakukan penarifan tiket pesawat lebih tuntas. "Disampaikan bahwa sub price itu sudah dilakukan tapi saya menganggap apa yang dilakukan belum clear," ungkap Budi.

Budi mengingkan maskapai seperti dulu saat mencantumkan tarif tiket pesawat juga disertai dengan beberapa kelasnya. Dengan begitu, kata Budi, masyarakat saat membeli tiket pesawat tinggal memilih sesuai kelas yang ada.

Sementara Budi menganggap selama ini maskapai belum melakukan hal tersebut. "Kemarin itu nggak jelas, sekarang saya minta lebih jelas supaya ada porsi untuk mereka yang bisa dijangkau oleh masyarakat banyak termasuk lima sampai 10 persen di tarif batas bawah," jelas Budi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vkNotf
April 21, 2019 at 04:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vkNotf
via IFTTT
Share:

Insiden Bom di Sri Lanka, Kemenlu: tak Ada WNI Jadi Korban

Insiden bom itu menyebabkan 138 menjadi korban jiwa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia mengecam keras aksi pengeboman yang menghantam gereja dan hotel di Sri Lanka, Ahad (21/4) sekitar pukul 09:00 pagi waktu setempat. Hal itu disampaikan Juru Bicara Kemenlu, Arrmanata Nasir.

Selain kecaman terhadap aksi pelaku, pemerintah dan rakyat Indonesia juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan keluarga. Nasir mengungkapkan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kolombo terus memantau perkembangan situasi pascainsiden tersebut.

KBRI setempat juga telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit dan berbagai perhimpunan warga negara Indonesia (WNI) di sana. Lebih lanjut, hingga saat ini belum ada laporan tentang adanya WNI yang turut menjadi korban.

"Hingga saat ini, tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut," ujar Arrmanatha Nasir dalam pernyataan yang diterima Republika.co.id, Ahad (21/4).

Ada sekitar 374 orang WNI yang tinggal di Sri Lanka. Di antaranya termasuk 140 orang di Kolombo, ibu kota negara tersebut.

Kemenlu meyakini, pemerintah Sri Lanka dapat mengatasi situasi dengan baik. Selain itu, Nasir menyebut Indonesia juga bersedia memberikan bantuan yang diperlukan.

Untuk para WNI yang masih di negara pulau tersebut, pihaknya meminta mereka untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. "Pemerintah menghimbau agar WNI di Sri Lanka untuk tetap waspada dan berhati-hati serta mengikuti arahan dari otoritas keamanan setempat" ujarnya.

Bagi keluarga dan kerabat di Tanah Air yang memerlukan informasi lebih lanjut atau bantuan konsuler, kata Nasir, maka dapat menghubungi nomor hotline KBRI Kolombo di +94772773127.

Sebagai informasi, insiden bom terjadi di Kolombo, Sri Lanka, pada hari ini. Pihak kepolisian setempat mencatat, aksi keji itu menarget tiga gereja dan hotel kala umat kristiani sedang memeringati Hari Paskah, Ahad (21/4). Sejauh ini, sebanyak 138 orang menjadi korban jiwa, sedangkan lebih dari 400 orang luka-luka akibat insiden pengeboman itu.

Gereja-gereja yang menjadi lokasi kejadian perkara antara lain St Sebastian di Katuwapitiya, utara Kolombo. Di sana, ditemukan setidaknya 50 orang korban jiwa.

Kemudian, Gereja St Sebastian. Pengurus gereja tersebut telah menampilkan foto-foto kehancuran pasca-insiden itu melalui akun Facebook resminya. Tampak serpihan genting jatuh ke bangku-bangku gereja, serta lantai yang terdapat bekas ledakan.

Sementara, di gereja daerah Batticaloa, Provinsi Sri Lanka Timur, korban meninggal sebanyak 25 orang. Ledakan juga terjadi di gereja St Anthony di Kochcikade, Kolombo dengan jumlah korban yang belum pasti.

Tiga hotel yang terkena ledakan di antaranya yakni, Shangri-La Colombo, Kingsbury Hotel dan Cinnamon Grand Colombo. Tidak jelas apakah ada korban di hotel atau tidak. Namun, para pejabat mengatakan, sembilan orang asing termasuk di antara yang tewas dalam ledakan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Pj8uBw
April 21, 2019 at 04:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Pj8uBw
via IFTTT
Share:

Pemilu Usai, Erick: Tantangan Merajut Bangsa Luar Biasa

Erick hari ini menghadiri acara syukuran kemenangan relawan TKN Jokowi-Maruf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Erick Thohir menyampaikan tantangan Indonesia seusai pemilu serentak 2019 ialah merajut kembali persatuan. Menurutnya, tensi politik pemilu telah membawa Indonesia pada polarisasi. Hal itu disampaikannya saat pidato dalam syukuran kemenangan relawan TKN di kawasan SCBD, Jakarta pada Ahad, (21/4).

"Pemilu sudah selesai tapi tantangan merajut bangsa kita luar biasa ke depan. Tahun 2025 tantangan kita (Indonesia) masuk 4 besar dunia secara ekonomi," kata Erick dalam sambutan.

Erick menyampaikan, agar masing-masing kubu yang bertarung dalam pemilu perlu bertemu. Kemudian, ia menyarankan pendukung kedua kubu merumuskan skema persatuan demi kemajuan bangsa.

"Jadi berharap setelah KPU umumkan 01 menang, apa yang dikerjakan? Kita rajut lagi dan bangun bangsa kita. Yang beda kita rangkul. Dengan bersama kita bisa besar," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vfmFys
April 21, 2019 at 04:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vfmFys
via IFTTT
Share:

Kapal Ternak Lancarkan Distribusi Daging Antardaerah

KPK merekomendasikan tersedianya kapal angkut untuk memenuhi kebutuhan daging.

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA — Kapal ternak pengangkut sapi dan hewan – hewan penghasil daging yang konsumsi masyarakat telah melancarkan distribusi pangan ke berabagai daerah. Berkat fasilitas tersebut, pengiriman daging untuk memenuhi permintaan pasar di berbagai daerah berjalan cepat dan tidak mengalami hambatan.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Fini Murfiani mengatakan, pengiriman sapi antarpulau terjadi karena kebutuhan daging sapi yang tinggi. Terutama di sentra konsumen. Kebetulan, daerah tersebut tidak produktif dalam mengembangbiakkan sapi yang disebabkan faktor tata ruang dan agro ekosistem yang tidak mendukung.

Sementara itu, tingkat konsumsi daging sapi di daerah produksi atau peternakan sapi rendah. Stok sapi berlebih. Akibatnya harga komoditas itu di sentra konsumen lebih tinggi jika dibandingkan dengan di sentra produsen.

Kapal pengangkut ternak dimanfaatkan untuk mengirim sapi dari daerah produsen ke daerah konsumen. Penyelenggaraan kapal khusus angkutan ternak memperhatikan prinsip animal welfare, agar ternak merasa nyaman selama waktu pengangkutan dengan memperhatikan aspek-aspek logistik.

“Dampak adanya kapal ternak dapat meminimalkan penyusutan bobot ternak bahkan kematian yang dikarenakan penanganan sapi tidak layak di atas kapal” tegas Fini.

Konektivitas

Selain itu, pemanfaatan kapal khusus angkutan ternak berimplikasi pada optimalnya konektivitas daerah sentra produksi dan konsumen. Transportasi laut efektif melayani pengangkutan ternak. Perjalanannya berlangsung rutin dan terjadwal dari daerah sentra produksi menuju daerah konsumen. 

Beberapa provinsi sumber produksi ternak yaitu NTT, NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Lampung. Provinsi Jawa Barat selain sebagai daerah sentra produksi juga sebagai daerah konsumsi setelah DKI Jakarta. 

Keberadaan kapal ini merupakan realisasi rekomendasi Litbang KPK terkait perbaikan tata niaga komoditas strategis daging sapi. Litbang KPK menilai pengangkutan ternak antar pulau dengan kapal laut selama ini didominasi oleh beberapa pelaku usaha. 

KPK merekomendasikan tersedianya alat angkut sapi yang dapat dimanfaatkan oleh banyak pihak dan memenuhi kaidah animal welfare. KPK juga merekomendasikan dibangunnya sarana dan prasarana loading-un loading di pelabuhan muat dan pelabuhan tujuan. 

Dilihat sisi efektifitas menurut Fini, keberadaan kapal khusus ternak dinilai mengurangi waktu tempuh. Juga  diharapkan menghemat biaya, mengurangi susut berat ternak karena selama perjalanan sudah menerapkan prinsip animal welfare.

Pengadaan kapal khusus angkutan ternak dilakukan oleh Pemerintah termasuk pemberian subsidi biaya pengangkutan (ongkos tambang). Selain itu, fasilitas yang tersedia di kapal khusus ternak adalah bongkar muat, asuransi, pakan dan air minum ternak selama pelayaran, pelayanan penanganan ternak (petugas dokter hewan 1 orang, mantri hewan 1 orang dan kleder 10 orang).

Pemanfaatan muatan balik kapal khusus ternak

Pemanfaatan muatan balik masih belum dioptimalkan, mengakibatkan biaya operasional/tarif yang tinggi. Hal tersebut perlu dikembangkan lebih baik lagi dengan melibatkan Pemerintah daerah serta pelaku usaha antar wilayah sehingga Tol Laut mampu menciptakan Pertumbuhan ekonomi antar wilayah.

Keberadaan kapal khusus ternak dapat dimanfaatkan pada arus balik untuk mengangkut bahan pakan ternak dari Pulau Jawa ke NTT. Biaya angkutan pakan buatan pabrik pun jika diangkut kapal ternak jauh lebih murah karena memanfaatkan arus balik dengan tarif muatan relatif murah.

Hal ini tentu mendukung upaya meminimalisasi penyusutan bobot hidup ternak salah satunya dari sisi kebutuhan pakan ternak selama pelayaran. “Penyusutan bobot hidup ternak selama pengangkutan dinilai dapat menurunkan nilai ekonomi ternak sehingga kompensasi kerugiannya dibebankan pada penambahan harga tiap kg bobot hidup ternak”ungkap Fini.

Fini menyebutkan provinsi NTT sebagai gudang ternak sapi, kerbau dan babi membutuhkan kontinuitas ketersediaan bahan pakan ternak yang cukup sepanjang tahun. Namun pada musim kemarau ketersediaan bahan pakan ternak di Provinsi NTT cenderung terbatas. 

Untuk mengantisipasi kekurangannya perlu dipasok bahan pakan ternak dari daerah sumber pakan ternak. Sumber bahan pakan ternak cukup melimpah di beberapa daerah di Pulau Jawa sehingga bahan pakan ternak dapat dimuat di Pelabuhan yang disinggahi kapal. 

“Oleh karena itu wilayah NTT sebenarnya masih sangat membutuhkan pasokan bahan pakan ternak dari wilayah lain. Pakan complete feed buatan pabrikan harganya relatif mahal karena didatangkan dari Surabaya dengan biaya pengangkutan yang tinggi.”pungkas Fini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2INzsQz
April 21, 2019 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2INzsQz
via IFTTT
Share:

Pedagang Harap Distribusi Bawang Putih Lancar Jelang Puasa

Harga bawang belum terlihat adanya penurunan yang signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dikeluarkannya izin impor bawang putih oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) beberapa hari lalu diharapkan dapat meningkatkan stabilitas pasokan dan harga jelang Ramadhan. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran berharap distribusi bawang putih oleh importir ke pasar dapat berlangsung lancar tanpa hambatan.

Menurutnya, saat ini pasokan bawang putih di pasar sudah berangsur baik meski lonjakan harga belum turun secara signifikan. “Saat ini pasokan sudah lumayan di pasar,” kata Ngadiran saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (21/4).

Dia menjelaskan, sejauh ini distribusi pasokan oleh perusahaan impor (importir) bawang putih sudah berangsur-angsur membaik meski secara harga belum terlihat adanya penurunan yang signifikan. Meski begitu, pihaknya juga mempertanyakan distribusi pasokan pada Ramadhan maupun Lebaran nanti. Mengingat, kata dia, kebutuhan konsumsi dari tahun ke tahun pada momentum tersebut umumnya meningkat.

Ngadiran menjelaskan, naik turunnya harga pada momentum-momentum besar seperti Ramadhan dan Lebaran kerap ditentukan oleh ketersediaan pasokan yang ada. Pihaknya mengaku tidak memiliki wewenang menstabilkan pasokan karena semuanya tergantung dari tindakan yang diambil importir.

“Kalau importir  buka keran (pasokan), ya harga tidak akan bergejolak. Tapi kalau kerannya ditutup, tentu saja harga bergejolak,” kata dia.

Mengacu catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih sedang pada 21 April 2019 mencapai Rp 46.900-Rp 60 ribu per kilogram (kg). Pada catatan tersebut,  secara nasional harga terendah bawang putih berada di wilayah Kalimantan Barat dengan rata-rata harga sebesar Rp 32.250 per kg, sedangkan harga tertinggi berada di wilayah DKI Jakarta sebesar Rp 60 ribu per kg.

Dengan acuan harga tersebut, Ngadiran mengaku hal tersebut sesuai dengan yang terjadi di pasaran. Untuk itu dia meminta kepada pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar dapat meminta komitmen para mitra dagang di tingkat distribusi dan sektor lainnya untuk solid menstabilkan harga serta pasokan, yakni dengan tidak bermain-main pada komitmen dagang yang disepakati.

Komoditas pangan seperti bawang putih misalnya, kata dia, membutuhkan gudang stok yang memiliki standarisasi khusus untuk menghindari kerusakan barang. Ketersediaan gudang stok tersebut menurutnya hanya dimiliki oleh para importir sehingga pemenuhan pasokan secara menyeluruh hanya dapat mengandalkan sektor tersebut.

“Kalau pedagang dan pasar itu nggak punya gudangnya, jadi kalau kita beli barang lebih dari kapasitas harian konsumsi pelanggan kami, barang bisa rusak di gudang,” kata dia.

Diketahui, pada rapat koordinasi nasional (rakornas) yang berlangsung pada (18/3) lalu, pemerintah secara resmi menunjuk Badan Usaha Logistik (Bulog) sebagai pelaksana impor bawang putih sebesar 100 ribu ton. Keputusan yang sempat menuai kontroversi tersebut lantaran Bulog tidak dikenai kewajiban tanam sebesar lima persen dari kuota impor yang ditentukan tidak seperti importir.

Kepala Bagian Informasi dan Humas Bulog Teguh Firmansyah mengatakan, hingga saat ini Bulog belum menerima surat resmi dari Kemendag tentang kelanjutan pelaksanaan importasi sebagaimana hasil rakornas yang disepakati.

“Jadi kami belum tahu Bulog dikasih izin (impor) atau tidak oleh Kemendag,” kata Teguh.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GwuE0u
April 21, 2019 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GwuE0u
via IFTTT
Share:

'Emak-emak' Pendukung Prabowo Gelar Aksi di depan KPU

Para ' emak-emak' itu mengimbau KPU agar mengedepankan pemilu yang jujur dan adil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Puluhan orang yang tergabung dalam Panggung Perlawanan Rakyat menggelar aksi di depan Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (21/4) sore. Mereka yang mayoritas adalah emak-emak itu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar jangan sampai melakukan kecurangan menghitung suara di pemilihan umum (pemilu) tahun ini.

Juru bicara massa tersebut, Endah Farida menegaskan, pemilu semestinya menjadi sarana untuk menghadirkan partisipasi masyarakat. Namun, pihaknya menyayangkan bila masih ada indikasi KPU tidak menjalankan tugas dengan sebagaimana mestinya.

"Misalnya, ditemukan ribuan pelanggaran di TPS pada 17 April lalu, kesalahan input data berujung kepada pernyataan KPU soal adanya human error, tetapi merugikan paslon capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno, serta informasi penayangan hasil hitung cepat (quick count) yang begitu masif," papar Endah Farida kepada awak media di sela-sela aksi, Ahad (21/4).

Menurut dia, sebagai emak-emak pihaknya memahami beratnya tugas penyelenggara pemilu. Namun, dirinya menekankan, sudah seharusnya KPU mengedepankan pemilu yang jujur, adil, dan transparan. "Kami dukung KPU untuk bersikap tegas dan tidak takut kepada rezim. Takutlah kepada kekuatan rakyat," ujar Endah.

Selain menyampaikan keterangan pers, para emak-emak juga meneriakkan yel-yel. Misalnya, 'KPU Jangan Curang!', 'Prabowo-Sandi Menang!' dan 'Prabowo-Sandi Presiden RI!'

Mereka pun tidak lupa menyanyikan lagu 'Ibu Kita Kartini' sebagai penghormatan atas peringatan Hari Kartini yang jatuh hari ini, 21 April 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IMVGC7
April 21, 2019 at 04:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IMVGC7
via IFTTT
Share:

Respons MUI, KPU: Keberadaan Lembaga Survei Dijamin UU

Keberadaan lembaga survei yang merilis hasil quick count dijamin UU Pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, menangggapi usulan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta hitung cepat (quick count) ditiadakan. Menurutnya, keberadaan lembaga survei yang merilis hasil survei, quick count dan jejak pendapat saat Pemilu 2019 dijamin oleh UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

"Keberadaan lembaga survei berdasarkan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 memang diperbolehkan," ujar Wahyu saat dihubungi wartawan, Ahad (21/4).

Wahyu menegaskan, bahwa lembaga survei merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam pemilu yang diakui secara legal. "Jadi dari sisi peraturan perundangan tidak ada permasalahan dengan lembaga survei tersebut karena memang diatur dalam UU bahwa keberadaan lembaga survei itu salah satu bentuk dari partisipasi masyarakat dalam pemilu," jelasnya.

Apalagi, lembaga-lembaga survei yang melakukan quick count pada Pemilu 2019 merupakan lembaga survei yang sudah terdaftar dan terverifikasi di KPU. Dalam pandangan KPU, lembaga-lembaga tersebut yang berhak untuk melakukan quick count.

"Terkait dengan hasil survei tentu saja kita kembalikan lagi kepada lembaga survei karena lembaga survei itu harus mempertanggungjawabkan hasil surveinya terutama dari sisi metodologi," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin meminta agar pengumuman hasil quick count dihentikan. Pihaknya pun meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menghentikan penyiaran hasil quick count sejumlah lembaga survei karena telah menimbulkan kegaduhan dan berefek buruk bagi demokrasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L1RtO2
April 21, 2019 at 04:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L1RtO2
via IFTTT
Share:

Partisipasi Pemilih di Kota Sukabumi Dinilai Tinggi

Pemilu di Kota Sukabumi juga berjalan dengan aman.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan umum (pemilu) pada Rabu (17/4) lalu di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kenaikan. Hal itu berdasarkan pada data yang dihimpun KPU Kota Sukabumi.

Menurut Ketua KPU Kota Sukabumi Sri Utami, tingkat partisipasi di kota setempat bisa mencapai 85 hingga 87 persen. Bahkan, dia mencontohkan, pihaknya mendapati Kecamatan Lembursitu di kota tersebut memiliki partisipasi pemilih hingga 90 persen. "Partisipasi pemilih (di Kota Sukabumi) kurang lebih 85 persen," ujar Sri Utami kepada wartawan, Ahad (21/4).

Kondisi ini, lanjut dia, menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya ke tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing.

Sebelumnya, pada gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Sukabumi dan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat lalu, tingkat parisipasi warga kota ini hanya sekitar 77 persen. Sementara, target partisipasi pemilih pada pemilu tahun ini sebesar 80 persen.

Artinya, fakta yang ada melampaui target. Hal itu dibenarkan Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Malahan, sebut dia, masyarakat kota tersebut dapat dikatakan telah memecahkan rekor. "Target tingkat partisipasi warga dalam pemilu melampaui target dan tertinggi," ujar Achmad Fahmi saat dikonfirmasi, Ahad (21/4).

Karena itu, lanjut Fahmi, Pemerintah Kota Sukabumi mengapresiasi sosialisasi dan edukasi yang telah dilakukan KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukabumi kepada warga. Dengan adanya sosialisasi, masyarakat kian memiliki kesadaran untuk menyalurkan hak pilih dalam pesta demokrasi.

Selain itu ungkap Fahmi, masyarakat juga pada dasarnya ingin berkontribusi dalam ajang lima tahunan tersebut. Tingginya partisipasi pemilih ini, baginya, menjadi kebanggaan tersendiri khususnya untuk seluruh warga Kota Sukabumi.

Di sisi lain pelaksanaan pemilu di Kota Sukabumi juga berjalan dengan aman. Hal ini didasarkan pantauan pelaksanaan pemilu pada 17 April hingga pelaksanaan rekapitulasi suara di tingkat PPK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VjPVCE
April 21, 2019 at 04:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VjPVCE
via IFTTT
Share: